PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Leadership (page 1 of 27)

Kepemimpinan

KEPEMIMPINAN YANG MENGOPTIMALKAN POTENSI KARYAWAN

“Kepemimpinan terbaik tidak pernah minta dilayani, tetapi selalu rendah hati untuk melayani.”~Djajendra

Kepemimpinan bukanlah sebatas jabatan atau posisi, termasuk bukan sekedar tentang kekuasaan dan superioritas. Kepemimpinan adalah tentang melayani orang lain dengan sepenuh hati, sehingga orang-orang senang dan mau bekerja keras untuk membantu pemimpin dalam mencapai tujuan. Kepemimpinan yang masih minta dilayani hanya akan menciptakan jarak, sehingga sulit mewujudkan komunikasi dan kerja sama untuk mencapai tujuan. Kepemimpinan yang hebat mampu mengoptimalkan potensi orang lain dan menggunakannya untuk keberhasilan pencapaian tujuan.

Pemimpin yang baik cerdas memfasilitasi pencapaian kinerja karyawan. Mereka selalu menunjukkan keteladanan dengan cara memberikan contoh tentang cara melakukan. Prinsipnya adalah lakukan apa yang aku lakukan, bukan lakukan apa yang aku katakan. Mereka memiliki pengaruh dan karisma yang mudah diterima oleh semua orang. Sikap rendah hati dan konsistensi karakter yang mengekspresikan nilai-nilai positif di dalam rutinitas dan kebiasaan pemimpin, yang akan membuat semua karyawan terpesona dan mengikuti apa kata pemimpin. Jadi, kepercayaan yang diberikan oleh semua karyawan akan menjadi fondasi kepemimpinan untuk menciptakan prestasi dan kinerja hebat.

Pemimpin yang hebat memperlakukan karyawan dengan sikap baik. Kasih sayang dan kepedulian adalah tanda kebesaran seorang pemimpin. Mereka menghormati diri sendiri, menghormati orang lain, menghormati perbedaan, merasa bertanggung jawab atas perilaku karyawan, dan selalu menjalani tugas dalam doa kepada Tuhan. Kasih sayang dan kepedulian kepemimpinan biasanya dipraktekkan melalui sikap optimis, ketegasan, sikap rendah hati, tekad, disiplin, keutuhan pribadi, dedikasi, pelayanan, kehadiran di setiap momen, menerima kehendak Tuhan, serta fokus pada tujuan dengan segala kekuatan dan kemampuan.

Pemimpin yang hebat selalu sadar bahwa setiap orang memiliki potensi untuk menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik; setiap orang memiliki kemampuan untuk melakukan tujuan dengan baik; setiap orang secara alami sudah didesain sama Tuhan untuk memenuhi tujuan hidupnya. Jadi, setiap orang yang hadir ke tempat kerja pastinya sudah memiliki potensi untuk memberikan kinerja terbaik bagi perusahaan. Oleh karena itu, pemimpin yang hebat selalu fokus untuk mengoptimalkan potensi karyawan. Sebab, mereka yakin bahwa setiap orang itu unik dan hebat, sehingga hanya diperlukan sentuhan ke hati nurani dan sentuhan ke dalam potensi untuk membangkitkan kehebatan dari masing-masing individu.

Pemimpin yang berkualitas selalu memiliki rencana dan tujuan yang jelas untuk dicapai karyawan. Kemudian, pemimpin menyediakan landasan dan infrastruktur bagi karyawan agar karyawan mampu bergerak di dalam proses untuk pencapaian. Dan, setiap karyawan yang bekerja haruslah dimotivasi oleh tujuannya, sehingga mereka mampu mengoptimalkan potensi dan kapasitasnya untuk mencapai keberhasilan. Pemimpin yang hebat selalu sadar bahwa kepemimpinan adalah kapasitas untuk memberdayakan orang dan tidak mempekerjakan orang. Pemimpin mendorong karyawan untuk menjadi siapa mereka sebenarnya di dalam kualitas integritas karyawan.

Karyawan tidak sekedar seorang pengikut, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk memimpin agar dirinya terkendali dan mampu menjalankan tugas dengan baik. Setiap pekerjaan yang ditugaskan kepada karyawan, maka itu adalah kedaulatannya dan harus memiliki kualitas untuk menjalankannya dengan baik. Intinya, setiap orang harus percaya bahwa dirinya adalah pemimpin dan harus rendah hati untuk menjalankan kepemimpinannya melalui tujuan dan penugasan yang diberikan kepadanya.

Sejatinya, kepemimpinan adalah melayani diri sendiri untuk bisa berkontribusi dengan kinerja terbaik bagi perusahaan. Di samping itu, kepemimpinan juga bukanlah ambisi minta dilayani, tapi sebaliknya sifat kepemimpinan itu sendiri adalah melayani sebanyak mungkin kepentingan dan orang dengan sepenuh hati. Oleh karena itu, bakat dan kemampuan haruslah ditingkatkan untuk bisa menjalankan tugas dan komitmen dengan baik.

Untuk seminar/training hubungi:0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PERAN INTEGRITAS SEORANG MANAJER DALAM MENCAPAI PRESTASI

“Integritas adalah kekuatan di luar kemampuan manusia, tetapi komitmen dan nilai-nilai spiritualitas di dalam diri memampukan manusia untuk menjalankan kehidupan kerja dengan integritas.”~Djajendra

Integritas dan komitmen manajer di tempat kerja adalah sebuah anugerah bagi peningkatan kinerja. Manajer yang berkomitmen dan memiliki integritas, tidak akan marah atau memprotes ketika dia harus meninggalkan kenyamanan sebuah jabatan untuk menjalani pekerjaan yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Integritas dan komitmen di dalam diri manajer membuat mereka mau menerima dengan anggun dimanapun mereka ditempatkan, tanpa ragu, tanpa takut, tanpa mengeluh, dan siap untuk menjalani kehidupan kerja yang lebih keras dan lebih penuh tantangan.

Integritas adalah kekuatan di luar kemampuan manusia, tetapi komitmen dan nilai-nilai spiritualitas di dalam diri memampukan manusia untuk menjalankan kehidupan kerja dengan integritas. Kehidupan rohani yang konsisten dalam kesadaran murni mampu menguatkan energi integritas di dalam diri. Dan terutama bagi para manajer yang memiliki tanggung jawab kepemimpinan, integritas menempati urutan pertama dari daftar kualitas yang harus para manajer kembangkan. Manajer tanpa integritas akan sulit menjalankan pekerjaan dengan prinsip moral, etika, tanggung jawab, disiplin, dan nilai-nilai holistik yang tinggi.

Manajer yang lemah integritasnya sulit melawan godaan dari kemudahan yang ditawarkan melalui peristiwa tidak etis dan tidak jujur. Tanpa integritas, pertempuran di dalam pikiran dan hati nurani akan melemahkan energi positif manajer. Akibatnya, manajer menjadi mudah tergoda untuk melakukan hal-hal yang tidak etis dan yang berpotensi menjadi masalah serius bagi keberlangsungan karir manajer tersebut di masa depan.

Ketika manajer dimutasi ke tempat yang tidak diinginkan, biasanya pasti marah dan tidak bersedia. Tetapi, saat integritas menguasai jiwa dan pikiran, maka sikap rendah hati dan jiwa besar manajer mampu dengan ikhlas untuk menerima mutasi tersebut. Hal ini, menjadi sesuatu yang positif bagi pertumbuhan jiwa manajer. Dendam, marah, semua niat dan rencana tidak baik atas ketidaksenangan dari mutasi tersebut, tidak akan menguasai jiwa dan pikiran si manajer. Intinya, manajer mampu mengendalikan dirinya di dalam energi positif dan tidak membiarkan dirinya terjebak dalam jurang energi negatif. Di samping itu, integritas selalu memberikan pengalaman spiritual yang membahagiakan hati dan meningkatkan rasa percaya diri dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan.

