MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Work Culture (page 1 of 4)

MENGATASI PERILAKU BURUK DI TEMPAT KERJA DENGAN BUDAYA SOPAN SANTUN

“Harus ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.”~Djajendra

Ketika Anda berbicara dengan nada suara yang cendrung tinggi, bersikap kurang sopan, memperlihatkan sikap egois yang sangat tinggi, tidak peduli dengan hubungan kerja antar bagian; maka, Anda telah menciptakan luka dihati banyak orang. Mereka yang terluka oleh sikap buruk Anda tidak mungkin melupakan keburukan Anda. Selain Anda telah melukai banyak orang, Anda juga sudah menciptakan kerugian dalam perusahaan, karena orang-orang yang terluka biasanya menjadi kurang produktif. Mereka yang terluka merasa memiliki banyak hambatan dalam hubungan kerja, sehingga akhirnya masa bodoh dengan kinerja dan prestasi.

Proses kerja membutuhkan sikap sopan santun yang selalu menghormati dan menghargai setiap orang di tempat kerja. Sikap yang sopan santun dengan kualitas dan kompetensi diri yang baik akan memberikan dampak yang luar biasa untuk pencapaian terbaik. Jika Anda menginginkan kinerja dan prestasi terbaik, termasuk mencapai target-target dengan mudah, maka sikap yang saling menghormati dan saling menjaga kebaikan haruslah diutamakan.

Setiap orang yang merasa memiliki kekuatan dan dukungan, atau pun merasa paling senior, haruslah menjadi contoh yang baik untuk mempromosikan budaya sopan santun di tempat kerja. Kekuatan, kekuasaan, dan senioritas Anda sangat dibutuhkan untuk mengkontribusikan hal-hal positif dalam pekerjaan. Anda harus memperlihatkan kepada semua orang tentang budaya kerja yang kompak, disiplin, rendah hati, peduli, saling tolong-menolong, dan selalu proaktif untuk menjaga hubungan kerja antar bagian dalam kinerja terbaik.

Hilangkan energi buruk dari dalam diri dengan cara mulai melihat sisi baik setiap orang; mulai membuka hati untuk berkomunikasi dengan cara yang sopan; mulai memperlihatkan perilaku etis; mulai melihat hal-hal yang positif di semua aspek kerja; mau terlibat dalam perubahan dan mudah beradaptasi dengan perubahan; menjadi pribadi positif yang sadar akan energi negatif di dalam diri sendiri. Jadi, ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.

Ketika kepribadian positif tumbuh dari dalam diri, maka terbentuk kekuatan yang hebat di dalam diri. Kekuatan hebat ini menjadikan diri sendiri yang asli dengan integritas yang kuat. Dampaknya, Anda benar-benar mampu menampilkan kepribadian yang tenang, sabar, tidak mudah termakan gosip, hoaks, fitnah, atau semua energi buruk dari luar diri sudah tidak mampu merusak kedamaian dan ketenangan hidup Anda. Anda menjadi pribadi yang mudah mengalir dalam hubungan dan komunikasi, serta selalu tampil dengan gembira dan bugar.

Ketika energi positif Anda sudah kuat dari dalam diri, maka Anda mampu mengendalikan emosional dan pikiran-pikiran yang tidak diperlukan dalam sebuah hubungan. Emosional yang baik dengan pikiran yang tenang mampu membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, supplier, dan semua stekaholders yang lainnya. Sikap positif Anda akan meningkatkan reputasi perusahaan di persepsi stekaholders. Pikiran yang tenang dan emosi positif Anda mampu memilih dengan cerdas untuk bereaksi terhadap berbagai karakter orang. Reaksi dan tindakan Anda tidak akan melukai perasaan orang lain. Anda senantiasa mampu menjaga hubungan dan komunikasi dengan sopan santun yang produktif.

Setiap pelayanan dalam perusahaan haruslah ditangani dengan cepat, semuanya harus dilayani dengan sikap baik dan penuh sopan santun. Tidak boleh bersikap semena-mena kepada pelanggan, supplier, dan stakeholders yang lain. Layani pelanggan dengan kualitas terbaik, layani dan bayar tagihan supplier tepat waktu dengan sikap sopan. Jangan pernah berbicara dalam sikap yang ketus dan kata-kata yang membuat supplier sakit hati. Jika Anda kehilangan supplier, maka perusahaan juga akan kewalahan di masa depan. Intinya, semua sikap dan perilaku yang tidak baik akan menciptakan biaya tinggi dalam operasional bisnis.  

Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Mungkin Anda berpikir bahwa sesuatu hal yang baru atau perubahan yang sedang diterapkan sebagai sebuah omong kosong, tetapi perubahan pasti terjadi. Jika Anda ikhlas untuk memberikan energi positif dalam proses perubahan, maka kebaikan dan keindahan akan Anda rasakan dari hasil perubahan tersebut. Jika Anda berpikir bahwa budaya sopan santun tidak mungkin diterapkan dalam perusahaan Anda, maka Anda sendiri yang memutuskan untuk menderita dalam kehidupan kerja yang penuh energi negatif. Jika Anda menolak memilih untuk membangun budaya sopan santun, maka Anda akan merasakan semacam emosi negatif yang bersumber dari pikiran Anda yang kacau dan sulit dikendalikan. Tanpa budaya sopan santun; energi negatif dari dalam diri Anda akan menciptakan kemarahan, kesedihan, kebosanan, kepahitan, dan menjadikan Anda kurang produktif di tempat kerja.

Saling menghargai, saling mendengarkan, dan saling membantu haruslah menjadi karakter kerja sehari-hari. Hal ini juga akan menghambat emosi negatif masuk ke dalam hari kerja Anda. Jika emosi negatif masuk ke hari kerja Anda, maka energi negatif akan menciptakan stres, serta menghabiskan waktu dan kecerdasan Anda untuk sesuatu yang kurang produktif dan tidak positif.  Kebahagian dalam pekerjaan datang dari memilih pikiran dan emosi, Anda mungkin harus berhadapan dengan berbagai peristiwa yang kurang menyenangkan hati Anda. Tetapi jika Anda memilih pikiran positif, emosi positif, dan sikap baik untuk menghadapi peristiwa tersebut; maka, kebahagiaan dan kedamaian Anda di tempat kerja tidak akan hilang.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

DIRI KITA YANG MENCIPTAKAN KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA

“Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Kebahagiaan di tempat kerja memberi pengaruh yang besar untuk keberhasilan semua orang. Setiap pribadi yang mampu mengkontribusikan energi positif melalui pikiran positif dan perilaku etis menjadikan kehidupan di tempat kerja selalu bahagia dan berkinerja tinggi. Berhentilah untuk meminta kebahagiaan dari orang lain. Tidak ada seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan bagi kita di tempat kerja. Sebab, kebahagiaan itu sendiri ada di dalam diri kita masing-masing, ada dalam cara berpikir kita, sehingga sangat keliru jika kita menunggu kebahagiaan dari sikap dan perilaku orang lain.

