ALAM TIDAK TERBURU-BURU, NAMUN SEMUANYA DICAPAI

TUMBUH SEPERTI ALAM 2015

“Jangan stres untuk hal-hal yang tidak bisa Anda raih. Bila Anda sudah bisa melepaskan diri dari yang tidak perlu, Anda berpotensi mendapatkan hadiah terbaik dari kehidupan.”~Djajendra

Jadilah seperti alam yang tidak pernah terburu-buru, namun semuanya dicapai dengan sempurna.

Orang cerdas tidak suka ngotot dengan hidupnya. Mereka membiarkan waktu dan energinya untuk apa yang bisa mereka kerjakan dengan sepenuh hati, sedangkan hal-hal di luar kemampuan, mereka membiarkan kehidupan yang menyelesaikannya. Mereka bertanggung jawab kepada apa yang bisa dilakukan, sisanya yang tak mampu dilakukan dibiarkan mengalir dalam keikhlasan.

Manusia hanyalah bagian terkecil dari kehidupan di alam semesta. Manusia bukanlah pemain utama yang menentukan arah alam semesta. Manusia bukanlah kekuatan yang bisa mengontrol peristiwa dan keadaan kehidupan. Alam semesta memiliki energi yang luar biasa untuk mengatur kehidupan seperti yang seharusnya, bukan seperti yang Anda inginkan.

Ketika Anda mencoba mengontrol kehidupan, Anda akan terjebak dalam penderitaan. Kehidupan terlalu kuat untuk dikontrol. Bila Anda ngotot dan sangat percaya diri untuk mengontrolnya, Anda akan mengalami masalah dan kekacauan di dalam kehidupan Anda. Di sinilah, berbagai penyakit mental dan fisik akan merusak daya tahan kehidupan Anda. Akibatnya, Anda akan sulit mengendalikan stres, frustasi, kegagalan, dan semua hal-hal yang tak Anda inginkan.

Kebahagiaan dan ketenangan hidup dihasilkan dari kemampuan untuk menyerahkan kendali kehidupan kepada aliran alami alam semesta. Tugas Anda adalah fokus pada apa yang menjadi tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Anda. Saat Anda ikhlas mengikuti jalan kehendak Tuhan, serta menyerahkan aliran hidup kepada aliran alami alam semesta, Anda akan menciptakan jiwa Anda yang tangguh dan harmoni.

Dalam kehidupan sosial, biarkan orang-orang memiliki pendapat mereka sendiri. Jangan mengontrol orang lain melalui persepsi Anda. Jangan menghakimi orang lain dengan benar atau salah. Jangan habiskan energi dan waktu untuk berdebat dengan yang lain, ataupun menguatkan keinginan untuk menjelaskan secara lebih jelas kepada yang lain. Fokuskan semua kekuatan Anda untuk mengerjakan hal-hal yang dapat Anda selesaikan dengan sempurna.

Jadilah pribadi yang terus-menerus bertransformasi dan mengalir dalam perubahan. Jangan pernah terjebak di garis harapan, keinginan dan ambisi. Bila Anda sudah terjebak, berhenti dan beristirahatlah, tenangkan diri, lalu lanjutkan perjalanan hidup dengan kerja cerdas dan ikhlas. Lepaskan kontrol dan melangkahlah ke depan dengan penuh percaya diri bersama aliran alami alam semesta.

Bila pola hidup Anda sudah terlalu cepat, maka segera perlambat. Seperti kata Lao Tzu,”alam tidak terburu-buru, namun semuanya dicapai.” Anda bisa belajar dari kehidupan yang lain, seperti pohon yang tumbuh besar dengan tenang dan santai. Mereka tidak terburu-buru, tetapi mereka tetap tumbuh, berbunga dan berbuah seperti seharusnya.  

