SETIAP LANGKAH HIDUP KITA ADALAH PELAJARAN

“Situasi dan kenyataan yang kita hadapi tidak lebih dari pelajaran yang mengajarkan kita tentang hidup.”~Djajendra

Tidak seorang pun yang mengetahui secara pasti apa yang harus dihadapi selanjutnya. Setiap langkah hidup adalah sekolah, adalah pelajaran, yang memiliki kemungkinan-kemungkinan tak terduga untuk dialami. Kita hidup di sekolah kehidupan yang harus siap menerima materi-materi pelajaran baru, yang sama sekali belum pernah kita ketahui sebelumnya. Kita lulus atau tidak lulus terhadap materi-materi pelajaran tersebut sangat ditentukan oleh kecerdasan dan kebijaksanaan hidup kita. Semakin kita mampu menerima kehidupan nyata dengan gembira dan tenang, semakin besar potensi kita untuk lulus dari materi-materi sekolah kehidupan. Ketika kita tenang dan terkendali saat menghadapi peristiwa atau situasi yang menantang keamanan ego dan mental, maka kita akan menjadi pelajar kehidupan yang cerdas dan hebat di setiap langkah kehidupan kita.

Jalan hidup yang mudah pasti menjadi harapan bagi semua orang, tetapi kehidupan selalu menyediakan tantangan dan situasi yang tidak mudah untuk dihadapi. Kita semua tahu bahwa tidak seorang pun yang senang menghadapi situasi dan masalah yang mempersulit kenyamanan hidupnya. Oleh karena itu, kita membutuhkan pikiran dan persepsi yang membentuk kualitas kita dari energi positif, untuk menghadapi setiap situasi dan peristiwa dalam hidup yang kita jalani. Kita harus sadar bahwa di setiap langkah hidup tersembunyi peluang dan tantangan, situasi tak terduga dan masalah selalu ada di sana. Situasi yang sulit datang dari pikiran negatif kita, bukan dari kenyataan hidup yang kita alami. Sesungguhnya semua peristiwa hidup kita tidak lebih dari materi pelajaran dari sekolah kehidupan, dan jika kita menganggapnya sebagai sesuatu yang sangat serius, maka persoalan hidup akan muncul dari pikiran negatif kita.

Setiap hari berikan sebanyak mungkin pikiran positif ke dalam pikiran, sehingga pikiran positif mampu membersihkan semua pikiran negatif. Ini adalah pekerjaan setiap hari, bukan pekerjaan sekali-sekali. Intinya, pikiran positif tidak menjadi kuat dan mengakar dalam sekejap, memerlukan detik demi detik dan hari demi hari di sepanjang hidup untuk menguatkan diri dengan pikiran positif. Diperlukan disiplin dan ketekunan seumur hidup untuk membersihkan pikiran negatif dengan cara memasukkan pikiran positif setiap hari dalam jumlah yang sebanyak-banyaknya ke dalam pikiran kita. Walaupun kita sudah mulai merasakan kejernihan pikiran, ketenangan dan kedamaian dalam situasi atau peristiwa yang paling sulit, kita harus tetap memiliki ketekunan dan disiplin yang tinggi untuk setiap hari menguatkan pikiran kita dengan pikiran positif. Sekali kita menganggap diri kita hebat dan mampu mengendalikan situasi dan tantangan, kemudian kesombongan kita membuat kita tidak mau lagi menyiram pikiran positif ke dalam pikiran dan persepsi kita, maka secara perlahan-lahan energi negatif mulai mengisi kembali alam bawah sadar kita, sehingga suatu waktu nanti kita tiba-tiba merasa menderita oleh kesulitan dan tantangan. Merawat dan menjaga pikiran positif adalah pekerjaan seumur hidup yang tidak boleh sedikitpun melalaikan atau mengabaikannya.

Menerima setiap situasi dan peristiwa hidup kita sebagai materi pelajaran akan memudahkan kita untuk bersyukur dan bergembira dengan hidup kita. Situasi sulit haruslah dibuat menjadi sesuatu yang kecil dan tidak penting, jangan sampai membesar-besarkan situasi sulit. Hanya pikiran dan persepsi negatif yang memiliki kompetensi untuk membesar-besarkan masalah, sehingga mengabaikan peluang dari masalah tersebut. Kita harus terlatih untuk melihat peluang dari setiap kesulitan dan masalah hidup yang kita alami. Pikiran dan persepsi positif kita memiliki kompetensi untuk menemukan peluang di setiap kesulitan. Pikiran positif menjadikan kita optimis dan percaya diri. Dalam kondisi pikiran kita positif, persepsi kita mampu melihat peluang dari apa yang kita yakini untuk langkah selanjutnya. Jadi, pikiran positif akan menghasilkan persepsi positif terhadap hal-hal yang kita yakini sebagai jalan terang menuju langkah selanjutnya. Jelas, realitas ini menguntungkan perjalanan hidup kita, dan tidak menciptakan ketidakjelasan dan kekacauan dalam pikiran kita.

Pikiran positif kita menciptakan persepsi positif, persepsi positif kita mengalirkan energi positif ke dalam keyakinan hidup kita. Ketika persepsi positif kita menguasai keyakinan hidup kita dengan energi positif; maka energi positif kita mengalir untuk membentuk kata-kata kita, ucapan kita, sikap kita, perilaku kita, tindakan kita, dan membentuk kepribadian kita untuk mengalir dalam kecerdasan dan kebijaksanaan tanpa batas. Kepribadian yang cerdas dan bijak adalah kepribadian yang hebat menumbuhkan potensi di dalam berbagai situasi dan ketidakpastian hidup. Pola pikir negatif adalah limbah mental yang harus dengan rajin dibersihkan setiap hari. Jika limbah mental ini berakumulasi dan tidak pernah dibersihkan dari ruang pikiran dan persepsi, maka setiap tantangan hanya akan memberikan masalah, bukan peluang. Ketika pikiran dan persepsi kita bersih, bebas dari limbah mental, energi positif menjadi kekuatan yang menerjemahkan berbagai masalah sebagai peluang, kemudian memberi kita kecerdasan untuk menyelesaikan masalah dan mengambil peluang bagi kemajuan hidup kita.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBERI PERHATIAN PENUH PADA APA YANG SEDANG KITA LAKUKAN

“Mengistirahatkan pikiran dari berpikir, kita harus terlatih untuk tidak berpikir, dan hanya bernafas dalam rasa syukur.”~Djajendra

Hal baik apa pun yang sedang kita lakukan sekarang berikan perhatian penuh. Segala sesuatu dalam hidup membutuhkan perhatian yang fokus, sungguh-sungguh, dari rasa cinta, sepenuh hati, dan totalitas. Mulailah melatih diri sendiri untuk memberikan perhatian penuh pada hal-hal yang dilakukan sehari-hari, misalnya: ketika kita makan, minum, jalan-jalan, mandi, tidur, berbicara, menulis, bekerja, lakukan semua itu dengan penuh perhatian. Jika perhatian penuh kita menjadi kebiasaan sehari-hari dalam semua hal baik yang kita lakukan, maka kita mampu menghadirkan kualitas terbaik bagi kehidupan kita dan orang lain.

