BUDAYA KERJA YANG INOVATIF

DJAJENDRA 0988“Tidak boleh ada kefanatikan terhadap struktur, sistem, budaya, keyakinan, dan nilai-nilai. Bila semua itu harus berubah, maka segeralah menjadi energi inovatif untuk melakukan pembaruan.”~Djajendra

Dunia bisnis selalu dinamis. Diperlukan budaya kerja yang siap berubah dan beradaptasi dengan segala kemungkinan. Sumber daya manusia yang berbudaya kerja inovatif mampu bergerak mengikuti kedinamisan bisnis dan organisasi. Budaya kerja yang inovatif mendorong karyawan untuk memiliki solusi, memperkenalkan sesuatu yang baru dan unggul, berkreasi dan melakukan pembaruan, serta memecahkan masalah dengan solusi yang tepat.

Perubahan itu pasti dan nyata. Dunia bisnis tidak boleh ragu menghadapi perubahan. Dunia bisnis tidak boleh diam menghadapi kedinamisan. Sikap diam menghadapi perubahan berarti menyerah dan menggiring perusahaan menuju keusangan. Budaya kerja inovatif tidak akan membuat karyawan diam dan bingung saat kehidupan bisnis memanggil untuk pembaruan.  Budaya kerja inovatif di perusahaan membuat karyawan dan pimpinan mampu proaktif terhadap kedinamisan.

Budaya inovatif mengharuskan karyawan dan pimpinan menjadi pembelajar yang rendah hati. Tanpa ilmu, pengalaman, pemahaman, wawasan, dan keterampilan baru, sulit untuk benar-benar menjalankan budaya inovatif. Budaya inovatif membutuhkan kecerdasan kreatif yang luar biasa. Ide-ide baru yang hebat harus dapat dilahirkan, harus dapat diwujudkan menjadi karya dan produk sesuai harapan pasar.

Budaya kerja inovatif tidak boleh dibiarkan dalam ruang skeptisisme, tetapi harus selalu di ruang optimisme. Sikap optimis dan keyakinan untuk menang, adalah kekuatan dari budaya inovatif. Semangat inovatif harus selalu dimotivasi agar karyawan bahagia menghabiskan jam kerjanya untuk inovatif.

Budaya inovatif hanya tumbuh di ruang yang penuh perbedaan, beragam persepsi, dan kaya dengan skenario. Setiap orang harus berani berbeda dan tidak harus satu pemikiran. Tetapi, ketika keputusan akhir sudah diambil dan ditentukan, maka semua orang harus bersatupadu dalam soliditas dan kolaborasi untuk mewujudkan keputusan tersebut.

Tidak ada ruang nyaman dan jangan biasakan bersembunyi di dalam zona nyaman. Budaya kerja inovatif tidak menyiapkan ruang nyaman untuk siapapun. Semua orang harus terlatih dan terbiasa hidup dalam kreativitas dan bergerak dinamis menuju ke depan. Gerak dan langkah yang tak terhenti merupakan kekuatan, yang membantu terciptanya budaya kerja yang inovatif.

Semua orang harus terbiasa untuk melakukan sesuatu yang baru. Berani mencoba hal-hal baru. Tidak membiasakan diri untuk mencari kenyamanan, tetapi menjadikan diri kreatif dalam menghadapi perubahan dan kedinamisan.

Dalam budaya kerja inovatif, tidak ada yang permanen dan bersifat tetap. Semuanya bisa berubah, semuanya bisa melakukan pembaruan, semuanya bisa beradaptasi terhadap dunia nyata. Tidak boleh ada kefanatikan terhadap struktur, sistem, budaya, keyakinan, dan nilai-nilai. Bila semua itu harus berubah, maka segeralah menjadi energi inovatif untuk melakukan pembaruan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

FOKUS PADA KEKUATAN PRODUK UNGGULAN

“Rawatlah produk unggulan dengan kreatif dan berkualitas, karena produk unggulan sudah pasti akan memberikan kehidupan pada perusahaan Anda.”~Djajendra

Temukan kekuatan di dalam bisnis Anda. Diantara produk-produk yang Anda miliki, mana yang paling kuat dan unggul? Jangan mengabaikan produk yang sudah kuat. Fokuskan kekuatan bisnis pada produk unggulan agar kinerja bisnis bisa lebih meningkat.

Bisnis yang hebat lahir dari kemampuan untuk fokus pada peningkatan pelayanan dan kualitas. Sekecil apapun usaha yang Anda miliki, Anda pasti bisa menjadikannya lebih besar dan selalu sukses. Caranya adalah dengan memberikan perhatian yang lebih kreatif dan fokus terhadap produk unggulan. Siapkan strategi dan taktik yang tepat agar produk unggulan dapat secara terus-menerus menjadi sumber keuntungan usaha.

Produk unggul adalah kekuatan inti yang harus dimanfaatkan secara optimal. Konsentrasikan sumber daya perusahaan pada kekuatan inti, dan layani pasar dengan seoptimal mungkin agar produk unggulan dapat menjadi kekuatan yang menguasai ceruk pasar, serta berkemampuan untuk tumbuh dan menguasai pangsa pasar yang lebih besar.

Dunia bisnis adalah dunia kompetisi. Jadi, perusahaan yang mampu memiliki kredibilitas dan reputasi atas produk unggulannya, dipastikan dapat memenangkan kompetisi dan selalu memimpin pasar dengan sukses.

Dalam realitas bisnis, sering sekali produk yang sudah sukses kurang dirawat. Pebisnis lebih suka berinovasi untuk menciptakan produk-produk baru, sehingga perhatian pada produk baru menjadi lebih besar, sedangkan pada produk lama yang menjadi kekuatan inti bisnis suka diabaikan. Padahal untuk saat ini produk lama tersebutlah yang sedang memberikan kehidupan pada perusahaan.

Produk yang kuat dan unggul harus dirawat dengan hati-hati. Sebab, produk unggul tersebut sedang menjadi kekuatan inti perusahaan. Produk yang kuat inilah yang sedang memberi makan setiap insan perusahaan. Jadi, fokuskan sumber daya dan energi kolektif bisnis untuk menjadikan kekuatan inti perusahaan lebih maksimal.

