KEKUATAN PENGARUH DARI ORANG-ORANG DI SEKITAR DIRI ANDA

DJAJENDRA 17 07 2014“Hiduplah di tengah orang-orang baik yang penuh integritas, maka diri Anda selalu terselamatkan dan mendapatkan arah kehidupan yang terang.”~Djajendra

Pengaruh dari orang-orang di sekitar diri Anda sangatlah menentukan jadi apa Anda. Bila diri Anda dikelilingi oleh orang-orang yang berwawasan luas, berpengetahuan yang baik, penuh toleransi, penuh empati, bijaksana, penuh kejujuran dan sikap baik, serta memberikan contoh dan keteladanan untuk kehidupan yang damai dan nyaman; maka, diri Anda pun pasti tumbuh dan berkembang menjadi dewasa dengan energi baik.

Pilihlah orang-orang baik untuk mengelilingi diri Anda. Berhati-hatilah Anda agar tidak disusupi oleh berbagai pengaruh tidak baik dari orang-orang di sekitar Anda. Yakinkan diri Anda bahwa setiap orang hidup di dalam keragaman dan perbedaan yang wajib untuk dihormati. Pengaruh yang baik adalah pengaruh yang cerdas sosial, dan yang menghormati berbagai perbedaan dan keragaman dengan tulus dan ikhlas. Pengaruh yang paling buruk adalah yang menganggap dirinya atau kelompoknya yang paling benar, dan yang lainnya salah. Pengaruh yang baik adalah yang memiliki integritas dan akuntabilitas, untuk hidup di dalam energi toleransi dan empati yang konsisten.

Manusia sangat mudah terpengaruh dan meniru dari realitas sehari-hari yang mengelilingi dirinya. Di zaman informasi bebas seperti sekarang ini, haruslah berhati-hati untuk menerima sebuah kebenaran. Sering sekali orang-orang yang memiliki kepentingan sempit akan menggunakan pengaruhnya, untuk mempengaruhi orang-orang di sekitar dengan informasi dan kebenaran palsu, sehingga orang yang tidak berhati-hati berpotensi mendapatkan hal-hal tidak baik dan tidak benar. Informasi yang tidak baik dan tidak benar berpotensi menjadikan diri cemas dan tidak bahagia.

Ketika seseorang sangat terpengaruh, maka dia akan mengalami emosi yang sama dengan orang yang mempengaruhinya tersebut. Dia juga berpotensi meniru orang yang memberinya pengaruh tersebut, sehingga seolah-olah dirinya adalah hasil kloning dari pemberi pengaruh. Bila pengaruhnya baik, maka bersyukurlah, karena pasti meraih hal-hal baik dan positif. Sebaliknya, bila pengaruhnya negatif, maka bersedihlah, karena pasti meraih hal-hal tidak baik, yang merugikan kehidupan diri sendiri.

Pemberi pengaruh biasanya memiliki kepemimpinan diri yang hebat, termasuk memiliki argumen atau pendapat yang kuat. Dia mampu meyakinkan dan mensajikan fakta sesuai persepsinya kepada orang-orang di sekitar dengan penuh percaya diri. Dia sangat kuat dan berpotensi membuat orang-orang berwawasan dan berpengetahuan rendah, untuk terpengaruh dan meniru pendapatnya.

Pengaruh mampu berinteraksi secara otomatis. Komunikasi nonverbal, emosi, pola pikir, kata-kata, perilaku, dan sikap, sangatlah mudah untuk mengalir dalam proses otomatis pengaruh, sehingga orang-orang menjadi mudah terpengaruh, lalu mengikuti perilaku dan pola pikir dari yang mempengaruhinya.

Para pebisnis andal selalu cerdas memanfaatkan pengaruh untuk memasarkan produk-produknya. Mereka tahu mayoritas orang mudah dipengaruhi, sehingga diciptakanlah iklan untuk membiasakan pikiran dan emosi tergantung pada produk yang mereka jual. Strategi marketing yang hebat adalah membuat semakin banyak orang-orang terpengaruh secara emosional dengan produk-produk yang dijual, dan membuat emosi yang terpengaruh tersebut secara alami mengadopsi mentalitas tergantung kepada produk yang dijual.

