CARA MANAJER MENGELOLA KINERJA DI SEMUA BIDANG PEKERJAANNYA

DJAJENDRA MOTIVATION“Bisnis yang baik adalah yang dicari dan dihargai oleh pelanggan. Manajer yang andal adalah energi positif untuk bisnis yang baik.”~Djajendra

Manajer adalah orang yang bertanggung jawab pada manajemen orang, proyek, anggaran, sistem, budaya, konflik, prosedur, administrasi, bisnis, etika, dan kepemimpinan. Begitu banyak tugas dan tanggung jawab seorang manajer. Diperlukan energi, kesehatan, waktu, kompetensi, dan kecerdasan untuk mengelola semua tugas dan tanggung jawab tersebut supaya dapat menghasilkan kinerja terbaik.

Peran manajer sangat luas dan juga harus bisa fokus pada rincian operasional. Tantangan terberat manajer adalah tidak boleh terjebak di sebuah titik pekerjaan, dia harus taktis dan memiliki strategi yang tepat dalam mengelola semua bidang pekerjaannya dengan kinerja penuh.

Manajer harus mampu mengelola waktu dan energinya secara tepat dan benar. Mampu memberikan perhatian penuh pada hal-hal prioritas. Mampu menjalankan fungsi-fungsi pekerjaan secara kreatif dan cerdas.

Manajer harus cerdas memahami bisnis perusahaan sehingga semua fungsi, peran dan tanggung jawabnya mampu memberikan kontribusi yang besar untuk kesuksesan bisnis. Dalam hal ini, manajer haruslah menjadi seorang intrapreneurship sejati. Artinya, dia harus mampu memiliki mindset layaknya seorang wirausaha. Dia harus merasa bisnis perusahaan seperti miliknya sendiri, mampu bertanggung jawab penuh bersama kreativitas dan inovasi yang berkelanjutan.

Pengetahuan dan wawasan yang lebih mendalam tentang bisnis perusahaan, akan memudahkan manajer untuk membuat keputusan dengan intuisi dan logika. Keputusan logika selalu berdasarkan realitas dan perhitungan yang matang, sedangkan keputusan intuitif selalu berdasarkan gerak hati oleh pengalaman. Biasanya, keputusan intuitif ada unsur spekulasinya, sebab tidak dengan perhitungan yang pasti, lebih oleh perasaan dan keyakinan atas dorongan kepercayaan diri yang tinggi. Intuisi hanya boleh digunakan ketika manajer sudah sangat berpengalaman dan menguasai seluk-beluk bisnis secara utuh.

Bisnis yang baik adalah yang dicari dan dihargai oleh pelanggan. Manajer yang andal adalah energi positif untuk bisnis yang baik. Dalam hal ini, manajer harus memiliki nilai-nilai bisnis yang dihormati dan dihargai oleh pelanggan. Manajer harus mampu menghasilkan dan memasarkan jasa atau produk sesuai harapan pelanggan. Intinya, jasa dan produk perusahaan harus tampil untuk mempesona dan menjadi sesuatu yang dihargai di sepanjang jaman.

Memahami dan mengerti karyawan, kolega dan atasan. Dalam perusahaan, soliditas dan kolaborasi merupakan inti kekuatan. Seorang manajer hanya menjalankan salah satu fungsi organisasi, tetapi dia sangat tergantung dan memerlukan dukungan dari manajer-manajer lainnya. Oleh karena itu, diperlukan sikap rendah hati untuk mengenal manajer-manajer lain secara individu. Memahami kekuatan dan kelemahan dari masing-masing manajer. Memahami cara berkomunikasi dan bekerja sama dengan masing-masing manajer. Mampu mengenal kualitas, kompetensi dan keandalan dari masing-masing karyawan pendukung. Mampu memotivasi dan mengarahkan karyawan untuk menjadi lebih produktif dan berkinerja.  

Seorang manajer harus tumbuh dan berkembang dari akuntabilitas. Semangat bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan hasil sesuai misi dan tujuan. Manajer yang andal berorientasi pada kinerja terbaik, dan mampu melakukan hal-hal yang tepat dan benar di setiap situasi.

Selalu sadar dan terjaga di setiap keadaan. Mampu dengan cerdas memperhitungkan risiko dan menjadi lebih produktif dalam tindakan. Memahami visi besar perusahaan dan gambaran besar dari tujuan yang sedang dikerjakan. Menjadi seorang kolaborator yang kreatif dalam dinamika organisasi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN MENGUATKAN KEHIDUPAN EKONOMI

cropped-DJAJENDRA-MOTIVASI-UNGGUL.jpg“Sikap ngotot pikiran dan ego diri sendiri, yang mengabaikan fakta dan realitas, membahayakan keberlanjutan proses kewirausahaan.”~Djajendra

Entrepreneurship atau kewirausahaan adalah jalan untuk menciptakan kekayaan dan kesejahteraan ekonomi. Bila energi entrepreneurship hilang dalam kehidupan sebuah bangsa, maka ekonomi bangsa tersebut menjadi stagnan atau kehilangan kekuatannya.

Kewirausahaan mampu menciptakan lapangan kerja yang sangat besar, mampu menyejahterakan kehidupan ekonomi keluarga, mampu menguatkan ekonomi bangsa, dan mampu menjadikan negara kaya raya.

Semangat kewirausahaan diperlukan untuk menciptakan nilai tambah, dan untuk mengembangkan kehidupan ekonomi yang berkelanjutan. Kewirausahaan yang andal dan produktif menjauhkan kehidupan dari krisis ekonomi dan keuangan.

Kewirausahaan haruslah dijadikan budaya kehidupan. Bila sebuah bangsa terlatih dan bermental wirausaha, maka perhatian setiap orang akan terfokus pada penciptaan nilai tambah. Kreativitas dan inovasi akan menjadi kompetensi yang menguatkan kewirausahaan tersebut.

Setiap karyawan di dalam perusahaan adalah bagian dari wirausaha. Artinya, karyawan wajib bermental wirausaha agar dapat melayani, dan memberikan kontribusi nilai tambah kepada perusahaan. Oleh karena itu, semangat kewirausahaan di tengah-tengah rutinitas kerja karyawan, harus dikuatkan oleh pemimpin perusahaan. Bila karyawan kehilangan kekuatan wirausaha, maka perusahaan sulit mencapai kinerja terbaik.  

Kewirausahaan adalah tentang berkarya dan bekerja yang fokus pada nilai tambah. Jiwa wirausaha tidak asal kerja atau diperbudak oleh kerja, tetapi bekerja dan berkarya untuk nilai tambah. Dan, akumulasi dari nilai tambah menciptakan kekayaan ekonomi.

Peningkatan semangat kewirausahaan harus dalam optimisme. Semakin optimis dan sadar untuk menjadikan wirausaha sebagai jalan menuju kesejahteraan, semakin sejahteralah kehidupan ekonomi sebuah bangsa. Semangat kewirausahaan menjadikan orang-orang lebih kreatif dan inovatif, sehingga mudah menemukan solusi dan jalan keluar, untuk menciptakan kesejahteraan ekonomi.

