BEKERJA DENGAN TUJUAN YANG DAPAT DICAPAI

“Jangan Berspekulasi Terhadap Bisnis Anda Bila Anda Belum Memiliki Mindset Dan Karakter Seorang Penjudi, Nanti Anda Pasti Menderita.” – Djajendra

“Bermimpilah Setinggi Langit Untuk Masa Depan Anda. Dan, Pastikan Anda Telah Menuliskan Rencana-Rencana Yang Hebat Untuk Menetapkan Tujuan Yang Dapat Anda Jangkau.” – Djajendra

Mimpi yang berkualitas adalah mimpi yang selaras dengan tujuan hidup. Bila Anda benar-benar menginginkan sebuah hasil akhir seperti yang ada di dalam mimpi dan harapan Anda, maka Anda harus terlebih dahulu menuliskannya ke dalam sebuah rencana kerja dengan menetapkan tujuan dan sasaran yang jelas. Kemudian, siapkan mindset, fisik, karakter, dan kepribadian Anda yang sesuai dengan rencana yang Anda buat. Anda harus membuat diri sejati Anda menyatu ke dalam rencana Anda, serta mau menata disiplin dan komitmen diri untuk bertanggung jawab total terhadap rencana Anda tersebut.

Tindakan terbaik dihasilkan melalui tujuan yang tertata rapi dalam sebuah rencana kerja yang berkualitas. Tujuan yang dibuat tersebut harus dapat dicapai melalui cara-cara yang paling sederhana dan mudah. Buatlah tujuan yang dapat dijangkau melalui banyak cara dan banyak strategi. Jangan pernah memiliki tujuan yang sulit untuk dijangkau atau tidak mudah untuk dicapai; nanti Anda pasti kecewa, menderita, ketakutan, kesulitan, dan stres. Buatlah segala keinginan dan mimpi-mimpi Anda dalam sebuah tujuan yang mampu Anda capai.

Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan seorang klien yang sangat frustrasi, marah dan meragukan diri sendiri terhadap bisnis yang sedang dia jalankan. Setelah mendengarkan persoalannya, saya mendapatkan gambaran bahwa klien saya ini telah membuat rencana dan tujuan bisnis yang sangat berisiko tinggi untuk menjangkau kinerja bisnisnya. Dia tidak memperhitungkan realitas dalam menyusun rencana dan tujuan. Dia hanya mengikuti kemauan dirinya sendiri tanpa mau memahami mindset pasar. Hasilnya, dia stres dan menderita oleh ketakutannya kepada risiko dan ketidakpastian dari target bisnisnya.

Setiap menetapkan tujuan, tujuan tersebut haruslah masuk akal. Boleh-boleh saja Anda menjadi pribadi yang sangat berani untuk berspekulasi terhadap realitas pasar. Tetapi, untuk hasil akhir yang sesuai dengan target, Anda harus selalu membuat rencana dan tujuan yang sifatnya mudah untuk dikerjakan dan dicapai. Jangan berspekulasi terhadap bisnis Anda bila Anda belum memiliki mindset dan karakter seorang penjudi, nanti Anda pasti akan meragukan diri sendiri dalam penderitaan batin yang membuat Anda tidak bahagia.

Bertanyalah kepada diri sendiri tentang kompetensi dan potensi yang Anda miliki sebelum menetapkan tujuan. Tuliskan rencana kerja dengan memahami kompetensi dan potensi secara sempurna. Pastikan Anda mampu  melihat dengan jelas kemampuan Anda dan tim dalam upaya untuk mencapai tujuan tanpa banyak hambatan dan halangan.

Jangan pernah menetapkan tujuan yang membuat Anda dan tim panik dan cemas untuk mendapatkan hasil akhir seperti yang diinginkan. Tetapi, buatlah tujuan yang membuat Anda dan tim sangat optimistis dalam gairah untuk segera memenuhi semua target sesuai rencana dan tujuan. Buatlah tujuan yang masuk akal dengan tingkat risiko yang minimal dalam mewujudkannya. Doronglah setiap orang dan diri Anda sendiri melalui rencana dan tujuan yang mampu menciptakan motivasi yang luar biasa, dalam kepercayaan diri yang tinggi, untuk mendapatkan hasil akhir yang gemilang.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MANAJEMEN DIRI

“Dalam Tubuh Yang Sehat Dan Bugar Ada Energi Jiwa Yang Sangat Tangguh Dan Kokoh Untuk Meraih Impian.” – Djajendra

“Tubuh Adalah Rumah Dari Jiwa. Bila Tubuh Tidak Terurus, Maka Jiwa Akan Hidup Dalam Perasaan Kekurangan.” – Djajendra

Semangat hidup dengan energi yang luar biasa muncul dari kondisi kebugaran tubuh dan kedewasaan jiwa. Bila tubuh sehat dan bugar, maka tubuh akan memiliki kekuatan untuk bergerak secara lebih proaktif dalam mewujudkan semua harapan dan impian. Hanya tubuh satu-satunya yang kita miliki untuk menampung jiwa dan pikiran kita. Bila tubuh tidak bugar dan tidak sehat, maka jiwa akan menjadi malas atau kurang berenergi untuk merespon harapan dan keinginan.

Menjaga dan merawat kebugaran tubuh akan mempengaruhi kesehatan diri untuk jangka waktu yang panjang, sehingga hal ini memungkinkan seseorang untuk berpikir dan bertindak sesuai harapannya di seluruh proses hidupnya. Termasuk, menguatkan kepercayaan diri untuk melatih atau mempersiapkan diri dengan berbagai kemampuan dan keterampilan untuk bisa menguasai bidang kehidupan yang diinginkan.

