MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Character Development (page 2 of 56)

Pengembangan Karakter

DIRI KITA YANG MENCIPTAKAN KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA

“Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Kebahagiaan di tempat kerja memberi pengaruh yang besar untuk keberhasilan semua orang. Setiap pribadi yang mampu mengkontribusikan energi positif melalui pikiran positif dan perilaku etis menjadikan kehidupan di tempat kerja selalu bahagia dan berkinerja tinggi. Berhentilah untuk meminta kebahagiaan dari orang lain. Tidak ada seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan bagi kita di tempat kerja. Sebab, kebahagiaan itu sendiri ada di dalam diri kita masing-masing, ada dalam cara berpikir kita, sehingga sangat keliru jika kita menunggu kebahagiaan dari sikap dan perilaku orang lain.

Kita adalah pekerjaan yang sedang berlangsung. Kita adalah bagian dari proses kerja menuju tujuan dan untuk mencapai target. Dalam proses kerja, kita menjadi bagian dari sistem yang berkontribusi sebatas tugas dan tanggung jawab, tidak sekaligus kita harus mengerjakan semua hal, kita hanya menjadi bagian terkecil dalam visi dan misi besar organisasi. Jadi, tidak perlu menghabiskan energi dan emosi untuk hal-hal di luar tugas dan tanggung jawab. Hadirlah ke tempat kerja dengan hati yang penuh sukacita, dan berikan perhatian penuh untuk menyelesaikan tugas dengan kompetensi terbaik yang dimiliki.

Setiap orang memiliki perilaku, sikap, cara berpikir, dan emosi yang tidak mungkin untuk disamakan. Kita semua berbeda dan tidak perlu memaksakan diri agar orang lain menjadi sama seperti diri kita. Keunikan dan perbedaan adalah kekayaan yang harus kita manfaatkan untuk mencapai hal-hal terbaik. Tidak perlu memperdebatkan atau mempersoalkan hal-hal yang tidak sama dengan diri kita. Jika kita terlalu mengurusi kepribadian orang lain yang bertentangan dengan kepribadian kita, maka kita akan menghabiskan waktu dan energi dalam ketidakbahagiaan.

Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati. Kita tahu bahwa setiap orang memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Perbedaan ini jika tidak tunduk pada sistem dan nilai-nilai kerja, maka potensi konflik akan merusak pencapaian kinerja terbaik. Hal ini juga akan menciptakan cara berpikir dan emosi yang menghilangkan rasa damai dan kebahagiaan di tempat kerja. Kepatuhan dan ketaatan pada nilai-nilai kerja, sopan santun, etika, komunikasi positif mampu menciptakan energi positif di lingkungan kerja. Energi positif yang terus-menerus berakumulasi dari kebahagiaan setiap individu akan menciptakan kehidupan kerja yang kooperatif, kompetitif, kreatif, inovatif, dan bahagia.

Kebahagiaan dalam pekerjaan dapat kita rawat jika kita mampu dan penuh semangat untuk merealisasikan potensi diri, serta setiap saat menjaga kepercayaan diri dan ketekunan dengan sepenuh hati. Di samping itu, kita juga harus sadar bahwa diri kita dikuasai dua jenis energi, yaitu: energi positif dan energi negatif. Keduanya abadi di dalam diri kita sampai kapan pun. Kesadaran kita bertugas untuk menguatkan energi positif di setiap momen kehidupan. Kesadaran kita tidak boleh memberikan ruang seinci pun untuk kebangkitan energi negatif di dalam diri kita. Ini mungkin akan menjadi tugas seumur hidup kita untuk menggunakan kesadaran agar energi negatif tidur nyenyak dan tidak mampengaruhi jalan kehidupan kita.

Tantangan dan kesulitan adalah vitamin untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi. Jangan gelisah, khawatir, takut, dan mengorbankan kebahagiaan saat kesulitan memperburuk keadaan. Jika di masa sulit mampu menjaga diri dengan energi positif yang kuat, kita akan tetap hebat dan tak kehilangan kebahagiaan. Jadi, setiap saat secara sadar tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri. Apa pun cobaan dan kesulitan yang berusaha menggagalkan kerja keras kita, jangan dibiarkan dalam energi negatif. Jaga pikiran, emosi, dan suara hati dalam kebahagiaan. Jangan memiliki pikiran yang mudah dipengaruhi oleh kekuatan buruk dari luar diri. Jangan menjadi mangsa orang-orang negatif yang hidup di sekitar kita. Jangan mencoba mencari kesalahan dan kekurangan siapa pun. Kebahagiaan tercipta dari aliran energi positif di dalam diri yang kuat dan selalu positif saat berinteraksi dengan energi negatif.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENEMUKAN KEMBALI SEMANGAT HIDUP

“Sangat wajar kalau kita mengalami masalah dalam kehidupan. Tetapi yang tidak wajar itu adalah saat kita dibawa ke dalam kegelapan dan rasa putus asa.”~Djajendra

Semangat hidup adalah jalan untuk menemukan solusi terbaik. Berbagai macam persoalan hidup menjadi bagian dari kehidupan yang harus kita jalani. Suka atau tidak, setiap orang memiliki masalah dalam hidupnya. Masalah yang terkait dengan kesehatan, keuangan, hubungan, kehilangan, kemarahan, dan sangat banyak persoalan-persoalan hidup yang menjadikan kita kehilangan semangat hidup. Semangat hidup suka menyerah pada kesulitan, kegagalan, dan tantangan. Padahal semangat hidup dibutuhkan agar kita mampu menemukan solusi terbaik.