Kita adalah pekerjaan yang sedang berlangsung. Kita adalah bagian dari proses kerja menuju tujuan dan untuk mencapai target. Dalam proses kerja, kita menjadi bagian dari sistem yang berkontribusi sebatas tugas dan tanggung jawab, tidak sekaligus kita harus mengerjakan semua hal, kita hanya menjadi bagian terkecil dalam visi dan misi besar organisasi. Jadi, tidak perlu menghabiskan energi dan emosi untuk hal-hal di luar tugas dan tanggung jawab. Hadirlah ke tempat kerja dengan hati yang penuh sukacita, dan berikan perhatian penuh untuk menyelesaikan tugas dengan kompetensi terbaik yang dimiliki.

Setiap orang memiliki perilaku, sikap, cara berpikir, dan emosi yang tidak mungkin untuk disamakan. Kita semua berbeda dan tidak perlu memaksakan diri agar orang lain menjadi sama seperti diri kita. Keunikan dan perbedaan adalah kekayaan yang harus kita manfaatkan untuk mencapai hal-hal terbaik. Tidak perlu memperdebatkan atau mempersoalkan hal-hal yang tidak sama dengan diri kita. Jika kita terlalu mengurusi kepribadian orang lain yang bertentangan dengan kepribadian kita, maka kita akan menghabiskan waktu dan energi dalam ketidakbahagiaan.

Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati. Kita tahu bahwa setiap orang memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Perbedaan ini jika tidak tunduk pada sistem dan nilai-nilai kerja, maka potensi konflik akan merusak pencapaian kinerja terbaik. Hal ini juga akan menciptakan cara berpikir dan emosi yang menghilangkan rasa damai dan kebahagiaan di tempat kerja. Kepatuhan dan ketaatan pada nilai-nilai kerja, sopan santun, etika, komunikasi positif mampu menciptakan energi positif di lingkungan kerja. Energi positif yang terus-menerus berakumulasi dari kebahagiaan setiap individu akan menciptakan kehidupan kerja yang kooperatif, kompetitif, kreatif, inovatif, dan bahagia.

Kebahagiaan dalam pekerjaan dapat kita rawat jika kita mampu dan penuh semangat untuk merealisasikan potensi diri, serta setiap saat menjaga kepercayaan diri dan ketekunan dengan sepenuh hati. Di samping itu, kita juga harus sadar bahwa diri kita dikuasai dua jenis energi, yaitu: energi positif dan energi negatif. Keduanya abadi di dalam diri kita sampai kapan pun. Kesadaran kita bertugas untuk menguatkan energi positif di setiap momen kehidupan. Kesadaran kita tidak boleh memberikan ruang seinci pun untuk kebangkitan energi negatif di dalam diri kita. Ini mungkin akan menjadi tugas seumur hidup kita untuk menggunakan kesadaran agar energi negatif tidur nyenyak dan tidak mampengaruhi jalan kehidupan kita.

Tantangan dan kesulitan adalah vitamin untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi. Jangan gelisah, khawatir, takut, dan mengorbankan kebahagiaan saat kesulitan memperburuk keadaan. Jika di masa sulit mampu menjaga diri dengan energi positif yang kuat, kita akan tetap hebat dan tak kehilangan kebahagiaan. Jadi, setiap saat secara sadar tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri. Apa pun cobaan dan kesulitan yang berusaha menggagalkan kerja keras kita, jangan dibiarkan dalam energi negatif. Jaga pikiran, emosi, dan suara hati dalam kebahagiaan. Jangan memiliki pikiran yang mudah dipengaruhi oleh kekuatan buruk dari luar diri. Jangan menjadi mangsa orang-orang negatif yang hidup di sekitar kita. Jangan mencoba mencari kesalahan dan kekurangan siapa pun. Kebahagiaan tercipta dari aliran energi positif di dalam diri yang kuat dan selalu positif saat berinteraksi dengan energi negatif.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI TANTANGAN DENGAN ETOS TERBAIK

“Kita harus menjadi bagian yang kuat saat tantangan terberat mengacaukan rencana kerja kita.”~Djajendra

Dunia kerja penuh tantangan dan membutuhkan inovasi yang terus-menerus untuk mengatasi tantangan. Ketika diri kita menjadi bagian dari proses kerja, maka kita harus sadar untuk menyiapkan etos terbaik dalam setiap situasi dan peristiwa kerja. Etos kerja kita harus kuat dan hebat saat menghadapi tantangan dan kekacauan. Selain menyiapkan etos terbaik, kita juga wajib menjaga keseimbangan kepribadian saat menghadapi kompetisi yang ketat dan situasi yang tidak pasti. Kita harus menjadi bagian yang kuat saat tantangan terberat mengacaukan rencana kerja. Kita harus melakukan segala upaya untuk dapat menang dari tantangan. Kita harus menjadi kekuatan yang memenangkan kinerja terbaik, serta tidak membiarkan energi negatif melemahkan perjuangan dan kerja keras kita.

Kita harus menghadapi tantangan dengan ketenangan dan kesabaran. Jika kita dapat mempertahankan ketenangan saat keadaan terburuk melawan kita, maka kita dapat memenangkan situasi. Etos kerja terbaik tidak sekedar memperhatikan seberapa kuat kompetensi dan kemampuan untuk menemukan cara terbaik atau pemecah masalah dengan solusi terbaik. Tetapi, juga dituntut untuk memiliki mental dan emosional yang hebat saat tantangan dan kekacauan merusak rencana kerja. Latih intuisi untuk memahami setiap situasi tersulit, bekerjalah dengan etos terbaik, dan jaga realitas kerja sehingga tidak terjatuh oleh situasi yang kurang menguntungkan.

Semua pekerjaan terbaik yang telah kita lakukan dapat dihancurkan oleh pikiran yang tidak tenang dan perilaku yang tidak sabar. Ketika kita menjadi gelisah dengan situasi kerja, kita akan kehilangan kekuatan untuk menghasilkan kinerja terbaik. Kecerdasan dan energi positif harus terjaga dan terawat dalam proses kerja. Pikiran yang gelisah akan melemahkan kemampuan untuk menghasilkan kinerja. Begitu juga dengan etos kerja akan memburuk saat diri kita dikuasai oleh pikiran-pikiran buruk. Oleh karena itu, keluar segera dari pikiran buruk dan perasaan tidak mampu. Siapkan pikiran positif terhadap situasi yang penuh tantangan dan miliki perasaan mampu untuk mengatasi tantangan, kemudian siapkan mental dan etos terbaik untuk berjuang keras menemukan solusi terbaik.

