PROGRAM PELATIHAN ETIKA KERJA DAN MORALITAS 1 HARI 8 JAM

PROGRAM PELATIHAN ETIKA KERJA DAN MORALITAS 1 HARI 8 JAM

PENDAHULUAN

Moral adalah aturan yang bersumber dari hati nurani untuk membimbing perilaku dan cara berpikir. Ketika dalam hati nurani seseorang terisi nilai-nilai negatif yang tidak mampu membedakan antara benar dan salah, maka orang tersebut akan menjadi bencana yang setiap saat dapat memutarbalikkan benar menjadi salah atau salah menjadi benar. Nilai-nilai positif akan menciptakan keunggulan moral baik. Dan hasilnya, orang-orang dengan moral baik, akan menjalankan etika dan integritas pribadi di tempat kerja, dengan memiliki hati nurani yang mampu membedakan antara benar dan salah melalui kekuatan empati. Hati nurani adalah penghasil moral, dan saat hati nurani diisi dengan hal-hal dan nilai-nilai positif, maka hati nurani akan menghasilkan kualitas moral yang cerdas untuk memutuskan apa yang baik, apa yang buruk, apa yang benar, apa yang tidak benar, apa yang adil, apa yang tidak adil, apa yang manusiawi, dan apa yang tidak manusiawi. Pada akhirnya, kualitas moral yang baik akan memiliki empati yang unggul, dalam kecerdasan dan kesadaran sosial yang tinggi.

DESKRIPSI

Etika dan moralitas haruslah menjadi sebuah perilaku, pilihan hidup, kepribadian, dan karakter yang dapat diperlihatkan dalam rutinitas hubungan kerja sehari-hari di kantor. Implementasi moralitas dan etika di tempat kerja akan memperkuat integritas pribadi, untuk memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik dalam satu persepsi.

Moralitas di tempat kerja berarti mengacu pada standar moral dalam wujud perilaku, yang biasanya tidak tertulis, tapi merupakan hasil akhir dari pikiran positif terhadap etos kerja di perusahaan. Sedangkan etika mengacu pada pedoman formal yang dijadikan sebagai standar untuk berperilaku di tempat kerja. Baik etika maupun moralitas membutuhkan integritas pribadi yang sangat tinggi untuk dapat menjalankan etika dan moralitas dengan sempurna.

Etika dan moralitas selalu menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis, dan juga menjadi kekuatan untuk membangun keyakinan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Etika dan moralitas selalu bekerja dengan akal yang paling sehat dan paling jujur, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui hati nurani yang paling bersih.

Pedoman etika di perusahaan dibuat untuk menggambarkan bagaimana orang harus berperilaku dan menjaga standar moral yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dengan keyakinan total terhadap nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip moral yang ada di dalam pedoman etika perusahaan. Jadi, pedoman atau panduan etika kerja dan etika bisnis di perusahaan harus menjadi dasar terbaik untuk memperlihatkan moralitas kerja yang berkualitas, dan juga menjadi alat yang ampuh untuk memperlihatkan perilaku moral yang tepat di tempat kerja.

Fitur penting dari moralitas dan etika adalah dia harus berfungsi sebagai panduan bagi tindakan karyawan, pimpinan, dan setiap stakeholder di tempat kerja dalam koridor adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab.

Tanpa moralitas dan etika, maka setiap perilaku kerja sangat berpotensi untuk menjadi tidak jujur dalam kepentingan masing-masing pihak. Bila setiap pihak di tempat kerja berlomba-lomba untuk memikirkan kepentingannya masing-masing, dan mengabaikan kepentingan dari visi dan misi perusahaan, maka dalam waktu singkat perusahaan akan menjadi tidak efektif, dan secara perlahan-lahan kinerja perusahaan akan meredup.

KONSEP DASAR

Pelatihan etika kerja dan moralitas ini berkonsep dasar untuk meningkatkan kualitas perilaku kerja yang lebih akuntabel, lebih beretika, lebih berintegritas, dan lebih beretos kerja yang unggul. Panduan etika perusahaan dan kode etik kerja tidak boleh berhenti sebatas pada kekuatan normatif, tetapi harus menjadi kekuatan yang hidup di dalam perilaku dan karakter kerja sehari-hari. Pelatihan ini bermaksud membuka kesadaran hati nurani insan perusahan agar mampu membedakan antara benar dan salah, baik dan tidak baik, serta memiliki karakter kerja yang unggul dalam menghadapi berbagai situasi dan realitas di tempat kerja.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN UMUM

Membangun manajemen hati nurani dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip, untuk menghasilkan kualitas moral yang unggul, serta mengimplementasi moral yang unggul ke dalam perilaku dan cara berpikir etis, berdasarkan kode etik dan integritas pribadi.

TUJUAN KHUSUS

  1. Memahami bagaimana hati nurani menjadi sumber moralitas individu
  2. Memahami proses terbentuknya moral baik dan moral tidak baik
  3. Memahami bagaimana peran manajemen hati nurani dalam menghasilkan moral baik, untuk memudahkan implementasi etika dan integritas di tempat kerja
  4. Memahami kualitas moral dan nilai-nilai yang mempengaruhi karakter individu
  5. Memahami peran moral dalam keputusan etis
  6. Membandingkan karakteristik pribadi bermoral baik dan bermoral tidak baik
  7. Memahami peran moral dalam menjalankan kode etika dan integritas pribadi
  8. Membahas dampak moral pada etika bisnis
  9. Mengenali tahap perkembangan moral kognitif
  10. Memperkenalkan pelanggaran terhadap etika bisnis dan kode etik, yang berkaitan dengan persepsi moral, nilai-nilai, dan budaya perusahaan

