INTRAPRENEURSHIP

PELATIHAN CORPORATE ENTREPRENEURSHIP 2HARI 16 JAM - DJAJENDRA MOTIVATION

INTRAPRENEURSHIP HARUS DIDUKUNG DENGAN STRUKTUR ORGANISASI DAN PRAKTIK MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA YANG MENDORONG INOVASI DAN SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN KARYAWAN DI DALAM PERUSAHAAN

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Intrapreneur Adalah Aset Perusahaan Yang Akan Memiliki Produktivitas, Kreativitas, Daya Saing, Dan Kinerja Pasar Yang Tinggi. Bila Mereka Hidup Dalam Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Dengan Fleksibilitas Kebijakan Dan Prosedur, Yang Dibutuhkan Dalam Mendorong Inovasi Dan Kewirausahaan Perusahaan.” ~ Djajendra

“Praktik Sumber Daya Manusia Yang Jelas Dan Rinci Akan Membuat Semua Potensi Karyawan Dapat Terkelola Untuk Meningkatkan Kinerja Dan Daya Saing Perusahaan.” ~ Djajendra

Kewirausahaan perusahaan atau biasa disebut dengan corporate entrepreneurship melibatkan struktur organisasi dan praktik manajemen sumber daya manusia  yang mendorong kolaborasi, kreativitas, dan komitmen individu untuk memfasilitasi inovasi dan kewirausahaan dalam perusahaan. Di sini, perusahaan harus mendesain struktur organisasi untuk bisa memiliki tingkat toleransi yang tinggi terhadap fleksibilitas dari kebijakan dan prosedur, khususnya untuk tujuan mendorong inovasi dan semangat kewirausahaan dalam praktik kerja sehari-hari di perusahaan.

Setiap karyawan perusahaan yang mampu memainkan peran intrapreneur adalah aset perusahaan yang wajib dilindungi dan dikembangkan. Sebab, seorang intrapreneur di dalam perusahaan berpotensi menciptakan bisnis baru dan juga berpotensi menciptakan pasar baru dari hasil pemikirannya. Dengan mengembangkan potensi intrapreneur di dalam perusahaan melalui struktur dan praktik manajemen sumber daya manusia, maka perusahaan akan meyiapkan lingkungan kerja yang ramah dan yang memotivasi semangat kewirausahaan karyawan dalam perusahaan.

Perusahaan harus menyiapkan desain pekerjaan yang fleksibel dalam merangsang semangat kewirausahaan karyawan di dalam perusahaan; perusahaan harus secara terus-menerus mendorong karyawan menjadi pembelajar, serta menyiapkan pelatihan-pelatihan untuk tujuan peningkatan kompetensi teknis dan wawasan kewirausahaan karyawan dalam perusahaan; perusahaan harus menyiapkan nilai-nilai perusahaan yang membuat karyawan terbiasa dengan kewirausahaan perusahaan; perusahaan harus menyiapkan tata kelola yang membuat karyawan menjadi mudah berkomunikasi secara terbuka di lintas fungsional dalam struktur organisasi; perusahaan harus menyiapkan penghargaan dan gaji yang tinggi untuk menghormati kinerja karyawan sebagai intrapreneur yang andal; perusahaan harus melakukan penilaian secara terbuka dan adil terhadap umpan balik karyawan, serta menyiapkan kondisi kerja yang fleksible agar potensi kreatif karyawan intrapreneur tetap unggul.

Praktik manajemen sumber daya manusia untuk intrapreneurship haruslah menciptakan tata kelola yang membuat setiap karyawan memiliki inisiatif tinggi dalam kewirausahaan perusahaan; memiliki kemampuan untuk penerimaan tanggung jawab dengan profesional; memiliki mental kolaborasi spontan; memiliki kemampuan untuk berinovasi tanpa batas; memiliki kemampuan untuk cepat belajar; memiliki orientasi target yang terfokus; memiliki perasaan nyaman dengan pekerjaan; dan memiliki empati dengan nilai-nilai bisnis perusahaan. Di mana, semua kemampuan tersebut harus dapat menciptakan karyawan intrapreneur yang produktif, berdaya saing tinggi, kreatif, dan memiliki kinerja pasar yang lebih kuat dari para pesaing mereka. Artinya, para karyawan intrapreneur ini harus mampu menjadi aset produktif perusahaan, yang benar-benar menghasilkan nilai tambah dengan inovasi dan kecerdasan naluri bisnis mereka.