Kita harus siap dengan etos terbaik untuk menghadapi tantangan. Siapkan kualitas diri yang berdaya tahan tinggi dalam rutinitas harian. Siapkan mental dan emosional yang mampu mengisi ruang dan waktu kerja dengan sukacita. Apa pun yang kita kerjakan, kita kerjakan dengan penuh perhatian dan semangat tinggi. Selalu teliti dan bekerja dengan prinsip kehati-hatian. Jangan sampai kita dikalahkan oleh tantangan dan kesulitan. Kita harus selalu menjaga kekuatan dan kewaspadaan di setiap situasi. Tidak membiarkan pemikiran negatif merusak semangat kerja kita. Tidak membiarkan gangguan apa pun yang membuat kita mundur dan kalah.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK SEORANG PUN PERLU MENGANGGUR KARENA PEKERJAAN SANGAT BERLIMPAH

“Segala sesuatu yang kita tekuni dengan sepenuh hati akan memberikan nilai tambah bagi hidup kita.”~Djajendra

Kita masing-masing memiliki banyak pekerjaan di sepanjang hidup. Kehidupan mengharuskan kita bekerja agar dapat memenuhi harapan, kebutuhan, keinginan, dan impian. Jika kita malas, maka kita menjadi orang yang tak berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Secara fisik, mental, dan emosional kita dirancang untuk melakukan pekerjaan. Ciptakan pekerjaan atau pilih pekerjaan, kemudian berikan energi positif dan pelayanan sepenuh hati terhadap pekerjaan tersebut. Pekerjaan kita yang berkualitas akan memberikan nilai tambah bagi kehidupan kita. Nilai tambah ini berakumulasi untuk menciptakan kesejahteraan bagi kita. Mulailah bekerja dengan situasi yang ada saat ini, jangan menunggu apa pun untuk mulai melakukan pekerjaan terbaik.

Kehidupan menjadi indah dan sejahtera jika kita berkontribusi dan melayani dengan kualitas terbaik. Berikan yang terbaik dari potensi dan kompetensi yang dimiliki. Pahami bahwa jenis dan jumlah pekerjaan tak terhitung. Ini artinya, kita sangat kaya dengan pekerjaan. Dalam diri kita semua ada potensi untuk dipersembahkan bagi kehidupan, sehingga apa pun bisa dijadikan pekerjaan untuk menghidupi hidup kita. Kenali diri sendiri, tingkatkan kompetensi dan kualitas diri sendiri, lalu tingkatkan rasa percaya diri untuk memberikan kontribusi terbaik dari kekuatan etos kerja yang hebat.

Setiap orang mempunyai pekerjaan untuk dilakukan. Manfaatkan kecerdasan kreatif untuk menciptakan pekerjaan yang berkualitas tinggi. Pengangguran disebabkan oleh perilaku yang menggantungkan nasib di tangan orang lain; memiliki gengsi tinggi dan memilih-milih pekerjaan; menuntut mempunyai pekerjaan seperti yang diinginkan atau sesuai cita-cita; tidak percaya diri untuk melakukan pekerjaan yang penuh tantangan; serta perilaku malas dan tidak kreatif untuk melakukan pekerjaan yang berlimpah di sekitar kita. Sifat malas dan perasaan tinggi hati adalah penyakit yang membuat kita sulit menikmati kesejahteraan. Oleh karena itu, mulai hari ini, jangan memelihara sifat dan perilaku malas; jangan menyalahkan orang lain kalau belum mempunyai pekerjaan; jangan menunggu orang lain menyediakan pekerjaan; jangan menuntut siapa pun untuk memperhatikan kita dengan sebuah pekerjaan. Jadilah pribadi yang ulet dan penuh energi positif untuk melakukan pekerjaan yang ada di sekitar kita. Jangan menunggu apa pun atau siapa pun, kerjakan segera yang bisa dilakukan pada hari ini.

Kita masing-masing diberikan kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang unik dan berkualitas terbaik. Untuk itu, kita harus fokus dalam kerja keras agar bakat dan potensi kita dapat dikembangkan menjadi yang terbaik. Jangan pernah malas dan meragukan kemampuan diri sendiri. Miliki semangat dan motivasi untuk mengoptimalkan kemampuan secara terus-menerus. Kemampuan terbaik terwujud ketika kita memiliki sikap rendah hati dalam rasa percaya diri yang tinggi untuk menghasilkan yang terbaik. Disiplin, kerja keras, dan usaha terus-menerus haruslah menjadi budaya sehari-hari. Potensi dan bakat kita yang hebat itu akan hilang jika kita selalu bersikap malas dan tidak memiliki keyakinan pada diri sendiri. 

Keberadaan kita semoga berguna dan bermanfaat bagi pekerjaan yang kita tekuni. Setiap momen pertajam intuisi dengan pengalaman dan pengetahuan terbaru. Jadilah pribadi yang menambahkan makna pada kehidupan diri sendiri. Bekerjalah dengan sukacita untuk memberikan yang terbaik. Bentuklah karakter yang disiplin, rajin, tekun, jujur, etis, penuh kasih, perhatian, penyayang, berbakti, dan berdedikasi terhadap pekerjaan. Ketika kita menemukan makna dalam pekerjaan kita, maka kita akan bertindak dengan etos terbaik. Etos terbaik memberi kita kemampuan etis, sehingga kita mampu membedakan antara apa yang benar dan apa yang tidak benar di setiap proses kerja kita. Jalan positif berfondasikan integritas diri yang kuat akan memberikan pemahaman kepada kita untuk melakukan hal-hal terbaik di setiap situasi yang penuh tantangan atau dilema.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANKAN LOYALITAS DENGAN PERILAKU ETIS

“Kepemimpinan yang baik menuntut ikatan kesetiaan dari kekuatan etis dan integritas, bukan sekedar setia dan mengabaikan kebaikan demi melayani kesetiaan itu.”~Djajendra

Kadang-kadang loyalitas membuat orang tidak mampu melihat apa yang baik dan apa yang tidak baik. Ikatan kesetiaan dan perasaan berutang budi jika tidak tunduk pada perilaku etis, maka realitas ini akan menyebabkan timbulnya berbagai persoalan pelanggaran etika. Loyalitas tanpa tunduk pada nilai-nilai etika akan menciptakan kerusakan pada organisasi. Kepemimpinan yang baik akan menuntut ikatan kesetiaan dari kekuatan etis dan integritas, bukan sekedar setia dan mengabaikan segala kebaikan demi melayani kesetiaan itu. Loyalitas akan menjadi sebuah kebaikan jika loyalitas tersebut tercipta dari budaya yang etis dan kaya integritas. Loyalitas yang etis mampu menjadi energi positif yang hebat untuk mendukung tata kelola organisasi yang kuat dan sehat.

