MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Integrity at Work (page 1 of 11)

Integritas

MEMBERIKAN ETOS KERJA TERBAIK UNTUK MENDAPATKAN KINERJA TERBAIK

“Semua kebaikan yang Anda berikan akan menjadi jalan yang membawa Anda untuk menerima prestasi terbaik.”~Djajendra

Kinerja terbaik ditentukan oleh etos kerja terbaik. Semakin berkualitas etos kerja Anda, semakin hebat Anda menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik. Apa yang Anda berikan itulah yang Anda dapatkan. Ketika Anda mampu memberikan yang terbaik, Anda pun akan menerima yang terbaik. Hidup bukanlah tempat untuk menuntut atau meminta hak, tetapi tempat untuk memberi dan berkontribusi tanpa pamrih. Jadi, mulailah hari Anda dengan memberi etos kerja terbaik di setiap bidang yang Anda tekuni. Jadilah yang terbaik untuk melayani setiap situasi yang dinamis. Berikan kebahagiaan dan kedamaian dimanapun Anda bekerja. Berikan semangat dan nyalakan optimisme di lingkungan kerja Anda. Jadilah energi positif dengan etos terbaik untuk membawa diri Anda meraih sukses yang lebih hebat.

Etos kerja terbaik itu seperti benih unggul. Ketika Anda menanam benih unggul di setiap proses kerja, maka Anda akan menuai hasil terbaik. Berikan semangat kepada diri sendiri dan orang lain. Nyalakan energi kreatif dari dalam diri Anda. Jangan pernah menjadi malas dan lesu, hadirlah setiap hari dengan semangat dan tanggung jawab untuk menyelesaikan semua tugas. Miliki mental untuk memberi yang terbaik di sepanjang proses kerja. Jangan berpikir untuk menerima hasil tertentu. Semua impian, cita-cita, harapan, dan keinginan Anda akan terwujud jika Anda mulai memberi dan tidak berambisi untuk menerima apa pun. Jadi, fokus Anda adalah untuk memberikan yang terbaik dari potensi Anda, dari kualitas Anda, dari kemampuan Anda, dari pengetahuan dan pengalaman Anda. Berikanlah yang terbaik dan Anda akan menerima hasil terbaik. Semua kebaikan yang Anda berikan akan menjadi jalan yang membawa Anda untuk menerima prestasi terbaik.

Jadikan integritas sebagai etos kerja Anda. Integritas adalah fondasi untuk membuat Anda mampu tampil sepenuh hati dari diri sejati yang jujur di setiap proses kerja. Integritas sebagai karakter mampu menjadikan Anda konsisten untuk melayani hidup Anda dengan jujur. Berikan integritas Anda, dan dapatkan karakter hebat untuk membawa Anda meraih yang terbaik. Karakter dengan integritas mampu mencapai tujuan dan pada saat bersamaan menciptakan kinerja terbaik. Integritas memiliki pengaruh langsung pada prestasi dan kinerja terbaik. Intinya, jangan pernah lupa untuk memberikan integritas dan kejujuran Anda di setiap situasi kerja yang Anda lalui.

Kerja sama dan kolaborasi adalah kunci sukses. Di tempat kerja, Anda tidak bekerja sendirian, Anda bekerja bersama banyak orang untuk mencapai tujuan yang sama. Anda hanya berbagi tugas dan tanggung jawab dengan yang lain. Anda hanya memikul sebagian kecil dari tugas dan tanggung jawab untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, berikan rasa hormat Anda kepada orang lain. Rasa hormat dan penghargaan Anda kepada orang lain akan memudahkan Anda untuk melakukan kerja sama dan kolaborasi. Jangan terjebak oleh pikiran negatif dan emosi rendahan dalam hubungan di tempat kerja. Anda harus tampil secara profesional dan menunjukkan etos untuk bekerjasama dengan karakter atau perilaku yang disukai ataupun yang tidak disukai. Ketika Anda mampu menghormati orang lain, maka Anda pun akan dihormati oleh kehidupan. Intinya, apa yang Anda berikan akan kembali kepada Anda. Memberikan yang baik akan kembali yang baik. memberikan yang buruk akan kembali yang buruk. Jelas, semua orang ingin yang terbaik dalam hidupnya, satu-satunya jalan untuk mendapatkan yang terbaik adalah memberikan yang terbaik secara konsisten.

Berikan kerendahan hati dan kepercayaan diri untuk menerima kemenangan di setiap situasi yang dinamis dan tidak pasti. Untuk itu, lengkapi etos kerja terbaik dengan sifat rendah hati dan percaya diri. Keindahan di dalam diri manusia itu muncul karena ketidaksempurnaan. Kita semua tidak sempurna, selalu ada kekurangan walau kita berprestasi hebat. Ketidaksempurnaan kita bertujuan agar kita selalu belajar dengan rendah hati dan mengatasi tantangan dengan percaya diri. Kerendahan hati dan kepercayaan diri adalah kekuatan yang mampu menarik orang lain untuk membantu kita. Tidak perlu merasa paling pintar dan paling tahu di tempat kerja. Sifat tinggi hati hanya akan merugikan diri sendiri. Sifat rendah hati akan memenangkan diri sendiri. Jadi, orang pintar pasti tampil dengan rendah hati dan penuh percaya diri, sehingga selalu memenangkan tujuannya dengan kinerja terbaik.

Cintai pekerjaan Anda, cintai kehidupan Anda, dan berikan perhatian untuk semua yang Anda tekuni di dalam hidup Anda. Memberikan perhatian secara rinci dan teliti diperlukan agar tingkat kesalahan bisa diminimalkan. Miliki etos untuk memberikan perhatian yang sepenuh hati atas tugas dan tanggung jawab Anda. Miliki kepedulian dengan tugas dan tanggung jawab Anda. Luangkan waktu untuk merenungkan kembali atas apa yang sudah Anda lakukan. Dengarkan apa yang dikatakan oleh orang lain atas kerja keras Anda. Jangan marah kalau orang lain menganggap Anda kurang berhasil. Jangan menyerah kalau orang lain menganggap Anda gagal. Jadikan pendapat dan persepsi orang lain untuk membangkitkan semangat memperbaiki kualitas diri.

Berikan gairah dan motivasi kepada diri sendiri. Jangan pernah terpengaruh dengan energi negatif dari luar diri Anda. Perjalanan hidup bukanlah sesuatu yang mudah. Semua orang akan melewati kesulitan, kegagalan, kekalahan, dan kemarahan sebelum mencapai yang terbaik. Jika Anda tidak sabar dengan proses hidup, maka hidup ini akan sangat melelahkan bagi Anda. Oleh karena itu, jika Anda berniat untuk berhasil, maka Anda harus menjaga diri Anda untuk selalu termotivasi dan mampu menemukan solusi atas semua tantangan di sepanjang jalan. Semakin tinggi prestasi yang Anda impikan, semakin banyak kesulitan dan kegagalan yang harus Anda lalui. Anda harus menjaga semangat saat penderitaan mengganggu perjalanan Anda. Anda harus kuat dan percaya diri saat kegagalan berkali-kali menjatuhkan Anda. Anda harus belajar setiap hari untuk menemukan energi positif agar mampu berdiri dari kegagalan dan bergerak kembali menuju impian.