Manajemen diri terhadap tubuh dan jiwa adalah sebuah hal yang sangat penting, tapi biasanya orang-orang tidak menganggapnya penting. Oleh karena itu, pastikan Anda serius untuk mengelola diri sendiri dengan cara-cara yang terukur dan terevaluasi dengan baik; pastikan Anda telah menciptakan program untuk melatih tubuh Anda secara rutin dan teratur; pastikan Anda telah mengikuti olahraga yang Anda sukai, dan selalu bergerak bersama hati yang bahagia untuk membuat tubuh Anda semakin bugar dan sehat; pastikan Anda tidak terlalu berlebihan dalam berolahraga; dan miliki keseimbangan diri yang terukur untuk semua aktivitas olahraga Anda.

Bila Anda belum memahami gerak, langkah, dan tata cara terbaik dari olahraga yang Anda sukai; maka temukan seorang pelatih yang baik untuk mengajari Anda tentang cara berolahraga yang benar. Sebab, salah-salah gerak bukan kebugaran dan kesehatan yang didapat, tapi cedera yang didapat. Oleh karena itu, belajarlah dari orang-orang yang lebih memahami tentang hal-hal yang ingin Anda lakukan bersama olahraga Anda. Tubuh adalah rumah dari jiwa, bila tubuh tidak terurus maka jiwa akan hidup dalam depresi dan kekurangan. Oleh karena itu, pastikan Anda mampu menjadi lebih spesifik tentang lamanya waktu untuk berolahraga, dan jenis olahraga yang Anda pilih. Jadikan olahraga untuk kesehatan dan kebugaran tubuh dan jiwa Anda, bukan untuk mengikuti kemauan ego dan nafsu yang berlebihan terhadap olahraga kecintaan Anda.

Manajemen diri sendiri berarti Anda bertanggung jawab total untuk melakukan apa yang diperlukan agar tubuh dan jiwa Anda selalu dalam kondisi terbaik. Bila Anda lalai terhadap manajemen diri Anda, maka Anda berpotensi mengundang berbagai penyakit ke dalam tubuh dan jiwa Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda antusias dan memiliki motivasi yang tinggi untuk mengubah perilaku melalui gaya hidup sehat yang terkelola dalam keseimbangan hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN SELF DISCIPLINE

DMU 003 2013

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

SELF DISCIPLINE

PROGRAM PELATIHAN DISIPLIN DIRI 3 JAM

“Kebiasaan dimulai dengan pikiran yang tak berbahaya, seperti jaring laba-laba yang lemah. Kemudian karena sering dilakukan, jaring itu menjadi kabel yang tak bisa dihancurkan, dan bisa membelenggu atau memperkuat kehidupan.” – denis waitley, psychology of winning

“Disiplin diri yang keluar dari kekuatan motivasi diri sendiri menjadi sangat kuat untuk memperkuat komitmen diri.” – djajendra

DESKRIPSI

Disiplin diri positif diperlukan untuk menciptakan kebiasaan berpikir, bertindak, dan berbicara yang tepat waktu serta yang terukur dalam jadwal dan manajemen waktu untuk mencapai tujuan. Motivasi disiplin diri diperlukan untuk mematuhkan diri pada tugas dan tanggung jawab secara efektif, efisien, dan produktif.

Disiplin diri adalah salah satu kualitas diri yang sangat menentukan keberhasilan dalam meraih impian hidup. Disiplin diri merupakan tindakan dari dalam diri untuk mencapai kemenangan diri sesuai target yang terencana. Disiplin diri memotivasi setiap orang untuk berlatih secara total di dalam dan di luar fisik kehidupan. Berlatih di dalam fisik kehidupan artinya berlatih secara mental dengan menggunakan kecerdasan imajinasi untuk mencapai prestasi yang diinginkan. Berlatih di luar fisik kehidupan artinya berlatih melalui kecerdasan fisik dan panca indra. Pelatihan motivasi ini memberikan ulasan disiplin diri secara lugas dan sederhana untuk memampukan peserta melatih mental pemenang dalam semua aspek pekerjaan dan kehidupan.

Materi Pembahasan Terfokus Pada Hal-Hal Berikut:

·        Membangun kebiasaan positif untuk selalu bangkit dari kekalahan, berlatih, berkomitmen, berjuang, dan tidak pernah menyerah untuk mencapai hal-hal yang diinginkan dalam hidup.

·        Memahami manfaat dari hasrat, informasi, motivasi, kreatifitas, dan repetisi dalam membangun disiplin diri.

·        Fungsi manajemen waktu dan jadwal  untuk memperkuat disiplin diri.

·        Peran tanggung jawab sebagai energi disiplin diri.

·        Disiplin diri untuk fokus pada prioritas pekerjaan yang harus dilakukan.

·        Perilaku yang menyelesaikan dan menghindari penundaan tugas.

·        Disiplin diri untuk memperkuat kualitas kehidupan rutin.

·        Mencurahkan potensi secara efektif dan produktif melalui disiplin diri, serta mengalokasikan waktu secara bijak dan cerdas untuk pertumbuhan dan kesuksesan diri sendiri.

·        Disiplin diri untuk mind set yang mengembangkan kebiasaan, di mana nantinya kebiasaan tersebut bisa melakukan pekerjaan untuk diri sendiri.

