MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Pelayanan Publik (page 1 of 2)

LAYANAN PELANGGAN ADALAH PEKERJAAN SETIAP ORANG

“Keberadaan setiap karyawan di tempat kerja adalah untuk membantu pelanggan dengan solusi, bukan mempersulit dengan prosedur dan kebijakan.”~Djajendra

Layanan pelanggan lebih dari sekedar menjalankan prosedur, aturan, dan kebijakan. Layanan pelanggan adalah tentang cinta dan memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Hanya orang-orang yang mencintai pekerjaan dan peduli untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, mampu memberikan layanan terbaik. Jadi, sangat jelas di sini bahwa menjalankan bisnis itu tidaklah mudah. Tidak cukup proses bisnis bergerak atas dasar prosedur, aturan, dan kebijakan. Bisnis yang baik membutuhkan kepemimpinan yang melayani dengan cinta dan kepedulian untuk membahagiakan pelanggan. Tujuan dari layanan pelanggan yang berkualitas adalah untuk memudahkan dan melancarkan setiap urusan bisnis. Mulai dari urusan pemasaran, penjualan, pertumbuhan, pencapaian target, dan pendapatan menjadi lancar untuk mencapai yang terbaik. Layanan pelanggan dengan sikap baik dan profesionalisme menguatkan setiap aspek dari bisnis yang dijalankan. Oleh karena itu, setiap karyawan harus benar-benar terlatih dan menjadi profesional untuk memberikan pelayanan pelanggan terbaik.

Pekerjaan memberikan layanan terbaik bukan hanya urusan departemen customer service, tetapi merupakan pekerjaan setiap orang di perusahaan. Mulai dari pimpinan tertinggi sampai dengan setiap karyawan, apa pun bagian atau departemennya, haruslah menjadi pelayan yang hebat untuk memberikan layanan pelanggan terbaik. Dalam hal ini, pemimpin yang cerdas biasanya berdiri di garda paling depan untuk menjadi teladan dalam memberikan pelayanan terbaik. Pemimpin selalu berada di garda paling depan dengan motivasi dan antusiasme untuk memuaskan harapan pelanggan. Setiap karyawan di setiap departemen bekerja dengan pikiran dan emosi untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Peran setiap karyawan menjadi strategi dalam layanan pelanggan. Intinya, setiap karyawan harus terbiasa menjalankan peran terbaik untuk memberikan pengalaman yang indah bagi pelanggan. Dalam hal ini, membutuhkan disiplin dan tanggung jawab yang bersumber dari hati masing-masing karyawan. Tidak boleh ada niat yang lain selain niat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

Setiap pengambilan keputusan dengan pelanggan sebaiknya dilakukan atas dasar cinta dan kepedulian. Pelayanan yang diberikan harus mampu menghilangkan segala hambatan dan prasangka. Niat baik dan sikap baik merupakan kekuatan yang harus menggerakan pelayanan dari hati nurani setiap orang. Setiap respon pelanggan harus dilayani dengan niat baik dan sikap baik untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Jangan pernah sekalipun urusan dengan pelanggan terjebak dalam konflik dan tidak bergerak untuk menemukan solusi terbaik. Setiap urusan pelanggan haruslah dengan pikiran positif yang memberikan solusi terbaik bagi kebahagiaan pelanggan. Tidak boleh ada kata-kata yang mengecewakan pelanggan. Keberadaan setiap karyawan di tempat kerja adalah untuk membantu pelanggan dengan solusi, bukan mempersulit dengan prosedur dan kebijakan.

Perusahaan yang kuat selalu berdiri di atas fondasi pelayanan pelanggan yang kokoh. Semua ini dimulai dari kepemimpinan yang antusias untuk menguatkan budaya pelayanan berkualitas. Kepemimpinan yang tidak pernah puas untuk terus-menerus meningkatkan kualitas pelayanan di setiap aspek organisasi. Kepemimpinan yang mengembangkan karyawan dengan kualitas dan sikap terbaik untuk memberikan pelayanan pelanggan. Kepemimpinan yang selalu memperbaiki dan meningkatkan kualitas prosedur, aturan, dan kebijakan terbaik sebagai dasar yang unggul untuk memberikan pelayanan pelanggan terbaik. Kepemimpinan yang sangat memperhatikan disiplin dan tanggung jawab karyawan dalam mempraktikkan sikap baik di setiap situasi pelayanan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PELAYANAN PUBLIK YANG TIDAK MEMPERLIHATKAN SUPERIORITAS ATAU INFERIORITAS

“Petugas pelayanan yang baik memiliki hati dan perilaku yang lebih rendah dari rumput, tetapi memiliki cinta setinggi langit terhadap pekerjaan dan orang-orang yang dilayani.”~Djajendra

Pelayanan berkualitas dimulai dari sikap dan perilaku yang tidak memperlihatkan superioritas atau inferioritas. Pelayan publik yang baik mampu menjaga mental dan emosional dalam keseimbangan. Ketika energi superioritas atau inferioritas berkembang di dalam diri atau pada orang-orang yang berinteraksi dengan Anda, maka pelayanan yang diberikan menjadi tidak berkualitas. Pelayanan berkualitas sangat ditentukan oleh kepribadian yang stabil, tenang, menerima, dan memberikan pelayanan lebih dengan sikap baik.

Ketika seorang pelayan publik merasa dirinya lebih tinggi dari pelanggan yang dilayani, maka saat itu pelayanan menjadi tidak seimbang. Melalui beberapa penelitihan ditemukan bahwa sikap superioritas lebih banyak ada di dalam pribadi inferioritas. Artinya, orang-orang yang merasa dirinya lebih tinggi adalah orang-orang yang sesungguhnya sangat rendah diri atau tidak percaya diri. Keseimbangan mental dan rasa percaya diri dari sikap rendah hati sangatlah diperlukan dalam setiap pelayanan publik. Perasaan dan pikiran superior dalam pelayanan hanya akan merusak reputasi baik pelayanan tersebut. Jadi, dalam pelayanan publik, petugas pelayanan harus sangat rendah hati dan bersikap baik. Kalau perlu menjadi lebih rendah dari rumput, tetapi memiliki cinta setinggi langit terhadap pekerjaan dan orang-orang yang dilayani.

