INFLASI JABATAN

INFLASI JABATAN

“Apa jabatanmu?”

“Aku seorang Chief Marketing Officer.”

“Wah, sangat tinggi jabatanmu.”

“Di kantor ku semua orang punya jabatan.”

“Kenapa semua orang harus punya jabatan?”

“Karena jabatan diinginkan dan karyawan merasa menjadi orang penting bila punya jabatan.”

“Apakah setiap karyawan diberi jabatan seperti staf, officer, manajer, atau chief?”

“Betul, untuk setiap jenis pekerjaan dan untuk setiap individu kami berikan gelar jabatan.”

“Apakah setelah merasa penting dengan jabatan, lalu karyawan mampu berkontribusi secara fungsional sesuai jabatannya?”

“Jabatan di kantor ku bukan untuk berkontribusi secara fungsional, tapi untuk kebutuhan harga diri.”

“Apakah gaji karyawan juga sesuai dengan jabatan?”

“Perusahaan tidak menjaga karyawan dengan konsep gaji tinggi, tapi dengan konsep jabatan tinggi. Jadi, setinggi apa pun jabatan seseorang di kantor ku, gajinya tidak sesuai dengan harga pasar.”

“Ohh, begitu! Jabatan tidak sesuai realitas kontribusi fungsional, gaji juga tidak sesuai realitas pasar.”

Djajendra

KETAKUTAN MENJADI MOTIVATOR

“Aku takut kehilangan peluang ini kecuali aku berubah menjadi baik dengannya.”

“Kenapa harus berubah menjadi baik dengannya?”

“Karena dia memiliki keputusan dan kekuasaan untuk memberikan peluang itu kepadaku.”

“Apakah ketakutan kehilangan peluang itu yang mendorongmu untuk berubah?”

“Betul, ketakutan kehilangan peluang menjadi motivator yang kuat untuk memaksa diriku menjadi baik dengannya.”

Djajendra

PEMIMPIN SEJATI

Pemimpin sejati tidak memerlukan jabatan dan infrastruktur untuk memimpin, karena dia sudah memegang kekuasaan sugestif melalui visi kepemimpinannya. Dia tidak perlu menyebut dirinya sebagai pemimpin, karena para pengikutnya telah menyebutnya sebagai pemimpin. Dia tidak perlu posisi di sebuah bagan organisasi, karena dia sudah memiliki tempat di jiwa para pengikutnya. Dia lahir membawa visi dan hidup bersama strategi untuk mewujudkannya. Dia terhubungkan dengan jiwa para pengikutnya dan bertindak dengan jiwa besar untuk mengkomunikasikan visi, strategi, tujuan buat kebaikan semua orang.

Djajendra

KEIKHLASAN

Keikhlasan untuk menerima kehidupan seperti apa adanya, serta berhenti melawan realitas hidup, dan bersatu dengan realitas hidup untuk menciptakan realitas kehidupan yang baru, seperti yang diinginkan, akan membuat diri terbebaskan dari frustasi dan kekecewaan pada nasib.

Djajendra

PENAFSIRAN

Penafsiran sangat tergantung kepada suasana hati dan pengetahuan saat tafsiran itu diucapkan. Bila diri tidak cerdas menafsirkan sebuah hal dengan positif, maka energi positif tidak akan mengalir untuk menciptakan kebaikan.

Djajendra

UCAPAN TERIMA KASIH

Ucapan terima kasih sebaiknya dilakukan setiap hari, termasuk untuk hal-hal yang sifatnya rutin. Ucapan terima kasih dengan pujian dan penghargaan bila dijadikan budaya sehari-hari, dia akan menjadi kekuatan yang mengharmoniskan hubungan.

Suatu kali saya berada di sebuah lingkungan kerja, di mana setiap orang saling mengucapkan terima kasih untuk setiap pekerjaan yang dikontribusikan, walau hal itu bersifat rutin.

Ucapan terima kasih yang mereka ucapkan berkali-kali dalam satu hari telah menjadikan lingkungan kerja mereka menjadi positif dan harmonis. Sebab, setiap orang menyadari bahwa kontribusinya dihargai dan dihormati oleh semua orang dengan mengucapkan terima kasih.

Ucapan terima kasih terlihat sangat sederhana, tapi memiliki dampak psikologis yang membuat semua orang merasa bersyukur, dan terikat dalam komitmen untuk saling mengucapkan terima kasih dengan tulus.

Ucapan terima kasih dari hati yang paling tulus menjelaskan perilaku yang mensyukuri, dan berdampak positif pada keharmonisan hidup.

Djajendra

BERSIKAP JUJUR

Bersikap jujur tentang ketidaksempurnaan diri, dan menjadikan diri sebagai pembelajar untuk meningkatkan kualitas diri, akan menentukan keunggulan diri, untuk membawa lebih banyak sukses dari dalam diri ke dunia nyata.

Djajendra

MENGEMBANGKAN DAN MEMELIHARA HARAPAN

“Hiduplah Dalam Sikap Positif Dan Jangan Pernah Sedetikpun Hidup Anda Terkontaminasi Dalam Sikap Negatif.” ~ Djajendra

Hidup ini adalah tentang perjuangan untuk mencapai harapan dan keinginan disepanjang kehidupan. Walau kehidupan seseorang dapat bergerak seperti sebuah roda, tapi dia harus mampu menginspirasi dirinya sendiri, untuk melakukan hal-hal terbaik buat kehidupannya yang produktif.