·        Kontrol atas diri sendiri untuk mengendalikan waktu, serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan berorientasi pada disiplin diri sendiri yang positif.

·        Disiplin diri melalui teknik visualisasi.

·        Belajar memperhatikan orang-orang dalam hidup Anda dan melihat sejauh mana disiplin diri dan kebiasaan membantu mereka mencapai tujuan.

Untuk training hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505 

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PANIK OLEH HAL-HAL KECIL

“Emosi Sabar Dan Tenang Adalah Obat Mujarab Untuk Mengobati Perasaan Panik Dan Cemas.” – Djajendra

Mungkin setiap orang pernah mengalami perasaan panik oleh hal-hal sepele. Misalnya, panik karena tidak punya baju yang pas untuk ke pesta; panik karena harus menunggu pelayanan yang terlalu lama; panik karena jalanan macet total; panik karena  tidak menemukan barang yang dicari; panik karena listrik mati; panik karena komputer diserang virus; panik karena takut rugi; panik karena tidak dapat tiket pesawat; panik karena ini dan itu.

Sering sekali hal-hal kecil bisa mendatangkan perasaan cemas yang luar biasa. Kemarin, seorang kenalan saya terlihat sangat panik oleh situasi dan kondisi yang dialaminya sejak pagi hingga sore hari. Dia mengalami beberapa pelayanan publik yang membuatnya merasa menunggu terlalu lama dalam ketidakadilan pelayanan. Padahal hari itu dia telah mengatur hari nya dengan beberapa janji. Saya mengatakan kepadanya untuk sabar dan menerima segala sesuatu apa adanya dalam ketenangan pikiran. “Tetap tenang dan sabar, hubungi kembali orang-orang yang kamu janjian ketemu, dan jelaskan kepada mereka bahwa kamu mungkin terlambat karena sedang menunggu untuk urusan yang tidak mungkin ditinggalkan.” Kata saya kepadanya. Menjadi jujur adalah hal terbaik dalam situasi apa pun, daripada panik atau mencemaskan sesuatu dalam ketidakpastian.

Sering sekali dalam aktivitas sehari-hari muncul hal-hal di luar kendali diri sendiri. Seperti kasus kenalan saya tersebut, dia menunggu terlalu lama untuk sebuah urusan yang seharusnya bisa diselesaikan paling lama tiga puluh menit. Waktu untuk menunggu tersebut tidak ada di dalam rencananya di hari itu, dan hal itu di luar kendali dirinya. Oleh sebab itu, dia panik dan sangat mencemaskan dirinya terhadap komitmennya kepada beberapa pihak lain. Mencemaskan atau mempanikkan hal-hal di luar kendali diri sendiri adalah perbuatan sia-sia. Panik dan cemas akan meningkatkan energi negatif di dalam diri, dan itu sangat merugikan kesehatan mental dan fisik diri sendiri.

Saya pribadi pernah mengalami masa-masa penuh kepanikan dan kecemasan. Sejak usia 20 tahunan, saya telah berinvestasi di pasar uang dan pasar modal. Banyak hal-hal kecil dan rumor-rumor yang tidak pasti dapat membuat saya panik dan cemas. Intinya, sebagai seorang investor saya takut kepada risiko, dan setiap risiko membuat saya cemas dan panik. Padahal, risiko adalah hal yang pasti dan normal dalam investasi. Saya lupa diri bahwa pasar tidak mungkin berada dalam kendali diri saya, pasar investasi selalu berada dalam kendali risiko dan ketidakpastian. Tetapi, dalam perjalanan hidup dengan berbagai pengalaman dan bertambahnya usia, saya menemukan kesadaran untuk tidak panik dan tidak mencemaskan hal apa pun di dalam hidup ini. Saya mulai bangun pagi hanya untuk hidup bersama kedamaian, kebahagiaan, kesehatan, kesejahteraan, dan ketenangan batin. Walaupun untuk itu semua, saya harus menjadi murid kehidupan dan selalu menjadi pembelajar seumur hidup agar hal-hal yang saya inginkan bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari saya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVATOR TERBAIK

“Motivator Terbaik Itu Hidup Di Dalam Diri Sejati Anda, Bangkitkan Sang Motivator Terbaik, Dan Jadikan Diri Anda Unggul Dalam Kehidupan Anda.” – Djajendra

“Ketika Gairah Hidup Mengalir Bebas Di Dalam Diri Anda, Energi Motivasi Akan Menguat Dalam Sugesti Sukses Anda.” – Djajendra

“Jauhi Orang Yang Mencoba Mengecilkan Ambisimu. Orang Kerdil Selalu Melakukannya, Tapi Orang Yang Benar-Benar Hebat Membuatmu Merasa Bahwa Kau Juga Bisa Jadi Hebat.” – Mark Twain

Kemampuan diri Anda untuk menyalakan api motivasi dengan kekuatan sugesti sukses akan menggerakan semangat pantang menyerah dalam diri Anda di sepanjang masa. Anda terlahir untuk sukses dan oleh karenanya Anda wajib menyiapkan diri Anda secara sungguh-sungguh dengan mindset yang luar biasa untuk menjadi pribadi yang luar biasa. Jangan pernah ragu atau pun bimbang untuk meraih sukses yang Anda inginkan. Jadikan hari ini sebagai hari terbaik Anda, jadikan hari ini sebagai hari kehidupan yang Anda cintai, dan pastikan Anda melangkah dengan penuh optimis untuk mendapatkan masa depan yang cemerlang seperti yang ada di dalam imajinasi Anda.

