Kehidupan Anda Tergantung Dari Cara Anda Melihat Kehidupan

”Penderitaan Hidup Selalu Datang Dari Dalam Diri Dan Bukan Dari Luar Diri. Menyalahkan Kehidupan Lain Atas Penderitaan Anda Adalah Perbuatan Sia-Sia Yang Hanya Akan Mendatangkan Penderitaan Yang Lebih Besar.” – Djajendra

Ketika Anda melihat semua perilaku kehidupan orang lain dari sisi buruk, Anda hanya akan mendapatkan realitas kehidupan yang tidak membahagiakan diri Anda. Tetapi, ketika Anda memahami bahwa kehidupan ini memberikan segala kebaikan dan kemudahan buat kehidupan Anda, maka Anda pasti memiliki realitas kehidupan terindah.

Cara Anda melihat kehidupan ini sangat menentukan bahagia tidaknya diri Anda. Bila Anda masih suka berkeluh-kesah, maka Anda hanya akan mendapatkan penderitaan, tapi kalau Anda merasa nyaman dan bersyukur, maka Anda akan mendapatkan kebahagiaan hidup.

Penderitaan hidup selalu datang dari dalam diri dan bukan dari luar diri. Menyalahkan kehidupan lain atas penderitaan Anda adalah perbuatan sia-sia yang hanya akan mendatangkan penderitaan yang lebih besar. Diri yang bijak selalu mampu menjalani kehidupan dalam rasa syukur dan terima kasih atas semua kebaikan dari kehidupan lain.

Di kantor, ketika manajer Anda menegur atas pekerjaan Anda yang lambat, dan bila Anda melihatnya sebagai ketidaksukaan manajer kepada diri Anda, maka Anda pasti hidup dalam perasaan tertekan di sepanjang jam-jam kerja Anda. Ini artinya, Anda tidak akan pernah mendapatkan kepuasan kerja, apalagi menikmati kebahagiaan dan kesenangan di lingkungan kantor. Jelas! Disini cara pandang Anda yang membuat Anda tidak mendapatkan hal-hal terbaik. Coba saja Anda bersikap positif atas sikap manajer Anda untuk segera memperbaiki diri Anda sendiri dan mempercepat cara kerja Anda,  Anda pasti akan mendapatkan perhatian dan pujian dari manajer Anda.

Orang – orang yang selalu merasa terhina atas ucapan dan tindakan orang lain, pasti akan duduk menangis di gerbang pintu penderitaan. Tetapi, orang – orang yang selalu memanfaatkan hinaan dan ucapan negatif orang lain untuk memperbaiki diri, pasti akan duduk tersenyum bijak di gerbang pintu kebahagiaan.

Biarkan orang – orang melemparkan kebencian kepada diri Anda, tapi rubah semua kebencian orang-orang tersebut menjadi kebaikan yang Anda berikan untuk semua orang tanpa pilih kasih.

Ketika diri Anda hanya mampu bereaksi terhadap hal-hal negatif dengan membalasnya melalui hal-hal negatif juga, maka kebencian dan ketidakbahagiaan akan hadir bersama penderitaan panjang untuk menempatkan Anda pada ketidaknyamanan hidup.

Ketika Anda hanya berputar dalam pola kehidupan aksi dan reaksi, sambil mengejar untuk membalas perbuatan-perbuatan negatif orang lain kepada diri Anda, Anda tidak akan pernah menemukan kedamaian hidup, Anda hanya akan menemukan penderitaan.

Realitas kehidupan Anda akan terasa lebih indah dan menyenangkan, ketika Anda mulai melihat semua kejadian dalam kehidupan Anda sebagai cara Tuhan untuk membimbing Anda menuju puncak kebahagiaan tertinggi kehidupan Anda.

Singkirkan Sekat Pembatas Hubungan

“Walaupun Kita Di Dalam Satu Organisasi, Tapi Tidak Jarang Kita Sulit Untuk Menyampaikan Pendapat Di Antara Kita.” – Djajendra

Sebagai pemimpin, Anda harus bisa menyingkirkan semua tembok pembatas yang menghalangi Anda untuk melakukan komunikasi dari hati ke hati dengan semua bawahan.

Pemimpin harus mampu menembus batas – batas pikiran dan emosional untuk memahami apa yang dibutuhkan oleh bawahan. Artinya, pemimpin harus cerdas secara emosional untuk membangun hubungan yang berkinerja.

Saatnya buat Anda untuk berpikir dan beremosional positif, lalu memanfaatkan hubungan baik dengan semua pihak untuk membangun keharmonisan kerja di internal perusahaan.