Bila Anda sadar untuk mengembangkan dan memelihara harapan keberhasilan; bila Anda ikhlas berjuang dan bekerja keras untuk mendapatkan harapan Anda; bila Anda sabar dan tegar, serta tak terpengaruh oleh godaan-godaan yang mengecilkan perjuangan Anda menuju harapan. Maka, Anda pasti akan sampai dan hidup dalam harapan dan impian Anda.

Harapan adalah energi yang sangat kuat untuk mengantar seseorang ke masa depan yang diinginkan. Jika Anda berharap untuk mendapatkan hal-hal yang Anda impikan, maka energi harapan akan memotivasi gairah dan antusiasme Anda, untuk terus-menerus berjuang dan merasa mampu mewujudkan harapan yang Anda inginkan tersebut.

Satu-satunya hal yang akan berdampak buruk terhadap energi harapan adalah tidak berlatih dan mempersiapkan diri secara terus-menerus untuk dapat meraih harapan dan impian. Harapan harus dijaga dan dirawat dengan mempersiapkan diri untuk melayani harapan dengan kerja keras. Berinvestasi untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas diri, akan membuat diri semakin kompetitif untuk meraih harapan dan impian hidup. Dan akhirnya, pasti mampu mengalahkan semua rintangan dan hambatan, yang mencoba menghentikan langkah dan gerak diri menuju puncak keberhasilan.

Untuk mengembangkan harapan menjadi kenyataan haruslah dibantu dengan fondasi kejujuran, karakter yang memaksa diri untuk meraih sukses, integritas, keyakinan, perjuangan, kecintaan, dan kesetiaan terhadap nilai-nilai mulia yang ada di dalam harapan.

Miliki niat suci yang tulus untuk memenuhi semua janji dalam meraih harapan, jangan hanya pintar membuat rencana, dan tidak pintar memenuhi semua komitmen dan filosofi yang Anda buat di dalam rencana Anda.

Hapuskan semua rasa khawatir tentang pencapaian dari harapan yang Anda inginkan; fokuskan semua sumber daya dan energi untuk meraih harapan; miliki rasa syukur untuk apa yang Anda miliki sekarang ini; dan jangan pernah tidak merasa gembira tentang semua proses kehidupan yang sedang Anda jalani. Anda harus mampu menjadikan diri Anda sebagai sumber terbesar dari kebahagiaan dan rasa syukur untuk setiap momen kehidupan menuju harapan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT

“Karyawan Bisa Datang, Dan Bisa Pergi Kapan Saja Dari Perusahaan, Tapi Budaya Perusahaan Yang Kuat Akan Berdiri Kokoh Tak Tergoncangkan Oleh Keluar Masuknya Karyawan.” ~ Djajendra

Membangun budaya perusahaan adalah kerja keras. Setiap orang di dalam perusahaan harus bekerja lebih keras, tidak boleh berkeluh kesah atau pesimis, tapi harus ikhlas menyatukan diri bersama nilai-nilai budaya yang dikembangkan perusahaan.

Budaya perusahaan yang kuat adalah hasil dari akumulasi keunggulan perilaku kerja berdasarkan kejujuran, keadilan, transparansi, kolaborasi, sinergi, kerja sama, profesionalisme hubungan karyawan dan majikan, bekerja dengan mematuhi nilai inti perusahaan, bekerja sesuai tujuan dan visi, bekerja untuk kinerja maksimal, bekerja dengan politik kantor yang mengharmoniskan semua kepentingan dalam sebuah keseimbangan kerja.

Secara struktural perusahaan harus dirancang untuk membantu setiap fungsi dan peran, agar dapat berkontribusi sesuai harapan perusahaan. Setiap karyawan harus memiliki harapan untuk mewujudkan karir dan prestasi yang mereka impikan. Sebab, ketika semua hal dirancang untuk memudahkan dan membantu karyawan dalam meraih prestasi dan karir, maka setiap karyawan pasti ikhlas berkorban dan bekerja keras untuk menciptakan sebuah budaya perusahaan yang kuat dan unggul.

Membangun budaya perusahaan yang kuat memerlukan integritas dari manajemen dan kepemimpinan. Bila kepemimpinan dan manajemen mampu bertindak tegas dan mampu menjaga kata-kata yang diucapkan, maka secara moral kepercayaan karyawan kepada perusahaan akan semakin kuat, dan dampaknya budaya perusahaan menjadi semakin kuat.

Sebagian perusahaan berpikir dengan memberikan gaji besar dan fasilitas yang bagus, maka karyawan akan menjadi patuh untuk menjalankan budaya perusahaan secara baik. Padahal, uang tidak bisa menjadi segalanya, walau faktor kompensasi tetaplah penting dalam memotivasi karyawan. Tapi ketika mengembangkan budaya perusahaan, diperlukan budaya kerja yang mengedepankan keseimbangan kehidupan kerja, agar karyawan tetap dapat memelihara daya tahan fisik dan emosional dirinya dalam keseimbangan yang konsisten.

