MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Stress Management (page 1 of 16)

Manajemen Stres

MENGIKAT PIKIRAN DALAM KEYAKINAN POSITIF

“Jika kita tidak menjaga pikiran dalam keyakinan positif, maka pikiran yang tercemar oleh keyakinan negatif akan membawa penderitaan ke dalam hidup kita.”~Djajendra

Kita harus selalu membawa kembali pikiran ke dalam kendali keyakinan positif. Kita semua sadar bahwa kita hidup di dunia yang tidak hanya dikuasai oleh keyakinan positif, tetapi keyakinan negatif juga sangat berkuasa. Setiap hari energi kemarahan, ketakutan, keserakahan, kebencian, dendam, kekerasan, dan berbagai macam energi negatif lainnya berkontribusi dari tindakan yang dihasilkan oleh orang-orang dengan keyakinan negatif. Sesungguhnya hidup ini indah dan sangat banyak kebaikan yang Tuhan berikan untuk kedamaian hidup kita. Tetapi, keyakinan negatif yang dikontribusikan oleh pikiran negatif menjadikan hidup ini tidak indah dan tidak damai. Pikiran sangat suka merespon dan mudah terpengaruh oleh energi negatif. Pikiran selalu mencoba menilai, menghakimi, dan menemukan apa yang seharusnya sehingga tanpa sadar terlibat dalam kekuatan keyakinan negatif. Jika kita tidak menjaga pikiran dalam keyakinan positif, maka pikiran yang tercemar oleh keyakinan negatif akan membawa penderitaan ke dalam hidup kita.

Kebahagiaan dan kedamaian hidup adalah inti dari keyakinan positif. Keyakinan positif selalu fokus menuju kehidupan yang lebih indah dalam rasa syukur. Keyakinan positif juga selalu mengkontribusikan energi positif dalam bentuk ketenangan, belas kasih, memaafkan, kebaikan, kepedulian, kegembiraan, kesejahteraan, cinta, kasih sayang, pengampunan, keikhlasan, berbagi, kedamaian, menghormati, empati, toleransi, dan semua hal lain yang mendatangkan kebahagiaan bagi hidup kita. Arti kesuksesan bagi keyakinan positif adalah memiliki kehidupan yang damai, indah, bahagia, sehat, dan sejahtera. Keyakinan positif tidak akan terjebak dalam kehidupan untung dan rugi. Keyakinan positif sangat peduli kepada dirinya yang setiap saat hidup dalam kegembiraan dan menikmati semua kebaikan Tuhan. Keyakinan positif selalu ikhlas dengan masa lalu dan tidak merencanakan apa pun untuk masa depan. Keyakinan positif menjaga hari ini dalam rasa bahagia dan damai, sehingga tidak membiarkan masa lalu dan masa depan merusak keindahan hidup pada hari ini.

Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteraan hidup kita. Hidup kita adalah hak penuh kita; kita yang sangat bertanggung jawab untuk kebahagiaan, kedamaian, keindahan, kesejahteraan, dan kenikmatan hidup kita. Tidak boleh kita menyalahkan orang lain atas ketidakbahagiaan kita. Tidak boleh kita menyalahkan orang lain atas kurangnya kesejahteraan hidup kita. Tidak boleh kita membandingkan hidup kita dengan siapa pun. Setiap orang memiliki perjalanan hidupnya sendiri yang tidak mungkin kita memahaminya. Jangan mengurusi kehidupan pribadi orang lain. Jika ada orang lain mencoba mengurusi hidupmu, jangan direspon, abaikan saja dengan ikhlas. Gunakan waktu dan energi untuk mengurusi kehidupan diri sendiri yang sehat, bugar, rendah stres, percaya diri, merawat ketenangan pikiran, merawat kebahagiaan, serta meningkatkan kualitas diri untuk mendapatkan kesejahteraan diberbagai bidang kehidupan.

Kehidupan yang damai, indah, bahagia, sejahtera, dan bugar tidak ditentukan oleh siapa pun di luar diri kita. Semua itu sudah ada di dalam diri kita, kita hanya perlu menyadarinya dan melatihnya dengan sungguh-sungguh agar kita memilikinya di sepanjang kehidupan kita. Berhentilah untuk merencanakan terlalu banyak. Berhentilah untuk berpikir terlalu banyak. Berhentilah untuk berandai-andai dalam hidup. Berhentilah untuk mengetahui semua jawaban dari kehidupan. Berhentilah untuk menanggapi semua masalah di dunia. Tidak perlu terlalu reaktif dengan hal-hal di luar diri kita. Hilangkan stres dengan latihan menerima realitas, jangan membiarkan kekhawatiran dan ketakutan menguasai diri, jadilah diri sendiri yang hadir sepenuhnya untuk hidup bahagia dan damai. Terimalah semua pikiran dan perasaan yang bertamu ke dalam hidup kita, tetapi jangan memberikan perhatian dan kekuatan kepada pikiran dan perasaan negatif.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PIKIRAN KITA ADALAH BENIH KEHIDUPAN KITA

“Walaupun pikiran-pikiran kita tak terlihat, tetapi mereka akan memperlihatkan wujudnya melalui karakter dan kepribadian kita.”~Djajendra

Pemikiran kita akan menjadi benih-benih yang disimpan dalam potensi kita, kemudian benih-benih tersebut akan tumbuh menjadikan diri kita. Setiap pikiran kita yang kuat, yang terus-menerus terjadi di dalam diri kita akan menjadi karakter kita. Kita adalah pikiran yang terus-menerus muncul di sepanjang kehidupan kita. Kebahagiaan, kedamaian, keindahan, dan kesejahteraan hidup kita sangat ditentukan oleh jenis pikiran yang terus-menerus muncul dalam hidup kita. Jika jenis pikiran positif yang setiap momen muncul, maka kita akan menikmati kehidupan yang indah dan sejahtera. Tetapi, sebaliknya, jika jenis pikiran negatif yang setiap momen muncul, maka kita akan melihat kehidupan yang tidak adil dan tidak baik bagi hidup kita.