Ketika pemimpin mampu menyingkirkan semua sekat pembatas hubungan, pemimpin akan bersinar lebih cemerlang dalam integritas diri yang menghormati semua pihak dengan sempurna. Sekat pembatas hubungan seringkali menjadi penghalang untuk mengetahui hal – hal yang benar. Kadangkala ada orang – orang tertentu yang memanfaatkan sekat pembatas hubungan untuk keuntungan pribadi.

Kesiapan pemimpin untuk memimpin dalam komunikasi dua arah yang saling mendengar dan saling berkontribusi, akan mengurangi semua hal yang tidak efektif di organisasi.

Pemimpin yang baik tidak boleh menghalangi arus informasi ke dalam organisasi, tapi membuat kebijakan-kebijakan yang tepat untuk memanfaatkan informasi dengan efektif.

Singkirkan semua sekat pembatas hubungan komunikasi kerja, pastikan semua orang bisa saling berkomunikasi secara efektif, dan biarkan birokrasi menjadi lebih sederhana untuk membuat semua pekerjaan lebih lancar.

Rahasia Meringankan Beban Hidup

”Setiap Kali Kita Menghadapi Kesulitan, Kita Akan Tumbuh Satu Inci Lebih Tinggi Untuk Memetik Sukses.” – Djajendra

Setiap orang pasti memiliki beragam tantangan dalam perjalanan hidupnya dan harus berjuang keras  untuk mengalahkan semua tantangan itu. Kemudian berharap mampu merubah semua tantangan itu menjadi alat bantu dalam mencapai tujuan hidup yang lebih tinggi. Tetapi, hidup ini bukanlah sesuatu yang bisa dikalkulasi semudah hitungan matematis, akan ada hal-hal yang tak mudah dicernah oleh logika dan akal sehat. Oleh karena itu, perlu dipahami bahwa tidak selalu di dalam hidup ini Anda mampu memecahkan masalah untuk mendapatkan hasil yang sesuai harapan dan target Anda, mungkin akan ada saatnya di mana Anda merasa begitu kewalahan dengan masalah yang membuat diri Anda tidak dapat melihat jalan keluar yang tepat dari perangkap masalah tersebut.

Saat Anda merasakan masalah dalam hidup Anda terlalu berat untuk Anda selesaikan, Anda harus bersikap jujur kepada diri Anda sendiri, lalu secara bijaksana menemukan cara untuk meringankan beban masalah Anda. Anda perlu bersikap realistis dan menangani realitas hidup Anda secara wajar dengan cara mengurangi target, ambisi, obsesi, dan rencana  yang mengantarkan Anda ke dalam masalah tersebut.

Berikut ini ada beberapa tips untuk meringankan beban hidup Anda:

  • Kerjakan rencana Anda dengan prioritas yang jelas. Lalu, buatlah sebuah daftar tentang potensi masalah dan tantangan dari prioritas kegiatan yang sedang Anda lakukan tersebut, dan atasi semua risikonya sejak dini.
  • Lakukan evaluasi terhadap visi dan komitmen Anda.  Jika Anda merasa visi dan komitmen Anda terlalu berat, maka segeralah sesuaikan dengan realitas Anda di hari ini. Visi dan komitmen hanyalah sebuah cara untuk melihat hidup. Jadi, bila visi dan komitmen Anda itu menghadirkan stres secara berlebihan, sebaiknya segeralah batalkan visi dan komitmen Anda tersebut, lalu buatlah yang baru yang lebih sesuai dengan kondisi Anda di hari ini.
  • Lahir kembali bersama visi dan komitmen baru. Pastikan Anda terlahir kembali tanpa membawa beban masalah masa lalu. Jadilah pribadi yang lebih bergairah dangan semangat hidup yang lebih antusias dan optimistis.
  • Kendalikan kekuatan keuangan Anda. Berapapun sisa kekuatan keuangan yang Anda miliki saat ini, terimalah dengan rasa syukur. Pastikan Anda menghilangkan  pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting. Setelah itu mulailah merasa santai dan merasa ringan untuk mengerjakan semua pekerjaan Anda dengan tanggung jawab total.
  • Hidup ini tidak perlu Anda lakoni sendirian. Bentuklah komunitas yang bisa mendukung usaha Anda. Meminta seseorang untuk membantu Anda adalah hal yang wajar.  Ketika Anda merasa kewalahan, Anda sebaiknya meminta orang lain mendukung Anda untuk meringankan beban Anda.
  • Jangan meremehkan hal-hal kecil. Sebuah masalah besar muncul dari akumulasi inci demi inci masalah kecil. Jadi, jangan pernah membiarkan setitikpun masalah terkecil tumbuh, Anda harus segera memusnahkan benih masalah sejak dini.
  • Latihlah fisik, otak, dan batin Anda setiap hari.  Ketika tubuh Anda sehat; ketika pikiran Anda selalu positif; ketika batin Anda terisi dengan emosi baik, Anda sesungguhnya telah meningkatkan metabolisme diri Anda untuk menikmati apa pun tantangan dan masalah yang Anda hadapi. Jadi, pastikan Anda merasa lebih energik di sepanjang hari untuk menghadapi kerasnya kehidupan ini.
  • Jangan biarkan diri Anda dikendalikan oleh orang lain. Jadilah diri sendiri yang sesuai dengan suara hati Anda. Bebaskan mind set Anda dari ketergantungan kepada orang lain. Kembangkan potensi diri Anda untuk menjadi lebih produktif, kreatif, strategis, serta lebih berenergi dalam konsentrasi kerja yang unggul.
  • Manjakan diri Anda dengan kesenangan-kesenangan yang bersifat positif. Kembangkan potensi diri Anda dengan banyak membaca dan banyak mendengarkan hal-hal yang baik. Pastikan Anda sebagai pribadi pembelajar seumur hidup, dan juga sebagai pejuang kehidupan yang selalu bersemangat tinggi.

