DALAM HUBUNGAN BAIK ADA BENIH HUBUNGAN TIDAK BAIK

“Jika kesadaran dalam bentuk toleransi dan empati mengisi kualitas suara hatinya, maka kebaikan hati mampu memaafkan semua yang selama ini dirasakan telah menyakiti hatinya.”~Djajendra

Pikiran kita yang terlalu banyak menuntut dan berharap agar orang-orang menjadi sama dengan kita akan membentuk sifat yang sulit memperbaiki hubungan. Hubungan baik terbentuk jika kita menerima semua sifat dari segala sesuatu yang diperlihatkan oleh orang lain. Kita harus sadar bahwa setiap orang memiliki kata-katanya, sifatnya, niatnya, tindakannya, dan pemikirannya yang mungkin bertolak belakang dengan kita. Dalam setiap hubungan baik ada benih hubungan tidak baik. Pemikiran dan sifat kita yang dinamis dan mudah berubah menyebabkan masalah dalam hubungan. Hubungan baik dan hubungan tidak baik keduanya datang dari hati dan pikiran yang sama. Seseorang yang hari ini sangat baik mungkin di masa depan menjadi orang yang sangat tidak baik. Sebaliknya, seseorang yang bermusuhan pada hari ini mungkin menjadi sahabat sehati di masa depan. Pikiran kita tidak pernah stabil, apa pun bisa terjadi dalam semua hubungan kita dengan siapa pun.

Sifat manusia mudah berubah dan tidak mungkin selalu menjaga janji untuk selamanya. Perubahan dan tuntutan kehidupan memungkinkan seseorang memperoleh hambatan dari orang yang selama ini sudah memberikan banyak kemudahan. Hanya orang yang mau menerima suka dan duka dalam pikiran yang stabil memiliki kemampuan untuk menjaga hubungan jangka panjang. Jika kita betul-betul mau memiliki hubungan baik, maka kita harus ikhlas dan tulus menerima semua sifat dan kepribadian dari segala sesuatu yang muncul dari orang lain. Misalnya, orang yang sangat kita percaya dan yang sangat kita cintai telah mengkhianati kita, jika kita ikhlas menerima pengkhianatan itu, maka hubungan baik masih dapat dipertahankan. Itulah artinya, menerima sifat dari segala sesuatu yang dihasilkan oleh orang lain.

Hubungan baik mudah berakhir dalam kemarahan dan kebencian. Dalam cinta dan kasih sayang yang luar biasa terdapat benih kebencian dan kemarahan. Selama kita tidak memiliki keikhlasan dan toleransi untuk menerima segala sesuatu yang dihasilkan oleh orang lain, maka hubungan baik kita mudah berubah menjadi hubungan tidak baik. Di mana ada cinta dan kepedulian, kebencian dan ketidakpedulian juga lahir. Semua ini ditentukan cara berpikir kita dalam mempertahankan kepentingan kita. Di mana ada kesulitan, kemudahan juga lahir. Jadi, dalam hubungan yang sulit sesungguhnya sudah lahir benih hubungan baik. Oleh karena itu, jika kita cerdas dan bijak dalam menjalani hidup ini, maka kita tidak akan pernah mempunyai musuh yang abadi, semuanya bisa berubah seiring waktu dan kepentingan.

Tidak ada musuh abadi dan tidak ada teman sejati, semuanya bisa berubah sesuai kepentingan dan pemikiran kita yang beradaptasi dengan perubahan. Jika Anda merasa sangat sakit dengan seseorang, mungkin rasa memaafkan Anda mampu memulihkan hubungan baik. Tidak ada yang tidak mungkin dalam membangun hubungan baik. Dalam lubuk hati terdalam setiap orang ada cinta, ada benci, ada marah, ada dendam, ada kasih sayang; dan jika kesadaran dalam bentuk toleransi dan empati mengisi kualitas suara hatinya, maka kebaikan hati mampu memaafkan semua yang selama ini dirasakan telah menyakiti hatinya. Hubungan baik paling mudah dibangun dari rasa empati dan toleransi, baru kemudian diperkuat dengan kepedulian dan perhatian yang pada akhirnya memunculkan cinta dan kasih sayang yang tulus.

Pikiran kita setiap hari hidup dalam konflik. Pikiran kita yang terbiasa dalam konflik kerjanya tidak lebih hanya melawan sifat kita, melawan diri sejati kita. Kita dibuat tak berdaya dan marah dengan realitas yang kita alami. Jika kita secara sadar tidak mengendalikan pikiran, maka pikiran selalu bergerak liar ke hal-hal yang sebenarnya tidak menguntungkan hidup kita. Hubungan baik tidak mungkin dihasilkan dari pikiran yang bergerak liar tanpa kendali. Pikiran yang liar hanya mampu membangun hubungan jika dia merasa seseorang menarik baginya. Karena sifat hubungan ini lahir dari pikiran liar, maka dalam waktu yang singkat pikiran liar juga bisa menciptakan perasaan tidak nyaman dari seseorang yang sebelumnya menarik dia. Intinya, pikiran liar tidak memiliki kecerdasan dan kebijaksanaan untuk merawat hubungan dalam energi empati dan toleransi, dia selalu melihat setiap hubungan sesuai kepentingannya, bukan untuk kepedulian dan cinta dalam jangka panjang.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

SETIAP LANGKAH HIDUP KITA ADALAH PELAJARAN

“Situasi dan kenyataan yang kita hadapi tidak lebih dari pelajaran yang mengajarkan kita tentang hidup.”~Djajendra

Tidak seorang pun yang mengetahui secara pasti apa yang harus dihadapi selanjutnya. Setiap langkah hidup adalah sekolah, adalah pelajaran, yang memiliki kemungkinan-kemungkinan tak terduga untuk dialami. Kita hidup di sekolah kehidupan yang harus siap menerima materi-materi pelajaran baru, yang sama sekali belum pernah kita ketahui sebelumnya. Kita lulus atau tidak lulus terhadap materi-materi pelajaran tersebut sangat ditentukan oleh kecerdasan dan kebijaksanaan hidup kita. Semakin kita mampu menerima kehidupan nyata dengan gembira dan tenang, semakin besar potensi kita untuk lulus dari materi-materi sekolah kehidupan. Ketika kita tenang dan terkendali saat menghadapi peristiwa atau situasi yang menantang keamanan ego dan mental, maka kita akan menjadi pelajar kehidupan yang cerdas dan hebat di setiap langkah kehidupan kita.