Loyalitas seseorang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan sebuah rencana yang baik maupun sebuah rencana yang tidak baik. Jadi, tidak selamanya loyalitas berada dalam barisan energi positif. Jika niat dan rencana tidak baik, maka loyalitas akan berada dalam barisan energi negatif. Loyalitas itu sendiri adalah pengabdian tanpa syarat, yang sudah tidak mampu membedakan apa pun, kecuali menyerahkan diri secara total untuk melayani ikatan kesetiaan tersebut. Di dalam persepsinya, ikatan kesetiaan tersebut adalah sebuah ikatan suci dan kebaikan yang tidak boleh diperdebatkan di dalam hati. Suara hati, pemikiran, dan perasaan terikat dalam kesetiaan yang buta terhadap kebenaran sejati. Kondisi ini telah menciptakan banyak skandal yang merugikan organisasi dan stakeholders. Ketika loyalitas tidak mampu membedakan apa yang baik dan apa yang tidak baik, maka kerugian dan kerusakan menjadi hasil akhir yang akan disesali kemudian.

Loyalitas yang baik dihasilkan dari kesadaran untuk menjalankan nilai-nilai etis di tempat kerja. Ikatan kesetiaan harus mampu mengabaikan perilaku dan niat buruk. Kesetiaan hanya diberikan kepada nilai-nilai positif dan tata kelola organisasi yang bersih dan sehat. Para pengikut yang setia harus berani mengabaikan pemimpinnya yang tidak jujur. Kesetiaan ditumbuhkan untuk memperkuat integritas, akuntabilitas, perilaku etis, tindakan etis, keputusan etis, dan tidak menoleransi semua perilaku atau tindakan yang berlawanan dengan integritas. Loyalitas di tempat kerja harus berdasarkan prinsip-prinsip yang mencakup integritas, etis, transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan sepenuh hati.

Ketika kesetiaan berada dalam kekuasaan energi negatif, maka ia akan menjadi kekuatan yang siap melawan semua aturan dan kebijakan positif. Keserakahan, keegoisan, kepentingan sempit, dan ketidakjujuran akan menjadi bagian dari karakter dan kepribadian. Dalam kondisi ini, ikatan kesetiaan akan membuat konspirasi dan kolaborasi untuk keuntungan diri sendiri dan kelompok. Mereka sudah tidak pernah peduli untuk melayani kepentingan semua stakeholders dengan adil dan jujur. Mental dan perilakunya hanya bekerja untuk menguntungkan kepentingan mereka. Loyalitas seperti ini kadang menjadi sangat solid dan membudaya di dalam organisasi, sehingga sangat sulit untuk mengharapkan perilaku etis dan integritas. Kekuasaan dan manajemen yang baik pun sulit untuk diwujudkan. Ikatan kesetiaan dalam kekuasaan energi negatif membuat individu-individu yang tetap loyal dalam energi positif, akan tersingkir dan menjadi bagian dari orang-orang yang terkoyak dalam organisasi. Kekuatan loyalitas energi negatif kadang menjadi sangat kuat, sehingga tidak ada yang mampu mengungkapkannya. Realitas ini secara perlahan-lahan akan menjadikan organisasi tidak mampu menjalankan fungsi dan tujuan dengan baik. Visi, misi, dan nilai-nilai hanya akan jadi pajangan di sepanjang kehidupan organisasi tersebut. Kekuatan loyalitas energi negatif mampu menjaga kerahasiaan mereka dengan baik, sehingga tidak mudah ditemukan bukti untuk memperbaiki kekurangan yang ada.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGUASAI ETOS TERBAIK UNTUK MELAYANI KEHIDUPAN YANG PRODUKTIF

“Etos yang baik menunjukkan kesungguhan hati dan niat untuk memberikan nilai tambah di setiap aspek kehidupan.”~Djajendra

Hidup kita harus produktif. Kita harus bekerja dengan kualitas terbaik di semua aspek kehidupan. Memiliki etos terbaik sebagai kekuatan dan kemampuan untuk melayani hidup akan meningkatkan kesejahteraan kita. Kita harus sadar untuk terus-menerus mengembangkan, memoles, memperbaiki, dan meningkatkan kualitas etos kita. Etos kita adalah harta kita yang paling produktif. Tanpa etos yang baik kita menjadi manusia yang tidak berdaya dalam persaingan hidup. Etos kita adalah alat yang membawa hidup kita menuju kemakmuran dan kesejahteraan. Etos kita adalah kebiasaan-kebiasaan berkualitas yang sudah bergerak melalui sikap, perilaku, dan karakter untuk melayani pekerjaan dan kehidupan yang terbaik.

Kita harus membenarkan atau meluruskan kehidupan kita dengan etos terbaik. Bagaimana mungkin kita menghasilkan karya atau prestasi terbaik tanpa memiliki etos yang baik. Sadarilah bahwa semua keberhasilan berasal dari etos terbaik dan pertolongan Tuhan. Etos yang baik menunjukkan kesungguhan hati dan niat untuk memberikan nilai tambah di setiap aspek kehidupan. Etos yang baik memberi kesejahteraan bagi semua orang, baik itu bagi diri sendiri atau bagi orang-orang lain. Etos yang baik memungkinkan kehidupan menciptakan kesejahteraan dan kebaikan bagi semua orang. Etos yang baik akan menghilangkan ketidaksempurnaan, menumbuhkan kekayaan, dan mengembangkan potensi untuk kemakmuran bersama. Etos yang baik mampu menjadi pelindung bagi diri sendiri dan orang lain.

Ada begitu banyak pemikiran dan sikap yang saling bertentangan. Ada orang yang merasa dirinya superior dan menunjukkan sedikit toleransi. Ada orang yang merasa paling tahu dan menunjukkan sedikit tanggung jawab. Ada orang yang merasa sangat berjasa dan setiap hari berkeluh-kesah dengan realitas hidupnya sehari-hari. Hidup ini memberikan ruang dan waktu untuk semua orang dengan berbagai perbedaan sikap dan perilaku. Semua orang yang berbeda ini memiliki tujuan yang sama ketika berada dalam satu visi di dalam organisasi. Agar semua perbedaan ini tidak saling menghancurkan satu sama lain, maka setiap orang harus sadar untuk memiliki etos terbaik dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan. Etos yang baik akan mengalahkan nafsu tidak baik, serta membentuk sikap dan perilaku untuk melayani pekerjaan dalam rasa kebersamaan.