Jiwa wirausaha mudah menciptakan pasar. Pasar adalah tujuan terpenting dari sebuah proses kewirausahaan. Apapun produk atau jasa yang dihasilkan dari sebuah proses kewirausahaan, dia harus menemukan atau menciptakan pasarnya. Pasarlah yang akan menentukan kekuatan wirausaha. Jiwa wirausaha harus memiliki intuisi di dalam pasar, dan menciptakan produk atau jasa sesuai maunya pasar. Kemampuan untuk melayani dan beradaptasi dengan kekuatan pasar, akan menjadikan kewirausahaan semakin kuat dan andal.

Kemampuan untuk menciptakan keunikan dan reputasi, menjadikan kewirausahaan semakin unggul dan andal. Memanfaatkan kekuatan teknologi dan kecerdasan menandai fokus pasar, menjadikan kewirausahaan selalu di jalan yang tepat.

Siklus sebuah produk atau jasa haruslah menjadi bagian dari kecerdasaan kreatif. Pasti ada siklus lembah dan puncak dalam semua bisnis. Oleh karena itu, kewirausahaan haruslah terbiasa dengan perubahan, kreativitas, dan inovasi. Sikap ngotot dengan maunya pikiran dan ego diri sendiri, serta sikap yang suka mengabaikan fakta dan realitas, akan membahayakan keberlanjutan proses kewirausahaan.

Kewirausahaan adalah proses kreatif dan inovatif, yang menghubungkan karya dengan kebutuhan. Karya bisa dalam wujud jasa ataupun produk, dan kebutuhan dapat diciptakan melalui proses marketing. Jadi, walaupun sesuatu itu masih baru dan belum dipahami oleh pasar, tetapi bila disampaikan kepada pasar dengan bahasa marketing yang hebat, maka pasar pasti mengerti dan menerimanya.

Kewirausahaan adalah pencipta bisnis, yang cerdas melihat masa depan.  Menciptakan produk atau jasa yang baru, lalu menciptakan iklan yang memotivasi pasar, untuk menggunakan produk atau jasa tersebut, adalah bagian terpenting dari sebuah proses kewirausahaan.

Kualitas kewirausahaan ditentukan dari kemampuan untuk beradaptasi terhadap kedinamisan pasar, efisiensi proses, inovasi, kinerja tinggi, kepemimpinan, dan keberlanjutan penciptaan nilai tambah ekonomi. Dan juga, kemampuan untuk pemecahan masalah, menggunakan ide-ide secara tepat, dan kemampuan komersial.

Entrepreneurship atau kewirausahaan haruslah mampu menghasilkan ide-ide ekonomi, dan menjadikannya sebagai kekuatan, untuk menciptakan kekayaan dan kesejahteraan ekonomi bagi banyak orang. Kehidupan sosial yang sejahtera dan terjamin pertumbuhan dan pemerataan ekonominya, haruslah menjadi semangat kewirausahaan. Semakin merata kekayaan ekonomi masyarakat, semakin besar pasar yang tercipta untuk kekayaan wirausaha.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMBANGUN VISI KERJA KARYAWAN UNTUK MENGHASILKAN MAHAKARYA

DJAJENDRA 20 NOV 2013

“Michelangelo, seorang seniman besar di sepanjang sejarah, sudah mampu melihat wujud mahakaryanya dari potongan marmer yang belum dipahat olehnya. Jadi, saat ia menatap sebuah balok marmer, ia sudah melihat hasil akhirnya. Kemudian, ia fokus sepenuh hati pada hasil akhir tersebut, dan bekerja keras untuk mewujudkannya.”~Djajendra

Apakah di kantor Anda semua orang sudah memiliki visi kerja? Tanpa visi kerja yang jelas, orang-orang akan sibuk dalam rutinitas, tetapi tidak memiliki penglihatan untuk menghasilkan mahakarya seperti yang dikehendaki.

Visi kerja yang dilengkapi dengan pengetahuan, kemampuan, keterampilan, disiplin, fisik tubuh yang bugar, mental positif, gairah kerja dalam ketekunan yang luar biasa, dan motivasi yang selalu menyala, akan menjadi kekuatan unggul untuk menciptakan hasil akhir yang mahakarya.

Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, diperlukan keunggulan dan kemampuan yang lebih luar biasa, untuk dapat memenangkan kompetisi bisnis. Setiap orang di tempat kerja sudah seharusnya bekerja dengan visi kerja yang jelas dan terang; setiap orang harus mampu memfokuskan seluruh perhatian, waktu, energi, dan sumber daya, untuk menghasilkan mahakarya terbaik. Setiap orang di tempat kerja harus mampu memimpin dirinya sendiri, membuat setiap langkah dan tindakannya terfokus dengan visi kerja, untuk menghasilkan mahakarya terbaik.

Perusahaan yang berkualitas selalu mampu menciptakan lingkungan kerja, yang membuat setiap orang di dalamnya memiliki kesadaran untuk memimpin diri sendiri dengan visi kerja yang terang. Dalam hal ini, bila para karyawan sudah mulai bekerja dengan visi kerja yang terang, mereka akan memiliki energi motivasi yang luar biasa mendorong mereka, dengan gairah dan antusiasme untuk menghasilkan mahakarya terbaik. Mereka akan menjadi pribadi yang tidak mengenal kata gagal ataupun menyerah, mereka sangat ulet dan memiliki semangat kerja yang tidak terhentikan oleh hal apapun. Visi kerja mereka akan memberikan kekuatan intuisi, yang menguatkan mental dan kemampuan mereka, dalam semangat mewujudkan hasil akhir dari apa-apa yang sedang dilakukan dengan sempurna.

Ketika karyawan bekerja dengan visi kerja yang terang, mereka dengan mudah mampu menemukan tujuan yang harus dicapai. Jadi, apapun rintangan dan risiko yang harus dihadapi, visi kerja mereka selalu menemukan jalan keluar, sehingga mereka mampu kembali untuk fokus pada apa yang seharusnya dikerjakan. Visi kerja yang terang itu menjadikan mereka mampu melihat hasil akhir yang harus dihasilkan, sehingga tidak ada hal yang membuat mereka kehilangan akal untuk mewujudkannya.

Visi kerja membuat para karyawan mampu berkolaborasi dengan lebih produktif, efektif, kreatif, dan efisien. Dalam hal ini, karyawan mampu beradaptasi dengan berbagai skenario di dalam organisasi, termasuk dengan berbagai perubahan cepat oleh realitas yang sedang dihadapi. Dan juga, para karyawan menjadi sangat terampil untuk terhubung secara lintas fungsional, serta mampu berkoordinasi untuk berkolaborasi dengan semua pihak, tanpa kehilangan fokus pada tanggung jawab inti dari masing-masing pihak.

Visi kerja yang terang adalah alat paling ampuh untuk menciptakan lingkungan kerja yang unggul, dan juga budaya organisasi yang kuat. Saat setiap orang di tempat kerja perhatiannya dikendalikan oleh visi kerja, mereka akan menjadi sangat tekun dan disiplin dengan etos kerja, sehingga mereka mampu menjadi energi positif yang merawat dan memelihara semua nilai-nilai kerja. Mereka juga mampu bersikap dan bertindak di dalam gambaran besar visi perusahaan, dan menjadikan visi kerja mereka sebagai komponen untuk melengkapi visi besar perusahaan.

