MENINGKATKAN KEKUATAN KEUANGAN KELUARGA

“Gaya hidup boros dan perilaku tidak produktif merupakan akar kemiskinan.”~Djajendra

Kita semua sedang hidup di puncak peradaban konsumtif yang paling tinggi. Bila tidak mampu mengendalikan nafsu belanja, maka penghasilan yang didapatkan tidak akan pernah cukup. Kadang-kadang, seluruh penghasilan dihabiskan untuk hal-hal konsumtif ditambah utang konsumtif. Akibatnya, penghasilan menjadi minus karena ditambah beban utang, dan Anda pun tidak akan bisa membangun kekayaan untuk bisa mencapai kebebasan finansial.

Gaya hidup boros dan perilaku tidak produktif merupakan akar kemiskinan. Sering sekali terlihat, sebuah rumah tangga dengan penghasilan yang tidak besar, tetapi rumahnya diisi penuh dengan berbagai macam barang elektronik yang membuat listrik bulanan menjadi tinggi. Memiliki smartphone lebih dari satu yang membuat biaya pulsa tinggi. Memiliki televisi lebih dari satu. Belum lagi kebiasaan merokok yang menguras uang cukup banyak. Memiliki motor lebih dari satu. Termasuk kebiasaan makan di luar rumah atau tidak memasak sendiri. Jelas, semua ini adalah pola hidup boros yang membuat semua pendapatan tidak akan pernah cukup untuk membiayai kebutuhan hidup.

Uang adalah sebuah kekuatan untuk ketenangan hidup. Bila semua pendapatan dihabiskan untuk hal-hal konsumtif dengan alasan pas-pas an untuk memenuhi kebutuhan hidup, maka ketenangan hidup pasti hilang. Hargai uang, hormati uang dengan memiliki gaya hidup yang sederhana dan tidak boros. Mulailah dengan merubah barang-barang yang Anda punya. Televisi cukup satu, smartphone cukup satu, berhenti merokok, barang-barang elektronik penguras isi kantong Anda jangan digunakan lagi. Lakukan penghematan total untuk mengurangi tagihan atau biaya bulanan Anda sebesar mungkin.

Kemewahan hidup bersumber dari rasa syukur, bukan dari kemampuan Anda menghabiskan uang untuk berbelanja sebanyak mungkin. Kebiasaan konsumtif adalah kebiasaan yang mengantar Anda menjadi miskin dan hidup tidak tenang. Mengutip kata-kata Bill Gates: “Bukan kesalahan Anda jika Anda lahir miskin, tetapi kesalahan Anda jika Anda mati miskin.” Kemiskinan terjadi karena tidak mampu bersyukur dengan penghasilan yang dimiliki dan tidak memiliki disiplin untuk menabung uang. Walaupun uang yang ditabung sangat sedikit jumlahnya, tetaplah menabung. Masalah menabung dan menginvestasi adalah masalah kebiasaan. Bila Anda terlatih dan terbiasa menabung sabagian dari penghasilan Anda, maka lama ke lamaan Anda menjadi kaya karena sudah memiliki kebiasaan untuk menabung lebih banyak uang.

Kebiasaan pola hidup boros melemahkan keuangan keluarga. Di samping itu, menciptakan rasa khawatir yang menguras energi produktif Anda. Tanpa energi produktif, kemampuan Anda untuk menghasilkan uang yang lebih banyak juga akan terhambat. Pastikan Anda sangat memahami bahwa uang adalah sebuah kebutuhan untuk bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup sehari-hari yang lainnya. Tanpa kekuatan keuangan yang baik, maka hidup Anda menjadi sulit dan berat dalam menghadapi realitas kehidupan ekonomi sehari-hari.

