PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM

PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM

DESKRIPSI

Whistleblowing system sebagai alat untuk pencegahan terhadap praktik tata kelola perusahaan yang buruk. Whistleblowing system mampu menguatkan sistem manajemen resiko dan membantu melindungi reputasi perusahaan. Whistleblowing system sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang terbaik dan pengelolaan resiko yang berkualitas.

Perusahaan yang kuat dan sehat menjadikan whistleblowing system sebagai komponen penting dalam budaya perusahaan. Setiap karyawan di internal perusahaan harus dapat menjalankan whistleblowing system dengan cara-cara yang profesional. Karyawan yang profesional dengan integritas diri yang berkualitas mampu mendeteksi, mencegah, dan sekaligus menjadi whistleblower bagi kemajuan perusahaan. Semua kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik; semua kegiatan yang dianggap ilegal, tidak etis, melanggar prosedur, dan berbahaya bagi perusahaan; haruslah ditindaklanjuti dengan tegas dan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati oleh setiap insan di internal perusahaan.

Continue reading “PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM”

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI

DESKRIPSI

Apapun itu pekerjaan seorang manajer, baik itu sedang mengelola departemen atau tim proyek, wajib untuk mengetahui cara menyelesaikan pekerjaan dengan benar dan profesional. Pekerjaan manajerial terjadi dengan bantuan orang lain; bantuan itu bersumber dari atasan, bawahan, dan rekan kerja lintas fungsi. Bagi manajer yang berkualitas, melakukan pekerjaan itu sebenarnya tidaklah sulit, persoalan rumit muncul saat manajer harus menghabiskan banyak waktu untuk mengelola hubungan dengan orang lain dan berkomunikasi dengan baik agar orang lain itu mengerti untuk membantu kebutuhan manajer dalam menyelesaikan pekerjaan. Intinya, manajer tidak hanya harus hebat dalam menguasai keterampilan teknis, tetapi juga harus hebat dalam menguasai ketrampilan manajerial yang begitu luas dan kadang tanpa batas.

Setiap manajer atau calon manajer perlu mengembangkan dan meningkatkan kemampuan manajerial secara berkelanjutan seiring perkembangan karir dan saat harus memenuhi tantangan manajerial baru. Keterampilan seperti: mendelegasikan, memotivasi, berkomunikasi, merencanakan, mengevaluasi, mengkoordinasi, dan memahami dinamika tim adalah beberapa keterampilan utama yang sangat dibutuhkan. Dengan keterampilan tersebut, seiring dengan kesabaran dan ketenangan diri yang hebat, manajer dapat menjalankan fungsi manajerial dengan sangat efektif.

Pemimpin memberi visi, inspirasi, dan tantangan untuk mencapai target terbaik kepada setiap manajer. Untuk itu, setiap manajer harus bekerja dengan fokus pada manajemen yang baik. Manajer bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua proses kerja dilakukan dengan tata kelola yang baik, aturan yang benar, dan secara etis. Manajer harus menguasai banyak keterampilan manajerial supaya dapat menjadi manajer yang diandalkan oleh kepemimpinan di organisasi.

Manajemen yang efektif hanya dapat dijalankan oleh para manajer yang melengkapi dirinya dengan berbagai keterampilan. Jadi, manajer yang hebat itu selalu hebat dalam keterampilan-keterampilan, seperti: perencanaan, pendelegasian, komunikasi, motivasi, eksekusi, menganalisa situasi dan keadaan, hubungan antar pribadi, pelayanan, kemampuan untuk memperbaiki, fokus, disiplin, manajemen waktu, mengelola masalah dan menemukan solusi, inovatif, kreatif, mampu menterjemahkan visi dan instruksi pemimpin, serta mudah beradaptasi dengan perubahan. Selanjutnya, setiap keterampilan yang dimiliki manajer harus dapat melengkapi keterampilan dan kompetensi dari semua pihak di dalam organisasi. Manajer yang hebat selalu sadar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua keterampilan tersebut sehingga manajer dapat membantu organisasi, staf, dan kepemimpinan untuk mencapai tujuannya secara efisien dan efektif.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan managerial skills manajer. Program ini membantu peserta untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang ada pada realitas kualitas keterampilan manajerial saat ini, sehingga peserta dapat memanfaatkan program pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas manajerial skillnya agar dapat menjadi manajer yang andal dan hebat di tempat kerja. Peserta akan belajar cara mengarahkan potensinya ke sumber keterampilan manajerial terbaik, sehingga potensi dan keterampilan yang dimiliki dapat mengembangkan kualitas dirinya menjadi lebih hebat lagi.

Program pelatihan ini didasarkan pada beberapa keterampilan manajerial yang paling penting dan wajib untuk dikuasai oleh setiap manajer. Keterampilan manajerial tersebut meliputi: cara memahami dinamika kerja tim dan fokus dalam membangun hubungan baik di internal organisasi; cara memilih dan mengembangkan orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat; cara mendelegasikan secara bijak dan efektif; cara memotivasi dan menggairahkan semangat staf; cara mengelola disiplin dan menghadapi konflik; cara berkomunikasi yang baik; cara merencanakan, membuat keputusan, dan pemecahan masalah; cara menghindari kesalahan manajerial yang umum; cara bertindak dan mengeksekusi; cara menjadi satu kekuatan tim dalam visi yang sama. Ini semua adalah sebagian dari keterampilan dasar manajerial yang harus terus-menerus ditingkatkan agar dapat menikmati kesuksesan sebagai manajer andal dan hebat. Dalam pelatihan ini, setiap keterampilan tersebut akan dieksplorasi secara lebih rinci dan lebih mendalam.

TUJUAN MOTIVASI

  1. Menjadi kekuatan yang hebat dalam pelaksanaan kegiatan dan operasional organisasi, serta dalam pencapaian target yang ditetapkan.
  2. Melakukan dan mengerjakan tugas-tugas manajerial secara optimal dengan kinerja terbaik.
  3. Menjadi kekuatan andal dalam proses manajemen yang efektif, yaitu: efektif dalam interaksi antara atasan dengan bawahan untuk proses merencanakan, mengendalikan, mengeksekusi, dan mengarahkan staf  dalam mencapai kinerja terbaik.
  4. Efektif menggunakan semua keterampilan manajerial dalam menghadapi tantangan, serta menyelesaikan suatu pekerjaan dengan kinerja terbaik.

MANFAAT MOTIVASI

  1. Mampu menyelesaikan masalah dengan inisiatif dan tanggung jawab sebelum diminta atasan.
  2. Mampu mendelegasikan pekerjaan pada orang yang tepat dan pada waktu yang tepat.
  3. Mampu berkoordinasi dengan anggota tim untuk memperbaiki perilaku yang berdampak negatif pada pelayanan organisasi.
  4. Mampu membuat keputusan dengan analisis yang cermat dan juga dalam hal tertentu menggunakan intuisi.
  5. Mampu fokus dan bekerja dengan disiplin yang tinggi bersama tim untuk mencapai hasil terbaik.
  6. Mampu meningkatkan kualitas keterampilan teknis untuk menjalankan pekerjaan manajerial yang efektif.
  7. Mampu melakukan pertemuan, berbicara, memahami, mendengarkan, dan meningkatkan hubungan positif agar semua pekerjaan terselesaikan dengan baik.
  8. Mampu menghindari konflik dan selalu membangun hubungan kerja yang saling mengerti.
  9. Mampu memotivasi staf atau anggota tim dan mencocokan kebutuhan masing-masing individu dengan bijak.
  10. Mampu belajar dari kesalahan dan tidak pernah melempar kesalahan kepada pihak mana pun.
  11. Selalu berbicara dengan anggota tim atau staf tentang tujuan atas pekerjaan yang dilakukan, serta menghubungkannya dengan tujuan keseluruhan organisasi.
  12. Mampu melakukan eksekusi dengan terencana bersama gabungan tim yang benar-benar melakukan pekerjaan secara profesional dan baik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS SELAMA 2 HARI

HARI PERTAMA

SESI 1: BEKERJA DALAM DINAMIKA TIM DAN MENDORONG HUBUNGAN YANG BAIK

Sub Bahasan

  1. Memahami bagaimana tim beroperasi (kepemimpinan, manajer, dan staf).
  2. Mendorong dan mendukung orang-orang melalui proses kerja.
  3. Memahami nilai-nilai kepemimpinan.
  4. Mampu menterjemahkan visi, semangat, dan tekad kepemimpinan.
  5. Membantu tim kerja menjadi sepenuhnya efektif dan produktif.
  6. Membangun keseimbangan dalam keragaman keterampilan, kepribadian, dan perspektif.
  7. Mengarahkan perbedaan ke arah positif, menciptakan hubungan yang akur, menyelesaikan konflik tim, serta menggunakan perbedaan tim untuk menjadi kreatif dan inovatif.

SESI 2: MEMILIH DAN MENGEMBANGKAN ORANG YANG TEPAT

Sub Bahasan

  1. Menemukan pegawai-pegawai berbakat dan hebat di internal atau pun di luar organisasi.
  2. Menyadari bahwa pikiran manusia tidak terkendali, tapi manusia bisa diatur untuk mencapai yang terbaik.
  3. Mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk kesuksesan tim kerja.
  4. Memahami kebutuhan kualitas dan keterampilan untuk pembangunan organisasi.
  5. Melakukan penilaian secara adil, jujur, benar, dan sesuai fakta.
  6. Meningkatkan keterampilan rekrutmen , tes perekrutan yang tepat, dan uji kemampuan untuk mengisi kebutuhan organisasi.