Mungkinkah Kebijakan Proteksi Menjadi Fenomena Ekonomi Abad 21?

”Sebuah Perusahaan Tidak Sekedar Sebuah Unit Bisnis Milik Perorangan, Tapi Merupakan Aset Bangsa Yang Harus Dilindungi Oleh Negara Untuk Menjaga Keamanan Dan Keberlanjutan Kemakmuran Ekonomi Bangsa Tersebut.” -Djajendra

Semakin banyak pemimpin dari negara maju yang secara terang-terangan mengatakan, bahwa krisis ekonomi di hari ini merupakan yang terburuk dalam 100 tahun terakhir. Lantas, mereka juga segera mempersiapkan obat ajaib untuk menyembuhkan ekonomi dalam negeri mereka dengan berbagai macam strategi. Salah satunya melalui paket stimulus ekonomi untuk mengamankan perusahaan-perusahaan mereka, termasuk memotivasi masyarakatnya untuk membeli produk dalam negeri dan menghindari produk import.

Sebuah perusahaan tidak sekedar sebuah unit bisnis milik perorangan, tapi merupakan aset bangsa yang harus dilindungi oleh negara untuk menjaga keamanan dan keberlanjutan kemakmuran ekonomi bangsa tersebut. Jadi, bukan tidak mungkin kebijakan proteksi juga diberlakukan oleh negara-negara maju tersebut untuk mengamankan ekonomi dalam negerinya. Dan, bagi Anda yang selama ini pasarnya seratus persen tergantung pada pasar ekspor mungkin kebijakan proteksi adalah kabar buruk. Oleh karena itu, sekarang ini saatnya buat Anda semua untuk merenung sejenak sambil mempelajari fenomena ekonomi dunia yang sedang berubah fokus.

Memang perubahan sedang berlangsung dan setiap pengusaha harus cerdas memahami fenomena perubahan saat ini, agar perusahaan-perusahaan di dalam negeri mampu menjadi unit bisnis yang solid dan kuat, untuk bisa berkontribusi membangun ekonomi dalam negeri yang kuat dan tangguh.

Pastinya negara-negara maju yang terkena krisis ekonomi dan finansial ini akan memberikan berbagai stimulus dan intensif kepada perusahaan-perusahaan di dalam negeri, untuk meningkatkan pasar ekspor mereka dan meminimalkan impor, agar mereka bisa segera memperbaiki kerusakan ekonomi negaranya dengan lebih pasti.

Seperti kita ketahui proteksionisme merupakan kebijakan ekonomi yang membatasi perdagangan antar negara. Caranya, antara lain, dengan pemberlakuan tarif tinggi pada barang impor, pembatasan kuota, dan berbagai upaya menekan impor. Proteksi dimaksudkan untuk mengurangi PHK dalam negeri dan untuk tujuan membuka lapangan kerja baru di dalam negeri.

Jika negara-negara maju yang terkena dampak krisis ekonomi dan finansial ini menjalankan kebijakan proteksi, untuk melindungi pertumbuhan perusahaan di dalam negeri mereka, maka perusahaan-perusahaan yang selama ini mengandalkan pasar ekspor, dengan tujuan ke negara-negara yang melakukan kebijakan proteksi tersebut, pasti akan mengalami kesulitan yang luar biasa. Sebab, pasar yang selama ini di andalkan akan lenyap bersama kebijakan proteksi.

