KEBAHAGIAAN KARYAWAN MENJADIKAN MISI PERUSAHAAN BERKINERJA TINGGI

Business Ethics- Djajendra

“Ketika bekerja dengan bahagia dan melaksanakan pekerjaan dengan sepenuh hati, maka rasa bahagia tersebut akan menggerakkan potensi diri ke arah kualitas dan kinerja tertinggi.”~Djajendra

Kebahagiaan di tempat kerja muncul dari keteraturan, jaminan, kepastian, keharmonisan, serta dari perilaku dan keputusan etis. Karyawan bahagia mampu melihat situasi secara positif dan objektif. Karyawan bahagia mampu memahami diri sendiri dan orang lain dalam setiap situasi kerja. Karyawan bahagia mampu merasakan, memahami, dan mengalirkan energi baik untuk kolaborasi kerja. Karyawan bahagia mampu bekerja, berkarya, berkontribusi, dan melayani perusahaan dengan kegembiraan dan kesenangan.

Bahagia mencerminkan tersalurkannya emosi dan energi baik dari dalam diri ke luar diri. Kebahagiaan karyawan di tempat kerja merupakan inti untuk melakukan pekerjaan dengan sepenuh hati. Kebahagiaan karyawan di tempat kerja merupakan jaminan bahwa misi kerja sehari-hari pasti berkualitas tinggi, karena dikerjakan oleh energi baik, energi bahagia.

Kebahagiaan karyawan mampu memahami realitas dari pikiran baik, dan menanggapi pekerjaan dengan energi bahagia, juga menerapkan energi kreatif dalam kehidupan kerja sehari-hari.

Karyawan bahagia memiliki energi baik di dalam dirinya, sehingga dia mampu menjalankan misi perusahaan dengan bahagia. Dia memfokuskan perhatiannya untuk mengerjakan hal-hal penting, dan menjauhkan dirinya dari segala sesuatu yang tidak penting. Dia mampu mengkomunikasikan segala sesuatu dengan baik dan tanpa beban. Dia fokus untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan berkualitas dan sebaik mungkin.

Kebahagian karyawan mendatangkan sangat banyak manfaat baik untuk kemajuan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan yang sadar dan mengetahui hal ini, akan menata budaya organisasi yang menciptakan lingkungan kerja untuk memicu kebahagiaan karyawan. Work life balance atau keseimbangan kehidupan kerja, merupakan salah satu cara yang biasa digunakan untuk menciptakan karyawan bahagia.

Lingkungan kerja yang didesain dengan aura yang menciptakan bahagia, tata kelola perusahaan yang menjadikan orang-orang bekerja dengan bahagia, sistem dan nilai-nilai kerja yang menjadikan fondasi untuk kebahagiaan bersama, merupakan cara termudah untuk menghadirkan kebahagiaan karyawan di tempat kerja.

Karyawan bahagia menghasilkan hubungan kerja yang sederhana dan berkualitas. Karyawan bahagia selalu merasakan penghasilan yang wajar, kesempatan untuk berkarir dan berkembang bersama perusahaan, dan realitas lingkungan kerja yang menjadikan dirinya mampu menikmati pekerjaan dengan bahagia.

Kebahagiaan karyawan sangatlah penting untuk menguatkan dan menyehatkan perusahaan. Jiwa yang bahagia mampu terhubung dengan harmonis kepada rekan kerja, lingkungan kerja, pimpinan, bawahan, dan selalu bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk meningkatkan reputasi perusahaan.

Kebahagiaan karyawan menjadikan misi perusahaan berkinerja tinggi. Sebab, hati yang bahagia dengan pekerjaannya menggerakkan mereka ke arah kualitas dan kinerja terbaik. Ketika sudah bekerja dengan bahagia dan melaksanakan pekerjaan dengan sepenuh hati, maka rasa bahagia tersebut akan menggerakkan potensi diri ke arah kualitas dan kinerja tertinggi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INSPIRASI DAN MOTIVASI 21 08 2014

Djajendra Pictures 19 08 2014

Hati yang ikhlas mampu melakukan segala sesuatu dengan penuh empati, kesadaran, cinta, pengertian, dan rasa syukur.~Djajendra

Hidup bahagia itu bukan tentang menjadi sempurna. Ini tentang keikhlasan, rasa syukur, penerimaan, melepaskan, merangkul, tidak menghakimi, dan menjadikan diri yang utuh dengan hati nuraninya.~Djajendra

Para pemenang siap menerima realitas, walau realitas itu menjadikannya tidak menang. Dan, mereka tidak akan tersakiti olehnya, tetapi akan bangkit dan bergerak untuk mendapatkan kemenangan pada pertandingan berikutnya.~Djajendra

Tekad yang penuh semangat, dan sikap yang benar, menjadikan segala sesuatu dapat dikerjakan dengan baik.~Djajendra

Ketika Anda menyalahkan ketidakbahagiaan Anda, dan sangat rajin untuk mencari penyebab yang menjadikan Anda tidak bahagia, maka selamanya Anda sulit menemukan bahagia. Sebab, bahagia tidak dihasilkan dari menyalahkan sesuatu, tetapi dari menerimanya dengan penuh syukur dan pengertian.~Djajendra

