KERAGAMAN DAN PERBEDAAN MEMPERKAYA WAWASAN DAN PENGALAMAN

“Keragaman dan perbedaan adalah kenyataan dari alam semesta. Keragaman dan perbedaan adalah kehendak Tuhan. Keragaman dan perbedaan adalah ilmu Tuhan yang tidak pernah bisa dipahami oleh orang-orang yang anti keberagaman dan perbedaan.”~Djajendra 

Kita semua berasal dari keberagaman dan perbedaan, yang menempati bumi secara bersama-sama, dan saling berbagi kebaikan agar bisa menjalani kehidupan yang damai. Bila kita berniat meniadakan keberagaman dan perbedaan, maka hasilnya konflik dan kekacauan, tidak akan pernah ada kedamaian. Tanpa empati dan kasih sayang,  setiap hubungan tidak akan mampu berkomunikasi dan berbagi. Perasaan paling benar membuat ego mencegah kedamaian hidup. Perasaan paling benar tidak mampu menyesuaikan diri dengan keberagaman, mampunya hanya menyalahkan yang tidak sama dan menciptakan kekacauan.

Perbedaan bersumber dari pemikiran. Bila pemikiran mampu menciptakan karakter yang saling menghormati, saling pengertian, saling mendengarkan, tanpa penghakiman; maka, kedamaian dan keindahan hidup bersama pasti terwujud. Perbedaan harus disikapi dengan memahaminya, dengan sabar, dan tidak menyalahkan yang berbeda. Setiap pemikiran haruslah berlandaskan kepada niat untuk hidup damai dan bahagia bersama-sama. Tidak boleh ada ide atau pemikiran yang menciptakan kondisi untuk memusuhi atau meniadakan perbedaan. Ide dan pemikiran yang anti keberagaman dan perbedaan adalah sumber kekacauan hidup. Siapapun yang berniat hidup damai hanya bisa didapatkan dengan cara merangkul keberagaman dan perbedaan untuk hidup bersama-sama di dalam keharmonisan.

Keberagaman dan perbedaan adalah kenyataan dari alam semesta. Keberagaman dan perbedaan adalah kehendak Tuhan. Keberagaman dan perbedaan adalah ilmu Tuhan yang tidak pernah bisa dipahami oleh orang-orang yang anti keberagaman dan perbedaan. Sejarah di dunia mencatat, siapapun yang bertindak untuk menghilangkan keragaman dan perbedaan, mereka pasti gagal, karena keragaman dan perbedaan merupakan kehendak Tuhan. Keragaman dan perbedaan sudah ada di dalam setiap aspek dan dimensi kehidupan. Dunia yang kita tempati sekarang memperlihatkan indahnya keragaman dan perbedaan. Segala sesuatu di alam semesta ini berbeda dan beragam, tiada sesuatu yang sifatnya seragam. Hanya pemikiran manusialah yang menciptakan keseragaman, sedangkan kehendak Tuhan sangat terlihat dalam bentuk keragaman.

Setiap perbedaan adalah sekolah untuk belajar sesuatu agar kita menjadi lebih berpengetahuan dan berwawasan. Menyikapi perbedaan yaitu dengan menjadi diri sendiri yang asli dengan kekuatan integritas diri yang tinggi, lalu menguatkan perilaku positif dan niat baik untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan hidup. Jadi, tidak boleh ada reaksi negatif saat melihat orang-orang yang tidak sama dengan kita. Kita semua harus jujur dan sadar untuk memahami bahwa semua orang ciptaan Tuhan, semua makhluk ciptaan Tuhan, serta apapun yang ada di langit dan di bumi adalah ciptaan dan kepunyaan Tuhan. Semua ciptaan Tuhan tersebut terus-menerus diurus sama Tuhan dengan penuh kasih sayang. Tuhan itu maha pemurah lagi maha penyayang. Semua yang ada di alam semesta ini milik Tuhan, ciptaan Tuhan. Oleh karena itu, keberagaman dan perbedaan yang ada karena kehendak Tuhan ini haruslah dihormati dan dilayani dengan tulus dari empati dan kasih sayang.

Siapapun yang mengabaikan perbedaan atau menolak perbedaan, maka mereka akan kehilangan keseimbangan dalam hidup. Orang-orang yang tidak seimbang selalu memiliki pemikiran yang suka berburuk sangka dengan yang tidak sama dengan dirinya. Hal ini, merupakan benih konflik dan momen-momen pertengkaran pun akan selalu muncul di dalam realitas kehidupan sosial. Akibatnya, kedamaian hidup pasti hilang, kemarahan dan kekhawatiran selalu menjadi bagian dari aksi dan reaksi. Kondisi ini, tidak akan menguntungkan siapapun dan semua orang akan menghadapi kehidupan yang merugikan. Jelas, semakin suka orang menonjolkan perbedaan, semakin tidak mudah untuk menciptakan kedamaian dan ketertiban dalam kehidupan sosial.  Tuhanlah yang maha sempurna, sehingga tidak boleh seorang manusiapun yang merasa dirinya sebagai yang superior. Sebab, hanya Tuhan yang maha sempurna dan segala pujian hanya untuk Tuhan. Jadi, hati dan pikiran harus dibuka dengan ikhlas dan rendah hati, untuk melihat realitas kehidupan yang tumbuh dan berkembang di dalam keragaman dan perbedaan. Selama merasa tinggi hati dan paling tahu semua, maka selama itu tidak mungkin bisa menghargai perbedaan dan keragaman.

Kita tidak bisa mengharapkan orang lain untuk berpikir seperti kita. Kita tidak bisa mengharapkan orang lain berkomunikasi dan bersikap seperti kita. Kita semua berbeda dan beragam, tidak bisa dipaksa atau diimpikan menjadi seragam. Oleh karena itu, kita perlu toleransi dan empati untuk bisa hidup berdampingan dengan semua ciptaan Tuhan. Saling mengenali dan menghargai perbedaan dan keragaman membuat hidup kita kaya wawasan dan kaya pengalaman.

