MENJADI PRESTASI TERBAIK DALAM HIDUP ANDA

 “Peran positif dan energi positif yang Anda berikan kepada kehidupan adalah sukses sejati yang tak ternilai suksesnya sampai kapan pun.”~Djajendra

Jadilah energi positif di lingkungan kehidupan Anda. Berbicaralah hal-hal yang optimis dan positif. Semangati lingkungan kehidupan Anda untuk menjadi lebih produktif dan lebih bergairah dengan masa depan. Jangan pernah mengecilkan keberadaan seseorang, karena setiap orang memiliki keunikan dan kehebatan yang tersembunyi di dalam dirinya masing-masing. Setiap orang adalah cerita sukses menurut versi masing-masing. Tidak ada seorang pun yang lebih hebat dari yang lainnya, semua orang di bawah langit ini sama hebatnya, sama cerdasnya. Peran positif dan energi positif yang diberikan kepada kehidupan adalah sukses sejati yang tak ternilai suksesnya.

Agar hidup Anda bermanfaat bagi orang lain Anda cukup menjadi kesadaran yang positif. Perlihatkan kesadaran positif Anda melalui ucapan, pikiran, emosi, perilaku, karakter, dan tindakan yang selalu positif dan optimis dengan kehidupan. Karakter dan kesadaran Anda yang produktif, positif, inovatif, kreatif, jujur, baik, bersahabat, berempati, dan suka membantu sudah menjadikan Anda sangat bermanfaat bagi sesama. Jangan pernah meragukan orang-orang yang sedang kurang beruntung, karena mereka juga segera bangkit untuk menunjukkan prestasi dan kinerja yang hebat. Jangan pernah berpikir diri Anda lebih pintar dari orang lain, sebab kegagalan dan ketidakberuntungan selalu hadir pada setiap orang. Jangan pernah meremehkan kualitas dan kompetensi dari orang-orang di sekitar Anda, karena jika mereka belajar dengan tekun dan sabar, maka mereka pasti memiliki kualitas dan kompetensi yang hebat.

Keberhasilan Anda adalah keyakinan yang Anda perlihatkan melalui etos yang hebat dalam kesadaran positif yang luar biasa. Etos Anda akan dilihat oleh setiap orang, tetapi kesadaran positif Anda yang luar biasa itu hanya mampu dilihat oleh diri Anda sendiri. Jadi, kesadaran adalah rahasia di dalam diri yang secara terus-menerus menciptakan energi positif berlipat kali jumlahnya, untuk membantu etos agar memiliki kualitas yang lebih tinggi. Percayalah, berjuanglah, bekerja keraslah, yakinlah, dan Anda akan berhasil menjadi prestasi terbaik dalam hidup Anda. Semangat kerja Anda yang hebat tidak boleh memiliki keraguan tentang sukses. Mungkin Anda sedang bekerja dengan sangat produktif dan penuh semangat, tetapi sampai hari ini tujuan besar atau tujuan kecil belum juga terwujud; jangan kecewa, teruslah bekerja lebih hebat dengan doa dan kesabaran.

Keberhasilan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai macam pengetahuan dan keterampilan. Setiap orang memiliki sesuatu yang unik yang tidak dimiliki oleh yang lain. Tuhan sayang sama semua orang, sehingga setiap individu diberikan keunikan dan potensi khusus yang tidak pernah dimiliki yang lain. Oleh karena itu, tidak perlu bersaing untuk saling menjatuhkan, tidak perlu saling merendahkan, tidak perlu saling meniadakan, diperlukan kebersamaan untuk membangun hal-hal besar bagi kebaikan bersama. Setiap orang rezekinya sudah disediakan Tuhan, sehingga tidak perlu takut tidak kebahagiaan rezeki. Jika kesadaran Anda sudah meyakini bahwa uang dan rezeki ditentukan Tuhan, bukan ditentukan oleh diri Anda maupun oleh orang lain; maka, Anda mampu bekerja dengan pikiran yang tenang, santai, stabil, produktif, dan penuh optimis. Hal ini membuat Anda mampu menularkan energi positif ke lingkungan sekitar Anda, dan lingkungan Anda pun mampu bergerak dengan keyakinan dan tekad untuk meraih sukses tanpa dibebani hasil akhir.

Hidup yang hebat itu saling mengandalkan, saling percaya, saling membantu, dan saling memberikan kualitas terbaik pada apa yang dilakukan. Tidak boleh ada niat buruk, sebab niat buruk akan merusak sukses. Energi negatif di dalam pikiran, niat, emosi, ego, dan kesadaran tidak akan memberikan kebaikan. Mau bekerja keras seperti apa pun, jika niat buruk melekat dalam kerja keras itu, maka kegagalan akan menjadi akhir dari kisah kerja keras itu. Setiap orang harus menyiapkan mental dengan keyakinan dan perilaku untuk memberikan proses kerja yang produktif. Jauhkan perasaan tidak aman, tidak mampu, khawatir, keraguan, dan ketakutan dari energi diri Anda.  Perasaan dan pikiran negatif menjadi penghambat kesuksesan Anda. Jika sampai hari ini masih muncul perasaan dan pikiran negatif, maka semua itu harus dihentikan agar Anda bisa meraih kesuksesan yang Anda inginkan.

Kembangkan kebiasaan yang hanya fokus untuk membantu dan memotivasi diri sendiri atau orang lain. Yakinkan pada diri sendiri untuk berpikir positif dan berniat baik terhadap hal apa pun. Yakinkan pada diri sendiri bahwa setiap orang memiliki sesuatu yang baik dan hebat untuk membangun kebersamaan menuju sukses. Niat baik adalah setengah sukses untuk mendapatkan apa pun. Jadi, miliki niat baik untuk melakukan hal-hal produktif pada hari ini, jangan menghilangkan niat baik hanya gara-gara orang di sekitar Anda tidak memiliki niat baik. Mulailah hari Anda dengan niat baik untuk melakukan pekerjaan dengan kepercayaan diri, disiplin, antusiasme, kecepatan, efisiensi, kreatif, inovatif, dan berpikir secara ajaib untuk menghadirkan karya yang luar biasa. Jadilah energi positif yang selalu dalam kegembiraan dan kebahagiaan, sehingga orang-orang yang bekerja dengan Anda mampu menyerap energi positif Anda dan merasa terpanggil hatinya, untuk memberikan kualitas terbaik bagi kesuksesan yang diperjuangkan bersama.