Etos kerja terbaik adalah sahabat terbaik untuk proses. Tidak ada cara pintas untuk meraih prestasi dan kinerja terbaik. Prestasi dan kinerja hanya bisa dihasilkan dari proses yang penuh integritas. Gunakan etos terbaik untuk menuntaskan pekerjaan yang dipahami dengan kualitas tinggi, dan untuk meningkatkan kreatifitas dalam mengatasi pekerjaan yang dialami. Pekerjaan yang dialami artinya kita tidak memahaminya, tetapi kita mengalaminya sehingga membutuhkan pengetahuan baru untuk menyelesaikannya dengan kualitas terbaik. Intinya, berikan etos terbaik untuk apapun yang terjadi saat Anda melakukan pekerjaan. Ketika Anda menghadapi kegagalan, maka Anda tidak boleh memberikan keluh-kesah atau putus asa, tetapi memberikan semangat dan antusiasme untuk menemukan pengetahuan agar mendapatkan jalan keluar terbaik.

Miliki etos untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada yang membutuhkan Anda. Ketika di tempat kerja ada yang membutuhkan Anda, maka Anda harus tampil dengan rendah hati untuk menolong mereka. Pertolongan dan bantuan Anda akan memperlancar proses kerja dan memudahkan pencapaian kinerja terbaik. Kesuksesan di tempat kerja karena kualitas untuk bisa memberikan pelayanan terbaik. Jadi, jangan pernah ragu untuk menjadikan diri sebagai pelayan yang rendah hati dan percaya diri dalam membantu pencapaian kinerja terbaik.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMILIKI KESABARAN SAMPAI HASIL TERCAPAI

“Pencapaian terbaik membutuhkan kesabaran, ketelitian, ketenangan, kecintaan, dan kesungguhan sampai hasil terbaik tercapai.”~Djajendra

Kita semua pasti menginginkan hasil terbaik dalam pekerjaan yang kita lakukan.  Rahasia untuk mencapai hasil terbaik tergantung kepada kecerdasan kita dalam mengelola tindakan dan pikiran. Sebuah pencapaian membutuhkan tindakan dengan konsentrasi penuh pada setiap proses kerja. Perhatian yang konstan dan terfokus pada pekerjaan dengan ketekunan dan kesabaran menjadi kunci pencapaian. Pada waktu sedang bekerja persatukan pikiran dengan emosi positif, semangat, etos, dan tindakan ke dalam kualitas terbaik.  Bertindaklah dengan optimis dan lakukan pekerjaan sebagai alat dari pencapaian yang harus Anda dapatkan. Kendalikan ego agar Anda bisa rendah hati dan tanpa beban saat melakukan pekerjaan. Memelihara ego di setiap proses kerja berarti menyingkirkan bantuan orang lain dan berpikir bahwa saya dapat melakukannya sendirian. Padahal sebuah pencapaian adalah hasil dari proses kerja dalam kolaborasi dengan banyak orang.

Pada waktu sedang bekerja jangan terpengaruh oleh hasil yang harus dicapai. Fokuskan waktu dan energi untuk melakukan setiap tahapan pekerjaan dengan sempurna dan profesional. Kerjakan saja dengan tenang, sabar, dan penuh keyakinan. Lakukan sepenuh hati dengan disiplin dan tanggung jawab. Biarlah proses kerja yang sempurna pada waktu yang tepat memberikan hasil terbaik. Hubungkan jiwa Anda ke dalam pekerjaan dengan energi antusiasme dan optimisme. Buatlah agar pikiran berpikir bahwa keberhasilan ada bersama Anda. Kuatkan keyakinan kepada kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan profesional.

Kesabaran diperlukan karena di sepanjang proses pencapaian selalu ada cerita tentang tantangan, kesulitan, kegagalan, dan ketidakpastian. Jadi, kesabaran menjadi perilaku penting agar Anda tetap bekerja tanpa stres dan bebas dari perasaan tertekan. Kesabaran menjadikan Anda bijaksana dan tetap tenang dalam segala situasi. Misalnya, Anda sedang menuai kesuksesan, maka Anda tetap rendah hati dan bersyukur dengan pencapaian. Sebaliknya, saat Anda sedang menuai kegagalan, maka Anda tetap tenang dan tidak stres untuk menemukan jalan keluar terbaik.

Mulailah pekerjaan Anda dengan niat tulus untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Seperti pesan orang bijak bahwa saat Anda menabur, Anda akan menuai. Jadi, taburlah etos terbaik di setiap titik proses kerja agar Anda dapat menuai hasil terbaik. Jangan pernah memiliki niat yang kurang tulus saat bekerja, sebab hal ini akan mengakibatkan Anda menuai kinerja buruk. Misalkan: lingkungan kerja Anda berbudaya lemah, kepemimpinan yang kurang tegas, tingkat emosi negatif yang tinggi, sangat banyak aliran pikiran negatif, kemarahan, kecemburuan, kebencian, dam aliran energi negatif yang merusak suasana kerja. Walaupun situasi buruk tersebut sudah menjadi budaya di tempat kerja Anda, maka Anda harus sabar dan sadar untuk tidak terpengaruh dengan budaya tersebut. Untuk itu, setiap hari Anda harus sadar untuk mengisi energi positif ke dalam diri Anda. Ketiadaan energi positif dalam jangka panjang akan mengakibatkan budaya menjadi lemah dan perilaku kerja menjadi sangat buruk. Jadi, jangan terjebak ke dalam lingkungan kerja yang buruk, kuatkan niat baik Anda agar Anda mampu menjadi energi positif di tengah orang-orang negatif tersebut. Jangan menyerah oleh kesulitan saat menghadapi orang-orang negatif. Tetaplah optimis bersama kekuatan energi positif Anda.

Kesabaran dalam kerja keras yang optimis akan mendorong Anda untuk mengembangkan kreativitas, sehingga dalam tekanan seperti apa pun, Anda mampu memiliki pikiran yang mencerahkan di dalam kecerdasan kreatif. Kreativitas mampu menghilangkan ketidaktahuan dan menemukan jalan keluar terbaik. Anda pun mampu melakukan pekerjaan dalam kondisi sesulit apa pun. Anda selalu dapat melakukan tantangan  dengan kreativitas dan niat positif. Energi positif di dalam diri Anda akan mempertahankan ketekunan dan kedisiplinan untuk menuntaskan pekerjaan. Sikap rendah hati Anda menjadikan Anda mudah menerima gagasan baru, mau mendengarkan pendapat orang lain, terbuka untuk saran dan kritik, serta mudah menyatu dalam kerja sama dan kolaborasi. Pada akhirnya; pencapaian terbaik membutuhkan kesabaran, ketelitian, ketenangan, kecintaan, dan kesungguhan sampai hasil terbaik tercapai.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU MALAS MENGHILANGKAN KESEJAHTERAAN DAN KEBERUNTUNGAN

“Kehidupan kita menjadi lebih sejahtera jika kita produktif dan memiliki disiplin untuk menghasilkan prestasi terbaik.”~Djajendra

Kehidupan dihidupi dengan pekerjaan. Setiap makhluk harus bekerja untuk kelangsungan hidupnya. Seekor semut tidak pernah malas untuk bekerja keras mencari makan. Burung tidak pernah berdiam disarang dan menunggu makanan, tetapi dia terbang meninggalkan sarang untuk menemukan makanan. Semua kehidupan bekerja keras untuk menjalani hidup. Siapa pun yang malas akan mengalami kehidupan yang merugikan dirinya. Bekerja keras dengan kreativitas yang tinggi adalah jalan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera.

