DJAJENDRA CORPORATE MOTIVATOR

Leadership Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Archive for the ‘artikel etos kerja’ Category

Jul
24

jayoo7 Bila kesibukan sehari-hari Anda membuat meja kerja Anda selalu penuh dengan tumpukkan pekerjaan yang belum terselesaikan, maka saatnya Anda melakukan interospeksi diri untuk menata ulang semua kekacauan dan ketidakdisiplinan diri Anda itu dengan pikiran yang jernih. Hanya dalam ketenangan Anda dapat berpikir jernih untuk menyelesaikan pekerjaan didepan mata Anda dengan hasil maksimum.

Bila Anda tidak mampu membuat pikiran Anda tenang dan jernih untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab pekerjaan Anda, Anda  akan selalu hidup dengan pola kerja yang bermental menunda-nunda tugas dan tanggung jawab.

Periksa kembali semua tumpukkan kertas dan dokumen di meja kerja Anda, lalu mulailah susun serapi mungkin dengan sistem dokumentasi arsip yang sesuai selera, dan yang memudahkan Anda di pekerjaan sehari-hari.

Susunlah semua tugas dan pekerjaan Anda berdasarkan prioritas, dan selesaikan semuanya sebelum waktu pertanggungjawaban Anda kepada manajemen atau pun kepada atasan Anda.

Kertas dan dokumen yang penting segera dirapikan sesuai dengan manajemen arsip yang andal. Untuk kertas dan dokumen yang tak penting segera hancurkan dan buanglah ke tempat sampah, jangan biasakan menumpuk sampah di meja kerja Anda, sebab perasan dan pikiran Anda akan selalu kacau dalam kebingungan untuk menyelesaikan pekerjaan yang sesuai waktu.

Jika meja kerja Anda rapi, bersih, dan tertib dari kertas dan dokumen yang tidak penting; maka meja kerja Anda akan menjadi tempat yang nyaman untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, lebih produktif, dan tanpa stres.

Bangunlah terlebih dahulu sebuah komitmen untuk memperbaiki diri Anda secara total. Khususnya, untuk mulai melakukan proses manajemen pekerjaan diri sendiri yang berdisiplin tinggi dan penuh tanggung jawab. Lalu, ciptakan sebuah pola kerja di mind set Anda dalam setiap proses penyelesaian pekerjaan, yaitu untuk melakukan langkah-langkah  pengumpulan data, mengorganisasi data menjadi hasil yang diharapkan, mereview kembali semua pekerjaan untuk memastikan bahwa pekerjaan sesuai target, dan yang terakhir melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan prinsip-prinsip good governance.

Jagalah selalu meja kerja Anda sebagai tempat terbersih, sebersih pikiran dan perasaan Anda dalam menyelesaikan setiap tugas dan tanggung jawab Anda dengan total, dan tanpa pamrih.
untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Jul
20

PROFILE DJAJENDRA 3“Produktifitas Yang Tinggi Hanya Dapat Dihasilkan Oleh Kepribadian Yang Optimis Dalam Sebuah Etos Kerja Yang Berkualitas.” – Djajendra

Ketika pikiran dan perasaan bersatupadu untuk menjadi lebih produktif dalam keseimbangan hidup yang lebih damai dan harmonis, maka segalanya akan terlihat mudah untuk dikomunikasikan dengan semua pihak, pekerjaan juga akan menjadi lebih efektif sesuai dalam sasaran dan target yang jelas.

Menjadi pribadi yang lebih produktif dalam keseimbangan hidup yang lebih baik, pastinya merupakan impian dari setiap orang. Persoalannya, sering sekali orang-orang pada lupa bahwa untuk menjadi lebih produktif dalam keseimbangan hidup yang harmonis diperlukan tekad, komitmen, disiplin, antusias, dan semangat yang tinggi untuk menjadi pribadi terproduktif.

Produktifitas berarti memanfaatkan waktu yang dimiliki secara optimal, untuk menghasilkan out put yang sebanyak mungkin dengan kualitas setinggi mungkin. Produktifitas berarti tidak pernah menunda-nunda pekerjaan, serta mampu untuk berkomunikasi, berkoordinasi, berkolaborasi, dan bersinergi dengan semua pihak untuk menghasilkan out put yang semaksimal mungkin. Produktifitas berarti bekerja secara efektif, kreatif, strategis, dan tepat guna terhadap setiap tindakkan untuk menghasilkan out put terbaik.

