PELATIHAN WORK LIFE BALANCE 2 HARI 16 JAM

PANTAI AMAL TARAKAN - KALIMANTAN UTARA 2014

PELATIHAN WORK LIFE BALANCE PROGRAM 2 HARI DJAJENDRA

DESKRIPSI

Keseimbangan kehidupan dan pekerjaan atau biasa yang disebut dengan Work Life Balance adalah cara bekerja dengan tidak mengabaikan semua aspek kehidupan kerja, pribadi, keluarga, spiritual, dan sosial.

Keseimbangan kehidupan dan pekerjaan baru dapat dimiliki seseorang, saat dirinya sudah memiliki perasaan cukup waktu dan energi, untuk melayani semua aspek penting di dalam hidupnya. Artinya, dia sudah cerdas untuk melayani dirinya sendiri, pekerjaan, keluarga, Tuhan, dan kehidupan sosialnya. Misalnya, dia merasa sudah memiliki banyak waktu dan energi untuk melakukan olah raga, berdoa, berkumpul dan makan bersama orang-orang yang dicintai, mengunjungi dan berjalan-jalan ke tempat yang dia suka, belajar untuk meningkatkan kualitas kerja, menikmati pekerjaan dengan sukacita, serta merasakan kehidupan dirinya yang sehat, sejahtera, bahagia, berkecukupan, dan berkembang.

Keseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan akan menghasilkan kemampuan di dalam diri, untuk bertanggung jawab penuh atas pekerjaan, keluarga, kehidupan pribadi, kehidupan sosial, serta membuat diri selalu siap dan berdaya tahan penuh, untuk melayani semua tanggung jawab dengan totalitas.

Keseimbangan hidup dan kerja ada dalam rutinitas yang cerdas melayani dan terhubung dengan semua kewajiban dan kepentingan diri, untuk mendapatkan kebahagiaan, kesehatan, kebaikan, kesejahteraan, kesenangan, dan pertumbuhan diri menjadi lebih baik.

Kemampuan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi, dalam mewujudkan komunikasi secara efektif dengan semua kepentingan diri, merupakan sebuah solusi yang cerdas dalam menjalani kehidupan yang seimbang. Perhatian dan kepedulian terhadap pekerjaan, keluarga, dan diri sendiri, akan menjadikan kehidupan selalu unggul bersama keharmonisan yang solid.

Di tempat kerja, bila semua karyawan mampu menciptakan keseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan, maka mereka akan menghabiskan jam-jam kerjanya dengan produktif. Hal ini akan membuat setiap karyawan memiliki kesadaran untuk berkontribusi dan memberikan pelayanan unggul. Mereka juga akan terhindarkan dari budaya mengeluh, yang biasanya menjadi racun yang merusak etos kerja. Kecerdasan untuk menciptakan keseimbangan dalam kehidupan kerja akan menciptakan kualitas kerja yang unggul, serta membuat lingkungan kerja sehari-hari lebih menyenangkan dalam disiplin dan gairah kerja yang terarah menuju prestasi puncak.

Etos kerja yang unggul akan muncul saat keseimbangan kehidupan dan pekerjaan karyawan mencapai titik puncak terkuat. Artinya, karyawan yang sudah mampu bekerja dalam keseimbangan hidup akan memiliki kesadaran, manajemen diri, motivasi diri, dan tanggung jawab yang sifatnya holistik, untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik.

Work life balance membutuhkan kecerdasan moral dan motivasi, untuk menciptakan diri yang berkualitas dalam integritas kehidupan. Saat moral mampu menghasilkan sikap positif dan optimis, untuk kemajuan diri, maka saat itu diri akan bekerja dengan lebih efektif.

Work life balance juga akan meningkatkan kesehatan diri karyawan, dan hal ini berarti mengurangi absensi, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja. Biasanya, karyawan-karyawan yang sehat, kuat, rajin, produktif, dan berkualitas, akan menjadi energi positif di lingkungan kerja, dan mampu menurunkan tingkat stres di tempat kerja, termasuk mampu meningkatkan semangat dan kebahagiaan di tempat kerja. Energi positif dari orang-orang yang cerdas menjalani keseimbangan kehidupan dan pekerjaan, akan meningkatkan hubungan antar pribadi yang saling melengkapi, untuk kemajuan organisasi dan pribadi masing-masing.