Kenali diri sendiri dan masuklah ke dalam diri sendiri untuk memperkuat semua pemikiran, keyakinan, dan kebenaran yang ada di dalam diri Anda. Anda harus menjadi diri sendiri yang mampu menjalankan hidup Anda sesuai dengan apa yang Anda yakini. Tetapi, di dalam kehidupan sosial yang beragam dan berbeda ini, Anda harus menjaga hati dan pikiran untuk tidak menciptakan permusuhan kepada yang tidak sama dengan Anda. Jaga ucapan dan tidak bertindak melawan keberagaman. Etika kehidupan sosial dalam wujud kesopanan, kebajikan, dan persahabatan haruslah menjadi kekuatan Anda untuk bisa bergaul dan berkomuniasi melintasi batas-batas yang ada di dalam diri Anda. Kesalahpahaman dan harapan yang muncul dari anti keberagaman haruslah dihindari. Jadilah diri sendiri yang kuat dan hebat, yang cerdas sosial dalam perbedaan dan keberagaman.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENCINTAI PEKERJAAN DAN MENCINTAI LINGKUNGAN KERJA

“Tanpa cinta, Anda hanya mengumpulkan sebanyak mungkin musuh.”~Djajendra

Cinta bertindak sebagai jalan menuju kehidupan yang lebih baik. Jadi, ketika Anda sangat mencintai atau menyukai pekerjaan Anda, maka Anda tidak akan hitung-hitungan untuk melakukannya dengan cara-cara terbaik. Anda pun tidak akan pernah merasa lelah atau bosan dengan rutinitas dari pekerjaan yang Anda lakukan. Anda selalu bisa tampil bugar, kuat, disiplin, tenang, bahagia, antusias, bertenaga, dan melayani dengan gembira.

Ketika jiwa kehilangan cinta terhadap pekerjaan dan pikiran sangat ambisius terhadap nafsu egois, maka Anda pasti kehilangan diri sejati untuk menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik. Cinta adalah sumber kesuksesan. Apa pun yang Anda kerjakan dengan cinta, maka yang Anda kerjakan itu akan memberikan hasil terbaik. Cinta membuat Anda merasa penuh semangat dan merasa terpenuhi dengan sempurna. Cinta adalah kebutuhan dasar untuk kehidupan bahagia di tempat kerja. Bila setiap orang bekerja dengan mencintai pekerjaannya, maka energi cinta menjadi kekuatan di setiap proses kerja, untuk menghasilkan kebahagiaan dan kinerja terbaik.

Sering sekali, seseorang sangat berbakat dan pandai dengan pekerjaannya, tetapi kehilangan cinta di tempat kerja, karena lebih mengutamakan uang sebagai motivasi, bukan pekerjaan yang dijadikan sebagai motivasi. Akibatnya, orang tersebut membawa kebiasaan buruk dalam proses kerja, sehingga dia menjadi energi negatif terhadap pekerjaan yang dia lakukan. Dalam hal ini, rasa syukur dan tanggung jawab pun hilang, sehingga hanya tersisa pikiran-pikiran buruk yang menggerogoti kelancaran dan kualitas dari proses kerja. Intinya, cinta menghasilkan proses kerja dan keputusan yang hebat dari kehidupan kerja. Bila segala sesuatu dihasilkan dari pikiran yang penuh kasih dan cinta, maka tidak akan ada konflik, yang ada hanya kebaikan dan kedamaian.

Setiap karyawan yang bisa mendatangkan cinta di tempat kerja adalah pahlawan yang bisa membangun perusahaan menjadi kuat dan besar. Mendatangkan energi cinta di tempat kerja sesungguhnya sesuatu yang mudah, tidak sulit. Caranya: cintai pekerjaan Anda, cintai tantangan Anda, cintai perbedaan di tempat kerja, cintai resiko, cintai perubahan, cintai target Anda, cintai tanggung jawab, cintai kesulitan, dan cintai orang-orang sulit di tempat kerja. Bila Anda melakukan pekerjaan dengan cinta dan mencintai pekerjaan yang Anda lakukan, maka di sepanjang jam kerja hidup Anda gembira dan bahagia selalu. Tidak akan ada kesulitan, semua akan terlihat sebagai perjalanan yang menyenangkan. Jadi, cinta menjadikan Anda selalu senang dan terhibur dengan semua yang Anda hadapi dan kerjakan.

Saat berlangsung perang saudara di Amerika Serikat, seorang prajurit mendekati Abraham Lincoln dan berkata, “kita memiliki musuh yang sangat kuat, apa strategi kita untuk menghancurkan mereka”. Abraham Lincoln menjawab, “apakah saya tidak menghancurkan musuh-musuh saya, ketika saya menjadikan mereka teman saya?”  Abraham Lincoln memiliki komitmen untuk menghancurkan musuh-musuhnya dengan energi cinta. Dia tidak menunjukkan benci dan dendam, dia mencintai pekerjaannya dan semua pihak yang terlibat dalam pekerjaannya. Lincoln memiliki komitmen dan kemauan yang kuat untuk menggunakan kekuatan cinta dalam mengatasi musuh-musuhnya di medan perang. Hasilnya, dia menang dan suatu waktu setelahnya menjadi Presiden Amerika Serikat ke -16.