SESI 3 : MENDELEGASIKAN SECARA EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Menggunakan kecerdasan dan kemampuan orang lain melalui pendelegasian tugas.
  2. Siapa yang diberi delegasi dan bagaimana mendelegasikan.
  3. Faktor penting yang berkontribusi pada tugas delegasi.
  4. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum mendelegasikan tugas.
  5. Prinsip untuk mendelegasikan dengan sukses.
  6. Menetapkan dan mempertahankan kontrol dalam delegasi.

SESI 4 : MEMOTIVASI ORANG

Sub Bahasan

  1. Keterampilan manajer untuk memotivasi orang lain.
  2. Memahami bahwa motivasi itu bersifat pribadi.
  3. Semua orang memiliki tingkat motivasi yang berbeda.
  4. Orang-orang termotivasi oleh berbagai hal.
  5. Mengenal anggota tim pada tingkat pribadi memungkinkan Anda memotivasi mereka dengan lebih baik.
  6. Memberikan umpan balik secara teratur adalah strategi yang kuat untuk memotivasi anggota tim.

HARI KEDUA

SESI 5: MENGELOLA DISIPLIN DAN MENGHADAPI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Disiplin adalah kunci untuk mencapai tujuan dan menciptakan kinerja yang lebih baik.
  2. Mengelola disiplin untuk menghindari masalah dengan kinerja individu.
  3. Disiplin adalah keterampilan yang dipelajari untuk bisa memiliki kemauan yang kuat.
  4. Meningkatkan disiplin dengan latihan: mengakui kelemahan diri, tetapkan rencana yang jelas, berkomitmen dengan rencana, menerima ketidaknyamanan, visualisasikan keuntungan dari disiplin Anda, mengakuhi kesalahan dan memperbaiki.
  5. Memfasilitasi sebuah resolusi untuk konflik langsung diantara anggota tim.
  6. Mengenali konflik dan mengatasi penyebabnya, bukan hanya menekan gejalanya atau menghindarinya

SESI 6: BERKOMUNIKASI SECARA EFEKTIF DAN BIJAK

Sub Bahasan

  1. Memberi tahu tim Anda apa yang terjadi dan terus menginformasikannya sebanyak mungkin.
  2. Briefing tim adalah keterampilan komunikasi yang harus dikuasai manajer.
  3. Mendengarkan, membimbing, dan memfasilitasi kebutuhan anggota tim secara efektif.
  4. Memahami persepsi tim dan berfungsi sebagai moderator untuk mengarahkan tim.
  5. Mendengarkan semua orang dan memberikan jawaban yang diperlukan oleh anggota tim.
  6. Berkomunikasi dengan kekuatan empati dan toleransi.

SESI 7: PERENCANAAN, PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Sub Bahasan

  1. Pembuatan rencana kegiatan.
  2. Eksekusi program.
  3. Pemecahan masalah.
  4. Manajemen waktu.
  5. Evaluasi program.
  6. Pengambilan keputusan.
  7. Kemampuan analisis.

SESI 8: MENGHINDARI KESALAHAN MANAJERIAL YANG UMUM

Sub Bahasan

  1. Tidak berpikir bahwa Anda dapat mengandalkan keterampilan teknis Anda sendiri.
  2. Tidak meminta atasan Anda untuk memecahkan masalah Anda.
  3. Tidak menempatkan atasan Anda dalam posisi canggung karena harus membela Anda.
  4. Tidak meminta atasan Anda untuk memberi tahu kepada orang lain.

Untuk training hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

LAKUKAN EKSEKUSI TUJUAN ANDA DENGAN PERCAYA DIRI

“Visi jarang berubah, tujuan akhir jarang berubah, tetapi strategi eksekusi untuk mencapai tujuan boleh berubah sesuai situasi dan kondisi yang Anda hadapi.”~Djajendra

Ketika Anda memiliki tujuan, Anda harus bertindak untuk mewujudkan tujuan tersebut. Tujuan tanpa tindakan adalah lamunan, tindakan tanpa tujuan adalah kekacauan. Sebuah perencanaan haruslah diikuti dengan eksekusi yang terencana dalam SOP yang baik. Tidak boleh asal eksekusi. Eksekusi yang profesional haruslah dilakukan oleh orang-orang dengan kompetensi dan kepribadian yang sesuai dari tujuan eksekusi tersebut. Eksekusi yang baik haruslah taat kode etik dan aturan yang disepakati. Eksekusi tanpa aturan, tanpa etika, tanpa SOP, hanya akan menciptakan kekacauan.

Sehebat apapun sebuah perencanaan, bila tidak dieksekusi dengan profesional, maka tidak akan mendapatkan hasil apapun. Hasil hanya didapatkan melalui eksekusi. Wacana, rencana, dan pemikiran yang tidak pernah dikerjakan di wilayah eksekusi, hanya akan menjadi mimpi yang tidak pernah terwujud. Diperlukan keberanian untuk bertindak dan mengeksekusi. Jangan biarkan rencana hanya berputar-putar di dalam pikiran, karena tidak akan menghasilkan yang Anda inginkan. Rencana harus dilakukan dalam tindakan eksekusi yang profesional.

Eksekusi muncul ketika Anda bersedia mengambil resiko atas apa-apa yang Anda lakukan. Miliki etos, doa, intuisi, energi, dan waktu untuk membuat rencana Anda sempurna di wilayah eksekusi. Bertindaklah dengan percaya diri dan keyakinan penuh. Layani eksekusi dengan sepenuh hati dan berikan perhatian penuh. Setiap jam, setiap hari, fokuskan perhatian pada semua rincian atas eksekusi tersebut. Jangan mengabaikan hal-hal kecil, karena hal-hal kecil bisa membuat eksekusi Anda terlambat atau tidak sesuai jadwal.

Keberhasilan hanya ada di dalam tindakan, bukan di dalam rencana ataupun keinginan. Untuk mencapai tujuan besar, Anda harus menetapkan sasaran-sasaran kecil sebagai jembatan untuk mencapai tujuan besar. Jadi, tetapkan tujuan besar atau mimpi besar, lalu capailah kondisi-kondisi tertentu sebagai sukses-sukses kecil sebelum mencapai sukses dalam tujuan besar Anda.

Bermimpilah setinggi langit dan miliki cita-cita yang sangat tinggi, lalu dengan rendah hati, kerjakan selangkah demi selangkah untuk mencapai sukses-sukses kecil melalui proses jatuh-bangun sebelum mencapai sukses besar. Michelangelo, seniman dan sang legenda itu pernah berkata: “Bahaya yang lebih besar bagi kebanyakan kita bukanlah bahwa tujuan kita terlalu tinggi dan kita merindukannya, tapi terlalu rendah dan kita mencapainya.” Intinya, Anda harus memiliki rencana dan impian yang sangat besar untuk mencapai apapun. Kemudian, semua impian dan rencana tersebut mampu Anda kerjakan di wilayah eksekusi untuk mewujudkannya menjadi nyata. Di wilayah eksekusi, bukan lagi sebatas pikiran Anda, tetapi sudah berakumulasi dengan pikiran banyak orang. Jadi, di wilayah eksekusi, Anda harus betul-betul cerdas sosial dan mampu berkomunikasi dengan setiap kepentingan agar satu arah dengan tujuan Anda.

Tuliskan dan gambarkan rencana Anda dengan baik, lalu gunakan akal sehat dan percayalah pada keajaiban, yang memungkinkan Anda untuk mencapai sesuatu yang dirasakan oleh orang lain tidak mungkin. Yakinlah bahwa Anda mampu mewujudkan mimpi dan tujuan Anda. Miliki kepercayaan diri dan miliki kepercayaan bahwa Tuhan selalu membantu Anda untuk mencapai keberhasilan di setiap tujuan Anda.

Setelah Anda menetapkan tujuan, Anda harus memiliki komitmen untuk bekerja lebih tekun dalam disiplin yang tinggi. Tetapkan sasaran dari mulai yang paling kecil, lalu bekerja keraslah dengan sungguh-sungguh untuk mencapai sukses atas sasaran tersebut. Setiap hari, kerjakan tujuan Anda dengan sepenuh hati. Kalau gagal atau salah jalan, jangan putus asa, segera perbaiki dan kembalilah ke jalan yang benar.  

Setiap hari, pelajari kembali tujuan Anda. Mungkin ada hal-hal yang belum disempurnakan ke dalam tujuan Anda. Jadi, gunakan akal sehat dan integritas Anda untuk menilai dan mengevaluasi tujuan Anda. Rencana harian haruslah dieksekusi setiap hari, lalu dievaluasi hasilnya, dan dimotivasi agar mampu bergerak lebih cepat dan lebih lincah untuk mencapai hasil terbaik.  

Perjalanan hidup adalah perubahan, jadi Anda tidak perlu ragu untuk memperbaiki ataupun melakukan perubahan terhadap strategi tindakan Anda. Visi jarang berubah, tujuan akhir jarang berubah, tetapi strategi eksekusi untuk mencapai tujuan boleh berubah sesuai situasi dan kondisi yang Anda hadapi. Oleh karena itu, lakukan revisi atas semua rencana tindakan atau eksekusi dalam mencapai tujuan. Anda tidak perlu ngotot dengan satu cara, Anda harus menjadi kreatif untuk menemukan cara yang paling efektif.