Sangat wajar kalau kita mengalami beberapa masalah dalam kehidupan. Tetapi yang tidak wajar itu adalah saat kita dibawa ke dalam kegelapan dan rasa putus asa. Masalah kehidupan tidak lebih merupakan bagian dari perjalanan hidup yang bersifat sementara. Saat masalah muncul kita harus fokus untuk menguatkan diri dan menemukan kembali semangat hidup kita yang terhebat. Kita harus bangkit dengan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati, sehingga kekuatan dari dalam diri mampu membantu mengeluarkan kita dari masalah dan kesulitan.

Orang-orang yang tidak memiliki semangat hidup akan membiarkan hidupnya dipermainkan oleh berbagai macam rintangan dan kesulitan. Mereka yang menyerah menjadi tidak berdaya untuk kembali ke kehidupan yang produktif. Semangat hidup adalah kunci untuk bangkit kembali dari kesulitan. Jangan pernah kehilangan semangat hidup walau realitas kehidupan membuat kita dalam kesulitan. Tumbuhkan kesadaran bahwa kehidupan ini untuk dijalani dengan penuh kegembiraan. Jika dalam perjalanan ada masalah dan kesulitan, jangan pernah mengurangi kegembiraan dan ketenangan pikiran. Karena kegembiraan dan ketenangan pikiran adalah sumber energi positif yang mampu mengeluarkan kita dari masalah.

Terangi diri dengan cahaya optimisme agar semua ketidakmampuan hilang. Cahaya optimisme di dalam diri mampu menemukan sumber kekuatan dan potensi terbaik untuk mengeluarkan kita dari kesulitan. Jangan pernah ada kegelapan dan kesulitan yang hidup di dalam diri. Jika kita menghabiskan seluruh hidup kita dalam kegelapan dan kesulitan, maka kita tidak pernah melihat keindahan. Hidup ini indah dan nikmat jika kita mampu menerangi pemikiran kita dengan energi positif. Energi positif di dalam diri mampu menemukan semangat hidup, sehingga tidak ada masalah atau kesulitan yang tidak diatasi oleh semangat hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGGUNAKAN EMPAT KEKUATAN DENGAN BIJAK

“Fokuskan hidup ke dalam diri dan temukan diri sejati.”~Djajendra

Setiap orang memiliki anugerah dalam bentuk pikiran, kecerdasan, ingatan, dan ego. Keempat anugerah ini menentukan cara kita menjalani hidup. Keempat anugerah ini adalah kekuatan yang menentukan jalan hidup kita. Jika kita tidak memiliki kesadaran dan kebijaksanaan dalam menggunakan keempat anugerah ini, maka kita selalu terjebak dalam kehidupan yang tidak nyaman dan tidak menyenangkan hati. Jadi, kita harus sadar dan mau belajar lebih banyak lagi tentang diri kita sendiri. Semua persoalan hidup muncul karena kita tidak mampu memahami diri kita sendiri. Memperhatikan diri sendiri artinya memperhatikan pikiran, ingatan, kecerdasan, ego, dan tubuh kita dengan sungguh-sungguh. Kebahagiaan dan kedamaian hidup bukan bersumber dari luar diri kita, tetapi dari kemampuan kita untuk mengelola keempat kekuatan di dalam diri dengan bijaksana.

Pikiran, kecerdasan, ingatan, dan ego adalah empat kekuatan yang membentuk jati diri kita. Keempatnya berada di dalam diri kita. Walaupun keempatnya berada di dalam diri kita, tetapi mereka berbeda dan masing-masing menjalankan fungsinya secara otomatis. Keempatnya bisa kita kendalikan dan menjaganya dalam keharmonisan jika kita memiliki kesadaran tingkat tinggi. Kesadaran, pengetahuan, dan kebijaksanaan adalah kunci untuk memanfaatkan keempat anugerah tersebut bagi kehidupan kita yang indah dan damai. Jika keempat kekuatan itu tidak harmonis di dalam diri kita, maka hidup kita penuh dengan tekanan dan permasalahan yang berat. Semua hal kecil akan kita jadikan sebagai masalah dalam hidup kita, sehingga akhirnya hari-hari kita akan terbuang sia-sia dalam penderitaan dan kekurangan. Oleh karena itu, kita harus benar-benar memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk mengelola keempat kekuatan tersebut agar dapat menjadi fondasi yang kuat untuk kebahagiaan hidup kita.

