MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Kepribadian (page 1 of 49)

KESUKSESAN DAN KEGAGALAN HANYA BERSIFAT SEMENTARA

“Ketika kita ikhlas dengan kegagalan, maka kegagalan tidak akan menyakiti kita. Ketika kita rendah hati dengan kesuksesan, maka kesuksesan tidak akan membuat kita lupa diri.”~Djajendra

Perjuangan dan kerja keras menghasilkan realitas yang harus kita terima dengan rendah hati. Tugas kita adalah berjuang sampai titik energi terakhir, tetapi kesadaran kita harus mau menerima takdir atau keputusan akhir dari perjuangan tersebut. Jika kita sudah berupaya dengan sangat fokus untuk menuju hasil terbaik, tetapi hasil terbaik itu belum kita dapatkan, maka kita harus menerimanya sebagaimana adanya. Kita tidak bisa melakukan apa-apa terhadap realitas yang hadir. Sikap kita yang tenang, percaya diri, dan mau menerima apa pun realitas yang hadir akan menguatkan perjuangan kita.

Ketika semua hal-hal baik hadir di sepanjang perjuangan dan kerja keras kita, jangan tinggi hati, perlihatkan kerendahan hati dan semakin sadar untuk membangun pondasi bagi masa depan. Kesuksesan dan kegagalan efeknya hanya sementara. Tidak perlu bersikap berlebihan terhadap hal-hal yang bersifat sementara. Intinya, ketika mengalami kegagalan dan kesulitan tidak perlu mengeluh atau merasa kesakitan. Sebaliknya, ketika sedang mengalami kesenangan atau keberuntungan tidak perlu merasa hebat. Sebab, keberuntungan dan kegagalan tersebut bersifat sementara. Kehidupan akan terus berputar dan kita pun harus mengalami hal-hal baru, yang mungkin menyenangkan dan juga mungkin tidak menyenangkan. Begitulah cerita hidup semua orang, setiap saat harus bersedia mengalami senang dan sulit, setiap saat harus bersedia mengalami keberuntungan dan kerugian. Dan, semua itu hanya bersifat sementara.

Jika kita sudah menemukan kesadaran tertinggi, maka kita akan mendapatkan pengetahuan bahwa semua hal yang terjadi dalam hidup kita merupakan kehendak Tuhan. Menggantungkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan adalah kebijaksanaan tertinggi. Hal ini bukan berarti kita duduk dan menunggu kehendak Tuhan itu datang untuk kita. Kita tetap harus bekerja keras dan berjuang dengan totalitas, melalui etos terbaik kita dalam segala sesuatu yang kita lakukan. Kita harus aktif dan energik untuk mencapai tujuan dan hasil terbaik dalam hal apa pun yang kita lakukan. Mungkin kita harus mencapai kesuksesan setelah menghadapi kesulitan besar. Mungkin juga kita harus melalui proses yang tidak pasti, menghadapi kesulitan yang tidak kita pahami, dan kemudian baru menemukan jalan menuju pencapaian.  

Ketika kita mampu menerima kegagalan dan kesuksesan sebagai pengalaman yang indah, maka ikatan duniawi kita akan berkurang, sehingga dalam situasi gagal dan sukses, kita mampu merasakan kebahagiaan sejati. Kesadaran kita bahwa tidak ada yang permanen, dan tidak ada hal yang tidak dapat diubah, menjadikan kita selalu termotivasi untuk bangkit kembali dengan lebih kuat.

Tidak ada faktor dari luar diri kita yang menentukan hidup kita. Kita hanya mampu tumbuh dari dalam dan memancarkan kebaikan ke luar diri kita. Kesuksesan dan kegagalan kita disebabkan dari dalam diri kita, bukan dari luar diri kita. Ketika kita tampil kuat dari dalam diri, segala pertolongan dan bantuan akan hadir untuk membimbing jalan hidup kita. Diri kita adalah penguasa jalan hidup kita. Diri kita adalah penguasa nasib kita sendiri, sehingga kita harus berkonsentrasi penuh untuk membangun semua kebutuhan dan keinginan dari dalam diri kita sendiri.

Semua persoalan dalam hidup dapat dibebaskan melalui pengetahuan dan kebijaksanaan. Pengetahuan yang benar akan memberikan sikap dan perilaku yang benar untuk bertindak. Setiap orang adalah jiwa yang unik, berbeda, dan memiliki kemampuan untuk bertindak dengan kreatif. Jika kita tetap di dalam diri kita, berpikir untuk meningkatkan kualitas diri kita sendiri, serta tidak mengurusi diri orang lain; maka, kita mampu menemukan bakat dan potensi terbaik kita untuk dipersembahkan bagi kehidupan. Hidup kita adalah ilmu pengetahuan dalam ketenangan dan kedamaian yang mengalir menciptakan realitas. Semua keputusan haruslah dipikirkan dengan baik, semua komunikasi haruslah jelas dan tepat, semua sikap dan perilaku haruslah etis dalam aliran tanggung jawab.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KETIKA MARAH JANGAN MENGELUARKAN KATA-KATA

“Tidak perlu menanggapi kemarahan dengan kemarahan. Lebih baik kita berlatih dan menyiapkan diri kita menjadi pemadam kemarahan daripada menyalakan kemarahan.”~Djajendra

Kemarahan adalah salah satu tamu agung yang tidak mampu ditolak oleh siapa pun atas kehadirannya. Orang yang paling sabar, paling ikhlas, paling bijak, paling tenang, paling terkendali emosi dan pikirannya juga berpotensi mengeluarkan energi dalam kemarahan. Kemarahan harus dikendalikan dan dijaga agar tidak mengeluarkan reaksi ke luar diri kita. Ketika kemarahan memuncak di dalam diri, serta mulai menggetarkan emosi untuk dikeluarkan dalam wujud sikap dan kata-kata, segeralah kendalikan kemarahan itu dengan tanpa bersikap dan berkata-kata apa pun. Kendalikan pikiran, emosi, sikap, perilaku, dan fokuskan perhatian ke hal-hal yang menjauhkan diri kita dari kemarahan.