MANFAAT PELATIHAN 

  1. Peserta memahami cara manajemen hati nurani untuk menghasilkan kualitas moral positif
  2. Peserta memahami cara mengembangkan pemahaman moral dengan standar benar dan salah, baik dan buruk
  3. Peserta memahami cara menggunakan dan mengklarifikasi nilai-nilai dasar penguat moral positif
  4. Peserta memahami cara menjalankan etika bisnis, kode etik kerja, dan integritas pribadi dalam keunggulan moral positif
  5. Peserta memahami cara menjadikan kekuatan moral sebagai akar pengembangan karakter diri yang unggul
  6. Peserta memahami bagaimana interaksi dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan stakeholder lainnya, dalam keunggulan moral positif
  7. Peserta memahami kontribusi moral positif terhadap kejujuran, keadilan, tanggung jawab, empati, dan anti korupsi
  8. Peserta memahami cara membina perkembangan moral untuk menjaga komitmen terhadap etika, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 1 HARI 8 JAM

TEMA: ETIKA KERJA DAN MORALITAS

08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: MOTIVASI MORAL DAN MENINGKATKAN KEPATUHAN PADA ETIKA

Sub Bahasan

  1. Pemahaman dasar moral dan etika
  2. Moral sebagai fondasi etika
  3. Karakteristik moral dan etika
  4. Sumber moral dan etika
  5. Sifat moral dan etika
  6. Model perilaku moral
  7. Perbedaan antara moralitas dan etika
  8. Nilai-nilai moral dan norma-norma yang mendorong kualitas etika
  9. Bagaimana pemimpin hadir untuk pengembangan nilai-nilai moral karyawan
  10. Cara mengekspresikan moral dalam interaksi sehari-hari
  11. Moralitas didasarkan pada pengalaman konkret dan berkembang sebagai akibat dari interaksi moral situasi, moral nilai dan norma

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK

10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: MANAJEMEN HATI NURANI UNTUK MENGHASILKAN MORAL YANG UNGGUL

Sub Bahasan

  1. Definisi dan ciri-ciri manajemen hati nurani
  2. Kenali diri Anda, tahu siapa Anda, pahami hati nurani Anda secara lebih mendalam
  3. Karakteristik manajemen hati nurani dan moral
  4. Memahami bagaimana hati nurani memproses perilaku dan cara berpikir
  5. Memahami potensi diri, motivasi dan tujuan hidup Anda
  6. Mengetahui dan memperbaiki hati nurani untuk menciptakan dasar moral yang kuat
  7. Mengambil kontrol untuk mengelola nilai, hati nurani, dan moral
  8. Jangan biarkan sabotase negatif memadamkan proses hati nurani dalam menghasilkan moral terpuji
  9. Membebaskan diri dari perangkap nilai-nilai negatif

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: ETIKA DAN MORAL DALAM HUBUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Hubungan kerja yang memenuhi unsur dan sifat etika
  2. Moral sebagai unsur kepribadian untuk memenuhi persepsi etika
  3. Emosional dan empati dalam meningkatkan hubungan kerja
  4. Kepatuhan dan keikhlasan untuk menerima hukuman atas kelalaian menjalankan kode etik dan etika bisnis
  5. Perilaku moral individu dalam hubungan interpersonal
  6. Mempertahankan tata kelola yang etis
  7. Kewajiban karyawan kepada perusahaan
  8. Menjunjung etika dan moral dalam konflik kepentingan
  9. Tidak menerima suap, tidak menerima hadiah, dan tidak melakukan pemerasan
  10. Menjaga rahasia perusahaan
  11. Menjaga kondisi kerja dalam budaya integritas
  12. Memahami politik organisasi

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: NILAI-NILAI ETIKA KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN ETOS KERJA YANG KUAT

Sub Bahasan

  1. Standar perilaku dan nilai-nilai pekerjaan untuk kinerja
  2. Ciri-ciri karyawan etis yang beretos kerja unggul
  3. Kehadiran,,karakter, kerja tim, penampilan, sikap, produktivitas, keterampilan organisasi, komunikasi, kerja sama, menghormati

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083 / 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

SUPERVISOR SKILL TRAINING PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PROFILESUPERVISOR SKILL TRAINING PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Dalam organisasi bisnis yang terfokus pada pencapaian kinerja tinggi, peran supervisor tidak hanya terbatas untuk mengawasi dan memimpin orang-orang yang berada di bawah koordinasinya. Seorang supervisor wajib berperan aktif untuk membangun hubungan kerja yang produktif, serta membantu orang-orang untuk berkomunikasi dan berkolaborasi secara efektif. Dalam hal ini, supervisor harus menjadi energi positif yang membangun hubungan yang kuat dan suportif di tempat kerja. Supervisor harus terlatih untuk memanfaatkan potensi individu yang mendukung dan bekerja di bawah koordinasinya dengan optimal. Setiap individu adalah aset yang harus diberdayakan dan dimanfaatkan oleh supervisor, untuk memaksimalkan kinerja dari pekerjaannya.

Supervisor harus memiliki kualitas untuk mengelola kinerja kerja tim, dan juga harus cerdas bermain dalam tim, proaktif untuk mengembangkan orang-orang yang dikoordinasi dengan sepenuh hati. Jadi, supervisor tidak hanya cukup memimpin dan mengawasi orang-orang dibawahnya; tetapi harus masuk ke wilayah pengembangan akuntabilitas pribadi, peningkatan kolaborasi, meningkatkan keterampilan transparansi, integritas tim, resolusi konflik, kejelasan komunikasi, berpikir kreatif, kemampuan adaptasi dan fleksibilitas.

Supervisor harus selalu memberikan dukungan, bantuan, saran, informasi, perlindungan, kepastian, ketegasan, konsistensi, dan persahabatan kepada orang-orang yang diawasi dan dipimpin. Jadi, walau supervisor memainkan peran utama sebagai yang mengawasi proses kerja orang lain, tetapi dia juga harus memiliki keterampilan dan pengetahuan untuk membuat orang-orang yang diawasi bekerja searah visi perusahaan, menjadikan mereka sebagai tim kerja yang andal, dan menjadikan mereka sebagai pribadi-pribadi dengan disiplin kerja yang tinggi.

Program selama satu hari ini dirancang untuk membantu peserta memperoleh keterampilan, kepercayaan diri, dan strategi dalam mengawasi orang lain. Supervisor sebagai pemegang peran pengawasan di unit kerja, akan diperkaya wawasannya dengan keterampilan manajemen yang dibutuhkan dan keterampilan interpersonal. Pada akhirnya, peserta diharapkan mampu bekerja dalam perspektif yang sama, sehingga dapat saling menguatkan efektivitas dan produktivitas kerja masing-masing. Dan juga, selalu meningkatkan pemahaman bersama untuk benar-benar mencapai kinerja terbaik dengan cara-cara berkualitas.