Energi cinta Anda di tempat kerja menjadikan Anda pemenang dan berprestasi gemilang. Contohnya, Abraham Lincoln. Apa pun realitas dan perilaku orang-orang di tempat kerja Anda, terimalah mereka semua dengan energi cinta Anda. Hancurkan yang tidak baik dengan energi cinta Anda. Kalahkan yang sombong dengan energi cinta Anda. Anda tidak perlu menunjukkan kekuatan dan kekuasaan, cukup menunjukkan energi cinta untuk membuat musuh Anda menjadi sahabat baik Anda. Cinta membuat Anda mampu menikmati hubungan kerja dengan siapapun. Cinta membuat Anda mampu membangun kepercayaan di tempat kerja. Cinta menjadikan Anda memahami orang lain sesuai dengan keberadaan mereka. Jadi, Anda tidak akan pernah meminta siapa pun untuk menjadi seperti yang Anda pikirkan atau inginkan. Anda mampu mencintai setiap orang sesuai keberadaan mereka, bukan sesuai dengan selera atau maunya Anda.

Bila Anda tidak mencintai pekerjaan dan lingkungan kerja Anda, maka Anda akan menemukan sangat banyak musuh di dalam perusahaan Anda. Semua yang berbeda atau tidak sesuai dengan Anda akan Anda anggap sebagai musuh. Energi musuh akan menjadikan kehidupan kerja Anda penuh dengan stres dan jauh dari kedamaian. Tanpa cinta, Anda hanya mengumpulkan sebanyak mungkin musuh. Jadilah seperti Abraham Lincoln yang menghancurkan semua musuh-musuhnya dengan cinta. Cinta terhadap pekerjaan, lingkungan kerja, dan orang-orang di tempat kerja menjadikan Anda mampu membangun jembatan yang kuat untuk mencapai karir dan prestasi terbaik.

Ketika Anda membawa energi cinta ke tempat kerja maka semua tekanan yang bersumber dari rekan kerja, atasan, bawahan, atau stakeholders yang lainnya tidak akan mendorong Anda untuk tampil dengan kebiasaan buruk. Anda dengan energi cinta yang kuat mampu menerima semua realitas yang tidak sesuai dengan harapan, lalu melalui energi cinta memberikan pengaruh baik agar proses kerja tetap berjalan dalam kecepatan dan kualitas sesuai standar. Cinta memberi kekuatan untuk mewujudkan dan menghasilkan yang terbaik. Cinta menghasilkan pemikiran, persepsi, dan akal yang merangkul semua walau saling berbeda pandangan. Cinta tidak menghakimi dan menilai, cinta hanya menerima dan melayani dengan tulus. Dan, hal ini akan membuat lingkungan kerja tidak kaku, tetapi lincah di dalam kemampuan dan kepercayaan diri yang tinggi.

Sikap dan komitmen Anda untuk mencintai pekerjaan dan lingkungan kerja dengan tulus akan membawa dampak positif yang luar biasa. Cinta menghapus konflik dan stres di tempat kerja. Cinta menciptakan keteraturan dan menghilangkan kekacauan. Cinta mengembangkan dan membangkitkan semangat tim di tempat kerja. Cinta meningkatkan pengabdian dan pelayanan. Cinta menguatkan etos kerja yang berpengetahuan dalam sukacita dan perdamaian bersama. Cinta meniadakan pikiran negatif, kemarahan, keserakahan, kemalasan, sifat egois, dan saling menyalahkan. Cinta membuat Anda fokus dalam pengabdian untuk mencapai target materialistik melalui sukacita dan kebahagiaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MERAWAT KEBEBASAN DENGAN CINTA DAN TANGGUNG JAWAB

“Kebebasan hanya diperlukan di ruang kreativitas dan inovasi untuk kemajuan dan perbaikan ke arah hidup yang lebih baik.”~Djajendra

Semua orang ingin kebebasan dan tidak ingin dikendalikan atau diatur orang lain. Kebebasan adalah keinginan terkuat jiwa manusia. Tidak ada seorang pun yang ikhlas hidupnya tertindas. Kebebasan selalu diperjuangkan dengan cara apapun. Kebebasan itu sendiri bersumber dari pengetahuan yang paling tinggi, pengetahuan yang tidak didapatkan dari buku manapun atau sekolah manapun, tetapi hanya didapatkan dari cinta dan tanggung jawab. Sering sekali, kebebasan dicari kemana-mana oleh semua orang, padahal kebebasan itu ada di dalam diri sendiri.

Kebebasan tidak didapatkan dengan mengalahkan yang lain. Kebebasan tidak didapatkan dengan menjadi dominan atas yang lain. Kebebasan tidak didapatkan dengan mengutamakan kebenaran diri sendiri. Kebebasan hanya didapatkan dari cinta, tanggung jawab, toleransi, dan saling menolong. Jadi, kalau Anda ingin hidup Anda bebas dan merdeka, Anda harus mengenal diri sendiri, serta memiliki pengetahuan sosial untuk mengelola perbedaan dan lingkungan Anda dengan cinta dan tanggung jawab. Selama di dalam hati dan pikiran masih ada kebencian, kemarahan, dan perasaan paling benar; maka, selama itu Anda tidak pernah bebas dan merdeka. Anda selamanya akan terjajah oleh diri Anda sendiri melalui pikiran dan suara hati yang selalu merasa tidak adil dengan realitas yang Anda hadapi.

Apa yang Anda lihat di orang lain, itulah yang akan Anda dapatkan dari orang tersebut. Ketika Anda memberikan kebajikan, kebaikan, dan kasih sayang; maka, hidup Anda pun selalu bebas dan merdeka. Sebaliknya, ketika Anda memberikan kebencian, kemarahan, ketakutan, perasaan tertindas, dan perasaan tidak adil; maka, hidup Anda pun tidak akan merdeka dan bebas selamanya. Jadi, di sepanjang hidup, Anda akan selalu berkeluh-kesah dan marah kepada pihak lain atas perasaan Anda yang tidak merdeka dan bebas. Anda selalu menganggap bahwa orang lainlah yang menjadi penyebab dari ketidakbebasan dan penderitaan hidup Anda. Dan, bila ini Anda wariskan kepada kehidupan sesudah Anda, maka hal ini akan terus-menerus berlanjut di masa depan yang lebih jauh lagi.