Keberhasilan dan karir yang hebat terjadi ketika kita memusatkan seluruh perhatian pada pekerjaan yang sedang kita tangani, tanpa bermimpi atau tenggelam dalam pikiran. Kita harus hadir sebanyak mungkin untuk melakukan pekerjaan atau tugas-tugas dengan kualitas dan produktivitas. Kita harus sadar bahwa tubuh kita tidak memiliki fasilitas seperti pikiran. Tubuh hanya mampu berada di masa sekarang; sedangkan pikiran memiliki kapasitas untuk berada di masa depan, masa lalu, dan sekarang. Kehidupan dan aktivitas kita sehari-hari membutuhkan tubuh yang kuat dan bugar untuk melakukan semua hal dengan baik. Oleh karena itu, jangan membiarkan pikiran membawa kita kemana-mana, sehingga tugas-tugas kita tidak terselesaikan secara baik.

Pekerjaan kita membutuhkan tindakan terbaik pada saat sekarang, sehingga kita harus menggunakan pikiran inovatif dan kreatif untuk membantu tindakan pada saat sekarang. Pikiran harus digunakan secara bijak dan cerdas, jangan terus-menerus membiarkan pikiran bekerja dan lupa beristirahat. Beberapa kali dalam sehari, mengistirahatkan pikiran dari berpikir, kita harus terlatih untuk tidak berpikir, dan hanya bernafas dalam rasa syukur. Kita harus selalu berada di saat sekarang untuk melakukan tugas kita dengan kualitas terbaik. Kita juga harus selalu sadar untuk meningkatkan tingkat kebugaran tubuh kita, meningkatkan kejernihan pikiran dan hati kita, meningkatkan kesadaran untuk membuat semua hal dalam hidup yang kita jalani menjadi lebih sederhana.

Masa depan yang kita angan-angankan setiap hari adalah ilusi, itu hanya ada dalam pikiran kita, tidak ada tempat lain kecuali hanya dalam pikiran kita. Kehidupan nyata kita terjadi dari tindakan-tindakan dan kebiasaan-kebiasaan yang lakukan setiap hari. Kita boleh menggunakan pikiran kita untuk tujuan belajar dari kesalahan atau keberhasilan di masa lalu, membangun visi masa depan, atau untuk membuat keputusan terbaik. Masa depan kita akan datang dari apa yang sekarang sedang kita lakukan dan apa yang sedang kita berikan kepada kehidupan. Oleh karena itu; tidak perlu terlalu banyak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang menguras energi mental kita, sehingga tindakan kita terabaikan atau tertunda. Boleh saja kita berfantasi, bermimpi, merencanakan, mengkhawatirkan, dan takut tentang masa depan kita; tetapi kita harus cerdas bahwa itu semua hanya ada dalam imajinasi kita, tidak ada di tempat lain. Artinya, hanya ada dalam pikiran kita yang belum tentu terjadi dalam dunia nyata kita.  

Kita perlu mengembangkan kebiasaan-kebiasaan positif untuk memberi perhatian penuh pada apa yang sedang kita lakukan sekarang. Hidup kita sekarang, kita harus memberikan hal-hal terbaik dari kita untuk kehidupan sekarang, dan kehidupan besok akan membentuk kita untuk lebih baik. Jelas, hal ini mudah untuk dikatakan, tetapi tidak mudah untuk dilakukan. Karena itu, dibutuhkan latihan dan kebiasaan agar kita mampu fokus dan penuh perhatian untuk melakukan tugas dan pekerjaan kita pada saat sekarang. Jangan membiarkan hidup kita dibombardir oleh pikiran kita, sehingga kita kehilangan tenaga untuk melakukan tugas hari ini dengan kualitas penuh. Semakin banyak waktu yang kita habiskan untuk melakukan hal-hal positif dan produktif di saat sekarang, semakin kita sedang mendekatkan potensi hebat kita untuk kecemerlangan di masa depan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGENDALIKAN EMOSI ATAU DIKENDALIKAN EMOSI

“Emosi adalah energi yang menggerakkan hidup kita.”~Djajendra

Kita adalah manusia dan emosi adalah bagian dari kita. Kita sangat membutuhkan emosi baik yang mendorong hidup kita untuk mencapai kemajuan. Kita juga harus mampu mengendalikan emosi buruk yang mendorong hidup kita ke dalam stres, marah, dendam, kesal, dan hal-hal yang membawa hidup kita pada kondisi buruk. Perlu dipahami bahwa hidup kita bukan untuk menghilangkan emosi buruk, tetapi mendengarkan dan memahami pesan yang diberikan oleh emosi buruk itu, kemudian melalui kesadaran, kita memanfaatkan emosi tersebut untuk tujuan positif. Hal yang harus kita kendalikan dan tidak boleh dilakukan adalah mengekspresikan emosi buruk itu dalam kehidupan sosial kita. Di dalam diri boleh kita merasakan emosi buruk tersebut, kemudian secepatnya melakukan transformasi menjadi emosi baik untuk mendorong kita ke jalan yang terang dan positif.