Dalam strategi pemasaran, wilayah sukses dan wilayah keahlian adalah kekuatan. Jadi, bila sekarang ini produk unggulan tersebut sudah berada di wilayah sukses, serta sumber daya manusia perusahaan sudah menguasai wilayah keahlian di dalam pasar, maka perusahaan pasti mampu menangani setiap kebutuhan dan tantangan pasar. Miliki visi untuk membangun pasar yang memudahkan produk unggulan menjadi yang terbaik, serta sesuai dengan kebutuhan pasar.

Menjaga emosi positif dan mengelola harapan dengan bijak. Setelah produk unggulan menguasai wilayah sukses di pasar, perusahaan harus fokus menjaga produk tetap di wilayah sukses, dan pemimpin usaha harus mampu mengendalikan ambisi pribadi yang berlebihan, sehingga tidak menciptakan spekulasi yang merugikan posisi produk di wilayah sukses.

Walaupun produk unggulan tersebut sudah menguasai wilayah sukses di pasar, dan sumber daya manusia sudah memiliki keahlian untuk menjaganya. Tetapi, tetaplah diperlukan perbaikan dan perawatan tanpa henti. Setiap orang di perusahaan harus berkomitmen untuk kreatif dan fokus menangani perbaikan produk unggulan. Intinya, produk unggulan tidak dianggap sudah terlalu kuat dan hebat, tetap rendah hati untuk menjaga mutu, pelayanan, dan tuntutan pasar.

Sumber daya manusia adalah bagian terpenting yang menentukan keberhasilan produk unggulan dalam jangka yang lebih panjang. Perusahaan secara berkelanjutan dan terus-menerus wajib meningkatkan keahlian, wawasan, pengetahuan, dan keandalan sumber daya manusia agar mereka selalu siap untuk menjaga dan merawat produk unggulan.

Produk unggulan harus cerdas mengungkapkan kekuatan uniknya, sehingga tidak ada pesaing yang mampu menciptakan produk baru untuk mengalahkan produk unggulan Anda.

Bisnis yang hebat ada pada kekuatan produk unggulan, yang bila selalu disempurnakan kualitas dan pelayanannya dengan lebih kreatif, maka produk unggulan tersebut akan menjadikan perusahaan lebih kuat dan lebih kaya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

REPUTASI ADALAH MAGNET YANG MENARIK RASA PERCAYA PELANGGAN

DJAJENDRA-DSCN0857“Reputasi adalah modal yang paling murah untuk membangun bisnis yang paling menguntungkan.”~Djajendra

Reputasi bisnis yang baik pasti menjadi daya tarik pelanggan. Bila reputasi perusahaan memperlihatkan keandalan dan kehebatan di persepsi pelanggan, maka loyalitas pelanggan akan didapatkan dengan harga yang sangat murah.

Dalam dunia bisnis yang kompleks dan penuh persaingan ini, diperlukan kesadaran untuk mengembangkan strategi penguatan dan peningkatan reputasi perusahaan. Merek bisnis yang kuat dengan reputasi, dengan mudah dan murah pasti menguasai hati pelanggan. Kecerdasan manajemen perusahaan untuk menggunakan reputasi dalam memperkuat loyalitas pelanggan, dan juga untuk meningkatkan penjualan, akan menjadikan perusahaan selalu unggul dan menguat.

Sekarang ini, perusahaan-perusahaan yang menggunakan strategi reputasi untuk menguatkan daya saingnya, sedang mencapai suksesnya. Reputasi yang bersumber dari merek, nama perusahaan, ataupun nama pemilik perusahaan, telah menjadi daya tarik yang membuat konsumen percaya.

Reputasi dihasilkan dari persepsi stakeholders perusahaan. Ketika para stakeholders, seperti: karyawan, pelanggan, pemasok, investor, regulator, media, dan yang lainnya; memiliki persepsi positif atas bisnis yang dijalankan oleh perusahaan, maka rasa percaya akan menguat, dan reputasi secara otomatis akan meningkat.

Reputasi yang kuat secara otomatis membangun kepercayaan dan dukungan stakeholders untuk kemajuan perusahaan. Intinya, reputasi adalah modal yang bisa didapatkan secara gratis dari kekuatan persepsi positif stakeholders. Jadi, reputasi sebagai modal yang murah dapat dijadikan sebagai energi, untuk mengembangkan strategi bisnis dalam upaya peningkatan penjualan dan pendapatan perusahaan.

Saat reputasi perusahaan menguat, saat itu adalah waktu yang tepat untuk menghasilkan berbagai produk atau jasa yang lebih kreatif. Apapun bentuk dari hasil kreatifitas perusahaan, bila pelanggan melihatnya dari sudut reputasi perusahaan, maka produk baru tersebut pasti diminati oleh pelanggan.

Reputasi mampu berkomunikasi secara otomatis kepada pelanggan. Persepsi positif pelanggan kepada perusahaan dan produk-produknya, akan menjadikan perusahaan mudah untuk mengembangkan berbagai produk yang ingin dipasarkan. Reputasi adalah energi positif yang menciptakan persepsi di lingkungan bisnis yang sangat cepat perubahannya. Dunia bisnis yang bergerak dengan sangat cepat membutuhkan strategi untuk penguatan reputasi.

Sekarang ini, reputasi perusahaan dan merek-merek produknya dipertaruhkan dalam 24 jam setiap hari. Tidak ada hari libur untuk reputasi, setiap detik dari kehidupan selalu menguji kekuatan reputasi perusahaan. Hal ini disebabkan oleh dunia media yang beroperasional setiap detik, setiap hari. Intinya, konsumen atau pelanggan dapat melihat realitas dari reputasi perusahaan dan merek-mereknya, setiap detik, setiap hari, dan dimanapun. Teknologi internet dan komunikasi telah menjadikan aliran informasi muncul dalam hitungan detik, dan siapapun, dimanapun, pasti dapat memantau atau melihat apa yang sedang terjadi pada sebuah merek usaha.

Kecerdasan manajemen perusahaan untuk menguatkan fondasi bisnisnya dengan meningkatkan reputasi, berpotensi menjadikan perusahaan selalu unggul dan memimpin pasar. Reputasi yang kuat pastinya dihasilkan dari integritas, akuntabilitas, kreativitas, dan kemampuan untuk menyatukan persepsi bisnis ke persepsi pelanggan. Bila persepsi bisnis dan persepsi pelanggan terhubung dan saling mengikat, maka dengan sangat mudah perusahaan pasti dapat membangun reputasi yang kuat dengan pelanggan.