Cinta dan tanggung jawab adalah akar kebebasan. Bila Anda mengabaikan cinta dan tanggung jawab atas kebebasan yang Anda dapatkan, maka kebebasan itu akan menjadikan Anda tidak bebas. Kebebasan yang tidak melindungi kebebasan orang lain akan menciptakan kekacauan. Kebebasan yang memperbudak orang lain akan menciptakan permusuhan dan peperangan. Kebebasan hanya ada ketika dia melindungi kebebasan orang lain dan bertindak secara bijak untuk merawat kebebasan bersama.

Tujuan kebebasan adalah untuk mengoptimalkan potensi dan bakat dengan kreativitas yang tinggi. Jadi, kebebasan itu bukan untuk menguasai orang lain atau untuk merasa dominan atas hidup orang lain. Kebebasan tidak pernah ada saat kebebasan itu ingin menjajah kehidupan yang lain. Kebebasan hanya diperlukan untuk mengejar potensi tak terbatas dan mengoptimalkan bakat hebat untuk kehidupan terbaik. Jadi, kebebasan hanya diperlukan di ruang kreativitas dan inovasi untuk kemajuan dan perbaikan ke arah hidup yang lebih baik.

Kebebasan secara fisik dan mental menjadi kunci untuk menuju kehidupan yang berkualitas. Fisik yang unggul untuk mengeksplorasi bakat dan potensi, serta mental pemenang yang positif untuk mencapai kinerja terbaik, merupakan kekuatan yang menciptakan kebebasan di dalam hidup. Selain itu, moralitas dan spiritualitas juga merupakan komponen yang penting untuk merawat kebebasan. Jiwa yang bebas selalu tenang dan kreatif di setiap situasi. Jiwa yang bebas selalu taat hukum dan patuh pada aturan dengan disiplin yang tinggi. Jiwa yang bebas dan merdeka selalu merangkul yang berbeda dengan cinta dan sopan santun. Jiwa yang merdeka selalu sadar bahwa setiap makhluk dan setiap orang adalah ciptaan Tuhan, sehingga tidak boleh disakiti dan harus disayangi.

Kebebasan tidak pernah menciptakan kerusuhan ataupun demonstrasi. Kebebasan hanya menciptakan kebebasan bagi semua orang di dalam ketaatan pada hukum, aturan, dan keharmonisan. Kebebasan didapatkan ketika Anda melepaskan gaya hidup pelanggaran hukum dan gaya hidup budak dosa. Cinta dan pengetahuan di dalam kebijaksanaan hidup akan membebaskan Anda. Tuhan menciptakan kita semua untuk menjalani hidup dengan bebas dan merdeka. Oleh karena itu, masuklah ke dalam diri sendiri untuk menemukan sumber kebaikan dan keindahan, agar Anda bisa hidup merdeka dan merasakan kebebasan di sepanjang hidup Anda.

Ketika Anda menemukan diri sejati dan memiliki jati diri yang kuat, maka sejak itu Anda akan bebas dari belenggu ketakutan dan perasaan tidak adil. Kesadaran untuk bebas dari kegelapan dan hidup di dalam terang kebenaran akan menganugerahkan Anda kebebasan. Terimalah hidup Anda dan hargai hidup Anda dengan sukacita. Jangan mencari kekurangan dari kehidupan yang Anda miliki. Berdirilah teguh dengan rasa syukur dan terima kasih. Jangan biarkan diri Anda dibebani oleh perasaan dan pikiran yang membuat Anda tidak bebas dan merdeka.

Jangan minta kebebasan dan kemerdekaan dari orang lain. Jangan berharap mendapatkan keadilan dan kebenaran dari siapapun. Anda harus benar-benar bertanggung jawab untuk hidup Anda sendiri. Anda harus benar-benar sadar untuk hanya mendapatkan kebebasan dan kemerdekaan dari dalam diri Anda sendiri. Kebebasan dan kemerdekaan akan Anda dapatkan ketika Anda menyerahkan diri Anda dan hidup Anda kepada Tuhan.

Kebebasan dan kemerdekaan di dalam kehidupan sosial hanya terjadi jika semua orang hidup bermurah hati, tidak egois, etis, taat hukum, taat aturan, disiplin, produktif, kreatif, menerima perbedaan, dan mengatur diri untuk keharmonisan hidup. Oleh karena itu, jangan menyalahgunakan kebebasan dengan perbuatan-perbuatan yang menghilangkan kebebasan orang lain. Jangan menghilangkan kebebasan orang lain dengan menghakimi orang lain. Mampu menahan ucapan untuk tidak berkata sesuatu yang bisa menghilangkan kebebasan diri sendiri dan orang lain. Mampu menguasai diri sendiri agar bertanggung jawab dan memberikan keteladanan tentang kebebasan. Kebebasan berarti memiliki empati dan toleransi untuk berbuat baik kepada semua orang, tanpa melihat perbedaan.

Kebebasan pribadi bertujuan agar diri terbebas dari ketakutan, kegelisahan, kebingungan, kekhawatiran, rasa rendah diri; dan bukan untuk meniadakan atau mengendalikan kebebasan orang lain. Intinya, kebebasan diri diperlukan agar diri menjadi berani, tegas, dan bijak dalam melayani hidupnya dengan sepenuh hati.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DALAM SETIAP MASALAH ADA SOLUSI

“Masalah muncul karena kita kehilangan arah hidup di jalan kehidupan yang sedang kita lewati.”~Djajendra

Ketika Anda merasa dirugikan, diperlakukan secara tidak adil, dan merasa menjadi korban, maka Anda akan menganggapnya sebagai masalah. Masalah di dalam diri yang bersumber dari luar diri adalah contoh dari diri yang belum mengenal dirinya sendiri. Bila Anda belum mengenal diri sejati Anda, atau belum memiliki jati diri, maka semua situasi dan peristiwa di luar diri Anda akan menjadi masalah bagi hidup Anda.

