MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Character Development (page 1 of 53)

Pengembangan Karakter

MENJADI PRIBADI YANG TERKENDALI

“Pribadi yang tidak terkendali sangat mudah dipermainkan oleh emosi orang lain.”~Djajendra

Kehidupan sosial itu penting, tetapi semua hubungan dengan orang lain harus bersumber dari diri yang terkendali dan cerdas emosi. Ketika terjadi perang emosi dan kata-kata, jadilah terkendali, tunjukkan kedewasaan dan kesabaran. Jika Anda marah dengan sikap orang lain, tenangkan diri, dan untuk sementara jauhi orang tersebut. Tidak perlu mengeluarkan emosi dan kata-kata buruk untuk membalas sikap buruk orang lain. Jangan biarkan Anda terpancing dan mengeluarkan reaksi buruk. Jadilah terkendali, jadilah santai, dan tinggalkan suasana yang tidak aman tersebut.

Dalam situasi yang penuh emosi dan amarah, maka diam itu adalah emas. Jangan biarkan satu pun kata-kata buruk keluar dari mulut Anda. Kendalikan diri dan jadilah pemenang di dalam diam. Jangan pikirkan apa kata orang tentang Anda. Tidak penting memikirkan pendapat orang lain, yang penting Anda tetap tenang dan tidak menyinggung atau melakukan tindakan yang memancing reaksi negatif dari pihak mana pun. Mungkin Anda terluka atau kecewa, kuatkan hati dan tetaplah tersenyum sambil meninggalkan suasana yang tidak baik tersebut.

Hidup ini bukan tentang kalah dan menang, tetapi tentang belajar dan pengalaman. Jadi, tidak perlu terlalu terobsesi untuk menang dalam sebuah masalah atau persoalan hidup. Biarkan persoalan itu terselesaikan dengan baik pada waktunya. Mungkin pada saat sekarang tingkat emosi masih tidak stabil, semua pihak menganggap dirinya yang paling benar dan tidak mau mengalah demi kebaikan. Dalam situasi yang sulit menciptakan perdamaian, maka membatasi diri pada reaksi yang ekstrem adalah pilihan terbaik. Tindakan terbaik saat diri dalam marah adalah tidak mengeluarkan reaksi apa pun.

Ketika suara hati mendorong Anda dengan emosi untuk membalas perbuatan tidak baik,  gunakan akal sehat dan kendalikan suara hati tersebut. Bebaskan diri dari semua kepentingan dan tingkatkan kesadaran untuk tetap tenang. Jangan menyebabkan diri Anda menjadi penyebab kerusakan sebuah hubungan. Ketika keburukan dibalas dengan keburukan, maka kerusakan dalam hubungan tersebut akan sulit diperbaiki untuk selamanya. Jika dalam jangka panjang tidak ada yang merasa bersalah, maka hubungan tersebut secara perlahan-lahan akan tergelincir ke dalam konflik abadi. Setiap saat luka lama akan muncul untuk menghambat hubungan baik.

Pengendalian diri bukan berarti Anda takut berhadapan dengan orang lain. Ini adalah tentang kehebatan Anda untuk tetap tenang dan sabar di saat orang lain tidak terkendali. Saat Anda tenang dan sabar, Anda bisa berpikir jernih untuk mengambil keputusan terbaik. Keputusan terbaik adalah mengarahkan pikiran ke tempat-tempat terindah, dan menjauhkan pikiran dari wilayah konflik. Anda pun mampu dengan santai keluar dari pertengkaran dan lawan Anda tidak menemukan Anda untuk diserang dengan kata-kata buruk. Dalam situasi ini, lawan sudah tidak menemukan Anda di wilayah emosi negatif, Anda pun sedang menikmati keindahan di wilayah bahagia. Intinya, tidak perlu terpancing dengan sikap dan perilaku buruk orang lain. Jangan mau dikendalikan hidup Anda dengan karakter dan keputusan orang lain. Anda itu merdeka dan bebas untuk menikmati indahnya kehidupan. Hilangkan dirimu dari perangkap wilayah konflik, tingkatkan kesadaranmu untuk hidup bahagia.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KEKUATAN HATI DAN MENTAL UNTUK MENGHADAPI KEINGINAN

“Kita berhak memiliki keinginan apa pun, tetapi semua keinginan tersebut harus dijalan kebenaran, kita pun harus siap menghadapi semua ujian dalam bentuk kesulitan dan tantangan yang tidak mudah.”~Djajendra

Keinginan tidak pernah habis. Setelah terpenuhi sebuah keinginan akan muncul keinginan yang lain. Keinginan yang tidak terpenuhi bisa melemahkan hidup kita. Selama keinginan tidak bisa dikendalikan, kita akan menderita dan sulit menemukan ketenangan hidup. Sebenarnya, tidak salah memiliki banyak keinginan asalkan memiliki kesadaran bahwa kehendak Tuhan yang akan terjadi. Jika kebetulan keinginan kita dan kehendak Tuhan sama, maka kita boleh berbahagia dengan mendapatkan keinginan tersebut. Jika keinginan kita belum juga terwujud, maka jangan menyerah apalagi berhenti untuk berupaya dengan lebih baik lagi agar keinginan tersebut bisa terwujud. Jika dalam momen ini kita tidak tenang dan terlalu gelisah untuk menginginkan sesuatu, maka tantangan dan godaan yang berat akan menyulitkan diri sendiri.

Sebuah keinginan membutuhkan proses yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Proses untuk mencapai keinginan harus dilengkapi dengan pengetahuan, teknologi, kerja keras, disiplin, tanggung jawab, kesabaran, dan konsistensi. Dalam perjalanan memenuhi keinginan, kita akan menghadapi tantangan dan kesulitan. Di sini, kita harus memiliki mental yang hebat dan kekuatan hati yang penuh motivasi untuk melewati semua ujian. Di tengah-tengah aktivitas kita untuk mewujudkan keinginan, kita tidak boleh melupakan bahwa kegagalan bukan berarti akhir, tetapi awal untuk memulai proses dengan lebih hebat lagi. Intinya, kita berhak memiliki keinginan apa pun, tetapi semua keinginan tersebut harus dijalan kebenaran atau kebaikan, dan kita pun harus siap menghadapi semua ujian dalam bentuk kesulitan dan tantangan yang tidak mudah.

