DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Mind Management (page 1 of 13)

Manajemen Pikiran

KEINGINAN DAN KEBUTUHAN ADA BATASNYA

“Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.”~Djajendra

Semakin mampu seseorang memenuhi kebutuhan dan keinginan, semakin naik lagi tuntutan terhadap kebutuhan dan keinginan yang baru. Manusia tidak pernah puas dengan sebuah keadaan. Selalu berusaha untuk mencapai yang lebih besar lagi. Hierarki kebutuhan terus meningkat dan berubah di sepanjang waktu sesuai motivasi diri masing-masing pribadi. Dan, semua ini berakhir pada saat manusia membutuhkan pencerahan untuk melenyapkan keinginan dan menyederhanakan kebutuhan hidup.

Pada awal pertumbuhan, setiap orang tumbuh dengan fokus materi, jiwa diabaikan, pikiran dibiarkan bebas tak terkendali untuk bermimpi tentang apa pun. Keinginan dan kebutuhan akan terus berkembang untuk meningkatkan keamanan, kesenangan, kepuasan, kebanggaan, kehormatan, kesehatan, kenikmatan, kekayaan, dan penampilan diri yang lebih baik. Ini semua adalah kebutuhan dasar dan menengah yang biasanya dialami oleh setiap orang.

Dalam proses mendapatkan kebutuhan dasar dan menengah, setiap orang selalu ingin menjadi pribadi luar biasa. Berkompetisi dan bersaing dengan orang lain adalah naluri dasar manusia. Semua orang menginginkan aktualisasi diri yang membuatnya terlihat lebih hebat. Kreativitas dan inovasi adalah kekuatan yang ada di dalam diri setiap orang untuk menjadi manusia luar biasa. Dalam tahap ini, stres menjadi bagian yang tak terhindarkan, tidak ada kesadaran untuk mengelola emosi dan pikiran, sulit menerima cahaya untuk membangun jiwa yang damai. Biasanya, pencerahan pun belum mampu dipahami, selalu dikalahkan oleh ego yang sangat menginginkan sesuatu yang lebih dari siapa pun atau apa pun.

Ketika semua keinginan dan kebutuhan dasar dan menengah itu terpenuhi secara berlebihan, maka terjadilah kekosongan di dalam diri, dan membutuhkan pencerahan untuk melenyapkan nafsu keinginan dan kebutuhan. Ada orang-orang yang mampu memasuki wilayah pencerahan dan menemukan cara untuk mengisi kekosongan di dalam diri, tetapi sangat banyak juga orang-orang yang tetap terperangkap dalam ego kebutuhan dan keinginan. Jiwa yang sangat terikat dengan kebutuhan dan keinginan biasanya sulit menerima pencerahan. Pencerahan adalah fondasi untuk memiliki jiwa yang terisi penuh dengan kebahagiaan dan keindahan hidup.

Kebahagiaan dan keindahan baru dapat dirasakan ketika seseorang melampaui sifat yang terikat pada kebutuhan dan keinginan. Ketika keinginan dan kebutuhan lenyap dari pikiran dan emosi, maka sejak itu seseorang akan memasuki wilayah kehidupan yang bergerak karena cinta dan kasih sayang. Rasa syukur dan terima kasih dengan keadaan diri sendiri menjadikan diri sejahtera dan kaya dengan indahnya kehidupan. Pencerahan yang membangkitkan kebaikan dari dalam diri akan membuat kekayaan materi dan pencapaian prestasi menjadi tunduk kepada kebaikan, bukan lagi pada keserakahan.

Ketika kebutuhan dan keinginan lenyap dari ego, maka sudah tidak ada lagi kebisingan di pikiran. Pikiran pun menciptakan emosi positif untuk bisa menikmati keindahan dan kebahagiaan. Sudah tidak ada lagi bisikan di kepala tentang uang yang lebih banyak, tentang rumah yang lebih besar, tentang nikmatnya fasilitas-fasilitas kehidupan, dan juga semua sifat rakus akan hilang digantikan sifat peduli, welas asih, serta kemampuan untuk menjalani hidup tanpa paksaan dan kekerasan.

Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANI HIDUP DI TENGAH ORANG-ORANG POSITIF DAN NEGATIF

“Kehidupan damai dan indah di tengah orang-orang positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian.”~Djajendra

Apakah semua orang bisa menyebarkan energi positif dalam kehidupan ini? Kita semua menjalani kehidupan dualitas, ada orang-orang yang membawa energi baik untuk kehidupan yang indah, ada juga orang-orang yang membawa energi buruk untuk merusak kehidupan yang indah dan damai. Hidup selalu abadi diantara kebaikan dan ketidakbaikan. Bersyukurlah ketika lingkungan kehidupan kita dikuasai oleh energi baik, sehingga kita semua bisa berkarya dan menjalani kehidupan yang indah dan damai.