Produktifitas yang tinggi hanya dapat dihasilkan oleh kepribadian yang optimis dalam sebuah etos kerja yang berkualitas. Perusahaan yang profesional pasti akan menyiapkan sistem informasi, rencana, sumber daya, strategi, dan visi yang jelas, untuk membantu para karyawan menjadi lebih produktif dalam melakukan pekerjaannya sesuai rencana dan visi perusahaan.

Jika perusahaan tidak menjelaskan atau menggambarkan semua rencana, tujuan, strategi, dan visinya secara jelas dan terang, maka karyawan akan sering bingung untuk mengambil tindakan. Akibatnya akan sering-sering terjadi penundaan kerja, dan karyawan merasa tidak memiliki informasi yang jelas untuk menyelesaikan tugas sesuai waktu.

Perusahaan harus mendelegasikan semua target dan sasaran kerja dengan jelas dalam bahasa yang sederhana, agar para karyawan tidak berkeluh- kesah terhadap sasaran dan target kerja yang mengambang di dalam ketidakpastian. Berikan informasinya yang sangat jelas dan komunikasikan semua hal secara jelas dan sederhana.

Kembangkan sistem kerja yang mampu membantu karyawan untuk menjadi lebih produktif, untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab dengan cepat dan tepat waktu.

Perusahaan harus menciptakan sebuah iklim kerja dalam bentuk budaya kerja, yang menciptakan keseimbangan hidup yang lebih harmonis di antara semua pihak di perusahaan. Perusahaan juga harus mengembangkan teknologi tepat guna untuk menyederhanakan dan mempermudah para karyawan dalam meningkatkan semua aspek penunjang produktifitas kerja.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Jul
19

Caputra 7 Mei 2010”Jangan Mengabaikan Untuk Mengukur Dan Mengelola Kualitas Pekerjaan Yang Anda Kerjakan Sendiri. Miliki Integritas Untuk Mengatur Diri Anda Bersama Tanggung Jawab Pekerjaan Anda.” – Djajendra

“ Pastikan Anda Selalu Berhasil Mengelola Orang Lain Dengan Sempurna Dan Mengelola Diri Anda Sendiri Dengan Lebih Sempurna.” – Djajendra

Apakah benar seorang pekerja itu produktif? Apakah benar seorang pekerja itu menghasilkan mutu barang atau jasa yang berkualitas tinggi? Apakah benar seorang pekerja itu berkinerja optimal? Apakah benar seorang pekerja itu menghasilkan nilai tambah ekonomi yang tinggi buat perusahaan?

Apakah benar seorang pekerja itu memiliki loyalitas yang tinggi kepada perusahaan? Apakah benar seorang pekerja itu bekerja berdasarkan etika bisnis yang mulia? Apakah benar seorang pekerja itu bahagia bersama perusahaan dan pekerjaannya?

Pertanyaan-pertanyaan seperti di atas tersebut biasanya diperlukan untuk memastikan bahwa sebuah pekerjaan dilakukan secara terukur dan benar.

Di zaman yang penuh persaingan ketat ini,  perusahaan sudah tidak lagi sekedar berpendapat tentang kualitas karyawannya, tapi wajib mengukur setiap pekerjaan karyawannya melalui data-data yang benar dan akurat, lalu mengembangkan kualitas para karyawannya untuk bekerja secara optimal sesuai sasaran tertinggi perusahaan.

Jika para manajer di setiap level dan di setiap unit kerja tidak bisa mengukur sebuah hasil pekerjaan, maka para manajer tersebut pasti tidak bisa mengelola pekerjaannya dengan baik. Hasilnya, mungkin perusahaan akan sulit bertahan dan bersaing di pasar bisnis yang ketat.

Sekarang ini zamannya di mana setiap manajer wajib bekerja dengan menggunakan data-data pekerjaan yang benar dan terukur, buat mengambil keputusan-keputusan penting dalam memaksimalkan sasaran dan target.

Setiap target, sasaran, dan upaya kerja harus didukung dengan informasi bisnis dan kemampuan perusahaan yang sesungguhnya. Bukan sekedar imajinasi yang bersifat spekulatif atau coba-coba.