Integritas membuat manajer berjuang dan bekerja dengan akal sehat, serta selalu bangkit kembali dengan optimis saat tergelincir di dalam ketidakpastian. Tidak pernah membiarkan kesedihan menguasai kehidupan sehari-hari, tidak pernah membiarkan keluh-kesah untuk mengisi perjalanan sulit sehari-hari. Integritas adalah sumber yang hebat untuk menghasilkan energi positif di dalam jiwa, pikiran, emosi, fisik, dan mental.

Integritas adalah sebuah investasi terhebat bagi diri sendiri melalui sifat-sifat dan kebiasaan etis, sehingga diri mampu membentuk karakter untuk menjalani kehidupan bahagia yang penuh percaya diri secara konsisten. Pribadi dengan integritas yang tinggi tidak akan runtuh oleh kesulitan atau godaan apapun. Jiwa yang penuh integritas memiliki sifat dasar yang sangat kuat untuk menjalani ketidakpastian dan berbagai godaan dari energi tidak etis dengan karakter pemenang yang hebat.

Karakter kerja yang hebat hanya sebaik integritas yang membentuk individu-individunya. Manajer dengan integritas yang tinggi mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis. Sifat dan penampilan manajer berintegritas mampu membentuk kekuatan untuk menjaga kelancaran dan keberlangsungan pencapaian kinerja terbaik, walau dirinya ditempatkan diunit kerja yang tidak dia sukai. Integritas menjaga karakter pemenang, sehingga ditempat tersulit atau yang tidak disukaipun, manajer mampu menampilkan diri yang berkualitas untuk mencapai kinerja terbaik.

Nilai dan kualitas terbaik seseorang manajer bergantung pada kemampuannya untuk mempertahankan integritas yang konsisten dalam segala kondisi. Integritas yang menyatu dalam semua atribut karakter manajer, mampu menampilkan kualitas sejati manajer yang diandalkan untuk semua situasi dan peristiwa. Integritas menghasilkan karakter yang konsisten dan beraturan pada individu manajer. Semua ketidakstabilan di luar diri dapat dikendalikan dari dalam diri melalui kekuatan integritas.

Integritas menjauhkan manajer untuk melakukan korupsi dalam hal apa pun. Kejujuran hati nurani membuat manajer tidak akan melanggar janji, mereka selalu berpikiran terbuka dan menanggapi semua tantangan dengan kejujuran yang konsisten. Mereka tidak memikirkan diri sendiri, tetapi selalu memikirkan dan bekerja untuk kepentingan perusahaan secara keseluruhan. Mereka selalu memaafkan, sangat akomodatif, tidak pernah menjatuhkan orang lain, tidak dendam. Dan semua itu, dilakukan atau disikapi melalui perilaku etis dan etiket yang tinggi. Energi integritas menghasilkan sifat dan perilaku yang sangat etis dengan etiket yang memperlakukan orang lain secara terhormat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899 / email:training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN TIM SUKSES YANG TIDAK MUDAH TERPROVOKASI OLEH ISU NEGATIF

“Bersatu berarti bekerja untuk menang dan terbelah dalam konflik hanya sedang bekerja untuk kalah.”~Djajendra

Tim sukses adalah kumpulan individu-individu terbaik yang berkomitmen mengatasi rintangan dan mewujudkan kemenangan. Konflik dan pertengkaran di dalam proses kerja tim selalu diminimalisir melalui kesadaran dan kedewasaan sikap dari masing-masing individu. Setiap anggota tim sukses memiliki jiwa yang tenang dan sabar untuk tidak melibatkan diri mereka dalam konflik dan pertengkaran. Mereka fokus untuk mencapai kemenangan, serta tidak pernah membuang-buang waktu dan energi untuk urusan saling memecah-belah atau pun saling menjatuhkan. Mereka sadar bahwa bersatu berarti bekerja untuk menang dan terbelah dalam konflik hanya sedang bekerja untuk kalah.

Apa pun isu negatif yang mencoba menjatuhkan tim sukses, maka dengan kesadaran dan kepercayaan diri, setiap individu semakin memperkuat persatuan dan kesatuan diantara mereka untuk fokus pada tujuan. Setiap individu sadar bahwa yang bisa mengalahkan mereka hanya diri mereka sendiri. Oleh karena itu, mereka memiliki disiplin dan kerja keras yang hebat untuk membangun energi positif di dalam diri mereka. Mereka menyadari bahwa setiap tujuan memiliki kompleksitas dan memerlukan kreatifitas untuk menyederhanakannya. Mereka juga sadar bahwa tidak semua individu memiliki semua keterampilan yang dibutuhkan untuk menuntaskan kompleksitas tujuan. Mereka percaya bahwa setiap orang memiliki keunikan dan keterampilan yang berbeda, sehingga kerja tim sukses menjadi saling tergantung satu sama lain, dan jelas ego pribadi tidak mungkin bisa menyelesaikan tugas-tugas yang memiliki kompleksitas. Kesatuan dan persatuan yang kuat dalam tim sukses adalah modal awal untuk meraih kemenangan.

Fondasi pembentukan tim sukses memerlukan kesadaran, niat tulus, keikhlasan hati untuk saling membantu, komunikasi dan interaksi yang dari pikiran positif, motivasi dan gairah untuk berhasil, tujuan yang disepakati bersama, perilaku kreatif untuk menemukan solusi terbaik, memahami kekuatan dan keunikan individu, serta bermental pemenang dan tidak pernah menyerah saat menghadapi situasi atau peristiwa tersulit.

Tim sukses adalah kumpulan para pejuang yang selalu sadar untuk menggunakan keahlian setiap orang dalam mencapai kemenangan. Setiap individu sadar bahwa mereka hanya bisa melakukan sedikit saja, sehingga diperlukan bantuan dan pertolongan dari banyak orang untuk bisa memenangkan tujuan. Setiap individu di dalam tim sukses selalu belajar untuk saling mengenal satu sama lain. Semua yang dimulai sebagai kesepakatan ekonomi atau bisnis, sekarang di dalam tim sukses berubah menjadi pengabdian yang taat dari hati yang tulus dan penuh tanggung jawab. Di setiap tahap, tim sukses fokus untuk membawa setiap individu bersamanya. Setiap individu memberikan pelayanan sepenuh hati dan kualitas kerja yang produktif dengan kinerja terbaik.

Tim sukses yang baik memiliki kesadaran yang tinggi untuk menjalin hubungan kerja yang profesional dengan setiap anggota tim. Ketika sebuah tim terjalin dengan baik dan profesional, maka setiap hambatan bisa diatasi atau dikelola dengan cepat. Sebaliknya, tim yang terus-menerus bertengkar di dalam konflik, hanya sedang menjatuhkan diri mereka masing-masing sambil merusak produktivitas dan kinerja. Dalam sebuah tim sukses yang hebat tidak ada perilaku yang saling meremehkan, tetapi hanya ada perilaku yang saling menguatkan. Bila perilaku saling meremehkan mendominasi energi tim sukses, maka para lawan atau pesaing akan tertawa gembira karena kemenangan mereka sudah semakin nyata.