Reputasi akan menghemat uang dan mendapatkan hasil akhir yang lebih menguntungkan. Semakin kuat reputasi sebuah merek, semakin kuatlah potensi bisnis untuk menghasilkan pendapatan dan keuntungan yang lebih besar. Intinya, siapapun yang mampu bersikap jujur, profesional, berkualitas, dan melayani dengan hati, maka dia dengan mudah mampu membangun reputasi.

Reputasi adalah modal yang paling murah untuk membangun bisnis yang paling menguntungkan. Jiwa yang jujur, cerdas, tulus, ikhlas, sepenuh hati, melayani, berkualitas, berwawasan, berpengetahuan, kreatif, akuntabilitas, dan yang termotivasi untuk bergerak bersama perubahan, adalah jiwa yang sangat cocok dalam membangun reputasi yang hebat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELAYANAN LUAR BIASA MERUPAKAN BAGIAN DARI STRATEGI PERUSAHAAN

djajendra“Pelayanan pelanggan yang hebat merupakan hasil dari implementasi strategi perusahaan. Bila perusahaan tidak menjadikan pelayanan sebagai bagian terpenting dari strategi perusahaan, maka tidaklah mungkin bagi perusahaan untuk memberikan pelayanan pelanggan yang berkualitas.” ~ Djajendra

Pelayanan berkualitas tidaklah dihasilkan dari proses spontanitas, ataupun dari hasil motivasi yang hebat.Tetapi, harus dimulai dari visi pelayanan yang jelas, lalu dirancang secara cerdas ke dalam strategi perusahaan. Kemudian, membekali setiap insan perusahaan, untuk menyatukan etos kerjanya dengan pedoman layanan pelanggan perusahaan.

Strategi pelayanan pelanggan yang terencana dengan baik di dalam taktik yang tepat, akan menjadikan pelayanan terarah pada target yang tepat. Perusahaan harus menganggap pelayanan berkualitas sebagai target utama, dan bukan sekedar sebatas alat pemanis untuk meraih penjualan yang lebih tinggi. Niat dan tekad yang sepenuh hati dan totalitas untuk memberikan pelayanan berkualitas, akan menjadikan perusahaan lebih profesional dalam memberikan pelayanan.

Pelayanan yang hebat dihasilkan dari program layanan yang hebat. Perusahaan harus memusatkan semua energi positif dan sumber dayanya untuk menyatu di dalam tujuan bisnis, serta menyatu di dalam sistem dan proses layanan yang dirancang dengan profesional. Soliditas di internal perusahaan dan semangat saling mendukung untuk mencapai kinerja terbaik dari program layanan perusahaan, akan memudahkan perusahaan untuk meraih suksesnya.

Melayani dengan sangat detail. Setelah menguasai tujuan, strategi dan taktik layanan, perusahaan harus membuka wawasan insan perusahaan untuk melayani pelanggan dengan detail. Setiap orang harus mau memperhatikan hal-hal kecil di dalam pelayanan. Kemampuan karakter layanan untuk memperlakukan pelanggan dengan sikap baik, serta menempatkan pelanggan sebagai orang yang harus dilayani dengan berkualitas, akan menjadikan pelayanan perusahaan unggul.

Keikhlasan hati untuk mendengarkan pelanggan, dan kesiapan kompetensi untuk memberikan solusi pelayanan terbaik, akan menjadikan pelanggan selalu lebih setia kepada bisnis perusahaan.

Suara pelanggan merupakan suara bisnis. Kecerdasan untuk mendengarkan suara pelanggan, dan kecepatan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, adalah cara terbaik untuk menjaga loyalitas pelanggan.

Strategi pelayanan yang baik akan menciptakan konsistensi kualitas pelayanan. Strategi yang baik selalu mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan. Strategi yang baik mampu melayani pelanggan yang berubah, mampu melayani karyawan yang berubah, dan mampu melayani produk atau jasa yang berubah. Strategi terbaik selalu mampu berkomunikasi dengan semua aspek layanan, sehingga apapun realitasnya, perusahaan tetap menang untuk melayani kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Pelayanan yang luar biasa merupakan bagian dari strategi perusahaan. Perusahaan tanpa strategi pelayanan, akan sulit melayani pelanggan dengan berkualitas dan totalitas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

LAYANAN PELANGGAN TERBAIK ADALAH STRATEGI BISNIS TERBAIK

“Jika Anda tidak memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pelanggan yang ada, maka mereka berpotensi meninggalkan Anda dengan rasa kecewa. Dampaknya, Anda membutuhkan upaya dan biaya yang lebih mahal, untuk mendapatkan pelanggan baru sebagai pengganti pelanggan yang sudah pergi.” ~ Djajendra

Pencapaian kinerja bisnis terbaik sangat bergantung pada kualitas pelayanan yang sudah dan sedang diberikan pada pelanggan. Bisnis yang hebat selalu dihasilkan dari kemampuan sumber daya manusia untuk memberikan pelayanan yang melampaui harapan pelanggan. Kebutuhan dan harapan pelanggan selalu berkembang bersama tren kehidupan, sehingga perusahaan harus terus-menerus menguatkan kualitas sumber daya manusia untuk menjawab perubahan perilaku pelanggan. Bila menginginkan perusahaan sebagai unit bisnis penghasil uang, maka siapkan dan berikan pelayanan berkualitas terbaik kepada pelanggan dengan sepenuh hati dan totalitas.

Kreativitas dan inovasi yang berkelanjutan merupakan salah satu strategi pelayanan pelanggan terbaik. Perusahaan harus rajin menyelaraskan produk dan layanan dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan. Semakin kreatif perusahaan terhubung dengan persepsi pelanggan, semakin mampu untuk mencapai keuntungan dan tujuan jangka panjangnya.

Layanan pelanggan terbaik adalah strategi bisnis yang sangat menguntungkan. Setiap penjualan yang hebat dihasilkan dari layanan pelanggan yang hebat. Bila sudah merencanakan penjualan dengan omset yang sangat tinggi, jangan lupa untuk menyiapkan cara menjual yang paling berkinerja. Tidak mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul untuk menghasilkan omset penjualan terbaik, adalah sebuah kesalahan dalam strategi bisnis.

