BUDAYA PERUSAHAAN MENGHASILKAN PERILAKU KERJA

DJAJENDRA-DSCN0857“Sifat budaya itu dibentuk atau membentuk dirinya sendiri. Perusahaan yang andal tidak akan membiarkan budaya membentuk dirinya sendiri.”~Djajendra

Budaya perusahaan itu hidup, tumbuh, dinamis, dan berkembang oleh tanggung jawab. Membangun budaya perusahaan merupakan tugas tanpa batas waktu. Setiap hari, di sepanjang kehidupan perusahaan, setiap insan perusahaan wajib bekerja dengan sikap dan perilaku yang selaras dengan nilai-nilai budaya kerja. Hanya nilai-nilai budaya kerja yang dapat menyatukan atau mengikat kebersamaan setiap orang di dalam kolaborasi kerja organisasi.

Sifat budaya perusahaan itu dinamis. Sama seperti sifat bisnis yang sangat dinamis. Kedinamisan itu terjadi karena sikap dan perilaku kerja yang harus menyesuaikan dengan realitas, situasi, kondisi, dan kepentingan. Budaya sangat dipengaruhi oleh perkembangan pemikiran, emosi, analisis, dan tanggung jawab.

Setiap perusahaan wajib memiliki core values (nilai-nilai inti budaya perusahaan) sebagai alat untuk mengembangkan energi positif budaya perusahaan. Nilai-nilai inti haruslah dipilih sesuai dengan jati diri perusahaan. Nilai-nilai inti haruslah dikonversi menjadi perilaku kerja yang konsisten. Nilai-nilai inti merupakan alat untuk menciptakan cara bersikap dan cara berperilaku di tempat kerja. Nilai-nilai inti budaya perusahaan haruslah sejalan dengan visi perusahaan. Nilai-nilai inti budaya perusahaan haruslah menjadi energi, yang mengalir di setiap fungsi dan peran di dalam organisasi. Nilai-nilai budaya perusahaan haruslah menjadi energi, yang mempengaruhi operasional sehari-hari di tempat kerja.

Sifat budaya itu dibentuk atau membentuk dirinya sendiri. Perusahaan yang andal tidak akan membiarkan budaya mengatur dirinya sendiri. Mereka akan membangun dan mengembangkan sebuah budaya, yang cocok atau sesuai dengan visi dan kepentingan. Dan, mereka akan mengembangkan budaya perusahaan dari waktu ke waktu sesuai realitas di lapangan.

Budaya perusahaan dibentuk dan dikembangkan agar setiap insan perusahaan dapat bertanggung jawab, untuk meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan. Bila budaya perusahaan tidak dibentuk berdasarkan kebutuhan dan pengalaman, maka perusahaan seolah-olah membiarkan realitas kehidupan kerja membentuk budayanya sendiri, sehingga berpotensi bertentangan dengan visi perusahaan.

Hasil akhir dari budaya perusahaan adalah sikap dan perilaku kerja, yang hebat menjalankan misi dan bergerak mewujudkan visi. Merawat dan memelihara budaya perusahaan, akan menguatkan perilaku dan sikap positif individu, termasuk memenuhi kebutuhan bisnis dan pelayanan.

Budaya perusahaan yang kuat akan menciptakan lingkungan kerja, yang mendorong dan menyatukan orang-orang untuk bekerja dan berproses secara konsisten dengan misi dan visi perusahaan.

Perilaku yang tidak disiplin dan rendah kadar etikanya sangatlah tidak baik untuk pengembangan budaya. Bila perusahaan membiarkan perilaku dan sikap dari karyawan dan pimpinan tanpa nilai-nilai inti yang konsisten, maka budaya perusahaan akan muncul secara otomatis, dan nantinya tidak mudah dikendalikan atau diatur kembali.

Kebiasaan dan rutinitas kerja yang bila tidak dikelola dengan profesional, akan memfasilitasi munculnya budaya kerja beretos rendah. Sikap, perilaku, dan kebiasaan tanpa aturan akan menciptakan budaya perusahaan yang lemah. Budaya perusahaan yang kuat dan efektif akan meningkatkan reputasi dan kredibilitas bisnis. Budaya perusahaan yang kuat lahir dari sikap dan perilaku yang taat pada komitmen; sikap dan perilaku yang bekerja dan menjalankan tata kelola secara profesional; sikap dan perilaku yang mematuhi etika perusahaan dengan konsisten; sikap dan perilaku yang transparan dan selalu mempertanggung jawabkan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

LAYANAN YANG HEBAT MENGHASILKAN PENJUALAN YANG HEBAT

DJAJENDRA“Bisnis yang hebat selalu beradaptasi dengan selera dan persepsi konsumen. Bisnis yang hebat selalu sadar bahwa perilaku konsumen sangat dinamis dan tak terduga.”~Djajendra

Seorang penjual yang andal pasti cerdas memahami pembeli. Dia tidak hanya harus hebat tentang produk dan jasa yang dijualnya, tetapi dia harus sangat hebat dan penuh empati, untuk berkomunikasi dan menjual apa yang dibutuhkan oleh pembeli.