Perusahaan harus membangun kekuatan kerjanya untuk tidak hanya sekedar bertahan melawan ketatnya kompetisi, tapi mengukur setiap pekerjaan diperusahaan dengan cara-cara yang benar, lalu memfokuskan perusahaan untuk berkembang sesuai visi dan misi.

Perusahaan wajib membangun sebuah standar pengukuran pekerjaan yang bersifat konsisten untuk setiap aspek kerja secara total. Ukuran-ukuran kerja itu bisa dalam wujud  persentase, uang, jumlah, jam, kepuasan kerja, perasaan bahagia, dan ukuran kinerja yang lainnya.

Setiap manajer tidak hanya harus pintar untuk mengukur kinerja para bawahannya, tapi juga harus pintar untuk mengukur dan mengelola kinerja dirinya sendiri secara profesional dan jujur.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Jul
17

01“Di Saat Nilai-Nilai Terbaik Dijalankan Dengan Kebiasaan Kerja Yang Buruk, Maka Hasil Akhir Tidak Akan Mencapai Hal-Hal Berkualitas.” – Djajendra

Setiap perusahaan selalu berusaha menanamkan nilai-nilai terbaik untuk menghasilkan kualitas kerja terbaik. Sayangnya, manusia adalah pribadi yang selalu tidak luput dari perilaku negatif yang berpotensi merusak nilai-nilai terbaik perusahaan.

Dua hari yang lalu, saya diundang oleh sebuah perusahaan properti untuk memberikan pencerahan tentang cara menghapus perilaku buruk di tempat kerja. Pencerahan diberikan kepada karyawan dan pimpinan di unit kerja back office. Perusahaan tersebut telah memiliki core values (nilai-nilai inti) untuk membangun budaya kerja yang baik, tapi mereka merasa masih ada perilaku-perilaku negatif yang merusak nilai-nilai inti perusahaan tersebut.

Di saat nilai-nilai terbaik perusahaan dijalankan dengan kebiasaan kerja yang buruk, maka hasil akhir perusahaan tidak akan mencapai hal-hal berkualitas. Termasuk, tidak akan mencapai kinerja yang maksimal. Oleh karena itu, implementasi nilai-nilai berkualitas harus diikuti dengan membangun kesadaran diri terdalam setiap individu untuk melebur dan menyatu ke dalam nilai-nilai berkualitas tersebut.

Mengubah perilaku negatif sesungguhnya tidak sulit. Diperlukan niat, tekad, antusias, latihan terus-menerus dan kerja keras untuk mengubah perilaku negatif menjadi perilaku positif. Latihan dan kerja keras secara terus – menerus diperlukan agar kebiasaan buruk tidak kembali menguasai lingkungan kerja. Sebab, bila tidak dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati dijalankan, kemungkinan perilaku baik hanya menjadi perilaku sesaat, dan perilaku negatif akan kembali menguasai mind set individu dan lingkungan kerja.

Mengubah perilaku buruk ditempat kerja berarti harus segera menghentikan perilaku negatif di semua aspek dan fungsi kerja. Untuk itu, setiap orang di tempat kerja harus memiliki alasan yang tepat untuk tidak membiarkan perilaku negatif itu berkembang  di tempat kerja. Setiap orang di tempat kerja harus menikmati semua perilaku positif dan kebiasaan-kebiasaan kerja berdasarkan nilai-nilai terbaik dengan sepenuh hati. Setiap orang ditempat kerja harus berkontribusi untuk saling menghargai satu sama lain, dan membantu perusahaan untuk mempertahankan nilai-nilai terbaik secara konsisten.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Jul
16

”Anda Tahu Sebuah Pekerjaan Merupakan Panggilan Jiwa Anda, Ketika Anda Menyukai Kerja Keras Dan Rutinitasnya.” – Logan Pearshall Smith

1. Cerdas Secara Emosional

Hanya Anda seorang yang mampu bertanggungjawab kepada masa depan karir kerja Anda. Untuk itu, Anda butuh kecerdasan emosional untuk menjadikan diri Anda sebagai pribadi yang tangguh dan kokoh dalam perjuangan meraih karir yang cemerlang. Pastikan Anda mampu memanfaatkan emosi positif dalam setiap aspek pekerjaan Anda. Termasuk, kecerdasan Anda untuk menyingkirkan semua emosi negatif dari hidup Anda secara sempurna.