Etos yang baik menjadikan manusia produktif untuk menciptakan kehidupan yang baik. Tidak ada guru yang hebat selain kesadaran diri sendiri dalam membangun etos terbaik. Tidak ada pemimpin yang mampu berbuat banyak untuk kesejahteraan dan kesuksesan sebuah organisasi, jika manusia tidak bekerja dengan etos terbaik. Setiap individu harus sadar dan termotivasi untuk membangun kualitas dirinya agar dapat melayani hidupnya dengan etos terbaik. Tidak cukup hanya mengucapkan kata-kata untuk memotivasi dan menyentuh jiwa agar dapat bekerja dengan etos terbaik. Setiap manusia haruslah bekerja dari dalam dirinya sendiri sehingga mampu membuat transformasi bagi pertumbuhan kualitas dirinya. Dan saat seorang individu membentuk etos terbaik dari dalam dirinya, dia akan memberikan getaran energi positif dari sikap dan perilaku kerja terbaik.

Etos terbaik akan memberikan perilaku berkualitas, seperti: kejujuran, kesederhanaan, disiplin, kerendahan hati, semangat tinggi, ketekunan, kebersamaan, keikhlasan, harapan, optimisme, tidak merebut prestasi orang lain, dan tidak bersaing secara tidak sehat untuk mencapai kinerja terbaik. Semangat kebersamaan selalu menjadi motif utama dalam setiap tindakan. Etos terbaik membangun kepercayaan diri dan mental untuk bekerja keras dalam mendapatkan prestasi. Tidak termotivasi mengambil jalan pintas untuk mendapatkan prestasi, tetapi selalu menghormati orang lain dan membangun diri sendiri yang unggul melalui proses kerja untuk hasil terbaik.

Etos kerja terbaik menyadarkan diri sendiri bahwa manusia itu tidak berdaya tanpa pertolongan dari Tuhan. Hal ini, akan membentuk kepribadian yang tidak sombong dan selalu rendah hati bersama etos terbaik. Sikap tidak sombong dan rendah hati di dalam etos kerja yang hebat akan menyatukan semua potensi organisasi untuk mewujudkan visi. Etos terbaik akan menyadarkan manusia bahwa kerja dengan ikhlas dan kualitas tinggi adalah ibadah yang sempurna. Kerja keras manusia dengan pertolongan dari Tuhan akan benar-benar menghasilkan kinerja dan prestasi yang membahagiakan semua orang.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

INTEGRITAS TANPA MORALITAS BERBAHAYA

“Tindakan yang menunjukkan integritas dari keyakinan yang mengabaikan kemanusiaan dan moralitas menjadikan dirinya sebagai pribadi karakter buruk.”~Djajendra

Integritas adalah tindakan yang konsisten terhadap keyakinan yang dianggap paling benar. Jika keyakinan yang dianggap paling benar ini bertentangan dengan moralitas dan kemanusiaan, maka tindakannya menjadi sangat berbahaya bagi kehidupan orang lain. Integritas wajib dilengkapi dengan etika, moralitas, dan kemanusiaan. Seseorang yang merasa sudah sangat benar dalam membela keyakinan dan mampu membuktikan kebenaran yang dia yakini, maka integritas mendorong dirinya untuk bertindak dengan sungguh-sungguh. Dia tidak akan pernah merasa bersalah dengan tindakannya, selalu merasa tindakannya itu sesuai dengan tujuan dan perjuangan. Dia merasa tindakannya itu membela apa yang dia yakini. Jadi, sampai kapan pun tidak akan pernah ada penyesalan terhadap tindakannya tersebut, walau hal tersebut bertentangan dengan kemanusiaan dan kebenaran universal.

Integritas memunculkan keberanian dari keyakinan dan digunakan sebagai alat untuk melayani suatu tujuan. Oleh karena itu, semua organisasi sangat mendorong setiap individunya untuk memiliki integritas dalam melayani tujuan. Nilai-nilai dari keyakinan menjadi energi yang menciptakan karakter untuk bertindak. Biasanya, nilai-nilai organisasi menjadi keyakinan bersama untuk mencapai tujuan, di sinilah diperlukan integritas pribadi yang hebat untuk melayani tujuan organisasi. Jika dalam keyakinan organisasi tersebut miskin moralitas, etika, dan kemanusiaan; maka, tindakan dari para individu akan menghasilkan karakter buruk. Intinya, tindakan seseorang bisa saja menunjukkan integritas yang hebat, tetapi keyakinan yang mengabaikan kemanusiaan dan moralitas akan menjadikan dirinya sebagai pribadi karakter buruk.

Ketika sebuah organisasi ingin integritas menjadi sarana untuk melayani tujuan; maka harus dipastikan moralitas, kemanusiaan, dan etika sudah menjadi karakter dari masing-masing pribadi. Semua orang harus sudah memahami cara memilih antara benar dan salah. Semua orang harus sudah memahami bahwa kehidupan ini berlangsung dalam keragaman dan perbedaan. Semua orang harus sadar untuk berkompetisi dengan cara-cara positif dan jujur. Ketika integritas sudah dilengkapi dengan kemanusiaan, moralitas, dan etika; maka setiap pribadi mampu memiliki karakter positif untuk melayani tujuan organisasi. Tidak boleh ada perasaan paling benar dan orang lain salah. Integritas tanpa toleransi kepada pihak lain yang berbeda menjadi berbahaya bagi kehidupan sosial. Jika seseorang menganggap keyakinannya yang paling benar dan memiliki integritas untuk bertindak, maka tindakannya tersebut berpotensi menjadi ancaman bagi yang berbeda dengan dirinya.

Integritas sangat diperlukan untuk mencapai suatu tujuan. Seseorang dengan integritas mampu menjadi diri sendiri dan bertindak dengan jujur untuk mencapai hasil terbaik dari tujuan. Integritas membuat seseorang termotivasi untuk bertindak secara konsisten dalam mencapai visi. Integritas menjadikan seseorang sadar untuk menjadi diri sendiri yang jujur terhadap prinsip dan tindakannya. Apa pun situasinya, integritas menjadikan pribadinya konsisten dalam bertindak sesuai dengan prinsip untuk menuju tujuan. Ucapan, pemikiran, dan tindakan dari seseorang dengan integritas dapat dipercaya. Dia jujur dengan tindakannya. Dia berani bertindak dan menerima resiko dari tindakannya. Dia selalu membuat keputusan sesuai keyakinan dan nilai-nilai hidupnya. Intinya, integritas adalah alat yang sangat diperlukan untuk mencapai suatu tujuan atau visi dengan baik. Sebab, setiap orang yang memiliki integritas mampu tampil secara konsisten dengan semua potensi hebatnya, untuk membantu organisasi mencapai tujuan dan mewujudkan visi.