Jangan bermain-main dengan pemikiran kita. Jika kita membiarkan pemikiran kita tanpa kendali dan asal berpikir saja, maka semua yang bersumber dari asal berpikir itu akan membentuk karakter kita. Kita akan memiliki karakter yang mungkin kita sendiri tidak menyukainya. Hal ini berdampak kepada kepribadian kita yang palsu dan tidak konsisten di sepanjang hidup. Mungkin kita menjadi seseorang yang membenci diri sendiri, tidak suka dengan realitas diri kita, selalu stres dan mudah meledakan kemarahan. Kita menjadi orang asing di dalam diri kita sendiri, sehingga sulit mengenal dan memahami diri sendiri. Jadi, sangat penting untuk mengenali setiap pemikiran kita. Jika ada pemikiran kita yang berpotensi merugikan hidup kita, maka kita harus menghindarinya. Pengendalian pikiran menjadi sangat penting jika kita ingin menjadi diri sendiri yang otentik.  

Pikiran adalah benih yang akan tumbuh untuk menciptakan sikap, perilaku, karakter, dan tindakan kita. Jika pikiran-pikiran negatif menguasai diri kita; maka semua tindakan kita berpotensi melanggar etika, moralitas, norma dan hukum dalam kehidupan. Pikiran-pikiran positif yang berlandaskan cinta, kepedulian, sopan-santun, empati, toleransi, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kerja keras akan menciptakan tindakan yang membawa sukacita dan kedamaian bagi semua orang. Intinya, setiap tindakan kita muncul dari pikiran-pikiran kita yang tersembunyi di alam bawah sadar kita. Setiap tindakan kita tidak mungkin muncul tanpa dari pikiran yang sudah berubah dari benih menjadi tindakan. Jadi, tidak ada hal spontan atau tidak direncanakan. Apa pun tindakan yang kita lakukan adalah benih pikiran yang sudah tumbuh dan mekar di dalam diri kita. Jika benih-benih pikiran baik yang mekar, hasinya sukacita; sebaliknya, jika benih-benih pikiran buruk yang mekar, hasilnya penderitaan. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kesadaran tertinggi kita agar mampu setiap saat memikirkan hal-hal positif di sepanjang kehidupan kita, sehingga pemikiran positif tersebut berakumulasi menjadi kekuatan, yang memberikan kebahagiaan dan kedamaian hidup bagi kita dari dalam diri kita.

Indah dan tidak indahnya hidup kita ditentukan oleh pemikiran-pemikiran kita. Jalan hidup kita ditentukan oleh pemikiran-pemikiran kita. Masa depan kita ditentukan oleh pemikiran kita. Kita adalah apa yang kita pikirkan terus-menerus. Kita tumbuh oleh sebab dan akibat dari pemikiran kita. Tidak mungkin hidup kita menjadi bahagia dan damai jika setiap hari kita memiliki pikiran tentang kebencian, iri hati, berbohong, kemarahan, curiga, khawatir, takut, merendahkan orang lain, dan pikiran-pikiran negatif yang lainnya. Pikiran kita tak tergoyahkan dalam menciptakan karakter dan kepribadian kita. Walaupun pikiran-pikiran kita tak terlihat, tetapi mereka akan memperlihatkan wujudnya melalui karakter dan kepribadian kita. Karakter dan kepribadian yang baik dihasilkan dari kesadaran tertinggi kita, yang setiap momen menanam pikiran-pikiran positif ke dalam diri sendiri. Pikiran-pikiran positif yang dijaga dan dirawat secara terus-menerus dari upaya berkelanjutan di sepanjang hidup kita, akan menciptakan diri kita yang asli dengan kehidupan yang indah dan sejahtera.

Kita menciptakan hidup kita melalui pemikiran kita. Pemikiran buruk kita akan tumbuh dan mekar untuk menghancurkan diri kita dari dalam. Pemikiran baik kita akan tumbuh dan mekar untuk mensejahterakan diri kita dari dalam. Bahagia dan tidak bahagianya hidup kita dihasilkan dari pemikiran kita, bukan oleh orang di luar diri kita. Jadi, setiap pemikiran negatif adalah senjata yang sangat berbahaya bagi masa depan kita. Cara menggunakan pikiran untuk melihat kehidupan haruslah melalui kesadaran tertinggi kita. Jika pikiran tidak digunakan melalui kesadaran tertinggi, maka penyalahgunaan pikiran akan terjadi. Hal ini akan menjadi kebiasaan yang tidak kita sadari, sehingga kehidupan yang tak kita inginkan tercipta dan menguasai kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

DIRI KITA YANG MENCIPTAKAN KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA

“Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Kebahagiaan di tempat kerja memberi pengaruh yang besar untuk keberhasilan semua orang. Setiap pribadi yang mampu mengkontribusikan energi positif melalui pikiran positif dan perilaku etis menjadikan kehidupan di tempat kerja selalu bahagia dan berkinerja tinggi. Berhentilah untuk meminta kebahagiaan dari orang lain. Tidak ada seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan bagi kita di tempat kerja. Sebab, kebahagiaan itu sendiri ada di dalam diri kita masing-masing, ada dalam cara berpikir kita, sehingga sangat keliru jika kita menunggu kebahagiaan dari sikap dan perilaku orang lain.