Pikiran positif yang fokus menekuni sebuah pekerjaan dengan sepenuh hati adalah cara untuk menjalankan kehidupan yang baik. Kita semua harus bekerja, harus menjadi produktif, harus kreatif dan inovatif. Kita semua harus memiliki disiplin dan tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas hidup. Kehidupan kita menjadi lebih sejahtera jika kita produktif untuk menghasilkan prestasi terbaik. Kehidupan yang baik dihasilkan melalui kerja. Teruslah bekerja, lakukan sesuatu bagi kehidupan, layani hidup ini dengan sepenuh hati, jangan membiarkan rasa malas menguasai hidup dan menghancurkan masa depan.

Setiap hari kita harus menyalurkan energi positif ke dalam kerja yang produktif. Menjadi bijak dan cerdas agar energi positif tidak dirusak dengan energi negatif. Perilaku pesimis, mengeluh, dan menyalahkan orang lain akan menguras energi positif dan akan mengarahkan diri menuju tujuan yang salah. Jadi, berhati-hatilah, jangan sampai energi kita terkonsentrasi menuju tujuan yang tidak kita inginkan.

Bekerja dengan jujur, ikhlas, dan sepenuh hati akan membuat kita berjalan di jalan kebenaran untuk menemukan kesejahteraan sejati yang membahagiakan hidup kita. Berikan cinta dan totalitas terhadap pekerjaan. Tawarkan dan persembahkan kualitas terbaik bagi setiap stakeholders. Jangan pernah bekerja dengan setengah hati. Sikap, etos, perilaku, dan karakter haruslah totalitas untuk membangkitkan energi sukses dari dalam diri. Jadilah ikhlas untuk menerima segala hal yang dihadapi. Terimalah masalah dengan sabar dan ikhlas, kemudian kuatkan energi positif untuk menemukan jalan kesejahteraan yang lebih baik.

Perilaku malas menghilangkan kesejahteraan dan keberuntungan. Oleh karena itu, jangan membiarkan pikiran dimasuki oleh virus-virus malas. Jangan membiarkan mental dan emosional menjadi malas untuk mengerjakan yang harus segera dikerjakan. Kuatkan energi penjaga hati dan pikiran agar selalu mengingatkan kita tentang tanggung jawab atas pekerjaan kita. Miliki niat dan kemauan untuk selalu mengendalikan segalanya dengan pikiran positif. Jadilah arsitek yang cerdas merancang etos kerja terbaik untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dengan sempurna.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PEKERJAAN ANDA MEMILIKI BANYAK HAL HEBAT UNTUK DIBERIKAN KEPADA ANDA

“Kecintaan Anda kepada pekerjaan Anda akan menciptakan keberadaan Anda di dalam pekerjaan tersebut.”~Djajendra

Jangan membatasi kontribusi, jika Anda memberikan lebih dan tidak hitung-hitungan dengan pekerjaan yang Anda lakukan, Anda akan tumbuh dan berkembang. Pekerjaan Anda memiliki potensi yang tak terbatas untuk memberikan kesuksesan bagi hidup Anda.

Orang-orang yang berkeluh-kesah dengan pekerjaannya tidak akan mampu memaksimalkan potensi suksesnya. Kontribusi dan produktivitas yang rendah hanya menjadikan dirinya kehilangan peluang untuk hidup lebih baik. Mereka yang malas dan kurang disiplin akan menjadikan dirinya mundur dan sulit mencapai prestasi terbaik.

Pekerjaan Anda memiliki banyak hal hebat untuk diberikan kepada Anda. Pekerjaan Anda adalah alat eksistensi yang dapat membantu Anda tumbuh mencapai kemakmuran dan kesejahteraan hidup. Terimalah semua tantangan yang diberikan oleh pekerjaan. Jalani dengan bahagia semua petualangan baru yang diberikan oleh pekerjaan. Terimalah semua kesempatan untuk menguji kualitas diri. Terimalah keberadaan Anda di tempat kerja dengan kesadaran yang tinggi. Jadilah diri sendiri yang selalu menghormati diri-diri yang lain.

Jika Anda menolak tantangan dan kesulitan, Anda akan kehilangan semua peluang untuk mencapai yang terbaik. Orang-orang yang duduk di sebuah zona nyaman di tempat kerja akan sangat ketinggalan kualitas dan tidak akan memiliki kekayaan pengalaman kerja. Zona nyaman adalah tempat yang menjadikan kita kehilangan kekuatan untuk berkembang dan maju. Setiap orang di zona nyaman menjadi pasif, diam, tidak kreatif, tidak inovatif, dan kehilangan kemampuan untuk menggunakan potensi-potensi hebat dari dalam dirinya.

Ketika Anda mencintai pekerjaan Anda dan sangat disiplin untuk memberikan kontribusi terbaik, maka pekerjaan itu akan membantu Anda untuk mencapai impian dan harapan. Tidak seorang pun yang bisa mengambil pekerjaan yang Anda cintai. Anda dapat di mana saja melakukan pekerjaan yang Anda cintai. Anda bisa tetap bekerja dengan penuh semangat dalam situasi apa pun, kecintaan Anda kepada pekerjaan Anda akan menciptakan keberadaan Anda di dalam pekerjaan tersebut.

Jadikan peluang untuk sukses sebesar mungkin. Jangan mempersempitnya di dalam kemalasan dan keserakahan. Pekerjaan itu indah dan memberikan banyak pengalaman untuk memperkaya kehidupan. Nikmati setiap momen dari pekerjaan yang Anda lakukan dan kerjakan dengan gembira.

Orang-orang tidak tertarik pada perilaku malas dan tidak disiplin. Tidak ada kehormatan dan penghargaan untuk orang-orang yang malas dan tidak disiplin. Orang-orang tertarik dengan perilaku rajin, jujur, bertanggung jawab, ulet, disiplin, tekun, produktif, gembira, teliti, antusias, penuh semangat, dan efektif dalam semua urusan.

Pekerjaan adalah kebutuhan yang harus dipenuhi. Nikmati berapa pun nilai ekonomi yang diberikan pekerjaan Anda. Tidak perlu terobsesi dengan jumlah uang yang dihasilkan oleh pekerjaan Anda. Miliki rasa syukur atas apa yang dihasilkan oleh pekerjaan Anda tersebut dan penuhi kebutuhan hidup dengan rasa terima kasih kepada Tuhan.

Anda tidak perlu menjadi perfeksionis dengan pekerjaan, biarkan pekerjaan mengalir dari kerendahan hati dan disiplin yang tinggi. Tidak perlu takut terhadap ketidaksempurnaan. Tidak perlu khawatir untuk menghadapi hal-hal yang mengurangi kreativitas dan inovasi Anda. Jangan menjadi budak pekerjaan dengan obsesi yang berlebihan. Ikutilah pekerjaan Anda sampai pada titik kreativitas yang Anda rasa diperlukan, tetapi tetaplah menjadi diri sendiri yang utuh dalam mengendalikan apa yang Anda kerjakan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENUMBUHKAN RASA KEPEMILIKAN DAN KESETIAAN KARYAWAN KEPADA PERUSAHAAN

 

“Hanya jiwa yang tidak memiliki rasa syukur, yang tidak pernah memiliki hati untuk mencintai perusahaan yang memberikan kehidupan ekonomi dan karir.”~Djajendra

Perusahaan dan karyawan memiliki hubungan yang saling terkait, saling melengkapi, dan saling memberi. Ketika karyawan setia dengan rasa memiliki perusahaan yang kuat, maka perusahaan akan mendapatkan dukungan penuh dan total dari karyawan di semua keadaan. Dampaknya, ketika perusahaan mendapatkan rintangan dan masalah, maka kesetiaan dan rasa memiliki ini akan menguat untuk membantu perusahaan agar segera keluar dari masalah yang dihadapi.