Keinginan dibutuhkan dalam hidup setiap orang agar bisa meningkatkan kualitas hidup. Keinginan kita membuka arah dan jalan hidup kita. Jadi, keinginan itu bukanlah sesuatu yang buruk bagi hidup kita. Kita wajib memiliki keinginan agar termotivasi untuk mewujudkannya. Hal yang perlu kita sadari adalah bahwa keinginan tersebut harus dijalan kebenaran agar hidup kita damai. Melalui keinginan kita bisa mengabdi dan berkontribusi di dalam kehidupan ini. Melalui keinginan kita bisa memberi untuk kehidupan yang lebih baik lagi. Keinginan di jalan kebenaran berarti keinginan tersebut tidak dikendalikan oleh akal buruk, tetapi dikendalikan dari niat baik untuk memberikan yang terbaik bagi kehidupan. Jika kita memiliki keinginan dengan ambisi untuk keuntungan diri sendiri, maka penderitaan akan mengisi ruang keberhasilan kita.

Keinginan harus ditumbuhkan dalam mental dan hati yang tangguh. Kekuatan hati dan mental menjadi sangat menentukan untuk mencapai keinginan. Kita harus memiliki kekuatan hati dan mental yang tanpa henti melakukan upaya dan kerja keras untuk membawa kita ke tujuan akhir dari keinginan tersebut. Upaya serius untuk mencapai keinginan harus hidup di dalam motivasi diri yang tinggi. Mungkin kita membutuhkan waktu untuk mewujudkan keinginan tersebut, kita harus yakin bahwa dengan bantuan dari Tuhan kita mampu mewujudkan keinginan tersebut. Tidak boleh berhenti dalam pengejaran keinginan. Kalau kita beruntung dalam waktu singkat keinginan tersebut dapat terwujud, atau mungkin membutuhkan waktu yang lebih panjang. Intinya, kita tidak pernah tahu kapan keinginan kita tersebut terwujud, tugas kita adalah berupaya tanpa henti sampai suatu hari keinginan tersebut tercapai. Kembangkan secara terus-menerus tingkat kecerdasan mental dan kekuatan hati yang hebat agar selalu percaya diri untuk mencapai keinginan tersebut.

Keinginan mendorong kita menuju masa depan yang lebih berkualitas. Jadi, jangan pernah membatasi keinginan dan impian, biarkan keinginan dan impian hidup di dalam harapan kita. Keinginan yang kuat menjadi kekuatan untuk membuka jalan yang baru. Keinginan yang kuat mampu membuat kita mengalir dalam hidup walau banyak rintangan yang harus dilalui. Keinginan yang kuat membuat kita hidup di dalam kehidupan ini. Hal terpenting adalah simpan semua keinginan di dalam diri sendiri, tidak perlu bercerita kepada orang lain tentang keinginan Anda, sampaikan keinginan tersebut kepada Tuhan melalui doa di dalam hati. Kemudian miliki perilaku dan tindakan untuk mewujudkan keinginan tersebut setiap hari.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGUATKAN MORALITAS PRIBADI

“Manfaatkan nilai-nilai moralitas untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan untuk membatasi hidup.”~Djajendra

Moralitas pribadi bersumber dari dalam diri. Kejujuran, kasih sayang, kepedulian, memberikan contoh yang baik, dan bersikap adil adalah bagian dari moralitas pribadi. Menghormati kemanusiaan, hukum, properti, otonomi, dan kebebasan, juga menjadi bagian dari moralitas pribadi. Jika nilai-nilai moral pribadi menurun, maka ketenangan dan kedamaian hidup akan berkurang. Nilai-nilai moralitas menjaga kehidupan dari kekacauan. Moralitas pribadi mengendalikan diri sendiri untuk selalu menjadi kebaikan bagi kehidupan.

Ketika moralitas mengalami kekalahan, maka kekacauan dan kerusakan akan meningkat. Di zaman kebebasan, di mana setiap orang dengan mudah memiliki media sosial, diharapkan tanggung jawabnya melalui moralitas pribadi. Tanpa moralitas pribadi yang baik, informasi-informasi dari persepsi pribadi yang jauh dari kebenaran dan kebaikan akan mengancam kedamaian hidup. Nilai-nilai moral yang dihasilkan dari pengetahuan yang salah dan tanpa sikap yang bijak akan menjadikan kehidupan penuh dengan prasangka buruk.

Moralitas pribadi harus mampu memberikan yang terbaik bagi diri sendiri dan orang lain. Apa pun bidang kehidupan yang Anda tekuni jangan pernah mengabaikan moralitas. Situasi sulit atau kemungkinan yang tak menguntungkan diri sendiri bukanlah alasan untuk mengabaikan moralitas. Moralitas pribadi harus memiliki niat baik dan integritas di setiap pelayanan dan kontribusi dalam kehidupan. Haruslah menjadi tanggung jawab pribadi setiap orang untuk menguatkan nilai-nilai moral di dalam diri, kemudian mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat menghindari penurunan moralitas.

Nilai-nilai moral tidak boleh membatasi kreativitas dan imajinasi. Sebab, hidup ini adalah perubahan, dan kita membutuhkan keputusan atau pun solusi untuk mengatasi tantangan. Dan semua ini hanya bisa dilakukan jika kita memiliki kreativitas dan imajinasi tanpa batas. Kreativitas dan imajinasi tanpa batas mampu membantu kita melewati proses perubahan. Ikatan moral yang menjadi dogma atau standar moralitas yang ketat kadang akan menyulitkan diri sendiri. Oleh karena itu, manfaatkan nilai-nilai moralitas untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan untuk membatasi hidup.

Moralitas pribadi harus mampu beradaptasi dengan moralitas sosial. Moralitas sosial biasanya diatur dengan kode perilaku dan nilai-nilai moral yang diyakini sebagai kebenaran. Di tempat kerja, moralitas sosial biasanya ditampilkan sebagai code of conduct yang bertujuan mengikat setiap moralitas pribadi dalam satu kekuatan menuju visi bersama.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KETIKA TIDAK MAMPU MENGUBAH ORANG LAIN, UBAHLAH DIRI SENDIRI

“Musuh utama kita dalam hidup bukanlah orang lain, tetapi sifat dan nilai-nilai buruk yang  tumbuh di alam bawah sadar kita, sehingga ketika mereka kuat, mereka muncul dari dalam diri untuk mengalahkan hidup kita.”~Djajendra

Hidup ini singkat, tidak perlu disia-siakan dalam drama yang penuh konflik. Sering sekali kita ingin semua situasi dan perilaku orang lain sama seperti yang kita pikirkan. Jika orang lain tidak sesuai dengan harapan dan keinginan kita, maka jalan yang paling mudah adalah menghakimi mereka atau pun menciptakan stigma terhadap mereka. Sifat dan perilaku menghakimi orang lain tidak akan memberikan sukacita kepada diri sendiri. Stres dan penderitaan dalam hidup bersumber dari sifat buruk kita dalam melihat situasi dan orang lain. Ketika kita kehilangan cinta dan kasih sayang di dalam diri, kita telah menciptakan penderitaan bagi diri sendiri. Sifat membenci orang lain sama saja seperti menanam benih penderitaan di dalam diri sendiri, sehingga benih penderitaan itu akan tumbuh membesar untuk mengalahkan diri sendiri. Intinya, musuh utama kita dalam hidup bukanlah orang lain, tetapi sifat dan nilai-nilai buruk yang kita tumbuhkan di alam bawah sadar kita, sehingga ketika mereka kuat, mereka akan muncul dari dalam diri kita untuk mengalahkan hidup kita.

