MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Diversity at Work (page 1 of 3)

Keragaman di Tempat Kerja

SEMUA KEBEBASAN ADA DI DALAM DIRI KITA

“Selama kita masih bergantung pada hal-hal di luar diri kita, semua yang tampak berharga dan sempurna akan mengambil kebebasan kita.”~Djajendra

Ketika kita mempertaruhkan segalanya untuk mendapatkan kebebasan dari luar diri, kita tidak pernah mendapatkannya.  Tidak ada kebebasan di luar diri kita. Kebebasan dan kemerdekaan hanya dapat ditemukan di dalam diri kita sendiri. Kebanyakan orang merasa kebebasan dapat dicapai dengan menguasai kehidupan di luar diri. Padahal, setelah kita menguasai hal-hal di luar diri, perasaan takut kehilangan akan mengambil semua kebebasan dan kemerdekaan kita. Hidup kita akan diikat dan dikendalikan oleh semua hal yang kita anggap sudah kita miliki.

Setelah kita kuat dan sukses menguasai sumber materi dan orang-orang, yang awalnya kita berjuang agar kita bebas dan merdeka. Pada akhirnya, semua yang kita miliki tersebut akan memunculkan kecemasan dan rasa takut kehilangan. Semua hal yang bersumber dari luar diri, yang kita andalkan sebagai tanda kebebasan kita, justru akan membuat kita kehilangan kebebasan. Kita pun takut dikalahkan oleh orang lain, takut membuat kesalahan, takut tidak dihargai oleh orang-orang, takut dilupakan, takut tergelincir dalam masalah, dan banyak ketakutan-ketakutan dalam berbagai bentuk akan mengambil semua kebebasan dan kemerdekaan kita.

Tidak mungkin merasa bebas dan merdeka jika menggantungkan hidup pada hal-hal di luar diri. Kebebasan dan kemerdekaan baru kita miliki, jika sudah mampu melepaskan semua hal di luar diri dan tidak bergantung kepada hal apa pun di luar diri. Ketika kita melepaskan semua hal di luar diri, barulah kita mampu menemukan diri sendiri di ke kedalaman diri sejati. Untuk melakukan hal ini tidaklah mudah, membutuhkan pengetahuan dan latihan dari kesadaran diri sendiri, untuk hidup bebas dan merdeka. Selama kita masih bergantung pada hal-hal di luar diri kita, semua sukacita dan perasaan sukses berumur sangat pendek. Tantangan dan kesulitan akan memukul balik kita dengan cepat. Semua yang tampak berharga dan sempurna akan mengambil kebebasan kita.

Kebebasan dan kemerdekaan dapat kita rasakan jika kita menerima hidup kita dengan sukacita, tanpa menuntut hal apa pun pada dunia di luar diri kita. Mulailah dengan menemukan kembali siapa kita yang sejati, apa yang kita inginkan dalam hidup ini, kita mau hidup seperti apa, dan kita mau menjalankan peran apa selama hidup ini. Setelah mendapatkan jawaban dan kejelasan tentang arah hidup kita dalam kehidupan yang singkat ini, kita harus memulai segalanya dengan menerima kenyataan yang sedang kita hadapi. Kenyataan hidup harus diterima dengan sukacita dan penuh kegembiraan. Langkah berikutnya adalah menjalani hidup yang produktif dan kreatif tetapi tanpa berharap dihargai, dihormati, diinginkan, dipuji, atau  pun meminta perhatian dari luar diri kita. Semua pekerjaan yang kita lakukan semata-mata untuk kegembiraan dan sukacita kita. Tidak menggantungkan harapan pada orang lain. Kita menjadi diri sejati yang sepenuhnya secara totalitas melakukan kerja keras dan perjuangan hebat untuk kegembiraan dan kebahagiaan diri sejati.

Bagaimana memulai perjalanan untuk menemukan kebebasan dan kemerdekaan di dalam diri? Jawabannya adalah memulainya dari kesadaran dan pengalaman yang sudah dialami selama ini. Kita semua sudah menjalani hidup sekian lama, kita pun sudah memiliki pengalaman atas kehidupan yang kita jalani. Tingkatkan kesadaran dan kecerdasan untuk memahami pengalaman apa yang Anda dapatkan ketika berharap banyak dari situasi dan orang-orang. Pengalaman apa yang Anda dapatkan ketika hidup Anda diciptakan untuk mendapatkan pujian, penghargaan, kehormatan, dan perhatian. Pahami semua peristiwa hidup Anda yang sangat berharap dari luar diri Anda. Jika Anda sudah mampu memahami dan mengerti tentang kepalsuan diri Anda, karena Anda mencoba menjadi seperti yang diharapkan oleh orang-orang di luar diri Anda. Maka, perlahan-lahan, Anda mampu menemukan momen-momen untuk masuk ke kedalaman diri sendiri, selanjutnya jika Anda konsisten dan tidak menyerah untuk menemukan kebebasan dari dalam diri sendiri, maka Anda akan diubah oleh diri sendiri untuk merasakan kebebasan dan kemerdekaan sejati.

Tidak perlu membangun hidup seolah-olah kita harus bermanfaat bagi banyak orang. Tidak perlu menganggap diri kita sangat berharga bagi orang lain. Jalani hidup yang alami dan bahagia sebagai diri sendiri yang apa adanya. Kita tidak perlu mengambil peran hidup dalam bentuk yang seolah-olah tanpa kita kehidupan orang lain tidak berfungsi. Kita bukan siapa-siapa dan tidak penting dalam kehidupan yang luas. Kita ada dan tidak ada kehidupan tetap berjalan seperti biasa. Kita pun tidak mampu memberikan kebebasan dan kemerdekaan kepada siapa pun. Sebab, kebebasan dan kemerdekaan sudah ada di dalam diri masing-masing orang. Dan, harus ditemukan oleh dirinya sendiri untuk dapat merasakan kemerdekaan dan kebebasan sejati.