Kita harus mengenal diri kita sendiri melalui cara kerja pikiran kita, cara kerja kecerdasan kita, cara kerja ingatan kita, dan cara kerja ego kita. Kita juga harus memahami dan memiliki pengetahuan untuk mengelola keempat kekuatan tersebut agar memberikan kebahagiaan dan keindahan bagi hidup kita. Ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, adalah produk yang dihasilkan dari keharmonisan keempat kekuatan tersebut. Pikiran memiliki kekuatan untuk memproyaksikan tujuan atau visi. Kecerdasan memiliki kekuatan untuk melakukan analisis dan menarik kesimpulan. Ingatan mengingat kembali semua informasi dan pengetahuan yang tersimpan di alam bawah sadar dan alam sadar kita. Ego mewakili kepentingan diri sendiri dan juga mewakili motivasi diri agar tujuan dan keinginan bisa segera diwujudkan. Mengenal diri sendiri dan berdialog dengan diri sendiri menjadi sangat penting agar keempat kekuatan tersebut dapat kita manfaatkan dengan bijak dan optimal. Jadi, setiap hari kita perlu memberikan perhatian yang besar untuk meningkatkan kualitas dari keempat kekuatan tersebut. Karena waktu kita terbatas, maka kita harus mengurangi pemborosan waktu untuk hal-hal yang tidak penting dari luar diri kita. Fokuskan hidup ke dalam diri dan temukan diri sejati. Hanya diri sejati yang mampu menguatkan kesadaran untuk menciptakan keseimbangan dan keharmonisan di dalam dirinya.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KEBAHAGIAAN ADALAH GAYA HIDUP

“Kebahagiaan kita itu pilihan dari kesadaran hidup kita.”~Djajendra

Kebahagiaan bukanlah tujuan hidup atau pencapaian. Kebahagiaan adalah gaya hidup yang menciptakan kenyamanan emosional dan keadaan pikiran, yang selalu merasa nyaman dengan segala keadaan dan situasi hidup. Intinya, kalau ingin bahagia tidak menunggu sesuatu atau tergantung kepada sesuatu. Kebahagiaan adalah gaya hidup yang mengalir dari dalam diri melalui pikiran dan emosional yang merasa nyaman di sepanjang proses hidup. Pikiran dan emosi tidak akan menanggapi tantangan hidup secara serius, tetapi kesadaran dimunculkan untuk menjaga diri agar selalu bahagia dan damai hidupnya. Untuk bisa membangun kesadaran, kita harus terbiasa berdialog dengan diri sendiri, memiliki waktu satu atau dua jam sehari untuk mengenal diri sendiri secara mendalam. Mengenal diri sendiri dan memelihara kesadaran murni diri adalah realitas yang diperlukan untuk memiliki kebahagiaan sebagai gaya hidup.

Ketika pikiran kita terjebak dalam stres, ketakutan, marah, kesal, atau khawatir; maka kita merasa tidak nyaman. Keadaan emosional yang tidak nyaman ini akan mengambil kebahagiaan kita dan menciptakan penderitaan bagi hidup kita. Kita ketahui bahwa dalam hidup ini kita sebagai manusia tidak mungkin menjalani hidup yang mulus-mulus saja. Kadang situasi sulit harus kita hadapi dan sering sekali kita merasa tidak berdaya. Perasaan tidak berdaya dalam situasi sulit pasti membuat pikiran dan emosional tidak nyaman dan tidak aman. Persoalan-persoalan seperti: krisis keuangan, penghinaan, pengkhianatan, cemburu, penyakit, kemarahan, hubungan yang saling bertentangan, ketidakmampuan, tidak ada pengertian, ancaman, dan berbagai situasi yang membawa energi negatif ke dalam hidup kita pasti akan membuat pikiran dan emosional menjadi tidak nyaman. Jelas, semua situasi negatif ini akan membuat hidup kita tidak bahagia dan penuh penderitaan.

Ketika kita memutuskan bahagia sebagai gaya hidup kita, maka kita harus menjaga diri kita agar tidak dimasuki oleh kekuatan negatif dari sumber mana pun. Kesadaran dan mental yang terlatih untuk menerima berbagai situasi dan persoalan hidup, serta tidak membiarkannya masuk ke dalam pikiran dan emosional menjadi kunci kebahagiaan hidup. Tugas kesadaran kita adalah menjaga kebahagiaan hidup kita, sehingga situasi yang tidak baik dan orang-orang yang membawa energi negatif ke dalam hidup kita harus diblokir. Semua berita, persoalan, tekanan, masalah, dan kemarahan yang bersumber dari luar diri; tidak boleh memasuki pikiran dan emosional kita. Karena kita sudah memilih kebahagiaan sebagai gaya hidup; maka, kita tidak boleh membiarkan emosi kita khawatir, terluka, takut, marah, gelisah, atau stres. Semua perasaan dan realitas di dalam diri kita adalah ciptaan kita, pilihan kita. Jadi, kebahagiaan hidup itu adalah pilihan kita sendiri, bukan bersumber dari luar diri kita.

Dalam keadaan yang paling menantang, dalam situasi yang paling sulit, jangan membiarkan rasa takut menguasai diri. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa kita sebagai manusia sesungguhnya tidak memiliki kemampuan apa-apa tanpa bantuan dari Tuhan. Jadi, minta tolonglah sama Tuhan, tidak perlu berharap pertolongan dari siapa pun. Hanya Tuhan yang bisa menolong kita saat kita berada dalam situasi yang sangat sulit. Ketika kita sudah menyerah pada kehendak Tuhan dan menerima apa pun keputusannya, maka pikiran dan emosional kita bisa berdamai dengan realitas hidup. Kebahagiaan tidak bersumber dari harta, uang, hubungan, jabatan, kekuasaan, kesenangan; tetapi, bersumber dari keyakinan kita yang mendalam bahwa Tuhan selalu membantu hidup kita, sehingga kita tidak perlu khawatir atau takut dengan keadaan hidup yang sulit.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