Semua jenis emosi akan bertamu ke dalam diri kita. Pekerjaan kita yang utama adalah tidak memberikan kekuatan dan kepedulian kepada semua jenis emosi negatif, termasuk kepada emosi marah. Setiap saat; berbagai macam situasi, keadaan, hubungan, dan perilaku dapat memicu kemarahan kita. Jika kita tidak terkendali dan hidup kita mudah dipermainkan oleh kemarahan, maka kebahagiaan dan kedamaian hidup kita akan hilang dalam kemarahan. Kita mungkin tidak dapat menerima atau mengabaikan apa yang terjadi, tetapi kita harus terlatih untuk menanggapi situasi secara positif saat diri kita dikuasai kemarahan. Kemarahan boleh bertamu kapan saja ke dalam diri kita, tetapi kita harus menguasai kemarahan itu sehingga tidak melukai siapa pun.

Bunda Teresa mengatakan dirinya lebih suka mengeluarkan energi cinta daripada mengeluarkan energi dalam bentuk kemarahan. Mungkin kebaikan diri kita tidak semurni Bunda Teresa, tetapi kita harus sadar bahwa kemarahan dapat menghasilkan kekerasan. Jelas, kekerasan yang kita ekspresikan akan merugikan hidup kita. Kedamaian dan kebahagiaan adalah inti dari kehidupan yang setiap orang ingin memilikinya. Ketika kita mampu memadamkan api kemarahan di dalam diri kita, maka kedamaian dan kebahagiaan akan mengisi hidup kita. Jadi, tidak perlu menanggapi kemarahan dengan kemarahan. Lebih baik kita berlatih dan menyiapkan diri kita menjadi pemadam kemarahan daripada menyalakan kemarahan.

Menjaga sikap, perilaku, ucapan, dan kata-kata haruslah menjadi bagian dari sopan-santun keberadaan kita dalam hidup ini. Kita mungkin tidak sempurna, mungkin sangat banyak kekurangan di dalam diri kita, tetapi kita secara sadar masih mampu menyiapkan diri kita untuk hidup sepenuhnya dalam energi positif. Tumbuhkan pikiran yang selalu berpikir hal-hal baik dan penuh kasih. Tumbuhkan emosi yang selalu membersihkan dan menyembuhkan hati dari luka apa pun. Jangan membiarkan diri kita mengkontribusikan kemarahan dan kebencian dalam perselisihan atau perbedaan. Tumbuhkan diri sejati dalam energi positif yang membuat hidup kita selalu bahagia, damai, tenang, sejahtera, dan bugar.

Kemarahan yang berlebihan di dalam diri kita akan mengundang berbagai macam jenis penyakit hati dan fisik. Jelas, berbagai macam penyakit itu akan merugikan diri kita sendiri, kita juga akan kehilangan kesehatan dan kedamaian hidup. Kita akan kehilangan energi baik untuk kehidupan yang lebih sejahtera dan indah. Jadi, tidak perlu segala sesuatu kita meresponnya dalam kemarahan. Tidak ada baiknya energi kemarahan bagi hidup kita. Kita membutuhkan sangat banyak energi positif agar hidup kita menjadi lebih indah dan penuh berkah. Di samping itu, energi positif kita mampu membawa kebaikan dan kedamaian pada situasi kehidupan yang sulit. Intinya, berlatihlah setiap saat untuk merubah kemarahan menjadi energi positif yang membawa kedamaian bagi diri kita.

Ketika kita mampu mengendalikan kemarahan dan bertindak dengan sikap baik, maka kita sudah membuka jalan untuk menghadirkan segala kebaikan ke dalam hidup kita. Kita harus yakin bahwa semua peristiwa dalam kehidupan terjadi karena kehendak Tuhan. Oleh karena itu, ketika kita berhadapan dengan situasi yang kita rasakan kurang adil, maka tidak perlu merespon dengan kemarahan, tetapi merespon dengan kesadaran bahwa apa pun yang terjadi pasti karena kehendak Tuhan. Karena kita hanya menggantungkan hidup pada Tuhan, maka kita harus mencari kebaikan dan keindahan dari kehendak Tuhan yang sedang kita hadapi tersebut.

Kita tidak mungkin mampu menolak kemarahan untuk bertamu ke dalam diri kita, tetapi kita pasti mampu untuk tidak memberikan kekuatan dan perhatian pada kemarahan kita tersebut. Kesadaran kita harus memimpin atas emosi dan pikiran kita. Kemarahan yang bertamu ke dalam diri harus kita respon dengan positif. Jangan membiarkan pikiran menyatu dalam emosi kemarahan. Pisahkan pikiran dari kemarahan. Keluarkan pikiran dari kesatuannya dengan emosi kemarahan. Fungsikan pikiran sebatas sebagai pengamat dengan kekuatan energi positif. Pikiran sangat liar dan selalu akan mencoba menggunakan ego dan kecerdasan untuk mempertajam kemarahan tersebut. Kendalikan pikiran jangan sampai ia menggunakan kemarahan untuk membuat diri kita menjadi lebih tidak berdaya menghadapi kemarahan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGIKAT PIKIRAN DALAM KEYAKINAN POSITIF

“Jika kita tidak menjaga pikiran dalam keyakinan positif, maka pikiran yang tercemar oleh keyakinan negatif akan membawa penderitaan ke dalam hidup kita.”~Djajendra

Kita harus selalu membawa kembali pikiran ke dalam kendali keyakinan positif. Kita semua sadar bahwa kita hidup di dunia yang tidak hanya dikuasai oleh keyakinan positif, tetapi keyakinan negatif juga sangat berkuasa. Setiap hari energi kemarahan, ketakutan, keserakahan, kebencian, dendam, kekerasan, dan berbagai macam energi negatif lainnya berkontribusi dari tindakan yang dihasilkan oleh orang-orang dengan keyakinan negatif. Sesungguhnya hidup ini indah dan sangat banyak kebaikan yang Tuhan berikan untuk kedamaian hidup kita. Tetapi, keyakinan negatif yang dikontribusikan oleh pikiran negatif menjadikan hidup ini tidak indah dan tidak damai. Pikiran sangat suka merespon dan mudah terpengaruh oleh energi negatif. Pikiran selalu mencoba menilai, menghakimi, dan menemukan apa yang seharusnya sehingga tanpa sadar terlibat dalam kekuatan keyakinan negatif. Jika kita tidak menjaga pikiran dalam keyakinan positif, maka pikiran yang tercemar oleh keyakinan negatif akan membawa penderitaan ke dalam hidup kita.