Sifat seorang pelayan publik yang baik adalah sangat toleran dengan sikap dan perilaku pelanggan. Menjadi toleran bukan berarti selalu menerima atau mengalah, mentoleransi berarti belajar menyatukan kekuatan pelanggan dengan kekuatan pelayanan untuk memberikan kualitas yang lebih baik. Bertoleransi berarti mengukur kekuatan pelanggan seperti yang diterapkan terhadap pelayanan yang kita berikan. Keluhan dan harapan pelanggan yang berlebihan perlu ditoleransi, sehingga kita bisa belajar untuk penguatan pelayanan yang lebih baik.

Perilaku dasar seorang pelayan publik adalah wajib menghormati orang-orang yang tidak dihormati oleh siapapun. Ini adalah fondasi. Tidak boleh membiarkan hati memiliki gengsi sosial. Tidak boleh merasa lebih berkuasa atau lebih hebat dari pelanggan. Selalu rendah hati dan tampil energik dengan senyum dan sikap ramah-tama.

Tingkatkan edukasi kepada publik tentang layanan yang Anda berikan. Jangan membiarkan masyarakat tidak mengenalinya. Jangan membiarkan masyarakat merasa sulit dan tidak mampu berinteraksi dengan produk-produk Anda. Jangan membiarkan masyarakat tetap tunduk dan tidak mengerti selamanya. Jadikan masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menggunakan pelayanan Anda.

Sikap baik dan rasa hormat Anda kepada pelanggan adalah bagian dari proses peningkatan kualitas pelayanan. Jika Anda ingin pelayanan Anda berkualitas, maka pastikan pelanggan mendapatkan kebahagiaan dan kegembiraan saat mendapatkan pelayanan dari Anda. Tidak ada yang tinggi atau rendah dari sudut pandang pelayanan berkualitas. Perbedaan hanya ada di dalam persepsi, tetapi di dalam realitas semua orang ingin mendapatkan harapan dan kebutuhannya terpenuhi. Tidak ada pelanggan yang buruk. Setiap pelanggan hadir dengan harapan untuk mendapatkan yang terbaik. Semua pelanggan adalah orang-orang yang membutuhkan perhatian dan kepedulian Anda dengan sikap baik.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA PELANGGAN DENGAN BAHAGIA

“Jika setiap orang dalam pekerjaan pelayanan memiliki satu niat suci untuk memberikan kebaikan dan kegembiraan kepada pelanggan, maka pelayanan terbaik akan terwujud dengan sempurna.”~Djajendra

Sikap dan perilaku pelanggan sangat beragam, ada yang menyenangkan dan juga ada yang tidak menyenangkan. Melakukan pekerjaan pelayanan berarti kita harus memiliki pemikiran positif atas apa pun sikap dan perilaku pelanggan kita. Tetaplah mengatakan yang baik-baik saja dengan bahasa tubuh yang menyenangkan dalam setiap situasi atau saat bertemu dengan orang yang berkata tidak baik. Pelayanan terbaik haruslah meningkatkan kesabaran, ketenangan, toleransi, empati, kedamaian, kenyamanan, dan kebahagiaan.

Jiddu Krishnamurti seorang Filsuf India berkata, Saya tidak keberatan apa pun yang terjadi” Menurutnya, kunci kebahagiaan adalah menjadi baik-baik saja dengan segalanya, dan selalu konsisten menjadi baik-baik saja ketika berhadapan dengan yang tidak baik-baik. Jadi, dalam pelayanan, apa pun yang terjadi, kita harus merasa baik-baik saja, dan kita pun tidak boleh berkecil hati, apalagi marah dengan sikap dan perilaku negatif pelanggan. Harus ada keikhlasan dan mental pemenang untuk menerima yang tidak baik-baik dari pelanggan, serta selalu konsisten untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan.

Sebagai seorang pelayan publik yang profesional, kita harus mampu mengelola diri sendiri agar dapat menciptakan situasi dan hal-hal untuk menjadi baik-baik saja, sehingga diri kita mampu memancarkan energi baik yang penuh kebahagiaan. Hal terpenting bagi seorang pelayan publik adalah menjaga emosi dan pemikiran agar tidak gelisah, marah, sedih, stres, depresi, jengkel, kesal, bosan, atau pun perasaan tidak bahagia yang lainnya. Penampilan seorang pelayan publik haruslah memancarkan lebih banyak hal-hal positif, serta memberikan pelayanan yang penuh gembira, tanpa ada beban sekecil apapun. Selalu konsisten menjadi diri sendiri yang unik dan penuh kebaikan dalam setiap pelayanan yang diberikan.

Kepribadian yang stabil dan suara hati yang baik adalah dasar untuk bisa memberikan pelayanan yang membahagiakan pelanggan. Sikap rendah hati di dalam kegembiraan dan suara hati yang penuh toleransi mampu menunjukkan ke arah yang positif saat pelanggan komplain atas pelayanan yang mereka rasakan. Kita harus selalu sangat sensitif untuk menjaga suasana hati yang baik, sehingga suasana hati kita yang baik mampu mendekatkan perilaku kita untuk memenuhi harapan pelanggan.

Pelayanan membutuhkan gerak yang tepat. Kecepatan atau pun kelambatan haruslah menciptakan kedamaian pikiran. Mungkin saja, kadang-kadang pelayanan kita menjadi lambat oleh hambatan tertentu. Dalam hal ini, kemampuan kita untuk menciptakan rasa pentingnya pelanggan dan sikap yang peduli kepada pelanggan dapat menjaga kedamaian pikiran dalam proses pelayanan tersebut. Pada akhirnya, kita semua harus berusaha untuk menjaga kecepatan pelayanan dalam kecepatan tinggi yang memudahkan terpenuhinya harapan dan kebutuhan pelanggan.