Energi positif di dalam diri Anda menjadikan Anda cukup tenang, cukup senang, cukup bahagia, dan cukup gembira untuk mengerjakan segala sesuatu menuju tujuan. Rasa memiliki terhadap tanggung jawab dan kenyataan di sekitar akan membuat Anda berkembang menuju sukses. Semua tantangan bukan penghalang, tetapi pendorong untuk menemukan solusi kreatif. Pikiran yang tenang dan suasana hati yang gembira akan memberikan hal-hal sempurna untuk dilakukan pada hari ini. Anda mampu menjadi efektif dan lebih produktif karena tidak ada waktu yang terbuang dalam kecemasan, stres, ketakutan, atau pun dalam perasaan yang membuat Anda tidak mampu bekerja secara optimal. Anda mampu bekerja dalam suasana hati yang senang, bugar, bahagia, dan optimis. Kebahagiaan dan kegembiraan memiliki pengaruh yang besar untuk memberikan kesuksesan bagi Anda.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENYUKAI PEKERJAAN YANG TIDAK ANDA SUKAI

“Daripada stres dan tidak bahagia dengan rutinitas pekerjaan, Anda harus melakukan sesuatu yang Anda sukai terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai.”~Djajendra

Pekerjaan yang Anda lakukan membutuhkan cinta dan perhatian yang tulus. Jika Anda merasa terpaksa harus bekerja hanya untuk mendapatkan uang dan sama sekali tidak menyukai pekerjaan itu, maka sulit bagi Anda untuk mendapatkan prestasi dan kegembiraan. Tanpa ada cinta dan kesenangan pada pekerjaan, sangat sulit berharap kinerja terbaik. Biasanya, pilihan atau keputusan terhadap pekerjaan yang tidak disukai adalah berhenti dan mencari pekerjaan baru. Sangat beruntung bagi kita jika dalam waktu singkat mampu mendapatkan pekerjaan baru yang disukai. Persoalannya, menemukan pekerjaan yang disukai bukanlah sesuatu yang mudah, lowongan pekerjaan yang terbatas dengan peminat yang banyak menjadikan orang ragu untuk meninggalkan pekerjaan yang dimiliki sekarang. Daripada Anda stres dan tidak bahagia dengan rutinitas pekerjaan, sebaiknya Anda melakukan sesuatu yang Anda sukai terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai. Mulailah belajar mencintai pekerjaan yang dimiliki saat ini. Kendalikan pikiran yang tidak menyukai pekerjaan, kemudian arahkan pikiran untuk peduli dan memberi perhatian dalam upaya menghasilkan kinerja dan prestasi yang hebat.

Jika semua usaha untuk menyukai pekerjaan yang tidak mampu disukai itu gagal, maka fokus untuk menenangkan diri dan jangan berkeluh-kesah. Sekarang, kerjakan saja pekerjaan yang tidak Anda sukai itu dengan sabar dan semampu diri Anda. Ingat, Anda membutuhkan uang, dan pekerjaan yang tidak Anda sukai sedang memberikan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda. Di luar jam kerja, Anda masih dapat melakukan hal-hal yang Anda sukai dan cintai. Temukan sebuah pekerjaan yang memicu kegembiraan dan gairah hidup Anda walau pekerjaan itu tidak menghasilkan uang sama sekali. Anda harus kreatif untuk menambahkan sesuatu ke dalam rutinitas hidup Anda, sehingga kegiatan tersebut membuat Anda bersemangat dan merasa gembira untuk melakukannya setiap hari. Semangat dan kegembiraan yang Anda dapatkan dari rutinitas kerja di luar jam kantor, akan menjadi energi positif untuk mengurangi perasaan negatif terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai di tempat kerja. Pada akhirnya, semangat dan kegembiraan yang setiap hari Anda dapatkan di luar jam kerja tersebut, mampu mempengaruhi Anda untuk memberikan etos terbaik bagi pekerjaan yang tidak Anda sukai. Jadi, di luar pekerjaan yang tidak Anda sukai, Anda harus melakukan hal-hal kreatif yang Anda sukai, sehingga Anda mampu mengisi diri dengan energi positif. Energi positif ini akan memberi Anda kegembiraan, dan kegembiraan Anda ini membantu Anda untuk melakukan pekerjaan rutin yang fokus pada kinerja.

Menumbuhkan nilai-nilai, kebajikan, dan moral dari ke kedalaman jiwa Anda. Satukan suara hati dengan pikiran positif dan membulatkan tekad Anda, untuk membuat Anda bersyukur terhadap pekerjaan dan lingkungan kerja Anda, dan terima pekerjaan yang tidak Anda sukai dengan mengembangkan sikap sabar dan tabah. Katakan setiap hari kepada diri sendiri bahwa Anda memiliki kewajiban untuk memberikan kualitas dan kinerja terbaik bagi pekerjaan Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda sudah menerima gaji dan fasilitas, sekarang Anda harus melatih diri sendiri untuk bisa mencintai pekerjaan yang telah memberi Anda penghasilan. Menemukan alasan kenapa tidak menyukai pekerjaan yang sudah memberi Anda uang dan karir. Katakan kepada diri sendiri untuk menyadari tujuan nyata dari pekerjaan Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa pekerjaan Anda membutuhkan kinerja, prestasi, dan kehebatan agar mampu memberikan kontribusi positif bagi orang lain di lingkungan kerja.  Pahami diri sendiri bahwa Anda memiliki talenta melalui pekerjaan Anda untuk diungkapkan dengan kualitas dan prestasi. Karena itu, jangan memberikan perhatian pada rasa tidak suka, karena semua kekuatan Anda untuk mencapai kinerja akan hilang. Mungkin Anda sangat sulit untuk menyukai pekerjaan Anda, tetapi Anda tidak boleh membiarkan rasa tidak suka menguasai hidup Anda.

Anda harus kreatif dan penuh gairah untuk menangani pekerjaan yang tidak Anda sukai. Anda harus menyelamatkan diri Anda sendiri dari energi negatif yang membuat Anda memiliki rasa tidak suka. Jadilah pribadi yang mengalir bebas ke mana-mana dengan energi kreatif bersama pekerjaan Anda, menjadi pribadi yang sangat adaptif, menyempurnakan etos, dan membentuk wadah yang tepat untuk berkarya dan berprestasi. Biarkan diri sejati Anda bebas untuk mewujudkan impian Anda dengan penuh semangat, jangan lagi memberikan beban energi negatif kepada mental Anda dalam bentuk rasa tidak suka kepada pekerjaan yang memberi Anda gaji dan karir. Gairah dan motivasi adalah kekuatan tindakan. Hidupkan kehidupan kerja Anda dengan tindakan yang menguatkan tujuan dan bekerja dalam kekuatan motivasi yang hebat. Tujuan yang kuat dan jelas membuat Anda tidak pernah lelah dan bosan untuk mencapai tujuan tersebut. Memfokuskan semua kekuatan baik di dalam diri dan membangun keseimbangan semua hal dalam diri Anda, sehingga Anda mampu melewati tantangan dan kesulitan dengan sabar. Penerimaan dan pengakuan jiwa terhadap pekerjaan yang tidak disukai adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kebebasan dari cengkeraman energi negatif. Nilai-nilai positif tidak hanya menjadi sesuatu yang dipahami dan dimengerti, tetapi satu-satunya pilihan terbaik untuk memberi Anda kegembiraan terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PEKERJAAN TERBAIK DIHASILKAN DARI PIKIRAN YANG TENANG

“Pikiran yang tenang adalah kunci pencapaian kinerja terbaik.”~Djajendra

Setiap orang berhak untuk memiliki prestasi dan kinerja terbaik; ini berarti tidak hanya cukup memiliki etos yang hebat, pengetahuan yang tinggi, keterampilan yang berkualitas, dan pengalaman yang luas. Diperlukan pikiran yang tenang dan terkendali untuk fokus pada setiap proses dalam pencapaian kinerja. Bagaimanapun pikiran yang tenang dan positif adalah dasar yang sangat diperlukan untuk mencapai hal-hal terbaik dalam hidup. Tanpa pikiran yang tenang dan positif kita akan terjebak dalam kekacauan hidup, dan hal ini akan menjauhkan semua potensi terbaik yang kita miliki untuk diwujudkan dalam bentuk prestasi.