Tidak semua orang mampu menerima kebaikan sebagai landasan hidup. Ketika di dalam diri seseorang terkumpul keyakinan dan pemikiran negatif yang kuat, maka tidak mudah merubahnya untuk menjadi energi baik. Orang-orang negatif selalu yakin dan percaya tentang kebenaran yang mereka perjuangkan. Biasanya, di dalam kebenaran tersebut ada rasa benci terhadap pihak lain. Sifat dan perilaku yang anti toleransi, rendah empati, rendah cinta, dan suka memperlebar perbedaan sudah begitu menguat di dalam keyakinan dan pola pikir mereka, sehingga tidak mudah bagi cahaya kebaikan untuk memberikan kesadaran tentang hidup dalam kepedulian dan kasih sayang yang luas.

Suara hati dan pemikiran orang-orang negatif hanya melayani cinta dan kepedulian sebatas sumber keyakinannya. Karena keyakinan dan pola pemikiran yang terbentuk itu sempit, maka mereka tidak memiliki fondasi untuk menerima energi positif dari wawasan yang luas. Cahaya positif dari sumber yang luas dan universal sulit diterima akal dan logika orang-orang negatif. Mereka sudah terbiasa di dalam kotak sempit tentang kebenaran, dan menguatkan rasa benci terhadap perbedaan, sehingga tidak mampu melihat kebenaran dari wawasan yang luas.

Bila kita ingin hidup damai, maka kita harus menerima realitas bahwa kehidupan dikuasai oleh energi negatif dan energi positif. Artinya, dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu akan bertemu dengan orang-orang positif dan negatif. Orang-orang positif dan negatif itu bisa saja ada di dalam rumah kita, kantor kita, lingkungan kita, atau dimanapun. Kehidupan damai dan indah di tengah-tengah kekuatan positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian. Perilaku kita yang menghormati energi baik dan energi buruk dengan jiwa besar dan ikhlas akan menjaga kedamaian hidup kita.

Tidak perlu memberi pencerahan secara berlebihan untuk merubah orang-orang negatif. Sebab, keyakinan dan pemikiran yang begitu kuat menjadikan orang-orang negatif sulit menerima pencerahan oleh wawasan kehidupan yang luas. Ketika keyakinan dan pemikiran mereka tidak bertemu dengan kebenaran dari sumber lain, maka kebencian akan muncul untuk memperkuat ego dan pemikiran. Jadi, satu-satunya cara untuk memiliki kehidupan pribadi yang indah dan damai adalah memiliki empati dan toleransi dengan orang-orang negatif tersebut. Tidak perlu memusuhi mereka. Tidak perlu mencari-cari kekurangan mereka. Tidak perlu menilai mereka. Tidak perlu menghakimi mereka. Terimalah mereka semua apa adanya. Baik dan buruk sudah menjadi bagian dari kehidupan, dan tidak seorang manusia pun mampu menghilangkan yang buruk dari kehidupan ini.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENYINGKIRKAN PIKIRAN DAN UCAPAN NEGATIF

“Semua kata-kata negatif yang kita lemparkan kepada orang lain akan kembali kepada diri kita sendiri.”~Djajendra

Perkataan tidak baik akan kembali kepada diri sendiri. Ketika berucap dan berkata-kata tidak baik kepada orang lain, maka sesungguhnya kita sedang menabung energi tidak baik di dalam diri kita sendiri. Energi tidak baik tersebut akan membuat hidup kita seperti yang kita ucapkan. Semua kata-kata negatif yang kita lemparkan kepada orang lain akan kembali kepada diri kita sendiri. Ucapan dan kata-kata yang tidak baik hanya merusak kedamaian hidup. Perilaku yang suka mencari-cari kekurangan orang lain hanya merugikan diri sendiri.

Kehidupan positif berarti semakin banyak kita mendengar dan berbicara tentang hal-hal positif. Kemampuan kita untuk bebas dari pengaruh negatif akan membuat hidup kita indah dan damai. Walaupun kita tahu bahwa tidak mungkin semua orang di lingkungan kehidupan kita memiliki kata-kata dan ucapan positif, tetapi kesadaran untuk tidak mendengarkan mereka yang negatif akan membuat hidup kita lebih baik. Kita berhak untuk memilih kehidupan positif, dan kita mampu memiliki kehidupan positif di tengah-tengah lingkungan yang penuh dengan ucapan negatif.

Ketika orang-orang negatif berbicara dengan kita, maka kita harus mengubah percakapan tersebut menjadi positif. Jangan pernah membiarkan aliran kata-kata atau berita negatif mempengaruhi pikiran kita. Jangan membiarkan energi konflik dan kekerasan memasuki emosi kita. Kita harus memiliki sikap dan niat untuk menanggapi segala sesuatu dari sudut pandang positif. Jadi, mulai saat ini, jika ada orang-orang mengirimkan berita negatif, maka kita harus siap memberi tanggapan dengan cara yang lebih positif.

