MELAYANI KEPEMIMPINAN DENGAN EFEKTIF

PROFILE 5“Sebelum bertindak pahami dengan baik hal yang akan dilakukan. Jangan sekedar bertindak tanpa tahu arah dan hasil yang akan dicapai. Diperlukan komunikasi dua arah atas setiap tindakan terhadap tujuan dan prioritas.”~ Djajendra

Pemimpin adalah orang yang memiliki kekuasaan dan tanggung jawab untuk mencapai tujuan. Bersama-sama dengan orang-orang yang dipimpin, pemimpin akan bertindak secara terorganisir, untuk mewujudkan visi dengan rencana yang detail.

Pemimpin pasti menginginkan kontribusi yang berkualitas dari kompetensi orang-orang terbaik yang membantunya, untuk melayani kepemimpinan yang dia pimpin dengan berkualitas dan berkinerja tinggi. Hubungan kepemimpinan yang saling membantu dalam kepercayaan yang saling membangun, akan menjadi kekuatan kolaboratif, yang membawa kepemimpinan tersebut selalu sukses bersama tindakan.

Setiap orang yang terhimpun dan terorganisir dalam sebuah kepemimpinan, wajib menjadi energi yang berharga, untuk membangun hubungan yang saling percaya dari kekuatan integritas pribadi yang solid. Pemimpin adalah pribadi yang akan meraih semua visi kepemimpinannya dengan baik, bila dirinya dibantu dan didukung dengan sepenuh hati oleh semua orang yang berada di dalam kepemimpinan tersebut. Bila orang-orang di dalam kepemimpinan tersebut masing-masing berpikir dan bertindak untuk kepentingan masing-masing, dan meninggalkan pemimpinnya sendirian dalam ketidakmampuan, maka kepemimpinan tersebut pasti tidak akan berhasil.

Pemimpin yang cerdas pasti akan menjelaskan setiap sisi kepemimpinannya dengan sangat detail kepada orang-orang yang dia pimpin. Dia akan memberikan gambaran besar yang umum, dan menunjukkan dampak yang spesifik dari setiap tindakan dari gambaran besar itu, untuk mewujudkan visi melalui tujuan yang dikerjakan secara kolaboratif. Dia juga akan mengidentifikasi solusi terhadap setiap tantangan. Lalu, menjelaskan kepada orang-orang yang dipimpin, tentang cara untuk memecahkan tantangan tersebut, dengan solusi dan pilihan tindakan yang tepat dan menguntungkan.

Pemimpin yang berkualitas selalu berdiskusi atau mengadakan pertemuan dengan orang-orang yang dipimpin, untuk menemukan ide-ide terbaik buat keberhasilan kepemimpinannya, juga memberikan keputusan dan contoh-contoh konkret tentang cara menjalankan ide-ide terbaik tersebut. Sebagai pemimpin, dia akan menjadi pusat dari arus informasi di dalam organisasinya, serta mampu menginspirasi dengan berbagai gaya dan cara unik dirinya, untuk menanamkan kepercayaan dan keberanian kepada orang-orang yang dipimpin, agar mereka mampu bertindak sesuai dengan tugas mereka, dalam skala tanggung jawab yang ada di masing-masing fungsi dan peran mereka.

Setiap orang yang menerima tanggung jawab dari pemimpin dan organisasi, wajib menunjukkan komitmen untuk memastikan keberhasilan atas semua pekerjaan yang dilakukan. Sebagai pribadi yang melayani kepemimpinan, pemimpin, dan organisasi, haruslah mampu bekerja sama dengan setiap orang di dalam organisasi, serta menjadi pribadi yang cerdas untuk mengembangkan rencana aksi dalam mewujudkan hasil akhir terbaik.

Membangun dan menanamkan kepercayaan pada setiap orang, untuk selalu bersikap dan bekerja dengan kolaboratif, haruslah menjadi energi yang disalurkan pemimpin ke dalam organisasi. Kepemimpinan akan sukses, bila semua fungsi dan peran di dalamnya, dapat bekerja dalam sebuah keharmonisan yang solid. Setiap proses kerja haruslah terhubung dalam sikap saling percaya, dan semuanya dilakukan dari energi integritas pribadi masing-masing, untuk dikontribusikan ke dalam energi integritas organisasi dan kepemimpinan yang unggul dan solid.

Pemimpin haruslah menjadi energi yang merekatkan dan membantu untuk mengenalkan satu sama lain. Lalu, menanamkan budaya kolaborasi dalam sinergi dan komunikasi yang efektif. Bila setiap orang di dalam organisasi sudah mampu memiliki antusiasme, terutama untuk saling berkontribusi dengan kepedulian dan kecintaan mereka kepada organisasi dan kepemimpinan, maka hal itu akan menjadi pendorong terbentuknya hubungan pribadi yang baik dan profesional di dalam kepemimpinan tersebut.

Kekuasaan dan tanggung jawab yang melekat pada seorang pemimpin, haruslah dijadikan modal untuk memperkuat kualitas kepemimpinan yang tegas dan pasti, serta menjadi energi yang membawa manfaat buat organisasi dan stakeholders. Pemimpin tidak boleh membiarkan dirinya terjebak dalam struktur kekuasaan, dan menciptakan berbagai birokrasi yang menjauhkan dirinya dengan orang-orang yang dipimpin. Pemimpin yang efektif pasti tahu bahwa dia memiliki hak, untuk bergerak ke setiap arah dan dimensi organisasi, agar memahami akar persoalan yang sebenarnya, serta berani bertindak atau mengambil alih atas pekerjaan-pekerjaan, yang gagal dikerjakan oleh orang-orang yang dipercaya.

