DJAJENDRA CORPORATE MOTIVATOR

Leadership Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Archive for the ‘artikel spiritual motivasi’ Category

Aug
20

djajendra 001“Dalam Meraih Harapan Dan Keinginan Hidup, Saya Hanya Berkompetisi Dengan Diri Saya Sendiri. Terutama, Mengalahkan Ego Dan Nafsu Untuk Mengalahkan Pihak Lain.” – Djajendra

Kehidupan selalu dijalani dengan cara kompetisi. Individu, kelompok, organisasi, perusahaan, bangsa, dan lain sebagainya, selalu diarahkan untuk saling berkompetisi. Budaya kehidupan menciptakan kompetisi sebagai hal terpenting dalam meraih kesuksesan.  Kompetisi dilakukan untuk menegakkan harga diri dan kehormatan. Kompetisi dilakukan untuk mencari kemenangan buat kesuksesan diri sendiri, kelompok atau organisasi.

Ketika kompetisi dengan pihak lain dianggap paling benar untuk mengekspresikan potensi diri, maka batas mental seseorang akan terbatas pada keunggulan lawan. Dia tidak akan pernah mempersiapkan diri untuk mengeksplorasi bakat dan potensinya secara optimal, tapi dia hanya akan mempersiapkan diri untuk menang atas lawannya. Artinya, ukuran kemenangan sebatas kelemahan lawan, dan kesuksesan yang diraih sebatas kegagalan lawan.

Bila Anda memiliki impian dan harapan terhadap kehidupan Anda. Anda harus mempersiapkan diri Anda dengan maksimal tanpa berkompetisi dengan pihak lain. Anda harus berkompetisi dengan diri Anda sendiri, yaitu diri sejati Anda harus berkompetsi untuk menang atas ego dan nafsu Anda. Sebab, di saat diri sejati Anda tidak mampu mengendalikan ego dan nafsu diri sendiri, Anda berpotensi kalah dari kehidupan Anda, walaupun mungkin Anda menang dari kompetisi dengan pihak lain.

Kompetisi dengan diri sendiri akan mengantar diri sejati Anda menuju kebahagiaan. Oleh karena itu, Anda harus berkompetisi dengan diri sendiri untuk membangun jembatan hubungan bahagia; untuk mencintai dan dicintai; untuk hidup rukun dengan orang-orang di sekitar Anda; untuk menikmati pekerjaan Anda; untuk sukses secara finansial; untuk kesehatan diri Anda; untuk memiliki perasaan sejahtera dan berkecukupan; untuk ketenangan pikiran dan kedamaian diri sejati Anda; untuk mengendalikan ego dan nafsu Anda agar tidak berkompetisi dengan pihak lain.

Hidup Anda adalah harta sejati Anda. Pastikan Anda cerdas berkompetisi dengan kehidupan Anda. Jangan mengorbankan hidup untuk kepuasan ego dan nafsu, nanti Anda berpotensi terjebak dalam kehidupan yang penuh penderitaan batin.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Aug
12

djajendra 001“Habiskan Waktu Bersama Diri Terdalam. Hasilnya, Intuisi Akan Semakin Tajam Melihat Kehidupan.” – Djajendra

Kehidupan yang berkualitas memerlukan intuisi yang tajam. Intuisi yang tajam mampu menditeksi visi kehidupan, mampu melihat diri sendiri di masa depan yang diinginkan, mampu menyimak suara hati terdalam, dan mampu memiliki apa yang terbaik dari dalam hati yang bersih.

Salah satu cara melatih intuisi adalah membawa diri ke dalam kesunyian. Dari dasar kesunyian batin, Anda harus memasuki perenungan untuk melihat diri sendiri secara jujur,  tanpa membawa kepentingan apa pun, kecuali meleburkan diri Anda ke dalam kejujuran tertinggi.

