DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Conflict Management (page 1 of 11)

Manajemen Konflik

MENJALANI HIDUP DI TENGAH ORANG-ORANG POSITIF DAN NEGATIF

“Kehidupan damai dan indah di tengah orang-orang positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian.”~Djajendra

Apakah semua orang bisa menyebarkan energi positif dalam kehidupan ini? Kita semua menjalani kehidupan dualitas, ada orang-orang yang membawa energi baik untuk kehidupan yang indah, ada juga orang-orang yang membawa energi buruk untuk merusak kehidupan yang indah dan damai. Hidup selalu abadi diantara kebaikan dan ketidakbaikan. Bersyukurlah ketika lingkungan kehidupan kita dikuasai oleh energi baik, sehingga kita semua bisa berkarya dan menjalani kehidupan yang indah dan damai.

Tidak semua orang mampu menerima kebaikan sebagai landasan hidup. Ketika di dalam diri seseorang terkumpul keyakinan dan pemikiran negatif yang kuat, maka tidak mudah merubahnya untuk menjadi energi baik. Orang-orang negatif selalu yakin dan percaya tentang kebenaran yang mereka perjuangkan. Biasanya, di dalam kebenaran tersebut ada rasa benci terhadap pihak lain. Sifat dan perilaku yang anti toleransi, rendah empati, rendah cinta, dan suka memperlebar perbedaan sudah begitu menguat di dalam keyakinan dan pola pikir mereka, sehingga tidak mudah bagi cahaya kebaikan untuk memberikan kesadaran tentang hidup dalam kepedulian dan kasih sayang yang luas.

Suara hati dan pemikiran orang-orang negatif hanya melayani cinta dan kepedulian sebatas sumber keyakinannya. Karena keyakinan dan pola pemikiran yang terbentuk itu sempit, maka mereka tidak memiliki fondasi untuk menerima energi positif dari wawasan yang luas. Cahaya positif dari sumber yang luas dan universal sulit diterima akal dan logika orang-orang negatif. Mereka sudah terbiasa di dalam kotak sempit tentang kebenaran, dan menguatkan rasa benci terhadap perbedaan, sehingga tidak mampu melihat kebenaran dari wawasan yang luas.

Bila kita ingin hidup damai, maka kita harus menerima realitas bahwa kehidupan dikuasai oleh energi negatif dan energi positif. Artinya, dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu akan bertemu dengan orang-orang positif dan negatif. Orang-orang positif dan negatif itu bisa saja ada di dalam rumah kita, kantor kita, lingkungan kita, atau dimanapun. Kehidupan damai dan indah di tengah-tengah kekuatan positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian. Perilaku kita yang menghormati energi baik dan energi buruk dengan jiwa besar dan ikhlas akan menjaga kedamaian hidup kita.

Tidak perlu memberi pencerahan secara berlebihan untuk merubah orang-orang negatif. Sebab, keyakinan dan pemikiran yang begitu kuat menjadikan orang-orang negatif sulit menerima pencerahan oleh wawasan kehidupan yang luas. Ketika keyakinan dan pemikiran mereka tidak bertemu dengan kebenaran dari sumber lain, maka kebencian akan muncul untuk memperkuat ego dan pemikiran. Jadi, satu-satunya cara untuk memiliki kehidupan pribadi yang indah dan damai adalah memiliki empati dan toleransi dengan orang-orang negatif tersebut. Tidak perlu memusuhi mereka. Tidak perlu mencari-cari kekurangan mereka. Tidak perlu menilai mereka. Tidak perlu menghakimi mereka. Terimalah mereka semua apa adanya. Baik dan buruk sudah menjadi bagian dari kehidupan, dan tidak seorang manusia pun mampu menghilangkan yang buruk dari kehidupan ini.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA KESALAHAN DAN MENGAKUINYA DENGAN RENDAH HATI

“Kehidupan kita akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan.”~Djajendra

Tidak ada seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari perjalanan hidup setiap orang. Kesalahan menunjukkan bahwa manusia memiliki sifat tidak sempurna, sehingga setiap saat harus sadar diri untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat. Kemampuan untuk mengakui kesalahan akan membuka ruang kreatifitas di dalam diri, sehingga dengan energi kreatif kita bisa menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki kesalahan. Menyembunyikan kesalahan hanya menjadikan diri sendiri tidak jujur kepada dirinya, sehingga hidupnya penuh prasangka di dalam ketidakdamaian jiwa.

Kesempurnaan hanya milik Tuhan, bukan milik manusia. Jadi, sangatlah merugikan diri sendiri bila terlalu ngotot dengan kebenaran diri sendiri. Kemampuan dan kesadaran untuk melihat kesalahan yang kita buat dengan jujur akan membuat hidup kita lebih baik. Kecerdasan dan integritas untuk memperbaiki kesalahan akan membuat kita semakin kuat dan tangguh dalam menghadapi proses hidup. Jangan takut mengakui kesalahan. Jangan putusasa dan sedih dengan kesalahan yang sudah dibuat. Terimalah kesalahan itu dan perbaiki agar kegembiraan tetap ada di dalam kehidupan. Jangan membiarkan pikiran negatif dan ego menjadi sangat kuat untuk tidak mengakui kesalahan.