Sumber daya manusia merupakan unsur paling penting untuk menciptakan corporate entrepreneurship. Sebab, setiap individu memiliki kekayaan potensi kreatif unik yang mungkin selaras dengan misi organisasi. Oleh karena itu, manajemen perusahaan yang ingin menjalankan kewirausahaan korporasi haruslah memiliki kebijakan tata kelola sumber daya manusia, yang terfokus pada pemberdayaan keunggulan daya kreatif dan inovatif karyawan. Dan untuk itu, diperlukan penetapan prosedur yang jelas, untuk mengatur tempat kerja dan waktu buat pengembangan kreatifitas karyawan.

Lingkungan kerja dalam kewirausahaan perusahaan tidaklah boleh menjadi terlalu kompleks, tapi harus menjadi lebih dinamis dalam tata kelola yang mengurangi birokrasi yang berbelit-belit. Termasuk, gaya manajemen perusahaan harus menjadi lebih berorientasi kepada kewirausahaan perusahaan, serta meminta atau menargetkan kepada para intrapreneur untuk mengidentifikasi peluang-peluang baru, dan menghasilkan kinerja unggul secara berkelanjutan.

Sifat dan perilaku inovatif tidak selalu akan memberikan kontribusi untuk kinerja. Oleh karena itu, perusahaan harus memiliki kemampuan untuk menerima risiko dari hasil inovatif dan proaktif yang tidak produktif. Dan tetap secara sistematis memfasilitasi inovasi dan kewirausahaan dalam perusahaan dengan konsisten. Semakin konsisten manajemen perusahaan mendorong kegiatan kewirausahaan perusahaan, maka semakin kuat praktik struktural organisasi dalam menjalankan kewirausahaan perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PENGEMBANGAN KARAKTER INTRAPRENEUR

PELATIHAN CORPORATE ENTREPRENEURSHIP 2HARI 16 JAM - DJAJENDRA MOTIVATION

PENGEMBANGAN KARAKTER INTRAPRENEUR

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Musuh Utama Dari Seorang Intrapreneur Adalah Menggeser Ide-Idenya Ke Ruang Yang Lebih Sempit, Ke Parameter Yang Terbatas, Dan Yang Membatasi Jalan Untuk Sesuatu Yang Jauh Lebih Besar.” ~ Djajendra

Intrapreneur adalah karyawan yang berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk mewakili perusahaan dalam menjawab tantangan. Sesuatu yang dikerjakan intrapreneur bisa benar untuk satu orang, tetapi bisa salah bagi orang lain. Dan tidak ada satu orang pun yang boleh menjadi hakim terhadap cara berpikir intrapreneur, karena kebenaran yang dia sampaikan hanya masalah perspektif.

Pekerjaan intrapreneur adalah pekerjaan yang bukan untuk menemukan sesuatu yang normal, tapi untuk menemukan sesuatu yang unik, dan yang dapat menciptakan tren baru dalam kehidupan, bahkan kalau bisa menjadi sebuah awal evolusi atau revolusi dalam tujuan bisnis yang berkelanjutan.

Intrapreneur harus memiliki kemampuan untuk membaca realitas dengan cara yang tidak menghakimi, dengan cara yang tidak eksklusif, dan membuat karakter dirinya tidak membagi segala sesuatu sesuai dengan apa yang disukai dan apa yang tidak disukai. Dia harus menjadi kreatif dalam keterbukaan ide, dan membiarkan dirinya berbicara dengan banyak ide, tanpa terjebak kepada hal-hal yang sifatnya normatif.

Musuh utama dari seorang intrapreneur adalah menggeser ide-idenya ke ruang yang lebih sempit, ke parameter yang terbatas, dan yang membatasi jalan untuk sesuatu yang jauh lebih besar. Bila intrapreneur sudah tahu apa yang dia tahu, maka di sisi lain akan ada apa yang dia tidak tahu adalah apa yang diketahui oleh orang lain. Dan oleh karenanya,  karakter seorang intrapreneur yang rendah hati dan pembelajar akan jauh lebih menarik dan berkembang. Sebab, dia akan memiliki informasi tak terbatas dari karakter pembelajar, yang akan membuka diri untuk menerima pengetahuan apa pun, walaupun itu hanya sebagian kecil dari apa yang ada untuk tahu, dan dia sadar bahwa ada jumlah tak terbatas yang dia tidak tahu.

Seorang intrapreneur pembelajar akan terus berlatih kebiasaan untuk dapat melakukan proses kreatif, lalu menyelesaikan proses kreatif menjadi inovatif yang bernilai ekonomi, dan tidak pernah malu untuk terus mencoba atas kegagalan yang dialami.