Kesunyian diperlukan untuk mengisolasi diri dari semua kepentingan dari luar diri. Setelah diri mampu mengisolasikan dirinya dari semua kepentingan, diri dapat melihat dirinya melalui cermin kejujuran, lalu membangun integritas diri yang kuat melalui intuisi.

Di saat intuisi Anda menjadi tajam untuk memahami diri sendiri dan diri orang-orang lain, Anda akan mendapatkan kemudahan-kemudahan di dalam meraih hal apa pun di dalam hidup Anda. Anda akan semakin tegar, sabar, tenang, percaya diri, dan mampu menghadapi berbagai persoalan kehidupan dengan jiwa besar.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Aug
11

header 02“Diperlukan Pengendalian Diri Agar Siap Menghadapi Apa Pun Dalam Kehidupan Yang Tidak Pasti.” – Djajendra

Manusia tidak pernah sempurna, tapi manusia harus selalu belajar untuk menjadi sempurna. Untuk itu diperlukan pengendalian diri yang konsisten, agar siap menghadapi apa pun dalam kehidupan yang tidak pasti ini.

Pengendalian diri berarti Anda dengan sengaja mempersiapkan diri Anda untuk menjadi lebih berkualitas, lebih sabar, lebih tegar, dan tak tergoncangkan oleh nafsu dan ego kehidupan. Anda selalu mengawasi setiap sikap, sifat, emosi, pikiran, tindakan, dan perilaku diri Anda sendiri dengan disiplin.

Pengendalian diri berarti Anda siap menghadapi setiap situasi dan kondisi kehidupan dengan ikhlas, tulus, dan penuh rasa syukur. Pengendalian diri yang berintegritas akan menjadikan Anda damai, bahagia, sehat, dan memperkaya jiwa raga Anda.

Kehidupan selalu akan hadir dalam aneka warna yang penuh dengan interprestasi pribadi dan kelompok. Pastikan Anda tidak tergoda kepada interprestasi siapa pun dan apa pun. Pastikan diri Anda terkendali dalam sikap baik untuk menghormati dan mencintai setiap perbedaan dan keragaman kehidupan.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Jun
13

PROFILE DJAJENDRA 5“Kebahagiaan Akan Menjadi Abadi Kalau Anda Menjalani Kehidupan Anda Dengan Emosional Anda Yang Cerdas.” – Djajendra

Apakah kebahagiaan merupakan tujuan hidup? Bagaimana kalau kebahagiaan itu suatu hari harus berakhir? Pertanyaan ini ditanyakan oleh seorang peserta training kecerdasan emosional kepada saya. Pada saat itu, saya menjawab bahwa tujuan hidup setiap orang pasti berbeda-beda, dan menurut saya kebahagian adalah salah satu dari tujuan hidup saya. Dan setiap orang memiliki hak masing-masing untuk mendefinisikan tujuan hidupnya sendiri. Tapi, di saat perasaan bahagia Anda lenyap oleh takdir kehidupan atau oleh ketidakcerdasan emosional Anda dalam memaknai rasa syukur, maka Anda harus bangkit kembali dengan nilai-nilai baru Anda untuk kehidupan baru Anda yang lebih bahagia dan yang lebih menyenangkan.

Beberapa waktu yang lalu seorang teman merasa semua miliknya sudah lenyap, dia kehilangan orang tua dan suami, dia merasa semua kebahagiaan hidupnya telah dirampas oleh kehidupan. Saya mencoba menenangkan hatinya dengan mengatakan bahwa apapun yang kita rasakan dan miliki tidak pernah abadi, semuanya pasti akan berakhir suatu saat nanti. Artinya, apapun perasaan Anda saat ini; apakah itu bahagia, senang, sedih, atau apapun itu, semuanya bersifat sementara dan tidak pernah abadi. Semuanya pasti akan berakhir pada sebuah titik tertentu, dan Anda harus bersiap-siap untuk melakukan perubahan untuk menggantikan perasaan-perasaan lama dengan perasaan-perasaan baru agar Anda tetap bisa mempertahankan kesenangan, kebahagiaan, dan semua perasaan positif Anda yang lainnya di sepanjang kehidupan Anda.