Pengaruh adalah sebuah kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan kehidupan banyak orang, ataupun dapat dimanfaatkan oleh orang-orang untuk kepentingan pribadinya. Jadi, sangatlah penting untuk mengembangkan diri di dalam proses pembelajaran seumur hidup, sehingga diri memiliki kecerdasan untuk memilih informasi dan opini, yang bermanfaat bagi kemajuan hidupnya.

Kuatkan kesadaran diri agar tidak terburu-buru terpengaruh oleh berbagai informasi dan opini yang tidak jelas. Tingkatkan wawasan dan pengetahuan dengan kekuatan akal sehat, dan bukan dengan kekuatan persepsi atau keyakinan semata. Jangan sekedar menyalin opini dan informasi orang lain. Gunakan logika dan pengetahuan yang dapat dipertanggung jawabkan secara etika. Jadilah lebih profesional dengan integritas dan akuntabilitas diri yang konsisten. Jadilah cerdas dan kreatif dalam memahami berbagai informasi dan opini di sekitar kehidupan Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEANDALAN FRONTLINE MENINGKATKAN REPUTASI DAN KREDIBILITAS PERUSAHAAN

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL“Senyum, sikap baik, pelayanan dari hati, tanggung jawab, dan tindakan terpuji, merupakan perilaku utama dari para frontliner profesional.” ~ Djajendra

Frontliner bertugas untuk menyambut setiap stakeholders dengan sukacita dan penuh kebaikan. Sikap dan perilaku frontliner yang terkelola di dalam energi baik, menjadi syarat untuk peningkatan reputasi dan kredibilitas perusahaan.

Fungsi dan peran frontline sangatlah menentukan keberhasilan bisnis perusahaan yang berkelanjutan. Orang-orang yang bertugas sebagai resepsionis, satpam, customer service, penjual, customer care, customer relation, customer information desk, pelayan, dan semua bagian lain dari fungsi frontline merupakan pembawa citra baik perusahaan. Para frontliner sangat bertanggung jawab untuk menyambut, melayani, dan mengucapkan perpisahan dengan sikap baik.

Frontliner bertanggung jawab penuh untuk melayani stakeholders yang berkunjung langsung, ataupun yang dilayani melalui telepon, melalui email, termasuk yang dilayani melalui sosial media. Setiap interaksi dan pelayanan frontliner harus dengan cara-cara yang etis dan profesional. Karakter pelayanan yang penuh persahabatan, ramah, hangat, tulus, dan sepenuh hati merupakan kunci untuk meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan.

Orang-orang yang bertugas di frontline haruslah sangat terlatih untuk menggunakan kata-kata positif, terampil dalam memberikan pelayanan dan bantuan, termotivasi untuk memberikan yang terbaik, dan berenergi positif dalam setiap interaksi dengan stakeholders. Frontline yang bertanggung jawab pasti berfokus secara total dan sepenuh hati pada kebutuhan dan harapan pelanggan.

Sangatlah berisiko bila perusahaan menempatkan orang-orang yang tidak siap di frontline. Karakter pelayanan dan interaksi yang andal di frontline menciptakan kesan pertama perusahaan yang hebat. Karakter frontline yang tidak profesional dan tidak etis, berpotensi mendatangkan perasaan tidak nyaman pelanggan, sehingga pelanggan menghindar untuk berhubungan atau menjalankan kerja sama bisnis dengan perusahaan. Intinya, perusahaan yang andal tercipta dari reputasi dan kredibilitas yang dibangun oleh para frontliner yang andal. Jadi, tempatkan orang-orang yang sangat terlatih dan bermindset positif untuk mewakili perusahaan di garis paling depan.

Frontliner adalah yang paling pertama bertemu dengan pelanggan. Dalam hal ini, setiap frontliner menjadi alat untuk mengekspresikan dan mengkomunikasikan reputasi, merek, kredibilitas, kualitas, dan karya-karya perusahaan. Frontliner berada di fungsi yang sangat sentral, dan merupakan energi yang menentukan rahasia sukses perusahaan. Semakin andal, berkualitas, dan tulus keramahtamahan pelayanan frontline perusahaan, semakin unggul perusahaan dalam menghadapi perilaku dan kebutuhan pelanggan.