KONSEP DASAR

Pelatihan supervisory ini berangkat dari sebuah konsep dasar bahwa supervisor berperan penting untuk mengawasi pekerja dibawahnya, serta wajib terlibat secara proaktif dalam proses kerja dilevel bawah dan menengah dengan cara-cara profesional yang beretika untuk bisa menciptakan keunggulan di tempat kerja.

TUJUAN

Memahami cara untuk mengawasi pekerjaan orang lain dan meningkatkan kinerja kerja tim.

Memiliki gaya atau cara kepemimpinan yang mengoptimalkan potensi tim.

Meningkatkan kedisiplinan dan hubungan kerja yang profesional.

Fokus pada kekuatan untuk menghasilkan proses kerja berkualitas.

Sikap dan perilaku produktif sehingga mudah terhubung dengan semua pihak di dalam perusahaan.

Mengembangkan mind set dan kepribadian supervisor untuk  berani memecahkan masalah di levelnya, membuat keputusan, memegang tanggung jawab, bekerja dengan produktif dan efektif, menjalankan fungsi dan peran rutinitas dengan perilaku yang proaktif dalam integritas, keunggulan, kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan kepatuhan pada semua rambu-rambu operasional kerja.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

Supervisor lebih mampu mengoptimalkan potensi tim untuk pencapaian kinerja terbaik.

Supervisor mampu memilih gaya kepemimpinan berdasarkan kebutuhan manajemen dan kemampuan individu yang diawasi.

Supervisor mampu bekerja dengan peran pengawasan yang lebih sistematis, serta mengetahui persyaratan untuk pencapaian sukses/kinerja terbaik.

Supervisor mampu melakukan analisis situasi secara sistematis untuk mengidentifikasi siapa dan apa yang terpengaruh olehnya.

Supervisor mampu menggunakan cara yang tepat untuk menjalin hubungan dengan orang-orang, untuk komunikasi yang efektif dan team building.

Supervisor mampu melaksanakan penilaian kinerja dan memberikan dukungan dan mentoring untuk memotivasi anggota tim.

Supervisor mampu memimpin dan bekerja dalam tim kerja yang dinamis dan inovatif.

Mampu meningkatkan kedisiplinan, menciptakan kebiasaan dan perilaku yang otomatis dan konsisten dalam meraih kinerja terbaik.

Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja.

Meningkatkan rasa tanggung jawab untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik, sehingga tujuan dan misi perusahaan dapat tercapai.

GARIS BESAR MATERI  PEMBAHASAN SELAMA 1 HARI 8 JAM

PK.08.00 - 09.30 WIB. SESI 1: MEMAHAMI PENGAWASAN DAN MEMBANGUN HUBUNGAN POSITIF DENGAN YANG DIAWASI

Sub Bahasan

Hal-hal yang terlibat dalam pengawasan

Cara supervisor membagi waktunya

Fungsi utama dari pengawasan

Menguasai wilayah pengawasan yang perlu dilihat ketika dihadapkan dengan masalah

Meningkatkan kualitas komunikasi dengan orang lain

Teknik berkomunikasi dengan orang-orang ketika mereka ingin meningkatkan perhatian

Membuat orang merasa nyaman sehingga mereka dapat berbagi ide dengan efektif

Hal-hal  yang membuat seorang supervisor unggul dan berkualitas

Teknik mendukung tim kerja dan mengelola beban kerja dengan efektif

Mengelola tim kerja dalam kaitannya dengan supervisor lainnya

PK. 09.30 - 09.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.09.45 -12.00 WIB. SESI 2: POLA KEPEMIMPINAN SUPERVISOR YANG EFEKTIF DAN PRODUKTIF

Sub Bahasan

Teknik memimpin dalam situasi dan kondisi yang berbeda

Gaya kepemimpinan supervisor yang efektif dan produktif

Membantu karyawan untuk berhubungan dengan pengawasan secara efektif dan produktif

Bagaimana seharusnya gaya kepemimpinan supervisor berhubungan kepada setiap individu di bawah pengawasannya

Cara menggunakan kerangka kerja yang membantu supervisor untuk mendekati situasi secara sistematis, menggunakan berbagai intervensi

Bagaimana menghindari menggunakan kebiasaan merusak berulang kali ketika mengawasi?

Apa saja alternatif untuk kepemimpinan yang berwibawa?

PK. 12.00-13.00 WIB. ISTIRAHAT/MAKAN SIANG

PK.13.00 -14.30 WIB. SESI 3:CARA MEMOTIVASI STAF/ANGGOTA TIM

Sub Bahasan

Teknik dan cara memotivasi staf/anggota tim

Cara untuk memberikan dukungan dan mentoring

Cara Melaksanakan penilaian kinerja yang baik?

Cara menguatkan etos kerja dan moral kerja

Hal-hal yang harus dilakukan dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan dalam pertemuan manajemen kinerja

Faktor-faktor penting dalam kinerja pekerjaan

Faktor-faktor kerja yang tidak boleh diabaikan oleh supervisor ketika sedang mengawasi tim kerja

PK. 14.30 -14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK. 14.45 -16.30 WIB. SESI 4: MENINGKATKAN DISIPLIN DAN MENGGERAKAN ANGGOTA TIM KERJA UNTUK FOKUS PADA TARGET DAN KUALITAS

Sub Bahasan

Menetapkan harapan dengan jelas

Menetapkan tujuan

Menetapkan pola kerja

Membagi derajat/wewenang pedelegasian tugas

Memberikan tanggung jawab dalam kolaborasi kerja

Membangun budaya untuk memberikan umpan balik

Mengelola waktu tim kerja dengan efektif

Menyelesaikan Konflik

Strategi untuk menghadapi situasi khusus

Untuk Training Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083 / 0877 818 538 65

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PROGRAM PELATIHAN BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE 2 HARI DJAJENDRA

DJAJENDRA 20 NOV 2013PELATIHAN MEMBANGUN BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT DAN UNGGUL, PROGRAM 2 HARI

PROGRAM PELATIHAN BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE 2 HARI DJAJENDRA

DESKRIPSI

BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE. Sumber daya manusia perusahaan selalu berasal atau hadir dari berbagai dimensi budaya yang beragam dan unik, dan kita semua tahu bahwa dunia tidak hidup di dalam budaya yang homogen.

