DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Self Awareness (page 1 of 36)

Kesadaran Diri

BERSAHABATLAH DENGAN DIRI SENDIRI DAN TUMBUHKAN PRIBADI KUAT DI DALAM DIRI ANDA

“Jiwa yang tidak diterangi cahaya kesadaran dan kebijaksanaan akan selalu mencari hidup di luar diri. Padahal semua yang dicari dalam hidup bersembunyi di dalam diri sendiri.”~Djajendra

Dengarkan suara hati, kendalikan diri dari suara-suara bising yang bersumber dari luar diri. Apa yang Anda katakan kepada diri sendiri memiliki kekuatan terbesar untuk arah hidup Anda. Semua yang Anda ucapkan dan yang Anda bicarakan dengan orang lain tidak akan banyak menentukan arah hidup Anda. Jadi, lebih baik tidak terlalu banyak berbicara tentang rencana dan mimpi Anda kepada orang lain. Fokuskan semua waktu dan tenaga untuk melakukan tujuan Anda. Miliki waktu untuk berbicara kepada diri sendiri tentang apa-apa yang sudah Anda lakukan dan apa-apa yang akan segera Anda lakukan. Bersahabatlah dengan diri sendiri dan tumbuhkan pribadi kuat di dalam diri Anda.

Hidup tidak berada di suatu tempat di luar diri sendiri, tetapi hidup sudah ada di dalam diri sendiri. Sekarang, tugas Anda adalah menemukan hidup Anda dari dalam diri sendiri. Jadi, tidak perlu mencari hidup yang Anda impikan kemana-mana, fokuskan saja semua waktu dan tenaga untuk mencari impian hidup ke dalam diri sendiri. Hebatkan diri sendiri dan cerdaskan dengan berbagai macam pengetahuan yang dibutuhkan untuk memaksimalkan potensi diri sendiri. Semua hal yang bersumber dari luar diri hanyalah sebuah pengetahuan dan pembelajaran. Semua percakapan dengan orang lain adalah pengetahuan dan pengalaman dari luar diri. Dan, semua yang bersumber dari luar diri Anda bukanlah tentang hidup Anda, hidup Anda sendiri sudah ada di dalam diri Anda sendiri. Jangan pernah menjadikan realitas hidup orang lain sebagai hidup Anda. Ingat! Anda itu unik dan satu-satunya, Anda tidak dapat digandakan, Anda tunggal dan berbakat hebat untuk melakukan segala impian dari kejujuran diri sendiri. Jadilah diri sendiri sesuai takdir dan mimpi yang bersumber dari kesadaran dan kebijaksanaan suara hati Anda.

Dalam kesadaran, Anda terhubung dengan diri sendiri di mana pikiran dan emosi bisa menyatu untuk ketenangan hati Anda. Pikiran dan emosi dalam kendali kesadaran hati nurani menciptakan percakapan mental yang positif dan meninggalkan kebisingan hidup. Dalam kondisi ini, Anda bisa menciptakan energi positif di dalam diri Anda untuk melihat semua fakta hidup Anda dengan tenang, jelas, santai, damai, dan murni dari kesadaran diri sendiri. Dengarkan suara hati nurani dengan cerdas dan bengunkan intuisi Anda untuk membantu dalam pengambilan sikap atau keputusan. Biasakan hanya mendengarkan suara hati positif yang diperkuat dengan niat dan tekad, untuk mewujudkan semua potensi hebat Anda sebagai diri sejati Anda. Dengan cara ini, Anda mulai menyelaraskan perjalanan kehidupan Anda dengan tujuan Anda, dengan apa yang benar-benar Anda inginkan dan impikan untuk mengisi hidup Anda.

Setelah mengenal diri sejati dan memahami potensi diri Anda yang unik dan hebat, Anda boleh memiliki tekad dan motivasi untuk melakukan hal-hal yang benar-benar Anda impikan, mulailah dengan langkah-langkah kecil, jangan takut gagal, Anda boleh memiliki ambisi yang hebat, tetapi ambisi itu cukup dibicarakan dengan diri sendiri, tidak perlu dibicarakan kepada siapa pun di luar diri Anda. Cintai dan sukai hal-hal yang Anda kerjakan dengan totalitas. Nikmati setiap momen dari hal-hal yang Anda lakukan dengan perasaan sukacita. Ketika perasaan cinta dan antusiasme menguasai perasaan Anda di setiap proses kerja, Anda akan mendapatkan pengalaman yang indah. Dalam perjalanan, selalu ada kegagalan dan kesuksesan, semua itu adalah hal biasa, tetapi Anda yang melakukannya dari kesadaran diri sendiri tidak akan pernah menyerah atau berhenti menghadapi situasi tersulit. Anda akan terus berkarya dan berkontribusi dengan sungguh-sungguh untuk menghasilkan kebahagiaan dan kemenangan bagi diri sendiri. Anda juga akan memilih untuk tidak banyak berbicara tentang kesulitan Anda kepada orang lain, tidak menggunakan kata-kata negatif dalam menyikapi kesulitan, dan selalu fokus menggunakan waktu dan tenaga untuk memaksimalkan pikiran dan perasaan positif.

Anda yang mengenal diri sendiri dengan baik tidak akan membuat diri Anda terjebak dalam kehidupan tanpa harapan. Kesadaran Anda selalu tampil untuk membawakan cahaya terang ke dalam jiwa Anda, sehingga Anda mampu melihat semua kehebatan Anda di dalam terang cahaya. Hal ini akan membuat Anda tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan hebat. Ketika kesulitan hidup mengguncang Anda; Anda tidak pernah kehilangan mimpi dan harapan, Anda tidak akan putus asa, Anda tidak akan berhenti berjuang, Anda tidak akan sedih. Dari situasi yang sulit itu, Anda mampu mengaktifkan energi kreatif dan optimis untuk menemukan solusi yang tepat.