Keberhasilan seorang penjual berasal dari menjadikan pelayanan sebagai bagian terpenting dari kehidupan sehari-hari. Membiasakan dan mendisiplinkan proses penjualan untuk fokus pada pelayanan yang diinginkan pelanggan, akan menjadikan penjualan sukses.

Produk yang hebat memiliki pelayanan sepenuh hati. Setiap produk dan jasa yang dibuat di dalamnya harus ada semangat pelayanan sepenuh hati. Pelayanan yang baik menentukan keberhasilan penjualan dan keuntungan.

Di era kompetis ini, sangat banyak perusahaan yang membuat produk dan jasa sejenis, yang membedakan hanyalah karakter pelayanan. Semakin mampu memahami pembeli, semakin mampu memberikan kebaikan dan kualitas kepada pembeli, semakin sukses penjualan.

Bila sikap baik dan perilaku santun hilang di dalam sebuah pelayanan, maka pelayanan itu akan ditinggalkan. Pelayanan sepenuh hati membantu produk dan perusahaan mendapatkan reputasi dan kepercayaan.

Sudah bukan zamannya lagi penjual mengatur pembeli. Zaman telah berubah, kompetisi sangat ketat, persaingan hanya dapat dimenangkan dengan kualitas dan pelayanan terbaik.

Peningkatan loyalitas pelanggan hanya dapat dilakukan dengan pelayanan, kualitas, dan profesionalisme. Loyalitas pelanggan akan meningkatkan kepercayaan perusahaan untuk tumbuh dan berkembang melebihi sebelumnya.

Perusahaan yang mampu memberikan layanan yang luar biasa, yang melebihi harapan pelanggan, akan memanen keuntungan. Sedangkan perusahaan yang mengabaikan pelayanan dan terlalu fokus pada produk, akan mengalami penurunan penjualan. Zaman sekarang adalah zaman pelayanan dan zaman kualitas. Jadi, siapapun yang mampu menguasai pelayanan dan kualitas pastilah menjadi pemenangnya.  

Pembeli selalu ingin mendapatkan informasi yang rinci, dan selalu ingin tahu banyak tentang produk dan jasa yang mereka sukai. Oleh karena itu, penjual yang baik pasti menjadi pelayan yang andal, untuk memenuhi rasa ingin tahu pembeli.

Seorang penjual yang baik pasti membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, dan menjaga integritas agar hubungan saling percaya dapat meningkatkan target dan kinerja.

Perilaku yang positif dan baik; tindakan yang sepenuh hati dan profesional; cara pelayanan yang terfokus, untuk memberikan yang terbaik dari hati yang paling tulus dan melayani; akan menjadikan penjual selalu unggul dan berkinerja hebat.

Penjual dan perusahaan harus menciptakan trust, dan membangun hubungan interpersonal yang mampu meningkatkan kualitas komersial produk dan jasa.

Seorang penjual wajib memiliki orientasi atau pandangan hidup yang melayani kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Seorang penjual wajib menyiapkan dirinya dengan pengetahuan, wawasan, keahlian menjual, keandalan untuk melayani, dan kualitas yang membuat pelanggan bahagia.

Seorang penjual wajib memiliki energi positif yang disenangi oleh pelanggan; wajib memiliki aura tubuh yang memancarkan energi baik, untuk mengakrabkan hubungan dengan pelanggan.

Seorang penjual wajib fokus pada pelayanan, dan tidak terjebak dalam orientasi menjual, tetapi selalu fokus pada orientasi melayani.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEPUTUSAN YANG HEBAT SUDAH MEMETAKAN RISIKO DAN PELUANG

DJAJENDRA“Keraguan dan suara-suara pesimis adalah musuh utama untuk pencapaian terbaik. Dan juga, musuh utama untuk membuat keputusan yang hebat.”~Djajendra

Sebuah keputusan tidaklah boleh dibuat sesuka hati, haruslah dipertimbangkan dari berbagai sudut dan perspektif.

