DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Work Life Balance (page 1 of 9)

Keseimbangan Kerja dan Hidup

MENEMUKAN KEHIDUPAN YANG DIINGINKAN

“Tugas-tugas kecil dan remeh jangan diabaikan, tetapi kerjakan dengan antusias, karena semua perilaku kerja Anda membentuk etos untuk menjadikan Anda unggul saat mengerjakan tugas-tugas besar yang sulit.”~Djajendra

Proses menemukan kehidupan yang diinginkan tidaklah sederhana dan mudah. Biasanya, proses itu berputar-putar, tidak pasti, dan tidak mudah. Diperlukan kesadaran, disiplin, dan tanggung jawab dalam mematuhi setiap inci dari proses yang harus dilalui. Tekad, niat, disiplin, dan kerja keras akan membantu Anda menuju kehidupan yang diinginkan. Tidak ada jalan menuju sukses ketika Anda malas dan mudah menyerah. Tidak ada jalan menuju sukses ketika Anda malas mendorong diri sendiri untuk berprestasi. Tidak ada jalan sukses ketika Anda berpuas diri di zona nyaman. Tidak ada jalan menuju sukses ketika Anda berlindung di dalam ketidakmampuan Anda. Jalan menuju sukses selalu penuh resiko, melalui ketidakpastian, melalui kegagalan, melalui kesulitan, melalui penderitaan, melalui tantangan, dan melalui berbagai jenis penghalang. Anda harus sabar di dalam keberanian dan keyakinan yang kuat, untuk melangkah ke luar dari zona nyaman dan bergerak di jalan yang tidak pasti .

Kerjakan setiap tugas dan tanggung jawab secara sadar untuk menumbuhkan kebiasaan produktif dan positif. Tugas-tugas yang kecil dan remeh jangan diabaikan, tetapi kerjakan dengan antusias, karena semua perilaku kerja Anda akan membentuk etos untuk menjadikan Anda unggul saat mengerjakan tugas-tugas besar yang sulit. Seperti kata Aristoteles, “Kita adalah apa yang berulang kali kita lakukan. Maka, keunggulan bukanlah tindakan, tetapi kebiasaan.” Intinya, jangan pernah malas dan bosan dengan rutinitas kerja Anda. Temukan kesenangan dan antusiasme dalam pekerjaan yang Anda lakukan. Tidak perlu ada orang yang menyuruh atau memuji Anda untuk bekerja dengan lebih produktif. Tidak perlu ada orang yang menasihati Anda untuk meningkatkan kinerja Anda. Kesadaran Anda lah yang menjadi pendorong dan memotivasi Anda dari dalam diri untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dengan produktif.

Menemukan kehidupan yang diinginkan adalah sebuah perjalanan ke dalam diri sendiri, bukan ke luar diri. Tidak seorang pun yang akan menemukan hidupnya jika mencarinya di luar diri. Kehidupan setiap orang sudah ada di dalam diri masing-masing. Sekarang, tinggal masuk ke dalam diri sendiri dan mengenal siapa diri sejati Anda. Setelah Anda mengenal siapa diri sejati Anda, maka Anda bisa menguatkan diri sendiri dengan niat dan motivasi. Menguatkan diri sendiri adalah sebuah proses untuk mencapai keunggulan dalam bidang kehidupan yang Anda tekuni. Dalam hal ini, Anda harus memiliki kepercayaan diri, tekad, niat, fokus, disiplin, ketekunan, kecerdasan, ketenangan, kesabaran, semangat, gairah, antusiasme, tanggung jawab, dan kreatif. Jadi, setelah mengenal diri sendiri, selanjutnya membangun kualitas diri yang hebat untuk bisa menemukan kehidupan yang Anda inginkan.

Kuatkan mental positif untuk menjalani proses hidup yang selalu berubah. Perubahan dan pergantian adalah pasti bagi siapa pun. Jadi, jangan berkeluh-kesah ketika Anda harus berhadapan dengan perubahan yang tidak Anda inginkan. Terimalah semua hal dari kehidupan dengan tenang dan ikhlas. Tingkatkan energi kreatif untuk menemukan solusi di setiap momen yang tidak memiliki akurasi dengan niat dan keinginan Anda. Kerja keras dan kegigihan yang terus-menerus oleh kerinduan untuk menemukan hidup yang diinginkan adalah cara untuk mewujudkan impian. Hadapi semua pengaruh eksternal dengan kekuatan dan keunggulan dari dalam diri. Fokuskan semua perhatian untuk menggali potensi tertinggi diri sendiri. Miliki etos terbaik untuk diberikan kepada setiap proses kerja Anda. Jangan pernah mau dikalahkan oleh pengaruh dari luar diri Anda. Setiap hari jadilah diri sendiri yang cerdas melayani dunia luar Anda dengan sikap baik.

Tidak semua rencana dan strategi dapat berjalan dengan mulus. Rencana dan strategi akan terwujud jika Anda berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Intinya, Anda harus bekerja keras untuk menemukan titik akurasi di setiap proses dan kerja keras Anda. Ketika semua yang Anda kerjakan bertemu dalam rencana dan strategi Anda, maka keinginan Anda terwujud. Jadi, di setiap ketidakpastian Anda harus terus-menerus bergerak menuju titik akurasi. Di titik akurasi, Anda menemukan bentuk atau wujud dari keinginan Anda. Di titik akurasi, Anda harus segera memetik hasil, dan tidak berspekulasi terlalu jauh atau berlebihan. Sebab, jika Anda masih berspekulasi, maka titik akurasi Anda akan hilang, dan Anda pun harus kembali berjalan di tengah resiko dan ketidakpastian.