Kebahagiaan dan kedamaian hidup adalah inti dari keyakinan positif. Keyakinan positif selalu fokus menuju kehidupan yang lebih indah dalam rasa syukur. Keyakinan positif juga selalu mengkontribusikan energi positif dalam bentuk ketenangan, belas kasih, memaafkan, kebaikan, kepedulian, kegembiraan, kesejahteraan, cinta, kasih sayang, pengampunan, keikhlasan, berbagi, kedamaian, menghormati, empati, toleransi, dan semua hal lain yang mendatangkan kebahagiaan bagi hidup kita. Arti kesuksesan bagi keyakinan positif adalah memiliki kehidupan yang damai, indah, bahagia, sehat, dan sejahtera. Keyakinan positif tidak akan terjebak dalam kehidupan untung dan rugi. Keyakinan positif sangat peduli kepada dirinya yang setiap saat hidup dalam kegembiraan dan menikmati semua kebaikan Tuhan. Keyakinan positif selalu ikhlas dengan masa lalu dan tidak merencanakan apa pun untuk masa depan. Keyakinan positif menjaga hari ini dalam rasa bahagia dan damai, sehingga tidak membiarkan masa lalu dan masa depan merusak keindahan hidup pada hari ini.

Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteraan hidup kita. Hidup kita adalah hak penuh kita; kita yang sangat bertanggung jawab untuk kebahagiaan, kedamaian, keindahan, kesejahteraan, dan kenikmatan hidup kita. Tidak boleh kita menyalahkan orang lain atas ketidakbahagiaan kita. Tidak boleh kita menyalahkan orang lain atas kurangnya kesejahteraan hidup kita. Tidak boleh kita membandingkan hidup kita dengan siapa pun. Setiap orang memiliki perjalanan hidupnya sendiri yang tidak mungkin kita memahaminya. Jangan mengurusi kehidupan pribadi orang lain. Jika ada orang lain mencoba mengurusi hidupmu, jangan direspon, abaikan saja dengan ikhlas. Gunakan waktu dan energi untuk mengurusi kehidupan diri sendiri yang sehat, bugar, rendah stres, percaya diri, merawat ketenangan pikiran, merawat kebahagiaan, serta meningkatkan kualitas diri untuk mendapatkan kesejahteraan diberbagai bidang kehidupan.

Kehidupan yang damai, indah, bahagia, sejahtera, dan bugar tidak ditentukan oleh siapa pun di luar diri kita. Semua itu sudah ada di dalam diri kita, kita hanya perlu menyadarinya dan melatihnya dengan sungguh-sungguh agar kita memilikinya di sepanjang kehidupan kita. Berhentilah untuk merencanakan terlalu banyak. Berhentilah untuk berpikir terlalu banyak. Berhentilah untuk berandai-andai dalam hidup. Berhentilah untuk mengetahui semua jawaban dari kehidupan. Berhentilah untuk menanggapi semua masalah di dunia. Tidak perlu terlalu reaktif dengan hal-hal di luar diri kita. Hilangkan stres dengan latihan menerima realitas, jangan membiarkan kekhawatiran dan ketakutan menguasai diri, jadilah diri sendiri yang hadir sepenuhnya untuk hidup bahagia dan damai. Terimalah semua pikiran dan perasaan yang bertamu ke dalam hidup kita, tetapi jangan memberikan perhatian dan kekuatan kepada pikiran dan perasaan negatif.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

FISIK YANG BUGAR DAN MENTAL YANG HEBAT

“Fisik yang bugar dan mental yang hebat mampu mengalahkan semua perasaan dan pikiran yang berpotensi menghalangi kita untuk mencapai hasil terbaik.”~Djajendra

Sudah menjadi jalan hidup bagi siapa pun untuk menghadapi berbagai tantangan dan rintangan di sepanjang hidup. Siapa pun kita, di mana pun kita berada, kita tercipta sebagai seorang pejuang yang hebat untuk keberhasilan kita dalam hidup. kita membutuhkan mental yang hebat dengan ketenangan dan kepercayaan diri untuk menghasilkan solusi di sepanjang hidup.

Tujuan sebenarnya dari tantangan, rintangan, dan kesulitan adalah menjadikan kita lebih baik dari sebelumnya. Tetapi; jika kita putus asa, khawatir, takut, jatuh dalam ketidakberdayaan, dan tidak memiliki keyakinan untuk menemukan solusi; maka, kehidupan kita akan mundur dan menjadikan nasib kita semakin tidak baik.

Dalam situasi yang paling sulit, kita tidak boleh menyerah pada kesulitan, tetapi semakin menguatkan mental kemenangan untuk membangun kepercayaan diri dan keyakinan yang kuat. Kesulitan yang luar biasa tidak boleh memadamkan semangat hidup. Kita harus tetap fokus pada tugas, kemampuan, keterampilan, dan menguatkan mental pemenang sebagai pejuang yang siap terlibat dalam proses menemukan solusi terbaik.

Mengalami kegagalan dalam upaya dan kerja keras adalah lebih baik daripada malas dan tidak mau melakukan apa pun. Jangan membiarkan pikiran terombang-ambing dalam keraguan dan ketakutan. Setiap orang yang hidup akan mengalami kehidupan yang senang dan tidak senang, bahagia dan tidak bahagia, berhasil dan tidak berhasil. Semua itu memberikan pengalaman yang baik untuk kehidupan kita di masa depan.