Kehidupan dunia luar diri kita membatasi kebebasan dan kemerdekaan kita. Kita tidak berhak mengekspresikan kebebasan menurut pengertian kita kepada orang-orang di luar diri kita. Kita harus sadar dan cerdas bahwa semua kebebasan ada di dalam diri kita masing-masing, menunggu kita temukan untuk kita nikmati dengan sukacita. Jika kita masih berpikir bahwa kemerdekaan dan kebebasan itu ada di luar diri kita, maka kita sedang menindas diri sendiri dan menghilangkan peluang untuk hidup dalam kebebasan sejati. Ingatkan diri sendiri untuk memberikan kebaikan dan keindahan bagi diri sendiri dari sumber ke kedalaman diri sejati. Bebaskan diri dari tugas-tugas untuk membangun identitas diri. Kita tidak perlu menjadi sesuatu seperti yang direncanakan oleh pikiran kita. Kita tidak perlu menjadi sesuatu seperti yang ada dalam imajinasi kita. Dalam kesadaran diri sejati, kita mampu menekuni kehidupan produktif untuk melayani hidup dengan sukacita dan penuh kegembiraan. Melayani hidup dari kebebasan dan kemerdekaan yang bersumber dari ke kedalaman diri sendiri.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PERILAKU TIDAK SOPAN DALAM LINGKUNGAN KERJA MELUKAI BUDAYA ORGANISASI DAN MERUGIKAN BISNIS

“Ketika budaya organisasi terluka oleh ketidaksopanan dan perilaku tidak etis, maka luka itu menjadi luka bagi setiap orang dalam lingkungan tempat kerja.”~Djajendra

Sikap dan perilaku tidak sopan dalam lingkungan kerja dapat memecah belah hubungan baik, serta dapat menghilangkan semangat kerja sama dalam proses kerja. Perilaku tidak sopan seperti senjata yang melukai diri sendiri, dan luka itu telah menyebabkan bekas luka dalam budaya organisasi. Ketika budaya organisasi terluka oleh ketidaksopanan dan perilaku tidak etis, maka luka itu menjadi luka bagi setiap orang di tempat kerja. Menghentikan segera perilaku tidak sopan dan semua perilaku kurang etis mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan kaya kinerja terbaik. Membiarkan setiap orang menjadi diri sendiri seperti apa adanya mereka. Kemudian, memperkuat budaya organisasi dan budaya kerja untuk menyatukan setiap keunikan dari perbedaan masing-masing orang, mampu menciptakan kekuatan inovasi dan kreativitas yang tinggi dalam proses pertumbuhan organisasi. Ingat! Dalam lingkungan kerja, setiap karyawan dan pimpinan tidak terpisah, karyawan dan pimpinan adalah satu. Ketidaksopanan menciptakan luka terhadap realitas yang tak terpisahkan.

Jika ada satu orang saja yang terluka oleh perilaku tidak sopan, maka luka itu menjadi luka bagi organisasi. Luka bagi organisasi berarti luka bagi setiap orang yang hidup dari organisasi tersebut. Perilaku tidak sopan membawa kekurangan ke dalam organisasi dan bisnis. Bisnis yang dijalankan dengan perilaku tidak sopan ditinggalkan oleh pelanggan dan juga stakeholders yang lain. Perilaku tidak sopan dalam lingkungan kerja tidak hanya melukai satu atau dua orang, tetapi melukai semua orang. Ketika sopan santun dan perilaku etis menjadi budaya yang kuat dalam organisasi, maka organisasi dan bisnis mampu berdiri kokoh di depan kompetisi yang ketat; berdiri penuh dengan kekuatan untuk memenangkan, serta mampu memberikan kinerja dan prestasi bagi setiap karyawan. Pada akhirnya, setiap karyawan dalam organisasi mampu memperlihatkan kualitas yang totalitas dan kinerja yang tak tertandingi dalam menghadapi para kompetitor.

Kinerja dan prestasi berdiri di antara kualitas kerja yang tinggi dan budaya sopan santun. Jika kualitas kerja dan budaya sopan santun dirusak oleh orang-orang dengan energi negatif, maka etos kerja dan kinerja dalam organisasi menjadi tak berdaya. Budaya tidak sopan dan tidak etis akan menyakiti orang-orang produktif. Akibatnya, orang-orang produktif terkuras energi dan mentalnya sehingga tidak lagi mampu memperlihatkan prestasi terbaik.  Budaya tidak sopan telah menghancurkan banyak potensi sukses di dalam organisasi. Budaya tidak sopan sangat merugikan bisnis dan organisasi dalam sudut yang luas. Kita harus sadar akan keterkaitan perilaku tidak sopan dan tidak etis kita dengan lingkungan kerja kita. Setiap orang yang kita lukai dengan ketidaksopanan kita adalah bagian dari kita sendiri. Orang yang kita lukai dengan perilaku tidak sopan berpotensi kehilangan gairah untuk bekerja dengan etos terbaik. Hilangnya sopan santun dan hal-hal etis dalam lingkungan kerja akan menciptakan rintangan untuk menghasilkan kinerja.

Dalam lingkungan kerja, kita semua harus memiliki perasaan kesatuan satu sama lain; perasaan kesatuan yang saling memberi kekuatan bagi satu sama lain; perasaan kesatuan dan kekuatan sopan santun yang menciptakan budaya organisasi yang kuat untuk kenyamanan kerja bagi semua orang. Semakin kita menciptakan kesatuan budaya sopan santun dalam keragaman, semakin sedikit kita harus menghadapi konflik dan perasaan tidak senang oleh perbedaan. Sistem dan struktur organisasi tidak bertujuan untuk memisahkan kita. Tetapi bertujuan membuat semuanya terhubung dan saling terhubung dalam budaya sopan santun yang tinggi. Jika satu orang terluka oleh ketidaksopanan, itu mempengaruhi budaya kerja, bahkan jika berlanjut terus budaya tidak sopan, hal itu dapat menyebabkan konflik dan hilangnya gairah kerja. Menghormati dan saling menghargai adalah cara menjalani kehidupan kerja yang baik. Terima semua karakter dan kepribadian orang lain dengan ikhlas, biarkan mereka menjadi seperti mereka, Anda tidak perlu memaksa mereka menjadi seperti yang Anda inginkan atau pikirkan. Terima semua orang dalam budaya sopan santun yang tinggi, mereka semua di tempat kerja adalah orang-orang yang membuatkan hebat dan berprestasi. Semua bakat, karakter, dan kemampuan tergabung dalam satu tujuan. Budaya sopan santun mampu menghilangkan masalah kepribadian dan menyatukan semua perbedaan dalam keharmonisan kerja.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PERASAAN SUPERIOR MERUGIKAN DIRI SENDIRI

“Perasaan superior merugikan diri sendiri. Rendah hati dan percaya diri menguntungkan diri sendiri.”~Djajendra

Sifat dan perilaku baik memberi perlindungan bagi diri sendiri dan orang lain. Sifat dan perilaku yang menunjukkan dirinya lebih tinggi dari orang lain akan merugikan hidupnya sendiri. Kesadaran bahwa ketidaksempurnaan melekat di dalam diri setiap orang akan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas diri. Jadilah pribadi yang baik terhadap setiap perbedaan. Jadilah pribadi yang menciptakan kedamaian dan keindahan untuk setiap perbedaan.