Perhatian yang lebih baik kepada pelanggan berpotensi menghasilkan penjualan yang trennya selalu naik. Dalam hal ini, pelanggan pasti lebih suka melakukan bisnis atau pembelian dengan penjual yang lebih peduli dan lebih memperhatikan kebutuhan mereka. Dan juga, pelanggan selalu ikhlas untuk membayar lebih kepada pelayanan terbaik yang mereka terima. Semakin baik dan berkualitas pelayanan yang Anda berikan, semakin ikhlas orang-orang menghabiskan uangnya untuk membeli produk dan jasa yang Anda jual.

Dalam realitas bisnis, sering sekali ditemukan bahwa perusahaan-perusahaan menyiapkan uang dan sumber daya yang lebih banyak untuk mendapatkan pelanggan baru. Tetapi, selalu tidak menyiapkan kualitas, energi, dan sumber daya untuk merawat pelanggan lama dengan lebih baik. Oleh karena itu, sebelum berharap loyalitas dari pelanggan, sebaiknya tunjukkan dulu loyalitas perusahaan kepada pelanggan. Siapkan sistem dan infrastruktur untuk merawat dan memikat pelanggan agar mereka selalu setia bersama produk dan jasa yang Anda jual. Jangan sibukkan perusahaan untuk melayani kompetisi pasar, tapi fokuskan semua energi perusahaan untuk merawat dan memikat para pelanggan yang sudah setia dengan Anda.

Pastikan orang-orang selalu memiliki alasan yang paling tepat untuk terus-menerus melakukan bisnis dengan perusahaan Anda. Ingat! Mendapatkan pelanggan dihasilkan dari sebuah proses dan usaha yang cukup mahal. Jika Anda tidak memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pelanggan yang ada, mereka berpotensi meninggalkan Anda dengan rasa kecewa. Dampaknya, Anda membutuhkan upaya dan biaya yang lebih mahal, untuk mendapatkan pelanggan baru sebagai pengganti pelanggan yang sudah pergi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENINGKATKAN KEMENANGAN DENGAN PELAYANAN BISNIS TERBAIK

djajendra“Bisnis yang hebat berasal dari semangat kerja yang penuh strategi untuk tumbuh setiap hari.”~ Djajendra

Kemenangan dihasilkan dari kemampuan untuk tumbuh dan menjadi lebih berkualitas.

Organisasi bisnis yang berbudaya menang selalu didukung oleh partisipasi karyawan yang totalitas dan sepenuh hati.

Para pemenang suka belajar cara-cara baru untuk meningkatkan kemenangan. Mereka tidak bisa dihentikan oleh rasa puas dari hasil hebat yang sudah diraih. Mereka adalah orang-orang kreatif yang selalu haus dengan kemenangan dan prestasi yang lebih hebat.

Perusahaan yang ingin selalu menang bersama bisnisnya, wajib untuk memiliki strategi berkelanjutan, wajib untuk melaksanakan tata kelola dan praktik-praktik kerja yang lebih berkelanjutan, supaya dapat mencapai keberhasilan yang meningkat secara terus-menerus.

Menguatkan rutinitas kerja dengan nilai-nilai positif; mengalirkan pekerjaan berkualitas di jalur sistem dan proses yang unggul dan konsisten; membentuk dan melaksanakan strategi bisnis yang berkelanjutan; meningkatkan keterlibatan semua orang di dalam kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi yang saling melengkapi; merupakan  jaminan untuk keberhasilan perusahaan di setiap jangka waktu; baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

Budaya menang haruslah didefinisikan dengan jelas, kemudian dikuatkan dengan nilai-nilai kerja yang menjamin hal-hal yang terdefinisi tersebut dikerjakan dengan totalitas dan sepenuh hati.  

Perusahaan yang kuat dengan budaya dan yang unggul dengan strategi bisnisnya  selalu menjadi tempat terbaik untuk menumbuhkan kualitas unggul karyawan. Biasanya, para profesional mampu mengekspresikan perilaku kerja yang penuh integritas dan akuntabilitas, sehingga bakat dan potensi mereka dapat dioptimalkan oleh perusahaan untuk meningkatkan kemenangan bisnis secara berkelanjutan. Keterlibatan karyawan-karyawan unggul yang kreatif dan inovatif, merupakan kekuatan yang semakin mendorong keberhasilan pencapaian perusahaan.

Bisnis yang menang dihasilkan dari strategi bisnis yang berkelanjutan, dan yang terfokus untuk melayani pelanggan atau masyarakat dengan lebih baik. Seperti diketahui bahwa pelanggan merupakan inti dari keberhasilan sebuah bisnis. Jadi, semakin sadar perusahaan untuk  menguasai pengetahuan tentang realitas sosial masyarakat, daya beli masyarakat, persepsi masyarakat, dan cara berpikir masyarakat; maka semakin mudah untuk mengidentifikasi risiko bisnis, juga semakin mudah untuk melakukan eksekusi bisnis dengan strategi yang merangkul masyarakat, untuk membeli produk atau jasa yang dijual perusahaan.

Meningkatkan kemenangan membutuhkan kesiapan untuk melewati perubahan. Bila ingin meningkatkan diperlukan cara-cara baru yang lebih hebat dari sebelumnya. Dalam hal ini, diperlukan kepribadian dan karakter kerja yang suka atau nyaman di luar zona kenyamanan kerja.  Bila karyawan sudah terlatih untuk merasa nyaman di luar zona kenyamanan kerja mereka, maka mereka dengan mudah dapat beradaptasi dengan perubahan, dan selalu merasa senang dengan berbagai ketidakpastian yang dihasilkan dari proses perubahan tersebut.

Kemenangan membutuhkan model peran yang kuat untuk menjalankan model bisnis yang unggul. Apapun model bisnis yang dipraktikkan oleh manajemen, hal terpenting adalah cara menciptakan model peran untuk menjalankan model bisnis tersebut. Bila model peran dan model bisnis mampu saling melengkapi dan saling memberikan energi sukses, maka proses untuk pencapaian keberhasilan secara berkelanjutan akan menjadi lebih mudah.  