Jalan hidup yang mudah pasti menjadi harapan bagi semua orang, tetapi kehidupan selalu menyediakan tantangan dan situasi yang tidak mudah untuk dihadapi. Kita semua tahu bahwa tidak seorang pun yang senang menghadapi situasi dan masalah yang mempersulit kenyamanan hidupnya. Oleh karena itu, kita membutuhkan pikiran dan persepsi yang membentuk kualitas kita dari energi positif, untuk menghadapi setiap situasi dan peristiwa dalam hidup yang kita jalani. Kita harus sadar bahwa di setiap langkah hidup tersembunyi peluang dan tantangan, situasi tak terduga dan masalah selalu ada di sana. Situasi yang sulit datang dari pikiran negatif kita, bukan dari kenyataan hidup yang kita alami. Sesungguhnya semua peristiwa hidup kita tidak lebih dari materi pelajaran dari sekolah kehidupan, dan jika kita menganggapnya sebagai sesuatu yang sangat serius, maka persoalan hidup akan muncul dari pikiran negatif kita.

Setiap hari berikan sebanyak mungkin pikiran positif ke dalam pikiran, sehingga pikiran positif mampu membersihkan semua pikiran negatif. Ini adalah pekerjaan setiap hari, bukan pekerjaan sekali-sekali. Intinya, pikiran positif tidak menjadi kuat dan mengakar dalam sekejap, memerlukan detik demi detik dan hari demi hari di sepanjang hidup untuk menguatkan diri dengan pikiran positif. Diperlukan disiplin dan ketekunan seumur hidup untuk membersihkan pikiran negatif dengan cara memasukkan pikiran positif setiap hari dalam jumlah yang sebanyak-banyaknya ke dalam pikiran kita. Walaupun kita sudah mulai merasakan kejernihan pikiran, ketenangan dan kedamaian dalam situasi atau peristiwa yang paling sulit, kita harus tetap memiliki ketekunan dan disiplin yang tinggi untuk setiap hari menguatkan pikiran kita dengan pikiran positif. Sekali kita menganggap diri kita hebat dan mampu mengendalikan situasi dan tantangan, kemudian kesombongan kita membuat kita tidak mau lagi menyiram pikiran positif ke dalam pikiran dan persepsi kita, maka secara perlahan-lahan energi negatif mulai mengisi kembali alam bawah sadar kita, sehingga suatu waktu nanti kita tiba-tiba merasa menderita oleh kesulitan dan tantangan. Merawat dan menjaga pikiran positif adalah pekerjaan seumur hidup yang tidak boleh sedikitpun melalaikan atau mengabaikannya.

Menerima setiap situasi dan peristiwa hidup kita sebagai materi pelajaran akan memudahkan kita untuk bersyukur dan bergembira dengan hidup kita. Situasi sulit haruslah dibuat menjadi sesuatu yang kecil dan tidak penting, jangan sampai membesar-besarkan situasi sulit. Hanya pikiran dan persepsi negatif yang memiliki kompetensi untuk membesar-besarkan masalah, sehingga mengabaikan peluang dari masalah tersebut. Kita harus terlatih untuk melihat peluang dari setiap kesulitan dan masalah hidup yang kita alami. Pikiran dan persepsi positif kita memiliki kompetensi untuk menemukan peluang di setiap kesulitan. Pikiran positif menjadikan kita optimis dan percaya diri. Dalam kondisi pikiran kita positif, persepsi kita mampu melihat peluang dari apa yang kita yakini untuk langkah selanjutnya. Jadi, pikiran positif akan menghasilkan persepsi positif terhadap hal-hal yang kita yakini sebagai jalan terang menuju langkah selanjutnya. Jelas, realitas ini menguntungkan perjalanan hidup kita, dan tidak menciptakan ketidakjelasan dan kekacauan dalam pikiran kita.

Pikiran positif kita menciptakan persepsi positif, persepsi positif kita mengalirkan energi positif ke dalam keyakinan hidup kita. Ketika persepsi positif kita menguasai keyakinan hidup kita dengan energi positif; maka energi positif kita mengalir untuk membentuk kata-kata kita, ucapan kita, sikap kita, perilaku kita, tindakan kita, dan membentuk kepribadian kita untuk mengalir dalam kecerdasan dan kebijaksanaan tanpa batas. Kepribadian yang cerdas dan bijak adalah kepribadian yang hebat menumbuhkan potensi di dalam berbagai situasi dan ketidakpastian hidup. Pola pikir negatif adalah limbah mental yang harus dengan rajin dibersihkan setiap hari. Jika limbah mental ini berakumulasi dan tidak pernah dibersihkan dari ruang pikiran dan persepsi, maka setiap tantangan hanya akan memberikan masalah, bukan peluang. Ketika pikiran dan persepsi kita bersih, bebas dari limbah mental, energi positif menjadi kekuatan yang menerjemahkan berbagai masalah sebagai peluang, kemudian memberi kita kecerdasan untuk menyelesaikan masalah dan mengambil peluang bagi kemajuan hidup kita.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBERI PERHATIAN PENUH PADA APA YANG SEDANG KITA LAKUKAN

“Mengistirahatkan pikiran dari berpikir, kita harus terlatih untuk tidak berpikir, dan hanya bernafas dalam rasa syukur.”~Djajendra

Hal baik apa pun yang sedang kita lakukan sekarang berikan perhatian penuh. Segala sesuatu dalam hidup membutuhkan perhatian yang fokus, sungguh-sungguh, dari rasa cinta, sepenuh hati, dan totalitas. Mulailah melatih diri sendiri untuk memberikan perhatian penuh pada hal-hal yang dilakukan sehari-hari, misalnya: ketika kita makan, minum, jalan-jalan, mandi, tidur, berbicara, menulis, bekerja, lakukan semua itu dengan penuh perhatian. Jika perhatian penuh kita menjadi kebiasaan sehari-hari dalam semua hal baik yang kita lakukan, maka kita mampu menghadirkan kualitas terbaik bagi kehidupan kita dan orang lain.