Kekuatan keuangan keluarga bukan bersumber dari besarnya penghasilan, tetapi dari besarnya kemampuan untuk menabung uang. Mulailah dengan mental positif Anda untuk mensyukuri dan berterima kasih dengan hidup Anda yang sekarang ini. Kemudian, disiplinkan diri untuk menciptakan kebiasaan dan perilaku yang tidak mudah tergoda terhadap barang-barang konsumtif. Tidak tergesa-gesa dalam membeli sesuatu. Miliki prioritas dan kesabaran untuk menunggu membeli sebuah kebutuhan. Jangan tergoda untuk membeli barang dengan utang. Kumpulkan uang baru membeli barang konsumtif. Ingat, utang hanya boleh untuk hal-hal produktif. Bila utang digunakan untuk hal-hal konsumtif, maka hidup selalu dalam kekurangan uang.

Kebiasaan menghabiskan waktu berjam-jam di depan televisi hanya mendoktrin alam bawah sadar Anda dengan produk-produk yang diiklankan. Akibatnya, Anda sulit lepas dari perangkap konsumtif. Alam bawah sadar Anda akan selalu memaksa Anda untuk membeli barang-barang yang sesungguhnya tidak Anda perlukan. Oleh karena itu, daripada menonton televisi berjam-jam setiap hari lebih baik membaca buku, berolahraga, mengerjakan hobi, ataupun melakukan hal-hal positif di lingkungan kehidupan Anda.

Kebebasan finansial hanya bisa dimiliki saat Anda memiliki tingkat rasa syukur yang cukup tinggi atas realitas kehidupan keuangan Anda. Jadi, sekali lagi, kebebasan finansial bukan dihasilkan dari besarnya jumlah uang yang Anda miliki, tetapi dari tingkat rasa syukur yang tinggi dan perilaku hidup yang produktif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KESADARAN UNTUK MENCIPTAKAN NILAI TAMBAH EKONOMI

PROFILE DJAJENDRA CORPORATE TRAINING 01

“Resep untuk hidup sejahtera adalah menjadikan diri Anda sebagai energi produktif pencipta nilai tambah ekonomi.” ~ Djajendra

Hidup berarti terhubung dengan realitas ekonomi. Setiap orang adalah bagian dari kekuatan ekonomi, yang terikat dalam permainan realitas ekonomi. Tidak ada seorang pun yang bisa hidup sejahtera, bila dirinya tidak menciptakan nilai tambah ekonomi di dalam kehidupannya. Nilai tambah ekonomi adalah jawaban untuk menemukan kesejahteraan hidup. Pahami cara menggunakan energi, waktu, potensi, hubungan, kecerdasan, kemampuan, kompetensi, dan sikap baik; untuk menghasilkan nilai tambah ekonomi yang lebih besar buat memperkaya kehidupan Anda.

Miliki kesadaran bahwa tanpa uang segalanya akan terlihat sulit dan tidak mudah. Dan, dengan uang bukan berarti Anda boleh hidup bersantai-santai, tetapi uang tersebut harus diberdayakan ataupun dikomersialkan dalam berbagai wujud investasi, agar setiap hari Anda bisa menjadi pribadi pencipta nilai tambah ekonomi buat kehidupan.

Kuasai pengetahuan tentang cara memasarkan semua potensi dan kemampuan diri Anda, kepada realitas kehidupan ekonomi yang lebih besar. Jadikan diri Anda mampu untuk berkontribusi di dalam pangsa pasar, serta mampu menciptakan pelanggan dan menghasilkan keuntungan dari usaha Anda.

Semakin sadar Anda untuk mengkomersialkan semua kemampuan Anda, semakin Anda akan menjadi pribadi yang meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan Anda. Tingkatkan reputasi dari usaha Anda, dan tingkatkan peluang untuk memenangkan kompetisi di pasar kehidupan ekonomi yang luas.