Integritas seperti pisau yang dapat digunakan untuk kebaikan dan juga untuk ketidakbaikan. Oleh karena itu, moralitas dan kemanusiaan haruslah melekat di dalam diri setiap pribadi sebelum integritas menjadi bagian dari pribadi mereka. Integritas juga harus ditumbuhkan dari wawasan dan pengetahuan yang luas, tidak boleh dari sebuah keyakinan atau kebenaran yang sempit. Integritas harus mampu beradaptasi dengan ruang dan waktu yang selalu dalam perubahan. Integritas tidak boleh dari persepsi yang mengutamakan kepentingan buruk, tetapi haruslah berdasarkan kemanusiaan dan keadilan sosial. Integritas tidak boleh dikembangkan dari rasa takut, benci, dendam, marah, dan kecewa; tetapi, harus dikembangkan dari rasa cinta, kepedulian, perhatian, pertumbuhan, dan kemanusiaan. Integritas adalah sebuah alat yang hebat untuk mencapai tujuan, dan jangan sampai alat yang hebat ini disalahgunakan untuk kepentingan yang merugikan kehidupan orang banyak.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANKAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN

“Nilai-nilai perusahaan memberikan kemampuan kepada setiap karyawan untuk memiliki energi menuju tujuan.”~Djajendra

Setiap perusahaan memiliki nilai-nilai, visi, dan misi untuk dipahami oleh setiap karyawan. Nilai-nilai dimaksudkan agar karyawan memiliki perilaku kerja seperti yang diinginkan oleh nilai-nilai tersebut. Visi dimaksudkan agar karyawan fokus bekerja menuju ke masa depan perusahaan. Misi dimaksud agar karyawan memiliki kecerdasan, energi, dan integritas untuk melakukan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan sepenuh hati pada momen sekarang. Memahami nilai-nilai, visi, dan misi perusahaan membantu setiap individu untuk menciptakan budaya kerja yang etis. Tidak akan ada lagi benturan nilai-nilai, karena setiap orang sudah sadar untuk mengutamakan nilai-nilai perusahaan sebagai inti dari profesionalisme kerja mereka. Selanjutnya, perilaku keja yang etis akan muncul dari kesadaran masing-masing karyawan, sehingga sistem dan budaya kerja mampu digerakkan melalui perilaku kerja berdasarkan nilai-nilai perusahaan.

Sebelum menjalankan nilai-nilai perusahaan, karyawan terlebih dahulu harus mengenal diri sendiri dengan baik. Kenali dulu siapa saya? Apa pemikiran saya? Apa etos saya? Setelah mengenal diri sendiri dengan baik, selanjutnya internalisasikan nilai-nilai perusahaan ke dalam diri, kemudian dijadikan kebiasaan dan perilaku sehari-hari di lingkungan kerja. Menjalankan nilai-nilai perusahaan adalah bagian terpenting untuk bisa menyatu dalam kerja sama di dalam organisasi. Nilai-nilai akan menyatukan setiap orang untuk bekerja secara profesional. Nilai-nilai menciptakan perilaku dan kebiasaan untuk membangun budaya kerja yang kuat dan konsisten. Nilai-nilai memberikan kemampuan kepada setiap karyawan untuk memiliki energi menuju tujuan; memiliki pemikiran kehidupan kerja yang harmonis; dan kemampuan pengambilan keputusan yang baik.

Implementasi nilai-nilai perusahaan dalam kegiatan sehari-hari sebaiknya disatukan dalam kesadaran untuk menjalankan etika yang baik di lingkungan perusahaan. Etika menyadarkan setiap orang untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, atau mana yang boleh atau mana yang tidak boleh. Perilaku etis yang digerakkan oleh energi nilai-nilai perusahaan mampu menciptakan budaya kerja, yang saling percaya dan saling bekerja sama untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Realitas ini akan menciptakan budaya kerja yang beretika. Perusahaan yang beretika mampu bersikap terbuka untuk merangkul setiap kepentingan di dalam kebenaran kerja. Hal ini juga mampu membangun kesadaran dan ketulusan  di hati setiap individu untuk membantu perusahaan dalam setiap situasi.

Nilai-nilai, visi, dan misi harus ditumbuhkan dari kesadaran dan menjadikannya sebagai keyakinan di ruang kerja. Jika sudah menjadi keyakinan di dalam rutinitas kerja, maka setiap orang mengerti apa tugas mereka, seperti apa cara kerja mereka, dan ke arah mana mereka harus bergerak untuk bisa mencapai tujuan. Realitas ini menciptakan budaya kerja yang lincah, proaktif, energik, dan cepat mengambil keputusan. Ini juga menjadikan rutinitas kerja setiap hari mampu mencapai target dan menghasilkan kinerja terbaik.

Nilai-nilai perusahaan haruslah menjadi fondasi untuk membentuk model perilaku kerja. Karena nilai-nilai ini dipahami oleh setiap individu, maka perilaku kerja setiap orang bisa berada dalam level energi yang sama, sehingga setiap orang mau saling menghargai dan saling membantu untuk pencapaian target kerja. Hal ini juga berlaku terhadap orang-orang yang memiliki karakter yang berlawanan. Walaupun karakternya berlawanan, tetapi nilai-nilai yang disadari secara bersama mampu menghindarkan konflik di internal perusahaan.