Visi kerja yang terang harus juga diikuti dengan komitmen untuk memberikan kontribusi dan pelayanan yang lebih, tanpa hitung-hitungan. Dan semua ini, hanya bisa diberikan oleh para karyawan yang memiliki kesadaran untuk menjaga kondisi fisik, pikiran, dan emosi yang selalu prima. Jadi, para karyawan tidaklah boleh mengabaikan hal-hal, seperti: tidur yang cukup, makan yang teratur, olah raga teratur; termasuk, meningkatkan terus kemampuan untuk menjaga kebugaran tubuh, kejernihan pikiran, dan ketenangan suasana hati. Artinya, bila tubuh tidak bugar atau sehat, pikiran tidak jernih, dan suasana hati tidak baik; maka visi kerja pun akan memudar. Oleh karena itu, bila ingin menciptakan mahakarya, maka sangatlah penting untuk menjaga kondisi jiwa, raga, dan tubuh yang selalu sehat dan kuat.

Perusahaan wajib membiasakan setiap individu untuk bersikap sesuai dengan visi kerja. Sebab, visi kerja itu sendiri adalah alat yang menghasilkan kekuatan positif dan kekuatan unik individu. Bila visi kerja individu dikoordinasi dengan baik, maka dia akan saling melengkapi dari masing-masing fungsi dan peran kerja, sehingga semuanya secara tidak sadar sedang berkolaborasi dengan kecepatan yang sangat tinggi untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Visi kerja akan memberikan kontribusi untuk kesuksesan pencapaian kinerja organisasi. Dan juga, menjadikan setiap individu di tempat kerja berprestasi, serta menghasilkan kinerja yang sangat produktif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMINDAHKAN IDE KE DALAM TINDAKAN

“Terlalu banyak ide-ide hebat, terlalu banyak wacana atas ide-ide hebat tersebut, kadang membuat orang lupa untuk bertindak lebih cepat. Ide-ide hebat tanpa tindakan adalah sia-sia.”~ Djajendra

Hanya dalam tindakan semua ide-ide hebat itu akan diuji keberhasilannya oleh kompetensi, kualitas, sumber daya, integritas, dan realitas.

Bila semua orang yang terlibat itu mampu memanfaatkan sumber daya, kompetensi, kualitas, integritas, dan kerja keras; maka, ide-ide hebat itu akan berproses untuk mewujudkan hasil akhir yang luar biasa.

Setiap orang boleh bermimpi sangat tinggi bersama ide-ide luar biasanya. Tetapi, ide-ide luar biasa tersebut tetap akan menjadi ide, bila tidak ada tindakan untuk mengeksekusi ide tersebut ke dalam wujud fisik yang nyata.

Tidak semua orang yang punya ide-ide hebat itu, mengetahui cara untuk mengeksekusi ide-ide tersebut menjadi nyata. Sangat sedikit orang-orang yang terlatih untuk memindahkan ide-ide hebat mereka ke dalam tindakan nyata. Dan biasanya, yang sangat sedikit ini meraih sukses yang luar biasa di sepanjang kehidupan mereka.

Diperlukan kualitas dan kompetensi diri yang unggul. Lalu, kemampuan diri untuk menyalakan api semangat ke dalam diri, serta memotivasi diri untuk segera mewujudkan ide-ide hebat tersebut ke dalam realitas.

Ide-ide hebat itu harus dialirkan ke dalam diri yang terfokus pada produktivitas dan kinerja terbaik.  Dan hal ini, akan menjadi titik awal untuk mewujudkan hasil akhir yang gemilang.

Mewujudkan ide-ide hebat terletak pada konsistensi kualitas dan kompetensi, untuk dijadikan sebagai dasar dalam mewujudkan ide-ide tersebut. Termasuk, proses menciptakan sukses atas ide-ide tersebut, haruslah di dalam kesederhanaan pola pikir agar eksekusi menjadi lebih mudah.

Apapun ide-ide yang muncul dari kreativitas dapat diwujudkan menjadi produk atau jasa. Diperlukan keberanian, kemauan yang kuat, kekuatan untuk mewujudkan, dan keyakinan atas keajaiban yang dapat dihasilkan dari ide-ide tersebut.

Semakin yakin Anda untuk mewujudkan ide-ide ke dalam realitas kehidupan, semakin Anda mampu untuk membuat keputusan-keputusan yang membawa ide-ide Anda tersebut ke dalam proses mewujudkan.

Strategi dan taktik yang tepat akan menciptakan cara untuk melakukan tujuan dengan efektif. Bila sudah memasukkan ide-ide ke dalam rencana kerja yang terformulasi dengan strategi dan taktik yang tepat, maka mudah menguasai cara untuk membuat ide-ide tersebut bekerja sesuai tujuan. Dan juga, cara untuk melakukan semua tindakan yang efektif agar ide-ide tersebut mampu membawa tujuan ke arah yang selalu diimpikan.

Semua alasan yang menghambat transformasi ide-ide ke wujud benda dan jasa, akan menjadi kekuatan yang mengecilkan ide-ide tersebut, bahkan akan menjadi sesuatu yang mematikan ide-ide hebat itu, sebelum tumbuh menjadi hal-hal yang luar biasa.

Semua prestasi besar dimulai dengan sebuah langkah kecil. Langkah kecil yang bergulir dalam tindakan dan komitmen yang berani menantang risiko. Jika ada yang mentertawakan langkah-langkah kecil Anda, maka Anda tidak boleh berhenti atau balik mentertawakan yang mentertawakan Anda. Tetapi, Anda harus lebih meningkatkan kualitas dan kompetensi diri agar semua langkah Anda mampu menciptakan prestasi dan kinerja yang membanggakan.

Memiliki ide-ide hebat saja bukanlah jaminan untuk meraih sukses dan prestasi. Ide-ide hebat tersebut akan menjadi sesuatu yang luar biasa, saat diri menginvestasikan potensi dan sumber daya untuk mengelola ide-ide tersebut sesuai tujuan. Jadi, bila sudah mempunyai banyak ide-ide hebat, saatnya untuk memfokuskan semua energi, potensi, waktu, sumber daya, dan kompetensi untuk mewujudkan ide-ide tersebut sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

Pastikan bahwa komitmen untuk mewujudkan ide-ide ke dalam tindakan, tidak diikuti dengan keraguan ataupun ketakutan. Sebab, keraguan dan ketakutan akan menarik kembali semua kesempatan yang sudah di depan mata.

Ketidaktahuan dan rendahnya pengetahuan yang dimiliki seseorang mengakibatkan jutaan ide-ide hilang sia-sia. Padahal, bila semua ide-ide yang tak terhitung jumlahnya itu dapat direncanakan dengan baik, maka ide-ide hebat itu akan menghasilkan berbagai kebaikan dan kemudahan untuk kehidupan semua orang.