Kita adalah pekerjaan yang sedang berlangsung. Kita adalah bagian dari proses kerja menuju tujuan dan untuk mencapai target. Dalam proses kerja, kita menjadi bagian dari sistem yang berkontribusi sebatas tugas dan tanggung jawab, tidak sekaligus kita harus mengerjakan semua hal, kita hanya menjadi bagian terkecil dalam visi dan misi besar organisasi. Jadi, tidak perlu menghabiskan energi dan emosi untuk hal-hal di luar tugas dan tanggung jawab. Hadirlah ke tempat kerja dengan hati yang penuh sukacita, dan berikan perhatian penuh untuk menyelesaikan tugas dengan kompetensi terbaik yang dimiliki.

Setiap orang memiliki perilaku, sikap, cara berpikir, dan emosi yang tidak mungkin untuk disamakan. Kita semua berbeda dan tidak perlu memaksakan diri agar orang lain menjadi sama seperti diri kita. Keunikan dan perbedaan adalah kekayaan yang harus kita manfaatkan untuk mencapai hal-hal terbaik. Tidak perlu memperdebatkan atau mempersoalkan hal-hal yang tidak sama dengan diri kita. Jika kita terlalu mengurusi kepribadian orang lain yang bertentangan dengan kepribadian kita, maka kita akan menghabiskan waktu dan energi dalam ketidakbahagiaan.

Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati. Kita tahu bahwa setiap orang memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Perbedaan ini jika tidak tunduk pada sistem dan nilai-nilai kerja, maka potensi konflik akan merusak pencapaian kinerja terbaik. Hal ini juga akan menciptakan cara berpikir dan emosi yang menghilangkan rasa damai dan kebahagiaan di tempat kerja. Kepatuhan dan ketaatan pada nilai-nilai kerja, sopan santun, etika, komunikasi positif mampu menciptakan energi positif di lingkungan kerja. Energi positif yang terus-menerus berakumulasi dari kebahagiaan setiap individu akan menciptakan kehidupan kerja yang kooperatif, kompetitif, kreatif, inovatif, dan bahagia.

Kebahagiaan dalam pekerjaan dapat kita rawat jika kita mampu dan penuh semangat untuk merealisasikan potensi diri, serta setiap saat menjaga kepercayaan diri dan ketekunan dengan sepenuh hati. Di samping itu, kita juga harus sadar bahwa diri kita dikuasai dua jenis energi, yaitu: energi positif dan energi negatif. Keduanya abadi di dalam diri kita sampai kapan pun. Kesadaran kita bertugas untuk menguatkan energi positif di setiap momen kehidupan. Kesadaran kita tidak boleh memberikan ruang seinci pun untuk kebangkitan energi negatif di dalam diri kita. Ini mungkin akan menjadi tugas seumur hidup kita untuk menggunakan kesadaran agar energi negatif tidur nyenyak dan tidak mampengaruhi jalan kehidupan kita.

Tantangan dan kesulitan adalah vitamin untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi. Jangan gelisah, khawatir, takut, dan mengorbankan kebahagiaan saat kesulitan memperburuk keadaan. Jika di masa sulit mampu menjaga diri dengan energi positif yang kuat, kita akan tetap hebat dan tak kehilangan kebahagiaan. Jadi, setiap saat secara sadar tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri. Apa pun cobaan dan kesulitan yang berusaha menggagalkan kerja keras kita, jangan dibiarkan dalam energi negatif. Jaga pikiran, emosi, dan suara hati dalam kebahagiaan. Jangan memiliki pikiran yang mudah dipengaruhi oleh kekuatan buruk dari luar diri. Jangan menjadi mangsa orang-orang negatif yang hidup di sekitar kita. Jangan mencoba mencari kesalahan dan kekurangan siapa pun. Kebahagiaan tercipta dari aliran energi positif di dalam diri yang kuat dan selalu positif saat berinteraksi dengan energi negatif.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENEMUKAN KEMBALI SEMANGAT HIDUP

“Sangat wajar kalau kita mengalami masalah dalam kehidupan. Tetapi yang tidak wajar itu adalah saat kita dibawa ke dalam kegelapan dan rasa putus asa.”~Djajendra

Semangat hidup adalah jalan untuk menemukan solusi terbaik. Berbagai macam persoalan hidup menjadi bagian dari kehidupan yang harus kita jalani. Suka atau tidak, setiap orang memiliki masalah dalam hidupnya. Masalah yang terkait dengan kesehatan, keuangan, hubungan, kehilangan, kemarahan, dan sangat banyak persoalan-persoalan hidup yang menjadikan kita kehilangan semangat hidup. Semangat hidup suka menyerah pada kesulitan, kegagalan, dan tantangan. Padahal semangat hidup dibutuhkan agar kita mampu menemukan solusi terbaik.

Sangat wajar kalau kita mengalami beberapa masalah dalam kehidupan. Tetapi yang tidak wajar itu adalah saat kita dibawa ke dalam kegelapan dan rasa putus asa. Masalah kehidupan tidak lebih merupakan bagian dari perjalanan hidup yang bersifat sementara. Saat masalah muncul kita harus fokus untuk menguatkan diri dan menemukan kembali semangat hidup kita yang terhebat. Kita harus bangkit dengan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati, sehingga kekuatan dari dalam diri mampu membantu mengeluarkan kita dari masalah dan kesulitan.