Karakter yang gemar mengumpulkan ide dan menyambungkannya ke visi adalah kebiasaan yang akan menciptakan titik keseimbangan dalam pola kerja kreatif intrapreneur. Kebiasaan untuk berpikir, merenung, berimajinasi, belajar, melakukan percobaan, dan memotivasi diri sendiri dengan kekuatan keyakinan untuk sukses, akan menjadi pola yang membuat fungsi intrapreneur terus mencapai tingkat puncak. Setiap eksekusi dari intrapreneur membutuhkan perencanaan, fokus, semangat, akuntabilitas, integritas pribadi, pragmatisme, fleksibilitas, serta keterbukaan pikiran untuk tidak dikendalikan ego dan nafsu diri sendiri.

Karakter intrapreneur adalah karakter yang harus ambisius untuk menghadirkan prototipe atas semua ide kreatifnya. Dia juga akan belajar memahami realitas pasar, dan dengan ide-ide kreatifnya, dia berani mengeksekusi hasil karyanya untuk sukses di pasar dan disukai konsumen.

Intrapreneur bukanlah karyawan biasa, tapi dia adalah karyawan luar biasa dengan ide-ide cemerlang, yang mampu membawa perusahaannya ke puncak sukses tertinggi. Dia tahu pasar, dan pasar tahu dia. Jadi, ide-ide kreatifnya selalu akan diterima pasar.

Karakter intrapreneur akan semakin berkembang saat budaya organisasi memainkan peran penting, untuk merangkul dan memberikan kebebasan kepada para intrapreneur, untuk mengembangkan potensi mereka dengan maksimal. Ketika budaya organisasi merangkul intrapreneur dan melekatkan potensi dan bakat kuat mereka di seluruh dimensi organisasi, maka para intrapreneur ini akan menjadi mesin waktu yang menopang budaya inovasi. Lalu, secara alami para intrapreneur akan menunjukkan kekuatan dari perspektif alternatif buat kejayaan masa depan perushaan.

Pastikan budaya organisasi telah mengarahkan disiplin intrapreneur ke dalam ruang kreatif perusahaan. Pastikan budaya organisasi telah memotivasi intrapreneur untuk fokus dalam adaptasi realitas pasar dan organisasi. Pastikan budaya organisasi telah memiliki sistem yang mendorong akuntabilitas intrapreneur atas setiap percobaan yang mereka lakukan.

Pengembangan karakter intrapreneur tidak sekedar untuk menjadi kreatif dalam keadaan konstan, tapi juga sangat terlatih untuk menciptakan ide-ide berani saat bisnis sedang goyah. Oleh karena itu, karakter seorang intrapreneur tidaklah boleh tenggelam di tengah-tengah keputusasaan untuk menemukan solusi, tapi karakternya harus kuat dalam menghadapi ketertindasan oleh persaingan bisnis yang tidak adil. Dan mampu menjadi pribadi yang secara fisik, mental, dan emosional, termotivasi untuk membuat perusahaan menang dan unggul dalam semua dimensi usahanya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KREATIF BERSAMA IDE-IDE TERBAIK

PROFILE 5Seorang intrapreneur tidak diciptakan oleh orang lain, tapi diciptakan oleh dirinya sendiri. Dia dengan kesadarannya sendiri menjadi sangat berdedikasi, kreatif, visioner, dan selalu berorientasi pada tujuan dan hasil akhir. Dia tidak banyak bicara, tapi dia selalu bekerja dengan motivasi tinggi, untuk menemukan jawaban dan solusi buat kemajuan perusahaan. ~ Djajendra

Jadilah pribadi kreatif, ciptakan ide hebat dari pikiran baik. Lalu,  miliki semangat dan antusiame untuk mengubah ide menjadi sesuatu yang nyata dan berharga buat kehidupan banyak orang.   Bila kau merasa tidak mampu menciptakan hal baru dari ide yang kau miliki, maka jangan pernah merasa malu untuk meminta bantuan orang lain, agar ide mu dapat dihadirkan buat kekayaan kehidupan orang banyak. Siapkan visi dan satukan ide ke dalam visi, hadirkan fisik dari visi, jadilah kreatif dengan pikiran baikmu. ~ Djajendra