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KUATKAN MENTAL UNTUK MENJALANKAN BISNIS DENGAN DOLLAR DI ATAS Rp 14.000,-

“Ketangguhan mental dan aliran energi pemenang di tengah krisis, akan menjadi kekuatan untuk meraih kemenangan bagi bisnis Anda.”~Djajendra

Sebuah titik krisis adalah ujian bagi ketangguan mental pebisnis. Siapa yang tangguh dan kreatif akan muncul sebagai pemenang. Krisis dan kesulitan pasti berlalu, tetapi saat mereka hadir, kepanikan dan kebingungan bisa membuat mental buntu dan tanpa solusi.

Bagi para pemenang, apapun tantangannya, dia selalu kuat, dan berani mengambil sikap untuk bergerak melalui disiplin bagi keberhasilan. Mereka mampu berprestasi di atas hambatan dan rintangan. Mereka selalu bersikap tegas, optimis, kreatif, berani, ikhlas dan fokus pada pencapaian terbaik. Mereka mampu memetakan persoalan dengan kreatif dan cerdas, lalu mengatasi semua hal di titik krisis dengan sempurna.

Bagi mental kalah, mereka begitu mudah terjebak di dalam kesulitan, lalu mengeluh dan putus asa dengan realitas. Mereka sangat pintar melempar kesalahan kepada yang lain, dan sibuk membuang energi untuk mencari alasan pembenaran atas ketidakmampuan mereka.

Ada sebuah cerita yang begitu luar biasa dari seorang pemenang sejati bernama Thomas Alva Edison. Pada tahun 1914 pabrik Thomas Edison terbakar habis, semua penemuan dan prototipe hancur terbakar menjadi abu, dan dia mengalami kerugian sekitar lebih dari 23 juta dollar pada saat itu. Atas kejadian tersebut, Thomas Alva Edison tidak sedih, dia hanya berkata “Bersyukurlah semua kesalahan kami terbakar. Sekarang kami bisa memulai lagi dengan lebih hebat.” Reaksi Thomas Alva Edison menggambarkan jiwa yang tangguh dan penuh optimis. Di saat semua kekayaannya terbakar habis, dia melihat peluang untuk bekerja dengan lebih hebat lagi. Ketika gagal 10.000 kali, Thomas Edison hanya berkata, “ saya belum gagal. Saya baru saja menemukan 10.000 cara yang tidak akan bekerja.” Thomas Alva Edison adalah role model tentang ketangguhan di tengah krisis. Dia tetap meningkatkan pencapaian di titik krisis yang dia hadapi. Dia tetap penuh semangat di titik krisis yang dia hadapi. Dia tidak pernah mengeluh, melemparkan kesalahan, dan lari dari kenyataan.

Landasan ketangguhan mental adalah pikiran positif dan kecerdasan emosional. Ketika emosi dan pikiran Anda dalam wilayah positif, maka Anda menjadi sangat optimis dan produktif. Energi positif dapat meningkatkan semangat untuk tampil lebih fleksible dalam menjalankan usaha.

Jadilah lebih percaya diri. Bila titik krisis sudah terjadi, tugas Anda adalah meningkatkan keyakinan dan rasa percaya diri untuk menemukan peluang baru dari keadaan yang ada. Oleh karena itu, tingkatkan semangat karyawan dan pimpinan perusahaan Anda. Latih mereka menjadi energi optimis dengan mental tangguh. Tingkatkan kemampuan mereka untuk menjadi lebih percaya diri dalam menemukan solusi. Tanamkan keyakinan positif dan optimis atas potensi krisis yang ada, jangan menutupi apapun, bangkitkan semangat kerja keras mereka di tengah ketidakamanan bisnis Anda. Mental karyawan dan pimpinan tangguh selalu bergairah dengan tantangan yang ada, dan sangat cerdas menginspirasi orang lain untuk membantu mereka mencapai kinerja yang diinginkan, walau realitas bisnis sedang di tengah krisis.

Krisis merupakan tanda untuk merangkul perubahan, dan tidak lagi ngotot dengan apa yang sudah direncanakan. Miliki perilaku kerja yang fleksible dan terus-menerus beradaptasi dengan perubahan. Krisis tidak boleh melumpuhkan proses bisnis Anda, tetaplah kreatif dan rendah hati. Kuatkan mental orang-orang di internal perusahaan, yakinkan dan bangkitkan semangat kerja dengan etos yang luar biasa untuk tetap menang di tengah badai krisis.