Budaya perusahaan harus menjadi alat yang membuat setiap karyawan bergairah dan antusias, untuk tumbuh dan berkembang bersama pekerjaannya dalam meraih prestasi dan kinerja tertinggi. Kepemimpinan dan manajemen di perusahaan harus bersikap realistis dengan memperhatikan semua kebutuhan karyawan, agar karyawan dapat menjadi kekuatan yang merawat dan meningkatkan kualitas budaya perusahaan.

Membangun sebuah lingkungan kerja yang berbudaya kinerja haruslah dimulai dengan meningkatkan kualitas karyawan, agar karyawan menjadi kuat dan unggul bersama kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan.

Membangun budaya perusahaan yang kuat selain memerlukan kepercayaan karyawan kepada perusahaan, juga memerlukan kepemimpinan yang percaya diri untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat dan berkualitas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHILANGKAN RASA BOSAN

MENGHILANGKAN RASA BOSAN PADA PEKERJAAN

Pertanyaan

Saya Bekerja Dibagian Pengawasan Mesin Dan Pekerjaannya Sangat Membosankan. Apakah Ada Solusinya Untuk Menghilangkan Rasa Bosan Itu?

Djajendra Menjawab

Pekerjaan yang membosankan adalah tanda bahwa Anda kurang mencintai jenis pekerjaannya, dan tanda Anda tidak menikmati pekerjaan itu dengan sepenuh hati.

Sangat banyak jenis pekerjaan di dalam perusahaan yang bersifat monoton dan minim kreatifitas. Tapi, jenis-jenis pekerjaan itu membutuhkan disiplin dan tanggung jawab untuk meningkatkan kinerja  dari proses kerja organisasi.

Bila Anda selalu merasa pekerjaan Anda itu membosankan, maka gairah dan motivasi kerja Anda berpotensi merosot dan menciptakan inefisiensi terhadap pekerjaan. Itulah sebabnya perusahaan harus sering-sering memberikan pencerahan dan motivasi, agar para pekerja dibagian-bagian yang monoton itu dapat menyegarkan diri secara psikologis.

Solusi untuk menghilangkan rasa bosan terhadap pekerjaan haruslah dihasilkan dari kesadaran hati nurani Anda. Anda harus menyadari bahwa perusahaan membutuhkan orang terbaik untuk melakukan pekerjaan pengawasan mesin. Dan, Anda dipekerjakan di tempat itu karena Anda dipercaya mampu berkinerja tinggi di jenis pekerjaan yang Anda rasakan membosankan itu.

Agar Anda tidak merasa bosan dengan pekerjaan Anda sebagai pengawas mesin, cobalah kembangkan sikap dan perilaku kerja untuk menyukai dan menyenangi pekerjaan tersebut. Temukan gairah dan buat diri Anda selalu termotivasi untuk tetap bersemangat bersama pekerjaan yang Anda lakukan itu.

Membosankan adalah persoalan hati dan emosi. Jadi, berlatihlah setiap hari untuk membiasakan emosi Anda agar tetap bersemangat dengan pekerjaan Anda. Setiap hari sadarkan pikiran dan emosional Anda untuk menghasilkan perilaku kerja yang menyenangi dan merindukan pekerjaan tersebut dengan sepenuh hati.

Djajendra

NILAI-NILAI KEHIDUPAN YANG DIPILIH

“Apapun Nilai-Nilai Yang Anda Tanam Dalam Diri Anda, Dia Akan Tumbuh Menjadi Bagian Dari Hidup Anda.” ~ Djajendra

Saya belajar bahwa nilai-nilai kehidupan yang dipilih untuk menemani hidup akan menjadi energi yang menciptakan realitas hidup. Nilai-nilai itu seperti menarik dan memaksa untuk menjalani kehidupan sesuai dengan arti dan makna yang disandang oleh nilai-nilai tersebut.

Sejak kecil hingga hari ini saya terbiasa untuk menanam dan merawat nilai disiplin, ketekunan, tanggung jawab, bekerja keras, pembelajar, bertindak, gigih, kemauan, semangat, pertumbuhan, optimis, bahagia, sehat, sejahtera, kualitas, dan lain sebagainya ke dalam dalam diri, lalu setiap hari mempraktekkannya. Hasilnya, nilai-nilai tersebut menjadi hidup saya.

Apapun hasil yang dinikmati atau diratapi di hari ini, merupakan sesuatu yang terjadi karena nilai-nilai dan keyakinan perilaku hidup sebelumnya. Segala sesuatu tidak terjadi begitu saja, tapi selalu terjadi karena suatu alasan. Di mana, alasan itu adalah nilai-nilai yang dipelajari dan diyakini telah menciptakan hubungan sebab-akibat untuk sebuah hasil akhir.

Potensi diri tidak mungkin dapat berkembang bila tidak dimulai dengan nilai-nilai kehidupan yang dipilih secara sadar, untuk mewujudkan kualitas dan kemampuan diri yang profesional, dalam menghadapi kehidupan pribadi dan kehidupan pekerjaan. Bila nilai-nilai yang dipilih secara sadar itu tidak dimotivasi dan dipertegas dengan perilaku sehari-hari, maka nilai-nilai itu akan mati di dalam diri, dan tidak pernah bisa tumbuh untuk membuat diri seperti yang diinginkan.