Rasa kepemilikan terhadap perusahaan yang tertanam kuat di dalam diri karyawan, adalah energi positif yang mampu membangkitkan motivasi dan gairah kerja dalam mencapai tujuan perusahaan. Jelas, agar rasa kepemilikan dan loyalitas karyawan meningkat, maka kepemimpinan dan manajemen haruslah menunjukkan keteladanan dan empati kepada karyawan. Perhatian, cinta, dan kepedulian adalah nilai-nilai yang harus diberikan oleh manajemen dan kepemimpinan melalui budaya perusahaan yang kuat. Ketika budaya perusahaan kuat, maka semua sikap dan perilaku positif akan tampil konsisten.

Bila setiap karyawan tumbuh di dalam kesadaran tentang keberadaannya di perusahaan, kesadaran tentang kehidupan yang diberikan oleh perusahaan, kesadaran tentang tujuan keberadaan perusahaan, dan kesadaran tentang keberadaan mereka dalam proses kerja di perusahaan; maka, kesadaran mereka akan meningkatkan rasa kepemilikan dan kesetiaan mereka kepada perusahaan. Apalagi, bila karyawan memiliki kesadaran dan kemampuan untuk mencintai perusahaan secara utuh, maka kesetiaan dan rasa kepemilikan tersebut akan memberikan jawaban dalam bentuk etos kerja yang menguatkan proses kerja di dalam perusahaan.

Kejelasan tujuan keberadaan karyawan di dalam perusahaan, dan sikap rendah hati karyawan untuk bersyukur dengan apa yang perusahaan berikan, dapat meningkatkan kepuasaan kerja karyawan di perusahaan. Rasa syukur dan kebahagiaan kerja mampu meningkatkan semangat untuk mencapai tujuan nyata dalam kehidupan kerja, yaitu: kebahagian dan rasa kesejahteraan yang diberikan oleh perusahaan untuk setiap karyawan.

Rasa memiliki atau biasa disebut dengan sense of belonging bukanlah sesuatu yang terlihat, tetapi muncul dalam wujud energi positif untuk menjaga dan merawat perusahaan di setiap situasi dan keadaan. Kesadaran setiap pihak di dalam perusahaan untuk memiliki sikap, perilaku, kualitas, dan tindakan yang menjaga perusahaan dari setiap potensi masalah secara utuh adalah benih untuk munculnya rasa memiliki. Kesetiaan dan rasa memiliki adalah bagian dari pengabdian yang diberikan kepada perusahaan.

Rasa kepemilikan dan kesetiaan kepada perusahaan menciptakan kewajiban dalam suara hati, untuk bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan berkualitas. Dalam hal ini, karyawan akan tampil dengan sikap rendah hati, kuat dalam karakter kerja, berani jujur ??untuk menghadapi kenyataan, tegas dan cukup terhormat untuk meningkatkan reputasi perusahaan.

Kesetiaan dan rasa memiliki melibatkan hati, pikiran, dan jiwa untuk melakukan tindakan yang membantu perusahaan dengan sepenuh hati. Ketika perusahaan membutuhkan bantuan, maka setiap orang bangkit dengan penuh semangat untuk membantu perusahaan dan menyelesaikan tantangan yang dihadapi perusahaan.

Rasa kepemilikan dan kesetiaan membangkitkan energi kerja dalam satu visi dan satu budaya kerja. Semua orang mampu menjadi satu untuk semua dan semua untuk satu.

Untuk seminar/training hubungi: 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

 

PERAN INTEGRITAS SEORANG MANAJER DALAM MENCAPAI PRESTASI

“Integritas adalah kekuatan di luar kemampuan manusia, tetapi komitmen dan nilai-nilai spiritualitas di dalam diri memampukan manusia untuk menjalankan kehidupan kerja dengan integritas.”~Djajendra

Integritas dan komitmen manajer di tempat kerja adalah sebuah anugerah bagi peningkatan kinerja. Manajer yang berkomitmen dan memiliki integritas, tidak akan marah atau memprotes ketika dia harus meninggalkan kenyamanan sebuah jabatan untuk menjalani pekerjaan yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Integritas dan komitmen di dalam diri manajer membuat mereka mau menerima dengan anggun dimanapun mereka ditempatkan, tanpa ragu, tanpa takut, tanpa mengeluh, dan siap untuk menjalani kehidupan kerja yang lebih keras dan lebih penuh tantangan.

Integritas adalah kekuatan di luar kemampuan manusia, tetapi komitmen dan nilai-nilai spiritualitas di dalam diri memampukan manusia untuk menjalankan kehidupan kerja dengan integritas. Kehidupan rohani yang konsisten dalam kesadaran murni mampu menguatkan energi integritas di dalam diri. Dan terutama bagi para manajer yang memiliki tanggung jawab kepemimpinan, integritas menempati urutan pertama dari daftar kualitas yang harus para manajer kembangkan. Manajer tanpa integritas akan sulit menjalankan pekerjaan dengan prinsip moral, etika, tanggung jawab, disiplin, dan nilai-nilai holistik yang tinggi.

Manajer yang lemah integritasnya sulit melawan godaan dari kemudahan yang ditawarkan melalui peristiwa tidak etis dan tidak jujur. Tanpa integritas, pertempuran di dalam pikiran dan hati nurani akan melemahkan energi positif manajer. Akibatnya, manajer menjadi mudah tergoda untuk melakukan hal-hal yang tidak etis dan yang berpotensi menjadi masalah serius bagi keberlangsungan karir manajer tersebut di masa depan.

Ketika manajer dimutasi ke tempat yang tidak diinginkan, biasanya pasti marah dan tidak bersedia. Tetapi, saat integritas menguasai jiwa dan pikiran, maka sikap rendah hati dan jiwa besar manajer mampu dengan ikhlas untuk menerima mutasi tersebut. Hal ini, menjadi sesuatu yang positif bagi pertumbuhan jiwa manajer. Dendam, marah, semua niat dan rencana tidak baik atas ketidaksenangan dari mutasi tersebut, tidak akan menguasai jiwa dan pikiran si manajer. Intinya, manajer mampu mengendalikan dirinya di dalam energi positif dan tidak membiarkan dirinya terjebak dalam jurang energi negatif. Di samping itu, integritas selalu memberikan pengalaman spiritual yang membahagiakan hati dan meningkatkan rasa percaya diri dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan.

Integritas membuat manajer berjuang dan bekerja dengan akal sehat, serta selalu bangkit kembali dengan optimis saat tergelincir di dalam ketidakpastian. Tidak pernah membiarkan kesedihan menguasai kehidupan sehari-hari, tidak pernah membiarkan keluh-kesah untuk mengisi perjalanan sulit sehari-hari. Integritas adalah sumber yang hebat untuk menghasilkan energi positif di dalam jiwa, pikiran, emosi, fisik, dan mental.