Setiap rencana eksekusi harus terinci dan spesifik. Hal-hal terkecil dalam rencana eksekusi harus diperhatikan melalui strategi yang tepat. Sebuah eksekusi harus rinci, tertulis, terorganisir, spesifik, berkualitas, ada kompetensi, ada motivasi, ada integritas, ada tanggung jawab, dan didukung oleh orang-orang yang siap bekerja keras untuk berhasil. Intinya, eksekusi harus terlihat dalam tindakan sehari-hari dan dapat diukur hasil akhirnya. Eksekusi ada dalam sifat rencana jangka pendek yang merupakan rencana dalam operasional sehari-hari. Sedangkan visi, tujuan, harapan, impian, prestasi, kinerja, ada dalam sifat rencana jangka panjang.

Rencana haruslah realistis dan optimis. Setiap rencana yang Anda buat harus ada keyakinan untuk mencapainya. Jadi, jangan terobsesi untuk sesuatu yang tidak realistis. Bila tujuan Anda tidak masuk akal karena tidak didukung dengan sumber daya, maka Anda harus berani untuk memperbaikinya agar masuk akal. Menetapkan tujuan yang sangat tinggi harus didasarkan kemampuan dan kesiapan mental untuk mewujudkannya. Bila tujuan tidak masuk akal, lalu Anda gagal dalam eksekusi, maka Anda bisa kehilangan kepercayaan diri. Jadi, pastikan rencana Anda sangat realistis dan mampu Anda mencapainya dengan sempurna.

Kesabaran dan kemampuan untuk menahan ambisi. Motivasi dan ambisi yang tinggi sangat bagus, tetapi ketika eksekusi Anda terhalang oleh hal-hal yang tidak Anda perhitungkan, maka Anda harus bisa menahan diri dan bersikap sabar. Tenangkan diri, berdoalah kepada Tuhan untuk minta visi yang jelas,  bertanggung jawablah, lalu temukan solusi dari kejernihan dan ketenangan pikiran Anda.

Setiap hari, fokuskan perhatian untuk mengerjakan secara rinci setiap komitmen Anda di wilayah eksekusi. Kuatkan mental sukses Anda di sepanjang waktu kerja. Lakukan olah raga rutin dan jaga daya tahan tubuh Anda agar tetap bugar di wilayah eksekusi. Bila mental dan tubuh Anda lemah dan tak kuat menghadapi realitas di wilayah eksekusi, maka Anda mudah stres dan sulit mencapai kinerja terbaik. Jadi, miliki komitmen dan disiplin diri yang tinggi untuk menjaga mental dan tubuh agar selalu siap menghadapi berbagai ketidakpastian di wilayah eksekusi.

Gunakan afirmasi untuk menguatkan keyakinan dan kepercayaan diri Anda dalam mencapai sukses. Bekerjalah di tengah orang-orang yang termotivasi untuk mencapai sukses. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang mampu menginspirasi, memotivasi, mendorong, membantu, mendukung, dan memberikan kekuatan kepada Anda agar keinginan dan tujuan Anda tercapai. Anda harus benar-benar hidup di tengah orang-orang yang berpikiran sama dengan Anda. Orang-orang itu tidak harus ada secara fisik, tetapi cukup ada secara pikiran. Jangan biarkan Anda ada diantara orang-orang pesimis yang tidak yakin bahwa Anda bisa mencapai apa yang Anda inginkan.

Kegagalan hanya terjadi kalau Anda berhenti. Jadi, jangan berhenti walau rintangan dan kesulitan membuat Anda kehilangan arah. Ketika badai merusak rencana besar Anda, maka Anda membutuhkan Tuhan sebagai penolong. Dekatkan diri kepada Tuhan, tingkatkan kepercayaan diri, tingkatkan disiplin, tingkatkan ketekunan, tingkatkan keyakinan, dan bertindaklah dari hal-hal terkecil untuk bisa kembali ke arah yang benar. Ingat selalu bahwa kesulitan dan ketidakberhasilan adalah ujian dari sekolah kehidupan untuk naik kelas. Sebagian besar keberhasilan eksekusi tercapai setelah berhasil mengalahkan potensi kegagalan. Oleh karena itu, jangan menyerah saat semua yang Anda lakukan tidak menghasilkan apapun. Jangan menyerah saat semua yang Anda kerjakan dengan penuh semangat mengalami kegagalan dan kehilangan arah. Jangan menyerah saat tujuan dan kerja keras Anda dihadang oleh pengkhianatan yang tidak terduga. Jadi, tetaplah menjadi kuat dan yakin dengan tujuan Anda. Fokuskan perhatian dan tingkatkan tekad dengan kesabaran yang luar biasa untuk mencapai sukses. Kesuksesan di wilayah ekseksui adalah milik orang-orang yang tidak pernah berhenti walau berkali-kali dihentikan oleh kegagalan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN PERCEPATAN EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KEUNTUNGAN 2017

PELATIHAN PERCEPATAN EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KEUNTUNGAN 2017

DESKRIPSI

Tantangan bisnis terbesar yang harus dihadapi saat ini adalah menjaga optimisme dan meningkatkan kinerja agar tetap kompetitif di tengah ketidakpastian dan gangguan. Dalam hal ini; untuk meningkatkan kinerja, tidak cukup hanya tergantung pada hierarki dan proses manajerial; setiap insan perusahan harus mampu membawa etos kerja terbaiknya lalu bekerja dengan gesit, cepat, tepat, akurat, benar, dan produktif.  

Perusahaan harus bisa membangun mindset bisnis yang terus-menerus mencari keunggulan kompetitif tanpa mengganggu operasional harian. Perubahan dan tantangan dibidang keuangan, sosial, lingkungan, politik, dan ekonomi menjadi sangat dinamis. Jelas, realitas ini memerlukan jawaban dari kekuatan internal organisasi, untuk selalu kreatif dan inovatif dalam menghadapi bisnis yang bergerak dengan sangat cepat.

Pencapaian kinerja ditentukan oleh kekuatan eksekusi untuk meningkatkan kinerja. Kekuatan eksekusi ada pada perilaku dan sikap yang mudah beradaptasi dengan realitas. Dalam proses pencapaian target, dunia ilusi(strategi/rencana)akan bertemu dengan dunia realitas ( eksekusi). Begitu terjun ke dalam wilayah eksekusi – Pikiran akan diisi oleh data, fakta, dan informasi dari dunia realitas. Bagi Anda yang senang tantangan akan menikmati semua rintangan dan kesulitan, sedangkan bagi Anda yang tidak suka tantangan akan menghadapi stres dan rasa tak mampu.

Program Motivasi Percepatan Eksekusi untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Keuntungan adalah materi yang dirancang untuk memotivasi insan perusahaan agar meningkatkan kinerja dengan cara bereaksi lebih lincah, meningkatkan kecepatan, memanfaatkan peluang, menghindari ancaman, meningkatkan kreativitas dan inovasi dari yang sudah ada; serta kesadaran bahwa tidak seorangpun yang bisa melawan laju perubahan, apalagi mencoba mengabaikan perubahan.

Melalui pelatihan ini peserta diberikan kesadaran bahwa pikiran dan strategi yang mengalir dalam kreativitas, serta tindakan dan perilaku yang hidup dalam inovasi adalah sesuatu yang mutlak untuk dimiliki oleh setiap insan perusahaan agar bisa memenangkan kompetisi dengan kinerja terbaik. Dalam hal ini, setiap insan perusahaan harus memiliki kekuatan dinamis yang terus-menerus mencari peluang, memiliki inisiatif untuk menjawab tantangan dengan cepat dan efisien, serta kesadaran untuk mengoptimalkan potensi dengan etos kerja terbaik agar dapat menciptakan energi kemenangan untuk menghadapi tantangan bisnis yang besar.

Program Motivasi ini akan membangun keyakinan dan kepercayaan diri peserta untuk selalu optimis dan bergerak menuju pencapaian terbaik. Eksekusi bisnis yang hebat membutuhkan cara-cara luar biasa dari orang-orang biasa. Melalui workshop ini, peserta akan meningkatkan kesadaran untuk menguatkan kompetensi, etos kerja, kepribadian, dan profesionalisme agar dapat melakukan eksekusi terbaik untuk pencapaian target terbaik. Peserta akan memahami bahwa pencapaian target membutuhkan fokus yang tinggi, perhatian penuh, keterlibatan secara profesional, kolaborasi, komunikasi, akuntabilitas, integritas, energi besar, berbagi informasi dan pengetahuan dalam percepatan eksekusi agar dapat mencapai target sesuai rencana.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Menjaga optimisme, meningkatkan kinerja, meningkatkan kelincahan dan kecepatan, serta cerdas memetakan ancaman di sepanjang proses kerja.
  2. Memahami kinerja yang harus dicapai, menguasai rute perjalanan pencapaian kinerja tersebut, dan mampu mengatasi rasa takut dari wilayah eksekusi yang tidak dipahami.
  3. Menumbuhkan mental pemenang yang siap bekerja di luar zona kenyamanan dengan kreatif dan inovatif.
  4. Mengembangkan rasa percaya diri di wilayah persiapan, memulai, mempercepat, dan mencapai kinerja.
  5. Mudah bertransformasi dan beradaptasi dengan tantangan dan kedinamisan yang ada, serta mampu mengalokasikan beban kerja sehingga target dapat diselesaikan tepat waktu.
  6. Terwujudnya hubungan kerja yang produktif dengan pemangku kepentingan dan mitra kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu bekerja dengan optimis dan meningkatkan kecepatan kerja di dalam setiap situasi tanpa merasa terganggu oleh kesulitan.
  2. Peserta diharapkan menjadi termotivasi untuk mendukung proyek/pekerjaan dengan yakin, percaya diri, jelas, fokus, cepat, tepat, akurat, produktif, dan penuh semangat.
  3. Peserta mampu membangun kekuatan pencapaian target melalui fokus, perhatian penuh, keterlibatan, motivasi, kolaborasi, komunikasi, akuntabilitas, energi besar, berbagi informasi dan pengetahuan dalam percepatan pencapaian target.
  4. Peserta mampu menjaga pikiran dan strategi untuk selalu mengalir dalam kreativitas, serta tindakan dan perilaku yang bekerja dalam inovasi agar bisa memenangkan kompetisi dan kinerja terbaik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI MOTIVASI PERCEPATAN EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KEUNTUNGAN