Orang-orang yang tidak memiliki semangat hidup akan membiarkan hidupnya dipermainkan oleh berbagai macam rintangan dan kesulitan. Mereka yang menyerah menjadi tidak berdaya untuk kembali ke kehidupan yang produktif. Semangat hidup adalah kunci untuk bangkit kembali dari kesulitan. Jangan pernah kehilangan semangat hidup walau realitas kehidupan membuat kita dalam kesulitan. Tumbuhkan kesadaran bahwa kehidupan ini untuk dijalani dengan penuh kegembiraan. Jika dalam perjalanan ada masalah dan kesulitan, jangan pernah mengurangi kegembiraan dan ketenangan pikiran. Karena kegembiraan dan ketenangan pikiran adalah sumber energi positif yang mampu mengeluarkan kita dari masalah.

Terangi diri dengan cahaya optimisme agar semua ketidakmampuan hilang. Cahaya optimisme di dalam diri mampu menemukan sumber kekuatan dan potensi terbaik untuk mengeluarkan kita dari kesulitan. Jangan pernah ada kegelapan dan kesulitan yang hidup di dalam diri. Jika kita menghabiskan seluruh hidup kita dalam kegelapan dan kesulitan, maka kita tidak pernah melihat keindahan. Hidup ini indah dan nikmat jika kita mampu menerangi pemikiran kita dengan energi positif. Energi positif di dalam diri mampu menemukan semangat hidup, sehingga tidak ada masalah atau kesulitan yang tidak diatasi oleh semangat hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGARAHKAN PIKIRAN UNTUK KEBAHAGIAAN HIDUP

“Semua masalah dan persoalan dalam hidup terjadi karena kita tidak mampu mengarahkan pikiran untuk melihat hal-hal baik.”~Djajendra

Apakah sudah menggunakan pikiran sebagai alat untuk mendapatkan kebahagiaan dan kedamaian hidup? Ketika kita tidak mampu mengendalikan pikiran, maka pikiran akan mengendalikan hidup kita. Pikiran menentukan baik buruknya kehidupan yang kita jalani. Semua masalah dan persoalan dalam hidup terjadi karena kita tidak mampu mengarahkan pikiran untuk melihat hal-hal baik. Pikiran kita bisa menjadi teman terbaik atau musuh terburuk. Oleh karena itu, kita tidak boleh membiarkan pikiran menjemput memori buruk dari masa lalu dan menciptakan ketakutan tentang hari esok. Kehidupan bahagia dan damai adalah produk dari pikiran positif yang fokus untuk menikmati keindahan pada momen sekarang.

Pikiran menguasai panca indera dan kesadaran yang mampu menguasai pikiran. Pekerjaan utama kita dalam hidup adalah menjaga dan mengarahkan pikiran untuk selalu melihat hal-hal yang indah dan positif. Jika kita tidak sadar tentang kekuasaan besar yang dimiliki oleh pikiran atas hidup kita, maka jalan hidup kita selalu terombang-ambing tanpa arah. Pikiran yang tidak terkendali akan membuat kita kehilangan kemampuan untuk menemukan kebahagiaan dan kedamaian dalam hidup. Pikiran yang tidak dibuat sejalan dengan tujuan hidup akan menciptakan arahnya sendiri dan membuat kita selalu gagal dalam segala hal. Jadi, setiap momen kita harus sadar bahwa pikiran tidak boleh dibiarkan mengundang penderitaan ke dalam hidup kita. Jiwa kita selalu ingin kebahagiaan dan kedamaian. Pikiran tidak boleh dibiarkan membawa penderitaan bagi jiwa yang suka kebahagiaan dan kedamaian.

Kita membutuhkan pikiran kreatif yang optimis dan positif tentang kehidupan yang kita jalani. Kita membutuhkan pikiran kreatif yang kukuh untuk menciptakan kebahagiaan dan kedamaian bagi hidup kita. Sedangkan sifat pikiran adalah selalu goyah, tidak stabil, tidak tenang, mudah terpengaruh, dan tidak memiliki kepastian. Jalan hidup kita sangat dipengaruhi oleh pikiran, tetapi kita tidak boleh mengandalkan pikiran sebagai kekuatan yang mengarahkan hidup kita, karena sifat pikiran mudah goyah dan tidak tenang. Oleh karena itu, kita harus mengandalkan kesadaran jiwa kita dalam setiap langkah di sepanjang perjalanan hidup yang kita inginkan. Pikiran harus terus menerus dibersihkan dari lapisan-lapisan energi negatif yang sejak lama sudah tersimpan di dalam memori bawah sadar dan sadar. Selama lapisan-lapisan energi negatif tidak dibersihkan, pikiran positif sulit kita miliki. Semua lapisan energi negatif di dalam pikiran memiliki sifat buruk yang menghambat kita untuk merasakan kebahagiaan dan keindahan hidup.   

Pikiran tidak boleh dibiarkan menjadi tuan bagi jiwa kita. Pada dasarnya semua sifat pikiran menciptakan kelemahan bagi kehidupan jiwa. Jiwa membutuhkan kebahagiaan dan tidak pernah menginginkan penderitaan, tetapi sifat pikiran tidak peduli tentang kebahagiaan dan penderitaan. Sifat pikiran sangat liar dan tidak memiliki empati untuk menjaga kebutuhan jiwa. Oleh karena itu, kesadaran kita harus dikuatkan agar mampu mengontrol dan mengarahkan pikiran. Kesadaran harus benar-benar kuat dan memiliki pengetahuan yang luas untuk bisa mengatur pikiran. Pikiran harus diatur, diarahkan, dan dilatih untuk melayani kebahagiaan jiwa. Jadi, kesadaran dan kebijaksanaan harus bersatupadu untuk mengarahkan pikiran agar berjalan di jalan yang dibutuhkan oleh jiwa. Jika kesadaran dan kebijaksanaan sudah mampu mengendalikan panca indera, maka pikiran mampu dikendalikan dan digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMILIKI PIKIRAN YANG INDAH