Isu negatif adalah hasil dari pemikiran negatif yang muncul di dalam tim sukses. Tim sukses tidak boleh terprovokasi oleh isu negatif. Isu negatif akan memulai pertengkaran yang memanas dan saling merendahkan. Perilaku yang fokus pada kelemahan dan kekurangan diantara anggota tim sukses akan memancing reaksi negatif dan sikap bermusuhan satu sama lain. Bila energi negatif menguasai hati dan pikiran anggota tim, maka pemikiran balas dendam akan mendominasi sehingga permusuhan di dalam selimut tidak dapat dihindari. Jadi, ketika isu negatif muncul di dalam tim, segeralah imbangi isu tersebut dengan sikap dan cara berpikir positif. Tumbuhkan prinsip dan nilai-nilai positif untuk menangkal setiap isu negatif di dalam tim. Hadapi isu negatif dengan tenang, sabar, serta selalu menjaga ucapan dan kata-kata positif. Jangan menanggapi isu negatif dengan serius atau berkhayal tentang hal-hal negatif. Anda tidak perlu berimajinasi atau membangun perasaan-perasaan negatif untuk menghadapi isu negatif. Jangan pernah terprovokasi, tetaplah tenang dan sabar, lalu fokus untuk menyelesaikan semua rintangan dan tantangan dengan sikap baik yang rendah hati.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MEMIMPIN UNTUK MENANG DI SEGALA SITUASI DAN PERISTIWA

 

“Pemimpin yang baik tidak pernah terlalu banyak berbicara, tetapi selalu menghadirkan optimisme di batin setiap orang.”~Djajendra

Memimpin berarti membawa diri sendiri dan orang lain untuk mencapai harapan dan memenuhi target yang sudah direncanakan. Kehadiran pemimpin harus bisa dirasakan oleh semua orang di tempat kerja. Energi positif pemimpin harus dapat ditularkan kepada setiap orang di tempat kerja, sehingga semua orang di tempat kerja memiliki semangat dan motivasi yang lebih tinggi untuk bekerja mencapai kemenangan di setiap tantangan yang ditargetkan oleh perusahaan. Pemimpin yang baik selalu menghadirkan optimisme di batin setiap orang, dan membangkitkan energi sukses dari potensi setiap orang.

Pemimpin harus kreatif dalam memfasilitasi pertumbuhan pribadi setiap orang dan mengembangkan pola komunikasi yang menyatukan semua pihak di tempat kerja untuk meraih kemenangan. Pemimpin tidak boleh mendominasi karyawan atau pun menciptakan gangguan yang mengakibatkan karyawan ragu atau kehilangan keberanian untuk bertindak. Walaupun pemimpin memiliki kekuasaan, tetapi kekuasaan itu bukan untuk memaksakan kepentingan diri sendiri pada orang lain. Kekuasaan pemimpin di perusahaan digunakan untuk kebutuhan mencapai visi dan target yang sudah direncanakan secara bersama. Jadi, setiap orang yang bekerja dari anak tangga terendah di struktur organisasi haruslah ditumbuhkan pribadinya dan kualitas kompetensinya agar mereka bisa menjadi energi kemenangan bagi perusahaan.

Setiap situasi dan peristiwa di perusahaan adalah tanggung jawab kepemimpinan. Tidak boleh seorang pemimpin membuang kesalahan atau kekurangan kepada karyawan. Pemimpin yang efektif tidak pernah melempar kesalahan kepada pihak manapun di tempat kerja, tetapi selalu fokus untuk memperbaiki keadaan dan mewujudkan kemenangan. Pemimpin yang efektif tidak akan mengasingkan siapapun di tempat kerja, sebab dia mengerti bahwa dengan mengasingkan atau melemahkan keberadaan seseorang di tempat kerja, itu berarti sama saja dengan melemahkan diri sendiri.

Kualitas kepemimpinan yang menggunakan kekuasaannya untuk memfasilitasi semua potensi dan kekuatan dari orang-orang yang dipimpin, akan menjadi pemimpin yang mampu memenangkan semua situasi dan peristiwa yang harus dilalui. Dia juga mampu memfungsikan setiap orang untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan profesional. Pemimpin bermental pemenang selalu sadar untuk menggunakan kekuatan dan kekuasaannya di perusahaan dengan adil dan benar, sehingga dia mampu memberdayakan dan menguatkan setiap orang di tempat kerja, untuk mencapai kemenangan di semua situasi dan peristiwa yang dialami perusahaan.

Ketika semua orang di tempat kerja melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan optimis dan penuh percaya diri, maka pemimpin mudah mengarahkan mereka untuk mewujudkan visi yang diimpikan. Energi optimisme dan kreatif dari sumber daya manusia di perusahaan mampu menjaga tingkat kesehatan perusahaan, serta mampu mewujudkan perusahaan yang kuat dan sehat. Energi positif di tempat kerja mampu memperkuat kepemimpinan yang solid dan harmonis di semua jenjang organisasi. Energi positif di tempat kerja mampu membangun kekuatan setiap karyawan dengan kompetensi dan kualitas, sehingga mudah untuk menjawab dan melayani setiap perubahan atau pun ketidakpastian.

Kepemimpinan yang hebat bersumber dari kreatifitas para pemimpin untuk membangun lingkungan sosial yang mendukung bisnis yang dijalankan oleh perusahaan. Kemampuan untuk memahami realitas pasar dan perilaku pembeli, serta kemampuan untuk memahami calon pelanggan atau potensi pasar secara benar sangatlah menentukan kesuksesan bisnis yang dijalankan. Kepemimpinan tidak boleh ngotot dengan maunya para pemimpin di perusahaan, tetapi selalu berinovasi dan bekerja dengan teknologi yang sesuai dengan tuntutan zaman, serta memiliki informasi yang benar untuk bisa menghadapi berbagai macam situasi dan peristiwa bisnis.

Sumber daya manusia yang terlatih secara pribadi dan profesional merupakan aset perusahaan. Jadi, ketika kesadaran karyawan ditumbuhkan melalui perkembangan pribadi dan budaya kerja untuk menciptakan efisiensi melalui pola kerja yang efektif, maka di dalam proses kerja mampu menciptakan efisiensi dan penghematan secara menyeluruh di dalam organisasi. Sumber daya manusia yang terlatih secara pribadi dan profesional mampu memiliki etiket dan etika yang hebat, untuk membangun komunikasi internal-eksternal perusahaan yang tangguh.

Pemimpin yang hebat mampu menyiapkan dirinya untuk memimpin dan menjadi penunjuk arah bagi setiap orang di tempat kerja. Sikap positif dan penuh percaya diri pemimpin saat menghadapi tantangan akan menjadi kekuatan bagi semua orang di tempat kerja. Intinya, pemimpin harus tampil optimis dan selalu percaya diri untuk menghadapi situasi atau peristiwa sesulit apa pun. Pemimpin tidak boleh terlihat lemah dan tak berdaya, pemimpin harus tampil dengan rencana dan strategi yang membuat setiap orang di tempat kerja selalu penuh semangat menghadapi tantangan.

Pemimpin harus optimis dan mau bekerja keras untuk membangun kekuatan internal organisasi. Dalam hal ini, pemimpin harus fokus untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkarakter sesuai kebutuhan perusahaan. Membangun sumber daya manusia dengan budaya kerja yang memiliki kepribadian positif, kualitas kerja yang produktif, semangat kerja yang optimis; serta karyawan yang selalu siap bekerja dengan nilai-nilai perusahaan, prinsip-prinsip perusahaan, dan kesiapan mental untuk bekerja di luar zona nyaman secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Pemimpin yang baik selalu menjadi pendengar yang bijak dan mampu menunjukkan sikap tenang saat menghadapi ketidakpastian. Kesadaran pemimpin sebagai energi positif haruslah ditampilkan secara baik dihadapan semua karyawan. Hal ini menjadi sangat penting untuk dapat mengangkat moral, perilaku, dan semangat dari semua potensi kekuatan sumber daya manusia saat menghadapi masa sulit ataupun masa-masa yang penuh ketidakpastian. Intinya, pemimpin yang baik mampu menjadi energi positif bagi setiap karyawan untuk memotivasi mereka agar bekerja dengan optimis dan melewati semua masa sulit dengan kemenangan.