Ide-ide besar bila hanya disimpan dalam pikiran dan rencana, maka ide-ide besar itu akan menjadi ide-ide kecil yang tak berguna untuk kehidupan siapa pun. Ide besar butuh tindakan-tindakan kecil, agar ide besar itu tersentuh oleh inovasi. Lalu, akumulasi dari tindakan-tindakan kecil itu akan menjadi tindakan besar, yang kemudian, membutuhkan kualitas keterampilan kerja, untuk mewujudkan ide tersebut menjadi sebuah inovasi yang sempurna.~ Djajendra

Menyembunyikan nilai-nilai negatif dalam diri sendiri adalah perbuatan yang akan membuat hidup menjadi tidak bahagia. Semua benih tidak baik akan menyebarkan suasana hati yang buruk kepada diri sendiri dan orang lain. Hormati diri sendiri dengan membuang nilai-nilai negatif, dan menggantinya dengan nilai-nilai positif. ~ Djajendra

Ketika setiap hari Anda belajar untuk melihat lebih terangnya hidup, maka Anda akan mulai melewati setiap lapisan kabut kehidupan. Dan pada akhirnya, Anda akan bahagia menerima diri sendiri dengan apa adanya, lalu membuat hidup lebih berharga untuk diri sendiri dan orang lain, serta tidak membiarkan hidup yang indah menjadi sia-sia.~ Djajendra

“Jadilah Sadar Terhadap Diri Sendiri, Dan Jangan Hanya Bisa Menyalahkan Orang Lain Untuk Setiap Kejadian Negatif Dalam Hidup Anda. Musuh Terbesar Anda Hidup Dalam Pikiran Bawah Sadar Anda, Bersama Nilai-Nilai Yang Membuat Anda Merasa Tidak Bahagia, Tidak Sejahtera, Tidak Nyaman, Tidak Damai, Dan Tidak Aman.” ~ Djajendra

“Setiap nilai-nilai di dalam diri yang bertentangan dengan cinta, rasa syukur, terima kasih, tulus, ikhlas, berbagi, membantu, peduli, akan menjadi sesuatu yang memicu perasaan tidak baik di dalam diri, pada akhirnya akan menjadi akar dari stres dan depresi.”~ Djajendra

Bila Anda benar-benar tidak tahu apa yang sedang terjadi dalam hidup Anda, maka Anda akan merasa panik saat menemukan hidup yang sulit, hidup yang menantang dalam ketidakpastian. Tapi, bila Anda benar-benar tahu dan paham tentang hidup Anda, maka apa pun kejadiannya, Anda akan menerimanya dengan senang hati tanpa berkeluh-kesah. ~ Djajendra

Sikap diam tanpa kreatifitas akan membuat potensi diri mati dalam diri. Sikap malas tanpa kegiatan produktif akan membuat diri kehilangan potensi penghasilan. Hidup yang tidak diperjuangkan, hidup yang tidak diupayakan akan membuat Anda kesendirian dalam kegagalan. Jadilah kreatif dan produktif, bantulah diri sendiri dengan membuat pilihan-pilihan kreatif, agar diri Anda menjadi lebih baik untuk diri Anda sendiri. ~ Djajendra

“Where observation is concerned, chance favours only the prepared mind” ~ Louis Pasteur (1854)

“The tragedy of life is not that it ends so soon, but that we wait so long to begin it.” ~W.M. Lewis

“It is better to be whole than to be good.” ~John Middleton Murray

“The shortest way to do many things is to do only one thing at a time.” — Sydney Smiles
“Often he who does too much does too little.” — Italian Proverb
“If you chase two rabbits, both will escape.” — Source Unknown

“When a great executive meets up with a bad business, it is usually the business whose reputation remains intact.”- Warren Buffett

“Good plans shape good decisions. That’s why good planning helps to make elusive dreams come true.” – Lester Robert Bittel

“You got to be careful if you don’t know where you are going Because you might not get there.” – Yogi Berra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INTRAPRENEURSHIP MERUPAKAN MANAJEMEN STRATEGI DARI ENTREPRENEURSHIP

PELATIHAN CORPORATE ENTREPRENEURSHIP 2HARI 16 JAM - DJAJENDRA MOTIVATION

INTRAPRENEURSHIP MERUPAKAN MANAJEMEN STRATEGI DARI ENTREPRENEURSHIP

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Intrapreneur Adalah Orang Yang Diberi Pekerjaan Oleh Entrepreneur Dengan Remunerasi Dan Sumber Daya, Untuk Mengoptimalkan Mimpi Dan Potensinya, Buat Memenangkan Perusahaan Dari Perubahan Kompetisi Pasar.” ~ Djajendra

Istilah lain untuk Intrapreneur adalah Corporate Entrepreneur. Seorang Intrapreneur adalah seseorang Corporate Entrepreneur yang kaya akan ide, konsep, wawasan, dan gambaran akan sebuah produk, jasa, atau proses yang sifatnya baru. Dia adalah seorang inovator yang selalu memiliki perasaan atau intuisi terhadap sesuatu dari hasil kreatifitasnya.

