MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Anger Management (page 1 of 4)

Manajemen Marah

MENERIMA KESALAHAN DAN MENGAKUINYA DENGAN RENDAH HATI

“Kehidupan kita akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan.”~Djajendra

Tidak ada seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari perjalanan hidup setiap orang. Kesalahan menunjukkan bahwa manusia memiliki sifat tidak sempurna, sehingga setiap saat harus sadar diri untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat. Kemampuan untuk mengakui kesalahan akan membuka ruang kreatifitas di dalam diri, sehingga dengan energi kreatif kita bisa menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki kesalahan. Menyembunyikan kesalahan hanya menjadikan diri sendiri tidak jujur kepada dirinya, sehingga hidupnya penuh prasangka di dalam ketidakdamaian jiwa.

Kesempurnaan hanya milik Tuhan, bukan milik manusia. Jadi, sangatlah merugikan diri sendiri bila terlalu ngotot dengan kebenaran diri sendiri. Kemampuan dan kesadaran untuk melihat kesalahan yang kita buat dengan jujur akan membuat hidup kita lebih baik. Kecerdasan dan integritas untuk memperbaiki kesalahan akan membuat kita semakin kuat dan tangguh dalam menghadapi proses hidup. Jangan takut mengakui kesalahan. Jangan putusasa dan sedih dengan kesalahan yang sudah dibuat. Terimalah kesalahan itu dan perbaiki agar kegembiraan tetap ada di dalam kehidupan. Jangan membiarkan pikiran negatif dan ego menjadi sangat kuat untuk tidak mengakui kesalahan.

Kehidupan akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan. Mungkin saja kesalahan yang kita buat luput dari hukuman negara, luput dari hukuman Tuhan, tetapi tidak akan pernah luput dari hukuman diri kita sendiri. Jadi, ketika semua hal tidak memberikan hukuman atas ketidakjujuran kita atas kesalahan yang kita buat, maka diri kita sendirilah yang akan memberikan hukuman terhadap ketidakjujuran kita tersebut. Pada akhirnya, semua kesalahan yang tidak kita akui dan tidak kita perbaiki akan menjadi sumber penderitaan bagi hidup kita. Sumber penderitaan itu akan muncul dari dalam diri sendiri untuk mengganggu keseimbangan pikiran, emosi, fisik, mental, dan jiwa. Jadi, daripada setiap saat mengalami depresi atau stres, lebih baik hidup dengan mengakui kesalahan dan menerima kesalahan untuk kebahagiaan hidup diri sendiri.

Mengakui kesalahan seperti membersihkan diri sendiri dari berbagai kotoran. Niat baik dan sikap yang penuh integritas akan menyelamatkan reputasi diri sendiri. Kepribadian dengan sikap yang selalu fokus untuk memperbaiki kesalahan akan bergerak menuju transformasi kehidupan terbaik. Perilaku yang mengakui kesalahan menjadikan proses hidup tanpa penyesalan dan tidak akan mencoba untuk menutupi kesalahan. Sebab, semua perilaku menutupi kesalahan hanya seperti menyimpan sakit di dalam diri sendiri.

Kita harus menjadi diri sendiri yang jujur terhadap semua niat dan tindakan. Bila sudah ada niat untuk tidak jujur, maka kesalahan pasti dibuat. Hal ini berakibat pada hidup kita yang selalu mengulangi kembali kesalahan demi kesalahan. Jelas, saat kita terus-menerus mengulangi kesalahan melalui niat dan perbuatan, maka kita tidak akan membuat perubahan apa pun untuk meningkatkan kebahagiaan dan kedamaian hidup kita. Dan, bila niat untuk melakukan hal-hal curang sudah menjadi bagian dari karakter diri, maka sampai tua pun kita akan menjadi pelaku curang yang tidak pernah bertransformasi untuk menikmati kedamaian jiwa. Intinya, bila kita selalu memiliki niat untuk berbuat curang, maka hal ini sama saja seperti kita sedang menjalani hidup membohongi diri sendiri dengan membenarkan perbuatan salah kita.

Pada dasarnya, setiap orang adalah orang baik. Namun, niat tidak baik menjadikan diri kita sering berbuat kesalahan, sehingga kita menjadi orang yang tidak baik. Kesalahan adalah jalan hidup yang tidak tepat. Jika kita tetap ngotot berjalan di jalan yang tidak tepat, maka kita akan menjalani hidup yang tidak kita ketahui, sehingga mudah jatuh ke lubang penderitaan. Stres dan berbagai persoalan hidup akan muncul saat kita tetap terbiasa di jalan hidup yang tidak tepat.

Menerima kesalahan dan mengakuinya dengan rendah hati adalah jalan untuk menikmati kehidupan yang damai dan bahagia. Semua kesalahan adalah milik kita sendiri, tidak perlu kita memaksa diri untuk berbagi kesalahan. Sikap kita yang masih menyalahkan orang lain atau mencoba berbagi kesalahan dengan orang lain, hanya akan membuat diri kita selalu mengulangi kesalahan yang sama. Memaafkan dan menerima kesalahan menjadikan kita lebih cerdas, sehingga tidak akan jatuh lagi ke dalam lubang kesalahan yang sama.

Hidup ini indah dan sangat berharga. Jangan disia-siakan di dalam kesalahan dan kecurangan. Niat yang baik dengan sikap rendah hati untuk selalu belajar dari kesalahan dan kekurangan menjadikan kita berguna bagi hidup yang indah ini. Sifat dan perilaku kita yang selalu belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan menjadikan kita tumbuh dan berkembang. Kesalahan yang dilakukan dengan ketidaktahuan adalah pelajaran yang harus segera diperbaiki untuk kebaikan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KEMARAHAN MENUTUPI KEBAIKAN HATI DAN MELEMAHKAN KEMAMPUAN UNTUK IKHLAS

KEMARAHAN MENUTUPI KEBAIKAN HATI DAN MELEMAHKAN KEMAMPUAN UNTUK IKHLAS

“Akibat dari kemarahan kita bukan hanya menciptakan musuh-musuh di dalam hidup, tetapi juga yang paling berbahaya adalah kemarahan kita akan menggerogoti kesehatan dan kedamaian hidup kita.”~Djajendra

Kemarahan adalah sebuah emosi yang normal, tetapi kemarahan yang berlangsung terus-menerus akan merugikan diri sendiri. Kemarahan menjadikan hati tidak damai, menjadikan hidup tidak tenang. Jiwa yang marah berpotensi membuat tubuh dan pikirannya sakit. Jiwa yang marah sedang melemahkan dirinya sendiri dan sedang mengikat dirinya dengan beban hidup yang lebih tinggi. Seperti kata Ralph Waldon Emerson, “Kemarahan adalah kekuatan internal yang kuat yang memadamkan cahaya akal.” Jadi, kemarahan walaupun sesuatu yang normal, tetaplah perlu dikendalikan agar diri bisa mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan hidup.