Sekarang ini, kita semua sedang hidup dalam realitas kehidupan dengan jejaring sosial yang sangat besar. Ratusan juta orang telah terhubung di dalam berbagai situs jejaring sosial, dan semua ini merupakan wujud dari interaksi dan komunikasi. Bila Anda memanfaatkan hubungan interaksi dan komunikasi ini, maka Anda dapat menawarkan produk atau jasa pelayanan Anda kepada ratusan juta orang-orang tersebut. Gunakan kecerdasan dan kreativitas untuk meningkatkan reputasi usaha Anda di jejaring sosial Anda.

Bekerjalah dengan ikhlas dan tulus untuk melayani dan berkontribusi ke dalam potensi pasar. Jadilah pribadi yang hidup untuk membantu, melayani, dan berkontribusi kepada pasar Anda. Kuatkan posisi Anda di dalam pasar yang dinamis dan selalu berubah sesuai kebutuhan.

Kesadaran komersial dan ketajaman visi bisnis Anda, akan menjadi modal paling penting dalam menjadikan Anda sukses dan sejahtera. Jadikan kesadaran komersial Anda sebagai karir untuk menerima risiko dan mengubahnya menjadi peluang terbaik. Manfaatkan semua informasi yang masuk akal untuk memperkaya strategi dan taktik bisnis Anda. Buatlah keputusan-keputusan hebat sebagai solusi untuk menjawab kebutuhan pasar. Buatlah semua orang di pasar terinformasi dengan baik atas semua hal yang ingin Anda jual, serta jagalah kepercayaan setiap orang dengan pelayanan dan sikap baik.

Kesadaran dan kemauan Anda untuk menciptakan nilai tambah ekonomi, akan menjadikan Anda sebagai pribadi produktif, yang terus-menerus menghasilkan karya untuk dikontribusikan ke dalam pasar yang membutuhkan.

Luangkan waktu untuk memahami minat, motivasi, kepribadian, kemampuan, fokus, dan kesadaran hidup Anda. Lalu, berikan motivasi kepada diri sejati Anda, agar diri sejati Anda peduli untuk menjadikan potensi dan kemampuan dirinya sebagai aset produktif. Jadilah pribadi yang sadar untuk menghasilkan nilai tambah buat diri sendiri dan kehidupan orang lain.

Hiduplah untuk meningkatkan kinerja dan prestasi. Di sini, Anda wajib memahami industri yang sedang Anda tekuni. Pahami para pesaing, pahami para pemasok, pahami kebutuhan pelanggan, pahami cara memperkuat jaringan, pahami cara membuat keputusan yang lebih baik, dan pahami cara menjaga reputasi dan kepercayaan masyarakat terhadap usaha Anda.

Kuasai kompetensi inti yang Anda butuhkan dalam kontribusi dan pelayanan. Bekerjalah dengan strategi jangka panjang, dan raihlah sukses di setiap rencana jangka pendek. Nikmati semua hal yang Anda kerjakan dengan antusias dan penuh perhatian. Cintai kontribusi dan pelayanan Anda dengan sepenuh hati. Jadilah bintang yang selalu bersinar untuk menciptakan nilai tambah ekonomi buat kesejahteraan diri sendiri, orang lain, dan negara.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

UANG ADALAH ENERGI KEHIDUPAN

FINANCIAL MOTIVATION TRAINING

UANG ADALAH ENERGI KEHIDUPAN

“Anda harus cerdas memimpin diri sendiri dan selalu mengendalikan uang Anda, agar uang Anda dapat menjadi pelayan yang setia melayani hidup Anda seumur hidup.” ~ Djajendra

Siapa yang tidak suka uang? Uang adalah energi yang membantu setiap orang dalam memudahkan hidup. Tanpa uang orang-orang pasti tidak berdaya beli, dan hal ini akan membuat kehidupan sehari-hari dalam kekurangan dan ketakberdayaan.

