PELATIHAN EXCELLENT FRONTLINE SERVICES PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PELATIHAN EXCELLENT FRONTLINE SERVICES – PELAYANAN ANDAL DARI KARYAWAN GARIS DEPAN

DESKRIPSI

Frontliner atau orang-orang di garis depan perusahaan adalah pembawa citra dan pencipta reputasi. Perusahaan hebat selalu menyiapkan orang-orang andal, untuk dapat melayani nasabah atau stakeholders lainnya dengan penuh tanggung jawab dan berkualitas. Profesionalisme, integritas, akuntabilitas dan sikap baik dari para frontliner akan meningkatkan kualitas pelayanan yang sesuai harapan. Setiap insan perusahaan di garis depan wajib memiliki sikap, perilaku, dan perbuatan yang cerdas sosial, serta mampu menjadi energi baik untuk pelayanan berkualitas.

Pelatihan Excellent Frontline Services ini dirancang untuk perusahaan atau organisasi yang berorientasi kepada pelayanan berkualitas dengan kinerja optimal. Pelatihan ini memiliki semangat untuk meningkatkan kepribadian dan kualitas para frontliner agar mereka dapat menjalankan peran dan fungsi customer service secara berkualitas, penuh integritas, akuntabilitas, transparansi dan etika.

Pelatihan selama 8 jam ini mengajak peserta untuk cerdas membawa diri dan menyesuaikan diri saat berhadapan dengan berbagai realitas di garis depan pelayanan perusahaan. Peserta dilatih dan disiapkan untuk memiliki kualitas perilaku, sikap, perbuatan, dan kompetensi yang andal dalam memberikan pelayanan berkualitas kepada nasabah. Peserta dilatih untuk meningkatkan peran dan fungsi pelayanan sehingga terampil dalam menangani, mempengaruhi, memulihkan, dan memenuhi harapan nasabah. Frontliner yang andal selalu cerdas berkomunikasi dan melayani nasabah dengan hati.

Frontliner yang andal sangat cerdas emosional, sehingga selalu mengalirkan pikiran dan emosi baik dalam pelayanannya. Frontliner yang andal sangat cerdas untuk meningkatkan hubungan yang penuh empati dengan nasabah. Frontliner yang andal sangat cerdas menyediakan layanan nasabah terbaik, sehingga membuat nasabah datang kembali dan selalu setia kepada perusahaan. Frontliner yang andal selalu menggunakan nilai-nilai pelayanan terbaik, mengadopsi sikap dan perilaku yang benar dan etis, serta menangani pelayanan dengan ramah tamah dan memudahkan urusan nasabah.

Fokus pelatihan adalah untuk mengajarkan menangani realitas layanan Frontliner di lapangan, dari berbagai aspek pelayanan yang menyentuh persoalan sehari-hari dalam pelayanan nasabah yang berkualitas. Pelatihan ini sangat interaktif, partisipatif, dan produktif. Ini termasuk diskusi, permainan dan kuis, demonstrasi dan praktek, presentasi, menceritakan cerita pelayanan, permainan peran, contoh-contoh kerumitan pelayanan, dan pemecahan masalah. Peserta akan mengeksplorasi sejumlah metode untuk menangani keluhan, belajar bagaimana mengatakan ‘tidak’, tapi tidak menyakiti perasaan siapapun dalam setiap proses pelayanan, dan menemukan cara untuk mengatasi tantangan yang berbeda secara profesional.

KONSEP DASAR

Frontliner adalah ujung tombak pelayanan perusahaan. Diperlukan kepribadian dan kualitas dalam melayani nasabah yang beragam dan berbeda cara berpikirnya, perilakunya, persepsinya, harapannya, kebutuhannya, dan logika berpikirnya. Setiap tim dan individu di garis depan perusahaan wajib memiliki kecerdasan sosial dan kompetensi pelayanan yang andal, sehingga dapat mengalir bersama energi positif, untuk memberikan pelayanan kepada keragaman dan perbedaan yang dimiliki oleh para nasabah.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memfasilitasi proses pembentukan karakter pelayanan yang totalitas dan sepenuh hati di frontline perusahaan.
  2. Memfasilitasi pembentukan jiwa profesional, citra diri yang ramah tamah, dan keandalan diri untuk bekerja secara produktif di unit organisasi.
  3. Menetapkan perilaku, sikap, perbuatan, dan kualitas untuk menjamin peningkatan kepuasan dan loyalitas nasabah.
  4. Menanggapi keluhan nasabah dengan cepat dan benar.
  5. Mendengarkan secara aktif untuk kebutuhan nasabah.
  6. Mengenali dan menghilangkan hambatan untuk memuaskan nasabah.
  7. Memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menangani nasabah yang sulit.
  8. Memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah pelayanan nasabah.
  9. Memiliki kecerdasan emosional untuk pelayanan berkualitas.
  10. Karakter positif yang melayani nasabah melalui ucapan positif, senyum, mendengarkan, dan tindakan pelayanan yang baik.
  11. Membuat dan menjaga komitmen untuk melayani nasabah dengan jati diri yang konsisten dan etis.
  12. Membangun kebiasaan dan disiplin layanan nasabah yang terfokus pada kualitas dan integritas.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Menciptakan kesan pertama yang profesional, konsisten, bertanggung jawab, ramah tamah, dan melayani dengan sepenuh hati.
  2. Menggunakan empati untuk meningkatkan hubungan dan pelayanan terbaik.
  3. Menjadi lebih tenang dan profesional dalam merespon tuntutan dan permintaan nasabah.
  4. Memiliki kebiasaan dan disiplin pelayanan yang efektif untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
  5. Menangani percakapan secara profesional dari kemampuan empati yang cerdas emosi.
  6. Menerima perbedaan dengan nasabah dan memiliki pola pikir yang kreatif untuk pelayanan terbaik.
  7. Menjawab nasabah secara profesional, menyaring kebutuhan, mengarahkan, mengambil pesan yang lengkap, dan bersikap baik dalam situasi apapun.
  8. Bersikap positif, menggunakan inisiatif baik, menerima tanggung jawab dengan ikhlas, berhadapan dengan nasabah secara sportif dan etis.
  9. Selalu fokus untuk membangun hubungan baik, memenuhi kebutuhan nasabah, dan menindaklanjuti secara pro aktif.
  10. Tata bahasa positif, kata-kata positif, nada suara positif, kecepatan dan aura suara yang sejuk dan damai.
  11. Tetap profesional dan tenang di dalam tekanan. Terampil untuk memprioritaskan, mengendalikan panggilan, penanganan keluhan dan berurusan dengan orang sulit.
  12. Membaca dan menafsirkan sinyal bahasa tubuh dan menggunakannya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dengan nasabah.
  13. Meredakan interaksi yang tidak nyamandengan pelanggan dan menanggapi setiap masalah yang muncul secara profesional.