Perilaku yang menampilkan dirinya paling superior tidak akan menunjukkan toleransi. Kehidupan tanpa toleransi akan selalu kacau dan tidak pernah damai. Padahal manusia tercipta dengan berbagai perbedaan dari fisik maupun pemikiran. Tidak ada yang sama persis, setiap orang memiliki keunikannya masing-masing. Kehidupan ini untuk semua orang yang tidak persis itu, bukan untuk orang-orang tertentu yang merasa sama atau satu ide. Perbedaan dan keragaman ini semua sudah diciptakan Tuhan untuk dijalani bersama dalam sebuah kehidupan. Dan, tidak seorang pun yang berhak merasa paling tinggi atau pun paling baik. Kehidupan ini milik Tuhan dan kita semua bekerja untuk kehidupan yang Tuhan berikan kepada kita.

Bersatu dan saling tolong menolong adalah perilaku yang mampu mengantarkan kesejahteraan bagi semua orang. Perilaku tanpa toleransi tidak akan pernah menciptakan kesejahteraan bagi semua orang, hanya akan menciptakan permusuhan dan konflik sepanjang zaman. Saat setiap orang berperilaku baik dan saling menghargai perbedaan, maka kehidupan akan menerima getaran energi positif. Dan, getaran energi positif ini akan menghubungkan setiap kehidupan untuk saling peduli dalam perasaan bersatu. Perasaan terhubung dan bersatu dalam perilaku yang produktif akan menciptakan nilai tambah untuk kesejahteraan hidup semua orang. Hindari sikap malas, hindari menyalahkan orang lain, serta mengalir bersama kehidupan yang produktif dan kreatif di sepanjang hidup.

Perilaku baik menjadikan setiap orang  jujur, sabar, sederhana, tidak mengambil hak orang lain, dan selalu bersyukur dengan hidupnya. Perilaku baik menjadikan orang sabar dalam proses dan tidak tergoda dengan jalan pintas. Kesadaran untuk tumbuh bersama perbedaan dan keragaman adalah kunci kedamaian hidup. Termasuk, saat Anda menginginkan sesuatu; maka, bekerja keras untuk mendapatkannya, bersabar untuk mendapatkannya, tumbuh dengan kualitas yang lebih baik untuk mendapatkannya. Jangan menyalahkan orang lain atau apa pun atas kegagalan Anda. Fokus pada kerja keras Anda dengan rendah hati, jangan sia-siakan kerja keras Anda dengan kesombongan.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANI HIDUP DI TENGAH ORANG-ORANG POSITIF DAN NEGATIF

“Kehidupan damai dan indah di tengah orang-orang positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian.”~Djajendra

Apakah semua orang bisa menyebarkan energi positif dalam kehidupan ini? Kita semua menjalani kehidupan dualitas, ada orang-orang yang membawa energi baik untuk kehidupan yang indah, ada juga orang-orang yang membawa energi buruk untuk merusak kehidupan yang indah dan damai. Hidup selalu abadi diantara kebaikan dan ketidakbaikan. Bersyukurlah ketika lingkungan kehidupan kita dikuasai oleh energi baik, sehingga kita semua bisa berkarya dan menjalani kehidupan yang indah dan damai.

Tidak semua orang mampu menerima kebaikan sebagai landasan hidup. Ketika di dalam diri seseorang terkumpul keyakinan dan pemikiran negatif yang kuat, maka tidak mudah merubahnya untuk menjadi energi baik. Orang-orang negatif selalu yakin dan percaya tentang kebenaran yang mereka perjuangkan. Biasanya, di dalam kebenaran tersebut ada rasa benci terhadap pihak lain. Sifat dan perilaku yang anti toleransi, rendah empati, rendah cinta, dan suka memperlebar perbedaan sudah begitu menguat di dalam keyakinan dan pola pikir mereka, sehingga tidak mudah bagi cahaya kebaikan untuk memberikan kesadaran tentang hidup dalam kepedulian dan kasih sayang yang luas.

Suara hati dan pemikiran orang-orang negatif hanya melayani cinta dan kepedulian sebatas sumber keyakinannya. Karena keyakinan dan pola pemikiran yang terbentuk itu sempit, maka mereka tidak memiliki fondasi untuk menerima energi positif dari wawasan yang luas. Cahaya positif dari sumber yang luas dan universal sulit diterima akal dan logika orang-orang negatif. Mereka sudah terbiasa di dalam kotak sempit tentang kebenaran, dan menguatkan rasa benci terhadap perbedaan, sehingga tidak mampu melihat kebenaran dari wawasan yang luas.

Bila kita ingin hidup damai, maka kita harus menerima realitas bahwa kehidupan dikuasai oleh energi negatif dan energi positif. Artinya, dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu akan bertemu dengan orang-orang positif dan negatif. Orang-orang positif dan negatif itu bisa saja ada di dalam rumah kita, kantor kita, lingkungan kita, atau dimanapun. Kehidupan damai dan indah di tengah-tengah kekuatan positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian. Perilaku kita yang menghormati energi baik dan energi buruk dengan jiwa besar dan ikhlas akan menjaga kedamaian hidup kita.