Mungkinkah kebijakan ”Beli Produk Amerika” dalam rencana stimulus perbaikan ekonomi Amerika Serikat akan menjadi ancaman buat para eksportir Indonesia? Waktu pasti akan menjawabnya!

Buat perusahaan-perusahaan Indonesia yang selama ini pasar utamanya ekspor, maka saatnya untuk mempelajari semua fenomena ekonomi di hari ini, agar langkah-langkah strategis yang kreatif dapat diciptakan buat membangun fondasi ekonomi Indonesia yang lebih kuat dan tangguh.

FOKUS PADA VISI

“Setiap Langkah Menuju Keberhasilan, Seberapapun Sulitnya, Jika Setiap Orang Tetap Berdisiplin Untuk Fokus Pada Visi, Pasti Akan  Mencapai Suksesnya Dengan Baik.” – Djajendra

Jika Anda bekerja dengan cara memfokuskan tugas dan tanggung jawab Anda pada visi, Anda tentu akan membuat perusahaan Anda menjadi semakin terarah pada sasaran yang diinginkan, kerja keras Anda untuk tetap fokus pada visi perusahaan akan menjadikan Anda lebih berprestasi. Anda tidak boleh membiarkan diri Anda berada dalam perusahaan tanpa memahami arah dari bisnis yang sedang Anda perjuangkan bersama kolega dan pimpinan Anda.

Perusahaan juga harus secara tegas menggunakan visi sebagai tempat bercermin setiap karyawan dan pimpinan. Di mana, pikiran dan emosi dari setiap karyawan dan pimpinan wajib terfokus kepada visi perusahaan. Termasuk, setiap langkah dari proses kerja harus mengikuti konsep manajemen yang disiplin pada visi.

Jika setiap orang di perusahaan sudah mampu bekerja sesuai visi, maka kesadaran otomatis dari dalam jiwa masing-masing karyawan dan pimpinan, untuk berbakti dan menghasilkan kinerja terbaik, akan mewujud. Oleh karena itu, perusahaan harus secara sadar menghidupkan kembali semangat dari setiap orang di perusahaan untuk setia bekerja bersama visi. Bersama visi yang jelas, setiap sasaran kerja pasti dapat dicapai secara sempurna.
Peran pemimpin dalam membangkitkan semangat dan antusias karyawan untuk bekerja bersama visi, haruslah dimulai dari  cara berpikir yang positif terhadap visi perusahaan. Pimpinan harus bertindak dengan cara-cara persuasif, harus bersikap proaktif dalam mengambil tindakan,  tidak sekedar duduk di sekitar karyawan dan menjadi penonton setia terhadap sekelilingnya.

Saat karyawan merasakan tekanan untuk melakukan pekerjaan dengan visi yang ada, pimpinan harus bersikap persuasif untuk menjelaskan dan memotivasi karyawan untuk tetap bahagia bersama visi perusahaan.

Saat bisnis dan organisasi perusahaan berada dalam ketidakpastian, pimpinan harus tampil dengan sikap tegas, untuk memimpin karyawan melihat visi dan arah yang terang.

Pimpinan harus memotivasi setiap orang di perusahaan untuk mempelajari setiap situasi, dan tetap fokus pada visi, untuk menjadi lebih produktif dalam upaya menghasilkan kinerja tertinggi.

Organisasi yang terbaik hanya dapat diwujudkan, jika kepemimpinan di dalam organisasi tersebut loyal kepada visi. Dan, mampu menciptakan alasan-alasan yang jelas untuk membuat orang-orang di dalamnya untuk secara bersama-sama bertindak sesuai visi.

Organisasi harus selalu menjaga setiap departemen dan unit kerjanya untuk tetap bekerja di wilayah visi. Jika departemen dan unit kerja lalai untuk tetap fokus pada wilayah visi, maka berbagai risiko yang tidak diinginkan bisa mengganggu pencapaian keberhasilan pada pekerjaan.

Organisasi harus selalu memastikan bahwa setiap orang, setiap departemen, dan setiap unit kerja di dalamnya telah berkomunikasi sesuai visi, dan mampu mengelola energi organisasi dengan cara membuat setiap orang terfokus pada visi dan menjadi lebih produktif. Hasilnya, organisasi harus dapat bergerak dengan cepat, dengan berani dan dinamis, untuk menghasilkan kinerja terbaik.