MATERI PELATIHAN

PK. 08.00 – 09.30 WIB. SESI 1: EXCELLENT FRONTLINE SERVICES

Sub Bahasan

  1. Frontliner dengan kesan pertama yang profesional.
  2. Tanggung jawab frontliner dalam wujud integritas, kualitas, akuntabilitas, transparansi, penerimaan, pro aktif, ramah tamah, dan beretika.
  3. Meningkatkan keandalan frontliner untuk memberikan pelayanan yang lebih profesional.
  4. Perilaku kerja frontliner yang hadir, menyelesaikan dan menyerahkan pelayanan dengan tepat waktu dan berkualitas.
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi untuk rutinitas di tempat kerja.
  6. Menjadikan keandalan diri sebagai aset yang dapat meningkatkan pelayanan perusahaan.

PK.09.30 – 10.00 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK. 10.00 –12.00 WIB. SESI 2: MENGELOLA PELAYANAN, NASABAH, DAN ORANG-ORANG DENGAN KUALITAS TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Mengelola pelayanan dengan nilai,sistem, dan etos kerja perusahaan.
  2. Mengelola orang-orang di sekitar frontline dengan motivasi dan gairah kerja.
  3. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik antara nasabah dengan petugas frontline.
  4. Kiat-kiat penanganan terhadap orang-orang atau nasabah yang sulit diatur.
  5. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab frontline dengan efektif dan produktif.
  6. Mengembangkan dan meningkatkan sikap, perilaku, dan mental positif di garda depan perusahaan.
  7. Mengelola stres, marah, dan emosi negatif lainnya agar tidak merusak proses pelayanan ke nasabah.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT/MAKAN SIANG

PK. 13.00 –14.30 WIB. SESI 3: MENDENGARKAN DAN MERESPON NASABAH

Sub Bahasan

  1. Faktor penentu kualitas layanan yang dirasakan nasabah.
  2. Manajemen menunggu/antri.
  3. Mengenal karakter nasabah.
  4. Layanan kapan saja, di mana saja.
  5. Keterampilan komunikasi suara tanpa tatap muka.
  6. Berkomunikasi secara efektif dengan bahasa tubuh dan kata-kata positif.
  7. Etiket penampilan pribadi dalam pelayanan.
  8. Merawat pelayanan dengan kualitas dan keunggulan.
  9. Kode etik untuk keunggulan layanan.
  10. Konsep layanan berbasis teknologi dan keamanannya.

PK.14.30 – 14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK. 14.45 –16.30 WIB. SESI 4: KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK MENGUATKAN SIKAP BAIK DALAM PELAYANAN

Sub Bahasan

  1. Peran dan fungsi kecerdasan emosi dalam pelayanan berkualitas.
  2. Kecerdasan emosi dan keunggulan kesadaran diri dalam pelayanan.
  3. Kecerdasan emosi dan keunggulan manajemen diri dalam pelayanan.
  4. Kecerdasan emosi dan keunggulan motivasi diri dalam pelayanan.
  5. Kecerdasan emosi dan keunggulan empati dalam pelayanan.
  6. Kecerdasan emosi dan keunggulan sosial skill dalam pelayanan.
  7. Kecerdasan emosi dan keunggulan pikiran positif dalam pelayanan.
  8. Membangun hubungan , komunikasi, interaksi melalui kecerdasan emosional dari sisi personal dan interpersonal skill.
  9. Memahami logika di balik harapan pelanggan dari kekuatan kecerdasan emosional.
  10. Memahami peran iklim budaya kerja dalam menjalankan kecerdasan emosi.
  11. Memahami peran leadership dalam mewujudkan pelayanan yang cerdas emosi.

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505 . Hp. 0812 8777 083. Fax. (021) 5738105
Website:http://djajendra-motivator.com
E-mail:training@djajendra-motivator.com

 

PEMENANG SEJATI PASTI IKHLAS MENERIMA KEKALAHAN

“Pemenang sejati pasti tersenyum dan bahagia saat tahu dirinya belum berhasil. Sebab, dia sadar bahwa perlu persiapan yang lebih berkualitas agar kemenangan sejati dapat diraih dengan penuh kejujuran.”~Djajendra

Kalah dan menang hanyalah persepsi dari sebuah hasil akhir. Ketika nilai-nilai sportivitas dan etika hidup di dalam jiwa, maka diri memiliki kekuatan untuk menerima kalah dan menang dengan penuh tanggung jawab dan senyum.

Ketika seseorang tidak ikhlas menerima kekalahan dari sebuah pertandingan yang terbuka dan terukur dengan aturan, maka dia sedang menciptakan monster amarah yang membuat dirinya kalah oleh dirinya sendiri. Ikhlas dan bersabar adalah jalan berikut untuk meraih kemenangan. Tidak ikhlas dan penuh kebencian adalah jalan berikut untuk menuju kekalahan.

Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita rendah hati dan mensyukuri jalan Tuhan. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita tunduk pada kehendaknya. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita telah berkontribusi untuk kemenangan. Menerima kekalahan dengan ikhlas adalah bukti bahwa kita menjadi energi positif untuk kebaikan semua orang. Menerima kekalahan dengan senyum tulus adalah bukti bahwa kita bahagia dengan siapapun pemenangnya. Menerima kekalahan dengan rasa syukur dan penuh empati merupakan bukti bahwa kita adalah kompetitor yang menciptakan pemenang yang berkualitas. Para pemenang adalah mereka yang sangat terampil menerima kekalahan dengan perasaan menang. Para pemenang adalah mereka yang sukses mengalahkan ego dan ambisi pribadi yang berlebihan. Para pemenang selalu memiliki etika untuk berjabat tangan dengan pesaingnya, lalu mengucapkan selamat kemenangan untuk pesaing yang menang.