Tidak perlu memberi pencerahan secara berlebihan untuk merubah orang-orang negatif. Sebab, keyakinan dan pemikiran yang begitu kuat menjadikan orang-orang negatif sulit menerima pencerahan oleh wawasan kehidupan yang luas. Ketika keyakinan dan pemikiran mereka tidak bertemu dengan kebenaran dari sumber lain, maka kebencian akan muncul untuk memperkuat ego dan pemikiran. Jadi, satu-satunya cara untuk memiliki kehidupan pribadi yang indah dan damai adalah memiliki empati dan toleransi dengan orang-orang negatif tersebut. Tidak perlu memusuhi mereka. Tidak perlu mencari-cari kekurangan mereka. Tidak perlu menilai mereka. Tidak perlu menghakimi mereka. Terimalah mereka semua apa adanya. Baik dan buruk sudah menjadi bagian dari kehidupan, dan tidak seorang manusia pun mampu menghilangkan yang buruk dari kehidupan ini.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

SEKARANG INI ZAMAN KOLABORASI, BUKAN LAGI ZAMAN KOMPETISI

“Ketika orang hidup bersama tanpa saling memahami, naluri bertahan hidup mereka mengubah segalanya menjadi pertarungan.“~ Sadhguru

Bersama-sama kita kuat, bercerai-berai kita lemah. Orang yang tidak bisa kolaborasi adalah orang-orang yang sulit meraih hal-hal terbaik. Orang yang tidak terbiasa kolaborasi adalah orang yang tidak mengetahui keuntungan dari kolaborasi. Melalui kolaborasi kita mendapatkan rejeki, karir, dan kehidupan terbaik. Kolaborasi membuat kita mampu bekerja sama dengan orang lain, baik kerja sama langsung maupun yang tidak langsung, yang mendatangkan keuntungan bagi hidup kita.

Semangat kerjasama menghasilkan kesehatan dan kegembiraan bagi kita. Kolaborasi adalah pengabul keinginan, sebab hal-hal yang tidak mampu kita kerjakan atau hal-hal yang tidak kita miliki bisa kita dapatkan dari orang lain. Kehidupan yang berkualitas tidak mungkin tanpa kolaborasi. Tidak seorang pun yang dapat hidup tanpa semangat kerja sama. Walaupun secara pribadi kita tidak suka kepada seseorang, tetapi kita tetap membutuhkan kekuatan mereka agar tujuan kita dapat tercapai. Kolaborasi menyatukan yang tidak bisa bersatu. Kolaborasi adalah tanda kedewasaan dalam menyikapi realitas hidup.

Untuk prestasi individu, kita semua berhak memiliki semangat kompetisi, tetapi untuk mendapatkan hasil terbaik kita semua harus memiliki semangat kerja kooperatif agar pekerjaan besar dapat kita tuntaskan secara bersama-sama. Kemakmuran dan kesejahteraan adalah hasil dari kolaborasi. Walaupun kita berbeda paham dan keyakinan, tetapi untuk urusan kesejahteraan dan kemakmuran kita tidak mungkin bekerja sendiri-sendiri dengan memusuhi yang berbeda dengan kita. Bersatu dalam kolaborasi akan menciptakan kekuatan dan sumber daya yang besar untuk menghasilkan kemakmuran dan kesejahteraan hidup bersama.

Semua pekerjaan besar tidak dicapai dengan seorang diri, tetapi dicapai dengan tim yang hebat dalam kolaborasi. Uang yang kita terima sebagai penghasilan adalah hasil kolaborasi. Semua kebesaran individual adalah hasil kolaborasi. Kolaborasi menjadikan kita mau bekerja sama dengan semua pihak untuk memajukan tujuan pribadi kita. Semangat persaingan harus digantikan oleh semangat kolaborasi agar kita mampu mendapatkan yang terbaik di dalam hidup kita. Bersaing terus-menerus atau bermusuhan terus-menerus hanya akan menjadikan kita kecil dan kalah di sepanjang hidup. Energi kita akan habis di dalam persaingan dan pemusuhan, sehingga kita tidak memiliki energi untuk bekerja menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran.

Kolaborasi meningkatkan keharmonisan dalam hubungan antar pribadi. Jadi, walaupun berbeda tetap dapat saling bermanfaat dan saling melengkapi. Kedewasaan berpikir dan jiwa besar sangat diperlukan dalam kolaborasi. Empati, toleransi, dan komunikasi positif merupakan fondasi dalam kolaborasi. Kolaborasi juga memberikan pengetahuan dan wawasan yang lebih luas bagi setiap individu. Melalui kolaborasi, semua pengetahuan yang berbeda-beda itu dapat disatukan dan dimanfaatkan bagi kesejahteraan dan kemakmuran hidup bersama.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

KITA HIDUP DI DUNIA PERBEDAAN

KITA HIDUP DI DUNIA PERBEDAAN

“Perjuangan terbesar dalam hidup adalah latihan kesabaran dan ketenangan. Bila kesabaran dan ketenangan sudah menjadi kebiasaan hidup, maka kemenangan selalu ada bersama kita.”~Djajendra

Sangat mudah hidup damai dengan orang-orang yang pandangannya mirip dengan kita. Memerlukan kualitas diri yang hebat dan tingkat kebijaksanaan diri yang lebih mulia agar dapat hidup damai dengan orang-orang yang berbeda pandangan dan keyakinan dengan kita. Hanya orang hebat dan hatinya yang mulia yang mampu hidup harmonis dengan tukang kritiknya, dengan orang-orang yang sangat berbeda pandangan dengan dirinya. Perbedaan adalah nyata dan sebuah fakta dari sang pencipta.

Dengarkan pendapat orang lain, karena kita hidup di dunia perbedaan. Tidak mungkin menyamakan semua orang seperti yang kita pikirkan, seperti yang kita yakini, atau seperti yang kita inginkan. Tuhan yang Maha Kuasa yang menciptakan perbedaan dan berharap kita semua berjiwa hebat untuk hidup damai di dalam perbedaan tersebut. Kehendak Tuhan adalah perbedaan, dan hal itu tampak jelas di Bumi yang kita huni ini. Mengabaikan perbedaan sama saja seperti melawan kehendak Tuhan. Orang-orang yang melawan kehendak Tuhan adalah orang-orang kalah, yang tidak akan pernah perjuangannya menang di sepanjang kehidupan.