Miliki visi yang jelas dan tetapkan tujuan yang pasti. Lalu, bergeraklah bersama nilai-nilai kehidupan yang Anda pilih secara sadar untuk menerangkan visi hidup Anda. Bila Anda sudah sangat yakin kepada kekuatan nilai-nilai kehidupan Anda, maka nilai-nilai kehidupan itu akan menjadi pasukan khusus yang selalu membantu dan membela perjuangan Anda untuk mencapai kemenangan di dalam hidup Anda.

Anda adalah kebiasaan dari perilaku sehari-hari Anda. Oleh sebab itu, miliki niat dan tekad yang kuat untuk berlatih setiap hari bersama nilai-nilai kehidupan yang Anda pilih, agar nilai-nilai itu bisa menjadikan Anda seperti orang yang Anda ingin menjadi.

Hidup adalah kebiasaan dalam wujud perencanaan, ketelitian, kesungguhan, kerja keras, kemauan, tekad, ketekunan, motivasi, dan pantang menyerah. Pastikan Anda mampu membuat potensi diri Anda berkembangan kualitasnya bersama nilai-nilai kehidupan yang Anda pilih dengan sadar.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI

KEINGINAN

Mengetahui apa yang Anda inginkan dari sebuah tindakan sangatlah penting. Sebelum bertindak putuskan apa yang pertama kali harus dikerjakan.Tanyakan pada diri Anda hasil akhir seperti apa yang ingin Anda dapatkan dari tindakan Anda tersebut. Bertindaklah dengan mengidentifikasi kekuatan yang Anda miliki untuk kesuksesan tindakan Anda. Kemudian, jujur memeriksa hambatan, tantangan, atau kelemahan yang memperlambat tindakan Anda.

Djajendra

BERANI BERKATA BERANI BERTINDAK

Berani mengucapkan seharusnya berani menjalankannya. Kata-kata positif tidak hanya untuk diucapkan, tapi untuk dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bila hanya pintar bertutur kata, bila hanya pintar memahami, bila hanya pintar menyadari, tapi tidak pintar mempraktekkannya; maka semua kepintaran itu tidak akan bermanfaat untuk diri Anda.

Djajendra

“Bila sudah kecanduan kerja secara berlebihan, keseimbangan hidup pasti terganggu, dan juga akan terlupakan untuk memberikan perhatian kepada diri sendiri dan keluarga.” – Djajendra

PERUBAHAN

Sangat tidak mungkin untuk membuat perubahan besar bila selalu memiliki alasan untuk menghindari perubahan kecil.

Perubahan berarti melakukan banyak hal baru mulai hari ini dan tidak membuatnya menunggu untuk dikerjakan besok hari.

Perubahan berarti setiap hari memperkuat niat untuk menjalankan nilai-nilai perubahan dengan sepenuh hati, kemudian membuat diri sukses untuk memenuhi standar perubahan yang ditetapkan.

Perubahan berarti siap meninggalkan zona nyaman dan mulai meningkatkan kemampuan untuk memulai hal-hal baru.

Djajendra

GETARAN HATI UNTUK SUKSES

Getaran hati yang ingin memiliki sesuatu akan menjadi energi yang menentukan masa depan.

Bila diri memiliki peneguhan sikap dan perilaku untuk menyemangati getaran hati, diri akan terus digerakkan oleh motivasi hidup untuk sukses.

Meneguhkan jati diri dengan pengetahuan etika dan moral, akan mengantar diri ke ruang kebenaran, untuk membuat diri selalu sukses secara etis.

Memiliki keistimewaan dan keunikan potensi diri haruslah diyakini dengan sebuah tujuan untuk kemenangan.

Tidak hanya butuh prinsip dan nilai untuk memperkuat keyakinan meraih sukses, juga perlu tindakan yang telah terencana dengan sempurna dalam mimpi yang dipercaya dapat diwujudkan.

Bahasa sukses adalah bahasa yang menjelaskan siapa pejuang yang tak pernah berhenti untuk bekerja keras meraih sukses, dan siapa yang sangat mudah menyerah untuk menemukan suksesnya.

Getaran hati harus diperkuat dengan pikiran dan perilaku untuk menang, agar getaran hati mampu menjadi alat yang meningkatkan kepercayaan diri buat mendapatkan sukses besar.

Djajendra

MEDIA SOSIAL DAN MANAJEMEN WAKTU

“Hanya Orang-Orang Yang Cerdas Memanfaatkan Waktunya Untuk Hal-Hal Produktif, Berpotensi Menciptakan Nilai Tambah Buat Dirinya Dan Orang Lain.” ~ Djajendra

Setiap hari semua orang hanya memiliki waktu 24 jam untuk mengerjakan semua tugas dan tanggung jawab kehidupan. Dalam waktu 24 jam harus dapat memberdayakan diri untuk berada dalam keseimbangan hidup.

Orang-orang yang memiliki manajemen waktu dan manajemen diri yang terukur dalam disiplin dan tanggung jawab yang tinggi, untuk menghasilkan kinerja terbaik, pasti tidak akan menyia-nyiakan waktunya untuk hal-hal yang tidak produktif buat dirinya.

Baru-baru ini, saya menemukan seorang teman yang tengah berada dalam krisis kekurangan waktu. Dia tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu; dia tidak bisa memenuhi janji berlibur dengan anak dan isterinya; dia juga terkepung oleh rutinitas dari perilaku hidup yang sibuk melayani media sosial, seperti facebook, twitter, email, dan yang lainnya. Sehari ratusan kali dia harus menjawab facebook, twitter, dan email; yang membutuhkan waktu sangat banyak, sehingga waktu untuk hal-hal produktif menjadi hilang.