Awasi dan kendalikan sikap dan perilaku. Sikap dan perilaku dengan prinsip kehati-hatian dan penuh ketenangan, akan memiliki energi yang unggul, untuk menghasilkan keputusan yang hebat.  

Hidup dan pekerjaan membutuhkan keputusan-keputusan yang hebat dan benar. Keputusan yang baik memudahkan untuk pencapaian yang lebih baik. Kemampuan untuk mengidentifikasi dan mempertimbangkan berbagai faktor, risiko dan peluang, akan menjadikan keputusan lebih berkualitas.

Serumit apapun sebuah persoalan, keputusan yang baik akan memberikan solusi yang hebat. Kemampuan untuk melihat hasil akhir yang hebat; kemampuan untuk bekerja di dalam proses yang hebat; kemampuan untuk memetakan peluang dan risiko dengan penuh kualitas; kemampuan kreatif untuk menemukan banyak alternatif, jalan keluar, solusi, dan perbaikan; kemampuan untuk berkaca dan berinterospeksi pada pengalaman; kemampuan untuk menghitung dan menganalisis dengan akurat dan tepat; kemampuan untuk menyatukan energi dengan etika dan profesionalisme; kemampuan untuk menyatukan orang-orang di dalam satu persepsi dan nilai; akan menghasilkan keputusan yang kuat dan unggul.

Keputusan yang buruk dihasilkan dari perilaku yang tergesa-gesa dan penuh emosional. Tanpa ketenangan, tidak akan ada keputusan yang hebat.

Kecerdasan emosi dan pikiran positif menghasilkan niat baik, hal ini menjadi awal untuk menghasilkan keputusan yang hebat dan unggul.

Sebuah keputusan tidak hanya dihasilkan dari reaksi atas sebuah situasi dan keadaan. Tetapi, dari semangat untuk mengamankan rencana jangka panjang, dan juga menghindarkan berbagai risiko dan potensi negatif.

Keputusan yang baik dihasilkan dari pengetahuan yang baik.

Keputusan yang sudah diambil haruslah diperjuangkan dengan penuh percaya diri, untuk mendapatkan hasil terbaik. Keraguan dan ketakutan akan menjadi energi negatif, yang pada akhirnya menjadikan keputusan tidak menghasilkan seperti yang diinginkan.

Keputusan yang sudah diambil tidak boleh diperdebatkan lagi, tetapi harus difokuskan semua energi dan sumber daya agar keputusan tersebut menghasilkan yang terbaik.

Ketidaktenangan dan emosi yang tidak stabil membuat keputusan yang diambil, akan kehilangan sesuatu yang sangat penting. Jadi, hindari emosi negatif dan niat tidak baik saat membuat keputusan. Emosi tidak baik, pikiran tidak baik, niat tidak baik, akan menghasilkan sesuatu yang tidak baik, dan berpotensi merugikan reputasi dan kredibilitas Anda.

Dalam proses pengambilan keputusan, bila setiap orang hadir dengan niat baik dan emosi cerdas. Maka, proses tersebut akan menjauhkan semua orang dari konflik dan perdebatan tidak cerdas.

Semua orang boleh dan berhak untuk menyuarakan pendapat di dalam proses pembuatan keputusan. Semua orang boleh dan berhak berbeda pandangan dan sikap di dalam proses pembuatan keputusan. Tetapi, ketika keputusan sudah diambil, maka semua orang harus bersatupadu, dan saling berkontribusi untuk hasil terbaik.

Sikap tegas dan optimis menjadikan keputusan menghasilkan pencapaian terbaik.

Pengalaman dijadikan guru dan tempat mengambil hikmah, lalu mengambil waktu untuk belajar dan merenungkannya dari niat baik dan pikiran baik.

Keputusan yang benar sudah menghitung risiko dan peluang. Bila risiko dan peluang sudah dipahami dan mampu dijalani dengan baik, maka mulailah menjelajahi  semua proses dengan mempertimbangkan konsekuensi. Lalu, fokuskan energi dan sumber daya dengan penuh optimis, siapkan perilaku terbaik untuk mencapai hasil terbaik dari keputusan yang diambil.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PEMIMPIN ADALAH TEMPAT MENARUH HARAPAN

LEADERSHIP 2014

“Pemimpin bukanlah orang biasa. Pemimpin adalah harapan. Setiap orang menaruh harapan padanya agar kehidupan yang lebih baik dapat dihadirkan.”~Djajendra

Pemimpin adalah harapan. Seorang pemimpin yang baik menjadi ahli dalam mengembangkan budaya mencari solusi, bukan budaya mencari siapa yang salah. Pemimpin sebagai tempat berharap, harus memfokuskan energi dan sumber daya untuk menghasilkan kesejahteraan dan kebaikan.