Kekuatan empati frontline merupakan modal yang hebat untuk memberikan pelayanan sepenuh hati. Setiap karyawan di frontline harus terlatih untuk memanfaatkan pengetahuan empati, dalam memahami kebutuhan dan harapan pelanggan. Tujuan seorang karyawan frontline adalah untuk menciptakan kesan profesional dan kesan ramah-tamah perusahaan. Jadi, tidak ada alasan bagi para frontliner untuk tidak tersenyum dengan tulus, termasuk untuk memberikan pelayanan yang cepat, tangkas, dan berkualitas. Frontliner haruslah bekerja keras agar pelanggan dapat menikmati dan merasakan indahnya pengalaman dari pelayanan berkualitas perusahaan.

Tugas utama seorang frontliner adalah membuat pelanggan merasa terlayani dengan sikap baik, terlayani dengan berkualitas, dan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan hati mereka. Jadi, selain menguasai aspek teknis dan konsep dari pekerjaan, para frontliner juga wajib menguasai aspek sikap dan perilaku yang melayani dengan energi positif. Menciptakan kenyamanan pelanggan haruslah menjadi misi utama para frontliner. Oleh karena itu, setiap langkah dan orientasi kerja haruslah terfokus, untuk memberikan pelayanan yang etis dan profesional.

Pelayanan frontliner dilakukan dengan standar yang konsisten dan berkualitas tinggi. Tidak boleh ada perasaan sakit hati atau emosi negatif lainnya di frontline. Jiwa besar dan kepribadian yang beremosi stabil dan positif merupakan syarat untuk berada di frontline perusahaan. Emosi yang mudah melompat-lompat dalam jiwa yang tidak dewasa berpotensi merusak kualitas pelayanan. Menempatkan orang-orang berkepribadian positif dalam disiplin pelayanan, yang mematuhi tata kelola dan standar pelayanan, menjadikan frontline selalu andal dan unggul.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INSPIRASI DAN MOTIVASI 28 07 2014

Demokrasi berarti boleh berbeda, tetapi harus selalu bersatu dalam persahabatan. Berbeda itu indah, dan berbeda itu hanyalah sebuah persepsi. Biarlah kita semua memperkaya kehidupan dengan persepsi masing-masing. Persepsi bukanlah sebuah kebenaran, tetapi hanya mengekspresikan cara diri memandang sebuah realitas. Pilpres 2014 telah membuat perbedaan persepsi diantara para sahabat, sehingga menciptakan kesan memihak salah satu calon. Demokrasi mengharuskan berbeda, tetapi tidak membolehkan bermusuhan. Berbeda itu indah dan memperkaya wawasan kehidupan kita semua.~Djajendra

Di dalam mendengarkan hadir guru yang mencerahkan pikiran. Kemampuan untuk mendengarkan menjadikan diri lebih banyak tahu. Dengarkan dan gunakan empati untuk memahami apa yang Anda dengarkan. Dari yang Anda dengarkan, temukan pengetahuan dan kebijaksanaan untuk kebaikan hidup Anda.~Djajendra

Terjebak kekuatan semu. Orang-orang realistis selalu membangun kekuatan atas fakta dan data yang sebenarnya, sehingga mereka mampu membangun kekuatan nyata dan ada. Sedangkan, orang-orang yang penuh ambisi di dalam ketidakbenaran data dan fakta, termasuk suka hidup di dunia penuh imajinasi tanpa fakta, biasanya sangat mudah terjerumus ke dalam kekuatan semu, sehingga mereka gagal memahami dunia nyata dan yang ada. ~Djajendra

Jangan membiarkan pikiran menjadi autopilot dengan mengabaikan hati nurani. Jangan biarkan pikiran bertindak dan bereaksi dengan mengabaikan akal baik. Jangan biarkan pikiran menciptakan emosi-emosinya sendiri, tanpa berkonsultasi dengan hati nurani. Pikiran haruslah selalu dikendalikan agar tidak menciptakan sikap dan perilaku yang memicu reaksi tidak baik.~Djajendra

“Hidup ini terlalu singkat untuk membuang waktu menunggu persetujuan orang lain tentang bagaimana Anda menjalaninya.” ~ Steve Maraboli (“Life is too short to waste time waiting for other people’s approval on how you live it.” ~Steve Maraboli)

Semua prestasi besar membutuhkan waktu, dan harus melewati hal-hal yang tidak menyenangkan hati. Ketika sedang melewati hal-hal yang tidak menyenangkan hati, maka diperlukan rasa syukur, perasaan tidak membuang-buang waktu, dan termotivasi untuk melakukan sesuatu secara berkualitas dengan sepenuh hati.~Djajendra