Kehidupan akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan. Mungkin saja kesalahan yang kita buat luput dari hukuman negara, luput dari hukuman Tuhan, tetapi tidak akan pernah luput dari hukuman diri kita sendiri. Jadi, ketika semua hal tidak memberikan hukuman atas ketidakjujuran kita atas kesalahan yang kita buat, maka diri kita sendirilah yang akan memberikan hukuman terhadap ketidakjujuran kita tersebut. Pada akhirnya, semua kesalahan yang tidak kita akui dan tidak kita perbaiki akan menjadi sumber penderitaan bagi hidup kita. Sumber penderitaan itu akan muncul dari dalam diri sendiri untuk mengganggu keseimbangan pikiran, emosi, fisik, mental, dan jiwa. Jadi, daripada setiap saat mengalami depresi atau stres, lebih baik hidup dengan mengakui kesalahan dan menerima kesalahan untuk kebahagiaan hidup diri sendiri.

Mengakui kesalahan seperti membersihkan diri sendiri dari berbagai kotoran. Niat baik dan sikap yang penuh integritas akan menyelamatkan reputasi diri sendiri. Kepribadian dengan sikap yang selalu fokus untuk memperbaiki kesalahan akan bergerak menuju transformasi kehidupan terbaik. Perilaku yang mengakui kesalahan menjadikan proses hidup tanpa penyesalan dan tidak akan mencoba untuk menutupi kesalahan. Sebab, semua perilaku menutupi kesalahan hanya seperti menyimpan sakit di dalam diri sendiri.

Kita harus menjadi diri sendiri yang jujur terhadap semua niat dan tindakan. Bila sudah ada niat untuk tidak jujur, maka kesalahan pasti dibuat. Hal ini berakibat pada hidup kita yang selalu mengulangi kembali kesalahan demi kesalahan. Jelas, saat kita terus-menerus mengulangi kesalahan melalui niat dan perbuatan, maka kita tidak akan membuat perubahan apa pun untuk meningkatkan kebahagiaan dan kedamaian hidup kita. Dan, bila niat untuk melakukan hal-hal curang sudah menjadi bagian dari karakter diri, maka sampai tua pun kita akan menjadi pelaku curang yang tidak pernah bertransformasi untuk menikmati kedamaian jiwa. Intinya, bila kita selalu memiliki niat untuk berbuat curang, maka hal ini sama saja seperti kita sedang menjalani hidup membohongi diri sendiri dengan membenarkan perbuatan salah kita.

Pada dasarnya, setiap orang adalah orang baik. Namun, niat tidak baik menjadikan diri kita sering berbuat kesalahan, sehingga kita menjadi orang yang tidak baik. Kesalahan adalah jalan hidup yang tidak tepat. Jika kita tetap ngotot berjalan di jalan yang tidak tepat, maka kita akan menjalani hidup yang tidak kita ketahui, sehingga mudah jatuh ke lubang penderitaan. Stres dan berbagai persoalan hidup akan muncul saat kita tetap terbiasa di jalan hidup yang tidak tepat.

Menerima kesalahan dan mengakuinya dengan rendah hati adalah jalan untuk menikmati kehidupan yang damai dan bahagia. Semua kesalahan adalah milik kita sendiri, tidak perlu kita memaksa diri untuk berbagi kesalahan. Sikap kita yang masih menyalahkan orang lain atau mencoba berbagi kesalahan dengan orang lain, hanya akan membuat diri kita selalu mengulangi kesalahan yang sama. Memaafkan dan menerima kesalahan menjadikan kita lebih cerdas, sehingga tidak akan jatuh lagi ke dalam lubang kesalahan yang sama.

Hidup ini indah dan sangat berharga. Jangan disia-siakan di dalam kesalahan dan kecurangan. Niat yang baik dengan sikap rendah hati untuk selalu belajar dari kesalahan dan kekurangan menjadikan kita berguna bagi hidup yang indah ini. Sifat dan perilaku kita yang selalu belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan menjadikan kita tumbuh dan berkembang. Kesalahan yang dilakukan dengan ketidaktahuan adalah pelajaran yang harus segera diperbaiki untuk kebaikan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENDENGARKAN ORANG-ORANG YANG BERBICARA DENGAN ANDA

“Kita semua adalah data dan informasi untuk keberlangsungan kehidupan. Jadilah data dan informasi yang memberikan kebaikan dan kemajuan bagi kita semua.”~Djajendra

Mendengarkan adalah hal yang sangat penting dalam komunikasi. Semakin kita mampu mendengar, semakin kita menguasai informasi dan data. Kendalikan pikiran dan emosi agar bisa tetap tenang saat mendengarkan hal-hal yang tidak kita suka dengarkan. Kesabaran, jiwa besar, pikiran positif, dan kemampuan untuk tidak terganggu dengan hal-hal di luar diri dapat menjadikan kita sebagai pendengar yang hebat.