Keberhasilan dan karir yang hebat terjadi ketika kita memusatkan seluruh perhatian pada pekerjaan yang sedang kita tangani, tanpa bermimpi atau tenggelam dalam pikiran. Kita harus hadir sebanyak mungkin untuk melakukan pekerjaan atau tugas-tugas dengan kualitas dan produktivitas. Kita harus sadar bahwa tubuh kita tidak memiliki fasilitas seperti pikiran. Tubuh hanya mampu berada di masa sekarang; sedangkan pikiran memiliki kapasitas untuk berada di masa depan, masa lalu, dan sekarang. Kehidupan dan aktivitas kita sehari-hari membutuhkan tubuh yang kuat dan bugar untuk melakukan semua hal dengan baik. Oleh karena itu, jangan membiarkan pikiran membawa kita kemana-mana, sehingga tugas-tugas kita tidak terselesaikan secara baik.

Pekerjaan kita membutuhkan tindakan terbaik pada saat sekarang, sehingga kita harus menggunakan pikiran inovatif dan kreatif untuk membantu tindakan pada saat sekarang. Pikiran harus digunakan secara bijak dan cerdas, jangan terus-menerus membiarkan pikiran bekerja dan lupa beristirahat. Beberapa kali dalam sehari, mengistirahatkan pikiran dari berpikir, kita harus terlatih untuk tidak berpikir, dan hanya bernafas dalam rasa syukur. Kita harus selalu berada di saat sekarang untuk melakukan tugas kita dengan kualitas terbaik. Kita juga harus selalu sadar untuk meningkatkan tingkat kebugaran tubuh kita, meningkatkan kejernihan pikiran dan hati kita, meningkatkan kesadaran untuk membuat semua hal dalam hidup yang kita jalani menjadi lebih sederhana.

Masa depan yang kita angan-angankan setiap hari adalah ilusi, itu hanya ada dalam pikiran kita, tidak ada tempat lain kecuali hanya dalam pikiran kita. Kehidupan nyata kita terjadi dari tindakan-tindakan dan kebiasaan-kebiasaan yang lakukan setiap hari. Kita boleh menggunakan pikiran kita untuk tujuan belajar dari kesalahan atau keberhasilan di masa lalu, membangun visi masa depan, atau untuk membuat keputusan terbaik. Masa depan kita akan datang dari apa yang sekarang sedang kita lakukan dan apa yang sedang kita berikan kepada kehidupan. Oleh karena itu; tidak perlu terlalu banyak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang menguras energi mental kita, sehingga tindakan kita terabaikan atau tertunda. Boleh saja kita berfantasi, bermimpi, merencanakan, mengkhawatirkan, dan takut tentang masa depan kita; tetapi kita harus cerdas bahwa itu semua hanya ada dalam imajinasi kita, tidak ada di tempat lain. Artinya, hanya ada dalam pikiran kita yang belum tentu terjadi dalam dunia nyata kita.  

Kita perlu mengembangkan kebiasaan-kebiasaan positif untuk memberi perhatian penuh pada apa yang sedang kita lakukan sekarang. Hidup kita sekarang, kita harus memberikan hal-hal terbaik dari kita untuk kehidupan sekarang, dan kehidupan besok akan membentuk kita untuk lebih baik. Jelas, hal ini mudah untuk dikatakan, tetapi tidak mudah untuk dilakukan. Karena itu, dibutuhkan latihan dan kebiasaan agar kita mampu fokus dan penuh perhatian untuk melakukan tugas dan pekerjaan kita pada saat sekarang. Jangan membiarkan hidup kita dibombardir oleh pikiran kita, sehingga kita kehilangan tenaga untuk melakukan tugas hari ini dengan kualitas penuh. Semakin banyak waktu yang kita habiskan untuk melakukan hal-hal positif dan produktif di saat sekarang, semakin kita sedang mendekatkan potensi hebat kita untuk kecemerlangan di masa depan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

DEMOKRASI MEMBUTUHKAN KONTROL DIRI

“Kebebasan yang diberikan oleh demokrasi bukan untuk saling bertentangan dan memperlihatkan perbedaan yang tajam, tetapi untuk saling kontrol diri dalam sikap rendah hati.”~Djajendra

Demokrasi memberi hak kepada warga negara untuk menyampaikan gagasan, ide, pandangan, dan turut serta memilih para pemimpin untuk mengelola pemerintahan yang bekerja bagi kesejahteraan seluruh rakyat. Karena setiap warga negara memiliki hak yang sama, sedangkan kita mengetahui bahwa hidup terjadi dalam perbedaan, maka diperlukan kontrol diri yang tinggi dari setiap warga negara untuk mencapai demokrasi berkualitas tinggi. Perbedaan harus dikelola dalam bentuk kualitas diri terbaik, sehingga mampu memberikan kontribusi yang produktif. Setiap warga negara harus berupaya menciptakan tatanan kehidupan sosial-politik yang tanpa kekerasan, dengan energi positif mengubah diri sendiri menjadi pribadi berharga dan bernilai tinggi untuk kedamaian dan kesejahteraan bersama.

Kebebasan yang diberikan oleh demokrasi bukan untuk saling bertentangan dan memperlihatkan perbedaan yang tajam, tetapi untuk saling kontrol diri dalam sikap rendah hati. Demokrasi tidak bermaksud menciptakan budaya dominan dan mayoritas, demokrasi bermaksud memberi hak kepada setiap warga negara untuk berpartisipasi dalam pembangunan segala hal demi kesejahteraan dan kedamaian hidup bersama. Kebebasan berpendapat terwujud ketika setiap orang menghormati kebebasan berpendapat orang lain. Setiap kali berpendapat haruslah didorong oleh kontrol diri sendiri yang etis dalam budaya sopan-santun. Tidak boleh ada kata-kata dan ucapan bernada tidak sopan di wilayah kehidupan sosial. Semua konflik muncul karena tidak ada pengendalian diri secara mandiri oleh masing-masing pihak yang hidup dalam ruang demokrasi. Kontrol diri adalah akar yang menumbuhkan kedamaian dan kesejahteraan, serta meminimalkan potensi masalah dalam demokrasi.