Pandangan positif menciptakan semangat, harapan, antusiasme, dan motivasi untuk masa depan yang lebih baik. Jika setiap saat kita memahami hidup dengan pandangan positif, maka apa pun tantangan dan situasi negatif, kita mampu menghadapinya dengan tenang. Pandangan positif akan memberikan pengalaman damai dengan semua keadaan.

Setiap ucapan haruslah memiliki kualitas untuk menyampaikan kedamaian, kebenaran, kebahagiaan, cinta, dan kepedulian. Semua ucapan dan kata-kata positif adalah harta yang semakin memperkaya hidup kita. Kita perlu menyingkirkan semua pikiran buruk dari diri kita. Kita perlu menguatkan pikiran positif saat teman, keluarga, dan lingkungan kerja memberikan banyak energi negatif kepada kita. Jadilah pribadi yang memilih untuk hidup damai apa adanya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KEYAKINAN DAN POLA PIKIR ADALAH RANTAI PENGIKAT

“Selalu berpikir positif dan melakukan yang terbaik untuk diri sendiri.~Djajendra

Apa yang kita pelajari dan yakini sejak kecil dan sampai sekarang akan mengikat kita dengan realitas hidup sehari-hari. Keyakinan dan pola pikir adalah rantai pengikat. Jelas, kapan pun kita bisa berubah dan beradaptasi dengan kenyataan, kapan pun kita bisa memperbaiki keyakinan dan pola pikir untuk disesuaikan dengan keadaan. Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk ngotot dengan sesuatu yang tidak sesuai zaman. Kesanggupan untuk merubah pola pikir dan beradaptasi dengan kenyataan adalah jalan terbaik untuk meraih prestasi.

Pola pikir menentukan siapa kita di dalam hidup ini. Tidak perlu membiarkan kita ditahan oleh hal-hal kecil atau sepele dalam menuju pencapaian terbaik. Kita harus selalu percaya dan yakin untuk bisa keluar dari sebuah keadaan yang tidak kita inginkan. Kita harus meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan pola pikir yang tepat untuk segera keluar dari keadaan yang tidak menguntungkan hidup kita.

Mungkin saja sejak masih sangat mudah dan sejak masa kanak-kanak, kita telah mendapatkan pengetahuan dan keyakinan yang membatasi kemajuan potensi kita. Jelas, ini semua akan membentuk pola pikir yang membatasi kita atau membuat diri kita seolah-olah tidak mampu keluar dari sebuah keadaan. Padahal, kita adalah makhluk kreativitas, yang setiap saat mampu beradaptasi dengan keadaan seperti apa pun. Kita memiliki akal dan kecerdasan untuk menemukan jalan keluar, untuk menemukan jawaban atas kesulitan hidup yang harus kita hadapi. Jadi, kita ini tidak perlu terjebak dalam kesulitan dan ketidakmampuan, kita harus selalu kreatif dan inovatif untuk bisa menemukan jalan terbaik menuju sukses yang kita impikan.

Hanya keyakinan dan pola pikir yang menahan diri kita untuk mencapai kehidupan terbaik. Oleh karena itu, jangan membiarkan diri kita dikondisikan untuk percaya bahwa kita tidak dapat melepaskan diri dari kesulitan hidup. Ingat selalu bahwa kita semua memiliki potensi untuk meraih impian. Jadi, mulai hari ini, percayalah bahwa tidak ada yang bisa menahan diri kita untuk mencapai impian. Setiap hari, latih mental untuk membebaskan diri dari keyakinan dan pola pikir yang membatasi potensi sukses kita.

Jangan membiarkan hidup kita penuh keluh-kesah dengan menyalahkan orang lain atas ketidakmampuan kita. Bangkit dan berusahalah untuk mewujudkan sesuatu yang terbaik. Kita semua kapan saja bisa bebas dari ikatan keyakinan dan pola pikir yang membatasi pertumbuhan potensi sukses kita. Kita tidak perlu terjebak di tempat yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kita harus percaya dan yakin bahwa kita dapat melakukan sesuatu yang kita impikan. Kita harus yakin dan percaya bahwa setiap hari kita bisa tumbuh dan menjadi lebih berkualitas dengan hidup kita. Kita harus percaya bahwa kita bisa berubah dan beradaptasi untuk memiliki kehidupan yang kita inginkan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK ADA SOLUSI DI DALAM DIRI YANG PENUH TEKANAN DAN STRES

“Tidak ada solusi yang baik di dalam pikiran yang kacau.”~Djajendra

Ketika kita belum menemukan diri sendiri dan belum menguatkan diri sendiri, kita sangat mudah dibuat stres dengan masalah hidup. Masalah hidup hanya dapat dipecahkan dengan pikiran dan emosi positif. Semakin tenang dan sabar dalam menghadapi masalah, semakin mudah memecahkan masalah. Semakin fokus dan terlibat secara mendalam dengan masalah, semakin sulit untuk menemukan jalan keluar. Tidak ada solusi yang baik di dalam pikiran yang kacau. Tidak ada solusi yang baik di dalam diri yang penuh tekanan dan stres.