Solusi selalu ada di dalam diri Anda sendiri, bukan di luar diri Anda. Solusi untuk memenuhi keinginan Anda ada pada Anda. Di dalam diri Anda, Tuhan sudah memberikan semua potensi terbaik untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup Anda. Jadi, jika Anda masih mencari solusi di luar sana, Anda selamanya akan hidup dalam kecewa dan perasaan kalah.  

Anda mungkin memiliki rasa takut, rasa sakit hati, rasa khawatir, rasa curiga terhadap situasi di luar diri Anda; tetapi, jika Anda ikhlas dan berdamai dengan semua perasaan negatif tersebut, maka Anda pasti bisa berdamai dengan diri sendiri dan sebagian besar masalah Anda pasti hilang. Bila Anda tidak memiliki energi ikhlas di dalam diri, maka semua perasaan dan pikiran negatif tersebut akan menjadi masalah yang besar bagi hidup Anda. Jelas, masalah tercipta dari pikiran dan perasaan Anda yang tidak mampu masuk ke dalam diri sendiri untuk menemukan solusi. Kalau Anda sadar bahwa dalam setiap kesulitan pasti ada kemudahan, maka di sepanjang hidup, Anda tidak akan memiliki masalah. Masalah hanya dimiliki oleh orang-orang yang tidak yakin bahwa ada solusi untuk semua situasi yang tidak sesuai dengan keinginan. Hanya pikiran positif dan perasaan tenang yang mampu mengatur dirinya agar tidak terjebak dalam tekanan masalah hidup.

Setiap masalah hanyalah situasi untuk menjadikan Anda lebih kreatif.  Jadi, masalah muncul hanya untuk menjadikan Anda lebih pintar, serta mendorong Anda untuk segera meninggalkan zona nyaman menuju zona perubahan. Ketika pikiran Anda kreatif dan tindakan Anda inovatif, maka sebuah situasi yang sulit pasti menghasilkan banyak situasi kemudahan untuk mendapatkan solusi terbaik. Intinya, apapun masalahnya, Anda yang kreatif pasti mampu mengalahkan masalah tersebut dengan banyak cara atau banyak solusi. Anda yang kreatif mampu merubah masalah menjadi peluang. Daripada mengeluh dan menyalahkan orang lain, lebih baik Anda fokuskan energi dan waktu untuk meningkatkan kreativitas diri Anda. Keluhan, protes, marah terhadap masalah tidak bermanfaat sama sekali. Kreativitas dan tindakan kreatif Andalah yang akan menemukan solusi untuk setiap situasi yang tidak sesuai dengan rencana Anda.

Dari sudut pandang spiritual, sebuah masalah adalah bagian dari rencana Tuhan untuk kebaikan hidup Anda. Jadi, kalau Anda percaya bahwa Tuhan maha membantu dan menyayangi Anda, maka tidak pernah ada masalah dalam hidup Anda. Hanya situasi-situasi yang tidak sesuai dengan harapan dan keinginan Anda yang ada. Diperlukan kesabaran dan ketenangan untuk menemukan solusi terbaik. Ketika kehendak Tuhan yang berbicara, maka tidak ada yang memiliki kekuatan untuk mengubah jalan Tuhan. Tidak seorang pun mampu memiliki pilihan saat kehendak Tuhan hadir. Jalan satu-satunya adalah menerima dengan pikiran positif dan menghadapi masalah tersebut. Jangan membiarkan energi negatif tumbuh dalam masalah tersebut. Hadapi masalah dengan sabar, ikhlas, berani, tenang, dan yakin mendapatkan kebaikan dari masalah tersebut.

Hidup sangat dinamis dan tidak pasti. Bila Anda ingin bebas dari masalah hidup, maka Anda harus mampu melewati waktu-waktu yang tidak pasti dan penuh pengujian terhadap rasa syukur Anda. Tidak seorang pun tahu atau bisa meramalkan kapan badai akan datang ke dalam hidupnya. Siapa pun yang menggantungkan hidupnya di luar dirinya, maka dia sangat mudah dihantam badai, kemudian berbagai masalah hidup akan membuatnya lemah dan tak berdaya. Siapa pun yang lebih suka berada dalam zona kenyamanan hidupnya akan berhadapan dengan masalah hidup. Hanya bagi orang-orang yang hidup dari dalam diri aslinya mampu merubah masalah menjadi keberuntungan. Siapkan mental, siapkan kesadaran, siapkan jati diri yang kuat, agar Anda mudah menghadapi masalah apapun, lalu merubah masalah tersebut menjadi kemenangan hidup Anda.

Apa pun yang Tuhan kirimkan kepada Anda terimalah dan belajarlah darinya. Hidup ini sebuah pelajaran dan tugas kita semua adalah belajar untuk mengambil baiknya. Tidak perlu takut, tidak perlu panik, tidak perlu bingung, tidak perlu mengeluh, tidak perlu menyalahkan orang lain. Ketika masalah datang ke dalam hidup Anda, yakinkan diri sendiri bahwa itu bukan masalah, tetapi hanya sebuah situasi yang sifatnya sementara. Hadapi situasi tersebut dengan doa dan tindakan yang bersumber dari niat baik. Jangan memiliki pikiran negatif ataupun emosi yang buruk. Tampilkan diri Anda yang tenang dan santai, fokuskan perhatian ke dalam diri sejati Anda, lalu temukan solusi terbaik dari suara hati Anda yang positif. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa hidup ini adalah sebuah perjalanan singkat yang seharusnya bisa dinikmati keindahan dan kebaikannya.