Sifat kita yang sangat mudah memberikan perhatian pada kekurangan akan menarik kita ke dalam drama kehidupan yang merugikan hidup kita. Pikiran yang buruk tidak akan memberikan sukacita, kebahagiaan, kedamaian, ketenangan, dan rasa syukur kepada diri sendiri. Kadang, kita mungkin sudah mencoba berpikir positif, tetapi situasi dan orang-orang di luar diri kita selalu hadir dengan pikiran negatif. Jelas, kita tidak mungkin mampu mengubah realitas orang lain atau mengubah situasi di luar kendali kita. Kita hanya mampu mengubah diri sendiri dengan cara tidak memberikan perhatian kepada sumber negatif yang mencoba menghalangi jalan hidup kita.

Kehidupan bukanlah tempat yang sesuai keinginan kita. Kehidupan bukanlah tempat yang harus menuruti maunya pikiran kita. Kehidupan adalah sebuah keajaiban yang tidak mungkin bisa diprediksi oleh siapa pun. Kehidupan bukanlah jalan lurus yang mudah ditebak oleh siapa pun. Kehidupan bukanlah tempat yang tertib, aman, mudah, nyaman, tertata, dan semuanya sesuai harapan. Kehidupan adalah tempat dimana kita sedang hidup dengan pengalaman dan pembelajaran dari kejutan-kejutan yang dihadirkan oleh kehidupan . Banyak hal tak terduga akan kita hadapi, yang kita perlukan adalah menjadi diri sendiri, kemudian menerima hidup dengan rasa syukur dan terima kasih, lalu mengalir bersama kehidupan yang harus kita hadapi.

Kita semua wajib untuk memiliki impian dan cita-cita, tetapi hidup kita tidak boleh diperbudak oleh impian dan cita-cita kita. Dalam perjalanan hidup, mungkin impian dan cita-cita kita tidak terwujud, tetapi muncul sebuah kehidupan yang lebih indah walaupun itu bukan impian dan cita-cita kita. Dalam hal ini, terimalah apa yang menjadi bagian dari hidup kita dan jalani dengan sukacita, tanpa pernah menyalahkan orang lain atau sebuah situasi. Terimalah hidup yang dimiliki dan cintai dengan sepenuh hati. Jangan merusak keindahan yang sudah diterima dengan keinginan-keinginan yang belum tentu membawa kebaikan bagi hidup kita. Intinya, ketika kita tidak menerima kehidupan yang kita alami pada momen ini, kita akan menderita. Setiap momen haruslah menjadi keindahan dalam rasa syukur. Apa pun yang terjadi, terimalah sebagai pengalaman dan pembelajaran untuk lebih meningkatkan kualitas hidup.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBERIKAN ETOS KERJA TERBAIK UNTUK MENDAPATKAN KINERJA TERBAIK

“Semua kebaikan yang Anda berikan akan menjadi jalan yang membawa Anda untuk menerima prestasi terbaik.”~Djajendra

Kinerja terbaik ditentukan oleh etos kerja terbaik. Semakin berkualitas etos kerja Anda, semakin hebat Anda menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik. Apa yang Anda berikan itulah yang Anda dapatkan. Ketika Anda mampu memberikan yang terbaik, Anda pun akan menerima yang terbaik. Hidup bukanlah tempat untuk menuntut atau meminta hak, tetapi tempat untuk memberi dan berkontribusi tanpa pamrih. Jadi, mulailah hari Anda dengan memberi etos kerja terbaik di setiap bidang yang Anda tekuni. Jadilah yang terbaik untuk melayani setiap situasi yang dinamis. Berikan kebahagiaan dan kedamaian dimanapun Anda bekerja. Berikan semangat dan nyalakan optimisme di lingkungan kerja Anda. Jadilah energi positif dengan etos terbaik untuk membawa diri Anda meraih sukses yang lebih hebat.

Etos kerja terbaik itu seperti benih unggul. Ketika Anda menanam benih unggul di setiap proses kerja, maka Anda akan menuai hasil terbaik. Berikan semangat kepada diri sendiri dan orang lain. Nyalakan energi kreatif dari dalam diri Anda. Jangan pernah menjadi malas dan lesu, hadirlah setiap hari dengan semangat dan tanggung jawab untuk menyelesaikan semua tugas. Miliki mental untuk memberi yang terbaik di sepanjang proses kerja. Jangan berpikir untuk menerima hasil tertentu. Semua impian, cita-cita, harapan, dan keinginan Anda akan terwujud jika Anda mulai memberi dan tidak berambisi untuk menerima apa pun. Jadi, fokus Anda adalah untuk memberikan yang terbaik dari potensi Anda, dari kualitas Anda, dari kemampuan Anda, dari pengetahuan dan pengalaman Anda. Berikanlah yang terbaik dan Anda akan menerima hasil terbaik. Semua kebaikan yang Anda berikan akan menjadi jalan yang membawa Anda untuk menerima prestasi terbaik.

Jadikan integritas sebagai etos kerja Anda. Integritas adalah fondasi untuk membuat Anda mampu tampil sepenuh hati dari diri sejati yang jujur di setiap proses kerja. Integritas sebagai karakter mampu menjadikan Anda konsisten untuk melayani hidup Anda dengan jujur. Berikan integritas Anda, dan dapatkan karakter hebat untuk membawa Anda meraih yang terbaik. Karakter dengan integritas mampu mencapai tujuan dan pada saat bersamaan menciptakan kinerja terbaik. Integritas memiliki pengaruh langsung pada prestasi dan kinerja terbaik. Intinya, jangan pernah lupa untuk memberikan integritas dan kejujuran Anda di setiap situasi kerja yang Anda lalui.