Motivator nomor satu terbaik dalam kehidupan ini adalah diri Anda sendiri. Anda dengan kekuatan percaya diri yang sangat persisten, dan dengan tekad untuk mendapatkan apa yang Anda impikan, adalah Anda yang telah memiliki energi motivasi melalui tingkat sugesti sukses dalam level yang sangat tinggi. Sugesti sukses sangat diperlukan untuk bisa tetap menjaga api motivasi agar tetap menyala di dalam diri. Bila Anda cerdas menjaga api motivasi Anda dalam setiap kondisi dan keadaan hidup Anda, maka Anda telah memiliki kekuatan motivasi yang luar biasa untuk mendapatkan apa pun yang Anda inginkan.

Dalam realitas kehidupan, ada orang-orang yang sangat mudah termotivasi dengan potensi dirinya sehingga dia mampu menjadikan dirinya sendiri sebagai inspirasi untuk meraih impian; ada juga orang-orang yang sangat tergantung kepada inspirasi atau pun pada kata-kata motivasi dari luar dirinya untuk membuat dirinya menjadi semakin yakin akan perjuangannya dalam mencapai keunggulan; tapi ada juga orang-orang yang sangat sulit menerima arti motivasi, dan hal ini disebabkan oleh rasa percaya diri yang sangat rendah, dan juga lingkungan kehidupan yang sangat pesimistis. Di sinilah peran motivator dari luar diri sangat diperlukan, yaitu untuk membangun pikiran dan perasaan agar membentuk kepercayaan diri untuk dapat meraih sukses. Motivator dari luar diri harus memiliki keterampilan untuk menyentuh dan mempengaruhi pikiran bawah sadar dari orang-orang pesimis tersebut, agar mereka dapat diberikan sugesti sukses untuk meraih sukses yang mereka inginkan.

Ketika seseorang memiliki sugesti terhadap sukses, maka secara otomatis energi motivasi di dalam dirinya akan bergerak dan mendorong dirinya untuk meraih sukses tersebut. Oleh karena itu, tugas utama seorang motivator adalah memberi nilai-nilai kehidupan yang memperkuat keyakinan untuk membangun sugesti sukses. Kekuatan motivator ada pada kesediaan batin dan pikiran para pendengarnya untuk menerima kata-kata dari motivator. Jika para pendengar menganggap ucapan dan kata-kata motivator itu tidak mungkin dijalankan dalam realitas kehidupan sehari-hari, maka motivator pasti telah gagal memberikan motivasi. Oleh karena itu, motivator harus selalu memiliki keterampilan untuk membuka batin dan pikiran terdalam dari para pendengarnya, agar mereka bersedia dengan tulus untuk menerima kata-kata dan ucapan motivator.

Seluruh proses memberi motivasi adalah kejadian “Self Motivation”, artinya seseorang yang diberi motivasi itu sesungguhnya adalah pribadi yang sangat berperan dalam membangun sugesti sukses di dalam dirinya. Jika Anda pernah melihat motivator melakukan motivasi dengan begitu hebatnya, sadarilah bahwa kemampuan yang luar biasa itu justru datang dari keinginan para pendengar yang bersedia dirinya dimotivasi oleh motivator. Bila para pendengar sejak awal sudah menolak dan tidak suka kepada motivator, maka motivator akan kehilangan kepercayaan dari para pendengar. Oleh sebab itu, motivator harus selalu hadir dengan hati yang tulus dengan keunggulan teknik dan gaya memotivasi, agar dapat membangun kepercayaan dan kualitas yang tinggi diantara pendengar dan motivator.

Motivasi adalah masalah hati. Saat hati para pendengar tertutup oleh keyakinan lama dirinya, maka setiap kata dan ucapan motivator akan terdengar seperti tanpa nilai dan makna. Setiap orang dapat dimotivasi selama yang bersangkutan mau atau tidak menolak untuk dimotivasi; mau berkomunikasi dan berinteraksi dengan motivator bersama sikap baik; memiliki kemampuan untuk fokus pada setiap proses motivasi; memiliki kemampuan untuk menyimak secara mendalam setiap ucapan dan kata-kata motivator; memiliki antusiasme untuk terlibat dalam pembahasan tentang besarnya potensi diri yang harus diaktifkan melalui energi motivasi. Para pendengar harus memiliki respek yang tinggi terhadap motivator, respek yang tinggi ini akan mengembangkan kemampuan mereka untuk fokus kepada semua hal yang dibicarakan oleh motivator.

“Tak Ada Yang Nyata, Kecuali Pikiran Kita Membuatnya Nyata.” – William Shakespeare

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BISNIS DAN KERJA TIM

“Nilai-Nilai Kolaborasi Dan Sinergi Harus Diinternalisasikan Ke Dalam Pikiran Dan Perasaan, Karena Hal Ini Akan Membuat Tim Anda Solid Selamanya.”-Djajendra

Hampir semua pekerjaan di perusahaan harus diselesaikan melalui kerja tim, meskipun karyawan harus menjadi bagian dari tim yang terpisah berdasarkan unit kerja dan departemen yang beda fungsi dan peran. Tetapi,  untuk mengejar tujuan besar perusahaan, setiap perbedaan dari fungsi dan peran itu harus berkolaborasi, berkoordinasi, berkomunikasi, bersinergi, dan menyatu dalam satu persepsi untuk kinerja terbaik.