TIDAK PERLU GELISAH TENTANG MASA DEPAN

“Hidup kita adalah perjalanan diri sejati bersama potensinya untuk dipersembahkan kepada kehidupan.”~Djajendra

Sikap tidak sabar dan terburu-buru sering merugikan diri sendiri. Ketika kita tidak sabar semuanya terasa lama. Keinginan untuk mendapatkan sesuatu dengan lebih cepat menjadikan kita kurang berhati-hati, sehingga sebuah kesalahan akan membuat keinginan tersebut lebih lama lagi didapatkan. Sikap tidak sabar dan terburu-buru akan menjadi sumber penderitaan bagi siapa pun. Kita perlu berguru kepada alam semesta yang tidak pernah terburu-buru dan selalu tenang, tetapi mencapai segalanya melalui proses yang dilalui.

Sikap tidak sabar akan diikuti perasaan gelisah dan khawatir tentang hal-hal yang ingin dicapai. Padahal, tidak seorang pun mampu memastikan bahwa dirinya akan mencapai hasil seperti yang diinginkan. Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang tidak berdaya, tetapi pikiran manusia menganggap dirinya berdaya untuk segala hal bagi hidupnya. Pikiran dan perasaan yang tidak sadar akan selalu gelisah tentang masa depannya. Kegelisahan dan kekhawatiran yang berlebihan akan menguras energi, sehingga kita tidak mampu fokus untuk menyelesaikan hal-hal penting bagi kebaikan kita.

Kecerdasan kehidupan ada di dalam diri kita. Kecerdasan kehidupan ini membutuhkan pikiran dan perasaan yang tenang, damai, dan tidak pernah stres agar bisa menyelesaikan semua hal dengan tepat; termasuk hal-hal di dalam diri kita. Kecerdasan kehidupan di dalam diri kita inilah yang mengatur tubuh, jiwa, dan pikiran agar berkembang untuk memenuhi harapan. Intinya, kita tidak perlu khawatir atau gelisah tentang masa depan kita. Sebab, kecerdasan kehidupan di dalam diri kita mampu menjadikan kita lebih produktif dan berkualitas untuk menangani setiap tantangan dengan solusi terbaik. Semakin tenang, damai, dan bahagia diri kita dengan kehidupan yang kita jalani; maka, semakin mampu kita menemukan cara terbaik untuk masa depan yang gemilang.

Jadilah diri sendiri apa adanya dan tidak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain. Mungkin orang-orang di sekitar kita terlihat sangat sukses dalam berbagai bidang kehidupannya. Dalam hal ini, kita harus bahagia tentang orang-orang di sekitar kita tersebut, tetapi kita tidak boleh ingin seperti mereka. Kita harus fokus dengan ketenangan dan kedamaian hati untuk melakukan hal-hal yang sedang menjadi tugas kita dengan berkualitas. Fokus pada potensi diri sendiri. Fokus pada tujuan hidup diri sendiri. Jangan tergoda dengan hal-hal hebat yang terlihat dari orang lain. Kita tidak tahu apa tujuan hidup kita yang dikehendaki Tuhan. Doa, rasa syukur, dan ketenangan pikiran di setiap situasi akan mengantar kita ke jalan hidup yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

“Hidup kita adalah perjalanan diri sejati bersama potensinya untuk dipersembahkan kepada kehidupan.”~Djajendra

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MUNDUR UNTUK MAJU

“Hidup itu sesungguhnya sederhana, tetapi angan-angan kita membuat kehidupan menjadi tidak mudah dan kadang sangat rumit.”~Djajendra

“Usaha dan kerja keras kita setiap hari tidak lebih hanya untuk bermain-main dengan masalah dan solusi.”~Djajendra

Ketika semua rencana tidak berjalan dengan baik, maka mundur sejenak untuk menenangkan diri. Ketenangan diri jauh lebih penting dari rencana yang tidak berjalan. Ketika kita tenang dan damai, maka saat itu kita berpeluang mendapatkan pemikiran yang tepat untuk melanjutkan rencana tersebut. Jadi, jangan ngotot dengan satu-satunya cara untuk mewujudkan rencana, kita harus sadar bahwa ada sangat banyak cara terbaik untuk mewujudkan rencana. Ketenangan diri, kesabaran, pikiran positif, rasa percaya diri, dan kerendahan hati adalah yang diperlukan saat kemunduran terjadi kepada kita.

Kemunduran adalah sesuatu yang biasa dalam hidup. Siapa pun bisa mengalami kemunduran. Kita tidak perlu menanggapi kemunduran dengan frustasi dan ketakutan. Fokuskan semua perhatian kepada hal-hal positif saat mengalami kemunduran. Tidak perlu gengsi, tidak perlu khawatir, tidak perlu merasa kehilangan segalanya. Sesungguhnya kemunduran hadir agar kita mau berubah ke arah yang lebih baik. Jadi, kemunduran bukanlah sebuah peristiwa yang mengakhiri apa yang kita miliki saat ini, sebaliknya kemunduran adalah sebuah peristiwa yang memaksa kita berkembang ke arah yang lebih baik.