Tetapi, di dalam perusahaan, setiap orang tidak berjuang untuk kepentingan mereka masing-masing. Perusahaan memiliki visinya sendiri, dan semua orang di dalam perusahaan adalah alat untuk mewujudkan visi perusahaan. Jadi, di sini, diperlukan sebuah budaya yang sama, yang seragam, dan yang tunggal agar setiap orang di perusahaan mampu bergerak, bertindak, berkomunikasi, berperilaku dan berjuang sesuai dengan nilai-nilai dan cita-cita perusahaan.

Pelatihan BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE ini merupakan wadah bagi perilaku kerja yang berdasarkan visi, misi dan nilai-nilai perusahaan. Ini adalah campuran dari aturan, tata kelola, model perilaku kerja berbudaya, gabungan pola pikir, persepsi, keyakinan, energi, nilai-nilai, kebiasaan, hubungan, emosi, kepemimpinan, tata ruang, dan sikap dari orang-orang dalam perusahaan; yang secara bersama-sama memberikan kekuatan unik dan khas di dalam kolaborasi kerja, serta terikat dalam suasana kerja yang sama sebagai satu kesatuan dari sebuah organisasi yang kuat dan unggul.

Budaya perusahaan yang kuat selalu memiliki pernyataan visi yang jelas dan sederhana, sehingga visi benar-benar dipahami sebagai dasar budaya; nilai-nilai kerja yang mampu menciptakan perilaku kerja yang profesional; praktik atau tata kelola perusahaan yang mampu menguatkan semua organ perusahaan; peran dan fungsi yang dapat diuraikan atau dijelaskan secara formal, sehingga setiap orang merasa terikat dalam tanggung jawab; dan ruang kerja atau lingkungan kerja yang memudahkan terjadinya perilaku profesional, kolaborasi, kontribusi, pelayanan, dan komunikasi yang saling menguatkan.

Pelatihan BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE ini dirancang untuk durasi 2 hari, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kolektif sumber daya manusia dengan budaya yang kuat. Dalam hal ini, budaya perusahaan akan membuat sumber daya manusia berada dalam satu bangunan jiwa yang sama; jiwa dengan ruang terbuka yang penuh empati, komunikasi, kolaborasi, cinta, dan kepedulian untuk saling membantu. Dan, membuat setiap orang sadar tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing, bekerja proaktif untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan, serta bagaimana cara melakukannya. 

Program pelatihan BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE ini akan memberikan kejelasan dan keselarasan antara budaya kerja dan visi. Dalam hal ini, budaya perusahaan mengekspresikan tentang keyakinan dan nilai-nilai perusahaan, sehingga setiap orang di dalam perusahaan memahami bagaimana mereka berperilaku, cara memperjuangkan sesuatu, bagaimana mereka bersikap, bagaimana mereka bertindak, bagaimana mereka mencari tahu tentang siapa mereka. Intinya, budaya perusahaan menjelaskan jati diri perusahaan, yang juga harus menjadi jati diri setiap individu di dalam perusahaan.

Visi akan menjadi kekuatan yang menggerakan setiap orang untuk menuju arah yang sama, hasil akhir sesuai rencana dan target. Di sini, setiap orang harus menggunakan penglihatannya yang tajam, sehingga mampu memotivasi tindakan dan membuat keputusan sesuai arah perusahaan.

Pada akhirnya, setiap orang di dalam perusahaan harus mampu menjadikan budaya perusahaan sebagai kendaraan atau mesin, untuk membawa mereka menuju visi yang telah direncanakan dengan baik.

TUJUAN PELATIHAN

Tercapainya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya budaya perusahaan dan hubungannya dengan visi, lingkungan kerja, nilai-nilai, tata kelola, komunikasi internal dan eksternal, dan kepemimpinan

Meningkatkan self-motivation, self-manajemen, integritas pribadi, dan keterampilan komunikasi untuk menciptakan budaya perusahaan yang kuat

Menjelaskan hubungan antara budaya, visi, misi, strategi, dan mekanisme implementasi

Menguasai kompetensi budaya sehingga dapat menciptakan perilaku kerja sesuai dengan budaya perusahaan

Menguasai multikultural dan cerdas beradaptasi dengan dunia global

Menumbuhkan semangat kolaborasi di dalam budaya kuat untuk mencapai kualitas kerja dan kinerja terbaik

Membangun budaya kerja dan budaya bisnis yang berkinerja tinggi

Menumbuhkan semangat kerja dan rasa memiliki perusahaan atas dasar budaya organisasi, core values perusahaan, dan prinsip-prinsip etis

Mengenali elemen-elemen dari budaya organisasi yang kuat, keunggulan organisasi, keunggulan pribadi, kelelahan dan kerja berlebihan(workaholism)

Mampu mengidentifikasi manfaat dari budaya perusahaan,lalu membuat rencana yang baik untuk mengelola dan memperkuat budaya perusahaan

Meningkatkan kesadaran untuk kesesuaian nilai-nilai pribadi dengan nilai-nilai perusahaan, sehingga setiap orang di perusahaan memiliki perilaku kerja yang aktual dengan nilai-nilai organisasi yang dinyatakan

Memahami budaya perusahaan dan visi dengan sepenuh hati, serta mengetahui bagaimana menjadi pekerja yang profesional dan terbaik

METODE DAN MATERI

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

PEMATERI/MOTIVATOR

Pelatihan diberikan oleh Motivator dari PT Djajendra Motivasi Unggul yaitu Djajendra.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

Mampu bekerja dengan perilaku sesuai budaya dan visi perusahaan

Menjunjung tinggi nilai-nila, norma-norma, dan falsafah kerja perusahaan di semua unsur dan dimensi kerja

Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang membangun budaya perusahaan yang kuat

Menguasai komponen-komponen penting dari budaya perusahaan

Berkontribusi dan melayani perusahaan dengan fokus pada peningkatan kinerja di segala aspek

Bekerja searah visi dan memanfaatkannya untuk mengejar misi, tujuan, dan target

Memahami dan mengatasi faktor manusia sebagai pembawa risiko ke dalam budaya organisasi

Menguasai kompetensi budaya dan menjadikannya pengetahuan untuk melayani perusahaan

Mampu dan sadar untuk bekerja dan hidup sejujurnya dalam satu budaya dan satu visi perusahaan

Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja

Mampu menjadi energi positif untuk membangun lingkungan kerja berbudaya unggul dan kuat

Meningkatkan rasa tanggung jawab untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik, sehingga tujuan dan misi perusahaan dapat tercapai

Menjadi pilar terpenting untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuatMenjalankan tata kelola perusahaan dengan tegas dan professional

MATERI PEMBAHASAN SELAMA 2 HARI

Gambaran besar tentang maksud dan tujuan pelatihan

Pengenalan dan pemahaman budaya perusahaan secara mendasar

Komponen – komponen penting untuk membangun  fondasi budaya perusahaan yang kuat

Visi mengarahkan dan membimbing perusahaan/karyawan untuk mengejar misi, tujuan, dan target

Budaya perusahaan untuk pencapaian kinerja yang tinggi

Faktor manusia pembawa  risiko ke dalam budaya organisasi 

Budaya perusahaan kuat dengan lingkungan kerja yang unggul

Kompetensi budaya untuk penguatan perilaku kerja

Bekerja dan hidup sejujurnya dalam satu budaya dan satu visi perusahaan

Untuk Training Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083 / 0877 818 538 65

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN PERILAKU KERJA DENGAN INTEGRITAS 4 JAM

cropped-DJAJENDRA-CORPORATE-MOTIVATOR.jpgPELATIHAN PERILAKU KERJA DENGAN INTEGRITAS 4 JAM

“Integrity Is Our Strength”

TEMA PELATIHAN:  PERILAKU KERJA DENGAN INTEGRITAS ADALAH ASET TERMAHAL PERUSAHAAN

DESKRIPSI PELATIHAN

“Perilaku terbentuk dari hal-hal yang sangat kecil. Miliki komitmen dan kesadaran untuk mengelola dan memperhatikan hal-hal terkecil dari diri sendiri. Mungkin hal-hal terkecil itu tampak tidak penting, tetapi hal-hal terkecil itu bisa tumbuh menjadi sangat besar, dan bisa menjadi energi yang menciptakan kemajuan diri Anda.” ~ Djajendra

Perusahaan yang berkualitas selalu fokus untuk mengoptimalkan kualitas sumber daya manusianya, terutama kualitas integritas. Sebab, insan perusahaan dengan kualitas integritas terbaik akan menjadi pilar terpenting untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat. Mereka yang penuh dengan integritas akan menjunjung tinggi nilai-nila, norma-norma, dan falsafah kerja di semua unsur dan dimensi perusahaan.

Perilaku kerja dengan integritas akan menjauhkan insan perusahaan dari benturan kepentingan, sehingga perusahaan dapat menjalankan tata kelola yang tegas dan profesional.

Tidak ada kualitas yang lebih unggul daripada semangat dan inisiatif setiap insan perusahaan, untuk membuat perilaku mereka tunduk dan patuh pada etika bisnis dan etika kerja (code of conduct). Karakter kerja dengan kualitas integritas akan menjadi perisai organisasi, yang  akan membuat setiap aktivitas bisnis perusahaan terlindungi dari perilaku tidak etis ataupun yang melanggar hukum.

Setiap insan korporasi adalah aset yang bergerak secara fisik dan jiwa. Pikiran, emosi, dan perilaku adalah aset yang sangat penting untuk dirawat dan ditingkatkan kualitasnya secara terus-menerus. Walaupun secara fisik seseorang terlihat cerdas dan penuh integritas, tetapi secara jiwa haruslah dipastikan bahwa cerdas dan penuh integritas itu tumbuh dan berkembang menjadi aset termahal perusahaan.

Setiap insan perusahaan harus dibentuk untuk memiliki kemampuan agar dapat mewujudkan misi perusahaan. Setiap orang harus mampu menempatkan dirinya masing-masing sebagai energi positif yang menguatkan aktivitas bisnis perusahaan di semua aspek kerja.

Para manajer harus memahami prinsip dan teknik untuk memberdayakan potensi karyawan mereka. Keyakinan bahwa setiap karyawan adalah aset perusahaan yang harus ditangani dengan hati-hati dan profesional, serta kemampuan manajer untuk mengisi sisi kemanusian karyawan dengan sentuhan-sentuhan spiritual dan motivasi, akan menjadi sebuah kekuatan yang memberikan pencerahan di dalam lingkungan kerja. Dalam hal ini, lingkungan kerja haruslah dibangun atas komitmen, motivasi, aturan main, serta proses kerja dan praktik bisnis yang patuh etika.

Perilaku dengan integritas akan menjadi kekuatan untuk meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan. Para pemangku kepentingan (stakeholders) akan menjadi kekuatan yang menceritakan kisah keunggulan perusahaan, sehingga cerita dari mulut ke mulut tentang praktik bisnis yang etis dari keunggulan integritas pribadi, akan memicu peningkatan kepercayaan terhadap perusahaan. Jadi, perilaku etis dengan kualitas integritas terbaik akan menjadi lebih kuat daripada iklan apapun.

Ketika perusahaan mampu merawat dan menghidupkan energi integritas secara konsisten, maka perusahaan akan mendapatkan loyalitas dan kontribusi dari setiap insan perusahaan secara konsisten. Perilaku dengan integritas adalah energi terhebat yang akan bekerja untuk mewujudkan apapun yang ada di dalam visi, misi, tujuan, dan target. Integritas akan menjadikan setiap insan perusahaan lebih cerdas, lebih berani, lebih kreatif, lebih produktif, lebih sepenuh hati, dan lebih totalitas di dalam kontribusinya.