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEHILANGAN KEPERCAYAAN BERARTI KEHILANGAN PELUANG DAN MASA DEPAN

DJAJENDRA“Bisnis adalah kepercayaan, kurangnya kepercayaan akan menimbulkan krisis kredibilitas, termasuk penurunan reputasi.”~ Djajendra

Hal yang paling ditakutkan dari kata kepercayaan (trust) adalah menjadikannya sebagai pajangan, tetapi tidak pernah dilatih dan diinternalisasikan agar digunakan setiap orang di sepanjang waktu kerja mereka di kantor.

Kepercayaan adalah kemampuan setiap orang untuk mengalirkan potensi dan kompetensi dengan kekuatan etika dan integritas. Dan juga, kemampuan setiap orang untuk berkolaborasi; saling bergantung pada sistem dan prosedur kerja; berkontribusi untuk menghasilkan organisasi yang efektif dan produktif; serta menghasilkan jasa, produk, dan hasil akhir yang berkualitas terpercaya.

Perusahaan dengan kepercayaan yang tinggi dan solid di internal akan memiliki keharmonisan kerja, peningkatan kinerja yang terus-menerus, produktivitas yang tinggi, konflik yang rendah, serta kadar tekanan dan stres yang lebih rendah. Sebab, kepercayaan akan menyatukan setiap hati di dalam kolaborasi empati dan toleransi, sehingga tanggung jawab bersama di dalam energi kolaborasi akan menjadikan perusahaan sebagai tempat yang nyaman dan aman.

Kehilangan kepercayaan adalah kerugian besar. Bila perusahaan tidak mampu menjaga kepercayaan yang diberikan oleh pemangku kepentingan; maka perusahaan akan kehilangan peluang, reputasi, kredibilitas, penjualan, dan masa depan.

Banyak sekali perusahaan-perusahaan jatuh oleh kepercayaan yang hilang. Kepercayaan adalah harta yang sangat penting. Menjaga dan merawat kepercayaan dengan integritas, transparansi, akuntabilitas, dan perilaku etis, akan menjadikan perusahaan lebih dipercaya.

Arthur Anderson, kantor akuntan publik, yang masuk ke dalam lima besar terbaik dunia, harus kehilangan kepercayaan, dan pada akhirnya hilang untuk selamanya. Kelalaian kantor akuntan Arthur Anderson untuk menjaga etika dan integritas dalam menjalankan audit terhadap Enron Corporation, berakibat pada izin kantor akuntan publiknya dicabut oleh pengadilan di Amerika Serikat.

Reputasi dan kredibilitas yang sudah cukup lama dibangun oleh kantor akuntan publik Arthur Anderson, ternyata terhapus oleh peristiwa Enron, yang membuat mereka kehilangan kepercayaan untuk selamanya.

Bisnis adalah kepercayaan, kurangnya kepercayaan akan menimbulkan krisis kredibilitas, termasuk penurunan reputasi. Selama bisnis dijalankan dengan integritas dan perilaku yang etis, maka kepercayaan stakeholders kepada bisnis tersebut akan terus meningkat.

Sering sekali sebuah perusahaan tumbang oleh hilangnya kepercayaan dari pelanggan. Apalagi pada perusahaan-perusahaan yang penjualannya bergantung pada kontrak dari pelanggan, maka saat pelanggan kehilangan kepercayaan, saat itu juga perusahaan tersebut bisa langsung tidak mampu beroperasional.

Sekali kepercayaan hilang, maka membangun kembali kepercayaan bukanlah persoalan mudah, membutuhkan pembuktiaan integritas dan perilaku etis yang konsisten di sepanjang waktu. Dan juga, membutuhkan biaya yang sangat besar agar kepercayaan dapat dipulihkan kembali.

Kepemimpinan perusahaan harus mengambil tanggung jawab, untuk meningkatkan gairah setiap orang di dalam perusahaan agar ikhlas menjalankan kode etik dan etika bisnis perusahaan, dengan sepenuh hati dari integritas pribadi yang konsisten.

Jadi, bila pemimpin aktif memberikan pencerahan dan memperkaya setiap orang untuk hidup dalam kebenaran etika dan integritas, maka reputasi dan kredibilitas perusahaan akan semakin memperkuat kepercayaan stakeholders kepada perusahaan.

Kepercayaan haruslah dibangun dari internal perusahaan, yaitu dengan cara menciptakan lingkungan kerja yang menjauhkan orang-orang di dalam perusahaan terhadap hal-hal negatif, seperti: malas, frustrasi, kecewa, bingung, stres, apatis, marah, bosan, dan kehilangan harapan. Jadi, semua perilaku negatif tersebut adalah musuh utama dari kepercayaan. Dan, kepemimpinan perusahaan harus rajin menghapus semua perilaku negatif tersebut dari lingkungan perusahaannya.

Membangun kepercayaan adalah tugas utama kepemimpinan perusahaan. Setiap pemimpin wajib menciptakan harapan, lalu menjaga harapan tersebut dengan tata kelola yang etis dan penuh integritas.

Pemimpin harus membuat semua orang di dalam perusahaan merasa kebutuhannya terpenuhi dengan baik. Selanjutnya, secara rutin menguatkan orang-orang di dalam perusahaan agar saling percaya, serta melayani stakeholders dengan kekuatan etika dan integritas, sehingga rasa percaya stakeholders kepada perusahaan menjadi semakin meningkat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENCIPTAKAN STRUKTUR ORGANISASI YANG BEKERJA EFEKTIF

PROFILE DJAJENDRA“Struktur organisasi adalah mesin yang menggerakan organisasi dan manajemen. Dan, mesin tersebut harus selalu berada dalam kondisi prima agar dapat membawa organisasi dan manajemen dengan kecepatan tinggi.” ~ Djajendra

Sekarang ini, setiap organisasi bisnis berada dalam zaman yang perubahannya sangat cepat. Hanya organisasi-organisasi pembelajarlah yang akan sukses bersama realitas zaman. Kemampuan untuk menggunakan pengetahuan, ide-ide baru, dan penataan perjalanan menuju masa depan yang terencana, akan menjadikan organisasi unggul dan kuat.  

Manajemen wajib menyediakan alat-alat organisasi yang diperlukan agar organisasi tetap unggul dalam menghadapi inovasi yang cepat dari para pesaing. Kecepatan dan ketangkasan tim manajemen harus dalam soliditas yang memberikan energi positif untuk struktur organisasi. Walau struktur organisasi dirancang dengan berbagai fungsi dan peran yang saling membatasi wewenang, tetapi energi kolaborasi harus selalu diaktifkan dari kesadaran setiap pihak.