Pertanyaan dan persoalan di atas menunjukkan bahwa setiap orang harus mencerdaskan emosionalnya untuk mengikuti pola kehidupan yang tidak pernah abadi. Apapun perasaan dan harapan yang dimiliki saat ini, suatu hari nanti pasti akan hilang dan harus segera digantikan dengan perasaan dan harapan baru.

Kebahagiaan adalah perasaan yang tergantung kepada kecerdasan emosional Anda dalam menjalani kehidupan Anda secara konsisten dengan meningkatkan nilai-nilai kehidupan Anda setiap saat. Bila sebuah titik kebahagiaan Anda lenyap oleh alasan apapun, maka Anda harus bangkit dengan sabar dan tegar untuk memperjuangkan perasaan bahagia Anda, agar Anda tetap hidup dalam kebahagiaan, kedamaian, dan kesenangan.


Apr
9

Djajendra 21

“Saat Anda Gagal Membuat Diri Anda Bebas Dan Merdeka, Maka Penderitaan Akan Menjadi Sahabat Sejati Anda.” – Djajendra

Kita semua selalu ingin menjalani hidup bersama perasaan bahagia dan bebas, tapi selalu terhambat oleh ketidakmampuan diri sendiri untuk menjadi bebas dan merdeka. Ikatan duniawi yang dilandasi nafsu untuk mengikatkan diri dengan berbagai macam materi dan kepentingan, akan membuat diri kita terperangkap kepada ketidakbebasan.

Bebas dan merdeka berarti harus siap menjalankan pola hidup yang tidak terikat kepada hal apa pun, tapi mampu menjadi diri sejati yang mandiri dalam hal apa pun. Mandiri berarti mampu menjalani kehidupan tanpa pernah berkeluh – kesah atas hal apa pun, dan menghormati kebebasan diri sendiri dalam batas-batas moral, etika, dan tanggung jawab.

Perasaan bebas dan merdeka harus dibangun di atas fondasi pengendalian diri yang konsisten dan kuat, untuk bisa menumbuhkan sikap, emosional, dan perilaku dalam integritas diri yang kokoh terhadap nilai-nilai kehidupan positif.

Perasaan bebas dan merdeka adalah dua hak sejati yang harus dikembangkan di dalam diri, agar diri sejati bisa tumbuh dengan sempurna. Artinya, saat Anda mampu merasakan perasaan bebas dan merdeka, maka Anda akan berkembang bersama semua potensi dan bakat terbaik untuk keberhasilan Anda.

Anda tidak bisa berdiam diri dan menunggu perasaan bebas dan merdeka hadir secara gratis ke dalam diri Anda, tapi Anda perlu berjuang dan bekerja keras secara terus-menerus tanpa henti, untuk bisa menghadirkan perasaan bebas dan merdeka ke dalam diri sejati Anda.


Apr
6

Djajendra 17

“Emosi Adalah Sumber Perilaku Penyebab Eksistensi Diri Untuk Menghasilkan Persepsi Kehidupan.” – Djajendra

Dalam pengendalian diri diperlukan dua kecerdasan secara bersamaan, yaitu kecerdasan perilaku dan kecerdasan emosional. Kedua kecerdasan ini merupakan energi untuk memperkuat pengendalian diri. Keduanya harus sama kuat dan bobotnya, hingga pengendalian diri bisa menjadi wajar dan berkualitas.

Kehidupan tidak pernah menjadi sederhana, bila tidak dijalankan dalam pengendalian diri yang konsisten. Setiap emosional dari dalam diri harus dikendalikan agar tidak melahirkan persepsi – persepsi negatif dalam melihat kekayaan dan keragaman kehidupan.

Dalam proses pengendalian diri, Anda harus menjadi pembelajar yang rendah hati dan sepenuh hati. Sikap rendah hati adalah awal untuk melakukan pengendalian diri, dan sikap sepenuh hati adalah awal untuk menjadikan diri lebih fokus kepada pengendalian diri.