Menerima kekalahan dengan ikhlas adalah karunia dari Tuhan. Tidak semua orang mampu untuk menerima kekalahan dengan ikhlas, hanya orang-orang yang hatinya disentuh sama Tuhan, yang mampu menerima kekalahan dengan perasaan ikhlas dan menang. Ketika Tuhan bersama diri kita, maka emosi dan pikiran kita pasti tunduk pada hati nurani yang baik dan ikhlas. Hati nurani yang ikhlas dan penuh empati memiliki energi positif yang berlimpah-limpah, untuk dikontribusikan kepada kehidupan yang lebih luas daripada sebatas ambisi dan ego kemenangan diri sendiri.

Kekalahan adalah kemenangan yang dirayakan bersama pesaing. Bila diri mampu mengadopsi sikap baik dan memperkuat energi positif ke dalam jati diri, maka kekalahan akan menjadi rahmat untuk memperbaiki kualitas diri.

Terimalah kekalahan sebagai kemenangan bersama. Belajarlah dari kekalahan dan siapkan kekuatan baik untuk kemenangan dalam pertandingan berikutnya. Fokuskan semua energi dan pandangan untuk kebaikan bersama. Jadikan diri sebagai panutan atau role model yang mencitrakan seorang pemenang sejati. Jangan pernah menjadikan diri yang kalah sebagai pengganggu kedamaian dan keamanan banyak orang.

Jauhkan diri dari obsesi yang berlebihan untuk sebuah hasil yang sempurna. Wasit yang mengawasi pertandingan selalu memiliki hak penuh di lapangan, sehingga diperlukan sikap dewasa dan kemampuan untuk menerima ketidaksempurnaan di lapangan. Jangan menjadikan diri kalah oleh ketidakdewasaan diri dalam menerima realitas permainan.

Jadilah energi positif yang segera mengucapkan selamat kepada lawan tanding, serta dengan sangat antusias dan bahagia menjabat tangan lawan dan mengatakan, “saya membantu Anda”. Katakan, “ kompetisi sudah berakhir, sekarang Anda adalah sahabat saya, saya siap 100% dengan sepenuh hati untuk membantu mengisi kemenangan Anda”.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEMENANGAN RAKYAT KEMENANGAN INDONESIA

DSCN1167“Bersatulah Indonesia Raya dalam bahagia bersama. Bersamalah semua komponen bangsa dalam energi positif. Berkaryalah bersama-sama untuk Indonesia yang hebat. Siapkan kualitas diri untuk menerima gelombang perubahan. Siapkan mental hebat untuk mencapai keunggulan dalam setiap perubahan.”~Djajendra

Rakyat sudah memilih sesuai hati nurani dan keyakinannya. Rakyat sudah berpartisipasi dengan penuh semangat dalam menjalankan demokrasi. Sekarang tugas yang terpilih dan yang tak terpilih untuk berpartisipasi dalam menciptakan kedamaian, keamanan, ketenangan, kebahagiaan, dan kemenangan rakyat.

Demokrasi bertujuan untuk mendengarkan suara hati nurani rakyat. Tugas para pemimpin adalah untuk mendengarkan suara rakyat dan menciptakan suasana yang membahagiakan hati rakyat. Menerima hasil akhir pemilu dengan ikhlas dan jiwa besar sangatlah terhormat. Demokrasi tidak bermaksud memenangkan ataupun mengalahkan, tetapi hanya bertujuan untuk mendengarkan dan melayani suara rakyat dengan penuh integritas. Sportivitas dan etika haruslah menjadi energi dari sikap dan perilaku untuk menerima hasil pemilu. Jadilah pemimpin yang membahagiakan rakyat. Jadilah pemimpin yang menciptakan rasa aman dan damai untuk rakyat. Jadilah pemimpin yang bekerja sepenuh hati untuk kesejahteraan dan kebaikan rakyat.

Rakyat bukanlah angka. Rakyat bukanlah statistik. Rakyat bukanlah quick count. Rakyat adalah hati nurani yang ingin hidup damai, aman, bahagia, sejahtera, sehat, dan terlindungi. Jadilah pemimpin yang melihat dan mendengarkan suara hati nurani rakyat dengan empati. Jangan menjadi pemimpin yang sekedar melihat angka-angka real count, lalu merasa diri menang. Lihatlah hasil akhir maunya rakyat, lalu bersatulah yang menang dan yang tidak menang, untuk berkarya dan melayani rakyat dengan sepenuh hati. Hati nurani rakyatlah pemenangnya. Jadi, layani rakyat walau tidak terpilih jadi presiden. Sebab, setiap orang harusnya menjadi energi positif yang ikhlas melayani rakyat, bangsa, dan negara dengan sepenuh hati. “Itulah kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdaulat”.

Sangat banyak tantangan sedang menanti bangsa Indonesia. Sekaranglah saatnya untuk semua pemimpin berkolaborasi bagi kesejahteraan rakyat. Rakyat sudah menang, para pemimpin harus siap menjadi pelayan rakyat yang ikhlas dan berkarya. Jangan ada rasa tidak ikhlas dalam melayani rakyat. Jangan bebani diri dengan kepentingan kelompok dan kepentingan pribadi. Ikhlaskan diri untuk melayani kepentingan rakyat. Ingat! Pemilu yang demokratis adalah untuk mendengarkan suara rakyat, dan tidak sebatas memilih pemimpin dengan segala cara.

Tahun 2015 bangsa Indonesia terikat dalam perdagangan bebas di asia tenggara (AFTA). Sekarang sudah tahun 2014. Saatnya untuk bersatupadu dalam aliran energi kolaborasi. Semua fokus disatukan untuk menemukan kesamaan arah, dan tidak terfokus untuk menemukan perbedaan. Waktunya bagi para pemimpin untuk berbagi kebijaksanaan, dan menyiapkan diri untuk menjawab semua tantangan masa depan. Tingkatkan kualitas manajemen bangsa dan negara, kuatkan kepribadian dengan nilai-nilai dan etos untuk melayani kemajuan.

Pemimpin yang terpilih haruslah pekerja yang sangat rinci dan detail. Langkah-langkah kecil dan langkah-langkah besar haruslah saling menyatu untuk menghasilkan kinerja terbaik. Pikiran dan perbuatan kreatif haruslah menjadi kekuatan yang memperbaiki kualitas bangsa. Indonesia hebat haruslah mampu dieksekusikan secara etis oleh setiap energi bangsa dengan kreatif, efektif,dan reflektif.

Saatnya bangsa Indonesia memperdalam pengetahuan dan keterampilan hidup agar dapat memperluas karir dan peluang. Saatnya bangsa Indonesia berkolaborasi dengan lebih baik, untuk menciptakan nilai tambah di semua dimensi kehidupan bangsa. Waktunya untuk bangkit dengan lebih kreatif dan hebat. Jadikan kualitas diri andal dalam integritas, akuntabilitas, dan transparansi agar selalu beruntung dan membawa berkah bagi Indonesia Raya.