Untuk seminar/training hubungi: 0812 1318 8899 / Email: training@djajendra-motivator.com

PERUBAHAN TERJADI KARENA PIKIRAN DILATIH UNTUK MENERIMA PERUBAHAN

“Perubahan harus jujur mentransfer informasi tentang hal-hal yang sifatnya warisan dari budaya lama. Menyembunyikan warisan dan karakter lama hanya menjadikan perubahan sulit terjadi.”~Djajendra

Perubahan memerlukan mental dan pola pikir yang siap dengan segala rintangan dan tantangan di sepanjang proses perubahan. Oleh karena itu, sebelum perubahan itu dimulai, bentuklah pola pikir Anda yang siap untuk berubah. Pola pikir baru terbentuk melalui latihan terus-menerus. Anda dapat melatih pikiran untuk berubah melalui latihan dan afirmasi secara terus-menerus. Intinya, orang-orang yang sulit berubah bisa dilatih pikirannya untuk bersikap positif saat terjadi perubahan.

Sulit untuk belajar sesuatu yang baru dari perubahan tanpa latihan. Apa pun yang dialami di dalam proses perubahan haruslah dijadikan pelajaran untuk pengembangan diri. Dalam hal ini, pikiran dilatih untuk menerima dan menjalankan hal-hal baru dengan sepenuh hati. Harus diingat bahwa pikiran positif dan kesadaran tertinggi adalah dua kekuatan yang sangat diperlukan di sepanjang proses perubahan.

Melalui pola pikir positif dan kesadaran yang tinggi, Anda dapat memperbaiki rutinitas dan kebiasaan untuk disesuaikan dengan organisasi baru. Bila setiap hari dengan disiplin dan ketekunan yang hebat Anda mampu mengisi nilai-nilai baru, maka secara otomatis perubahan yang ingin Anda lihat akan terjadi. Jadi, organisasi baru yang sehat dan kuat terwujud saat Anda memperbaiki rutinitas dan kebiasaan sehari-hari dengan penuh tanggung jawab sampai perubahan yang diinginkan terjadi.

Organisasi beberapa tahun yang lalu pasti sudah tidak sama lagi dengan organisasi yang dibutuhkan oleh masa depan. Semuanya berubah dan menciptakan yang baru secara otomatis. Jadi, secara alami perubahan itu terjadi tanpa disadari. Tantangan terbesar dalam perubahan ada di dalam diri manusia. Sifat, kebiasaan, keyakinan, dan nilai-nilai yang diserap sejak lama bukanlah sesuatu yang dengan mudah bisa diubah. Diperlukan sebuah upaya keras yang penuh disiplin untuk merubah pola pikir manusia agar mau berubah.

Malas melakukan perubahan hanya menghasilkan ketertinggalan dan keterbelakangan. Malas melakukan perubahan hanya menghasilkan kekalahan dan ketidakmampuan. Jadi, sekarang inilah waktu yang paling tepat untuk memulai perubahan. Sadarkan diri Anda dan bangunlah dari tidur nyenyak di zona nyaman. Pahami bahwa perubahan terjadi terus-menerus di dalam diam secara tidak sadar. Oleh karena itu, sadarlah bahwa perubahan itu adalah kebenaran sejati di semua aspek kehidupan yang Anda jalani. Bila Anda mengabaikan perubahan atau malas berurusan dengan perubahan, maka Anda membuat hidup Anda tidak maksimal dalam memanfaatkan bakat dan potensi hebat Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERUBAHAN BUKAN UNTUK DITAKUTI, TAPI UNTUK DILALUI DENGAN BERANI DAN PERCAYA DIRI

“Semuanya pasti berlalu, tidak ada yang bertahan dalam wujud yang sama, semuanya pasti berubah.”~Djajendra

Ketika Anda marah pada perubahan, maka kekuatan perubahan akan mengucilkan hidup Anda. Perubahan itu abadi dan pasti sedangkan manusia itu tidak abadi dan selalu berganti generasi. Tidak ada seorang pun yang bisa menang melawan perubahan. Perubahan itulah kemenangan. Perubahan itulah kebenaran sejati. Perubahan itulah sesuatu yang pasti dan nyata.

Apa pun yang Anda miliki atau rasakan saat ini akan berlalu. Tidak ada yang tidak akan berlalu dalam hidup ini, semuanya pasti berlalu, semuanya pasti tergantikan dengan yang baru. Perilaku bertahan dalam zona nyaman adalah perilaku yang hanya menjadikan Anda tidak tumbuh lagi. Zona nyaman adalah nyona pembonsaian, atau zona yang menjadikan Anda tumbuh kerdil di ruang kehidupan yang sangat sempit. Artinya, Anda yang hidup di zona nyaman sama seperti tanaman bonsai di pot kecil, kelihatan indah tapi dia dikerdilkan dan tumbuh secara terbatas.

Perubahan membutuhkan kebebasan dari rasa takut. Perubahan membutuhkan perilaku yang tekun, rajin, disiplin, ulet, belajar, dan memiliki kekuatan kemauan untuk berubah. Perubahan membutuhkan ketegaran hati, kesabaran tinggi, penguasaan diri sendiri, mental tidak pernah menyerah atau berhenti, serta kemauan yang sangat kuat untuk berproses di dalam perubahan.

Perubahan dimulai dari sebuah visi besar dan gambar yang utuh tentang apa yang mau dicapai. Kemudian, proses perubahan itu dimulai dari langkah-langkah kecil, setahap demi setahap, seinci demi seinci. Seperti sebuah peribahasa Cina yang mengatakan: “Orang yang memindahkan gunung itu memulainya dengan memindahkan batu-batu kecil.” Jadi, perubahan itu tidak boleh membuat Anda gentar dan takut dengan apa yang mau dicapai. Sebesar apa pun raksasa yang harus dicapai, jangan gentar, tingkatkan optimisme dan kepercayaan diri Anda, lalu dengan berani dan rendah hati hadapi semua hambatan di depan dengan solusi yang tepat. Mulailah dari yang terkecil dan termudah, sederhanakan semua hal sehingga Anda dapat melihatnya dengan jelas untuk dituntaskan secara sempurna.

Perubahan pasti mendapatkan ancaman dari para pemberontak, dari orang-orang yang tidak memiliki keberanian untuk menghadapi resiko di depan. Di sinilah dibutuhkan peran dari kepemimpinan yang kuat dan penuh optimisme. Seorang pemimpin perubahan selalu sadar bahwa setiap saat para pemberontak dapat melakukan sabotase terhadap perubahan yang sedang dilakukan. Oleh karena itu, kepemimpinan yang kuat tidak pernah gentar menghadapi situasi yang tidak mendukungnya. Pemimpin yang kuat dan cerdas selalu bergerak terus dan tidak pernah membiarkan para pemberontak untuk menghentikan perubahan yang sedang dilakukan. Pemimpin perubahan terbaik hanya fokus dan bertekad untuk mengejar tujuan perubahan setiap hari. Dia tidak akan memberikan energinya untuk para pemberontak. Dia secara perlahan-lahan akan melemahkan kekuatan para pemberontak dan membuang keluar mereka dari organisasi yang sedang berubah.