Jika tidak mengambil peran aktif untuk memperbaiki kualitas diri, maka diri benar-benar menjadi bagian dari masalah, yang menghambat karir masa depan.~Djajendra

Ketika seseorang mengeluh, maka harus dipelajari apa keluhannya. Bila keluhannya adalah hasil dari konsekuensi yang diterima karena perbuatan sebelumnya, maka dia harus sadar untuk memperbaiki diri dan menerima konsekuensi dengan ikhlas. Tetapi, bila keluhan tersebut bersumber dari perbuatan orang lain kepadanya, maka dia harus berlatih menjadi kekuatan sendiri, tanpa menggantungkan hidupnya pada kekuatan di luar dirinya.~Djajendra

Perilaku baik dihasilkan dari pikiran baik, kesadaran moral, hati nurani, dan keikhlasan hati, untuk menghormati orang lain dengan kapasitas integritas diri yang konsisten.~Djajendra

Sistem komunikasi dalam organisasi haruslah sebuah jembatan yang dapat mempertemukan beragam perilaku, pola pikir, dan keyakinan di dalam satu frekuensi yang taat kepada kebaikan. Sistem komunikasi tidaklah boleh sebuah dinding yang membatasi pertemuan keberagaman. Sebab, komunikasi akan digantikan dengan konflik yang tak pernah selesai.~Djajendra

Orang-orang yang paling etis dan paling jujur pun berpotensi membuat keputusan etis yang buruk. Secara normatif, etika bisnis terlihat mudah untuk dijalankan, tetapi secara realitas tidaklah demikian. Sangat banyak persyaratan yang diperlukan agar kualitas diri seseorang bisa menjalankan kode etik perusahaan. Diperlukan kepribadian yang rendah hati, akuntable, penuh integritas, cerdas emosi, dan selalu menghitung risiko sebelum membuat keputusan etis, menjadi syarat minimal untuk membuat keputusan etis yang baik. ~Djajendra

jika Anda mengabaikan kesalahan-kesalahan kecil, mengabaikan aturan dan menciptakan lingkungan kerja tanpa kepatuhan, maka sifat tidak baik akan tumbuh, lalu mengarahkan organisasi untuk berbuat berbagai perilaku tidak etis yang serius. ~Djajendra

Kode etik perusahaan selalu memuliakan lingkungan kerja, menjadikan kehidupan bersama dalam perusahaan saling percaya, dan dijauhkan dari perilaku melanggar hukum .~Djajendra

Masyarakat merdeka selalu patuh hukum dan taat etika. Masyarakat merdeka memiliki kode moral yang memuliakan semua orang, dan semua bangsa. Masyarakat merdeka selalu peduli, setiap perilakunya mengandung cinta dan kasih sayang.~Djajendra

Bangsa merdeka memiliki masyarakat bebas yang berbudaya damai, aman, bahagia, sejahtera, dan penuh kasih.~Djajendra

Merdeka hanya ada di negeri yang damai. Merdeka hanya ada di negeri yang bebas dan berdemokrasi. Merdeka hanya ada di negeri yang rakyatnya aman, sejahtera, dan penuh bahagia. Merdeka tidak pernah menyerahkan kebebasannya untuk hal apapun. Merdeka hanya tunduk pada cinta, kemanusiaan dan kedamaian.~Djajendra

Gunakan energi dan sumber daya Anda untuk melayani tujuan hidup Anda. Jangan sia-siakan energi, waktu, dan sumber daya Anda untuk memberikan perhatian kepada hal-hal yang melemahkan hidup Anda.~Djajendra

Mengkritik, mempersoalkan, dan merasa kecewa akan menguras energi sukses, dan menjadikan diri lemah dalam menghadapi keadaan.~Djajendra

Hidup bukanlah untuk berbagi kelemahan dan kekurangan. Hidup adalah untuk berbagi kebaikan dan kedamaian. Tidak perlu menjadikan diri sekedar fokus untuk mencari berbagai kekurangan dan kelemahan. Fokuskan hidup untuk menemukan dan menciptakan hal-hal hebat, supaya dirimu dapat menciptakan kebahagiaan bagi kehidupan.~Djajendra

Menerima keadaan hidup bukan berarti menyerah, tetapi menyiapkan diri untuk menghadapi keadaan, dan meningkatkan kualitas diri untuk memutuskan langkah-langkah berikut sesuai harapan.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ETIKA ADALAH TENTANG STAKEHOLDER

“Jika tidak mengambil peran aktif untuk memperbaiki hubungan berkualitas dan etis dengan stakeholder, maka urusan bisnis selalu menjadi bagian dari masalah, yang menghambat pencapaian kesepakatan bisnis yang etis.”~Djajendra

Situasi etika sangatlah dinamis, dan selalu melampaui aturan-aturan yang sudah dimiliki. Perilaku dan keputusan etis membutuhkan pemahaman dengan wawasan yang lebih mendalam, supaya dapat melayani stakeholder dengan lebih baik.