Hidup itu sesungguhnya sederhana, tetapi angan-angan kita membuat kehidupan menjadi tidak mudah dan rumit. Ambisi, keinginan, dan angan-angan membuat kehidupan kita diisi dengan banyak persoalan yang sering membuat kita khawatir dan takut dengan realitas yang kita hadapi. Ambisi, rencana, keinginan, dan angan-angan adalah sesuatu yang kita ciptakan sendiri di dalam pemikiran kita. Karena semua itu kita sendiri yang menciptakannya di dalam pemikiran dan perasaan kita, maka kita pun harus memiliki solusi yang tepat saat semua ciptaan kita tersebut tidak berfungsi di dalam dunia nyata.

Kita seharusnya tidak perlu khawatir atau pun menjadi takut karena semua yang kita ciptakan di pemikiran kita tidak berjalan dengan baik di dunia nyata. Sebaiknya kita memiliki kesadaran bahwa diri kita tidak sempurna untuk mewujudkan semua rencana dan angan-angan, sehingga ketika persoalan muncul kita mau menemukan solusi untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dan, kita pun harus sadar bahwa tidak pernah persoalan dan masalah bisa di selesaikan secara permanen atau untuk selamanya. Selama kita masih bernafas, maka kita selalu harus menjalankan segala sesuatu dengan hati-hati dan selalu memiliki ketenangan hati untuk menemukan solusi yang tepat.

Solusi dan masalah adalah bagian dari permainan hidup yang harus secara bijak kita sikapi di sepanjang kehidupan. Dalam masalah sudah ada solusinya, demikian juga dalam solusi sudah ada masalahnya. Kita perlu menajamkan kreativitas agar menemukan solusi secara terus-menerus saat masalah muncul. Masalah dan solusi akan selalu ada di sepanjang hidup siapa pun. Kita perlu memiliki kemampuan untuk bermain-main dengan masalah dan solusi. Usaha dan kerja keras kita setiap hari tidak lebih hanya untuk bermain-main dengan masalah dan solusi. Jadi, keduanya adalah realitas hidup kita sehari-hari. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir apa lagi ketakutan saat bermain-main dengan mereka.

Kemunduran terjadi karena kita belum menemukan solusi atas masalah. Memang betul bahwa tidak mudah untuk menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah. Kadang-kadang kita harus terjebak dalam sebuah masalah dalam waktu yang lama. Hal ini terjadi karena kita tidak memiliki ketenangan hati dan keikhlasan untuk menerima yang hilang. Hati yang tidak tenang, pemikiran yang tidak terkendali, kemarahan, dan hilangnya keikhlasan hati akan mempersulit kita untuk menemukan solusi dalam menyelesaikan masalah. Padahal kita harus mengatasi masalah agar kita tumbuh ke arah yang lebih baik. Selama kita terjebak dalam masalah, kita tidak bisa berbuat apa-apa, setiap hari kita harus berhadapan langsung dengan masalah-masalah tersebut. Berdamai dengan masalah, mau mundur sejenak untuk kemajuan, mau berdamai dan ikhlas dengan sikap tidak baik dari orang-orang yang membawa masalah, adalah salah satu cara agar kita tidak terlalu lama terjebak dalam masalah.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGENAL DIRI SENDIRI UNTUK KEBAHAGIAAN HIDUP

“Setinggi apa pun pencapaian karir dan prestasi, jika belum mengenal diri sendiri dengan baik, maka selalu ada kekurangan di dalam hidup.”~Djajendra

Hal terpenting dalam hidup adalah mengetahui siapa diri kita yang sebenarnya. Tanpa mengenal diri sendiri, maka kita tidak mungkin bisa merasakan kesuksesan yang lengkap. Ketika kita mengetahui siapa diri sejati, maka diri sejati akan membantu kita untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga pemikiran dan pilihan hidup mampu menguatkan diri kita. Pengetahuan tentang yang benar dan yang salah hanya diketahui oleh diri sejati. Jika kita tidak mengenal diri sendiri dengan benar dan jujur, maka kita selalu dalam dilema antara benar dan salah. Dalam situasi tertentu, kita pun tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Ketika diri kita sudah tidak mampu membedakan yang benar dan yang salah, maka semua prestasi dan kesuksesan kita tidak akan memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi hidup kita.

Diri sejati atau jiwa kita yang asli selalu merindukan kehidupan yang damai, indah, bahagia, bugar, dan sejahtera. Sehebat apa pun pencapaian karir dan prestasi, jika belum mengenal diri sendiri dengan baik, maka selalu akan ada kekurangan di dalam hidup. Hidup menjadi tidak lengkap jika jiwa sejati belum dipahami dengan benar. Hidup menjadi palsu jika jiwa sejati belum ditemukan. Mengenal jiwa sejati dan menggunakannya sebagai alat untuk kehidupan sehari-hari adalah kesuksesan yang paling tinggi. Dalam perjalanan hidup kesadaran kita akan tumbuh untuk mencari sesuatu yang lebih tinggi. Sesuatu yang lebih tinggi hanya akan terhubung dengan jiwa sejati. Oleh karena itu, setiap saat kita harus berusaha dan berjuang untuk bisa memahami diri sendiri. Pahami diri sejati dan perkenalkan diri sejati tersebut melalui realitas hidup sehari-hari. Diri sejati hidup dan tumbuh di dalam kebaikan, keindahan, moralitas, etika, pelayanan, dan kasih sayang. Jadi, ketika kita menjalani kehidupan sehari-hari bersama diri sejati, maka realitas hidup kita mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah bagi hidupnya.