Pekerjaan yang berkualitas didasarkan pada harapan-harapan untuk sesuatu yang bahagia dan memenuhi impian. Karena itu, saya selalu berpandangan bahwa tujuan utama dari sebuah pekerjaan berkualitas adalah untuk menciptakan kebahagiaan bagi setiap stakeholder. Jika setiap stakeholder merasakan kebahagiaan atas pekerjaan yang Anda lakukan, maka itu artinya pekerjaan Anda sudah sangat berkualitas. Agar dapat menciptakan pekerjaan berkualitas, Anda harus bekerja dengan perasaan bahagia dan pikiran yang tenang. Perasaan bahagia dan pikiran yang tenang ini harus tetap didasarkan pada rasa cinta terhadap apa yang Anda kerjakan, etos yang paling baik, pengetahuan dalam kesadaran yang tinggi, pengertian terhadap semua yang dikerjakan, keterampilan, wawasan, dan kreativitas tanpa batas.

Ketika kebahagiaan Anda sangat konsisten dengan setiap hal yang Anda kerjakan dalam rasa cinta, maka Anda tidak akan pernah merasakan hal-hal yang bersifat penderitaan di sepanjang proses kerja. Secara fisik dan mental; Anda selalu merasa kuat, serta memiliki rasa kepuasan yang tinggi walau Anda harus menjalani proses yang sangat melelahkan. Intinya, kebahagiaan Anda memberikan rasa kepuasan yang mendalam walaupun jam kerja Anda melebihi tanggung jawab. Kelelahan tidak akan dirasakan ketika kebahagiaan sedang sangat kuat di dalam pikiran, emosi, dan jiwa. Kebahagiaan di dalam diri mampu memberikan tenaga berkali lipat bagi Anda untuk proaktif dalam proses kerja. Anda pun mampu bekerja dengan energik dan penuh semangat untuk mendapatkan hasil terbaik.

Pikiran yang tenang sangat penting untuk kebahagiaan hidup di lingkungan kerja. Jika kehidupan kerja Anda terlatih dalam pikiran yang tenang, maka tujuan Anda bekerja mampu mencapai kepuasan. Jika Anda sudah mampu hidup dari dalam diri sendiri, dan tidak lagi mudah terganggu dengan peristiwa-peristiwa dari luar diri Anda; maka, Anda sudah memiliki dasar yang kuat untuk hidup dalam pikiran yang tenang. Pada akhirnya, tidak masalah dengan situasi yang tidak pasti dalam dunia kerja; apa pun situasinya, Anda tidak akan terpengaruh; ketenangan mental Anda bersumber dari dalam diri Anda, sehingga semua peristiwa negatif yang bersumber dari luar diri Anda, tidak lagi memberikan dampak negatif bagi Anda untuk menjalani proses kerja terbaik.

Jika Anda yakin bahwa pekerjaan terbaik dihasilkan dari pikiran yang paling tenang, maka ini akan menjadi keyakinan yang kuat untuk menyingkirkan semua masalah dan kekacauan yang ada di dalam pikiran. Sekarang, Anda tidak perlu fokus untuk menyingkirkan semua masalah dan kekacauan yang ada di dalam pikiran, sebab hal ini tidak praktis dan sulit untuk dilakukan. Anda cukup fokus melatih pikiran untuk selalu tenang dalam situasi atau keadaan apa pun. Jika Anda sukses melatih pikiran untuk selalu tenang, maka Anda tidak perlu lagi bekerja keras untuk menyingkirkan semua masalah dan kekacauan yang ada di dalam pikiran Anda. Sebab, pikiran Anda yang tenang itu secara otomatis sudah menghilangkan semua energi negatif yang membuat pikiran Anda kusam dan kacau.

Pikiran yang tenang saat menghadapi kekacauan dan ketidakpastian dalam proses kerja haruslah menjadi bagian dari kepribadian positif. Jika pikiran tidak terkendali dan tidak mampu tenang, maka segala masalah akan timbul. Jika setiap saat Anda bergulat dengan masalah, hal ini akan membuat Anda sulit berprestasi dan memiliki kinerja yang baik. Tidak mungkin kita mengingkari bahwa masalah itu tidak ada, masalah selalu ada bagi semua orang, tetapi pikiran yang tenang mampu melihat masalah dengan jelas dan mengatasinya dengan solusi yang kreatif.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PENGABDIAN ADALAH JALAN UNTUK MERASAKAN SUKSES

“Kesuksesan dihasilkan ketika hati dan pikiran berada pada apa yang dikerjakan dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Ketika pekerjaan datang ke dalam hidup kita, maka kita harus sadar bahwa inilah saatnya untuk memberikan pengabdian dan totalitas kepadanya. Pengabdian tidak memiliki ego dan hanya memiliki rasa cinta yang tulus. Hati dan pikiran kita harus betul-betul fokus pada apa yang kita lakukan. Pengabdian dan totalitas kita menghasilkan kualitas untuk meraih kesuksesan.

Pengabdian membutuhkan rasa cinta dan merasa memiliki kemampuan yang hebat untuk melakukan dengan penuh semangat. Ada gairah dan ketertarikan yang tinggi untuk menghasilkan prestasi terbaik. Setiap hari memiliki motivasi dan ketekunan untuk mencapai kesuksesan. Tidak pernah merasa bosan dengan apa yang dikerjakan. Setiap saat merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi yang tinggi dalam upaya mencapai kinerja terbaik.

Pengabdian tidak pernah melakukan upaya setengah hati, selalu totalitas dengan potensi penuh. Selalu ada kesadaran untuk meningkatkan kemampuan dan menambah pengetahuan baru. Sangat disiplin dalam menyiapkan potensi untuk melakukan pekerjaan dengan cara yang benar. Memiliki disiplin yang tinggi untuk memberikan perhatian yang tinggi pada apa yang kita lakukan, pada apa yang ingin kita capai segera. Ketekunan dan upaya yang terus-menerus selalu menjadi pilihan dalam pengabdian.