Work life balance menciptakan etos kerja yang unggul secara alami. Hal ini bisa terjadi, karena setiap orang yang sadar dan mampu menjalani kehidupan kerja yang seimbang, akan memiliki disiplin dan motivasi, untuk menjalankan atau mengerjakan semua tanggung jawabnya dengan totalitas dan penuh perhatian.

Keseimbangan hidup dan kerja akan menciptakan tubuh, jiwa, pikiran, dan emosi yang terhubung dengan semua tanggung jawab dalam sukacita kehidupan. Artinya, orang-orang yang seimbang dalam kerja dan kehidupan, akan memiliki perasaan dan pikiran bahwa apa yang sedang dikerjakan itu merupakan permainan yang sangat disukai atau dicintai.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Video, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mencapai keseimbangan hidup dan pekerjaan dengan produktif, sehat dan bahagia
  2. Memotivasi diri sendiri; mengembangkan keseimbangan hidup dan pekerjaan; mengatasi dan mengelola stres, marah; kesadaran diri untuk keseimbangan hidup, manajemen waktu dan motivasi kerja
  3. Mengidentifikasi peran dan kegiatan yang memerlukan berbagai tingkat perhatian
  4. Mengerahkan kontrol lebih besar atas waktu dan energi
  5. Meningkatkan kualitas manajemen diri untuk hidup dalam multi peran dan fungsi
  6. Meningkatkan kualitas hidup melalui aspek keuangan, kesehatan, keharmonisan, hubungan, spiritual, emosional, intelektual, pekerjaan, dan sosial
  7. Bekerja dengan sikap dan cara holistik yang lebih ikhlas dan tulus
  8. Memiliki sikap positif untuk mengatasi kelelahan mental, jiwa, dan tubuh
  9. Menjadi visioner, inovatif, saling menghargai, terbuka dan jujur
  10. Memelihara perasaan bangga kepada organisasi atau perusahaan pemberi kerja

MANFAAT PELATIHAN

Pada akhir pelatihan ini, peserta akan mendapatkan hal-hal berikut:

  1. Memahami proses terjadinya keseimbangan hidup dan kerja di dalam kehidupan pribadi
  2. Memahami apa artinya work life balance dan dampaknya terhadap kualitas kehidupan diri sendiri
  3. Memahami penyebab ketidakseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan
  4. Memahami peran dan tanggung jawab dalam kehidupan dan pekerjaan
  5. Memahami cara mengatasi kesibukan karena pekerjaan yang banyak
  6. Mengatasi tuntutan kompetisi dalam pekerjaan dan mempertahankan konsentrasi
  7. Memahami cara memotivasi diri sendiri dan mengalirkan energi positif ke dalam diri
  8. Memahami cara mengelola emosi dan energi positif di dalam diri
  9. Memahami cara meningkatkan kebahagiaan dan kedamaian hati
  10. Strategi untuk meningkatkan kualitas hidup dan memelihara kesejahteraan
  11. Memahami pentingnya kegiatan yang menstabilkan pikiran, tubuh, dan emosi
  12. Menciptakan tujuan hidup dan bekerja untuk sukses
  13. Memanfaatkan manajemen stres sebagai alat perubahan untuk menjadi lebih produktif
  14. Manajemen pikiran positif untuk membuat diri kuat dan tidak tersentuh stres
  15. Meningkatkan konsentrasi dan mempertahankan fokus pada pekerjaan
  16. Meningkatkan energi dan vitalitas dalam kehidupan kerja dan kehidupan pribadi
  17. Mengurangi kebocoran waktu produktif oleh dampak stres yang berlebihan
  18. Meningkatkan kualitas kesehatan mental dan kepribadian

MATERI PELATIHAN

WORK-LIFE BALANCE 2 HARI 16 JAM

PEMAHAMAN DASAR WORK LIFE BALANCE  (Waktu 1 Jam)

  1. Apa itu rumah dan apa itu kantor?
  2. Memahami tujuan dan maksud dari work life balance

MANFAAT KESEIMBANGAN HIDUP (Waktu 1 Jam)

  1. Peningkatan kesehatan mental dan fisik
  2. Peningkatan produktivitas

TANDA-TANDA KETIDAKSEIMBANGAN (Waktu 1 Jam)

Risiko kesehatan, absensi, kelelahan, stres, bosan

MEMBERIKAN PERHATIAN KEPADA KARYAWAN (Waktu 1 Jam)

Penghargaan, motivasi, saran, bantuan untuk karyawan

MANAJEMEN WAKTU (Waktu 2 Jam)