Setiap unit kerja di dalam struktur organisasi harus mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan konsisten dan stabil. Etos kerja yang diperkuat transparansi dan akuntabilitas haruslah mencair dan mengalir di dalam struktur organisasi. Kemampuan setiap fungsi dan peran untuk  berkoordinasi, berkontribusi, dan bekerjasama dalam tim kerja yang dinamis, dan bukan statis, akan menjadikan struktur organisasi bergerak dengan efektif.

Iklim ekonomi saat ini membutuhkan cara kerja yang solid dalam kolaborasi. Setiap individu harus bekerja dan berkembang bersama perubahan yang cepat. Cara kerja sama di dalam struktur organisasi membutuhkan pergerakan yang efektif dan produktif. Dan, konflik kepentingan haruslah dihindari agar gerak cepat organisasi tidak macet oleh konflik internal.

Setiap unit kerja harus fokus pada proses interpersonal dan dinamika kolaborasi. Kesadaran dan kemampuan untuk bekerja sama agar pekerjaan tidak tertunda dan bisa lebih produktif, akan menjadikan organisasi semakin unggul.

Solid dan kompak  merupakan kebutuhan dalam meningkatkan kecepatan organisasi. Setiap individu bukan saja menjadi bagian dari visi organisasi, tetapi juga harus menjadi energi yang membuat kemajuan atas cetak biru organisasi. Jadi, setiap individu di dalam struktur organisasi wajib membangun tim berkinerja tinggi untuk memenuhi tugas dan tanggung jawab. Kemampuan untuk menjadi bagian dari struktur organisasi yang dinamis, serta kemampuan untuk menjadi bagian yang aktif dalam setiap eksekusi organisasi, akan menjadikan setiap individu sebagai bagian dari mesin organisasi yang unggul.

Setiap individu haruslah menjadi bagian dari strategi dan solusi organisasi, termasuk menjadi energi untuk menciptakan struktur organisasi yang bekerja efektif dan produktif. Jadi, setiap individu harus memiliki etos kerja yang mengerti visi besar organisasi, serta memahami aturan main untuk memecahkan setiap permasalahan besar di dalam organisasi agar dapat melayani struktur organisasi dengan efektif.

Efektivitas struktur organisasi sangat ditentukan oleh dinamika interpersonal yang menciptakan soliditas dalam kolaborasi. Semakin tulus dan ikhlas energi kolaborasi untuk melayani kepentingan organisasi, semakin unggul proses pekerjaan dalam semangat tim.  

Gerak lincah struktur organisasi diawali dari proses bekerja sama yang mengakui kontribusi setiap individu, serta ketulusan hati untuk bekerja dalam kekuatan saling ketergantungan dari peran dan fungsi masing-masing. Pengakuan dari hati yang tulus, dan kecerdasan untuk berkomunikasi secara konsisten, akan menciptakan budaya kerja yang saling terhubung, serta tidak terpisahkan oleh hal apapun.

Peran tim manajemen di dalam struktur organisasi, selain sebagai kepemimpinan yang mengarahkan setiap unit kerja, juga menjadi energi pendorong yang memiliki gaya kerja untuk membuat setiap orang termotivasi menghasilkan kinerja dan prestasi. Untuk itu, tim manajemen wajib menciptakan dan mengawasi gambaran besar organisasi melalui budaya kerja yang mampu mengeksplorasi semua bakat, keterampilan, potensi, pengetahuan, dan energi kerja positif.

Setiap hierarki di dalam struktur organisasi wajib memegang kuat prinsip-prinsip organisasi. Lalu, mampu menghadapi praktik-praktik organisasi yang terjadi secara mendadak oleh situasi, kondisi, perilaku subyektif, ataupun keyakinan yang mengambil solusi atas realitas. 

Peran tim manajemen sangat menentukan kualitas struktur organisasi. Bila tim manajemen menjadi bagian dari masalah yang tanpa menyadarinya, maka kekuasaan yang dimiliki tim manajemen akan menjadi energi perusak struktur organisasi. Oleh karena itu, setiap pimpinan yang berada dalam posisi kekuasaan haruslah secara sadar memperkuat organisasi, dan tidak boleh larut dalam konflik kepentingan.  

Struktur organisasi dibuat untuk mencapai kinerja lebih, dan bukan untuk gagal ataupun membuat kesalahan. Tetapi, realitas organisasi selalu akan berada dalam dunia yang dinamis, tidak terduga, penuh spekulasi, serta potensi risiko yang bisa menciptakan kegagalan di setiap waktu. Oleh karena itu, kesadaran untuk tetap bekerja dengan rendah hati, dan menjauhkan perilaku yang penuh spekulasi dalam tinggi hati, akan menciptakan disiplin untuk menjaga produktivitas dan efektivitas organisasi.

Menciptakan struktur organisasi yang bekerja efektif akan menjadikan setiap individu berkontribusi untuk kinerja dan prestasi. Setiap harapan dan target organisasi dapat dicapai dengan kinerja penuh, bila keberanian dan disiplin dari setiap individu mampu mengalahkan risiko dan ketidakpastian yang muncul dari pekerjaan yang mereka lakukan. 

Setiap individu di dalam struktur organisasi wajib mengatur iklim kerja, di mana akuntabilitas dan transparansi dijadikan sebagai etos dan perilaku kerja sehari-hari.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

STRATEGI TERBAIK DIHASILKAN DARI PIKIRAN EFEKTIF

PROFILE DJAJENDRA“Jangan pernah membiarkan seorangpun dalam tim manajemen untuk mengaburkan masalah serius dengan berbagai rekayasa untuk menyenangkan hati. Sebab, setiap masalah yang dibiarkan kabur akan tumbuh dalam kegelapan, dan pada saat dilihat secara terang, masalah tersebut sudah menjadi masalah besar yang bisa menghalangi semua langkah strategis yang sudah diambil. Jangan pernah menyembunyikan sesuatu yang negatif dalam ruang gelap organisasi. Sebab, yang Anda sembunyikan itu akan tumbuh menjadi besar; lalu menjadi penyebab dari berbagai kerusakan, kebocoran, dan ketidakberdayaan organisasi di masa depan.” ~ Djajendra

Startegi dibutuhkan untuk membuka jalan menuju tujuan yang ingin dicapai. Strategi yang baik pastilah menjadi alat yang memecahkan kebuntuan dan risiko, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menemukan solusi terbaik dalam menghadapi setiap rintangan.