Pengabdian tidak pernah menyerah dengan kesulitan yang harus dihadapi. Perjalanan menuju sukses tidak terlalu sederhana. Kadang kita mendapatkan apa yang kita inginkan; kadang mungkin kita gagal total; kadang kita mendapatkan kurang dari target. Perjalanan menuju sukses selalu tidak pasti dan tidak pernah ada jaminan untuk sukses. Tetapi, pengabdian memiliki kekuatan yang luar biasa untuk membantu kita mencapai kesuksesan yang kita inginkan.  

Pengabdian tidak pernah tinggi hati ketika menang dan tidak pernah frustrasi ketika gagal. Ketika sukses, pengabdian memiliki kerendahan hati dan selalu memiliki motivasi untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas diri. Ketika mengalami kegagalan; pengabdian memiliki ketabahan, kesabaran, ketenangan, keyakinan untuk menang, dan kepercayaan diri untuk melakukan kembali dengan cara yang lebih baik. Pengabdian tidak pernah berhenti untuk mencapai kesuksesan walaupun kegagalan selalu menghalangi perjalanan menuju sukses.

Pengabdian tidak pernah bersaing dengan siapa pun, karena ketika kita mulai bersaing, kita sudah tidak fokus pada tugas, tetapi fokus pada orang. Jelas, hal ini tidak akan memberikan keuntungan kepada pengabdian kita terhadap apa yang kita lakukan. Pengabdian kita sudah menunjukkan bahwa kita lebih unggul dan mampu melakukan dengan lebih baik. Jadi, untuk apa kita harus bersaing. Kita harus yakin dan percaya diri bahwa kita hebat dalam tugas kita sendiri. Kita selalu belajar dan bertindak sesuai bakat. Jika kita mencoba bersaing, kita mungkin kehilangan fokus pada bakat dan kemampuan hebat yang kita miliki.

Ego kita tidak terlalu penting, abaikan ego dan nafsu. Pengabdian tidak mungkin ada jika ego dan nafsu masih menguasai ambisi kita. Ketika pengabdian menjadi jalan hidup, maka kekuatan potensi kita menjadi semakin membesar dan berkualitas. Kinerja dan prestasi kita akan mengalami transformasi yang hebat menuju puncaknya. Pengabdian kita membangun pondasi kehidupan yang membawa karir kita ke puncak kesuksesan tertinggi. Pengabdian adalah kualitas terpenting untuk kesuksesan di bidang apa pun.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEWUJUDKAN NILAI-NILAI ORGANISASI MENJADI PERILAKU

“Siapa pun yang bercita-cita mencapai prestasi dan kebahagiaan dalam lingkungan kerja wajib mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku sehari-hari. Memiliki kesadaran untuk melakukannya dengan gigih dan tidak pernah menyerah.”~Djajendra

Organisasi yang sukses telah melakukan upaya yang sangat besar, untuk mewujudkan nilai-nilai inti organisasi menjadi perilaku setiap orang dalam lingkungan kerja. Keberhasilan ini terletak pada tekad, konsistensi, keyakinan, dan upaya terus-menerus yang tak pernah menyerah oleh gangguan apa pun. Ketika nilai-nilai inti menjadi perilaku, maka nilai-nilai tersebut menyatukan setiap orang untuk membentuk cara kerja yang benar dan etis.  Setiap nilai inti memberikan energi sukses untuk menguatkan organisasi dalam proses mencapai kinerja terbaik. Nilai-nilai inti menjadi keyakinan mendasar organisasi dalam setiap aspek operasional dan strategi menuju visi. Nilai-nilai inti membentuk kepribadian dan karakter kerja yang tak tergoyahkan oleh kesulitan dan tantangan.

Nilai-nilai inti membentuk perilaku dan sikap kita untuk melakukan uraian tugas dan strategi yang mengantar kita ke tujuan. Di samping itu, nilai-nilai inti juga berfungsi untuk meningkatkan kualitas etos kerja kita dan menyatukannya dengan kualitas etos kerja setiap orang dalam organisasi. Jika etos kerja setiap individu terhubung melalui nilai-nilai inti organisasi, maka praktik kolaborasi yang setiap saat harus terjadi di dalam organisasi mampu menghasilkan proses kerja yang efektif dan produktif. Jadi, nilai-nilai inti organisasi wajib mendasari etos kerja yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas dan kinerja terbaik.  

Mewujudkan nilai-nilai inti organisasi menjadi perilaku memerlukan latihan setiap hari; memerlukan kesadaran untuk menginternalisasi nilai-nilai tersebut, hari demi hari, dengan tekad dan semangat perubahan. Memiliki panggilan hati untuk berlatih menanamkan sikap dan perilaku kerja sesuai dengan nilai-nilai inti tanpa merasa membosankan. Setiap hari memiliki semangat dan motivasi untuk perubahan dari dalam diri. Mau berlatih setiap hari, tahun demi tahun, sampai semua nilai-nilai tersebut sudah berada dalam alam bawah sadar, sehingga secara otomatis membentuk sikap dan perilaku sesuai nilai-nilai inti tersebut. Memiliki kesadaran yang tinggi untuk menyempurnakan internalisasi nilai-nilai inti, serta secara konsisten melakukan upaya yang besar agar nilai-nilai tersebut dapat dipraktikkan dengan sempurna.

Jika kita ingin mewujudkan perilaku kerja berdasarkan nilai-nilai inti, kita tidak boleh merasa bosan dan tidak boleh menyerah. Ada proses dan jalan panjang untuk terjadinya perubahan di dalam diri. Sebab, meskipun nilai-nilai inti tersebut sudah ada di dalam diri kita, mungkin jarang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita harus menemukan cara terbaik untuk menggunakannya setiap saat. Pada dasarnya, semua nilai-nilai inti organisasi itu bersifat universal, dan sudah ada di dalam diri setiap orang. Persoalannya, dalam kehidupan sehari-hari, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk menggunakan nilai-nilai tersebut sebagai perilaku. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran untuk menenangkan pikiran dan melatih pikiran agar 100%  fokus dalam waktu yang lama terhadap nilai-nilai inti organisasi. Biarkan pikiran menciptakan emosi yang hebat untuk merubah nilai-nilai inti tersebut menjadi perilaku. Biasanya, ketika kita fokus untuk menginternalisasi sesuatu, gangguan dan halangan berpotensi merusak fokus kita. Jadi, ketika ada hal-hal yang menghambat upaya kita untuk mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku, kuatkan diri dan mental dengan kesadaran yang tinggi, serta jangan membiarkan hal-hal tidak penting menarik perhatian kita sehingga fokus kita gagal.

Mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku dalam lingkungan kerja bukanlah proses yang instan. Diperlukan upaya dan latihan yang terus-menerus dalam jangka waktu lama. Setiap orang harus menyediakan cara untuk menyempurnakan kemampuan dirinya sehingga dapat menemukan perilaku dari nilai-nilai inti tersebut. Melalui ketenangan pikiran, kita menyempurnakan kemampuan kita untuk merubah nilai-nilai inti menjadi perilaku. Kita harus meningkatkan konsentrasi terhadap makna dari nilai-nilai inti tersebut. Kita harus belajar memahami nilai-nilai inti tersebut dengan kesabaran dan ketekunan. Kita harus mau bersikap rendah hati untuk membangun pengertian terhadap nilai-nilai inti dengan realitas kehidupan dalam lingkungan kerja kita. Ini semua membutuhkan latihan, kerja keras, disiplin, kesungguhan, dan mental yang tidak mungkin menyerah untuk mewujudkan nilai-nilai menjadi perilaku sejati dalam lingkungan kerja.