Jangan terlalu ngotot dan penuh ambisi terhadap sesuatu yang tak mungkin. Lebih baik, tersenyumlah, bernapaslah, bersyukurlah, dan pergilah perlahan-lahan agar orang-orang mengagumi Anda.~Djajendra

Jauhkan diri dari obsesi yang berlebihan untuk sebuah hasil yang sempurna. Wasit yang mengawasi pertandingan selalu memiliki hak penuh di lapangan, sehingga diperlukan sikap dewasa dan kemampuan untuk menerima ketidaksempurnaan di lapangan. Jangan menjadikan diri kalah oleh ketidakdewasaan diri dalam menerima realitas permainan. Jadilah energi positif yang segera mengucapkan selamat kepada lawan tanding, serta dengan sangat antusias dan bahagia menjabat tangan lawan dan mengatakan, “saya membantu Anda”. Katakan, “ kompetisi sudah berakhir, sekarang Anda adalah sahabat saya, saya siap 100% dengan sepenuh hati untuk membantu mengisi kemenangan Anda”.~Djajendra

Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita beriman pada Tuhan. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita rendah hati dan mensyukuri jalan Tuhan. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita tunduk pada kehendaknya. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita telah berkontribusi untuk kemenangan. Menerima kekalahan dengan ikhlas adalah bukti bahwa kita menjadi energi positif untuk kebaikan semua orang. Menerima kekalahan dengan senyum tulus adalah bukti bahwa kita bahagia dengan siapapun pemenangnya. Menerima kekalahan dengan rasa syukur dan penuh empati merupakan bukti bahwa kita adalah kompetitor yang menciptakan pemenang yang berkualitas. Para pemenang adalah mereka yang sangat terampil menerima kekalahan dengan perasaan menang. Para pemenang adalah mereka yang sukses mengalahkan ego dan ambisi pribadi yang berlebihan. Para pemenang selalu memiliki etika untuk berjabat tangan dengan pesaingnya, lalu mengucapkan selamat kemenangan untuk pesaing yang menang. ~Djajendra

Ketika seseorang tidak ikhlas menerima kekalahan dari sebuah pertandingan yang terbuka dan terukur dengan aturan, maka dia sedang menciptakan monster amarah yang membuat dirinya kalah oleh dirinya sendiri. Ikhlas dan bersabar adalah jalan berikut untuk meraih kemenangan. Tidak ikhlas dan penuh kebencian adalah jalan berikut untuk menuju kekalahan. ~Djajendra

Pemenang sejati pasti tersenyum dan bahagia saat tahu dirinya belum berhasil. Sebab, dia sadar bahwa perlu persiapan yang lebih berkualitas agar kemenangan sejati dapat diraih dengan penuh kejujuran.~Djajendra

Jangan menantang kemauan Tuhan. Walau sudah merencanakannya dengan sangat hebat, walau sudah menciptakan tujuannya dengan sangat hebat, walau sudah membuat keputusan-keputusan yang luar biasa. Tetapi, hasil akhirnya tergantung sama Tuhan. Bila masih ngotot untuk melawan rencana Tuhan, maka semakin hilanglah dirimu di dalam ambisi dan ketidaksadaranmu.~Djajendra

Kalau sudah terjun ke dalam pertandingan, maka tuntaskan. Apapun realitasnya hadapi dengan penuh keyakinan. Jangan lari dari pertandingan. Jangan menyerah di tengah jalan. Sekali menarik diri dari pertandingan yang sedang berlangsung, maka hilanglah kredibilitas dan reputasi untuk pertandingan berikutnya. Para pemenang tidak mungkin menarik diri di tengah pertandingan. Para pemenang pasti berjuang secara total walau pada akhirnya harus kalah, dan pasti menerima kekalahan sambil mengucapkan selamat kepada yang menang. ~Djajendra

“Hidup ini bukan tentang menemukan diri sendiri. Hidup adalah tentang menciptakan dirimu sendiri. “~ George Bernard Shaw

Pemilu bukan sekedar mengejar skor seperti di sebuah pertandingan sepak bola. Pemilu merupakan alat dan mekanisme untuk mendengarkan dan memahami hati nurani rakyat. Saatnya yang menang dan yang tidak menang sama-sama merayakan kemenangan rakyat dengan penuh sukacita. Bersatulah Indonesia Raya dalam bahagia bersama. Bersamalah semua komponen bangsa dalam energi positif. Berkaryalah bersama-sama untuk Indonesia yang hebat. Siapkan kualitas diri untuk menerima gelombang perubahan. Siapkan mental hebat untuk mencapai keunggulan dalam setiap perubahan. ~Djajendra