Sudah menjadi rahasia bahwa persoalan kerja sama diantara semua unit kerja dalam perusahaan bukanlah persoalan mudah dan sederhana. Diperlukan komitmen dan keikhlasan dari masing-masing individu untuk menghapus ego dan kepentingan pribadi buat sebuah tujuan besar perusahaan.

Secara konsep dan teori sangat gampang untuk berbicara tentang kerja sama dalam tim, tapi dalam realitas akan menjadi sangat sulit, dan membutuhkan sangat banyak pengetahuan lain di luar pengetahuan tim building itu sendiri.

Karyawan biasanya sangat memahami bahwa pekerjaan mereka akan menjadi semakin berkualitas dan berkinerja, jika pekerjaan itu dikerjakan secara bersama-sama melalui proses kerja yang melibatkan semua fungsi dan peran kerja secara berkualitas dalam integritas yang tinggi. Tetapi, karyawan biasanya kurang mampu untuk melakukan pengendalian diri buat kerja sama yang berkualitas.

Sekarang ini di era yang penuh dengan kompetisi, semua bisnis membutuhkan kerja tim, dan semakin mengandalkan keterlibatan setiap individu karyawan dan pimpinan untuk menyatu dalam kerja sama buat produktivitas dan kualitas terbaik di semua aspek pelayanan perusahaan kepada stakeholders.

Kemampuan perusahaan dalam membangun kerja sama tim tidak boleh berhenti ditahap konsep dan impelementasi, tapi harus ditindaklanjuti dengan memberikan pencerahan untuk pengembangan kepribadian individu dalam melakukan kerja sama secara ikhlas dan penuh tanggung jawab.

Bekerja dalam tim merupakan bagian dari setiap proses kerja di perusahaan, tetapi hal itu tidak berarti secara otomatis akan menciptakan kerja sama tim yang solid dan kuat, diperlukan perencanaan, manajemen, komitmen, tanggung jawab, dan ketulusan dari setiap individu dan unit kerja untuk membangun dan menangani semua proses pekerjaan dengan efektif.

Sebuah tim kerja akan memberikan manfaat yang signifikan kepada perusahaan, bila di dalam tim itu setiap orang bisa saling memahami kepribadian yang berbeda, dan memfokuskan perhatian pada kekuatan dari masing-masing anggota tim, serta menghindarkan diri untuk melihat kekurangan orang lain.

Perusahaan harus secara proaktif dalam niat tulus dan ikhlas untuk membangun kekuatan kerja sama tim melalui pengembangan bakat dan potensi setiap individu. Termasuk, bakat dan potensi individu mampu disesuaikan, direncanakan dan ditindaklanjuti untuk visi dan misi perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HIDUP TANPA MENGELUH

“Kesabaran Adalah Emosi Positif Yang Akan Menjinakkan Emosi Mengeluh.” – Djajendra

Berhenti mengeluh berarti tidak ingin melihat kehidupan dari sisi kekurangannya, tapi bersedia melihat kehidupan dari sisi kelebihannya di setiap keadaan. Apakah Anda telah siap untuk hidup tanpa berkeluh-kesah? Bila Anda siap melalui hari-hari Anda tanpa mengeluh, maka hal ini akan menjadi sebuah perjuangan tanpa henti di setiap detik kehidupan Anda. Anda harus menyiapkan fondasi diri yang kuat dan unggul untuk menangkal setiap perilaku mengeluh dari luar dan dalam diri Anda. Pastikan Anda serius dan memiliki keyakinan yang sangat kuat untuk tidak membicarakan hal-hal yang berpotensi untuk menjadi energi mengeluh.

Mengeluh adalah sebuah perilaku yang paling mudah ditemukan di dalam kehidupan. Belum lama ini, saya menyaksikan sebuah program televisi yang memperlombakan anak-anak untuk berceramah. Saya melihat anak-anak tersebut berceramah dengan isi materi yang sebagian besar mengeluh. Mulai dari sekolah rusak, jalan rusak, dan hal-hal lain yang bersifat mengeluh. Para pemimpin juga sering sekali berpidato dihadapan rakyatnya sambil mengeluh. Energi mengeluh adalah energi negatif yang ternyata paling laku untuk dijual. Dan, sangat banyak orang – orang ternyata suka mendengarkan keluhan-keluhan yang membicarakan kekurangan dan keprihatinan daripada membicarakan hal-hal positif yang bebas keluh-kesah.

Bila orang-orang sudah mulai lebih banyak mencurahkan waktu, energi, dan sumber daya untuk menciptakan keluh-kesah, maka hal ini akan menjadi awal dari kemunduran dan menjauhkan diri mereka dari sumber energi positif. Orang-orang yang suka mengeluh akan terjebak di dalam sumber kehidupan negatif dan biasanya tidak akan bermanfaat untuk kehidupan orang banyak, dan mungkin juga tidak akan bermanfaat untuk diri mereka sendiri.