Pengendalian diri harus tumbuh bersama kreatifitas positif, agar semua potensi dan bakat sukses Anda dapat berkembang dengan sempurna.

Pengendalian diri diperlukan untuk memenangkan kompetisi hidup yang semakin hari semakin ketat dengan persaingan. Bila Anda mampu menghapus  setiap emosi dan perilaku penghambat sukses Anda, maka Anda dengan mudah menciptakan prestasi terbaik buat hidup Anda.

Mar
19

pres-steptwo468

“Dalam Diri Anda Yang Berkualitas Ada Sumber Kekuatan Untuk Meraih Keberhasilan Tertinggi.” – Djajendra

Kehidupan yang berkualitas memerlukan daya tahan diri yang unggul untuk memenangkan setiap tantangan hidup. Diperlukan keseimbangan diri dengan aliran nilai-nilai kehidupan berkualitas untuk menciptakan diri yang kreatif, tangguh dan unggul. Bila diri Anda berkualitas, maka semua perjuangan untuk mewujudkan harapan, mimpi dan cita – cita akan menjadi mudah. Sebaliknya, apabila kualitas diri Anda rendah, maka Anda akan sulit mewujudkan sebuah pola kehidupan yang membahagiakan diri Anda.

Berikut tips untuk kehidupan yang berkualitas:

1. Kendalikan pikiran dan perasaan untuk hidup dalam sebuah keseimbangan yang harmonis.

2. Perlambat irama kehidupan untuk dapat menikmati dan menghayati setiap gerak langkah menuju harapan dan cita – cita.

3. Lakukan gerak tubuh secara teratur yang mampu menggerakan semua fungsi dan komponen tubuh.

4. Makan secukupnya dengan porsi yang seimbang antara protein, karbo, lemak, mineral, vitamin, serat, dan jangan ikuti nafsu untuk makan berlebihan.

5. Miliki waktu secara teratur untuk menyatu dengan alam semesta, dan biarkan pikiran dan jiwa mengikuti irama alam semesta.

6. Secara teratur masuki dunia spiritual dengan kepercayaan dan keyakinan Anda.

7. Berkomunikasi dengan tubuh melalui intuisi agar Anda mengerti tentang perilaku dan kebutuhan tubuh Anda.

8. Kompromikan dengan energi tubuh Anda dalam mengejar harapan dan cita – cita.

9. Dekatkan diri Anda dengan Tuhan.

10. Setiap detik hiduplah dalam perasaan syukur dan terima kasih.

Mar
12

DJ01

“Dunia Adalah Cerminan Diri Anda. Ketika Anda Membenci Diri Sendiri, Anda Membenci Semua Orang; Tapi Ketika Anda Menyukai Diri Anda, Seluruh Dunia Terasa Indah.” Louise Hay.

Kekuatan cinta pada kehidupan akan mengantar Anda kepada kebahagiaan, sedangkan kekuatan benci pada kehidupan akan mengantar Anda kepada penderitaan. Bila Anda masih menjalani hidup dengan perasaan kurang nyaman, apalagi dengan membenci eksistensi diri sendiri. Maka saatnya untuk menata diri dengan perasaan dan pikiran positif, agar Anda mampu menjalani hidup dengan  penuh perasaan syukur atas segala hal yang Anda miliki saat ini. Menyalahkan kehidupan yang kurang beruntung adalah sebuah kekeliruan terbesar dalam hidup. Ketika Anda tidak mampu berucap syukur dan bertindak dengan penuh kasih atas keberadaan Anda saat ini, maka Anda telah tersesat jauh ke zona negatif diri sendiri.