Diri sejati adalah sumber energi positif. Kebahagiaan selalu datang ke sumber energi positif. Kebahagiaan tidak akan pernah mendekat ke sumber energi negatif. Jadi, satu-satunya cara untuk menikmati kebahagiaan dalam hidup adalah mengenal diri sejati dengan jujur. Kita semua dilahirkan dengan diri sejati untuk merasakan kebahagiaan dan keindahan di sepanjang hidup. Jadi, jelas sekali, kebahagiaan tidak akan pernah kita rasakan jika kita tidak mengenal diri sejati kita. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran untuk memulai perjalanan penemuan diri sejati dengan integritas yang tinggi. Salah satu cara untuk mengenal diri sejati adalah dengan menjalani kehidupan yang sederhana. Tidak membiarkan keinginan dan angan-angan mengatur hidup kita. Fokuskan hidup untuk merasakan kebahagiaan dan ketenangan pada momen ini, tidak membiarkan diri khawatir tentang hari esok. Yakinkan diri sendiri bahwa segala kebaikan dan keindahan selalu tersedia untuk diri yang ikhlas menerima hidup apa adanya.

Semua kekuatan ada di dalam diri sejati. Kesadaran dan pengertian tentang realitas hidup memungkinkan diri sejati memiliki intuisi yang melampaui pengetahuan yang ada. Tidak ada apa pun dalam kehidupan yang berada di luar jangkauan kesadaran jiwa sejati. Potensi dan kekuatan jiwa sejati tidak terbatas untuk mendapatkan pengetahuan bagi kebahagiaan dan ketenangan hidupnya. Mengenal diri sendiri berarti kebahagiaan dan keindahan hidup akan melekat dalam realitas sehari-hari. Mengenal diri sendiri dengan jujur dan baik mampu meningkatkan pengetahuan batin untuk memahami kenyataan hidup. Sebelum mengenal diri sejati setiap orang harus melalui proses pembentukan melalui jalan hidup yang tidak mudah dan penuh kesulitan. Mengenal diri sejati adalah sebuah proses dimana kita berkembang melalui banyak kesulitan. Sebagai manusia yang sadar untuk menjadi diri sendiri yang jujur, kecerdasan kita tentang arti hidup akan berkembang, kita pun akan berevolusi melalui berbagai peristiwa yang semuanya kita terima dengan ikhlas untuk kebaikan diri sendiri.  

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK SEORANG PUN PERLU MENGANGGUR KARENA PEKERJAAN SANGAT BERLIMPAH

“Segala sesuatu yang kita tekuni dengan sepenuh hati akan memberikan nilai tambah bagi hidup kita.”~Djajendra

Kita masing-masing memiliki banyak pekerjaan di sepanjang hidup. Kehidupan mengharuskan kita bekerja agar dapat memenuhi harapan, kebutuhan, keinginan, dan impian. Jika kita malas, maka kita menjadi orang yang tak berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Secara fisik, mental, dan emosional kita dirancang untuk melakukan pekerjaan. Ciptakan pekerjaan atau pilih pekerjaan, kemudian berikan energi positif dan pelayanan sepenuh hati terhadap pekerjaan tersebut. Pekerjaan kita yang berkualitas akan memberikan nilai tambah bagi kehidupan kita. Nilai tambah ini berakumulasi untuk menciptakan kesejahteraan bagi kita. Mulailah bekerja dengan situasi yang ada saat ini, jangan menunggu apa pun untuk mulai melakukan pekerjaan terbaik.

Kehidupan menjadi indah dan sejahtera jika kita berkontribusi dan melayani dengan kualitas terbaik. Berikan yang terbaik dari potensi dan kompetensi yang dimiliki. Pahami bahwa jenis dan jumlah pekerjaan tak terhitung. Ini artinya, kita sangat kaya dengan pekerjaan. Dalam diri kita semua ada potensi untuk dipersembahkan bagi kehidupan, sehingga apa pun bisa dijadikan pekerjaan untuk menghidupi hidup kita. Kenali diri sendiri, tingkatkan kompetensi dan kualitas diri sendiri, lalu tingkatkan rasa percaya diri untuk memberikan kontribusi terbaik dari kekuatan etos kerja yang hebat.

Setiap orang mempunyai pekerjaan untuk dilakukan. Manfaatkan kecerdasan kreatif untuk menciptakan pekerjaan yang berkualitas tinggi. Pengangguran disebabkan oleh perilaku yang menggantungkan nasib di tangan orang lain; memiliki gengsi tinggi dan memilih-milih pekerjaan; menuntut mempunyai pekerjaan seperti yang diinginkan atau sesuai cita-cita; tidak percaya diri untuk melakukan pekerjaan yang penuh tantangan; serta perilaku malas dan tidak kreatif untuk melakukan pekerjaan yang berlimpah di sekitar kita. Sifat malas dan perasaan tinggi hati adalah penyakit yang membuat kita sulit menikmati kesejahteraan. Oleh karena itu, mulai hari ini, jangan memelihara sifat dan perilaku malas; jangan menyalahkan orang lain kalau belum mempunyai pekerjaan; jangan menunggu orang lain menyediakan pekerjaan; jangan menuntut siapa pun untuk memperhatikan kita dengan sebuah pekerjaan. Jadilah pribadi yang ulet dan penuh energi positif untuk melakukan pekerjaan yang ada di sekitar kita. Jangan menunggu apa pun atau siapa pun, kerjakan segera yang bisa dilakukan pada hari ini.