Etika sangat tergantung pada realitas stakeholder, baik realitas perilaku, cara berpikir, dan juga realitas keputusan yang dibuat stakeholder. Jadi, tidak ada kekuatan ‘saya’ dalam menjalankan etika bisnis, yang ada hanyalah kekuatan stakeholder. Kesadaran untuk terus-menerus mengembangkan panduan etika bisnis perusahaan dan kode etik perilaku, merupakan jalan terbaik untuk menciptakan fleksibilitas hubungan dengan stakeholder.

Sangat banyak krisis dan kegagalan bisnis disebabkan oleh tidak patuhnya insan perusahaan pada etika bisnis. Mereka tidak mampu mengikuti sifat asli bisnis yang sangat dinamis, sehingga etika bisnis diabaikan untuk mendapatkan kesepakatan bisnis. Seharusnya perilaku etis menjadi alat untuk menemukan kesepakatan bisnis yang baik. Sifat asli bisnis yang kreatif dan dinamis tersebut, haruslah dijawab dengan memperbaiki panduan etika bisnis perusahaan. Hal terpenting, perusahaan harus mampu mendefinisikan perilaku etis yang tepat, untuk melayani sifat asli bisnis yang kreatif dan dinamis. Dan juga, mampu memasukkan perilaku etis ke dalam aturan-aturan perusahaan, sehingga insan perusahaan dapat menjadikannya sebagai kebiasaan dalam rutinitas kerja.

Etika bisnis selalu menghadapi tantangan dari berbagai kepentingan dan niat tersembunyi. Diperlukan kesadaran untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan situasi etis, tidak membiarkan kepentingan dan niat tersembunyi menjadi bagian dari masalah. Pemahaman bersama bahwa etika bisnis merupakan inti dari penyehatan dan penguatan kualitas perusahaan, haruslah menjadi komitmen antara stakeholder.

Pada dasarnya setiap stakeholder ingin melakukan bisnis secara etis, tetapi mereka tidak memiliki keterampilan mencerdaskan hati nurani, untuk menciptakan perilaku etis. Kekuasaan pikiran mengalahkan hati nurani, sehingga ego benar-benar menjadi sangat ambisius dan menentukan. Dalam kondisi ini, keyakinan etis akan memudar, dan kepercayaan diri untuk bertindak secara etis juga akan menjadi ragu-ragu, sehingga mereka menjadi tidak yakin untuk membuat keputusan bisnis dengan cara-cara etis.

Walaupun etika diatur secara normatif, tetapi situasi etika dalam praktik selalu menuntut etika yang pragmatis, khususnya ketika etika diperlukan dalam mengatasi masalah sulit, ataupun dalam menciptakan kesepakatan etis sesuai realitas bisnis yang dinamis.

Isu-isu etika haruslah mampu dihadapi dan ditemukan solusi dengan langkah-langkah praktis. Tidak boleh menjadikan etika sebagai sesuatu yang hitam dan putih, tetapi mampu memberinya berbagai warna baru, sehingga sesulit apapun sebuah hubungan dengan stakeholder masih bisa diwarnai dengan warna-warna yang disukai secara bersama.

Etika adalah tentang stakeholder. Kesepakatan etis hanya ada ketika setiap bagian dari stakeholder memiliki persepsi yang sama, memiliki tindakan yang sama, untuk secara bersama-sama menjalankan bisnis yang etis dan profesional.

Bisnis adalah tentang mencari keuntungan dan pengembangan potensi bisnis. Kemampuan untuk berubah dalam proses mencari kesepakatan bisnis yang etis, serta tidak ngotot dengan pola pikir sendiri tentang maksud etika, adalah hal baik yang menjadikan para stakeholder saling menguatkan hubungan bisnisnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ORANG-ORANG ETIS BERPOTENSI BERTINDAK TIDAK ETIS

“Panduan etika bisnis perusahaan haruslah sepenuhnya kompatibel dalam realitas, dan tidak hanya hebat di atas kertas.”~Djajendra

Orang-orang yang paling etis dan paling jujur pun berpotensi membuat keputusan etis yang buruk. Secara normatif, etika bisnis terlihat mudah untuk dijalankan, tetapi secara realitas tidaklah demikian. Sangat banyak persyaratan yang diperlukan agar kualitas diri seseorang bisa menjalankan kode etik perusahaan. Diperlukan kepribadian yang rendah hati, akuntable, penuh integritas, cerdas emosi, dan selalu menghitung risiko sebelum membuat keputusan etis, menjadi syarat minimal untuk membuat keputusan etis yang baik.

Sifat, sikap, perilaku, dan kebiasaan yang memudahkan atau menganggap remeh hal-hal kecil dapat mengundang risiko yang tidak diinginkan, sehingga berpotensi menghasilkan hal-hal yang tidak etis.

Percaya diri yang berlebihan, terlalu ambisius, tidak memahami atau tidak peduli pada kompleksitas isu, dan keputusan untuk membiarkan struktur tata kelola perusahaan lemah, atau tanpa manajemen pengawasan yang kuat, adalah kondisi yang menjadikan perusahaan sulit menjalankan etika bisnis.