Budaya sopan santun dalam demokrasi harus diperlihatkan melalui perbuatan, perkataan, pemikiran, dan perasaan yang tanpa kekerasan atau pun kebencian. Tanpa kontrol diri secara mandiri oleh masing-masing kepentingan dalam demokrasi, tidak mungkin kekerasan dan kebencian dapat dikendalikan. Secara alami, setiap warga negara sejak sekolah dasar sudah harus mendapatkan pendidikan dan pencerahan tentang budaya sopan santun dalam perbedaan, termasuk pencerahan secara moral untuk kontrol diri secara mandiri.

Pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan akan terwujud ketika setiap warga negara memiliki pola pikir inovatif dan etos kerja yang produktif. Semangat untuk memberdayakan diri sendiri dalam aktivitas yang menghasilkan nilai tambah harus menjadi kebiasaan atau gaya hidup sehari-hari. Pertumbuhan ekonomi harus menjadi tujuan hidup dari masing-masing warga negara melalui kerja yang menghasilkan nilai tambah bagi kehidupannya sendiri. Intinya, demokrasi memberi hak kepada setiap warga negara untuk menjadi kekuatan produktif bagi kesejahteraan hidup mereka. Jadi, setiap orang berhak memiliki ide, gagasan, dan pandangan yang kreatif untuk membangun kehidupan yang sejahtera dan bahagia.

Demokrasi membutuhkan kesadaran hebat dari setiap kepentingan untuk saling menghargai perbedaan melalui kontrol diri masing-masing. Demokrasi tidak boleh dipisahkan dari etika, sopan-santun, kebenaran, kebersamaan, kerohanian, dan persatuan. Setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan dan kedamaian. Setiap warga negara, walaupun memiliki sudut pandang yang berbeda tajam, tidak boleh mengabaikan etika dan budaya sopan-santun. Ketika etika dan sopan-santun hilang, maka kebahagiaan dan kebersamaan juga akan hilang. Maksud dari demokrasi adalah mewujudkan persatuan warga negara dalam kekuatan produktif untuk mengoptimalkan kesejahteraan bagi semua warga negara, perbedaan yang ada bukan untuk menciptakan ketegangan, tetapi untuk penyempurnaan yang berkembang dalam hubungan kemanusiaan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP

“Jika tidak mengerti lagi jalan menuju tujuan, karena begitu banyak kesulitan dalam hidup, maka tujuan selanjutnya adalah langkah berikutnya, langkah berikutnya menjadi tujuan. Tidak boleh membiarkan kesulitan menjebak kita dan menahan hidup kita di dalam situasinya.”~Djajendra

Hidup kita bergerak dari kemungkinan-kemungkinan, dari kebetulan-kebetulan, dari ketidaktahuan akan realitas di masa depan. Oleh karena itu, setiap saat kita harus menyiapkan diri terbaik untuk mampu meningkatkan kualitas hidup di setiap kemungkinan, kebetulan, dan ketidaktahuan. Kita harus mampu melarutkan diri dalam semua situasi dan beradaptasi dengan kenyataan yang kita hadapi. Kita harus mau menyiapkan mental dan pola pikir inovatif agar setiap saat mudah menyesuaikan diri dengan tantangan yang ada.

Meningkatkan kualitas hidup haruslah bersumber dari kesadaran untuk memainkan peran terbaik di planet ini. Masa hidup kita betul-betul dimanfaatkan untuk sesuatu yang membawa kebaikan dan kebahagiaan bagi hidup kita. Ketika kita sadar bahwa hidup itu sebuah perjalanan dari berbagai kemungkinan, maka kita akan berhenti mengkhawatirkan tentang masa depan, dan mulai meningkatkan kualitas diri terbaik, sehingga mampu menjawab semua tantangan yang dimunculkan dari kemungkinan-kemungkinan yang harus kita hadapi.

Jika setiap langkah hidup kita didasari iman, ketetapan hati, cinta, kepercayaan, dan keseimbangan batin; maka, semua potensi terbaik kita akan muncul dan membantu kita menghadapi segala kemungkinan dan ketidakpastian. Tidak semua hal di dunia ini mudah, manis, indah, dan dapat kita capai. Kita harus selalu menjaga keseimbangan batin dan pengendalian pikiran ketika kita berhadapan dengan situasi atau keadaan yang tidak mudah. Pola pikir dan ketetapan hati untuk terus-menerus meningkatkan kualitas hidup harus mengakar dalam iman dan cinta kepada apa yang kita lakukan. Kesadaran dan tindakan untuk meningkatkan kualitas hidup di sepanjang waktu akan membuat kita maju dan berkembang di setiap zaman.

Hidup kita yang sesungguhnya adalah mengambil langkah selanjutnya. Kelelahan, keraguan, ketakutan, dan ketidakberdayaan tidak boleh menjebak kita dan menahan hidup kita di dalam situasinya. Dalam situasi tidak pasti, kita selalu memiliki satu-satunya pilihan, yaitu: mengambil langkah selanjutnya dan terus bergerak menuju langkah berikutnya. Mungkin pada titik tertentu, kita tidak mengerti jalan menuju tujuan, maka tujuan kita yang selanjutnya adalah langkah berikut. Dengan modal kualitas diri terbaik, kita akan menemukan sukses di setiap langkah selanjutnya walau langkah itu tidak membawa kita kepada tujuan yang kita inginkan. Kita tidak perlu terlalu memikirkan mimpi dan keinginan, kita harus mampu melihat langkah selanjutnya sebagai tujuan dan tujuan sebagai langkah selanjutnya. Tidak perlu terjebak dalam aturan apa pun yang ditetapkan oleh diri kita, teruslah melangkah dan bergerak menuju langkah selanjutnya, dan selanjutnya.   