Tema: Percepatan Eksekusi untuk Meningkatkan Growth dan Profit

Sub Bahasan

  1. Bekerja dan melayani bisnis untuk tetap kompetitif dan unggul.
  2. Membangun rasa urgensi untuk pencapaian target dan kinerja terbaik.
  3. Meningkatkan posisi terdepan di setiap pasar. 
  4. Karakter kerja yang mampu mengubah arah dan menerapkan strategi baru.
  5. Bergerak lebih cepat dan bersahabat dengan realitas ekonomi.
  6. Tidak boleh ada kesenjangan antara strategi dan eksekusi.
  7. Individu saling membantu untuk kemenangan yang lainnya.
  8. Pikiran, perasaan, dan tindakan dalam kekuatan integritas untuk kinerja terbaik.
  9. Menguatkan budaya eksekusi di dalam pikiran kreatif dan tindakan inovatif.
  10. Menjadikan diri Anda sebagai aset dalam pencapaian target dan reputasi.
  11. Menciptakan koalisi untuk kolaborasi yang solid.
  12. Aktif mengembangkan visi perubahan untuk pencapaian yang lebih tinggi.
  13. Mengkomunikasikan visi melalui sistem dan misi.
  14. Memberdayakan potensi melalui tindakan berbasis pencapaian terbaik.
  15. Bekerja untuk menghasilkan kemenangan jangka pendek dan jangka panjang.
  16. Tidak pernah menyerah atau berhenti untuk meningkatkan kinerja terbaik.
PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI

DESKRIPSI

Bisnis yang tumbuh terus-menerus adalah cara untuk mencapai kinerja bisnis yang berkelanjutan. Kinerja bisnis yang berkelanjutan dapat menciptakan modal untuk  ekspansi usaha. Ketika setiap karyawan dan pimpinan bersatupadu dalam budaya integritas, maka bisnis harian dan ekspansi bisnis dapat dijalankan berdasarkan integritas. Diperlukan karakter integritas karyawan dan pimpinan yang hebat dan andal dalam memperjuangkan kesuksesan bisnis di setiap situasi. Kesadaran untuk menjadikan integritas sebagai nilai dasar pribadi dan nilai dasar di tempat kerja, akan menciptakan perilaku kerja yang andal dan hebat untuk mencapai kinerja bisnis terbaik.

Integritas adalah fondasi untuk membangun kinerja dan prestasi bisnis terbaik. Integritas menghasilkan perilaku kerja yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, etis, terpercaya, rajin, tekun, andal, dan melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Integritas adalah sebuah nilai yang harus dijadikan fondasi untuk semua perilaku kerja, agar pekerjaan yang dikerjakan itu berkualitas tinggi dan sesuai tujuan.

Karyawan dan pimpinan dengan integritas selalu sadar untuk membangun hubungan kerja yang produktif dengan rekan kerja, atasan, bawahan, pelanggan, dan stakeholder lainnya. Mereka tampil dengan jujur dan dapat dipercaya untuk menjalankan misi perusahaan secara profesional. Integritas di dalam perilaku kerja memudahkan mereka untuk terhubung dalam kolaborasi dan koordinasi kerja, yang bersumber dari keikhlasan dan ketulusan di dalam melayani perusahaan.

Karyawan dan pimpinan tanpa integritas membawa resiko yang tinggi bagi perusahaan, apalagi saat perusahaan mau melakukan ekspansi usaha yang lebih besar. Tanpa integritas dipastikan orang-orang memiliki perilaku tidak jujur dan tidak etis. Akibatnya, mereka berpotensi menjadi energi negatif yang menghambat pertumbuhan bisnis, sehingga perusahaan sulit mencapai prestasi dan kinerja tinggi. Apalagi, bila karyawan dan pimpinan itu tidak memiliki integritas; tetapi, mereka sangat pintar, cerdas, rajin, tekun, disiplin, andal, hebat, kreatif, berdaya tahan tinggi, dan bertenaga hebat dalam melayani pekerjaannya; maka, mereka dipastikan menjadi pribadi yang paling beresiko dan berbahaya bagi perusahaan. Tanpa integritas, kecerdasan dan segala kehebatan menjadi potensi kerugian bagi perusahaan.

Tidaklah mudah dan murah untuk memiliki karyawan dan pimpinan dengan integritas tinggi. Diperlukan fondasi dasar dalam bentuk moralitas pribadi yang teruji positif, serta kemampuan karyawan dan pimpinan untuk menjalankan etika bisnis dan kode etik perusahaan dengan penuh tanggung jawab. Integritas dihasilkan dari niat dan kesadaran untuk menjadi jujur dan bertanggung jawab penuh atas segala sesuatu yang dikerjakan. Jadi, dilihat atau tidak dilihat, orang dengan integritas tetap bersikap dan berperilaku sesuai aturan.

Di samping mempercayai integritas karyawan dan pimpinan; perusahaan juga harus mengembangkan sistem, budaya, dan tata kelola yang memaksa atau menyadarkan karyawan dan pimpinan untuk menunjukkan perilaku integritas dan etis di tempat kerja. Berharap dari niat dan kesadaran karyawan dan pimpinan untuk bekerja dengan integritas tidaklah mudah.

Program Pelatihan Ekspansi Usaha Berlandaskan Integritas membangun perilaku dan mental peserta untuk menjalankan bisnis dengan integritas. Peserta diharapkan mampu memahami apa itu integritas, dan bagaimana cara menginternalisasikan integritas ke dalam diri, serta menjadikannya sebagai perilaku sehari-hari di tempat kerja.

METODOLOGI

Fokus pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Membekali mental dan perilaku integritas untuk mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Menjadikan integritas sebagai fondasi dalam pembentukan karakter diri yang lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.
  3. Berperilaku jujur dan menghindari perilaku koruptif.
  4. Membekali mental dan perilaku yang siap beradaptasi dengan ekspansi usaha, serta menampilkan integritas yang kuat di setiap proses ekspansi usaha.

MANFAAT

  1. Memahami dampak integritas terhadap peningkatan pencapaian kinerja dan kesuksesan dalam ekspansi usaha.
  2. Memahami bahwa integritas menciptakan tindakan dan perilaku positif yang dipercaya oleh orang lain.
  3. Memahami manfaat dari integritas yang meningkatkan kepercayaan semua stakeholders.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.
  5. Tindakan yang diperlukan untuk membangun reputasi perusahaan agar mendapat hasil dan pangsa pasar yang terus-menerus meningkat.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS 

  1. Integritas menjadikan anda bekerja dengan cinta dan sukacita
  2. Pikiran, ucapan, dan perbuatan dalam satu kekuatan integritas.
  3. Bekerja tanpa integritas akan merugikan diri sendiri, perusahaan, dan pelanggan.
  4. Menempatkan integritas dalam praktek.
  5. Dampak integritas untuk sukses pribadi dan perusahaan.
  6. Membangun bisnis dengan integritas dan mendapatkan hasil dari integritas.
  7. Perusahaan adalah manusia, bisnis adalah manusia.
  8. Integritas berdampak positif pada pangsa pasar.
  9. Kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  10. Belajar dari kegagalan Enron.
  11. Mengendalikan ego dalam implementasi integritas.
  12. Peran etika bisnis dan kode etik terhadap integritas.
  13. Pentingnya integritas menurut Warren Buffett.
  14. Belajar integritas dari Michal Jordan
  15. Integritas membangun fondasi bisnis yang kuat.
  16. Memperoleh sumber daya yang dibutuhkan untuk tumbuh dan menjaga integritas bisnis.
  17. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab individu.
  18. Mendorong perusahaan untuk meningkatkan sukses yang lebih besar.
  19. Menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  20. Membangun kepercayaan dari waktu ke waktu berfondasikan integritas.
  21. Menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  22. Membangun hubungan yang dipercaya oleh klien, pemegang saham, karyawan, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya.
  23. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.
  24. Menghindari konflik dan rasa curiga dengan pihak lain.
  25. Tidak membiarkan seorangpun mengambil motivasi dan energi Anda.
  26. Hidup adalah perubahan, jadilah pemenang yang mudah beradaptasi.

Untuk training hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER 2016

pelatihan-business-ethics-untuk-leader-2016

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 8 JAM 2016

JUDUL: PENTINGNYA ETIKA BISNIS DALAM PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN

DESKRIPSI

Dalam bisnis saat ini, ada banyak contoh dari praktik bisnis yang tidak etis pada perekonomian secara keseluruhan. Untungnya, ada juga banyak contoh positif etika dalam bisnis yang menggarisbawahi pentingnya kekuatan etis untuk mendorong kesuksesan bisnis.