Pemilu bukan sekedar mengejar skor seperti di sebuah pertandingan sepak bola. Pemilu merupakan alat dan mekanisme untuk mendengarkan dan memahami hati nurani rakyat. Saatnya yang menang dan yang tidak menang sama-sama merayakan kemenangan rakyat dengan penuh sukacita. Bersatulah Indonesia Raya dalam bahagia bersama. Bersamalah semua komponen bangsa dalam energi positif. Berkaryalah bersama-sama untuk Indonesia yang hebat. Siapkan kualitas diri untuk menerima gelombang perubahan. Siapkan mental hebat untuk mencapai keunggulan dalam setiap perubahan.

Sekaranglah waktunya untuk para pemimpin mengembangkan potensi kreatif rakyat. Libatkan rakyat untuk memimpin Indonesia Raya. Kepemimpinan yang didukung dengan energi positif rakyat pasti menghasilkan kemajuan-kemajuan yang luar biasa. Pemimpin bisa berada di ruang formal dan informal, tetapi kolaborasi kepemimpinan dengan rakyat haruslah berada di semua dimensi kehidupan. Pemimpin yang cerdas selalu memahami peta kekuatan dan potensi baik bangsa, sehingga dia mampu mengikuti jaringan sukses bangsa untuk menjadikan negara dan bangsa hebat.

Kuatkan energi positif kepemimpinan formal dan informal. Kuatkan energi positif kekuasaan di seluruh hirarki. Kuatkan distribusi energi positif ke seluruh jaringan kehidupan bangsa dan negara. Dan, jadilah bagian dari energi positif bangsa untuk kehebatan Indonesia Raya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INSPIRASI MOTIVASI WISDOM 21 07 2014

Pemilihan presiden bertujuan untuk membahagiakan rakyat. Jadi, siapapun yang ikut dalam kompetisi pemilihan presiden haruslah siap menang dan siap untuk tidak menang. Pemenang dan yang tidak menang sesungguhnya sama-sama menang, karena keduanya mempertunjukkan kehebatan cita-cita bangsa untuk kebahagiaan dan kesenangan rakyat. Berbahagialah dalam kemenangan bersama rakyat.~Djajendra

Tiada kekuatan apapun yang mampu merubah takdir yang telah ditulis. Jalani saja hidup dengan rasa syukur, terima kasih, dan penuh bahagia. Bergembiralah dan nikmati setiap realitas tanpa ngotot dengan ambisi berlebihan. Bila Tuhan sudah berkehendak, maka jadilah kehendaknya itu, dan tidak ada yang mampu menghadang ataupun merubahnya. Tuhan Maha Besar, Tuhan Maha Baik, jalan Tuhan lah jalan kehidupan yang sesungguhnya.~Djajendra

Mental pemenang dihasilkan dari kebiasaan diri untuk selalu berjuang dengan cara-cara sportif dan profesional. Kemenangan didapatkan dengan perjuangan yang penuh kejujuran dan dapat dipertanggung jawabkan. Kemenangan didapatkan dengan persiapan dan latihan yang penuh keringat. Mental pemenang tidak dihasilkan dari bantuan, pertolongan, kecurangan, dan kemudahan-kemudahan oleh sebuah keistimewaan. Mental pemenang hanya dapat dihasilkan dari kemampuan diri, untuk keluar dari segala situasi penuh risiko, dengan kreativitas dan daya tahan diri yang hebat. Mental pemenang adalah mental yang siap dan ikhlas menerima kekalahan, lalu berlatih kembali dengan cara-cara lebih hebat agar mampu memenangkan permainan dalam pertandingan berikutnya.~Djajendra

Setiap kata memiliki energi. Kata-kata baik memiliki energi baik. Kata-kata tidak baik memiliki energi tidak baik. Anda yang terbiasa dengan kata-kata baik pasti menarik energi baik dari kehidupan. Anda yang terbiasa dengan kata-kata tidak baik pasti menarik energi tidak baik dari kehidupan. Energi baik menciptakan Anda menjadi damai, beruntung, menang, bahagia, sukses, sejahtera, sehat, cerdas, dan kehidupan yang dipenuhi segala kebaikan. Sebaliknya, energi tidak baik menciptakan Anda menjadi tidak mendapatkan kebaikan dari kehidupan. Berhati-hatilah dalam mengucapkan kata-kata, semakin sering Anda mengucapkan kata-kata tidak baik, semakin hilang peluang Anda untuk mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan dari kehidupan.~Djajendra

Berubah itu mungkin tidak mudah, tetapi mengabaikan perubahan sangatlah tidak menguntungkan masa depan. Jadi, walaupun untuk berubah perlu disiplin yang luar biasa, tetapi bila ikhlas melakukannya, masa depan pasti cemerlang.~Djajendra

Hidup yang hebat adalah menetapkan tujuan hebat, lalu memulai dengan langkah-langkah kecil, merasa bahagia dengan hasil dan kinerja yang didapatkan, meningkatkan motivasi dan keterlibatan yang lebih hebat, memberikan penghargaan dan wisata kepada diri sendiri, serta menjadikan kegagalan sebagai guru untuk lebih baik.~Djajendra

“Ketika Anda kebal terhadap pendapat dan tindakan orang lain, Anda tidak akan menjadi korban dari penderitaan sia-sia.” ~ Miguel Ruiz (“When you are immune to the opinions and actions of others, you won’t be the victim of needless suffering.” ~Miguel Ruiz)

Bila Anda puas dan bahagia di zona nyaman Anda; maka, pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan kualitas Anda pasti stagnan. Artinya, Anda hanya berjalan di tempat, dan Anda kehilangan kemampuan kompetitif untuk mencapai sesuatu yang lebih.~Djajendra

Zona nyaman membuat hidup di dalam kebiasaan. Zona nyaman membuat kehilangan tantangan. Zona nyaman membuat kehilangan kreativitas, sehingga dari hari ke hari terjadi penurunan kualitas untuk menemukan peluang-peluang baru. Zona nyaman membuat hidup di dalam ruang terbatas, dan menjadikan potensi diri semakin kehilangan kemampuan untuk tumbuh dan berkembang.~Djajendra