Jika kita terus-menerus melangkah sambil meningkatkan kualitas diri, maka semua kegagalan dan kesulitan akan lenyap, kita pun akan menemukan sukses yang tidak kita pikirkan sebelumnya. Kita akan mampu menjalani setiap saat dalam hidup kita dengan optimis dan penuh gairah. Hidup kita berputar di sekitar kualitas dan langkah kita. Kita harus gembira dan bahagia di setiap langkah, serta tidak pernah lupa untuk meningkatkan kualitas diri secara konstan. Perjalanan hidup melibatkan pasang surut yang alami, kita harus sadar untuk memiliki modal dalam bentuk kualitas diri dan mental yang tidak pernah menyerah dengan situasi sesulit apa pun. Kebahagiaan dan kegembiraan harus selalu ada dalam diri kita. Sebab, itulah harta dan kekayaan milik kita yang sejati. Jaga pikiran dan emosi dalam damai dan kegembiraan dalam semua situasi. Damai, tenang, dan gembira harus ada di setiap langkah ke depan, ke langkah berikutnya.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENYUKAI PEKERJAAN YANG TIDAK ANDA SUKAI

“Daripada stres dan tidak bahagia dengan rutinitas pekerjaan, Anda harus melakukan sesuatu yang Anda sukai terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai.”~Djajendra

Pekerjaan yang Anda lakukan membutuhkan cinta dan perhatian yang tulus. Jika Anda merasa terpaksa harus bekerja hanya untuk mendapatkan uang dan sama sekali tidak menyukai pekerjaan itu, maka sulit bagi Anda untuk mendapatkan prestasi dan kegembiraan. Tanpa ada cinta dan kesenangan pada pekerjaan, sangat sulit berharap kinerja terbaik. Biasanya, pilihan atau keputusan terhadap pekerjaan yang tidak disukai adalah berhenti dan mencari pekerjaan baru. Sangat beruntung bagi kita jika dalam waktu singkat mampu mendapatkan pekerjaan baru yang disukai. Persoalannya, menemukan pekerjaan yang disukai bukanlah sesuatu yang mudah, lowongan pekerjaan yang terbatas dengan peminat yang banyak menjadikan orang ragu untuk meninggalkan pekerjaan yang dimiliki sekarang. Daripada Anda stres dan tidak bahagia dengan rutinitas pekerjaan, sebaiknya Anda melakukan sesuatu yang Anda sukai terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai. Mulailah belajar mencintai pekerjaan yang dimiliki saat ini. Kendalikan pikiran yang tidak menyukai pekerjaan, kemudian arahkan pikiran untuk peduli dan memberi perhatian dalam upaya menghasilkan kinerja dan prestasi yang hebat.

Jika semua usaha untuk menyukai pekerjaan yang tidak mampu disukai itu gagal, maka fokus untuk menenangkan diri dan jangan berkeluh-kesah. Sekarang, kerjakan saja pekerjaan yang tidak Anda sukai itu dengan sabar dan semampu diri Anda. Ingat, Anda membutuhkan uang, dan pekerjaan yang tidak Anda sukai sedang memberikan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda. Di luar jam kerja, Anda masih dapat melakukan hal-hal yang Anda sukai dan cintai. Temukan sebuah pekerjaan yang memicu kegembiraan dan gairah hidup Anda walau pekerjaan itu tidak menghasilkan uang sama sekali. Anda harus kreatif untuk menambahkan sesuatu ke dalam rutinitas hidup Anda, sehingga kegiatan tersebut membuat Anda bersemangat dan merasa gembira untuk melakukannya setiap hari. Semangat dan kegembiraan yang Anda dapatkan dari rutinitas kerja di luar jam kantor, akan menjadi energi positif untuk mengurangi perasaan negatif terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai di tempat kerja. Pada akhirnya, semangat dan kegembiraan yang setiap hari Anda dapatkan di luar jam kerja tersebut, mampu mempengaruhi Anda untuk memberikan etos terbaik bagi pekerjaan yang tidak Anda sukai. Jadi, di luar pekerjaan yang tidak Anda sukai, Anda harus melakukan hal-hal kreatif yang Anda sukai, sehingga Anda mampu mengisi diri dengan energi positif. Energi positif ini akan memberi Anda kegembiraan, dan kegembiraan Anda ini membantu Anda untuk melakukan pekerjaan rutin yang fokus pada kinerja.

Menumbuhkan nilai-nilai, kebajikan, dan moral dari ke kedalaman jiwa Anda. Satukan suara hati dengan pikiran positif dan membulatkan tekad Anda, untuk membuat Anda bersyukur terhadap pekerjaan dan lingkungan kerja Anda, dan terima pekerjaan yang tidak Anda sukai dengan mengembangkan sikap sabar dan tabah. Katakan setiap hari kepada diri sendiri bahwa Anda memiliki kewajiban untuk memberikan kualitas dan kinerja terbaik bagi pekerjaan Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda sudah menerima gaji dan fasilitas, sekarang Anda harus melatih diri sendiri untuk bisa mencintai pekerjaan yang telah memberi Anda penghasilan. Menemukan alasan kenapa tidak menyukai pekerjaan yang sudah memberi Anda uang dan karir. Katakan kepada diri sendiri untuk menyadari tujuan nyata dari pekerjaan Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa pekerjaan Anda membutuhkan kinerja, prestasi, dan kehebatan agar mampu memberikan kontribusi positif bagi orang lain di lingkungan kerja.  Pahami diri sendiri bahwa Anda memiliki talenta melalui pekerjaan Anda untuk diungkapkan dengan kualitas dan prestasi. Karena itu, jangan memberikan perhatian pada rasa tidak suka, karena semua kekuatan Anda untuk mencapai kinerja akan hilang. Mungkin Anda sangat sulit untuk menyukai pekerjaan Anda, tetapi Anda tidak boleh membiarkan rasa tidak suka menguasai hidup Anda.

Anda harus kreatif dan penuh gairah untuk menangani pekerjaan yang tidak Anda sukai. Anda harus menyelamatkan diri Anda sendiri dari energi negatif yang membuat Anda memiliki rasa tidak suka. Jadilah pribadi yang mengalir bebas ke mana-mana dengan energi kreatif bersama pekerjaan Anda, menjadi pribadi yang sangat adaptif, menyempurnakan etos, dan membentuk wadah yang tepat untuk berkarya dan berprestasi. Biarkan diri sejati Anda bebas untuk mewujudkan impian Anda dengan penuh semangat, jangan lagi memberikan beban energi negatif kepada mental Anda dalam bentuk rasa tidak suka kepada pekerjaan yang memberi Anda gaji dan karir. Gairah dan motivasi adalah kekuatan tindakan. Hidupkan kehidupan kerja Anda dengan tindakan yang menguatkan tujuan dan bekerja dalam kekuatan motivasi yang hebat. Tujuan yang kuat dan jelas membuat Anda tidak pernah lelah dan bosan untuk mencapai tujuan tersebut. Memfokuskan semua kekuatan baik di dalam diri dan membangun keseimbangan semua hal dalam diri Anda, sehingga Anda mampu melewati tantangan dan kesulitan dengan sabar. Penerimaan dan pengakuan jiwa terhadap pekerjaan yang tidak disukai adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kebebasan dari cengkeraman energi negatif. Nilai-nilai positif tidak hanya menjadi sesuatu yang dipahami dan dimengerti, tetapi satu-satunya pilihan terbaik untuk memberi Anda kegembiraan terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI TANTANGAN MASA DEPAN