Pribadi yang kuat di dalam diri sendiri adalah pribadi yang mampu mengantar hidup Anda menjadi pemenang. Dalam setiap situasi, Anda mampu tampil kuat dan hebat untuk mencapai kemenangan. Kata-kata positif dan nilai-nilai kehidupan yang bijaksana telah menjadikan Anda sebagai manusia unggul. Sebagai manusia unggul; Anda sudah tidak mengenal lagi perasaan menghakimi, mengeluh, dan menyalahkan. Anda selalu menerima, menghargai, mencintai, memahami, menghasilkan, dan mengabaikan yang tidak sejalan dengan hidup Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KEINGINAN DAN KEBUTUHAN ADA BATASNYA

“Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.”~Djajendra

Semakin mampu seseorang memenuhi kebutuhan dan keinginan, semakin naik lagi tuntutan terhadap kebutuhan dan keinginan yang baru. Manusia tidak pernah puas dengan sebuah keadaan. Selalu berusaha untuk mencapai yang lebih besar lagi. Hierarki kebutuhan terus meningkat dan berubah di sepanjang waktu sesuai motivasi diri masing-masing pribadi. Dan, semua ini berakhir pada saat manusia membutuhkan pencerahan untuk melenyapkan keinginan dan menyederhanakan kebutuhan hidup.

Pada awal pertumbuhan, setiap orang tumbuh dengan fokus materi, jiwa diabaikan, pikiran dibiarkan bebas tak terkendali untuk bermimpi tentang apa pun. Keinginan dan kebutuhan akan terus berkembang untuk meningkatkan keamanan, kesenangan, kepuasan, kebanggaan, kehormatan, kesehatan, kenikmatan, kekayaan, dan penampilan diri yang lebih baik. Ini semua adalah kebutuhan dasar dan menengah yang biasanya dialami oleh setiap orang.

Dalam proses mendapatkan kebutuhan dasar dan menengah, setiap orang selalu ingin menjadi pribadi luar biasa. Berkompetisi dan bersaing dengan orang lain adalah naluri dasar manusia. Semua orang menginginkan aktualisasi diri yang membuatnya terlihat lebih hebat. Kreativitas dan inovasi adalah kekuatan yang ada di dalam diri setiap orang untuk menjadi manusia luar biasa. Dalam tahap ini, stres menjadi bagian yang tak terhindarkan, tidak ada kesadaran untuk mengelola emosi dan pikiran, sulit menerima cahaya untuk membangun jiwa yang damai. Biasanya, pencerahan pun belum mampu dipahami, selalu dikalahkan oleh ego yang sangat menginginkan sesuatu yang lebih dari siapa pun atau apa pun.

Ketika semua keinginan dan kebutuhan dasar dan menengah itu terpenuhi secara berlebihan, maka terjadilah kekosongan di dalam diri, dan membutuhkan pencerahan untuk melenyapkan nafsu keinginan dan kebutuhan. Ada orang-orang yang mampu memasuki wilayah pencerahan dan menemukan cara untuk mengisi kekosongan di dalam diri, tetapi sangat banyak juga orang-orang yang tetap terperangkap dalam ego kebutuhan dan keinginan. Jiwa yang sangat terikat dengan kebutuhan dan keinginan biasanya sulit menerima pencerahan. Pencerahan adalah fondasi untuk memiliki jiwa yang terisi penuh dengan kebahagiaan dan keindahan hidup.

Kebahagiaan dan keindahan baru dapat dirasakan ketika seseorang melampaui sifat yang terikat pada kebutuhan dan keinginan. Ketika keinginan dan kebutuhan lenyap dari pikiran dan emosi, maka sejak itu seseorang akan memasuki wilayah kehidupan yang bergerak karena cinta dan kasih sayang. Rasa syukur dan terima kasih dengan keadaan diri sendiri menjadikan diri sejahtera dan kaya dengan indahnya kehidupan. Pencerahan yang membangkitkan kebaikan dari dalam diri akan membuat kekayaan materi dan pencapaian prestasi menjadi tunduk kepada kebaikan, bukan lagi pada keserakahan.

Ketika kebutuhan dan keinginan lenyap dari ego, maka sudah tidak ada lagi kebisingan di pikiran. Pikiran pun menciptakan emosi positif untuk bisa menikmati keindahan dan kebahagiaan. Sudah tidak ada lagi bisikan di kepala tentang uang yang lebih banyak, tentang rumah yang lebih besar, tentang nikmatnya fasilitas-fasilitas kehidupan, dan juga semua sifat rakus akan hilang digantikan sifat peduli, welas asih, serta kemampuan untuk menjalani hidup tanpa paksaan dan kekerasan.

Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA KESALAHAN DAN MENGAKUINYA DENGAN RENDAH HATI

“Kehidupan kita akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan.”~Djajendra

Tidak ada seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari perjalanan hidup setiap orang. Kesalahan menunjukkan bahwa manusia memiliki sifat tidak sempurna, sehingga setiap saat harus sadar diri untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat. Kemampuan untuk mengakui kesalahan akan membuka ruang kreatifitas di dalam diri, sehingga dengan energi kreatif kita bisa menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki kesalahan. Menyembunyikan kesalahan hanya menjadikan diri sendiri tidak jujur kepada dirinya, sehingga hidupnya penuh prasangka di dalam ketidakdamaian jiwa.