Jadilah pribadi yang mengandalkan Tuhan untuk semua solusi terbaik. Tidak ada kecerdasan dan kebijaksanaan manusia yang bisa mengatasi masalah di dunia ini. Masalah muncul karena kita kehilangan arah hidup di jalan kehidupan yang sedang kita lewati. Oleh karena itu, kembalilah ke dalam diri Anda yang asli agar Anda bisa memahami solusi yang tepat. Di dalam diri Anda yang tulus dan ikhlas, ada berbagai potensi hebat untuk menjadi solusi dari masalah yang Anda hadapi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KERAGAMAN DAN PERBEDAAN ADALAH KEBENARAN HIDUP

“Hukum alam telah menyiapkan kedamaian, keharmonisan, keindahan, kesenangan, dan kebahagiaan bagi semua orang. Syaratnya, semua orang harus saling menerima dan mengenali perbedaan dan keragaman yang menjadi bagian dari hukum alam.”~Djajendra

Hidup yang benar dan lurus ada di dalam keragaman dan perbedaan. Siapapun yang tidak menghendaki keragaman dan perbedaan, maka dirinya sedang melawan kebenaran hidup. Keharmonisan dan kedamaian hidup akan terwujud bila terbentuk kesatuan hati dalam toleransi untuk keragaman dan perbedaan.

Manusia diciptakan dalam keragaman dan perbedaan. Keragaman dan perbedaan terlihat dari bentuk fisik, bahasa, budaya, pola kehidupan sosial, jenis makanan, ideologi, agama, keyakinan, kepercayaan, impian, pikiran, persepsi, suara, sidik jari, pilihan politik, pilihan pekerjaan, profesi, penampilan, cara berpakaian, dan sangat banyak realitas yang menunjukkan bahwa keragaman dan perbedaan adalah kebenaran hidup. Intinya, keragaman dan perbedaan adalah hukum alam, sama seperti hukum gravitasi. Jadi, sangatlah keliru bila keragaman dan perbedaan dipermasalahkan dalam hidup, sebab sama saja seperti sedang mempermasalahkan hukum alam. Mempermasalahkan hukum alam adalah perbuatan sia-sia yang tidak akan pernah ada solusinya.

Orang-orang pintar pasti memiliki kesadaran yang tinggi untuk menerima perbedaan dan keragaman dengan toleransi yang tinggi. Hanya orang-orang yang kehilangan kesadaran untuk memahami hukum alam akan mempertanyakan atau mempermasalahkan perbedaan dan keragaman. Hidup ini tidak diciptakan untuk menjadi seragam, tetapi diciptakan untuk menjadi berbeda-beda dalam kompleksitas yang tidak mudah dipahami dengan pikiran. Diperlukan hati nurani yang penuh cinta, kasih sayang, empati, peduli, toleransi, dan kebaikan, agar dapat menerima perbedaan dan keragaman dengan bahagia. Jadi, akal saja tidak cukup untuk menerima perbedaan dan keragaman, diperlukan cinta dan kasih sayang terhadap semua makhluk hidup agar kita bisa berdampingan dengan bahagia bersama perbedaan dan keragaman.

Perbedaan dan keragaman adalah realitas dari kehidupan sosial yang tidak bisa diabaikan. Sekali seseorang mengabaikan atau memusuhi perbedaan, maka dia tidak akan pernah memiliki hubungan sosial yang baik dengan semua golongan. Dia akan terkucilkan dan menjadi kecil di golongan yang dia anggap paling benar. Dia tidak bisa merasakan keindahan hidup dalam warna-warni keragaman.

Karena keragaman dan perbedaan merupakan hukum alam, maka diperlukan toleransi dan empati untuk menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis. Bila di sebuah lingkungan terjadi permusuhan terhadap keragaman dan perbedaan, maka kedamaian dan keharmonisan akan hilang seketika dan digantikan dengan penderitaan. Menentang keragaman dan perbedaan pasti menimbulkan dampak negatif yang merugikan kehidupan sosial bagi semua orang. Jadi, walaupun hidup dalam perbedaan dan keragaman, tidaklah perlu mempermasalahkannya. Layani saja perbedaan dan keragaman dengan pandangan dan perilaku positif. Anda tidak perlu mencegah keragaman, karena hal itu tidak mungkin bisa dilakukan. Orang-orang yang mencegah perbedaan dan keragaman biasanya sangat menikmati perilaku negatif mereka. Dan, hasilnya, mereka akan menciptakan ketakutan dan permusuhan yang berakibat pada hilangnya kedamaian di dalam kehidupan sosial. Perasaan saling curiga dan perasaan dendam yang penuh kebenciaan akan menjadi energi perlawanan yang mengakibatkan hilangnya cinta, damai, kasih sayang, toleransi, peduli, dan saling membantu.

Seperti kata orang bijak bahwa di dunia ini, semua dirancang untuk menguji manusia. Keyakinan dan pemikiran manusia dihadapkan dengan hukum alam. Pastinya, hukum alam adalah kebenaran absolut yang tidak dapat diganggu gugat. Sedangkan, keyakinan dan pemikiran manusia sangat terbatas. Keyakinan dan pemikiran manusia terbatas oleh kemampuan pancainderanya, seperti: penglihatan, pendengaran, sentuhan, aroma, dan rasa. Jadi, manusia yang gagal memahami hukum alam pasti tidak akan pernah lulus ujian dari kehidupan yang Tuhan ciptakan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SENANG DIPUJI DAN TIDAK SENANG DIKRITIK

“Ketika Anda senang dipuji dan tidak senang dikritik, maka Anda pun menjadi permainan orang lain.”~Djajendra

Perasaan yang ingin selalu disanjung dan dipuji menghilangkan kontrol diri. Ketika Anda marah saat tidak dipuji, itu artinya Anda memiliki kelemahan yang membuat hidup Anda tidak bahagia. Diperlukan kesadaran untuk tidak kehilangan kontrol diri atas semua peristiwa hidup yang Anda jalani. Kesadaran diri yang baik mampu meningkatkan kualitas penilaian diri terhadap realitas yang dialami.