Jadilah rendah hati dan kreatif di tengah potensi perubahan oleh dampak krisis. Tenangkan pikiran, kuatkan energi positif, lancarkan energi dari otak sampai ke ujung kaki Anda. Bernafaslah dalam-dalam dan yakinlah bahwa Anda sangat terbuka untuk mengenali, memanfaatkan, dan menciptakan peluang di tengah krisis yang terjadi. Perubahan adalah pasti, dan bila Anda bersahabat dengan perubahan, Anda akan selalu menciptakan peluang baru bagi kemajuan bisnis Anda.

Bila bisnis Anda sedang mengalami kesulitan dan kegagalan, maka rangkullah kegagalan tersebut. Jangan marah atau memusuhi kegagalan. Orang-orang bermental tangguh selalu menerima kegagalan, kerugian, kehilangan dan kesulitan dengan tangan terbuka. Lalu, mereka menjadikannya sebagai guru dan belajar dari mereka untuk menuju sukses ke level yang lebih tinggi.

Walau Rupiah sudah di atas Rp 14.000,- per dollar Amerika, dan sebagian pebisnis yang sudah pusing tujuh keliling. Hal ini bukan sebuah akhir, tetapi sebuah awal untuk kemajuan yang lebih tinggi.Oleh karena itu, kuatkan mental dan energi pemenang melalui budaya organisasi Anda agar semua sikap, perilaku, kebiasaan, karakter, dan etos kerja dari sumber daya manusia perusahaan Anda mampu menang di tengah krisis; mampu sukses dan mencapai kinerja terbaik di tengah potensi krisis.

Jangan terjebak di tengah krisis, jangan frustasi di tengah badai krisis. Kuatkan mental pemenang dan energi pemenang di tengah lingkungan kerja Anda agar semua insan perusahaan Anda mampu membuka jalan bagi keberhasilan bisnis Anda.  

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KOLABORATOR -TIM KERJA BERGERAK CEPAT DAN PRODUKTIF

CUSTOMER SERVICE 04052015“Bekerja dengan sepenuh hati dengan memfokuskan energi dan waktu pada momen sekarang.” ~Djajendra

Sekarang ini jaman serba cepat, setiap pekerjaan tidak boleh ditunda-tunda, harus segera dieksekusi dan dikoordinasikan dengan produktif. Setiap orang harus bekerja sekarang dengan sepenuh hati, memfokuskan energi dan waktu pada momen sekarang, lalu memberikan perhatian penuh dan detail terhadap apapun yang dikerjakan. Bukan lagi jamannya untuk menunda atau terlalu banyak wacana dan diskusi. Bertindak segera dan tunjukkan hasilnya dengan segera, itulah yang harus ditunjukkan pada jaman ini bila ingin mendapatkan sukses.

Pemimpin yang cerdas adalah seorang koordinator yang andal atas kolaborasi kerja. Pemimpin harus membuat semua orang di dalam organisasi berorientasi tim, membangun budaya tim dan melekatkan akuntabilitas dimental setiap individu. Pemimpin harus mengembangkan budaya kerja tim, yang membuat setiap individu terhubung secara alami satu sama lain, serta menyatukan setiap individu di dalam tim kerja yang penuh gairah dan empati.

Budaya organisasi yang berorientasi tim merupakan syarat agar setiap individu bergerak secara alami di dalam kolaborasi kerja. Setiap orang di dalam organisasi harus bermitra satu sama lain dan menjadi kolaborator yang andal. Kecepatan kerja dan kontribusi yang tepat merupakan sesuatu yang  penting di dalam kolaborasi. Setiap orang harus memiliki energi, waktu, daya tahan dan fleksibilitas dalam menyelesaikan pekerjaan dengan produktif.