Sangatlah manusiawi bila kita tersedot ke dalam pusaran masalah, tetapi hal ini sangat merugikan hidup kita. Sejujurnya, tidaklah mudah untuk melepaskan diri dari masalah yang mengepung hidup kita. Karena tidak mudah untuk melepaskan diri dari masalah, maka kita harus meningkatkan kesadaran agar dapat menghadapi masalah dengan bijak. Salah satu cara terbaik adalah menerima masalah dengan tenang dan membuatnya menjadi lebih kecil, melangkah mundur sedikit dari masalah tersebut, kemudian memperhatikannya dengan jujur tanpa terlibat secara emosional dengan masalah tersebut. Jangan membiarkan diri menjadi stres dengan masalah. Tetaplah tenang dan cerdas untuk menyelesaikan masalah.

Jika terlalu fokus pada masalah, maka pikiran akan dikuasai dan dikendalikan oleh masalah. Oleh karena itu, masalah harus dihadapi dengan pikiran jernih tanpa emosi negatif. Pisahkan masalah dari diri sendiri dan miliki kesabaran saat menghadapinya. Dengarkan suara hati dengan tenang dan jujur, miliki kecerdasan dan kreatifitas untuk menemukan solusi atas masalah yang dihadapi. Hindari perasaan kesal, marah, panik, takut, benci, dan frustasi kepada siapa pun. Tidak perlu fokus untuk menemukan siapa yang salah. Tidak perlu menyalahkan orang lain. Tidak perlu bingung atau merasa tidak berdaya. Gunakan kecerdasan, akal sehat, logika, kesadaran, dan pemikiran positif dengan tenang, jelas dan rasional dalam proses menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Kehidupan tidak selalu seperti yang kita inginkan, tetapi ketika kita mau menerima kehidupan yang kita miliki, maka kebahagiaan dan kedamaian akan menjadi energi kehidupan kita. Penyebab utama tekanan yang menumpuk di dalam diri karena kita tidak ikhlas menerima kenyataan yang sedang kita alami. Ketika kita marah dan ngotot dengan masalah kita, maka stres akan semakin membawa hidup kita pada titik terendahnya. Menerima hidup dan membiarkan hal-hal di luar kendali kita berjalan di dalam pikiran positif adalah jalan terbaik untuk menghindari hal-hal menjadi lebih buruk.

Sebagian besar masalah menjadi semakin buruk karena hilangnya ketenangan, kesabaran, dan keikhlasan untuk menghadapinya. Tidak perlu terlalu memberikan perhatian terhadap masalahnya, fokuskan untuk menemukan jalan keluar. Bila kita fokus pada masalah, maka secara mental dan emosional kita akan kehabisan tenaga dan waktu. Sulit untuk memecahkan masalah dan menemukan solusi jika kita terlalu dekat dengan masalah tersebut. Jauhkan diri dari masalah tersebut, kemudian kendalikan diri dan emosi, ciptakan ketenangan dan energi positif di dalam diri, dan mulailah menggunakan strategi yang tepat untuk menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Menjadi pribadi yang tidak terganggu dengan hal apa pun adalah fondasi yang baik untuk menemukan solusi atas berbagai masalah hidup. Jadi, sebelum masalah menyerang kita, sangatlah diperlukan kesadaran dan latihan untuk tidak terganggu dengan berbagai situasi, peristiwa, perilaku, sikap, dan kenyataan hidup. Mampukan diri untuk menerima setiap keadaan dan praktikkan pola hidup yang fokus pada hal-hal baik di sepanjang hari dan waktu.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MILIKI JARAK DENGAN MASALAH, JANGAN TERIKAT PADA MASALAH

“Masalah yang menguasai mental dan emosi akan membuat diri tak berdaya, dan berpotensi menjadikan diri berada pada titik terendah kehidupan.”~Djajendra

Pekerjaan terbesar kita semua adalah menjaga kesehatan, kebugaran, ketenangan, kebahagiaan, kedamaian, keindahan, dan perasaan sejahtera. Persoalannya, setiap orang berpotensi menghadapi masalah. Jadi, perjalanan hidup setiap orang akan mendapatkan tantangan dalam bentuk masalah. Di sinilah kita semua di uji oleh kehidupan, apakah kita fokus pada masalah atau kita fokus untuk menjaga kedamaian hidup kita.