Janganlah mengecilkan ide-ide yang sedang Anda miliki. Ide-ide baik itu adalah benih-benih yang akan mengantarkan Anda mencapai sukses dan prestasi. Siapkan diri dengan kualitas dan kompetensi, dan biarkan ide-ide tersebut setiap hari mengalir bersama peristiwa dan keputusan agar Anda dapat mewujudkannya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERSAHABAT DENGAN PEKERJAAN DAN MEMILIKINYA DENGAN SEPENUH HATI

OLYMPUS DIGITAL CAMERA“Semakin berenergi dan bersemangat Anda melakukan pekerjaan Anda, stakeholders pun akan melihat ketekunan Anda. Dan ketika mereka melihat Anda mengambil kepemilikan atas setiap pekerjaan yang Anda lakukan, mereka akan sangat percaya pada kemampuan dan keandalan Anda. Pada akhirnya, semua pekerjaan penting akan diberikan kepada Anda. Sebab, mereka memiliki keyakinan bahwa Anda akan sangat mampu melakukan semua pekerjaan penting dengan benar, tepat, cepat, kreatif, teliti, dan hati-hati.” ~ Djajendra

Pekerjaan yang Anda lakukan haruslah menjadi sebuah kebanggaan. Bila Anda sudah merasa senang dan bangga dengan pekerjaan Anda, maka pekerjaan Anda itu akan menjadi alat, untuk membantu Anda mencapai karir dan kesejahteraan finansial. Miliki pekerjaan dengan totalitas dan sepenuh hati, jadikan pekerjaan sebagai sesuatu yang membangkitkan rasa senang dan bahagia ke dalam diri.

Menjadikan pekerjaan sebagai sahabat yang sangat dekat, akan menjadikan diri Anda mampu membantu perkembangan karir Anda. Sahabat terbaik tidak akan menghambat perjalanan karir menuju ke puncak yang lebih tinggi. Jadi bersahabatlah dengan pekerjaan Anda dan setiap hari satukan energi, emosi, pikiran, dan rasa cinta Anda ke dalam pekerjaan Anda. Tanpa benar-benar mencintai dan memiliki pekerjaan, maka Anda akan menjadi orang yang tidak bahagia bersama rutinitas pekerjaan. Lakukan yang terbaik untuk pekerjaan Anda, miliki dia dengan penuh perhatian, dan rasakan kebahagiaan bersamanya.

Setiap pekerjaan yang dilakukan sangat penting dilakukan dengan perasaan memiliki. Jadikan pekerjaan sebagai hak milik pribadi yang sangat menyatu bersama diri Anda. Perasaan memiliki dan menyatu dengan pekerjaan akan memotivasi dan mendisiplinkan diri, untuk melakukannya dengan cara-cara terbaik. Sehingga, setiap hari diri Anda terbiasa dengan suasana kerja, yang fokus untuk bekerja total dan semampu mungkin dalam menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik.

Pekerjaan yang Anda miliki dengan totalitas dan sepenuh hati, akan menciptakan karakter kerja yang kuat dan unggul. Jiwa Anda akan hidup di dalam pekerjaan yang Anda cintai. Hal ini akan membuat pekerjaan tersebut menjadi spesial, dan setiap orang akan tahu siapa yang melakukannya. Jati diri Anda akan terekspresikan secara khusus, dalam keistimewaan cara kerja yang tak tergantikan oleh yang lain. Seolah-olah pekerjaan itu hanya tercipta atau disediakan secara khusus untuk Anda seorang.

Ketika Anda senang dan bergairah tentang apa yang Anda lakukan, Anda pasti akan melakukannya dengan lebih baik, dan menikmatinya dengan lebih tenang dalam sikap syukur dan terima kasih. Pekerjaan yang dimiliki dan disatukan ke dalam jiwa dan raga, akan menciptakan keberhasilan dan meningkatkan kesuksesan secara terus-menerus. Anda yang memiliki dan mencintai pekerjaan dengan totalitas akan menjadi energi sukses, yang terus-menerus meraih sukses di sepanjang hidup Anda dengan karya-karya besar. Jadilah pemilik atas pekerjaan Anda, dan miliki gairah dalam rutinitas untuk melakukannya dengan cara-cara luar biasa, agar hasil akhir dari yang Anda lakukan mendatangkan kinerja dan prestasi luar biasa.

Di tempat kerja, orang-orang yang dipromosikan adalah mereka yang membuat perbedaan dan yang menghasilkan prestasi. Karyawan-karyawan yang dengan sadar mempersiapkan diri untuk mendatangkan kinerja dan prestasi, biasanya selalu memiliki dan mencintai apa yang dikerjakan dengan totalitas. Mereka datang ke tempat kerja tidak sebatas ingin dibayar lebih mahal, tapi karena kecintaan dan kebahagiaan mereka bersama apa yang mereka lakukan. Mereka terfokus untuk melakukan pekerjaan dengan sebaik mungkin, dan mengatasi setiap risiko dengan pemetaan risiko dalam semangat prinsip kehati-hatian.

Karyawan yang totalitas dengan pekerjaan selalu menjadi pilihan terbaik untuk diberikan tanggung jawab lebih. Pimpinan perusahaan pasti ingin dibantu dengan karyawan-karyawan yang luar biasa dengan pekerjaan. Jadi, saat totalitas dan kecintaan terhadap pekerjaan menjadi energi, untuk menjalankan pekerjaan dengan kemampuan tinggi, maka pekerjaan yang diberikan pasti dapat diselesaikan dengan cara terbaik.

Semakin berenergi dan bersemangat Anda melakukan pekerjaan Anda, stakeholders pun akan melihat ketekunan Anda. Dan ketika mereka melihat Anda mengambil kepemilikan atas setiap pekerjaan yang Anda lakukan, mereka akan sangat percaya pada kemampuan dan keandalan Anda. Pada akhirnya, semua pekerjaan penting akan diberikan kepada Anda. Sebab, mereka memiliki keyakinan bahwa Anda akan sangat mampu melakukan semua pekerjaan penting dengan benar, tepat, cepat, kreatif, teliti, dan hati-hati.

Miliki kebanggaan dengan apa yang sedang Anda lakukan.  Rasakan kesenangan, gairah, kebahagiaan, tanggung jawab, dan kreativitas di dalam diri saat melakukan pekerjaan. Dan hal ini akan membuat Anda memiliki energi dan kemampuan yang berlimpah untuk menghasilkan kinerja dan prestasi. Semakin Anda peduli dan memberikan perhatian penuh pada apa yang Anda lakukan, semakin Anda mampu melakukannya dengan lebih baik. Hak milik atas pekerjaan haruslah menjadikan pekerjaan itu menyatu ke dalam diri. Dan, membuat Anda selalu bersemangat untuk meningkatkan kemampuan dengan menjadi pembelajar, yang cerdas menyerap kebijaksanaan dan kearifan dari semua pengetahuan yang Anda pelajari.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

2013 ADALAH TAHUN KREATIVITAS, KELUARKAN ORGANISASI DARI ZONA NYAMAN

MANAJEMEN EKSEKUSI

2013 ADALAH TAHUN KREATIVITAS, KELUARKAN ORGANISASI DARI ZONA NYAMAN

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Kreativitas dan inovasi sudah menjadi keharusan kalau tetap mau bertahan dan menang dalam kompetisi bisnis.” ~ Djajendra

Dalam beberapa rapat kerja akhir tahun untuk perusahaan- perusahaan besar yang saya hadiri; tema utama motivasi adalah tentang perubahan, kreativitas, inovasi, dan keluar dari zona nyaman. Para pemimpin perusahaan besar sadar bahwa setiap karyawan dan pimpinan harus keluar dari kotak nyaman. Tantangan bisnis yang menuntut efektivitas dan efisiensi total, mengharuskan setiap orang di dalam perusahaan untuk bekerja lebih produktif dengan cara -cara kreatif yang luar biasa.