“Jika kita kehilangan kesehatan oleh pikiran yang cemas dan takut dengan masalah hidup, maka itu sama saja membiarkan harta terpenting hilang dan menciptakan penderitaan.”~Djajendra

Pikiran sangat mudah terpengaruh dengan realitas hidup yang bermasalah. Ketika perjalanan hidup tidak berjalan dengan baik dan menimbulkan masalah, maka pikiran akan memiliki masalah dan beban yang berat. Pikiran yang bermasalah akan menciptakan stres dan penderitaan. Jika pikiran tidak dikendalikan dalam energi positif, maka kehidupan akan dijalani dalam penderitaan dan kecemasan yang berlebihan. Oleh karena itu, pikiran perlu dijaga dan dirawat dalam kegembiraan hidup. Pikiran yang damai, tenang, dan gembira adalah kekayaan sejati. Pikiran yang damai, tenang, dan gembiran adalah sumber kenikmatan hidup. Jangan membiarkan pikiran dikendalikan oleh masalah dan kesulitan hidup. Latih pikiran untuk selalu bersyukur, ikhlas, gembira, dan menerima apa pun kenyataan hidup.

Memiliki pikiran yang indah dalam menghadapi situasi dan keadaan hidup adalah kunci kebahagiaan. Kemampuan untuk menikmati apa pun situasi hidup adalah hadiah terbesar yang ditawarkan kehidupan bagi kita. Jelas, orang yang mampu menikmati hidup dalam situasi apa pun adalah orang yang sadar bahwa dirinya bukan siapa-siapa dan tidak berdaya untuk mengatasi semua masalah hidup. Keterbatasan dan ketidakmampuan adalah milik setiap manusia, sehingga tidak boleh dibiarkan untuk membebani pikiran. Pikiran harus dilatih untuk melihat hal-hal indah dalam setiap situasi hidup. Pikiran harus dilatih untuk melihat keindahan dalam masalah yang sedang dihadapi.

Hidup setiap orang terikat dengan tanggung jawab dan kewajiban. Setiap hari kita semua memiliki tanggung jawab dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Jika semuanya lancar, maka tanggung jawab dan kewajiban dengan mudah dapat dilaksanakan. Persoalannya, hidup itu tidak selalu berjalan sesuai rencana kita. Kadang-kadang, semua rencana dan upaya menciptakan masalah, sehingga kita kesulitan untuk memenuhi tanggung jawab dan kewajiban. Saat tanggung jawab dan kewajiban tidak mampu kita penuhi, maka saat itu pikiran merasa terancam dan menghilangkan rasa damai dalam diri. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, maka hal pertama yang dirusak adalah kesehatan kita dan juga hilangnya kebahagiaan hidup. Padahal kesehatan kita adalah harta yang paling penting untuk dijaga dan dirawat. Jika kita kehilangan kesehatan oleh pikiran yang cemas dan takut dengan kenyataan hidup, maka itu sama saja membiarkan harta terpenting hilang dalam penderitaan hidup.

Sesulit apa pun masalah dan persoalan hidup yang sedang dihadapi semua itu hanya bersifat sementara. Hidup kita ini sementara dan sangat singkat, sehingga tidak perlu dibebani dengan penderitaan yang berlebihan. Kita di dunia ini untuk menikmati maha karya Tuhan dengan gembira dan rasa syukur.Tidak ada apa pun yang kita miliki di dunia ini kecuali rasa gembira dan hati yang damai. Kita hadir ke dunia tidak membawa apa-apa dan akan meninggalkan dunia tanpa membawa apa-apa. Harta kita yang sejati itu dalam bentuk kesehatan, kebahagiaan, kedamaian, ketenangan, kesejahteraan, dan keindahan pikiran atas apa pun yang dihadapi. Jadi, ketika ada masalah dan persoalan hidup yang rumit, maka belajar untuk mengalihkan pikiran dari semua masalah dan persoalan hidup. Ketika kita benar-benar sudah tidak berdaya dan tidak mampu, menyerahlah pada kehendak Tuhan dan membiarkan masalah tersebut terselesaikan sesuai kehendak Tuhan.

Setiap hari fokuskan pikiran hanya untuk melihat hal-hal terindah yang membawa sukacita ke dalam hati. Satu masalah hidup tidak boleh merusak jutaan kebaikan hidup yang Tuhan berikan setiap hari kepada kita. Walaupun tanggung jawab dan kewajiban mendesak dengan ancaman, kendalikan dan alihkan pikiran untuk merasakan kedamaian dan ketenangan hidup. Tidak perlu membawa beban yang berat di sepanjang hidup. Biarkan beban itu berada di luar diri kita. Ketika sudah mampu selesaikan beban berat tersebut. Ketika belum mampu isi energi positif sebanyak-banyaknya ke dalam diri dan nikmati keindahan hidup.