Semakin tinggi pengetahuan kita, semakin terpelajar diri kita untuk bersikap rendah hati dengan pendapat orang lain. Ketika pikiran dan emosi kita mampu mendengarkan dengan sabar dan tenang, maka kita pun mampu menyumbangkan energi positif bagi kehidupan yang bergerak di dalam perbedaan tersebut. Kita harus mampu menampilkan karakter dan perilaku yang diharapkan kehidupan dari kita. Kehidupan dalam perbedaan mengharapkan karakter dan perilaku yang penuh empati, toleransi, memahami, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di dalam perbedaan yang kita lakoni masing-masing.

Kita hidup di dunia perbedaan. Perilaku hidup yang rendah hati dengan kesadaran bahwa hidup di dunia ini saling bergantung satu sama lain dengan semua ciptaan Tuhan, adalah jalan yang akan membawa kita menuju kemenangan abadi. Orang-orang terbaik dan terhormat adalah orang-orang yang hidup damai dan harmonis dengan orang-orang yang memiliki pandangan berbeda atau dengan orang yang suka mengkritik mereka. Mereka hidup bahagia di dalam perbedaan. Mereka hidup damai di dalam perbedaan. Mereka tidak menghakimi benar atau salah seseorang, sebab mereka yakin bahwa hanya Tuhan yang memiliki kemampuan untuk menilai seseorang sebagai benar atau salah, bukan oleh manusia.

Ketika pikiran dan hati nuranimu selalu melihat perbedaan sebagai sesuatu yang buruk, maka dirimu sedang menciptakan musuh-musuh tangguh untuk melawanmu dan merusak kedamaian hidupmu. Oleh karena itu, jika Anda bermimpi ingin hidup damai, maka satu-satunya jalan adalah tunduk pada kehendak Tuhan, yaitu: bersatu dan hidup damai dalam perbedaan. Selama Anda melawan perbedaan dan keragaman, Anda tidak akan pernah damai dan menang di dalam hidup yang berbeda ini. Intinya, hidup di dunia ini, persatuan dan kesatuan di dalam perbedaan dan keragaman adalah mutlak, kalau Anda mau hidup damai dan tenang. Tidak mungkin memaksakan kesatuan tanpa perbedaan. Sebab, perbedaan adalah sifat dunia yang tercipta sesuai kehendak Tuhan. Jadi, rahasia untuk mencapai kedamaian hidup adalah toleransi terhadap perbedaan dan menerima realitas hidup dengan ikhlas.

Orang-orang yang melawan perbedaan dan keragaman akan menjadi orang-orang bermasalah bagi kehidupan yang damai dan harmonis. Jangan bertabrakan dengan perbedaan dan keragaman. Sebab, kehidupan di bumi ini terbentuk dari perbedaan dan keragaman. Perbedaan dan keragaman itu terlalu kuat dan solid sebagai pembentuk kehidupan di bumi ini, sehingga pikiran-pikiran yang ingin mengalahkan perbedaan dan kergaman hanya akan merasakan kesulitan dan ketidakberdayaan di sepanjang hidupnya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MASA DEPAN MEMBUTUHKAN ORANG-ORANG YANG PINTAR BERKOLABORASI, KREATIF, UNIK DAN CERDAS

“Jangan menghabiskan waktu dan energi untuk memperdebatkan perbedaan, ini adalah jaman kolaborasi, bukan jaman memperuncing perbedaan. Walau kita semua tidak sama, tetapi kita semua harus bersatu untuk mengambil lompatan besar agar kemajuan dapat kita kuasai.”~Djajendra

Orang yang cerdas, kreatif, dan unik sangat mengenal dirinya sendiri. Mereka menyediakan waktu untuk berkomunikasi dengan pikiran mereka, sehingga pikiran tidak liar kesana-kesini. Mereka tenang dan fokus dalam mencari jawaban di dalam diri sendiri. Ide-ide hebat terakumulasi di alam bawah sadar mereka. Sifat mereka sebagai pembelajar yang rendah hati memungkinkan masuknya berbagai pengetahuan dari banyak sumber ke alam bawah sadar mereka.

Orang yang cerdas dan kreatif mampu menumbuhkan suara positif di dalam dirinya untuk terhubung dalam kolaborasi kehidupan. Mereka memiliki hubungan yang hebat dengan diri sendiri, dan hubungan dengan diri sendiri ini membentuk dasar untuk segala hal kreatif dalam hidup mereka. Mereka cerdas menggunakan waktu untuk memahami perubahan yang sedang terjadi. Mereka tidak mau membuang waktu dengan mencampuri kehidupan orang lain. Mereka memfokuskan waktu dan energi untuk menumbuhkan diri sendiri agar dapat beradaptasi dengan perubahan. Mereka rajin melakukan kontemplasi dan refleksi yang mendalam terhadap kemampuan diri sendiri untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

Masa depan terwujud melalui perubahan dan kemampuan untuk beradaptasi. Siapa pun yang tidak mau berubah akan dimakan zaman, dan menjadi orang asing di dunia baru. Seperti kata filsuf Yunani Heraclitus, “Satu-satunya hal yang konstan adalah perubahan.” Jadi, perubahan itu pasti dan zaman baru sudah hadir untuk semua orang. Pikiran dan hati yang tidak mau berkolaborasi di dalam kehidupan besar akan terisolasi dalam kehidupan baru. Dunia baru membutuhkan orang-orang yang cerdas, kreatif, dan hebat dalam kolaborasi. Intinya, sekarang ini adalah zaman kolaborasi, bukan lagi jaman kompetisi. Bersatu dalam perbedaan adalah kunci sukses di masa depan.

Keberanian, ketenangan, dan mau belajar dari keadaan adalah cara terbaik dalam menerima perubahan. Jangan menjadikan perubahan sebagai sesuatu yang menakutkan hidup Anda, sebab perubahan itu pasti dan tidak seorang pun yang bisa menghindari perubahan. Ketika Anda mengalami perubahan, terimalah perubahan itu dengan berani dan penuh percaya diri untuk kehidupan yang lebih baik. Ingatlah selalu bahwa segala sesuatu dalam kehidupan ini akan mengalami perubahan. Dan, orang-orang kreatif adalah satu-satunya kekuatan yang dapat memutuskan dan mengelola perubahan untuk keuntungannya.