Hidup adalah sebuah perjalanan indah yang penuh dengan kisah-kisah unik. Pelihara sikap mental positif yang cemerlang dan jalani hari-hari Anda dengan penuh percaya diri. Ciptakakan keseimbangan diri untuk perjalanan sukses Anda. Sebab, semua ujian kehidupan tidak lebih sebagai proses untuk melatih mental dan kepercayaan diri, agar tetap tangguh dalam segala situasi dan kondisi kehidupan. Kita semua sedang berada dalam sebuah perjalanan hidup yang penuh ujian dan cobaan, ujian dan cobaan dalam berbagai bentuk penderitaan dan kesulitan, ataupun ujian dan cobaan dalam berbagai bentuk kemudahan dan kenyamanan hidup. Kita semua hanya sedang menjalani sebuah ilusi kehidupan yang kita buat menjadi nyata dalam keseharian hidup kita. Ketika Anda berilusi sebagai korban dari kehidupan yang tidak adil, maka dalam kesehariaan Anda di dunia nyata, Anda hanya akan bergelut dengan perasaan benci dan dendam, yang kesemuanya itu hanya akan mengantar Anda kepada penderitaan. Sebaliknya, apabila Anda mampu melihat dan merasakan setiap detak jantung Anda dan setiap keluar masuk nafas Anda sebagai sebuah keindahan dan kedamaian abadi, maka Anda pasti akan sampai pada puncak kebahagiaa.
Jangan pernah sekalipun membenci eksistensi diri sendiri dalam setiap langkah hidup Anda. Sebab, hidup ini hanya sebuah pola pikir yang diterapkan di dalam mental kehidupan. Apabila Anda mengembangkan perasaan tidak puas dan benci pada diri sendiri di dalam mental kehidupan Anda, maka Anda sesungguhnya telah terperangkap pada kekuatan negatif. Perbuatan membenci diri sendiri adalah perbuatan tidak sehat dan tidak menguntungkan buat masa depan Anda yang gemilang. Bila Anda menginginkan kehidupan yang damai, indah, nyaman, bahagia, dan penuh keceriaan, maka Anda wajib mencintai diri sendiri dengan penuh percaya diri dan penuh gairah. Kebahagiaan hidup Anda hanya akan terwujud ketika Anda mau menjadi pribadi positif yang jujur, tulus, ikhlas, beretika, berintegritas, dan penuh perasaan cinta dalam melihat keragaman dan perbedaan hidup.

Mar
11

Djajendra 17

“Tidak Selalu Jalan Menuju Sukses Itu Mulus, Akan Ada Krikil-Krikil Tajam Yang Mencoba Dan Menguji Sikap Sabar Anda Di Perjalanan Sukses Anda.” – Djajendra

Ketika Anda kehilangan kesabaran untuk melihat semua keadaan tidak pasti dalam hidup Anda, maka Anda berpotensi kehilangan kesempatan untuk meraih kesuksesan besar di masa depan. Perasaan sabar adalah sikap terhebat untuk Anda yang ingin meraih sukses. Sebab, tidak selalu jalan menuju sukses itu mulus, akan ada krikil-krikil tajam yang mencoba dan menguji sikap sabar Anda di perjalanan sukses Anda.

Hubungan baik dengan pihak lain adalah jembatan emas untuk menuju kesuksesan tanpa batas. Artinya, bila Anda ingin sukses, Anda wajib membangun hubungan positif dalam sikap sabar Anda. Dalam hubungan dengan pihak lain, Anda bisa saja terpojok oleh serangan dari lawan Anda, respons lawan Anda bisa saja dalam wujud emosional dengan sikap marah, tapi Anda harus tetap tenang dan terkendali bersama perilaku sabar Anda.

Ketika Anda merasa harga diri Anda terinjak-injak oleh kata-kata emosional orang lain, maka itulah saat yang paling tepat untuk menguji kehebatan dari sikap sabar Anda. Anda yang sabar pasti meraih sukses, hanya masalah waktu! Anda yang sabar tidak pernah kalah dalam hidup. Sebab, Anda lebih tenang dan lebih mengendalikan semua emosional untuk mencapai kemenangan dalam perasaan damai.