Kesempurnaan hanya milik Tuhan, bukan milik manusia. Jadi, sangatlah merugikan diri sendiri bila terlalu ngotot dengan kebenaran diri sendiri. Kemampuan dan kesadaran untuk melihat kesalahan yang kita buat dengan jujur akan membuat hidup kita lebih baik. Kecerdasan dan integritas untuk memperbaiki kesalahan akan membuat kita semakin kuat dan tangguh dalam menghadapi proses hidup. Jangan takut mengakui kesalahan. Jangan putusasa dan sedih dengan kesalahan yang sudah dibuat. Terimalah kesalahan itu dan perbaiki agar kegembiraan tetap ada di dalam kehidupan. Jangan membiarkan pikiran negatif dan ego menjadi sangat kuat untuk tidak mengakui kesalahan.

Kehidupan akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan. Mungkin saja kesalahan yang kita buat luput dari hukuman negara, luput dari hukuman Tuhan, tetapi tidak akan pernah luput dari hukuman diri kita sendiri. Jadi, ketika semua hal tidak memberikan hukuman atas ketidakjujuran kita atas kesalahan yang kita buat, maka diri kita sendirilah yang akan memberikan hukuman terhadap ketidakjujuran kita tersebut. Pada akhirnya, semua kesalahan yang tidak kita akui dan tidak kita perbaiki akan menjadi sumber penderitaan bagi hidup kita. Sumber penderitaan itu akan muncul dari dalam diri sendiri untuk mengganggu keseimbangan pikiran, emosi, fisik, mental, dan jiwa. Jadi, daripada setiap saat mengalami depresi atau stres, lebih baik hidup dengan mengakui kesalahan dan menerima kesalahan untuk kebahagiaan hidup diri sendiri.

Mengakui kesalahan seperti membersihkan diri sendiri dari berbagai kotoran. Niat baik dan sikap yang penuh integritas akan menyelamatkan reputasi diri sendiri. Kepribadian dengan sikap yang selalu fokus untuk memperbaiki kesalahan akan bergerak menuju transformasi kehidupan terbaik. Perilaku yang mengakui kesalahan menjadikan proses hidup tanpa penyesalan dan tidak akan mencoba untuk menutupi kesalahan. Sebab, semua perilaku menutupi kesalahan hanya seperti menyimpan sakit di dalam diri sendiri.

Kita harus menjadi diri sendiri yang jujur terhadap semua niat dan tindakan. Bila sudah ada niat untuk tidak jujur, maka kesalahan pasti dibuat. Hal ini berakibat pada hidup kita yang selalu mengulangi kembali kesalahan demi kesalahan. Jelas, saat kita terus-menerus mengulangi kesalahan melalui niat dan perbuatan, maka kita tidak akan membuat perubahan apa pun untuk meningkatkan kebahagiaan dan kedamaian hidup kita. Dan, bila niat untuk melakukan hal-hal curang sudah menjadi bagian dari karakter diri, maka sampai tua pun kita akan menjadi pelaku curang yang tidak pernah bertransformasi untuk menikmati kedamaian jiwa. Intinya, bila kita selalu memiliki niat untuk berbuat curang, maka hal ini sama saja seperti kita sedang menjalani hidup membohongi diri sendiri dengan membenarkan perbuatan salah kita.

Pada dasarnya, setiap orang adalah orang baik. Namun, niat tidak baik menjadikan diri kita sering berbuat kesalahan, sehingga kita menjadi orang yang tidak baik. Kesalahan adalah jalan hidup yang tidak tepat. Jika kita tetap ngotot berjalan di jalan yang tidak tepat, maka kita akan menjalani hidup yang tidak kita ketahui, sehingga mudah jatuh ke lubang penderitaan. Stres dan berbagai persoalan hidup akan muncul saat kita tetap terbiasa di jalan hidup yang tidak tepat.

Menerima kesalahan dan mengakuinya dengan rendah hati adalah jalan untuk menikmati kehidupan yang damai dan bahagia. Semua kesalahan adalah milik kita sendiri, tidak perlu kita memaksa diri untuk berbagi kesalahan. Sikap kita yang masih menyalahkan orang lain atau mencoba berbagi kesalahan dengan orang lain, hanya akan membuat diri kita selalu mengulangi kesalahan yang sama. Memaafkan dan menerima kesalahan menjadikan kita lebih cerdas, sehingga tidak akan jatuh lagi ke dalam lubang kesalahan yang sama.

Hidup ini indah dan sangat berharga. Jangan disia-siakan di dalam kesalahan dan kecurangan. Niat yang baik dengan sikap rendah hati untuk selalu belajar dari kesalahan dan kekurangan menjadikan kita berguna bagi hidup yang indah ini. Sifat dan perilaku kita yang selalu belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan menjadikan kita tumbuh dan berkembang. Kesalahan yang dilakukan dengan ketidaktahuan adalah pelajaran yang harus segera diperbaiki untuk kebaikan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK ADA SOLUSI DI DALAM DIRI YANG PENUH TEKANAN DAN STRES

“Tidak ada solusi yang baik di dalam pikiran yang kacau.”~Djajendra

Ketika kita belum menemukan diri sendiri dan belum menguatkan diri sendiri, kita sangat mudah dibuat stres dengan masalah hidup. Masalah hidup hanya dapat dipecahkan dengan pikiran dan emosi positif. Semakin tenang dan sabar dalam menghadapi masalah, semakin mudah memecahkan masalah. Semakin fokus dan terlibat secara mendalam dengan masalah, semakin sulit untuk menemukan jalan keluar. Tidak ada solusi yang baik di dalam pikiran yang kacau. Tidak ada solusi yang baik di dalam diri yang penuh tekanan dan stres.