Sifat dari orang-orang cerdas dan kreatif adalah tidak membiarkan siapa pun yang mendorong mereka ke sebuah situasi yang membuat mereka tidak tumbuh bersama keunikannya. Mereka lebih suka mendengarkan suara hati dan mencoba menemukan cara baru untuk melakukan sesuatu atas tantangan yang dihadapi. Mereka mempertajam ide-ide baru dengan akal sehat, hati nurani, dan selalu bekerja di luar zona amannya. Orang cerdas dan kreatif tidak sekedar mempercayai semua yang mereka dengar. Mereka selalu mengevaluasi semua pengetahuan dan sistem agar siap beradaptasi dengan zaman baru.

Guru orang kreatif adalah dirinya sendiri. Orang cerdas dan kreatif selalu berbicara dengan dirinya sendiri. Mereka tidak akan mengikuti pendapat siapapun, mereka selalu mencari secara kreatif dari kehidupan yang sedang dijalani. Mereka membiarkan semua pengetahuan dari berbagai sumber hadir ke dalam wawasan mereka. Mereka tidak membatasi sumber pengetahuan, sehingga dari mana saja bisa hadir dan semuanya harus berhadapan dengan kekuatan kreatif yang ada di dalam diri mereka.

Sifat utama orang cerdas dan kreatif adalah selalu belajar dengan rendah hati dan terus-menerus mencari pengetahuan baru.Tidak ada hari tanpa belajar. Rasa ingin tahu yang besar terus-menerus memicu semangat mereka, untuk terlibat dalam proses belajar di semua tingkatan. Tidak pernah merasa puas dengan apa yang mereka ketahui, rasa ingin tahu membuat mereka terdorong ke dalam proses lebih lanjut dan mengalami lebih banyak. Mereka menikmati ketidakpastian dan tantangan. Pikiran mereka selalu terlibat dalam percakapan dengan hati nurani, sehingga mendapatkan kekuatan dari dalam diri untuk bertindak dengan berani ketika harus mewujudkan sesuatu yang baru.

Orang cerdas dan kreatif selalu berkolaborasi dan tidak akan memilih berkompetisi dengan siapapun. Mereka yakin bahwa mengubah pikiran kreatif menjadi tindakan memerlukan orang-orang yang hebat di lapangan. Dalam hal ini, mereka percaya bahwa kolaborasi adalah sebuah kekuatan untuk mewujudkan semua hasil kreativitas. Rencana besar dengan energi kreatif membutuhkan dukungan dari semua pihak, kolaborasi mampu mewujudkan rencana besar dengan sempurna.

Untuk seminar/training hubungi 081213188899 / email:training@djajendra-motivator.com

MEMILIKI TOLERANSI UNTUK BISA MEMAHAMI ORANG LAIN

“Toleransi menjadikan Anda tidak merasa terganggu atau tidak membiarkan kedamaian jiwa Anda rusak oleh orang lain.”~Djajendra

Tidak semua orang memiliki sifat dan perilaku seperti yang Anda inginkan. Setiap orang memiliki pemikiran, sifat, perilaku, ambisi, ego, dan penampilan diri sesuai dengan keyakinan pribadinya. Berharap orang lain sesuai dengan maunya Anda, hanya akan menghasilkan pengalaman pahit dan hubungan yang tidak menyenangkan. Kadang-kadang; rasa kesetiaan, kejujuran, dan rasa hormat suka diabaikan demi ambisi dan ego. Menghadapi semua ini, Anda harus memiliki toleransi untuk bisa memahami orang lain.

Toleransi adalah sebuah kekuatan untuk mempertahankan diri dari pengaruh orang lain atau pun untuk mencegah konflik dan kemarahan di dalam diri. Ketika orang-orang di sekitar Anda tidak sejalan dengan Anda, maka dengan kekuatan toleransi, Anda mampu menerima mereka dan tidak membiarkan mereka masuk ke dalam batin dan pikiran Anda. Dalam hal ini, bertoleransi dengan orang lain haruslah menciptakan persepsi positif tentang mereka. Anda harus lebih rendah hati dan ikhlas menerima kenyataan yang dihasilkan oleh orang-orang tersebut. Situasi, peristiwa, dan orang-orang yang tidak sejalan dengan harapan Anda tetaplah di kendalikan di luar diri Anda. Jangan pernah membiarkan semua itu masuk ke dalam diri Anda dan mengganggu hidup Anda. Anda harus sadar bahwa bila Anda tidak bertoleransi, maka energi mereka yang tidak sejalan dengan Anda akan masuk ke dalam pikiran dan batin Anda, lalu menciptakan konflik dan kemarahan di dalam diri Anda. Jelas, sikap yang tidak mau bertoleransi atau memahami orang lain hanya akan merugikan diri Anda sendiri.

Toleransi adalah pengetahuan yang mengatakan bahwa setiap orang berbeda dan masing-masing orang berhak hidup dengan pemikirannya. Jika Anda menguasai pengetahuan bertoleransi, maka Anda mampu bereaksi secara positif terhadap semua keadaan di luar diri Anda. Kondisi ini jelas menguntungkan hidup Anda; sebab Anda sama sekali tidak akan terpengaruh dengan pemikiran, perasaan, keyakinan, persepsi, dan pandangan dari mereka yang berbeda dengan Anda.

Bertoleransi berarti Anda tidak mempertanyakan perilaku dan sikap orang lain atas kehidupan yang mereka jalankan. Masing-masing orang harus menjalani kehidupannya yang mungkin tidak bisa dimengerti oleh yang lain. Setiap orang diciptakan dari lingkungan yang berbeda, dari persepsi dan keyakinan hidup yang berbeda. Setiap orang pasti menghadapi situasi dan peristiwa hidup yang berbeda. Jadi, hidup setiap orang itu memang berbeda, sehingga kita tidak boleh menilai atau pun menghakimi pola pikir dan jalan hidup orang lain.

Perbedaan adalah cara alami untuk menjadi yang unik di dalam kehidupan yang beragam. Tidak perlu Anda memaksa seseorang untuk menjadi seperti Anda. Biarkan setiap orang tumbuh dan berkembang di dalam perbedaan. Anda cukup memiliki kekuatan untuk menoleransi orang yang berbeda dari Anda. Kemajuan peradaban hanya terjadi jika perbedaan dihargai dan diberikan ruang untuk berkontribusi secara kreatif bagi kemajuan hidup.