Hidup ini seperti pelajaran seni yang membutuhkan kreativitas dan inovasi tanpa batas. Hidup juga tidak sebatas pikiran karena pikiran tidak mampu menciptakan kepastian. Pikiran harus terhubung dengan kesadaran agar mampu membangun mental yang hebat untuk mengatasi kehidupan yang tidak pasti.

Menjadi satu dengan kegiatan kita. Terlibatlah dalam setiap kegiatan hidup dengan hati dan semangat tinggi. Berikan perhatian penuh dalam disiplin dan ketekunan yang tidak terhenti. Keberhasilan adalah tentang kedalaman fokus untuk mencapai tujuan. Semakin fokus terhadap sebuah upaya dan kerja keras, semakin mudah keberhasilan itu diciptakan. Emosi, gairah, pikiran, tubuh, semangat, disiplin, dan ketekunan harus mampu menjadi satu kekuatan untuk membantu kreativitas yang bersumber dari hati dan kesadaran tertinggi.

Perjuangan dan kerja keras sehari-hari membutuhkan fisik yang bugar dan mental yang hebat. Fisik yang bugar memungkinkan kita memiliki tenaga yang hebat dalam setiap tindakan. Mental yang hebat memungkinkan kita mudah mengendalikan emosi negatif, pikiran yang lemah, dan semua tantangan. Fisik yang bugar dan mental yang hebat mampu mengalahkan semua perasaan dan pikiran yang berpotensi menghalangi kita untuk mencapai hasil terbaik.

Penguatan mental merupakan kemampuan untuk memisahkan pikiran dari berbagai peristiwa hidup. Sebab, mental yang lemah bersumber dari pikiran yang tidak terkendali. Mental yang lemah terjadi ketika pikiran tidak membantu jiwa dan tubuh. Ketika pikiran terkendali dalam kesadaran tertinggi, maka pikiran mampu memanfaatkan potensi dan semua energi sukses untuk menghasilkan yang terbaik. Oleh karena itu, pikiran harus dipisahkan dari berbagai peristiwa hidup dan menempatkan pikiran untuk berada dalam kendali kesadaran tertinggi, serta memfungsikan pikiran sebagai pengamat yang jujur dengan dirinya sendiri.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PIKIRAN KITA ADALAH BENIH KEHIDUPAN KITA

“Walaupun pikiran-pikiran kita tak terlihat, tetapi mereka akan memperlihatkan wujudnya melalui karakter dan kepribadian kita.”~Djajendra

Pemikiran kita akan menjadi benih-benih yang disimpan dalam potensi kita, kemudian benih-benih tersebut akan tumbuh menjadikan diri kita. Setiap pikiran kita yang kuat, yang terus-menerus terjadi di dalam diri kita akan menjadi karakter kita. Kita adalah pikiran yang terus-menerus muncul di sepanjang kehidupan kita. Kebahagiaan, kedamaian, keindahan, dan kesejahteraan hidup kita sangat ditentukan oleh jenis pikiran yang terus-menerus muncul dalam hidup kita. Jika jenis pikiran positif yang setiap momen muncul, maka kita akan menikmati kehidupan yang indah dan sejahtera. Tetapi, sebaliknya, jika jenis pikiran negatif yang setiap momen muncul, maka kita akan melihat kehidupan yang tidak adil dan tidak baik bagi hidup kita.

Jangan bermain-main dengan pemikiran kita. Jika kita membiarkan pemikiran kita tanpa kendali dan asal berpikir saja, maka semua yang bersumber dari asal berpikir itu akan membentuk karakter kita. Kita akan memiliki karakter yang mungkin kita sendiri tidak menyukainya. Hal ini berdampak kepada kepribadian kita yang palsu dan tidak konsisten di sepanjang hidup. Mungkin kita menjadi seseorang yang membenci diri sendiri, tidak suka dengan realitas diri kita, selalu stres dan mudah meledakan kemarahan. Kita menjadi orang asing di dalam diri kita sendiri, sehingga sulit mengenal dan memahami diri sendiri. Jadi, sangat penting untuk mengenali setiap pemikiran kita. Jika ada pemikiran kita yang berpotensi merugikan hidup kita, maka kita harus menghindarinya. Pengendalian pikiran menjadi sangat penting jika kita ingin menjadi diri sendiri yang otentik.  

Pikiran adalah benih yang akan tumbuh untuk menciptakan sikap, perilaku, karakter, dan tindakan kita. Jika pikiran-pikiran negatif menguasai diri kita; maka semua tindakan kita berpotensi melanggar etika, moralitas, norma dan hukum dalam kehidupan. Pikiran-pikiran positif yang berlandaskan cinta, kepedulian, sopan-santun, empati, toleransi, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kerja keras akan menciptakan tindakan yang membawa sukacita dan kedamaian bagi semua orang. Intinya, setiap tindakan kita muncul dari pikiran-pikiran kita yang tersembunyi di alam bawah sadar kita. Setiap tindakan kita tidak mungkin muncul tanpa dari pikiran yang sudah berubah dari benih menjadi tindakan. Jadi, tidak ada hal spontan atau tidak direncanakan. Apa pun tindakan yang kita lakukan adalah benih pikiran yang sudah tumbuh dan mekar di dalam diri kita. Jika benih-benih pikiran baik yang mekar, hasinya sukacita; sebaliknya, jika benih-benih pikiran buruk yang mekar, hasilnya penderitaan. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kesadaran tertinggi kita agar mampu setiap saat memikirkan hal-hal positif di sepanjang kehidupan kita, sehingga pemikiran positif tersebut berakumulasi menjadi kekuatan, yang memberikan kebahagiaan dan kedamaian hidup bagi kita dari dalam diri kita.