Pujian-pujian yang berlebihan menjadikan diri kehilangan rem pengendali, sehingga diri hidup di dalam realitas semu.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INDONESIA BARU YANG HEBAT

“Indonesia hebat pasti terwujud. Orang-orang hebat, andal, cerdas, dan yang berpikiran positif jumlahnya mayoritas di Republik Indonesia. Indonesia ditakdirkan untuk menjadi bangsa besar, ditakdirkan untuk menikmati kemakmuran yang melimpah ruah. Cahaya penerang bagi bangsa Indonesia sedang hadir, Indonesia sedang dikuatkan oleh energi baik, sehingga pemilu 2014 ini menjadi fondasi untuk tumbuh dan berkembang dengan lebih berkualitas.” ~ Djajendra

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meletakkan fondasi yang hebat untuk demokrasi Indonesia. Kepemimpinan SBY selama 10 tahun telah memberikan keberanian kepada generasi muda, untuk berpartisipasi dalam demokrasi yang kuat dan bermental hebat. Kepemimpinan SBY selama 10 tahun telah memberikan keberanian kepada otoritas hukum untuk memberantas korupsi. KPK menjadi sangat kuat dan disegani di kepemimpinan SBY. Demokrasi Indonesia telah melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang hebat di kepemimpinan SBY. Sekarang Indonesia mempunyai pemimpin-pemimpin muda yang andal, cerdas, bersih, berani, tegas, melayani, berjiwa membela rakyat dan negara. Salah satu pemimpin muda yang hebat telah terpilih menjadi Presiden RI ke 7. Joko Widodo (Jokowi) lahir dari rahim demokrasi Indonesia di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden terpilih Joko Widodo adalah sejarah baru Indonesia, yang memulai karir pemerintahan dari tingkatan walikota, gubernur, dan sekarang Presiden terpilih. Indonesia memang hebat, rakyat Indonesia sangatlah cerdas, rakyat Indonesia sangatlah demokratis, dan inilah modal dasar yang kuat untuk Indonesia baru yang hebat.

Sangatlah bijak bila memiliki hati yang ikhlas, untuk menghormati warisan dan hasil kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam membangun iklim demokrasi yang sehat di Indonesia. Sangatlah bijak bila memiliki hati yang ikhlas untuk menghormati Rakyat Indonesia, partai-partai politik, para pemimpin informal, dan pegiat demokrasi Indonesia, yang telah berkontribusi untuk menciptakan Pemilu 2014 yang hebat, dan yang telah menciptakan kegembiraan di hati rakyat Indonesia.

Indonesia hebat pasti terwujud. Orang-orang hebat, andal, cerdas, dan yang berpikiran positif jumlahnya mayoritas di Republik Indonesia. Indonesia ditakdirkan untuk menjadi bangsa besar, ditakdirkan untuk menikmati kemakmuran yang melimpah ruah. Cahaya penerang bagi bangsa Indonesia sedang hadir, Indonesia sedang dikuatkan oleh energi baik, sehingga pemilu 2014 ini menjadi fondasi untuk tumbuh dan berkembang dengan lebih berkualitas.

Indonesia telah menjadi kekuatan demokrasi yang luar biasa di asia tenggara. Reputasi dan kredibilitas Indonesia di persepsi internasional sedang meningkat. Indonesia sedang dipuji oleh dunia internasional, karena mampu menjalankan perpindahan pemerintahan dengan cara damai, indah, bahagia, dan penuh persahabatan. Dunia melihat hubungan baik yang harmonis antara Presiden terpilih dan Presiden yang akan berakhir masa pengabdiannya. Dunia melihat masa transisi yang damai dan penuh kerja sama untuk Indonesia hebat. Dunia melihat rakyat bersatu membantu Presiden terpilih.