Kemarahan kita pada seseorang karena pikiran dan hati kita merasa bahwa orang tersebut telah melakukan kesalahan atau melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan. Kemarahan muncul karena kita tidak mau menerima kenyataan yang terjadi, kita ingin kebenaran kita yang terjadi, bukan yang lain. Perasaan marah disebabkan juga ketika kita tidak ikhlas untuk menerima kesalahan yang dilakukan oleh seseorang. Kita ingin orang tersebut mendapatkan balasan seperti yang kita inginkan. Jadi, kadang-kadang, kemarahan yang tidak terkendali bisa mengarahkan diri untuk balas dendam. Niat balas dendam ini sangat berbahaya bagi kebaikan diri sendiri, karena energi negatif akan menguasai diri dan membawanya ke arah yang merusak masa depan diri sendiri.

Marshall B. Rosenberg mengatakan bahwa inti dari semua kemarahan adalah kebutuhan yang tidak terpenuhi. Artinya, kemarahan itu adalah persoalan pribadi kita, persoalan internal diri kita sendiri. Ketika kita mampu melatih diri kita untuk tidak terpengaruh atau terikat dengan sikap dan perilaku orang lain, maka kita bisa menjadi diri sendiri yang kuat dan terkendali untuk tidak marah. Kebutuhan kita tidak akan bergantung kepada orang lain atau kepada hal-hal di luar diri kita. Kita mampu menjadi diri sendiri yang merdeka dan tidak dikendalikan oleh hal apapun atau oleh siapapun dari luar diri kita.

Marcus Aurelius mengatakan bahwa betapa lebih menyedihkan adalah akibat kemarahan daripada penyebabnya. Bila kita ikhlas dengan semua kejadian di luar diri kita, kita tidak akan menemukan sebuah penyebab yang membuat kita marah. Ketenangan hati di dalam perasaan cinta kepada semua ciptaan Tuhan akan membuat kita tidak memiliki alasan atau penyebab untuk marah. Hati yang penuh cinta selalu memiliki kemampuan untuk memaafkan dan menerima kenyataan hidup dengan ikhlas. Kita harus mencegah akibat buruk dari kemarahan kita. Akibat kemarahan bukan hanya menciptakan musuh-musuh di dalam hidup, tetapi juga yang paling berbahaya adalah kemarahan kita akan menggerogoti kesehatan dan kedamaian hidup kita.

Sifat dan pemikiran kita yang suka menilai dan menyalahkan orang lain adalah sumber kemarahan. Apalagi bila kebutuhan kita belum terpenuhi dalam hubungan dengan seseorang, maka biasanya dengan sangat mudah orang tersebut kita salahkan dan kita menilainya dengan berbagai asumsi atau persepsi kita. Jadi, perilaku kita yang suka menyalahkan orang lain akan menjadi sumber yang kuat bagi penderitaan hidup kita. Kehidupan yang tenang, damai, dan bahagia hanya didapatkan ketika kita mengarahkan semua energi positif kita untuk memenuhi kebutuhan kita sendiri, tanpa melayani energi negatif di luar diri kita. Jangan lagi marah karena pemikiran kita melihat kesalahan orang lain, tingkatkan kesadaran bahwa marah kita itu terjadi karena sesuatu yang kita butuhkan atau inginkan belum terpenuhi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

KITA HIDUP DI DUNIA PERBEDAAN

KITA HIDUP DI DUNIA PERBEDAAN

“Perjuangan terbesar dalam hidup adalah latihan kesabaran dan ketenangan. Bila kesabaran dan ketenangan sudah menjadi kebiasaan hidup, maka kemenangan selalu ada bersama kita.”~Djajendra

Sangat mudah hidup damai dengan orang-orang yang pandangannya mirip dengan kita. Memerlukan kualitas diri yang hebat dan tingkat kebijaksanaan diri yang lebih mulia agar dapat hidup damai dengan orang-orang yang berbeda pandangan dan keyakinan dengan kita. Hanya orang hebat dan hatinya yang mulia yang mampu hidup harmonis dengan tukang kritiknya, dengan orang-orang yang sangat berbeda pandangan dengan dirinya. Perbedaan adalah nyata dan sebuah fakta dari sang pencipta.

Dengarkan pendapat orang lain, karena kita hidup di dunia perbedaan. Tidak mungkin menyamakan semua orang seperti yang kita pikirkan, seperti yang kita yakini, atau seperti yang kita inginkan. Tuhan yang Maha Kuasa yang menciptakan perbedaan dan berharap kita semua berjiwa hebat untuk hidup damai di dalam perbedaan tersebut. Kehendak Tuhan adalah perbedaan, dan hal itu tampak jelas di Bumi yang kita huni ini. Mengabaikan perbedaan sama saja seperti melawan kehendak Tuhan. Orang-orang yang melawan kehendak Tuhan adalah orang-orang kalah, yang tidak akan pernah perjuangannya menang di sepanjang kehidupan.

Semakin tinggi pengetahuan kita, semakin terpelajar diri kita untuk bersikap rendah hati dengan pendapat orang lain. Ketika pikiran dan emosi kita mampu mendengarkan dengan sabar dan tenang, maka kita pun mampu menyumbangkan energi positif bagi kehidupan yang bergerak di dalam perbedaan tersebut. Kita harus mampu menampilkan karakter dan perilaku yang diharapkan kehidupan dari kita. Kehidupan dalam perbedaan mengharapkan karakter dan perilaku yang penuh empati, toleransi, memahami, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di dalam perbedaan yang kita lakoni masing-masing.

Kita hidup di dunia perbedaan. Perilaku hidup yang rendah hati dengan kesadaran bahwa hidup di dunia ini saling bergantung satu sama lain dengan semua ciptaan Tuhan, adalah jalan yang akan membawa kita menuju kemenangan abadi. Orang-orang terbaik dan terhormat adalah orang-orang yang hidup damai dan harmonis dengan orang-orang yang memiliki pandangan berbeda atau dengan orang yang suka mengkritik mereka. Mereka hidup bahagia di dalam perbedaan. Mereka hidup damai di dalam perbedaan. Mereka tidak menghakimi benar atau salah seseorang, sebab mereka yakin bahwa hanya Tuhan yang memiliki kemampuan untuk menilai seseorang sebagai benar atau salah, bukan oleh manusia.

Ketika pikiran dan hati nuranimu selalu melihat perbedaan sebagai sesuatu yang buruk, maka dirimu sedang menciptakan musuh-musuh tangguh untuk melawanmu dan merusak kedamaian hidupmu. Oleh karena itu, jika Anda bermimpi ingin hidup damai, maka satu-satunya jalan adalah tunduk pada kehendak Tuhan, yaitu: bersatu dan hidup damai dalam perbedaan. Selama Anda melawan perbedaan dan keragaman, Anda tidak akan pernah damai dan menang di dalam hidup yang berbeda ini. Intinya, hidup di dunia ini, persatuan dan kesatuan di dalam perbedaan dan keragaman adalah mutlak, kalau Anda mau hidup damai dan tenang. Tidak mungkin memaksakan kesatuan tanpa perbedaan. Sebab, perbedaan adalah sifat dunia yang tercipta sesuai kehendak Tuhan. Jadi, rahasia untuk mencapai kedamaian hidup adalah toleransi terhadap perbedaan dan menerima realitas hidup dengan ikhlas.