Proses menemukan kehidupan yang diinginkan harus benar-benar dengan fokus dan konsentrasi yang tinggi. Anda harus sadar untuk mengarahkan pertumbuhan diri Anda pada keunggulan. Anda tidak boleh terikat pada ego dan pikiran, tetapi selalu bersatu di dalam kesadaran untuk pertumbuhan potensi Anda. Jika Anda terikat pada ego dan pikiran, maka perjalanan Anda akan terganggu dan melelahkan. Jadi, di sepanjang jalur menuju kehidupan yang diinginkan tingkatkan kesadaran. Selalu bergerak dan melanjutkan proses dengan terencana dan terorganisir. Menjalankan tanggung jawab dengan pemikiran yang berorientasi positif. Tujuan harian, tujuan mingguan, tujuan bulanan, dan tujuan tahunan haruslah dijalankan secara bertahap di dalam fokus dan tanggung jawab. Semua tujuan harus sederhana, jelas, logis, bermanfaat, dan terdefinisi dengan baik.

Menemukan kehidupan yang diinginkan tidak pernah Anda dapatkan jika setiap hari semangat persaingan dengan orang lain selalu meningkat. Anda harus berhenti bersaing dengan orang lain, dan mulai fokus membangun keunggulan diri sendiri. Bersaing dengan orang lain menyebabkan Anda kehilangan waktu dan energi untuk membangun diri sendiri. Persaingan dengan orang lain hanya akan meningkatkan stres dan segala macam tekanan dari luar diri Anda. Fokuskan semua waktu dan energi Anda untuk membangun diri sendiri melalui perubahan yang diperlukan. Anda harus mampu menjadi diri sendiri yang lebih baik dari Anda yang sebelumnya. Keunggulan terjadi ketika Anda mampu berubah dari pribadi yang lama menjadi pribadi baru yang andal.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KEINGINAN DAN KEBUTUHAN ADA BATASNYA

“Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.”~Djajendra

Semakin mampu seseorang memenuhi kebutuhan dan keinginan, semakin naik lagi tuntutan terhadap kebutuhan dan keinginan yang baru. Manusia tidak pernah puas dengan sebuah keadaan. Selalu berusaha untuk mencapai yang lebih besar lagi. Hierarki kebutuhan terus meningkat dan berubah di sepanjang waktu sesuai motivasi diri masing-masing pribadi. Dan, semua ini berakhir pada saat manusia membutuhkan pencerahan untuk melenyapkan keinginan dan menyederhanakan kebutuhan hidup.

Pada awal pertumbuhan, setiap orang tumbuh dengan fokus materi, jiwa diabaikan, pikiran dibiarkan bebas tak terkendali untuk bermimpi tentang apa pun. Keinginan dan kebutuhan akan terus berkembang untuk meningkatkan keamanan, kesenangan, kepuasan, kebanggaan, kehormatan, kesehatan, kenikmatan, kekayaan, dan penampilan diri yang lebih baik. Ini semua adalah kebutuhan dasar dan menengah yang biasanya dialami oleh setiap orang.

Dalam proses mendapatkan kebutuhan dasar dan menengah, setiap orang selalu ingin menjadi pribadi luar biasa. Berkompetisi dan bersaing dengan orang lain adalah naluri dasar manusia. Semua orang menginginkan aktualisasi diri yang membuatnya terlihat lebih hebat. Kreativitas dan inovasi adalah kekuatan yang ada di dalam diri setiap orang untuk menjadi manusia luar biasa. Dalam tahap ini, stres menjadi bagian yang tak terhindarkan, tidak ada kesadaran untuk mengelola emosi dan pikiran, sulit menerima cahaya untuk membangun jiwa yang damai. Biasanya, pencerahan pun belum mampu dipahami, selalu dikalahkan oleh ego yang sangat menginginkan sesuatu yang lebih dari siapa pun atau apa pun.

Ketika semua keinginan dan kebutuhan dasar dan menengah itu terpenuhi secara berlebihan, maka terjadilah kekosongan di dalam diri, dan membutuhkan pencerahan untuk melenyapkan nafsu keinginan dan kebutuhan. Ada orang-orang yang mampu memasuki wilayah pencerahan dan menemukan cara untuk mengisi kekosongan di dalam diri, tetapi sangat banyak juga orang-orang yang tetap terperangkap dalam ego kebutuhan dan keinginan. Jiwa yang sangat terikat dengan kebutuhan dan keinginan biasanya sulit menerima pencerahan. Pencerahan adalah fondasi untuk memiliki jiwa yang terisi penuh dengan kebahagiaan dan keindahan hidup.

Kebahagiaan dan keindahan baru dapat dirasakan ketika seseorang melampaui sifat yang terikat pada kebutuhan dan keinginan. Ketika keinginan dan kebutuhan lenyap dari pikiran dan emosi, maka sejak itu seseorang akan memasuki wilayah kehidupan yang bergerak karena cinta dan kasih sayang. Rasa syukur dan terima kasih dengan keadaan diri sendiri menjadikan diri sejahtera dan kaya dengan indahnya kehidupan. Pencerahan yang membangkitkan kebaikan dari dalam diri akan membuat kekayaan materi dan pencapaian prestasi menjadi tunduk kepada kebaikan, bukan lagi pada keserakahan.

Ketika kebutuhan dan keinginan lenyap dari ego, maka sudah tidak ada lagi kebisingan di pikiran. Pikiran pun menciptakan emosi positif untuk bisa menikmati keindahan dan kebahagiaan. Sudah tidak ada lagi bisikan di kepala tentang uang yang lebih banyak, tentang rumah yang lebih besar, tentang nikmatnya fasilitas-fasilitas kehidupan, dan juga semua sifat rakus akan hilang digantikan sifat peduli, welas asih, serta kemampuan untuk menjalani hidup tanpa paksaan dan kekerasan.

Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PILIH SEBUAH OLAH RAGA DAN LAKUKAN DENGAN SEPENUH HATI

“Berolahraga dengan benar mengoptimalkan kesehatan fisik dan menguatkan mental.”~Djajendra

Olah raga yang rutin dan teratur membuat tubuh selalu bugar dan kuat. Pilih olah raga yang Anda sukai, miliki disiplin dan tanggung jawab untuk melakukannya dengan sepenuh hati. Rasakan kesenangan dan kegembiraan saat melakukan olah raga. Fokuskan perhatian dan pikiran untuk menikmati olah raga.