Pemimpin harus memastikan bahwa setiap orang yang dipimpin, mampu menerima nilai-nilai kepemimpinannya dengan bahagia dan sepenuh hati. Setiap orang yang dipimpin itu harus peduli dan membantu kepemimpinan. Jika ada orang-orang yang tidak sepenuh hati membantu dan melayani kepemimpinan, maka mereka berpotensi menjadi energi negatif, untuk mengkontribusikan hal-hal yang tidak diinginkan dalam setiap proses kerja menuju visi dan tujuan. Pemimpin harus mencegah kepemimpinannya dari dominasi orang-orang, yang tidak total dan sepenuh hati membantunya. Untuk itu, pemimpin secara rutin harus menafsirkan tujuan dan nilai-nilai kepemimpinannya kepada setia orang yang dipimpin. Dan, menciptakan budaya kerja untuk membantu kepemimpinan, agar  kepemimpinannya mampu fokus pada visi dan tujuan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI

007Sering-seringlah temui hati nurani, tanyakan kepada hati nurani tentang keikhlasannya untuk menerima realitas Anda saat ini. Bila hati nurani menolak terhadap realitas Anda saat ini, maka siapkan kualitas diri untuk melakukan perubahan, agar hati nurani mendapatkan kehidupan yang memenuhi kebutuhannya.~ Djajendra

Pikiran yang tidak dijaga akan menjadi liar dan kadang-kadang bisa membahayakan hidup. Jika Anda tekun dan disiplin mengelola pola pikir Anda, maka pikiran Anda akan terkawal dengan baik.~ Djajendra

Ketika diri sudah menganggap dirinya guru paling hebat; diri yang paling banyak tahu tentang seluk beluk kehidupan; diri yang paling memahami benar dan salah; diri yang paling menganggap dirinya mengetahui segalanya. Maka, sejak itu dirinya akan terus hidup dalam ketidaktahuan. ~ Djajendra

Ketika ego diri menjadi sangat sombong dalam batas keyakinan, maka sejak itu diri akan tinggal dalam ketidaktahuan luasnya kehidupan. Ego yang tidak mau belajar dari luasnya kehidupan, akan tetap hidup dalam sempitnya pengetahuan. ~ Djajendra

Iri hati merupakan tanda diri sangat lemah dengan hidupnya. Iri hati yang tidak dihapus akan menciptakan rasa cemburu. Iri hati juga akan membuat hidup selalu berada dalam ketidakpuasan. Iri hati sangat tidak menguntungkan diri dalam upayanya untuk mendapatkan kedamaian dan kebahagiaan hidup. ~ Djajendra

Kehidupan selalu memberikan pelajaran untuk mendewasakan diri seseorang. Sering sekali karena kesadaran yang rendah, orang-orang menjadi panik dan frustasi saat menerima pelajaran dari kehidupan. Walaupun tidak ada yang pernah tahu kapan atau bagaimana seseorang akan menerima pelajaran dari kehidupan, tetapi bila dirinya hidup dalam kesadaran, bersandar pada pola kehidupan yang sederhana dan rendah hati, maka setiap kesempatan belajar dari kehidupan akan digunakan untuk melakukan perubahan terhadap kehidupannya menuju kepada yang terbaik. Dan, dia juga akan memastikan dirinya unggul menghadapi semua tantangan dan rintangan dari proses pembelajaran tersebut, serta tidak akan membiarkan dirinya kehilangan arah dalam menuju visi.~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SENYUM DALAM PELAYANAN PELANGGAN

CUSTOMER SERVICE TRAINING

SENYUM DALAM PELAYANAN PELANGGAN

“Senyum tulus yang membudaya dalam internal organisasi akan menjadi keunggulan yang menguntungkan perusahaan.” ~ Djajendra

Senyum adalah bahasa komunikasi yang paling efektif dan menyentuh hati. Setiap pelayanan pelanggan yang dimulai dengan senyum tulus, pasti akan menghasilkan pelayanan yang menyenangkan hati. Senyum akan menghilangkan kekakuan dalam komunikasi dan mengisinya dengan suasana yang menyenangkan hati.

Keberadaan customer service adalah untuk memberikan pelayanan terbaik dan berkualitas kepada pelanggan. Semua yang terbaik dan berkualitas itu hanya dapat dimulai dari kepribadian yang sopan, ramah, rendah hati, berempati, dalam senyum tulus yang penuh persahabatan. Sikap pelayanan yang memperlakukan pelanggan dengan hormat dan senyum tulus, akan menciptakan interaksi yang memperkuat hubungan pelanggan dengan perusahaan ke dalam loyalitas.

Senyum tulus customer service dalam pelayanan pelanggan akan mengekspresikan pesan ramah-tamah perusahaan kepada para pelanggannya. Senyum adalah komponen terpenting dalam memberikan pelayanan berkualitas, dan senyum itu sendiri sangat tergantung kepada kualitas kepribadian customer service. Semakin mulia dan baik hati seorang customer service, semakin berkualitas dirinya dalam memberikan pelayanan berkualitas kepada pelanggan. Senyum adalah komponen pelayanan yang berbiaya murah, dan sangat tergantung kepada ketulusan hati dari para pelayan perusahaan.