Orang-orang yang melawan perbedaan dan keragaman akan menjadi orang-orang bermasalah bagi kehidupan yang damai dan harmonis. Jangan bertabrakan dengan perbedaan dan keragaman. Sebab, kehidupan di bumi ini terbentuk dari perbedaan dan keragaman. Perbedaan dan keragaman itu terlalu kuat dan solid sebagai pembentuk kehidupan di bumi ini, sehingga pikiran-pikiran yang ingin mengalahkan perbedaan dan kergaman hanya akan merasakan kesulitan dan ketidakberdayaan di sepanjang hidupnya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KUALITAS DIRI POSITIF UNTUK MENGHADAPI ORANG NEGATIF DAN SITUASI NEGATIF DI SEPANJANG KEHIDUPAN ANDA

“Kehadiran orang negatif dan situasi negatif dalam hidup Anda adalah ujian untuk meningkatkan kualitas diri Anda yang lebih positif.”~Djajendra

Saat orang negatif dan situasi tidak menyenangkan hadir di dalam kehidupan Anda, maka itu artinya Anda sedang diuji untuk membangun kualitas diri yang lebih baik agar mampu menghadapi semuanya dengan penuh kasih dan ketenangan yang luar biasa. Di tengah orang negatif dan situasi negatif, Anda harus menampilkan semua kebaikan dan keindahan dari dalam diri Anda. Anda tidak mungkin bisa mengendalikan semua hal yang berada di luar diri Anda, Anda hanya bisa mengendalikan diri Anda sendiri. Oleh karena itu, saat energi negatif mengepung kehidupan Anda, Anda harus fokus ke dalam diri untuk menguatkan energi positif Anda.

Sangat manusiawi bila batas kesabaran Anda hilang saat menghadapi orang-orang negatif, tetapi Anda harus sadar bahwa ketika Anda menggunakan energi negatif untuk melawan orang-orang negatif, itu hanya akan merugikan hidup Anda dan mengganggu kedamaian Anda. Oleh karena itu, saat orang dan situasi negatif hadir ke dalam hidup Anda, maka langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah meningkatkan kualitas diri untuk tidak menimbulkan gangguan dalam hidup Anda. Anda tidak perlu bereaksi secara negatif terhadap orang atau situasi negatif tersebut. Anda harus sadar bahwa reaksi negatif Anda itu menunjukkan bahwa Anda lemah dan mudah dipermainkan oleh orang negatif atau pun situasi negatif. Jadi, dalam menyikapi orang negatif dan situasi negatif, Anda cukup menciptakan persepsi positif atas orang dan situasi negatif tersebut, lalu menerima realitas yang ada, dan dengan kesadaran yang tinggi mencoba untuk menemukan solusi dari hati yang ikhlas dan tenang.

Ketika Anda dengan sadar membangun kualitas diri untuk kehidupan terbaik, maka Anda harus ikhlas dan berbesar hati untuk melewati berbagai energi negatif yang tidak menyenangkan hati. Tidak ada jalan lurus dan mulus untuk membangun kualitas diri. Anda harus memiliki disiplin dan tekad yang konsisten untuk terus-menerus meningkatkan kualitas diri. Anda harus bisa mengalahkan rasa takut Anda, mengalahkan kemarahan Anda, menjinakan ego Anda, mengalahkan ketidakberdayaan Anda, mengalahkan ketidakpercayaan Anda untuk bisa mengatasi segala persoalan, dan mengendalikan rasa keterikatan Anda kepada hal apa pun. Manfaatkan semua rintangan, kesulitan, cobaan, dan ketidaknyamanan Anda untuk meningkatkan kualitas diri Anda. Untuk itu, Anda harus ikhlas dan sabar dalam menerima semua realitas negatif yang harus Anda lalui. Anda harus mampu menumbuhkan diri yang lebih berkualitas dan lebih hebat agar semua kesulitan dan rintangan tersebut dapat Anda lewati, dan mampu meraih sukses yang lebih tinggi.

Setiap hari tingkatkan kualitas diri dengan cara memperbaiki semua kekurangan untuk menjadikan diri Anda sebagai yang terbaik. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa kualitas terbesar dalam hidup setiap orang adalah kemampuannya untuk melayani orang lain dengan hati dan profesionalisme. Untuk meningkatkan kualitas diri, Anda harus memahami arti perubahan dan berani mengambil langkah pertama untuk menjalani hidup di dalam proses perubahan. Dalam proses perubahan untuk meningkatkan kualitas diri selalu akan muncul tantangan dalam bentuk kesulitan dan ketidaknyamanan. Dalam hal ini, Anda tidak boleh mengkhawatirkannya atau menghabiskan waktu dengan memikirkannya. Anda harus menerima segala sesuatu yang terjadi di saat Anda sedang meningkatkan kualitas diri. Fokuskan kerja keras Anda pada setiap proses yang sedang Anda lalui. Anda tidak perlu memikirkan atau mengharapkan hasil akhir dalam waktu singkat.  Berikan pupuk energi positif untuk jiwa dan mental Anda. Suburkan semua benih-benih energi positif agar menjadi akar jiwa dan mental yang mampu mengubah Anda menjadi lebih berkualitas saat menghadapi berbagai realitas hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivasi atau www.djajendra-motivator.com

KEMARAHAN ANDA MENYAKITI DIRI ANDA SENDIRI

“Kemarahan Anda seperti melukai diri sendiri dan merasakan sakitnya luka itu di seluruh tubuh Anda.”~Djajendra

Perasaan marah Anda mengganggu hidup Anda. Perasaan marah Anda menjadi pemicu berbagai macam penyakit di dalam tubuh Anda. Kemarahan Anda membuat hati, pikiran, jiwa, dan tubuh tidak damai dan tidak seimbang. Perasaan marah menutup semua pintu menuju kedamaian dan membuat jiwa terjebak dalam amarah yang tidak bisa bebas untuk menikmati kehidupan yang merdeka.

Bila setiap hari Anda kesal dan marah sama orang lain, maka Anda tidak punya waktu untuk menikmati indahnya dan nikmatnya hidup. Kemarahan adalah masalah besar bagi kebahagiaan hidup. Jiwa yang penuh kemarahan adalah jiwa yang sangat lemah. Tidak ada kekuatan sama sekali bagi jiwa yang suka marah. Hanya orang-orang yang sangat lemah yang suka marah-marah. Orang-orang tangguh tidak dapat diganggu oleh persoalan apapun, mereka sangat kuat dan sangat percaya diri untuk menghadapi berbagai realitas yang tidak menyenangkan hati.

Kemarahan Anda menyakiti diri Anda sendiri. Kemarahan Anda melukai diri Anda sendiri. Hindari marah dengan menjadi pribadi yang seimbang melihat kehidupan. Miliki wawasan spiritual dan emosional yang baik agar Anda tidak terlibat dalam marah. Tingkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri, lalu lihatlah segala sesuatu dengan sangat jelas di dalam terang melalui kesadaran tertinggi Anda. Anda tidak perlu menjadi hakim atau penilai untuk setiap kebenaran dari masalah yang ada. Anda tidak perlu melawan realitas yang ada. Anda tidak perlu berusaha untuk mengendalikan situasi yang ada. Anda tidak perlu membuat perhitungan untuk semua peristiwa hidup. Amati saja semuanya dan jadilah diri sendiri yang fokus untuk beradaptasi dengan realitas yang ada. Hiduplah dengan integritas di semua aspek emosi dari jiwa Anda.