Ketika realitas bisnis tidak begitu stabil. Maka, pemimpin harus membangun budaya organisasi yang kuat agar setiap karyawan dan pimpinan bisa menciptakan stabilitas di dalam organisasi, sehingga semua realitas yang tidak stabil tersebut dapat ditindaklanjuti dengan kreatif dan tenang, oleh orang-orang berenergi stabil dan penuh percaya diri.

Bila mental dan semangat kerja menjadi stabil, maka segala kerumitan yang dihasilkan dari luar organisasi dapat diatasi dengan produktif. Stabilitas di internal organisasi dapat meningkatkan fokus untuk menyelesaikan segala sesuatu secara tepat waktu. Di samping itu, stabilitas menciptakan ketenangan dan rasa percaya diri yang tinggi, sehingga tim kerja dapat bergerak cepat untuk menangani isu-isu yang bergerak cepat di dalam ketidakstabilan bisnis atau realitas praktis.

Dalam kolaborasi, setiap orang harus disiapkan atau dilatih untuk meningkatkan rasa keingintahuan untuk memahami kebutuhan orang lain di dalam organisasi. Semua orang harus dilatih agar mampu menambahkan sesuatu yang kurang dari orang lain. Setiap orang harus dilatih agar menciptakan energi positifnya sendiri untuk meningkatkan semangat, gairah, motivasi, antusiasme, daya tahan, usaha dan energi untuk mewujudkan dengan penuh kualitas.

Budaya organisasi yang kuat menciptakan model perilaku tim yang terhubung secara alami. Mereka tidak dibatasi oleh hirarki ataupun batas kekuasaan, mereka berakar di dalam satu visi dan satu budaya, sehingga mampu menjadi satu tubuh yang kuat dan andal. Tim di dalam budaya organisasi yang kuat mampu bergerak efektif dan menampilkan antusiasme yang mendalam untuk hubungan kerja yang baik. Saling mengajukan pertanyaan, saling mendengarkan, saling membantu, saling menanggapi, saling peduli, adalah perilaku yang terlihat sehari-hari.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERSAHABAT DENGAN STRES DAN MENJADIKANNYA MENYENANGKAN

ALAM DAN MANAJEMEN STRES 2015

“Ketika rasa sakit diberikan suntikan energi positif dosis tinggi, rasa sakit menghilang.”~Djajendra

Hidup itu perubahan. Setiap perubahan pasti menghasilkan stres. Stres ditunjukkan melalui rasa sakit atau rasa tidak nyaman secara emosional, fisik dan mental. Stres memiliki pesan bahwa Anda sedang berada dalam ketidakseimbangan hidup.

Stres tidak bisa disembunyikan atau membiarkan diri melarikan dirinya dari stres. Stres harus dirangkul dan diberikan makanan energi positif agar stres tersebut lebih bersahabat dengan Anda. Bila Anda mencoba menyingkirkan, menolak, atau melawan stres maka stres akan melawan Anda dengan lebih keras. Bersahabatlah dengan stres dan pahami kebutuhannya.

Tiada seorang pun yang tidak mengalami stres. Semua orang pasti mengalami pasang surut di dalam kehidupan. Semua orang pasti atau terpaksa menghadapi perubahan. Semua orang pasti mengalami rasa sakit secara emosional, fisik dan mental.

Hidup manusia harus melalui berbagai rasa baik dan buruk agar bisa bertransformasi ke arah yang lebih tinggi. Jadi, stres bukanlah tanda bahwa Anda sedang rusak atau cacat jiwa, tetapi merupakan tanda bahwa Anda sedang bertransformasi menuju ke dimensi kehidupan yang lebih tinggi. Jadi, jangan menentang dan memusuhi stres, karena dia akan melawan dan melemahkan Anda. Rangkul dan anggaplah stres sebagai sebuah rahmat untuk menjadikan Anda lebih baik, maka stres akan menjadi alat yang memberdayakan hidup Anda.