Pemimpin harus mampu membukakan jalan dan menunjukkan arah yang benar. Pemimpin tidak boleh menjadikan keadaan semakin rumit dan membuat orang-orang kebingungan tentang masa depan. Setiap kompleksitas haruslah disederhanakan oleh pemimpin, dan menjadikan orang-orang merasa aman dan nyaman dengan realitas yang ada, tanpa menambah rasa bingung.

Pemimpin haruslah seorang yang hebat dan andal, yang mampu memikul harapan dan tanggung jawab, untuk mewujudkan harapan menjadi kenyataan.

Bila seorang pemimpin tidak andal dan tidak hebat, maka dia hanya akan menyulitkan dan menambah kerumitan.

Pemimpin yang andal pasti berjuang untuk visi yang lebih besar dari visi pribadinya. Dia akan menjadikan hidupnya untuk mengalirkan kemampuan dan perilaku, yang menjembatani setiap kepentingan untuk mendapatkan solusi.

Pemimpin sebagai tempat berharap harus memiliki cara dan kekuatan untuk memenangkan harapan. Untuk itu, pemimpin harus memiliki kekuatan dan kualitas untuk memimpin proses, untuk memenuhi harapan, dan bukan sekedar menunggu hasil dengan diam. Pemimpin harus cerdas menyelesaikan perjalanan menuju harapan dengan hasil yang memuaskan banyak orang.

Untuk dapat mewujudkan harapan, pemimpin wajib memiliki kecerdasan emosional, yang menjadikan dirinya selalu tenang dan cerdas, dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi. Pemimpin yang hebat selalu terhubung dan membangun hubungan positif. Dia cerdas dalam menerima sikap, perilaku, dan energi orang lain. Juga; cerdas menyiapkan sikap, energi, dan perilaku untuk memposisikan kepemimpinannya dengan tegas dan jelas.

Pemimpin yang hebat memiliki kemampuan praktis dan efektif untuk menemukan solusi yang tepat. Memiliki keyakinan yang kuat untuk mewujudkan keinginan dan tujuan. Karakter kerjanya kuat dan berkelanjutan. Cara kerjanya lincah, tegas, dan mengikuti arah dengan keberanian.

Pemimpin yang andal mampu menguasai diri dengan akal sehat, dan mampu menjaga ego supaya tidak berlebihan. Pemimpin yang andal selalu memperkaya pola kerja dengan bekerja bersama. Dia selalu memiliki akal sehat untuk menghormati orang-orang disekitarnya, dan mengalirkan energi optimis untuk mengajak setiap orang secara bersama-sama mewujudkan harapan.  

Pemimpin yang hebat selalu bekerja secara kolektif, dan menyatukan persepsi semua orang, lalu memotivasi mereka untuk bergerak dan bekerja keras mewujudkan harapan.

Pemimpin adalah tempat menaruh harapan. Karena dia memikul harapan semua orang, maka dia akan memberdayakan semua orang, supaya mendukung program kerjanya agar dapat secara bersama-sama mewujudkan harapan.

Pemimpin andal selalu menguatkan setiap orang; menginspirasi mereka untuk segera mewujudkan harapan; membakar semangat mereka dengan antusiasme; serta menciptakan jalan, arah, strategi, dan taktik yang tepat agar harapan dapat terwujud.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 17 10 2014

Fokus dan konsentrasi adalah kemampuan yang menjadikan seseorang sukses dan hebat. Siapapun yang kehilangan fokus dan konsentrasi akan kehilangan peluang terbaik.~Djajendra

Bangunlah jembatan untuk memberi jalan kepada orang-orang baik, hadir ke dalam hidupmu. Bangunlah tembok untuk menutup jalan orang-orang tidak baik, sehingga hidupmu tidak dirusak oleh energi negatif.~Djajendra  

Anda yang tidak mampu mengelola stres dengan baik, akan mengalami penurunan kecerdasan, dan kehilangan akal sehat.~Djajendra