Setiap bangun pagi fokuslah untuk penguatan diri, sehingg semua masalah hidup menjadi kecil. Mulailah dengan doa untuk rahmat dan kebaikan yang sudah diterima, kuatkan perasaan syukur, fokuskan pikiran untuk mengingat hal-hal terbaik yang membuat diri semakin bersyukur dengan hidupnya. Bersyukurlah dengan apa yang ada di meja makan, bersyukurlah dengan keluarga, bersyukurlah dengan pekerjaan, bersyukurlah untuk semua tantangan yang harus dihadapi, fokuskan semua kekuatan untuk ketenangan dan kedamaian hidup.

Kehidupan yang baik dibentuk dari kekuatan tenang dan terpusat, tidak mengejar sesuatu secara berlebihan, selalu tampil tenang dan produktif, membangun disiplin untuk memusatkan diri sendiri agar dapat memulai pekerjaan dengan kinerja terbaik. Kebiasaan hidup yang sangat serius dengan masalah hanya akan membuat masalah itu semakin membesar dan menguras semua kekuatan diri. Jangan membiasakan diri Anda untuk terus-menerus memikirkan masalah, kuatkan diri Anda agar bisa mengalihkan pikiran dari masalah, kemudian memfokuskan pikiran untuk merasakan syukur dan keindahan atas semua hal yang Anda hadapi.

Ketika Anda memberikan perhatian yang besar kepada masalah, Anda akan dikendalikan oleh emosi negatif. Pikiran Anda kepada masalah akan membuat Anda cemas, putus asa, marah, takut, khawatir, frustasi, stres, merasa tidak berdaya, sedih, dan banyak emosi negatif lainnya akan berakumulasi di dalam diri Anda. Jelas, dengan membiarkan masalah menguat dalam pikiran dan emosi, Anda akan kesulitan untuk memecahkan masalah tersebut. Anda akan kehilangan kekuatan untuk mengatasi masalah tersebut, sehingga hidup Anda akan berlarut-larut dalam masalah.

Di tempat kerja, ketika Anda menghadapi masalah, bekerjalah dari kebahagiaan dan ketenangan. Jangan biarkan masalah menciptakan stres. Bila Anda sudah stres dengan masalah di tempat kerja, maka Anda akan membuang-buang waktu dan tenaga untuk melayani stres. Akibatnya, masalah Anda pun akan semakin menguat karena Anda telah dibuat menjadi lemah oleh stres Anda. Jadi, tetaplah berpusat pada ketenangan dan kebahagiaan, nyalakan energi positif sekuat mungkin di dalam diri agar Anda bisa mempertahankan hubungan positif dengan masalah Anda.

Masalah yang menguasai pikiran dan emosi akan menyulitkan untuk pengendalian diri. Anda akan bingung, kesal, marah, takut, dan sulit menemukan solusi. Jelas, semua kondisi ini akan menambah tekanan stres bagi hidup Anda. Masalah yang dibiarkan menguasai hidup Anda akan menjadikan diri Anda lebih buruk. Anda akan kehilangan kemampuan untuk pemecahan masalah dan menemukan solusi. Masalah yang menguasai diri Anda akan membuat Anda tak berdaya dan berpotensi membuat Anda berada pada titik terendah

Ciptakan jarak antara Anda dengan masalah Anda, jangan terikat pada masalah Anda. Terlalu dekat dengan masalah akan membuat Anda kehilangan kekuatan dan kemampuan. Tidak perlu terlalu memikirkan masalah. Anda memang membutuhkan solusi agar masalah tersebut tuntas, tetapi tidak perlu menyiksa diri dengan masalah tersebut. Mundurlah beberapa langkah dari masalah, tenangkan diri dan temukan kebijaksanaan untuk melihat masalah tanpa menjadikannya terikat dengan Anda.

Tujuan masalah adalah untuk membuat Anda lebih kuat dan lebih kreatif dalam menemukan jalan keluar. Oleh karena itu, secara mental dan emosional, Anda harus kuat dan tidak boleh kehabisan tenaga karena tekanan dari masalah. Tetaplah bekerja dengan percaya diri dan penuh tenaga, tenangkan diri, yakinkan diri bahwa Anda pasti mampu memecahkan masalah dengan solusi yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK MEMBIARKAN EMOSI NEGATIF BERKUASA ATAS DIRI KITA

“Kehidupan adalah hadiah yang berharga, jadi: nikmati semua keberuntungan dengan rasa syukur, jangan lupa berdoa kepada Tuhan yang sudah menjaga kita siang dan malam dengan penuh kasih sayang.”~Djajendra