Lakukan olah raga dengan antusias dan perasaan gembira. Perasaan gembira tersebut dapat menurunkan stres dan meningkatkan energi positif di dalam diri. Olah raga juga meningkatkan kekuatan mental untuk menjalani hidup dengan sportif dan positif. Olah raga dapat menghilangkan kekacauan pikiran dan meningkatkan ketenangan hidup.

Jalankan pola hidup sehat dengan cara berolahraga secara teratur; tidur yang cukup; setiap hari mengafirmasi diri sendiri dengan kata-kata positif; mengkonsumsi makanan bernutrisi tinggi; minum air putih yang banyak; menerima hidup dan bersyukur dengan keadaan; tidak berbicara hal-hal negatif dan pesimis; berdoa dan terhubung dengan Tuhan; selalu merasa sejahtera dan sudah memiliki segalanya untuk menjalani kehidupan yang bahagia.

Kebiasaan berolahraga dengan sepenuh hati dapat membentuk kepribadian yang kuat dan optimis. Orang-orang yang suka berolahraga menjadi pribadi yang tidak takut tantangan, selalu optimis menghadapi resiko, serta mampu menerima kekalahan dengan pikiran positif. Jadi, kebiasaan berolahraga memberikan manfaat yang sangat banyak untuk kebaikan bagi diri sendiri.

Olah raga meningkatkan kekuatan tulang dan otot. Olah raga adalah cara untuk mencapai tujuan kesehatan. Olah raga membuat tubuh dan mental selalu hebat dalam menghadapi hidup yang dinamis. Olah raga mengajarkan kita untuk selalu kompetitif dan melihat hasil positif. Olah raga mengajarkan kepada kita untuk selalu siap menghadapi persaingan dan permainan. Kalah dan menang bukan masalah, tetapi kerja keras dan persiapan yang hebat menjadi hal terpenting.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENEMUKAN SIAPA DIRI KITA

“Tidak seorang pun bisa menyelamatkan hidupnya dengan pikiran kacau dan emosi yang penuh dendam. Hanya kebaikan dan perilaku positif yang dapat menyelamatkan hidup kita.”~Djajendra

Bagaimana kita bisa menemukan diri sendiri dengan pikiran yang terlalu sibuk mengurusi hal-hal di luar diri sendiri. Kehidupan yang utuh baru dapat dinikmati ketika kita sudah menemukan diri sendiri yang unik dan baik. Ketika kita belum menemukan diri sendiri yang unik dan baik, kita akan hidup dalam kekacauan dan ketidakbahagiaan. Diri kita yang positif mampu memahami keteraturan dan etika, baik untuk diri sendiri maupun untuk hubungan dengan orang lain, sehingga kehidupan kita tidak akan diatur oleh pikiran negatif yang kacau.

Masing-masing dari kita adalah unik dan istimewa. Setiap orang sudah memiliki kehebatan dan kualitas yang unik di dalam dirinya. Setiap pribadi memiliki hal-hal terbaik untuk dipersembahkan kepada kehidupan yang indah dan baik. Setiap orang memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu yang dicintai dan disukai dengan sempurna. Dan semua ini dapat diwujudkan kalau kita sudah mengenal diri kita masing-masing dengan sangat baik.

Menemukan siapa diri kita adalah sebuah tugas suci yang dimulai dari kesadaran diri yang tinggi. Kita harus bisa masuk ke dalam diri sendiri untuk menemukan kualifikasi dan potensi yang mumpuni – untuk melakukan pekerjaan yang bisa membuat hidup kita bahagia dan berguna bagi banyak orang. Diri kita yang unik mampu menampilkan seorang individu yang berkarakter untuk melakukan dan mengatakan sesuatu secara berbeda dari orang lain, mampu memberikan kontribusi kreatif untuk kemajuan dan pertumbuhan menuju kehidupan yang lebih baik.

Inti dari kehidupan adalah menjadi diri yang unik dan positif bagi diri sendiri dan orang lain. Ketika sudah menemukan apa yang seharusnya kita kerjakan melalui kesadaran, maka semua kekuatan diri menjadi fokus dan sepenuh hati untuk mencapainya. Kesadaran untuk menemukan siapa diri saya yang sejati mampu mengecilkan dominasi keinginan oleh ego dan nafsu, sehingga diri yang diterangi oleh visi yang sepenuh hati mampu menciptakan stabilitas mental dan emosi, untuk bisa menjalani proses yang panjang dalam mencapai visi tersebut.

Hidup adalah perjuangan selama kita masih bernafas di bumi ini, dan diri sejati yang unik selalu kuat untuk menghadapi hal-hal yang harus dihadapi di sepanjang proses perjalanan hidup. Kesadaran di dalam diri sejati mampu memiliki kekuatan untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan dalam perjalanan naik turunnya realitas kehidupan pribadi. Jadi, diri sejati yang kesadarannya tinggi tidak akan terjebak dengan dilema pikiran dan suara hati. Pikiran, suara hati, dan emosi mampu berada dalam satu energi positif yang sama, sehingga kepribadian dan karakter diri yang kuat mampu menjalani semua realitas hidup dengan gembira dan penuh sukacita.

Menemukan siapa diri sejati kita sangatlah penting dan prioritas. Sebab, bila kita tidak mengenal diri sendiri yang unik, maka semua kehebatan dan keunikan di dalam diri kita tidak akan menjadi berharga bagi kebaikan hidup. Membiarkan hidup kita sibuk mengurusi hal-hal di luar diri kita dan mengabaikan keunikan diri sendiri, maka hal ini sama saja dengan mengubur semua potensi dan keunikan diri sendiri, sehingga sampai kita meninggal dunia kita tidak pernah membangun dan mengembangkan potensi baik yang diberikan Tuhan untuk keindahan dan kedamaian hidup kita.