Seorang yang cerdas berkomunikasi adalah dia yang sudah terlatih untuk tidak terganggu dengan hal-hal dari luar dirinya. Penguasaan terhadap diri sendiri sangat sempurna, sehingga hal apa pun dari luar diri mencoba menyerangnya, dia bisa tetap positif dan membangun strategi yang tepat agar semua hal berjalan dengan baik. Pengendalian pikiran yang baik membuatnya mampu mengendalikan ucapan. Pilihan kata-kata dengan emosi positif membuatnya tampil santai dan tenang dengan argumentasi-argumentasi yang tepat.

Seorang pendengar yang bijak mampu mengendalikan diri di tengah-tengah hubungan yang buruk. Dia sadar bahwa ketika sebuah hubungan dalam emosi kemarahan, ketakutan, dan kecurigaan; maka, kedua belah pihak harus saling mendengarkan. Masing-masing pihak harus membangun empati dan toleransi, kemudian saling mendengarkan. Jika pihak lawan tetap ngotot dengan maunya, maka sebagai pendengar yang bijak hanya akan mendengarkan, dan membiarkan lawan kehabisan kata-kata, kemudian memberikan jawaban dengan fakta dan data yang benar. Seorang pendengar yang baik mampu menciptakan hubungan yang rendah konflik.

Kenali pemikiran, perasaan, suara hati, dan keinginan yang ada di dalam diri kita. Semua ini harus tunduk dalam empati dan toleransi. Lepaskan ketegangan dan tumbuhkan hubungan dengan keindahan pikiran. Setiap pihak harus saling mendengarkan dan berjiwa besar untuk membiarkan pihak lain memberi tahu tentang keinginan mereka. Saling memberi tahu tentang keinginannya masing-masing dan saling mendengarkan dengan penuh kasih adalah cara untuk menyatukan perbedaan.

Kita harus melatih diri sebelum kita dapat mendengarkan. Melatih diri dengan cinta dan kepedulian agar kita mendengar dan membiarkan pihak lain berbicara tentang suara hati mereka. Tidak membiarkan emosi negatif menguasai jalan pikiran kita, dan tidak membiarkan ego menciptakan kata-kata atau ucapan yang membuat orang sakit hati kepada kita. Berikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara dan jadilah bijaksana dalam mendengarkan dengan hati dan pikiran yang positif.

Pendengar yang baik tidak menggunakan bahasa yang menyalahkan orang lain. Pendengar yang baik memudahkan pihak lain untuk menerima pesan dengan baik. Pendengar yang baik mampu saling mengisi dan memperbaiki untuk kebaikan bersama, bukan berupaya untuk menemukan kekurangan dan kesalahan pihak lain.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HIDUP INI INDAH JANGAN MEMBIARKAN DIRUSAK OLEH MASALAH

“Setiap hari kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang membawa hidup kita menuju bahagia.”~Djajendra

Ketika kita tidak menerima masalah hidup, maka masalah hidup itu akan membuat kita kacau dan frustasi. Satu-satunya solusi terbaik saat menghadapi masalah adalah menerima masalah tersebut dan menjadi lebih kreatif agar dapat menemukan jalan terbaik. Bila kita tidak ikhlas menerima masalah dan ngotot mempersalahkan orang lain, maka kita akan terjebak dalam hal-hal negatif yang merusak hidup kita.

Masalah akan menjadi energi negatif yang merusak hubungan baik saat kita tidak mau mengakui kesalahan kita. Bila masalah itu muncul karena kesalahan atau tidak adanya sifat dan perilaku baik dari diri kita, maka kita harus sadar dan memiliki empati untuk menunjukkan kebaikan agar dapat menemukan solusi atas masalah tersebut.

Pikiran positif kita memiliki kekuatan untuk menyelamatkan semua masalah. Cinta dan kepedulian adalah dua kata kunci yang sangat diperlukan dalam menyelesaikan masalah. Selama kita ngotot dengan kebenaran yang kita yakini dan mengabaikan kebenaran orang lain, maka masalah akan selalu ada dan tidak pernah tuntas. Oleh karena itu, diperlukan cara-cara manusiawi yang memperhatikan realitas orang lain, termasuk mau berdamai dengan kebenaran yang diyakini semua orang adalah jalan terbaik untuk menuntaskan masalah.

Jangan membiarkan pikiran negatif semakin memperluas persoalan dari masalah yang muncul. Jangan membiarkan pikiran negatif menciptakan ketakutan dan pesimisme di dalam hidup kita. Buanglah masalah tersebut dari pikiran dan tempatkan masalah menjadi sesuatu di luar diri, kemudian gunakan kreativitas untuk menemukan solusi yang membuat hidup kita bahagia dan damai.

Setiap hari kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang membawa hidup kita menuju bahagia. Katakan pada diri sendiri sepanjang hari bahwa semua urusan terselesaikan dengan baik dan semua masalah berubah menjadi solusi yang indah. Lakukan afirmasi berulang kali bahwa hidup kita sangat indah dan semua urusan terselesaikan dengan sangat indah.

Tetaplah tersenyum saat masalah hadir ke dalam hidup, fokuskan diri untuk tetap tenang menghadapi semua hal. Lakukan dengan sepenuh hati untuk menuntaskan masalah dengan solusi yang mendatangkan kebahagiaan.