Sekarang ini, pemerintah Indonesia sangat serius menjalankan pelayanan publik yang etis dan berkepastian hukum yang kuat. Pemerintah sedang berperang melawan pungutan liar atau pungutan tidak resmi. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya reformasi dibidang hukum dengan tujuan akhir agar masyarakat sadar hukum. Realitas ini, haruslah segera disikapi oleh dunia korporasi untuk menjadikan lingkungan kerja sebagai wilayah yang sadar hukum, yang patuh menjalankan etika bisnis dengan integritas yang tinggi.

Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis tidak boleh lagi dibiarkan hidup di wilayah normatif, harus segera ditransformasikan ke wilayah perilaku, sehingga setiap orang di dalam perusahaan memiliki sikap dan perilaku etis yang berintegritas tinggi. Etika dan moralitas individu yang baik adalah dasar yang penting untuk dapat menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Dan juga, tata kelola bisnis yang terbaik menjadi dasar untuk dapat menjalankan Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis di tempat kerja.

Dengan adanya kesadaran yang lebih tinggi dari para pemangku kepentingan untuk menjalankan etika bisnis dari sebelumnya, adalah penting bagi perusahaan untuk segera mengambil langkah serius dalam mengembangkan etika bisnis sebagai budaya kerja yang konsisten di tempat kerja. Sekarang ini, melalui internet, para stakeholder sudah mempublikasikan etika bisnis yang mereka jalankan; termasuk nilai-nilai perusahaan, visi, misi, dan tata kelola yang terbaik. Realitas ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan sudah menjalankan transparansi secara keseluruhan sebelum masuk ke hubungan bisnis. Jadi, sudah tidak boleh lagi ada wilayah abu-abu atau wilayah dilema dalam menjalankan etika bisnis.

Menjadi sebuah organisasi yang berkomitmen untuk standar etika yang tinggi tidak hanya hal yang benar untuk dilakukan, itu juga menguntungkan. Budaya kerja yang etis membangun realitas kerja dengan integritas yang tinggi. Kondisi ini menghilangkan skandal keuangan, menghilangkan kepemimpinan yang lemah, menghilangkan praktik bisnis yang tidak bermoral yang mahal,  dan meminimalkan berbagai resiko yang berpotensi fatal bagi keberlangsungan perusahaan. Organisasi yang membangun etika bisnis yang positif ke dalam budaya perusahaan mereka, menciptakan kerangka untuk menjaga dialog terbuka dan responsif terhadap pertimbangan etis, bahkan disebut sebagai evolusi bisnis dan mengambil tantangan baru.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari 8 Jam ini memotivasi pengetahuan peserta tentang cara mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari, termasuk cara berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi sebagai keterampilan kepemimpinan yang kuat untuk mengembangkan budaya etis di tempat kerja. Perusahaan mendapatkan keuntungan dengan memiliki pemimpin dengan etika bisnis yang stakeholders harapkan. Kepemimpinan etis adalah salah satu kunci penting dalam membangun budaya kerja yang etis di tempat kerja.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari 8 Jam ini membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis; sehingga perusahaan menjadi lebih dipercaya oleh setiap stakeholders. Perilaku kerja yang etis membuat reputasi perusahaan lebih dipercaya. Jelas, hal ini mendorong bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis dan resiko bisnis yang tidak pasti.

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat integritas dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan budaya kerja dengan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Membangun kesadaran dan akal sehat kepemimpinan tentang pentingnya menjalankan etika bisnis untuk memperkuat kepemimpinan di dalam menjalankan bisnis dan organisasi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN

  1. Mengingatkan kembali prinsip etika bisnis termasuk prinsip-prinsip dalam kode etik.
  2. Mengembangkan keterampilan kepemimpinan dalam menunjukkan prinsip-prinsip etika bisnis.
  3. Bagaimana pemimpin dapat menjadi panutan etis? Apa langkah-langkah/ tindakan dapat pemimpin mengambil untuk mengintegrasikan perilaku etis dalam organisasi?
  4. Meningkatkan penilaian yang baik dan akal sehat etika yang dihadapi bisnis, memecahkan beberapa contoh kasus etika bisnis selama sesi workshop.

MANFAAT

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

  1. Mampu menjalankan kepemimpinan yang etis di tempat kerja, serta selalu bersikap dan berperilaku berlandaskan panduan etika bisnis dan kode etik perilaku.
  2. Mampu menjalankan prinsip-prinsip tata kelola bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab.
  3. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis sehingga tidak terjebak dalam dilema.
  4. Mampu menjalankan hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  5. Mampu mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari.
  6. Mampu berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi dan memperkuat kepemimpinan etis di internal organisasi.

METODE

Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PK.08.00 – PK 10.00 WIB. SESI 1: IMPLEMENTING BUSINESS ETHICS IN THE WORKPLACE

Sub Bahasan

  1. Etika bisnis & manfaat mengelola etika
  2. Pelaksana etika di tempat kerja
  3. Pedoman mengelola etika di tempat kerja
  4. Peran dan tanggung jawab
  5. Etika pemberi kerja & etika karyawan
  6. Mengidentifikasi jenis tanggung jawab
  7. Penanganan tanggung jawab sosial dan konflik bisnis
  8. Dasar-dasar keputusan etis
  9. Prinsip etis dalam bisnis
  10. Perlindungan bisnis yang etis
  11. Dilema umum etika
  12. Membuat keputusan etis
  13. Whistle blowing
  14. Pakta Integritas

PK.10.00 – PK.10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -PK.12.15 WIB. SESI 2 : MANAGERIAL ETHICS , ETHICS IN BUSINESS & EMPLOYER / EMPLOYEE RIGHTS

Sub Bahasan

  1. Etika manajerial & manajemen etis
  2. Kebijakan privasi & isu pelecehan
  3. Teknologi dan etika bisnis
  4. Bisnis dan tanggung jawab sosial
  5. Mengidentifikasi karakteristik
  6. Memastikan perilaku etis & perilaku tidak etis
  7. Mengenali dan identifikasi perilaku tidak etis
  8. Mencegah dan mengatasi perilaku tidak etis
  9. Intervensi terhadap perilaku tidak etis
  10. Mengatasi kebutuhan etika dalam bisnis
  11. Mengembangkan kode etik
  12. Melakukan etika internal audit
  13. Menjunjung tinggi program etika

PK.12.15 – PK.13.30 WIB. ISHOMA

PK.13.30 -PK.15.00 WIB. SESI 3: ETHICAL LEADERSHIP – DOING THE RIGHT THING

Sub Bahasan

  1. Best habits dan mindset untuk menjadi pemimpin yang Etis
  2. Menjalankan nilai – nilai organisasi dengan standar etika yang tinggi
  3. Memimpin dengan prinsip-prinsip kejujuran dan integritas setiap hari: menepati janji, memiliki tanggung jawab pribadi, menghormati orang lain, melayani, dan bekerja dengan aturan-aturan yang benar
  4. Menjadi teladan untuk standar perilaku etis yang tinggi
  5. Menyatukan nilai-nilai pribadi dengan nilai-nilai perusahaan
  6. Mengenali dilema etis dan mampu bersikap bijak
  7. Mendengarkan suara hati dan melayani pekerjaan dengan hati nurani
  8. Evaluasi kembali keputusan sebelum bertindak
  9. Memberi pengaruh untuk standar etika yang tinggi, model perilaku yang tepat, integritas dan akuntabilitas yang konsisten
  10. Menguatkan budaya etis di setiap aspek di dalam organisasi

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI :

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN KEBIASAAN-KEBIASAAN TERBAIK UNTUK MEMBENTUK PEMIMPIN UNGGUL PROGRAM 4 HARI 2016

PELATIHAN KEBIASAAN-KEBIASAAN TERBAIK UNTUK MEMBENTUK PEMIMPIN UNGGUL PROGRAM 4 HARI 2016

DESKRIPSI

“Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka keunggulan, bukan dari tindakan, tetapi dari kebiasaan.”~Aristoteles

Pemimpin selalu menginginkan untuk disukai dan didukung oleh semua stakeholders dengan konsisten. Pemimpin yang cerdas pasti sadar bahwa pekerjaan dan tanggung jawab besarnya selalu ditonton, dilihat, diawasi, didengarkan, diperhatikan, dikritisi, dan dituntut berkinerja tinggi. Jelas, semua ini membutuhkan kebiasaan sehari-hari yang unggul untuk menjawab harapan stakeholder.

Program pelatihan selama 4 hari ini bertujuan membentuk sikap, perilaku, karakter, dan kebiasaan sehari-hari sebagai kekuatan untuk memimpin. Kebiasaan untuk memberikan keunggulan dalam setiap tindakan yang produktif, termasuk untuk menumbuhkan kinerja yang unggul.

TUJUAN

  1. Membangun kesadaran dan motivasi untuk membekali kepemimpinan dengan kebiasaan-kebiasaan unggul dalam mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Mengembangkan kebiasaan-kebiasaan kepemimpinan yang  lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.