“Ketika informasi dan berita pesimis mengurangi harapan kita, maka kita harus kembali ke situasi yang penuh optimisme untuk membangun kekuatan dan stabilitas bagi perjalanan kita menuju masa depan.”~Djajendra

Kita semua adalah pejuang kehidupan yang harus selalu mengelola optimisme untuk menghadapi tantangan masa depan. Kita harus menarik diri dari situasi dan emosi yang membuat kita pesimis atau takut dengan masa depan. Kesulitan adalah vitamin untuk memperkuat kualitas diri, tantangan adalah peluang untuk mencapai hal-hal yang lebih tinggi. Untuk menghadapi tantangan masa depan; kita harus fokus pada pemikiran positif, terhubung dengan kesadaran diri sendiri untuk melakukan hal-hal produktif dan berkualitas dalam setiap proses kehidupan, terhubung dengan Tuhan dan menyadari bahwa kasih sayang Tuhan selalu menyertai hidup kita, sehingga kita tidak perlu takut atau kehilangan harapan untuk menghadapi masa depan. Setiap hari kita harus mengatakan kepada diri sendiri bahwa segala sesuatu sedang bekerja untuk menjadikan kehidupan kita lebih baik lagi. Ketika informasi dan berita mengurangi harapan kita, maka kita harus kembali ke situasi yang penuh optimisme dengan kekuatan dan stabilitas bagi perjalanan kita menuju masa depan.

Hidup kita ini adalah untuk mencapai pembangunan berkelanjutan, sehingga penting bagi kita untuk mengembangkan kecerdasan dan kreativitas agar mampu beradaptasi di setiap situasi yang penuh tantangan. Kita harus sadar bahwa kita adalah energi positif yang sangat diperlukan untuk menghasilkan karya, kinerja, prestasi, dan kecemerlangan bagi masa depan. Karena itu, seberat apa pun potensi tantangan yang kita hadapi di masa depan, kita harus memahami dan menerimanya dengan percaya diri. Perubahan itu pasti dan tidak perlu kita menjadi pesimis terhadap sesuatu yang pasti. Tingkatkan pengetahuan yang menjadikan diri kita optimis, kuatkan kualitas intuisi untuk melihat hal-hal baik di masa depan, tingkatkan keyakinan dan kepercayaan bahwa Tuhan selalu menolong dan melindungi hidup kita,  tingkatkan motivasi diri dan gairah untuk menekuni pekerjaan dengan sepenuh hati, mendorong orang lain dengan optimisme dan keyakinan tentang kehebatan masa depan, serta selalu memiliki empati terhadap realitas orang lain untuk mempengaruhi mereka agar optimis dengan masa depan.

Membangun kualitas diri terbaik harus menjadi prioritas untuk bertahan dan unggul dalam persaingan; kita tidak boleh takut dan pesimis; kita hanya perlu memahami, menganalisis, dan mengadopsi hal-hal terbaik untuk memenangkan masa depan terbaik. Pemikiran yang sederhana, semangat juang yang tinggi, moralitas untuk beradaptasi dengan setiap situasi perubahan, selalu memiliki orientasi pada tindakan yang produktif, respon yang cepat, proaktif, serta membangun kepribadian diri sendiri dengan nilai-nilai positif. Sebagai manusia yang paling cerdas untuk beradaptasi dengan segala situasi, maka kita harus selalu mengembangkan pengetahuan diri sendiri dan meningkatkan kesehatan mental untuk menghadapi tantangan yang paling sulit. Jadi, tidak perlu merasa takut dan rendah diri untuk menghadapi kehidupan modern di masa depan. Siapkan kualitas diri; dengan tenang tumbuh; dengan percaya diri tampilkan kualitas diri; diam-diam dan santai mekar menjadi pribadi yang menyebarkan prestasi; selalu bekerja dengan damai dan tenang untuk menjawab tantangan masa depan.

Jika ingin menyingkirkan kesulitan, lupakan saja kesulitan itu. Jika masih sering memikirkan kesulitan, maka kesulitan itu akan semakin terasa berat. Fokus untuk memikirkan solusi dan hal-hal baik yang mungkin dapat ditemukan. Demikian juga, jika hari ini kita menganggap masa depan penuh kesulitan, maka hari ini pun hidup kita akan penuh kesulitan dan ketakutan, hanya karena persepsi kita tentang masa depan yang buruk. Kita harus percaya pada masa depan yang cemerlang dan lebih baik; itu menyatukan kita dengan etos untuk berkarya dan memiliki kinerja, serta tidak ada yang dapat memecah belah fokus kita untuk mendapatkan masa depan terbaik. Karena itu; kita harus menjaga optimisme terhadap masa depan, tidak perlu mengkhawatirkan apa pun, kita memiliki kecerdasan untuk beradaptasi dengan kemajuan. Wawasan dan pengetahuan yang sempit menjadikan kita terbatas untuk menuju masa depan yang lebih baik. Wawasan dan pengetahuan yang sempit hanya mampu menampilkan perilaku egois dalam sikap rendah diri. Jelas, hal ini menjadikan kita khawatir dan takut dengan masa depan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

Previous post:

KEMBALI KE ALAM

“Ketika kita memberi waktu dan cinta kepada alam, maka alam akan memberi kesenangan dan sukacita bagi kita.”~Djajendra

Alam menyediakan kedamaian, keindahan, ketenangan, dan kegembiraan bagi kita. Rutinitas kerja perlu dihentikan sejenak untuk menyatu dengan alam yang damai. Setiap kali kita memberikan keindahan alam ke mental kita, maka kebaikan akan menyehatkan hidup kita. Prestasi dan kinerja menjadi sulit dihasilkan, jika hidup selalu dalam tekanan dan stres. Karena itu, kita harus kembali ke alam dan memberdayakan diri untuk mengikuti kehidupan yang damai dan indah.