Sifat masalah itu sementara. Masalah datang dan pergi. Masalah adalah guru yang mengajarkan kita untuk lebih rendah hati dan mau mengendalikan diri. Miliki kesadaran untuk menguatkan fisik, emosi, mental, dan perilaku baik saat menghadapi masalah. Hanya diri kita sendirilah yang selalu menjadi solusi untuk menuntaskan masalah, jangan pernah berharap orang lain yang menuntaskan masalah kita.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KITA HIDUP DI DUNIA PERBEDAAN

KITA HIDUP DI DUNIA PERBEDAAN

“Perjuangan terbesar dalam hidup adalah latihan kesabaran dan ketenangan. Bila kesabaran dan ketenangan sudah menjadi kebiasaan hidup, maka kemenangan selalu ada bersama kita.”~Djajendra

Sangat mudah hidup damai dengan orang-orang yang pandangannya mirip dengan kita. Memerlukan kualitas diri yang hebat dan tingkat kebijaksanaan diri yang lebih mulia agar dapat hidup damai dengan orang-orang yang berbeda pandangan dan keyakinan dengan kita. Hanya orang hebat dan hatinya yang mulia yang mampu hidup harmonis dengan tukang kritiknya, dengan orang-orang yang sangat berbeda pandangan dengan dirinya. Perbedaan adalah nyata dan sebuah fakta dari sang pencipta.

Dengarkan pendapat orang lain, karena kita hidup di dunia perbedaan. Tidak mungkin menyamakan semua orang seperti yang kita pikirkan, seperti yang kita yakini, atau seperti yang kita inginkan. Tuhan yang Maha Kuasa yang menciptakan perbedaan dan berharap kita semua berjiwa hebat untuk hidup damai di dalam perbedaan tersebut. Kehendak Tuhan adalah perbedaan, dan hal itu tampak jelas di Bumi yang kita huni ini. Mengabaikan perbedaan sama saja seperti melawan kehendak Tuhan. Orang-orang yang melawan kehendak Tuhan adalah orang-orang kalah, yang tidak akan pernah perjuangannya menang di sepanjang kehidupan.

Semakin tinggi pengetahuan kita, semakin terpelajar diri kita untuk bersikap rendah hati dengan pendapat orang lain. Ketika pikiran dan emosi kita mampu mendengarkan dengan sabar dan tenang, maka kita pun mampu menyumbangkan energi positif bagi kehidupan yang bergerak di dalam perbedaan tersebut. Kita harus mampu menampilkan karakter dan perilaku yang diharapkan kehidupan dari kita. Kehidupan dalam perbedaan mengharapkan karakter dan perilaku yang penuh empati, toleransi, memahami, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di dalam perbedaan yang kita lakoni masing-masing.

Kita hidup di dunia perbedaan. Perilaku hidup yang rendah hati dengan kesadaran bahwa hidup di dunia ini saling bergantung satu sama lain dengan semua ciptaan Tuhan, adalah jalan yang akan membawa kita menuju kemenangan abadi. Orang-orang terbaik dan terhormat adalah orang-orang yang hidup damai dan harmonis dengan orang-orang yang memiliki pandangan berbeda atau dengan orang yang suka mengkritik mereka. Mereka hidup bahagia di dalam perbedaan. Mereka hidup damai di dalam perbedaan. Mereka tidak menghakimi benar atau salah seseorang, sebab mereka yakin bahwa hanya Tuhan yang memiliki kemampuan untuk menilai seseorang sebagai benar atau salah, bukan oleh manusia.

Ketika pikiran dan hati nuranimu selalu melihat perbedaan sebagai sesuatu yang buruk, maka dirimu sedang menciptakan musuh-musuh tangguh untuk melawanmu dan merusak kedamaian hidupmu. Oleh karena itu, jika Anda bermimpi ingin hidup damai, maka satu-satunya jalan adalah tunduk pada kehendak Tuhan, yaitu: bersatu dan hidup damai dalam perbedaan. Selama Anda melawan perbedaan dan keragaman, Anda tidak akan pernah damai dan menang di dalam hidup yang berbeda ini. Intinya, hidup di dunia ini, persatuan dan kesatuan di dalam perbedaan dan keragaman adalah mutlak, kalau Anda mau hidup damai dan tenang. Tidak mungkin memaksakan kesatuan tanpa perbedaan. Sebab, perbedaan adalah sifat dunia yang tercipta sesuai kehendak Tuhan. Jadi, rahasia untuk mencapai kedamaian hidup adalah toleransi terhadap perbedaan dan menerima realitas hidup dengan ikhlas.