Hanya dirinya sendiri yang dapat mengubah hidupnya; dan tidak mudah untuk merubah seseorang, bila orang tersebut tidak ingin berubah.~Djajendra

Cinta selalu memberi, dan cinta tidak pernah mengambil, apalagi merugikan.~Djajendra

Masa lalu adalah sekolah yang mengajarkan cara hidup di masa depan.~ Djajendra

Ketika keyakinan Anda menakut-nakuti hidup Anda, maka segeralah memperbaiki keyakinan tersebut. Keyakinan yang baik adalah yang membuat Anda lebih berani dan lebih tegas.~Djajendra

Menantikan sesuatu tanpa kesabaran menjadikan Anda tidak bahagia.~Djajendra

Tindakan adalah kunci untuk mendapatkan hasil, tanpa tindakan tidak ada hasil yang didapatkan~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

STRES YANG BERLEBIHAN MENGHILANGKAN KECERDASAN DAN AKAL SEHAT

“Berdayakan nilai-nilai positif, untuk menciptakan medan energi positif di dalam diri Anda.”~Djajendra

Emosi adalah hasil dari perilaku pikiran. Pikiran yang terdidik dan terbiasa di dalam nilai-nilai kebaikan, akan menghasilkan ekspresi emosi baik. Pikiran yang tidak teratur dan suka berteman dengan nilai-nilai negatif, akan menghasilkan ekspresi emosi yang merugikan diri sendiri. Emosi yang terkelola di dalam nilai-nilai positif, selalu tenang dan terkendali, walau sedang stres. Emosi yang stabil menjadikan Anda produktif dan berkualitas.

Kinerja yang hebat dihasilkan dari emosi yang stabil dan terkelola dengan baik. Emosi yang stabil merupakan tanda bahwa diri cerdas emosi. Seseorang yang cerdas emosi biasanya mampu mengelola fisik, mental, dan menjauhkan stres dari kehidupannya. Emosi yang stabil menjauhkan diri dari kecemasan dan keraguan, sehingga diri memiliki keadaan emosional yang siap berkarya dan mencapai puncak kinerja.

Stres besar merupakan hasil dari ketidakcerdasan emosional.  Emosi yang cerdas akan membiarkan stres kecil di dalam proses kreativitas dan perubahan, tetapi tidak akan membiarkan stres besar merusak segala sesuatu di dalam kehidupannya. Stres besar yang dibiarkan berpotensi menjadi depresi yang memperlemah diri untuk mencapai kinerja.

Emosi yang cerdas mendorong pikiran menjadi lebih kreatif di dalam energi positif. Kondisi ini memotivasi diri untuk berevolusi menuju kemajuan. Diri yang cerdas emosi mampu meningkatkan kecerdasan, untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadirkan oleh kompleksitas kehidupan. Emosi cerdas dan pikiran positif mampu mengembangkan kemampuan diri, untuk menghadapi berbagai peristiwa dan realitas dengan tindakan yang luar biasa.

Ketidakmampuan untuk mengelola stres dengan baik, menjadikan diri mengalami proses penurunan kecerdasan, dan kehilangan akal sehat; sehingga sulit menghadapi kompleksitas masalah. Keadaan stres yang tidak terkendali menjadikan seseorang kehilangan kecerdasan, dan kehilangan akal sehat untuk menetapkan strategi dan taktik yang tepat dan benar.

Hargai hidup Anda; hargai pekerjaan Anda; hargai diri Anda; hargai hubungan baik Anda.  Ketika Anda menghargai hal-hal yang membantu kemajuan hidup Anda, maka setiap hari Anda pasti mampu meningkatkan suasana hati positif. Suasana hati positif mudah menumbuhkan rasa syukur, dan menjadikan diri lebih peduli, untuk mengelola internal dirinya menjadi lebih andal dan hebat.

Stres yang berlebihan menghilangkan fokus dan menyulitkan pencapaian kinerja terbaik. Stres menghasilkan kekhawatiran, takut, ragu, tidak berani, dan semuanya ini menjadikan diri tidak mampu mengambil tindakan yang tepat dan hebat.

Anda yang mudah stres berarti mudah mengalami kekalahan di dalam hidup. Stres menyeret diri untuk hidup di dalam hal-hal yang tidak diinginkan. Stres membiarkan diri tak berdaya, dan mengalami kemunduran. Miliki akal sehat dan pikiran yang jernih. Lalu, cerdaskan emosional, untuk mengontrol diri dari bahaya stres.