“Dia yang mencapai keberhasilan hidupnya selalu lebih baik, sering tertawa, dan lebih banyak mencintai.”~ Bessie Anderson Stanley (“He has achieved success who has lived well, laughed often, and loved much.” ~Bessie Anderson Stanley)

Menjadi pemimpin tidak hanya tanggung jawab yang punya jabatan, wewenang, dan kekuasaan. Tetapi, merupakan tanggung jawab setiap individu agar mampu berpendapat, melayani, mendengarkan, bertanya, bekerja, dan hadir dengan kepemimpinan diri sendiri yang andal dan unggul.~Djajendra

Ketika kekalahan membuat diri malu dan kehilangan harga diri, maka kuatkan jiwa besar dan ikhlaskan. Bila masih ngotot dengan protes tanpa data, tanpa fakta, dan hanya berdasarkan perasangka ataupun rasa curiga, maka harga diri pasti semakin tercemarkan. Menerima kekalahan dengan ikhlas menjadikan diri lebih dihormati. Menolak kekalahan berdasarkan prasangka dan rasa curiga menjadikan diri kehilangan kepercayaan.~Djajendra

Siapapun yang ingin ikut kompetisi haruslah mempersiapkan mental yang ikhlas untuk kalah. Jadi, kalau tidak siap kalah jangan berkompetisi. Kompetisi hanya cocok untuk orang-orang yang siap kalah. Kalau sudah kalah jangan mengeluh dan mencari berbagai alasan. ~ Djajendra

Para pemenang adalah mereka yang siap menerima hal-hal yang melebihi kekalahan. Mereka mengambil sikap dan keputusan, lalu menciptakan karakter pemenang untuk mendapatkan kehormatan, dan tidak sekedar memperjuangkan untuk menang dengan segala cara. Mereka bertindak secara etis dan profesional, sehingga kemenangannya adalah kehormatan dari sebuah kompetisi, yang penuh integritas dan keikhlasan.~Djajendra

Tanamlah pohon-pohon di pekarangan rumah mu, maka burung-burung pun pasti hadir untuk memberikan nyanyian untuk mu. Berilah makan untuk burung-burung tersebut, maka semakin banyak burung warna-warni yang pasti menghibur mu dengan suara merdunya. Setiap kebaikan mu pasti mendapatkan berlipat kali kebaikan dari alam semesta.~ Djajendra

Demokrasi yang baik adalah yang mencerdaskan rakyat dan mengembangkan rakyat dengan energi kreativitas yang hebat. Demokrasi membutuhkan partisipasi rakyat dengan totalitas untuk berkarya, melayani, berkontribusi, dan menciptakan aliran kemajuan buat semua generasi. Demokrasi tidaklah boleh terjebak di wilayah status quo, tetapi harus terus-menerus mengalir di wilayah kreativitas, dan menemukan aset-aset produktif yang unik dan hebat untuk karya bangsa. Demokrasi haruslah tunduk dan menyatu dengan norma-norma hukum, moral, etika, dan nilai-nilai kehidupan yang menjadikan setiap orang sebagai energi positif untuk kebesaran bangsa dan negara. ~ Djajendra

Ditangan kaum otoriter kreativitas pasti mati. Sebab, kaum otoriter bersikap dan berbuat dalam satu hafalan, satu arah, satu dimensi, satu ukuran untuk semua orang, satu proses otoriter yang statis, informasi-informasi yang sudah direkayasa, dan segala sesuatu dengan tujuan untuk memperkuat kekuasaan kaum otoriter. Artinya, tanpa kreativitas dan inovasi sebuah bangsa pasti mundur dan menjadi terkebelakang, sehingga masa depan anak-cucu berada di zona suram. Dengan kreativitas yang hebat dihasilkan keputusan yang hebat, solusi yang luar biasa, dan pemecahan masalah yang menguntungkan.~Djajendra

Rakyat yang berpengetahuan dan berwawasan tidak luas berpotensi menjadi target garapan kaum otoriter. Kaum otoriter sangat pintar beretorika, sangat cerdas memakai kata-kata yang tepat dan efektif untuk targetnya, sehingga kata-kata yang bombastis, yang mudah mempengaruhi, akan menjadikan orang-orang berwawasan rendah terpengaruh secara emosional, dan mempercayai semua orasi dari kaum otoriter. Walaupun setelah berkuasa kaum otoriter akan fokus untuk memperkuat kekuasaannya, serta membungkam suara dan sikap yang mengancam kekuasaan mereka. ~Djajendra

Masa depan sebuah bangsa pasti membutuhkan perubahan. Di mana, setiap perubahan bertujuan untuk pembangunan ke arah yang lebih baik dan lebih mensejahterakan rakyat. Pemimpin yang hebat pasti cerdas merangkul semua potensi, dan memotivasi energi positif untuk pembangunan ke arah yang lebih berkualitas. Pembangunan menuju masa depan membutuhkan kualitas manusia yang cerdas berkolaboratif, mencair, mampu hidup dalam kontekstual yang diimpikan bersama, serta semuanya saling merangkul di dalam soliditas bersama, untuk menindaklanjuti kemajuan dan pembangunan.~Djajendra

Otoriter artinya berkuasa sendiri dan bertindak absolut dengan sesuka hatinya. Orang-orang dengan energi otoriter tidak mampu menerima kekalahan, serta tidak mampu berkompetisi dengan cara-cara etis dan profesional. Otoriter adalah musuh terbesar demokrasi. Otoriter bisa saja berpura-pura berdemokrasi hanya sekedar untuk memenangkan kompetisi. Setelah menang dan berkuasa, otoriter pasti bertindak dengan sesuka hatinya, dan mematikan demokrasi untuk selamanya.~Djajendra

Pemimpin yang hebat hadir untuk melayani, dan tidak pernah penuh ambisi untuk berkuasa. Pemimpin yang hebat selalu rendah hati dan tahu diri, sehingga tidak ngotot-ngototan untuk sebuah jabatan dan kekuasaan. ~ Djajendra

Demokrasi tidak pernah memaksakan segala cara agar bisa berkuasa. Demokrasi hanya mendengarkan suara rakyat dan harapan rakyat, lalu melayani rakyat dengan sepenuh hati. Demokrasi tidak cocok untuk mental yang mau menang sendiri. Demokrasi hanya cocok untuk mental yang mau menerima kehendak rakyat. ~ Djajendra