Uang adalah alat ekonomi yang bila dipergunakan untuk hal-hal produktif secara efektif, maka uang akan menciptakan kontribusi buat kekayaan pribadi. Tapi, bila uang digunakan tanpa memikirkan masa depan, maka kekurangan uang di masa depan akan menimbulkan krisis ekonomi di dalam kehidupan pribadi, dan juga mungkin secara nasional maupun internasional. Uang adalah alat yang terhubung secara nilai ekonomi dengan semua faktor-faktor kehidupan pencipta nilai tambah kehidupan dan ekonomi.

Uang adalah energi yang menggerakan kehidupan ekonomi sebuah bangsa, dan menghubungkannya dengan bangsa-bangsa lain secara global. Setiap bangsa yang nilai mata uangnya kuat, serta rakyatnya yang memiliki daya beli dan daya investasi yang tinggi, maka bangsa tersebut akan selalu unggul dan kaya raya. Nilai uang yang kuat adalah energi yang menghadirkan kehormatan dan sekaligus meningkatkan harga diri sebuah bangsa.

Perilaku boros dan penggunaan uang yang tidak efektif dan produktif, akan menciptakan sebuah perjalanan, di mana, perjalanan ini menjadi awal untuk masuk ke dalam krisis keuangan. Setiap pemborosan kecil secara perlahan-lahan, tanpa sadar, akan menciptakan akumulasi dalam bentuk pemborosan besar, dan pada akhirnya krisis keuangan akan membuat kehidupan  sehari-hari menjadi sangat berat untuk dijalani.

Setiap orang memiliki kewajiban terhadap masa depan. Artinya, setiap orang memiliki utang kepada dirinya sendiri. Kenapa? Karena, setiap orang tidak hanya hidup untuk hari ini, dan berpotensi hidup sampai seratus tahun ke depan. Oleh karena itu, di masa depan dirinya membutuhkan uang untuk membiayai hidupnya. Bila dirinya tidak punya uang, maka dirinya akan bergantung kepada orang lain, dan setiap orang yang hidupnya bergantung kepada orang lain, pastilah kemerdekaan dirinya akan hilang, sebab dia terikat dalam kekuatan ekonomi dan keuangan orang lain.

Uang dan kehidupan adalah sebuah realitas yang wajib disadari. Sejak seseorang lahir, dia telah masuk ke dalam sistem ekonomi, dan mulai berutang kepada kehidupan.  Tidak ada hal yang gratis dalam kehidupan, semua hal dalam kehidupan berbiaya, dan untuk itu, setiap orang harus bekerja keras dan memiliki tanggung jawab kepada diri sendiri, untuk dapat membiayai hidupnya dengan penuh penghematan dalam sikap penggunaan uang yang efektif dan produktif.

Membangun hubungan yang logis dari kecerdasan emosi untuk menghormati uang, akan membuat Anda menjadi sadar dengan uang Anda. Uang dibutuhkan untuk kemanusiaan diri sendiri dan orang lain. Uang dibutuhkan untuk menemukan impian dan cita-cita. Uang dibutuhkan untuk membuat perasaan nyaman dan aman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Uang haruslah dihargai dan dihormati, tapi tidak membiarkan uang untuk mengendalikan dan memperbudak diri Anda. Anda harus cerdas memimpin diri sendiri dan selalu mengendalikan uang, agar uang Anda dapat menjadi pelayan yang setia melayani hidup Anda seumur hidup.

Uang yang berada ditangan Anda adalah hasil penghargaan kehidupan ekonomi kepada Anda, oleh kecerdikan Anda untuk mendapatkannya. Oleh sebab itu, tetaplah menjadi cerdik saat membelanjakan uang yang Anda dapatkan tersebut. Uang Anda adalah bagian dari sistem sirkulasi moneter secara nasional maupun internasional. Pastikan Anda menjadi cerdas saat menjadi konsumen, debitur, kreditur, ataupun investor. Sebab, uang Anda adalah milik dari sistem moneter yang dikendalikan oleh negara, dan uang ditangan Anda itu wajib Anda hormati dan perlakukan dengan efektif dan produktif, agar sirkulasi moneter nasional menjadi lancar dan kuat.