Emosi adalah energi yang menggerakkan hidup kita untuk berbagai macam hal dalam kehidupan. Kita membutuhkan emosi yang membara dalam motivasi dan gairah, yang membuat kita merasa optimis dengan hidup kita. Kita membutuhkan emosi yang mendorong kita untuk selalu semangat dan percaya diri. Pikiran dan tubuh kita membutuhkan emosi-emosi baik untuk membuat mereka merasa hebat dalam menjalankan hidup. Intinya, semua emosi harus selalu berada dalam kendali kita untuk dapat kita manfaatkan bagi kemajuan yang kita memperjuangkan. Ketika emosi berada di luar kendali kita, maka kita kehilangan pemahaman terhadap peristiwa-peristiwa yang kita alami; emosi yang tidak terkendali ini akan menyesatkan jalan hidup kita dan kepribadian kita akan dikendalikan oleh emosi kita, sehingga kita kehilangan arah dan pegangan dalam lautan kehidupan.

Pengendalian emosi harus dalam kesadaran dan cinta, dalam pikiran kita harus ada cinta dan empati terhadap semua hal saat kita melepaskan emosi. Mungkin kita merasakan tidak ada keadilan dan kejujuran, sehingga kemarahan menguasai kita dengan sepenuh hati; maka, inilah saatnya bagi kita untuk sadar dan mengendalikan emosi agar tidak keluar dari diri kita. Kita harus selalu menemukan dan mengendalikan emosi buruk yang berpotensi membahayakan kita dan orang lain. Emosi buruk seperti senjata yang mampu melukai diri sendiri dan orang lain, sehingga kita harus menjaganya agar tidak menciptakan sesuatu yang buruk bagi hidup kita dan orang lain. Kita hidup untuk merasakan keindahan, kebaikan, kesejahteraan, kegembiraan, kebahagiaan, ketenangan, dan kedamaian. Untuk semua ini, kita harus cerdas emosional dan mampu menjaga diri kita agar tidak dikuasai oleh sesuatu yang buruk.

Ketika tanpa sebab kita merasa gelisah dan tidak nyaman dengan proses hidup yang sedang kita alami, maka kita harus menemukan akar penyebab dan mengatasinya dengan sebuah solusi yang baik. Apa pun jenis emosi yang mengganggu kedamaian dan kebahagiaan hidup kita, harus kita memahaminya dan menemukan akar masalah agar dapat segera ditemukan solusi terbaik. Jangan pernah terikat pada emosi buruk jenis apa pun, segera temukan akar masalah agar emosi buruk tersebut diatasi dengan emosi-emosi baik yang menguntungkan hidup kita. Perasaan cinta dan peduli kita pada sesuatu atau seseorang tidak boleh menjadikan kita dikendalikan oleh hal apa pun, kita harus bebas dan merdeka dalam rasa cinta dan peduli, kita tidak boleh mengendalikan atau dikendalikan atau pun merasa memilikinya. Semua emosi baik kita harus mengalir dalam energi tulus, ikhlas, dan tanpa pamrih.

Ketika kita mampu mengendalikan emosi dalam energi tulus, ikhlas, dan tanpa pamrih; kita akan menemukan semua emosi kita tumbuh dalam ketenangan, kesabaran, empati, toleransi, cinta, dan peduli. Tidak ada lagi provokasi untuk mengobarkan emosi secara berlebihan. Kita benar-benar terkendali dan mampu mengendalikan semua emosi untuk dimanfaatkan bagi kebaikan dan kemajuan hidup kita. Kemarahan, kecemburuan, iri hati, kebencian, dan dendam dapat kita hapus dari DNA kita, sehingga DNA kita benar-benar terisi oleh emosi-emosi baik yang mengarahkan hidup kita untuk kebaikan, kedamaian, kesejahteraan, dan keindahan di sepanjang hidup. Hidup kita sangat penting. Hidup kita sangat berharga. Hidup kita bukan untuk terbakar dengan emosi kemarahan dan kebencian, tetapi untuk merasakan emosi keindahan dan kebahagiaan sejati. Semua ini ada dalam kesadaran dan kecerdasan emosional kita. Kesadaran dan kecerdasan emosional adalah pengetahuan yang dapat kita pelajari secara berkelanjutan, untuk membuat kita hebat dalam mengendalikan emosi. Setiap manusia, siapa pun dia, pada dasarnya sama. Semua orang memiliki emosi baik dan buruk di dalam dirinya. Yang membedakan kita semua adalah siapa yang diperbudak oleh emosi-emosi tersebut, dan siapa yang cerdas emosional sehingga tidak pernah menjadi budak dari emosi jenis apa pun.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENYUKAI PEKERJAAN YANG TIDAK ANDA SUKAI

“Daripada stres dan tidak bahagia dengan rutinitas pekerjaan, Anda harus melakukan sesuatu yang Anda sukai terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai.”~Djajendra

Pekerjaan yang Anda lakukan membutuhkan cinta dan perhatian yang tulus. Jika Anda merasa terpaksa harus bekerja hanya untuk mendapatkan uang dan sama sekali tidak menyukai pekerjaan itu, maka sulit bagi Anda untuk mendapatkan prestasi dan kegembiraan. Tanpa ada cinta dan kesenangan pada pekerjaan, sangat sulit berharap kinerja terbaik. Biasanya, pilihan atau keputusan terhadap pekerjaan yang tidak disukai adalah berhenti dan mencari pekerjaan baru. Sangat beruntung bagi kita jika dalam waktu singkat mampu mendapatkan pekerjaan baru yang disukai. Persoalannya, menemukan pekerjaan yang disukai bukanlah sesuatu yang mudah, lowongan pekerjaan yang terbatas dengan peminat yang banyak menjadikan orang ragu untuk meninggalkan pekerjaan yang dimiliki sekarang. Daripada Anda stres dan tidak bahagia dengan rutinitas pekerjaan, sebaiknya Anda melakukan sesuatu yang Anda sukai terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai. Mulailah belajar mencintai pekerjaan yang dimiliki saat ini. Kendalikan pikiran yang tidak menyukai pekerjaan, kemudian arahkan pikiran untuk peduli dan memberi perhatian dalam upaya menghasilkan kinerja dan prestasi yang hebat.