Ketika Anda memiliki perasaan marah, jijik, muak, benci, kesal, frustasi, bosan dan energi negatif lainnya, maka segera beri makan mereka semua dengan energi positif. Begitu mereka mulai mengkonsumsi energi positif sebagai makanan terenak, mereka segera akan menjadi sahabat yang mengantar Anda menuju kemajuan. Bila Anda biarkan, mereka akan tumbuh dan melawan energi positif Anda, sehingga Anda sulit pulih dari stres.

Terimalah stres seolah-olah Anda telah memilihnya sebagai guru untuk mengantar Anda menuju sukses. Anda pasti membutuhkan waktu untuk mengenal stres dari sudut pandang positif. Oleh karena itu, berikan waktu kepada jiwa Anda untuk memahami stres dan jangan libatkan Ego. Ketika jiwa Anda mulai terlibat secara penuh dan ego Anda tertidur pulas, maka Anda dengan mudah dapat mengusir kegelapan dari pikiran dan hati Anda, dan mampu melihat semua persoalan hidup di tengah terangnya pikiran dan hati Anda. Di dalam kegelapan Anda tidak bisa melihat apapun. Semua ini membutuhkan proses, artinya Anda membutuhkan waktu untuk menyembuhkan dan sepenuhnya pulih. Intinya, layani stres dengan sabar dan tenang, ikuti semua proses dengan pikiran positif, lalu percayalah bahwa segala sesuatu akan terjadi persis seperti yang seharusnya terjadi.

Kelilingi diri Anda dengan orang-orang berenergi positif yang penuh semangat hidup. Hiduplah dengan orang-orang yang bisa membuat Anda tertawa dan penuh gairah. Bersahabatlah dengan orang-orang yang benar-benar peduli dengan Anda. Bersahabatlah dengan orang-orang yang tulus mencintai Anda. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang ceria, bahagia, penuh gairah, optimis, dan fokusnya pada keindahan hidup. Bila kehidupan sehari-hari Anda sudah didukung dengan orang-orang berenergi positif, maka stres akan bertransformasi menjadi kekuatan yang membangkitkan Anda menuju kemajuan.

Alam memulihkan diri dari stres. Bersatulah dengan alam dan pandanglah matahari pagi. Kita berada di bawah langit dan berdiri di atas bumi. Temukan keseimbangan diri diantara langit dan bumi. Miliki kerendahan hati untuk menyadari bahwa kita merupakan bagian dari alam.

Alam memiliki energi positif yang luar biasa. Sering-seringlah keluar rumah dan kunjungi tempat-tempat terindah. Kagumi keindahan alam dan masukkan keindahan alam ke dalam jiwa, pikiran, perasaan dan ego Anda. Alam selalu bisa membuat Anda segar, muda, bertenaga dan berakumulasi di dalam keindahan.

Tidak ada stres selamanya. Stres hanya terjadi saat Anda sulit bertransformasi atau beradaptasi dengan realitas hidup. Stres hanya terjadi saat ego Anda ngotot dan tidak mau rendah hati terhadap realitas hidup. Jangan biarkan pengalaman yang tidak menyenangkan hati menjadi titik awal pemicu stres. Nikmati semua pengalaman hidup dengan rasa syukur dan terima kasih. Nikmati semua pengalaman hidup dengan perasaan senang.

Pandanglah Matahari pagi di atas awan, sebab dia memiliki energi yang dapat dialirkan melalui otak Anda untuk mengalirkan energi positif darinya. Ingatlah selalu bahwa Matahari selalu bersinar di atas awan untuk memberikan kehidupan bagi yang ingin hidup dengan penuh bahagia dan gairah.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BUDAYA AKUNTABILITAS “MENGAMBIL TANGGUNG JAWAB PENUH”

BUDAYA AKUNTABILITAS“Akuntabilitas membuat seseorang sedikit berbicara dan lebih banyak bertindak dengan solusi.”~Djajendra

Memiliki tanggung jawab dan mengambil tanggung jawab penuh atas pekerjaan, menjadikan pekerjaan itu sukses dan berkinerja tinggi. Bertanggung jawab penuh adalah sebuah kekuatan yang mampu meningkatkan pencapaian terbaik.