Kemarahan disebabkan rendahnya pengetahuan tentang diri sendiri dan emosional. Kemarahan Anda menguras sumber energi dari dalam tubuh Anda. Akibatnya, vitalitas Anda turun, semangat hidup Anda turun, dan Anda sulit menyembuhkan diri sendiri dari berbagai gangguan hidup.

Terangkan pikiran Anda dengan energi positif. Berikan cahaya ke hati Anda agar hati Anda mampu melihat semua persoalan hidup dengan tenang. Cerdaskan emosi Anda agar mampu mengatasi kemarahan Anda. Berbicaralah dengan diri sendiri agar diri Anda ikhlas terhadap persoalan, lalu mau membangun hubungan yang positif dengan realitas yang dihadapi. Kendalikan kemarahan Anda dengan berkomunikasi dengan pikiran dan jiwa Anda. Kekuatan pikiran yang penuh kemarahan sangatlah berbahaya bagi diri Anda sendiri. Jadi, latihlah agar pikiran Anda mau melihat hal-hal positif, sehingga bisa terhindar dari kemarahan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENCINTAI PEKERJAAN DAN MENCINTAI LINGKUNGAN KERJA

“Tanpa cinta, Anda hanya mengumpulkan sebanyak mungkin musuh.”~Djajendra

Cinta bertindak sebagai jalan menuju kehidupan yang lebih baik. Jadi, ketika Anda sangat mencintai atau menyukai pekerjaan Anda, maka Anda tidak akan hitung-hitungan untuk melakukannya dengan cara-cara terbaik. Anda pun tidak akan pernah merasa lelah atau bosan dengan rutinitas dari pekerjaan yang Anda lakukan. Anda selalu bisa tampil bugar, kuat, disiplin, tenang, bahagia, antusias, bertenaga, dan melayani dengan gembira.

Ketika jiwa kehilangan cinta terhadap pekerjaan dan pikiran sangat ambisius terhadap nafsu egois, maka Anda pasti kehilangan diri sejati untuk menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik. Cinta adalah sumber kesuksesan. Apa pun yang Anda kerjakan dengan cinta, maka yang Anda kerjakan itu akan memberikan hasil terbaik. Cinta membuat Anda merasa penuh semangat dan merasa terpenuhi dengan sempurna. Cinta adalah kebutuhan dasar untuk kehidupan bahagia di tempat kerja. Bila setiap orang bekerja dengan mencintai pekerjaannya, maka energi cinta menjadi kekuatan di setiap proses kerja, untuk menghasilkan kebahagiaan dan kinerja terbaik.

Sering sekali, seseorang sangat berbakat dan pandai dengan pekerjaannya, tetapi kehilangan cinta di tempat kerja, karena lebih mengutamakan uang sebagai motivasi, bukan pekerjaan yang dijadikan sebagai motivasi. Akibatnya, orang tersebut membawa kebiasaan buruk dalam proses kerja, sehingga dia menjadi energi negatif terhadap pekerjaan yang dia lakukan. Dalam hal ini, rasa syukur dan tanggung jawab pun hilang, sehingga hanya tersisa pikiran-pikiran buruk yang menggerogoti kelancaran dan kualitas dari proses kerja. Intinya, cinta menghasilkan proses kerja dan keputusan yang hebat dari kehidupan kerja. Bila segala sesuatu dihasilkan dari pikiran yang penuh kasih dan cinta, maka tidak akan ada konflik, yang ada hanya kebaikan dan kedamaian.

Setiap karyawan yang bisa mendatangkan cinta di tempat kerja adalah pahlawan yang bisa membangun perusahaan menjadi kuat dan besar. Mendatangkan energi cinta di tempat kerja sesungguhnya sesuatu yang mudah, tidak sulit. Caranya: cintai pekerjaan Anda, cintai tantangan Anda, cintai perbedaan di tempat kerja, cintai resiko, cintai perubahan, cintai target Anda, cintai tanggung jawab, cintai kesulitan, dan cintai orang-orang sulit di tempat kerja. Bila Anda melakukan pekerjaan dengan cinta dan mencintai pekerjaan yang Anda lakukan, maka di sepanjang jam kerja hidup Anda gembira dan bahagia selalu. Tidak akan ada kesulitan, semua akan terlihat sebagai perjalanan yang menyenangkan. Jadi, cinta menjadikan Anda selalu senang dan terhibur dengan semua yang Anda hadapi dan kerjakan.

Saat berlangsung perang saudara di Amerika Serikat, seorang prajurit mendekati Abraham Lincoln dan berkata, “kita memiliki musuh yang sangat kuat, apa strategi kita untuk menghancurkan mereka”. Abraham Lincoln menjawab, “apakah saya tidak menghancurkan musuh-musuh saya, ketika saya menjadikan mereka teman saya?”  Abraham Lincoln memiliki komitmen untuk menghancurkan musuh-musuhnya dengan energi cinta. Dia tidak menunjukkan benci dan dendam, dia mencintai pekerjaannya dan semua pihak yang terlibat dalam pekerjaannya. Lincoln memiliki komitmen dan kemauan yang kuat untuk menggunakan kekuatan cinta dalam mengatasi musuh-musuhnya di medan perang. Hasilnya, dia menang dan suatu waktu setelahnya menjadi Presiden Amerika Serikat ke -16.

Energi cinta Anda di tempat kerja menjadikan Anda pemenang dan berprestasi gemilang. Contohnya, Abraham Lincoln. Apa pun realitas dan perilaku orang-orang di tempat kerja Anda, terimalah mereka semua dengan energi cinta Anda. Hancurkan yang tidak baik dengan energi cinta Anda. Kalahkan yang sombong dengan energi cinta Anda. Anda tidak perlu menunjukkan kekuatan dan kekuasaan, cukup menunjukkan energi cinta untuk membuat musuh Anda menjadi sahabat baik Anda. Cinta membuat Anda mampu menikmati hubungan kerja dengan siapapun. Cinta membuat Anda mampu membangun kepercayaan di tempat kerja. Cinta menjadikan Anda memahami orang lain sesuai dengan keberadaan mereka. Jadi, Anda tidak akan pernah meminta siapa pun untuk menjadi seperti yang Anda pikirkan atau inginkan. Anda mampu mencintai setiap orang sesuai keberadaan mereka, bukan sesuai dengan selera atau maunya Anda.

Bila Anda tidak mencintai pekerjaan dan lingkungan kerja Anda, maka Anda akan menemukan sangat banyak musuh di dalam perusahaan Anda. Semua yang berbeda atau tidak sesuai dengan Anda akan Anda anggap sebagai musuh. Energi musuh akan menjadikan kehidupan kerja Anda penuh dengan stres dan jauh dari kedamaian. Tanpa cinta, Anda hanya mengumpulkan sebanyak mungkin musuh. Jadilah seperti Abraham Lincoln yang menghancurkan semua musuh-musuhnya dengan cinta. Cinta terhadap pekerjaan, lingkungan kerja, dan orang-orang di tempat kerja menjadikan Anda mampu membangun jembatan yang kuat untuk mencapai karir dan prestasi terbaik.