Kerja sama dan kolaborasi adalah kunci sukses. Di tempat kerja, Anda tidak bekerja sendirian, Anda bekerja bersama banyak orang untuk mencapai tujuan yang sama. Anda hanya berbagi tugas dan tanggung jawab dengan yang lain. Anda hanya memikul sebagian kecil dari tugas dan tanggung jawab untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, berikan rasa hormat Anda kepada orang lain. Rasa hormat dan penghargaan Anda kepada orang lain akan memudahkan Anda untuk melakukan kerja sama dan kolaborasi. Jangan terjebak oleh pikiran negatif dan emosi rendahan dalam hubungan di tempat kerja. Anda harus tampil secara profesional dan menunjukkan etos untuk bekerjasama dengan karakter atau perilaku yang disukai ataupun yang tidak disukai. Ketika Anda mampu menghormati orang lain, maka Anda pun akan dihormati oleh kehidupan. Intinya, apa yang Anda berikan akan kembali kepada Anda. Memberikan yang baik akan kembali yang baik. memberikan yang buruk akan kembali yang buruk. Jelas, semua orang ingin yang terbaik dalam hidupnya, satu-satunya jalan untuk mendapatkan yang terbaik adalah memberikan yang terbaik secara konsisten.

Berikan kerendahan hati dan kepercayaan diri untuk menerima kemenangan di setiap situasi yang dinamis dan tidak pasti. Untuk itu, lengkapi etos kerja terbaik dengan sifat rendah hati dan percaya diri. Keindahan di dalam diri manusia itu muncul karena ketidaksempurnaan. Kita semua tidak sempurna, selalu ada kekurangan walau kita berprestasi hebat. Ketidaksempurnaan kita bertujuan agar kita selalu belajar dengan rendah hati dan mengatasi tantangan dengan percaya diri. Kerendahan hati dan kepercayaan diri adalah kekuatan yang mampu menarik orang lain untuk membantu kita. Tidak perlu merasa paling pintar dan paling tahu di tempat kerja. Sifat tinggi hati hanya akan merugikan diri sendiri. Sifat rendah hati akan memenangkan diri sendiri. Jadi, orang pintar pasti tampil dengan rendah hati dan penuh percaya diri, sehingga selalu memenangkan tujuannya dengan kinerja terbaik.

Cintai pekerjaan Anda, cintai kehidupan Anda, dan berikan perhatian untuk semua yang Anda tekuni di dalam hidup Anda. Memberikan perhatian secara rinci dan teliti diperlukan agar tingkat kesalahan bisa diminimalkan. Miliki etos untuk memberikan perhatian yang sepenuh hati atas tugas dan tanggung jawab Anda. Miliki kepedulian dengan tugas dan tanggung jawab Anda. Luangkan waktu untuk merenungkan kembali atas apa yang sudah Anda lakukan. Dengarkan apa yang dikatakan oleh orang lain atas kerja keras Anda. Jangan marah kalau orang lain menganggap Anda kurang berhasil. Jangan menyerah kalau orang lain menganggap Anda gagal. Jadikan pendapat dan persepsi orang lain untuk membangkitkan semangat memperbaiki kualitas diri.

Berikan gairah dan motivasi kepada diri sendiri. Jangan pernah terpengaruh dengan energi negatif dari luar diri Anda. Perjalanan hidup bukanlah sesuatu yang mudah. Semua orang akan melewati kesulitan, kegagalan, kekalahan, dan kemarahan sebelum mencapai yang terbaik. Jika Anda tidak sabar dengan proses hidup, maka hidup ini akan sangat melelahkan bagi Anda. Oleh karena itu, jika Anda berniat untuk berhasil, maka Anda harus menjaga diri Anda untuk selalu termotivasi dan mampu menemukan solusi atas semua tantangan di sepanjang jalan. Semakin tinggi prestasi yang Anda impikan, semakin banyak kesulitan dan kegagalan yang harus Anda lalui. Anda harus menjaga semangat saat penderitaan mengganggu perjalanan Anda. Anda harus kuat dan percaya diri saat kegagalan berkali-kali menjatuhkan Anda. Anda harus belajar setiap hari untuk menemukan energi positif agar mampu berdiri dari kegagalan dan bergerak kembali menuju impian.

Etos kerja terbaik adalah sahabat terbaik untuk proses. Tidak ada cara pintas untuk meraih prestasi dan kinerja terbaik. Prestasi dan kinerja hanya bisa dihasilkan dari proses yang penuh integritas. Gunakan etos terbaik untuk menuntaskan pekerjaan yang dipahami dengan kualitas tinggi, dan untuk meningkatkan kreatifitas dalam mengatasi pekerjaan yang dialami. Pekerjaan yang dialami artinya kita tidak memahaminya, tetapi kita mengalaminya sehingga membutuhkan pengetahuan baru untuk menyelesaikannya dengan kualitas terbaik. Intinya, berikan etos terbaik untuk apapun yang terjadi saat Anda melakukan pekerjaan. Ketika Anda menghadapi kegagalan, maka Anda tidak boleh memberikan keluh-kesah atau putus asa, tetapi memberikan semangat dan antusiasme untuk menemukan pengetahuan agar mendapatkan jalan keluar terbaik.

Miliki etos untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada yang membutuhkan Anda. Ketika di tempat kerja ada yang membutuhkan Anda, maka Anda harus tampil dengan rendah hati untuk menolong mereka. Pertolongan dan bantuan Anda akan memperlancar proses kerja dan memudahkan pencapaian kinerja terbaik. Kesuksesan di tempat kerja karena kualitas untuk bisa memberikan pelayanan terbaik. Jadi, jangan pernah ragu untuk menjadikan diri sebagai pelayan yang rendah hati dan percaya diri dalam membantu pencapaian kinerja terbaik.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

SAMPAIKAN KABAR BAIK KEPADA DIRI SENDIRI

“Hanya pikiran yang mampu memiliki kesadaran untuk menciptakan sukacita dan menyampaikannya ke seluruh sel diri kita.”~Djajendra

Sampaikan kabar baik kepada diri sendiri. Setiap hari kita perlu kabar baik. Kabar baik dihasilkan dari rasa syukur dan terima kasih atas semua situasi yang kita jalani. Kabar baik dihasilkan dari pikiran positif yang mampu menerjemahkan sebuah peristiwa untuk kegembiraan hidup. Kabar baik karena kemampuan kita untuk menerima kabar buruk dengan ikhlas sebagai pelajaran dan pengalaman menuju masa depan. Kabar baik karena kita mampu mengendalikan diri sendiri, untuk tidak dikendalikan oleh berbagai situasi dan keadaan dari luar diri kita.