Menerangi diri dengan nilai-nilai inti dan memasukkan nilai-nilai inti ke dalam suara batin. Saat membayangkan nilai-nilai inti, kita dapat mengalami energi positif yang dipancarkan oleh nilai-nilai tersebut. Ketika kita sudah mampu merasakan energi positif dari nilai-nilai inti tersebut, maka setiap hari kita akan mengalami panggilan hati untuk meningkatkan kemampuan terhadap perilaku terbaik berdasarkan nilai-nilai inti. Dengan berlatih hal ini setiap hari, kita akan menemukan peningkatan kualitas perilaku dan pembentukan karakter kerja kita berdasarkan nilai-nilai inti. Dari hari ke hari, latihan yang terus-menerus ini akan menjadi kebiasaan, sehingga kita memiliki kebiasaan kerja yang sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi.

Tidak boleh ada mental yang mudah menyerah dalam proses mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku. Mungkin kerja keras dan latihan kita tidak memberikan hasil yang maksimal, sehingga kita kehilangan kepercayaan diri untuk memiliki perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi. Dalam hal ini, kita seharusnya tidak membiarkan ketidakmampuan kita menguasai jalan hidup kita. Kegagalan adalah sesuatu yang biasa, tetapi kegagalan tidak boleh menyebabkan kita menyerah. Jika sekarang ini kita masih belum berhasil dalam mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku, kita seharusnya tidak berhenti atau menyerah. Kita harus membangkitkan kembali keyakinan dan motivasi kita untuk berlatih kembali. Jika kegagalan kita berulang kali terjadi, kita harus kembali membangkitkan keyakinan dan motivasi kita berulang kali. Hari demi hari, jika kita terus-menerus berlatih tanpa pernah menyerah, kita akhirnya mampu mewujudkan nilai-nilai inti organisasi menjadi perilaku kita.

Dalam setiap sesi latihan internalisasi nilai-nilai inti organisasi, kita harus menjaga pikiran dan perilaku kita tetap tenang pada nilai-nilai inti. Kita harus mampu menjaga fokus dan perhatian kita pada nilai-nilai inti tersebut. Kita tidak boleh membiarkan perhatian dan fokus kita terganggu. Kita harus selalu sadar bahwa kegagalan bukanlah hasil yang kita perjuangkan. Jika kegagalan terjadi, kita tidak boleh menyerah dengan situasi. Kita boleh berhenti sejenak, tetapi bukan berhenti untuk selamanya. Motivasi kita harus mendorong kepercayaan diri kita untuk terus menerus mencoba lagi dan mencoba lagi. Tidak ada kata tidak mampu. Tidak ada kata tidak mungkin. Tidak ada kata menyerah sebelum kita betul-betul mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku kita dalam lingkungan kerja.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN HUBUNGAN KERJA YANG PRODUKTIF DAN KOMPAK

“Kita semua hadir ke dalam lingkungan kerja, untuk mengisi energi positif dan produktif, dalam setiap proses kerja yang saling bergantung dan mendukung.”~Djajendra

Hubungan kerja yang harmonis, kompak, dan produktif itu sangat penting agar setiap orang mampu merasakan kebahagiaan dalam lingkungan kerja. Persoalan utama dalam hubungan kerja adalah ego masing-masing orang yang tidak mau menghargai kualitas dan kepribadian dari orang lain. Pada umumnya, orang merasa sangat sulit untuk memberi respek dan pujian yang tulus kepada sesama rekan kerja. Demikianlah keadaan dari hubungan kerja di semua lingkungan kerja, sehingga keharmonisan dalam hubungan kerja sangat sulit diwujudkan.

Ketika kita melepaskan keegoisan kita, sebagai hasilnya kita menerima kebahagiaan dan keharmonisan. Kebaikan dan integritas kita di setiap situasi dan keadaan kerja memberikan keharmonisan dan keindahan. Jika kita sadar bahwa setiap orang dalam lingkungan kerja kita adalah satu dengan diri kita, maka empati kita tidak akan menyakiti orang lain, tidak akan merugikan orang lain, dan tidak akan membuat kesedihan bagi orang lain. Empati kita mampu menciptakan kebaikan untuk membantu orang lain melalui kontribusi kerja yang produktif dan penuh kualitas terbaik.

Keberadaan manajemen dalam lingkungan kerja dimaksudkan untuk menumbuhkan perdamaian dan rasa persatuan di antara stakeholders. Setiap individu dan kelompok menjadi alat bagi manajemen dalam menyebarkan energi positif dan produktif. Jika manajemen mematuhi prinsip-prinsip dasar manajemen dengan pikiran dan hati yang bersih, maka manajemen mampu membangun jalan menuju keharmonisan kerja yang produktif dan kreatif.

Setiap orang sebagai bagian dari diri kita sendiri. Kemampuan untuk merasakan apa yang dikerjakan oleh semua pihak sebagai milik kita sendiri, semangat yang intens untuk membantu proses kerja, serta membangkitkan diri sendiri agar berkontribusi secara optimal, haruslah menjadi realitas sehari-hari di tempat kerja.

Tujuan utama dari sebuah lingkungan kerja adalah meningkatkan kinerja, merawat keharmonisan, mengatasi keegoisan kita, melayani dengan hati yang ikhlas dan tulus, mencintai pekerjaan dan memperlihatkan prestasi, menumbuhkan nilai-nilai sopan santun dan etika, serta membangkitkan motivasi dan energi positif dari dalam diri untuk menjawab tantangan dan masa depan.

Kesadaran hati dan ketenangan pikiran mampu membawa diri kita ke kedalaman diri sendiri, dan jauh di lubuk hati kita ada suara hati yang mengerti tentang kebenaran sejati. Kebenaran sejati adalah kita bertanggung jawab untuk menemukan keindahan, kedamaian, cinta, prestasi, kebahagiaan, energi kreatif, rasa syukur, empati, dan integritas yang ada di dalam diri kita sendiri. Dan, kita harus yakin bahwa semua yang kita miliki itu ada juga di dalam diri setiap orang yang bekerja sama dengan kita di tempat kerja.

Setelah kita menemukan kualitas kita dari ke kedalaman diri sendiri. Pekerjaan selanjutnya, kita harus mampu menghubungkannya dengan kualitas orang lain. Inti dari proses kerja adalah terhubungnya kualitas dari masing-masing orang melalui kolaborasi yang ikhlas. Pengendalian diri menambah nilai positif bagi setiap orang saat membangun hubungan kerja yang harmonis dan produktif. Semua rintangan dan hambatan, baik pada tingkat pemikiran maupun tingkat perasaan, haruslah diselesaikan melalui kesadaran dan kecerdasan yang tercerahkan.