  1. Fokus pada prioritas
  2. Belajar mengatakan tidak
  3. Tetap fleksibel
  4. Menjadi yang terbaik

MENETAPKAN TUJUAN (Waktu 2 Jam)

  1. Menetapkan tujuan
  2. Visualisasi
  3. Memprioritaskan tujuan

CARA KERJA OPSIONAL  (Waktu 1 Jam)

  1. Berbagi kerja
  2. Mendesain kembali kerja
  3. Waktu yang lebih fleksibel

SIKAP DAN PERILAKU DI TEMPAT KERJA (Waktu 1 Jam)

  1. Meninggalkan stres rumah di rumah
  2. Memecahkan tugas besar dalam tugas-tugas kecil
  3. Cerdas mendelegasikan pekerjaan
  4. Akurat dalam penetapan tujuan

SIKAP DAN PERILAKU DI RUMAH (Waktu 1 Jam)

  1. Meninggalkan stres kantor di kantor
  2. Mematikan telepon untuk interaksi kantor dan sosial
  3. Memfokuskan perhatian pada orang-orang di dalam rumah
  4. Menjaga batas antara urusan rumah dan non rumah

MANAJEMEN STRES (Waktu 2 Jam)

  1. Latihan fisik, emosi, jiwa, moral
  2. Makan yang sehat dan bergizi
  3. Tidur yang cukup
  4. Interospeksi diri
  5. Penilaian diri sendiri
  6. Bersyukur
  7. Berterima kasih

BEKERJA DARI RUMAH (Waktu 1 Jam)

  1. Menyiapkan ruang kerja di rumah
  2. Pengaturan batas ruang keluarga dan ruang kerja
  3. Cara berurusan dengan gangguan
  4. Jadwal kerja yang disiplin dan jelas

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI WORK LIFE BALANCE (Waktu 2 Jam)

  1. Belajar dari kata-kata orang bijak
  2. Memahami pelajaran dari realitas kehidupan
  3. Cerdas menyembatani antara prinsip dan praktik
  4. Bersikap dan bertindak untuk kebahagiaan, kesehatan, kesejahteraan, kedamaian, dan kebaikan bersama

Untuk Training Hubungi:

PT. DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 57 01 505

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 57 381 05

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN WORK LIFE BALANCE 1 HARI 8 JAM

<

p class=”MsoNormal” style=”mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; line-height: normal;”>

PELATIHAN WORK LIFE BALANCE PROGRAM 1 HARI DJAJENDRA

DESKRIPSI

Keseimbangan kehidupan dan pekerjaan atau biasa yang disebut dengan Work Life Balance adalah cara bekerja dengan tidak mengabaikan semua aspek kehidupan kerja, pribadi, keluarga, spiritual, dan sosial.

Keseimbangan kehidupan dan pekerjaan baru dapat dimiliki seseorang, saat dirinya sudah memiliki perasaan cukup waktu dan energi, untuk melayani semua aspek penting di dalam hidupnya. Artinya, dia sudah cerdas untuk melayani dirinya sendiri, pekerjaan, keluarga, Tuhan, dan kehidupan sosialnya. Misalnya, dia merasa sudah memiliki banyak waktu dan energi untuk melakukan olah raga, berdoa, berkumpul dan makan bersama orang-orang yang dicintai, mengunjungi dan berjalan-jalan ke tempat yang dia suka, belajar untuk meningkatkan kualitas kerja, menikmati pekerjaan dengan sukacita, serta merasakan kehidupan dirinya yang sehat, sejahtera, bahagia, berkecukupan, dan berkembang.

Keseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan akan menghasilkan kemampuan di dalam diri, untuk bertanggung jawab penuh atas pekerjaan, keluarga, kehidupan pribadi, kehidupan sosial, serta membuat diri selalu siap dan berdaya tahan penuh, untuk melayani semua tanggung jawab dengan totalitas.

Keseimbangan hidup dan kerja ada dalam rutinitas yang cerdas melayani dan terhubung dengan semua kewajiban dan kepentingan diri, untuk mendapatkan kebahagiaan, kesehatan, kebaikan, kesejahteraan, kesenangan, dan pertumbuhan diri menjadi lebih baik.

Kemampuan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi, dalam mewujudkan komunikasi secara efektif dengan semua kepentingan diri, merupakan sebuah solusi yang cerdas dalam menjalani kehidupan yang seimbang. Perhatian dan kepedulian terhadap pekerjaan, keluarga, dan diri sendiri, akan menjadikan kehidupan selalu unggul bersama keharmonisan yang solid.