Ketika Anda membawa energi cinta ke tempat kerja maka semua tekanan yang bersumber dari rekan kerja, atasan, bawahan, atau stakeholders yang lainnya tidak akan mendorong Anda untuk tampil dengan kebiasaan buruk. Anda dengan energi cinta yang kuat mampu menerima semua realitas yang tidak sesuai dengan harapan, lalu melalui energi cinta memberikan pengaruh baik agar proses kerja tetap berjalan dalam kecepatan dan kualitas sesuai standar. Cinta memberi kekuatan untuk mewujudkan dan menghasilkan yang terbaik. Cinta menghasilkan pemikiran, persepsi, dan akal yang merangkul semua walau saling berbeda pandangan. Cinta tidak menghakimi dan menilai, cinta hanya menerima dan melayani dengan tulus. Dan, hal ini akan membuat lingkungan kerja tidak kaku, tetapi lincah di dalam kemampuan dan kepercayaan diri yang tinggi.

Sikap dan komitmen Anda untuk mencintai pekerjaan dan lingkungan kerja dengan tulus akan membawa dampak positif yang luar biasa. Cinta menghapus konflik dan stres di tempat kerja. Cinta menciptakan keteraturan dan menghilangkan kekacauan. Cinta mengembangkan dan membangkitkan semangat tim di tempat kerja. Cinta meningkatkan pengabdian dan pelayanan. Cinta menguatkan etos kerja yang berpengetahuan dalam sukacita dan perdamaian bersama. Cinta meniadakan pikiran negatif, kemarahan, keserakahan, kemalasan, sifat egois, dan saling menyalahkan. Cinta membuat Anda fokus dalam pengabdian untuk mencapai target materialistik melalui sukacita dan kebahagiaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENYALAHKAN ORANG LAIN TIDAK MENYELESAIKAN PERSOALAN

“Penderitaan Anda tidak perlu mencari penyebab dari luar diri Anda, cukup mencari obat dari dalam diri Anda.”~Djajendra

Sikap menyalahkan orang lain bersumber dari pikiran buruk dan dari rendahnya kesadaran diri. Tidak ada keuntungan dan manfaat yang didapatkan dari sikap menyalahkan orang lain. Anda yang suka menyalahkan orang lain sesungguhnya sedang mengungkapkan ketidakmampuan Anda kepada orang lain.

Ketika Anda suka menyalahkan orang lain atas penderitaan dan kemalangan yang Anda rasakan, maka semua orang menjadi tahu tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Menumpuknya emosi negatif di dalam diri Anda menjadi akar penderitaan bagi kehidupan Anda. Sifat dan pemikiran buruk di dalam diri Anda adalah musuh Anda yang paling berbahaya. Tidak ada kebaikan dari sifat menyalahkan orang lain.

Kalau Anda ingin tumbuh dan berkembang dalam bahagia, maka jalankan peran Anda untuk menciptakan sebanyak mungkin pemikiran positif dan sifat positif, serta meniadakan pemikiran negatif dan sifat negatif di dalam diri Anda. Hilangkan pikiran buruk dan perbanyak pikiran baik. Tingkatkan kepercayaan diri dan kuatkan prinsip kehati-hatian di semua aspek kehidupan. Tampilkan diri Anda yang tenang, rendah hati, kuat, santai, tegas, bijak, dan tidak berhenti untuk mencapai tujuan Anda.

Ketika Anda menyalahkan orang lain, maka Anda sedang memberi kekuatan kepada orang tersebut. Sebaliknya, ketika Anda menerima semua realitas dan menghormati mereka, maka Anda sedang memberikan kekuatan kepada diri Anda sendiri. Jangan pernah memberikan kekuatan kepada siapapun, apalagi dengan orang-orang yang sedang berkonflik dengan Anda, abaikan mereka secara pribadi dan perkuat diri Anda dari dalam. Bila Anda memberikan perhatian kepada mereka yang memusuhi Anda, maka itu sama saja seperti Anda sedang memberikan kekuatan kepada mereka. Jadi, fokuskan waktu dan sumber daya Anda untuk memperkuat diri Anda, dan biarkan saja musuh-musuh Anda itu menjadi lemah sendiri oleh sistem dan budaya kehidupan. Anda tidak perlu menyalahkan mereka, apalagi menilai dan menghakimi mereka. Biarkan waktu yang menjadikan Anda semakin kuat, sehingga mereka menjadi terlalu kecil untuk melawan Anda.

Hubungan antar manusia sangat kompleks dan sulit untuk dipahami atau diprediksi. Jadi, dalam membangun hubungan yang kuat dan profesional, Anda tidak perlu fokus pada sikap dan pemikiran orang lain, Anda harus waspada terhadap pengaruh tidak baik dari sikap dan pemikiran orang lain. Anda harus sadar bahwa dalam satu momen kehidupan bisa menciptakan ribuan pengalaman dari persepsi masing-masing orang. Jadi, tidak mungkin Anda menyalahkan dan memusuhi mereka semua, Anda cukup bertindak bijaksana dan selalu fokus ke dalam diri sendiri untuk menjaga agar Anda tetap kuat dan percaya diri.

Tingkatkan kesadaran dan pengetahuan Anda untuk bisa berkomunikasi dengan sahabat sejati Anda yang hidup di dalam diri Anda. Pikiran positif, perilaku baik, dan tindakan baik Anda menjadikan sahabat sejati Anda semakin kuat dan dekat untuk menolong perjalanan hidup Anda. Jadi, dari pada menyalahkan orang lain atas hal-hal yang tidak menguntungkan Anda, maka lebih baik energi dan waktunya Anda gunakan untuk berbicara dengan sahabat sejati Anda sambil menemukan solusi terbaik bagi kebaikan hidup Anda.

Hargai pendapat orang lain dan bertanggung jawablah atas kondisi kehidupan Anda, tanpa menyalahkan orang lain. Penderitaan Anda tidak perlu mencari penyebab dari luar diri Anda. Apapun situasi hidup yang harus Anda hadapi, maka hadapi dengan berani dan tanpa rasa takut, hadapi semuanya dengan ikhlas dan percaya diri. Pasti ada orang yang akan suka kepada Anda dan ada juga yang tidak suka. Hormatilah mereka. Kalau hati sudah ikhlas, Anda pun bisa mencintai para pembenci Anda. Tidak ada ruginya untuk berbuat baik kepada orang-orang yang tidak suka kepada Anda. Tidak semua orang yang Anda temui akan menghargai dan menghormati Anda. Jadi, tidak perlu marah dan menyalahkan mereka, cukup fokus kepada diri sendiri dan perkuat diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DALAM SETIAP MASALAH ADA SOLUSI

“Masalah muncul karena kita kehilangan arah hidup di jalan kehidupan yang sedang kita lewati.”~Djajendra

Ketika Anda merasa dirugikan, diperlakukan secara tidak adil, dan merasa menjadi korban, maka Anda akan menganggapnya sebagai masalah. Masalah di dalam diri yang bersumber dari luar diri adalah contoh dari diri yang belum mengenal dirinya sendiri. Bila Anda belum mengenal diri sejati Anda, atau belum memiliki jati diri, maka semua situasi dan peristiwa di luar diri Anda akan menjadi masalah bagi hidup Anda.