Orang-orang yang melawan perbedaan dan keragaman akan menjadi orang-orang bermasalah bagi kehidupan yang damai dan harmonis. Jangan bertabrakan dengan perbedaan dan keragaman. Sebab, kehidupan di bumi ini terbentuk dari perbedaan dan keragaman. Perbedaan dan keragaman itu terlalu kuat dan solid sebagai pembentuk kehidupan di bumi ini, sehingga pikiran-pikiran yang ingin mengalahkan perbedaan dan kergaman hanya akan merasakan kesulitan dan ketidakberdayaan di sepanjang hidupnya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA KRITIK DENGAN PIKIRAN POSITIF

“Kritik adalah kekaguman yang diungkapkan dengan bahasa dan kata-kata yang tidak enak untuk didengar.”~Djajendra

Berbahagialah saat Anda menerima kritikan, karena Anda diperhatikan. Ketika seseorang mengkritik Anda itu artinya orang tersebut sangat memperhatikan Anda, dan juga mungkin sangat mengagumi Anda. Semakin Anda positif dan tenang menerima kritikan, semakin kuat Anda untuk mendapatkan keberhasilan. Bila Anda marah dan terlalu memikirkan kritikan orang lain, maka Anda akan masuk ke dalam jebakan atau permainan dari pengkritik Anda. Jadi, terimalah kritikan dari manapun dengan sikap positif. Kata orang bijak bahwa kritikan adalah kekaguman yang tersembunyi. Mungkin pengkritik Anda sangat kagum dan peduli kepada Anda, sehingga dia mau menghabikan waktu dan energinya hanya untuk memperhatikan Anda.

Pengkritik adalah orang yang sedang memberitahu Anda tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Bila Anda percaya diri dan mau memperbaiki diri, maka kritikan tersebut dapat Anda ambil sebagai dorongan untuk menjadikan Anda lebih hebat lagi. Persepsi dan pikiran Anda yang positif mampu menerima kritikan, mampu memahami kritikan, dan mampu menggunakan kritikan tersebut untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri Anda. Selama pikiran Anda terkendali, emosi Anda tidak rapuh, maka Anda mampu menampilkan kualitas diri yang hebat dalam menyikapi kritikan. Tidak perlu menanggapi kritikan dengan emosi negatif, tapi pahami kritikan tersebut untuk keuntungan Anda. Anda juga tidak perlu mengeluarkan kata-kata apapun untuk menaggapi kritikan tersebut, cukup menjawabnya melalui tindakan yang tepat, sehingga pengkritik akan lebih berhati-hati lagi untuk mengkritik Anda.

Kritikan dengan niat baik sangat membantu kemajuan Anda. Sebaliknya, kritikan dengan niat buruk dan mungkin sifatnya memfitnah haruslah disikapi dengan tegas agar tidak merusak reputasi Anda. Cerdaskan emosi dan kuatkan mental, sehingga semua kritikan tidak menyakitkan Anda. Anda yang cerdas emosi dan bermental hebat mampu mengambil manfaat dari semua kritikan yang dilemparkan kepada Anda.

Kritik yang Anda terima dapat membangkitkan Anda untuk keluar dari zona nyaman. Dalam hal ini, Anda tidak akan berpuas diri dengan apa yang sudah Anda capai. Anda pasti menjadi lebih kreatif dan inovatif. Anda pun selalu tampil lebih hati-hati dan lebih waspada, sebab kesadaran Anda selalu akan mengingatkan Anda tentang tukang kritik yang siang dan malam penuh perhatian kepada Anda. Oleh karena itu, terimalah kritikan dan ucapkan terima kasih di dalam hati kepada pengkritik Anda. Jangan terganggu oleh kritikan. Bila Anda merasa terganggu dengan kritikan, maka itu artinya Anda masih lemah dan belum memiliki kepercayaan diri yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

LEBIH BAIK DIAM DARIPADA MENGUCAPKAN HAL-HAL BURUK

“Orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan.”~Djajendra

Kata orang bijak, “DIAM ADALAH EMAS”. Diam adalah emas, berbicara hal-hal positif adalah berlian, dan lebih baik diam daripada berbicara hal-hal yang menyebabkan orang lain sedih. Ucapan dan pilihan kata-kata negatif yang menyerang orang lain adalah kekuatan buruk yang sedang diekspresikan dari dalam diri. Pikiran yang tidak baik dan suara hati yang penuh prasangka buruk adalah sumber terciptanya stres dalam kehidupan sosial. Pikiran buruk dan ucapan penuh kebencian adalah energi negatif yang sangat merusak keharmonisan hidup bersama.

Kata-kata positif yang penuh kasih sayang memiliki kekuatan untuk menenangkan, mendamaikan, menghibur, dan membuat orang-orang yang mendengar lebih bahagia atau damai hidupnya. Biasanya, orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan. Nada berbicara yang tinggi dengan pilihan kata-kata yang buruk memberi dampak negatif pada sistem saraf pendengarnya, sehingga pendengarnya berpotensi stres setelah mendengarkan hal tersebut. Jadi, kalau ingin memberikan rasa damai bagi kehidupan sosial, maka berucaplah positif di ruang sosial dengan pilihan kata yang membuat orang senang dan merasa damai.

Pikiran yang tidak terkendali dan niat buruk menciptakan getaran tidak menyenangkan bagi kehidupan. Energi negatif kehidupan yang bersumber dari niat buruk, pikiran negatif, emosi negatif, dan pilihan kata-kata negatif menyebabkan kekacauan di semua tingkatan kehidupan. Siapapun yang membiarkan energi negatif menguasai mental, emosi, niat, keyakinan, dan perilaku jiwanya hanya sedang menarik ketidakberuntungan ke dalam hidupnya. Pikiran positif membuat diri menarik keberuntungan dan kesejahteraan bagi hidupnya. Kata-kata positif yang penuh kasih sayang dan menghargai perbedaan menarik kedamaian bagi hidupnya. Niat tulus dan perilaku ikhlas untuk berkontribusi bagi keindahan dan ketenangan hidup menarik kebahagiaan di sepanjang hidup.