Mengetahui siapa diri sejati membuat keunikan diri membawa kita menemukan tujuan yang membahagiakan. Mengetahui siapa diri sejati memungkinkan kita untuk bekerja dengan fokus dan dengan satu pikiran yang stabil. Kondisi ini akan membuat perjalanan hidup kita bergerak melalui kesadaran untuk sampai ke tujuan kita. Mengetahui siapa diri sejati menjadikan kita mampu bekerja sesuai arah untuk mencapai target.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGUATKAN DIRI UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN HIDUP

“Diri kita menjadi semakin kuat menghadapi hidup saat kita betul-betul menyerahkan hati pada Tuhan, menyerahkan pikiran pada pengetahuan, dan menyerahkan tubuh pada aktivitas olah raga.”~Djajendra

Keterikatan atau kemelekatan diri kepada semua aspek kehidupan berpotensi melemahkan diri sendiri. Ketika kita sangat melekat dan terikat dengan keinginan dan ambisi, maka kita pun harus siap menghadapi stres dan marah. Jelas, stres dan marah akan mengurangi kekuatan kita dalam menghadapi tantangan hidup. Kita menjadi semakin kuat dan hebat dalam menghadapi tantangan hidup saat kita mampu menang atas kemelekatan dan keterikatan. Seharusnya kita tidak melekat atau terikat untuk sebuah pencapaian, kita hanya perlu fokus dan totalitas yang penuh kualitas di dalam proses pencapaian. Urusan hasil akhir haruslah kita tunduk pada kehendak Tuhan.

Kekuatan diri yang hebat timbul saat kita bekerja penuh semangat dan rendah hati dengan tanpa pamrih. Kita juga harus betul-betul menyerahkan hati pada Tuhan, menyerahkan pikiran pada pengetahuan, dan menyerahkan tubuh pada aktivitas olah raga. Saat kita hanya melekat dan terikat pada Tuhan dan tidak melekat pada yang lain, maka kemampuan dan kekuatan kita akan bertambah untuk mendapatkan sukses. Kekuasaan Tuhan atas diri kita membuat kita mampu mengendalikan ego yang bersifat merugikan diri kita sendiri. Jadi, katakanlah, Anda menjadi seorang ahli yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan Anda. Jika hal itu membuat Anda menganggap diri Anda itu lebih baik dari rekan-rekan kerja Anda, maka itu berarti Anda telah terikat dan melekat dengan segala sesuatu yang Anda kerjakan. Bila dikemudian hari ada orang lain yang lebih dibutuhkan oleh perusahaan daripada Anda; maka Anda pun akan cemburu, marah, stres, dan menjadi tidak tenang dengan realitas yang Anda hadapi. Sebab, Anda sudah melekatkan dan mengikatkan keahlian Anda kepada kebutuhan perusahaan, tanpa memiliki kesadaran bahwa sesungguhnya keahlian Anda itu menjadi berguna bagi perusahaan karena adanya fungsi atau peran bagian lain di tempat kerja.

Ketika kita tidak terikat dan melekat kepada segala sesuatu di dalam hidup selain Tuhan, maka kita mampu menguatkan diri saat hal-hal tidak diinginkan terjadi di dalam hidup kita. Misalnya, Anda dikhianati oleh orang terdekat, Anda tidak akan marah atau kecewa, sebab Anda tidak terikat atau melekat dengan mereka. Dan hal ini akan membuat Anda semakin mandiri dan kuat. Misalnya, ada orang yang menyalahgunakan Anda dan membuat Anda jatuh dalam kegagalan, maka dengan mudah Anda dapat memaafkannya dan segera belajar untuk bangkit dari kegagalan tanpa menyalahkan pihak manapun. Jadi, ketika kita menjalani hidup dan pekerjaan tanpa melekat dan terikat dengan apa pun selain hanya dengan Tuhan, maka apa pun peristiwa yang kita alami akan membuat kita semakin kuat dan selalu tumbuh menjadi lebih baik.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK MEMBIARKAN EMOSI NEGATIF BERKUASA ATAS DIRI KITA

“Kehidupan adalah hadiah yang berharga, jadi: nikmati semua keberuntungan dengan rasa syukur, jangan lupa berdoa kepada Tuhan yang sudah menjaga kita siang dan malam dengan penuh kasih sayang.”~Djajendra

Emosi negatif dihasilkan dari pemikiran negatif. Ketika seseorang hanya mampu melihat kekurangan dan tidak mampu melihat kelebihan atau kebaikan, maka dia akan menarik berbagai jenis emosi negatif ke dalam dirinya. Emosi negatif atau perasaan negatif adalah sesuatu yang tidak menyenangkan hati atau sesuatu yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun. Pastinya, setiap orang ingin bebas dari perasaan negatif agar hidupnya bahagia dan damai. Jelas, bila ingin bebas dari emosi negatif, maka kita harus menyadari bahwa hidup ini adalah rahmat Tuhan, bahwa hidup ini adalah sebuah keberuntungan bagi kita. Kesadaran untuk menjadi diri sendiri yang utuh dalam sikap rendah hati akan menghilangkan emosi negatif di dalam diri. Biasanya, ketidaktahuan atau wawasan yang dangkal menyebabkan kesombongan, kebohongan, keegoisan, dan tertutupnya hati nurani untuk memahami anugerah Tuhan, sehingga hal ini membuat energi negatif mengalir ke arah diri kita, kemudian menciptakan emosi negatif yang sulit kita buang dari diri kita.

Tuhan sudah memberikan segalanya bagi hidup kita, tetapi perasaan kurang bersyukur dan merasa kurang beruntung telah memberikan kekuatan bagi emosi negatif untuk berkuasa atas diri kita. Keluhan dan kebiasaan yang tidak mau menerima kehendak Tuhan mengundang energi negatif ke dalam diri kita. Setiap orang berhak menjalani hidup sesuai dengan jalan yang dipilih sendiri, tetapi setiap orang juga harus sadar bahwa hidup ini ditentukan oleh kehendak Tuhan. Oleh karena itu, kita tidak boleh lupa sedikitpun bahwa tugas manusia adalah bekerja dan melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati, tetapi untuk hasil akhirnya harus tetap tunduk kepada kehendak Tuhan. Bila hal ini bisa dipraktikkan dengan baik, maka energi negatif tidak akan mampu menguasai diri kita, sehingga kita bisa menjaga emosi positif dan menghindari emosi negatif di dalam diri kita.