Solusi selalu ada di dalam diri Anda sendiri, bukan di luar diri Anda. Solusi untuk memenuhi keinginan Anda ada pada Anda. Di dalam diri Anda, Tuhan sudah memberikan semua potensi terbaik untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup Anda. Jadi, jika Anda masih mencari solusi di luar sana, Anda selamanya akan hidup dalam kecewa dan perasaan kalah.  

Anda mungkin memiliki rasa takut, rasa sakit hati, rasa khawatir, rasa curiga terhadap situasi di luar diri Anda; tetapi, jika Anda ikhlas dan berdamai dengan semua perasaan negatif tersebut, maka Anda pasti bisa berdamai dengan diri sendiri dan sebagian besar masalah Anda pasti hilang. Bila Anda tidak memiliki energi ikhlas di dalam diri, maka semua perasaan dan pikiran negatif tersebut akan menjadi masalah yang besar bagi hidup Anda. Jelas, masalah tercipta dari pikiran dan perasaan Anda yang tidak mampu masuk ke dalam diri sendiri untuk menemukan solusi. Kalau Anda sadar bahwa dalam setiap kesulitan pasti ada kemudahan, maka di sepanjang hidup, Anda tidak akan memiliki masalah. Masalah hanya dimiliki oleh orang-orang yang tidak yakin bahwa ada solusi untuk semua situasi yang tidak sesuai dengan keinginan. Hanya pikiran positif dan perasaan tenang yang mampu mengatur dirinya agar tidak terjebak dalam tekanan masalah hidup.

Setiap masalah hanyalah situasi untuk menjadikan Anda lebih kreatif.  Jadi, masalah muncul hanya untuk menjadikan Anda lebih pintar, serta mendorong Anda untuk segera meninggalkan zona nyaman menuju zona perubahan. Ketika pikiran Anda kreatif dan tindakan Anda inovatif, maka sebuah situasi yang sulit pasti menghasilkan banyak situasi kemudahan untuk mendapatkan solusi terbaik. Intinya, apapun masalahnya, Anda yang kreatif pasti mampu mengalahkan masalah tersebut dengan banyak cara atau banyak solusi. Anda yang kreatif mampu merubah masalah menjadi peluang. Daripada mengeluh dan menyalahkan orang lain, lebih baik Anda fokuskan energi dan waktu untuk meningkatkan kreativitas diri Anda. Keluhan, protes, marah terhadap masalah tidak bermanfaat sama sekali. Kreativitas dan tindakan kreatif Andalah yang akan menemukan solusi untuk setiap situasi yang tidak sesuai dengan rencana Anda.

Dari sudut pandang spiritual, sebuah masalah adalah bagian dari rencana Tuhan untuk kebaikan hidup Anda. Jadi, kalau Anda percaya bahwa Tuhan maha membantu dan menyayangi Anda, maka tidak pernah ada masalah dalam hidup Anda. Hanya situasi-situasi yang tidak sesuai dengan harapan dan keinginan Anda yang ada. Diperlukan kesabaran dan ketenangan untuk menemukan solusi terbaik. Ketika kehendak Tuhan yang berbicara, maka tidak ada yang memiliki kekuatan untuk mengubah jalan Tuhan. Tidak seorang pun mampu memiliki pilihan saat kehendak Tuhan hadir. Jalan satu-satunya adalah menerima dengan pikiran positif dan menghadapi masalah tersebut. Jangan membiarkan energi negatif tumbuh dalam masalah tersebut. Hadapi masalah dengan sabar, ikhlas, berani, tenang, dan yakin mendapatkan kebaikan dari masalah tersebut.

Hidup sangat dinamis dan tidak pasti. Bila Anda ingin bebas dari masalah hidup, maka Anda harus mampu melewati waktu-waktu yang tidak pasti dan penuh pengujian terhadap rasa syukur Anda. Tidak seorang pun tahu atau bisa meramalkan kapan badai akan datang ke dalam hidupnya. Siapa pun yang menggantungkan hidupnya di luar dirinya, maka dia sangat mudah dihantam badai, kemudian berbagai masalah hidup akan membuatnya lemah dan tak berdaya. Siapa pun yang lebih suka berada dalam zona kenyamanan hidupnya akan berhadapan dengan masalah hidup. Hanya bagi orang-orang yang hidup dari dalam diri aslinya mampu merubah masalah menjadi keberuntungan. Siapkan mental, siapkan kesadaran, siapkan jati diri yang kuat, agar Anda mudah menghadapi masalah apapun, lalu merubah masalah tersebut menjadi kemenangan hidup Anda.

Apa pun yang Tuhan kirimkan kepada Anda terimalah dan belajarlah darinya. Hidup ini sebuah pelajaran dan tugas kita semua adalah belajar untuk mengambil baiknya. Tidak perlu takut, tidak perlu panik, tidak perlu bingung, tidak perlu mengeluh, tidak perlu menyalahkan orang lain. Ketika masalah datang ke dalam hidup Anda, yakinkan diri sendiri bahwa itu bukan masalah, tetapi hanya sebuah situasi yang sifatnya sementara. Hadapi situasi tersebut dengan doa dan tindakan yang bersumber dari niat baik. Jangan memiliki pikiran negatif ataupun emosi yang buruk. Tampilkan diri Anda yang tenang dan santai, fokuskan perhatian ke dalam diri sejati Anda, lalu temukan solusi terbaik dari suara hati Anda yang positif. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa hidup ini adalah sebuah perjalanan singkat yang seharusnya bisa dinikmati keindahan dan kebaikannya.

Jadilah pribadi yang mengandalkan Tuhan untuk semua solusi terbaik. Tidak ada kecerdasan dan kebijaksanaan manusia yang bisa mengatasi masalah di dunia ini. Masalah muncul karena kita kehilangan arah hidup di jalan kehidupan yang sedang kita lewati. Oleh karena itu, kembalilah ke dalam diri Anda yang asli agar Anda bisa memahami solusi yang tepat. Di dalam diri Anda yang tulus dan ikhlas, ada berbagai potensi hebat untuk menjadi solusi dari masalah yang Anda hadapi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BICARA POSITIF DI DALAM DIRI SENDIRI

“Tidak perlu melayani orang-orang yang memuji ataupun yang membenci Anda. Mereka semua bukan diri Anda yang asli. Anda yang asli adalah kesadaran di dalam dialog positif di dalam diri Anda.”~Djajendra

Salah satu kebiasaan pikiran negatif adalah mengulang-ulang untuk memainkan peristiwa atau situasi yang membuat hati tersinggung, merasa terhina, marah, frustasi dari kejadian di luar diri. Jelas, hal ini berdampak merugikan kehidupan diri sendiri. Setiap orang, siapapun itu, pasti melalui proses suka dan tidak suka. Semua orang sama, pasti melalui suka dan duka, sehingga hanya kesadaran dan akal sehat yang membuat hidup seseorang itu damai dan bahagia selalu.