Integritas adalah sebuah investasi terhebat bagi diri sendiri melalui sifat-sifat dan kebiasaan etis, sehingga diri mampu membentuk karakter untuk menjalani kehidupan bahagia yang penuh percaya diri secara konsisten. Pribadi dengan integritas yang tinggi tidak akan runtuh oleh kesulitan atau godaan apapun. Jiwa yang penuh integritas memiliki sifat dasar yang sangat kuat untuk menjalani ketidakpastian dan berbagai godaan dari energi tidak etis dengan karakter pemenang yang hebat.

Karakter kerja yang hebat hanya sebaik integritas yang membentuk individu-individunya. Manajer dengan integritas yang tinggi mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis. Sifat dan penampilan manajer berintegritas mampu membentuk kekuatan untuk menjaga kelancaran dan keberlangsungan pencapaian kinerja terbaik, walau dirinya ditempatkan diunit kerja yang tidak dia sukai. Integritas menjaga karakter pemenang, sehingga ditempat tersulit atau yang tidak disukaipun, manajer mampu menampilkan diri yang berkualitas untuk mencapai kinerja terbaik.

Nilai dan kualitas terbaik seseorang manajer bergantung pada kemampuannya untuk mempertahankan integritas yang konsisten dalam segala kondisi. Integritas yang menyatu dalam semua atribut karakter manajer, mampu menampilkan kualitas sejati manajer yang diandalkan untuk semua situasi dan peristiwa. Integritas menghasilkan karakter yang konsisten dan beraturan pada individu manajer. Semua ketidakstabilan di luar diri dapat dikendalikan dari dalam diri melalui kekuatan integritas.

Integritas menjauhkan manajer untuk melakukan korupsi dalam hal apa pun. Kejujuran hati nurani membuat manajer tidak akan melanggar janji, mereka selalu berpikiran terbuka dan menanggapi semua tantangan dengan kejujuran yang konsisten. Mereka tidak memikirkan diri sendiri, tetapi selalu memikirkan dan bekerja untuk kepentingan perusahaan secara keseluruhan. Mereka selalu memaafkan, sangat akomodatif, tidak pernah menjatuhkan orang lain, tidak dendam. Dan semua itu, dilakukan atau disikapi melalui perilaku etis dan etiket yang tinggi. Energi integritas menghasilkan sifat dan perilaku yang sangat etis dengan etiket yang memperlakukan orang lain secara terhormat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899 / email:training@djajendra-motivator.com

INTEGRITAS ADALAH KEKUATAN DARI DALAM DIRI UNTUK MENJADIKAN DIRI ANDA UNGGUL DI SETIAP SITUASI DAN KEADAAN

“Memiliki sikap integritas yang kuat seperti memiliki senjata penangkal kehidupan negatif agar tidak masuk ke wilayah kehidupan Anda.”~Djajendra

Integritas menjaga diri sendiri di jalan kebenaran dan mengatakan pada diri sendiri tentang kebenaran yang wajib dijalankan. Sedangkan, kejujuran adalah hasil dari integritas diri yang hebat untuk mengatakan segala sesuatu dengan sebenar-benarnya kepada orang lain. Jadi, kejujuran ada di wilayah sosial, sedangkan integritas ada di wilayah pribadi. Intinya, hebatnya integritas seseorang terlihat dari kejujurannya yang konsisten dan hebat di dalam kehidupan sosial.

Integritas adalah senjata sakti untuk menegakkan kebenaran dan kejujuran dari dalam diri. Orang-orang dengan integritas yang tinggi tidak pernah bersikap munafik, mereka bersikap sangat jujur berdasarkan pengetahuan moral dengan wawasan yang luas. Ucapan, pikiran, dan sikap mereka selalu sama di dalam ketenangan dan keunggulan. Apa pun situasi hidup, integritas menjadikan mereka tetap positif dan jujur menyikapi situasi yang ada. Integritas membuat mereka tidak fokus dan ngotot untuk kepentingan diri sendiri maupun kelompok, tetapi fokus untuk menjalankan kebenaran dan kejujuran di setiap wilayah kehidupan yang mereka lewati. Mereka sadar bahwa integritas pribadi dapat mencegah bahaya atau bencana ke dalam kehidupan keluarga mereka. Mereka sadar bahwa tanpa integritas, maka segala potensi bahaya bisa merusak kehidupan pribadi dan keluarga. Oleh karena itu, integritas selalu dianggap sebagai kekuatan penolak bala yang paling hebat, yang bersumber dari kekuatan diri sendiri.

Memiliki integritas seperti memiliki kebenaran di semua aspek kehidupan. Integritas menjadikan Anda tidak tergoda untuk mencoba-coba semua hal yang tidak benar dan tidak baik, sehingga Anda mampu terhindar dari kekacauan hidup atau wilayah hidup yang berpotensi membuat hidup Anda berantakan. Integritas menjadikan Anda tumbuh untuk menjalani hidup dengan cara yang positif, sehat, kuat, serta hebat secara mental dan spiritual. Integritas menghindarkan Anda untuk menjadi orang yang menghalalkan segala cara lalu tersesat ke jalan hidup yang tidak aman, tidak nyaman, tidak sehat, tidak bugar, serta merusak kesehatan fisik dan mental. Integritas mengarahkan Anda pada kehidupan yang damai, tenang, makmur, sejahtera, bahagia, sehat, bugar, dan positif di sepanjang hidup yang singkat ini.

Memiliki sikap integritas seperti memiliki kekuatan yang sangat tangguh untuk menjalani kehidupan dengan kepatuhan yang sangat tinggi terhadap nilai-nilai moral, etika, etiket, dan nilai-nilai kehidupan kerja secara profesional. Integritas menguatkan gaya hidup seseorang dengan sikap moral yang sesuai dengan nilai-nilai moral agama, moral kerja, moral budaya, dan moral kehidupan sosial. Integritas membangun kebiasaan-kebiasaan positif dan produktif dari dalam diri untuk dijalankan dalam kehidupan sosial secara produktif.

Sikap integritas menjadikan seseorang mampu menjalani realitas hidup berfondasikan kebenaran dan kejujuran secara konsisten dalam disiplin diri yang tinggi. Semua tindakan dan pemikiran berdasarkan nilai-nilai positif, yang pada saat menjalankannya selalu dalam satu kesatuan keutuhan kebenaran dan kejujuran. Jadi, pemikiran dan tindakan sangat disiplin dalam satu arah dengan fondasi integritas yang hebat; serta tidak pernah ditentukan oleh keadaan, keyakinan, maupun kepercayaan. Juga, tidak takut kehilangan reputasi atau kepercayaan dari orang lain atas sikap jujur dan benar yang dijalankannya tersebut.

Sikap integritas yang benar tidak menjadikan seseorang kaku dalam pemikiran dan wawasan sempit, tetapi menjadikan dirinya berpengetahuan tinggi dan berwawasan sangat luas. Dia mampu berkomunikasi dan terhubung dengan semua karakter atau jenis perilaku yang bermacam-macam, tetapi tidak pernah terpengaruh oleh siapapun, dia selalu konsisten dalam disiplin untuk menjalankan kebenaran dan kejujuran secara akurat. Sikap integritas tidak menjadikan dirinya budak keadaan maupun budak dorongan nafsu, dia selalu mampu menjaga dirinya di jalan kebenaran dan kejujuran tanpa kehilangan dirinya sendiri di dalam realitas hidup.