Senyum tulus adalah bahasa hati nurani yang dapat mempengaruhi hati nurani orang lain, untuk terhubung dalam energi baik. Ketika customer service mampu terhubung dalam energi baik dengan pelanggan, maka pelanggan akan selalu memprioritaskan pembeliannya kepada perusahaan yang ramah kepadanya. Hal ini akan membuat perusahaan selalu unggul dengan kinerja terbaik. Sebab, semua pelanggannya menjadi setia dan selalu bertransaksi dengan perusahaan yang ramah dan yang memberikan kemudahan dalam pelayanan.

Ketika perusahaan membangun budaya senyum dari kekuatan pelayanan di internal organisasi. Lalu, mengekspresikannya dalam kebiasaan dan rutinitas pelayanan ke eksternal organisasi, maka budaya senyum itu akan menjadi kekuatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Senyum tulus yang membudaya dalam organisasi, pastilah menjadi keunggulan yang selalu menguntungkan perusahaan.

Senyum tulus hanya dapat dimunculkan dari jiwa yang cerdas emosi, dari jiwa yang selalu rendah hati bersama empati dan toleransi, untuk memberikan kontribusi terbaik dari dalam dirinya kepada setiap stakeholders. Semakin positif kepribadian dan karakter seseorang, maka semakin mampu dirinya untuk memberikan senyum tulus. Senyum tulus yang dilengkapi dengan pelayanan yang peduli dengan harapan dan kebutuhan pelanggan, akan menjadi keunggulan pribadi yang membuat diri selalu tumbuh bersama karir yang luar biasa.

Senyum tulus selalu menjadi hal terbaik untuk membuat diri lebih berkualitas. Seseorang yang tanpa senyum akan dianggap sombong dan tidak menyenangkan. Sikap dan perilaku hidup yang terbiasa dengan mudah senyum dalam pergaulan sosial, akan menjadi hal yang positif untuk membuat diri terbiasa senyum dari hati yang paling tulus.

Senyum tulus dalam pelayanan pelanggan akan membantu perusahaan untuk berkomunikasi dari hati ke hati dengan pelanggan. Dan hal ini merupakan sebuah potensi kekayaan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah, untuk mencapai kinerja dan prestasi yang lebih tinggi. Ketika perusahaan memiliki budaya tatakrama dalam ruang percakapan yang menggembirakan hati pelanggan, maka pelanggan pasti setia selamanya kepada perusahaan, dan selalu mengingat pengalaman bahagianya saat terhubung dengan perusahaan.

Senyum tulus adalah bahasa hati nurani yang terekspresikan dari kekuatan emosi baik. Semakin cerdas Anda mengekspresikan senyum tulus dari kekuatan baik jiwa dan pikiran Anda, maka semakin bahagialah hidup Anda bersama hari-hari terindah.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI

Logo DJAJENDRA CORPORATE TRAINING

Perilaku yang paling sia-sia adalah membohongi diri sendiri. Ketika Anda mulai membohongi diri sendiri, tidak ada orang lain yang akan rugi, hanya Anda sendiri yang akan rugi, karena sudah tidak jujur kepada diri sendiri. Jadilah jujur kepada diri sendiri, agar semua potensi Anda membantu hidup Anda.~ Djajendra

Saat Anda tersenyum tulus kepada orang-orang yang Anda temui, maka nilai kebaikan akan memasuki perasaan dari orang-orang yang menerima senyum tulus Anda. Dan, Anda akan menjadi pribadi baik yang disukai semua orang.~Djajendra

Bila Anda cerdas memusatkan semua energi Anda pada sebuah target yang terfokus, maka diri Anda akan mendapatkan daya dorong dari kekuatan fokus Anda, untuk meraih prestasi dan kinerja yang lebih hebat.~ Djajendra

Bahagia adalah hak asasi Anda, dan merupakan sesuatu yang didapatkan dari pencarian diri sendiri ke dalam diri. Anda harus tumbuh dalam kekuatan yang tak dapat dikalahkan oleh hal apapun untuk dapat meraih bahagia. Anda yang tumbuh dari kelemahan realitas sosial, politik, keyakinan, ekonomi, dan budaya, pastilah kebahagiaannya bisa dikendalikan, bahkan bisa diambil oleh kekuatan dari luar diri Anda. Jadilah kuat dan hentikan diri dari pelemahan oleh realitas yang menjauhkan diri Anda dari bahagia. Temukan pemecahan atas semua tantangan dan masalah, jangan pernah menyerah untuk memenangkan diri Anda dari hal-hal yang menghalangi kebahagiaan Anda, dan lihatlah ke depan dengan optimis untuk meraih bahagia sebagai hak Anda. ~ Djajendra

Kemajuan kepribadian seseorang tidak muncul dari kecerdasannya untuk menilai dan mengkritik orang lain; tapi dari kecerdasannya untuk menilai, memperbaiki, dan mengembangkan kepribadiannya menjadi lebih unggul.~ Djajendra

Semakin sadar Anda untuk meningkatkan kualitas kemandirian dan tanggung jawab dalam kehidupan; semakin Anda akan tumbuh secara intelektual, sosial, dan profesional, dalam realitas yang Anda inginkan.~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INSPIRASI DAN MOTIVASI

Logo DJAJENDRA CORPORATE TRAINING

Hidup haruslah tahu diri bahwa yang sangat baik itu hanya ada dalam persepsi. Ketika Anda tidak mengembangkan persepsi baik terhadap sesuatu hal, maka Anda pasti akan menilainya dengan persepsi sebatas pengetahuan dipikiran Anda. Persepsi dapat dikembangkan dengan menjadi pribadi yang terbuka, untuk mempelajari banyak hal baru, dan membuka diri untuk menerima banyak wawasan hidup, yang melampaui batas-batas kehidupan dengan kreatif. ~ Djajendra