Ketika energi positif menguasai pikiran, kecerdasan, ingatan, ego, tubuh, dan emosi kita; maka, batin kita penuh dengan kedamaian, dan semua masalah atau persoalan akan mudah terselesaikan. Nikmati semua proses hidup dalam segala situasi dengan kesenangan dan kesabaran. Miliki niat dan tekad untuk menjaga kedamaian hati dan pikiran yang tenang saat menghadapi apa pun persoalan hidup. Katakan kepada diri sendiri bahwa hidup ini singkat dan sementara, sehingga tidak boleh dibiarkan dalam penderitaan dan kekacauan. Kuatkan energi positif di dalam diri untuk menenangkan situasi kacau dan tingkatkan kekuatan suara hati yang positif untuk menenangkan pikiran yang bermasalah. Pikiran menjadi bermasalah karena dia pikir bahwa hidup ini akan berjalan sesuai rencana dan keinginannya. Perlu dipahami bahwa hidup tidak akan pernah berjalan sesuai keinginan. Ketidakpastian dan kesulitan akan hadir untuk merubah jalan hidup dari keinginan menuju kenyataan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGGUNAKAN EMPAT KEKUATAN DENGAN BIJAK

“Fokuskan hidup ke dalam diri dan temukan diri sejati.”~Djajendra

Setiap orang memiliki anugerah dalam bentuk pikiran, kecerdasan, ingatan, dan ego. Keempat anugerah ini menentukan cara kita menjalani hidup. Keempat anugerah ini adalah kekuatan yang menentukan jalan hidup kita. Jika kita tidak memiliki kesadaran dan kebijaksanaan dalam menggunakan keempat anugerah ini, maka kita selalu terjebak dalam kehidupan yang tidak nyaman dan tidak menyenangkan hati. Jadi, kita harus sadar dan mau belajar lebih banyak lagi tentang diri kita sendiri. Semua persoalan hidup muncul karena kita tidak mampu memahami diri kita sendiri. Memperhatikan diri sendiri artinya memperhatikan pikiran, ingatan, kecerdasan, ego, dan tubuh kita dengan sungguh-sungguh. Kebahagiaan dan kedamaian hidup bukan bersumber dari luar diri kita, tetapi dari kemampuan kita untuk mengelola keempat kekuatan di dalam diri dengan bijaksana.

Pikiran, kecerdasan, ingatan, dan ego adalah empat kekuatan yang membentuk jati diri kita. Keempatnya berada di dalam diri kita. Walaupun keempatnya berada di dalam diri kita, tetapi mereka berbeda dan masing-masing menjalankan fungsinya secara otomatis. Keempatnya bisa kita kendalikan dan menjaganya dalam keharmonisan jika kita memiliki kesadaran tingkat tinggi. Kesadaran, pengetahuan, dan kebijaksanaan adalah kunci untuk memanfaatkan keempat anugerah tersebut bagi kehidupan kita yang indah dan damai. Jika keempat kekuatan itu tidak harmonis di dalam diri kita, maka hidup kita penuh dengan tekanan dan permasalahan yang berat. Semua hal kecil akan kita jadikan sebagai masalah dalam hidup kita, sehingga akhirnya hari-hari kita akan terbuang sia-sia dalam penderitaan dan kekurangan. Oleh karena itu, kita harus benar-benar memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk mengelola keempat kekuatan tersebut agar dapat menjadi fondasi yang kuat untuk kebahagiaan hidup kita.

Kita harus mengenal diri kita sendiri melalui cara kerja pikiran kita, cara kerja kecerdasan kita, cara kerja ingatan kita, dan cara kerja ego kita. Kita juga harus memahami dan memiliki pengetahuan untuk mengelola keempat kekuatan tersebut agar memberikan kebahagiaan dan keindahan bagi hidup kita. Ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, adalah produk yang dihasilkan dari keharmonisan keempat kekuatan tersebut. Pikiran memiliki kekuatan untuk memproyaksikan tujuan atau visi. Kecerdasan memiliki kekuatan untuk melakukan analisis dan menarik kesimpulan. Ingatan mengingat kembali semua informasi dan pengetahuan yang tersimpan di alam bawah sadar dan alam sadar kita. Ego mewakili kepentingan diri sendiri dan juga mewakili motivasi diri agar tujuan dan keinginan bisa segera diwujudkan. Mengenal diri sendiri dan berdialog dengan diri sendiri menjadi sangat penting agar keempat kekuatan tersebut dapat kita manfaatkan dengan bijak dan optimal. Jadi, setiap hari kita perlu memberikan perhatian yang besar untuk meningkatkan kualitas dari keempat kekuatan tersebut. Karena waktu kita terbatas, maka kita harus mengurangi pemborosan waktu untuk hal-hal yang tidak penting dari luar diri kita. Fokuskan hidup ke dalam diri dan temukan diri sejati. Hanya diri sejati yang mampu menguatkan kesadaran untuk menciptakan keseimbangan dan keharmonisan di dalam dirinya.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KEBAHAGIAAN ADALAH GAYA HIDUP

“Kebahagiaan kita itu pilihan dari kesadaran hidup kita.”~Djajendra

Kebahagiaan bukanlah tujuan hidup atau pencapaian. Kebahagiaan adalah gaya hidup yang menciptakan kenyamanan emosional dan keadaan pikiran, yang selalu merasa nyaman dengan segala keadaan dan situasi hidup. Intinya, kalau ingin bahagia tidak menunggu sesuatu atau tergantung kepada sesuatu. Kebahagiaan adalah gaya hidup yang mengalir dari dalam diri melalui pikiran dan emosional yang merasa nyaman di sepanjang proses hidup. Pikiran dan emosi tidak akan menanggapi tantangan hidup secara serius, tetapi kesadaran dimunculkan untuk menjaga diri agar selalu bahagia dan damai hidupnya. Untuk bisa membangun kesadaran, kita harus terbiasa berdialog dengan diri sendiri, memiliki waktu satu atau dua jam sehari untuk mengenal diri sendiri secara mendalam. Mengenal diri sendiri dan memelihara kesadaran murni diri adalah realitas yang diperlukan untuk memiliki kebahagiaan sebagai gaya hidup.