Di tempat kerja, bila semua karyawan mampu menciptakan keseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan, maka mereka akan menghabiskan jam-jam kerjanya dengan produktif. Hal ini akan membuat setiap karyawan memiliki kesadaran untuk berkontribusi dan memberikan pelayanan unggul. Mereka juga akan terhindarkan dari budaya mengeluh, yang biasanya menjadi racun yang merusak etos kerja. Kecerdasan untuk menciptakan keseimbangan dalam kehidupan kerja akan menciptakan kualitas kerja yang unggul, serta membuat lingkungan kerja sehari-hari lebih menyenangkan dalam disiplin dan gairah kerja yang terarah menuju prestasi puncak.

Etos kerja yang unggul akan muncul saat keseimbangan kehidupan dan pekerjaan karyawan mencapai titik puncak terkuat. Artinya, karyawan yang sudah mampu bekerja dalam keseimbangan hidup akan memiliki kesadaran, manajemen diri, motivasi diri, dan tanggung jawab yang sifatnya holistik, untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik.

Work life balance membutuhkan kecerdasan moral dan motivasi, untuk menciptakan diri yang berkualitas dalam integritas kehidupan. Saat moral mampu menghasilkan sikap positif dan optimis, untuk kemajuan diri, maka saat itu diri akan bekerja dengan lebih efektif.

Work life balance juga akan meningkatkan kesehatan diri karyawan, dan hal ini berarti mengurangi absensi, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja. Biasanya, karyawan-karyawan yang sehat, kuat, rajin, produktif, dan berkualitas, akan menjadi energi positif di lingkungan kerja, dan mampu menurunkan tingkat stres di tempat kerja, termasuk mampu meningkatkan semangat dan kebahagiaan di tempat kerja. Energi positif dari orang-orang yang cerdas menjalani keseimbangan kehidupan dan pekerjaan, akan meningkatkan hubungan antar pribadi yang saling melengkapi, untuk kemajuan organisasi dan pribadi masing-masing.

Work life balance menciptakan etos kerja yang unggul secara alami. Hal ini bisa terjadi, karena setiap orang yang sadar dan mampu menjalani kehidupan kerja yang seimbang, akan memiliki disiplin dan motivasi, untuk menjalankan atau mengerjakan semua tanggung jawabnya dengan totalitas dan penuh perhatian.

Keseimbangan hidup dan kerja akan menciptakan tubuh, jiwa, pikiran, dan emosi yang terhubung dengan semua tanggung jawab dalam sukacita kehidupan. Artinya, orang-orang yang seimbang dalam kerja dan kehidupan, akan memiliki perasaan dan pikiran bahwa apa yang sedang dikerjakan itu merupakan permainan yang sangat disukai atau dicintai.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Video, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mencapai keseimbangan hidup dan pekerjaan dengan produktif, sehat dan bahagia
  2. Memotivasi diri sendiri; mengembangkan keseimbangan hidup dan pekerjaan; mengatasi dan mengelola stres, marah; kesadaran diri untuk keseimbangan hidup, manajemen waktu dan motivasi kerja
  3. Mengidentifikasi peran dan kegiatan yang memerlukan berbagai tingkat perhatian
  4. Mengerahkan kontrol lebih besar atas waktu dan energi
  5. Meningkatkan kualitas manajemen diri untuk hidup dalam multi peran dan fungsi
  6. Meningkatkan kualitas hidup melalui aspek keuangan, kesehatan, keharmonisan, hubungan, spiritual, emosional, intelektual, pekerjaan, dan sosial
  7. Bekerja dengan sikap dan cara holistik yang lebih ikhlas dan tulus
  8. Memiliki sikap positif untuk mengatasi kelelahan mental, jiwa, dan tubu
  9. Menjadi visioner, inovatif, saling menghargai, terbuka dan jujur
  10. Memelihara perasaan bangga kepada organisasi atau perusahaan pemberi kerja