Keyakinan dalam hidup boleh berbeda, logika berpikir juga boleh berbeda. Tuhan tetap memberikan matahari dan kehidupan untuk semua yang berbeda itu dengan sangat adil dan penuh cinta. Bila ada yang mempersoalkan atau menciptakan permusuhan dalam hidup, hanya dengan alasan keyakinan dan logika berpikir yang berbeda, maka dia telah diperbudak oleh ego dan cara berpikirnya, dan dia lupa dengan Tuhan yang maha adil dan penuh cinta.~ Djajendra

Cinta sejati ada karena dua jiwa saling berbagi empati, toleransi, peduli, dan saling percaya dalam keseimbangan emosi dan pikiran positif. Cinta hanya dapat diberikan oleh jiwa yang memiliki empati, toleransi, dan kepedulian. Kemampuan seseorang untuk menerima cinta harus juga diikuti dengan kecerdasan dirinya untuk memberikan cinta. Ketika egonya hanya peduli untuk menerima dan tidak peduli untuk memberikan cinta, maka saat itu cinta akan kehilangan keseimbangan, dan cinta tidak akan tumbuh untuk memberikan kebahagiaan. Cinta adalah bahasa perbuatan dan tindakan dari ketulusan dan keikhlasan jiwa untuk saling mengerti, tanpa saling curiga.~ Djajendra

Perfeksionisme adalah beban kehidupan. Ketika kesempurnaan menjadi alasan untuk menjalani hidup, Anda akan menjadi mudah melakukan penolakan, dan sulit untuk menerima realitas apa adanya. Perfeksionisme akan mengikat diri Anda untuk hidup demi citra kesempurnaan, dan akan menghilangkan diri asli Anda, lalu digantikan pesona diri dalam perangkap kesempurnaan. ~ Djajendra

Harga diri yang terlalu tinggi pasti menjadi beban hidup. Buanglah beban harga diri dengan kesederhanaan pola hidup dalam sikap rendah hati. Jangan biarkan kebesaran diri menjadi tidak berkembang, hanya karena ambisi untuk mempertahankan harga diri setinggi langit.~ Djajendra

Dalam diri Anda ada cahaya untuk menerangi hidup. Jangan habiskan waktu setiap hari tanpa memahami cahaya di dalam diri. Dengan memahami cahaya di dalam diri, Anda dapat menerangi perjalanan hidup Anda dari kesadaran diri sendiri.~ Djajendra

Rasa bersalah, menyesal, kecemasan, dan stres yang tak terkendali akan menghentikan aliran energi bahagia ke dalam diri. Temukan keberanian dan kemampuan dari dalam diri, untuk mengurangi dan menghilangkan sifat-sifat penghambat aliran energi bahagia ke dalam diri Anda. Sebab, Anda lahir untuk bahagia, dan jadilah cerdas untuk bahagia.~ Djajendra

Kehidupan sangat berlimpah dan semua yang diinginkan telah tersedia dalam hidup. Anda hanya perlu bertindak keluar bersama diri yang kreatif dan penuh percaya diri, untuk menikmati kelimpahan yang ada dalam kehidupan. ~ Djajendra

Hargai hidup dengan pikiran positif. Kuatkan hidup dengan komitmen untuk sukses. Isi batin dengan semangat dan gairah untuk sukses. Anda ada untuk sukses, dan jangan ragu untuk sukses.~Djajendra

Hidup haruslah kuat dan mandiri. Ketika diri merasa tak berdaya dan hidup dalam kelemahan, saat itu diperlukan kekuatan untuk menumbuhkan keberanian di dalam diri. Lalu, membuat diri berhenti memikirkan kelemahannya, dan mulai fokus kepada semua keunggulan.~ Djajendra

Potensi seseorang tidak terbatas, apa saja dapat dihasilkan atau dimunculkan dari dalam potensi dan sumber daya diri seseorang, selama orang tersebut memiliki keberanian mental dan emosi. Keberanian mental dapat diwujudkan dari kecerdasan mental yang mampu memahami, menguraikan, menyimpulkan, memagari risiko, mendefinisikan, memutuskan, dan bersikap pasti dengan sebuah tindakan. Kalau mental sudah berani bertindak dengan keunggulan kreatifnya atas sebuah impian atau rencana, maka diri akan bergerak dengan keyakinan dan kepercayaan untuk mewujudkannya dengan sukses. Mental yang kreatif dan berani akan membangkitkan keberanian emosi dalam wujud gairah, antusiasme, mood yang siap bertindak dan bekerja keras dalam disiplin diri yang penuh motivasi, serta rasa nyaman emosi bersama keunggulan kreatif mental untuk melampaui batas-batas normatif yang ada. ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI

Dalam diri Anda ada cahaya untuk menerangi hidup. Jangan habiskan waktu setiap hari tanpa memahami cahaya di dalam diri. Dengan memahami cahaya di dalam diri, Anda dapat menerangi perjalanan hidup Anda dari kesadaran diri sendiri.~ Djajendra

Rasa bersalah, menyesal, kecemasan, dan stres yang tak terkendali akan menghentikan aliran energi bahagia ke dalam diri. Temukan keberanian dan kemampuan dari dalam diri, untuk mengurangi dan menghilangkan sifat-sifat penghambat aliran energi bahagia ke dalam diri Anda. Sebab, Anda lahir untuk bahagia, dan jadilah cerdas untuk bahagia.~ Djajendra