Visi pelayanan yang jelas dan konsisten dapat menjadi kekuatan untuk mengendalikan realitas lingkungan internal dan eksternal dalam pelayanan yang kita berikan. Kepribadian positif dengan nilai-nilai kerja yang ditransformasikan menjadi etos pelayanan berkualitas mampu menjadi fondasi yang hebat untuk pelayanan yang penuh gembira. Jika setiap orang dalam pekerjaan pelayanan memiliki satu niat suci untuk memberikan kebaikan dan kegembiraan kepada pelanggan, maka pelayanan terbaik akan terwujud dengan sempurna. Semua yang kita lakukan dengan perasaan negatif dan niat yang tidak sepenuh hati untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, akan menciptakan hal-hal buruk di dalam proses pelayanan tersebut.

Pelayanan publik yang baik membutukan penampilan yang segar, bugar, sehat, dan riang-gembira. Untuk itu, diperlukan gaya hidup yang menjaga kebugaran dengan cara tidur yang cukup, menjaga berat badan, menjaga niat baik, menjaga perasaan positif, menerima semua hal dengan pikiran baik, dan mudah beradaptasi dengan semua jenis perubahan. Jelas, semua ini hanya dapat dicapai melalui proses yang dimulai dengan menjadi sadar, mengambil langkah-langkah kecil untuk perbaikan dari dalam diri, membangun mindset yang mau menerima apa pun realitas, lebih beriman dan lebih banyak doa, serta selalu merasa baik-baik saja dengan apa pun situasi dan realitas yang harus dihadapi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI SUKA DUKA DALAM PELAYANAN PELANGGAN

“Ketika memberikan pelayanan, jangan menonjolkan kekurangan, seimbangkan diri dengan kekuatan, kemudian berikan pelayanan dengan sikap yang menyenangkan tanpa kehilangan satu inci pun kebaikan.”~Djajendra

Pelayanan itu sebuah rasa yang muncul dari persepsi diantara pihak yang melayani dan dilayani. Kadang, pihak yang melayani menganggap sudah sangat baik pelayanan yang dia berikan, sedangkan pihak yang menerima pelayanan merasa belum memuaskan. Jelas, yang merasa sudah melayani dengan sangat baik akan marah atau sedih. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran bahwa suka duka dalam pelayanan adalah sebuah realitas yang harus diterima dengan sikap rendah hati dan penuh empati. Kita tidak bisa memaksa siapa pun untuk menyukai dan berterima kasih dengan pelayanan yang kita berikan. Kita hanya bisa membangun kualitas diri dan sistem yang baik untuk memberikan pelayanan sesuai persepsi dan keinginan pelanggan dengan sikap profesionalisme.

Menerima dengan ikhlas sikap negatif pelanggan adalah kebaikan tertinggi. Kemampuan untuk mendengarkan dan melayani pelanggan dengan tenang dan sabar adalah kemenangan yang luar biasa. Kekuatan mental dan emosi untuk tidak terpengaruh dengan sikap negatif pelanggan adalah rahasia kemenangan dalam pelayanan pelanggan. Jadi, dalam pekerjaan pelayanan tidak boleh berharap pujian atau ucapan terima kasih dari tindakan; jangan terlalu berharap pelanggan memberikan sikap baiknya kepada kita. Sebab, pekerjaan pelayanan adalah untuk melakukan segala sesuatu buat sukacita atau kebahagiaan pelanggan, tanpa pamrih. Intinya, pelayanan haruslah merupakan wujud yang murni dari keikhlasan dan cinta tanpa berharap pujian dari pihak manapun. Miliki kesadaran untuk melakukan apa yang harus dilakukan bagi kebaikan pelanggan.

Pekerjaan pelayanan bertujuan untuk meninggalkan tindakan yang menciptakan sukacita bagi pelanggan dan bagi yang memberikan pelayanan. Walau sikap negatif pelanggan bisa mengganggu pelayanan, tetapi kualitas diri dengan mental positif mampu mengendalikan ego dan menciptakan kondisi sukacita. Pelayanan pelanggan berkualitas memiliki gagasan untuk memenuhi keinginan pelanggan dengan seoptimal mungkin. Jadi, miliki mental positif dan emosi yang cerdas untuk bisa menerima hal-hal sulit yang telah dialami dalam pelayanan, termasuk siap menghadapi hal-hal yang belum pernah dialami dalam proses pelayanan pelanggan. Apa pun bisa terjadi dalam pelayanan pelanggan, selama Anda sadar dan ikhlas untuk menerima dan memberikan yang terbaik, maka segalanya akan menjadi indah di dalam kebaikan tertinggi yang Anda berikan kepada pelanggan Anda.

Suka dan duka adalah bagian yang selalu ada dalam pelayanan. Terkadang kita bersemangat dengan sukacita, terkadang kita menemukan diri kita tenggelam dalam kesedihan. Semua ini sifatnya sangat manusiawi. Tetapi, pekerjaan pelayanan membutuhkan energi positif dalam jumlah yang tidak terbatas di dalam diri siapa pun yang bekerja untuk pelayanan. Pengendalian pikiran menjadi sangat penting. Sebab, suka dan duka ada dalam pikian. Jika kita menguasai seni pengendalian pikiran, kita bisa menghadapi apa saja perilaku dan sikap pelanggan. Pikiran yang terkendali di dalam sikap rendah hati tidak akan goyah saat menghadapi pujian atau hinaan, untung atau rugi, menang atau kalah, bahagia atau sedih. Apa pun realitas dualitas yang terjadi, sikap positif dari pikiran positif mampu menciptakan kemenangan dan ketenangan di frontline pelayanan.