Stres kecil dapat digunakan untuk menguatkan proses kreativitas, tetapi stres besar hanya menjadikan Anda mundur secara mental. Berilah diri Anda energi positif. Berdayakan semua nilai-nilai positif untuk menciptakan medan energi positif di dalam diri Anda. Dan, jadikan diri Anda selalu termotivasi untuk mengelola emosi yang stabil dan cerdas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BRIEFING ADALAH KOMUNIKASI TATAP MUKA YANG MENYATUKAN PIMPINAN DENGAN STAFNYA

DJAJ3NDRA 2014“Briefing dapat mengingatkan kembali semua prioritas yang sifatnya segera, mengumpulkan informasi dari realitas di lapangan, dan mempersiapkan para staf untuk lebih relevan dengan pencapaian kinerja.”~Djajendra

Briefing adalah komunikasi tatap muka yang paling efektif dan cepat untuk menjalankan tugas sehari-hari. Para leader selalu menggunakan komunikasi briefing, untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan informasi kepada para karyawan. Sifat komunikasi briefing adalah singkat, jelas, ringkas, terukur, langsung, tata muka, dialog, umpan balik langsung, dan interaksi langsung. Komunikasi briefing menjadikan leader dan karyawan saling berinteraksi secara langsung, untuk menuntaskan prioritas dan tanggung jawab harian.

Komunikasi briefing menjadikan leader dan tim selalu berhubungan; dan memastikan bahwa tujuan dan target masih dalam satu visi, satu misi, dan satu bahasa kerja. Komunikasi briefing menyediakan ruang untuk saling mengklarifikasi dan menguatkan etos kerja.

Pemimpin yang profesional memiliki etos komunikasi yang cepat, tepat, efisien, efektif, dan memiliki daya dorong untuk pencapaian terbaik. Briefing adalah sebuah etos komunikasi yang biasanya dipraktikkan, untuk menyatukan persepsi dan arah kerja tim. Briefing menjadikan hubungan kerja sangat dekat dan saling melengkapi. Briefing yang berkualitas menyatukan semua orang di dalam soliditas bersama, serta mendorong semua orang untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja.

Komunikasi briefing mampu memberikan penjelasan dan informasi dengan sangat rinci, akurat, tepat, relevan, dan sesuai realitas. Dialog tata muka antara leader dengan staf mampu menguatkan komitmen, kepercayaan, keyakinan, dan tanggung jawab bersama. Komunikasi briefing menjelaskan dan menerangkan segala sesuatu, serta menghilangkan kesalahpahaman dan ketidaktahuan.

Kesibukan di dalam rutinitas kerja dapat mengakibatkan staf lupa atau lalai, untuk fokus pada prioritas dan target. Di sinilah peran leader menjadi sangat penting untuk melakukan komunikasi briefing. Briefing dapat mengingatkan kembali semua prioritas yang sifatnya segera, mengumpulkan informasi dari realitas di lapangan, dan mempersiapkan para staf untuk lebih relevan dengan pencapaian kinerja.

Briefing menjadikan informasi selalu terbarukan, realitas staf dan proses pencapaian target terkontrol dengan baik.  Briefing mendekatkan leader dan staf, menjadikan mereka saling mengklarifikasi, dan saling memberi umpan balik untuk sebuah pencapaian yang lebih baik.

Komunikasi langsung dan efektif sangatlah penting agar semua hal di dalam organisasi terkendali dan terjaga. Kegagalan komunikasi dapat menyebabkan kesalahpahaman, kebingungan, gosip,  dan keraguan pada realitas yang ada. Briefing sebagai salah satu cara berkomunikasi yang cepat dan efisien, mampu menyederhanakan hal-hal kompleks, untuk dapat memberikan informasi yang jelas dan ringkas. Jadi, seorang leader yang profesional pasti memanfaatkan kehebatan briefing untuk berkomunikasi secara murah, cepat, tepat sasaran, akurat, produktif, dan ringkas.

Briefing setiap hari dengan durasi pertemuan 30 sampai dengan 60 menit, mampu mengingatkan semua orang untuk fokus dan produktif. Di dalam briefing, pemimpin dapat memberikan informasi terbaru, memotivasi staf agar lebih hebat di dalam menuntaskan tugas dan tanggung jawab.

Briefing adalah komunikasi yang paling efektif untuk saling menguatkan peran kerja, menguatkan komitmen bersama, dan meningkatkan etos untuk pencapaian kinerja terbaik.

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com