Ucapan dan kata-kata yang dipilih adalah cerminan dari kenyataan yang sedang terjadi di dalam diri. Di dalam jiwa yang positif selalu tersimpan kamus bahasa positif yang menyenangkan, menghargai, menyayangi, dan membantu jiwa untuk tumbuh lebih baik lagi. Sebaliknya, di dalam jiwa yang negatif tersimpan kamus bahasa negatif yang merusak, menghancurkan, merendahkan, memperburuk, dan melemahkan jiwa sehingga tidak bisa tumbuh kuat. Manusia tidak diciptakan untuk seratus persen sempurna, manusia pasti melakukan kesalahan, tetapi manusia diberikan kesadaran untuk mengendalikan kesalahan dan kekurangan. Manusia diberi akal dan kekuatan kreatif untuk memperbaiki dan melakukan segala sesuatu dengan lebih penuh kasih. Kebaikan, keindahan, kedamaian, kasih sayang, kepedulian, serta menghargai keragaman dan perbedaan adalah sumber kekuatan hidup. Ketika kebencian dan kemarahan menguasai jiwa, maka itu menjadi sumber ketidakberdayaan, dan diri pun menjadi lemah saat menghadapi realitas hidup.

Ucapan buruk dan pemikiran negatif menguras semua energi baik dari dalam diri. Bila energi baik kalah jumlahnya dengan energi buruk di dalam diri, maka perasaan-perasaan negatif di dalam diri akan menguras kekuatan diri untuk hidup lebih produktif. Intinya, pemikiran negatif, niat buruk, dan kata-kata negatif tidak akan memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi diri. Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup hanya dimiliki oleh kekuatan positif yang produktif. Tidak perlu berucap kata-kata yang tidak diperlukan dalam menciptakan ketenangan dan kebahagiaan hidup. Tidak perlu berucap kata-kata yang memperburuk situasi dan harga diri. Semakin negatif dan buruk ucapan yang dikeluarkan, semakin merendahkan harga diri dan kehormatan diri sendiri. Jadi, ikuti nasihat orang bijak, yaitu: diam itu emas. Lebih baik diam daripada merendahkan diri sendiri dengan ucapan-ucapan yang tidak etis.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / Email: training@djajendra-motivator.com

MEMILIKI TOLERANSI UNTUK BISA MEMAHAMI ORANG LAIN

“Toleransi menjadikan Anda tidak merasa terganggu atau tidak membiarkan kedamaian jiwa Anda rusak oleh orang lain.”~Djajendra

Tidak semua orang memiliki sifat dan perilaku seperti yang Anda inginkan. Setiap orang memiliki pemikiran, sifat, perilaku, ambisi, ego, dan penampilan diri sesuai dengan keyakinan pribadinya. Berharap orang lain sesuai dengan maunya Anda, hanya akan menghasilkan pengalaman pahit dan hubungan yang tidak menyenangkan. Kadang-kadang; rasa kesetiaan, kejujuran, dan rasa hormat suka diabaikan demi ambisi dan ego. Menghadapi semua ini, Anda harus memiliki toleransi untuk bisa memahami orang lain.

Toleransi adalah sebuah kekuatan untuk mempertahankan diri dari pengaruh orang lain atau pun untuk mencegah konflik dan kemarahan di dalam diri. Ketika orang-orang di sekitar Anda tidak sejalan dengan Anda, maka dengan kekuatan toleransi, Anda mampu menerima mereka dan tidak membiarkan mereka masuk ke dalam batin dan pikiran Anda. Dalam hal ini, bertoleransi dengan orang lain haruslah menciptakan persepsi positif tentang mereka. Anda harus lebih rendah hati dan ikhlas menerima kenyataan yang dihasilkan oleh orang-orang tersebut. Situasi, peristiwa, dan orang-orang yang tidak sejalan dengan harapan Anda tetaplah di kendalikan di luar diri Anda. Jangan pernah membiarkan semua itu masuk ke dalam diri Anda dan mengganggu hidup Anda. Anda harus sadar bahwa bila Anda tidak bertoleransi, maka energi mereka yang tidak sejalan dengan Anda akan masuk ke dalam pikiran dan batin Anda, lalu menciptakan konflik dan kemarahan di dalam diri Anda. Jelas, sikap yang tidak mau bertoleransi atau memahami orang lain hanya akan merugikan diri Anda sendiri.

Toleransi adalah pengetahuan yang mengatakan bahwa setiap orang berbeda dan masing-masing orang berhak hidup dengan pemikirannya. Jika Anda menguasai pengetahuan bertoleransi, maka Anda mampu bereaksi secara positif terhadap semua keadaan di luar diri Anda. Kondisi ini jelas menguntungkan hidup Anda; sebab Anda sama sekali tidak akan terpengaruh dengan pemikiran, perasaan, keyakinan, persepsi, dan pandangan dari mereka yang berbeda dengan Anda.