Demokrasi bukanlah untuk menentukan siapa menang dan siapa kalah, tetapi untuk memastikan bahwa hati nurani dan suara rakyat didengarkan dan dihormati. Para pemimpin yang berkompetisi dalam demokrasi bukanlah dimaksudkan untuk ngotot-ngototan, tetapi untuk jujur mengakui pilihan rakyat. Pada akhirnya, pemimpin yang dipilih melalui demokrasi haruslah siap dikritik dan diawasi oleh pilar-pilar demokrasi. Intinya, pemimpin yang dipilih melalui hati nurani dan suara rakyat haruslah mendengarkan dan melayani rakyat dengan penuh integritas, akuntabilitas, dan transparan.~Djajendra

Demokrasi itu rohnya adalah perbedaan. Orang-orang yang tidak suka perbedaan pastilah tidak mampu menjalankan demokrasi. Demokrasi itu suara rakyat, yang memerintahkan seorang pemimpin, untuk mendengarkan kebutuhan dan harapan rakyat. Demokrasi itu sebuah kegembiraan rakyat yang ditunjukkan melalui pilihan yang disukai rakyat. Jadi, siapapun yang dipilih rakyat adalah untuk memimpin dengan gembira, damai, dan melayani rakyat. Demokrasi tidaklah boleh digunakan untuk kepentingan kelompok atau golongan. Sebab, demokrasi itu suara rakyat, bukan suara golongan, bukan suara kelompok, bukan suara tim. Demokrasi itu sebuah cara untuk mendengarkan dan melayani rakyat dengan sepenuh hati. Demokrasi itu pesta rakyat, bukan pesta pemimpin dan kelompok pendukungnya.~Djajendra

Karma bisa hadir dalam berbagai wujud dan bentuk. Bila seseorang melakukan hal-hal tidak baik, maka dia pasti menerima karma yang sangat menyakitkan hidupnya. Jalan kebaikan adalah jalan yang menjadikan siapapun mendapatkan kebaikan. Jalan ketidakbaikan mengundang karma buruk untuk menghukum diri pada suatu hari nanti. ~Djajendra

Pengalaman adalah sekolah yang sangat penting. Apa yang telah Anda pelajari dari pengalaman? Bila Anda gagal memahami makna dari pengalaman Anda, maka pengalaman berikut berpotensi memberikan pelajaran yang lebih berat. ~ Djajendra

“Impian Anda tidak memiliki tanggal kedaluwarsa. Ambil napas dalam-dalam dan coba lagi. “~ KT Witten(“Your dream doesn’t have an expiration date. Take a deep breath and try again.” ~KT Witten)

Media sosial adalah alat masyarakat untuk mengekspresikan pikiran, perasaan, dan hati nuraninya. Orang-orang yang cerdas sosial pasti mencermati realitas media sosial, dan pasti sadar untuk tidak ngotot melawan pikiran masyarakat banyak.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEPEMIMPINAN BERENERGI OTORITER MERUSAK INDAHNYA DEMOKRASI

DSCN1167“Otoriter artinya berkuasa sendiri dan bertindak absolut dengan sesuka hatinya. Orang-orang dengan energi otoriter tidak mampu menerima kekalahan, serta tidak mampu berkompetisi dengan cara-cara etis dan profesional. Otoriter adalah musuh terbesar demokrasi. Otoriter bisa saja berpura-pura berdemokrasi hanya sekedar untuk memenangkan kompetisi. Setelah menang dan berkuasa, otoriter pasti bertindak dengan sesuka hatinya, dan mematikan demokrasi untuk selamanya.”~Djajendra

Kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kemajuan sebuah bangsa. Bila rakyat cerdas memilih pemimpin yang berkualitas melalui pesta demokrasi, maka rakyat telah berkontribusi untuk kebaikan masa depan anak-cucunya. Tetapi, bila rakyat hanya memikirkan dirinya sendiri dan mengabaikan masa depan anak-cucunya, maka mereka pasti tidak peduli siapa pemimpin yang dipilih atau yang terpilih.

Masa depan sebuah bangsa pasti membutuhkan perubahan. Di mana, setiap perubahan bertujuan untuk pembangunan ke arah yang lebih baik dan lebih mensejahterakan rakyat. Pemimpin yang hebat pasti cerdas merangkul semua potensi, dan memotivasi energi positif untuk pembangunan ke arah yang lebih berkualitas. Pembangunan menuju masa depan membutuhkan kualitas manusia yang cerdas berkolaboratif, mencair, mampu hidup dalam kontekstual yang diimpikan bersama, serta semuanya saling merangkul di dalam soliditas bersama, untuk menindaklanjuti kemajuan dan pembangunan.

Demokrasi bersumber dari suara rakyat dibantu dengan pilar-pilar demokrasi yang mengawasi kepastian untuk mendengarkan dan melayani rakyat. Suara rakyat dibutuhkan pada saat memilih pemimpin yang dikehendaki rakyat, lalu suara rakyat dibutuhkan untuk mengawasi kepemimpinan yang sedang dijalankan. Suara rakyat yang terfokus pada integritas, akuntabilitas, transparansi, dan keadilan pasti menjadi energi baik untuk kemajuan bangsa. Intinya, suara rakyat yang penuh integritas dan akuntabilitas menjadikan seorang pemimpin yang sangat demokratis mampu mengembangkan rakyat untuk memenuhi harapan dan kebutuhan masing-masing, sehingga tidak ada masyarakat yang menjadi korban.

Demokrasi itu indah bila rakyat dan kepemimpinannya bisa saling melayani dengan sepenuh hati. Demokrasi menjadi tidak indah bila rakyat memiliki perilaku kehidupan yang merusak demokrasi. Biasanya, kepemimpinan berenergi otoriter merusak indahnya demokrasi dengan cara membenturkan kepentingan antar kelompok di dalam sebuah masyarakat. Targetnya adalah menjadikan kelompok dan komunitas di dalam masyarakat saling curiga dan saling berprasangka tidak baik. Bila masyarakat sudah saling berprasangka buruk, maka sangatlah mudah bagi kaum otoriter, untuk menjalankan kekuasaan sesuka hatinya, dan juga mengkerdilkan semua pilar-pilar yang mengawasi demokrasi.

Rakyat yang berpengetahuan dan berwawasan tidak luas berpotensi menjadi target garapan kaum otoriter. Kaum otoriter sangat pintar beretorika, sangat cerdas memakai kata-kata yang tepat dan efektif untuk targetnya, sehingga kata-kata yang bombastis, yang mudah mempengaruhi, akan menjadikan orang-orang berwawasan rendah terpengaruh secara emosional, dan mempercayai semua orasi dari kaum otoriter. Walaupun setelah berkuasa kaum otoriter akan fokus untuk memperkuat kekuasaannya, serta membungkam suara dan sikap yang mengancam kekuasaan mereka.