Sangatlah manusiawi bila kita tersedot ke dalam pusaran masalah, tetapi hal ini sangat merugikan hidup kita. Sejujurnya, tidaklah mudah untuk melepaskan diri dari masalah yang mengepung hidup kita. Karena tidak mudah untuk melepaskan diri dari masalah, maka kita harus meningkatkan kesadaran agar dapat menghadapi masalah dengan bijak. Salah satu cara terbaik adalah menerima masalah dengan tenang dan membuatnya menjadi lebih kecil, melangkah mundur sedikit dari masalah tersebut, kemudian memperhatikannya dengan jujur tanpa terlibat secara emosional dengan masalah tersebut. Jangan membiarkan diri menjadi stres dengan masalah. Tetaplah tenang dan cerdas untuk menyelesaikan masalah.

Jika terlalu fokus pada masalah, maka pikiran akan dikuasai dan dikendalikan oleh masalah. Oleh karena itu, masalah harus dihadapi dengan pikiran jernih tanpa emosi negatif. Pisahkan masalah dari diri sendiri dan miliki kesabaran saat menghadapinya. Dengarkan suara hati dengan tenang dan jujur, miliki kecerdasan dan kreatifitas untuk menemukan solusi atas masalah yang dihadapi. Hindari perasaan kesal, marah, panik, takut, benci, dan frustasi kepada siapa pun. Tidak perlu fokus untuk menemukan siapa yang salah. Tidak perlu menyalahkan orang lain. Tidak perlu bingung atau merasa tidak berdaya. Gunakan kecerdasan, akal sehat, logika, kesadaran, dan pemikiran positif dengan tenang, jelas dan rasional dalam proses menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Kehidupan tidak selalu seperti yang kita inginkan, tetapi ketika kita mau menerima kehidupan yang kita miliki, maka kebahagiaan dan kedamaian akan menjadi energi kehidupan kita. Penyebab utama tekanan yang menumpuk di dalam diri karena kita tidak ikhlas menerima kenyataan yang sedang kita alami. Ketika kita marah dan ngotot dengan masalah kita, maka stres akan semakin membawa hidup kita pada titik terendahnya. Menerima hidup dan membiarkan hal-hal di luar kendali kita berjalan di dalam pikiran positif adalah jalan terbaik untuk menghindari hal-hal menjadi lebih buruk.

Sebagian besar masalah menjadi semakin buruk karena hilangnya ketenangan, kesabaran, dan keikhlasan untuk menghadapinya. Tidak perlu terlalu memberikan perhatian terhadap masalahnya, fokuskan untuk menemukan jalan keluar. Bila kita fokus pada masalah, maka secara mental dan emosional kita akan kehabisan tenaga dan waktu. Sulit untuk memecahkan masalah dan menemukan solusi jika kita terlalu dekat dengan masalah tersebut. Jauhkan diri dari masalah tersebut, kemudian kendalikan diri dan emosi, ciptakan ketenangan dan energi positif di dalam diri, dan mulailah menggunakan strategi yang tepat untuk menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Menjadi pribadi yang tidak terganggu dengan hal apa pun adalah fondasi yang baik untuk menemukan solusi atas berbagai masalah hidup. Jadi, sebelum masalah menyerang kita, sangatlah diperlukan kesadaran dan latihan untuk tidak terganggu dengan berbagai situasi, peristiwa, perilaku, sikap, dan kenyataan hidup. Mampukan diri untuk menerima setiap keadaan dan praktikkan pola hidup yang fokus pada hal-hal baik di sepanjang hari dan waktu.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HIDUP INI INDAH JANGAN MEMBIARKAN DIRUSAK OLEH MASALAH

“Setiap hari kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang membawa hidup kita menuju bahagia.”~Djajendra

Ketika kita tidak menerima masalah hidup, maka masalah hidup itu akan membuat kita kacau dan frustasi. Satu-satunya solusi terbaik saat menghadapi masalah adalah menerima masalah tersebut dan menjadi lebih kreatif agar dapat menemukan jalan terbaik. Bila kita tidak ikhlas menerima masalah dan ngotot mempersalahkan orang lain, maka kita akan terjebak dalam hal-hal negatif yang merusak hidup kita.

Masalah akan menjadi energi negatif yang merusak hubungan baik saat kita tidak mau mengakui kesalahan kita. Bila masalah itu muncul karena kesalahan atau tidak adanya sifat dan perilaku baik dari diri kita, maka kita harus sadar dan memiliki empati untuk menunjukkan kebaikan agar dapat menemukan solusi atas masalah tersebut.

Pikiran positif kita memiliki kekuatan untuk menyelamatkan semua masalah. Cinta dan kepedulian adalah dua kata kunci yang sangat diperlukan dalam menyelesaikan masalah. Selama kita ngotot dengan kebenaran yang kita yakini dan mengabaikan kebenaran orang lain, maka masalah akan selalu ada dan tidak pernah tuntas. Oleh karena itu, diperlukan cara-cara manusiawi yang memperhatikan realitas orang lain, termasuk mau berdamai dengan kebenaran yang diyakini semua orang adalah jalan terbaik untuk menuntaskan masalah.

Jangan membiarkan pikiran negatif semakin memperluas persoalan dari masalah yang muncul. Jangan membiarkan pikiran negatif menciptakan ketakutan dan pesimisme di dalam hidup kita. Buanglah masalah tersebut dari pikiran dan tempatkan masalah menjadi sesuatu di luar diri, kemudian gunakan kreativitas untuk menemukan solusi yang membuat hidup kita bahagia dan damai.

Setiap hari kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang membawa hidup kita menuju bahagia. Katakan pada diri sendiri sepanjang hari bahwa semua urusan terselesaikan dengan baik dan semua masalah berubah menjadi solusi yang indah. Lakukan afirmasi berulang kali bahwa hidup kita sangat indah dan semua urusan terselesaikan dengan sangat indah.

Tetaplah tersenyum saat masalah hadir ke dalam hidup, fokuskan diri untuk tetap tenang menghadapi semua hal. Lakukan dengan sepenuh hati untuk menuntaskan masalah dengan solusi yang mendatangkan kebahagiaan.