Emosi negatif dihasilkan dari pemikiran negatif. Ketika seseorang hanya mampu melihat kekurangan dan tidak mampu melihat kelebihan atau kebaikan, maka dia akan menarik berbagai jenis emosi negatif ke dalam dirinya. Emosi negatif atau perasaan negatif adalah sesuatu yang tidak menyenangkan hati atau sesuatu yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun. Pastinya, setiap orang ingin bebas dari perasaan negatif agar hidupnya bahagia dan damai. Jelas, bila ingin bebas dari emosi negatif, maka kita harus menyadari bahwa hidup ini adalah rahmat Tuhan, bahwa hidup ini adalah sebuah keberuntungan bagi kita. Kesadaran untuk menjadi diri sendiri yang utuh dalam sikap rendah hati akan menghilangkan emosi negatif di dalam diri. Biasanya, ketidaktahuan atau wawasan yang dangkal menyebabkan kesombongan, kebohongan, keegoisan, dan tertutupnya hati nurani untuk memahami anugerah Tuhan, sehingga hal ini membuat energi negatif mengalir ke arah diri kita, kemudian menciptakan emosi negatif yang sulit kita buang dari diri kita.

Tuhan sudah memberikan segalanya bagi hidup kita, tetapi perasaan kurang bersyukur dan merasa kurang beruntung telah memberikan kekuatan bagi emosi negatif untuk berkuasa atas diri kita. Keluhan dan kebiasaan yang tidak mau menerima kehendak Tuhan mengundang energi negatif ke dalam diri kita. Setiap orang berhak menjalani hidup sesuai dengan jalan yang dipilih sendiri, tetapi setiap orang juga harus sadar bahwa hidup ini ditentukan oleh kehendak Tuhan. Oleh karena itu, kita tidak boleh lupa sedikitpun bahwa tugas manusia adalah bekerja dan melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati, tetapi untuk hasil akhirnya harus tetap tunduk kepada kehendak Tuhan. Bila hal ini bisa dipraktikkan dengan baik, maka energi negatif tidak akan mampu menguasai diri kita, sehingga kita bisa menjaga emosi positif dan menghindari emosi negatif di dalam diri kita.

Pikiran adalah kekuatan yang selalu ingin berkuasa atas diri kita. Pikiran memiliki kecerdasan untuk membentuk pola dan menciptakan kebiasaan. Bila sesuatu dipikirkan setiap hari dan setiap saat, maka dia akan berwujud ke dalam kebiasaan hidup. Emosi negatif adalah hasil dari pemikiran negatif. Biasanya, untuk menguatkan pemikiran positif kita harus menjadi bijaksana dan berjuang total menginternalisasi nilai-nilai positif ke dalam diri dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Jadi, tidak mudah untuk menguatkan pemikiran positif di dalam diri kita. Sebaliknya, pemikiran negatif mudah diciptakan dan sulit untuk disingkirkan dari dalam diri. Sekali pemikiran negatif berkuasa atas diri kita, maka dengan mudah dia membiarkan semua emosi-emosi buruk untuk mengambil bagian dari kekuasaannya. Saat emosi negatif berkuasa di dalam diri; semua rasa damai dan ketenangan hidup akan hilang digantikan rasa takut, khawatir, cemas, dan marah.

Dalam tubuh, lemak bertahan lebih lama daripada otot; dalam mental, pemikiran negatif bertahan lebih lama daripada pemikiran positif. Kita ketahui bersama terlalu banyak lemak di dalam tubuh menjadi sumber penyakit bagi tubuh, demikian juga dengan pemikiran negatif yang menjadi sumber penyakit bagi mental. Bila kita sudah memiliki kesadaran tentang bahaya dari pemikiran negatif, maka tekad dan niat untuk menguatkan pemikiran positif akan menjadi sebuah rutinitas di sepanjang perjalanan hidup kita.

Disiplin dan kerja keras agar emosi negatif tidak berkuasa di dalam diri haruslah dilakukan dengan konsisten. Dalam hal ini, kita harus memahami bahwa kehidupan yang kita jalani menghasilkan kemenangan dan kegagalan. Dalam kehidupan siapapun, kemenangan dan kegagalan pasti menjadi bagian yang tak dapat dihilangkan. Oleh karena itu, ketika kegagalan yang kita hadapi, kita harus berpikir positif bahwa kegagalan itu hanyalah sebuah petunjuk untuk memperbaiki cara melakukan. Jadi, kegagalan bukanlah sesuatu yang negatif atau sesuatu yang merugikan, kegagalan atau kesalahan hanyalah petunjuk untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik. Bila hal ini bisa dipraktikkan dengan baik, maka pemikiran negatif dapat dihindarkan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PIKIRAN NEGATIF ADALAH RINTANGAN BAGI KEMAJUAN DIRI SENDIRI

“Pikiran negatif adalah rintangan bagi kemajuan diri sendiri.”~Djajendra

LEBIH BAIK DIAM DARIPADA MENGUCAPKAN HAL-HAL BURUK

“Orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan.”~Djajendra

Kata orang bijak, “DIAM ADALAH EMAS”. Diam adalah emas, berbicara hal-hal positif adalah berlian, dan lebih baik diam daripada berbicara hal-hal yang menyebabkan orang lain sedih. Ucapan dan pilihan kata-kata negatif yang menyerang orang lain adalah kekuatan buruk yang sedang diekspresikan dari dalam diri. Pikiran yang tidak baik dan suara hati yang penuh prasangka buruk adalah sumber terciptanya stres dalam kehidupan sosial. Pikiran buruk dan ucapan penuh kebencian adalah energi negatif yang sangat merusak keharmonisan hidup bersama.