Orang-orang yang bertanggung jawab penuh selalu mampu menemukan solusi, memperbaiki masalah dan meningkatkan kinerja. Orang-orang yang bertanggung jawab penuh mampu menguasai situasi dan keadaan, memiliki inisiatif, memiliki empati atas realitas yang ada, dan  mengambil kepemilikan atas tanggung jawabnya.

Budaya akuntabilitas adalah budaya yang menjadikan semua orang andal dan bertindak secara tepat. Budaya akuntabilitas di tempat kerja menjadikan setiap orang bertanggung jawab secara pribadi. Mereka selalu terlibat dan fokus pada pekerjaannya dengan sepenuh hati, lalu merasa memiliki tanggung jawab penuh, dan tidak akan pernah menyalahkan orang lain atas setiap konsekuensi dari tanggung jawabnya. Mereka bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Bila itu tanggung jawabnya, baik dan buruk tetap menjadi miliknya. Mereka tidak menyalahkan orang lain jika ada yang salah. Mereka selalu berusaha dan berjuang untuk melakukan yang terbaik, serta mengerjakan semua hal secara tepat dan benar.

Orang-orang yang bertanggung jawab penuh adalah energi yang menyatukan melalui tindakan. Mereka mampu melampaui tugas-tugasnya dan merangkul tugas-tugas yang lain melalui energi kolaborasi. Biasanya, mereka mampu bekerja secara lintas fungsional, dan ego sektoral mereka dapat dipadamkan, sehingga rasa tanggung jawab yang lebih tinggi muncul untuk mencapai prestasi dan kinerja bersama.

Karyawan yang bertanggung jawab penuh adalah aset yang paling efisien, produktif dan efektif. Sebab, tanggung jawab mereka dapat menghemat waktu, uang, serta meningkatkan kinerja. Energi tanggung jawab membuat seseorang sedikit berbicara dan lebih banyak bertindak dengan solusi terbaik. Energi tanggung jawab mencegah masalah dan menghindari situasi yang lebih buruk.

Akuntabilitas mampu membantu karyawan untuk mengambil hak kepemilikan kerja dengan integritas penuh. Mereka fokus pada tanggung jawab dan bergerak untuk mencapai tujuan yang telah disepakati dengan standar, kualitas, tenggat waktu, dan hasil akhir yang ditentukan.

Akuntabilitas membuat karyawan sangat pintar mendisiplinkan diri sendiri. Mereka selalu menjadi penuh energi positif untuk memenuhi target mereka. Mereka sangat aktif, tenang, percaya diri, tidak pernah mengeluh, bersyukur, dan energinya terfokus untuk menuntaskan pekerjaan dengan kinerja terbaik. Mereka mampu mengubah realitas negatif menjadi realitas optimis atau positif. Mereka selalu berpandangan ke arah positif. Mereka cerdas membangun persepsi untuk meningkatkan hasil dan kinerja. Mereka sangat kreatif untuk menangani situasi yang berbeda.

Budaya akuntabilitas meningkatkan interaksi sosial yang lebih positif. Ketika seseorang mengambil tanggung jawab penuh, maka dia selalu memiliki hubungan yang sehat dan jujur dengan teman, atasan, keluarga, rekan kerja dan bawahan. Akuntabilitas menciptakan soliditas dan hubungan yang bisa dipercaya. Budaya akuntabilitas menjadikan seseorang ikhlas bertanggung jawab secara pribadi dan memahami dengan jelas apa yang harus dipertanggung jawabkan, serta kepada apa atau siapa, dan untuk apa.

Budaya akuntabilitas menciptakan ruang dan waktu untuk menjadikan orang-orang jujur dengan diri sendiri, dan dengan orang lain. Di sini, integritas berkembang dengan baik, sehingga semua orang sadar bahwa sukses sejati hanya datang ketika dirinya benar-benar jujur dengan diri sendiri, serta bertanggung jawab sepenuh hati terhadap kehidupan dan pekerjaannya.