Implementasi etika bisnis membutuhkan kepatuhan tingkat tinggi. Disiplin yang tinggi untuk mewujudkan akuntabilitas, integritas, transparansi, dan menjadi lebih rasional dalam mempertimbangkan berbagai potensi risiko, akan memudahkan pelaksanaan etika bisnis.

Meningkatkan pengawasan dan kontrol terhadap sikap dan perilaku etis, akan mengarahkan perusahaan untuk menjalankan etika bisnis dengan berkualitas. Manajemen pengawasan yang baik mampu menciptakan sistem, yang membuat orang-orang menolak setiap permintaan untuk bertindak tidak etis.

Karyawan yang penuh integritas dan kaya dengan kompetensi pasti mengenali permintaan tidak etis. Mereka selalu menjadikan pedoman etika perusahaan sebagai acuan, untuk memastikan apa saja perilaku yang dapat diterima, dan apa saja perilaku yang tidak dapat diterima. Mereka juga selalu melakukan penelitian dan pemetaan persoalan sebelum membuat sikap atau keputusan. Mereka rajin mencari tahu dan meminta bantuan dari bagian legal atau biro hukum perusahaan, untuk memastikan tidak ada pelanggaran hukum atau etika dari keputusan yang akan diambil. Intinya, karyawan yang berintegritas tinggi selalu membuat keputusan etis dengan prinsip kehati-hatian, dan tidak mau berspekulasi terhadap sebuah permintaan yang tidak jelas.

Karyawan dengan integritas yang tinggi tidak ragu atau takut untuk secara konsisten menjalankan kode etik perusahaan, walaupun dirinya harus bekerja dan melayani bos yang berperilaku tidak etis. Mereka tidak akan tergoda untuk mengikuti maunya bos, mereka tetap profesional dan konsisten dengan perilaku etis yang sudah diatur di dalam kode etis perusahaan, maupun dalam perilaku utama insan perusahaan. Apapun sikap dan tindakan bos yang tidak etis ini, mereka tetap memimpin dirinya dengan penuh integritas dalam menjalankan perilaku etis di tempat kerja.

Kode etik perusahaan haruslah dikomunikasikan sesering mungkin, dan juga memberikan pencerahan untuk meningkatkan keyakinan masing-masing pihak, dalam mewujudkan organisasi yang etis dan unggul.

Kode etik perusahaan harus menjadi alat atau senjata yang melindungi perusahaan, karyawan, pimpinan, dan pemangku kepentingan yang lainnya agar terhindar dari hal-hal melanggar hukum atau ilegal. Kode etik perusahaan juga harus menjadi alat yang dimiliki karyawan, untuk menolak tekanan atau paksaan melakukan tindakan tidak etis atau ilegal.

Perusahaan yang peduli pada implementasi etika bisnis pasti menyiapkan sistem untuk menghukum perilaku dan tindakan tidak etis.  Setiap insan perusahaan di dalam budaya organisasi yang etis harus disadarkan tentang konsekuensi dari perilaku tidak etis.

Menjadi insan perusahaan yang etis bukan sekedar cerdas melakukan hal-hal baik dan benar, tetapi juga dengan penuh rasa tanggung jawab mau melakukan perbaikan, ketika ada sesuatu yang salah di dalam mewujudkan organisasi yang etis.

Manajemen yang baik selalu fokus untuk menciptakan program kepatuhan etika di semua tingkatan organisasi. Dan juga, secara konsisten dan berkelanjutan melakukan pengembangan budaya organisasi yang mendorong perilaku etis, kemudian mendorong komitmen setiap insan organisasi, untuk mematuhi semua ketentuan dan kebijakan yang ada di dalam kode etik perusahaan. Manajemen yang baik sadar bahwa kepatuhan kepada etika bisnis dapat mencegah dan mendeteksi tindak pidana, atau pelanggaran-pelanggaran yang merugikan reputasi perusahaan.

Panduan etika bisnis perusahaan haruslah sepenuhnya kompatibel dalam realitas, dan tidak hanya hebat di atas kertas. Perusahaan harus cerdas mendefinisikan standar perilaku etis dalam realitas sehari-hari. Setiap insan perusahaan dibuat mengerti cara berperilaku dan karakter perilaku etis yang diinginkan oleh perusahaan. Perusahaan harus bisa menciptakan visualisasi perilaku etis, untuk mencegah perbuatan tidak etis dan memajukan perbuatan etis. Jadi, etika bisnis tidak hanya tertulis dalam sebuah panduan resmi perusahaan, tetapi harus terinternalisasi ke dalam hati nurani insan perusahaan, sehingga walaupun pikiran tergoda dengan berbagai realitas kehidupan, hati nurani masih bisa menjadi alat pengendali etis yang sempurna.

Kuatkan sistem komunikasi di internal perusahaan. Sistem komunikasi yang mempertemukan setiap elemen perusahaan, untuk menjalankan program kepatuhan etika, akan menjadikan setiap orang berada dalam satu frekuensi etika perusahaan.