Jika semua usaha untuk menyukai pekerjaan yang tidak mampu disukai itu gagal, maka fokus untuk menenangkan diri dan jangan berkeluh-kesah. Sekarang, kerjakan saja pekerjaan yang tidak Anda sukai itu dengan sabar dan semampu diri Anda. Ingat, Anda membutuhkan uang, dan pekerjaan yang tidak Anda sukai sedang memberikan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda. Di luar jam kerja, Anda masih dapat melakukan hal-hal yang Anda sukai dan cintai. Temukan sebuah pekerjaan yang memicu kegembiraan dan gairah hidup Anda walau pekerjaan itu tidak menghasilkan uang sama sekali. Anda harus kreatif untuk menambahkan sesuatu ke dalam rutinitas hidup Anda, sehingga kegiatan tersebut membuat Anda bersemangat dan merasa gembira untuk melakukannya setiap hari. Semangat dan kegembiraan yang Anda dapatkan dari rutinitas kerja di luar jam kantor, akan menjadi energi positif untuk mengurangi perasaan negatif terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai di tempat kerja. Pada akhirnya, semangat dan kegembiraan yang setiap hari Anda dapatkan di luar jam kerja tersebut, mampu mempengaruhi Anda untuk memberikan etos terbaik bagi pekerjaan yang tidak Anda sukai. Jadi, di luar pekerjaan yang tidak Anda sukai, Anda harus melakukan hal-hal kreatif yang Anda sukai, sehingga Anda mampu mengisi diri dengan energi positif. Energi positif ini akan memberi Anda kegembiraan, dan kegembiraan Anda ini membantu Anda untuk melakukan pekerjaan rutin yang fokus pada kinerja.

Menumbuhkan nilai-nilai, kebajikan, dan moral dari ke kedalaman jiwa Anda. Satukan suara hati dengan pikiran positif dan membulatkan tekad Anda, untuk membuat Anda bersyukur terhadap pekerjaan dan lingkungan kerja Anda, dan terima pekerjaan yang tidak Anda sukai dengan mengembangkan sikap sabar dan tabah. Katakan setiap hari kepada diri sendiri bahwa Anda memiliki kewajiban untuk memberikan kualitas dan kinerja terbaik bagi pekerjaan Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda sudah menerima gaji dan fasilitas, sekarang Anda harus melatih diri sendiri untuk bisa mencintai pekerjaan yang telah memberi Anda penghasilan. Menemukan alasan kenapa tidak menyukai pekerjaan yang sudah memberi Anda uang dan karir. Katakan kepada diri sendiri untuk menyadari tujuan nyata dari pekerjaan Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa pekerjaan Anda membutuhkan kinerja, prestasi, dan kehebatan agar mampu memberikan kontribusi positif bagi orang lain di lingkungan kerja.  Pahami diri sendiri bahwa Anda memiliki talenta melalui pekerjaan Anda untuk diungkapkan dengan kualitas dan prestasi. Karena itu, jangan memberikan perhatian pada rasa tidak suka, karena semua kekuatan Anda untuk mencapai kinerja akan hilang. Mungkin Anda sangat sulit untuk menyukai pekerjaan Anda, tetapi Anda tidak boleh membiarkan rasa tidak suka menguasai hidup Anda.

Anda harus kreatif dan penuh gairah untuk menangani pekerjaan yang tidak Anda sukai. Anda harus menyelamatkan diri Anda sendiri dari energi negatif yang membuat Anda memiliki rasa tidak suka. Jadilah pribadi yang mengalir bebas ke mana-mana dengan energi kreatif bersama pekerjaan Anda, menjadi pribadi yang sangat adaptif, menyempurnakan etos, dan membentuk wadah yang tepat untuk berkarya dan berprestasi. Biarkan diri sejati Anda bebas untuk mewujudkan impian Anda dengan penuh semangat, jangan lagi memberikan beban energi negatif kepada mental Anda dalam bentuk rasa tidak suka kepada pekerjaan yang memberi Anda gaji dan karir. Gairah dan motivasi adalah kekuatan tindakan. Hidupkan kehidupan kerja Anda dengan tindakan yang menguatkan tujuan dan bekerja dalam kekuatan motivasi yang hebat. Tujuan yang kuat dan jelas membuat Anda tidak pernah lelah dan bosan untuk mencapai tujuan tersebut. Memfokuskan semua kekuatan baik di dalam diri dan membangun keseimbangan semua hal dalam diri Anda, sehingga Anda mampu melewati tantangan dan kesulitan dengan sabar. Penerimaan dan pengakuan jiwa terhadap pekerjaan yang tidak disukai adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kebebasan dari cengkeraman energi negatif. Nilai-nilai positif tidak hanya menjadi sesuatu yang dipahami dan dimengerti, tetapi satu-satunya pilihan terbaik untuk memberi Anda kegembiraan terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KISAH RAJA YANG HIDUPNYA BAHAGIA DAN GEMBIRA

“Kebahagiaan dan kegembiraan ada di dalam pikiran Anda.”~Djajendra

Konon katanya ada seorang raja yang hidupnya selalu bahagia dan gembira. Raja-raja dari negeri di sekitarnya merasa sangat iri hati dengan kegembiraan dan kebahagiaan raja tersebut. Mereka telah belajar bermacam-macam pengetahuan dari berbagai sumber untuk hidup bahagia dan gembira, tetapi sampai hari ini mereka belum mampu hidup bahagia dan gembira. Apalagi raja yang bahagia ini dikenal sangat bijak dalam memerintah rakyatnya, sehingga kemakmuran dan kedamaian dirasakan oleh mayoritas penduduknya. Raja sangat dicintai rakyatnya dan semua rakyat selalu menuruti apa pun perintah raja. Popularitas dan ketenarannya membuat raja-raja dari negeri di sekitarnya semakin iri hati. Para raja yang iri hati ini mencoba menghancurkan reputasi raja yang bijak ini, tetapi selalu gagal karena raja yang bijak ini selalu didukung oleh rakyatnya.

Raja-raja tetangga yang iri hati mulai mengatur strategi dengan mempengaruhi orang-orang di sekitar raja, dan menyuap mereka untuk menjatuhkan raja. Pada akhirnya, dengan bantuan orang-orang kepercayaan raja, raja berhasil dijatuhkan. Orang yang mengkhianati raja akhirnya diangkat menjadi raja. Raja yang bijak di penjara dan tidak memiliki hak apa pun. Raja diperlakukan seperti tahanan lainnya. Raja dihina dan diperlakukan dengan tidak sopan. Rakyat sangat marah dengan peristiwa ini, tetapi raja meminta semua rakyatnya tidak boleh melawan dan marah, harus patuh pada raja yang baru. Raja ingin kedamaian dan kebahagiaan rakyat tidak boleh terganggu. Semua orang diminta raja untuk bekerja seperti biasa, tidak boleh ada kebencian dan kemarahan dari hati siapa pun.