Tantangan untuk hidup dengan integritas diri yang tinggi bukanlah perkara mudah. Ya, jalan menuju integritas tidaklah mudah, butuh kesabaran dan keberanian yang tidak boleh habis. Baik dan buruk adalah realitas kehidupan. Orang jujur dan orang tidak jujur sama-sama mencari panggung kehidupan. Tidak mungkin semua orang menjadi jujur di dalam kehidupan, tetapi hanya kejujuran dari integritas diri yang hebat yang mampu memberikan kebahagiaan dan keindahan hidup. Integritas pribadi adalah satu-satunya jalan untuk mendapatkan kebahagiaan hidup di semua aspek kehidupan. Pastinya, godaan untuk mengabaikan integritas dan mengikuti jalan mudah yang ditawarkan oleh kekuatan tidak jujur selalu akan hadir untuk menguji kualitas integritas Anda. Bila Anda tergoda oleh kekuatan tidak jujur, maka Anda sedang menyiapkan masa depan yang akan menjebak Anda di dalam kesulitan dan penderitaan batin yang hebat. Jadi, pastikan,  Anda meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa hanya dengan integritas pribadi yang konsisten, Anda dapat memiliki kehidupan masa depan yang hebat.

Mengembangkan integritas pribadi yang berkualitas adalah pekerjaan seumur hidup. Mulailah dengan sikap rendah hati untuk mendengarkan, belajar, tumbuh, berubah, dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Mengembangkan kejujuran pribadi hanya bisa terjadi kalau Anda sudah benar-benar tunduk di jalan kehendak Tuhan. Biasanya; orang-orang yang sudah tunduk di jalan kehendak Tuhan, tidak pernah lagi menyalahkan orang lain, membuat alasan, menyalahkan situasi, atau berbohong untuk membenarkan keyakinan dan kepercayaan dirinya. Mereka selalu tampil jujur dan bertanggung jawab untuk hidup yang harus mereka jalani dengan rendah hati. Mereka selalu jujur kepada Tuhan dan diri sendiri, sehingga muncul kesadaran bahwa apapun yang terjadi di dalam kehidupan ini adalah karena kehendak Tuhan, tugas kita sebagai manusia adalah tetap konsisten dengan integritas pribadi yang hebat di semua situasi dan keadaan yang harus kita jalani.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivasi.com  atau www.djajendra-motivator.com

PRINSIP UTAMA DALAM BEKERJA ADALAH MEMILIKI ETIKA

“Manusia berintegritas tinggi bersumber dari etika.”~Djajendra

Etika sangat diperlukan untuk kehidupan kerja yang produktif dan untuk memberikan kepuasan kerja bagi semua orang. Etika berfungsi untuk mengharmoniskan setiap hubungan antara manusia dan menghindarkan titik konflik antara manusia. Etika menjadikan hubungan kerja dalam perilaku jujur, bertanggung jawab, bersikap baik, murah hati, saling menolong, tidak melanggar hukum, produktif, adil, dan penuh kasih sayang. Etika adalah prinsip dasar dalam semua aturan, peraturan, prosedur, kebijakan, dan kepemimpinan di tempat kerja. Batin karyawan yang tersentuh energi etika mampu menjalankan fungsi dan perannya di tempat kerja dengan adil, jujur, tulus, sepenuh hati, setia, dan fokus untuk menciptakan kinerja terbaik.

Manusia dengan integritas yang tinggi bersumber dari etika. Ketika manusia mengabaikan etika, maka dia menjadi energi perusak kesejahteraan dan keharmonisan bagi semua orang. Sebaliknya, ketika manusia patuh dan taat menjalankan etika, maka semua orang menjadi bagian yang menyenangkan kehidupan, sehingga kebahagiaan dan kesejahteraan hidup dapat dirasakan bersama. Manusia yang etis adalah bagian penting dari etika kerja. Manusia yang etis mampu bekerja dengan etos terbaik dan menjadi kekuatan utama dalam pembentukan budaya kerja yang unggul.

Etika diperlukan dalam bentuk perilaku di setiap aspek kerja. Perilaku etis menciptakan keunggulan dan prestasi yang dapat dipertahankan untuk selamanya, sedangkan perilaku tidak etis menciptakan kerapuhan dan prestasi yang tidak dapat dipertahankan untuk selamanya. Jadi, praktik tidak etis sangatlah tidak menguntungkan bagi siapapun dalam jangka panjang. Mungkin saja, dalam jangka pendek, praktik atau perilaku tidak etis memberikan keuntungan bagi Anda. Tetapi, dalam jangka panjang, perilaku tidak etis tersebut akan menjadi sesuatu yang buruk dan menghancurkan semua yang sudah Anda bangun. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran yang terus-menerus untuk bisa melatih dan membiasakan diri sendiri agar taat dan patuh dengan etika. Jiwa, fisik, pikiran, dan emosi harus bersatupadu dalam satu komitmen yang kuat untuk menjalankan etika dengan sebenar-benarnya.

Semua nilai-nilai kehidupan kerja sebagai dasar pembentukan budaya kerja haruslah bersumber dari manusia etika. Etika haruslah dihasilkan dari kesadaran batin terdalam. Pertumbuhan kepribadian dan karakter kerja yang hebat haruslah bersumber dari etika. Etika harus dirawat dan ditingkatkan secara terus-menerus di tempat kerja. Menanamkan kesadaran kepada setiap insan perusahaan bahwa etika adalah sumber kebahagiaan, sumber kepuasan kerja, sumber keharmonisan, dan sumber pencapaian kinerja terbaik, haruslah menjadi bagian dari tugas utama manajemen.

Ketika etika menjadi budaya dan perilaku kerja yang kuat, maka saat itu karyawan mampu menjalankan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah. Pekerjaan menjadi ibadah untuk mendapatkan rezeki. Pekerjaan menjadi ibadah untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan hidup. Kesadaran bahwa pekerjaan adalah ibadah untuk mendapatkan rezeki menjadi pendorong bagi karyawan untuk bekerja dengan sepenuh hati dan penuh kualitas. Kepemimpinan dan manajemen perusahaan harus sepenuh hati dan totalitas dalam menciptakan budaya etis di tempat kerja. Tidak bisa hanya berharap dari kesadaran karyawan untuk memiliki perilaku etis. Manajemen haruslah mampu membangun sistem, lingkungan kerja, budaya, dan karakter kerja yang berdasarkan dari etika. Memberdayakan setiap insan perusahaan dalam energi etika mampu meningkatkan integritas dan akuntabilitas dalam budaya kerja.

Gaya hidup etis di tempat kerja mampu menurunkan stres dan memberdayakan potensi untuk pencapaian lebih tinggi. Hal ini juga akan mendorong karyawan untuk tidak sekedar mencari nafkah dari pekerjaannya, tetapi menjadikan pekerjaanya sebagai alat untuk kebahagiaan dan pertumbuhan potensi diri. Kita tahu, di semua profesi pasti dibuat kode etik, yang bertujuan untuk memberdayakan potensi terbaik di jalan integritas dan etos terbaik. Jadi, fungsi etika tidak sebatas untuk memahami apa yang boleh dan apa yang tidak boleh, lebih dari itu, etika berfungsi untuk menciptakan kualitas pribadi yang hebat, untuk bisa menjalankan pekerjaan berkinerja tinggi di jalur integritas.