MANFAAT

  1. Merasakan dampak dari kebiasaan-kebiasaan unggul terhadap peningkatan kinerja dan kebahagiaan di tempat kerja.
  2. Meningkatkan hubungan dan komunikasi yang dipercaya.
  3. Menggerakan semua fungsi manajemen menjadi produktif dan terhubung dalam keharmonisan kerja.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

JADWAL DAN MATERI PEMBAHASAN PELATIHAN KEBIASAAN-KEBIASAAN TERBAIK UNTUK MEMBENTUK PEMIMPIN UNGGUL SELAMA 4 HARI 

Day 1/ Hari 1

PK. 08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: KEBIASAAN-KEBIASAAN “EXCELLENCE” PEMIMPIN UNTUK BEKERJA PRODUKTIF DAN HARMONIS DENGAN KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Karyawan adalah kekuatan dan tulang punggung pemimpin.
  2. Kesuksesan pemimpin ditentukan oleh kualitas dan keandalan karyawan.
  3. Membangun kepemimpinan yang kuat dan unggul melalui revolusi mental: integritas, etos kerja, dan gotong royong.
  4. Kebiasaan untuk merawat karyawan sebagai aset perusahaan yang paling penting.
  5. Kepribadian positif yang mudah berinteraksi dengan berbagai karakter karyawan.
  6. Mind set untuk melayani kepribadian karyawan yang berbeda.
  7. Kesadaran untuk memahami apa yang karyawan inginkan.
  8. Memahami cara memuaskan harapan dan kebutuhan karyawan.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 2 : PERILAKU DAN KEBIASAAN PEMIMPIN UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Membawa nilai-nilai dan kebiasaan produktif ke lingkungan kerja.
  4. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  5. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.
  6. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  7. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  8. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK.13.00 -15.30 WIB. SESI 3: MEMIMPIN EKSEKUSI PENCAPAIAN KINERJA TERTINGGI DAN MENGAWAL TIM EKSEKUSI MENCAPAI PRESTASI TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan kebiasaan eksekusi sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi.
  2. Bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  3. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  4. Yakin bahwa kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  5.  Memudahkan pelayanan dan mempercepat proses kerja.
  6. Strategi dan eksekusi dalam satu nafas.
  7. Memfokuskan energi sukses setiap orang dalam eksekusi.
  8. Kebiasaan untuk menguatkan budaya perusahaan.
  9. Pemimpin dan karyawan adalah aset untuk meningkatkan kinerja.

Day 2/ Hari 2

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 4: KEKUATAN DARI KEBIASAAN INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS

Sub Bahasan

  1. Integritas menjadikan pemimpin jujur pada diri sendiri.
  2. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab.
  3. Integritas meningkatkan kepercayaan pasar pada perusahaan.
  4. Kebiasaan untuk menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  5. Menjalankan kebijakan dan prosedur dengan integritas.
  6. Integritas menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  7. Integritas membangun hubungan yang dipercaya oleh semua pemangku kepentingan.
  8. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 5 : REVOLUSI MENTAL

Sub Bahasan

  1. Siap bertransformasi dan berani bekerja di luar zona nyaman.
  2. Revolusi mental untuk penguatan integritas pribadi.
  3. Revolusi mental untuk penguatan etos kerja.
  4. Revolusi mental untuk penguatan gotong royong.
  5. Menyiapkan mental, jiwa, pikiran, emosi yang menyatu dengan nilai-nilai budaya organisasi.
  6. Mental dan perilaku yang taat dan disesuaikan dengan budaya unggul dan good governance.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK.13.00 -15.30 WIB. SESI 6: PENGEMBANGAN KARAKTER

Sub Bahasan

  1. Pengembangan konsep diri.
  2. Pengembangan harga diri.
  3. Pengembangan jati diri.
  4. Pengembangan karakter Pribadi: jujur, baik, benar, respek, tanggung jawab, adil, melayani, rendah hati, percaya, integritas, akuntabilitas, disiplin diri, manajemen diri, keberanian, menjadi warga perusahaan yang andal.
  5. Pengembangan karakter Sosial: ramah tamah, kebajikan, peduli, pengasih, sopan, terpercaya, bekerja sama, kolaborasi, komunikasi, hubungan antar pribadi.

Day 3/ Hari 3

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 7: ETOS KERJA

Sub Bahasan

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan.
  2. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu.
  3. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat.
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik.
  5. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 8 : KERJA SAMA YANG SOLID

Sub Bahasan

  1. Peran individu dalam tim dan kerja sama.
  2. Pengaruh akuntabilitas dan integritas dalam kerja tim.
  3. Menjadi bagian dari sistem kerja sama yang solid.
  4. Menjaga disiplin untuk kemajuan tim dari waktu ke waktu.
  5. Peran setiap anggota tim dalam membangun tim yang unggul.
  6. Kombinasi dari peran yang dibutuhkan dalam sebuah tim yang ideal.
  7. Kepribadian yang ideal untuk kerja tim.
  8. Mengatasi konflik dalam kerja sama tim.
  9. Membiasakan bekerja dalam budaya kolaborasi dan koordinasi.
  10. Komunikasi dan hubungan antar pribadi yang baik mempermudah kerjasama yang solid.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK.13.00 -15.30 WIB. SESI 9: MOTIVASI

Sub Bahasan

  1. Perilaku pemenang dan mental pemenang.
  2. Bekerja dan menjalani proses hidup untuk hasil terbaik.
  3. Tidak pernah berhenti untuk melewati proses pencapaian terbaik.
  4. Berani mengambil keputusan dan bertindak dengan percaya diri.
  5. Memahami bahwa kegagalan adalah batu loncatan untuk sukses.
  6. Mengelola waktu untuk fokus pada tujuan hidup.
  7. Menguatkan kekuatan dan membangun mental sukses.
  8. Fokus pada sebuah misi hidup yang lebih besar dari diri Anda.

Day 4/ Hari 4

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 10: KECERDASAN EMOSIONAL

Sub Bahasan

  1. Meningkatkan kesadaran diri.
  2. Meningkatkan pemahaman tentang emosi diri sendiri.
  3. Mengendalikan reaksi emosional.
  4. Mengatur emosi dengan kesadaran penuh.
  5. Manajemen diri yang fokus untuk penguatan mental dan emosi.
  6. Mengontrol dan mengelola emosi marah.
  7. Mengendalikan rasa takut.
  8. Fokus dan hidup sepenuhnya pada momen ini.
  9. Mengendalikan pikiran yang tidak stabil.
  10. Berbicara dan mendengarkan dengan tenang dan sabar.
  11. Bahasa tubuh, sentuhan, parabahasa, penampilan fisik yang positif.
  12. Cerdas sosial dan memahami emosi orang lain dalam pergaulan sehari-hari.
  13. Menciptakan kesan pertama yang kuat dan positif.
  14. Empati dan toleransi.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 11 : KREATIVITAS DAN INOVASI

Sub Bahasan

  1. Memahami cara kerja kreativitas dan inovasi.
  2. Prinsip-prinsip kreativitas.
  3. Proses kreativitas.
  4. Teknik kreativitas.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK.13.00 -15.30 WIB. SESI 12: KEPEMIMPINAN

Sub Bahasan

  1. Kepemimpinan yang tegas dengan nilai-nilai keberanian.
  2. Mindset pemimpin yang visioner, jelas, etis, dan bertanggung jawab.
  3. Memimpin, mengelola, dan mempertahankan orang-orang terbaik.
  4. Memahami apa yang membuat pemimpin unik dan dipercaya.
  5. Mengampuni dan memberdayakan untuk kepemimpinan yang kuat.
  6. Kesadaran dan tanggung jawab untuk mencapai yang terbaik.
  7. Kekuasaan dan jabatan memberikan motivasi kekuatan.
  8. Kepemimpinan di dalam kekuatan team work.
  9. Membantu mengatasi hambatan dalam team work.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN MOTIVASI WHISTLE BLOWING SYSTEM

PENINGKATAN MOTIVASI AUDITOR DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM

DESKRIPSI

Whistleblowing system sebagai alat untuk pencegahan terhadap praktik tata kelola perusahaan yang buruk. Whistleblowing system mampu menguatkan sistem manajemen resiko dan membantu melindungi reputasi perusahaan. Intinya, whistleblowing system sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang terbaik dan pengelolaan resiko yang berkualitas.

Perusahaan yang kuat dan sehat menjadikan whistleblowing system sebagai komponen penting dalam budaya perusahaan. Dalam hal ini, fungsi internal audit diperkuat dengan kualitas dan kompetensi, baik hard skill maupun soft skill, untuk dapat menjadi kekuatan yang andal dan hebat dalam menjalankan whistleblowing system. Internal audit yang berkualitas mampu menunjukkan kemampuan dan kecerdasan dalam mendeteksi, mencegah, juga melakukan penyelidikan atas informasi dan laporan yang di terima dari para whistleblower. Semua kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik; semua kegiatan yang dianggap ilegal, tidak etis, melanggar prosedur, dan berbahaya bagi perusahaan; haruslah ditindaklanjuti dengan tegas dan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati oleh setiap insan internal auditor.

Ketika menjalankan peran dalam whistleblowing system, auditor wajib menguasai dan terbiasa dengan soft skills, khususnya untuk mengelola emosi dan pikiran diri sendiri dan kemampuan untuk membaca emosi dan pikiran orang lain. Whistleblowing system membutuhkan karakter kerja auditor yang selalu bersikap rendah hati, optimis, profesional, percaya diri, empati yang tinggi, fleksible, intuisi yang hebat, jujur dan bertanggung jawab, menyenangkan, tenang dan tidak suka marah, tegas dan tidak ragu, selalu bekerja dengan perasaan positif, dan tidak menghakimi atau menilai orang lain.