Krisis ekonomi yang belum tuntas di wilayah Eropah dan Amerika Serikat, serta persaingan bisnis yang semakin menuntut kreativitas dan inovasi, telah mengharuskan perusahaan-perusahaan untuk menemukan kekuatan keunggulan dari kekayaan potensi dan sumber daya yang dimiliki saat ini.

Setiap orang di dalam perusahaan diharapkan menjadi sadar akan tantangan yang harus dijawab dengan kreativitas dan inovasi, secara terus-menerus, tanpa pernah terjebak dalam zona kenyamanan. Memasuki tahun 2013 adalah tahun kreativitas organisasi, tahun transformasi organisasi menuju tata kelola yang berbudaya kreatif dan inovatif.

Kreativitas organisasi berarti setiap usaha dan proses kerja berlandaskan hal-hal kreatif, untuk membuat organisasi semakin kuat dan unggul, serta tidak diam dalam kotak nyaman. Setiap orang di dalam organisasi harus memiliki perilaku dan cara berpikir untuk menunjukkan bagaimana organisasi selalu unggul dalam persaingan dan kesulitan, serta mampu membawa keluar organisasi dari kotak atau perangkap kesulitan.

Semangat kreatif dan inovatif dalam kepribadian setiap karyawan dan pimpinan perusahaan, akan menjadi harta produktif yang paling penting buat kemajuan perusahaan. Zaman sedang berubah dan diperlukan cara kerja yang luar biasa untuk mengeksplorasi potensi dan sumber daya di tempat kerja dengan kreativitas. Tanpa karyawan-karyawan yang kreatif dan inovatif, perusahaan berpotensi kehilangan daya saing, dan kemunduran kinerja akan membuat perusahaan sulit menjawab tantangan bisnis di masa depan.

Setiap karyawan di dalam perusahaan wajib berkontribusi dan berpartisipasi dari semangat kreatif, serta selalu sadar bahwa kengototan untuk bertahan di zona nyaman, hanya akan membuat karyawan kehilangan kemampuan dalam menjalankan fungsi kerja di era perubahan. Setiap karyawan harus membangun fungsi kerjanya dengan energi kreatif, serta menjadi pemasok energi kreatif ke dalam kreativitas organisasi. Hubungan kerja yang saling terhubung dalam satu visi, satu tujuan, dan satu misi bersama; akan membuat kreativitas organisasi menjadi kuat untuk menciptakan kinerja dan kepuasan batin dari setiap individu.

Kreativitas organisasi hanya dapat dikembangkan saat setiap karyawan dan pimpinan berada dalam satu energi kolaboratif; serta cerdas menangkap konsep, prinsip dan pemahaman bersama atas perubahan organisasi yang penuh dinamika. Setiap orang di dalam perusahaan harus bersedia dengan ikhlas dan penuh kesadaran untuk keluar dari kotak perilaku lama, serta menyambungkan pola pikir dan pola kerja sesuai dengan visi baru yang berlandaskan kreativitas dan inovasi.

Motivasi dan disiplin individu dalam menjalankan komitmen perubahan adalah kunci sukses dari upaya untuk keluar dari kotak lama yang tidak kreatif. Setiap individu harus sadar untuk menjadi energi kolektif organisasi dalam mewujudkan kreativitas organisasi. Tidak boleh seorang pun yang diam dalam pola kerja lama. Setiap individu secara proaktif  harus bangkit dan bersama menciptakan energi kolektif kreativitas organisasi.

Kesadaran manajemen untuk merawat semangat kreatif dalam diri setiap karyawan, akan menjadikan organisasi berkembang bersama ide-ide cemerlang, untuk menghasilkan aset-aset baru yang lebih berharga. Setiap individu harus dihargai dan didengarkan. Kepemimpinan perusahaan harus memberikan akses kepada setiap individu untuk membawa ide-ide kreatif dan inovatif  ke dalam dinamika organisasi. Tidak boleh ada pembatasan atau diskriminasi perlakuan terhadap satu ide dengan ide yang lain. Karena, kreativitas adalah sesuatu yang unik, yang tidak mengenal kata salah, tapi sangat tergantung kepada kecerdasan untuk memanfaatkan kreativitas menjadi nilai tambah ekonomi yang produktif buat peningkatan kinerja organisasi.

Mengeluarkan organisasi dari zona nyaman membutuhkan figur pemimpin yang kuat dan visioner. Dibutuhkan pemimpin yang cerdas membangun visi bersama, dan cerdas menginternalisasikan nilai-nilai visi tersebut dengan pengaruh yang kuat, untuk dapat dipatuhi setiap orang dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Kreativitas organisasi dengan pengaruh dan arahan dari pemimpin yang visioner, akan menjadikan organisasi dan setiap individunya bergerak cerdas, bersama keunggulan untuk menang dalam kompetisi bisnis.

“Hidup Anda milik Anda, semua yang harus Anda lakukan adalah misi pribadi Anda. Anda berhak untuk memilih hidup Anda. Tapi, saat Anda menggantungkan hidup kepada pihak lain, maka saat itu Anda memiliki kewajiban yang harus Anda patuhi sesuai aturan dan ketentuan yang Anda sepakati.” ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KOMPETENSI KARYAWAN ADALAH ASET PERUSAHAAN

PROFILE DJAJENDRA CORPORATE TRAINING 01“Modal Manusia Seperti Ikan Yang Membutuhkan Air Dengan Lingkungan Yang Kaya Makanan. Air Dan Lingkungan Yang Kaya Makanan Untuk Modal Manusia Adalah Budaya Organisasi, Kepemimpinan, Potensi Bisnis, Serta Keunggulan Keuangan Perusahaan. Bila Budaya Organisasinya Lemah, Maka Modal Manusia Tidak Akan Menjadi Aset Yang Unggul. Bila Kepemimpinannya Tidak Efektif, Maka Modal Manusia Sulit Memahami Visi, Misi, Dan Tujuan Perusahaan. Bila Bisnis Dan Potensi Bisnis Tidak Tereksplorasi Dalam Kreativitas Dan Inovasi, Maka Modal Manusia Menjadi Tidak Berharga. Bila Keuangan Perusahaan Miskin Dan Cash Flow Kering, Maka Modal Manusia Akan Kabur Mencari Kehidupan Di Tempat Lain.” ~ Djajendra

Modal manusia adalah sebuah kekuatan yang sangat penting dalam membangun kekayaan perusahaan. Modal manusia yang unggul berpotensi membantu kepemimpinan untuk menjadi lebih efektif dan unggul; membantu pembentukan organisasi yang berbudaya kuat; membantu peningkatan kinerja keuangan perusahaan; serta membantu menciptakan potensi bisnis baru dari hasil kreativitas dan inovasi. Modal manusia yang unggul akan menjadi solusi luar biasa, untuk meningkatkan daya saing perusahaan di level lokal dan global.