Pekerjaan berkualitas membutuhkan kepribadian yang bahagia dalam ketenangan pikiran. Jika di tempat kerja setiap hari kita menghadapi rutinitas untuk menyelesaikan tanggung jawab, maka kesibukan dalam rutinitas tersebut kadang-kadang menghilangkan ketenangan dan kebahagiaan. Jika tidak mudah bagi kita untuk mendapatkan kebahagiaan dan ketenangan dari rutinitas kerja sehari-hari, maka mungkin setidaknya kita mengingatkan diri sendiri untuk masuk ke alam yang indah. Setiap kali kita memberikan alam yang indah ke mental dan emosional, itu akan menyehatkan kehidupan kerja kita.

Stres yang berlebihan di tempat kerja tidak hanya menciptakan penderitaan bagi kita, tetapi juga menciptakan kerugian bagi pekerjaan kita. Karena itu, secara rutin, kita harus menyediakan waktu untuk terhubung dengan alam. Ketika alam memberi kita pengalaman kualitas-kualitas, seperti: keheningan, ketenangan, kedamaian, keindahan, kemurnian, kesenangan, kebahagiaan, kegembiraan, dan cinta; maka, semua kualitas itu mampu memurnikan diri kita dari tekanan dan stres. Semua kualitas dan sifat yang diberikan alam tersebut sesungguhnya sudah ada di dalam diri kita. Jadi, ketika kita menyatu dan terhubung ke alam, muncul kesadaran kita untuk memahami nilai-nilai dan sifat-sifat baik kita yang berada di ke kedalaman jiwa kita. Dan, hal ini mampu kita manfaatkan untuk mengurangi stres dan tekanan dalam rutinitas kerja sehari-hari.

Kita harus mampu membawa kualitas-kualitas  dan pengalaman yang indah tersebut untuk diterapkan serta mengalami nilai-nilai yang indah itu dalam kehidupan kerja, kehidupan pribadi, serta kehidupan sosial dan keluarga. Walaupun kita dalam hiruk-pikuk aktivitas kantor sepanjang hari, pengalaman kita bersama alam yang indah akan mengingatkan diri kita tentang nilai-nilainya dan menghubungkan jiwa kita, untuk memaksimalkan keberadaan kita di tempat kerja sebagai pencipta kinerja dan prestasi terbaik.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

TUGAS UTAMA MANAJER PADA HARI INI

“Kepribadian manajer yang kaya integritas, indah, dipercaya harus tetap kuat dan tegar saat berada dalam situasi yang paling tidak jujur.”~Djajendra

Tugas utama manajer pada hari ini adalah menciptakan suasana tempat kerja yang bahagia dan produktif. Manajer harus cerdas menjalankan manajemen untuk menciptakan situasi yang diinginkan; manajer tidak boleh membiarkan situasi menciptakan realitas, tetapi menciptakan realitas melalui etos dan kecerdasan yang terus-menerus di tingkatkan dalam lingkungan kerja. Karyawan yang merasa bahagia di lingkungan kerja mampu memberikan yang terbaik. Jika suasana tempat kerja membuat karyawan tidak bahagia, mereka tidak akan memberikan kinerja terbaik. Karena itu, tugas utama manajer haruslah selalu menjaga energi positif di lingkungan kerja agar setiap karyawan mampu merasakan kebahagiaan.

Jika kebiasaan-kebiasaan buruk menciptakan suasana di lingkungan kerja, maka manajer tidak boleh menyebut dirinya sebagai manajer. Manajer boleh menyebut dirinya sebagai manajer jika mampu menciptakan suasana tempat kerja sesuai dengan nilai-nilai budaya kerja. Menjadi manajer berarti mampu menciptakan apa pun yang dilihat sebagai hal terbaik, yang dapat dikerjakan saat ini untuk mendapatkan hasil terbaik. Manajer yang baik mampu menciptakan kebiasaan-kebiasaan positif untuk ditularkan kepada setiap karyawan di lingkungan kerja. Jadi, jika ada hal-hal yang kurang disukai manajer di lingkungan kerja, itu berarti bukannya ada yang salah dengan karyawan atau lingkungan tempat bekerja. Semua hal-hal yang tidak disukai itu terjadi karena manajer belum cukup memperhatikan kebahagiaan hati di lingkungan tempat kerja.

Ketika manajer tidak mampu membangun suasana bahagia di lingkungan kerja, maka energi negatif akan mulai merusak semua harapan dan impian karyawan. Mungkin pada awalnya karyawan melamar kerja dengan harapan mendapatkan tempat kerja yang paling baik. Tetapi, setelah beberapa tahun bekerja, rutinitas yang sama dalam kebiasaan-kebiasaan buruk akan menciptakan perasaan dan pikiran yang negatif terhadap tempat kerja. Kondisi ini akan memicu tumbuhnya budaya kerja yang buruk dan rendah kinerja. Di samping itu, setiap karyawan yang berpikir negatif dan menciptakan perasaan buruk terhadap lingkungan kerja akan mulai memproduksi hal-hal buruk, seperti: malas, suka gosip, kurang disiplin, rendah integritas, dan berbagai kebiasaan-kebiasaan buruk yang menghasilkan tanggung jawab yang rendah terhadap apa yang dikerjakan.

Manajer perlu menjadikan dirinya mampu dalam membangun kebahagiaan yang harmonis di tempat kerja. Artinya, seorang manajer tidak hanya hebat dalam hal manajemen, pengetahuan, etos, dan keterampilan penting lainnya. Tetapi, sebagai manajer mampu menampilkan diri positif untuk memperkuat kemanusiaan melalui energi cinta dan kepedulian. Kesabaran, integritas, ketenangan, kepedulian, dan cinta harus menjadi inti dari kepribadian manajer dalam menghadapi situasi yang tidak tersentuh. Kepribadian manajer yang kaya integritas, indah, dipercaya harus tetap kuat dan tegar saat berada dalam situasi yang paling tidak jujur. Manajer harus tetap tampil dengan pemikiran yang kaya integritas, sopan, dan berkualitas saat menghadapi situasi dimana kejujuran dan tanggung jawab tersentuh oleh energi negatif. Manajer harus melatih dirinya secara terus-menerus agar mampu melalui proses kerja tanpa tersentuh energi negatif. Kalau manajer tidak mampu dan kalah oleh energi negatif, maka energi negatif tersebut akan menguasai jalan hidup manajer di tempat kerja.