Sifat masalah itu sementara. Masalah datang dan pergi. Masalah adalah guru yang mengajarkan kita untuk lebih rendah hati dan mau mengendalikan diri. Miliki kesadaran untuk menguatkan fisik, emosi, mental, dan perilaku baik saat menghadapi masalah. Hanya diri kita sendirilah yang selalu menjadi solusi untuk menuntaskan masalah, jangan pernah berharap orang lain yang menuntaskan masalah kita.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENEMUKAN SIAPA DIRI KITA

“Tidak seorang pun bisa menyelamatkan hidupnya dengan pikiran kacau dan emosi yang penuh dendam. Hanya kebaikan dan perilaku positif yang dapat menyelamatkan hidup kita.”~Djajendra

Bagaimana kita bisa menemukan diri sendiri dengan pikiran yang terlalu sibuk mengurusi hal-hal di luar diri sendiri. Kehidupan yang utuh baru dapat dinikmati ketika kita sudah menemukan diri sendiri yang unik dan baik. Ketika kita belum menemukan diri sendiri yang unik dan baik, kita akan hidup dalam kekacauan dan ketidakbahagiaan. Diri kita yang positif mampu memahami keteraturan dan etika, baik untuk diri sendiri maupun untuk hubungan dengan orang lain, sehingga kehidupan kita tidak akan diatur oleh pikiran negatif yang kacau.

Masing-masing dari kita adalah unik dan istimewa. Setiap orang sudah memiliki kehebatan dan kualitas yang unik di dalam dirinya. Setiap pribadi memiliki hal-hal terbaik untuk dipersembahkan kepada kehidupan yang indah dan baik. Setiap orang memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu yang dicintai dan disukai dengan sempurna. Dan semua ini dapat diwujudkan kalau kita sudah mengenal diri kita masing-masing dengan sangat baik.

Menemukan siapa diri kita adalah sebuah tugas suci yang dimulai dari kesadaran diri yang tinggi. Kita harus bisa masuk ke dalam diri sendiri untuk menemukan kualifikasi dan potensi yang mumpuni – untuk melakukan pekerjaan yang bisa membuat hidup kita bahagia dan berguna bagi banyak orang. Diri kita yang unik mampu menampilkan seorang individu yang berkarakter untuk melakukan dan mengatakan sesuatu secara berbeda dari orang lain, mampu memberikan kontribusi kreatif untuk kemajuan dan pertumbuhan menuju kehidupan yang lebih baik.

Inti dari kehidupan adalah menjadi diri yang unik dan positif bagi diri sendiri dan orang lain. Ketika sudah menemukan apa yang seharusnya kita kerjakan melalui kesadaran, maka semua kekuatan diri menjadi fokus dan sepenuh hati untuk mencapainya. Kesadaran untuk menemukan siapa diri saya yang sejati mampu mengecilkan dominasi keinginan oleh ego dan nafsu, sehingga diri yang diterangi oleh visi yang sepenuh hati mampu menciptakan stabilitas mental dan emosi, untuk bisa menjalani proses yang panjang dalam mencapai visi tersebut.

Hidup adalah perjuangan selama kita masih bernafas di bumi ini, dan diri sejati yang unik selalu kuat untuk menghadapi hal-hal yang harus dihadapi di sepanjang proses perjalanan hidup. Kesadaran di dalam diri sejati mampu memiliki kekuatan untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan dalam perjalanan naik turunnya realitas kehidupan pribadi. Jadi, diri sejati yang kesadarannya tinggi tidak akan terjebak dengan dilema pikiran dan suara hati. Pikiran, suara hati, dan emosi mampu berada dalam satu energi positif yang sama, sehingga kepribadian dan karakter diri yang kuat mampu menjalani semua realitas hidup dengan gembira dan penuh sukacita.

Menemukan siapa diri sejati kita sangatlah penting dan prioritas. Sebab, bila kita tidak mengenal diri sendiri yang unik, maka semua kehebatan dan keunikan di dalam diri kita tidak akan menjadi berharga bagi kebaikan hidup. Membiarkan hidup kita sibuk mengurusi hal-hal di luar diri kita dan mengabaikan keunikan diri sendiri, maka hal ini sama saja dengan mengubur semua potensi dan keunikan diri sendiri, sehingga sampai kita meninggal dunia kita tidak pernah membangun dan mengembangkan potensi baik yang diberikan Tuhan untuk keindahan dan kedamaian hidup kita.

Mengetahui siapa diri sejati membuat keunikan diri membawa kita menemukan tujuan yang membahagiakan. Mengetahui siapa diri sejati memungkinkan kita untuk bekerja dengan fokus dan dengan satu pikiran yang stabil. Kondisi ini akan membuat perjalanan hidup kita bergerak melalui kesadaran untuk sampai ke tujuan kita. Mengetahui siapa diri sejati menjadikan kita mampu bekerja sesuai arah untuk mencapai target.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGUATKAN DIRI UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN HIDUP

“Diri kita menjadi semakin kuat menghadapi hidup saat kita betul-betul menyerahkan hati pada Tuhan, menyerahkan pikiran pada pengetahuan, dan menyerahkan tubuh pada aktivitas olah raga.”~Djajendra

Keterikatan atau kemelekatan diri kepada semua aspek kehidupan berpotensi melemahkan diri sendiri. Ketika kita sangat melekat dan terikat dengan keinginan dan ambisi, maka kita pun harus siap menghadapi stres dan marah. Jelas, stres dan marah akan mengurangi kekuatan kita dalam menghadapi tantangan hidup. Kita menjadi semakin kuat dan hebat dalam menghadapi tantangan hidup saat kita mampu menang atas kemelekatan dan keterikatan. Seharusnya kita tidak melekat atau terikat untuk sebuah pencapaian, kita hanya perlu fokus dan totalitas yang penuh kualitas di dalam proses pencapaian. Urusan hasil akhir haruslah kita tunduk pada kehendak Tuhan.