Strategi terbaik akan memiliki prinsip-prinsip yang kuat dalam menghadapi praktik-praktik yang berpotensi berubah sesuai dengan kepentingan. Selama praktek dan prinsip dapat diselaraskan sesuai kepentingan, maka sangatlah mudah untuk menyiapkan langkah-langkah strategi yang tepat untuk mewujudkan tujuan.

Strategi yang baik dihasilkan dari pola pikir efektif. Pola pikir efektif dihasilkan dari kemampuan dan kesadaran untuk memahami persoalan secara mendalam; dari keberanian untuk menjadi lebih kreatif dan tidak takut untuk membuat kesalahan; dari mental yang terbiasa bertanya untuk sebab-akibat dari setiap langkah menuju tujuan; dari pola pikir yang terlatih untuk mengikuti ide-ide yang mengalir dari praktik sehari-hari; dari perubahan dan kenyataan yang harus dihadapi; dari kecerdasan emosional untuk memahami persoalan dengan wawasan yang lebih luas.

Strategi terbaik haruslah dipicu oleh imajinasi yang dihasilkan dari wawasan dan pengetahuan yang lebih lengkap. Kemampuan imajinasi untuk memetakan semua hal secara detail, akan menjadikan strategi mendapatkan langkah-langkah yang dapat menghindari kesalahan.

Strategi terbaik pastilah akan menuntaskan persoalan dalam satu atau dua langkah. Jadi, pikiran efektif haruslah menjadi cara untuk menciptakan langkah-langkah agar strategi dapat bergerak dengan cepat menuju sasaran dan meraih target yang ditetapkan.

Strategi adalah bagian dari usaha untuk mencapai tujuan atau hasil tanpa mengalami kerumitan. Strategi berfungsi untuk merumuskan rencana dan mengambil jalan tersingkat dalam mewujudkan rencana tersebut. Di mana, jalan tersingkat itu tetap menguasai tata kelola terbaik dengan menghitung potensi risiko, serta dijalankan dengan efektif dan produktif.

Strategi terbaik tidak tercipta dari keunggulan kompetitif usaha, tetapi dari pola pikir efektif terhadap semua aspek di dalam organisasi. Efektivitas adalah kunci terbaik untuk membuka semua rahasia yang menghambat gerak dan langkah dari strategi. Anda yang menguasai cara dan pola berpikir efektif pasti akan menjadi pemenang dari permainan strategi dalam kompetisi bisnis yang semakin menantang.

Siapkan visi yang terang, lalu lengkapi visi dengan strategi dari cara berpikir efektif.  Miliki prinsip yang jelas dan kuat, lalu hadapi persaingan dengan pola berpikir yang efektif. Buatlah keputusan-keputusan yang sesuai dengan prinsip utama; kemudian berikan motivasi dan keyakinan kepada tim, untuk bergerak dan bertindak dengan efektif, dalam mewujudkan tujuan dan meraih hasil sesuai dengan target.

Visi yang jelas dengan tim manajemen yang cerdas melihat realitas, akan menjadi kekuatan untuk mewujudkan langkah dan tindakan strategis. Jangan pernah membiarkan seorangpun dalam tim manajemen untuk mengaburkan masalah serius dengan berbagai rekayasa untuk menyenangkan hati. Sebab, setiap masalah yang dibiarkan kabur akan tumbuh dalam kegelapan, dan pada saat dilihat secara terang, masalah tersebut sudah menjadi masalah besar yang bisa menghalangi semua langkah strategis yang sudah diambil. Jangan pernah menyembunyikan sesuatu yang negatif dalam ruang gelap organisasi. Sebab, yang Anda sembunyikan itu akan tumbuh menjadi besar; lalu menjadi penyebab dari berbagai kerusakan, kebocoran, dan ketidakberdayaan organisasi di masa depan.

Visi bukanlah khayalan, tetapi gambaran yang terencana dengan baik dalam strategi yang siap bertindak. Oleh karena itu, pastikan bahwa visi yang Anda miliki sudah terencana dan terhitung risikonya dengan baik; lalu pastikan juga bahwa Anda sudah memiliki sistem, tata kelola, sumber daya, dan orang-orang yang siap berjuang dengan penuh dedikasi dalam totalitas untuk mewujudkan visi tersebut.

Keberhasilan dan kegagalan perencanaan strategis sangatlah tergantung kepada pola eksekusi dan pola bertanggung jawab. Seperti diketahui bahwa pihak yang mengambil keputusan strategis biasanya adalah manajemen puncak (direksi), lalu pihak yang melaksanakan keputusan tersebut adalah manajemen menengah (kepala devisi/manajer senior). Diperlukan pola komunikasi yang efektif, cara berpikir yang efektif, dan cara bertindak yang efektif dalam hubungan antara manajemen puncak dengan manajemen menengah. Kesalahan persepsi terhadap cara berpikir efektif akan merugikan organisasi dalam menjalankan taktik, rencana, prosedur, sistem, dan pengoptimalan potensi sumber daya organisasi untuk mencapai kinerja terbaik.    

Setiap pihak di level manajemen menengah haruslah mendapatkan arahan dan gambaran yang sangat jelas dari manajemen puncak. Koordinasi, komunikasi, kolaborasi, dan soliditas terhadap strategi yang digunakan haruslah menjadi alat yang ampuh untuk mencapai tujuan tanpa terhalang oleh hal apapun.

Strategi yang baik haruslah memiliki unsur kejutan, sehingga dalam kompetisi bisnis yang ketat, unsur kejutan dapat menjadi energi untuk memenangkan pasar yang sedang dalam kompetisi ketat. Jadi, selama prinsip dan etika dijaga dengan baik, maka semua unsur kejutan untuk membuat para pesaing bingung atau tidak bisa membaca arah dan langkah Anda adalah berita baik untuk bisnis Anda.