Kehidupan sangat berlimpah dan semua yang diinginkan telah tersedia dalam hidup. Anda hanya perlu bertindak keluar bersama diri yang kreatif dan penuh percaya diri, untuk menikmati kelimpahan yang ada dalam kehidupan. ~ Djajendra

Hargai hidup dengan pikiran positif. Kuatkan hidup dengan komitmen untuk sukses. Isi batin dengan semangat dan gairah untuk sukses. Anda ada untuk sukses, dan jangan ragu untuk sukses.~Djajendra

Hidup haruslah kuat dan mandiri. Ketika diri merasa tak berdaya dan hidup dalam kelemahan, saat itu diperlukan kekuatan untuk menumbuhkan keberanian di dalam diri. Lalu, membuat diri berhenti memikirkan kelemahannya, dan mulai fokus kepada semua keunggulan.~ Djajendra

Potensi seseorang tidak terbatas, apa saja dapat dihasilkan atau dimunculkan dari dalam potensi dan sumber daya diri seseorang, selama orang tersebut memiliki keberanian mental dan emosi. Keberanian mental dapat diwujudkan dari kecerdasan mental yang mampu memahami, menguraikan, menyimpulkan, memagari risiko, mendefinisikan, memutuskan, dan bersikap pasti dengan sebuah tindakan. Kalau mental sudah berani bertindak dengan keunggulan kreatifnya atas sebuah impian atau rencana, maka diri akan bergerak dengan keyakinan dan kepercayaan untuk mewujudkannya dengan sukses. Mental yang kreatif dan berani akan membangkitkan keberanian emosi dalam wujud gairah, antusiasme, mood yang siap bertindak dan bekerja keras dalam disiplin diri yang penuh motivasi, serta rasa nyaman emosi bersama keunggulan kreatif mental untuk melampaui batas-batas normatif yang ada. ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERTANYAAN DAN CARA BERTANYA DALAM SEBUAH WAWANCARA

027“Pewawancara yang melengkapi dirinya dengan etika, tatakrama, emosi dan mental yang cerdas; pasti cerdas berimajinasi bersama pertanyaan dan cara bertanya, untuk mendapatkan jawaban dan informasi, termasuk untuk mendapatkan simpati dari publik dan narasumber.”~ Djajendra

Pertanyaan memberi kuasa kepada pewawancara. Saat seorang pewawancara ingin mendapatkan informasi, maka dia dapat memulai sebuah percakapan yang sifatnya menggali informasi dengan teknik dan cara bertanya yang cerdas sosial.  Pewawancara wajib menjunjung tinggi etika dan tatakrama dalam percakapan. Ketika pewawancara mengabaikan etika dan tatakrama dalam bertanya, narasumber berhak untuk tidak menjawab. Apalagi bila pertanyaan itu berpotensi melukai perasaan orang lain. Sebuah pertanyaan bertujuan untuk mendapatkan jawaban yang jujur dan sesuai dengan realitas yang ada. Jadi, sebuah pertanyaan tidaklah boleh ditanyakan dengan tujuan untuk menciptakan opini negatif tentang orang lain, ataupun dengan tujuan menjebak narasumber dengan pertanyaan-pertanyaan sensitif yang dapat melukai kehidupan sosial.

Pewawancara berhak bertanya dari berbagai sudut pandang dengan tujuan untuk mendapatkan informasi dan gambaran yang utuh dari sebuah persoalan. Untuk itu, pewawancara haruslah memiliki pengetahuan yang sangat mendalam, baik secara teori maupun secara fakta, termasuk memiliki kepribadian yang dewasa cara berpikirnya dalam keunggulan kecerdasan emosi dan mental. Semua pertanyaan dari pewawancara haruslah terkonsepkan secara berkualitas. Karena narasumber membiarkan dirinya ditanya dengan pertanyaan-pertanyaan dari persepsi dan logika berpikir pewawancara, maka diperlukan kontrol diri yang kuat dari pewawancara untuk menjaga kehormatan dan harga diri narasumber.

Kebebasan untuk bertanya dengan pertanyaan-pertanyaan sesuai kehendak dari kepentingan pewawancara haruslah memiliki empati. Bila empati hilang, maka kontrol diri pewawancara pasti kelihatan tidak sopan dan kurang etis. Seorang pewawancara wajib bertanggung jawab atas percakapan yang terjadi, karena sebagai pewawancara telah diberikan kuasa oleh narasumber untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang bermanfaat bagi stakeholders. Bila seorang pewawancara disusupi dengan kepentingan kelompok atau pribadi, maka biasanya pewawancara akan kehilangan empati dan tanggung jawab terhadap percakapan tersebut.

Pewawancara berhak bertanya dengan teknik interogasi, tapi interogasinya haruslah dalam gaya bertanya yang persuasif. Pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada interogasi bermaksud untuk mendapatkan informasi yang sifatnya sangat detail. Dalam teknik interogasi yang baik, narasumber harus dibuat nyaman dan sangat percaya diri. Hal ini merupakan tugas dari pewawancara untuk menciptakan kondisi dan situasi yang persuasif dan penuh persahabatan. Setelah kondisi tanya jawab yang persuasif terbentuk, pewawancara dengan kecerdasan bertanya dapat menggiring narasumber ke hal-hal yang sangat detail, tanpa menciptakan kesan untuk memojokkan narasumber dengan pertanyaan dan cara bertanya yang tidak sesuai dengan realitas. Pewawancara harus mampu menguasai diri dan memiliki pengetahuan yang lebih, agar dapat mengeksplorasi narasumber dari gambaran besar untuk mendapatkan hal-hal yang sangat detail.