Di zaman internet yang sangat transparan ini, sangatlah tidak mudah untuk menjalankan praktik-praktik pemilu curang secara total. Dunia sudah dikecilkan oleh internet dan teknologi. Masyarakat demokrasi dunia memiliki berbagai teknologi dan kekuatan media sosial, untuk mengawasi kejujuran demokrasi. Demokrasi adalah suara rakyat, dan dipercaya bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan. Jadi, Tuhan sedang menyampaikan takdir sebuah bangsa melalui demokrasi yang jujur dan adil. Takdir Indonesia adalah menjadi bangsa yang kuat, kreatif, damai, aman, makmur, dan unggul.

Pemilu 2014 sudah selesai. Rakyat Indonesia telah menang. Negara Indonesia telah memperlihatkan kehebatannya. Dibutuhkan hati yang ikhlas dan positif, untuk membangun Indonesia Raya yang hebat, tanpa pamrih. Tidak perlu jabatan dan kekuasaan untuk berkarya, melayani, dan berkontribusi buat Indonesia hebat. Sekaranglah waktunya untuk menyiapkan kualitas diri dan kompetensi yang andal agar dapat menjadi aset bangsa yang produktif dan berkualitas.

Jadikan Indonesia sebagai tuan rumah yang ramah-tamah, untuk menerima investasi dari seluruh dunia. Indonesia harus membuka dirinya kepada dunia Internasional. Indonesia membutuhkan sangat banyak pembangunan dan pertumbuhan. Untuk itu, dibutuhkan modal yang sangat besar untuk menjadikan Indonesia hebat dan kuat. Birokrasi pemerintahan yang kreatif, cerdas, melayani, sehat, efektif, produktif, bersih, jujur, terbuka, akuntabilitas, dan penuh integritas, adalah syarat mutlak untuk Indonesia baru yang hebat dan kuat. Indonesia hebat haruslah dibangun oleh setiap individu dari bangsa Indonesia dengan hati yang ikhlas, jujur, penuh empati, dan penuh cinta negeri.

Terima kasih Presiden SBY, Anda telah membangun fondasi untuk Indonesia baru yang hebat. Saatnya semua pemangku kepentingan di Republik Indonesia, untuk dengan rendah hati dan penuh rasa syukur menerima Presiden terpilih dengan optimis dan bahagia. Lalu, semuanya bersatupadu dalam semangat membangun Indonesia baru yang hebat, tanpa pamrih, dengan hati yang ikhlas dan positif. Satukan langkah bersama Pancasila, dan internalisasikan nilai-nilai Pancasila untuk dijadikan sebagai perilaku utama kehidupan bangsa.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN EXCELLENT FRONTLINE SERVICES PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PELATIHAN EXCELLENT FRONTLINE SERVICES – PELAYANAN ANDAL DARI KARYAWAN GARIS DEPAN

DESKRIPSI

Frontliner atau orang-orang di garis depan perusahaan adalah pembawa citra dan pencipta reputasi. Perusahaan hebat selalu menyiapkan orang-orang andal, untuk dapat melayani nasabah atau stakeholders lainnya dengan penuh tanggung jawab dan berkualitas. Profesionalisme, integritas, akuntabilitas dan sikap baik dari para frontliner akan meningkatkan kualitas pelayanan yang sesuai harapan. Setiap insan perusahaan di garis depan wajib memiliki sikap, perilaku, dan perbuatan yang cerdas sosial, serta mampu menjadi energi baik untuk pelayanan berkualitas.

Pelatihan Excellent Frontline Services ini dirancang untuk perusahaan atau organisasi yang berorientasi kepada pelayanan berkualitas dengan kinerja optimal. Pelatihan ini memiliki semangat untuk meningkatkan kepribadian dan kualitas para frontliner agar mereka dapat menjalankan peran dan fungsi customer service secara berkualitas, penuh integritas, akuntabilitas, transparansi dan etika.

Pelatihan selama 8 jam ini mengajak peserta untuk cerdas membawa diri dan menyesuaikan diri saat berhadapan dengan berbagai realitas di garis depan pelayanan perusahaan. Peserta dilatih dan disiapkan untuk memiliki kualitas perilaku, sikap, perbuatan, dan kompetensi yang andal dalam memberikan pelayanan berkualitas kepada nasabah. Peserta dilatih untuk meningkatkan peran dan fungsi pelayanan sehingga terampil dalam menangani, mempengaruhi, memulihkan, dan memenuhi harapan nasabah. Frontliner yang andal selalu cerdas berkomunikasi dan melayani nasabah dengan hati.

