PELATIHAN BUDAYA KOLABORASI 8 JAM

copy-cropped-header.jpg

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

PELATIHAN BUDAYA KOLABORASI 8 JAM

The Culture of Collaboration Collaborative Leadership

“Budaya kolaborasi adalah bagian dari strategi organisasi untuk menciptakan lingkungan dari dua atau lebih organisasi, agar dapat saling bekerja sama dengan tujuan untuk memaksimalkan kinerja keseluruhan.” ~ Djajendra

DESKRIPSI

Membangun budaya kolaborasi diantara departemen, divisi, atau unit kerja di dalam satu group perusahaan sangat ditentukan oleh aspek kebijakan, prosedur, sistem, kinerja, teknologi, efisiensi, nilai, interaksi, komitmen, motivasi, loyalitas, persepsi, integritas, etika, kepemimpinan, karyawan, dan komunikasi. Bila semua aspek di atas dapat dipenuhi dengan sempurna oleh organisasi group dari level tertinggi hinggal level terendah, maka perilaku kolaboratif diantara individu atau kelompok dapat diimplementasikan melalui best practices organisasi untuk menghasilkan kinerja group secara keseluruhan yang optimal.

Secara bisnis, legalitas, dan akuntansi sangatlah mudah untuk menyatukan dan mengatur kolaborasi diantara semua anak perusahaan group sebagai unit bisnis yang menjadi hak milik dari perusahaan induk (holding company). Tetapi, dari sisi kepemimpinan, karyawan, prestasi, gengsi, kinerja, dan wilayah kekuasaan organisasi; sangatlah tidak mudah untuk mengharapkan semua pihak dengan ikhlas melakukan kolaborasi tanpa memikirkan kepentingan masing-masing. Setiap pemimpin dan karyawan di setiap anak perusahaan pasti memiliki obsesi dan mimpi untuk menjadi yang terbaik. Kompetisi yang lebih mengedepankan peran daripada visi besar group akan menciptakan politik kantor yang berpotensi mengaburkan nilai-nilai budaya kolaborasi. Padahal, setiap anak perusahaan harus meningkatkan nilai bisnis dan reputasi untuk dikontribusikan ke dalam perusahaan induk. Oleh sebab itu, diperlukan peran kepemimpinan dan karyawan dalam kerendahan hati untuk berkontribusi dalam loyalitas dan integritas yang tinggi untuk kepentingan visi besar perusahaan induk.

Pelatihan The Culture of Collaboration – Collaborative Leadership, akan disampaikan dalam bentuk  motivasi interaktif dengan tambahan aktivitas role play dan games di dalam kelas. Pelatihan akan difokuskan untuk mengembangkan mindset, perilaku, kebiasaan, dan kepribadian peserta agar dapat mengelola dan meningkatan nilai perusahaan melalui kolaborasi kepemimpinan yang profesional. Termasuk, mengembangkan nilai-nilai budaya kerja yang menuju pada kepemimpinan kolaboratif yang saling mendukung untuk mencapai kinerja perusahaan secara total; memahami  kaitan antara kolaborasi  dan produktivitas karyawan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi  kolaborasi; merumuskan  strategi untuk membangun  kolaborasi  di  lingkungan masing-masing; serta mengimplementasikan collaboration framework untuk me-menage dan mengukur kolaborasi.

Mengembangkan budaya kolaborasi dan kepemimpinan yang kolaboratif dilingkungan sebuah perusahaan atau bersama-sama anak perusahaan berarti melibatkan seluruh kepemimpinan dan karyawan dalam lingkungan budaya kerja yang saling percaya satu sama lain untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dalam batas-batas yang ditentukan oleh organisasi induk. Komunikasi yang efektif, beretika, dan terbuka akan membuat setiap pihak bisa saling percaya dan saling mendengarkan untuk menghasilkan hal-hal luar biasa buat organisasi induk. Setiap kepemimpinan dan karyawan dari anak perusahaan mana pun harus memiliki sikap positif  dan tidak boleh saling menyalahkan satu sama lain; tapi berjiwa besar untuk saling memotivasi, menghormati, mendukung, dan secara bersama-sama mengelola perbedaan dan keragaman dengan bijak melalui wawasan dan gambaran besar. Setiap kontribusi kepemimpinan dilingkungan tempat kerja harus dihargai dan diakui secara tepat waktu oleh organisasi, agar setiap pemimpin di dalam tim kolaborasi dapat memiliki motivasi yang kuat untuk bekerjasama sesuai komitmen dan fokus pada kebutuhan peningkatan kinerja organisasi induk.Pelatihan selama 8 jam ini bertujuan untuk membahas praktik-praktik terbaik dalam pengembangan budaya kolaborasi dilingkungan perusahaan atau organisasi.