2. Cerdas Secara Intelektual

Anda wajib meningkatkan kompetensi diri Anda dengan pengetahuan dan keterampilan yang teruji secara baik melalui standar-standar manajemen yang andal. Pastikan Anda menjadi pribadi yang selalu mengasah intelektual diri Anda untuk menjadi kekuatan Anda dalam meraih karir yang lebih tinggi.

3. Mempercayai Pimpinan Dan Kolega

Pimpinan dan kolega Anda adalah jembatan menuju karir yang lebih tinggi. Jadi, pastikan Anda bersatupadu dengan pimpinan dan kolega Anda dengan rasa peduli, perhatian, tanggung jawab, dan kasih sayang. Gunakan kecerdasan intelekual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual Anda, lalu tunjukan diri Anda sebagai pribadi baik yang mau bekerja keras untuk membantu pimpinan dan kolega.

4. Disiplin

Kedisiplinan Anda merupakan cermin dari keperibadian Anda. Manajemen di kantor akan mengukur kualitas diri Anda dari kedisiplinan Anda terhadap semua pekerjaan dan tanggung jawab Anda. Pastikan Anda menjadi pribadi yang selalu berdisiplin dalam semua pekerjaan Anda.

6. Jangan Mencari-Cari Kesalahan Orang Lain

Saat Anda tidak mampu membuat diri Anda berguna dalam menata karir yang lebih tinggi, Anda akan terjebak pada perangkap mencari-cari kesalahan orang lain. Mencari-cari kesalahan orang lain adalah penyakit mental yang paling berbahaya, dan hal ini akan menggiring Anda kepada kehidupan yang tidak bahagia.

7. Selalu Belajar

Hanya pembelajar yang tahu jalan-jalan hebat untuk menuju puncak sukses karir tertinggi. Jadi, pastikan Anda adalah seorang pembelajar yang kreatif dan strategis buat masa depan karir Anda yang cemerlang. Ikuti seminar dan training yang sesuai dengan arah karir Anda.

8. Fokus Pada Tugas Dan Tanggung Jawab

Anda harus mampu bekerja dengan fokus yang jelas terhadap pekerjaan Anda. Kerjakan pekerjaan yang diberikan perusahaan kepada Anda secara total dan penuh tanggung jawab. Jangan arahkan pikiran Anda dari tugas dan tanggung jawab yang ada pada Anda saat ini.
untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Jul
8

header 02“Perkembangan Teknologi Di Kantor Mengharuskan Karyawan Untuk Menghilangkan Kepentingan Pribadi Di Kantor, Dan Meningkatkan Pelayanan Berkualitas Kepada Perusahaan Dan Stakeholders.” – Djajendra

Sekarang ini semakin banyak perusahaan yang memiliki kebijakan untuk memantau aktivitas kerja karyawan mereka secara elektronik. Kemajuan teknologi membuat setiap orang dapat dipantau dari jarak jauh. Dengan sistem kerja yang terintegrasi semua orang yang berwenang di kantor dapat memonitor tentang apa yang dilakukan oleh bawahannya. Voice mail, email, internet  dari setiap karyawan di kantor masuk ke dalam sistem  yang dapat dipantau oleh atasan. Artinya, para atasan memiliki hak untuk membaca email karyawannya, mendengarkan voice mail karyawannya, dan mencek pemakaian atau pemanfaatan internet karyawannya di kantor.

Sisi positif dari pemantauan aktif  terhadap karyawan oleh sistem di perusahaan adalah menciptakan disiplin terhadap etos kerja, sedangkan sisi negatifnya adalah para karyawan merasa tidak bebas dan takut dinilai buruk. Akibatnya, tingkat stres dapat meningkat tajam di lingkungan tempat kerja.

Pemantauan aktif terhadap karyawan umumnya dilakukan untuk tujuan menjalankan konsep good governance dengan benar. Di sini, pemantauan terfokus kepada pelaksanaan etika bisnis dan etika kerja.Sebab, kedua hal tersebut dianggap memiliki tingkat risiko penyimpangan yang cukup tinggi, sehingga harus dibuat sebuah sistem kerja yang terintegrasi dalam konsep pengawasan yang terbuka.