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Kita tidak pernah tahu situasi dan peristiwa seperti apa yang harus kita hadapi di masa depan. Hidup kita sesungguhnya untuk hari ini, untuk momen ini, tetapi pikiran selalu menciptakan realitas tentang masa depan. Semua realitas yang diciptakan pikiran belum tentu sama dengan realitas yang harus kita hadapi. Jadi, kita harus memiliki kepercayaan diri dan kerendahan hati sebagai pengendali atas semua situasi tak terduga yang mungkin harus kita lalui.

Hanya pikiran yang mampu memiliki kesadaran untuk menciptakan sukacita dan menyampaikannya ke seluruh sel diri kita. Oleh karena itu, pikiran harus dilatih dan dibiasakan untuk menghasilkan kabar baik dan menyampaikan kebahagiaan kepada diri sendiri. Semua sel diri kita harus mampu merasakan kabar baik yang disampaikan oleh pikiran. Getaran kabar baik harus kita rasakan sampai ke suara hati terdalam. Pikiran harus betul-betul disiplin dan bertanggung jawab penuh, untuk menyampaikan kabar baik kepada diri sendiri setiap hari. Pikiran tidak boleh berkhianat kepada diri sendiri dengan membuat diri takut, marah, kecewa, sakit hati; sehingga setiap saat hanya kabar buruk yang disampaikan oleh pikiran kepada seluruh sel diri kita. Pikiran yang baik pasti bertanggung jawab untuk menyampaikan kabar baik, sehingga kita setiap saat hidup dalam sukacita.

Kesadaran kita harus memberi perintah kepada pikiran untuk mengubah kegagalan menjadi pelajaran yang membahagiakan hati kita. Kesadaran kita harus memberi perintah kepada pikiran untuk merubah kekecewaan menjadi obat  penyembuhan. Kesadaran kita harus memberi perintah kepada pikiran untuk merubah semua energi negatif dan peristiwa buruk menjadi energi positif dan kabar baik. Kesadaran kita memiliki tugas untuk memeriksa pemikiran dan emosi kita, serta menjaganya untuk menghasilkan kabar baik bagi seluruh sel-sel diri kita.

Pikiran, tubuh, dan jiwa dihubungkan oleh keyakinan kita. Bila keyakinan kita sulit menciptakan kabar baik, maka kesadaran harus mengambil peran besar untuk memperbaiki keyakinan yang tidak baik itu. Selama keyakinan tidak diperbaiki, maka kabar baik tidak akan pernah ada. Keyakinan menciptakan pemikiran, dan pemikiran adalah energi yang kita gunakan untuk menjalani rutinitas kehidupan sehari-hari. Intinya, selama keyakinan kita buruk dan bersumber dari pengetahuan atau pengalaman yang penuh kebencian dan kemarahan, maka kita hanya mampu menyampaikan kabar buruk kepada seluruh sel diri kita. Keyakinan buruk tidak akan mampu menghasilkan kabar baik bagi diri sendiri. Keyakinan buruk tidak akan mampu memberikan kehidupan yang damai dan bahagia untuk diri sendiri.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

NILAI-NILAI KITA MEMBENTUK JATI DIRI KITA

“Ketika nilai-nilai positif mengakar kuat di alam bawah sadar, maka kesulitan tidak lagi menjadi rintangan, tetapi menjadi permainan untuk menemukan jalan keluar.”~Djajendra

Nilai-nilai saya adalah tekun, rajin, disiplin, tanggung jawab, antusias, sabar, tenang, menerima, kreatif, inovatif, fokus, ikhlas, pembelajar, jujur, bahagia, damai, semangat, dan menyerahkan hasil akhir kepada kehendak Tuhan. Nilai-nilai kita adalah siapa kita di dalam hidup ini. Nilai-nilai kita adalah tentang bagaimana kita menjadi bagian dari kehidupan ini. Nilai-nilai kita menciptakan pola pikir kita. Nilai-nilai kita menjadikan kita seperti yang kita inginkan. Nilai-nilai kita menggerakan hidup kita menuju takdir kita.

Nilai adalah benih yang ditumbuhkan di dalam diri untuk membangun jati diri dan kepribadian yang diinginkan. Sebagian besar nilai-nilai kita sudah ditanamkan saat kita masih usia anak-anak oleh lingkungan dan keluarga kita. Saat kita masih usia bayi dan anak-anak, kita belum sadar dan tahu tentang nilai-nilai itu sebagai benih yang akan membentuk kehidupan kita. Semua nilai-nilai yang ditanamkan di dalam diri kita sejak kita bayi akan menjadi bagian dari alam bawah sadar kita. Sekarang; setelah kita dewasa, setelah kita sadar, setelah kita ingin memperbaiki nasib dan peruntungan; maka, kita harus mendalami kembali nilai-nilai yang ada di dalam diri kita. Bisa saja kegagalan dan berbagai perasaan tidak bahagia bersumber dari nilai-nilai yang sudah sangat mengakar di alam bawah sadar kita. Menanam kembali nilai-nilai yang kita percaya mampu memperbaiki nasib dan peruntungan harus menjadi prioritas.

Hidup memberikan peluang yang sama kepada semua orang. Tuhan sangat adil dan maha penyayang kepada setiap orang. Kita harus bersyukur bahwa Tuhan selalu membantu kita dengan rahmatnya dan cintanya. Sekarang, kita hanya membutuhkan kesadaran dan tanggung jawab untuk menanam nilai-nilai yang akan membuat hidup kita seperti yang kita inginkan. Mulailah dengan rendah hati dan penuh percaya diri untuk memiliki kehidupan seperti yang diinginkan. Jelas, semua ini bukan pekerjaan yang mudah, kita harus kuat dan tidak boleh terhenti upaya kita untuk membesarkan nilai-nilai yang kita tanam di dalam diri kita. Kesadaran dan tanggung jawab sangat diperlukan agar kita tidak berhenti untuk menyelami kedalaman nilai-nilai kita. Kemampuan untuk merawat dan menumbuhkan nilai-nilai positif yang kita tanam di dalam diri kita haruslah dikerjakan secara konsisten dan rutin. Kita harus merasa bahagia dan damai dengan nilai-nilai tersebut. Kita harus sangat antusias dan termotivasi untuk menjadikannya sebagai kebiasaan dan perilaku sehari-hari. Kita harus fokus dan mengatur target agar nilai-nilai yang kita tanam bisa segera menjadi energi bagi perjalanan hidup kita.