KONSEP DASAR PELATIHAN

1.   Kebutuhan menjalankan partnership leadership dilingkungan perusahaan adalah suatu keharusan untuk  mensukseskan strategi perusahaan untuk mencapai kinerja optimal.

2.   Agar partnership leadership tersebut dapat berjalan dengan optimal dan dapat meningkatkan value bisnis perusahaan, maka perusahaan perlu mengembangan budaya collaborative leadership.

3.   Dalam rangka menuju collaborative leadership  tersebut perlu disiapkan training best practice leadership advance untuk level manajer, senior manajer, vice president, direksi, dan komisaris.

TUJUAN UMUM PELATIHAN

Membangun budaya kolaborasi dilingkungan perusahaan untuk  meningkatkan value perusahaan.

TUJUAN KHUSUS PELATIHAN

1.   Peserta  memahami  mengapa perusahaan perlu membangun budaya kolaborasi.

2.   Peserta memahami  kaitan antara kolaborasi  dan produktivitas karyawan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi  kolaborasi.

3.   Peserta memahami  bagaimana kolaborasi dapat meningkatkan business value perusahaan.

4.   Peserta dapat  merumuskan  strategi bagaimana membangun  kolaborasi  di  lingkungan masing-masing.

5.   Peserta dapat mengimplementasikan collaboration framework untuk me-menage dan mengukur kolaborasi (bagaimana mengimplementasikan kolaborasi)

METODE PELATIHAN

Indoor: Presentasi, Tanya-Jawab, Diskusi, Brainstorming, Role Play, Games Dan Icebreaker.

MANFAAT PELATIHAN

1.   Peserta belajar memahami konsep menjalankan leadership partnership (kepemimpinan kemitraan) untuk memperkuat budaya kolaborasi.

2.   Peserta belajar  menerapkan budaya kolaborasi berlandaskan integritas, pelayanan, dan pengabdian untuk kepentingan visi besar perusahaan.

3.   Peserta belajar tentang perilaku kerja yang berdasarkan nilai-nilai budaya kolaborasi.

4.   Peserta belajar meningkatkan nilai bisnis perusahaan melalui peran kepemimpinan yang kolaboratif untuk mendukung semua kepentingan strategis perusahaan.

5.   Peserta belajar tentang peran budaya kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas karyawan untuk menghadapi tantangan bisnis dari pengaruh globalisasi.

6.   Peserta belajar tentang hambatan dan tahapan yang harus dilalui untuk membangun kolaborasi.

7.   Peserta belajar tentang  pengaruh budaya perilaku kerja, teknologi, proses, dan pemerintah terhadap kerangka kerja kolaborasi.

8.   Peserta belajar cara mengelola dan mengukur keberhasilan kolaborasi.

MATERI PELATIHAN

SESI 1: BEST PRACTICE – MEMBANGUN BUDAYA KOLABORASI DILINGKUNGAN PERUSAHAAN 

Materi Sub Bahasan: pengertian dan pemahaman budaya kolaborasi; peran hard system dan soft system dalam mendukung budaya kolaborasi;konsep leadership partnership untuk memperkuat budaya kolaborasi; mengelola dan meningkatkan nilai perusahaan melalui kolaborasi; nilai-nilai perilaku utama untuk membangun budaya kolaborasi; budaya kolaborasi meningkatkan produktivitas karyawan dari pengaruh globalisasi; pengaruh budaya perilaku, teknologi, proses, dan pemerintah terhadap kerangka kerja kolaborasi; mengimplementasikan kolaborasi;mengelola dan mengukur kolaborasi.

SESI 2: MEMBANGUN BUDAYA KOLABORASI MELALUI AKTIVITAS GAMES, ROLE PLAY, DAN COLLABORATION SELF TEST

Materi Sub Bahasan: selama dua jam seluruh peserta akan membentuk kelompok untuk melakukan berbagai aktivitas bersifat role play untuk melakukan kolaborasi di dalam kelompoknya. Setelahnya, peserta akan mengisi collaboration self test dan hasilnya akan didiskusikan dalam forum diskusi besar.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505 

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com