Anda yang sabar akan memiliki sifat tulus dan ikhlas dalam semua interaksi Anda dengan semua orang, tanpa melihat perbedaan. Sikap sabar memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap sebuah hubungan yang hebat. Semakin sempurna sikap sabar Anda, semakin hebat kualitas hubungan yang bisa Anda bangun. Anda yang bijak adalah Anda yang merawat sikap sabar Anda dengan kebijaksanaan hidup untuk saling berbagi kebaikan. Tanpa memiliki sikap sabar Anda akan sangat mudah stress oleh berbagai keadaan yang seolah-olah menekan hidup Anda. Sikap sabar adalah perilaku yang hebat untuk mendapatkan jalan menuju kebahagiaan, kedamaian, dan kenyamanan. Sikap sabar akan menghindarkan Anda dari perilaku kekerasan. Sikap sabar anti terhadap perilaku negatif dan bersahabat dengan perilaku positif.

Bila Anda bisa melihat semua tantangan dengan sikap sabar, maka Anda pasti menemukan solusi yang paling hebat untuk mengatasi tantangan tersebut. Sikap sabar adalah kunci terpenting untuk mendinginkan suasana hati, menjernihkan pikiran, dan menyatukan jiwa raga ke dalam keseimbangan hidup yang hebat.

Mar
10

DJ01Apakah manusia pernah mencapai puncak pencerahan total?, atau apakah manusia mampu mencapai pencerahan total dengan sempurna?  Untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan di atas tidak mudah, kita harus mendengar suara kejujuran dari orang – orang yang mengaku telah sampai di atas puncak pencerahan total. Kita semua menyadari bahwa puncak pencerahan total adalah puncak imajinasi atas keyakinan spritualitas diri seseorang yang merasa bahwa dia telah sampai di puncak pencerahan diri yang paling tinggi. Pikiran positif dan batin positif melalui perasaan penuh empati positif merupakan jalan pendakian terbaik menuju puncak pencerahan total.