“Etika menciptakan jalur integritas yang membuat setiap orang termotivasi untuk bekerja dengan jujur dan penuh tanggung jawab.”~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGABAIKAN ETIKA MENYEBABKAN ORANG LAIN TERLUKA DAN MERUGI

“Perilaku etis adalah jalan lurus dan kelurusan hati nurani untuk melakukan pekerjaan sesuai nilai-nilai organisasi, kode etik, kode moral, dan tata kelola yang terbaik.”~Djajendra

Seseorang yang beretika memiliki perbuatan baik untuk menghasilkan kesejahteraan dalam hidupnya. Etika adalah tuntunan untuk melakukan perbuatan mulia. Etika diwujudkan melalui pemikiran, perbuatan, ucapan, dan tindakan yang membawa kehidupan ke jalan kebenaran. Seseorang yang bertindak tanpa etika merupakan energi untuk perbuatan salah. Di mana, perbuatan salah ini akan berakumulasi untuk menciptakan kesalahan ke berbagai urusan lainnya. Kesadaran bahwa perilaku tidak etis dapat menyebabkan kerusakan dan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain, haruslah menjadi pemahaman bersama di tempat kerja.

Nilai-nilai organisasi, etika, dan moralitas, tidaklah dapat dipisah-pisahkan, semuanya saling terkait erat dan tak terpisahkan. Nilai-nilai organisasi memiliki kekuatan untuk membentuk perilaku kerja sesuai budaya yang diinginkan oleh perusahaan. Etika di tempat kerja bersumber dari kode etik atau prinsip yang menjadi dasar untuk menentukan apa yang benar dan apa yang tidak benar. Etika sendiri bertujuan untuk menjaga kualitas integritas kerja, sehingga saat karyawan menghadapi situasi sulit dan penuh dilema, mereka tetap berperilaku sesuai kode etik yang diberikan perusahaan. Moralitas atau nilai-nilai moral dimaksudkan agar setiap individu karyawan mampu menemukan jati dirinya yang asli, sehingga mengenal diri sendiri secara baik untuk bisa memberikan kontribusi etis bagi perusahaan. Intinya, nilai-nilai organisasi, etika, dan moralitas adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam membentuk budaya kerja dan budaya organisasi yang kuat.

Etika membantu karyawan untuk mengikuti kode etik dengan pengabdian yang tulus di semua proses kerja. Ini juga mempersiapkan pola pikir untuk menerima apa yang diperbolehkan dan apa yang dilarang di sepanjang proses kerja hingga mencapai kinerja terbaik. Ini juga mengubah pemikiran, ucapan, perilaku, dan tindakan yang membentuk kebiasaan etis di lingkungan kerja, sehingga menjadi bagian yang penting untuk mengekspresikan budaya organisasi yang kuat. Perilaku etis adalah fondasi dari budaya kerja. Perilaku etis adalah jalan lurus dan kelurusan hati nurani untuk melakukan pekerjaan sesuai nilai-nilai organisasi. Perilaku etis berarti menyelaraskan pemikiran dan perbuatan sesuai dengan standar etika di perusahaan. Perilaku etis berarti bekerja tanpa syarat untuk mempraktikkan tata kelola perusahaan yang terbaik.

Penampilan dari orang-orang beretika terlihat dari pemikirannya yang sesuai dengan nilai-nilai perusahaan, selalu bijaksana, selalu menjaga kebenaran dari tata kelola, mengendalikan emosi, rendah hati, berani, adil, bersyukur, puas dengan perusahaan, menjaga ucapan yang benar, menjaga tindakan yang benar, bekerja keras dengan disiplin dan sangat tekun, mencari penghidupan di tempat kerja di jalan yang benar dan etis. Jadi, orang-orang beretika tidak pernah mau berurusan dengan nilai-nilai yang berkaitan dengan perilaku negatif. Mereka selalu bertindak sesuai adab, sopan santun, kelakuan yang baik, tata krama yang luhur, dan kebenaran yang ditentukan di tempat kerja. Jadi, mereka tidak akan melanggar semua ketentuan dan kebijakan yang sudah disepakati secara bersama di tempat kerja mereka.

Internalisasi nilai-nilai organisasi, etika, dan moralitas mampu menciptakan langkah-langkah yang efektif untuk menuju pertumbuhan pribadi yang hebat dan pembentukan karakter kerja yang diandalkan. Saat semuanya terinternalisasi dengan baik, saat itu terbentuk kesadaran untuk bertanggung jawab atas semua tindakan dan membuang egoisme untuk menumbuhkan kolaborasi agar bisa mencapai kinerja tertinggi. Setiap karyawan wajib hadir untuk memberikan kontribusi bagi penguatan etika di tempat kerja. Setiap karyawan wajib memimpin dirinya sendiri untuk kehidupan kerja yang etis. Kehidupan kerja yang tidak etis menciptakan kesalahan yang menjadi penyebab utama rasa takut di tempat kerja. Orang-orang yang lalai menjalankan etika di sepanjang proses kerjanya, hidupnya selalu ketakutan dan kehilangan ketenangan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ETOS KERJA: MEMULIAKAN DAN MENGHORMATI PEKERJAAN ANDA

“Etos kerja terbaik dihasilkan dari kualitas diri yang benar-benar mengabdikan dirinya untuk pekerjaan yang ditekuni, tanpa syarat.”~Djajendra

Bekerja yang baik itu datang dari hati yang luhur untuk mencapai tujuan dan visi. Memuliakan pekerjaan dan menghormati apa yang sedang Anda kerjakan adalah jalan untuk mencapai hasil terbaik. Memandang dan menganggap pekerjaan Anda sebagai hadiah terbaik dari Tuhan, akan membuat Anda bekerja tanpa pamrih dengan sepenuh hati. Rasakan panggilan hati untuk melaksanakan pekerjaan Anda dengan totalitas dan penuh kualitas terbaik. Miliki tanggung jawab, disiplin, rasa cinta, dan kejujuran dalam setiap proses kerja. Jadilah diri sendiri yang totalitas untuk menerima dan melakukan pekerjaan Anda dengan penuh semangat.

Sangatlah tidak etis mengungkapkan ketidakmampuan Anda untuk melaksanakan pekerjaan dengan sepenuh hati. Dalam kondisi dan situasi tersulit pun, Anda harus percaya diri dan berani untuk melaksanakan pekerjaan Anda dengan tanpa pamrih. Resiko dan rintangan haruslah menjadi bagian dari tanggung jawab Anda untuk dilewati dengan solusi yang tepat. Integritas dan akuntabilitas haruslah menjadi senjata batin Anda saat pekerjaan mendapatkan tantangan. Fokuskan energi dan perhatian Anda hanya untuk melakukan apa yang diminta dari Anda pada momen itu. Anda tidak boleh bekerja dengan beban dan rasa khawatir dengan tindakan Anda. Kerjakan saja pekerjaan Anda sesuai aturan dan SOP dengan suasana hati yang selalu gembira dan penuh sukacita.

Hak seorang profesional adalah melakukan tugas dan mengambil tanggung jawab penuh atas pekerjaannya, serta tidak menuntut atau berharap pujian atas hasil tindakan. Dalam hal ini, hati yang ikhlas dan tanpa pamrih sangat diperlukan, agar Anda tidak menjadikan pekerjaan hanya untuk memuaskan egoisme Anda. Intinya, Anda tidak boleh terikat dengan ambisi, nafsu, dan egoisme dalam menjalankan pekerjaan Anda. Anda harus menjadi orang bebas yang selalu menggunakan energi kreatif untuk menemukan berbagai solusi terbaik, sehingga semua resiko dan rintangan dapat Anda atasi dengan cara kerja yang profesional.