Manfaatkan uang Anda untuk kehidupan yang menyadarkan diri Anda dengan pola kehidupan yang sederhana dan tidak boros. Pemborosan akan mengurangi kemampuan untuk memberdayakan potensi Anda dalam membantu peningkatan keuangan pribadi Anda, dan juga akan menciptakan dampak negatif di dalam sirkulasi moneter nasional. Semakin Anda mampu memberdayakan potensi Anda bersama sumber daya keuangan Anda, buat meningkatkan nilai tambah keuangan Anda, maka semakin lancar dan kuat sirkulasi moneter nasional.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HIDUP HEMAT UNTUK KETAHANAN KEUANGAN PRIBADI

PROFILE 4“Hemat Berarti Mampu Menyiapkan Dana Abadi Untuk Menghadapi Berbagai Kemungkinan Yang Tak Terpikir Di Hari Ini.” – Djajendra

Dalam kehidupan yang penuh dengan godaan untuk hidup dalam konsumtif, Anda harus memiliki pengendalian diri yang kuat, Anda harus bisa menaklukkan dunia konsumtif, dan harus mau lebih fokus pada dunia penghematan.

Penghematan akan menciptakan efisiensi untuk hari ini, dan menciptakan akumulasi keuangan untuk masa depan. Setiap nilai uang yang bisa dihemat, lalu cerdas diinvestasikan dan dikembangkan menjadi sumber daya yang produktif, akan membuat masa depan Anda terjamin oleh keuangan yang terkelola dengan baik.

Siapkan diri Anda dengan disiplin untuk secara konsisten melakukan penghematan di semua pengeluaran keuangan Anda. Hiduplah seperti orang yang paling kaya dengan perasaan sejahtera, dan prioritaskan pengeluaran hanya untuk hal-hal penting buat kehidupan sehari-hari. Pastikan Anda cerdas dengan sumber daya keuangan Anda,  dan mampu membuat uang Anda produktif  dalam investasi yang efektif.

Uang adalah sumber daya yang membuat orang-orang lebih bahagia menatap hari esok, apalagi saat seseorang mampu mencerdaskan emosinya dalam memanfaatkan uangnya, maka uang akan menghasilkan kebahagiaan, dan juga membantu diri untuk mencapai keunggulan dalam kehidupan ekonomi dan kepribadian.

Pepatah lama mengatakan bahwa hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin. Hemat berarti tidak membelanjakan uang untuk hal-hal yang tidak penting. Hemat berarti memiliki perencanaan keuangan yang berkualitas dan menghindarkan diri untuk berbelanja barang-barang mahal. Hemat berarti menghindari hutang dan siap menjalani kehidupan dibawah penghasilan rata-rata.

Hemat berarti mampu menyiapkan dana abadi untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang tak terpikir di hari ini. Hemat berarti mampu menghargai setiap nilai uang dengan sikap rendah hati. Hemat berarti mampu menjalani kehidupan dengan cara yang paling sederhana. Hemat berarti tidak menjadikan uang sebagai energi yang menguasai kehidupan Anda. Hemat berarti memiliki perasaan syukur dan terima kasih atas setiap sen penghasilan, dan mau mengalokasikan sebagian dari penghasilan tersebut untuk masa depan.

Hemat berarti selalu bersikap jujur terhadap kondisi keuangan, dan tidak memasukkan diri ke dalam perangkap gengsi dan konsumtif. Hemat berarti mampu memiliki toleransi dan empati untuk kehidupan orang-orang lain. Hemat berarti makan secukupnya dan menggunakan semua fasilitas pendukung kehidupan secukupnya.