Mengelola modal manusia membutuhkan strategi yang cerdas untuk dapat mengoptimalkan potensi individu. Untuk itu, perusahaan harus memfasilitasi dan membiayai proses pembelajaran karyawan secara berkelanjutan; Memberikan penghargaan dan memperlakukan karyawan sebagai aset yang paling berharga. Dan kemudian, kepemimpinan harus mengkomunikasikan kinerja dan target dengan jelas dan konsisten; manajer harus adil dan terbuka bersama tanggung jawab untuk penilaian, penghargaan, merawat, dan mengarahkan potensi karyawan ke dalam tanggung jawab bisnis yang lebih tinggi, serta menciptakan inovasi dan mendukung perbaikan terus-menerus di setiap aspek kerja dan bisnis.

Modal manusia berarti para karyawan memiliki kemampuan analisis dan komunikasi yang kuat; antusiasme yang tinggi terhadap pekerjaan; memiliki keunggulan moral dan hati nurani; unggul dalam kreativitas dan rasa ingin tahu secara intelektual; memiliki daya tahan mental dan fisik yang unggul; memiliki karakter proaktif untuk tujuan; memiliki ketajaman naluri bisnis yang kuat; memahami orang, proses, teknologi dan operasional dengan integritas pribadi yang tinggi.

Keunggulan kualitas karyawan sebagai modal manusia dalam perusahaan, akan memungkinkan perusahaan menjaga daya saing, agar dapat memenangkan kompetisi bisnis. Sikap proaktif kepemimpinan perusahaan untuk melindungi modal manusia, seperti melindungi aset penting lainnya, akan membuat perusahaan dan kepemimpinan selalu menjadi lebih unggul dalam mengatasi berbagai potensi risiko. Khususnya, risiko yang bersumber dari perilaku dan cara berpikir sumber daya manusia terhadap bisnis, organisasi, dan kepemimpinan.

Walaupun modal manusia selalu dipersepsikan oleh para ahli sebagai modal tak berwujud. Tetapi, sesungguhnya modal manusia selalu berwujud dalam bentuk perilaku dan cara berpikir. Mungkin modal manusia belum dapat dibukukan seperti modal uang dan modal barang. Tapi, realitas selalu memperlihatkan bahwa modal manusia adalah sesuatu yang sangat menentukan keberhasilan pengelolaan terhadap modal uang dan modal barang. Oleh karena itu, modal manusia harus dapat dikendalikan emosi dan hati nuraninya, agar modal manusia mampu menghasilkan kekuatan moral, untuk digunakan dalam meningkatkan pertumbuhan semua aset perusahaan, serta untuk dapat melindungi modal keuangan dan potensi bisnis perusahaan dari berbagai risiko.

Modal manusia adalah kekuatan yang paling strategis dalam bisnis. Oleh karena itu, kepemimpinan perusahaan harus cerdas, konsisten, akurat, dan tegas; dalam mengambil keputusan strategis tentang tata kelola kekayaan potensi manusia, agar dapat mengelola karyawan perusahaan sebagai aset dan modal perusahaan yang unggul.

Modal manusia adalah aset terbaik yang dapat digunakan untuk melindungi kekayaan perusahaan dari gerusan inflasi dan risiko lainnya. Sumber daya manusia yang terdidik secara moral, etika, hati nurani, karakter, kualitas, dan kompetensi, akan menjadi pelindung terbaik terhadap daya saing perusahaan di sepanjang waktu, dan di setiap situasi.

“Orang Cerdas Akan Menjadikan Dirinya Sebagai Aset Investasi Terbaik. Dan, Dia Akan Menjadi Pembelajar Seumur Hidup, Untuk Menjadikan Dirinya Sebagai Modal Manusia, Yang Mampu Menjadi Aset Produktif Buat Dirinya Dan Orang Lain.” ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INTRAPRENEURSHIP

PELATIHAN CORPORATE ENTREPRENEURSHIP 2HARI 16 JAM - DJAJENDRA MOTIVATION

INTRAPRENEURSHIP HARUS DIDUKUNG DENGAN STRUKTUR ORGANISASI DAN PRAKTIK MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA YANG MENDORONG INOVASI DAN SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN KARYAWAN DI DALAM PERUSAHAAN

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Intrapreneur Adalah Aset Perusahaan Yang Akan Memiliki Produktivitas, Kreativitas, Daya Saing, Dan Kinerja Pasar Yang Tinggi. Bila Mereka Hidup Dalam Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Dengan Fleksibilitas Kebijakan Dan Prosedur, Yang Dibutuhkan Dalam Mendorong Inovasi Dan Kewirausahaan Perusahaan.” ~ Djajendra

“Praktik Sumber Daya Manusia Yang Jelas Dan Rinci Akan Membuat Semua Potensi Karyawan Dapat Terkelola Untuk Meningkatkan Kinerja Dan Daya Saing Perusahaan.” ~ Djajendra

Kewirausahaan perusahaan atau biasa disebut dengan corporate entrepreneurship melibatkan struktur organisasi dan praktik manajemen sumber daya manusia  yang mendorong kolaborasi, kreativitas, dan komitmen individu untuk memfasilitasi inovasi dan kewirausahaan dalam perusahaan. Di sini, perusahaan harus mendesain struktur organisasi untuk bisa memiliki tingkat toleransi yang tinggi terhadap fleksibilitas dari kebijakan dan prosedur, khususnya untuk tujuan mendorong inovasi dan semangat kewirausahaan dalam praktik kerja sehari-hari di perusahaan.

Setiap karyawan perusahaan yang mampu memainkan peran intrapreneur adalah aset perusahaan yang wajib dilindungi dan dikembangkan. Sebab, seorang intrapreneur di dalam perusahaan berpotensi menciptakan bisnis baru dan juga berpotensi menciptakan pasar baru dari hasil pemikirannya. Dengan mengembangkan potensi intrapreneur di dalam perusahaan melalui struktur dan praktik manajemen sumber daya manusia, maka perusahaan akan meyiapkan lingkungan kerja yang ramah dan yang memotivasi semangat kewirausahaan karyawan dalam perusahaan.

Perusahaan harus menyiapkan desain pekerjaan yang fleksibel dalam merangsang semangat kewirausahaan karyawan di dalam perusahaan; perusahaan harus secara terus-menerus mendorong karyawan menjadi pembelajar, serta menyiapkan pelatihan-pelatihan untuk tujuan peningkatan kompetensi teknis dan wawasan kewirausahaan karyawan dalam perusahaan; perusahaan harus menyiapkan nilai-nilai perusahaan yang membuat karyawan terbiasa dengan kewirausahaan perusahaan; perusahaan harus menyiapkan tata kelola yang membuat karyawan menjadi mudah berkomunikasi secara terbuka di lintas fungsional dalam struktur organisasi; perusahaan harus menyiapkan penghargaan dan gaji yang tinggi untuk menghormati kinerja karyawan sebagai intrapreneur yang andal; perusahaan harus melakukan penilaian secara terbuka dan adil terhadap umpan balik karyawan, serta menyiapkan kondisi kerja yang fleksible agar potensi kreatif karyawan intrapreneur tetap unggul.