Intrapreneurship dan Corporate Entrepreneurship adalah praktek kewirausahaan oleh karyawan dan pimpinan dalam suatu perusahaan. Mereka adalah para profesional dan bukan pemilik saham. Tetapi, mereka dipercaya dan dibiayai oleh pemilik saham perusahaan, untuk mendapatkan sebuah bisnis baru, atau menghidupkan kembali bisnis yang sudah ada dengan inovasi-inovasi terbaru  dalam rangka untuk menemukan dan memanfaatkan peluang baru, agar perusahaan bisa terus menang dalam kompetisi bisnis yang sangat cepat dengan berbagai perubahan.

Intrapreneur harus memiliki ambisi dan impian yang digunakan untuk mengejar atau menciptakan hal-hal baru dibidangnya. Dia harus menciptakan sebanyak mungkin inovatif melalui mimpi dan kreatifitas tanpa batas. Dia harus selalu bersikap proaktif dengan antusiasme dan gairah yang kuat, untuk bertindak menghasilkan maha karya dan nilai tambah yang terbaru. Dia harus menjadi pribadi dengan mental dan perilaku proaktifnya, untuk menemukan peluang baru, tanpa dibatasi oleh sumber daya dan potensi yang dia miliki atau kuasai saat ini. Dia adalah energi perubahan yang terus menerus berubah, untuk menemukan hal-hal terbaru, yang sebelumnya belum berwujud dalam realitas.

Intrapreneur adalah orang yang diberi pekerjaan oleh Entrepreneur dengan remunerasi. Oleh karena itu, tanggung jawab Entrepreneur terhadap perusahaanya mencakup semua aspek; sedangkan tanggung jawab Intrapreneur sebatas unit, produk, jasa, proses, atau sumber daya yang dia kembangkan. Seorang Entrepreneur adalah pemilik dan sekaligus operator perusahaan, yang berani mengambil risiko besar dari bisnis yang dia jalankan, dengan harapan mendapatkan keuntungan finansial dan manfaat nilai tambah lainnya. Jadi, seorang Intrapreneur memiliki risiko terbatas, dan seorang Entrepreneur memiliki risiko tidak terbatas.

Intrapreneurship merupakan manajemen strategi dari Entrepreneurship. Oleh sebab itu, fungsi Intrapreneurship harus dikelola dengan tata kelola terbaik untuk mendorong pertumbuhan perusahaan dari dalam. Perusahaan dengan konsep intrapreneurial efektif haruslah menciptakan lingkungan dan budaya perusahaan yang memungkinkan tumbuh berkembangnya semangat Intrapreneurship di dalam perusahaan.

Untuk penerapan konsep intrapreneurial yang efektif dalam perusahaan diperlukan kebijakan yang mengatur struktur formal untuk Intrapreneurship; diperlukan komitmen dan tanggung jawab dari karyawan dan pimpinan untuk mengkontribusikan cara kerja dan ide-ide buat menjaga kinerja dan daya saing perusahaan; diperlukan upaya nyata dari perusahaan untuk menciptakan tenaga kerja yang beragam kemampuan atau multi talenta; diperlukan integritas perusahaan untuk merancang jalur karir yang menarik dan kompetitif; dan juga menciptakan konsep insentif yang membuat pekerja selalu setia seumur hidup bersama perusahaan.

Kemauan dan kemampuan perusahaan untuk menyediakan dana buat pengembangan intrapreneur di dalam perusahaan, akan menjadikan perusahaan selalu memiliki para eksekutif senior dan junir untuk proyek-proyek prospektif. Dan juga, perusahaan berpotensi untuk mendapatkan peluang ataupun menjaga peluang-peluang yang sudah ada. Selanjutnya, perusahaan bisa terus unggul di tengah ladang persaingan yang sangat keras saat ini. Menjadikan setiap karyawan dan pimpinan sebagai seorang Intrapreneur akan membuat perusahaan jeli mengenali aneka peluang, risiko, dan memanfaatkannya secara benar untuk menjaga daya saing dan kinerja perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com