Di dalam penjara, raja menghabiskan hari-harinya dengan tenang dan penuh kegembiraan, tanpa ada tekanan dan penderitaan mental. Mengamati keadaan raja yang selalu bahagia, raja-raja tetangga benar-benar kecewa, tujuan mereka untuk membuat raja menderita sudah gagal. Mereka pun mencoba memperberat hukuman dan penyiksaan di dalam penjara, tetapi raja tetap gembira dan bahagia. Semua rasa sakit tidak dirasakan raja, dia selalu menerima semua pelecehan dengan sabar dan tenang. Para raja-raja ini semakin marah dan semakin iri hati dengan raja yang sudah mereka kalahkan itu. Mereka mencoba berbagai macam cara-cara yang tidak manusiawi untuk membuat raja sedih dan menderita, tetapi semuanya gagal.

Suata hari, raja di keluarkan dari tahanan dan dibawa menghadap kepada raja-raja tetangga yang sangat iri hati, mereka mulai bertanya kepada raja, “ Setelah kami memenjarakanmu, membuatmu tidak memiliki kekuatan dan kekayaan apa pun, mengapa kamu tetap merasa bahagia dan gembira?” Raja menjawab, “ Kalian boleh megambil kekuasaanku, rakyatku, hartaku, tubuhku, memenjarakanku, menyiksaku, atau membunuhku; tetapi, terserah aku untuk memutuskan apakah aku bahagia atau aku tidak bahagia. Aku tahu siapa aku, aku tahu sifat dunia. Aku tahu aku bukan siapa-siapa, bukan sesuatu yang penting. Aku ada atau tidak ada, kehidupan akan berjalan sebagaimana mestinya. Jadi, pikiranku sepenuhnya di bawah kendali aku. Tidak seorang pun yang mampu menghentikan kegembiraan dan kebahagiaanku, karena semua itu ada di dalam pikiranku yang berada dalam kendaliku secara penuh.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP ADALAH HADIAH

“Kesempatan dan peluang selalu datang kepada orang-orang yang memberikan kualitas terbaik pada kehidupan.”~Djajendra

Hidup kita ini adalah hadiah yang indah, kita harus berterima kasih kepada pemberi hidup. Menghargai hadiah yang indah ini dan menikmatinya dengan rasa syukur. Tidak perlu membuat hidup menjadi sangat rumit, sederhanakan dan nikmati dengan sukacita. Tidak perlu ada penderitaan selama kita mampu hidup dengan rasa syukur dalam sukacita.

Jika kita bersyukur dengan hidup kita, maka kita mampu menikmati segala sesuatu dengan gembira. Intinya, hidup memperlakukan kita sebagaimana kita memperlakukannya. Pikiran positif dan rasa optimis menjadikan masa depan kita cemerlang. Sikap dan kebiasaan kita untuk menghargai hidup sebagai hadiah yang menggembirakan adalah kunci untuk mendapatkan kebahagiaan. Pikiran yang tak pernah khawatir dan hati yang penuh kasih sayang adalah cara terindah untuk berjalan bersama kehidupan kita.

Hidup bukan untuk keserakahan atau mengambil terlalu banyak, tetapi untuk memberi potensi dan kualitas kita kepada keindahan hidup. Hidup kita ini merupakan hadiah yang sangat indah dan berharga, jangan dirusak dengan nafsu dan ambisi yang kurang cerdas. Ambil secukupnya untuk kegembiraan hidup. Jika kita mengambil terlalu banyak hanya akan menjadi beban yang menghilangkan kebahagiaan dan kegembiraan hidup kita.

Kecintaan kita pada hidup yang kita alami membuat kita menjadi sesuatu yang berharga dalam hidup. Dengan energi cinta, kita harus mengisi hidup dengan hal-hal yang produktif. Kita harus mampu membuat kebaikan dan menggerakan hidup dengan penuh kualitas. Kita tidak boleh kehilangan cinta saat melakukan apa pun di dalam hidup kita. Cinta akan membantu kita untuk menciptakan kebaikan dan keindahan. Cinta membuat semuanya bekerja secara etis dan menghasilkan hal-hal yang indah bagi hidup kita.

Menjadi jujur kepada diri sendiri adalah sesuatu yang sangat membantu kita di sepanjang hidup. Perhatikan betul-betul cara kita berpikir dan cara kita bersikap. Apa pun yang kita katakan harus dapat kita praktikkan. Ucapan dan perbuatan harus sama. Pola pikir dan kata-kata yang ada dalam pikiran kita memiliki kekuatan untuk menciptakan hidup kita. Jadi, jangan pernah membiarkan pikiran negatif dan kata-kata negatif bersarang dalam pikiran. Selamatkan diri sendiri dari energi negatif yang dihasilkan oleh kata-kata negatif.

Hidup kita ini bukan untuk menyesali masa lalu maupun khawatir dengan masa depan. Hidup kita ini sekarang. Hidup kita ini adalah hadiah. Persoalannya, apakah hadiah ini mau kita sikapi sebagai hadiah yang indah atau hadiah yang buruk? Semua ini tergantung pada pola pikir dan keyakinan yang ada di dalam diri kita. Kita harus sadar bahwa hidup kita ini singkat, dari hari ke hari perubahan terjadi terus-menerus, sampai pada akhirnya diri kita pun dihapus dari kehidupan. Oleh karena itu, tingkatkan kesadaran untuk bahagia dan gembira dalam hidup yang singkat ini, serta mampu menemukan keunikan dan potensi diri terbaik untuk diberikan pada kehidupan yang kita alami.