Kekuatan diri yang hebat timbul saat kita bekerja penuh semangat dan rendah hati dengan tanpa pamrih. Kita juga harus betul-betul menyerahkan hati pada Tuhan, menyerahkan pikiran pada pengetahuan, dan menyerahkan tubuh pada aktivitas olah raga. Saat kita hanya melekat dan terikat pada Tuhan dan tidak melekat pada yang lain, maka kemampuan dan kekuatan kita akan bertambah untuk mendapatkan sukses. Kekuasaan Tuhan atas diri kita membuat kita mampu mengendalikan ego yang bersifat merugikan diri kita sendiri. Jadi, katakanlah, Anda menjadi seorang ahli yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan Anda. Jika hal itu membuat Anda menganggap diri Anda itu lebih baik dari rekan-rekan kerja Anda, maka itu berarti Anda telah terikat dan melekat dengan segala sesuatu yang Anda kerjakan. Bila dikemudian hari ada orang lain yang lebih dibutuhkan oleh perusahaan daripada Anda; maka Anda pun akan cemburu, marah, stres, dan menjadi tidak tenang dengan realitas yang Anda hadapi. Sebab, Anda sudah melekatkan dan mengikatkan keahlian Anda kepada kebutuhan perusahaan, tanpa memiliki kesadaran bahwa sesungguhnya keahlian Anda itu menjadi berguna bagi perusahaan karena adanya fungsi atau peran bagian lain di tempat kerja.

Ketika kita tidak terikat dan melekat kepada segala sesuatu di dalam hidup selain Tuhan, maka kita mampu menguatkan diri saat hal-hal tidak diinginkan terjadi di dalam hidup kita. Misalnya, Anda dikhianati oleh orang terdekat, Anda tidak akan marah atau kecewa, sebab Anda tidak terikat atau melekat dengan mereka. Dan hal ini akan membuat Anda semakin mandiri dan kuat. Misalnya, ada orang yang menyalahgunakan Anda dan membuat Anda jatuh dalam kegagalan, maka dengan mudah Anda dapat memaafkannya dan segera belajar untuk bangkit dari kegagalan tanpa menyalahkan pihak manapun. Jadi, ketika kita menjalani hidup dan pekerjaan tanpa melekat dan terikat dengan apa pun selain hanya dengan Tuhan, maka apa pun peristiwa yang kita alami akan membuat kita semakin kuat dan selalu tumbuh menjadi lebih baik.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

TERIMA KASIH TUHAN

“Hanya Tuhan lah satu-satunya dalam ingatanku, karena hanya Tuhan yang selalu mengingatku dan membantuku.”~Unknown

Setiap detik Tuhan hanya memberikan berkah bagi setiap ciptaannya. Seharusnya tidak boleh ada lagi keluhan dalam wujud doa. Setiap doa haruslah ucapan terima kasih dan permintaan maaf atas kesalahan dan kekurangan kita. Setiap doa haruslah hanya mengekspresikan rasa syukur dan bahagia atas semua kebaikan Tuhan. Kehidupan yang indah sudah Tuhan sediakan untuk kita semua. Rezeki yang berlimpah sudah Tuhan berikan untuk kita semua. Tidak perlu ada permintaan apa pun kepada Tuhan, hanya ucapan terima kasih dan permintaan maaf atas ketidaksadaran kita terhadap semua kebaikan Tuhan.

Kita harus belajar untuk mengenal diri sendiri dengan baik. Kita harus belajar untuk melihat dan merasakan berkah yang diberikan Tuhan di sepanjang hidup kita. Bila kita tidak mengenal diri sendiri, maka kita pun sulit mengenal semua berkah dan kebaikan yang Tuhan berikan setiap detik untuk kita. Seharusnya semua keinginan kita hanya satu, yaitu: mengingat Tuhan dan mengucapkan terima kasih untuk semua keindahan dan kebaikan yang diberikan bagi kita semua. Kita tidak boleh mengabaikan fakta bahwa Tuhan selalu mengirimkan kebaikan bagi kita, tetapi pikiran kita kadang menginginkan terlalu banyak tanpa menyadari yang diinginkan itu baik atau tidak bagi kita. Kita suka lupa bahwa kita tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Tuhan, kita hanya mampu menerima ilmu kehidupan sesuai kehendak Tuhan. Bila kita mulai merasa mengetahui banyak hal dalam hidup ini, dan mulai membiarkan pikiran bermain-main dengan semua asumsi dan persepsi, maka penderitaan dan kekalahan adalah hasil yang akan kita nikmati di sepanjang hidup.

Doa terbaik adalah ucapan terima kasih dan rasa syukur kita atas semua kebaikan dan keindahan yang Tuhan berikan untuk kita. Apa pun situasi atau peristiwa yang sedang kita hadapi saat ini adalah kebaikan untuk hidup kita. Mungkin keinginan dan doa kita tidak dikabulkan Tuhan, pahami bahwa keinginan tersebut bila dikabulkan hanya akan membuat kita tidak menjadi lebih baik. Tuhan mengetahui di depan dan di belakang kita, kita tidak mengetahuinya. Jadi, apa pun yang Tuhan berikan kepada kita saat ini terimalah dengan rasa syukur dan ucapkan terima kasih berulang-ulang atas kebaikan Tuhan. Sebab, semua yang diberikan Tuhan itu adalah untuk kebaikan perjalanan hidup kita.