Demokrasi bukanlah sesuatu yang baik untuk kaum otoriter. Oleh karena itu, di dalam sebuah negara demokrasi, kaum otoriter akan memanfaatkan ketidakcerdasan masyarakat untuk mempengaruhi mereka dengan retorika-retorika, yang nantinya pasti tidak mampu dijalankan. Tetapi, mereka sangat produktif untuk meyakinkan masyarakat dengan argumen-argumen yang masuk akal, walau belum tentu implementatif di dunia nyata.

Kepemimpinan berenergi otoriter merusak indahnya demokrasi. Masyarakat yang cerdas tidak akan terindoktrinasi oleh retorika. Tetapi, mereka selalu membuat dirinya terindoktrinasi secara sadar pada sistem, nilai, proses, teknik, cara, etika, budaya positif, dan perilaku-perilaku yang profesional. Kebutuhan masa depan haruslah disikapi dengan cerdas dan jujur pada hari ini. Kemajuan dan kehebatan hanya ada di dalam kreativitas dan inovasi. Untuk bisa berkreativitas secara bebas dan penuh tanggung jawab, maka demokrasi bisa menjadi ruang yang memudahkan semua orang untuk maju dan berkembang mencapai kebaikan masa depan.

Ditangan kaum otoriter kreativitas pasti mati. Sebab, kaum otoriter bersikap dan berbuat dalam satu hafalan, satu arah, satu dimensi, satu ukuran untuk semua orang, satu proses otoriter yang statis, informasi-informasi yang sudah direkayasa, dan segala sesuatu dengan tujuan untuk memperkuat kekuasaan kaum otoriter. Artinya, tanpa kreativitas dan inovasi sebuah bangsa pasti mundur dan menjadi terkebelakang, sehingga masa depan anak-cucu berada di zona suram. Dengan kreativitas yang hebat dihasilkan keputusan yang hebat, solusi yang luar biasa, dan pemecahan masalah yang menguntungkan.

Demokrasi yang baik adalah yang mencerdaskan rakyat dan mengembangkan rakyat dengan energi kreativitas yang hebat. Demokrasi membutuhkan partisipasi rakyat dengan totalitas untuk berkarya, melayani, berkontribusi, dan menciptakan aliran kemajuan buat semua generasi. Demokrasi tidaklah boleh terjebak di wilayah status quo, tetapi harus terus-menerus mengalir di wilayah kreativitas, dan menemukan aset-aset produktif yang unik dan hebat untuk karya bangsa. Demokrasi haruslah tunduk dan menyatu dengan norma-norma hukum, moral, etika, dan nilai-nilai kehidupan yang menjadikan setiap orang sebagai energi positif untuk kebesaran bangsa dan negara.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DEMOKRASI ITU ROHNYA ADALAH PERBEDAAN

Demokrasi itu rohnya adalah perbedaan. Orang-orang yang tidak suka perbedaan pastilah tidak mampu menjalankan demokrasi. Demokrasi itu suara rakyat, yang memerintahkan seorang pemimpin, untuk mendengarkan kebutuhan dan harapan rakyat. Demokrasi itu sebuah kegembiraan rakyat yang ditunjukkan melalui pilihan yang disukai rakyat. Jadi, siapapun yang dipilih rakyat adalah untuk memimpin dengan gembira, damai, dan melayani rakyat. Demokrasi tidaklah boleh digunakan untuk kepentingan kelompok atau golongan. Sebab, demokrasi itu suara rakyat, bukan suara golongan, bukan suara kelompok, bukan suara tim. Demokrasi itu sebuah cara untuk mendengarkan dan melayani rakyat dengan sepenuh hati. Demokrasi itu pesta rakyat, bukan pesta pemimpin dan kelompok pendukungnya.~Djajendra

Demokrasi bukanlah untuk menentukan siapa menang dan siapa kalah, tetapi untuk memastikan bahwa hati nurani dan suara rakyat didengarkan dan dihormati. Para pemimpin yang berkompetisi dalam demokrasi bukanlah dimaksudkan untuk ngotot-ngototan, tetapi untuk jujur mengakui pilihan rakyat. Pada akhirnya, pemimpin yang dipilih melalui demokrasi haruslah siap dikritik dan diawasi oleh pilar-pilar demokrasi. Intinya, pemimpin yang dipilih melalui hati nurani dan suara rakyat haruslah mendengarkan dan melayani rakyat dengan penuh integritas, akuntabilitas, dan transparan.~Djajendra

Berubah itu mungkin tidak mudah, tetapi mengabaikan perubahan sangatlah tidak menguntungkan masa depan. Jadi, walaupun untuk berubah perlu disiplin yang luar biasa, tetapi bila ikhlas melakukannya, masa depan pasti cemerlang.~Djajendra

“Dia yang mencapai keberhasilan hidupnya selalu lebih baik, sering tertawa, dan lebih banyak mencintai.”~ Bessie Anderson Stanley (“He has achieved success who has lived well, laughed often, and loved much.” ~Bessie Anderson Stanley)

Hidup yang hebat adalah menetapkan tujuan hebat, lalu memulai dengan langkah-langkah kecil, merasa bahagia dengan hasil dan kinerja yang didapatkan, meningkatkan motivasi dan keterlibatan yang lebih hebat, memberikan penghargaan dan wisata kepada diri sendiri, serta menjadikan kegagalan sebagai guru untuk lebih baik.~Djajendra

“Ketika Anda kebal terhadap pendapat dan tindakan orang lain, Anda tidak akan menjadi korban dari penderitaan sia-sia.” ~ Miguel Ruiz (“When you are immune to the opinions and actions of others, you won’t be the victim of needless suffering.” ~Miguel Ruiz)

Bila Anda puas dan bahagia di zona nyaman Anda; maka, pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan kualitas Anda pasti stagnan. Artinya, Anda hanya berjalan di tempat, dan Anda kehilangan kemampuan kompetitif untuk mencapai sesuatu yang lebih.~Djajendra

Zona nyaman membuat hidup di dalam kebiasaan. Zona nyaman membuat kehilangan tantangan. Zona nyaman membuat kehilangan kreativitas, sehingga dari hari ke hari terjadi penurunan kualitas untuk menemukan peluang-peluang baru. Zona nyaman membuat hidup di dalam ruang terbatas, dan menjadikan potensi diri semakin kehilangan kemampuan untuk tumbuh dan berkembang.~Djajendra