Bila seseorang tidak memiliki budaya akuntabilitas atau pribadi yang tidak mampu bertanggung jawab atas pekerjaannya. Biasanya, dia akan dengan sengaja menunda-nunda tindakan, dia sengaja menunda agar dapat menghindari tanggung jawab, karena dia merasa tindakannya dapat berurusan dengan masalah.

Dalam realitas, banyak sekali orang-orang yang takut mengambil tanggung jawab, sehingga pekerjaannya tidak mengalir di dalam tindakan, tetapi hanya mampu mengalir di dalam wacana dan konsep. Hal ini menciptakan pemborosan dan perilaku kerja yang tidak produktif. Akhirnya, kegagalan yang akan dihasilkan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 21082015

MIMPI SETINGGI LANGITHidup adalah perubahan, tidak ada yang tidak berubah. Bila ingin tumbuh dan berkembang, siapkan diri untuk berubah.~Djajendra

Stres disebabkan oleh proses beradaptasi terhadap perubahan. Stres harus dikelola dengan baik, sebab setiap hari Anda pasti melalui proses beradaptasi terhadap perubahan.~Djajendra

Harga diri dan kesombongan berbeda sangat tipis. Keduanya bisa membuat Anda menderita, keduanya bisa membuat Anda terpisah dari yang lain.~Djajendra

Walaupun keinginan sudah sangat jelas, tetapi bila kesadaran sangat kacau, maka pikiran tidak mungkin bisa fokus untuk mendapatkan hasil terbaik.~Djajendra

Ketika Anda memiliki kebutuhan, perhatikan juga kebutuhan orang lain. Bila Anda hanya fokus pada kebutuhan diri sendiri dan mengabaikan kebutuhan orang lain, maka Anda sulit mencapai tujuan dengan ketenangan penuh.~Djajendra

Untuk mencapai kemenangan Anda harus memiliki strategi yang andal. Kadang-kadang, harus tampil menggunakan cara agresi atau kesombongan; kadang-kadang, harus menggunakan cara yang tenang; kadang-kadang, harus menggunakan sikap yang membuat Anda terlihat lemah. Pilih strategi yang paling tepat untuk mencapai kemenangan.~Djajendra

Untuk tidak kehilangan arah, Anda harus bersabar untuk tidak memaksa perjalanan. Perlu berdiam diri untuk beradaptasi dengan berbagai situasi. Tidak selalu harus mengambil inisiatif dan menjadi proaktif.~Djajendra

Mentalitas yang lemah dan rendah disiplin hanya akan mengurangi kecerdasan yang sudah dimiliki.~Djajendra

Hidup adalah petualangan besar. Bila Anda siap bertransformasi untuk memasuki berbagai dimensi kehidupan, Anda akan terpesona dengan berbagai keajaiban. Anda yang bertransformasi akan mengalami berbagai pengalaman hidup yang luar biasa. Anda tidak akan terjebak dimanapun.~Djajendra

Perjuangan setiap orang berbeda. Ada yang berjuang demi karir, cinta, hubungan, keuangan, pertumbuhan, kekuasaan, kesehatan, emosi, dan banyak hal lainnya. Masing-masing orang memiliki tantangannya sendiri.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HUBUNGAN ANTARA JIWA DAN EGO

EGO“Jiwa tidak terburu-buru, namun semuanya dicapai. Ego sangat terburu-buru, namun tidak semuanya dicapai.”~Djajendra

“Selama ego memimpin dan berkuasa, tidak ada hubungan yang absolut dan abadi diantara manusia.”~Djajendra

Jiwa hidup di dalam keabadiaan dan sangat menikmati apapun pengalaman hidup, sedangkan ego merupakan hasil dari permainan pikiran untuk bisa terus-menerus menang di dalam kehidupan. Jiwa dan ego sama-sama menghuni tubuh, suara hati, emosi, dan pikiran; sangat tidak mudah untuk memisahkannya. Diperlukan kesadaran yang luar biasa untuk dapat membedakan mana ego dan mana jiwa. Hubungan keduanya menyatu dan sangat rumit untuk bisa membedakannya.