MANFAAT PELATIHAN

  1. Pada akhir pelatihan ini, peserta akan mendapatkan hal-hal berikut:
  2. Memahami proses terjadinya keseimbangan hidup dan kerja di dalam kehidupan pribadi
  3. Memahami apa artinya work life balance dan dampaknya terhadap kualitas kehidupan diri sendiri
  4. Memahami penyebab ketidakseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan
  5. Memahami peran dan tanggung jawab dalam kehidupan dan pekerjaan
  6. Memahami cara mengatasi kesibukan karena pekerjaan yang banyak
  7. Mengatasi tuntutan kompetisi dalam pekerjaan dan mempertahankan konsentrasi
  8. Memahami cara memotivasi diri sendiri dan mengalirkan energi positif ke dalam diri
  9. Memahami cara mengelola emosi dan energi positif di dalam diri
  10. Memahami cara meningkatkan kebahagiaan dan kedamaian hati
  11. Strategi untuk meningkatkan kualitas hidup dan memelihara kesejahteraan
  12. Memahami pentingnya kegiatan yang menstabilkan pikiran, tubuh, dan emosi
  13. Menciptakan tujuan hidup dan bekerja untuk sukses
  14. Memanfaatkan manajemen stres sebagai alat perubahan untuk menjadi lebih produktif
  15. Manajemen pikiran positif untuk membuat diri kuat dan tidak tersentuh stres
  16. Meningkatkan konsentrasi dan mempertahankan fokus pada pekerjaan
  17. Meningkatkan energi dan vitalitas dalam kehidupan kerja dan kehidupan pribadi
  18. Mengurangi kebocoran waktu produktif oleh dampak stres yang berlebihan
  19. Meningkatkan kualitas kesehatan mental dan kepribadian

MATERI PELATIHAN

WORK-LIFE BALANCE 1 HARI 8 JAM

PEMAHAMAN DASAR WORK LIFE BALANCE  (Waktu 30 Menit)

  1. Apa itu rumah dan apa itu kantor?
  2. Memahami tujuan dan maksud dari work life balance

MANFAAT KESEIMBANGAN HIDUP  (Waktu 30 Menit)

  1. Peningkatan kesehatan mental dan fisik
  2. Peningkatan produktivitas

TANDA-TANDA KETIDAKSEIMBANGAN  (Waktu 30 Menit)

Risiko kesehatan, absensi, kelelahan, stres, bosan

MEMBERIKAN PERHATIAN KEPADA KARYAWAN  (Waktu 30 Menit)

Penghargaan, motivasi, saran, bantuan untuk karyawan

MANAJEMEN WAKTU  (Waktu 1 Jam)

  1. Fokus pada prioritas
  2. Belajar mengatakan tidak
  3. Tetap fleksibel
  4. Menjadi yang terbaik

MENETAPKAN TUJUAN  (Waktu 1 Jam)

  1. Menetapkan tujuan
  2. Visualisasi
  3. Memprioritaskan tujuan

CARA KERJA OPSIONAL  (Waktu 30 Menit)

  1. Berbagi kerja
  2. Mendesain kembali kerja
  3. Waktu yang lebih fleksibel

SIKAP DAN PERILAKU DI TEMPAT KERJA (Waktu 30 Menit)

  1. Meninggalkan stres rumah di rumah
  2. Memecahkan tugas besar dalam tugas-tugas kecil
  3. Cerdas mendelegasikan pekerjaan
  4. Akurat dalam penetapan tujuan

SIKAP DAN PERILAKU DI RUMAH  (Waktu 30 Menit)

  1. Meninggalkan stres kantor di kantor
  2. Mematikan telepon untuk interaksi kantor dan sosial
  3. Memfokuskan perhatian pada orang-orang di dalam rumah
  4. Menjaga batas antara urusan rumah dan non rumah

MANAJEMEN STRES  (Waktu 1 Jam)

  1. Latihan fisik, emosi, jiwa, moral
  2. Makan yang sehat dan bergizi
  3. Tidur yang cukup
  4. Interospeksi diri
  5. Penilaian diri sendiri
  6. Bersyukur
  7. Berterima kasih

BEKERJA DARI RUMAH  (Waktu 30 Menit)

  1. Menyiapkan ruang kerja di rumah
  2. Pengaturan batas ruang keluarga dan ruang kerja
  3. Cara berurusan dengan gangguan
  4. Jadwal kerja yang disiplin dan jelas

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI WORK LIFE BALANCE  (Waktu 1 Jam)

  1. Belajar dari kata-kata orang bijak
  2. Memahami pelajaran dari realitas kehidupan
  3. Cerdas menyembatani antara prinsip dan praktik
  4. Bersikap dan bertindak untuk kebahagiaan, kesehatan, kesejahteraan, kedamaian, dan kebaikan bersama

Untuk Training Hubungi:

PT. DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 57 01 505

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 57 381 05

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com