Pelayanan berkualitas membutuhkan fondasi yang kuat dari pribadi-pribadi positif yang memiliki keseimbangan dan energi positif yang besar. Keseimbangan antara pikiran, emosi, sikap, perilaku, ucapan, bahasa tubuh, kesehatan, kebugaran, dan penampilan diri yang menyenangkan adalah fondasi yang harus dibangun dan dikembangkan secara serius untuk bisa memberikan pelayanan berkualitas. Ingat! Ketika memberikan pelayanan, jangan menonjolkan kekurangan, seimbangkan diri dengan kekuatan, kemudian berikan pelayanan dengan sikap yang menyenangkan tanpa kehilangan satu inci pun kebaikan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PELANGGAN YANG PERTAMA

“Pelayanan itu seperti jembatan yang menghubungkan Anda dengan pembeli untuk terjadinya transaksi. Bila jembatannya indah, nyaman, kuat, dan penuh kebaikan; maka, pembeli pasti ingin kembali untuk membeli dari Anda.”~Djajendra

Ketika Anda pertama kali menjalankan bisnis, pelanggan adalah orang pertama yang membuat Anda berbisnis. Pelayanan terbaik Anda kepada pelanggan menjadi penentu sukses tidaknya bisnis Anda. Kekuatan pelanggan yang dapat Anda layani dengan baik akan memberikan pertumbuhan bisnis yang hebat. Pelanggan adalah kekuatan yang sangat menentukan keberadaan bisnis Anda di masa depan.

Rawatlah pelanggan dengan hati dan kecerdasan. Mengabaikan kepentingan pelanggan pasti mengurangi kesuksesan bisnis yang Anda jalankan. Ketika bisnis sedang kurang baik, itu artinya Anda harus lebih memperhatikan pelanggan dengan cara dan strategi pelayanan terbaik. Hilangnya fokus pelayanan kepada pelanggan berpotensi mengurangi aliran uang masuk ke dalam bisnis. Akibatnya, bisnis gagal dan Anda akan kesulitan keuangan untuk membiayai usaha yang dijalankan.

Fondasi sebuah bisnis adalah menjual sebanyak mungkin. Untuk bisa menjual sebanyak mungkin, Anda harus memiliki cara pelayanan yang membuat pelanggan mempercayai bisnis Anda. Cara pelayanan yang menyentuh hati dan kebutuhan pelanggan. Cara pelayanan yang membuat pelanggan membutuhkan jasa dan produk yang Anda jual.

Pelayanan yang buruk menyebabkan kerugian dalam bisnis. Pelayanan seperti jembatan yang menghubungkan Anda dengan pembeli untuk terjadinya transaksi. Bila jembatannya indah, nyaman, dan penuh kebaikan; maka, pembeli pasti ingin kembali untuk membeli dari Anda. Jangan pernah membiarkan pelayanan yang buruk terjadi terus-menerus karena hal itu akan menghilangkan semua potensi untuk hasil panen terbaik. Ketika bisnis kehilangan hasil panen, maka tidak ada lagi kekuatan di dalam bisnis, dan semua orang di tempat kerja berada dalam perasaan kehilangan kepercayaan diri untuk bangkit dari kesulitan.

Pelayanan yang buruk menyebabkan hadirnya berbagai penyakit ke dalam bisnis dan perusahaan. Hal ini disebabkan dalam bisnis yang pelayanannya buruk, daya tahan bisnis cendrung turun, dan berbagai potensi penyakit dengan mudah merayap masuk ke dalam perusahaan. Jelas, kondisi ini menggrogoti kekuatan perusahaan dan perlahan-lahan mematikan bisnis yang Anda jalankan. Jadi, ini adalah peringatan yang sangat jelas dari sebuah bisnis kepada para pengelola bisnis. Pelayanan adalah hal pertama yang harus diprioritaskan dengan sebaik mungkin dan membuat pelanggan bangga dengan pelayanan yang Anda berikan.

Akhirnya, pelangganlah yang memberi kehidupan dalam sebuah bisnis, yang memasok seluruh keuntungan, berubah menjadi kinerja dan prestasi bagi perusahaan. Semua bonus dan prestasi kerja terjadi karena pelanggan terus-menerus membeli dan mengkontribusikan keuntungan yang banyak bagi bisnis Anda.

Setiap hari hadirlah ke tempat kerja dengan niat dan upaya untuk memberikan yang terbaik kepada seluruh pelanggan. Semua kebaikan dan keindahan yang Anda berikan kepada pelanggan akan kembali kepada Anda dalam bentuk kinerja dan prestasi yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PELAYANAN ITU TUGAS MULIA, BERIKAN PELAYANAN DENGAN SUKACITA

PELAYANAN ITU TUGAS MULIA, BERIKAN PELAYANAN DENGAN SUKACITA

“Jika Anda melakukan pelayanan dengan sukacita, melayani orang lain tanpa pamrih, di saat Anda membutuhkan bantuan atau pertolongan, hukum spiritual akan bekerja untuk membantu dan menyelamatkan hidup Anda.”~Djajendra

Pelayanan sepenuh hati dengan sukacita akan mengarahkan Anda pada pertumbuhan kualitas diri Anda sendiri. Melayani itu tugas mulia yang menjadikan Anda sebagai manusia yang baik. Pelayanan dengan sukacita dan tanpa pamrih akan menjadi indah dan menyenangkan setiap orang. Miliki kesadaran bahwa melayani orang-orang di sekitar Anda juga merupakan tugas Anda. Tingkatkan keterampilan Anda untuk memberikan pelayanan terbaik. Begitu Anda mulai memiliki suara hati dan sikap baik untuk melayani orang-orang di sekitar Anda, maka apa pun yang Anda lakukan akan menjadi indah, pelayanan Anda itu akan mengalir dan menyentuh hati setiap orang yang melihatnya dan merasakannya.