Cara berpikir efektif haruslah menjadi energi dan budaya organisasi, sehingga setiap orang di dalam organisasi terbiasa bekerja dengan pola pikir efektif. Dan hal ini akan membentuk konsensus bersama di dalam organisasi, lalu bertindak dengan efektif untuk meraih kinerja dan mewujudkan tujuan sesuai target.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

2013 ADALAH TAHUN KREATIVITAS, KELUARKAN ORGANISASI DARI ZONA NYAMAN

MANAJEMEN EKSEKUSI

2013 ADALAH TAHUN KREATIVITAS, KELUARKAN ORGANISASI DARI ZONA NYAMAN

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Kreativitas dan inovasi sudah menjadi keharusan kalau tetap mau bertahan dan menang dalam kompetisi bisnis.” ~ Djajendra

Dalam beberapa rapat kerja akhir tahun untuk perusahaan- perusahaan besar yang saya hadiri; tema utama motivasi adalah tentang perubahan, kreativitas, inovasi, dan keluar dari zona nyaman. Para pemimpin perusahaan besar sadar bahwa setiap karyawan dan pimpinan harus keluar dari kotak nyaman. Tantangan bisnis yang menuntut efektivitas dan efisiensi total, mengharuskan setiap orang di dalam perusahaan untuk bekerja lebih produktif dengan cara -cara kreatif yang luar biasa.

Krisis ekonomi yang belum tuntas di wilayah Eropah dan Amerika Serikat, serta persaingan bisnis yang semakin menuntut kreativitas dan inovasi, telah mengharuskan perusahaan-perusahaan untuk menemukan kekuatan keunggulan dari kekayaan potensi dan sumber daya yang dimiliki saat ini.

Setiap orang di dalam perusahaan diharapkan menjadi sadar akan tantangan yang harus dijawab dengan kreativitas dan inovasi, secara terus-menerus, tanpa pernah terjebak dalam zona kenyamanan. Memasuki tahun 2013 adalah tahun kreativitas organisasi, tahun transformasi organisasi menuju tata kelola yang berbudaya kreatif dan inovatif.

Kreativitas organisasi berarti setiap usaha dan proses kerja berlandaskan hal-hal kreatif, untuk membuat organisasi semakin kuat dan unggul, serta tidak diam dalam kotak nyaman. Setiap orang di dalam organisasi harus memiliki perilaku dan cara berpikir untuk menunjukkan bagaimana organisasi selalu unggul dalam persaingan dan kesulitan, serta mampu membawa keluar organisasi dari kotak atau perangkap kesulitan.

Semangat kreatif dan inovatif dalam kepribadian setiap karyawan dan pimpinan perusahaan, akan menjadi harta produktif yang paling penting buat kemajuan perusahaan. Zaman sedang berubah dan diperlukan cara kerja yang luar biasa untuk mengeksplorasi potensi dan sumber daya di tempat kerja dengan kreativitas. Tanpa karyawan-karyawan yang kreatif dan inovatif, perusahaan berpotensi kehilangan daya saing, dan kemunduran kinerja akan membuat perusahaan sulit menjawab tantangan bisnis di masa depan.

Setiap karyawan di dalam perusahaan wajib berkontribusi dan berpartisipasi dari semangat kreatif, serta selalu sadar bahwa kengototan untuk bertahan di zona nyaman, hanya akan membuat karyawan kehilangan kemampuan dalam menjalankan fungsi kerja di era perubahan. Setiap karyawan harus membangun fungsi kerjanya dengan energi kreatif, serta menjadi pemasok energi kreatif ke dalam kreativitas organisasi. Hubungan kerja yang saling terhubung dalam satu visi, satu tujuan, dan satu misi bersama; akan membuat kreativitas organisasi menjadi kuat untuk menciptakan kinerja dan kepuasan batin dari setiap individu.

Kreativitas organisasi hanya dapat dikembangkan saat setiap karyawan dan pimpinan berada dalam satu energi kolaboratif; serta cerdas menangkap konsep, prinsip dan pemahaman bersama atas perubahan organisasi yang penuh dinamika. Setiap orang di dalam perusahaan harus bersedia dengan ikhlas dan penuh kesadaran untuk keluar dari kotak perilaku lama, serta menyambungkan pola pikir dan pola kerja sesuai dengan visi baru yang berlandaskan kreativitas dan inovasi.

Motivasi dan disiplin individu dalam menjalankan komitmen perubahan adalah kunci sukses dari upaya untuk keluar dari kotak lama yang tidak kreatif. Setiap individu harus sadar untuk menjadi energi kolektif organisasi dalam mewujudkan kreativitas organisasi. Tidak boleh seorang pun yang diam dalam pola kerja lama. Setiap individu secara proaktif  harus bangkit dan bersama menciptakan energi kolektif kreativitas organisasi.

Kesadaran manajemen untuk merawat semangat kreatif dalam diri setiap karyawan, akan menjadikan organisasi berkembang bersama ide-ide cemerlang, untuk menghasilkan aset-aset baru yang lebih berharga. Setiap individu harus dihargai dan didengarkan. Kepemimpinan perusahaan harus memberikan akses kepada setiap individu untuk membawa ide-ide kreatif dan inovatif  ke dalam dinamika organisasi. Tidak boleh ada pembatasan atau diskriminasi perlakuan terhadap satu ide dengan ide yang lain. Karena, kreativitas adalah sesuatu yang unik, yang tidak mengenal kata salah, tapi sangat tergantung kepada kecerdasan untuk memanfaatkan kreativitas menjadi nilai tambah ekonomi yang produktif buat peningkatan kinerja organisasi.

Mengeluarkan organisasi dari zona nyaman membutuhkan figur pemimpin yang kuat dan visioner. Dibutuhkan pemimpin yang cerdas membangun visi bersama, dan cerdas menginternalisasikan nilai-nilai visi tersebut dengan pengaruh yang kuat, untuk dapat dipatuhi setiap orang dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Kreativitas organisasi dengan pengaruh dan arahan dari pemimpin yang visioner, akan menjadikan organisasi dan setiap individunya bergerak cerdas, bersama keunggulan untuk menang dalam kompetisi bisnis.

“Hidup Anda milik Anda, semua yang harus Anda lakukan adalah misi pribadi Anda. Anda berhak untuk memilih hidup Anda. Tapi, saat Anda menggantungkan hidup kepada pihak lain, maka saat itu Anda memiliki kewajiban yang harus Anda patuhi sesuai aturan dan ketentuan yang Anda sepakati.” ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com