Kita masing-masing diberikan kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang unik dan berkualitas terbaik. Untuk itu, kita harus fokus dalam kerja keras agar bakat dan potensi kita dapat dikembangkan menjadi yang terbaik. Jangan pernah malas dan meragukan kemampuan diri sendiri. Miliki semangat dan motivasi untuk mengoptimalkan kemampuan secara terus-menerus. Kemampuan terbaik terwujud ketika kita memiliki sikap rendah hati dalam rasa percaya diri yang tinggi untuk menghasilkan yang terbaik. Disiplin, kerja keras, dan usaha terus-menerus haruslah menjadi budaya sehari-hari. Potensi dan bakat kita yang hebat itu akan hilang jika kita selalu bersikap malas dan tidak memiliki keyakinan pada diri sendiri. 

Keberadaan kita semoga berguna dan bermanfaat bagi pekerjaan yang kita tekuni. Setiap momen pertajam intuisi dengan pengalaman dan pengetahuan terbaru. Jadilah pribadi yang menambahkan makna pada kehidupan diri sendiri. Bekerjalah dengan sukacita untuk memberikan yang terbaik. Bentuklah karakter yang disiplin, rajin, tekun, jujur, etis, penuh kasih, perhatian, penyayang, berbakti, dan berdedikasi terhadap pekerjaan. Ketika kita menemukan makna dalam pekerjaan kita, maka kita akan bertindak dengan etos terbaik. Etos terbaik memberi kita kemampuan etis, sehingga kita mampu membedakan antara apa yang benar dan apa yang tidak benar di setiap proses kerja kita. Jalan positif berfondasikan integritas diri yang kuat akan memberikan pemahaman kepada kita untuk melakukan hal-hal terbaik di setiap situasi yang penuh tantangan atau dilema.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU POSITIF SAMA PENTINGNYA DENGAN KOMPETENSI BERKUALITAS UNTUK MENGHASILKAN KINERJA TERBAIK

“Tanpa perilaku positif reputasi Anda menjadi buruk.”~Djajendra

Perilaku baik menjadi kunci keberhasilan dalam proses kerja. Pengetahuan dan kompetensi yang berkualitas membutuhkan perilaku baik agar dapat berkolaborasi dalam sistem kerja yang berintegritas. Perilaku baik tidak akan melanggar kebijakan kode etik perusahaan. Perilaku baik tidak akan melanggar prosedur kerja. Perilaku baik selalu sadar untuk menjaga keharmonisan dan kedamaian di tempat kerja. Tanpa perilaku positif reputasi Anda menjadi buruk. Perilaku positif dengan kompetensi yang berkualitas mampu meningkatkan reputasi diri Anda dan perusahaan Anda.

Kecerdasan, kemampuan, dan pengetahuan tanpa dilengkapi perilaku positif menjadi tidak berguna. Bagi organisasi yang ingin memiliki tata kelola yang baik, maka salah satu syarat terpenting adalah mengelola masalah perilaku dengan sungguh-sungguh. Perilaku positif menjadi kunci untuk memastikan bahwa tata kelola yang baik sudah berjalan. Perilaku positif harus tunduk pada kode etika dan memiliki energi integritas dalam setiap tindakannya. Setiap orang, apa pun jabatan dan kekuasaannya, wajib memiliki perilaku positif dalam menjaga tata kelola yang baik. Membangun kesadaran secara terus-menerus untuk menguatkan perilaku positif harus menjadi pekerjaan dari kepemimpinan.

Perilaku positif harus tumbuh dari sisi optimisme. Setiap individu harus memiliki keyakinan dan kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas. Setiap dinamika dalam tim membutuhkan komunikasi yang etis. Setiap perbedaan dan ketidaksepakatan harus dilayani dengan perilaku positif. Perilaku positif tidak hanya menjadi tanggung jawab dari masing-masing individu, tetapi juga harus terlibat secara proaktif untuk mempromosikan perilaku positif di setiap situasi dan peristiwa.

Setiap pribadi harus menjadi teladan dan mencontohkan perilaku positif sesuai dengan nilai-nilai organisasi dan nilai-nilai etika yang bersifat universal. Etos yang hebat akan terbentuk ketika perilaku etis, kompetensi berkualitas tinggi, pengetahuan dalam wawasan luas, dan daya tahan fisik yang hebat selalu terjaga di dalam kondisi terbaik. Etos yang hebat dapat menciptakan kinerja seperti yang diinginkan. Jelas, semua ini fondasinya perilaku etis dan kompetensi berkualitas. Jadi, tidak pernah membiarkan perilaku buruk hadir untuk merusak semua potensi keberhasilan organisasi.