Indah dan tidak indahnya hidup kita ditentukan oleh pemikiran-pemikiran kita. Jalan hidup kita ditentukan oleh pemikiran-pemikiran kita. Masa depan kita ditentukan oleh pemikiran kita. Kita adalah apa yang kita pikirkan terus-menerus. Kita tumbuh oleh sebab dan akibat dari pemikiran kita. Tidak mungkin hidup kita menjadi bahagia dan damai jika setiap hari kita memiliki pikiran tentang kebencian, iri hati, berbohong, kemarahan, curiga, khawatir, takut, merendahkan orang lain, dan pikiran-pikiran negatif yang lainnya. Pikiran kita tak tergoyahkan dalam menciptakan karakter dan kepribadian kita. Walaupun pikiran-pikiran kita tak terlihat, tetapi mereka akan memperlihatkan wujudnya melalui karakter dan kepribadian kita. Karakter dan kepribadian yang baik dihasilkan dari kesadaran tertinggi kita, yang setiap momen menanam pikiran-pikiran positif ke dalam diri sendiri. Pikiran-pikiran positif yang dijaga dan dirawat secara terus-menerus dari upaya berkelanjutan di sepanjang hidup kita, akan menciptakan diri kita yang asli dengan kehidupan yang indah dan sejahtera.

Kita menciptakan hidup kita melalui pemikiran kita. Pemikiran buruk kita akan tumbuh dan mekar untuk menghancurkan diri kita dari dalam. Pemikiran baik kita akan tumbuh dan mekar untuk mensejahterakan diri kita dari dalam. Bahagia dan tidak bahagianya hidup kita dihasilkan dari pemikiran kita, bukan oleh orang di luar diri kita. Jadi, setiap pemikiran negatif adalah senjata yang sangat berbahaya bagi masa depan kita. Cara menggunakan pikiran untuk melihat kehidupan haruslah melalui kesadaran tertinggi kita. Jika pikiran tidak digunakan melalui kesadaran tertinggi, maka penyalahgunaan pikiran akan terjadi. Hal ini akan menjadi kebiasaan yang tidak kita sadari, sehingga kehidupan yang tak kita inginkan tercipta dan menguasai kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

DIRI KITA YANG MENCIPTAKAN KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA

“Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Kebahagiaan di tempat kerja memberi pengaruh yang besar untuk keberhasilan semua orang. Setiap pribadi yang mampu mengkontribusikan energi positif melalui pikiran positif dan perilaku etis menjadikan kehidupan di tempat kerja selalu bahagia dan berkinerja tinggi. Berhentilah untuk meminta kebahagiaan dari orang lain. Tidak ada seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan bagi kita di tempat kerja. Sebab, kebahagiaan itu sendiri ada di dalam diri kita masing-masing, ada dalam cara berpikir kita, sehingga sangat keliru jika kita menunggu kebahagiaan dari sikap dan perilaku orang lain.

Kita adalah pekerjaan yang sedang berlangsung. Kita adalah bagian dari proses kerja menuju tujuan dan untuk mencapai target. Dalam proses kerja, kita menjadi bagian dari sistem yang berkontribusi sebatas tugas dan tanggung jawab, tidak sekaligus kita harus mengerjakan semua hal, kita hanya menjadi bagian terkecil dalam visi dan misi besar organisasi. Jadi, tidak perlu menghabiskan energi dan emosi untuk hal-hal di luar tugas dan tanggung jawab. Hadirlah ke tempat kerja dengan hati yang penuh sukacita, dan berikan perhatian penuh untuk menyelesaikan tugas dengan kompetensi terbaik yang dimiliki.

Setiap orang memiliki perilaku, sikap, cara berpikir, dan emosi yang tidak mungkin untuk disamakan. Kita semua berbeda dan tidak perlu memaksakan diri agar orang lain menjadi sama seperti diri kita. Keunikan dan perbedaan adalah kekayaan yang harus kita manfaatkan untuk mencapai hal-hal terbaik. Tidak perlu memperdebatkan atau mempersoalkan hal-hal yang tidak sama dengan diri kita. Jika kita terlalu mengurusi kepribadian orang lain yang bertentangan dengan kepribadian kita, maka kita akan menghabiskan waktu dan energi dalam ketidakbahagiaan.

Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati. Kita tahu bahwa setiap orang memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Perbedaan ini jika tidak tunduk pada sistem dan nilai-nilai kerja, maka potensi konflik akan merusak pencapaian kinerja terbaik. Hal ini juga akan menciptakan cara berpikir dan emosi yang menghilangkan rasa damai dan kebahagiaan di tempat kerja. Kepatuhan dan ketaatan pada nilai-nilai kerja, sopan santun, etika, komunikasi positif mampu menciptakan energi positif di lingkungan kerja. Energi positif yang terus-menerus berakumulasi dari kebahagiaan setiap individu akan menciptakan kehidupan kerja yang kooperatif, kompetitif, kreatif, inovatif, dan bahagia.

Kebahagiaan dalam pekerjaan dapat kita rawat jika kita mampu dan penuh semangat untuk merealisasikan potensi diri, serta setiap saat menjaga kepercayaan diri dan ketekunan dengan sepenuh hati. Di samping itu, kita juga harus sadar bahwa diri kita dikuasai dua jenis energi, yaitu: energi positif dan energi negatif. Keduanya abadi di dalam diri kita sampai kapan pun. Kesadaran kita bertugas untuk menguatkan energi positif di setiap momen kehidupan. Kesadaran kita tidak boleh memberikan ruang seinci pun untuk kebangkitan energi negatif di dalam diri kita. Ini mungkin akan menjadi tugas seumur hidup kita untuk menggunakan kesadaran agar energi negatif tidur nyenyak dan tidak mampengaruhi jalan kehidupan kita.