Pikiran adalah kekuatan yang selalu ingin berkuasa atas diri kita. Pikiran memiliki kecerdasan untuk membentuk pola dan menciptakan kebiasaan. Bila sesuatu dipikirkan setiap hari dan setiap saat, maka dia akan berwujud ke dalam kebiasaan hidup. Emosi negatif adalah hasil dari pemikiran negatif. Biasanya, untuk menguatkan pemikiran positif kita harus menjadi bijaksana dan berjuang total menginternalisasi nilai-nilai positif ke dalam diri dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Jadi, tidak mudah untuk menguatkan pemikiran positif di dalam diri kita. Sebaliknya, pemikiran negatif mudah diciptakan dan sulit untuk disingkirkan dari dalam diri. Sekali pemikiran negatif berkuasa atas diri kita, maka dengan mudah dia membiarkan semua emosi-emosi buruk untuk mengambil bagian dari kekuasaannya. Saat emosi negatif berkuasa di dalam diri; semua rasa damai dan ketenangan hidup akan hilang digantikan rasa takut, khawatir, cemas, dan marah.

Dalam tubuh, lemak bertahan lebih lama daripada otot; dalam mental, pemikiran negatif bertahan lebih lama daripada pemikiran positif. Kita ketahui bersama terlalu banyak lemak di dalam tubuh menjadi sumber penyakit bagi tubuh, demikian juga dengan pemikiran negatif yang menjadi sumber penyakit bagi mental. Bila kita sudah memiliki kesadaran tentang bahaya dari pemikiran negatif, maka tekad dan niat untuk menguatkan pemikiran positif akan menjadi sebuah rutinitas di sepanjang perjalanan hidup kita.

Disiplin dan kerja keras agar emosi negatif tidak berkuasa di dalam diri haruslah dilakukan dengan konsisten. Dalam hal ini, kita harus memahami bahwa kehidupan yang kita jalani menghasilkan kemenangan dan kegagalan. Dalam kehidupan siapapun, kemenangan dan kegagalan pasti menjadi bagian yang tak dapat dihilangkan. Oleh karena itu, ketika kegagalan yang kita hadapi, kita harus berpikir positif bahwa kegagalan itu hanyalah sebuah petunjuk untuk memperbaiki cara melakukan. Jadi, kegagalan bukanlah sesuatu yang negatif atau sesuatu yang merugikan, kegagalan atau kesalahan hanyalah petunjuk untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik. Bila hal ini bisa dipraktikkan dengan baik, maka pemikiran negatif dapat dihindarkan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

TERBENTUKNYA SEBUAH KEPRIBADIAN

“Pikiran positif, kecerdasan, dan suara hati yang positif mampu melindungi kepribadian positif Anda dengan cara menyaring informasi positif dari semua yang ditarik oleh indra dari luar diri Anda.”~Djajendra

Anda dapat membentuk kepribadian yang Anda impikan. Di dalam diri Anda sudah ada alat dan kekuatan untuk membentuk kepribadian yang Anda inginkan. Anda memiliki pikiran, kecerdasan, dan suara hati untuk membentuk sebuah kepribadian yang Anda inginkan. Kesadaran untuk menjadi diri sendiri yang sejati; kesadaran untuk melatih pikiran selalu positif dan murni; kesadaran untuk merasakan segala sesuatu dari sisi baiknya, akan memberikan energi positif bagi jiwa dalam upaya membentuk kepribadian positif yang kuat.

Yang perlu Anda pahami adalah bahwa indra Anda mampu menarik jutaan peristiwa dari luar diri Anda, lalu dibuat dalam tayangan imajinasi dan menciptakan berbagai pengalaman melalui persepsi. Indra Anda mampu memberikan informasi kepada imajinasi dan persepsi tentang hal-hal yang tertangkap olehnya dari luar diri Anda. Berbagai pengalaman dan pengetahuan yang Anda rasakan dari kehidupan mampu di proses dan dianalisis secara mendalam oleh pikiran dan kecerdasan Anda. Kemudian, peran suara hati Anda adalah sebagai penentu apakah diterima atau ditolak oleh jiwa Anda. Bila suara hati menerima semua masukan dari pikiran dan kecerdasan, maka semua yang diterima tersebut berpotensi membentuk karakter kepribadian Anda.

Indra Anda mampu menyampaikan pesan kepada pikiran dan kecerdasan melalui pendengaran, penglihatan, sentuhan, cicip, rasa. Kemudian, semua ini dirangkum dan diproses oleh pikiran dan kecerdasan sesuai pengetahuan yang mereka miliki. Semuanya akan disimpan dalam memori dan sewaktu-waktu bisa ditayangkan di dalam diri Anda. Jadi, apapun yang ditangkap oleh indra Anda pasti tersimpan di dalam memori dan selalu siap tayang sesuai realitas yang Anda hadapi. Indra tidak hanya menangkap melalui kesadaran, tetapi juga melalui alam bawah sadar Anda. Oleh karena itu, Anda harus memiliki kualitas integritas yang kuat, sehingga semua yang disampaikan oleh indra Anda dapat dikendalikan di dalam kualitas integritas Anda.

Setiap hari Anda harus tulus, berdedikasi, dan bertekad untuk tumbuh dan berkembang dengan penuh keyakinan dan sabar. Tumbuhkan tunas-tunas kepribadian positif dari kualitas integritas Anda. Semua nilai-nilai positif Anda memungkinkan Anda berevolusi untuk menjadi pribadi positif yang kuat, dewasa, bebas, dan hebat dalam setiap hal. Oleh karena itu, mulai hari ini bacalah inspirasi positif; tumbuhkan satu kekuatan positif di dalam diri dan menghapus satu kelemahan diri setiap hari; tingkatkan kepercayaan diri di dalam sikap rendah hati untuk memiliki integritas dan mengendalikan diri dari energi negatif; setiap hari terus bergerak dari ruang gelap pribadi menuju ruang terang pribadi; kuatkan harapan dan tangani setiap masalah dengan rasa syukur; duduklah dalam ketenangan jiwa, lalu dengan integritas bangkitkan jati diri Anda yang positif sebagai sahabat perjalanan hidup Anda untuk selamanya.