Ketika kesadaran diri Anda rendah, maka Anda kehilangan diri sejati, dan Anda pun menjadi seperti boneka di tangan orang lain. Anda akan selalu bereaksi terhadap berbagai ucapan, perilaku, dan kata-kata orang lain. Anda betul-betul kehilangan kesadaran untuk memberikan respon sesuai diri sejati Anda. Anda akan menari oleh musik dan lagu orang lain. Anda akan kehilangan diri sejati, karena telah menjadi bagian dari permainan orang lain

Tanpa memiliki diri sejati, orang-orang mudah dipermainkan melalui pujian dan kritikan. Tanpa memiliki diri sejati, seseorang hanya menjadi boneka di tangan orang lain. Dan, orang yang memegang boneka selalu sadar untuk mempermainkannya bagi kesenangan pribadi dan bagi hiburan untuk orang lain. Ciri-ciri dari pribadi boneka adalah sangat senang bila mendapatkan pujian, dan sangat marah bila tidak mendapatkan pujian. Jika dikritik, pribadi boneka sangat gelisah dan tidak bisa tidur nyenyak. Intinya, mereka hidupnya dikendalikan oleh orang lain. Hidup mereka sangat tergantung oleh kata-kata orang lain. Ketika kata-kata orang lain melukai hati mereka, maka mereka pun segera bereaksi meluapkan kemarahan dan menciptakan ketidaknyamanan bagi orang-orang lain. Para boneka selalu menjadi sumber hiburan bagi para penonton yang sepaham dengan mereka.

Ketika tidak mendapatkan pujian dan pengakuan, maka pikiran buruk akan muncul untuk menghakimi ataupun menilai orang lain dengan negatif. Diperlukan kesadaran untuk berubah dari pribadi boneka menjadi pribadi sejati dengan integritas. Jadi, ketika pikiran buruk muncul saat tidak mendapatkan pujian, maka saat itu Anda harus segera meningkatkan kesadaran tertinggi Anda. Kesadaran tertinggi diperlukan untuk menilai setiap peristiwa dengan jujur dan untuk memperbaiki diri. Kesadaran diri diperlukan untuk melupakan dan melewati setiap peristiwa, tanpa terjebak di dalamnya. Karena hidup kita adalah sebuah perjalanan yang terus-menerus, maka kita tidak boleh terjebak di dalam sebuah situasi oleh perasaan dan pikiran kita. Jangan menghentikan perjalanan hidup setiap kali melihat sesuatu yang nyaman. Fokuskan pikiran pada tujuan dan jangan biarkan siapapun untuk menjadikan Anda sebagai boneka mereka.

Setiap peristiwa dalam hidup pasti memberikan arti penting bagi kemajuan hidup Anda. Pujian dan kritikan adalah sesuatu yang tidak diperlukan dalam kemajuan hidup Anda. Jadi, ketika Anda menerima pujian tetaplah rendah hati dan tidak terpengaruh olehnya. Sebaliknya, ketika menerima kritikan tetaplah rendah hati untuk memperbaiki kekurangan dan tidak terpengaruh olehnya. Jagalah pikiran untuk selalu berpikir positif atas segala peristiwa hidup yang Anda alami. Biarkan pikiran melihat semua hal di sepanjang jalan hidup Anda, tetapi jangan biarkan pikiran berhenti dan terjebak di sebuah situasi. Teruslah bergerak dan berjalan di sepanjang jalan hidup Anda dengan pikiran positif.

Pujian dan kritikan hanyalah persepsi orang lain. Hidup Anda adalah persepsi Anda. Anda tidak hidup untuk terjebak dalam persepsi orang lain. Bila Anda menjadi diri sejati yang asli dengan nilai-nilai kehidupan pribadi Anda, maka semua persepsi orang lain lenyap begitu keluar dari pandangan Anda. Anda tidak akan memikirkannya dan persepsi orang lain tidak akan menjadi dominan dari memori Anda. Anda mampu melepaskan apa pun yang Anda lihat, dengar, rasakan, pikirkan, saat itu juga. Jadi Anda tidak terikat pada apapun yang orang lain katakan atau perbuat kepada Anda. Anda sudah menjadi diri sendiri yang tidak mampu dijadikan boneka oleh orang lain.

Tidak seorang pun yang bisa sempurna dalam hidup. Demikian juga dengan Anda, pasti realitas pikiran selalu naik dan turun. Kadang-kadang, pikiran buruk bisa saja muncul atas sikap dan perilaku orang lain terhadap Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak masuk ke dalam sikap dan perilaku orang lain tersebut. Anda cukup menjadi penonton yang tidak memberikan penilaian apapun atas sikap dan perilaku orang lain tersebut. Jangan biarkan pikiran dan emosi Anda mengalir ke dalam sikap dan perilaku orang lain. Kendalikan diri, kendalikan pikiran, kendalikan emosi, dan fokuskan untuk menguatkan diri sendiri saat sikap dan perilaku orang lain mencoba memancing marah Anda. Jangan tenggelam dalam sikap dan perilaku orang lain, teruslah mengalir menuju tujuan hidup Anda dengan diri sejati Anda.

Ketika pujian dan kritikan terus-menerus menggoda Anda, maka miliki rem diri yang kuat untuk menghentikan dan mengontrol semua itu. Mempercayai pujian dan kritikan adalah seperti memberikan diri untuk dikendalikan oleh orang lain. Jadi, bila Anda menikmati pujian dan marah pada kritikan, maka Anda sudah di dalam kendali orang lain. Dan, mereka yang tahu tentang kelemahan Anda itu akan memanfaatkannya untuk pertunjukan mereka. Mereka akan memanfaatkan Anda untuk keuntungan dan permainan mereka.