Pertanyaan yang berkualitas dihasilkan dari kecerdasan pewawancara untuk menguasai pengetahuan teori dan fakta dari topik pembahasan. Dan juga kecerdasan pewawancara untuk melengkapi dirinya dengan etika dan tatakrama, yang membuat narasumber tenang dan percaya diri. Bila narasumber tenang dan percaya diri, maka semua pertanyaan berkualitas dari pewawancara akan mendapatkan jawaban dan informasi yang berkualitas dari narasumber. Semakin nyaman mood narasumber dalam wawancara tersebut, maka semakin mudah untuk pewawancara melakukan eksplorasi informasi secara mendalam dan berkualitas. Semua ini membutuhkan kualitas dan wawasan dengan pengetahuan yang total dari kepribadian pewawancara. Bila kualitas pewawancara kalah dari narasumber, maka pewawancara hanya akan memiliki kekuasaan untuk bertanya, tapi kekurangan kemampuan untuk mendapatkan jawaban dan informasi berharga dari narasumber.

Pertanyaan yang berkualitas selalu bertujuan untuk mencari jawaban yang jujur, bukan untuk membingungkan atau memojokkan narasumber. Kualitas seorang pewawancara tidak saja harus cerdas secara kompetensi; tapi juga harus cerdas secara moral, etika, emosi, dan mental.  Pewawancara yang cerdas pasti akan melengkapi dirinya dengan kecerdasan emosi, moral, etika, dan tatakrama. Sebab, dia sadar bahwa semua pertanyaannya pasti akan ditonton atau dilihat oleh banyak orang, sehingga dia tidak mungkin membiarkan dirinya terlihat tidak cerdas dalam realitas kehidupan sosial. Untuk itu, seorang pewawancara yang cerdas tidak akan membiarkan dirinya dibeli oleh kepentingan apapun. Dia dengan penuh komitmen dan disiplin akan bertanya dengan pertanyaan yang sederhana dalam bahasa yang objektif, untuk mendapatkan jawaban yang objektif.  Pewawancara yang cerdas juga akan menampilkan gairah dan antusiasme bertanya dengan cara bertanya, yang terkendali dalam kecerdasan emosi dan logika, yang mampu mengundang empati sosial terhadapnya. Kecerdasan dia dalam bertanya akan terfokuskan untuk mendapatkan respon positif dari publik. Dan dia juga dengan cerdas memahami kredibilitas dan reputasi narasumber di persepsi publik. Bila publik sedang mengidolakan narasumber, maka pewawancara pasti cerdas memahami hal ini, untuk tidak menjadikan dirinya sebagai orang yang tidak disukai publik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INSPIRASI – MOTIVASI

008Potensi seseorang  tidak terbatas, apa saja dapat dihasilkan atau dimunculkan dari dalam potensi dan sumber daya diri seseorang, selama orang tersebut memiliki keberanian mental dan emosi. Keberanian mental dapat diwujudkan dari kecerdasan mental yang mampu memahami, menguraikan, menyimpulkan, memagari risiko, mendefinisikan, memutuskan, dan bersikap pasti dengan sebuah tindakan. Kalau mental sudah berani bertindak  dengan keunggulan kreatifnya atas sebuah impian atau rencana, maka diri akan bergerak dengan keyakinan dan kepercayaan untuk mewujudkannya dengan sukses.  Mental yang kreatif dan berani akan membangkitkan keberanian emosi dalam wujud gairah, antusiasme, mood yang siap bertindak dan bekerja keras dalam disiplin diri yang penuh motivasi, serta rasa nyaman emosi bersama keunggulan kreatif mental untuk melampaui batas-batas normatif yang ada. ~ Djajendra

Bila Anda sadar dan ingat bahwa tujuan keberadaan Anda dalam hidup ini untuk kebahagiaan dan kesejahteraan Anda, maka Anda pasti tidak akan mengeluh dengan hidup Anda. Sebab, Anda sudah mengerti bahwa semua energi, waktu, potensi, dan sumber daya Anda harus selalu fokus kepada tujuan hidup, yang sudah Anda tegaskan dalam perjalanan hidup Anda.~ Djajendra

Orang-orang jujur selalu memiliki keberanian untuk mengungkapkan sifat asli dari jati dirinya. Orang-orang kurang jujur selalu takut untuk mengungkapkan sifat asli dari jati dirinya. ~ Djajendra

Bila pekerjaan mampu ditekuni seperti sebuah permainan yang menyenangkan hati, maka kerja keras akan menjadi mainan yang mengantar kehidupan kepada keberhasilan. Cintai dan sukai pekerjaan Anda dengan sepenuh hati, dan penuhi kebutuhan hidup Anda dalam akumulasi untuk meningkatkan kualitas hidup. ~ Djajendra

Kehidupan yang ideal selalu akan ada dalam impian dan harapan setiap orang. Orang-orang optimis akan mempersiapkan kehidupan yang ideal dengan upaya dan kerja cerdas. Orang-orang pesimis mungkin beranggapan kehidupan yang ideal adalah sebuah obsesi yang sulit untuk diwujudkan. Orang-orang optimis selalu bertindak dan konsisten dengan konsep diri yang jelas dalam gambaran ideal. Orang-orang pesimis menjalani hidup dengan perilaku dan kebiasaan sehari-hari yang merasa tidak berdaya atas keadaan mereka, serta suka melemparkan ketidakmampuan mereka kepada orang lain dengan berbagai pembenaran dan alasan.~Djajendra