Frontliner yang andal sangat cerdas emosional, sehingga selalu mengalirkan pikiran dan emosi baik dalam pelayanannya. Frontliner yang andal sangat cerdas untuk meningkatkan hubungan yang penuh empati dengan nasabah. Frontliner yang andal sangat cerdas menyediakan layanan nasabah terbaik, sehingga membuat nasabah datang kembali dan selalu setia kepada perusahaan. Frontliner yang andal selalu menggunakan nilai-nilai pelayanan terbaik, mengadopsi sikap dan perilaku yang benar dan etis, serta menangani pelayanan dengan ramah tamah dan memudahkan urusan nasabah.

Fokus pelatihan adalah untuk mengajarkan menangani realitas layanan Frontliner di lapangan, dari berbagai aspek pelayanan yang menyentuh persoalan sehari-hari dalam pelayanan nasabah yang berkualitas. Pelatihan ini sangat interaktif, partisipatif, dan produktif. Ini termasuk diskusi, permainan dan kuis, demonstrasi dan praktek, presentasi, menceritakan cerita pelayanan, permainan peran, contoh-contoh kerumitan pelayanan, dan pemecahan masalah. Peserta akan mengeksplorasi sejumlah metode untuk menangani keluhan, belajar bagaimana mengatakan ‘tidak’, tapi tidak menyakiti perasaan siapapun dalam setiap proses pelayanan, dan menemukan cara untuk mengatasi tantangan yang berbeda secara profesional.

KONSEP DASAR

Frontliner adalah ujung tombak pelayanan perusahaan. Diperlukan kepribadian dan kualitas dalam melayani nasabah yang beragam dan berbeda cara berpikirnya, perilakunya, persepsinya, harapannya, kebutuhannya, dan logika berpikirnya. Setiap tim dan individu di garis depan perusahaan wajib memiliki kecerdasan sosial dan kompetensi pelayanan yang andal, sehingga dapat mengalir bersama energi positif, untuk memberikan pelayanan kepada keragaman dan perbedaan yang dimiliki oleh para nasabah.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memfasilitasi proses pembentukan karakter pelayanan yang totalitas dan sepenuh hati di frontline perusahaan.
  2. Memfasilitasi pembentukan jiwa profesional, citra diri yang ramah tamah, dan keandalan diri untuk bekerja secara produktif di unit organisasi.
  3. Menetapkan perilaku, sikap, perbuatan, dan kualitas untuk menjamin peningkatan kepuasan dan loyalitas nasabah.
  4. Menanggapi keluhan nasabah dengan cepat dan benar.
  5. Mendengarkan secara aktif untuk kebutuhan nasabah.
  6. Mengenali dan menghilangkan hambatan untuk memuaskan nasabah.
  7. Memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menangani nasabah yang sulit.
  8. Memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah pelayanan nasabah.
  9. Memiliki kecerdasan emosional untuk pelayanan berkualitas.
  10. Karakter positif yang melayani nasabah melalui ucapan positif, senyum, mendengarkan, dan tindakan pelayanan yang baik.
  11. Membuat dan menjaga komitmen untuk melayani nasabah dengan jati diri yang konsisten dan etis.
  12. Membangun kebiasaan dan disiplin layanan nasabah yang terfokus pada kualitas dan integritas.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Menciptakan kesan pertama yang profesional, konsisten, bertanggung jawab, ramah tamah, dan melayani dengan sepenuh hati.
  2. Menggunakan empati untuk meningkatkan hubungan dan pelayanan terbaik.
  3. Menjadi lebih tenang dan profesional dalam merespon tuntutan dan permintaan nasabah.
  4. Memiliki kebiasaan dan disiplin pelayanan yang efektif untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
  5. Menangani percakapan secara profesional dari kemampuan empati yang cerdas emosi.
  6. Menerima perbedaan dengan nasabah dan memiliki pola pikir yang kreatif untuk pelayanan terbaik.
  7. Menjawab nasabah secara profesional, menyaring kebutuhan, mengarahkan, mengambil pesan yang lengkap, dan bersikap baik dalam situasi apapun.
  8. Bersikap positif, menggunakan inisiatif baik, menerima tanggung jawab dengan ikhlas, berhadapan dengan nasabah secara sportif dan etis.
  9. Selalu fokus untuk membangun hubungan baik, memenuhi kebutuhan nasabah, dan menindaklanjuti secara pro aktif.
  10. Tata bahasa positif, kata-kata positif, nada suara positif, kecepatan dan aura suara yang sejuk dan damai.
  11. Tetap profesional dan tenang di dalam tekanan. Terampil untuk memprioritaskan, mengendalikan panggilan, penanganan keluhan dan berurusan dengan orang sulit.
  12. Membaca dan menafsirkan sinyal bahasa tubuh dan menggunakannya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dengan nasabah.
  13. Meredakan interaksi yang tidak nyamandengan pelanggan dan menanggapi setiap masalah yang muncul secara profesional.