Perilaku positif selalu akan mendapatkan tantangan dari perilaku negatif. Positif dan negatif adalah kenyataan yang tidak bisa dihapus. Jadi, sebelum energi perilaku negatif berkuasa di lingkungan kerja Anda, maka kendalikan mereka dan kecilkan pengaruh mereka di dalam organisasi. Jika perilaku negatif dibiarkan, mereka pasti melukai organisasi dan menjadi penghambat untuk mencapai kinerja terbaik. Fokuskan semua perhatian organisasi untuk menguatkan perilaku positif. Lakukan promosi secara terbuka dan terus-menerus agar perilaku positif menjadi kuat dan menguasai setiap inci di lingkungan kerja. Jangan membiarkan perilaku negatif berkutik dan menemukan jalannya di dalam organisasi untuk tumbuh.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANKAN LOYALITAS DENGAN PERILAKU ETIS

“Kepemimpinan yang baik menuntut ikatan kesetiaan dari kekuatan etis dan integritas, bukan sekedar setia dan mengabaikan kebaikan demi melayani kesetiaan itu.”~Djajendra

Kadang-kadang loyalitas membuat orang tidak mampu melihat apa yang baik dan apa yang tidak baik. Ikatan kesetiaan dan perasaan berutang budi jika tidak tunduk pada perilaku etis, maka realitas ini akan menyebabkan timbulnya berbagai persoalan pelanggaran etika. Loyalitas tanpa tunduk pada nilai-nilai etika akan menciptakan kerusakan pada organisasi. Kepemimpinan yang baik akan menuntut ikatan kesetiaan dari kekuatan etis dan integritas, bukan sekedar setia dan mengabaikan segala kebaikan demi melayani kesetiaan itu. Loyalitas akan menjadi sebuah kebaikan jika loyalitas tersebut tercipta dari budaya yang etis dan kaya integritas. Loyalitas yang etis mampu menjadi energi positif yang hebat untuk mendukung tata kelola organisasi yang kuat dan sehat.

Loyalitas seseorang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan sebuah rencana yang baik maupun sebuah rencana yang tidak baik. Jadi, tidak selamanya loyalitas berada dalam barisan energi positif. Jika niat dan rencana tidak baik, maka loyalitas akan berada dalam barisan energi negatif. Loyalitas itu sendiri adalah pengabdian tanpa syarat, yang sudah tidak mampu membedakan apa pun, kecuali menyerahkan diri secara total untuk melayani ikatan kesetiaan tersebut. Di dalam persepsinya, ikatan kesetiaan tersebut adalah sebuah ikatan suci dan kebaikan yang tidak boleh diperdebatkan di dalam hati. Suara hati, pemikiran, dan perasaan terikat dalam kesetiaan yang buta terhadap kebenaran sejati. Kondisi ini telah menciptakan banyak skandal yang merugikan organisasi dan stakeholders. Ketika loyalitas tidak mampu membedakan apa yang baik dan apa yang tidak baik, maka kerugian dan kerusakan menjadi hasil akhir yang akan disesali kemudian.

Loyalitas yang baik dihasilkan dari kesadaran untuk menjalankan nilai-nilai etis di tempat kerja. Ikatan kesetiaan harus mampu mengabaikan perilaku dan niat buruk. Kesetiaan hanya diberikan kepada nilai-nilai positif dan tata kelola organisasi yang bersih dan sehat. Para pengikut yang setia harus berani mengabaikan pemimpinnya yang tidak jujur. Kesetiaan ditumbuhkan untuk memperkuat integritas, akuntabilitas, perilaku etis, tindakan etis, keputusan etis, dan tidak menoleransi semua perilaku atau tindakan yang berlawanan dengan integritas. Loyalitas di tempat kerja harus berdasarkan prinsip-prinsip yang mencakup integritas, etis, transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan sepenuh hati.

Ketika kesetiaan berada dalam kekuasaan energi negatif, maka ia akan menjadi kekuatan yang siap melawan semua aturan dan kebijakan positif. Keserakahan, keegoisan, kepentingan sempit, dan ketidakjujuran akan menjadi bagian dari karakter dan kepribadian. Dalam kondisi ini, ikatan kesetiaan akan membuat konspirasi dan kolaborasi untuk keuntungan diri sendiri dan kelompok. Mereka sudah tidak pernah peduli untuk melayani kepentingan semua stakeholders dengan adil dan jujur. Mental dan perilakunya hanya bekerja untuk menguntungkan kepentingan mereka. Loyalitas seperti ini kadang menjadi sangat solid dan membudaya di dalam organisasi, sehingga sangat sulit untuk mengharapkan perilaku etis dan integritas. Kekuasaan dan manajemen yang baik pun sulit untuk diwujudkan. Ikatan kesetiaan dalam kekuasaan energi negatif membuat individu-individu yang tetap loyal dalam energi positif, akan tersingkir dan menjadi bagian dari orang-orang yang terkoyak dalam organisasi. Kekuatan loyalitas energi negatif kadang menjadi sangat kuat, sehingga tidak ada yang mampu mengungkapkannya. Realitas ini secara perlahan-lahan akan menjadikan organisasi tidak mampu menjalankan fungsi dan tujuan dengan baik. Visi, misi, dan nilai-nilai hanya akan jadi pajangan di sepanjang kehidupan organisasi tersebut. Kekuatan loyalitas energi negatif mampu menjaga kerahasiaan mereka dengan baik, sehingga tidak mudah ditemukan bukti untuk memperbaiki kekurangan yang ada.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

Older posts Newer posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