Hemat berarti tidak menjalani kehidupan secara berlebihan, tapi menjalani kehidupan dengan rasa tanggung jawab kepada lingkungan dan kehidupan lain. Hemat berarti memiliki gaya hidup untuk lebih banyak menyimpan uang daripada lebih banyak membelanjakan uang untuk hal-hal yang tidak penting.

Penghematan adalah sebuah kewajiban bagi setiap orang, sebab dengan melakukan penghematan, setiap orang telah berkontribusi untuk daya tahan kehidupan ekonomi bersama yang lebih kuat. Setiap nilai uang yang dihemat akan bergulir ke dalam hal-hal produktif, dan secara akumulatif akan menghasilkan energi, untuk dikontribusikan ke dalam skala ekonomi yang lebih besar. Hemat adalah cara hidup terefektif untuk menghasilkan daya tahan keuangan dan ekonomi yang lebih unggul.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INVESTASI ATAU SPEKULASI

Pertanyaan

Tolong di kupas masalah forex, bursa efek, jual beli saham, dan juga masalah tradingnya ?

Djajendra Menjawab

Forex atau perdagangan valuta asing itu sifatnya global, yang dikendalikan oleh para fund manager dari negara-negara besar atas nama pasar uang secara internasional, dan  yang diperdagangkan itu nilai uang, dengan dasarnya adalah fondasi ekonomi negara asal uang tersebut, pergerakan nilai uang yang sifatnya teknis, dan faktor psikologis pasar uang terhadap uang tersebut. Biasanya faktor psikologis pasar uang memiliki peran yang sangat besar terhadap fluktuasi nilai uang sehari-hari. Pengalaman saya lebih dari 20 tahun sebagai pemain forex mengajarkan bahwa kesabaran dan intuisi pribadi sangat menentukan hasil akhir. Karena forex ini sangat tergantung kepada fondasi ekonomi dari negara-negara superpower ekonomi dunia, maka kita harus sangat rajin, setiap hari, mempelajari keadaan perekonomian negara-negara tersebut. Misalnya, perekonomian Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Prancis, Inggris, dan negara-negara lainnya, yang berkontribusi atau memiliki pengaruh terhadap pasar uang dunia.

Bursa efek dan jual beli saham walaupun pengaruhnya bersifat global, tapi praktiknya masih lokal, dan sangat tergantung kepada perilaku dari para pelaku pasar modal dari masing-masing negara. Dari pengalaman, saya menyadari adanya para market maker yang bisa memainkan pasar sesuai keinginan mereka. Apalagi bila sebuah pasar modal dengan jumlah kapitalisasi pasar yang tidak besar, maka sangat berpotensi untuk dikuasai oleh konsorsium pemilik modal. Lalu, mereka berpotensi menjadi market maker untuk keuntungan kelompok mereka.

Masalah trading di pasar modal, pasar uang, dan pasar komoditi menjadi semakin rumit dengan kehadiran  beragam produk derivatif, bersama ratusan turunan dari kreatifitas produk derivatif; baik yang berasal dari pasar uang, pasar modal, maupun pasar komoditi. Oleh karena itu, sangatlah perlu untuk berhati-hati saat berinvestasi di ketiga jenis pasar tersebut. Sebab, orang-orang yang telah memiliki pengetahuan secara baik dibidang ini, pun sering mengalami kerugian yang membuat kehidupan keuangannya terganggu. Saran saya, bila ingin berinvestasi atau berspekulasi di pasar uang, pasar modal, atau pasar komoditi; maka siapkan dulu mental yang tahan banting untuk menerima risiko apa pun. Rugi dan untung adalah dua hal yang selalu pasti akan terjadi kepada siapa pun di ketiga pasar tersebut. Orang-orang yang paling siap untuk terjun di ketiga pasar tersebut adalah mereka-mereka yang telah memiliki uang lebih, dan tidak merasa rugi saat uangnya habis oleh kekalahannya di dalam investasi atau pun spekulasi. Bila jumlah uang yang dimiliki tidak banyak, maka janganlah terlalu berambisi untuk berinvestasi atau berspekulasi di ketiga pasar tersebut.