KECERDASAN OPERASIONAL

”Saat Orang-Orang Kehilangan Kecerdasan Operasional Atau Pun Kecerdasan Implementasi, Maka Yang Tersisa Hanyalah Janji-Janji Kosong Yang Tak Pernah Berubah Dari Wujud Rencana Dan Strategi Yang Hebat, Dan Tak Pernah Menjadi Realitas.” – Djajendra

Kehidupan korporasi lebih banyak dihabiskan untuk melakukan aktifitas operasional, tetapi sangat jarang ada pencerahan batin untuk memahami kecerdasan operasional atau pun kecerdasan implementasi. Selalu saja perhatian dari para pemimpin dan manajer lebih banyak diberikan kepada hal-hal strategis dan perencanaan. Padahal sebagian besar kegagalan perusahaan diakibatkan oleh lemahnya implementasi, operasional, dan pengawasan. Operasional bisnis yang lemah membuat semua strategi dan rencana yang hebat itu mati tak berkutik. Akibatnya, perusahaan akan terkapar dalam  berbagai kesulitan yang biasanya sudah sangat terlambat untuk perbaikan.
Sudah saatnya para pemimpin untuk lebih peduli kepada hal-hal yang berkaitan kepada kecerdasan operasional dan implementasi. Sebab, sering sekali sebuah rencana yang begitu indah dengan janji dan harapan yang luar biasa hebat,  ternyata tidak dapat dijalankan seperti tulisan dan kata-kata yang ada direncana tersebut. Dan pada akhirnya, rencana dan strategi yang begitu hebat itu terkubur dalam ketidakmampuan, dalam ketidakcerdasan orang-orang untuk menjadikannya sebagai realitas yang bermanfaat buat kehidupan.

Saat orang-orang kehilangan kecerdasan operasional atau pun kecerdasan implementasi, maka yang tersisa hanyalah janji-janji kosong yang tetap dalam wujud rencana dan strategi yang hebat, tanpa pernah menjadi realitas.

Hari ini dunia bisnis hidup di zaman yang kaya dengan strategi dan informasi; di zaman yang begitu mudah untuk memahami strategi, informasi, dan rencana dari perusahaan mana pun di dunia ini melalui internet; di zaman yang begitu mudah mengcopy atau meniru produk, jasa, visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan dari bagian dunia manapun.

Dunia bisnis yang kaya akan informasi ini sepertinya sangat miskin akan implementasi dan operasional. Buktinya banyak sekali perusahaan-perusahaan yang didirikan dengan meniru perusahaan-perusahaan sukses  lainnya, tetapi hanya sangat sedikit yang bisa bertahan, sedangkan mayoritas mati sebelum berkembang. Biasanya perusahaan-perusahaan yang bertahan ini disebabkan oleh kecerdasan operasional dan kecerdasan implementasi dalam wujud eksekusi strategi yang cemerlang dan tepat sasarn.

Kecerdasan operasional ini dapat dimulai dari aksi implementasi strategi bisnis yang tepat guna, birokrasi administrasi yang efektif dan efisien,  prosesing yang telitih dan telaten, efisiensi di semua aspek biaya, pemanfaatan teknologi yang efisien dan efektif, pemanfaatan kompetensi sumber daya manusia yang sesuai kebutuhan, kemampuan memaksimalkan kualitas aset-aset produktif untuk menjadi mesin uang, dan percepatan perputaran bisnis dengan kualitas pelayanan terbaik.

Kecerdasan operasional berarti kemampuan dari semua level sumber daya manusia untuk mempunyai energi positif yang seimbang; agar bisa menyatukan dirinya ke dalam sistem, strategi, kebijakan, regulasi, visi, misi, dan nilai-nilai; dalam semangat melaksanakan setiap tugas, pekerjaan, dan tanggung jawab yang sesuai rencana dan strategi, seperti yang tertulis.

Kecerdasan operasional mengajarkan motivasi dan semangat untuk bertindak dengan tegas dan benar. Kecerdasan operasional mengajarkan cara-cara mengeksekusi strategi dengan sempurna, tanpa terikat kepada sikap takut dalam keragu-raguan. Kecerdasan operasional berarti berani bertindak sesuai strategi, berani mengeksekusi setiap rencana dengan penuh percaya diri, dan berani mengambil risiko atas setiap tindakan yang dibuat.

Mental jago strategi di atas kertas haruslah diimbangi dengan mental jago operasional dilapangan secara maksimal. Sebab, sekarang ini sudah banyak sekali orang-orang pintar yang terpenjara di dalam konsep, analisa, dan saran. Dan sangat sedikit orang-orang pintar yang terdidik untuk melakukan operasional dan implementasi di lapangan sesuai strategi dan rencana.

Kecerdasan operasional haruslah menjadi jati diri, etika, budaya, dan moralitas perusahaan di dalam relasinya dengan stakeholder. Tanpa adanya kecerdasan operasional, perusahaan hanya akan menjadi beban buat stakeholdernya, dan tidak pernah menjadi aset yang menguntungkan stakeholder.