Nilai-nilai positif akan menjadikan kita bahagia dan bersemangat dengan kehidupan kita. Nilai-nilai positif kita akan membuat kita mencintai pekerjaan dan kehidupan yang kita miliki. Nilai-nilai kita membentuk fundamental kita sebagai pribadi. Nilai-nilai kita membentuk karakter untuk melayani hidup kita. Nilai-nilai kita membuat kita mampu menunjukkan kinerja dan karya setiap hari. Nilai-nilai positif yang kuat menjadikan kita mampu mengatasi masa sulit dan tetap produktif walau situasi tidak berpihak kepada kita. Kita selalu optimis dan bekerja dengan sepenuh hati untuk melayani dan berkontribusi. Nilai-nilai positif memberikan perasaan nyaman dan bersenang-senang dengan pekerjaan dan kehidupan kita. Ketika nilai-nilai positif mengakar di alam bawah sadar kita, maka kesulitan tidak lagi menjadi rintangan, tetapi menjadi permainan untuk menemukan jalan keluar.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN PERILAKU BERKUALITAS TINGGI

“Jangan pernah kehilangan perilaku berkualitas karena tantangan dari perilaku buruk orang lain.”~Djajendra

Kita dilihat dan dirasakan oleh orang lain melalui perilaku kita. Kehidupan sosial kita ditentukan dengan perilaku kita. Kebahagiaan dan kedamaian hidup kita ditentukan oleh perilaku kita. Perilaku adalah produk dari pikiran dan kebiasaan. Pikiran positif dengan kebiasaan positif akan menghasilkan perilaku berkualitas tinggi. Sebaliknya, pikiran negatif dengan kebiasaan buruk akan menghasilkan perilaku tidak berkualitas.

Kehidupan yang baik dimulai dari perilaku berkualitas. Perilaku berkualitas akan menjadikan kita bernilai tinggi di dalam semua aspek kehidupan. Tujuan kita dalam kehidupan harus dijalankan dengan perilaku berkualitas, sehingga kita mampu mewujudkannya dengan sempurna. Perilaku berkualitas menjadikan kita lebih disiplin, tanggung jawab, fokus, tenang, tekun, rajin, termotivasi, antusias, berani, produktif, dan tidak pernah berhenti untuk mewujudkan impian.

Perilaku berkualitas diperlukan agar kita bisa tumbuh dan menjadi lebih kuat saat menghadapi tantangan. Perilaku berkualitas menjadikan kita tidak terganggu dengan reaksi atau sikap negatif di luar diri kita. Kita tidak mengambil energi negatif yang diberikan oleh orang lain kepada kita. Kita tidak mengambil apa pun dari siapa pun. Kita tidak mengambil penghinaan dan perkataan buruk orang lain kepada kita. Kita mampu menjadi diri sendiri yang kuat dengan kepribadian positif untuk menjalankan kehidupan yang penuh tantangan.

Perilaku berkualitas memiliki fondasi untuk bersikap ikhlas dalam menghadapi dunia di luar diri kita. Ikhlas untuk menerima perilaku buruk orang lain, sehingga kita mampu menjadi pribadi tanpa kekerasan. Dengan prinsip hidup tanpa kekerasan, kita mampu menjaga diri sendiri dari hal-hal yang bisa memancing marah kita. Perilaku berkualitas kita menyatu dengan seluruh peristiwa dan situasi hidup. Seberat apa pun peristiwa dan situasi yang harus kita hadapi, kita tetap konsisten menghadapinya dengan perilaku berkualitas kita. Kita tidak akan pernah terpancing atau terprovokasi oleh perilaku buruk orang lain. Kita sadar bahwa semua peristiwa dan situasi yang kita hadapi adalah bagian dari penguatan perilaku berkualitas. Jadi, kita tidak pernah kehilangan perilaku berkualitas hanya karena pancingan perilaku buruk dari orang lain.

Perilaku berkualitas mampu menerima segala sesuatu apa adanya dan tidak pernah menyesali apa pun. Segalanya dalam hidup ini adalah pembelajaran dan pengalaman, sehingga mampu mengambil hal-hal positif untuk memperkuat perilaku berkualitas. Selalu bergerak melampaui tantangan dan bergerak ke hal-hal yang lebih besar untuk kemajuan diri sendiri. Tidak pernah terjebak dalam satu situasi yang membuat diri tidak maju. Kita harus memiliki kesadaran bahwa hidup ini bukanlah perangkap yang dipasang oleh perilaku buruk orang lain, tetapi perjalanan diri sejati untuk menikmati setiap situasi dengan ikhlas dan rasa syukur.

Perilaku berkualitas akan mengembangkan jiwa dan raga untuk selalu tampil bersih dan bugar. Menjaga kebersihan diri sendiri; menjaga kejernihan pikiran; menjaga kebahagiaan; menjaga berat badan yang ideal; menjaga penampilan kepribadian yang baik; menjaga tutur kata dan sikap baik; menjaga rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan; serta selalu tampil penuh percaya diri dengan sikap rendah hati. Tidak ada kesombongan. Tidak ada keserakahan. Perilaku berkualitas menjadikan kita produktif dan kreatif dalam kehidupan sehari-hari.

Perilaku positif memberikan kita kemampuan untuk melakukan sesuatu yang tidak nyaman. Misalnya, kita sedang terburu-buru ke sebuah tempat, tetapi kondisi jalan sangat macet dan membuat kita terlambat berjam-jam untuk sampai ke tempat tersebut. Dalam kondisi ini; perilaku berkualitas akan selalu tenang, sabar, senyum, menunggu, dan menerima konsekuensi dengan ikhlas. Jadi, tidak akan ada kemarahan, penghakiman, khawatir, ketakutan, dan perilaku buruk yang lainnya. Semua yang diekspresikan hanya perilaku berkualitas dengan perasaan damai dan sikap santai. Perilaku berkualitas selalu sadar untuk menyerah kepada Tuhan ketika semua kerja keras dan strateginya benar-benar tidak berdaya.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBENTUK KEBIASAAN POSITIF UNTUK KEHIDUPAN YANG BAIK

“Kebiasaan merupakan energi otomatis untuk menghubungkan mental, situasi, peristiwa, dan perilaku dalam kemampuan bertindak.”~Djajendra

Kita semua ingin memiliki kehidupan yang baik, kehidupan yang membahagiakan. Fondasi untuk memiliki kehidupan yang baik adalah mencintai kehidupan yang dimiliki dan mencintai pekerjaan yang dimiliki. Semua ini terjadi di dalam rutinitas dan proses hidup. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membentuk kebiasaan-kebiasaan baik agar konsisten mencintai hidup dan pekerjaan. Bila kebiasaan baik terbentuk, maka terbentuklah perilaku untuk melayani kehidupan kita. Kebiasaan merupakan energi otomatis untuk menghubungkan mental, situasi, peristiwa, dan perilaku dalam kemampuan bertindak.