Tayangan imajinasi yang berulang-ulang terus di dalam diri Anda akan membentuk pikiran, perasaan, kata-kata, tindakan, dan takdir Anda. Jadi, berhati-hatilah dengan semua imajinasi yang muncul di dalam pikiran Anda. Belajarlah untuk menghentikan semua pikiran, perasaan, dan kata-kata yang tidak sesuai dengan kepribadian positif Anda. Tingkatkan kesadaran dan niat yang tulus untuk membentuk kepribadian unik Anda dalam kekuatan positif.

Pikiran positif, perasaan positif, kata-kata positif, dan tindakan positif Anda memberikan pengalaman kepada jiwa Anda. Pengalaman positif yang dirasakan oleh jiwa Anda, secara perlahan-lahan menjadi kebiasaan Anda dan ini membentuk kepribadian positif Anda.  Semakin kuat nilai-nilai positif dalam kepribadian Anda, semakin tersimpan dengan kuat energi positif di dalam jiwa Anda. Kondisi ini memberi kekuatan untuk menciptakan pikiran positif yang bersifat konsisten dalam mengalirkan perasaan damai, keyakinan positif, sikap baik, tindakan positif dalam empati dan toleransi, interaksi dalam senyum dan sikap rendah hati, hubungan yang positif, persepsi yang positif, ucapan dan tata bahasa yang positif, serta keperibadian positif yang tampil energik dan bugar di setiap keadaan.

Kata-kata yang sering Anda ucapkan adalah gambaran isi dari kepribadian Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MENUMBUHKAN RASA KEPEMILIKAN DAN KESETIAAN KARYAWAN KEPADA PERUSAHAAN

 

“Hanya jiwa yang tidak memiliki rasa syukur, yang tidak pernah memiliki hati untuk mencintai perusahaan yang memberikan kehidupan ekonomi dan karir.”~Djajendra

Perusahaan dan karyawan memiliki hubungan yang saling terkait, saling melengkapi, dan saling memberi. Ketika karyawan setia dengan rasa memiliki perusahaan yang kuat, maka perusahaan akan mendapatkan dukungan penuh dan total dari karyawan di semua keadaan. Dampaknya, ketika perusahaan mendapatkan rintangan dan masalah, maka kesetiaan dan rasa memiliki ini akan menguat untuk membantu perusahaan agar segera keluar dari masalah yang dihadapi.

Rasa kepemilikan terhadap perusahaan yang tertanam kuat di dalam diri karyawan, adalah energi positif yang mampu membangkitkan motivasi dan gairah kerja dalam mencapai tujuan perusahaan. Jelas, agar rasa kepemilikan dan loyalitas karyawan meningkat, maka kepemimpinan dan manajemen haruslah menunjukkan keteladanan dan empati kepada karyawan. Perhatian, cinta, dan kepedulian adalah nilai-nilai yang harus diberikan oleh manajemen dan kepemimpinan melalui budaya perusahaan yang kuat. Ketika budaya perusahaan kuat, maka semua sikap dan perilaku positif akan tampil konsisten.

Bila setiap karyawan tumbuh di dalam kesadaran tentang keberadaannya di perusahaan, kesadaran tentang kehidupan yang diberikan oleh perusahaan, kesadaran tentang tujuan keberadaan perusahaan, dan kesadaran tentang keberadaan mereka dalam proses kerja di perusahaan; maka, kesadaran mereka akan meningkatkan rasa kepemilikan dan kesetiaan mereka kepada perusahaan. Apalagi, bila karyawan memiliki kesadaran dan kemampuan untuk mencintai perusahaan secara utuh, maka kesetiaan dan rasa kepemilikan tersebut akan memberikan jawaban dalam bentuk etos kerja yang menguatkan proses kerja di dalam perusahaan.

Kejelasan tujuan keberadaan karyawan di dalam perusahaan, dan sikap rendah hati karyawan untuk bersyukur dengan apa yang perusahaan berikan, dapat meningkatkan kepuasaan kerja karyawan di perusahaan. Rasa syukur dan kebahagiaan kerja mampu meningkatkan semangat untuk mencapai tujuan nyata dalam kehidupan kerja, yaitu: kebahagian dan rasa kesejahteraan yang diberikan oleh perusahaan untuk setiap karyawan.

Rasa memiliki atau biasa disebut dengan sense of belonging bukanlah sesuatu yang terlihat, tetapi muncul dalam wujud energi positif untuk menjaga dan merawat perusahaan di setiap situasi dan keadaan. Kesadaran setiap pihak di dalam perusahaan untuk memiliki sikap, perilaku, kualitas, dan tindakan yang menjaga perusahaan dari setiap potensi masalah secara utuh adalah benih untuk munculnya rasa memiliki. Kesetiaan dan rasa memiliki adalah bagian dari pengabdian yang diberikan kepada perusahaan.

Rasa kepemilikan dan kesetiaan kepada perusahaan menciptakan kewajiban dalam suara hati, untuk bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan berkualitas. Dalam hal ini, karyawan akan tampil dengan sikap rendah hati, kuat dalam karakter kerja, berani jujur ??untuk menghadapi kenyataan, tegas dan cukup terhormat untuk meningkatkan reputasi perusahaan.

Kesetiaan dan rasa memiliki melibatkan hati, pikiran, dan jiwa untuk melakukan tindakan yang membantu perusahaan dengan sepenuh hati. Ketika perusahaan membutuhkan bantuan, maka setiap orang bangkit dengan penuh semangat untuk membantu perusahaan dan menyelesaikan tantangan yang dihadapi perusahaan.

Rasa kepemilikan dan kesetiaan membangkitkan energi kerja dalam satu visi dan satu budaya kerja. Semua orang mampu menjadi satu untuk semua dan semua untuk satu.