Mengenal diri sendiri secara baik menjadi sangat penting untuk membangun hubungan kerja yang harmonis, produktif, dan kompak. Jika kita sudah tahu siapa diri kita yang sesungguhnya, maka hubungan kita dengan siapa pun terbangun di atas fondasi yang sangat kuat oleh kepercayaan diri kita. Energi positif di dalam diri kita mampu memfokuskan kekuatan dan kepercayaan diri kita dalam hubungan yang produktif. Kita tidak akan memfokuskan perhatian pada kelemahan orang lain, tetapi memfokuskan pada kekuatan orang lain dan membantu orang lain agar kelemahan mereka dapat diatasi oleh kekuatan dirinya sendiri. Energi positif dan kepercayaan diri kita tidak lagi menilai dan menghakimi orang lain secara negatif. Kita memiliki kualitas diri yang hebat untuk menemukan kualitas yang hebat pada diri setiap orang. Kualitas dari diri yang asli dan unik sudah ada di dalam diri setiap manusia. Jika semua kebaikan dari ke kedalaman diri sendiri saling terhubung dengan ke kedalaman diri masing-masing orang, maka prestasi dan kinerja terbaik menjadi sesuatu yang mudah untuk diwujudkan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PERILAKU TIDAK SOPAN DALAM LINGKUNGAN KERJA MELUKAI BUDAYA ORGANISASI DAN MERUGIKAN BISNIS

“Ketika budaya organisasi terluka oleh ketidaksopanan dan perilaku tidak etis, maka luka itu menjadi luka bagi setiap orang dalam lingkungan tempat kerja.”~Djajendra

Sikap dan perilaku tidak sopan dalam lingkungan kerja dapat memecah belah hubungan baik, serta dapat menghilangkan semangat kerja sama dalam proses kerja. Perilaku tidak sopan seperti senjata yang melukai diri sendiri, dan luka itu telah menyebabkan bekas luka dalam budaya organisasi. Ketika budaya organisasi terluka oleh ketidaksopanan dan perilaku tidak etis, maka luka itu menjadi luka bagi setiap orang di tempat kerja. Menghentikan segera perilaku tidak sopan dan semua perilaku kurang etis mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan kaya kinerja terbaik. Membiarkan setiap orang menjadi diri sendiri seperti apa adanya mereka. Kemudian, memperkuat budaya organisasi dan budaya kerja untuk menyatukan setiap keunikan dari perbedaan masing-masing orang, mampu menciptakan kekuatan inovasi dan kreativitas yang tinggi dalam proses pertumbuhan organisasi. Ingat! Dalam lingkungan kerja, setiap karyawan dan pimpinan tidak terpisah, karyawan dan pimpinan adalah satu. Ketidaksopanan menciptakan luka terhadap realitas yang tak terpisahkan.

Jika ada satu orang saja yang terluka oleh perilaku tidak sopan, maka luka itu menjadi luka bagi organisasi. Luka bagi organisasi berarti luka bagi setiap orang yang hidup dari organisasi tersebut. Perilaku tidak sopan membawa kekurangan ke dalam organisasi dan bisnis. Bisnis yang dijalankan dengan perilaku tidak sopan ditinggalkan oleh pelanggan dan juga stakeholders yang lain. Perilaku tidak sopan dalam lingkungan kerja tidak hanya melukai satu atau dua orang, tetapi melukai semua orang. Ketika sopan santun dan perilaku etis menjadi budaya yang kuat dalam organisasi, maka organisasi dan bisnis mampu berdiri kokoh di depan kompetisi yang ketat; berdiri penuh dengan kekuatan untuk memenangkan, serta mampu memberikan kinerja dan prestasi bagi setiap karyawan. Pada akhirnya, setiap karyawan dalam organisasi mampu memperlihatkan kualitas yang totalitas dan kinerja yang tak tertandingi dalam menghadapi para kompetitor.

Kinerja dan prestasi berdiri di antara kualitas kerja yang tinggi dan budaya sopan santun. Jika kualitas kerja dan budaya sopan santun dirusak oleh orang-orang dengan energi negatif, maka etos kerja dan kinerja dalam organisasi menjadi tak berdaya. Budaya tidak sopan dan tidak etis akan menyakiti orang-orang produktif. Akibatnya, orang-orang produktif terkuras energi dan mentalnya sehingga tidak lagi mampu memperlihatkan prestasi terbaik.  Budaya tidak sopan telah menghancurkan banyak potensi sukses di dalam organisasi. Budaya tidak sopan sangat merugikan bisnis dan organisasi dalam sudut yang luas. Kita harus sadar akan keterkaitan perilaku tidak sopan dan tidak etis kita dengan lingkungan kerja kita. Setiap orang yang kita lukai dengan ketidaksopanan kita adalah bagian dari kita sendiri. Orang yang kita lukai dengan perilaku tidak sopan berpotensi kehilangan gairah untuk bekerja dengan etos terbaik. Hilangnya sopan santun dan hal-hal etis dalam lingkungan kerja akan menciptakan rintangan untuk menghasilkan kinerja.

Dalam lingkungan kerja, kita semua harus memiliki perasaan kesatuan satu sama lain; perasaan kesatuan yang saling memberi kekuatan bagi satu sama lain; perasaan kesatuan dan kekuatan sopan santun yang menciptakan budaya organisasi yang kuat untuk kenyamanan kerja bagi semua orang. Semakin kita menciptakan kesatuan budaya sopan santun dalam keragaman, semakin sedikit kita harus menghadapi konflik dan perasaan tidak senang oleh perbedaan. Sistem dan struktur organisasi tidak bertujuan untuk memisahkan kita. Tetapi bertujuan membuat semuanya terhubung dan saling terhubung dalam budaya sopan santun yang tinggi. Jika satu orang terluka oleh ketidaksopanan, itu mempengaruhi budaya kerja, bahkan jika berlanjut terus budaya tidak sopan, hal itu dapat menyebabkan konflik dan hilangnya gairah kerja. Menghormati dan saling menghargai adalah cara menjalani kehidupan kerja yang baik. Terima semua karakter dan kepribadian orang lain dengan ikhlas, biarkan mereka menjadi seperti mereka, Anda tidak perlu memaksa mereka menjadi seperti yang Anda inginkan atau pikirkan. Terima semua orang dalam budaya sopan santun yang tinggi, mereka semua di tempat kerja adalah orang-orang yang membuatkan hebat dan berprestasi. Semua bakat, karakter, dan kemampuan tergabung dalam satu tujuan. Budaya sopan santun mampu menghilangkan masalah kepribadian dan menyatukan semua perbedaan dalam keharmonisan kerja.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGATASI PERILAKU BURUK DI TEMPAT KERJA DENGAN BUDAYA SOPAN SANTUN

“Harus ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.”~Djajendra

Ketika Anda berbicara dengan nada suara yang cendrung tinggi, bersikap kurang sopan, memperlihatkan sikap egois yang sangat tinggi, tidak peduli dengan hubungan kerja antar bagian; maka, Anda telah menciptakan luka dihati banyak orang. Mereka yang terluka oleh sikap buruk Anda tidak mungkin melupakan keburukan Anda. Selain Anda telah melukai banyak orang, Anda juga sudah menciptakan kerugian dalam perusahaan, karena orang-orang yang terluka biasanya menjadi kurang produktif. Mereka yang terluka merasa memiliki banyak hambatan dalam hubungan kerja, sehingga akhirnya masa bodoh dengan kinerja dan prestasi.