Praktik manajemen sumber daya manusia untuk intrapreneurship haruslah menciptakan tata kelola yang membuat setiap karyawan memiliki inisiatif tinggi dalam kewirausahaan perusahaan; memiliki kemampuan untuk penerimaan tanggung jawab dengan profesional; memiliki mental kolaborasi spontan; memiliki kemampuan untuk berinovasi tanpa batas; memiliki kemampuan untuk cepat belajar; memiliki orientasi target yang terfokus; memiliki perasaan nyaman dengan pekerjaan; dan memiliki empati dengan nilai-nilai bisnis perusahaan. Di mana, semua kemampuan tersebut harus dapat menciptakan karyawan intrapreneur yang produktif, berdaya saing tinggi, kreatif, dan memiliki kinerja pasar yang lebih kuat dari para pesaing mereka. Artinya, para karyawan intrapreneur ini harus mampu menjadi aset produktif perusahaan, yang benar-benar menghasilkan nilai tambah dengan inovasi dan kecerdasan naluri bisnis mereka.

Sumber daya manusia merupakan unsur paling penting untuk menciptakan corporate entrepreneurship. Sebab, setiap individu memiliki kekayaan potensi kreatif unik yang mungkin selaras dengan misi organisasi. Oleh karena itu, manajemen perusahaan yang ingin menjalankan kewirausahaan korporasi haruslah memiliki kebijakan tata kelola sumber daya manusia, yang terfokus pada pemberdayaan keunggulan daya kreatif dan inovatif karyawan. Dan untuk itu, diperlukan penetapan prosedur yang jelas, untuk mengatur tempat kerja dan waktu buat pengembangan kreatifitas karyawan.

Lingkungan kerja dalam kewirausahaan perusahaan tidaklah boleh menjadi terlalu kompleks, tapi harus menjadi lebih dinamis dalam tata kelola yang mengurangi birokrasi yang berbelit-belit. Termasuk, gaya manajemen perusahaan harus menjadi lebih berorientasi kepada kewirausahaan perusahaan, serta meminta atau menargetkan kepada para intrapreneur untuk mengidentifikasi peluang-peluang baru, dan menghasilkan kinerja unggul secara berkelanjutan.

Sifat dan perilaku inovatif tidak selalu akan memberikan kontribusi untuk kinerja. Oleh karena itu, perusahaan harus memiliki kemampuan untuk menerima risiko dari hasil inovatif dan proaktif yang tidak produktif. Dan tetap secara sistematis memfasilitasi inovasi dan kewirausahaan dalam perusahaan dengan konsisten. Semakin konsisten manajemen perusahaan mendorong kegiatan kewirausahaan perusahaan, maka semakin kuat praktik struktural organisasi dalam menjalankan kewirausahaan perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PENGEMBANGAN KARAKTER INTRAPRENEUR

PELATIHAN CORPORATE ENTREPRENEURSHIP 2HARI 16 JAM - DJAJENDRA MOTIVATION

PENGEMBANGAN KARAKTER INTRAPRENEUR

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Musuh Utama Dari Seorang Intrapreneur Adalah Menggeser Ide-Idenya Ke Ruang Yang Lebih Sempit, Ke Parameter Yang Terbatas, Dan Yang Membatasi Jalan Untuk Sesuatu Yang Jauh Lebih Besar.” ~ Djajendra

Intrapreneur adalah karyawan yang berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk mewakili perusahaan dalam menjawab tantangan. Sesuatu yang dikerjakan intrapreneur bisa benar untuk satu orang, tetapi bisa salah bagi orang lain. Dan tidak ada satu orang pun yang boleh menjadi hakim terhadap cara berpikir intrapreneur, karena kebenaran yang dia sampaikan hanya masalah perspektif.

Pekerjaan intrapreneur adalah pekerjaan yang bukan untuk menemukan sesuatu yang normal, tapi untuk menemukan sesuatu yang unik, dan yang dapat menciptakan tren baru dalam kehidupan, bahkan kalau bisa menjadi sebuah awal evolusi atau revolusi dalam tujuan bisnis yang berkelanjutan.

Intrapreneur harus memiliki kemampuan untuk membaca realitas dengan cara yang tidak menghakimi, dengan cara yang tidak eksklusif, dan membuat karakter dirinya tidak membagi segala sesuatu sesuai dengan apa yang disukai dan apa yang tidak disukai. Dia harus menjadi kreatif dalam keterbukaan ide, dan membiarkan dirinya berbicara dengan banyak ide, tanpa terjebak kepada hal-hal yang sifatnya normatif.

Musuh utama dari seorang intrapreneur adalah menggeser ide-idenya ke ruang yang lebih sempit, ke parameter yang terbatas, dan yang membatasi jalan untuk sesuatu yang jauh lebih besar. Bila intrapreneur sudah tahu apa yang dia tahu, maka di sisi lain akan ada apa yang dia tidak tahu adalah apa yang diketahui oleh orang lain. Dan oleh karenanya,  karakter seorang intrapreneur yang rendah hati dan pembelajar akan jauh lebih menarik dan berkembang. Sebab, dia akan memiliki informasi tak terbatas dari karakter pembelajar, yang akan membuka diri untuk menerima pengetahuan apa pun, walaupun itu hanya sebagian kecil dari apa yang ada untuk tahu, dan dia sadar bahwa ada jumlah tak terbatas yang dia tidak tahu.

Seorang intrapreneur pembelajar akan terus berlatih kebiasaan untuk dapat melakukan proses kreatif, lalu menyelesaikan proses kreatif menjadi inovatif yang bernilai ekonomi, dan tidak pernah malu untuk terus mencoba atas kegagalan yang dialami.

Karakter yang gemar mengumpulkan ide dan menyambungkannya ke visi adalah kebiasaan yang akan menciptakan titik keseimbangan dalam pola kerja kreatif intrapreneur. Kebiasaan untuk berpikir, merenung, berimajinasi, belajar, melakukan percobaan, dan memotivasi diri sendiri dengan kekuatan keyakinan untuk sukses, akan menjadi pola yang membuat fungsi intrapreneur terus mencapai tingkat puncak. Setiap eksekusi dari intrapreneur membutuhkan perencanaan, fokus, semangat, akuntabilitas, integritas pribadi, pragmatisme, fleksibilitas, serta keterbukaan pikiran untuk tidak dikendalikan ego dan nafsu diri sendiri.

Karakter intrapreneur adalah karakter yang harus ambisius untuk menghadirkan prototipe atas semua ide kreatifnya. Dia juga akan belajar memahami realitas pasar, dan dengan ide-ide kreatifnya, dia berani mengeksekusi hasil karyanya untuk sukses di pasar dan disukai konsumen.