Untuk seminar/training hubungi: 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

 

MEMBANGUN GAYA HIDUP SEHAT

“Gaya hidup sehat menghasilkan perasaan bugar, kuat, sehat, tenang, senang, dan merasa mendapatkan kebaikan di semua aspek kehidupan.”~Djajendra

Kehidupan setiap orang sangat dinamis dan tidak pasti. Kehidupan yang tidak dibangun dari kesadaran murni akan menghasilkan tekanan hidup dan menguras energi. Kelelahan fisik dan mental, pikiran negatif, serta batin yang tidak damai adalah realitas yang selalu dihadapi oleh orang-orang yang tidak memiliki kesadaran murni di dalam hidupnya. Padahal kehidupan bertujuan untuk memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi setiap jiwa. Bila tubuh, jiwa, dan pikiran tidak memiliki energi positif; maka, menjadi sangat sulit untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab di dalam kehidupan sehari-hari. Waktu dan energi pun akan terkuras untuk melayani ketidaknyamanan di dalam hidup. Akibatnya, perasaan sedih, putus asa, dan depresi akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Gaya hidup sehat mampu menghentikan semua penyebab yang menghadirkan rasa sakit ke dalam hidup. Gaya hidup itu sendiri adalah sebuah keadaan atau kebiasaan yang menciptakan keteraturan dalam rutinitas sehari-hari. Keadaan atau kebiasaan dibentuk dari pola pikir, keinginan, keyakinan, kebutuhan, motivasi, ambisi, kesehatan, pengetahuan, kondisi keuangan, kondisi pergaulan, dan kesadaran. Setiap orang berpotensi berubah dengan gaya hidup ketika berbagai perubahan terjadi di dalam hidupnya. Kesadaran murni sangat dibutuhkan agar apapun perubahan yang terjadi, diri sejati bisa menjadi diri sendiri yang kuat dan hebat untuk menjalani sebuah gaya hidup sehat secara konsisten dan penuh disiplin.

Pikiran positif, emosi yang stabil dan terkendali, olah raga yang rutin, serta batin yang terlatih untuk menerima hidup dengan rasa syukur, adalah sumber untuk mendapatkan energi positif. Ketika energi positif menjadi sahabat sehari-hari di setiap momen kehidupan, maka diri sejati mampu menampilkan dirinya dengan fit dan penuh semangat saat menghadapi rutinitas dan tantangan hidup. Diri sejati dengan energi positif tidak akan pernah kelelahan saat menghadapi kehidupan yang penuh tantangan. Motivasi dan daya tahan tubuh mampu membangun kekuatan untuk menjadikan diri sejati sebagai pemenang saat menghadapi berbagai persoalan hidup. Energi positif di tubuh dan pikiran mampu membangun tekad untuk mencapai hasil terbaik.

Gaya hidup sehat berarti Anda tidak mengkonsumsi alkohol, tidak merokok, dan tidak bergantung pada obat-obatan. Kesadaran murni Anda untuk menjaga pola makan yang bersih, berolahraga yang teratur dan rutin, tidur yang cukup, serta selalu menjaga rasa syukur dan optimisme di sepanjang hidup, adalah kekuatan yang menjadikan diri Anda selalu sehat dan sejahtera. Kondisi keuangan dan alasan kesehatan tidak akan menjadi penghalang bagi Anda yang memiliki kesadaran murni untuk menjalani gaya hidup sehat. Sikap rendah hati dan rasa syukur di sepanjang rutinitas hidup adalah modal yang hebat untuk memiliki gaya hidup sehat.

Gaya hidup dengan pikiran dan mental negatif menghasilkan perasaan-perasaan yang membuat diri tidak damai dan bahagia. Diri yang tidak damai tidak akan mampu melayani hidupnya dengan baik. Diri yang tidak damai hanya akan melihat kekurangan dan ketidakbaikan di sepanjang hidupnya. Gaya hidup dengan pikiran dan mental negatif akan memandang dunia sebagai tempat yang tidak adil. Akibatnya, diri yang negatif secara terus menerus mengalirkan pemikiran buruk ke dalam kehidupan sosial. Hal ini, jelas akan menghilangkan kedamaian dan ketenangan di ruang sosial.

Gaya hidup sehat membangun jiwa yang menghasilkan kedamaian, ketenangan, kepuasaan, kebahagiaan, dan manfaat positif bagi kehidupan diri sendiri dan orang lain. Gaya hidup sehat selalu menjaga jiwa untuk menahan diri dari segala serangan energi negatif. Ketika energi negatif mengelilingi jiwa yang terlatih dengan gaya hidup sehat, maka jiwa mampu berlindung di dalam kebesaran Tuhan sehingga energi negatif tidak berdaya untuk merusak kedamaian dan kebahagiaan dari jiwa positif.

Gaya hidup sehat selalu memperhatikan apa yang dimakan. Setiap jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh wajib bernutrisi dan tidak mengandung tambahan gula, garam, lemak, atau bahan perasa buatan secara berlebihan. Gula, garam, bahan perasa buatan, dan gorengan haruslah dihindari. Selain itu, terlalu lama duduk di depan televisi atau komputer juga harus dihindari. Gaya hidup sehat memiliki aktivitas fisik yang banyak. Tubuh bergerak setiap hari. Membiasakan berjalan kaki dan tidak memakai kendaraan untuk mencapai jarak satu sampai tiga kilometer. Tubuh yang bergerak mampu menjaga kesehatan dan kebugaran. Kesehatan adalah kekayaan terbesar yang memberikan nikmat kebahagiaan dan nikmat kebugaran di sepanjang hari.

Gaya hidup sehat memiliki rasa syukur dan pengendalian diri yang kuat, sehingga tidak mudah mengalami krisis keuangan atau terlibat dalam hutang. Semua pengeluaran dilakukan atas dasar kemampuan dan tidak pernah mengeluarkan uang untuk hal-hal yang bukan prioritas. Sangat terlatih untuk terhindar dari pemborosan keuangan yang tidak perlu. Selalu hidup sejahtera dengan cara melindungi diri sendiri dari gaya hidup yang penuh pemborosan dan bersikap sederhana di setiap momen kehidupan. Tidak tergoda untuk bersaing dengan orang lain dan tidak tergoda untuk memiliki apa yang dimiliki oleh orang lain. Gaya hidup sehat selalu menjadi diri sendiri yang asli dan mampu menampilkan diri sejatinya dengan karakter positif.