Suatu ketika saya bertanya kepada seorang sahabat saya yang suka mengeluh. “Kenapa Anda sering sekali mengeluh?” Tanya saya. “Kenapa ya?” Saya mengeluh karena saya frustasi memikirkan hal-hal yang seharusnya sudah dapat diselesaikan, tapi masih belum selesai, oleh karenanya saya mengeluh.” Kata sahabat saya tanpa beban. Mengeluh adalah sebuah sikap negatif yang akan mengurangi kualitas positif diri sendiri. Bila semua orang mengeluh, maka mereka semua akan memancarkan energi negatif ke dalam kehidupan. Dan hal ini akan menciptakan lingkungan kehidupan yang tidak produktif. Lingkungan kehidupan yang tidak produktif akan menghasilkan orang-orang miskin yang menggantungkan nasib dan kehidupannya di tangan orang lain, mereka tidak akan mampu menjadi mandiri untuk bertanggung jawab penuh terhadap kehidupan mereka. Mereka akan membiarkan diri mereka melalui keluh-kesah untuk mendapatkan bantuan dari orang lain.

Setiap orang wajib untuk bertanggung jawab terhadap perasaannya kepada realitas kehidupan. Bila realitas kehidupan belum menciptakan atau mengarahkan perasaan dirinya ke sesuatu yang positif, maka dia harus bersabar dan mau secara proaktif berjuang, untuk membuat perasaannya mengarah kepada hal-hal positif yang dia inginkan dari kehidupan. Dan tidak mengeluh tentang apa pun, tapi menerima segala hal dengan jiwa besar dalam perasaan syukur.

Di saat orang-orang tidak sabar, maka mereka akan menjadi terburu-buru untuk mengejar yang diinginkan. Perilaku terburu-buru akan diikuti oleh risiko melalui perasaan cemas. Perasaan cemas yang di luar kendali perasaan sabar akan menghasilkan sikap mengeluh. Sikap mengeluh akan membuat diri tidak bahagia. Ini semua mungkin akan menjadi sebuah energi kehidupan yang secara bertahap terus membesar dan pada akhirnya akan membuat diri terjebak di dalam jurang kehidupan yang penuh penderitaan batin.

Melalui hari-hari tanpa mengeluh berarti Anda siap menunggu perjuangan dengan perasaan sabar; siap membuat diri Anda tidak merasa ada yang menunda-nunda atau mengulur-ulur sebuah momentum penting di dalam hidup Anda; Anda siap melakukan hal-hal yang bisa Anda lakukan melalui fokus yang paling menguntungkan Anda; Anda siap untuk merasa sabar dengan siapa pun atau untuk menunggu sesuatu dari mana pun. Perasaan sabar akan melepaskan perasaan-perasaan cemas, dan akan memotivasi Anda untuk menggunakan waktu kehidupan secara positif dan produktif, untuk hal-hal yang menciptakan kebahagiaan, keuntungan, kedamaian, dan kesejahteraan untuk diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SOFT SKILLS KARYAWAN

“Bekerja Dengan Orang-Orang Yang Kurang Memiliki Kemampuan Komunikasi Dapat Menjadi Pengalaman Frustrasi Dan Sakit Hati.” – Djajendra

Setelah perusahaan merekrut karyawan, sebaiknya karyawan tersebut dilatih dengan keterampilan dasar yang harus mereka miliki untuk menjalankan pekerjaan di perusahaan. Khususnya untuk menguasai budaya perusahaan, komunikasi dan interaksi di internal perusahaan, manajemen waktu, manajemen marah, keterampilan bekerja sama, keterampilan menjalankan peran dan fungsi organisasi, dan keterampilan untuk selalu produktif, efektif, bersama integritas dan etika. Semua ini harus diajarkan dan dilatih secara terus-menerus sehingga karyawan menjadi ekselen untuk berkontribusi secara profesional kepada perusahaan.

Perusahaan tidak hanya cukup menyerahkan tanggung jawab pekerjaan kepada karyawan, tanpa melengkapi mereka dengan sebanyak mungkin keterampilan dasar agar para karyawan tersebut mampu berprestasi dan sukses di tempat kerja. Biasanya, karyawan baru hasil lulusan perguruan tinggi, memiliki pengetahuan yang sangat memadai, tapi memiliki keterampilan dasar yang sangat minim, serta tidak memiliki pengalaman untuk berkomunikasi kepada stakeholder melalui panduan etika bisnis dan etika kerja yang profesional.

Dalam hal penguasaan keterampilan dasar, saya selalu mengamati bahwa orang-orang yang sudah sangat berpengalaman pun sering sekali sangat minim kemampuan keterampilan dasarnya. Akibatnya, mereka menjadi sumber daya manusia yang menghambat kualitas dan pelayanan kerja terbaik di tempat kerja. Di sini, perusahaan harus turun ke sebuah awal untuk melatih kembali setiap karyawan yang miskin keterampilan dasar tersebut dengan berbagai keterampilan dasar, agar mereka bisa menjadi pribadi-pribadi unggul yang menciptakan kualitas kerja dan pelayanan kerja terbaik di dalam organisasi.

Keterampilan dasar karyawan bisa hard skill atau pun soft skill. Untuk hard skill biasanya tidak sulit, dan perusahaan dengan sangat mudah mampu melakukan evaluasi dan penilaian atas kemampuan hard skill karyawan. Tetapi, hal ini tidak berlaku untuk penilaian terhadap soft skill. soft skill seperti kemampuan interpersonal, kecerdasan emosional, kecerdasan integritas, dan kecerdasan etika tidaklah mudah untuk dinilai. Para penilai soft skill juga tidak bisa sembarangan orang, sebab di dalam soft skill semua hal-hal akan saling berkaitan dan menyatu ke dalam kepribadian seseorang secara unik, sehingga diperlukan penilai dengan kepribadian dewasa yang tercerahkan oleh empati dan nilai-nilai positif kehidupan.