Apapun yang Anda pikirkan dan rasakan pasti akan terwujud dalam realitas hidup Anda. Ketika Anda memikirkan keburukan tentang orang lain, apapun itu alasannya, Anda sedang menciptakan realitas itu ke dalam hidup Anda. Saat energi, waktu, dan pikiran Anda terfokus kepada kebaikan dan tidak mengenal rasa kebencian; maka Anda akan berkembang bersama cinta dan kepedulian untuk membuat hidup Anda bahagia, damai, sejahtera, sehat, serta selalu nikmat bersama realitas hidup. ~ Djajendra

Ketika Anda menciptakan kesadaran tentang indahnya kehidupan di dalam persepsi dan keyakinan hidup Anda, maka realitas kehidupan Anda pasti selalu berada dalam indahnya kehidupan. ~ Djajendra

Ketika Anda melayani orang lain dengan sepenuh hati dari perasaan cinta. Saat itu, jiwa Anda pun akan dilayani oleh sukacita kehidupan, yang menyalakan pikiran Anda dengan terangnya kebaikan dari wawasan hidup yang luas dan tercerahkan. ~ Djajendra

Kedewasaan dalam hidup bukan ditentukan seberapa banyak ilmu yang dikuasai dan dimiliki; bukan juga ditentukan seberapa pintar dan jeniusnya diri bersama pengalaman, wawasan, pekerjaan, dan ilmu yang dikuasai. Kedewasaan hidup sangat ditentukan kemampuan diri untuk mengalir bersama waktu dengan perasaan nyaman terhadap berbagai momen realitas. Semakin beragam pengalaman hidup; semakin sadar diri dengan berbagai realitas hidup; semakin tinggi jam terbang kehidupan dengan berbagai pengalaman yang unik dan menyadarkan; maka diri akan semakin tumbuh menjadi dewasa bersama waktu dan umur.~ Djajendra

Ketika Anda berharap semuanya terwujud secara instan, Anda sedang membiarkan hidup berjalan dalam pendangkalan. Hidup yang berkualitas memerlukan proses yang menggali dari bawah hingga memunculkan yang terbaik ke permukaan. Kesadaran untuk mengikuti proses dari bawah untuk bisa muncul ke permukaan, akan meminimalkan berbagai risiko yang tidak diinginkan. Hidup yang berkualitas adalah proses yang bereaksi dari motivasi, disiplin, dan komitmen terhadap tujuan yang diimpikan.~Djajendra

Ketika orang-orang di sekeliling Anda memperlihatkan sikap dan perilaku tidak baik, maka jangan terpengaruh untuk menjadi sama seperti mereka. Tetaplah menjadi diri sendiri yang penuh kasih dan selalu setia dengan kata-kata, pikiran, dan perasaan positif saat berinteraksi dengan mereka. Sikap dan perilaku baik Anda berpotensi menjadi contoh atau inspirasi untuk perubahan mereka menjadi lebih positif.~ Djajendra

Temukan akhir penyelesaian untuk setiap tugas dan pekerjaan, dan pastikan setiap tanggung jawab dipenuhi di sepanjang hidup. Tugas dan pekerjaan boleh terhenti dalam satu titik waktu, tapi tanggung jawab adalah amanah kehidupan yang sifatnya seumur hidup.~ Djajendra

Kearifan batin akan memasuki alam bawah sadar untuk menciptakan intuisi. Intuisi yang memicu imajinasi dan visi untuk hidup dengan jujur dan syukur. Semakin arif dan bijak integritas pribadi Anda, semakin tinggi kualitas intuisi Anda untuk hidup dalam jujur dan syukur.~ Djajendra

Orang pintar selalu mengurusi dirinya sendiri karena dia tahu dalam dirinya ada kehebatan-kehebatan yang harus diungkapkan. Orang tidak pintar selalu mengumpulkan sikap dan perilaku buruk orang lain ke dalam dirinya, lalu setiap hari menghabiskan waktu bersama ketegangan hidup, hanya untuk memaksakan persepsi dan logika berpikirnya terhadap realitas atau keberadaan orang lain.~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KONSEP DIRI

017“Konsep diri yang menjadi karakter dan kepribadian Anda, akan mengantarkan diri Anda kepada semua tujuan hidup, yang Anda kerjakan dengan sepenuh hati.”~ Djajendra

Kehidupan yang ideal selalu ada dalam impian dan harapan setiap orang. Orang-orang optimis pasti mempersiapkan kehidupan yang ideal dengan upaya dan kerja cerdas. Orang-orang pesimis mungkin beranggapan kehidupan yang ideal adalah sebuah obsesi yang sulit untuk diwujudkan. Orang-orang optimis selalu bertindak dan konsisten dengan konsep diri yang jelas dalam gambaran ideal. Orang-orang pesimis menjalani hidup dengan perilaku dan kebiasaan sehari-hari bersama perasaan tidak berdaya atas keadaan mereka, serta suka melemparkan ketidakmampuan diri mereka kepada orang lain dengan berbagai pembenaran dan alasan.