KEPEMIMPINAN DAN EMPATI

“Empati Berarti Mampu Menyatu Secara Emosional Ke Dalam Emosional Orang Lain.” – Djajendra

Empati? Kalau kita membuka kamus bahasa Indonesia, empati bermakna keadaan mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya di keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain. Nah, apakah mungkin pemimpin dengan kekuatan dan kekuasaan di tangannya memiliki empati pada  bawahannya?

Mahatma Gandhi adalah sebuah contoh pemimpin yang berempati kepada masyarakatnya. Beliau menanggalkan jas dan dasi, untuk kemudian memakai pakaian yang sangat sederhana, dan menyatu kepada masyarakatnya, dalam empati yang sempurna. Mahatma Gandhi juga adalah seorang pemimpin yang menyatu dalam kesadaran tertinggi untuk melayani orang lain dengan tulus, ikhlas, dan tanpa pamrih.

Kepemimpinan yang berempati berarti bisa memahami perasaan dan pikiran pengikutnya, atau mampu merasa senasib dengan pengikutnya dalam perjuangan menuju cita – cita dan harapan bersama.

Empati adalah sebuah nilai kehidupan yang dapat menghubungkan emosi pemimpin dengan pengikutnya untuk menghasilkan sebuah kekuatan mental dalam perjuangan meraih keberhasilan.

Empati menciptakan penyatuan persepsi dalam memandang setiap keadaan melalui kesadaran arah dan visi yang  sama. Empati juga merupakan salah satu sumber kredibilitas kepemimpinan yang dapat mendorong organisasi untuk memiliki keyakinan yang kuat untuk mencapai semua rencana sesuai misi, visi, dan nilai – nilai yang diusung bersama.

Pemimpin bukanlah superior, pemimpin adalah koordinator, motivator, fasilitator, dan evaluator
bagi seluruh pengikutnya dalam kerja sama yang bersinergi untuk dapat mencapai rencana, misi, dan visi yang telah disepakati. Empati diperlukan sebagai alat pengikat kebersamaan antara pemimpin dengan bawahan. Ikatan kebersamaan yang harus dapat memberikan rasa aman dan nyaman dalam hubungan yang saling percaya di dalam organisasi.

PENGEMBANGAN KARAKTER DIRI

“Karakter Diri Anda Yang Hebat Akan Menjadi Tembok Pertahanan Diri Yang Kuat Untuk Menghadapi Setiap Badai Dan Goncangan Kehidupan.” – Djajendra

“Karakter Itu Seperti Akar Yang Menjadi Pusat Dari Semua Pertumbuhan Diri Menuju Kepada Kehidupan Seperti Yang Diinginkan.” – Djajendra

“Karakter Ibarat Pohon Dan Reputasi Seperti Bayangannya. Bayangan Adalah Apa Yang Kita Pikirkan; Sedangkan Pohon Adalah Hal Nyata.” Abraham Lincoln

“Setiap Anda Bertindak Jujur, Kekuatan  Sukses Akan Menggerakkan Anda Ke Dalam Kesuksesan Yang Lebih Besar. Setiap Anda Berbohong, Bahkan Dengan Sedikit Kebohongan Yang Bermaksud Baik Sekalipun, Ada Kekuatan Besar Yang Mendorong Anda Ke Arah Kegagalan.” Joseph Sugarman, Penulis Dan Pemimpin Perusahaan.

“Ukuran Tertinggi Seseorang Bukanlah Di Mana Ia Berdiri Pada Saat Yang Nyaman Dan Menyenangkan, Melainkan Di Mana Ia Berdiri Pada Saat Ada Tantangan Dan Kontroversi.” – Martin Luther King.Jr

Sebagian besar kegagalan hidup disebabkan oleh ketidakmampuan diri sendiri untuk mengembangkan karakter yang kuat dan yang melindungi bakat dan potensi diri. Walaupun setiap hari Anda bekerja keras untuk masa depan Anda yang gemilang, jika karakter diri Anda tidak melindungi bakat dan potensi diri Anda, maka Anda pasti akan mengalami banyak kesulitan dalam perjalanan menuju puncak sukses Anda.

Lakukan sebuah evaluasi terhadap perkembangan karakter diri Anda. Evaluasi terhadap karakter diri sendiri hanya bisa Anda lakukan melalui integritas diri Anda yang jujur, dan melalui pengetahuan terhadap diri sendiri yang penuh dengan nilai-nilai kebaikan.