Kata-kata positif yang penuh kasih sayang memiliki kekuatan untuk menenangkan, mendamaikan, menghibur, dan membuat orang-orang yang mendengar lebih bahagia atau damai hidupnya. Biasanya, orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan. Nada berbicara yang tinggi dengan pilihan kata-kata yang buruk memberi dampak negatif pada sistem saraf pendengarnya, sehingga pendengarnya berpotensi stres setelah mendengarkan hal tersebut. Jadi, kalau ingin memberikan rasa damai bagi kehidupan sosial, maka berucaplah positif di ruang sosial dengan pilihan kata yang membuat orang senang dan merasa damai.

Pikiran yang tidak terkendali dan niat buruk menciptakan getaran tidak menyenangkan bagi kehidupan. Energi negatif kehidupan yang bersumber dari niat buruk, pikiran negatif, emosi negatif, dan pilihan kata-kata negatif menyebabkan kekacauan di semua tingkatan kehidupan. Siapapun yang membiarkan energi negatif menguasai mental, emosi, niat, keyakinan, dan perilaku jiwanya hanya sedang menarik ketidakberuntungan ke dalam hidupnya. Pikiran positif membuat diri menarik keberuntungan dan kesejahteraan bagi hidupnya. Kata-kata positif yang penuh kasih sayang dan menghargai perbedaan menarik kedamaian bagi hidupnya. Niat tulus dan perilaku ikhlas untuk berkontribusi bagi keindahan dan ketenangan hidup menarik kebahagiaan di sepanjang hidup.

Ucapan dan kata-kata yang dipilih adalah cerminan dari kenyataan yang sedang terjadi di dalam diri. Di dalam jiwa yang positif selalu tersimpan kamus bahasa positif yang menyenangkan, menghargai, menyayangi, dan membantu jiwa untuk tumbuh lebih baik lagi. Sebaliknya, di dalam jiwa yang negatif tersimpan kamus bahasa negatif yang merusak, menghancurkan, merendahkan, memperburuk, dan melemahkan jiwa sehingga tidak bisa tumbuh kuat. Manusia tidak diciptakan untuk seratus persen sempurna, manusia pasti melakukan kesalahan, tetapi manusia diberikan kesadaran untuk mengendalikan kesalahan dan kekurangan. Manusia diberi akal dan kekuatan kreatif untuk memperbaiki dan melakukan segala sesuatu dengan lebih penuh kasih. Kebaikan, keindahan, kedamaian, kasih sayang, kepedulian, serta menghargai keragaman dan perbedaan adalah sumber kekuatan hidup. Ketika kebencian dan kemarahan menguasai jiwa, maka itu menjadi sumber ketidakberdayaan, dan diri pun menjadi lemah saat menghadapi realitas hidup.

Ucapan buruk dan pemikiran negatif menguras semua energi baik dari dalam diri. Bila energi baik kalah jumlahnya dengan energi buruk di dalam diri, maka perasaan-perasaan negatif di dalam diri akan menguras kekuatan diri untuk hidup lebih produktif. Intinya, pemikiran negatif, niat buruk, dan kata-kata negatif tidak akan memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi diri. Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup hanya dimiliki oleh kekuatan positif yang produktif. Tidak perlu berucap kata-kata yang tidak diperlukan dalam menciptakan ketenangan dan kebahagiaan hidup. Tidak perlu berucap kata-kata yang memperburuk situasi dan harga diri. Semakin negatif dan buruk ucapan yang dikeluarkan, semakin merendahkan harga diri dan kehormatan diri sendiri. Jadi, ikuti nasihat orang bijak, yaitu: diam itu emas. Lebih baik diam daripada merendahkan diri sendiri dengan ucapan-ucapan yang tidak etis.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / Email: training@djajendra-motivator.com

TERBENTUKNYA SEBUAH KEPRIBADIAN

“Pikiran positif, kecerdasan, dan suara hati yang positif mampu melindungi kepribadian positif Anda dengan cara menyaring informasi positif dari semua yang ditarik oleh indra dari luar diri Anda.”~Djajendra

Anda dapat membentuk kepribadian yang Anda impikan. Di dalam diri Anda sudah ada alat dan kekuatan untuk membentuk kepribadian yang Anda inginkan. Anda memiliki pikiran, kecerdasan, dan suara hati untuk membentuk sebuah kepribadian yang Anda inginkan. Kesadaran untuk menjadi diri sendiri yang sejati; kesadaran untuk melatih pikiran selalu positif dan murni; kesadaran untuk merasakan segala sesuatu dari sisi baiknya, akan memberikan energi positif bagi jiwa dalam upaya membentuk kepribadian positif yang kuat.