Integritas lebih kuat dibandingkan program kepatuhan, tetapi berharap integritas dari setiap orang bukanlah sesuatu yang mudah. Integritas mampu menjadikan kesadaran moral menguat dan perilaku etis meningkat. Kuatkan program peningkatan integritas karyawan secara berkelanjutan. Bila integritas menjadi budaya kerja praktis sehari-hari, maka perilaku etis tumbuh dan membangun reputasi perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

69 TAHUN INDONESIA MERDEKA 17 AGUSTUS 2014

“Merdeka hanya ada di negeri yang damai. Merdeka hanya ada di negeri yang bebas dan berdemokrasi. Merdeka hanya ada di negeri yang rakyatnya aman, sejahtera, dan penuh bahagia. Merdeka tidak pernah menyerahkan kebebasannya untuk hal apapun. Merdeka hanya tunduk pada cinta, kemanusiaan dan kedamaian.”~Djajendra

Setiap 17 Agustus bangsa Indonesia merayakan hari kemerdekaan. Indonesia sudah merdeka sejak 17 Agustus 1945. Dan hari ini, 17 Agustus 2014 Indonesia sudah 69 tahun merdeka.Indonesia bangsa merdeka, dan demokrasi menjadi ukuran untuk kebebasan rakyat.

Orang-orang merdeka cerdas mengisi kehidupannya dengan karya dan kontribusi buat kemajuan. Orang-orang merdeka cinta kebebasan, dan tidak akan menyerahkan kebebasan yang dia miliki, untuk dikendalikan dan diatur oleh sebuah kekuatan yang menghilangkan kemerdekaan.

Kemerdekaan Indonesia telah diperjuangkan oleh para pahlawan dengan optimis dan penuh harapan. Menjadi bangsa maju dan beradab; menjadi bangsa besar yang berbudaya tinggi; menjadi bangsa kreatif dengan perilaku etis dari warga negaranya; menjadi bangsa yang kaya, sehat, kuat, sejahtera, unggul, dan selalu optimis untuk meraih masa depan, adalah cita-cita para pahlawan yang memerdekakan Indonesia.

Kemerdekaan hanya dapat hidup di alam demokrasi. Kemerdekaan akan mati saat tirani yang memerintah dan memimpin. Kemerdekaan akan kehilangan kebebasannya saat diperintah oleh kaum diktator.

Kebebasan mengundang kecerdasan melalui kreativitas dan inovasi. Bangsa yang merdeka adalah bangsa bebas yang sangat kreatif, inovatif, dan cerdas. Bangsa yang merdeka selalu bergerak menuju visi dengan penuh semangat dalam harapan dan keyakinan. Bangsa yang merdeka memiliki masyarakat bebas yang berbudaya damai, aman, bahagia, sejahtera, dan penuh kasih.

Presiden Nelson Mandela pernah berkata, “untuk menjadi bebas tidak hanya membuang rantai seseorang, tetapi untuk hidup dengan cara yang menghormati dan meningkatkan kebebasan orang lain.” Presiden Soekarno pernah berkata, “bangunlah suatu dunia dimana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan.” Merdeka hanya bisa dirasakan ketika diri memberikan rasa merdeka kepada orang-orang di sekitarnya. Merdeka adalah energi baik yang menghormati kemanusiaan dan kebaikan bersama.

Kemerdekaan dihasilkan dari perjuangan dan perlawanan terhadap kekuatan negatif. Kemerdekaan dihasilkan dari energi baik yang menghapus kekuatan energi tidak baik. Kemerdekaan dihasilkan dengan membangun jembatan kebebasan, untuk menghubungkan bangsa-bangsa di dalam sukacita.

Rawatlah kemerdekaan dan kebebasan yang dimiliki dengan pengetahuan yang memerdekakan semua insan bangsa. Isi kemerdekaan dengan karya dan kebaikan. Lindungi kemerdekaan dan kebebasan agar tidak diambil oleh kaum tiran. Pengalaman mengajarkan kepada kita bahwa kaum tiran dan diktator selalu berubah wajah, dan mencoba mengambil kemerdekaan yang sudah dimiliki.

Kemerdekaan menyelamatkan umat manusia dari kekuasaan negatif. Kemerdekaan menjadikan orang-orang terbebaskan dari belenggu kuat penjajah. Kemerdekaan mencegah bangsa menjadi terbelakang dan bodoh. Kemerdekaan menjadikan bangsa cerdas dan beradab. Kemerdekaan menjadikan bangsa terlindungi dan hidup dalam rasa aman.

Kemerdekaan memelihara harapan untuk dapat mencapai sukses. Kemerdekaan memberikan ruang untuk menghasilkan karya besar. Kemerdekaan memberikan kekuatan dan kekuasaan untuk membangun dan menjaga perdamaian. Kemerdekaan memberikan kehormatan dan hak untuk bebas di bumi Tuhan.