Dalam praktek evaluasinya, masuklah dalam keheningan dan buat diri Anda serileks mungkin, lalu secara jujur bayangkan atau visualisasikan diri sejati Anda di saat ini; bayangkan karakter diri yang menjadi kekuatan perjalanan hidup Anda; bayangkan juga karakter diri yang menjadi hambatan buat perjalanan hidup Anda menuju kepada sumber kebahagiaan hidup. Setelahnya, fokuskan diri Anda kepada semua kelebihan diri Anda di hari ini; kepada semua reputasi baik diri Anda terhadap kehidupan lain; dan pada semua kekuatan diri Anda yang berpotensi tumbuh menjadi sebuah kekuatan baru yang hebat. Lalu, visualisasikan atau bayangkan di dalam keheningan Anda tentang karakter-karakter baru yang Anda butuhkan dalam membawa hidup Anda sesuai harapan dan keinginan diri Anda. Lakukan praktek membayangkan hal-hal positif tentang diri Anda di dalam keheningan batin, pikiran, dan perasaan. Saat Anda di keheningan, jangan biarkan pikiran sadar Anda aktif. Masuklah ke dalam keheningan bersama gelombang otak di frekuensi antara level alpha sampai theta. Jangan biarkan gelombang otak Anda di frekuensi level delta atau pun  beta. Biarkan pikiran bawah sadar Anda yang aktif bekerja untuk menumbuh kembangkan karakter-karakter baru yang hebat buat diri Anda.

Pastikan Anda telah memiliki role model yang Anda inginkan. Jika Anda sudah memiliki seorang role model untuk membangun karakter diri Anda, Anda harus secara total mempelajari orang yang Anda jadikan sebagai role model Anda tersebut, dengan benar dan total. Luangkan waktu Anda dan berikan energi yang cukup untuk benar-benar mengenal orang yang ingin Anda copy karakternya. Amati role model Anda itu dengan sempurna. Kenali semua hal secara detail tentang role model Anda, dan ambillah hal-hal terunggul dari role model Anda, lalu abaikan semua kekurangan yang dimiliki role model Anda. Ingat, tidak pernah ada manusia yang sempurna, jadi janganlah terlalu terobesi kepada tampak luar role model Anda.

10 PERILAKU PERUSAK KARIR KERJA

”Anda Tahu Sebuah Pekerjaan Merupakan Panggilan Jiwa Anda, Ketika Anda Menyukai Kerja Keras Dan Rutinitasnya.” – Logan Pearshall Smith

1. Tidak Cerdas Secara Emosional

Hanya Anda seorang yang mampu bertanggungjawab kepada masa depan karir kerja Anda. Untuk itu, Anda butuh kecerdasan emosional untuk menjadikan diri Anda sebagai pribadi yang tangguh dan kokoh dalam perjuangan meraih karir yang cemerlang. Pastikan Anda mampu memanfaatkan emosi positif dalam setiap aspek pekerjaan Anda. Termasuk, kecerdasan Anda untuk menyingkirkan semua emosi negatif dari hidup Anda secara sempurna.

2. Tidak Cerdas Secara Intelektual

Anda wajib meningkatkan kompetensi diri Anda dengan pengetahuan dan keterampilan yang teruji secara baik melalui standar-standar manajemen yang andal. Pastikan Anda menjadi pribadi yang selalu mengasah intelektual diri Anda untuk menjadi kekuatan Anda dalam meraih karir yang lebih tinggi.

3. Tidak Cerdas Secara Spiritual

Manusia itu tidak pernah sempurna dan sangat rentan terhadap tekanan hidup. Oleh karena itu, Anda wajib mendekatkan diri kepada Tuhan Sang Maha Pencipta, agar setiap beban hidup yang berat dapat menjadi lebih ringan dengan restu Tuhan.

4. Tidak Mempercayai Pimpinan Dan Kolega
Pimpinan dan kolega Anda adalah jembatan menuju karir yang lebih tinggi. Jadi, pastikan Anda bersatupadu dengan pimpinan dan kolega Anda dengan rasa peduli, perhatian, tanggung jawab, dan kasih sayang. Gunakan kecerdasan intelekual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual Anda, lalu tunjukan diri Anda sebagai pribadi baik yang mau bekerja keras untuk membantu pimpinan dan kolega.

5. Sering Telat Masuk kantor

Kedisiplinan Anda merupakan cermin dari keperibadian Anda. Semua orang di kantor akan mengukur kualitas diri Anda dari kedisiplinan Anda terhadap semua hal-hal kecil. Misalnya saat Anda sering telat masuk kantor, orang-orang di kantor akan mencap Anda sebagai pemalas yang tidak disiplin dalam pekerjaan. Jadi, pastikan Anda menjadi pribadi yang tidak pernah telat masuk kantor, dan selalu berdisiplin dalam semua pekerjaan Anda.