Kesempatan dan peluang selalu datang kepada orang-orang yang memberikan kualitas terbaik pada kehidupan. Ketika kesempatan datang, siapkan diri terbaik di dalam etos yang hebat untuk melayani kesempatan dengan sepenuh hati. Miliki kebiasaan untuk berpikir dua kali sebelum bertindak, tetapi jangan ragu dan takut dengan resiko yang harus diambil. Manfaatkan peluang dan kesempatan untuk mengekspresikan karya terbaik. Kerjakan dengan kreatif dan penuh gairah. Lakukan yang terbaik dengan teliti dan hati-hati, serta tidak perlu bertindak terburu-buru. Segala sesuatu yang tergesa-gesa berpotensi menghasilkan masalah dan kesulitan. Gunakan kecerdasan dan ingatan secara baik, serta selalu berpikir melalui kesadaran tertinggi sebelum bertindak. Timbangkan semua peluang dan potensi risiko, kemudian miliki sikap yang jelas untuk mengambil langkah selanjutnya.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PIKIRAN DALAM KENDALI KESADARAN DAN KECERDASAN

“Tugas pikiran adalah untuk berpikir dan menemukan solusi bagi hidup kita.”~Djajendra

Pikiran dimaksudkan untuk membantu kita mengalami kehidupan duniawi dengan bahagia. Semua yang kita alami dalam hidup ada hubungannya dengan pikiran. Pikiran yang kita gunakan secara positif mampu membantu hidup kita. Jika pikiran salah digunakan dapat menyebabkan stres, depresi, dan masalah mental yang menghilangkan kedamaian atau kebahagiaan kita.

Sifat pikiran adalah terus-menerus berpikir. Pikiran memiliki kemampuan berpikir yang tidak terbatas. Apa saja dipikirkan. Baik dan buruk mengalir dalam pikiran secara kreatif. Kita harus sadar tentang sifat pikiran kita dan mengamati pikiran kita agar selalu membawa kebaikan bagi hidup kita. Jika pikiran kita berpikir sia-sia untuk hal-hal yang tidak berguna bagi hidup kita, maka harus segera kita hentikan. Kita harus cerdas memanfaatkan pikiran untuk tujuan hidup yang bermakna dan bermanfaat bagi kebaikan kita.

Tugas pikiran adalah untuk berpikir dan menemukan solusi bagi hidup kita. Kita harus membiarkan pikiran melakukan pekerjaannya dengan profesional. Kesadaran dan kecerdasan kita tidak boleh dikendalikan oleh pikiran. Sebaliknya, apa yang harus dipikirkan dan kapan harus tenang adalah hal-hal yang perlu berada dalam kendali kesadaran dan kecerdasan kita. Jadi, setiap saat, kita bertanggung jawab untuk memahami arah dan tujuan pikiran kita, serta melihat di mana ada yang tidak tepat. Jangan sampai hidup kita dikuasai oleh pikiran kita, kemudian setiap hari kita harus bertarung dengan pikiran kita sendiri. Pikiran kita bukan musuh yang harus kita lawan, tetapi alat yang membantu kita untuk menemukan solusi duniawi.

Pikiran kita harus bebas dan merdeka di dalam diri. Kita tidak boleh membatasi pikiran kita. Kita tidak boleh mematikan kreativitas pikiran kita. Tugas utama kita adalah menempatkan pikiran dalam kendali kesadaran dan kecerdasan kita. Ketika pikiran digunakan oleh kesadaran dan kecerdasan untuk melakukan hal-hal bagi kemajuan diri sendiri, maka pikiran mampu menciptakan masa depan yang baik. Jangan menggunakan pikiran hanya untuk merenungkan hal-hal yang sama berulang-ulang tanpa solusi. Merenungkan fantasi masa depan dan situasi masa lalu secara terus-menerus tanpa melakukan tindakan nyata, hanya menghasilkan sesuatu yang sia-sia bagi hidup kita. Jadi, pikiran kita itu alat untuk menemukan solusi, bukan untuk merenungkan hal-hal setiap hari di sepanjang hidup.

Tidak semua perintah pikiran harus kita lakukan. Ingat sekali lagi, pikiran kita hanya sebuah alat untuk membantu kehidupan kita. Apa pun pilihan dan perintah pikiran, kita harus membawanya kepada kesadaran dan kecerdasan kita. Kemudian, kesadaran dan kecerdasan kita yang memutuskan, apakah perintah atau pilihan pikiran itu akan dilakukan? Nah, jika kesadaran dan kecerdasan tidak sepakat dengan pikiran, maka kita tidak boleh melakukan apa pun. Kita tidak perlu melakukan apa pun ketika kesadaran dan kecerdasan menolak solusi dari pikiran.  

Kita harus terlatih dengan baik untuk memberikan perintah dan menghentikan semua dorongan yang bersumber dari pikiran. Pikiran tidak boleh mengatur jalan hidup kita. Pikiran tidak boleh memaksa kita untuk melakukan sesuatu. Pikiran harus tahu diri bahwa ia hanya sebuah alat yang bertugas membantu kesadaran dan kecerdasan kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

SEMUA KEBEBASAN ADA DI DALAM DIRI KITA

“Selama kita masih bergantung pada hal-hal di luar diri kita, semua yang tampak berharga dan sempurna akan mengambil kebebasan kita.”~Djajendra

Ketika kita mempertaruhkan segalanya untuk mendapatkan kebebasan dari luar diri, kita tidak pernah mendapatkannya.  Tidak ada kebebasan di luar diri kita. Kebebasan dan kemerdekaan hanya dapat ditemukan di dalam diri kita sendiri. Kebanyakan orang merasa kebebasan dapat dicapai dengan menguasai kehidupan di luar diri. Padahal, setelah kita menguasai hal-hal di luar diri, perasaan takut kehilangan akan mengambil semua kebebasan dan kemerdekaan kita. Hidup kita akan diikat dan dikendalikan oleh semua hal yang kita anggap sudah kita miliki.

Setelah kita kuat dan sukses menguasai sumber materi dan orang-orang, yang awalnya kita berjuang agar kita bebas dan merdeka. Pada akhirnya, semua yang kita miliki tersebut akan memunculkan kecemasan dan rasa takut kehilangan. Semua hal yang bersumber dari luar diri, yang kita andalkan sebagai tanda kebebasan kita, justru akan membuat kita kehilangan kebebasan. Kita pun takut dikalahkan oleh orang lain, takut membuat kesalahan, takut tidak dihargai oleh orang-orang, takut dilupakan, takut tergelincir dalam masalah, dan banyak ketakutan-ketakutan dalam berbagai bentuk akan mengambil semua kebebasan dan kemerdekaan kita.