Teman ini merasa bahwa dia sudah benar-benar tidak dapat melepaskan diri dari aktifitasnya di media sosial. Karena, sebagian pekerjaannya menggunakan akses internet berbasis media sosial. Dia seorang pekerja keras yang sangat fokus untuk menyelesaikan pekerjaannya. Tapi, dari waktu ke waktu kesibukan harian yang muncul dari media sosial, sangatlah membuatnya sibuk, dan mengurangi ketajaman fokusnya kepada pekerjaan dan kehidupan inti.

Hanya orang-orang yang cerdas memanfaatkan waktunya untuk hal-hal produktif, berpotensi menciptakan nilai tambah buat dirinya dan orang lain. Bila manajemen waktu sudah tidak berfungsi dengan baik, maka tidak akan ada cara apapun untuk mencapai segala sesuatu seperti yang diinginkan.

Waktu adalah sumber daya terbatas sehingga diperlukan manajemen waktu yang efektif dan produktif, untuk membuat semua visi hidup dan visi pekerjaan dapat berkelanjutan melalui pola yang sistematis dan memberdayakan semua sumber daya.

Bila membiarkan waktu digunakan untuk hal-hal sembarangan yang tidak prioritas, maka hal itu akan menciptakan celah-celah yang menguras semua energi diri, sehingga tidak dapat memfokuskan energi pada hal-hal yang paling berarti dalam hidup.

Hidup itu memang harus kreatif, tapi juga perlu mengikuti ritual kehidupan dengan disiplin tinggi terhadap waktu. Sangat diperlukan sebuah kebiasaan hidup yang melakukan hal-hal yang paling penting untuk dikerjakan tanpa membuang waktu dengan sia-sia.

Anda yang mampu memprioritaskan waktu untuk mengerjakan hal-hal penting yang produktif, pasti akan menguasai waktu 24 jam sehari dengan sempurna untuk kesejahteraan diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MERAWAT PELANGGAN LAMA

“Bila Pelanggan Lama Tidak Diberikan Perhatian Yang Tepat, Maka Mereka Akan Berubah Menjadi Pembeli Lama Yang Tidak Lagi Membeli, Karena Sudah Merasa Tidak Cocok Dengan Layanan Dan Produk Yang Ditawarkan.” ~ Djajendra

Beberapa hari yang lalu saya diundang dalam sebuah acara customer gathering, yang bertujuan untuk merawat pelanggan lama. Gagasan untuk merawat pelanggan lama adalah sebuah gagasan yang sangat cerdas. Biasanya,  sebagian besar perusahaan lebih suka mencari pelanggan baru dengan berbagai program yang menarik, tapi suka mengabaikan perawatan berkelanjutan terhadap pelanggan lama, dengan solusi-solusi situasional yang dibutuhkan oleh pelanggan lama.

Padahal semua orang tahu bahwa pelanggan lama adalah aset produktif perusahaan, sebab pelanggan lama terus menerus melakukan transaksi yang mendatangkan keuntungan buat perusahaan. Bila harapan dan kebutuhan pelanggan lama diabaikan, maka sama artinya perusahaan mematikan aset produktifnya untuk berkontribusi buat keuntungan perusahaan.

Kemampuan untuk menarik pelanggan baru harus juga diiringi dengan kemampuan untuk merawat pelanggan lama, dengan cara melampaui kebutuhan dan harapan pelanggan melalui pelayanan berkualitas, yang melekat dalam perilaku pelayanan perusahaan dan individu.

Sebagian besar pelanggan sesungguhnya tidak pernah ingin membuang-buang waktu dan energi, untuk mengkomplain tentang hal apapun kepada perusahaan. Mereka hanya ingin solusi yang cepat dan sederhana, untuk memenuhi harapan dan kebutuhan mereka. Bila perusahaan memberikan perhatian penuh terhadap semua hal-hal kecil dan besar, dalam memberikan pelayanan yang melebihi harapan pelanggan, maka pelanggan pasti menjadi sangat loyal terhadap perusahaan. Ini artinya, keberlanjutan keuntungan dan pertumbuhan bisnis perusahaan akan terjaga dengan baik, tanpa perlu takut kehilangan pelanggan oleh kurangnya perhatian terhadap harapan yang terus meningkat dari pelanggan kepada perusahaan.

Perusahaan yang cerdas selalu berjuang sangat keras untuk menyediakan layanan pelanggan, yang diprioritaskan untuk merawat kebutuhan dan harapan pelanggan lama, dengan solusi-solusi kreatif yang membuat pelanggan lama terus menjadi setia bersama perusahaan.

Bila eksistensi dan kontribusi pelanggan lama diabaikan, maka disepanjang  hidupnya, perusahaan hanya akan terus berjuang dan bekerja keras untuk mendapatkan pembeli baru. Sebab, semua pelanggan lama akan berubah menjadi pembeli lama yang tidak lagi membeli, karena sudah merasa tidak cocok dengan layanan dan produk yang ditawarkan.