DJAJENDRA

HITUNGLAH RISIKO SEBELUM BERINVESTASI

“Kegagalan Dalam Menghitung Risiko Investasi Hanya Akan Menghasilkan Ketakutan Dalam Ketidakpastian Hasil Investasi. Semua Investor Sukses Selalu Berhitung Risiko Dengan Perhitungan Yang Sangat Rinci, Agar Hubungan Dirinya Dengan Investasinya Bisa Saling Memahami Dan Melengkapi.” – Djajendra

Warren Buffett, investor terkaya di dunia, menulis dalam sebuah buku bahwa penunggang kuda terbaik di dunia ini tidak akan pernah memenangkan perlombaan dengan kuda yang pincang. Tetapi seorang penunggang kuda yang biasa-biasa pun dapat memenangkan perlombaan dengan menunggangi kuda yang juara. Tulisan ini memperumpamakan perilaku seorang investor. Sebab, sering sekali dengan pengetahuan yang sangat minim, seorang investor sudah berani berinvestasi dan menempatkan sejumlah uangnya di tempat yang kurang dia pahami risikonya. Akibatnya, saat risiko investasi mengambil sebagian dari uangnya, diapun berteriak seolah-olah dia tertipu dengan janji-janji investasi. Padahal, si investor ini telah membuat keputusan untuk berinvestasi di usaha yang tidak dia pahami risikonya. Dia hanya tergoda oleh rayuan dari orang yang menawarkan investasi tersebut, tanpa pernah menghitung risiko atau pun mempelajari tentang isi dari barang yang mau dia investasikan tersebut. Kalau sudah begini, jangan salahkan siapapun, tapi lebih baik menyalahkan diri sendiri, karena diri telah lalai memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk berinvestasi secara cerdas dalam risiko rendah. Artinya, diri telah lalai untuk mempelajari apakah investasinya itu seperti kuda pincang atau seperti kuda juara.

DJAJENDRA

DAMPAK REDENOMINASI RUPIAH TERHADAP KEUANGAN PRIBADI

Pertanyaan

Apa dampak  redenominasi Rupiah terhadap keuangan pribadi?

Djajendra Menjawab

Secara teori dan matematis redenominasi Rupiah sepertinya tidak berdampak apa-apa terhadap keuangan pribadi. Karena,  redenominasi tidak bertujuan untuk menurunkan nilai uang, sehingga tidak akan ada penurunan nilai kekayaan masyarakat. Redenominasi bertujuan untuk menyederhanakan besaran nominal uang secara matematis dengan menghilangkan beberapa angka nol, misal Rp.1.000,- mungkin menjadi Rp.1,- Secara daya beli dan nilai kekayaan tidak akan berkurang apapun, tapi secara nominal jumlah uang hitungannya menjadi lebih sedikit.

Potensi dampak negatif dari redenominasi ada dalam psikologis masyarakat. Bila psikologis masyarakat terpengaruh oleh rasa takut akan penurunan nilai uang oleh kebijakan redenominasi, maka hal ini berpotensi memicu kenaikan harga barang-barang. Dan bila ini terjadi, maka inflasi pasti akan menurunkan nilai uang. Akibatnya, keuangan pribadi pasti terganggu oleh penurunan nilai uang.

DJAJENDRA

CASH FLOW DENGAN TATA KELOLA YANG SEHAT

Cash flow selalu diasumsikan sebagai darah yang mengaliri tubuh perusahaan. Oleh sebab itu, setiap perusahaan pasti sangat peduli untuk menjaga cash flow pada level yang aman.

Karena cash flow itu sangat penting, maka biasanya, perusahaan akan bekerja dan berjuang secara maksimal, untuk mendapatkan cash flow melalui upaya yang meningkatkan penjualan secara terus-menerus.