Dalam pelayanan terdapat hukum spiritual, yaitu: semua kebaikan yang Anda berikan melalui pelayanan Anda akan kembali untuk Anda. Kebiasaan Anda memberikan pelayanan sepenuh hati menjadikan hidup Anda semakin baik dan semakin bahagia. Jika Anda melakukan pelayanan dengan sukacita, melayani orang lain tanpa pamrih, di saat Anda membutuhkan bantuan atau pertolongan, hukum spiritual akan bekerja untuk membantu dan menyelamatkan hidup Anda. Di samping itu, ketika Anda terbiasa melayani orang lain dengan sepenuh hati dan tanpa pamrih, Anda akan merasa pelayanan Anda itu memberikan kebahagian dan ketenangan. Pikiran bawah sadar Anda akan menciptakan energi positif yang kuat pada saat Anda bekerja untuk pelayanan. Jelas, semua ini akan memicu hal-hal positif pada pertumbuhan Anda. Mungkin saja dalam pelayanan yang Anda berikan; Anda harus menghadapi rintangan, kesulitan, stres, kesedihan, atau pun menghadapi berbagai peristiwa yang bersumber dari energi negatif; tetapi, energi sukacita dan perilaku tanpa pamrih Anda akan memberikan kekuatan untuk mengatasi masalah Anda. Ketika Anda positif dan kuat dalam mengatasi semua masalah pelayanan, Anda akan tumbuh dan terus bergerak menuju kualitas kehidupan terbaik Anda, dan inilah jalan Anda untuk menuju sukses.

Melayani tanpa pamrih dan menjalankan tugas untuk menguatkan perusahaan dan lingkungan kerja. Membantu pimpinan menyukseskan program kerjanya, membantu bawahan menjalankan pekerjaan sehari-hari mereka, membantu rekan kerja dengan sukacita, dan membantu pelanggan yang membutuhkan pelayanan terbaik Anda dengan sepenuh hati. Ketika Anda memberi mereka semua perasaan bahwa Anda selalu ada untuk membantu mereka, merawat mereka, mendukung mereka, maka Anda juga akan mendapatkan dukungan semacam itu dari mereka semua. Apa yang Anda berikan akan kembali kepada Anda. Dan, pelayanan tanpa pamrih Anda itu akan membuat Anda disayangi dan merasa dimiliki oleh orang-orang di sekitar Anda.

Ada sukacita tertentu dalam mendapatkan sesuatu. Itulah sukacita yang dialami oleh semua orang di sekitar Anda, termasuk pelanggan Anda ketika mereka mendapatkan pelayanan tanpa pamrih dari Anda. Semua stakeholders Anda merasa bahagia saat Anda memberi pelayanan tanpa pamrih. Orang-orang yang bahagia menerima pelayanan tanpa pamrih dari Anda akan berbagi cerita dengan orang lain. Kisah menyenangkan dari pelayanan Anda akan disarankan kepada orang lain, sehingga bisnis atau reputasi organisasi Anda akan semakin cemerlang.

Pelayanan berkualitas adalah perbuatan baik. Semua perbuatan baik selalu mendatangkan keberuntungan. Ketika Anda terbiasa melakukan perbuatan baik melalui pelayanan yang membantu seseorang yang benar-benar membutuhkannya, maka Anda sedang mengumpulkan keberuntungan. Dan, getaran positif dari dalam diri Anda akan menarik keberuntungan ke dalam hidup Anda. Pelayanan terbaik Anda dan cara Anda melayani orang-orang dengan sikap baik Anda menjadikan Anda beguna bagi orang-orang di sekitar Anda. Jika Anda mulai memberi atau melayani stakeholders Anda dengan rendah hati, sepenuh hati, dan tanpa pamrih; Anda akan menerima kesenangan dan kebahagiaan, dan semua stres atau depresi Anda akan lenyap oleh kekuatan sukacita Anda.

Pelayanan tanpa pamrih adalah penerimaan total terhadap semua perilaku. baik yang menyenangkan atau yang tidak menyenangkan. Jadi, ketika Anda memiliki kesadaran dan pengetahuan untuk memberikan pelayanan tanpa pamrih, maka Anda akan memiliki daya tahan yang hebat untuk mengatasi ketidaknyamanan, dan Anda pun tidak akan menahan perasaan negatif atas semua hal-hal yang tidak menyenangkan yang Anda hadapi. Pelayanan sukacita dihasilkan dari pelayanan tanpa pamrih. Jika Anda tidak bahagia atau tidak senang dengan situasi yang Anda hadapi saat memberikan pelayanan, maka Anda harus meningkatkan kesadaran untuk penerimaan total atas semua kenyataan yang ada. Tingkatkan disiplin untuk memurnikan pikiran, kesadaran, dan tindakan Anda. Semua ini tidak mungkin dilakukan satu kali, tetapi membutuhkan waktu berkali-kali sampai semua itu menjadi sebuah pola dan kebiasaan yang berkarakter kuat di dalam kepribadian Anda.

Hidup haruslah berguna. Melayani tanpa pamrih menjadikan Anda berguna, dan setiap kali Anda mendapat kesempatan untuk menjadi berguna, Anda harus menerimanya untuk menjadi berguna bagi orang-orang di sekitar Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PELAYANAN PUBLIK MEMBUTUHKAN SENYUM DAN KESADARAN UNTUK MEMBERIKAN LAYANAN BERKUALITAS

“Pelayanan terbaik terwujud saat pikiran memenuhi hati dengan kasih sayang dan kepedulian. Pikiran tidak membiarkan lidah berucap yang tidak sopan dan tidak etis. Pikiran menciptakan senyum tulus diwajah dan perilaku baik untuk memberikan layanan terbaik.”~Djajendra

Dalam pelayanan publik, senyum tulus Anda sudah memberikan kebaikan. Dengan senyum tulus Anda sudah menciptakan suasana yang menyenangkan. Pelayanan publik yang rendah hati dan murah hati memberi energi positif bagi peningkatan reputasi instansi atau perusahaan Anda. Manajemen pelayanan yang hebat, sistem pelayanan yang luar biasa, teknologi pelayanan yang memudahkan, serta sikap pelayanan yang penuh kasih dan senyum adalah kekuatan yang harus dirawat untuk bisa memberikan pelayanan publik terbaik.