Perilaku terbentuk dari hal-hal yang sangat kecil. Miliki komitmen dan kesadaran untuk mengelola dan memperhatikan hal-hal terkecil dari karyawan Anda. Mungkin saja hal-hal terkecil itu kelihatannya tidak penting, tetapi hal-hal terkecil itu berkemampuan bergerak menjadi sesuatu yang besar, dan sesuatu yang menjadikan perilaku seseorang tidak lagi seperti yang diharapkan perusahaan.

Perilaku kerja yang etis dengan kekuatan integritas akan memberikan energi kepahlawanan di dalam perusahaan, sehingga akan menyentuh banyak hati secara positif dan memicu etos kerja yang produktif. Dalam hal ini, perilaku etis akan memberikan pengalaman interaksi dan komunikasi terbaik kepada setiap insan perusahaan. Sehingga setiap orang akan merasakan kebahagiaan di dalam kolaborasi kerja. Hal inilah yang akan menciptakan budaya kerja dengan dedikasi, gairah, kepercayaan, saling menghormati, saling menumbuhkan, saling berbagi inspirasi dan pengalaman, serta saling memotivasi untuk pemberdayaan.

TUJUAN KEGIATAN

a)   Tercapainya internalisasi nilai-nilai integritas ke dalam perilaku kerja

b)   Meningkatkan kualitas integritas dalam rangka peningkatan budaya perusahaan yang kuat

c)    Menumbuhkan semangat kebersamaan SDM di dalam budaya integritas untuk mencapai kualitas kerja dan kinerja terbaik

d)   Menumbuhkan semangat kepedulian dan rasa memiliki perusahaan

e)   Menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk menjaga reputasi dan nama baik perusahaan

f)     Meningkatkan kesadaran untuk memahami bahwa integritas adalah aset termahal perusahaan

g)    Menciptakan perilaku kerja dengan energi integritas supaya dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja menjadi lebih baik

h)   Menjadikan diri sebagai energi integritas untuk berkontribusi dan melayani perusahaan dengan lebih produktif dan efektif

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

a)   Mampu bekerja dengan perilaku kerja yang etis di dalam budaya integritas

b)   Menjunjung tinggi nilai-nila, norma-norma, dan falsafah kerja di semua unsur dan dimensi perusahaan

c)    Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang memaksimalkan semua potensi perusahaan

d)   Mampu membangun komunikasi yang efektif untuk meningkatkan integritas di tempat kerja

e)   Mampu menjaga dan menangani komunikasi rahasia di dalam perusahaan

f)     Memahami cara untuk meningkatkan integritas dan reputasi perusahaan

g)    Bersikap profesional dan membuat keputusan yang etis

h)   Memahami cara menjadikan diri sendiri sebagai energi integritas perusahaan

i)     Meningkatkan rasa tanggung jawab untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik, sehingga tujuan dan misi perusahaan dapat tercapai

j)    Memahami bahwa integritas adalah kekuatan terpenting untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat

k)    Menjalankan tata kelola perusahaan dengan tegas dan professional

l)     Menghasilkan hubungan kerja yang saling menghormati dan saling mendukung

MATERI PEMBAHASAN  4 JAM

TEMA: PERILAKU KERJA DENGAN INTEGRITAS ADALAH ASET TERMAHAL PERUSAHAAN

Sub Bahasan

a)   Integritas adalah aset termahal perusahaan

b)   Memahami modal integritas sebagai kekayaan perusahaan

c)    Lingkungan kerja yang etis menguatkan integritas

d)   Proses internalisasi nilai –nilai untuk penguatan integritas

e)   Mendefinisikan integritas dalam layanan profesional di internal perusahaan

f)     Pola perilaku untuk work life balance

g)    Integritas menguatkan kepercayaan, kualitas, kompetensi, transparansi, dan akuntabilitas

h)   Berinteraksi dan mempengaruhi dengan energi positif

i)     Cerdas saat berurusan dengan rumor, gosip, dan keraguan

j)    Mendapatkan dukungan untuk hal-hal yang dikerjakan

k)    Menghindari situasi kerja yang penuh kecemasan

l)     Menguasai praktik dan prinsip dengan integritas pribadi

m)  Menyeimbangkan etika pribadi dengan etika organisasi

n)   Membuat keputusan etis dengan teknik rasional dan intuisi

o)   Menghindari penyebab disorganisasi

p)   Menguatkan budaya organisasi

q)   Menguatkan organisasi di wilayah kerja Anda

r)    Menguatkan cara kerja dengan sistem dan tata kelola

s)    Menjalankan budaya integritas dengan energi kolaborasi

t)    Integritas dalam menangani risiko

u)   Integritas yang memperkaya rutinitas di tempat kerja

v)    Memahami keragaman pola pikir dan gaya komunikasi

w)  Stakeholder Karyawan: privacy, keselamatan, dan kesehatan

x)    Kesimpulan dan rekomendasi

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083 / 0877 818 538 65

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN KREATIVITAS DAN INOVASI 1 HARI 8 JAM DJAJENDRA

PROFILEPELATIHAN KREATIVITAS DAN INOVASI 1 HARI 8 JAM DJAJENDRA

TEMA: BERPIKIR KREATIF, BERTINDAK INOVATIF, MENYELESAIKAN MASALAH DENGAN TUNTAS, DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG RENDAH RISIKO

DESKRIPSI

Perubahan dan tantangan membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif, untuk membuat perusahaan menjadi lebih kompetitif. Seperti kata Albert Einstein bahwa imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. Sebab, pengetahuan hanya mampu mendefinisikan semua yang diketahui dan dimengerti saat ini, sedangkan imajinasi memungkinkan pikiran kreatif untuk menemukan atau menciptakan sesuatu yang belum pernah diketahui ataupun dimengerti selama ini.

Kompetisi bisnis di dunia globalisasi seperti sekarang ini sedang mengharuskan setiap karyawan dan pimpinan, apapun fungsi dan peran mereka, untuk menjadi energi kreatif yang bekerja dengan kompetitif, dan memenangkan persaingan bisnis dengan risiko yang terhitung. Dalam hal ini, setiap orang di dalam perusahaan tidak hanya bergantung kepada pengetahuan praktis dan rutinitas yang monoton, tetapi sudah wajib menggunakan kreativitas dalam peran dan fungsi kerja masing-masing, serta cerdas berinovasi supaya dapat menggunakan sumber daya perusahaan secara lebih efektif, produktif, dan efisien.