Menjalankan nilai-nilai perusahaan membutuhkan kesadaran dan ketulusan hati yang tinggi. Apalagi di tempat kerja setiap orang sudah sangat dewasa dan karakternya sudah terbentuk. Jelas, hal ini menjadi tantangan yang tidak mudah. Tanpa memiliki kesadaran dan ketulusan hati dari setiap individu untuk menjalankan nilai-nilai perusahaan dengan sepenuh hati, maka menjadi tidak mudah untuk diimplementasikan nilai-nilai perusahaan. Realitas ini semakin menyulitkan perusahaan untuk membangun organisasi dan budaya kerja yang etis. Oleh karena itu, kesadaran dan ketulusan hati untuk menjadi etis dan mengkontribusikan moral positif di lingkungan kerja menjadi sesuatu yang prioritas.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBERIKAN ETOS KERJA TERBAIK UNTUK MENDAPATKAN KINERJA TERBAIK

“Semua kebaikan yang Anda berikan akan menjadi jalan yang membawa Anda untuk menerima prestasi terbaik.”~Djajendra

Kinerja terbaik ditentukan oleh etos kerja terbaik. Semakin berkualitas etos kerja Anda, semakin hebat Anda menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik. Apa yang Anda berikan itulah yang Anda dapatkan. Ketika Anda mampu memberikan yang terbaik, Anda pun akan menerima yang terbaik. Hidup bukanlah tempat untuk menuntut atau meminta hak, tetapi tempat untuk memberi dan berkontribusi tanpa pamrih. Jadi, mulailah hari Anda dengan memberi etos kerja terbaik di setiap bidang yang Anda tekuni. Jadilah yang terbaik untuk melayani setiap situasi yang dinamis. Berikan kebahagiaan dan kedamaian dimanapun Anda bekerja. Berikan semangat dan nyalakan optimisme di lingkungan kerja Anda. Jadilah energi positif dengan etos terbaik untuk membawa diri Anda meraih sukses yang lebih hebat.

Etos kerja terbaik itu seperti benih unggul. Ketika Anda menanam benih unggul di setiap proses kerja, maka Anda akan menuai hasil terbaik. Berikan semangat kepada diri sendiri dan orang lain. Nyalakan energi kreatif dari dalam diri Anda. Jangan pernah menjadi malas dan lesu, hadirlah setiap hari dengan semangat dan tanggung jawab untuk menyelesaikan semua tugas. Miliki mental untuk memberi yang terbaik di sepanjang proses kerja. Jangan berpikir untuk menerima hasil tertentu. Semua impian, cita-cita, harapan, dan keinginan Anda akan terwujud jika Anda mulai memberi dan tidak berambisi untuk menerima apa pun. Jadi, fokus Anda adalah untuk memberikan yang terbaik dari potensi Anda, dari kualitas Anda, dari kemampuan Anda, dari pengetahuan dan pengalaman Anda. Berikanlah yang terbaik dan Anda akan menerima hasil terbaik. Semua kebaikan yang Anda berikan akan menjadi jalan yang membawa Anda untuk menerima prestasi terbaik.

Jadikan integritas sebagai etos kerja Anda. Integritas adalah fondasi untuk membuat Anda mampu tampil sepenuh hati dari diri sejati yang jujur di setiap proses kerja. Integritas sebagai karakter mampu menjadikan Anda konsisten untuk melayani hidup Anda dengan jujur. Berikan integritas Anda, dan dapatkan karakter hebat untuk membawa Anda meraih yang terbaik. Karakter dengan integritas mampu mencapai tujuan dan pada saat bersamaan menciptakan kinerja terbaik. Integritas memiliki pengaruh langsung pada prestasi dan kinerja terbaik. Intinya, jangan pernah lupa untuk memberikan integritas dan kejujuran Anda di setiap situasi kerja yang Anda lalui.

Kerja sama dan kolaborasi adalah kunci sukses. Di tempat kerja, Anda tidak bekerja sendirian, Anda bekerja bersama banyak orang untuk mencapai tujuan yang sama. Anda hanya berbagi tugas dan tanggung jawab dengan yang lain. Anda hanya memikul sebagian kecil dari tugas dan tanggung jawab untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, berikan rasa hormat Anda kepada orang lain. Rasa hormat dan penghargaan Anda kepada orang lain akan memudahkan Anda untuk melakukan kerja sama dan kolaborasi. Jangan terjebak oleh pikiran negatif dan emosi rendahan dalam hubungan di tempat kerja. Anda harus tampil secara profesional dan menunjukkan etos untuk bekerjasama dengan karakter atau perilaku yang disukai ataupun yang tidak disukai. Ketika Anda mampu menghormati orang lain, maka Anda pun akan dihormati oleh kehidupan. Intinya, apa yang Anda berikan akan kembali kepada Anda. Memberikan yang baik akan kembali yang baik. memberikan yang buruk akan kembali yang buruk. Jelas, semua orang ingin yang terbaik dalam hidupnya, satu-satunya jalan untuk mendapatkan yang terbaik adalah memberikan yang terbaik secara konsisten.

Berikan kerendahan hati dan kepercayaan diri untuk menerima kemenangan di setiap situasi yang dinamis dan tidak pasti. Untuk itu, lengkapi etos kerja terbaik dengan sifat rendah hati dan percaya diri. Keindahan di dalam diri manusia itu muncul karena ketidaksempurnaan. Kita semua tidak sempurna, selalu ada kekurangan walau kita berprestasi hebat. Ketidaksempurnaan kita bertujuan agar kita selalu belajar dengan rendah hati dan mengatasi tantangan dengan percaya diri. Kerendahan hati dan kepercayaan diri adalah kekuatan yang mampu menarik orang lain untuk membantu kita. Tidak perlu merasa paling pintar dan paling tahu di tempat kerja. Sifat tinggi hati hanya akan merugikan diri sendiri. Sifat rendah hati akan memenangkan diri sendiri. Jadi, orang pintar pasti tampil dengan rendah hati dan penuh percaya diri, sehingga selalu memenangkan tujuannya dengan kinerja terbaik.

Cintai pekerjaan Anda, cintai kehidupan Anda, dan berikan perhatian untuk semua yang Anda tekuni di dalam hidup Anda. Memberikan perhatian secara rinci dan teliti diperlukan agar tingkat kesalahan bisa diminimalkan. Miliki etos untuk memberikan perhatian yang sepenuh hati atas tugas dan tanggung jawab Anda. Miliki kepedulian dengan tugas dan tanggung jawab Anda. Luangkan waktu untuk merenungkan kembali atas apa yang sudah Anda lakukan. Dengarkan apa yang dikatakan oleh orang lain atas kerja keras Anda. Jangan marah kalau orang lain menganggap Anda kurang berhasil. Jangan menyerah kalau orang lain menganggap Anda gagal. Jadikan pendapat dan persepsi orang lain untuk membangkitkan semangat memperbaiki kualitas diri.

Berikan gairah dan motivasi kepada diri sendiri. Jangan pernah terpengaruh dengan energi negatif dari luar diri Anda. Perjalanan hidup bukanlah sesuatu yang mudah. Semua orang akan melewati kesulitan, kegagalan, kekalahan, dan kemarahan sebelum mencapai yang terbaik. Jika Anda tidak sabar dengan proses hidup, maka hidup ini akan sangat melelahkan bagi Anda. Oleh karena itu, jika Anda berniat untuk berhasil, maka Anda harus menjaga diri Anda untuk selalu termotivasi dan mampu menemukan solusi atas semua tantangan di sepanjang jalan. Semakin tinggi prestasi yang Anda impikan, semakin banyak kesulitan dan kegagalan yang harus Anda lalui. Anda harus menjaga semangat saat penderitaan mengganggu perjalanan Anda. Anda harus kuat dan percaya diri saat kegagalan berkali-kali menjatuhkan Anda. Anda harus belajar setiap hari untuk menemukan energi positif agar mampu berdiri dari kegagalan dan bergerak kembali menuju impian.