Tidak mungkin merasa bebas dan merdeka jika menggantungkan hidup pada hal-hal di luar diri. Kebebasan dan kemerdekaan baru kita miliki, jika sudah mampu melepaskan semua hal di luar diri dan tidak bergantung kepada hal apa pun di luar diri. Ketika kita melepaskan semua hal di luar diri, barulah kita mampu menemukan diri sendiri di ke kedalaman diri sejati. Untuk melakukan hal ini tidaklah mudah, membutuhkan pengetahuan dan latihan dari kesadaran diri sendiri, untuk hidup bebas dan merdeka. Selama kita masih bergantung pada hal-hal di luar diri kita, semua sukacita dan perasaan sukses berumur sangat pendek. Tantangan dan kesulitan akan memukul balik kita dengan cepat. Semua yang tampak berharga dan sempurna akan mengambil kebebasan kita.

Kebebasan dan kemerdekaan dapat kita rasakan jika kita menerima hidup kita dengan sukacita, tanpa menuntut hal apa pun pada dunia di luar diri kita. Mulailah dengan menemukan kembali siapa kita yang sejati, apa yang kita inginkan dalam hidup ini, kita mau hidup seperti apa, dan kita mau menjalankan peran apa selama hidup ini. Setelah mendapatkan jawaban dan kejelasan tentang arah hidup kita dalam kehidupan yang singkat ini, kita harus memulai segalanya dengan menerima kenyataan yang sedang kita hadapi. Kenyataan hidup harus diterima dengan sukacita dan penuh kegembiraan. Langkah berikutnya adalah menjalani hidup yang produktif dan kreatif tetapi tanpa berharap dihargai, dihormati, diinginkan, dipuji, atau  pun meminta perhatian dari luar diri kita. Semua pekerjaan yang kita lakukan semata-mata untuk kegembiraan dan sukacita kita. Tidak menggantungkan harapan pada orang lain. Kita menjadi diri sejati yang sepenuhnya secara totalitas melakukan kerja keras dan perjuangan hebat untuk kegembiraan dan kebahagiaan diri sejati.

Bagaimana memulai perjalanan untuk menemukan kebebasan dan kemerdekaan di dalam diri? Jawabannya adalah memulainya dari kesadaran dan pengalaman yang sudah dialami selama ini. Kita semua sudah menjalani hidup sekian lama, kita pun sudah memiliki pengalaman atas kehidupan yang kita jalani. Tingkatkan kesadaran dan kecerdasan untuk memahami pengalaman apa yang Anda dapatkan ketika berharap banyak dari situasi dan orang-orang. Pengalaman apa yang Anda dapatkan ketika hidup Anda diciptakan untuk mendapatkan pujian, penghargaan, kehormatan, dan perhatian. Pahami semua peristiwa hidup Anda yang sangat berharap dari luar diri Anda. Jika Anda sudah mampu memahami dan mengerti tentang kepalsuan diri Anda, karena Anda mencoba menjadi seperti yang diharapkan oleh orang-orang di luar diri Anda. Maka, perlahan-lahan, Anda mampu menemukan momen-momen untuk masuk ke kedalaman diri sendiri, selanjutnya jika Anda konsisten dan tidak menyerah untuk menemukan kebebasan dari dalam diri sendiri, maka Anda akan diubah oleh diri sendiri untuk merasakan kebebasan dan kemerdekaan sejati.

Tidak perlu membangun hidup seolah-olah kita harus bermanfaat bagi banyak orang. Tidak perlu menganggap diri kita sangat berharga bagi orang lain. Jalani hidup yang alami dan bahagia sebagai diri sendiri yang apa adanya. Kita tidak perlu mengambil peran hidup dalam bentuk yang seolah-olah tanpa kita kehidupan orang lain tidak berfungsi. Kita bukan siapa-siapa dan tidak penting dalam kehidupan yang luas. Kita ada dan tidak ada kehidupan tetap berjalan seperti biasa. Kita pun tidak mampu memberikan kebebasan dan kemerdekaan kepada siapa pun. Sebab, kebebasan dan kemerdekaan sudah ada di dalam diri masing-masing orang. Dan, harus ditemukan oleh dirinya sendiri untuk dapat merasakan kemerdekaan dan kebebasan sejati.

Kehidupan dunia luar diri kita membatasi kebebasan dan kemerdekaan kita. Kita tidak berhak mengekspresikan kebebasan menurut pengertian kita kepada orang-orang di luar diri kita. Kita harus sadar dan cerdas bahwa semua kebebasan ada di dalam diri kita masing-masing, menunggu kita temukan untuk kita nikmati dengan sukacita. Jika kita masih berpikir bahwa kemerdekaan dan kebebasan itu ada di luar diri kita, maka kita sedang menindas diri sendiri dan menghilangkan peluang untuk hidup dalam kebebasan sejati. Ingatkan diri sendiri untuk memberikan kebaikan dan keindahan bagi diri sendiri dari sumber ke kedalaman diri sejati. Bebaskan diri dari tugas-tugas untuk membangun identitas diri. Kita tidak perlu menjadi sesuatu seperti yang direncanakan oleh pikiran kita. Kita tidak perlu menjadi sesuatu seperti yang ada dalam imajinasi kita. Dalam kesadaran diri sejati, kita mampu menekuni kehidupan produktif untuk melayani hidup dengan sukacita dan penuh kegembiraan. Melayani hidup dari kebebasan dan kemerdekaan yang bersumber dari ke kedalaman diri sendiri.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGURANGI PRODUKSI PIKIRAN NEGATIF DI DALAM DIRI

“Agar terbebas dari pikiran negatif, kita harus membiasakan diri hidup dalam pikiran positif.”~Djajendra

Pikiran negatif sudah ada dalam diri setiap orang. Jika kita tidak berusaha keras untuk menguatkan pikiran positif dalam diri, maka pikiran negatif berpotensi menempati sebagian besar pemikiran kita. Proses berpikir kita berada dalam sistem dualitas, yaitu: proses berpikir positif dan proses berpikir negatif. Keduanya menempati diri kita, dan keduanya memiliki strategi untuk mengatur hidup kita.

Pada umumnya, kita harus berjuang untuk mendapatkan keselamatan dan kebutuhan hidup. Perjuangan kita selalu melewati sistem dualitas. Jika dalam perjuangan, kita kehilangan kepercayaan diri dan terlalu menggantungkan hidup kepada orang lain; maka, produksi pikiran negatif dalam diri akan meningkat dan menciptakan tekanan hidup yang tinggi. Apa lagi jika ada perasaan takut menghadapi masa depan, maka hal ini akan menguatkan beban pikiran negatif, sehingga hidup kita dirugikan oleh energi negatif di dalam diri sendiri.  