Ketika pikiran kita terjebak dalam stres, ketakutan, marah, kesal, atau khawatir; maka kita merasa tidak nyaman. Keadaan emosional yang tidak nyaman ini akan mengambil kebahagiaan kita dan menciptakan penderitaan bagi hidup kita. Kita ketahui bahwa dalam hidup ini kita sebagai manusia tidak mungkin menjalani hidup yang mulus-mulus saja. Kadang situasi sulit harus kita hadapi dan sering sekali kita merasa tidak berdaya. Perasaan tidak berdaya dalam situasi sulit pasti membuat pikiran dan emosional tidak nyaman dan tidak aman. Persoalan-persoalan seperti: krisis keuangan, penghinaan, pengkhianatan, cemburu, penyakit, kemarahan, hubungan yang saling bertentangan, ketidakmampuan, tidak ada pengertian, ancaman, dan berbagai situasi yang membawa energi negatif ke dalam hidup kita pasti akan membuat pikiran dan emosional menjadi tidak nyaman. Jelas, semua situasi negatif ini akan membuat hidup kita tidak bahagia dan penuh penderitaan.

Ketika kita memutuskan bahagia sebagai gaya hidup kita, maka kita harus menjaga diri kita agar tidak dimasuki oleh kekuatan negatif dari sumber mana pun. Kesadaran dan mental yang terlatih untuk menerima berbagai situasi dan persoalan hidup, serta tidak membiarkannya masuk ke dalam pikiran dan emosional menjadi kunci kebahagiaan hidup. Tugas kesadaran kita adalah menjaga kebahagiaan hidup kita, sehingga situasi yang tidak baik dan orang-orang yang membawa energi negatif ke dalam hidup kita harus diblokir. Semua berita, persoalan, tekanan, masalah, dan kemarahan yang bersumber dari luar diri; tidak boleh memasuki pikiran dan emosional kita. Karena kita sudah memilih kebahagiaan sebagai gaya hidup; maka, kita tidak boleh membiarkan emosi kita khawatir, terluka, takut, marah, gelisah, atau stres. Semua perasaan dan realitas di dalam diri kita adalah ciptaan kita, pilihan kita. Jadi, kebahagiaan hidup itu adalah pilihan kita sendiri, bukan bersumber dari luar diri kita.

Dalam keadaan yang paling menantang, dalam situasi yang paling sulit, jangan membiarkan rasa takut menguasai diri. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa kita sebagai manusia sesungguhnya tidak memiliki kemampuan apa-apa tanpa bantuan dari Tuhan. Jadi, minta tolonglah sama Tuhan, tidak perlu berharap pertolongan dari siapa pun. Hanya Tuhan yang bisa menolong kita saat kita berada dalam situasi yang sangat sulit. Ketika kita sudah menyerah pada kehendak Tuhan dan menerima apa pun keputusannya, maka pikiran dan emosional kita bisa berdamai dengan realitas hidup. Kebahagiaan tidak bersumber dari harta, uang, hubungan, jabatan, kekuasaan, kesenangan; tetapi, bersumber dari keyakinan kita yang mendalam bahwa Tuhan selalu membantu hidup kita, sehingga kita tidak perlu khawatir atau takut dengan keadaan hidup yang sulit.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI MASA SULIT DENGAN TEKUN DAN DISIPLIN

“Tidak boleh ada jalan untuk kembali sampai kita mendapatkan impian kita.”~Djajendra

Masa sulit bisa datang kepada siapa saja. Sebuah solusi yang ditemukan dimasa lalu bisa menjadi sebuah masalah pada saat sekarang. Ketika kerja keras dan perjuangan tidak menghasilkan apa-apa, menjadikan kita semakin tidak berdaya, maka jangan putus asa, tetap tenang untuk melewati masa sulit. Ketekunan adalah satu hal yang dibutuhkan saat menghadapi masa sulit. Biasanya, pikiran negatif akan mencoba menciptakan perasaan khawatir, takut, tak berdaya, cemas, dan semua rasa yang mencoba membuat kita terjebak dalam ketidakmampuan. Ketika energi negatif mencoba menguasai diri kita, maka bangkitlah dengan kepositifan dan optimisme, kepercayaan pada Tuhan dan iman pada diri sendiri yang memungkinkan ketekunan dan memungkinkan kita untuk tidak menyerah.

Apa pun peristiwa hidup yang sedang kita alami tidak lebih dari pertarungan antara energi positif dengan energi negatif. Diri kita tidak boleh hilang dalam keraguan dan ketakutan. Kita harus menjadi diri sendiri yang jujur dengan semua keadaan, kemudian mengutamakan dulu untuk membangun kekuatan diri sendiri. Biarkan semua ketidakmampuan dan masalah itu berada di luar diri kita. Jangan pernah membiarkan masalah masuk ke dalam rasa dan pikiran kita. Ketenangan dan keyakinan bahwa Tuhan pasti memberikan jalan keluar haruslah menjadi kekuatan untuk menemukan solusi yang tepat.

Untuk menemukan solusi yang tepat kita harus memiliki ketekunan, disiplin, ketenangan, keyakinan, dan kepercayaan diri. Biasanya, ketika ada masalah dalam kesulitan yang sedang kita hadapi, masalah tersebut akan hadir untuk meneror dan menakut-nakuti kita. Jika kita memberikan perhatian berlebihan kepada hal-hal negatif tersebut, maka kita kehilangan kemampuan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Oleh karena itu, jangan melayani masalah tersebut sampai diri kita kuat dan tenang untuk menyelesaikan masalah tersebut. Untuk membuat diri kita kuat, kita harus menjadi lebih tekun dan disiplin agar menemukan solusi yang tepat bagi kesulitan yang kita hadapi. Ketekunan adalah kunci untuk menemukan solusi. Ketekunan membutuhkan ketenangan dan kepercayaan diri yang kuat. Ketegaran, kesabaran, ketenangan, menggantungkan hidup kepada Tuhan, dan keyakinan yang kuat bahwa Tuhan pasti membantu adalah fondasi untuk menemukan solusi.