Tuhan lebih mengetahui apa yang terbaik bagi kita daripada kita sendiri. Apa pun pelajaran dan pengalaman yang sedang kita alami, terimalah dengan sepenuh hati dan selalu berdoa memohon maaf dalam rasa syukur dan sukacita kehidupan. Jangan terobsesi berlebihan berdoa untuk sesuatu, karena hal itu akan menjadi perangkap yang menjerumuskan kita dalam perilaku memaksa kehendak kepada Tuhan. Akibatnya, jika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, kita menjadi kecewa dan kehilangan arah dalam kehidupan. Rasa frustasi dan marah kita akan menciptakan asumsi, persepsi, dan akal yang merugikan hidup kita sendiri. Di samping itu, kita pun berpotensi kehilangan kepercayaan dan merasa bahwa Tuhan tidak mendengarkan doa kita. Padahal setiap detik, Tuhan yang maha penyayang terus-menerus mengurus kita semua, tidak mengantuk dan tidak tidur, selalu memperhatikan semua kebutuhan kita dengan penuh kasih sayang.

Doa terbaik adalah dari hati yang ikhlas menerima hidup, tanpa pamrih beribadah kepada Tuhan, menerima apa pun yang Tuhan berikan dengan sukacita, tidak ada kekecewaan di sepanjang hidup, yang ada hanya penerimaan dengan rasa syukur. Semua perilaku kita ini akan menguatkan iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan. Jika kita tenang dan hidup bahagia dalam kehendak Tuhan, kita pun akan menemukan semua hal dalam hidup kita akan bekerja untuk kebaikan hidup kita di sepanjang waktu. Jadi, jalani hidup dengan santai tanpa terperangkap dalam marah dan stres. Lepaskan semua tuntutan. Lepaskan semua keinginan. Terimalah semua kenyataan. Fokuskan perhatihan pada tugas dan tanggung jawab, kemudian bekerja keras dalam disiplin dan ketekunan tanpa batas. Biarkan hasil akhir Tuhan yang menentukan, tugas kita adalah seratus persen fokus dalam proses dan menciptakan kreativitas yang hebat dalam setiap hal yang kita kerjakan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi  0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MENGHENTIKAN PERASAAN KHAWATIR

“Tidak seorang pun yang bisa menghentikan perasaan khawatir Anda, hanya Anda sendirilah yang mampu menghentikan perasaan khawatir Anda.”~Djajendra

Siapa yang tidak pernah khawatir di dalam hidupnya? Perasaan khawatir adalah pintu masuk bagi energi negatif untuk membuat diri kita tidak berdaya. Perasaan khawatir yang berlebihan hanya menunda penyelesaian masalah yang sedang kita hadapi. Energi negatif yang ditarik oleh rasa khawatir akan menciptakan semakin banyak masalah baru. Jadi, perasaan khawatir adalah pertanda bahwa kita sedang menarik semakin banyak masalah-masalah baru ke dalam hidup kita.

Semakin kita khawatir, semakin tak berdaya pikiran kita, semakin gelap jalan hidup yang kita inginkan. Tidak ada kekuatan di dalam diri yang sangat khawatir dan takut. Hidup kita tidak kuat karena perasaan khawatir kita sudah menguras semua kekuatan yang kita miliki. Jadi, tidaklah perlu untuk mengkhawatirkan hal-hal sepele yang mungkin sedang dihadapi. Fokuskan hidup dengan rasa syukur atas apa-apa yang dimiliki saat ini, jangan fokus pada kekurangan. Perbaiki semua kekurangan dengan percaya diri dan disiplin yang tinggi.

Kebiasaan berdoa dan menyerahkan diri kepada Tuhan adalah cara terbaik agar hidup kita tidak digerogoti oleh energi negatif. Berdoalah terus-menerus untuk mendapatkan sukacita, kegembiraan, kepercayaan diri, dan rasa syukur atas kehidupan yang sedang kita jalani. Menghilangkan semua kekhawatiran dan percaya bahwa Tuhan pasti membantu kita adalah kekuatan untuk menemukan solusi terbaik.

Keluh-kesah dan kekhawatiran di sepanjang  hidup hanya akan menarik semakin banyak krisis dan masalah ke dalam hidup kita. Jadi, mulai hari ini, jangan lagi berpikir, berbicara, merasa tentang hal-hal yang tidak menguntungkan hidup Anda. Bila energi negatif terus-menerus menggerogoti hati dan pikiran kita, maka kita akan kehilangan kemampuan untuk menemukan jalan keluar dari hal-hal yang kita khawatirkan. Kerjakan saja apa yang bisa dikerjakan saat ini, dan semua hal yang tidak bisa ditemukan cara atau jalan keluarnya, serahkan kepada kehendak Tuhan, menyerahlah di jalan Tuhan, lalu berpikir optimis dan percaya diri untuk meminimalkan rasa khawatir.

Kerja keras untuk membuat diri terorganisir di dalam energi positif haruslah dilakukan dengan sepenuh hati dan tanpa henti. Jangan pernah membiarkan pikiran, emosi, dan getaran negatif mengalir di dalam diri secara terus-menerus. Energi buruk dihasilkan dari semua perasaan-perasaan yang membuat diri kehilangan rasa syukur dan kepercayaan diri. Setiap hari miliki kesadaran dan keyakinan untuk memancarkan getaran energi positif di semua aspek kehidupan yang dijalani.

Selalu optimis dan mampu melihat kebaikan di dalam diri setiap orang. Ketika kita melihat hal-hal negatif di dalam diri orang lain, maka kita sedang mengundang masalah ke dalam hidup kita. Biarkan setiap orang menjadi dirinya sendiri, kita tidak perlu atau tidak penting untuk mengurusi diri orang lain yang tidak sesuai dengan hati nurani kita. Tugas kita yang paling penting adalah mengurusi diri kita agar selalu positif dan penuh rasa syukur dengan kehidupan yang kita miliki.