Cara mengurangi produksi pikiran negatif adalah dengan menerima dan tidak memusuhinya. Keberadaan pikiran negatif harus kita hormati dan hargai. Tidak boleh kita fokus untuk menghilangkan pikiran negatif. Tidak boleh ada perjuangan dan kerja keras yang hebat untuk menghilangkan pikiran negatif. Jika pikiran negatif dilawan dan ingin disingkirkan untuk selamanya, maka pikiran negatif bangkit lebih kuat lagi dan membentuk kemampuan untuk bertahan hidup dalam diri kita.

Cara menghentikan produksi pikiran negatif di dalam diri adalah dengan membangun kehidupan sukacita. Setiap momen harus ada upaya terus-menerus menumbuhkan suasana hati yang bahagia dan damai; setiap momen harus ada upaya terus-menerus untuk menikmati ketenangan pikiran. Kita harus memiliki ketekunan, kesadaran, dan disiplin yang tinggi untuk menjaga suasana hati dan pikiran dalam momen bahagia. Ini adalah cara yang paling benar untuk menghentikan produksi pikiran negatif di dalam diri. Intinya, agar kita terbebas dari pikiran negatif, kita harus membiasakan diri untuk hidup dalam pikiran positif.

Pikiran positif hanya dimiliki oleh orang-orang terkuat dalam mengarungi lautan kehidupan. Orang-orang terkuat ini jumlahnya sangat sedikit, sehingga tidak mampu mempengaruhi kehidupan sosial yang luas. Realitas kehidupan sosial dikuasai oleh pemikiran negatif. Ketakutan, kekurangan, kemarahan, iri hati, sedih, takut kehilangan, merasa dicurangi, merasa diperlakukan tidak adil, dan berbagai macam energi negatif yang diproduksi oleh pikiran negatif telah menguasai kehidupan sosial. Kondisi ini menciptakan kehidupan di bumi yang rendah rasa syukur dan perilaku yang kurang mampu menikmati indahnya kehidupan ini. Pikiran negatif yang kuat di dalam diri menjadikan hidup kita penuh penderitaan dan kekurangan untuk selamanya. Pikiran negatif mengarah pada pola hidup yang selalu menuntut dan tidak memiliki kemampuan untuk menentukan nasib sendiri.

Ketidakberdayaan kita terhadap pikiran negatif akan mendorong ego memaksa jiwa hidup dalam kegelisahan dan ketakutan. Setiap pikiran negatif menciptakan beban hidup yang membuat hidup kita stres dan kehilangan rasa damai di hati. Ketenangan pikiran muncul ketika kita terlatih untuk fokus pada satu pemikiran positif untuk waktu yang lama. Jika secara tekun dan penuh disiplin kita berlatih untuk hanya melihat hal-hal terindah dari hidup kita, maka produksi pikiran negatif akan terhenti dan produksi pikiran positif meningkat secara terus-menerus untuk menguasai jalan pemikiran kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

BELAJAR DARI KEHIDUPAN

“Kehidupan jauh lebih cerdas dibandingkan dengan pikiran. Pikiran tidak memiliki kecerdasan untuk memahami kehidupan secara utuh dan lengkap.”~Djajendra

Kehidupan lebih cerdas dari pikiran. Jika kita mau belajar dari kehidupan, maka kita mampu menemukan pengetahuan dan pengalaman untuk memperkaya kualitas hidup kita. Sebagai pelajar yang mau belajar dengan rendah hati menjadikan kita menemukan kebijaksanaan dari kehidupan.

Tidak ada kata lulus dari sekolah kehidupan. Setelah selesai satu pelajaran akan diberikan pelajaran berikutnya. Setiap situasi dan keadaan memberikan pengetahuan dan pengalaman untuk memperkaya hidup kita. Awalnya kita tidak mengetahui banyak hal dari kehidupan, tetapi setelah sadar dan mau menjadikan diri kita sebagai pembelajar terus-menerus, kita akan menemukan berbagai pengalaman yang menyenangkan dan yang tidak menyenangkan untuk kebaikan hidup kita.

Sebagai pelajar kehidupan yang harus belajar untuk seumur hidup; kita tidak akan menemukan segalanya, kita tidak mungkin melakukan segalanya, kita tidak mungkin mengetahui segalanya, kita tidak mungkin mampu mempelajari semuanya, dan kita selalu harus belajar pelajaran baru untuk perubahan.

Ketenangan dan kecerdasan sangat diperlukan untuk menyerap pengetahuan dari kehidupan. Semua perasaan negatif dan pikiran yang kacau menjauhkan kita untuk menerima pelajaran dari kehidupan. Jaga pikiran selalu tenang; jaga kecerdasan untuk menyerap dari kehidupan; jaga hati tetap bersih dan terbuka untuk menerima berbagai macam pengetahuan, tanpa menilai dan menghakimi pengetahuan itu.

Kita berhak atas kehidupan yang indah dan penuh sukacita. Melalui kerendahan hati, jiwa yang ikhlas dan tulus, serta keyakinan bahwa Tuhan sangat mencintai kita; kita mampu mendapatkan segala kebaikan dan keindahan dari kehidupan.

Sebelum menerima kebijaksanaan dan keindahan dari kehidupan, kita wajib mengenal diri sendiri sepenuhnya dengan sangat jelas. Kita harus memahami siapa sesungguhnya diri kita ini saat berhadapan dengan berbagai macam kesulitan maupun kesenangan. Kita harus mengenal bagaimana kita bereaksi terhadap segala sesuatu yang bersumber dari luar diri kita.

Setiap pelajaran dari kehidupan harus mampu kita nikmati dengan sukacita. Tidak boleh berkeluh-kesah saat pelajaran tidak menyenangkan, dan tidak boleh senang berlebihan saat pelajaran yang sangat menyenangkan. Kita harus menemukan diri sejati untuk menghadapi semua hal yang bersumber dari luar diri. Kita harus berdamai dengan stres dan masalah hidup. Kita harus sangat positif saat hal-hal yang sangat negatif berkunjung ke dalam hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com