MATERI PELATIHAN

PK. 08.00 – 09.30 WIB. SESI 1: EXCELLENT FRONTLINE SERVICES

Sub Bahasan

  1. Frontliner dengan kesan pertama yang profesional.
  2. Tanggung jawab frontliner dalam wujud integritas, kualitas, akuntabilitas, transparansi, penerimaan, pro aktif, ramah tamah, dan beretika.
  3. Meningkatkan keandalan frontliner untuk memberikan pelayanan yang lebih profesional.
  4. Perilaku kerja frontliner yang hadir, menyelesaikan dan menyerahkan pelayanan dengan tepat waktu dan berkualitas.
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi untuk rutinitas di tempat kerja.
  6. Menjadikan keandalan diri sebagai aset yang dapat meningkatkan pelayanan perusahaan.

PK.09.30 – 10.00 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK. 10.00 –12.00 WIB. SESI 2: MENGELOLA PELAYANAN, NASABAH, DAN ORANG-ORANG DENGAN KUALITAS TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Mengelola pelayanan dengan nilai,sistem, dan etos kerja perusahaan.
  2. Mengelola orang-orang di sekitar frontline dengan motivasi dan gairah kerja.
  3. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik antara nasabah dengan petugas frontline.
  4. Kiat-kiat penanganan terhadap orang-orang atau nasabah yang sulit diatur.
  5. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab frontline dengan efektif dan produktif.
  6. Mengembangkan dan meningkatkan sikap, perilaku, dan mental positif di garda depan perusahaan.
  7. Mengelola stres, marah, dan emosi negatif lainnya agar tidak merusak proses pelayanan ke nasabah.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT/MAKAN SIANG

PK. 13.00 –14.30 WIB. SESI 3: MENDENGARKAN DAN MERESPON NASABAH

Sub Bahasan

  1. Faktor penentu kualitas layanan yang dirasakan nasabah.
  2. Manajemen menunggu/antri.
  3. Mengenal karakter nasabah.
  4. Layanan kapan saja, di mana saja.
  5. Keterampilan komunikasi suara tanpa tatap muka.
  6. Berkomunikasi secara efektif dengan bahasa tubuh dan kata-kata positif.
  7. Etiket penampilan pribadi dalam pelayanan.
  8. Merawat pelayanan dengan kualitas dan keunggulan.
  9. Kode etik untuk keunggulan layanan.
  10. Konsep layanan berbasis teknologi dan keamanannya.

PK.14.30 – 14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK. 14.45 –16.30 WIB. SESI 4: KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK MENGUATKAN SIKAP BAIK DALAM PELAYANAN

Sub Bahasan

  1. Peran dan fungsi kecerdasan emosi dalam pelayanan berkualitas.
  2. Kecerdasan emosi dan keunggulan kesadaran diri dalam pelayanan.
  3. Kecerdasan emosi dan keunggulan manajemen diri dalam pelayanan.
  4. Kecerdasan emosi dan keunggulan motivasi diri dalam pelayanan.
  5. Kecerdasan emosi dan keunggulan empati dalam pelayanan.
  6. Kecerdasan emosi dan keunggulan sosial skill dalam pelayanan.
  7. Kecerdasan emosi dan keunggulan pikiran positif dalam pelayanan.
  8. Membangun hubungan , komunikasi, interaksi melalui kecerdasan emosional dari sisi personal dan interpersonal skill.
  9. Memahami logika di balik harapan pelanggan dari kekuatan kecerdasan emosional.
  10. Memahami peran iklim budaya kerja dalam menjalankan kecerdasan emosi.
  11. Memahami peran leadership dalam mewujudkan pelayanan yang cerdas emosi.

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505 . Hp. 0812 8777 083. Fax. (021) 5738105
Website:http://djajendra-motivator.com
E-mail:training@djajendra-motivator.com