Perusahaan yang ingin menjaga loyalitas pelanggan haruslah menciptakan fokus, untuk meningkatkan perhatian dan pelayanan kepada pelanggan lama. Bila fokus perhatian dan pelayanan sempurna kepada pelanggan lama terjaga dengan konsisten, perusahaan pasti tidak perlu khawatir terhadap pengurangan bisnis oleh persaingan yang semakin ketat.

Fokus pada garis depan perusahaan untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan lama, akan menjadi kekuatan untuk berinteraksi dengan pelanggan lama secara lebih baik. Fokus pada garis depan harus memastikan semua pekerja di garis depan telah memiliki keterampilan untuk melayani keinginan, harapan, dan kebutuhan pelanggan lama; tanpa pernah mengecewakan atau mengurangi kontribusi pelanggan lama kepada kinerja perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI

“Kualitas Kebahagiaan Hidup Akan Semakin Meningkat Bila Setiap Hari Pikiran Tenang, Perasaan Senang, Dan Bisa Tersenyum Tanpa Menyembunyikan Kejujuran.” ~ Djajendra

“Prestasi Dan Kualitas Hidup Akan Meningkat Ketika Kita Mengambil Sikap Positif, Untuk Mempersiapkan Potensi Diri Dengan Sangat Jujur, Buat Kesuksesan Dipekerjaan Dan Dikehidupan Pribadi.” ~ Djajendra

“Hidup Ini Tidak Saja Penting Cara Memulainya, Tapi Juga Sangat Penting Cara Menjaga Proses Perjalanannya, Dan Yang Lebih Penting Lagi Selalu Sadar Untuk Menghitung Risiko Di Setiap Persimpangan Jalan Menuju Puncak Sukses Yang Diimpikan.” ~ Djajendra

“Ide dan pemikiran seperti warna yang sangat tergantung kepada selera untuk menyukainya atau tidak menyukainya. Oleh karena itu, pemaksaan untuk menerima ide dan pemikiran hanya akan menjadi perbuatan sia-sia.”~ Djajendra

“Ketika ide-ide besarmu diejek oleh para kritikus, maka jangan biarkan nyalimu dan minatmu ketakutan terhadap komentar para kritikus. Tapi, susun kembali cetak biru dari ide-ide besarmu itu untuk mewujudkannya dengan lebih cemerlang.” ~ Djajendra

“Ketika Anda meremehkan kemampuan diri sendiri dan membiasakan diri dalam kepercayaan diri yang rendah, maka Anda akan kehilangan visi untuk menemukan potensi diri.” ~ Djajendra

“Bila mampu merangkul kejujuran sebagai dasar untuk mengembangkan potensi diri, maka apapun pengorbanan tidak akan membuat diri merasa menderita.” ~ Djajendra

Menerjemahkan Diri Sendiri

Kadang-kadang orang sangat sulit menerjemahkan dirinya ke dalam dunia yang dia inginkan. Kekuatan pengaruh dari luar diri, sering sekali menghanyutkan orang-orang yang tak pernah membuat dirinya asli dengan pemikiran dan perilakunya. Sikap dan keterampilan untuk membentuk dunia yang diinginkan selalu terintervensi oleh sikap dan perilaku dari sekitarnya. Sehingga, dia lebih menganggap benar sikap dari orang-orang lain yang mempengaruhi dirinya, daripada sikapnya sendiri dalam membentuk kehidupan seperti yang dia inginkan.

Djajendra

Pengalaman Hidup

Pengalaman hidup seperti batu asah yang mengasah diri untuk semakin dewasa dalam memahami hidup.

Semakin banyak dan beragam pengalaman hidup, semakin terasah diri untuk memahami kehidupan.

Pengalaman hidup tidak dapat ditemukan di jalan pintas, tapi harus ditemukan di jalan proses.

Ketika diri sudah sangat terasah dengan berbagai pengalaman yang mencerahkan jati diri, saat itu diri akan mampu mendefinisikan hidupnya untuk menjadi diri yang asli, dan tidak lagi akan membiarkan dirinya didefinisikan oleh persepsi orang lain.

Djajendra

Masa Depan Pasti Dapat Dihidupkan Melalui Imajinasi.

Melihat sosok diri sendiri di masa depan memerlukan kejujuran dan kebebasan untuk berimajinasi sesuai visi hidup.

Setelah diri mendapatkan rasa kebebasan dalam kejujuran diri sendiri, maka tidak sulit untuk menciptakan imajinasi dan melihat diri sendiri di masa depan.

Ketika diri tidak ingin terlihat sesuatu yang tidak diinginkan di masa depan, maka mulai hari ini diri harus menetapkan pandangan hidup untuk mewujudkan masa depan seperti yang ingin dilihat.

Masa depan sepenuhnya tergantung kepada apa yang dipikirkan, dilakukan, dimakan, dikerjakan, dan diimpikan dalam hidup hari ini; kemudian memiliki disiplin, ketekunan, dan motivasi untuk membuat realitas masa depan terbangun seinci demi seinci mulai hari ini dan dilanjutkan setiap hari.

Djajendra

Ketidaksepakatan

Ketidaksepakatan tidak boleh menjadi awal pertengkaran atau pun awal menuju konflik, apalagi menjadi awal hilangnya senyum yang mengharmoniskan hubungan. Ketidaksepakatan bukan untuk diinterprestasikan sebagai permusuhan atau penyimpangan kekompokkan, tapi untuk diinterprestasikan sebagai kekayaan pandangan hidup.