Proses kerja membutuhkan sikap sopan santun yang selalu menghormati dan menghargai setiap orang di tempat kerja. Sikap yang sopan santun dengan kualitas dan kompetensi diri yang baik akan memberikan dampak yang luar biasa untuk pencapaian terbaik. Jika Anda menginginkan kinerja dan prestasi terbaik, termasuk mencapai target-target dengan mudah, maka sikap yang saling menghormati dan saling menjaga kebaikan haruslah diutamakan.

Setiap orang yang merasa memiliki kekuatan dan dukungan, atau pun merasa paling senior, haruslah menjadi contoh yang baik untuk mempromosikan budaya sopan santun di tempat kerja. Kekuatan, kekuasaan, dan senioritas Anda sangat dibutuhkan untuk mengkontribusikan hal-hal positif dalam pekerjaan. Anda harus memperlihatkan kepada semua orang tentang budaya kerja yang kompak, disiplin, rendah hati, peduli, saling tolong-menolong, dan selalu proaktif untuk menjaga hubungan kerja antar bagian dalam kinerja terbaik.

Hilangkan energi buruk dari dalam diri dengan cara mulai melihat sisi baik setiap orang; mulai membuka hati untuk berkomunikasi dengan cara yang sopan; mulai memperlihatkan perilaku etis; mulai melihat hal-hal yang positif di semua aspek kerja; mau terlibat dalam perubahan dan mudah beradaptasi dengan perubahan; menjadi pribadi positif yang sadar akan energi negatif di dalam diri sendiri. Jadi, ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.

Ketika kepribadian positif tumbuh dari dalam diri, maka terbentuk kekuatan yang hebat di dalam diri. Kekuatan hebat ini menjadikan diri sendiri yang asli dengan integritas yang kuat. Dampaknya, Anda benar-benar mampu menampilkan kepribadian yang tenang, sabar, tidak mudah termakan gosip, hoaks, fitnah, atau semua energi buruk dari luar diri sudah tidak mampu merusak kedamaian dan ketenangan hidup Anda. Anda menjadi pribadi yang mudah mengalir dalam hubungan dan komunikasi, serta selalu tampil dengan gembira dan bugar.

Ketika energi positif Anda sudah kuat dari dalam diri, maka Anda mampu mengendalikan emosional dan pikiran-pikiran yang tidak diperlukan dalam sebuah hubungan. Emosional yang baik dengan pikiran yang tenang mampu membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, supplier, dan semua stekaholders yang lainnya. Sikap positif Anda akan meningkatkan reputasi perusahaan di persepsi stekaholders. Pikiran yang tenang dan emosi positif Anda mampu memilih dengan cerdas untuk bereaksi terhadap berbagai karakter orang. Reaksi dan tindakan Anda tidak akan melukai perasaan orang lain. Anda senantiasa mampu menjaga hubungan dan komunikasi dengan sopan santun yang produktif.

Setiap pelayanan dalam perusahaan haruslah ditangani dengan cepat, semuanya harus dilayani dengan sikap baik dan penuh sopan santun. Tidak boleh bersikap semena-mena kepada pelanggan, supplier, dan stakeholders yang lain. Layani pelanggan dengan kualitas terbaik, layani dan bayar tagihan supplier tepat waktu dengan sikap sopan. Jangan pernah berbicara dalam sikap yang ketus dan kata-kata yang membuat supplier sakit hati. Jika Anda kehilangan supplier, maka perusahaan juga akan kewalahan di masa depan. Intinya, semua sikap dan perilaku yang tidak baik akan menciptakan biaya tinggi dalam operasional bisnis.  

Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Mungkin Anda berpikir bahwa sesuatu hal yang baru atau perubahan yang sedang diterapkan sebagai sebuah omong kosong, tetapi perubahan pasti terjadi. Jika Anda ikhlas untuk memberikan energi positif dalam proses perubahan, maka kebaikan dan keindahan akan Anda rasakan dari hasil perubahan tersebut. Jika Anda berpikir bahwa budaya sopan santun tidak mungkin diterapkan dalam perusahaan Anda, maka Anda sendiri yang memutuskan untuk menderita dalam kehidupan kerja yang penuh energi negatif. Jika Anda menolak memilih untuk membangun budaya sopan santun, maka Anda akan merasakan semacam emosi negatif yang bersumber dari pikiran Anda yang kacau dan sulit dikendalikan. Tanpa budaya sopan santun; energi negatif dari dalam diri Anda akan menciptakan kemarahan, kesedihan, kebosanan, kepahitan, dan menjadikan Anda kurang produktif di tempat kerja.

Saling menghargai, saling mendengarkan, dan saling membantu haruslah menjadi karakter kerja sehari-hari. Hal ini juga akan menghambat emosi negatif masuk ke dalam hari kerja Anda. Jika emosi negatif masuk ke hari kerja Anda, maka energi negatif akan menciptakan stres, serta menghabiskan waktu dan kecerdasan Anda untuk sesuatu yang kurang produktif dan tidak positif.  Kebahagian dalam pekerjaan datang dari memilih pikiran dan emosi, Anda mungkin harus berhadapan dengan berbagai peristiwa yang kurang menyenangkan hati Anda. Tetapi jika Anda memilih pikiran positif, emosi positif, dan sikap baik untuk menghadapi peristiwa tersebut; maka, kebahagiaan dan kedamaian Anda di tempat kerja tidak akan hilang.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

DIRI KITA YANG MENCIPTAKAN KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA

“Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Kebahagiaan di tempat kerja memberi pengaruh yang besar untuk keberhasilan semua orang. Setiap pribadi yang mampu mengkontribusikan energi positif melalui pikiran positif dan perilaku etis menjadikan kehidupan di tempat kerja selalu bahagia dan berkinerja tinggi. Berhentilah untuk meminta kebahagiaan dari orang lain. Tidak ada seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan bagi kita di tempat kerja. Sebab, kebahagiaan itu sendiri ada di dalam diri kita masing-masing, ada dalam cara berpikir kita, sehingga sangat keliru jika kita menunggu kebahagiaan dari sikap dan perilaku orang lain.