Program motivasi ini fokus pada penguatan soft skills auditor agar selalu merasa baik dan kuat saat menjalankan fungsi dan perannya di dalam whistleblowing system. Auditor yang berkualitas bekerja melalui prosedur dan audit program yang dirancang secara profesional. Auditor yang berkualitas tidak bekerja untuk menilai dan menghakimi pribadi seseorang, tetapi bekerja untuk menilai dan memastikan setiap proses kerja di dalam organisasi sudah sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang terbaik.

Menjalankan whistleblowing system tidaklah sederhana, diperlukan komitmen dan kekuatan mental yang hebat. Hal ini disebabkan, dalam realitas dunia kerja, selalu ada orang baik dan orang tidak baik, selalu ada yang jujur dan yang tidak jujur. Tidaklah mungkin auditor bisa menghilangkan yang tidak jujur dari tempat kerja. Jadi, hanya melalui sistem dan tata kelola yang penuh integritas, ketidakjujuran dapat diminimalkan. Oleh karena itu, auditor haruslah cerdas emosional dan bermental hebat dalam mengatur diri sendiri, mengelola hubungan dengan orang lain, dan mencapai keberhasilan atas pekerjaan yang ditangani.

Kekuatan auditor ada dalam kertas kerja yang dikerjakan dengan prinsip-prinsip audit yang profesional dan masuk akal. Auditor harus hebat dalam menangani kritik dan penolakan tanpa menyalahkan siapapun dengan alasan apapun. Auditor tidak boleh bereaksi berdasarkan emosional atau persepsi; auditor hanya boleh bekerja sesuai fakta, data, dan kebenaran. Jadi, apapun informasi yang didapatkan oleh auditor dari para whistleblower, auditor tidak boleh langsung menilai dan menyimpulkan sesuatu atas informasi tersebut. Auditor wajib menjadi sangat profesional untuk menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi yang diterima dari para whistleblower.

Program pelatihan ini bertujuan untuk membangun dan menguatkan karakter kerja, kebiasaan, perilaku, sikap, etos, mental tangguh, dan daya tahan emosi dari para auditor saat melakukan pekerjaannya sesuai prosedur whistleblowing system. Auditor bertanggung jawab untuk memastikan prosedur whistleblowing system berjalan efektif; memastikan dan menjamin kerahasiaan dari orang yang menyampikan informasi; bekerja untuk menghindari konflik kepentingan, dan juga penyalahgunaan whistleblowing system untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan misi whistleblowing system.  

KONSEP DASAR

Program motivasi ini dirancang untuk membantu Auditor menjadi lebih termotivasi dan percaya diri, dalam menjalankan whistleblowing system dengan etos kerja yang profesional. Dan juga; membangun intuisi, empati, kepribadian, dan karakter unggul auditor dalam memperkuat fungsi pengawasan di internal perusahaan.

TUJUAN MOTIVASI

  1. Meningkatkan rasa percaya diri, intuisi, mental positif, semangat, tanggung jawab, integritas, dan daya tahan auditor dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan ketegasan sikap dan rasa percaya diri auditor untuk beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  3. Meningkatkan kecerdasan sosial auditor agar mudah membangun hubungan positif dengan semua pihak di internal perusahaan.
  4. Meningkatkan keberanian dan tanggung jawab auditor dalam sikap rendah hati untuk mengelola informasi, data, fakta, dan kebenaran yang ditemukan.

MANFAAT

  1. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa menciptakan konflik dan gangguan atas proses kerja.
  2. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system dengan perasaan positif, menyenangkan, optimis, percaya diri, fleksible, penuh empati, tegas, dan dengan rendah hati.
  3. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa penghakiman, menyalahkan, menakut-nakuti, bereaksi dengan tinggi hati, dan mengabaikan situasi.
  4. Auditor mampu menjalankan whistleblowing system dengan memisahkan fakta dan gosip.
  5. Auditor mampu menjalankan whistleblowing system dengan kesadaran untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen resiko yang baik, dan tidak menutup-nutupi kebenaran.

METODOLOGI

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN PENINGKATAN MOTIVASI AUDITOR DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM

SESI 1: MOTIVASI DAN KEPERCAYAAN DIRI AUDITOR DALAM MELAKSANAKAN WHISTLEBLOWING SYSTEM

Sub Bahasan

  1. Penuh semangat dan langkah-langkah yang tak terhenti dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan kepercayaan diri dan menghilangkan rasa takut.
  3. Bertindak rasional dan tahu kapan menggunakan logika dan intuisi.
  4. Menjadi diri sendiri yang bermental hebat, andal, kuat, unik, unggul, dan produktif.
  5. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin dalam menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi dari whistleblower.
  6. Mengkomunikasikan rencana dan strategi, bermental optimis, dan mempertahankan fokus.

SESI 2: MENGUATKAN PIKIRAN POSITIF DAN MENJADIKAN PEKERJAAN WHISTLE BLOWING LEBIH MENYENANGKAN

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan bahaya pikiran negatif dalam menjalankan pekerjaan whistle blowing.
  2. Pola pikir skeptis auditor menurunkan rasa percaya diri.
  3. Peristiwa dan kejadian yang memicu auditor menjadi skeptis.
  4. Tanda-tanda energi negatif merusak pikiran positif auditor.
  5. Empati untuk meningkatkan komunikasi.
  6. Teknik mental untuk membantu mengelola pikiran positif.
  7. Pikiran positif mencegah dan menangani potensi konflik.
  8. Cara mengatasi rasa panik dan cara menenangkan diri.
  9. Menguatkan hubungan baik dengan orang lain.

Untuk Training Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 1318 8899
Fax: (021) 5738105

WORKSHOP “ETOS KERJA” MENUNTASKAN TARGET, TUGAS, DAN TANGGUNG JAWAB DENGAN TEPAT WAKTU PROGRAM 1 HARI 8 JAM

WORKSHOP “ETOS KERJA” MENUNTASKAN TARGET, TUGAS, DAN TANGGUNG JAWAB DENGAN TEPAT WAKTU PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Etos kerja atau cara Anda bekerja adalah aset produktif yang menghidupi Anda di sepanjang waktu. Etos kerja Anda yang baik dan berkualitas sama seperti Anda berinvestasi di emas dan tanah. Semakin tinggi kualitas etos kerja Anda, semakin Anda dipercaya dan diandalkan oleh stakeholders. Artinya, Anda bisa menghasilkan uang dan karya dari etos Anda yang terbaik di sepanjang kehidupan Anda.

Etos kerja yang baik tercermin dari sikap, perilaku, dan kebiasaan kerja. Anda dengan etos kerja yang baik selalu memiliki kedisiplinan yang tinggi; tanggung jawab yang tinggi; suka tolong menolong dengan rekan kerja untuk menuntaskan pekerjaan; bekerja tanpa hitung-hitungan dan memberi kontribusi yang lebih; melayani dengan hati; menghormati perusahaan, atasan, rekan kerja, bawahan, dan pelanggan; semangat yang tinggi dan pantang menyerah dalam mencapai target; memiliki kesadaran bahwa bekerja sama menjadi lebih kuat dan andal daripada bekerja sendiri; mengelola waktu kerja secara produktif dan efektif; mandiri dan selalu termotivasi untuk menyelesaikan tugas berdasarkan kompetensi dan kemampuan diri sendiri.

Etos kerja yang positif membawa manfaat bagi pengusaha, karyawan, dan pelanggan. Semua pihak atau pemangku kepentingan pasti bahagia dan senang mendapatkan pelayanan dari orang-orang beretos terbaik. Hal ini meningkatkan hubungan positif dan produktif dari waktu ke waktu, sehingga bisnis dan kesejahteraan kerja meningkat. Di samping itu, etos yang baik meningkatkan keterlibatan karyawan dalam kolaborasi kerja dan menjadi energi produktif untuk menumbuhkan kinerja dan produktivitas tertinggi.

Etos kerja yang baik meningkatkan iklim kerja yang positif, juga mengarah pada budaya kerja positif. Sekali lagi, kondisi ini meningkatkan komitmen, keterlibatan, dan kinerja karyawan. Karyawan yang beretos baik mampu memberikan kebahagiaan di tempat kerja, dan meningkatkan layanan pelanggan. Sebagai konsekuensi, budaya bahagia dan peduli di tempat kerja tidak hanya meningkatkan kesejahteraan karyawan dan produktivitas tetapi juga meningkatkan kepuasaan klien.

Karyawan dengan etos kerja terbaik selalu menjadi energi positif yang merawat pekerjaannya dengan kualitas tinggi; meningkatkan tanggung jawab dalam membantu rekan kerja dan atasan; memberikan dukungan satu sama lain, termasuk menawarkan kebaikan dan kasih sayang ketika orang lain sedang berjuang; menghindari kesalahan dan memaafkan kesalahan; inspiring satu sama lain di tempat kerja; menekankan makna pekerjaan sebagai kekuatan kehidupan ekonomi yang berkualitas; memperlakukan satu sama lain dengan hormat, rasa terima kasih, kepercayaan, dan integritas.