Djajendra

Bukan Menghindari Emosi

Memiliki emosional yang cerdas bukan untuk menghindari emosi yang tidak disukai, tapi untuk membuat diri menjadi kuat dan berdaya tahan secara emosional dalam menghadapi realitas emosional orang lain atau pun realitas emosional diri sendiri. Kemudian, mampu menjadikan diri terbiasa dengan berbagai jenis emosional dalam setiap hubungan dengan siapa pun secara konsisten dalam pengendalian diri yang kuat.

Djajendra

Penyiapan Potensi Diri

Penyiapan potensi diri haruslah berorientasi jangka panjang. Dimulai dari potensi diri yang paling mudah untuk diwujudkan, dan dilanjutkan dengan sikap tegas untuk memanfaatkan setiap detik waktu dalam ketekunan buat mengeksplorasi semua potensi dan sumber daya diri secara optimal. Termasuk, mampu menuntaskan nilai-nilai abstrak kehidupan menjadi nilai-nilai yang tegas dalam menentukan perilaku sukses. Seluruh aturan dan pedoman hidup harus memastikan berfungsinya potensi diri dalam keselarasan etika kehidupan sosial.

Djajendra

Fokus Hidup

Bila setiap hari Anda hanya memikirkan kekurangan tentang diri Anda dan orang lain, ataupun setiap hari Anda hanya memfokuskan hidup untuk memikirkan dan berempati kepada sisi kekurangan; maka Anda sedang membiarkan kekuatan optimis diri Anda untuk hidup dalam energi kekurangan, bukan pada energi kelimpahan hidup.

Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN KEPRIBADIAN DAN MOTIVASI KERJA 8 JAM

DMU 003 2013

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

PELATIHAN KEPRIBADIAN DAN MOTIVASI KERJA 8 JAM

KEPRIBADIAN DAN MOTIVASI KERJA

DESKRIPSI

Program motivasi selama 8 jam ini akan membahas tentang perilaku kerja terbaik yang dapat mengantar peserta untuk meraih prestasi dan karir yang lebih baik di tempat kerja. Memotivasi peserta untuk membangun tujuan hidup berdasarkan visi, misi, dan nilai-nilai untuk pertumbuhan pribadi dan perkembangan profesional diri. Memotivasi peserta untuk membangun hubungan kehidupan keluarga yang efektif melalui nilai-nilai kehidupan pribadi terbaik, agar keluarga dapat menjadi kekuatan yang mendongkrak keharmonisan hidup. Memotivasi peserta untuk berkontribusi dan memberikan pelayanan yang penuh tanggung jawab dalam integritas dan etika kepada perusahaan dan stakeholder.

Pelatihan bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai profesionalisme dalam kedewasaan perilaku kerja individu untuk bisa memahami peran dan fungsinya sebagai pekerja yang memiliki tanggung jawab terhadap nilai, misi, visi, dan tujuan organisasi tempat dia bekerja ; sebagai keluarga yang harus memenuhi komitmen terhadap kebahagian, kesehatan, dan kesejahteraan keluarganya; sebagai pribadi yang harus selalu merawat potensi, kualitas, kemampuan, dan pengetahuan untuk membuat dirinya cemerlang di tempat kerja; sebagai pribadi sosial yang harus memiliki keterlibatan dalam kehidupan di masyarakat luas; sebagai pribadi spiritual yang wajib menjalankan kehidupan yang lebih holistik dalam keseimbangan untuk kedamaian batin dan pikiran. Pelatihan ini akan memberikan pengetahuan, keterampilan, wawasan, dan motivasi kepada karyawan dan pimpinan di tempat kerja, untuk berbagi waktu dan energi secara adil dan wajar, antara pekerjaan dengan seluruh aspek kehidupan.

Setelah mendapatkan pelatihan ini, peserta akan semakin memahami tanggung jawabnya kepada kehidupan dan pekerjaan. Kehidupan yang seimbang antara pekerjaan, keluarga, dan semua aspek kehidupan lainnya akan membuat peserta mampu membagi fokus perhatian pada semua bidang kehidupan secara adil dan wajar. Pelatihan ini juga akan menghindarkan peserta dari penyebab ketegangan dan tekanan di tempat kerja, serta selalu mampu berdamai dengan segala situasi dan kondisi.

TUJUAN PELATIHAN

1.   Membangun kesadaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memaksimalkan kinerja untuk prestasi terbaik.

2.   Membangun kesadaran untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui aspek keuangan, kesehatan, keharmonisan, hubungan, spiritual, emosional, intelektual, pekerjaan, dan sosial.

3.   Membangun kekuatan perilaku kerja dalam menghadirkan sukses individu, kelompok, dan organisasi.

4.   Membangun kesadaran atas potensi reaksi perilaku dan reaksi emosional dalam meningkatkan motivasi diri, kepercayaan diri, hubungan yang efektif, dan menjadi pribadi yang dipercaya oleh stakeholder.