Sifat pikiran adalah menerima apapun melalui pancaindera tanpa memahami, apakah itu baik atau buruk bagi kehidupan dirinya. Jadi, pikiran tidak memiliki kecerdasan untuk memisahkan apa yang baik dan tidak baik bagi dirinya. Sering sekali, dalam keadaan tertentu, pikiran tidak tahu harus berbuat apa, sehingga lebih suka menyerap peristiwa di luar diri dan menafsirkannya sesuai realitas di luar diri. Oleh karena itu, jadilah jujur ??pada diri Anda sendiri, jaga agar Anda tetap menjadi diri yang asli di dalam kenyataan hidup, jaga pikiran Anda untuk selalu berbicara dengan jiwa Anda. Jika Anda mampu meningkatkan kesadaran bahwa berdialog negatif di dalam diri sendiri adalah sebuah kesia-siaan yang merugikan hidup Anda, maka Anda pasti segera menggantikan dialog negatif tersebut dengan dialog positif. Dialog positif di dalam diri mampu memberikan kedamaian, kebahagiaan, kesenangan, ketenangan, keindahan, dan mengalirnya energi positif Anda di dalam kebiasaan hidup sehari-hari.

Pikiran tidak boleh dibiarkan berkeliaran untuk menafsirkan segala sesuatu yang bersumber dari luar diri. Pikiran harus tunduk pada jiwa terdalam. Pikiran harus berkoordinasi dengan jiwa sebelum mengatakan sesuatu kepada luar diri. Sebuah dialog positif di dalam diri ‘Positive self-talk’ harus hadir sebelum tindakan. Jadi, Anda harus membiasakan diri Anda untuk berbicara dengan diri sendiri sebelum berbicara dengan orang lain. Ini sangat diperlukan agar Anda tidak salah bicara, sehingga menimbulkan konflik dan permusuhan.

Tidak ada seorang pun yang sempurna. Kekurangan adalah milik manusia, hanya Tuhan yang memiliki kesempurnaan. Berbicara dengan diri sendiri bertujuan agar Anda mendapatkan solusi dari dalam diri Anda. Berbicara positif dengan diri sendiri bertujuan agar Anda menahan diri dan mencegah berbagai peristiwa yang tidak diinginkan. Berbicara positif dengan diri sendiri membuat Anda lebih bijaksana untuk menyikapi berbagai persoalan yang bersumber dari luar diri.

Ketika jiwa dan pikiran Anda terkoordinasi dengan kompak dalam satu bahasa kehidupan yang positif, maka semua penyebab yang bersumber dari situasi di luar diri Anda, tidak akan mengacaukan hidup Anda. Anda mampu melihat segala hal di luar diri Anda sebagai hal yang terpisah dari Anda. Anda mampu melihat sisi baik dari semua peristiwa di luar diri yang terkait dengan hidup Anda. Anda bisa lebih percaya diri dan lebih dekat kepada Tuhan, untuk menyikapi semua peristiwa di luar diri dengan ikhlas.

Mungkin, orang yang paling Anda percaya membohongi Anda dan merugikan hidup Anda. Jelas, reaksi spontan Anda pasti marah. Dan, penyebab kemarahan Anda ini adalah ‘obrolan negatif di dalam diri Anda’ yang menilai dan menghakimi perilaku tidak jujur dari orang yang Anda percaya. Artinya, sumber kemarahan Anda berasal dari peristiwa di luar diri Anda, dan penyebab marah itu sendiri bersumber dari obrolan negatif di dalam diri yang menyikapi peristiwa di luar diri. Oleh karena itu, apapun peristiwa di luar diri, hindari obrolan negatif di dalam diri Anda. Bila Anda tidak pernah berbicara positif dengan diri sendiri, maka semua peristiwa di luar diri Anda akan mengacaukan hidup Anda. Situasi di luar diri yang tidak sesuai harapan akan menjadi energi yang menyebabkan kehidupan Anda tidak bahagia. Anda menjadi mudah bereaksi dengan berbagai emosi yang merugikan kehidupan Anda sendiri.

Obrolan positif di dalam diri menciptakan energi baik untuk diekspresikan ke luar diri. Ketika Anda menerima peristiwa yang merugikan dengan ikhlas, lalu memahami persoalannya dari niat baik Anda, dan menemukan solusi dari dalam diri yang positif, maka Anda tetap bisa bahagia sambil menyelesaikan persoalan yang Anda hadapi.

Tidak mungkin semua orang sepakat dengan apa yang Anda inginkan dan pikirkan. Selalu ada saja beberapa orang yang akan menolak dan beberapa orang yang menerima sikap Anda. Jadi, Anda tidak perlu menggantungkan jalan hidup Anda kepada orang lain. Biarkan saja, setiap orang memiliki persepsi dan keyakinan yang tidak sama dengan Anda, semua itu tidak apa-apa dan bukan masalah. Anda harus menjadi diri sendiri yang asli, dan setiap hari berbicara dengan diri sendiri untuk kehidupan Anda yang hebat. Apa pun penilaian atau pendapat orang lain tentang Anda, itu tidak penting. Anda menjadi terbaik bukan karena pendapat orang lain, tetapi karena dialog positif di dalam diri Anda setiap saat. Jadi, tidak perlu melayani orang-orang yang memuji ataupun yang membenci Anda. Mereka semua bukan diri Anda yang asli. Anda yang asli adalah kesadaran di dalam dialog positif di dalam diri Anda.

Ketika Anda rutin berbicara dengan diri sendiri, berarti: di dalam diri Anda, ada seseorang yang siap mendengarkan Anda. Jadi, Anda memiliki sahabat di dalam diri yang bisa terus-menerus diajak berbicara berbagai hal untuk kebaikan hidup Anda. Berbicara dengan diri sendiri membantu Anda untuk menciptakan kondisi positif di dalam diri, sehingga semua yang keluar dari diri Anda sudah seijin jiwa dan hati nurani Anda.

Dialog positif di dalam diri membangun jiwa yang sehat, pikiran yang tenang, tubuh yang bugar, perilaku yang baik. Sedangkan dialog negatif di dalam diri membangun energi negatif untuk mengekspresikan semua emosi buruk. Akibatnya: pikiran, jiwa, perilaku, sifat, sikap, karakter, kepribadian, tubuh, dan penampilan menjadi sangat buruk.

Kebijaksanaan hidup membangkitkan kesadaran untuk kebahagiaan sejati yang sudah ada di dalam diri kita masing-masing. Tuhan sudah memberikan semua yang kita perlukan di dalam diri kita. Hanya kesadaran dan disiplin yang bisa menemukan diri kita dengan semua yang kita butuhkan. Kebenaran sejati ada di dalam kesadaran untuk melindungi diri sendiri melalui dialog positif di dalam diri.

Jangan biarkan pikiran menterjemahkan hidup Anda sesuai reaksinya terhadap di luar diri Anda. Walaupun sering orang mengatakan bahwa kita adalah apa yang kita pikirkan, maka pikiran yang kita pikirkan itu haruslah bersumber dari kesadaran dan dialog positif di dalam diri. Diri harus selalu mengatakan hal-hal optimis dan keyakinan positif tentang hidup yang dijalaninya. Kepercayaan diri dan penegasan positif tentang semua realitas yang dihadapi merupakan kekuatan untuk sukses.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SENANG DIPUJI DAN TIDAK SENANG DIKRITIK

“Ketika Anda senang dipuji dan tidak senang dikritik, maka Anda pun menjadi permainan orang lain.”~Djajendra

Perasaan yang ingin selalu disanjung dan dipuji menghilangkan kontrol diri. Ketika Anda marah saat tidak dipuji, itu artinya Anda memiliki kelemahan yang membuat hidup Anda tidak bahagia. Diperlukan kesadaran untuk tidak kehilangan kontrol diri atas semua peristiwa hidup yang Anda jalani. Kesadaran diri yang baik mampu meningkatkan kualitas penilaian diri terhadap realitas yang dialami.