Dimanakah puncak pencerahan total itu berada? Sudah banyak sekali sejarah spritualitas mencatat tentang kisah – kisah manusia yang berjuang keras untuk sampai ke puncak pencerahan total. Tetapi cerita – cerita mereka belum juga memberikan kedamaian abadi dalam kehidupan  manusia. Sebut saja para guru Zen yang mengajarkan jalan dan cara spiritual menuju diri sendiri, atau Mohandas Karamchand Gandhi yang rela meninggalkan karier kerjanya untuk bersatu bersama rakyatnya dalam mendaki puncak pencerahan total, yang akhirnya kita kenal sebagai ajaran anti kekerasan “Ahimsa” Mahatma Gandhi. Masih banyak lagi contoh – contoh para pendaki puncak pencarahan total yang dapat kita pelajari. Mereka semua memulai langkah awal menuju pendakian puncak pencerahan total, setelah mereka sadar dari penderitaan panjang dan membangun sebuah keyakinan yang kuat di dalam diri mereka, bahwa kebaikan dan perilaku positif adalah jalan menuju kedamaian, kebahagian, dan kemakmuran bersama.
Puncak pencerahan total  ada dalam diri pribadi yang menyerahkan dirinya untuk cinta, kasih sayang, kebaikan, dan menerima semua realitas hidup sebagai kodrat untuk dijalani dengan sempurna tanpa berpikir negatif. Dan, dia hanya berpikir positif atas semua peristiwa hidupnya, dia bersyukur atas semua keadaannya, dia tidak suka memperdebatkan benar atau salah tentang nilai-nilai spiritual, dia adalah seorang yang hidup damai dengan pikiran dan tindakan positif,  yang pada akhirnya memancarkan sinar aura cinta kasih keseluruh lingkungan hidupnya. Siapakah orang tersebut ? Jawabannya bisa Anda, atau siapa saja tanpa terkecuali yang mau dengan ikhlas dan tulus berbagi hidup dengan kehidupan lain melalui cinta dan kepedulian.
Ada sebuah cerita tentang seorang imam bernama Zuigan. Cerita ini saya kutip dari Hakikat Zen -Sekkei Harada. Setiap pagi, saat bangun tidur, Zuigan akan selalu berbicara dengan dirinya sendiri. Zuigan akan bertanya pada dirinya sendiri, “Guru, apakah kamu sadar?” kemudian Zuigan akan menjawab sendiri, “Ya, ya.” Ini adalah latihannya. Lalu Zuigan akan berkata, “jangan dibodohi orang lain.” kemudian Zuigan akan menjawabnya sendiri, “Tidak, tidak.” demikianlah semua latihan yang bersifat monolog tersebut secara teratur dan terus – menerus dilakukan oleh imam Zuigan sampai dia benar – benar mendapatkan dirinya telah duduk di puncak pencerahan total.
Mendaki puncak pencerahan total memerlukan integritas tinggi untuk hidup dalam sebuah perilaku, imajinasi, dan penyerahan total kepada segala kebaikan hidup. Cerita imam Zuigan yang selalu melatih pengendalian dirinya melalui cara monolog, dimana dalam monolog tersebut Zuigan berimajinasi bahwa suara hatinya adalah guru yang membimbing dirinya menuju puncak pencerahan total.
Mendaki puncak pencerahan total memerlukan kesabaran, komitmen, dan integritas untuk berbuat kebaikan dalam hidup ini, yaitu sebuah kebaikan total yang tidak didasarkan oleh kepentingan ego diri. Puncak pencerahan total hanya memerlukan penyerahan total kepada segala kebaikan hidup, yang melayani cinta dan kasih sayang kepada semua kehidupan tanpa batas dan tanpa pamrih.
Apakah Anda perlu mendaki puncak pencerahan total ?  Jawabannya adalah kalau Anda berniat untuk hidup bahagia, nyaman, tenteram,  jelas Anda perlu mendaki puncak pencerahan total. Caranya adalah Anda wajib melakukan latihan – latihan intensif untuk berpikir positif, bertindak positif, dan penyerahan total kepada segala kebaikan hidup. Latihan seperti apa yang harus dilakukan ?  Terserah setiap individu untuk memilih cara latihan menuju puncak pencerahan total yang sesuai dengan keyakinan batin dan suara hatinya. Seperti imam Zuigan yang melatih dirinya dengan monolog, seperti Mahatma Gandhi dengan sehelai kain putih yang membalut dirinya dalam praktik hidup sederhana, atau mungkin seperti Anda dengan segala kekayaan materi mulai melatih diri untuk tidak lagi hidup Anda dikendalikan oleh benda – benda yang ada disekitar Anda, tetapi Andalah mengendalikan semua harta benda yang ada ditangan Anda untuk membangun kebahagian sejati diri Anda.
Semua cara menuju puncak pencerahan total adalah mutlak pilihan pribadi Anda, sebab puncak pencerahan total hanya dapat dicapai secara individu oleh setiap manusia melalui pengalaman khusus yang didapatkannya dalam proses perjalanan spritualitasnya menuju puncak pencerahan total.
Jalan menuju puncak pencerahan total sama seperti sidik jari dari setiap orang, yang pasti berbeda antara satu sidik jari dengan sidik jari yang lain. Spritualitas adalah hak individu yang sangat pribadi, mungkin yang paling pribadi dibandingkan apapun. Tidak ada dua pengalaman spiritualitas yang sama antara satu pribadi dengan pribadi yang lain. Tuhan memang menciptakan manusia satu per satu dengan potensi dan keunikan yang berbeda antara satu orang dengan yang lain, walaupun manusia adalah pribadi sosial yang harus hidup secara berkelompok. Tetapi Semua keunikan dan pengalaman spritualitas individu tersebut merupakan kekayaan potensi kehidupan  manusia yang luar biasa besar, tanpa batas, dan ukuran dalam menciptakan kreatifitas positif bagi nilai tambah kehidupan di bumi ini.