Bertoleransi berarti Anda tidak mempertanyakan perilaku dan sikap orang lain atas kehidupan yang mereka jalankan. Masing-masing orang harus menjalani kehidupannya yang mungkin tidak bisa dimengerti oleh yang lain. Setiap orang diciptakan dari lingkungan yang berbeda, dari persepsi dan keyakinan hidup yang berbeda. Setiap orang pasti menghadapi situasi dan peristiwa hidup yang berbeda. Jadi, hidup setiap orang itu memang berbeda, sehingga kita tidak boleh menilai atau pun menghakimi pola pikir dan jalan hidup orang lain.

Perbedaan adalah cara alami untuk menjadi yang unik di dalam kehidupan yang beragam. Tidak perlu Anda memaksa seseorang untuk menjadi seperti Anda. Biarkan setiap orang tumbuh dan berkembang di dalam perbedaan. Anda cukup memiliki kekuatan untuk menoleransi orang yang berbeda dari Anda. Kemajuan peradaban hanya terjadi jika perbedaan dihargai dan diberikan ruang untuk berkontribusi secara kreatif bagi kemajuan hidup.

Ketika Anda menerima perbedaan, maka perbedaan itu tidak akan menimbulkan gangguan di dalam pikiran Anda. Anda pun mampu memanfaatkan waktu dan energi Anda untuk melakukan hal-hal terbaik di sepanjang hidup Anda. Toleransi menjadikan Anda tidak merasa terganggu atau tidak membiarkan kedamaian jiwa Anda rusak oleh orang lain. Toleransi menjadikan Anda bijaksana dan tidak memaksa orang lain untuk mengikuti pemikiran Anda.

Untuk training hubungi: 0812 1318 8899

Email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KUALITAS DIRI POSITIF UNTUK MENGHADAPI ORANG NEGATIF DAN SITUASI NEGATIF DI SEPANJANG KEHIDUPAN ANDA

“Kehadiran orang negatif dan situasi negatif dalam hidup Anda adalah ujian untuk meningkatkan kualitas diri Anda yang lebih positif.”~Djajendra

Saat orang negatif dan situasi tidak menyenangkan hadir di dalam kehidupan Anda, maka itu artinya Anda sedang diuji untuk membangun kualitas diri yang lebih baik agar mampu menghadapi semuanya dengan penuh kasih dan ketenangan yang luar biasa. Di tengah orang negatif dan situasi negatif, Anda harus menampilkan semua kebaikan dan keindahan dari dalam diri Anda. Anda tidak mungkin bisa mengendalikan semua hal yang berada di luar diri Anda, Anda hanya bisa mengendalikan diri Anda sendiri. Oleh karena itu, saat energi negatif mengepung kehidupan Anda, Anda harus fokus ke dalam diri untuk menguatkan energi positif Anda.

Sangat manusiawi bila batas kesabaran Anda hilang saat menghadapi orang-orang negatif, tetapi Anda harus sadar bahwa ketika Anda menggunakan energi negatif untuk melawan orang-orang negatif, itu hanya akan merugikan hidup Anda dan mengganggu kedamaian Anda. Oleh karena itu, saat orang dan situasi negatif hadir ke dalam hidup Anda, maka langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah meningkatkan kualitas diri untuk tidak menimbulkan gangguan dalam hidup Anda. Anda tidak perlu bereaksi secara negatif terhadap orang atau situasi negatif tersebut. Anda harus sadar bahwa reaksi negatif Anda itu menunjukkan bahwa Anda lemah dan mudah dipermainkan oleh orang negatif atau pun situasi negatif. Jadi, dalam menyikapi orang negatif dan situasi negatif, Anda cukup menciptakan persepsi positif atas orang dan situasi negatif tersebut, lalu menerima realitas yang ada, dan dengan kesadaran yang tinggi mencoba untuk menemukan solusi dari hati yang ikhlas dan tenang.

Ketika Anda dengan sadar membangun kualitas diri untuk kehidupan terbaik, maka Anda harus ikhlas dan berbesar hati untuk melewati berbagai energi negatif yang tidak menyenangkan hati. Tidak ada jalan lurus dan mulus untuk membangun kualitas diri. Anda harus memiliki disiplin dan tekad yang konsisten untuk terus-menerus meningkatkan kualitas diri. Anda harus bisa mengalahkan rasa takut Anda, mengalahkan kemarahan Anda, menjinakan ego Anda, mengalahkan ketidakberdayaan Anda, mengalahkan ketidakpercayaan Anda untuk bisa mengatasi segala persoalan, dan mengendalikan rasa keterikatan Anda kepada hal apa pun. Manfaatkan semua rintangan, kesulitan, cobaan, dan ketidaknyamanan Anda untuk meningkatkan kualitas diri Anda. Untuk itu, Anda harus ikhlas dan sabar dalam menerima semua realitas negatif yang harus Anda lalui. Anda harus mampu menumbuhkan diri yang lebih berkualitas dan lebih hebat agar semua kesulitan dan rintangan tersebut dapat Anda lewati, dan mampu meraih sukses yang lebih tinggi.