5.   Membangun kesadaran untuk menerjemahkan diri sendiri melalui visi, misi, dan nilai-nilai kehidupan yang dipercaya.

6.   Menjadi pribadi yang efektif dan selalu mempertajam keterampilan interpersonal.

7.   Cerdas menghadapi masalah dan meningkatkan kemampuan untuk menemukan solusi terbaik.

8.   Memiliki sikap positif untuk mengatasi kelelahan mental, jiwa, dan tubuh.

MANFAAT PELATIHAN

1.   Peserta belajar cara menetapkan tujuan pribadi sesuai visi, misi, dan nilai-nilai kehidupan; lalu bergerak dengan sekuat tenaga untuk mencapainya.

2.   Peserta belajar menjadi pribadi unggul melalui pengembangan karakter berdasarkan nilai-nilai terbaik untuk membuat diri menjadi yang terbaik.

3.   Peserta belajar tentang kesuksesan pengelolaan keuangan pribadi untuk membuat diri selalu merasa berkecukupan dan kaya.

4.   Peserta belajar teknik manajemen diri, kesadaran diri, motivasi diri, dan pengembangan karakter diri untuk meraih sukses.

5.   Peserta belajar memiliki perilaku kerja untuk selalu dapat memberikan kontribusi dan pengabdian tertinggi kepada perusahaan.

6.   Peserta belajar peran reaksi emosional dan reaksi perilaku dalam meningkatkan kualitas hidup pribadi dan pekerjaan.

7.   Peserta belajar meningkatkan kolaborasi, sinergi, kerjasama, koordinasi.

8.   Peserta belajar berkontribusi pada proses pemecahan masalah secara kreatif.

9.   Peserta belajar membuat keputusan tim yang efektif dan terencana.

MATERI PELATIHAN

BAGIAN 1: PENINGKATAN KUALITAS DIRI UNTUK MERAIH KESUKSESAN DALAM KEHIDUPAN PRIBADI DAN KELUARGA ( 4 JAM)

SUB BAHASAN

·        Mengoptimalkan Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Motivasi Diri.

·        Mengelola Fisik, Mental, Emosional, Sosial, Spiritual.

·        Menjadi Pribadi Yang Selalu Optimis.

·        Mampu Bersikap Baik Kepada Siapa Pun.

·        Menjadi Diri Sendiri Dengan Karakter Positif.

·        Mampu Membangkitkan Potensi Terbaik Dari Dalam Diri.

·        Mampu Membangun Kehidupan Yang Ideal, Efektif, Dan Bahagia.

·        Pertumbuhan Pribadi  Dan Pengembangan Nilai Kehidupan.

·        Memperjelas Pertumbuhan Visi Kehidupan Pribadi.

·        Cara Menetapkan Tujuan Untuk Pertumbuhan Dan Pengembangan Pribadi.

·        Meningkatkan Pengetahuan Dan Keterampilan Pribadi.

·        Mengembangkan Kebiasaan Hidup Untuk Keseimbangan Diri.

·        Kekuatan, Pengaruh, Dan  Peran Kesehatan Keuangan Pribadi Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup.

·        Kegigihan, Persistensi, Kemauan, Disiplin, Integritas, Dan Etika.

·        Keterampilan Penolakan Terhadap Zona Nyaman Kehidupan.

·        Mengoptimalkan Keunggulan Diri Dan Selalu Rendah Hati.

BAGIAN 2:PENINGKATAN KUALITAS ETOS KERJA MELALUI PENGEMBANGAN PERILAKU KERJA YANG BERKINERJA (4 JAM)

SUB BAHASAN

·        Menciptakan Lingkungan Kerja Yang Sehat Dan Kuat.

·        Berperilaku Kerja Melalui Nilai-Nilai Etis.

·        Kepribadian Yang Patuh Pada Budaya Kerja.

·        Mindset Untuk Etos Kerja Terbaik.

·        Perilaku Kerja Yang Mencintai Perusahaan Dan Stakeholder.

·        Memberikan Kinerja Melalui Kontribusi Yang Produktif.

·        Kualitas  Intelektual, Emosional, Spiritual Untuk Etos Kerja.

·        Karakter Yang Taat Dan Loyal Pada Nilai-Nilai Perusahaan.

·        Meningkatkan Nilai Tambah Stakeholders.

·        Kerja Sama, Kolaborasi, Sinergi, Dan Koordinasi.

·        Mengembangkan Hubungan Kerja Yang Harmonis.

·        Kepatuhan Pada Sistem, Prosedur, Dan Kepemimpinan.

·        Menjalankan Tata Kelola Perusahaan Berbasis GCG.

·        Bekerja Berorientasikan Pelayanan Sempurna.

·        Berani Menghadapi Situasi Yang Penuh Tantangan.

·        Mengelola Pekerjaan Dengan Disiplin Diri Yang Tinggi.

·        Bekerja Proaktif, Kreatif, Efektif, Dan Inovatif.

·        Penampilan Diri Yang  Tegas Untuk Meraih Prestasi.

·        Sikap Baik, Produktifitas, Dan Komunikasi.

·        Kooperatif, Respek, Dan Negosiasi.

·        Pemecahan Masalah, Pengambilan Keputusan Dan Berpikir Kritis.

·        Komitmen, Resolusi Konflik, Dan Lainnya.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Workshop: Batavia Apartements.

Jl. K.H. Mas Mansyur Kav 126, Jakarta Pusat, 10220

Telepon: (021) 5701505 – (021) 32849777 – (021) 32168111

Hp: 0812 8777 083 – 0877 818 53 865

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com