Perubahan membutuhkan kebenaran. Saat perubahan berlangsung semua orang harus menghormati akal sehat, tetapi juga mendukung inovasi dan kreativitas yang kadang tidak masuk logika. Jangan sampai akal sehat membatasi kreativitas. Jadi, biarkan orang-orang mengatakan pendapatnya dengan percaya diri, yang penting fungsi koordinasi dari kepemimpinan dijalankan dengan tegas dan pasti.

Perubahan membutuhkan jiwa besar yang telah memiliki mental untuk tidak takut, serta selalu memiliki kemauan untuk mengatasi rasa takut dengan segala cara. Perubahan pasti menghadapi permusuhan dari kaum anti perubahan. Selalu saja perubahan harus menghadapi antagonisme dan kebencian dari orang-orang yang takut kehilangan sesuatu akibat perubahan. Jelas, sebuah kepemimpinan yang tidak kuat pasti akan dihabisi oleh musuh-musuh perubahan. Oleh karena itu, kepemimpinan perubahan tidaklah boleh terprovokasi kemurkaan orang-orang anti perubahan. Kepemimpinan perubahan harus selalu tenang, santai, memperkuat diri dengan diam, dan percaya bahwa Tuhan selalu membantu dirinya untuk berdiri dengan kebenaran dari perubahan yang dilakukan dengan sepenuh hati.

Perubahan bukan untuk ditakuti, tapi untuk dilalui dengan berani dan percaya diri. Jangan membiarkan pikiran menjadi sumber pencipta rasa takut. Ketika di dalam diri sudah ada kekuatan keberanian yang luar biasa, maka semua kekuatan yang menakutkan dari luar diri akan kabur dan tidak berani mengganggu Anda. Tegaskan tekad Anda untuk melakukan perubahan, mulailah menjadikan program perubahan sebagai bagian dari cara hidup yang baru. Ubahlah pikiran dan perasaan Anda untuk menyukai perubahan. Kuatkan batin dan positifkan suara hati untuk memenangkan perubahan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEPEMIMPINAN DALAM GANGGUAN DAN KETIDAKPASTIAN

“Ketidakpastian tidaklah menjadikan pemimpin hebat ketakutan, melainkan meningkatkan kualitas kepemimpinannya untuk menyalurkan energi kemenangan dengan penuh percaya diri.”~Djajendra

Ketidakpastian dan gangguan adalah sesuatu yang wajar dalam sebuah kepemimpinan. Sumber gangguan bisa berasal dari realitas sosial, ekonomi, budaya, teknologi, dan lain sebagainya. Semua gangguan harus dihadapi dengan integritas dan strategi yang tepat. Pemimpin hebat tidak pernah mundur untuk memenangkan program kerjanya dari berbagai gangguan dan ketidakpastian.

Pemimpin terbaik selalu menunjukkan kehebatan semangatnya untuk menemukan solusi terbaik. Dia tidak takut resiko dan tidak takut menghadapi jalan panjang penuh ketidakpastian. Dia tetap memimpin dengan iman yang penuh integritas; memimpin dengan pengetahuan yang benar dan tepat; memimpin dengan perilaku etis dan terpuji; serta memimpin dengan tindakan yang berani dan bertanggung jawab.

Dalam situasi tidak pasti dan banyak gangguan, pemimpin yang hebat selalu mempromosikan keharmonisan dan perdamaian untuk memperkuat kepemimpinannya. Kemudian, walaupun ada yang menjadi pemicu gangguan, maka sumber pemicu gangguan ini diperbaiki dan dikembalikan ke jalur yang benar melalui aturan dan hukum yang tepat. Jadi, pemimpin hebat tidak akan menghabiskan waktunya untuk balas dendam, tetapi digunakan untuk merangkul semua pihak melalui aturan dan hukum yang tepat, sehingga semua orang bisa diikat dan digunakan untuk menemukan solusi terbaik dari ketidakpastian yang muncul. Pemimpin hebat selalu percaya diri dan yakin bahwa perilaku tidak baik dapat ditransformasikan menjadi perilaku baik bagi pencapaian tujuan hidup yang lebih tinggi.

Pemimpin yang hebat sadar untuk membangun kualitas dari dalam diri. Dirinya selalu otentik dan asli, yang ditunjukkan melalui integritas yang hebat. Dia selalu bergerak dan mewujudkan segala sesuatu melalui nilai-nilai positif. Dia sangat disiplin dan fokus untuk mencapai visi walau ketidakpastian dan gangguan merusak segala hal. Dia tulus melayani pekerjaannya dan memotivasi semua orang untuk menciptakan sinergi melalui kepemimpinan diri sendiri dari masing-masing orang. Dia selalu bekerja dengan kreativitas tinggi, sangat percaya diri, menggunakan intuisi yang tajam, dan semua sikapnya asli dari integritasnya. Pemimpin hebat selalu menunjukkan kepada semua orang di luar dirinya tentang integritas dan kemampuannya untuk menyelesaikan gangguan.

Pemimpin hebat menyadari bahwa semua gangguan disebabkan oleh perubahan yang tidak disadari ataupun yang tidak diperkirakan sebelumnya. Dan berkeyakinan bahwa setiap gangguan harus ditangani secara cepat dan tuntas. Dia juga tidak pernah membiarkan gangguan terlalu lama, yang bisa mengakibatkan semakin melemahnya kepemimpinan tersebut. Pemimpin terbaik tidak hanya mengantisipasi perubahan, tetapi juga mampu menciptakan inovasi untuk mendapatkan kemajuan dari perubahan tersebut. Jadi, kondisi tidak pasti, tidak stabil, kompleks, ambigu, dan gangguan, tidaklah menjadi realitas yang memundurkan kemajuan kepemimpinan tersebut. Sebaliknya, mampu bangkit dan mengatasi semua itu dengan tegas dan pasti.

Pemimpin hebat selalu mengajak semua orang ke luar dari zona nyaman dan mau bekerja dengan sepenuh hati di luar zona nyaman. Dia menantang status quo dan mendorong semua orang untuk bekerja dalam perubahan, serta tidak konformis dan tak kenal takut di wilayah perubahan. Selalu bergerak maju dan menantang perubahan dengan pikiran positif.  Semua kekuatan dimobilisasi dan semua keragaman disatukan untuk bersama-sama menuju visi dan cita-cita. Pemimpin hebat selalu tangkas dan berorientasi pada tindakan dan kerja keras. Tidak ada kata mundur atau menyerah di sepanjang proses untuk mencapai kemakmuran bersama.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MERAWAT KEBEBASAN DENGAN CINTA DAN TANGGUNG JAWAB

“Kebebasan hanya diperlukan di ruang kreativitas dan inovasi untuk kemajuan dan perbaikan ke arah hidup yang lebih baik.”~Djajendra

Semua orang ingin kebebasan dan tidak ingin dikendalikan atau diatur orang lain. Kebebasan adalah keinginan terkuat jiwa manusia. Tidak ada seorang pun yang ikhlas hidupnya tertindas. Kebebasan selalu diperjuangkan dengan cara apapun. Kebebasan itu sendiri bersumber dari pengetahuan yang paling tinggi, pengetahuan yang tidak didapatkan dari buku manapun atau sekolah manapun, tetapi hanya didapatkan dari cinta dan tanggung jawab. Sering sekali, kebebasan dicari kemana-mana oleh semua orang, padahal kebebasan itu ada di dalam diri sendiri.