Pelayanan berkualitas hidup dalam kesadaran untuk mengalami semua kejadian di proses pelayanan, tanpa meninggalkan sesuatu yang buruk atau yang membuat pelanggan kecewa. Kualitas pelayanan tumbuh dari jiwa yang tercerahkan, yang sepenuhnya memahami bahwa tujuan pelayanan adalah memberikan sikap baik dan bantuan dengan rendah hati kepada orang yang sedang dilayani. Setiap pegawai dalam sebuah instansi harus lebih siap dan bersedia memberikan perhatian penuh kepada apa yang dikerjakan, dalam satu hubungan pelayanan dengan setiap orang, baik di internal maupun eksternal.

Pentingnya empati dalam pelayanan publik. Ketika Anda memiliki empati, Anda bisa mencegah masalah yang disebabkan oleh ketidaktahuan Anda tentang kebutuhan orang lain. Empati dalam pelayanan publik mampu menemukan solusi yang tepat pada waktu yang tepat. Empati menjadikan Anda lebih peduli untuk memberikan pelayanan berkualitas kepada semua pelanggan.

Setiap orang di tempat kerja perlu menyadari bahwa instansi atau perusahaan bukan hanya lingkungan untuk berkarya. Instansi atau perusahaan Anda bukanlah sesuatu di luar diri Anda. Anda lah energi dan kekuatan yang membuat perusahaan atau instansi Anda tumbuh dan berfungsi. Tingkatkan kesadaran dan tanggung jawab untuk menjadi kekuatan positif bagi pelayanan sempurna di tempat kerja Anda. Lihatlah di sekeliling Anda dengan pikiran yang ingin memberikan perhatian penuh untuk pelayanan terbaik, dan rasakan Anda sebagai energi positif yang fokus dalam memberikan pelayanan sempurna.

Cara Anda berkomunikasi dengan pelanggan mencerminkan kualitas diri Anda. Semakin positif keadaan pikiran dan jiwa Anda, semakin Anda mampu mengatasi emosi negatif Anda. Komunikasi adalah jembatan yang menghubungkan hati dan pikiran Anda ke hati dan pikiran orang lain. Jadi, tetaplah jaga pikiran untuk selalu positif dan tenang. Kendalikan maunya Anda atau keinginan Anda, berikan perhatian penuh kepada maunya pelanggan atau keinginan pelanggan. Tumbuhkan sikap rendah hati untuk mendengarkan keinginan pelanggan, kemudian kembangkan kemampuan untuk menerima maunya pelanggan dengan tenang dan positif.

Jangan pernah meninggikan suara Anda sehingga membuat pelanggan takut. Jangan berada di tempat pelayanan ketika Anda merasa kesal atau marah kepada seseorang, sebab Anda bisa kehilangan kendali atas emosi dan tutur kata Anda. Jangan berada di tempat pelayanan ketika Anda tidak mampu mengendalikan kesusilaan dan kesopanan. Jangan berada di tempat pelayanan ketika Anda tidak mampu mendengarkan kebutuhan dan keinginan orang lain. Jangan berada di tempat pelayanan ketika antusiasme Anda untuk memberikan pelayanan terbaik hilang di dalam ego Anda. Pelayanan berkualitas hanya bisa diberikan oleh Anda yang tenang, sopan, pintar berbicara, pintar mendengarkan, tulus memberikan senyum dan kebaikan, ramah dan penuh perhatian, serta memiliki sikap baik untuk memudahkan dan membantu ketidaktahuan pelanggan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJAGA PELAYANAN DALAM KESEIMBANGAN DAN KEHARMONISAN

“Pelayanan berkualitas tercipta dari lingkungan yang harmoni dan dari jiwa yang damai.”~Djajendra

Pelayanan yang tulus dalam sikap baik mendukung semua keberhasilan. Layanan tanpa pamrih dan kaya kualitas adalah fondasi kesuksesan. Jika setiap orang melayani hidup dan pekerjannya dengan tulus, sepenuh hati, dan tanpa pamrih; maka kehidupan dan pekerjaan tersebut akan melayani mereka untuk mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera. Jika setiap karyawan dengan penuh kasih dan penuh perhatian melayani pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya, maka mereka sedang mengundang energi sukses untuk menjadikan mereka lebih sukses lagi.

Pelayanan terbaik tercipta dari lingkungan yang harmoni dan dari jiwa yang damai. Dalam hal ini, diperlukan sudut pandang positif terhadap pelayanan yang diberikan kepada berbagai sikap dan perilaku orang. Jika orang yang dilayani membawa energi negatif, maka tugas Anda sebagai pemberi layanan harus segera mencari keseimbangan agar energi positif dapat muncul secara kuat. Jadi, ketika pelanggan membawa pelayanan menjadi tidak seimbang, maka jiwa Anda yang damai harus kembali membawanya ke dalam keseimbangan agar harmoni dapat tercipta dalam pelayanan tersebut.

Pelayanan tidak boleh dalam kekurangan, pelayanan harus selalu memiliki solusi untuk memberikan lebih. Oleh karena itu, setiap pegawai yang terlibat dalam pelayanan sebaiknya melatih kreativitas dan intuisi dirinya dengan lebih baik, sehingga selalu memiliki banyak cara untuk memberikan pelayanan berkualitas. Apa pun situasinya saat memberikan pelayanan, pikiran kreatif dan intuisi yang tajam mampu memberikan banyak pilihan dan cara terbaik agar pelayanan yang diberikan betul-betul memuaskan pelanggan.