Kreativitas merupakan keterampilan yang dapat dipelajari dan dikuasai oleh siapapun. Jadi, setiap karyawan, apapun latar belakang mereka, dan apapun pekerjaan yang sedang mereka lakukan sekarang, bila mereka menguasai seni dan teknik kreativitas, maka mereka dapat menggunakannya untuk keberhasilan pekerjaan mereka dengan lebih baik.

Perusahaan atau organisasi bisnis yang inovatif sangat tergantung kepada energi kreatif dari seluruh karyawan dan pimpinannya. Oleh karena itu, bila perusahaan Anda ingin menjadi yang terbaik di dalam kompetisi bisnis, maka siapkan setiap orang di dalam perusahaan Anda untuk menjadi energi kreatif, yang cerdas membuat keputusan dan juga kreatif dalam menyelesaikan semua masalah.

Program pelatihan selama satu hari ini dirancang untuk semua tingkatan karyawan dan pimpinan perusahaan. Jadi, siapa saja boleh ikut pelatihan ini, dan program pelatihan ini membantu setiap orang untuk mempelajari teknik dan seni kreativitas, pengambilan keputusan, penyelesaian masalah, dan juga mampu bekerja dengan nilai-nilai inovasi.

Melalui program pelatihan ini, peserta akan berlatih kreativitas  dan juga berlatih cara pemecahan masalah dengan kreatif, dan juga kemampuan untuk mengambil keputusan kreatif yang rendah risiko.

TUJUAN

Menguasai beberapa teknik kreativitas populer yang benar-benar efektif untuk membantu pekerjaan sehari-hari.

Memahami bahwa kreativitas dapat dipelajari dan dilatih, walau merasa tidak memiliki bakat atau potensi.

Langkah-langkah yang harus diambil setiap karyawan untuk menjadi energi kreatif perusahaan.

Meningkatkan kepercayaan diri untuk menyelesaikan tugas-tugas dengan lebih kreatif.

Mampu membebaskan diri dari persepsi yang keliru tentang kreativitas dan inovasi.

Berani mengambil keputusan dan cerdas menyelesaikan masalah.

Menjadikan energi kreatif sebagai etos kerja.

MANFAAT PELATIHAN

Peserta akan menguasai prinsip-prinsip kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja.

Peserta akan meningkatkan teknik kreativitas dengan memanfaatkan kekuatan imajinasi atau visualisasi yang menjadikan memori pikiran lebih produktif.

Peserta akan menguasai langkahdemi langkah proses kreativitas dan menggunakanpraktek-praktek yang terbukti mampu meningkatkan kreativitas.

Peserta mampu menggunakan beberapa teknik untuk menciptakan sejumlah besar pilihan dan alternatif solusi atas masalah yang dihadapi.

Peserta mampu menggunakan teknik berpikir kreatif untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi.

Peserta mampu mencari akar penyebab masalah secara efisien dan menggunakannya untuk menemukan solusi.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PEMBAHASAN

SESI 1: MEMAHAMI CARA KERJA KREATIVITAS DAN INOVASI

Sub Bahasan

1.       Mengenal kreativitas

2.       Cara menjadi pribadi yang inovatif

3.       Hubungan antara kreativitas dan kecerdasan intelektual

4.       Memahami prinsip-prinsip kreativitas

5.       Memanfaatkan kreativitas untuk bekerja dengan lebih produktif

6.       Memanfaatkan kreativitas untuk menyelesaikan hal-hal tak terduga

7.       Memahami isu dan memprediksi masa depan berdasarkan masa lalu, serta menghubungkannya dengan energi kreatif dan inovatif

SESI 2: PRINSIP-PRINSIP KREATIVITAS

Sub Bahasan

1.       Prinsip kreativitas

2.       Teknik untuk memisahkan antara ide dan bukan ide dalam praktek

3.       Membuat ide sebanyak mungkin dalam waktu singkat

4.       Cara berhubungan dengan kreativitas

5.       Menghindari kebiasaan buruk yang menghalangi kehadiran ide-ide baru

6.       Memperluas wawasan dan ruang pencarian tanpa terjebak di dalamnya

7.       Teknik menghindari pola pikir penghambat kreativitas

8.       Teknik menghindari pikiran negatif

SESI 3: PROSES KREATIVITAS

Sub Bahasan

1.       Memahami proses kreativitas

2.       Tahap-tahap kreativitas untuk mengundang ide-ide baru dengan lebih cepat

3.       Teknik untuk memperluas pencarian kreatif

4.       Teknik untuk mengelola risiko di dalam proses kreativitas

5.       Sikap dan perilaku yang dapat menghilangkan kreativitas, dan cara untuk menghindarinya

SESI 4: TEKNIK KREATIVITAS

Sub Bahasan

1.       Memahami teknik kreativitas

2.       Teknik berpikir dalam kelompok untuk menggunakan input semua orang secara efisien

3.       Cara memanfaatkan teknik acak dalam kreativitas

4.       Cara menggunakan hal-hal yang berlawanan untuk membuat sejumlah besar asosiasi dan menghasilkan konsep-konsep baru

5.       Cara memanfaatkan kekuatan visualisasi dan menciptakan asosiasi sistematis

6.       Cara menggabungkan kekuatan matriks, berlawanan, diagram pohon, kata kunci yang terkait, dll untuk mencari secara sistematis ruang kemungkinan dan menghasilkan pemikiran baru

7.       Teknik untuk mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri atau dari orang lain untuk meningkatkan peluang solusi yang lebih baik

8.       Cara mendorong atau memberikan sugesti kepada orang lain untuk melihat ide-ide kreativitas melampaui zona nyaman mereka

9.       Cara menggunakan provokasi dan tantangan untuk menghasilkan ide baru

UNTUK TRAINING HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083 / 0877 818 538 65