“Saya adalah pemenang”, itulah bahasa ego. Sebagian terbesar orang-orang tidak memiliki kemampuan untuk terhubung dengan jiwa mereka. Mereka hanya mengerti untuk terhubung dengan ego, tapi tidak tahu cara untuk terhubung dengan jiwa. Seluruh produk kehidupan sengaja menjebak manusia untuk terhubung dengan egonya, sebab egolah yang bisa menciptakan kreativitas dan kemajuan peradaban di bumi ini. Jiwa selalu tahu bahwa dia hanya menggunakan tubuh untuk menemukan pengalaman melalui proses kehidupan.

Jiwa tidak punya rasa, sehingga tidak mampu merasakan pengalaman hidup baik dan buruk. Jiwa tidak bisa menderita, terluka, sakit, gembira, merasa menang, merasa kaya raya, merasa pintar, merasa rugi. Jiwa hanya mengalir di dalam pengalaman dan proses hidup dengan tenang dan damai. Jiwa hidup dan menghidupi realitas, tidak hidup di dalam ilusi. Jiwa hanya fokus untuk mencari pengalaman dan pengetahuan di sepanjang kehidupannya di tubuh bumi.

Ego adalah seorang pemimpin sejati yang penuh ambisi untuk kehidupan yang dia inginkan. Ego mungkin sudah memimpin kehidupan di bumi ini milyaran tahun lebih. Ego paling tahu untuk memanfaatkan energi, sumber daya, potensi, pengetahuan, politik, orang, alam, dan lain sebagainya untuk kepentingannya di bumi. Ego selalu berjuang habis-habisan agar jiwa tetap tertidur dibawah kendalinya. Karena jiwa tidak punya ambisi ataupun keinginan, maka jiwa tidak pernah melawan ego. Hanya kesadaran seseorang tentang pentingnya jiwa dikuatkan dapat membungkam kekuatan ego.

Ego sangat cerdas menggunakan suara hati. Sering sekali orang-orang berpikir sedang berbicara dengan jiwanya melalui suara hati, padahal egolah yang sedang berbicara melalui suara hati. Ego sangat cerdas, sangat jenius. Jiwa tidak pernah berbicara, jiwa hanyalah keabadiaan, dan ego tidak abadi. Ketika seseorang meninggal dunia, egonya yang mati, jiwanya tetap abadi.

Pikiran adalah saluran untuk menghubungi jiwa dan ego. Pikiran itu sendiri bagian terbesarnya menempati wilayah bawah sadar, wilayah sadar ditempati oleh sebagian terkecilnya. Karena ego sangat cerdas, jenius, ambisius, dan banyak keinginannya; maka, dia selalu melemahkan jiwa dan membuat jiwa sulit terhubung melalui saluran pikiran. Oleh karena itu, orang-orang yang sudah berusaha maksimal untuk terhubung kepada jiwanya, masih sangat sulit terhubung, dan selalu kembali harus terhubung dengan ego.

Ego selalu ingin cepat-cepat, sedangkan jiwa selalu tenang mengikuti hidup. Contoh paling mudah melihat dominasi jiwa di atas ego adalah melalui tanaman. Tanaman apa saja. Anda bisa mengamati sifat tanaman yang tak terburu-buru di dalam pertumbuhannya, namun semuanya dicapai. Tanaman pada waktunya akan berbunga, berbuah, dan semua proses hidupnya berjalan sesuai pengalamanya beradaptasi dengan alam, udara, air, tanah, manusia, dan lain sebagainya. Bila manusia mampu menguatkan jiwanya dan melemahkan egonya, maka dia akan tumbuh seperti tanaman. Dia tak terburu-buru, namun semuanya dicapai. Tetapi, ini membutuhkan kesadaran dan disiplin yang luar biasa.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com