Ketulusan untuk menyelesaikan semua masalah memungkinkan kita untuk meningkatkan ketekunan dan disiplin. Semangat dan motivasi yang hebat diperlukan saat menghadapi masa sulit. Mental yang hebat untuk bertahan dan sekaligus bangkit menghadapi masa sulit adalah kekuatan yang kita perlukan. Tidak ada yang mustahil untuk mencapai apa yang kita impikan. Masa sulit hanya menguatkan mental dan meningkatkan kepercayaan diri untuk kehidupan di level yang lebih tinggi. Jangan pernah berpikir tidak mampu. Jangan pernah mengatakan tidak bisa mencapai. Jangan pernah membiarkan pikiran negatif mendominasi perasaan kita. Jangan pernah membiarkan hal apa pun menjadi penghalang untuk kemajuan diri kita. Jangan pernah membiarkan pikiran berpikir bahwa Tuhan tidak membantu kita. Kita kalah ketika kita menyerah dan tidak berusaha, tetapi selama kita tekun dan memiliki disiplin yang tinggi, kita memiliki harapan untuk mencapai semua cita-cita kita.

Ketekunan diperlukan agar kita terus bergerak maju menuju tujuan hidup kita. Ketekunan diperlukan agar kesulitan dan masalah tidak melemahkan diri kita. Tidak boleh ada upaya untuk berhenti di tengah jalan. Tidak boleh ada jalan untuk kembali sampai kita mendapatkan impian kita. Keyakinan, ketekunan, kegigihan dan perjuangan yang terus-menerus akan menuai hasil yang kita inginkan. Ketulusan untuk mengerjakan pekerjaan sebagai ibadah akan memberi kesuksesan bagi hidup kita. Semua keberhasilan dapat kita capai melalui ketekunan dan disiplin. Kesulitan dan masalah tidak pernah permanen, mereka akan hilang saat kita lebih kuat dari mereka.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

TIDAK PERLU GELISAH TENTANG MASA DEPAN

“Hidup kita adalah perjalanan diri sejati bersama potensinya untuk dipersembahkan kepada kehidupan.”~Djajendra

Sikap tidak sabar dan terburu-buru sering merugikan diri sendiri. Ketika kita tidak sabar semuanya terasa lama. Keinginan untuk mendapatkan sesuatu dengan lebih cepat menjadikan kita kurang berhati-hati, sehingga sebuah kesalahan akan membuat keinginan tersebut lebih lama lagi didapatkan. Sikap tidak sabar dan terburu-buru akan menjadi sumber penderitaan bagi siapa pun. Kita perlu berguru kepada alam semesta yang tidak pernah terburu-buru dan selalu tenang, tetapi mencapai segalanya melalui proses yang dilalui.

Sikap tidak sabar akan diikuti perasaan gelisah dan khawatir tentang hal-hal yang ingin dicapai. Padahal, tidak seorang pun mampu memastikan bahwa dirinya akan mencapai hasil seperti yang diinginkan. Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang tidak berdaya, tetapi pikiran manusia menganggap dirinya berdaya untuk segala hal bagi hidupnya. Pikiran dan perasaan yang tidak sadar akan selalu gelisah tentang masa depannya. Kegelisahan dan kekhawatiran yang berlebihan akan menguras energi, sehingga kita tidak mampu fokus untuk menyelesaikan hal-hal penting bagi kebaikan kita.

Kecerdasan kehidupan ada di dalam diri kita. Kecerdasan kehidupan ini membutuhkan pikiran dan perasaan yang tenang, damai, dan tidak pernah stres agar bisa menyelesaikan semua hal dengan tepat; termasuk hal-hal di dalam diri kita. Kecerdasan kehidupan di dalam diri kita inilah yang mengatur tubuh, jiwa, dan pikiran agar berkembang untuk memenuhi harapan. Intinya, kita tidak perlu khawatir atau gelisah tentang masa depan kita. Sebab, kecerdasan kehidupan di dalam diri kita mampu menjadikan kita lebih produktif dan berkualitas untuk menangani setiap tantangan dengan solusi terbaik. Semakin tenang, damai, dan bahagia diri kita dengan kehidupan yang kita jalani; maka, semakin mampu kita menemukan cara terbaik untuk masa depan yang gemilang.

Jadilah diri sendiri apa adanya dan tidak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain. Mungkin orang-orang di sekitar kita terlihat sangat sukses dalam berbagai bidang kehidupannya. Dalam hal ini, kita harus bahagia tentang orang-orang di sekitar kita tersebut, tetapi kita tidak boleh ingin seperti mereka. Kita harus fokus dengan ketenangan dan kedamaian hati untuk melakukan hal-hal yang sedang menjadi tugas kita dengan berkualitas. Fokus pada potensi diri sendiri. Fokus pada tujuan hidup diri sendiri. Jangan tergoda dengan hal-hal hebat yang terlihat dari orang lain. Kita tidak tahu apa tujuan hidup kita yang dikehendaki Tuhan. Doa, rasa syukur, dan ketenangan pikiran di setiap situasi akan mengantar kita ke jalan hidup yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

“Hidup kita adalah perjalanan diri sejati bersama potensinya untuk dipersembahkan kepada kehidupan.”~Djajendra

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

Older posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