Masyarakat merdeka selalu patuh hukum dan taat etika. Masyarakat merdeka memiliki kode moral yang memuliakan semua orang, dan semua bangsa. Masyarakat merdeka selalu peduli, dan setiap perilakunya mengandung cinta dan kasih sayang.

Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 69, semoga selalu jaya dan hebat. 17 Agustus 2014…Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 16 08 2014

Uang bukanlah sahabat yang baik, tetapi pembantu yang andal.~Djajendra

Gunakan energi dan sumber daya Anda untuk melayani tujuan hidup Anda. Jangan sia-siakan energi, waktu, dan sumber daya Anda untuk memberikan perhatian kepada hal-hal yang melemahkan hidup Anda.~Djajendra

Mengkritik, mempersoalkan, dan merasa kecewa akan menguras energi sukses, dan menjadikan diri lemah dalam menghadapi keadaan.~Djajendra

Hidup bukanlah untuk berbagi kelemahan dan kekurangan. Hidup adalah untuk berbagi kebaikan dan kedamaian. Tidak perlu menjadikan diri sekedar fokus untuk mencari berbagai kekurangan dan kelemahan. Fokuskan hidup untuk menemukan dan menciptakan hal-hal hebat, supaya dirimu dapat menciptakan kebahagiaan bagi kehidupan.~Djajendra

Menerima keadaan hidup bukan berarti menyerah, tetapi menyiapkan diri untuk menghadapi keadaan, dan meningkatkan kualitas diri untuk memutuskan langkah-langkah berikut sesuai harapan.~Djajendra

Tidak selalu niat baik akan menghasilkan hal-hal baik, kadang niat baik juga dapat menjadi penyebab untuk hasil yang buruk. Apalagi bila niat baik itu tidak diikuti dengan manajemen kontrol yang andal.~Djajendra

Pekerjaan tim bukanlah siapa yang melakukan dengan lebih pintar dan hebat, tetapi siapa yang paling rendah hati melayani pekerjaan, dan siapa yang paling sederhana pola kerjanya untuk mencapai kinerja terbaik.~Djajendra

Cinta bukanlah urusan fisik, tetapi urusan hati. Jadi, bila Anda mencintai dan menyayangi seseorang berikanlah hati nuranimu yang baik kepadanya. Dan, cinta tidak membutuhkan kehadiran fisik yang tidak dilengkapi dengan kehadiran hati nurani yang baik. Kehadiran hati nurani dan energi baik, jauh lebih bermakna dalam memberikan cinta daripada sekedar menghadirkan fisik dan penampilan.~Djajendra

Orang-orang yang masih merasakan takut dari masa lalu, adalah orang-orang yang tidak ingin bahagia pada hari ini. Masa lalu sudah selesai, sekarang sedang melangkah menuju masa depan, dan jangan menciptakan ketakutan di masa depan. Bila masih hobi atau suka menciptakan ketakutan, maka di sepanjang jalan menuju masa depan Anda pasti gelisah dan tidak bahagia.~Djajendra

Kejujuran hanya mampu melihat satu sisi kebenaran, sedangkan etika mampu mempertimbangkan berbagai sisi dan keadaan dari kebenaran.~Djajendra

“Hubungan seperti kaca. Kadang lebih baik untuk meninggalkan mereka yang rusak daripada mencoba untuk bersama-sama tapi menyakitkan Anda.” ~ Unknown (“Relationships are like glass. Sometimes it’s better to leave them broken than try to hurt yourself putting it back together.” ~Unknown)

Bagi para pejuang kehidupan, rasa takut tidak pernah menjadi dinding yang memisahkan dirinya dari realitas kehidupan. Rasa takut baginya adalah jalan untuk dilewati dan ditaklukkan demi kemenangan dan harga diri. Mereka selalu bergerak melalui ketakutan dan meraih kemenangan dengan menaklukkan rasa takut tersebut.~Djajendra

Rasa takut tidak boleh menghentikan jalan menuju kemenangan. Rasa takut selalu digunakan untuk melemahkan kepercayaan diri dan keberanian. Oleh karena itu, orang-orang kalah yang ngotot menang selalu memilih kekuatan takut untuk menakut-nakuti pemenang, sehingga pemenang kehilangan rasa percaya diri dan keberanian untuk merawat kemenangannya. Pemenang sejati selalu menggunakan rasa takut untuk menguatkan kualitas keberaniaan dan kepercayaan diri, sehingga dia tetap melangkah dengan penuh akal dan taktik untuk meningkatkan kemenangannya.~Djajendra

Mengenal diri sendiri jauh lebih penting daripada mengenal orang-orang lain. Semakin Anda mengenal diri sendiri dengan sempurna, semakin Anda mampu melengkapi kualitas diri untuk tumbuh menuju sukses. Orang-orang yang sangat tahu diri dan sangat mengenal dirinya sendiri, biasanya memiliki sangat banyak pilihan hidup. Mengenal diri sendiri dengan baik, menjadikan diri bermakna dan mampu mengalir menuju tujuan sejatinya.~Djajendra