Kebiasaan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan kehidupan sesuai impian. Jika ada kebiasaan yang menghambat kita untuk menikmati kehidupan yang indah, maka bentuklah kebiasaan baru untuk bisa menikmati kehidupan yang indah. Jadi, ketika hal-hal dalam hidup tidak berjalan sesuai keinginan, maka perubahan terhadap kebiasaan haruslah diutamakan daripada mencari-cari kesalahan dan kekurangan pihak lain. Fokuskan waktu dan energi untuk menciptakan kebiasaan baik yang mampu melayani impian dan kebutuhan hidup.

Dalam membentuk kebiasaan baik; kita harus selalu memperhatikan pikiran, perasaan, niat, motivasi, perilaku, dan tindakan kita. Dalam hal ini, kita harus menjadi pribadi yang sadar dan bijaksana dengan kehidupan yang kita miliki. Kita juga harus jujur kepada diri sendiri tentang siapa diri kita yang aslinya. Kita tidak boleh menciptakan alasan apa pun atas realitas kehidupan kita. Kita tidak boleh melempar kesalahan kepada siapa pun. Kita harus jujur untuk menerima hidup kita dan melakukan perubahan yang dibutuhkan.

Perubahan terhadap kebiasaan dimulai dari kesadaran untuk memiliki perilaku baru. Mulailah dengan melatih pikiran dan emosi untuk menciptakan perilaku baru. Pahami pola pikir dan suara hati di sepanjang proses pembentukan perilaku baru. Pastinya, perilaku baru akan diuji oleh berbagai peristiwa dan situasi. Perhatikan pikiran dan perasaan dalam menyikapi berbagai peristiwa dan situasi tersebut. Jika pikiran dan perasaan sejalan dengan perilaku baru, maka perilaku baru tersebut mampu bertindak untuk menemukan solusi atas berbagai situasi dan peristiwa tersebut. Sebaliknya, jika pikiran dan perasaan tidak sejalan dengan perilaku baru, maka perilaku lama akan muncul kembali untuk menyikapi situasi dan peristiwa tersebut. Selama perilaku lama muncul kembali, maka itu artinya kita gagal membentuk kebiasaan baru. Jelas, dibutuhkan kesadaran dan niat untuk membangun kekuatan di dalam diri agar mampu menghapus perilaku lama. Kekuatan dari dalam diri sangat dibutuhkan untuk mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru yang dapat menciptakan perilaku baru untuk bertindak dalam kehidupan yang diinginkan.

Kita harus selalu ingat bahwa kebiasaan itu hidup dalam rutinitas dan proses. Kemampuan untuk menerapkan kebiasaan baru dalam rutinitas dan proses akan mempermudah pembentukan perilaku baru. Dalam hal ini; fondasinya tetap sama, yaitu: pikiran, situasi, peristiwa, perasaan, niat, dan perilaku. Jadi, tetap perhatikan dari integritas pribadi yang tinggi terhadap pikiran, perasaan, niat, dan perilaku yang dihasilkan.  Jika semuanya mendukung untuk menciptakan kebiasaan baru dengan mengubah rutinitas untuk kehidupan yang lebih baik, maka kehidupan yang diinginkan akan terwujud. Jauhkan diri dari perilaku emosional, dan selalu melatih diri untuk terbiasa dalam pola hidup di dalam kesadaran dan ketenangan.

Jangan memusuhi dan melawan kebiasaan lama. Terima kebiasaan lama dengan sadar, kemudian lakukan perubahan dari niat suci untuk memiliki kebiasaan baru dalam wujud perilaku baru. Jadi, tidak perlu mengeluarkan tenaga dan waktu untuk mengalahkan kebiasaan lama, keluarkan waktu dan tenaga untuk membentuk kebiasaan baru. Ketika tertekan dan mengalami stres dalam proses pembentukan kebiasaan baru, maka terimalah fakta yang ada dan tingkatkan motivasi untuk perubahan. Intinya, jadilah lebih kreatif ketika stres menyerang diri di sepanjang proses perubahan. Terimalah stres dan kendalikan stres dengan kesadaran untuk hidup lebih damai dan bahagia. Jangan membiarkan pikiran negatif mendapatkan tempat di sepanjang proses pembentukan kebiasaan baik.

Semua yang kita pikirkan belum tentu baik untuk hidup kita. Tingkatkan kesadaran untuk memahami realitas hidup yang kita miliki dan kebutuhan hidup yang harus kita penuhi. Fokuskan waktu dan tenaga untuk membentuk kebiasaan baik agar kita bisa melayani realitas hidup kita dan memenuhi kebutuhan hidup kita. Jadi, jangan membiarkan pikiran menguasai hidup kita secara total. Gunakan pikiran hanya untuk hal-hal positif yang benar-benar memberdayakan kita untuk kehidupan yang lebih baik.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HIDUP DAMAI BERSAMA PEKERJAAN

“Kita pasti akan menjadi yang terbaik di wilayah kerja kita, jika ikhlas dan totalitas dengan pekerjaan.”~Djajendra

Pekerjaan yang baik dihasilkan dari pikiran yang damai dan optimis. Lakukan pekerjaan dengan baik dan sepenuh hati. Tidak perlu memiliki ambisi dan keinginan yang berlebihan. Kerjakan saja dengan sepenuh hati dan keberhasilan akan mengikuti. Kita pasti akan menjadi yang terbaik di wilayah kerja kita, jika kita ikhlas dan totalitas.  Jadi, jangan terlalu membanggakan kehebatan diri sendiri di tempat kerja. Jangan banyak membual tentang kehebatan diri dalam melakukan pekerjaan. Jangan mengambil beban yang tidak diperlukan. Jangan ingin menjadi terkenal atau terbaik. Fokuskan saja semua kekuatan dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan totalitas, tanpa mengharapkan apa pun. Jadilah rendah hati. Anggaplah bahwa kita ini hanya sebutir garam di lautan yang luas, sehingga selalu menjadi rendah hati di setiap situasi kerja yang sangat dinamis itu.