Ketika kesadaran diri Anda rendah, maka Anda kehilangan diri sejati, dan Anda pun menjadi seperti boneka di tangan orang lain. Anda akan selalu bereaksi terhadap berbagai ucapan, perilaku, dan kata-kata orang lain. Anda betul-betul kehilangan kesadaran untuk memberikan respon sesuai diri sejati Anda. Anda akan menari oleh musik dan lagu orang lain. Anda akan kehilangan diri sejati, karena telah menjadi bagian dari permainan orang lain

Tanpa memiliki diri sejati, orang-orang mudah dipermainkan melalui pujian dan kritikan. Tanpa memiliki diri sejati, seseorang hanya menjadi boneka di tangan orang lain. Dan, orang yang memegang boneka selalu sadar untuk mempermainkannya bagi kesenangan pribadi dan bagi hiburan untuk orang lain. Ciri-ciri dari pribadi boneka adalah sangat senang bila mendapatkan pujian, dan sangat marah bila tidak mendapatkan pujian. Jika dikritik, pribadi boneka sangat gelisah dan tidak bisa tidur nyenyak. Intinya, mereka hidupnya dikendalikan oleh orang lain. Hidup mereka sangat tergantung oleh kata-kata orang lain. Ketika kata-kata orang lain melukai hati mereka, maka mereka pun segera bereaksi meluapkan kemarahan dan menciptakan ketidaknyamanan bagi orang-orang lain. Para boneka selalu menjadi sumber hiburan bagi para penonton yang sepaham dengan mereka.

Ketika tidak mendapatkan pujian dan pengakuan, maka pikiran buruk akan muncul untuk menghakimi ataupun menilai orang lain dengan negatif. Diperlukan kesadaran untuk berubah dari pribadi boneka menjadi pribadi sejati dengan integritas. Jadi, ketika pikiran buruk muncul saat tidak mendapatkan pujian, maka saat itu Anda harus segera meningkatkan kesadaran tertinggi Anda. Kesadaran tertinggi diperlukan untuk menilai setiap peristiwa dengan jujur dan untuk memperbaiki diri. Kesadaran diri diperlukan untuk melupakan dan melewati setiap peristiwa, tanpa terjebak di dalamnya. Karena hidup kita adalah sebuah perjalanan yang terus-menerus, maka kita tidak boleh terjebak di dalam sebuah situasi oleh perasaan dan pikiran kita. Jangan menghentikan perjalanan hidup setiap kali melihat sesuatu yang nyaman. Fokuskan pikiran pada tujuan dan jangan biarkan siapapun untuk menjadikan Anda sebagai boneka mereka.

Setiap peristiwa dalam hidup pasti memberikan arti penting bagi kemajuan hidup Anda. Pujian dan kritikan adalah sesuatu yang tidak diperlukan dalam kemajuan hidup Anda. Jadi, ketika Anda menerima pujian tetaplah rendah hati dan tidak terpengaruh olehnya. Sebaliknya, ketika menerima kritikan tetaplah rendah hati untuk memperbaiki kekurangan dan tidak terpengaruh olehnya. Jagalah pikiran untuk selalu berpikir positif atas segala peristiwa hidup yang Anda alami. Biarkan pikiran melihat semua hal di sepanjang jalan hidup Anda, tetapi jangan biarkan pikiran berhenti dan terjebak di sebuah situasi. Teruslah bergerak dan berjalan di sepanjang jalan hidup Anda dengan pikiran positif.

Pujian dan kritikan hanyalah persepsi orang lain. Hidup Anda adalah persepsi Anda. Anda tidak hidup untuk terjebak dalam persepsi orang lain. Bila Anda menjadi diri sejati yang asli dengan nilai-nilai kehidupan pribadi Anda, maka semua persepsi orang lain lenyap begitu keluar dari pandangan Anda. Anda tidak akan memikirkannya dan persepsi orang lain tidak akan menjadi dominan dari memori Anda. Anda mampu melepaskan apa pun yang Anda lihat, dengar, rasakan, pikirkan, saat itu juga. Jadi Anda tidak terikat pada apapun yang orang lain katakan atau perbuat kepada Anda. Anda sudah menjadi diri sendiri yang tidak mampu dijadikan boneka oleh orang lain.

Tidak seorang pun yang bisa sempurna dalam hidup. Demikian juga dengan Anda, pasti realitas pikiran selalu naik dan turun. Kadang-kadang, pikiran buruk bisa saja muncul atas sikap dan perilaku orang lain terhadap Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak masuk ke dalam sikap dan perilaku orang lain tersebut. Anda cukup menjadi penonton yang tidak memberikan penilaian apapun atas sikap dan perilaku orang lain tersebut. Jangan biarkan pikiran dan emosi Anda mengalir ke dalam sikap dan perilaku orang lain. Kendalikan diri, kendalikan pikiran, kendalikan emosi, dan fokuskan untuk menguatkan diri sendiri saat sikap dan perilaku orang lain mencoba memancing marah Anda. Jangan tenggelam dalam sikap dan perilaku orang lain, teruslah mengalir menuju tujuan hidup Anda dengan diri sejati Anda.

Ketika pujian dan kritikan terus-menerus menggoda Anda, maka miliki rem diri yang kuat untuk menghentikan dan mengontrol semua itu. Mempercayai pujian dan kritikan adalah seperti memberikan diri untuk dikendalikan oleh orang lain. Jadi, bila Anda menikmati pujian dan marah pada kritikan, maka Anda sudah di dalam kendali orang lain. Dan, mereka yang tahu tentang kelemahan Anda itu akan memanfaatkannya untuk pertunjukan mereka. Mereka akan memanfaatkan Anda untuk keuntungan dan permainan mereka.

Hidup ini bukan untuk bahagia dengan pujian dan menderita dengan kritikan. Hidup ini adalah sebuah perjalanan sempurna dengan penuh rintangan. Anda pasti melewati yang Anda suka dan yang Anda tidak suka. Pastikan setiap langkah Anda di dalam kesadaran tinggi Anda. Pastikan Anda selalu melangkah dengan hati-hati dan rendah hati. Sangat banyak jembatan yang belum tersambung untuk Anda lewati. Sangat banyak jalan yang masih diselimuti awan dan lumpur licin. Setiap langkah hidup memiliki resiko yang harus diperhitungkan dengan jujur. Ketika Anda jatuh dan terluka, jangan mengeluh dan menyerah. Teruslah melangkah walau langkah Anda hanya mampu seinci demi seinci. Hal terpenting dalam hidup adalah Anda harus terus-menerus bergerak maju, dan tidak boleh terjebak dalam sebuah keadaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Older posts

© 2018 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