Tidak ada sebuah halangan yang menyulitkan jalan orang-orang sukses. Tidak ada sebuah ejekan yang menghilangkan semangat juang orang-orang sukses. Tidak ada sebuah kehilangan yang menumpulkan kreativitas orang-orang sukses. Mereka merancang hidupnya untuk selalu berada di rel sukses. Mereka tidak pernah mengejar sukses, tetapi sukseslah yang selalu mengejar-ngejar mereka, dan menjadikan mereka bagian dari sukses yang lebih besar.~Djajendra

Orang-orang sukses selalu cerdas emosi dalam menjaga ambisi. Mereka sangat tekun dan rajin. Mereka terus-menerus bekerja keras dan sangat beretika dalam semua dimensi kehidupan. Mereka sangat menghitung risiko dalam segala sesuatu yang dikerjakan. Mereka sangat mampu menahan godaan dan jauh dari sikap serakah. Mereka selalu bernasib lebih baik daripada siapapun. Mereka selalu bertindak dengan prinsip kehati-hatian, dan selalu memfokuskan energi dan sumber daya untuk menghasilkan kinerja terbaik. Mereka juga tidak pernah menyerah pada setiap keinginan yang bersifat instan, mereka lebih menyukai proses yang penuh pembelajaran sebelum mendapatkan keinginannya.~Djajendra

Perjalanan sukses adalah perjalanan tanpa akhir. Tidak ada titik untuk berhenti. Tidak ada batas untuk menyatakan bahwa sudah sampai pada sukses. Sukses adalah perjalanan yang berisikan bahan bakar optimis, dan memiliki mesin yang berkekuatan untuk menghadapi berbagai situasi kehidupan, tanpa pernah mengeluh. Sukses adalah kemampuan untuk mengatasi dan meningkatkan diri menjadi unggul dan menang.~Djajendra

Ketika yang Anda cari-cari belum didapatkan; ketika yang Anda upayakan dengan sepenuh hati belum hadir; ketika yang Anda yakini belum terwujud; maka tersenyumlah, berolahragalah, bekerjalah, berdoalah, bersantailah, dan bersenang-senanglah dengan apa-apa yang Anda miliki saat ini. Bila waktunya tiba, semuanya secara tiba-tiba pasti melengkapi hidup Anda.~Djajendra

Hiduplah dengan daftar rasa syukur Anda setiap hari, dan tambahkan setiap hari rasa syukur yang baru. Jangan pikirkan apa yang tidak Anda punya, pikirkan dan nikmati apa-apa yang Anda punya. Ciptakan rasa senang dengan segala sesuatu yang Anda punya, walaupun semua itu sesuatu yang kecil-kecil yang tidak terlihat oleh orang lain.~Djajendra

“Pelan-pelan dan segala sesuatu yang sedang Anda kejar akan datang dan menangkap Anda.” ~ John de Paola (“Slow down and everything you are chasing will come around and catch you.” ~John de Paola)

Diri adalah energi. Pikiran adalah penentu utama perilaku untuk mengatur dan mengalirkan jenis energi di dalam diri. Pikiran positif mengalirkan energi positif. Pikiran negatif mengalirkan energi negatif. Energi positif menghasilkan sukacita dan kebahagiaan. Energi negatif menghasilkan tekanan, kekurangan, stres, depresi, dan kedukaan hati nurani dalam hidup. Energi positif hilang ketika stres, tekanan, ketegangan, dan kedukaan hati nurani menguasai diri. Bila energi positif hilang, maka diri dikuasai marah dan segala sesuatu yang merugikan diri. Ketika diri dikuasai energi negatif, tetapi tidak dikuatkan oleh realitas hidup, maka diri kehilangan kekuatan yang menguntungkan hidupnya.~Djajendra

Jadilah pribadi yang selalu hidup berkonsentrasi dan fokus pada hal-hal positif. Fokuskan energi positif diri Anda kepada hal-hal terindah. Visualisasikan hidup Anda pada harapan, visi, kerendahan hati, rasa syukur, dan keinginan yang penuh optimis untuk memiliki hari-hari terindah. Apapun realitas negatif yang hadir dari kehidupan untuk Anda, maka Anda harus memfokuskan perhatian pada energi baik, dan membantu diri Anda untuk tetap stabil di dalam kekuatan optimis dan pikiran positif. Jangan pernah menjadi lemah dan tak berdaya saat menghadapi keprihatinan dan energi negatif kehidupan. Nikmati keprihatinan dan energi negatif kehidupan dengan energi positif dan kekuatan optimisme Anda.~Djajendra

Stres adalah sahabat yang harus Anda kuasai dan kendalikan. Jangan pernah membiarkan atau memberikan hak kepada stres untuk menguasai Anda. Sekali saja Anda membiarkan stres menguasai Anda, maka stres akan berlatih untuk menguatkan kebiasaannya agar dapat menguasai Anda di sepanjang kehidupan. Berhati-hatilah dengan stres, dia seperti api. Selama dia kecil, dia pasti memberikan manfaat bagi kemajuan Anda. Tetapi, kalau dia sudah sangat besar dan mulai membakar hidup Anda dengan berbagai tekanan dan kekurangan, maka Anda bisa terbakar habis olehnya, dan tak berkutik melawan realitas kehidupan yang ada.~Djajendra