Kita adalah pekerjaan yang sedang berlangsung. Kita adalah bagian dari proses kerja menuju tujuan dan untuk mencapai target. Dalam proses kerja, kita menjadi bagian dari sistem yang berkontribusi sebatas tugas dan tanggung jawab, tidak sekaligus kita harus mengerjakan semua hal, kita hanya menjadi bagian terkecil dalam visi dan misi besar organisasi. Jadi, tidak perlu menghabiskan energi dan emosi untuk hal-hal di luar tugas dan tanggung jawab. Hadirlah ke tempat kerja dengan hati yang penuh sukacita, dan berikan perhatian penuh untuk menyelesaikan tugas dengan kompetensi terbaik yang dimiliki.

Setiap orang memiliki perilaku, sikap, cara berpikir, dan emosi yang tidak mungkin untuk disamakan. Kita semua berbeda dan tidak perlu memaksakan diri agar orang lain menjadi sama seperti diri kita. Keunikan dan perbedaan adalah kekayaan yang harus kita manfaatkan untuk mencapai hal-hal terbaik. Tidak perlu memperdebatkan atau mempersoalkan hal-hal yang tidak sama dengan diri kita. Jika kita terlalu mengurusi kepribadian orang lain yang bertentangan dengan kepribadian kita, maka kita akan menghabiskan waktu dan energi dalam ketidakbahagiaan.

Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati. Kita tahu bahwa setiap orang memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Perbedaan ini jika tidak tunduk pada sistem dan nilai-nilai kerja, maka potensi konflik akan merusak pencapaian kinerja terbaik. Hal ini juga akan menciptakan cara berpikir dan emosi yang menghilangkan rasa damai dan kebahagiaan di tempat kerja. Kepatuhan dan ketaatan pada nilai-nilai kerja, sopan santun, etika, komunikasi positif mampu menciptakan energi positif di lingkungan kerja. Energi positif yang terus-menerus berakumulasi dari kebahagiaan setiap individu akan menciptakan kehidupan kerja yang kooperatif, kompetitif, kreatif, inovatif, dan bahagia.

Kebahagiaan dalam pekerjaan dapat kita rawat jika kita mampu dan penuh semangat untuk merealisasikan potensi diri, serta setiap saat menjaga kepercayaan diri dan ketekunan dengan sepenuh hati. Di samping itu, kita juga harus sadar bahwa diri kita dikuasai dua jenis energi, yaitu: energi positif dan energi negatif. Keduanya abadi di dalam diri kita sampai kapan pun. Kesadaran kita bertugas untuk menguatkan energi positif di setiap momen kehidupan. Kesadaran kita tidak boleh memberikan ruang seinci pun untuk kebangkitan energi negatif di dalam diri kita. Ini mungkin akan menjadi tugas seumur hidup kita untuk menggunakan kesadaran agar energi negatif tidur nyenyak dan tidak mampengaruhi jalan kehidupan kita.

Tantangan dan kesulitan adalah vitamin untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi. Jangan gelisah, khawatir, takut, dan mengorbankan kebahagiaan saat kesulitan memperburuk keadaan. Jika di masa sulit mampu menjaga diri dengan energi positif yang kuat, kita akan tetap hebat dan tak kehilangan kebahagiaan. Jadi, setiap saat secara sadar tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri. Apa pun cobaan dan kesulitan yang berusaha menggagalkan kerja keras kita, jangan dibiarkan dalam energi negatif. Jaga pikiran, emosi, dan suara hati dalam kebahagiaan. Jangan memiliki pikiran yang mudah dipengaruhi oleh kekuatan buruk dari luar diri. Jangan menjadi mangsa orang-orang negatif yang hidup di sekitar kita. Jangan mencoba mencari kesalahan dan kekurangan siapa pun. Kebahagiaan tercipta dari aliran energi positif di dalam diri yang kuat dan selalu positif saat berinteraksi dengan energi negatif.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI TANTANGAN DENGAN ETOS TERBAIK

“Kita harus menjadi bagian yang kuat saat tantangan terberat mengacaukan rencana kerja kita.”~Djajendra

Dunia kerja penuh tantangan dan membutuhkan inovasi yang terus-menerus untuk mengatasi tantangan. Ketika diri kita menjadi bagian dari proses kerja, maka kita harus sadar untuk menyiapkan etos terbaik dalam setiap situasi dan peristiwa kerja. Etos kerja kita harus kuat dan hebat saat menghadapi tantangan dan kekacauan. Selain menyiapkan etos terbaik, kita juga wajib menjaga keseimbangan kepribadian saat menghadapi kompetisi yang ketat dan situasi yang tidak pasti. Kita harus menjadi bagian yang kuat saat tantangan terberat mengacaukan rencana kerja. Kita harus melakukan segala upaya untuk dapat menang dari tantangan. Kita harus menjadi kekuatan yang memenangkan kinerja terbaik, serta tidak membiarkan energi negatif melemahkan perjuangan dan kerja keras kita.

Kita harus menghadapi tantangan dengan ketenangan dan kesabaran. Jika kita dapat mempertahankan ketenangan saat keadaan terburuk melawan kita, maka kita dapat memenangkan situasi. Etos kerja terbaik tidak sekedar memperhatikan seberapa kuat kompetensi dan kemampuan untuk menemukan cara terbaik atau pemecah masalah dengan solusi terbaik. Tetapi, juga dituntut untuk memiliki mental dan emosional yang hebat saat tantangan dan kekacauan merusak rencana kerja. Latih intuisi untuk memahami setiap situasi tersulit, bekerjalah dengan etos terbaik, dan jaga realitas kerja sehingga tidak terjatuh oleh situasi yang kurang menguntungkan.

Semua pekerjaan terbaik yang telah kita lakukan dapat dihancurkan oleh pikiran yang tidak tenang dan perilaku yang tidak sabar. Ketika kita menjadi gelisah dengan situasi kerja, kita akan kehilangan kekuatan untuk menghasilkan kinerja terbaik. Kecerdasan dan energi positif harus terjaga dan terawat dalam proses kerja. Pikiran yang gelisah akan melemahkan kemampuan untuk menghasilkan kinerja. Begitu juga dengan etos kerja akan memburuk saat diri kita dikuasai oleh pikiran-pikiran buruk. Oleh karena itu, keluar segera dari pikiran buruk dan perasaan tidak mampu. Siapkan pikiran positif terhadap situasi yang penuh tantangan dan miliki perasaan mampu untuk mengatasi tantangan, kemudian siapkan mental dan etos terbaik untuk berjuang keras menemukan solusi terbaik.

Kita harus siap dengan etos terbaik untuk menghadapi tantangan. Siapkan kualitas diri yang berdaya tahan tinggi dalam rutinitas harian. Siapkan mental dan emosional yang mampu mengisi ruang dan waktu kerja dengan sukacita. Apa pun yang kita kerjakan, kita kerjakan dengan penuh perhatian dan semangat tinggi. Selalu teliti dan bekerja dengan prinsip kehati-hatian. Jangan sampai kita dikalahkan oleh tantangan dan kesulitan. Kita harus selalu menjaga kekuatan dan kewaspadaan di setiap situasi. Tidak membiarkan pemikiran negatif merusak semangat kerja kita. Tidak membiarkan gangguan apa pun yang membuat kita mundur dan kalah.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com