Bukan keinginan kita yang menjadikan kita terbaik, tetapi disiplin dan tanggung jawab di dalam sikap rendah hati yang akan membawa kita kepada keberhasilan. Keinginan kita belum tentu tercapai, tetapi disiplin dan tanggung jawab kita mampu mengantar kita untuk mencapai sesuatu yang berharga bagi hidup kita. Tidak perlu membebankan hidup dengan banyak keinginan dan harapan. Fokuskan hidup pada tugas dan pekerjaan. Jadilah bagian yang berharga dalam setiap proses kerja. Jangan ingin mengerjakan semuanya. Kendalikan diri dari sifat berlebihan yang nantinya hanya akan menjadi beban bagi pikiran. Jangan terlibat secara berlebihan dalam pekerjaan orang lain. Jika orang lain membutuhkan bantuan, bantulah mereka sesuai kebutuhan saja, tidak perlu membantu secara berlebihan.Sebab, semua yang berlebihan hanya akan menjadi gangguan bagi diri sendiri dan orang lain.

Damai itu ada dalam pikiran yang tenang dan sabar. Tumbuhkan kepribadian yang tabah dan ikhlas dengan semua peristiwa atau situasi yang tidak diinginkan. Bekerja dengan damai dan optimis bersumber dari dalam diri sendiri. Jangan pernah berharap kenyamanan dan hal-hal terbaik berasal dari luar diri. Orang-orang di luar diri kita tidak peduli apakah kita bahagia atau tidak bahagia. Mereka hanya membutuhkan kemampuan dan tanggung jawab kita melalui etos dan sifat terbaik kita. Jadi, semua hal-hal yang tidak menyenangkan dan tidak menguntungkan diri sendiri haruslah dimaafkan dan dilupakan. Kedamaian bersama pekerjaan fondasinya adalah memaafkan dan melupakan semua bagian yang merusak kedamaian pikiran. Jangan membiarkan pikiran terjebak di dalam situasi yang tidak disukai. Jangan membiarkan pikiran membelok ke arah orang-orang yang menyebalkan atau pun memicu rasa marah kita. Lupakan dan maafkan mereka yang merusak kedamaian hidup kita. Doakan mereka semoga berubah dan menjadi lebih baik bagi kita. Kemudian, fokuskan perhatian pada hal-hal yang menciptakan kedamaian kita bersama pekerjaan.

Kita harus mengambil tanggung jawab atas pekerjaan kita. Keberadaan kita dalam pekerjaan untuk menciptakan karya terbaik. Ambil dan jalankan pekerjaan dengan sungguh-sungguh, tanpa berharap berlebihan dengan hasil akhir. Gunakan waktu kerja dengan sebaik mungkin dan benar-benar fokus untuk menghasilkan yang terbaik. Disiplinkan diri sendiri untuk melaksanakan tanggung jawab pekerjaan dengan cara terbaik. Fokuskan semua kemampuan kepada pekerjaan yang dapat dilakukan dan lakukan dengan totalitas.

Isi waktu kerja dengan daftar tugas yang menjadi prioritas untuk dikerjakan saat ini. Jangan bebani pikiran dengan beban kerja yang belum mampu dikerjakan. Tinggalkan semua yang belum siap untuk dilaksanakan sekarang. Jangan takut dan gelisah dengan tanggung jawab yang belum mampu diselesaikan saat ini. Jangan membuang-buang waktu dalam ketakutan dan kegelisahan karena belum mampu diselesaikan saat ini. Tidak mungkin semua hal bisa dikerjakan dan dipertanggung jawabkan saat ini juga. Kadang, rintangan dan kesulitan bisa menjadikan kita tidak mampu menjalankan tanggung jawab. Kita semua bukanlah manusia super kuat untuk selalu memenuhi kewajiban dan tanggung jawab tepat waktu. Jadi, ketika halangan dan kesulitan menghadang untuk memenuhi kewajiban dan tanggung jawab, maka lupakan dulu mereka, fokuskan pada prioritas yang ada, sambil menunggu waktu yang tepat untuk menyelesaikan kewajiban dan tanggung jawab yang tertunda.

Tantangan dan kesulitan adalah bagian dari pekerjaan. Tantangan dan kesulitan itu sesungguhnya bertujuan agar kita menyesuaikan diri dengan perubahan. Perubahan tidak mungkin diabaikan. Perubahan selalu akan hadir di lingkungan kerja kita. Tugas kita adalah menyesuaikan diri dengan pekerjaan dan lingkungan yang selalu berubah. Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan semua keadaan menjadikan kita tenang dalam mengatasi situasi apa pun. Dalam hal ini, kita harus fokus untuk mengubah diri sendiri agar dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. Tidak perlu bersusah-payah untuk merubah orang lain atau pun merubah situasi yang ada. Sebab, kemampuan kita terbatas untuk merubah orang lain, kita tidak mungkin terlalu jauh mengurusi orang lain, ada batasnya. Kita hanya memiliki kemampuan untuk menjaga diri sendiri agar tidak kehilangan rasa damai bersama pekerjaan di dalam situasi yang berubah.

Hindari berkompetisi dengan siapa pun dan apa pun. Semua kompetisi menciptakan permainan yang menghilangkan rasa damai. Kompetisi pasti menghasilkan pihak yang menang dan pihak yang kalah. Lakukan pekerjaan dengan niat dan disiplin untuk menghasilkan karya terbaik, tanpa mengharapkan penghargaan dan pengakuan dari siapa pun. Miliki motivasi dan hargai diri sendiri untuk melakukan pekerjaan terbaik. Tidak perlu memiliki kecemburuan kepada siapa pun. Bekerjalah untuk menggetarkan energi positif ke ruang dan waktu yang disediakan bagi kita. Ingatlah pesan orang bijak, yaitu: apa yang kita tabur akan kita tuai. Jadi, taburlah hal-hal positif melalui pekerjaan dan bersabarlah untuk hasil akhir terbaik.

Gunakan pikiran untuk menciptakan rasa damai bersama pekerjaan, dan gunakan akal untuk menemukan solusi kreatif atas pekerjaan yang dilakukan. Tidak perlu menyesali apa pun dari pekerjaan yang dilakukan. Rasa damai dan senang bersama pekerjaan adalah kunci bagi pertumbuhan diri sendiri. Jangan membiarkan pikiran mengembara keberbagai arah, kendalikan pikiran untuk fokus dalam rasa damai bersama pekerjaan. Selalu menerima keadaan dan mengarahkan pikiran pada pekerjaan adalah cara terbaik untuk mengendalikan pikiran dalam pekerjaan. Pikiran yang damai dan tenang dalam pekerjaan akan mendorong kita menuju kesuksesan dibidang yang kita tekuni dengan pengabdian total.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

Older posts

© 2018 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