Melalui sistem pemantauan ini diharapkan karyawan menjadi lebih patuh pada etika bisnis; karyawan lebih patuh pada kewajiban kerja; kinerja karyawan dapat dipantau secara terbuka dan adil; produktivitas karyawan dapat diukur secara adil dan terbuka; dan dapat menjaga keamanan informasi perusahaan dari penyalahgunaan.

Kebijakan perusahaan untuk memantau karyawan harus dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab. Hak-hak pribadi karyawan harus dijaga dan dihormati. Karyawan juga harus tahu bahwa mereka sedang dimonitor secara elektronik. Karyawan juga harus tahu hal apa dari perilaku mereka yang sedang dipantau dan untuk apa. Karyawan juga harus tahu apa yang dapat diterima dari perilaku mereka dan apa yang tidak dapat diterima oleh pimpinan dari perilaku mereka.

Pimpinan wajib memberikan pencerahan dan motivasi kepada setiap karyawan tentang manfaat positif dari kebijakan perusahaan untuk memantau perilaku kerja karyawan.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Jul
7

PROFILE DJAJENDRA 3“Profesional Artinya Bekerja, Berpikir, Bertindak, Dan Bersikap Untuk Melayani Pekerjaan Dan Tanggung Jawab Dengan Berkualitas.” – Djajendra

Apakah Anda merasa pantas untuk dikatakan sebagai profesional dibidang pekerjaan Anda? Apakah Anda telah memiliki kemampuan dasar seorang profesional? Untuk menjawab pertanyaan di atas Anda harus memastikan bahwa Anda telah menjalankan hal-hal berikut dengan sempurna:

  1. Seorang profesional sejati bekerja dengan cara menetapan tujuan yang jelas dan tepat sasaran.
  2. Seorang profesional sejati memiliki harga diri dan kehormatan diri dalam menjawab tantangan.
  3. Seorang profesional sejati bekerja dan bertindak berdasarkan etika dari semua aspek pekerjaan.
  4. Seorang profesional sejati mempelajari bahasa bisnis dan bahasa kepentingan dengan sempurna.
  5. Seorang profesional sejati selalu bekerja dan bertindak dengan menghormati keragaman.
  6. Seorang profesional sejati hidup dan bekerja dalam integritas diri yang sempurna.
  7. Seorang profesional sejati bekerja tekun dalam disiplin diri yang tinggi untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab.
  8. Seorang profesional sejati adalah seorang pekerja kerja tim yang sempurna.
  9. Seorang profesional sejati adalah pribadi yang akrab dengan manajemen waktu.
  10. Seorang profesional sejati adalah seorang yang ahli dalam pemecahan masalah.
  11. Seorang profesional sejati memiliki keterampilan dan pengetahuan yang unik dan rinci tentang ruang lingkup pekerjaan.
  12. Seorang profesional sejati akrab dengan perubahan, dan memiliki kemampuan untuk menangani perubahan dan melanjutkan pembaharuan.
  13. Seorang profesional sejati tidak akan takut untuk berada dalam kesulitan, dia  akan bertindak tegas mengatasi kesulitan apapun.
  14. Seorang profesional sejati memiliki kemampuan untuk mengubah dengan menumbuhkan keterampilan dan kemauan untuk beradaptasi.
  15. Seorang profesional sejati akan mengakui semua kebutuhan stakeholders, dan bekerja dengan solusi yang tepat buat stakeholders.
  16. Seorang profesional sejati selalu mempersiapkan diri untuk memenuhi kebutuhan pasar dan kehidupan.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Jul
1

DJAJENDRA CORPORATE TRAINING“Orang-Orang Yang Produktif Mampu Meningkatkan Kinerja Dan Menghemat Biaya.”-Djajendra

Perusahaan harus selalu fokus untuk meningkatkan motivasi karyawan dalam hal produktivitas dan kinerja. Sebab, produktivitas yang tinggi berpotensi menghasilkan efisiensi dan efektivitas di semua aspek kerja perusahaan.

Buatlah perencanaan yang tegas untuk penghargaan kepada setiap karyawan dan pimpinan; lakukan pengembangan kualitas terhadap karyawan dan pimpinan; dan lakukan perawatan budaya kerja dari level kepemimpinan, karyawan, dan kelompok kerja secara konsisten dan berkelanjutan.