Tantangan dan kesulitan adalah vitamin untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi. Jangan gelisah, khawatir, takut, dan mengorbankan kebahagiaan saat kesulitan memperburuk keadaan. Jika di masa sulit mampu menjaga diri dengan energi positif yang kuat, kita akan tetap hebat dan tak kehilangan kebahagiaan. Jadi, setiap saat secara sadar tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri. Apa pun cobaan dan kesulitan yang berusaha menggagalkan kerja keras kita, jangan dibiarkan dalam energi negatif. Jaga pikiran, emosi, dan suara hati dalam kebahagiaan. Jangan memiliki pikiran yang mudah dipengaruhi oleh kekuatan buruk dari luar diri. Jangan menjadi mangsa orang-orang negatif yang hidup di sekitar kita. Jangan mencoba mencari kesalahan dan kekurangan siapa pun. Kebahagiaan tercipta dari aliran energi positif di dalam diri yang kuat dan selalu positif saat berinteraksi dengan energi negatif.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENEMUKAN KEMBALI SEMANGAT HIDUP

“Sangat wajar kalau kita mengalami masalah dalam kehidupan. Tetapi yang tidak wajar itu adalah saat kita dibawa ke dalam kegelapan dan rasa putus asa.”~Djajendra

Semangat hidup adalah jalan untuk menemukan solusi terbaik. Berbagai macam persoalan hidup menjadi bagian dari kehidupan yang harus kita jalani. Suka atau tidak, setiap orang memiliki masalah dalam hidupnya. Masalah yang terkait dengan kesehatan, keuangan, hubungan, kehilangan, kemarahan, dan sangat banyak persoalan-persoalan hidup yang menjadikan kita kehilangan semangat hidup. Semangat hidup suka menyerah pada kesulitan, kegagalan, dan tantangan. Padahal semangat hidup dibutuhkan agar kita mampu menemukan solusi terbaik.

Sangat wajar kalau kita mengalami beberapa masalah dalam kehidupan. Tetapi yang tidak wajar itu adalah saat kita dibawa ke dalam kegelapan dan rasa putus asa. Masalah kehidupan tidak lebih merupakan bagian dari perjalanan hidup yang bersifat sementara. Saat masalah muncul kita harus fokus untuk menguatkan diri dan menemukan kembali semangat hidup kita yang terhebat. Kita harus bangkit dengan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati, sehingga kekuatan dari dalam diri mampu membantu mengeluarkan kita dari masalah dan kesulitan.

Orang-orang yang tidak memiliki semangat hidup akan membiarkan hidupnya dipermainkan oleh berbagai macam rintangan dan kesulitan. Mereka yang menyerah menjadi tidak berdaya untuk kembali ke kehidupan yang produktif. Semangat hidup adalah kunci untuk bangkit kembali dari kesulitan. Jangan pernah kehilangan semangat hidup walau realitas kehidupan membuat kita dalam kesulitan. Tumbuhkan kesadaran bahwa kehidupan ini untuk dijalani dengan penuh kegembiraan. Jika dalam perjalanan ada masalah dan kesulitan, jangan pernah mengurangi kegembiraan dan ketenangan pikiran. Karena kegembiraan dan ketenangan pikiran adalah sumber energi positif yang mampu mengeluarkan kita dari masalah.

Terangi diri dengan cahaya optimisme agar semua ketidakmampuan hilang. Cahaya optimisme di dalam diri mampu menemukan sumber kekuatan dan potensi terbaik untuk mengeluarkan kita dari kesulitan. Jangan pernah ada kegelapan dan kesulitan yang hidup di dalam diri. Jika kita menghabiskan seluruh hidup kita dalam kegelapan dan kesulitan, maka kita tidak pernah melihat keindahan. Hidup ini indah dan nikmat jika kita mampu menerangi pemikiran kita dengan energi positif. Energi positif di dalam diri mampu menemukan semangat hidup, sehingga tidak ada masalah atau kesulitan yang tidak diatasi oleh semangat hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGARAHKAN PIKIRAN UNTUK KEBAHAGIAAN HIDUP

“Semua masalah dan persoalan dalam hidup terjadi karena kita tidak mampu mengarahkan pikiran untuk melihat hal-hal baik.”~Djajendra

Apakah sudah menggunakan pikiran sebagai alat untuk mendapatkan kebahagiaan dan kedamaian hidup? Ketika kita tidak mampu mengendalikan pikiran, maka pikiran akan mengendalikan hidup kita. Pikiran menentukan baik buruknya kehidupan yang kita jalani. Semua masalah dan persoalan dalam hidup terjadi karena kita tidak mampu mengarahkan pikiran untuk melihat hal-hal baik. Pikiran kita bisa menjadi teman terbaik atau musuh terburuk. Oleh karena itu, kita tidak boleh membiarkan pikiran menjemput memori buruk dari masa lalu dan menciptakan ketakutan tentang hari esok. Kehidupan bahagia dan damai adalah produk dari pikiran positif yang fokus untuk menikmati keindahan pada momen sekarang.

Pikiran menguasai panca indera dan kesadaran yang mampu menguasai pikiran. Pekerjaan utama kita dalam hidup adalah menjaga dan mengarahkan pikiran untuk selalu melihat hal-hal yang indah dan positif. Jika kita tidak sadar tentang kekuasaan besar yang dimiliki oleh pikiran atas hidup kita, maka jalan hidup kita selalu terombang-ambing tanpa arah. Pikiran yang tidak terkendali akan membuat kita kehilangan kemampuan untuk menemukan kebahagiaan dan kedamaian dalam hidup. Pikiran yang tidak dibuat sejalan dengan tujuan hidup akan menciptakan arahnya sendiri dan membuat kita selalu gagal dalam segala hal. Jadi, setiap momen kita harus sadar bahwa pikiran tidak boleh dibiarkan mengundang penderitaan ke dalam hidup kita. Jiwa kita selalu ingin kebahagiaan dan kedamaian. Pikiran tidak boleh dibiarkan membawa penderitaan bagi jiwa yang suka kebahagiaan dan kedamaian.