Ketika terjadi kesalahpahaman dalam pelayanan, maka keseimbangan terganggu. Tugas utama seorang pemberi layanan adalah menjaga pelayanan dalam keseimbangan dan keharmonisan. Dalam hal ini, dibutuhkan tindakan yang fokus dan introspeksi untuk bisa menjaga layanan dalam keseimbangan dan keharmonisan. Di samping itu, layanan juga membutuhkan ketenangan, kelembutan, kerendahan hati, kepercayaan diri, sikap positif, dan senyum tulus. Kegagalan untuk mengakui bahwa pekerjaan yang Anda miliki sekarang ada karena pelanggan, dapat meningkatkan perasaan tinggi hati dan ego yang merendahkan pelanggan. Jadi, jika sikap tinggi hati dan perasaan yang menganggap pelanggan yang membutuhkan layanan semakin menguat di dalam mental Anda, maka tidak mungkin Anda bisa memberikan layanan yang berkualitas tinggi.

Tugas setiap orang di tempat kerja adalah melindungi reputasi dan kredibilitas organisasi dengan cara memberikan pelayanan yang seimbang dan harmonis. Sikap buruk dalam pelayanan selalu mencemari reputasi dan kredibilitas organisasi. Pelayanan menjadi semakin berkualitas jika setiap individu di tempat kerja mencintai pekerjaan, menjaga kepercayaan yang diberikan organisasi, menjaga rasa hormat kepada siapa pun di tempat kerja, dan selalu fokus di dalam sikap pelayanan yang membahagiakan setiap stakeholder. Kapanpun Anda melupakan prinsip ini, energi negatif akan menyerang balik Anda dalam bentuk kesalahpahaman, konflik, marah, komplain, dan bentuk-bentuk lainnya yang menciptakan ketidakharmonisan dalam pelayanan.

Setiap orang di tempat kerja; tanpa kecuali; harus berfungsi selaras dengan nilai-nilai, sistem, standar, kepemimpinan, dan budaya organisasi yang kuat. Sebab, pelayanan bukan tugas perorangan atau bukan tugas para customer service saja, tetapi merupakan tugas dari setiap orang di tempat kerja. Untuk itu, budaya kerja yang kuat harus menyatukan setiap orang di tempat kerja dalam satu energi positif, sehingga keharmonisan muncul untuk membangun ‘jembatan komunikasi positif’ antara satu sama lain dengan saling melayani. Bidang layanan setiap orang di tempat kerja mungkin berbeda, tetapi tujuan setiap orang di tempat kerja pastilah satu, yaitu: melayani perusahaan untuk mendapatkan kinerja dan reputasi tertinggi.

Selalu orang mengatakan bahwa tidak mudah melayani orang lain dengan rendah hati, tulus, tanpa pamrih, dan penuh kualitas. Memang tidak mudah bila Anda malas berusaha dan tidak mau bekerja keras untuk bisa mewujudkannya. Dalam hal ini, sangat diperlukan kesadaran untuk membangun kepribadian yang hebat dari dalam diri masing-masing orang. Kepribadian yang mengenal dirinya sendiri dengan baik dan mampu memahami orang lain dengan positif adalah inti dari pelayanan.

Ketika Anda gagal menyeimbangkan ego, sehingga ego menjadi terlalu tinggi hati untuk bisa memberikan pelayanan dengan sikap rendah hati, maka Anda akan mengalami hadirnya hal-hal yang membuat hidup Anda tidak damai. Pekerjaan menjadi semakin berat dan membosankan. Stres dengan sangat rajin akan mendampingi hari-hari Anda. Akibatnya, Anda tidak akan memiliki ketenangan dan tidak mungkin bisa menikmati apa yang Anda miliki di tempat kerja. Kemampuan Anda untuk melayani dengan penuh perhatian dan penuh kualitas akan memberi Anda kedamaian dan kebahagiaan yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

SERVICE EXCELLENCE MERUPAKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF BAGI PERUSAHAAN

“Pelayanan kepada pelanggan tidak hanya produk fisik, tetapi juga sikap dan perilaku yang membuat pelanggan percaya kepada layanan perusahaan.”~Djajendra

Pelayanan berarti memberi yang terbaik tanpa berharap menerima balasannya. Perusahaan melakukan dua hal sekaligus, yaitu pelayanan dan bisnis. Pelayanan tetap harus menjadi sesuatu yang sifatnya ikhlas dari niat tulus untuk memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi orang lain. Sedangkan bisnis memiliki pamrih dan berharap keuntungan. Jadi, bagaimana bisnis dan pelayanan dapat dikombinasikan agar pelanggan merasa puas dan bahagia.

Pelanggan menciptakan bisnis dan keuntungan bagi perusahaan. Tanpa pelanggan, perusahaan tidak mungkin bisa berjalan. Oleh karena itu, perusahaan yang ingin unggul dalam persaingan bisnis wajib untuk memperhatikan pelayanan prima dengan sepenuh hati. Pelayanan prima tidak hanya membuat perusahaan berdiri kokoh bersama bisnisnya, tetapi juga mampu memenangkan kompetisi bisnis yang semakin hari semakin ketat.

Pelayanan kepada pelanggan tidak hanya produk fisik, tetapi juga sikap dan perilaku yang membuat pelanggan percaya kepada layanan perusahaan. Totalitas dan integritas setiap orang di dalam perusahaan untuk memberikan pelayanan prima menentukan keberhasilan perusahaan dalam merebut hati pelanggan.

Pelanggan hanya ingin diperhatikan, dilayani dengan sikap baik, dan kebutuhan mereka terpenuhi, sehingga mereka merasa bahagia dengan pelayanan yang diberikan oleh para frontliner perusahaan. Pelayanan unggul bersumber dari integritas dan kualitas untuk memberikan apa yang dijanjikan kepada pelanggan, serta menangani dengan baik setiap masalah dan pertanyaan yang timbul dari pelayanan tersebut.