Budaya kerja yang berkualitas dihasilkan dari budaya perusahaan yang berkualitas. Budaya kerja dan budaya perusahaan yang berkualitas berpotensi mendorong motivasi para karyawan dan pimpinan untuk menjadi lebih produktif di tempat kerja.

Perusahaan harus memiliki budaya kerja yang secara otomatis dapat mengatur pencapaian target setiap pekerjaan secara cepat dan produktif.

Sistem kerja harus memiliki cara terbaik untuk mendapatkan semua energi, kecerdasan, dan integritas dari setiap orang secara cepat dan produktif.

Cara kerja di perusahaan harus mendorong setiap orang untuk bekerja dengan kecepatan tinggi dalam mendapatkan hasil berkualitas terbaik dengan biaya yang seefisien mungkin dalam jumlah yang sebanyak mungkin.

Manajemen perusahaan harus memiliki niat, kecerdasan, energi, keterampilan, dan integritas dalam memahami, memanfaatkan, dan memberdayakan semua potensi sukses dari setiap individu dan kelompok di perusahaan.

Tugas para pemimpin di semua level organisasi adalah memahami dasar kerja perusahaan, dan mendistribusikan nilai-nilai dari dasar kerja perusahaan kepada setiap bawahan dengan sempurna.

Dasar kerja perusahaan bisa dimulai dari job diskripsi, sop, kontrak kerja, perencanaan kerja, target kerja, dan misi kerja yang tepat sasaran untuk menghasilkan produktivitas yang tinggi dengan kualitas terbaik.

Para pemimpin harus secara tegas menggambarkan cara perusahaan dalam menghadapi tantangan kerja, serta melibatkan setiap orang dalam memahami gambaran besar dari tugas dan tanggung jawab.

Sistem kerja harus memberi wewenang dan tanggung jawab kepada setiap orang untuk melakukan pekerjaan masing-masing dengan cara-cara yang sesuai sop dan kebijakan organisasi.

Produktivitas yang tinggi akan menghemat uang yang banyak dan berpotensi menjadikan perusahaan selalu menang dalam setiap kompetisi bisnis.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Jun
30

djajendra profile

“Hubungan Kerja Harus Berorientasi Untuk Melayani Organisasi Dan Stakeholders. “ – Djajendra

Semua perilaku dalam hubungan kerja memerlukan sikap toleransi dan melayani. Ini berarti Anda harus menyisihkan keinginan diri sendiri dan fokus pada prinsip, nilai, norma, dan semangat budaya organisasi Anda.

Kualitas hubungan kerja berarti:

1. Anda cerdas menunjukkan pengendalian diri sendiri.

2. Anda cerdas memberikan perhatian, penghargaan, dan dorongan.

3. Anda cerdas untuk bersikap rendah hati, dan menjadi diri sendiri yang otentik tanpa kepura-puraan atau kesombongan.

4. Anda cerdas menghormati dan memperlakukan orang lain sebagai orang-orang penting.

5. Anda cerdas melayani tanpa pamrih dan memenuhi kebutuhan orang lain.

6. Anda cerdas memaafkan dan tidak membenci siapapun ketika Anda merasa dirugikan.

7. Anda jujur dalam sikap dan memiliki integritas dalam setiap hubungan Anda.

untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Jun
28

PROFILE DJAJENDRA2010“Mendengarkan Adalah Bagian Terpenting Dari Pelayanan Berkualitas.” – Djajendra

Sikap baik Anda untuk melayani perusahaan Anda dengan berkualitas dan sempurna akan menjadi energi yang memperkuat semua aspek operasional perusahaan di setiap waktu dan kondisi.

1. Anda harus lebih terbuka dengan kebutuhan perusahaan dan memiliki kompetensi untuk memberikan pelayanan berkualitas.

2. Gunakan sikap baik Anda untuk melayani perusahaan dan lakukan komunikasi dengan semua pihak di dalam perusahaan secara persuasif.

3. Terima semua komplain dari atasan, bawahan, rekan kerja, dan pemegang saham dengan jiwa besar dan segera perbaiki yang kurang dari Anda.

4. Persoalan pelayanan adalah persoalan hubungan baik, kembangkan perasaan positif Anda dalam setiap hubungan pelayanan Anda kepada siapapun .

5. Minta feedback dari unit kerja lain tentang pelayanan yang Anda berikan, dan perbaiki semua kekurangan dengan integritas untuk memberikan yang terbaik.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com