“Terima masa lalumu tanpa penyesalan, menangani saat ini dengan keyakinan, dan menghadapi masa depan tanpa rasa takut.” ~ Unknown (“Accept your past without regret, handle your present with confidence, and face your future without fear.” ~Unknown)

“Hubungan yang baik tidak terjadi begitu saja. Mereka mengambil waktu, kesabaran, dan dua orang yang benar-benar ingin untuk bersama. “~ Unknown (“Good relationships don’t just happen. They take time, patience, and two people who truly want to be together.” ~Unknown)

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERANI BERKARYA DI LUAR ZONA NYAMAN ANDA

“Zona nyaman membuat hidup di dalam kebiasaan. Zona nyaman membuat kehilangan tantangan. Zona nyaman membuat kehilangan kreativitas, sehingga dari hari ke hari terjadi penurunan kualitas untuk menemukan peluang-peluang baru. Zona nyaman membuat hidup di dalam ruang terbatas, dan menjadikan potensi diri semakin kehilangan kemampuan untuk tumbuh dan berkembang.”~Djajendra

Ketika berada di dalam zona nyaman, realitasnya adalah seperti sedang terjebak dalam lubang besar. Kemampuan dan kesadaran untuk segera keluar dari zona kenyamanan, akan menjadikan Anda berkembang dan mendapatkan kehidupan yang lebih bermakna.

Membiarkan hidup dalam pola lama, dalam aturan lama, dan mengabaikan perubahan zaman, hanya menjadikan diri semakin kehilangan kemampuan untuk beradaptasi dengan zaman baru, yang terus-menerus berubah sesuai dengan arahnya.

Berbagai perubahan sedang terjadi setiap hari, diperlukan kemampuan untuk berada di luar zona nyaman agar mampu melatih diri, sehingga diri mudah beradaptasi dengan perubahan. Siapapun yang enggan atau malas untuk hidup di luar zona nyaman, maka dirinya akan kehilangan potensi dan bakat yang sudah dimiliki di dalam diri.

Di tempat kerja, Anda harus berani mengambil tantangan, termasuk berani mengambil risiko. Jangan terjebak dalam rutinitas yang sama, sehingga kehidupan kerja Anda selalu berada pada titik aman.

Zona nyaman adalah zona yang berpotensi menciptakan kebosanan kerja. Bila tidak pernah menerima tantangan, maka gairah dan motivasi kerja bisa menurun. Intinya, rutinitas itu sesutu yang diperlukan dalam pekerjaan, tetapi sebagai manusia tidak boleh membiarkan potensi dan bakat sekedar menghidupi rutinitas.

Orang-orang yang berani hidup di luar zona kenyamanan biasanya tidak suka bermain aman dengan pekerjaannya. Mereka sangat kreatif untuk mencapai hal-hal baru, dan sangat dinamis bersama perubahan. Mereka tidak menikmati rutinitas yang terlalu nyaman, mereka membutuhkan tantangan yang lebih tinggi agar target-target yang lebih ambisius dapat diwujudkan. Mereka adalah orang-orang hebat yang selalu memampukan dirinya dengan berbagai kualitas, kompetensi, keterampilan, dan memenuhi kualitas dirinya dengan keberanian bertindak di luar zona nyamannya.

Berani berkarya di luar zona nyaman. Kesadaran untuk mendorong diri Anda ke luar dari zona nyaman secara konsisten dan teratur, termasuk keberanian untuk mencoba hal-hal baru dengan kreatif, akan menjadikan Anda mudah beradaptasi di luar zona nyaman.

Ketekunan dan disiplin untuk menghadapi tantangan baru, dan keterlibatan Anda untuk melakukan yang terbaik, akan menjadikan Anda selalu mencapai kinerja terbaik di luar zona nyaman Anda. Semakin senang dan bergembira Anda di luar zona nyaman Anda, semakin aktif energi positif Anda untuk memaksimalkan potensi penuh yang Anda miliki.

Berpuas diri dan terlalu nyaman dalam karir akan menjadikan Anda tidak maksimal dalam berkarya. Jadi, tanamkan di dalam mindset Anda bahwa pentingnya Anda tertantang untuk melakukan berbagai hal dengan cara-cara baru, dan kesiapan Anda untuk menerima ketidakpastian di luar zona nyaman Anda.

Bila Anda puas dan bahagia di zona nyaman Anda; maka, pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan kualitas Anda pasti stagnan. Artinya, Anda hanya berjalan di tempat, dan Anda kehilangan kemampuan kompetitif untuk mencapai sesuatu yang lebih.

Beranikan diri Anda untuk keluar dari zona nyaman, dan tempatkan diri Anda untuk menemukan peluang-peluang baru, serta menyiapkan diri dengan keterampilan dan pengetahuan yang siap untuk mengerjakan hal-hal baru yang lebih hebat. Semakin berpengetahuan dan bermental pemenang Anda, semakin berani Anda untuk melakukan sesuatu yang baru dengan mengambil risiko yang terhitung. Walaupun harus berkarya di luar zona nyaman, Anda pasti menjadi lebih nyaman dan andal. Sebab, Anda senang dan bahagia bekerja di luar zona nyaman Anda.

Zona nyaman sesungguhnya tidaklah buruk, tetapi bekerja di zona nyaman pasti menjadikan Anda tidak siap untuk hidup di dalam ruang ketidakpastian. Padahal untuk mencapai kemajuan diperlukan keberanian untuk melewati atau menaklukkan ketidakpastian ataupun risiko.

Jadilah pribadi yang mengikuti arus perubahan dan arus kemajuan dengan cerdas. Latihlah diri Anda untuk melakukan hal-hal baru dengan perasaan senang dan nyaman. Beranikan diri Anda untuk hidup di dalam situasi asing, dan kuasai cara untuk beradaptasi.

Tumbuhlah sebagai pribadi yang bahagia di luar zona kenyamanan Anda, sehingga Anda terbiasa menerima tantangan dan risiko, yang membuat Anda bahagia untuk mengejar peluang baru, mengejar target-target baru, ide-ide baru, keterampilan, dan hubungan baru.

Anda yang hebat adalah Anda yang cerdas mengalir di dalam perubahan, dan cerdas menyiapkan kualitas untuk pencapaian kinerja terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com