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN UNTUK PEMBUATAN KODE ETIK, ETIKA BISNIS DAN ETOS KERJA PERUSAHAAN

DJAJENDRA 20 NOV 2013

JASA KONSULTAN UNTUK PEMBUATAN KODE ETIK, ETIKA BISNIS DAN ETOS KERJA PERUSAHAAN

1.    Pelatihan Pembuatan Kode Etik (Code of Conduct) Perusahaan

2.    Pelatihan Pembuatan Panduan Etika Bisnis (Business Ethics Guidelines) Perusahaan

3.    Pelatihan Pembuatan Panduan Etos Kerja Berpedomankan Nilai-Nilai Perusahaan (Core Values) 

Produk yang didapatkan perusahaan dalam bentuk dokumen Panduan Etika Bisnis, dokumen Kode Etik, dan dokumen Panduan Etos Kerja. Jasa yang didapatkan perusahaan dalam bentuk pelatihan 5 kali pertemuan (durasi 40 jam), pendampingan 3 kali untuk proses penerapan di lapangan dengan tepat, dan 2 kali pertemuan untuk konsultasi pemantapan implementasi

Investasi produk dan jasa konsultan untuk pembuatan Kode Etik, Etika Bisnis, dan Panduan Etos Kerja Rp 200.000.000,- (Dua ratus juta rupiah)

Hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETIKA BISNIS (BUSINESS ETHICS) 2 HARI 16 JAM

PELATIHAN ETIKA BISNIS 2 HARI 16 JAM

LATAR BELAKANG

Dalam dunia modern ini, bisnis adalah salah satu kekuatan yang sangat berkuasa. Kekuatan modal dan sumber daya yang terlibat dalam sebuah proses bisnis menciptakan nilai tambah untuk kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia. Karena bisnis memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia, maka diperlukan tata kelola bisnis yang bermoral. Dalam hal ini, moral tersebut biasanya diatur dalam pedoman etika bisnis di masing-masing organisasi atau perusahaan. Dengan mematuhi pedoman etika bisnis, maka perusahaan mampu menjalankan bisnisnya dengan etis, sehingga pemilik saham, karyawan, manajemen, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya mendapatkan kebaikan dan keadilan dari keberadaan bisnis tersebut.

Program pelatihan etika bisnis ini menyediakan perspektif dasar untuk praktek-praktek pengelolaan organisasi, bisnis, dan tanggung jawab terhadap semua kepentingan stakeholder. Penekanan khusus ditempatkan pada sifat saling terkait antara etika, moral, integritas, hukum, dan perilaku dalam mengelola individu, kelompok, dan organisasi dalam lingkungan bisnis yang menjunjung tinggi kepentingan stakeholder secara adil dan wajar.

Pelatihan ini akan membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis, sehingga perusahaan akan lebih dipercaya oleh setiap stakeholders dengan sepenuh hati. Dan hal ini akan membuat bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan akan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis yang penuh persaingan ketat. 

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat energi integritas pribadi dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis.
  2. Mengembangkan keterampilan dan keyakinan untuk menjalankan etika bisnis.
  3. Mengembangkan pemahaman tentang hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  4. Mampu meningkatkan perilaku kerja yang etis di dalam organisasi.
  5. Meningkatkan tanggung jawab perusahaan dalam aspek bisnis, ekonomi, hukum, etika, sosial, dan kemanusiaan.
  6. Memahami realitas budaya, sosial, dan psikologi kekuasaan di Indonesia  terhadap pelaksanaan etika bisnis.

MANFAAT PELATIHAN

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

1.      Menerapkan perilaku kerja berlandaskan panduan etika bisnis

2.      Menerapkan prinsip-prinsip bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab

3.      Memahamiteknikpenalaran moraldan argumentasiyang diperlukan untukmenganalisisisu-isu moraldalam bisnis

4.      Memahamitindakanindividu dalamtransaksiekonomi danbisnis dalamberbagai kerangkamoral yang baik

5.      Menerapkan prinsip-prinsipetikaumum untukkasus ataupraktikbisnis

6.      Memahami arti moralterpuji dan tindakanteladanindividu dalambisnis

7.      Memahami maksud dari tindakan moral yang tercela oleh individu dalambisnis atauperusahaan

MATERI PEMBAHASAN  2 HARI 16 JAM

·         Apa Etika?

·         Apa Etika Bisnis?

·         Manfaat Mengelola Etika

·         Pelaksana Etika di Tempat Kerja

·         Pedoman Mengelola Etika di Tempat Kerja

·         Peran dan Tanggung Jawab

·         Etika Pemberi Kerja

·         Etika Karyawan

·         Kebijakan Privasi

·         Isu Pelecehan

·         Teknologi dan Etika Bisnis

·         Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial

·         Mengidentifikasi Jenis Tanggung Jawab

·         Penanganan Tanggung Jawab Sosial dan Konflik Bisnis

·         Dasar-dasar Keputusan Etis

·         Menyeimbangkan Etika Pribadi dan Organisasi

·         Dilema Umum Etika

·         Membuat Keputusan Etis

·         Mengatasi Hambatan

·         Whistle Blowing

·         Kriteria dan Risiko Whistle Blowing

·         Proses Whistle Blowing

·         Ketika Anda Harus Menjadi Whistle Blowing

·         Etika Manajerial

·         Manajemen Etis

·         Mengidentifikasi Karakteristik

·         Memastikan Perilaku Etis

·         Perilaku Tidak Etis

·         Mengenali dan Identifikasi Perilaku Tidak Etis

·         Mencegah Perilaku Tidak Etis

·         Mengatasi Perilaku Tidak Etis

·         Intervensi Terhadap Perilaku Tidak Etis

·         Etika dalam Bisnis

·         Dasar Organisasi dalam Etika Bisnis

·         Mengatasi Kebutuhan Etika dalam Bisnis

·         Prinsip Etis dalam Bisnis

·         Perlindungan Bisnis yang Etis

·         Mengembangkan Kode Etik

·         Melakukan Etika Internal Audit

     ·        Menjunjung tinggi Program Etika

Untuk Training Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website: http://djajendra-motivator.com

E-mail: training@djajendra-motivator.com