Kita membutuhkan pikiran kreatif yang optimis dan positif tentang kehidupan yang kita jalani. Kita membutuhkan pikiran kreatif yang kukuh untuk menciptakan kebahagiaan dan kedamaian bagi hidup kita. Sedangkan sifat pikiran adalah selalu goyah, tidak stabil, tidak tenang, mudah terpengaruh, dan tidak memiliki kepastian. Jalan hidup kita sangat dipengaruhi oleh pikiran, tetapi kita tidak boleh mengandalkan pikiran sebagai kekuatan yang mengarahkan hidup kita, karena sifat pikiran mudah goyah dan tidak tenang. Oleh karena itu, kita harus mengandalkan kesadaran jiwa kita dalam setiap langkah di sepanjang perjalanan hidup yang kita inginkan. Pikiran harus terus menerus dibersihkan dari lapisan-lapisan energi negatif yang sejak lama sudah tersimpan di dalam memori bawah sadar dan sadar. Selama lapisan-lapisan energi negatif tidak dibersihkan, pikiran positif sulit kita miliki. Semua lapisan energi negatif di dalam pikiran memiliki sifat buruk yang menghambat kita untuk merasakan kebahagiaan dan keindahan hidup.   

Pikiran tidak boleh dibiarkan menjadi tuan bagi jiwa kita. Pada dasarnya semua sifat pikiran menciptakan kelemahan bagi kehidupan jiwa. Jiwa membutuhkan kebahagiaan dan tidak pernah menginginkan penderitaan, tetapi sifat pikiran tidak peduli tentang kebahagiaan dan penderitaan. Sifat pikiran sangat liar dan tidak memiliki empati untuk menjaga kebutuhan jiwa. Oleh karena itu, kesadaran kita harus dikuatkan agar mampu mengontrol dan mengarahkan pikiran. Kesadaran harus benar-benar kuat dan memiliki pengetahuan yang luas untuk bisa mengatur pikiran. Pikiran harus diatur, diarahkan, dan dilatih untuk melayani kebahagiaan jiwa. Jadi, kesadaran dan kebijaksanaan harus bersatupadu untuk mengarahkan pikiran agar berjalan di jalan yang dibutuhkan oleh jiwa. Jika kesadaran dan kebijaksanaan sudah mampu mengendalikan panca indera, maka pikiran mampu dikendalikan dan digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMILIKI PIKIRAN YANG INDAH

“Jika kita kehilangan kesehatan oleh pikiran yang cemas dan takut dengan masalah hidup, maka itu sama saja membiarkan harta terpenting hilang dan menciptakan penderitaan.”~Djajendra

Pikiran sangat mudah terpengaruh dengan realitas hidup yang bermasalah. Ketika perjalanan hidup tidak berjalan dengan baik dan menimbulkan masalah, maka pikiran akan memiliki masalah dan beban yang berat. Pikiran yang bermasalah akan menciptakan stres dan penderitaan. Jika pikiran tidak dikendalikan dalam energi positif, maka kehidupan akan dijalani dalam penderitaan dan kecemasan yang berlebihan. Oleh karena itu, pikiran perlu dijaga dan dirawat dalam kegembiraan hidup. Pikiran yang damai, tenang, dan gembira adalah kekayaan sejati. Pikiran yang damai, tenang, dan gembiran adalah sumber kenikmatan hidup. Jangan membiarkan pikiran dikendalikan oleh masalah dan kesulitan hidup. Latih pikiran untuk selalu bersyukur, ikhlas, gembira, dan menerima apa pun kenyataan hidup.

Memiliki pikiran yang indah dalam menghadapi situasi dan keadaan hidup adalah kunci kebahagiaan. Kemampuan untuk menikmati apa pun situasi hidup adalah hadiah terbesar yang ditawarkan kehidupan bagi kita. Jelas, orang yang mampu menikmati hidup dalam situasi apa pun adalah orang yang sadar bahwa dirinya bukan siapa-siapa dan tidak berdaya untuk mengatasi semua masalah hidup. Keterbatasan dan ketidakmampuan adalah milik setiap manusia, sehingga tidak boleh dibiarkan untuk membebani pikiran. Pikiran harus dilatih untuk melihat hal-hal indah dalam setiap situasi hidup. Pikiran harus dilatih untuk melihat keindahan dalam masalah yang sedang dihadapi.

Hidup setiap orang terikat dengan tanggung jawab dan kewajiban. Setiap hari kita semua memiliki tanggung jawab dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Jika semuanya lancar, maka tanggung jawab dan kewajiban dengan mudah dapat dilaksanakan. Persoalannya, hidup itu tidak selalu berjalan sesuai rencana kita. Kadang-kadang, semua rencana dan upaya menciptakan masalah, sehingga kita kesulitan untuk memenuhi tanggung jawab dan kewajiban. Saat tanggung jawab dan kewajiban tidak mampu kita penuhi, maka saat itu pikiran merasa terancam dan menghilangkan rasa damai dalam diri. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, maka hal pertama yang dirusak adalah kesehatan kita dan juga hilangnya kebahagiaan hidup. Padahal kesehatan kita adalah harta yang paling penting untuk dijaga dan dirawat. Jika kita kehilangan kesehatan oleh pikiran yang cemas dan takut dengan kenyataan hidup, maka itu sama saja membiarkan harta terpenting hilang dalam penderitaan hidup.

Sesulit apa pun masalah dan persoalan hidup yang sedang dihadapi semua itu hanya bersifat sementara. Hidup kita ini sementara dan sangat singkat, sehingga tidak perlu dibebani dengan penderitaan yang berlebihan. Kita di dunia ini untuk menikmati maha karya Tuhan dengan gembira dan rasa syukur.Tidak ada apa pun yang kita miliki di dunia ini kecuali rasa gembira dan hati yang damai. Kita hadir ke dunia tidak membawa apa-apa dan akan meninggalkan dunia tanpa membawa apa-apa. Harta kita yang sejati itu dalam bentuk kesehatan, kebahagiaan, kedamaian, ketenangan, kesejahteraan, dan keindahan pikiran atas apa pun yang dihadapi. Jadi, ketika ada masalah dan persoalan hidup yang rumit, maka belajar untuk mengalihkan pikiran dari semua masalah dan persoalan hidup. Ketika kita benar-benar sudah tidak berdaya dan tidak mampu, menyerahlah pada kehendak Tuhan dan membiarkan masalah tersebut terselesaikan sesuai kehendak Tuhan.