Tapi, bila penjualan kurang meningkat atau sedang merosot, uang untuk cash flow boleh mengalir dari mana saja, asal perusahaan bisa bernafas bersama bisnisnya.

Persoalannya, jika cash flow secara terus-menerus diisi dengan uang pinjaman yang berbiaya mahal, maka biaya operasional perusahaan akan terus meningkat oleh bunga pinjaman, atau pun oleh kurangnya efisiensi dan produktivitas akibat penurunan penjualan.

Akibatnya, dalam jangka panjang, sumber cash flow yang berasal dari pinjaman berbiaya tinggi akan memangsa keuntungan perusahaan, dan lama ke lamaan, berpotensi memangsa semua modal perusahaan.

Oleh karena itu, perusahaan harus selalu bekerja lebih kreatif dan lebih inovatif untuk meningkatkan penjualan, dan melakukan efisiensi terhadap semua pengeluaran, agar dapat memelihara cash flow yang sehat, yang bersumberkan dari operasional perusahaan yang efektif melalui tata kelola yang sehat.

DJAJENDRA

CASH FLOW

“Cash Flow Itu Sangat Penting, Karena Itu Sumber Dana Apa Pun Menjadi Sah-Sah Saja Untuk Dialirkan Ke Cash Flow.” – Djajendra

Cash flow selalu diasumsikan sebagai darah yang mengaliri tubuh perusahaan, dan dianggap paling penting dibandingkan keuntungan atau penjualan. Dan biasanya untuk cash flow dana boleh mengalir dari mana saja, asal perusahaan bisa bernafas menjalankan bisnisnya.

Persoalannya, jika cash flow terisi oleh sumber-sumber dana pinjaman yang mahal, maka pengusaha harus bekerja ekstra keras untuk menutup biaya operasional yang lebih tinggi dari seharusnya. Seharusnya, cash flow yang sehat itu di isi oleh keuntungan perusahaan, bukan dari pinjaman atau dana-dana lain yang tidak berasal dari operasional perusahaan.

Sering sekali sebagian besar pengusaha tidak mau mempedulikan asal-usul aliran cash flow, mereka cendrung asyik-asyik saja menjalani rutinitas perusahaan dengan menggunakan dana bank dan dana sejenis yang lain untuk membiayai operasional perusahaan, tetapi begitu ada krisis kecil mereka pasti berteriak-teriak kesakitan, panik, kehilangan akal sehat, dan kehilangan kekuatan untuk bergerak; begitu ada krisis besar mereka pasti langsung mati suri, sehingga bank yang membiayai mereka harus ikut menanggung beban dari ketidakpedulian pengusaha dalam meningkatkan penjualan dengan tingkat keuntungan yang baik.

Dalam keadaan terdesak sah-sah saja para pengusaha memanfaatkan dana dari manapun untuk mengisi cash flow, agar sejenak bisa bernafas lega untuk menghadapi persoalan-persoalan yang mendesak, tapi hal ini tidak boleh dibiarkan berlangsung terus-menerus.

Pengusaha yang baik pasti tidak akan berspekulasi untuk  mengisi  cash flow dengan dana-dana pinjaman, serta lupa diri bahwa keuntungan dan nilai tambah dari setiap operasional perusahaan seharusnya menjadi komponen terbesar di dalam cash flow.

Memang betul cash flow sebagai hal terpenting untuk menjalankan operasional perusahaan, tapi bila isi cash flow itu lebih besar dana pinjaman dibandingkan keuntungan perusahaan, maka cash flow itu akan memangsa semua modal yang ditanamkan  dalam perusahaan. Dan, begitu zaman krisis ekonomi global tiba seperti saat ini, maka setiap pengusaha yang selama ini menggunakan cash flow berisikan dana-dana pinjaman dan dana-dana sejenis yang lainnya pasti bingung dan kehilangan akal sehat untuk menjalankan perusahaan.