Ketika Anda menerima perbedaan, maka perbedaan itu tidak akan menimbulkan gangguan di dalam pikiran Anda. Anda pun mampu memanfaatkan waktu dan energi Anda untuk melakukan hal-hal terbaik di sepanjang hidup Anda. Toleransi menjadikan Anda tidak merasa terganggu atau tidak membiarkan kedamaian jiwa Anda rusak oleh orang lain. Toleransi menjadikan Anda bijaksana dan tidak memaksa orang lain untuk mengikuti pemikiran Anda.

Untuk training hubungi: 0812 1318 8899

Email: training@djajendra-motivator.com

KERAGAMAN DAN PERBEDAAN MEMPERKAYA WAWASAN DAN PENGALAMAN

“Keragaman dan perbedaan adalah kenyataan dari alam semesta. Keragaman dan perbedaan adalah kehendak Tuhan. Keragaman dan perbedaan adalah ilmu Tuhan yang tidak pernah bisa dipahami oleh orang-orang yang anti keberagaman dan perbedaan.”~Djajendra 

Kita semua berasal dari keberagaman dan perbedaan, yang menempati bumi secara bersama-sama, dan saling berbagi kebaikan agar bisa menjalani kehidupan yang damai. Bila kita berniat meniadakan keberagaman dan perbedaan, maka hasilnya konflik dan kekacauan, tidak akan pernah ada kedamaian. Tanpa empati dan kasih sayang,  setiap hubungan tidak akan mampu berkomunikasi dan berbagi. Perasaan paling benar membuat ego mencegah kedamaian hidup. Perasaan paling benar tidak mampu menyesuaikan diri dengan keberagaman, mampunya hanya menyalahkan yang tidak sama dan menciptakan kekacauan.

Perbedaan bersumber dari pemikiran. Bila pemikiran mampu menciptakan karakter yang saling menghormati, saling pengertian, saling mendengarkan, tanpa penghakiman; maka, kedamaian dan keindahan hidup bersama pasti terwujud. Perbedaan harus disikapi dengan memahaminya, dengan sabar, dan tidak menyalahkan yang berbeda. Setiap pemikiran haruslah berlandaskan kepada niat untuk hidup damai dan bahagia bersama-sama. Tidak boleh ada ide atau pemikiran yang menciptakan kondisi untuk memusuhi atau meniadakan perbedaan. Ide dan pemikiran yang anti keberagaman dan perbedaan adalah sumber kekacauan hidup. Siapapun yang berniat hidup damai hanya bisa didapatkan dengan cara merangkul keberagaman dan perbedaan untuk hidup bersama-sama di dalam keharmonisan.

Keberagaman dan perbedaan adalah kenyataan dari alam semesta. Keberagaman dan perbedaan adalah kehendak Tuhan. Keberagaman dan perbedaan adalah ilmu Tuhan yang tidak pernah bisa dipahami oleh orang-orang yang anti keberagaman dan perbedaan. Sejarah di dunia mencatat, siapapun yang bertindak untuk menghilangkan keragaman dan perbedaan, mereka pasti gagal, karena keragaman dan perbedaan merupakan kehendak Tuhan. Keragaman dan perbedaan sudah ada di dalam setiap aspek dan dimensi kehidupan. Dunia yang kita tempati sekarang memperlihatkan indahnya keragaman dan perbedaan. Segala sesuatu di alam semesta ini berbeda dan beragam, tiada sesuatu yang sifatnya seragam. Hanya pemikiran manusialah yang menciptakan keseragaman, sedangkan kehendak Tuhan sangat terlihat dalam bentuk keragaman.

Setiap perbedaan adalah sekolah untuk belajar sesuatu agar kita menjadi lebih berpengetahuan dan berwawasan. Menyikapi perbedaan yaitu dengan menjadi diri sendiri yang asli dengan kekuatan integritas diri yang tinggi, lalu menguatkan perilaku positif dan niat baik untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan hidup. Jadi, tidak boleh ada reaksi negatif saat melihat orang-orang yang tidak sama dengan kita. Kita semua harus jujur dan sadar untuk memahami bahwa semua orang ciptaan Tuhan, semua makhluk ciptaan Tuhan, serta apapun yang ada di langit dan di bumi adalah ciptaan dan kepunyaan Tuhan. Semua ciptaan Tuhan tersebut terus-menerus diurus sama Tuhan dengan penuh kasih sayang. Tuhan itu maha pemurah lagi maha penyayang. Semua yang ada di alam semesta ini milik Tuhan, ciptaan Tuhan. Oleh karena itu, keberagaman dan perbedaan yang ada karena kehendak Tuhan ini haruslah dihormati dan dilayani dengan tulus dari empati dan kasih sayang.

Siapapun yang mengabaikan perbedaan atau menolak perbedaan, maka mereka akan kehilangan keseimbangan dalam hidup. Orang-orang yang tidak seimbang selalu memiliki pemikiran yang suka berburuk sangka dengan yang tidak sama dengan dirinya. Hal ini, merupakan benih konflik dan momen-momen pertengkaran pun akan selalu muncul di dalam realitas kehidupan sosial. Akibatnya, kedamaian hidup pasti hilang, kemarahan dan kekhawatiran selalu menjadi bagian dari aksi dan reaksi. Kondisi ini, tidak akan menguntungkan siapapun dan semua orang akan menghadapi kehidupan yang merugikan. Jelas, semakin suka orang menonjolkan perbedaan, semakin tidak mudah untuk menciptakan kedamaian dan ketertiban dalam kehidupan sosial.  Tuhanlah yang maha sempurna, sehingga tidak boleh seorang manusiapun yang merasa dirinya sebagai yang superior. Sebab, hanya Tuhan yang maha sempurna dan segala pujian hanya untuk Tuhan. Jadi, hati dan pikiran harus dibuka dengan ikhlas dan rendah hati, untuk melihat realitas kehidupan yang tumbuh dan berkembang di dalam keragaman dan perbedaan. Selama merasa tinggi hati dan paling tahu semua, maka selama itu tidak mungkin bisa menghargai perbedaan dan keragaman.