Proses kerja selalu menghadapi begitu banyak perubahan dan ketidakpastian, disinilah Anda harus memiliki ketenangan dan kepercayaan diri untuk mengatasinya. Jangan pernah memiliki kebiasaan mengeluh atau melihat kekurangan dari situasi yang Anda hadapi. Miliki pola pikir positif dan optimis untuk bisa bekerja dengan sepenuh hati dalam setiap situasi yang penuh ketidakpastian. Miliki tekad dan niat yang kuat, untuk melakukan tugas Anda dengan sungguh-sungguh, dan tidak pernah berhenti sebelum mencapai hasil terbaik. Tidak pernah mengkhawatirkan tentang pilihan cara kerja Anda tersebut. Jangan pernah membiarkan pikiran Anda lari ke sana dan ke sini, tanpa arah yang jelas. Kendalikan pikiran dan disiplinkan pikiran untuk fokus pada momen sekarang, untuk bisa menghasilkan tindakan terbaik di momen sekarang, sehingga Anda bisa menghasilkan pekerjaan yang hebat dan berkualitas tinggi.

Satu-satunya kemampuan mutlak yang ada dalam kuasa Anda di tempat kerja, adalah kesediaan Anda untuk memberikan yang terbaik melalui etos kerja Anda. Jadi, di tempat kerja, jangan terlalu memikirkan tentang sikap dan perilaku orang lain, jangan terlalu banyak memikirkan tentang etos kerja orang lain. Anda hanya mempunyai satu pilihan, yaitu: memberikan yang terbaik dari dalam hati Anda untuk hasil kerja terbaik. Oleh karena itu, miliki pola pikir bahwa kehadiran Anda ke tempat kerja adalah untuk memberikan yang terbaik dari kualitas integritas dan akuntabilitas tertinggi. Anda tidak boleh memiliki pola pikir dan niat untuk meminta ataupun memiliki sesuatu dari pekerjaan Anda. Etos kerja terbaik dihasilkan dari niat dan pola pikir untuk memberi dan melayani tanpa pamrih. Bila Anda pamrih dan berharap sesuatu, dan yang Anda harapkan itu tidak didapatkan, maka Anda akan menjadi marah dan malas. Jelas, orang yang marah dan malas tidak pernah memiliki etos kerja terbaik, mereka hanya menjadi energi perusak di setiap proses kerja.

Orang-orang dengan etos kerja yang hebat tidak pernah bekerja untuk hadiah atau gaji sesuai harapan. Mereka bekerja karena sangat mencintai dan menyukai pekerjaan yang dilakukan. Mereka sangat fokus dan antusias untuk terlibat dengan sepenuh hati di setiap momen proses kerja. Mereka tidak memiliki mind set ‘worth it (worthed) dalam melakukan sesuatu. Artinya, mereka tidak pernah menganggap layak atau patut untuk menerima sesuatu yang lebih besar dari pekerjaan yang mereka lakukan. Jadi, etos kerja terbaik dihasilkan dari kualitas diri yang benar-benar mengabdikan dirinya untuk pekerjaan yang ditekuni, tanpa syarat. Kalau mental worth it selalu memiliki syarat dari egoismenya. Intinya, etos kerja terbaik dihasilkan dari diri yang bebas dan mandiri untuk melakukan pekerjaan terbaik di setiap momen. Biasanya, orang-orang dengan etos kerja terbaik percaya pada filosofi tabur-tuai. Hal ini, membuat mereka fokus sepenuhnya untuk memberikan dan melayani dengan cara terbaik. Mereka percaya bahwa apa yang ditabur akan dituai, sehingga tidak pernah khawatir atau takut dengan masa depannya. Kabar baiknya, siapa pun yang memiliki etos kerja terbaik, pasti memiliki kehidupan materi dan spiritual yang sangat kaya.  

Anda tidak perlu menunggu perintah dan menunggu motivasi dari orang lain untuk melakukan pekerjaan Anda dengan hebat. Anda tidak perlu membungkuk dan minta dikasihani untuk kesuksesan Anda. Ingat, tidak seorang pun yang bisa memberikan kesuksesan untuk Anda, hanya Anda sendirilah yang bisa memberikan kesuksesan untuk Anda melalui etos Anda yang hebat. Ukuran sukses Anda ada di dalam etos kerja Anda yang hebat, bukan karena pemberian dari orang lain. Orang lain hanya akan memberikan yang terbaik untuk Anda, kalau Anda memiliki etos kerja yang luar biasa. Oleh karena itu, bila Anda ingin karir dan prestasi Anda hebat, maka satu-satunya jalan adalah dengan memiliki etos kerja terbaik. Ketika pekerjaan Anda dihasilkan dari ketulusan dan usaha sepenuh hati, maka pekerjaan Anda akan berbicara sendiri melalui kualitas dan kehebatannya. Anda cukup berlatih terus-menerus untuk rendah hati dan melayani dengan sepenuh hati, pekerjaan Anda pasti mengundang pujian dan kekaguman orang lain.

Sumber etos kerja terbaik berasal dari jiwa spiritual. Kesadaran untuk memberikan yang terbaik dan menyerahkan imbalannya kepada kehendak Tuhan, adalah jalan untuk melakukan pekerjaan dengan tanpa beban dan dengan perasaan merdeka. Keyakinan bahwa rejeki bersumber dari Tuhan adalah fondasi untuk membangun etos kerja terbaik. Jadi, orang-orang dengan etos kerja terbaik tidak mengikatkan dirinya dalam batas imbalan, mereka bebas dan hanya menikmati pekerjaan dengan melupakan arti materi yang dihasilkan dari pekerjaan tersebut. Rasa syukur dan terima kasih kepada kebaikan Tuhan selalu menjadi energi positif untuk bekerja dengan etos terbaik. Dengan doa dan rasa syukur, orang-orang beretos kerja terbaik selalu fokus untuk melakukan pekerjaan dengan kualitas terbaik, dan tidak terlalu peduli atau mengurusi apa yang diterima dari hasil terbaik itu. Niat mereka bekerja adalah melakukan yang terbaik melalui integritas dan akuntabilitas diri yang terpuji.

Orang-orang dengan etos kerja terbaik tidak menunggu pujian dan sanjungan dari manapun. Mereka bekerja karena panggilan hati dari kesadaran tertinggi untuk melakukan yang terbaik. Sanjungan ketika sukses, cacian ketika gagal, tidaklah menjadi bagian hidup dari orang-orang beretos kerja terbaik. Mereka mengoptimalkan semua potensi terbaik dari diri sendiri dan tidak pernah menampilkan perilaku imitasi. Mereka selalu tampil asli dan terus-menerus belajar untuk menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan. Mereka memiliki iman yang begitu suci dan tunduk dalam rasa cinta kepada Tuhan, sehingga memiliki perilaku kerja yang konsisten di jalan spiritual. Orang-orang dengan etos kerja terbaik selalu menjaga hati dan kata-kata di dalam energi positif. Ucapan selalu positif, niat selalu baik, pikiran selalu positif, perilaku selalu optimis dan positif, kerja keras selalu mengikuti aturan dan etika, serta selalu menjaga hati agar ikhlas dan tulus dalam melakukan pekerjaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Older posts

© 2018 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