Etos kerja terbaik adalah sahabat terbaik untuk proses. Tidak ada cara pintas untuk meraih prestasi dan kinerja terbaik. Prestasi dan kinerja hanya bisa dihasilkan dari proses yang penuh integritas. Gunakan etos terbaik untuk menuntaskan pekerjaan yang dipahami dengan kualitas tinggi, dan untuk meningkatkan kreatifitas dalam mengatasi pekerjaan yang dialami. Pekerjaan yang dialami artinya kita tidak memahaminya, tetapi kita mengalaminya sehingga membutuhkan pengetahuan baru untuk menyelesaikannya dengan kualitas terbaik. Intinya, berikan etos terbaik untuk apapun yang terjadi saat Anda melakukan pekerjaan. Ketika Anda menghadapi kegagalan, maka Anda tidak boleh memberikan keluh-kesah atau putus asa, tetapi memberikan semangat dan antusiasme untuk menemukan pengetahuan agar mendapatkan jalan keluar terbaik.

Miliki etos untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada yang membutuhkan Anda. Ketika di tempat kerja ada yang membutuhkan Anda, maka Anda harus tampil dengan rendah hati untuk menolong mereka. Pertolongan dan bantuan Anda akan memperlancar proses kerja dan memudahkan pencapaian kinerja terbaik. Kesuksesan di tempat kerja karena kualitas untuk bisa memberikan pelayanan terbaik. Jadi, jangan pernah ragu untuk menjadikan diri sebagai pelayan yang rendah hati dan percaya diri dalam membantu pencapaian kinerja terbaik.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENEGAKKAN DISIPLIN DAN MENTAATI ATURAN UNTUK MENCAPAI PRESTASI TERBAIK

“Disiplin adalah alat untuk memperbaiki perilaku seseorang menjadi lebih berharga dalam meraih prestasi terbaik.”~Djajendra

Disiplin adalah fondasi untuk mengembangkan kepribadian yang unggul. Tidak ada prestasi dan kinerja yang hebat jika disiplin tidak dijalankan dengan sepenuh hati. Disiplin berfungsi sebagai alat untuk mengawasi diri sendiri, sehingga melalui kesadaran diri sendiri mampu memperbaiki kekurangan perilaku, serta memastikan kepatuhan terhadap prosedur dan aturan. Disiplin menjadikan orang-orang bertanggung jawab penuh dalam setiap penugasan

Orang-orang dengan disiplin yang tinggi mampu mengembangkan perilaku yang produktif untuk meraih prestasi terbaik. Disiplin dengan kerja keras dan motivasi tanpa henti akan mengembangkan seseorang menjadi pemenang. Disiplin adalah tentang perilaku yang dapat diterima untuk menyelesaikan sebuah MISI dengan prestasi terbaik. Disiplin adalah kekuatan yang diperlukan untuk bisa menyelesaikan VISI. Disiplin yang menyatu dengan energi dan waktu tidak dapat dikalahkan oleh kekuatan apa pun. Disiplin adalah kekuatan yang harus dimiliki agar di setiap saat mampu memanfaatkan momentum untuk mencapai kesuksesan. Disiplin dengan tekad, ketelitian, motivasi, antusiasme, dan totalitas upaya akan menjadikan seseorang unggul dalam bidang yang ditekuni.

Ketika orang-orang di tempat kerja kehilangan disiplin, maka perilaku tidak baik akan muncul untuk merugikan perusahaan. Perilaku dan perbuatan yang tidak dapat ditoleransi haruslah diperbaiki melalui disiplin yang tinggi. Menegakkan disiplin menjadi sangat penting untuk bisa memperbaiki perilaku. Hanya dengan disiplin seseorang dapat memperbaiki perilakunya menjadi lebih berharga dalam upaya meraih prestasi terbaik. Dalam hal ini, kepemimpinan harus fokus untuk menegakkan disiplin dengan aturan, dan membangun kesadaran setiap orang untuk menjadikan dirinya energi positif dari kekuatan disiplin. Disiplin yang tinggi secara otomatis akan menguatkan rasa tanggung jawab di setiap proses kerja dengan perilaku yang sesuai budaya kerja. Disiplin akan membuat setiap orang di tempat kerja memiliki etos dan kemampuan yang hebat untuk menciptakan prestasi yang lebih baik lagi.

Jika karyawan di tempat kerja selalu melakukan hal-hal yang tidak produktif dan merugikan perusahaan, maka manajemen harus tampil dengan tegas untuk menggunakan disiplin dalam memperbaiki perilaku buruk tersebut. Manajemen memiliki kekuatan dan kekuasaan sesuai aturan untuk memperbaiki perilaku-perilaku yang tidak diinginkan dengan menegakkan disiplin yang tegas. Membiarkan karyawan tanpa disiplin sama saja seperti membiarkan proses kerja berlangsung dengan melanggar aturan, prosedur, dan kebijakan. Manajemen yang berkualitas selalu sadar untuk menegakkan disiplin agar dapat menjalankan bisnis dengan tata kelola yang baik. Tanpa disiplin tidak dapat menjalankan integritas dan etika bisnis dengan baik. Tanpa disiplin tidak mungkin dapat mencapai target sesuai rencana. Tanpa disiplin tidak mungkin good governance dapat dijalankan dengan baik. Tanpa disiplin kepemimpinan menjadi tidak berharga di tempat kerja. Tanpa disiplin tidak mungkin perusahaan membangun budaya kerja yang unggul. Jadi, disiplin adalah fondasi untuk mencapai tata kelola usaha yang penuh prestasi dan kinerja hebat.

Disiplin yang tinggi membuat pelanggaran kerja menjadi rendah, keterlambatan kerja berkurang, kegagalan kerja menjadi kecil, pembangkangan di tempat kerja akan hilang, perilaku tidak etis dan kasar akan berkurang, ketidakjujuran akan hilang, kemalasan akan berkurang. Disiplin adalah akar dari kemajuan dan pencapaian terbaik. Disiplin adalah segalanya untuk bisa menjadi pemenang dengan prestasi terbaik. Disiplin adalah alat yang sangat penting untuk dikuasai dan dimiliki oleh orang-orang yang berambisi untuk mencapai impian.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

Older posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