Kita tidak bisa mengharapkan orang lain untuk berpikir seperti kita. Kita tidak bisa mengharapkan orang lain berkomunikasi dan bersikap seperti kita. Kita semua berbeda dan beragam, tidak bisa dipaksa atau diimpikan menjadi seragam. Oleh karena itu, kita perlu toleransi dan empati untuk bisa hidup berdampingan dengan semua ciptaan Tuhan. Saling mengenali dan menghargai perbedaan dan keragaman membuat hidup kita kaya wawasan dan kaya pengalaman.

Kenali diri sendiri dan masuklah ke dalam diri sendiri untuk memperkuat semua pemikiran, keyakinan, dan kebenaran yang ada di dalam diri Anda. Anda harus menjadi diri sendiri yang mampu menjalankan hidup Anda sesuai dengan apa yang Anda yakini. Tetapi, di dalam kehidupan sosial yang beragam dan berbeda ini, Anda harus menjaga hati dan pikiran untuk tidak menciptakan permusuhan kepada yang tidak sama dengan Anda. Jaga ucapan dan tidak bertindak melawan keberagaman. Etika kehidupan sosial dalam wujud kesopanan, kebajikan, dan persahabatan haruslah menjadi kekuatan Anda untuk bisa bergaul dan berkomuniasi melintasi batas-batas yang ada di dalam diri Anda. Kesalahpahaman dan harapan yang muncul dari anti keberagaman haruslah dihindari. Jadilah diri sendiri yang kuat dan hebat, yang cerdas sosial dalam perbedaan dan keberagaman.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KERAGAMAN DAN PERBEDAAN ADALAH KEBENARAN HIDUP

“Hukum alam telah menyiapkan kedamaian, keharmonisan, keindahan, kesenangan, dan kebahagiaan bagi semua orang. Syaratnya, semua orang harus saling menerima dan mengenali perbedaan dan keragaman yang menjadi bagian dari hukum alam.”~Djajendra

Hidup yang benar dan lurus ada di dalam keragaman dan perbedaan. Siapapun yang tidak menghendaki keragaman dan perbedaan, maka dirinya sedang melawan kebenaran hidup. Keharmonisan dan kedamaian hidup akan terwujud bila terbentuk kesatuan hati dalam toleransi untuk keragaman dan perbedaan.

Manusia diciptakan dalam keragaman dan perbedaan. Keragaman dan perbedaan terlihat dari bentuk fisik, bahasa, budaya, pola kehidupan sosial, jenis makanan, ideologi, agama, keyakinan, kepercayaan, impian, pikiran, persepsi, suara, sidik jari, pilihan politik, pilihan pekerjaan, profesi, penampilan, cara berpakaian, dan sangat banyak realitas yang menunjukkan bahwa keragaman dan perbedaan adalah kebenaran hidup. Intinya, keragaman dan perbedaan adalah hukum alam, sama seperti hukum gravitasi. Jadi, sangatlah keliru bila keragaman dan perbedaan dipermasalahkan dalam hidup, sebab sama saja seperti sedang mempermasalahkan hukum alam. Mempermasalahkan hukum alam adalah perbuatan sia-sia yang tidak akan pernah ada solusinya.

Orang-orang pintar pasti memiliki kesadaran yang tinggi untuk menerima perbedaan dan keragaman dengan toleransi yang tinggi. Hanya orang-orang yang kehilangan kesadaran untuk memahami hukum alam akan mempertanyakan atau mempermasalahkan perbedaan dan keragaman. Hidup ini tidak diciptakan untuk menjadi seragam, tetapi diciptakan untuk menjadi berbeda-beda dalam kompleksitas yang tidak mudah dipahami dengan pikiran. Diperlukan hati nurani yang penuh cinta, kasih sayang, empati, peduli, toleransi, dan kebaikan, agar dapat menerima perbedaan dan keragaman dengan bahagia. Jadi, akal saja tidak cukup untuk menerima perbedaan dan keragaman, diperlukan cinta dan kasih sayang terhadap semua makhluk hidup agar kita bisa berdampingan dengan bahagia bersama perbedaan dan keragaman.

Perbedaan dan keragaman adalah realitas dari kehidupan sosial yang tidak bisa diabaikan. Sekali seseorang mengabaikan atau memusuhi perbedaan, maka dia tidak akan pernah memiliki hubungan sosial yang baik dengan semua golongan. Dia akan terkucilkan dan menjadi kecil di golongan yang dia anggap paling benar. Dia tidak bisa merasakan keindahan hidup dalam warna-warni keragaman.

Karena keragaman dan perbedaan merupakan hukum alam, maka diperlukan toleransi dan empati untuk menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis. Bila di sebuah lingkungan terjadi permusuhan terhadap keragaman dan perbedaan, maka kedamaian dan keharmonisan akan hilang seketika dan digantikan dengan penderitaan. Menentang keragaman dan perbedaan pasti menimbulkan dampak negatif yang merugikan kehidupan sosial bagi semua orang. Jadi, walaupun hidup dalam perbedaan dan keragaman, tidaklah perlu mempermasalahkannya. Layani saja perbedaan dan keragaman dengan pandangan dan perilaku positif. Anda tidak perlu mencegah keragaman, karena hal itu tidak mungkin bisa dilakukan. Orang-orang yang mencegah perbedaan dan keragaman biasanya sangat menikmati perilaku negatif mereka. Dan, hasilnya, mereka akan menciptakan ketakutan dan permusuhan yang berakibat pada hilangnya kedamaian di dalam kehidupan sosial. Perasaan saling curiga dan perasaan dendam yang penuh kebenciaan akan menjadi energi perlawanan yang mengakibatkan hilangnya cinta, damai, kasih sayang, toleransi, peduli, dan saling membantu.

Seperti kata orang bijak bahwa di dunia ini, semua dirancang untuk menguji manusia. Keyakinan dan pemikiran manusia dihadapkan dengan hukum alam. Pastinya, hukum alam adalah kebenaran absolut yang tidak dapat diganggu gugat. Sedangkan, keyakinan dan pemikiran manusia sangat terbatas. Keyakinan dan pemikiran manusia terbatas oleh kemampuan pancainderanya, seperti: penglihatan, pendengaran, sentuhan, aroma, dan rasa. Jadi, manusia yang gagal memahami hukum alam pasti tidak akan pernah lulus ujian dari kehidupan yang Tuhan ciptakan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Older posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