Yang perlu Anda pahami adalah bahwa indra Anda mampu menarik jutaan peristiwa dari luar diri Anda, lalu dibuat dalam tayangan imajinasi dan menciptakan berbagai pengalaman melalui persepsi. Indra Anda mampu memberikan informasi kepada imajinasi dan persepsi tentang hal-hal yang tertangkap olehnya dari luar diri Anda. Berbagai pengalaman dan pengetahuan yang Anda rasakan dari kehidupan mampu di proses dan dianalisis secara mendalam oleh pikiran dan kecerdasan Anda. Kemudian, peran suara hati Anda adalah sebagai penentu apakah diterima atau ditolak oleh jiwa Anda. Bila suara hati menerima semua masukan dari pikiran dan kecerdasan, maka semua yang diterima tersebut berpotensi membentuk karakter kepribadian Anda.

Indra Anda mampu menyampaikan pesan kepada pikiran dan kecerdasan melalui pendengaran, penglihatan, sentuhan, cicip, rasa. Kemudian, semua ini dirangkum dan diproses oleh pikiran dan kecerdasan sesuai pengetahuan yang mereka miliki. Semuanya akan disimpan dalam memori dan sewaktu-waktu bisa ditayangkan di dalam diri Anda. Jadi, apapun yang ditangkap oleh indra Anda pasti tersimpan di dalam memori dan selalu siap tayang sesuai realitas yang Anda hadapi. Indra tidak hanya menangkap melalui kesadaran, tetapi juga melalui alam bawah sadar Anda. Oleh karena itu, Anda harus memiliki kualitas integritas yang kuat, sehingga semua yang disampaikan oleh indra Anda dapat dikendalikan di dalam kualitas integritas Anda.

Setiap hari Anda harus tulus, berdedikasi, dan bertekad untuk tumbuh dan berkembang dengan penuh keyakinan dan sabar. Tumbuhkan tunas-tunas kepribadian positif dari kualitas integritas Anda. Semua nilai-nilai positif Anda memungkinkan Anda berevolusi untuk menjadi pribadi positif yang kuat, dewasa, bebas, dan hebat dalam setiap hal. Oleh karena itu, mulai hari ini bacalah inspirasi positif; tumbuhkan satu kekuatan positif di dalam diri dan menghapus satu kelemahan diri setiap hari; tingkatkan kepercayaan diri di dalam sikap rendah hati untuk memiliki integritas dan mengendalikan diri dari energi negatif; setiap hari terus bergerak dari ruang gelap pribadi menuju ruang terang pribadi; kuatkan harapan dan tangani setiap masalah dengan rasa syukur; duduklah dalam ketenangan jiwa, lalu dengan integritas bangkitkan jati diri Anda yang positif sebagai sahabat perjalanan hidup Anda untuk selamanya.

Tayangan imajinasi yang berulang-ulang terus di dalam diri Anda akan membentuk pikiran, perasaan, kata-kata, tindakan, dan takdir Anda. Jadi, berhati-hatilah dengan semua imajinasi yang muncul di dalam pikiran Anda. Belajarlah untuk menghentikan semua pikiran, perasaan, dan kata-kata yang tidak sesuai dengan kepribadian positif Anda. Tingkatkan kesadaran dan niat yang tulus untuk membentuk kepribadian unik Anda dalam kekuatan positif.

Pikiran positif, perasaan positif, kata-kata positif, dan tindakan positif Anda memberikan pengalaman kepada jiwa Anda. Pengalaman positif yang dirasakan oleh jiwa Anda, secara perlahan-lahan menjadi kebiasaan Anda dan ini membentuk kepribadian positif Anda.  Semakin kuat nilai-nilai positif dalam kepribadian Anda, semakin tersimpan dengan kuat energi positif di dalam jiwa Anda. Kondisi ini memberi kekuatan untuk menciptakan pikiran positif yang bersifat konsisten dalam mengalirkan perasaan damai, keyakinan positif, sikap baik, tindakan positif dalam empati dan toleransi, interaksi dalam senyum dan sikap rendah hati, hubungan yang positif, persepsi yang positif, ucapan dan tata bahasa yang positif, serta keperibadian positif yang tampil energik dan bugar di setiap keadaan.

Kata-kata yang sering Anda ucapkan adalah gambaran isi dari kepribadian Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

Older posts