Kebebasan tidak didapatkan dengan mengalahkan yang lain. Kebebasan tidak didapatkan dengan menjadi dominan atas yang lain. Kebebasan tidak didapatkan dengan mengutamakan kebenaran diri sendiri. Kebebasan hanya didapatkan dari cinta, tanggung jawab, toleransi, dan saling menolong. Jadi, kalau Anda ingin hidup Anda bebas dan merdeka, Anda harus mengenal diri sendiri, serta memiliki pengetahuan sosial untuk mengelola perbedaan dan lingkungan Anda dengan cinta dan tanggung jawab. Selama di dalam hati dan pikiran masih ada kebencian, kemarahan, dan perasaan paling benar; maka, selama itu Anda tidak pernah bebas dan merdeka. Anda selamanya akan terjajah oleh diri Anda sendiri melalui pikiran dan suara hati yang selalu merasa tidak adil dengan realitas yang Anda hadapi.

Apa yang Anda lihat di orang lain, itulah yang akan Anda dapatkan dari orang tersebut. Ketika Anda memberikan kebajikan, kebaikan, dan kasih sayang; maka, hidup Anda pun selalu bebas dan merdeka. Sebaliknya, ketika Anda memberikan kebencian, kemarahan, ketakutan, perasaan tertindas, dan perasaan tidak adil; maka, hidup Anda pun tidak akan merdeka dan bebas selamanya. Jadi, di sepanjang hidup, Anda akan selalu berkeluh-kesah dan marah kepada pihak lain atas perasaan Anda yang tidak merdeka dan bebas. Anda selalu menganggap bahwa orang lainlah yang menjadi penyebab dari ketidakbebasan dan penderitaan hidup Anda. Dan, bila ini Anda wariskan kepada kehidupan sesudah Anda, maka hal ini akan terus-menerus berlanjut di masa depan yang lebih jauh lagi.

Cinta dan tanggung jawab adalah akar kebebasan. Bila Anda mengabaikan cinta dan tanggung jawab atas kebebasan yang Anda dapatkan, maka kebebasan itu akan menjadikan Anda tidak bebas. Kebebasan yang tidak melindungi kebebasan orang lain akan menciptakan kekacauan. Kebebasan yang memperbudak orang lain akan menciptakan permusuhan dan peperangan. Kebebasan hanya ada ketika dia melindungi kebebasan orang lain dan bertindak secara bijak untuk merawat kebebasan bersama.

Tujuan kebebasan adalah untuk mengoptimalkan potensi dan bakat dengan kreativitas yang tinggi. Jadi, kebebasan itu bukan untuk menguasai orang lain atau untuk merasa dominan atas hidup orang lain. Kebebasan tidak pernah ada saat kebebasan itu ingin menjajah kehidupan yang lain. Kebebasan hanya diperlukan untuk mengejar potensi tak terbatas dan mengoptimalkan bakat hebat untuk kehidupan terbaik. Jadi, kebebasan hanya diperlukan di ruang kreativitas dan inovasi untuk kemajuan dan perbaikan ke arah hidup yang lebih baik.

Kebebasan secara fisik dan mental menjadi kunci untuk menuju kehidupan yang berkualitas. Fisik yang unggul untuk mengeksplorasi bakat dan potensi, serta mental pemenang yang positif untuk mencapai kinerja terbaik, merupakan kekuatan yang menciptakan kebebasan di dalam hidup. Selain itu, moralitas dan spiritualitas juga merupakan komponen yang penting untuk merawat kebebasan. Jiwa yang bebas selalu tenang dan kreatif di setiap situasi. Jiwa yang bebas selalu taat hukum dan patuh pada aturan dengan disiplin yang tinggi. Jiwa yang bebas dan merdeka selalu merangkul yang berbeda dengan cinta dan sopan santun. Jiwa yang merdeka selalu sadar bahwa setiap makhluk dan setiap orang adalah ciptaan Tuhan, sehingga tidak boleh disakiti dan harus disayangi.

Kebebasan tidak pernah menciptakan kerusuhan ataupun demonstrasi. Kebebasan hanya menciptakan kebebasan bagi semua orang di dalam ketaatan pada hukum, aturan, dan keharmonisan. Kebebasan didapatkan ketika Anda melepaskan gaya hidup pelanggaran hukum dan gaya hidup budak dosa. Cinta dan pengetahuan di dalam kebijaksanaan hidup akan membebaskan Anda. Tuhan menciptakan kita semua untuk menjalani hidup dengan bebas dan merdeka. Oleh karena itu, masuklah ke dalam diri sendiri untuk menemukan sumber kebaikan dan keindahan, agar Anda bisa hidup merdeka dan merasakan kebebasan di sepanjang hidup Anda.

Ketika Anda menemukan diri sejati dan memiliki jati diri yang kuat, maka sejak itu Anda akan bebas dari belenggu ketakutan dan perasaan tidak adil. Kesadaran untuk bebas dari kegelapan dan hidup di dalam terang kebenaran akan menganugerahkan Anda kebebasan. Terimalah hidup Anda dan hargai hidup Anda dengan sukacita. Jangan mencari kekurangan dari kehidupan yang Anda miliki. Berdirilah teguh dengan rasa syukur dan terima kasih. Jangan biarkan diri Anda dibebani oleh perasaan dan pikiran yang membuat Anda tidak bebas dan merdeka.

Jangan minta kebebasan dan kemerdekaan dari orang lain. Jangan berharap mendapatkan keadilan dan kebenaran dari siapapun. Anda harus benar-benar bertanggung jawab untuk hidup Anda sendiri. Anda harus benar-benar sadar untuk hanya mendapatkan kebebasan dan kemerdekaan dari dalam diri Anda sendiri. Kebebasan dan kemerdekaan akan Anda dapatkan ketika Anda menyerahkan diri Anda dan hidup Anda kepada Tuhan.

Kebebasan dan kemerdekaan di dalam kehidupan sosial hanya terjadi jika semua orang hidup bermurah hati, tidak egois, etis, taat hukum, taat aturan, disiplin, produktif, kreatif, menerima perbedaan, dan mengatur diri untuk keharmonisan hidup. Oleh karena itu, jangan menyalahgunakan kebebasan dengan perbuatan-perbuatan yang menghilangkan kebebasan orang lain. Jangan menghilangkan kebebasan orang lain dengan menghakimi orang lain. Mampu menahan ucapan untuk tidak berkata sesuatu yang bisa menghilangkan kebebasan diri sendiri dan orang lain. Mampu menguasai diri sendiri agar bertanggung jawab dan memberikan keteladanan tentang kebebasan. Kebebasan berarti memiliki empati dan toleransi untuk berbuat baik kepada semua orang, tanpa melihat perbedaan.

Kebebasan pribadi bertujuan agar diri terbebas dari ketakutan, kegelisahan, kebingungan, kekhawatiran, rasa rendah diri; dan bukan untuk meniadakan atau mengendalikan kebebasan orang lain. Intinya, kebebasan diri diperlukan agar diri menjadi berani, tegas, dan bijak dalam melayani hidupnya dengan sepenuh hati.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

LAKUKAN EKSEKUSI TUJUAN ANDA DENGAN PERCAYA DIRI

“Visi jarang berubah, tujuan akhir jarang berubah, tetapi strategi eksekusi untuk mencapai tujuan boleh berubah sesuai situasi dan kondisi yang Anda hadapi.”~Djajendra

Ketika Anda memiliki tujuan, Anda harus bertindak untuk mewujudkan tujuan tersebut. Tujuan tanpa tindakan adalah lamunan, tindakan tanpa tujuan adalah kekacauan. Sebuah perencanaan haruslah diikuti dengan eksekusi yang terencana dalam SOP yang baik. Tidak boleh asal eksekusi. Eksekusi yang profesional haruslah dilakukan oleh orang-orang dengan kompetensi dan kepribadian yang sesuai dari tujuan eksekusi tersebut. Eksekusi yang baik haruslah taat kode etik dan aturan yang disepakati. Eksekusi tanpa aturan, tanpa etika, tanpa SOP, hanya akan menciptakan kekacauan.