Intrapreneur bukanlah karyawan biasa, tapi dia adalah karyawan luar biasa dengan ide-ide cemerlang, yang mampu membawa perusahaannya ke puncak sukses tertinggi. Dia tahu pasar, dan pasar tahu dia. Jadi, ide-ide kreatifnya selalu akan diterima pasar.

Karakter intrapreneur akan semakin berkembang saat budaya organisasi memainkan peran penting, untuk merangkul dan memberikan kebebasan kepada para intrapreneur, untuk mengembangkan potensi mereka dengan maksimal. Ketika budaya organisasi merangkul intrapreneur dan melekatkan potensi dan bakat kuat mereka di seluruh dimensi organisasi, maka para intrapreneur ini akan menjadi mesin waktu yang menopang budaya inovasi. Lalu, secara alami para intrapreneur akan menunjukkan kekuatan dari perspektif alternatif buat kejayaan masa depan perushaan.

Pastikan budaya organisasi telah mengarahkan disiplin intrapreneur ke dalam ruang kreatif perusahaan. Pastikan budaya organisasi telah memotivasi intrapreneur untuk fokus dalam adaptasi realitas pasar dan organisasi. Pastikan budaya organisasi telah memiliki sistem yang mendorong akuntabilitas intrapreneur atas setiap percobaan yang mereka lakukan.

Pengembangan karakter intrapreneur tidak sekedar untuk menjadi kreatif dalam keadaan konstan, tapi juga sangat terlatih untuk menciptakan ide-ide berani saat bisnis sedang goyah. Oleh karena itu, karakter seorang intrapreneur tidaklah boleh tenggelam di tengah-tengah keputusasaan untuk menemukan solusi, tapi karakternya harus kuat dalam menghadapi ketertindasan oleh persaingan bisnis yang tidak adil. Dan mampu menjadi pribadi yang secara fisik, mental, dan emosional, termotivasi untuk membuat perusahaan menang dan unggul dalam semua dimensi usahanya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KREATIF BERSAMA IDE-IDE TERBAIK

PROFILE 5Seorang intrapreneur tidak diciptakan oleh orang lain, tapi diciptakan oleh dirinya sendiri. Dia dengan kesadarannya sendiri menjadi sangat berdedikasi, kreatif, visioner, dan selalu berorientasi pada tujuan dan hasil akhir. Dia tidak banyak bicara, tapi dia selalu bekerja dengan motivasi tinggi, untuk menemukan jawaban dan solusi buat kemajuan perusahaan. ~ Djajendra

Jadilah pribadi kreatif, ciptakan ide hebat dari pikiran baik. Lalu,  miliki semangat dan antusiame untuk mengubah ide menjadi sesuatu yang nyata dan berharga buat kehidupan banyak orang.   Bila kau merasa tidak mampu menciptakan hal baru dari ide yang kau miliki, maka jangan pernah merasa malu untuk meminta bantuan orang lain, agar ide mu dapat dihadirkan buat kekayaan kehidupan orang banyak. Siapkan visi dan satukan ide ke dalam visi, hadirkan fisik dari visi, jadilah kreatif dengan pikiran baikmu. ~ Djajendra

Ide-ide besar bila hanya disimpan dalam pikiran dan rencana, maka ide-ide besar itu akan menjadi ide-ide kecil yang tak berguna untuk kehidupan siapa pun. Ide besar butuh tindakan-tindakan kecil, agar ide besar itu tersentuh oleh inovasi. Lalu, akumulasi dari tindakan-tindakan kecil itu akan menjadi tindakan besar, yang kemudian, membutuhkan kualitas keterampilan kerja, untuk mewujudkan ide tersebut menjadi sebuah inovasi yang sempurna.~ Djajendra

Menyembunyikan nilai-nilai negatif dalam diri sendiri adalah perbuatan yang akan membuat hidup menjadi tidak bahagia. Semua benih tidak baik akan menyebarkan suasana hati yang buruk kepada diri sendiri dan orang lain. Hormati diri sendiri dengan membuang nilai-nilai negatif, dan menggantinya dengan nilai-nilai positif. ~ Djajendra

Ketika setiap hari Anda belajar untuk melihat lebih terangnya hidup, maka Anda akan mulai melewati setiap lapisan kabut kehidupan. Dan pada akhirnya, Anda akan bahagia menerima diri sendiri dengan apa adanya, lalu membuat hidup lebih berharga untuk diri sendiri dan orang lain, serta tidak membiarkan hidup yang indah menjadi sia-sia.~ Djajendra

“Jadilah Sadar Terhadap Diri Sendiri, Dan Jangan Hanya Bisa Menyalahkan Orang Lain Untuk Setiap Kejadian Negatif Dalam Hidup Anda. Musuh Terbesar Anda Hidup Dalam Pikiran Bawah Sadar Anda, Bersama Nilai-Nilai Yang Membuat Anda Merasa Tidak Bahagia, Tidak Sejahtera, Tidak Nyaman, Tidak Damai, Dan Tidak Aman.” ~ Djajendra

“Setiap nilai-nilai di dalam diri yang bertentangan dengan cinta, rasa syukur, terima kasih, tulus, ikhlas, berbagi, membantu, peduli, akan menjadi sesuatu yang memicu perasaan tidak baik di dalam diri, pada akhirnya akan menjadi akar dari stres dan depresi.”~ Djajendra

Bila Anda benar-benar tidak tahu apa yang sedang terjadi dalam hidup Anda, maka Anda akan merasa panik saat menemukan hidup yang sulit, hidup yang menantang dalam ketidakpastian. Tapi, bila Anda benar-benar tahu dan paham tentang hidup Anda, maka apa pun kejadiannya, Anda akan menerimanya dengan senang hati tanpa berkeluh-kesah. ~ Djajendra

Sikap diam tanpa kreatifitas akan membuat potensi diri mati dalam diri. Sikap malas tanpa kegiatan produktif akan membuat diri kehilangan potensi penghasilan. Hidup yang tidak diperjuangkan, hidup yang tidak diupayakan akan membuat Anda kesendirian dalam kegagalan. Jadilah kreatif dan produktif, bantulah diri sendiri dengan membuat pilihan-pilihan kreatif, agar diri Anda menjadi lebih baik untuk diri Anda sendiri. ~ Djajendra

“Where observation is concerned, chance favours only the prepared mind” ~ Louis Pasteur (1854)

“The tragedy of life is not that it ends so soon, but that we wait so long to begin it.” ~W.M. Lewis

“It is better to be whole than to be good.” ~John Middleton Murray

“The shortest way to do many things is to do only one thing at a time.” — Sydney Smiles
“Often he who does too much does too little.” — Italian Proverb
“If you chase two rabbits, both will escape.” — Source Unknown

“When a great executive meets up with a bad business, it is usually the business whose reputation remains intact.”- Warren Buffett

“Good plans shape good decisions. That’s why good planning helps to make elusive dreams come true.” – Lester Robert Bittel

“You got to be careful if you don’t know where you are going Because you might not get there.” – Yogi Berra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com