Hidup ini bukan untuk bahagia dengan pujian dan menderita dengan kritikan. Hidup ini adalah sebuah perjalanan sempurna dengan penuh rintangan. Anda pasti melewati yang Anda suka dan yang Anda tidak suka. Pastikan setiap langkah Anda di dalam kesadaran tinggi Anda. Pastikan Anda selalu melangkah dengan hati-hati dan rendah hati. Sangat banyak jembatan yang belum tersambung untuk Anda lewati. Sangat banyak jalan yang masih diselimuti awan dan lumpur licin. Setiap langkah hidup memiliki resiko yang harus diperhitungkan dengan jujur. Ketika Anda jatuh dan terluka, jangan mengeluh dan menyerah. Teruslah melangkah walau langkah Anda hanya mampu seinci demi seinci. Hal terpenting dalam hidup adalah Anda harus terus-menerus bergerak maju, dan tidak boleh terjebak dalam sebuah keadaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMAAFKAN MENJADIKAN ANDA MENANG

“Ketika Anda memaafkan orang yang sangat menyakiti hidup Anda, maka Anda menang dan bahagia.”~Djajendra

Perjalanan hidup kadang-kadang harus terbentur dengan hal-hal yang menyakitkan dan merugikan. Tidak selalu hubungan dengan orang lain berlangsung dengan baik dan damai. Ketika Anda mampu memaafkan orang-orang yang menyakiti dan merugikan hidup Anda, maka Anda menang. Semakin Anda terbiasa memaafkan dan tidak ambil pusing dengan perilaku tidak baik orang lain kepada Anda, maka semakin Anda menjadi lebih kuat dan merdeka dengan hidup Anda.

Kebencian, dendam, marah, dan sakit hati tidak akan memberikan masa depan terbaik bagi Anda. Walaupun Anda sudah berjuang dengan sangat keras, tetapi bila di hati masih melekat benci dan iri, maka Anda tidak pernah menang dalam hidup Anda. Para pemenang adalah orang-orang yang berjiwa besar, berempati, bertoleransi, memaafkan, dan ikhlas menerima realitas hidupnya dengan rasa syukur.

Harga diri dan kehormatan semakin tinggi ketika Anda semakin rendah hati. Sikap rendah hati membuat Anda semakin mudah memaafkan. Sikap tinggi hati membuat Anda sulit memaafkan. Memaafkan membuat Anda menemukan kedamaian dan keindahan dalam hidup.

Tanamkan nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri agar Anda bisa tumbuh lebih dewasa, lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih tenang. Semakin banyak aliran nilai-nilai positif ke dalam pikiran bawah sadar Anda, semakin mereka menyembuhkan semua luka hati Anda. Akhirnya, Anda menemukan kekuatan untuk melihat hidup dengan bijaksana dan menjadi pribadi yang mudah memaafkan.

Anda yang tidak bisa memaafkan selalu menghabiskan hari dan malam dengan menyiksa diri sendiri. Jika Anda dibesarkan dengan nilai-nilai negatif yang sudah terukir di dalam hati Anda dengan sempurna, maka Anda harus sadar untuk berjuang dengan sangat keras agar bisa melemahkan nilai-nilai negatif tersebut. Jangan membiarkan diri Anda untuk membenci orang lain. Kebencian kepada orang lain hanya menjadikan hidup Anda lebih buruk. Jagalah kata-kata Anda agar tidak menyakiti orang lain. Kendalikan diri untuk selalu berada di dalam kekuatan baik, dan jauhkan diri Anda dari kekuatan tidak baik.

Anda tidak perlu melupakan perbuatan tidak baik orang lain kepada Anda. Jadikan hal itu sebagai pengalaman yang mendewasakan hidup Anda. Intinya, Anda tidak perlu mengubah masa lalu, biarkan masa lalu itu seperti apa adanya, tetapi Anda harus memaafkannya agar Anda terlepas dari rasa sakit hati dan kemarahan.

Ketika Anda memaafkan orang yang menyakiti Anda, maka perbuatan Anda itu menguntungkan hidup Anda, dan belum tentu menguntungkan atau membawa kebaikan kepada orang yang menyakiti Anda. Jadi, memaafkan adalah tentang keuntungan dan kebaikan bagi diri sendiri.  

Orang bijak mengatakan bahwa memelihara kebencian di dalam hati seperti memberikan racun kepada diri sendiri dan mengharapkan orang lain yang mati. Artinya, bila Anda memelihara kebencian, maka Andalah yang tersiksa dan mati perlahan-lahan di dalam hidup, sedangkan orang yang Anda benci mungkin saja hidupnya lebih damai dan bahagia dari Anda.

Memaafkan tidak berarti Anda harus berbaik-baik dengan orang yang tidak baik dengan Anda. Anda cukup memaafkan dengan ikhlas dan tulus, lalu tidak perlu bertemu dan berhubungan dengan orang tersebut. Intinya, Anda tidak boleh sakit hati, membenci, dendam, dan marah kepada siapapun dalam waktu yang lama.

Memaafkan menjadikan Anda menang. Anda tidak perlu menyalahkan siapapun dalam perjalanan hidup Anda. Bersyukurlah dan terimalah segala sesuatu dengan rendah hati. Belajarlah dengan rendah hati untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan dari hal-hal yang tidak Anda inginkan. Jangan menghancurkan diri sendiri dengan kemarahan, kebencian, dendam, dan rasa sakit hati. Para pemenang tidak pernah menyalahkan orang lain, hanya orang-orang yang gagal yang suka menyalahkan orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com