Setiap hari tingkatkan kualitas diri dengan cara memperbaiki semua kekurangan untuk menjadikan diri Anda sebagai yang terbaik. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa kualitas terbesar dalam hidup setiap orang adalah kemampuannya untuk melayani orang lain dengan hati dan profesionalisme. Untuk meningkatkan kualitas diri, Anda harus memahami arti perubahan dan berani mengambil langkah pertama untuk menjalani hidup di dalam proses perubahan. Dalam proses perubahan untuk meningkatkan kualitas diri selalu akan muncul tantangan dalam bentuk kesulitan dan ketidaknyamanan. Dalam hal ini, Anda tidak boleh mengkhawatirkannya atau menghabiskan waktu dengan memikirkannya. Anda harus menerima segala sesuatu yang terjadi di saat Anda sedang meningkatkan kualitas diri. Fokuskan kerja keras Anda pada setiap proses yang sedang Anda lalui. Anda tidak perlu memikirkan atau mengharapkan hasil akhir dalam waktu singkat.  Berikan pupuk energi positif untuk jiwa dan mental Anda. Suburkan semua benih-benih energi positif agar menjadi akar jiwa dan mental yang mampu mengubah Anda menjadi lebih berkualitas saat menghadapi berbagai realitas hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivasi atau www.djajendra-motivator.com

MEMBANGUN HUBUNGAN BAIK DI SEPANJANG WAKTU DAN UNTUK SELAMANYA

“Hubungan baik itu tidak pernah terjadi saat Anda memberi dan berharap mendapatkan perilaku terima kasih. Hubungan baik terjadi dan terjaga di sepanjang waktu saat Anda memberi dan memberi terus, tanpa berharap untuk menerima apapun dari orang lain.”~Djajendra

Hubungan baik terjadi saat Anda fokus untuk memberi yang terbaik. Hubungan baik tidak akan terjadi saat Anda fokus untuk mencari, menginginkan, menuntut, meminta, menunggu, dan berharap. Ketika Anda ingin memiliki hubungan baik, Anda harus memiliki kesadaran untuk memberi yang terbaik kepada orang lain. Jika hubungan Anda didasarkan pada sebuah harapan dengan orang lain, maka hubungan itu akan mengecewakan Anda.

Hubungan yang baik membutuhkan kata-kata positif. Jangan pernah menggunakan kata-kata kasar. Jagalah bahasa lisan dalam keadaan positif. Lebih baik diam daripada mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati orang lain. Ucapan dan sikap negatif hanya menjadi racun yang berbahaya bagi hubungan baik. Oleh karena itu, etika dan tata krama haruslah dijaga dan dirawat di sepanjang waktu. Ucapan positif, pemikiran positif, dan emosi positif Anda mampu melakukan interaksi dengan orang lain secara hebat.

Dalam hubungan baik; energi kedamaian, kenyamanan, kebahagiaan, ketenangan, kasih sayang, rasa hormat, perhatian, dan kepedulian mengalir secara alami. Energi cinta dan ikhlas bisa menghilangkan semua potensi konflik, sakit hati, marah, kebencian, dan semua energi negatif lainnya. Hubungan baik merupakan sumber energi positif yang mampu menciptakan keharmonisan dan kedamaian hidup di sepanjang hidup Anda.

Sikap positif dan bahasa tubuh yang berlandaskan energi positif adalah kekuatan yang melampaui kata-kata dan ucapan. Perilaku positif dan energi positif yang dihasilkan dari pikiran dan perasaan yang positif adalah kekuatan untuk menjaga hubungan baik. Hindari pikiran yang menilai, menghakimi, dan mengkritisi, karena pemikiran seperti itu akan meretakkan hubungan baik yang sudah Anda miliki. Hindari semua getaran negatif yang dihasilkan oleh diri dari realitas yang tidak menyenangkan.

Jangan pernah meminta orang lain bertanggung jawab atas apa yang Anda rasakan. Semua perasaan negatif di dalam diri Anda adalah tanggung jawab Anda. Semua energi negatif yang bersumber dari luar diri Anda tidaklah boleh dibiarkan menjadi pemicu untuk menimbulkan energi negatif di dalam diri Anda. Jadi, ketika perilaku dan tindakan negatif orang lain melukai hati Anda, maka berikan respons positif dengan menerimanya secara ikhlas. Miliki kesadaran untuk tidak membiarkan rasa luka Anda itu semakin membesar. Sembuhkan segera rasa luka itu, jangan menciptakan dendam, maafkan orang-orang tersebut, dan fokuskan untuk menciptakan solusi dari rasa kasih sayang Anda.

Energi negatif di dalam diri hanya akan menghabiskan kekuatan diri sendiri. Jadi, ketika energi negatif dari orang lain masuk dan tersimpan di dalam diri Anda, maka Andalah yang akan menderita dan merasakan luka yang dalam. Oleh karena itu, setiap hari berikan perhatian untuk peningkatan energi positif di dalam diri Anda sambil membersihkan semua energi negatif yang dihasilkan dari pengaruh luar diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Older posts