6. Tidak Peduli Kepada Kenyamanan Customer

Customer di perusahaan Anda adalah penghasil nilai tambah bisnis di perusahaan Anda. Artinya, semakin nyaman dan puas customer dengan perusahaan Anda, maka peluang Anda untuk meningkatkan karir bersama perusahaan akan semakin berprospek terang. Jadi, apa pun pekerjaan Anda dan di mana pun posisi Anda, pastikan Anda selalu menomor satukan customer dalam hal apa pun.

7. Mencari-Cari Kesalahan Orang Lain

Saat Anda tidak mampu membuat diri Anda berguna dalam menata karir yang lebih tinggi, Anda akan terjebak pada perangkap mencari-cari kesalahan orang lain. Ingat! Mencari-cari kesalahan orang lain adalah penyakit mental yang paling berbahaya, dan hal ini akan menggiring Anda kepada kegagalan total dalam meraih karir yang lebih tinggi.

8. Sibuk Menghabiskan Waktu Dengan Masalah Pribadi

Jangan takut dan jangan gentar! Tidak akan terjadi apapun pada diri Anda saat Anda mau menjadi pribadi baik yang tercerahkan. Jadi, apa pun masalah hidup Anda saat ini berpikirlah secara positif, bertindaklah melalui emsoi baik, dan berlindunglah kepada Tuhan melalui doa-doa Anda.

9. Tidak Pernah Belajar Dan Ikut Training

Hanya sang pembelajar yang tahu jalan-jalan hebat untuk menuju puncak sukses karir tertinggi. Jadi, pastikan Anda adalah seorang pembelajar yang kreatif dan strategis buat masa depan karir Anda yang cemerlang. Ikuti seminar dan training yang sesuai dengan arah karir Anda.

10. Tidak Fokus Pada Tugas Dan Tanggung Jawab

Anda harus mampu bekerja dengan fokus yang jelas terhadap pekerjaan Anda. Kerjakanlah pekerjaan yang diberikan perusahaan kepada Anda secara total dan penuh tanggung jawab. Jangan arahkan pikiran Anda dari tugas dan tanggung jawab yang ada pada Anda saat ini.

Menggali Tambang Emas dari dalam Diri

“Lebih Banyak Emas Yang Telah Ditambang Dari Pikiran Manusia Dibandingkan Yang Pernah Digali Dari Dalam Bumi.”- Napoleon Hill

Setiap orang hidup bersama segudang harta karun yang terkubur di dalam dirinya. Setiap orang memiliki hak penuh untuk memanfaatkan harta karun tersebut buat kemakmuran dirinya dan orang – orang lain. Setiap orang memang diciptakan untuk menjalani kehidupan yang berkecukupan dalam kebahagiaan.

Apakah Anda menyadari keberadaan harta karun di dalam diri Anda? Apakah Anda merasakan segudang harta karun yang terkubur di dalam potensi diri Anda? Apakah Anda berkeyakinan bahwa segudang harta karun di dalam diri Anda sedang menunggu perhatian dan kerja keras Anda untuk dimanfaatkan?  Harapan saya, Anda mampu merasakan dan meyakini keberadaan segudang harta karun di dalam diri Anda.

Saya selalu memperhatikan bahwa orang – orang yang sadar, yakin, dan percaya akan timbunan harta karun di dalam dirinya, pasti akan menjalani hidupnya dengan penuh antusias, penuh semangat, dan bekerja keras siang dan malam untuk mengoptimalkan semua potensi dirinya buat mengangkat timbunan harta karun dari dalam dirinya.

Sebaliknya, orang-orang yang meragukan tentang keberadaan timbunan harta karun di dalam dirinya, selalu hidup dalam ketidaksabaran, selalu hidup dalam lingkaran kebutuhan hidup sehari-hari, selalu terperangkap kepada aksi dan reaksi kehidupan. Mereka tidak pernah mampu memahami timbunan harta karun di dalam dirinya, walau sejuta motivator mencoba mencerahkan pikiran dan perasaan mereka. Mereka tetap bingung, tanpa mau melakukan perubahan dan revolusi terhadap mind set dan perilaku hidupnya.

Ciptakan kekuatan diri dengan sistem, prosedur, etika, moral,  dan kerja keras dalam perasaan sabar. Lalu, fokuskan semua energi Anda untuk memulai penggalian terhadap tambang emas dan harta karun yang ada di dalam diri Anda. Selamat mencoba!