Stres adalah sesuatu yang wajar dalam kehidupan. Oleh karena itu, ketika stres hadir dengan segala macam bentuknya, maka diri harus memfokuskan perhatian pada hal-hal terindah dan optimis. Jangan biarkan stres merusak daya tahan diri. Jangan biarkan stres menemukan kekuatannya untuk menguasai Anda, sehingga Anda tidak memiliki pilihan untuk terlepas dari stres. Temukan hati nurani Anda yang andal, ikhlas, bersyukur, dan selalu melihat indahnya hidup. Kuatkan fokus hidup pada baiknya dan indahnya hidup, sehingga Anda dapat menjinakkan stres untuk selamanya.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TIM TANGGUH TERCIPTA DARI SIKAP RENDAH HATI ANGGOTA TIM

“Sikap rendah hati menjadikan anggota tim mampu belajar dan bangkit kembali, saat rintangan menghentikan kegiatan untuk mencapai sukses tim.”~Djajendra

Memiliki tim kerja yang tangguh dan andal pastilah merupakan impian setiap organisasi. Setiap pemimpin pasti memiliki impian untuk membentuk dan membangun tim yang andal dan berkinerja hebat. Dan juga, pasti berencana menjadikan timnya tumbuh dan berkembang, supaya bisa menjawab berbagai tantangan di masa depan.

Hal yang pasti, dalam membangun tim yang andal dan tangguh membutuhkan karakter, kompetensi, dan kualitas. Karakter yang cerdas dalam berkolaborasi dan berkoordinasi, adalah syarat terpenting untuk mewujudkan tim yang andal. Sedangkan kompetensi dan kualitas merupakan komponen yang sangat menentukan untuk mencapai kinerja terbaik.

Karakter yang rendah hati mampu dikelola dan dioperasionalkan di segala situasi dan kondisi bisnis. Sebab, orang-orang yang rendah hati dan sederhana selalu mau belajar, dan mengikuti perubahan yang ada dengan sepenuh hati. Karakter yang rendah hati mudah dimotivasi dan diajak untuk meningkatkan produktivitas. Mereka selalu rendah hati dan mudah mengalir di dalam proses kerja, untuk mewujudkan target.

Orang-orang rendah hati sangat mudah berbagi visi, menerima kritik, menerima pengetahuan baru, dan selalu bersemangat untuk melangkah ke masa depan yang lebih baik. Mereka tidak pernah merasa sudah pintar, sehingga mudah dipimpin untuk mengembangkan kualitas tim yang lebih kuat. Mereka selalu mau dengan rendah hati, untuk disiapkan dan dilatih agar dapat mengatasi rintangan dan tantangan.

Karakter rendah hati mudah terhubung dalam sistem kerja tim, langsung bekerja secara kohesif dan kolaboratif, untuk mencapai kinerja tim yang tinggi. Mereka sangat sadar untuk bekerja dalam aliran tim yang tangguh, bekerja menuju tujuan bersama, berbicara bahasa yang sama, dan saling mendukung untuk hasil akhir sesuai target. Mereka memahami motivasi, keinginan, harapan, dan etos kerja dari setiap individu di dalam tim kerja.

Orang-orang rendah hati mudah mengalir di dalam misi kerja sehari-hari. Mereka tekun dan penuh disiplin di dalam rutinitas misi sehari-hari. Mereka sadar untuk memimpin diri sendiri, serta selalu bersikap lebih profesional dalam memberikan pelayanan dan kontribusi.

Pekerjaan tim bukanlah siapa yang melakukan dengan lebih pintar dan hebat, tetapi siapa yang paling rendah hati melayani pekerjaan, dan siapa yang paling mudah terhubung untuk mencapai kinerja terbaik. Sikap rendah hati menjadikan anggota tim mau saling mendengarkan pikiran dan ide-ide, dan mau memperluas wawasan dan membangun kemampuan tim yang lebih efektif.

Sikap rendah hati untuk mematuhi nilai-nilai perusahaan; untuk mematuhi etika bisnis perusahaan; untuk menjalankan perilaku etis berdasarkan kode etik perilaku kerja; akan menjadikan tim tumbuh dan berkembang menuju sukses besar.

Sebuah tim yang solid haruslah tahu dan sadar tentang kesuksesan yang harus dicapai. Lalu, mempersiapkan tim untuk fokus pada misi, dan memperjelas visi dalam mencapai tujuan di sepanjang perjalanan sukses tim.

Tim yang kuat selalu melakukan pekerjaan dengan terencana sesuai visi, taktik, dan strategi bisnis. Setiap anggota tim menjadi energi yang selalu siap memainkan strategi dan taktik bisnis, supaya dapat mencapai kinerja terbaik. Mereka selalu mengembangkan rencana yang ada, dan sangat kreatif untuk menemukan solusi di setiap keadaan yang menghentikan perjalanan sukses tim.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com