Program Workshop Etos Kerja ini terfokus untuk meningkatkan motivasi, teamwork, kualitas kerja dan kepercayaan diri karyawan; meningkatkan kecerdasan emosional dalam semua dimensi kehidupan kerja; meningkatkan tanggung jawab dan akuntabilitas dalam mengorganisir pekerjaan dengan lebih efektif dan produktif; meningkatkan kemampuan mental untuk tidak pernah menyerah dan senang menjadi orang yang dapat diandalkan; meningkatkan sikap, perilaku positif, mengelola stres, emosi, serta sikap mental yang bertanggung jawab pada komitmen; menjadi pribadi yang bekerja dengan mental optimis untuk menyelesaikan target dengan tepat waktu; meningkatkan pentingnya kedisiplinan, serta ada kesadaran bahwa apabila tidak disiplin bisa mengganggu rantai pekerjaan yang dilakukan oleh rekan kerja lainnya; bekerja dengan orientasi target dan pelayanan prima.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membekali mental positif dan etos kerja yang andal kepada karyawan agar mereka menjadi tim support yang bekerja dan melayani perusahaan dengan kedisiplinan yang tinggi, bertanggung jawab, mencapai target, bekerja sama dalam kolaborasi sempurna, mengatur waktu dengan efektif dan produktif, mandiri dan termotivasi untuk melakukan pekerjaan secara profesional.
  2. Membekali soft skills secara holistik agar peserta memiliki kesadaran untuk meningkatkan etos kerja; kepercayaan diri; akuntabilitas; responsibilitas; mental positif; antusias dan bahagia untuk melayani perusahaan dengan hati yang tulus dan ikhlas; senang menjadi orang yang dapat diandalkan perusahaan; memiliki kebiasaan mental dan sikap yang bertanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan; memiliki kebiasaan mental dan sikap untuk menjalankan aturan, komitmen, serta selalu etis dalam berperilaku di tempat kerja.

MANFAAT PELATIHAN

Output yang diharapkan dari workshop  :

  1. Meningkatkan motivasi & teamwork serta kualitas kerja (tidak asal asalan) 
  2. Meningkatkan kecerdasan Emotional
  3. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab dengan efektif (good time management)
  4. Meningkatkan sikap & prilaku positif, mengelola stess, emosi
  5. Meningkatkan pentingnya kedisiplinan (apabila tidak disiplin bisa mengganggu rantai pekerjaan yang dilakukan oleh rekan kerjanya)
  6. Bekerja dengan target oriented

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI WORKSHOP ETOS KERJA PROGRAM 8 JAM

SESI 1: MELAYANI PERUSAHAAN DAN PEKERJAAN DENGAN IKHLAS, TULUS, SEPENUH HATI DAN BERKUALITAS

Sub Bahasan

  1. Etos kerja adalah aset yang selalu harus dirawat dan ditingkatkan kualitasnya
  2. Menguatkan integritas, loyalitas, tanggung jawab, dan kepedulian atas pekerjaan
  3. Menjalankan komitmen dan keikhlasan dalam menuntaskan setiap pekerjaan
  4. Membangun nilai-nilai kepemimpinan diri sendiri, kedisiplinan, kerja sama, dan kemandirian dalam penyelesaian tugas
  5. Membangun kesadaran untuk terus-menerus memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan
  6. Selalu optimis dan termotivasi untuk mencapai target dan kinerja terbaik
  7. Menghargai dan menghormati kontribusi setiap orang di tempat kerja, walau peran seseorang itu kecil tetapi peran tersebut penting untuk keberhasilan Anda

SESI 2: MENGORGANISIR PEKERJAAN DAN MENJALANKANNYA DENGAN PENUH TANGGUNG JAWAB

Sub Bahasan

  1. Mengorganisir pekerjaan dengan cara berkoordinasi, berkomunikasi, berkolaborasi dan berani mengambil tanggung jawab penuh untuk meningkatkan kinerja
  2. Proaktif dalam memperbaiki masalah, mengambil kepemilikan situasi, meminta maaf, dan menemukan solusi
  3. Selalu siap menjadi orang yang dapat diandalkan dengan perilaku kerja yang hadir, menyelesaikan tugas, menyerahkan tugas tepat waktu; serta menguatkan proses kerja dengan inisiatif, nilai, sistem, dan etos
  4. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin untuk menjadikan diri sebagai aset perusahaan yang andal dan unggul
  5. Bermental optimis dalam mengubah ide menjadi kegiatan nyata
  6. Mempertahankan fokus sukses di sepanjang jalan menuju tujuan
  7. Mengkomunikasikan rencana dan strategi dengan semua orang yang terlibat
  8. Semangat dan langkah-langkah optimis yang tak berhenti dalam mencapai tujuan

SESI 3: MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL, PERILAKU POSITIF, DAN MENGELOLA STRES

Sub Bahasan

  1. Pikiran positif menurunkan stres, pikiran negatif meningkatkan stres
  2. Selalu berempati dengan rekan kerja dan menjaga hubungan produktif
  3. Memahami bahwa emosi merupakan faktor penting dalam perilaku kerja
  4. Emosi tidak cerdas selalu merusak kualitas kerja
  5. Mengatasi efek dari emosi negatif yang kuat dan yang mengganggu hubungan kerja
  6. Membangun hubungan, komunikasi, interaksi melalui kecerdasan emosional dari sisi personal dan interpersonal skill
  7. Mengendalikan ego dan kemampuan untuk bersikap baik
  8. Kebiasaan untuk menggunakan kata-kata dan bahasa positif
  9. Menghormati dan menerima realitas yang tidak sempurna, lalu belajar untuk memperbaiki
  10. Selalu mengkontrol reaksi dalam berbagai situasi, dan menggunakan kecerdasan emosi untuk menjaga momentum positif

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99 
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADER

DESKRIPSI

“Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka keunggulan, bukan dari tindakan, tetapi dari kebiasaan.”~Aristoteles

Pemimpin selalu menginginkan untuk disukai dan didukung oleh semua stakeholders dengan konsisten. Pemimpin yang cerdas pasti sadar bahwa pekerjaan dan tanggung jawab besarnya selalu ditonton, dilihat, diawasi, didengarkan, diperhatikan, dikritisi, dan dituntut berkinerja tinggi. Jelas, semua ini membutuhkan kebiasaan sehari-hari yang unggul untuk menjawab harapan stakeholder.

Program pelatihan selama 8 jam ini bertujuan membentuk sikap, perilaku, karakter, dan kebiasaan sehari-hari sebagai kekuatan untuk memimpin. Kebiasaan untuk memberikan keunggulan dalam setiap tindakan yang produktif, termasuk untuk menumbuhkan kinerja yang unggul.

TUJUAN

  1. Membangun kesadaran dan motivasi untuk membekali kepemimpinan dengan kebiasaan-kebiasaan unggul dalam mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Mengembangkan kebiasaan-kebiasaan kepemimpinan yang  lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.

MANFAAT

  1. Merasakan dampak dari kebiasaan-kebiasaan unggul terhadap peningkatan kinerja dan kebahagiaan di tempat kerja.
  2. Meningkatkan hubungan dan komunikasi yang dipercaya.
  3. Menggerakan semua fungsi manajemen menjadi produktif dan terhubung dalam keharmonisan kerja.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

Jadwal dan materi pembahasan THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADERS selama 1 hari 8 jam

SESI 1: KEBIASAAN-KEBIASAAN “EXCELLENCE” PEMIMPIN UNTUK BEKERJA PRODUKTIF DAN HARMONIS DENGAN KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Karyawan adalah kekuatan dan tulang punggung pemimpin.
  2. Kesuksesan pemimpin ditentukan oleh kualitas dan keandalan karyawan.
  3. Membangun kepemimpinan yang kuat dan unggul melalui revolusi mental: integritas, etos kerja, dan gotong royong.
  4. Kebiasaan untuk merawat karyawan sebagai aset perusahaan yang paling penting.
  5. Kepribadian positif yang mudah berinteraksi dengan berbagai karakter karyawan.
  6. Mind set untuk melayani kepribadian karyawan yang berbeda.
  7. Kesadaran untuk memahami apa yang karyawan inginkan.
  8. Memahami cara memuaskan harapan dan kebutuhan karyawan.

SESI 2 : PERILAKU DAN KEBIASAAN PEMIMPIN UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Membawa nilai-nilai dan kebiasaan produktif ke lingkungan kerja.
  4. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  5. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.
  6. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  7. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  8. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

SESI 3: MEMIMPIN EKSEKUSI PENCAPAIAN KINERJA TERTINGGI DAN MENGAWAL TIM EKSEKUSI MENCAPAI PRESTASI TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan kebiasaan eksekusi sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi.
  2. Bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  3. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  4. Yakin bahwa kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  5.  Memudahkan pelayanan dan mempercepat proses kerja.
  6. Strategi dan eksekusi dalam satu nafas.
  7. Memfokuskan energi sukses setiap orang dalam eksekusi.
  8. Kebiasaan untuk menguatkan budaya perusahaan.
  9. Pemimpin dan karyawan adalah aset untuk meningkatkan kinerja.

SESI 4: KEKUATAN DARI KEBIASAAN INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS

Sub Bahasan

  1. Integritas menjadikan pemimpin jujur pada diri sendiri.
  2. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab.
  3. Integritas meningkatkan kepercayaan pasar pada perusahaan.
  4. Kebiasaan untuk menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  5. Menjalankan kebijakan dan prosedur dengan integritas.
  6. Integritas menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  7. Integritas membangun hubungan yang dipercaya oleh semua pemangku kepentingan.
  8. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.

Untuk training hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105