Tidak seorang pun yang bisa menyuruh Anda untuk tidak khawatir, hanya Anda sendirilah yang mampu menghentikan perasaan khawatir Anda. Kesadaran Anda untuk lebih percaya diri, lebih bersyukur, dan lebih berterima kasih kepada Tuhan dengan kehidupan yang Anda jalani akan menguatkan Anda. Kesadaran Anda bahwa perasaan khawatir hanya meningkatkan kegelisahan, ketakutan, kepanikan, kebosanan, dan hilangnya kepercayaan diri, akan membuat Anda untuk lebih hebat dalam upaya menghentikan semua perasaan khawatir Anda. Jadi, kesadaran Anda akan membuat Anda menghadapi kehidupan dengan optimis dan penuh percaya diri menuju masa depan yang lebih hebat.

Tuhan memberikan kelimpahan, kemakmuran, keindahan, kebaikan, kedamaian, dan kelembutan kepada setiap orang. Sekarang, bagaimana kita sadar untuk mengelola pikiran dan perasaan kita agar tidak mengkhawatirkan sesuatu, serta setiap saat bersyukur dan rendah hati dengan kehidupan yang kita miliki. Kemampuan menyesuaikan diri dengan kehendak Tuhan dan penyerahan total atas semua hasil yang kita inginkan kepada Tuhan, akan mengurangi perasaan khawatir kita.

Kesulitan selalu ada saat pikiran tidak terkendali dan rasa syukur berkurang. Kesulitan selalu ada saat kita tidak mampu melihat kekuatan dan keberuntungan yang kita miliki. Kesulitan selalu ada saat kita tidak mampu bersukacita dengan yang kita miliki. Kesulitan selalu ada saat kita tidak yakin bahwa bantuan dari Tuhan sudah sangat dekat. Jadi, perasaan khawatir adalah produk dari pikiran negatif dan produk dari jiwa yang kurang memiliki rasa syukur dengan kehidupannya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

KEMAUAN DAN TEKAD ADALAH KEKUATAN YANG MENGANTAR ANDA UNTUK MENCAPAI SUKSES

“Kemauan dan tekad yang muncul dari kesadaran murni mampu menciptakan perubahan dalam satu hari.”~Djajendra

Setiap orang memiliki keinginan, tujuan, dan kebutuhan untuk dicapai. Jelas, diperlukan kemauan, tekad, kerja keras, dan disiplin agar keinginan, tujuan, dan kebutuhan tersebut terpenuhi dengan baik. Jadi, saat Anda memiliki keinginan, tujuan, dan kebutuhan; maka, Anda harus memiliki disiplin yang hebat untuk membangun energi kemauan dan tekad di dalam diri, kemudian secara konsisten fokus pada apa yang Anda inginkan dengan sepenuh hati dan totalitas.

Kemauan dan tekad yang muncul dari kesadaran murni mampu menciptakan perubahan dalam satu hari. Jadi, kalau Anda ingin perubahan, miliki tekad dan kemauan yang hebat dari kesadaran murni Anda, sehingga saat itu juga proses perubahan bisa Anda mulai dan perubahan itu dimulai dari dalam diri Anda.

Ketika Anda berada di dalam zona nyaman dan semua keadaan hidup Anda berjalan secara normal, maka Anda sulit menemukan kekuatan tekad dan kemauan yang hebat. Sebab, Anda akan tidur secara mental dan emosi, karena semua hal berjalan normal dan tidak ada tantangan yang mengguncang jiwa Anda, untuk bangkit dan melakukan perubahan. Perubahan itu terjadi bila muncul tantangan yang luar biasa sampai Anda tidak mampu menghadapinya, sehingga Anda membutuhkan kekuatan tekad, kemauan, kerja keras, disiplin, dan kebiasan-kebiasaan hebat agar Anda bisa mengatasi tantangan tersebut.

Selama Anda memiliki kesadaran untuk perubahan, maka kesadaran itu bisa menjadi cahaya yang menerangi proses perubahan. Jadi, bila hari ini, Anda masih memiliki kebiasaan-kebiasaan yang merugikan kehidupan Anda, maka Anda bisa menghentikannya atau mencegahnya tumbuh dan berkembang di dalam diri Anda. Yah, Anda harus memiliki tekad, kemauan, disiplin, dan kerja keras yang hebat untuk menghentikan dan mencegah kebiasaan buruk tersebut tumbuh di dalam diri Anda. Anda harus memiliki kemauan yang kuat dan tekad yang hebat agar mampu melepaskan kebiasaan-kebiasaan yang menghambat Anda untuk mencapai tujuan hidup Anda.

Tekad dan kemauan yang hebat itu harus muncul dari kesadaran murni Anda. Bila mereka muncul dari emosi yang sifatnya situasional, maka tekad dan kemauan Anda tidak akan memiliki kekuatan yang konsisten dalam membantu hidup Anda. Intinya, kesadaran murni Anda harus menjadi fondasi yang kuat untuk mengembangkan kekuatan kemauan dan tekad yang hebat agar Anda bisa mencapai tujuan dan keinginan dengan mudah.

Saat Anda harus menghadapi tantangan yang luar biasa, maka jangan mengeluh atau mencari – cari sesuatu untuk disalahkan. Anda harus sadar bahwa kebiasaan mengeluh hanya membuat Anda semakin tidak berdaya, semakin melemahkan Anda, sehingga Anda sulit keluar dari zona kesulitan hidup. Anda tidak bisa mengharapkan orang lain yang mengurusi kesulitan hidup Anda, Anda harus kuat dan hebat untuk bisa mengatasi kesulitan hidup Anda. Kemauan dan tekad dari kesadaran murni Anda akan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan hebat, sehingga Anda bisa segera melakukan perubahan untuk menghapus kesulitan, serta fokus dalam mencapai sukses.

Untuk seminar/training hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

Older posts