Setiap keluhan pelanggan harus dilayani dengan sikap rendah hati, sikap baik, penuh senyum, dan profesionalisme yang tinggi. Seorang frontliner adalah wajah perusahaan yang senantiasa harus tampil energik, bersih, rapi, wangi, dengan senyum, sikap baik, bahasa tubuh yang melayani, ucapan yang positif, perilaku terpuji, dan selalu siap untuk memberikan pelayanan terbaik dalam situasi apapun.

Service excellent mampu meningkatkan kepuasan pelanggan baik internal maupun eksternal, meningkatkan reputasi frontliner yang pada gilirannya menghasilkan kepercayaan publik yang lebih besar kepada perusahaan. Di samping itu, setiap orang harus mengetahui cara untuk berurusan dengan pelanggan dalam situasi sulit, dan cara memberikan tanggapan atau respon positif atas semua permintaan pelanggan, sehingga pelanggan benar-benar mendapatkan pengalaman positif dari pelayanan sempurna perusahaan.

Ketika setiap orang di perusahaan terbiasa memberikan pelayanan terbaik tanpa berharap menerima balasannya, kesetiaan dan kebahagiaan pelanggan terhadap pelayanan perusahaan akan meningkatkan bisnis dan reputasi perusahaan. Jadi, setiap orang di perusahaan harus terlatih dan memiliki hati yang bersih untuk memberikan pelayanan kepada semua orang yang berhubungan dengan perusahaan, tidak boleh membeda-bedakan pelanggan, setiap pelanggan wajib dilayani dengan sepenuh hati. Jadi, setiap orang di perusahaan wajib menjaga dirinya dan pikirannya agar setiap ucapan dan perilaku tidak dikendalikan dari egoisme, tetapi dari sikap rendah hati yang memberikan pelayanan sepenuh hati.

Untuk seminar/training hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

 

 

PELAYANAN TANPA PAMRIH

“Hidup adalah pelayanan. Berikan pelayanan terbaik dan berkualitas, tanpa pamrih dengan ikhlas.”~Djajendra

Ketika Anda mampu memberikan pelayanan sepenuh hati dari kualitas dan keikhlasan Anda, maka itu merupakan sebuah investasi yang hebat untuk masa depan Anda yang cemerlang. Investasikan hidup Anda untuk memberikan pelayanan berkualitas dalam rasa tanggung jawab Anda yang tinggi. Nikmati layanan yang Anda berikan agar Anda tidak kehilangan kesenangan untuk melakukan sesuatu yang baik bagi orang lain.

Bentuk pelayanan tertinggi adalah memberi tanpa harapan untuk mendapatkan apapun. Pelayanan tertinggi ada dalam wujud pelayanan berkualitas, tanpa pamrih dan ikhlas. Dalam hal ini, setiap orang di tempat kerja harus bekerja untuk melayani tanggung jawab masing-masing dengan sepenuh hati. Semua orang harus terbiasa berbagi nilai-nilai budaya kerja dan menjadikannya sebagai fondasi untuk memberikan layanan berkualitas.

Manajemen harus fokus untuk meminta pertanggungjawaban setiap pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik. Budayakan setiap orang di tempat kerja untuk melakukan komitmen pelayanan dengan tanpa syarat. Semua orang harus ikhlas untuk bertanggung jawab dan ikhlas untuk melakukan pekerjaan sesuai tanggung jawab. Pelayanan terbaik tidak mungkin bisa diberikan dari kepentingan ego, tapi hanya bisa diberikan dari keikhlasan hati untuk rendah hati dalam sikap baik kepada orang lain.

Tim manajemen yang hebat mampu menanamkan etos dan budaya kerja agar setiap pegawai tidak menuntut, tetapi membangun kekuatan untuk melayani tugas dan tanggung jawab mereka dengan perasaan gembira. Perasaan gembira hanya bisa dimiliki ketika hati selalu ikhlas dan merasa sangat bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik. Dalam hal ini, manajemen harus memotivasi setiap bagian kerja untuk membangun koneksi atau hubungan kerja dan pribadi yang kuat di internal organisasi. Soliditas dan kerja sama yang terfokus untuk memberikan mutu dan kualitas terbaik dapat menciptakan layanan terbaik.

Setiap komplain atau keluhan pelanggan adalah hadiah untuk meningkatkan kualitas layanan. Tenangkan diri dan tumbuhkan kesabaran yang tinggi saat harus berhadapan dengan perasaan tidak puas dari pelanggan Anda. Tampilkan diri yang santai, tenang, penuh senyum, dan siap untuk membantu mewujudkan harapan pelanggan. Sikap baik dan senyum tulus Anda dalam pelayanan adalah kontribusi Anda yang hebat untuk membuat pelayanan itu menyenangkan. Jadi, apa pun situasinya, Anda harus tetap positif dan bersikap untuk tidak mengecewakan pelanggan Anda. Pastikan Anda menjaga kata-kata, bahasa, dan tidak pernah mengekspresikan emosi negatif kepada pelanggan Anda.

Sifat pelayanan itu dinamis dan sangat ditentukan oleh sikap dan persepsi. Oleh karena itu, pelayanan sebagai pekerjaan yang harus dilakukan dari ketulusan hati, haruslah dilakukan untuk hasil yang lebih baik, dan tidak boleh membiarkan pelayanan terjebak dalam zona nyaman. Setiap orang harus memiliki minat dan tekad untuk memberikan pelayanan berkualitas, sehingga dapat mencegah rasa frustasi saat berhadapan dengan situasi yang tidak menyenangkan.

Pelayanan terbaik Anda di tempat kerja adalah sumbangan terkecil Anda yang bisa mengubah kehidupan kerja menjadi lebih sehat dan berkinerja tinggi. Sikap baik dengan kompetensi Anda yang tinggi adalah kekuatan yang bisa memberikan yang terbaik bagi stakeholders. Pelayanan adalah tentang memberi dan menerima, berikan yang terbaik agar Anda dapat menerima yang lebih baik lagi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivasi.com

Older posts

© 2018 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