Sehebat apapun sebuah perencanaan, bila tidak dieksekusi dengan profesional, maka tidak akan mendapatkan hasil apapun. Hasil hanya didapatkan melalui eksekusi. Wacana, rencana, dan pemikiran yang tidak pernah dikerjakan di wilayah eksekusi, hanya akan menjadi mimpi yang tidak pernah terwujud. Diperlukan keberanian untuk bertindak dan mengeksekusi. Jangan biarkan rencana hanya berputar-putar di dalam pikiran, karena tidak akan menghasilkan yang Anda inginkan. Rencana harus dilakukan dalam tindakan eksekusi yang profesional.

Eksekusi muncul ketika Anda bersedia mengambil resiko atas apa-apa yang Anda lakukan. Miliki etos, doa, intuisi, energi, dan waktu untuk membuat rencana Anda sempurna di wilayah eksekusi. Bertindaklah dengan percaya diri dan keyakinan penuh. Layani eksekusi dengan sepenuh hati dan berikan perhatian penuh. Setiap jam, setiap hari, fokuskan perhatian pada semua rincian atas eksekusi tersebut. Jangan mengabaikan hal-hal kecil, karena hal-hal kecil bisa membuat eksekusi Anda terlambat atau tidak sesuai jadwal.

Keberhasilan hanya ada di dalam tindakan, bukan di dalam rencana ataupun keinginan. Untuk mencapai tujuan besar, Anda harus menetapkan sasaran-sasaran kecil sebagai jembatan untuk mencapai tujuan besar. Jadi, tetapkan tujuan besar atau mimpi besar, lalu capailah kondisi-kondisi tertentu sebagai sukses-sukses kecil sebelum mencapai sukses dalam tujuan besar Anda.

Bermimpilah setinggi langit dan miliki cita-cita yang sangat tinggi, lalu dengan rendah hati, kerjakan selangkah demi selangkah untuk mencapai sukses-sukses kecil melalui proses jatuh-bangun sebelum mencapai sukses besar. Michelangelo, seniman dan sang legenda itu pernah berkata: “Bahaya yang lebih besar bagi kebanyakan kita bukanlah bahwa tujuan kita terlalu tinggi dan kita merindukannya, tapi terlalu rendah dan kita mencapainya.” Intinya, Anda harus memiliki rencana dan impian yang sangat besar untuk mencapai apapun. Kemudian, semua impian dan rencana tersebut mampu Anda kerjakan di wilayah eksekusi untuk mewujudkannya menjadi nyata. Di wilayah eksekusi, bukan lagi sebatas pikiran Anda, tetapi sudah berakumulasi dengan pikiran banyak orang. Jadi, di wilayah eksekusi, Anda harus betul-betul cerdas sosial dan mampu berkomunikasi dengan setiap kepentingan agar satu arah dengan tujuan Anda.

Tuliskan dan gambarkan rencana Anda dengan baik, lalu gunakan akal sehat dan percayalah pada keajaiban, yang memungkinkan Anda untuk mencapai sesuatu yang dirasakan oleh orang lain tidak mungkin. Yakinlah bahwa Anda mampu mewujudkan mimpi dan tujuan Anda. Miliki kepercayaan diri dan miliki kepercayaan bahwa Tuhan selalu membantu Anda untuk mencapai keberhasilan di setiap tujuan Anda.

Setelah Anda menetapkan tujuan, Anda harus memiliki komitmen untuk bekerja lebih tekun dalam disiplin yang tinggi. Tetapkan sasaran dari mulai yang paling kecil, lalu bekerja keraslah dengan sungguh-sungguh untuk mencapai sukses atas sasaran tersebut. Setiap hari, kerjakan tujuan Anda dengan sepenuh hati. Kalau gagal atau salah jalan, jangan putus asa, segera perbaiki dan kembalilah ke jalan yang benar.  

Setiap hari, pelajari kembali tujuan Anda. Mungkin ada hal-hal yang belum disempurnakan ke dalam tujuan Anda. Jadi, gunakan akal sehat dan integritas Anda untuk menilai dan mengevaluasi tujuan Anda. Rencana harian haruslah dieksekusi setiap hari, lalu dievaluasi hasilnya, dan dimotivasi agar mampu bergerak lebih cepat dan lebih lincah untuk mencapai hasil terbaik.  

Perjalanan hidup adalah perubahan, jadi Anda tidak perlu ragu untuk memperbaiki ataupun melakukan perubahan terhadap strategi tindakan Anda. Visi jarang berubah, tujuan akhir jarang berubah, tetapi strategi eksekusi untuk mencapai tujuan boleh berubah sesuai situasi dan kondisi yang Anda hadapi. Oleh karena itu, lakukan revisi atas semua rencana tindakan atau eksekusi dalam mencapai tujuan. Anda tidak perlu ngotot dengan satu cara, Anda harus menjadi kreatif untuk menemukan cara yang paling efektif.

Setiap rencana eksekusi harus terinci dan spesifik. Hal-hal terkecil dalam rencana eksekusi harus diperhatikan melalui strategi yang tepat. Sebuah eksekusi harus rinci, tertulis, terorganisir, spesifik, berkualitas, ada kompetensi, ada motivasi, ada integritas, ada tanggung jawab, dan didukung oleh orang-orang yang siap bekerja keras untuk berhasil. Intinya, eksekusi harus terlihat dalam tindakan sehari-hari dan dapat diukur hasil akhirnya. Eksekusi ada dalam sifat rencana jangka pendek yang merupakan rencana dalam operasional sehari-hari. Sedangkan visi, tujuan, harapan, impian, prestasi, kinerja, ada dalam sifat rencana jangka panjang.

Rencana haruslah realistis dan optimis. Setiap rencana yang Anda buat harus ada keyakinan untuk mencapainya. Jadi, jangan terobsesi untuk sesuatu yang tidak realistis. Bila tujuan Anda tidak masuk akal karena tidak didukung dengan sumber daya, maka Anda harus berani untuk memperbaikinya agar masuk akal. Menetapkan tujuan yang sangat tinggi harus didasarkan kemampuan dan kesiapan mental untuk mewujudkannya. Bila tujuan tidak masuk akal, lalu Anda gagal dalam eksekusi, maka Anda bisa kehilangan kepercayaan diri. Jadi, pastikan rencana Anda sangat realistis dan mampu Anda mencapainya dengan sempurna.

Kesabaran dan kemampuan untuk menahan ambisi. Motivasi dan ambisi yang tinggi sangat bagus, tetapi ketika eksekusi Anda terhalang oleh hal-hal yang tidak Anda perhitungkan, maka Anda harus bisa menahan diri dan bersikap sabar. Tenangkan diri, berdoalah kepada Tuhan untuk minta visi yang jelas,  bertanggung jawablah, lalu temukan solusi dari kejernihan dan ketenangan pikiran Anda.

Setiap hari, fokuskan perhatian untuk mengerjakan secara rinci setiap komitmen Anda di wilayah eksekusi. Kuatkan mental sukses Anda di sepanjang waktu kerja. Lakukan olah raga rutin dan jaga daya tahan tubuh Anda agar tetap bugar di wilayah eksekusi. Bila mental dan tubuh Anda lemah dan tak kuat menghadapi realitas di wilayah eksekusi, maka Anda mudah stres dan sulit mencapai kinerja terbaik. Jadi, miliki komitmen dan disiplin diri yang tinggi untuk menjaga mental dan tubuh agar selalu siap menghadapi berbagai ketidakpastian di wilayah eksekusi.