Menjaga kesehatan tubuh dan pikiran positif adalah investasi yang sangat penting dalam gaya hidup sehat. Menerima kenyataan hidup dengan ikhlas dan rasa syukur adalah bagian terpenting dalam gaya hidup sehat. Tidak memamerkan harta benda atau terobsesi untuk menerima rasa hormat dari orang lain adalah pilar terpenting dalam gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat memiliki karakter yang sangat rendah hati dan selalu bersyukur untuk setiap momen dari kehidupannya. Waktu dan energi betul-betul dipergunakan untuk fokus dalam pekerjaan dan kehidupan yang seimbang. Gaya hidup sehat bekerja dan mengikuti energi positif demi kesejahteraan jiwa, fisik, dan mental.

Untuk seminar/pelatihan hubungi : 081213188899 / email: training@djajendra-motivator.com

JANGAN MEMBIARKAN STRES MENGGANGGU KARIR ANDA

“Anda sangat berharga dan merupakan berkah dari Tuhan, jadi jangan merusak kehidupan Anda yang indah dan bahagia dengan stres yang memperburuk hidup Anda.”~Djajendra

Stres adalah energi negatif yang menempel di dalam diri setiap orang. Stres selalu mengikuti setiap orang dimanapun posisi dan situasi hidup mereka. Mau kaya raya atau pun sangat miskin stres tetap ada di situ. Hanya kesadaran untuk memperkuat diri dengan energi positif yang bisa mengurangi dampak negatif dari stres.

Stres seperti beban berat yang selalu dipikul kemanapun pergi. Sekarang, bagaimana cara Anda membuang beban berat tersebut, sehingga Anda tidak perlu lagi memikul stres di sepanjang hidup Anda. Cara membuang beban berat dari dalam diri adalah, Anda harus membongkar diri sendiri untuk membuang semua energi negatif dari dalam diri Anda. Selama ada energi negatif di dalam diri, Anda tidak mungkin bisa mengendalikan stres. Manajemen stres berarti Anda siap dan sadar untuk menata diri sendiri dari dalam, sehingga mudah beradaptasi dengan segala situasi dan kondisi yang tercipta di luar diri Anda.

Manajemen stres berarti Anda memiliki pekerjaan rutin untuk meningkatkan stabilitas jiwa, dan setiap hari mendapatkan tingkat pemenuhan yang lebih tinggi. Termasuk, setiap hari Anda terbiasa untuk melihat kehidupan sebagai potensi sukses dan sebagai tempat untuk mendapatkan sukacita secara penuh. Dalam hal ini, Anda harus membangun hubungan baik dengan diri sendiri, Anda harus fokus dan selalu lebih terarah untuk melakukan apapun. Ketika hubungan Anda dengan diri sendiri selalu harmonis dan indah, maka hubungan Anda dengan orang lain juga akan semakin berkualitas dan baik.

Energi negatif dan energi positif adalah dua realitas yang selalu mengisi kehidupan setiap orang. Ketika energi negatif terpapar kepada seseorang, maka orang tersebut akan merasakan stres. Jadi, Anda harus sadar bahwa dunia dan kehidupan yang kita jalani ini dikuasai oleh kekuatan baik dan kekuatan tidak baik. Stres yang jelek itu bersumber dari kekuatan tidak baik. Sebaliknya, stres yang baik atau biasa disebut eustress bersumber dari kekuatan baik. Artinya, Anda harus sadar dan cerdas untuk membuat diri Anda selalu di dalam kuasa energi positif, sehingga Anda bisa menjalani kehidupan yang penuh sukacita dan sejahtera.

Beban berat kehidupan bersumber dari ego diri sendiri yang tidak mau menerima realitas hidup. Ego yang ngotot dan keras kepala terhadap situasi kehidupan bisa memicu stres. Jadi, kalau hidup Anda mau bebas stres, maka Anda mau melepaskan ego dari diri sendiri, sehingga diri yang damai dan bahagia bisa terwujud. Setelah ego dibuang, Anda mulai bisa menata diri sendiri dengan penuh kualitas. Anda bisa menghilangkan semua perilaku buruk dari diri Anda, seperti: kebencian, kesombongan, kemarahan, keserakahan, prasangka buruk, tidak punya empati dan tidak toleran, merasa paling benar dan paling tahu, serta semua ekspresi ego yang bersumber dari energi negatif.

Ego berfungsi untuk menegaskan dirinya sendiri dan merasa dirinya adalah pelaku segala sesuatu untuk hidupnya. Bila ego sangat berkuasa, maka orang tersebut akan menganggap dirinya sebagai kekuatan yang menentukan kehidupan di dalam dan di luar diri. Padahal, dalam realitas kehidupan, manusia tidak lebih dari kehendak Tuhan, manusia hanya bagian kecil dari kehidupan ini. Tidak ada manusia yang agung dan tidak ada manusia yang abadi, semua orang ada karena kehendak Tuhan dan semua peristiwa kehidupan berlangsung karena ada yang mengaturnya. Karena ego menciptakan rasa terpisah dari kuasa Tuhan, maka stres menjadi mudah menyerang dirinya.

Manajemen stres adalah bagian dari manajemen diri. Dalam melakukan manajemen stres, Anda juga harus sudah kuat dan terbiasa dengan manajemen diri yang baik. Anda harus memiliki mental yang memproyeksikan kehidupan bahagia Anda. Anda harus menguasai dan menjalankan tujuan hidup Anda dengan tekun dan penuh disiplin. Anda tidak boleh merasa terpisah dari Tuhan dan selalu menyatu di dalam energi kehendak Tuhan. Anda juga harus mengenal diri sendiri dan mengetahui apa yang ada di dalam diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Older posts