Berikut ini ada tiga hal dalam soft skills yang tidak boleh diabaikan oleh siapa pun di internal perusahaan. Ketiga hal tersebut adalah keterampilan dasar komunikasi, keterampilan dasar pemecahan masalah, dan keterampilan dasar interpersonal.

Keterampilan dasar komunikasi adalah sebuah ketrampilan dasar yang sangat menentukan keberhasilan di tempat kerja. Bekerja dengan orang-orang yang kurang memiliki kemampuan komunikasi dapat menjadi pengalaman frustrasi dan sakit hati. Oleh karena itu, perusahaan harus sangat peduli untuk melatih secara terus-menerus terhadap setiap karyawan tentang kemampuan membaca, menulis, mendengar, dan berbicara secara efektif kepada stakeholder dalam sifat baik, tatakrama dan sopan-santun. Khususnya, dalam hal membaca, menulis, dan mendengar. Biasanya, ketiga hal ini selalu diabaikan, dan perusahaan selalu lebih suka memperhatikan komunikasi berbicara efektif. Padahal kemampuan untuk membaca dan memahami dokumen-dokumen dalam pelayanan organisasi kepada stakeholder sangatlah menentukan kualitas interaksi dengan stakeholder; kemampuan untuk menulis dan memilih kata-kata yang tepat dan santun dalam penulisan melalui email ataupun penulisan untuk kepentingan stakeholder dalam bentuk non email sangatlah membangun reputasi perusahaan; dan kemampuan untuk mendengarkan secara aktif tentang stakeholder juga tidak kalah pentingnya dalam menciptakan komunikasi yang luar biasa dengan stakeholder.

Keterampilan dasar pemecahan masalah adalah keterampilan dasar yang sangat menentukan kemampuan setiap orang untuk mendapatkan solusi yang hebat, serta untuk bisa menghindari kesalahan dan konflik. Hal ini termasuk tentang cara mengidentifikasi masalah, brainstorming untuk menghargai pendapat orang lain dan untuk menemukan solusi terbaik, mengevaluasi suatu keadaan untuk mendapatkan jawaban alternatif untuk sebuah keadilan, dan kecerdasan untuk menerapkan ide-ide terbaik buat kebahagiaan stakeholder. Tujuan utama dari pemecahan masalah adalah untuk menyelesaikan masalah secara efektif, produktif, wajar, dan adil.

Keterampilan dasar interpersonal adalah sebuah keterampilan dasar yang sangat menentukan kerja sama dan kontribusi karyawan untuk keberhasilan perusahaan. Itulah sebabnya, mengapa karyawan perlu untuk mengembangkan kualitas seperti empati, kecerdasan emosi, sikap baik, perilaku positif, dan keterampilan untuk mendukung kebutuhan kerja organisasi. Pastikan bahwa karyawan sudah tercerahkan untuk memahami betapa pentingnya keterampilan interpersonal ini. Kemudian, bentuk mind set dan bangkitkan semangat karyawan untuk selalu menjaga sikap positif, bekerja pada ketegasan sop, mencegah ketegangan di tempat kerja, kemampuan untuk mengatasi masalah, kemampuan untuk bekerja dalam integritas diri, kemampuan untuk menjalankan etika dan prinsip-prinsip kerja berkualitas, serta kecerdasan untuk menyelesaikan konflik yang merugikan organisasi dan stakeholder.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGOREKSI DIRI

“Mengoreksi Terhadap Diri Sendiri Akan Membuat Dirimu Memahami Siapa Dirimu Di Hari Ini.” – Djajendra

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas diri adalah dengan sering-sering melakukan koreksi terhadap diri sendiri. Kenapa diri sendiri harus dikoreksi? Sebab, manusia tidak pernah sempurna, manusia sangat mudah tergelincir ke dalam kesalahan, manusia sangat mudah ke luar dari jalur visinya oleh berbagai godaan kehidupan. Bila Anda tulus untuk mengoreksi diri sendiri, itu berarti Anda telah memahami bahwa diri Anda tidak sempurna, dan hal ini akan menjadikan Anda lebih rendah hati untuk selalu belajar tentang hal-hal baru untuk menumbuhkan kualitas diri.

Setiap hari adalah hari perubahan; setiap hari adalah hari pembelajaran terhadap realitas baru; setiap hari adalah hari untuk mengevaluasi diri sendiri; dan setiap hari adalah hari untuk mengoreksi diri sendiri dari hal-hal yang salah arah. Dengan pemahaman seperti itu, Anda akan menemukan diri Anda menjadi sangat kuat dan tidak rentan terhadap hal-hal yang memudarkan harapan dan keinginan. Saya selalu berpendapat bahwa lebih baik kita tampak bodoh, tapi tetap berada di jalur visi yang terang menderang, daripada kita merasa sangat pintar, tapi bingung dengan arah perjalanan diri kita sendiri.

Kehidupan selalu beriringan dengan risiko dan peluang. Risiko berpotensi menimbulkan rasa takut dan ragu, sedangkan peluang selalu menimbulkan antusias dan senang. Persoalannya, risiko dan peluang sering sekali sangat sulit untuk dibedahkan. Sesuatu yang terlihat sangat berisiko mungkin saja menjadi sebuah peluang yang luar biasa. Dan sebaliknya, sebuah peluang besar mungkin saja menjadi risiko yang merugikan. Diri yang tercerahkan dalam kerendahanhati untuk melakukan koreksi terhadap sikap, pikiran, perasaan, tindakan, rencana, dan keadaan; akan menjadi diri yang mampu memiliki naluri untuk membedahkan mana risiko dan mana peluang.