Gunakan afirmasi untuk menguatkan keyakinan dan kepercayaan diri Anda dalam mencapai sukses. Bekerjalah di tengah orang-orang yang termotivasi untuk mencapai sukses. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang mampu menginspirasi, memotivasi, mendorong, membantu, mendukung, dan memberikan kekuatan kepada Anda agar keinginan dan tujuan Anda tercapai. Anda harus benar-benar hidup di tengah orang-orang yang berpikiran sama dengan Anda. Orang-orang itu tidak harus ada secara fisik, tetapi cukup ada secara pikiran. Jangan biarkan Anda ada diantara orang-orang pesimis yang tidak yakin bahwa Anda bisa mencapai apa yang Anda inginkan.

Kegagalan hanya terjadi kalau Anda berhenti. Jadi, jangan berhenti walau rintangan dan kesulitan membuat Anda kehilangan arah. Ketika badai merusak rencana besar Anda, maka Anda membutuhkan Tuhan sebagai penolong. Dekatkan diri kepada Tuhan, tingkatkan kepercayaan diri, tingkatkan disiplin, tingkatkan ketekunan, tingkatkan keyakinan, dan bertindaklah dari hal-hal terkecil untuk bisa kembali ke arah yang benar. Ingat selalu bahwa kesulitan dan ketidakberhasilan adalah ujian dari sekolah kehidupan untuk naik kelas. Sebagian besar keberhasilan eksekusi tercapai setelah berhasil mengalahkan potensi kegagalan. Oleh karena itu, jangan menyerah saat semua yang Anda lakukan tidak menghasilkan apapun. Jangan menyerah saat semua yang Anda kerjakan dengan penuh semangat mengalami kegagalan dan kehilangan arah. Jangan menyerah saat tujuan dan kerja keras Anda dihadang oleh pengkhianatan yang tidak terduga. Jadi, tetaplah menjadi kuat dan yakin dengan tujuan Anda. Fokuskan perhatian dan tingkatkan tekad dengan kesabaran yang luar biasa untuk mencapai sukses. Kesuksesan di wilayah ekseksui adalah milik orang-orang yang tidak pernah berhenti walau berkali-kali dihentikan oleh kegagalan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMPERHATIKAN SIFAT-SIFAT KARYAWAN YANG MEMBUAT BUDAYA PERUSAHAAN KUAT

“Sifat-sifat karyawan yang tidak diinginkan menciptakan budaya perusahaan yang tidak diinginkan. Jangan membiarkan budaya terjadi secara liar dari sifat-sifat yang tidak baik. Latihlah sifat-sifat karyawan yang mampu menguatkan budaya perusahaan yang diinginkan.”~Djajendra

Setiap karyawan harus membawa sifat-sifat yang dibutuhkan perusahaan untuk meraih kinerja terbaik. Sifat-sifat karyawan yang dibutuhkan perusahaan haruslah dirancang dan dikelola dengan baik oleh manajemen. Sifat-sifat karyawan yang dibutuhkan tersebut merupakan fondasi budaya yang diinginkan oleh perusahaan.

Manajemen yang kuat tidak akan membiarkan budaya terjadi oleh sifat-sifat karyawan yang tidak sesuai dengan strategi perusahaan. Sifat-sifat apa saja yang dibutuhkan untuk strategi pastilah dirancang dengan nilai-nilai yang diberikan narasi yang jelas, lalu dikelola secara sistematis untuk menjadi energi positif bagi budaya organisasi yang kuat.

Sifat-sifat karyawan yang membuat mereka terlibat secara total di setiap aspek bisnis dan aspek kerja, serta sifat-sifat karyawan yang menciptakan kebahagiaan dan keharmonisan di tempat kerja, adalah inti dari pembentukan budaya kerja yang kuat. Kegembiraan, kebahagiaan, ketenangan, keharmonisan, rasa syukur, kerja keras, antusiasme, tekun, rendah hati, optimisme, tanggung jawab, kejujuran, kesabaran, disiplin, dan fokus, adalah nilai-nilai yang mampu meningkatkan sifat-sifat positif untuk produktivitas kerja yang tinggi.

Budaya perusahaan yang kuat bekerja melalui sifat-sifat karyawan yang sesuai dengan misi, visi, nilai-nilai, dan strategi perusahaan. Jadi, pertama, top manajemen perusahaan harus memilih dan memutuskan siapa-siapa saja yang cocok untuk menjadi karyawan di perusahaan tersebut. Cocok artinya karyawan-karyawan tersebut sudah memiliki sifat-sifat untuk menggerakan misi, visi, nilai-nilai, dan strategi perusahaan. Bila karyawan belum memiliki sifat-sifat untuk menciptakan kinerja hebat di perusahaan, maka sudah menjadi tugas manajemen untuk mendidik dan melatih semua karyawan secara berkelanjutan agar sifat-sifat yang diinginkan tersebut dapat diberikan oleh karyawan. Jelas, hal ini, harus diawali dengan pembentukan nilai-nilai perilaku kerja yang diinginkan dan juga sistem yang sudah disesuaikan dengan nilai-nilai perilaku kerja.

Ketika perusahaan ingin mempekerjakan orang, pertama, harus selalu dimulai dengan sifat-sifat yang cocok dengan budaya yang diinginkan. Budaya selalu dimulai dari visi pemilik dan strategi pemimpin. Dalam setiap perekrutan, bukan kepintaran yang harus dijadikan pertimbangan utama, tetapi sifat-sifat yang sesuai dengan budaya yang diinginkan. Kepintaran dan kompetensi bisa dilatih dan ditingkatkan dengan mudah, tetapi melatih dan meningkatkan sifat-sifat yang sesuai dengan budaya yang diinginkan tidaklah mudah. Diperlukan kesadaran dan komitmen individu di dalam integritas yang tinggi untuk bisa menciptakan sifat-sifat yang sesuai dengan budaya yang diinginkan.

Sifat-sifat positif karyawan menciptakan energi besar pertumbuhan pada budaya perusahaan yang kuat. Budaya yang kuat menciptakan tempat kerja yang manusiawi untuk mendorong karyawan berkarya dan berkinerja tinggi. Sifat-sifat positif juga menciptakan sistem kerja yang dipercaya bersama, sehingga semua orang dengan gembira mampu berbagi sistem yang baik untuk mencapai kinerja tertinggi.

Setiap merekrut karyawan baru, maka harus dijaga jangan sampai mereka menyalahkan budaya yang diinginkan, lalu membanggakan budaya dari tempat kerjanya yang lama. Oleh karena itu, orientasi budaya merupakan sesuatu yang sangat penting. Setiap karyawan baru wajib menentukan sikap yang tepat dan benar sesuai budaya kuat yang perusahaan inginkan. Jadi, setiap karyawan baru wajib hadir dengan sifat-sifat untuk menguatkan budaya perusahaan yang diinginkan.

Selama proses wawancara, budaya haruslah menjadi hal terpenting. Pastikan calon karyawan memiliki sifat-sifat untuk memperkuat budaya yang diinginkan. Jadi, walaupun seorang kandidat memiliki kecerdasan, pengalaman, dan kompetensi yang hebat. Tetapi, bila sifat-sifat dia tidak sesuai dengan budaya kuat yang diinginkan oleh perusahaan, maka lebih baik tidak direkrut. Terimalah kandidat yang sesuai dengan budaya perusahaan yang Anda inginkan, dan latih mereka untuk berkinerja hebat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Older posts