Setiap hari fokuskan pikiran hanya untuk melihat hal-hal terindah yang membawa sukacita ke dalam hati. Satu masalah hidup tidak boleh merusak jutaan kebaikan hidup yang Tuhan berikan setiap hari kepada kita. Walaupun tanggung jawab dan kewajiban mendesak dengan ancaman, kendalikan dan alihkan pikiran untuk merasakan kedamaian dan ketenangan hidup. Tidak perlu membawa beban yang berat di sepanjang hidup. Biarkan beban itu berada di luar diri kita. Ketika sudah mampu selesaikan beban berat tersebut. Ketika belum mampu isi energi positif sebanyak-banyaknya ke dalam diri dan nikmati keindahan hidup.

Ketika energi positif menguasai pikiran, kecerdasan, ingatan, ego, tubuh, dan emosi kita; maka, batin kita penuh dengan kedamaian, dan semua masalah atau persoalan akan mudah terselesaikan. Nikmati semua proses hidup dalam segala situasi dengan kesenangan dan kesabaran. Miliki niat dan tekad untuk menjaga kedamaian hati dan pikiran yang tenang saat menghadapi apa pun persoalan hidup. Katakan kepada diri sendiri bahwa hidup ini singkat dan sementara, sehingga tidak boleh dibiarkan dalam penderitaan dan kekacauan. Kuatkan energi positif di dalam diri untuk menenangkan situasi kacau dan tingkatkan kekuatan suara hati yang positif untuk menenangkan pikiran yang bermasalah. Pikiran menjadi bermasalah karena dia pikir bahwa hidup ini akan berjalan sesuai rencana dan keinginannya. Perlu dipahami bahwa hidup tidak akan pernah berjalan sesuai keinginan. Ketidakpastian dan kesulitan akan hadir untuk merubah jalan hidup dari keinginan menuju kenyataan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGGUNAKAN EMPAT KEKUATAN DENGAN BIJAK

“Fokuskan hidup ke dalam diri dan temukan diri sejati.”~Djajendra

Setiap orang memiliki anugerah dalam bentuk pikiran, kecerdasan, ingatan, dan ego. Keempat anugerah ini menentukan cara kita menjalani hidup. Keempat anugerah ini adalah kekuatan yang menentukan jalan hidup kita. Jika kita tidak memiliki kesadaran dan kebijaksanaan dalam menggunakan keempat anugerah ini, maka kita selalu terjebak dalam kehidupan yang tidak nyaman dan tidak menyenangkan hati. Jadi, kita harus sadar dan mau belajar lebih banyak lagi tentang diri kita sendiri. Semua persoalan hidup muncul karena kita tidak mampu memahami diri kita sendiri. Memperhatikan diri sendiri artinya memperhatikan pikiran, ingatan, kecerdasan, ego, dan tubuh kita dengan sungguh-sungguh. Kebahagiaan dan kedamaian hidup bukan bersumber dari luar diri kita, tetapi dari kemampuan kita untuk mengelola keempat kekuatan di dalam diri dengan bijaksana.

Pikiran, kecerdasan, ingatan, dan ego adalah empat kekuatan yang membentuk jati diri kita. Keempatnya berada di dalam diri kita. Walaupun keempatnya berada di dalam diri kita, tetapi mereka berbeda dan masing-masing menjalankan fungsinya secara otomatis. Keempatnya bisa kita kendalikan dan menjaganya dalam keharmonisan jika kita memiliki kesadaran tingkat tinggi. Kesadaran, pengetahuan, dan kebijaksanaan adalah kunci untuk memanfaatkan keempat anugerah tersebut bagi kehidupan kita yang indah dan damai. Jika keempat kekuatan itu tidak harmonis di dalam diri kita, maka hidup kita penuh dengan tekanan dan permasalahan yang berat. Semua hal kecil akan kita jadikan sebagai masalah dalam hidup kita, sehingga akhirnya hari-hari kita akan terbuang sia-sia dalam penderitaan dan kekurangan. Oleh karena itu, kita harus benar-benar memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk mengelola keempat kekuatan tersebut agar dapat menjadi fondasi yang kuat untuk kebahagiaan hidup kita.

Kita harus mengenal diri kita sendiri melalui cara kerja pikiran kita, cara kerja kecerdasan kita, cara kerja ingatan kita, dan cara kerja ego kita. Kita juga harus memahami dan memiliki pengetahuan untuk mengelola keempat kekuatan tersebut agar memberikan kebahagiaan dan keindahan bagi hidup kita. Ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, adalah produk yang dihasilkan dari keharmonisan keempat kekuatan tersebut. Pikiran memiliki kekuatan untuk memproyaksikan tujuan atau visi. Kecerdasan memiliki kekuatan untuk melakukan analisis dan menarik kesimpulan. Ingatan mengingat kembali semua informasi dan pengetahuan yang tersimpan di alam bawah sadar dan alam sadar kita. Ego mewakili kepentingan diri sendiri dan juga mewakili motivasi diri agar tujuan dan keinginan bisa segera diwujudkan. Mengenal diri sendiri dan berdialog dengan diri sendiri menjadi sangat penting agar keempat kekuatan tersebut dapat kita manfaatkan dengan bijak dan optimal. Jadi, setiap hari kita perlu memberikan perhatian yang besar untuk meningkatkan kualitas dari keempat kekuatan tersebut. Karena waktu kita terbatas, maka kita harus mengurangi pemborosan waktu untuk hal-hal yang tidak penting dari luar diri kita. Fokuskan hidup ke dalam diri dan temukan diri sejati. Hanya diri sejati yang mampu menguatkan kesadaran untuk menciptakan keseimbangan dan keharmonisan di dalam dirinya.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

Older posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