Miliki sikap untuk selalu jujur terhadap integritas diri sendiri, agar hati nurani mampu mengatakan mana yang benar dan mana yang salah dari semua tindakan Anda. Bila hati nurani Anda sudah mampu menjadi alat pengendali diri, maka diri Anda akan menjadi sangat kuat untuk berjalan ke arah visi kehidupan Anda dengan penuh percaya diri.

untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HIDUP DALAM DUNIA SIBUK

“Anda Adalah Apa Yang Anda Pikirkan, Rasakan, Niatkan, Dan Lakukan Di Dalam Setiap Detik Waktu Anda.” – Djajendra

Kita sering mendengar kata-kata “aku sangat sibuk, aku tidak punya waktu, aku belum makan siang sebab pekerjaanku banyak, aku tidak ada waktu untuk olah raga, aku sangat sibuk dan tidak ada waktu untuk istirahat dan santai, aku cuma tidur tiga jam aku sibuk, waktu adalah uang jadi aku sibuk mencari uang, aku sibuk karena ini dan itu” Kita hidup di dunia yang membuat kita sibuk. Kita sibuk bersama waktu untuk memuaskan ego dan nafsu. Kita sibuk untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kita sibuk untuk mengumpulkan kekayaan sebanyak mungkin.  Kita sibuk untuk mendapatkan kehormatan dan penghargaan dari orang lain. Kita sibuk bekerja keras untuk mendapatkan hal-hal yang kita inginkan. Kita sibuk dan terus sibuk seolah-olah kita akan hidup abadi selamanya.

Saya pernah terjebak dalam dunia sibuk. Sangking sibuknya, saya melupakan tanggung jawab saya kepada keluarga dan diri sendiri. Saya hanya fokus untuk mengejar karir dan uang. Saya lupa pada diri sejati, keluarga, dan keseimbangan hidup. Mindset saya terbentuk untuk menganggap karir dan uang adalah segalanya dalam hidup. Pada akhirnya, saya tersadarkan untuk melihat kehidupan dari sisi keseimbangan hidup. Saat saya mulai belajar untuk mengelola keseimbangan hidup dalam diri sejati saya, saya menemukan waktu yang luar biasa banyak untuk kehidupan saya. Saya punya banyak waktu untuk melakukan banyak hal yang produktif untuk hidup saya dan orang lain.

Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memenuhi semua aspek kehidupan dengan adil dan wajar. Semua itu harus dimulai dengan cara memiliki harapan dan tujuan di dalam hidup. Harapan dan tujuan hidup akan meningkatkan motivasi di dalam diri untuk sebuah kehidupan yang diinginkan. Kehidupan yang diinginkan ini sebaiknya dilahirkan dari jiwa yang tersadarkan untuk mendapatkan kebahagiaan, kedamaian, kesehatan, dan kesejahteraan hidup. Bila jiwa memiliki kesadaran diri yang tinggi untuk mengelola diri sendiri melalui motivasi diri dari kerendahhatian perilaku, maka diri sejati akan memiliki waktu yang sangat cukup untuk mengerjakan semua hal yang diinginkan.

Saya menyadari bahwa seorang manusia harus melakukan multi-tugas untuk panggilan hidup. Berarti, setiap orang harus bekerja untuk kesejahteraan diri sendiri, orang lain, dan untuk mengisi energi positif di dalam kehidupan. Oleh karena itu, melalui nilai-nilai positif dari diri sejati, setiap orang tidak boleh berhenti untuk melakukan hal-hal terbaik yang dia inginkan di dalam hidupnya. Hal-hal baik dari diri sejati akan menjadi energi positif yang akan berkontribusi untuk menghasilkan energi positif kehidupan. Untuk semua ini, diperlukan waktu yang sangat banyak tanpa melalui batas ruang dan waktu. Pastikan Anda mampu menjadi pribadi yang kaya waktu agar Anda dapat bekerja untuk diri sendiri, orang lain, dan buat mengisi energi positif di dalam kehidupan. Anda adalah apa yang Anda pikirkan, rasakan, niatkan, dan lakukan di dalam setiap detik waktu Anda.

Sering sekali waktu dihabiskan untuk mencemaskan hal-hal atau keadaan yang tidak dikehendaki di dalam hidup. Tidak semua rencana dan pekerjaan akan berjalan sesuai dengan harapan. Kadang-kadang kita harus menghadapi keadaan yang tidak kita inginkan di dalam hidup kita. Dan hal ini, biasanya akan merusak pikiran dan membuat diri memikirkan ketidaknyamanan ini sampai harus menghadapi stres dan depresi. Pastikan Anda mau mengelola diri Anda untuk memiliki kekuatan jiwa besar, agar segala ketidaknyamanan di dalam hidup Anda tidak mengurangi waktu produktif Anda untuk hal-hal yang Anda inginkan. Jangan sia-siakan waktu Anda untuk memikirkan hal-hal yang tidak Anda kehendaki tapi muncul dalam realitas kehidupan Anda. Biasakan untuk bersyukur dan berterima kasih terhadap keadaan apa pun, dan jadikan setiap keadaan sebagai pembelajaran untuk melakukan hal-hal terbaik. Gunakan setiap detik waktu Anda untuk membuat Anda nyaman, bahagia, santai, dan mensyukuri semuanya melalui jiwa besar dalam keikhlasan dan ketulusan jiwa sejati Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com