Tugas manajer pada hari ini adalah memotivasi dan membangunkan kesadaran setiap orang di tempat kerja untuk bekerja dengan cinta dan kualitas yang tinggi. Jika orang-orang di sekitar manajer mencintai pekerjaan dan menghormati manajer dengan sepenuh hati, maka mereka selalu ingin melakukan yang terbaik melalui etos terbaik mereka untuk kesuksesan manajer, dan manajer pun tidak akan mendapatkan kesulitan yang luar biasa untuk menjalankan manajemen yang berkualitas. Intinya, ketika kesadaran dan motivasi dari setiap karyawan di sekitar manajer benar-benar ingin melakukan yang terbaik melalui pekerjaan untuk manajer, maka saat itu manajer dapat menjalankan manajemen dengan luar biasa. Ketika manajer menjadikan semua orang di sekitarnya sebagai bagian dari impian kesejahteraan dan kebahagiaan, maka kinerja dan prestasi terbaik dapat dihasilkan secara terus-menerus oleh manajer.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PEKERJAAN TERBAIK DIHASILKAN DARI PIKIRAN YANG TENANG

“Pikiran yang tenang adalah kunci pencapaian kinerja terbaik.”~Djajendra

Setiap orang berhak untuk memiliki prestasi dan kinerja terbaik; ini berarti tidak hanya cukup memiliki etos yang hebat, pengetahuan yang tinggi, keterampilan yang berkualitas, dan pengalaman yang luas. Diperlukan pikiran yang tenang dan terkendali untuk fokus pada setiap proses dalam pencapaian kinerja. Bagaimanapun pikiran yang tenang dan positif adalah dasar yang sangat diperlukan untuk mencapai hal-hal terbaik dalam hidup. Tanpa pikiran yang tenang dan positif kita akan terjebak dalam kekacauan hidup, dan hal ini akan menjauhkan semua potensi terbaik yang kita miliki untuk diwujudkan dalam bentuk prestasi.

Pekerjaan yang berkualitas didasarkan pada harapan-harapan untuk sesuatu yang bahagia dan memenuhi impian. Karena itu, saya selalu berpandangan bahwa tujuan utama dari sebuah pekerjaan berkualitas adalah untuk menciptakan kebahagiaan bagi setiap stakeholder. Jika setiap stakeholder merasakan kebahagiaan atas pekerjaan yang Anda lakukan, maka itu artinya pekerjaan Anda sudah sangat berkualitas. Agar dapat menciptakan pekerjaan berkualitas, Anda harus bekerja dengan perasaan bahagia dan pikiran yang tenang. Perasaan bahagia dan pikiran yang tenang ini harus tetap didasarkan pada rasa cinta terhadap apa yang Anda kerjakan, etos yang paling baik, pengetahuan dalam kesadaran yang tinggi, pengertian terhadap semua yang dikerjakan, keterampilan, wawasan, dan kreativitas tanpa batas.

Ketika kebahagiaan Anda sangat konsisten dengan setiap hal yang Anda kerjakan dalam rasa cinta, maka Anda tidak akan pernah merasakan hal-hal yang bersifat penderitaan di sepanjang proses kerja. Secara fisik dan mental; Anda selalu merasa kuat, serta memiliki rasa kepuasan yang tinggi walau Anda harus menjalani proses yang sangat melelahkan. Intinya, kebahagiaan Anda memberikan rasa kepuasan yang mendalam walaupun jam kerja Anda melebihi tanggung jawab. Kelelahan tidak akan dirasakan ketika kebahagiaan sedang sangat kuat di dalam pikiran, emosi, dan jiwa. Kebahagiaan di dalam diri mampu memberikan tenaga berkali lipat bagi Anda untuk proaktif dalam proses kerja. Anda pun mampu bekerja dengan energik dan penuh semangat untuk mendapatkan hasil terbaik.

Pikiran yang tenang sangat penting untuk kebahagiaan hidup di lingkungan kerja. Jika kehidupan kerja Anda terlatih dalam pikiran yang tenang, maka tujuan Anda bekerja mampu mencapai kepuasan. Jika Anda sudah mampu hidup dari dalam diri sendiri, dan tidak lagi mudah terganggu dengan peristiwa-peristiwa dari luar diri Anda; maka, Anda sudah memiliki dasar yang kuat untuk hidup dalam pikiran yang tenang. Pada akhirnya, tidak masalah dengan situasi yang tidak pasti dalam dunia kerja; apa pun situasinya, Anda tidak akan terpengaruh; ketenangan mental Anda bersumber dari dalam diri Anda, sehingga semua peristiwa negatif yang bersumber dari luar diri Anda, tidak lagi memberikan dampak negatif bagi Anda untuk menjalani proses kerja terbaik.

Jika Anda yakin bahwa pekerjaan terbaik dihasilkan dari pikiran yang paling tenang, maka ini akan menjadi keyakinan yang kuat untuk menyingkirkan semua masalah dan kekacauan yang ada di dalam pikiran. Sekarang, Anda tidak perlu fokus untuk menyingkirkan semua masalah dan kekacauan yang ada di dalam pikiran, sebab hal ini tidak praktis dan sulit untuk dilakukan. Anda cukup fokus melatih pikiran untuk selalu tenang dalam situasi atau keadaan apa pun. Jika Anda sukses melatih pikiran untuk selalu tenang, maka Anda tidak perlu lagi bekerja keras untuk menyingkirkan semua masalah dan kekacauan yang ada di dalam pikiran Anda. Sebab, pikiran Anda yang tenang itu secara otomatis sudah menghilangkan semua energi negatif yang membuat pikiran Anda kusam dan kacau.

Pikiran yang tenang saat menghadapi kekacauan dan ketidakpastian dalam proses kerja haruslah menjadi bagian dari kepribadian positif. Jika pikiran tidak terkendali dan tidak mampu tenang, maka segala masalah akan timbul. Jika setiap saat Anda bergulat dengan masalah, hal ini akan membuat Anda sulit berprestasi dan memiliki kinerja yang baik. Tidak mungkin kita mengingkari bahwa masalah itu tidak ada, masalah selalu ada bagi semua orang, tetapi pikiran yang tenang mampu melihat masalah dengan jelas dan mengatasinya dengan solusi yang kreatif.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com