Setiap orang pastilah berkeinginan hidupnya penuh dengan makna dalam harapan, dan semua ini dapat diwujudkan kalau diri dibangun dengan konsep diri yang jelas. Konsep diri berfungsi untuk mempertegas keberadaan diri dalam kehidupan yang diinginkan. Dengan memahami diri sendiri dan bertanggung jawab atas konsep diri, maka diri dapat mengendalikan perjalanan hidupnya sesuai dengan keinginan.

Memiliki arah kehidupan yang jelas adalah modal terpenting untuk menekuni kehidupan yang diinginkan. Konsep diri akan memperjelas arah atau jalan kehidupan yang diinginkan. Ketika seseorang dengan tegas memutuskan arah kehidupannya, dan melengkapinya dengan disiplin dan komitmen diri yang konsisten, maka dirinya berpotensi tumbuh dan berkembang bersama jalan kehidupan pilihannya. Dalam perjalanan, konsep diri seseorang secara bertahap akan membentuk karakter dan kepribadian dirinya sesuai dengan keinginannya.

Konsep diri haruslah dikembangkan dari kesadaran diri sendiri, dengan memahami realitas, serta dengan memahami potensi dan sumber daya yang melekat bersama kepribadian diri. Saat diri sadar untuk mengembangkan dan tumbuh bersama diri yang ideal sesuai dengan impian dan harapan, saat itu kualitas untuk mewujudkan cita-cita dan harapan akan semakin menguat bersama kompetensi diri.

Konsep diri harus diarahkan untuk mencapai keunggulan diri bersama hasil yang diinginkan. Apapun hasil yang diinginkan haruslah diperjuangkan untuk mencapai keunggulan. Misal, hasil yang diinginkan adalah menjadi bahagia, sehat, sejahtera, damai, sabar, tenang, berani, tekun, disiplin, kaya raya, jujur, beretika, cerdas, berguna buat kehidupan banyak orang, dan sifat-sifat positif lainnya. Konsep diri yang direncanakan untuk membentuk diri yang ideal dalam nilai-nilai positif, pasti mencapai impian dan harapan dengan kualitas diri yang unggul, serta menjadikan diri sebagai energi pembawa pengaruh baik buat kehidupan orang lain.

Miliki impian yang jelas dalam gairah dan disiplin kehidupan. Impian dan keinginan yang sangat jelas akan membuat diri mudah memahami dan mengerjakannya. Diperlukan kerja cerdas dan gairah untuk mengoptimalkan semua sumber daya, energi, dan potensi untuk mewujudkan yang diinginkan. Saat impian dan keinginan sudah berada dalam gairah konsep diri, maka kehidupan diri pun akan bergerak sesuai dengan impian dan harapan. Jadilah pribadi yang selalu cerdas menyadarkan diri untuk memahami realitas, lalu menyiapkan strategi dan taktik jitu, untuk memenangkan impian bersama perilaku dan kebiasaan hidup yang konsisten dan terencana.

Masa depan seseorang tidak terbatas oleh apa yang dia inginkan dan impikan di hari ini. Masa depan seseorang akan terus berkembang dan tumbuh bersama perubahan oleh dorongan berbagai tantangan hidup. Semakin seseorang menyiapkan diri untuk mengikuti perubahan, dan tidak ngotot dengan ide-ide lama yang mungkin sudah tidak sesuai dengan realitas, maka dirinya akan mencapai sebuah realitas baru yang mungkin sebelumnya tidak dia pikirkan. Hidup adalah akumulasi dan sebab-akibat dari tindakan dan perilaku sehari-hari. Oleh karena itu, pastikan setiap hari diri bertindak dengan wawasan dan pikiran terbuka, untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi diri, agar diri selalu dapat memenangkan hidup sesuai keinginan dan harapan.

Konsep diri dibentuk untuk memudahkan diri melakukan semua yang diinginkan, serta memudahkan diri untuk menyusuri perjalanan hidup yang diinginkan, dengan penuh percaya diri dalam arah yang pasti dan jelas. Apapun yang muncul dalam imajinasi dan dianggap ideal untuk kehidupan diri, maka hal itu dapat diwujudkan dengan membuat rencana tindakan yang jelas dalam prioritas. Ciptakan kehidupan sesuai dengan yang diinginkan melalui konsep diri yang telah direncanakan dengan rinci. Jadilah pribadi yang terus-menerus melalukan perbaikan dari dalam diri untuk memunculkkan diri yang unggul. Miliki keyakinan bahwa tidak ada batas untuk meraih semua yang diinginkan, dan batas itu hanya ada dalam keberanian mental dan emosi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN TEAM BUILDING AND MAINTAINING A TEAM 1 HARI 8 JAM

PELATIHAN INDOOR/OUTDOOR

JUDUL: TEAM BUILDING AND MAINTAINING A TEAM
PROGRAM 1 HARI 8 JAM

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

DESKRIPSI

Program Indoor Team Building selama satu hari delapan jam ini, dikemas dengan metode dan konsep yang dilengkapi dengan variasi latihan interaktif dalam bentuk diskusi kelompok, brainstorming, roleplay, games, dan latihan.

Program ini berfokus untuk memotivasi dan mengembangkan mindset peserta, untuk saling melengkapi kekuatan masing-masing di tempat kerja dalam sebuah tim kerja yang solid. Peserta diarahkan untuk memiliki perilaku kerja yang kolaboratif dan bersinergi dalam kerja sama yang saling memperkuat. Termasuk, mengembangkan kemampuan komunikasi verbal dan non verbal; serta mengembangkan kecerdasan emosional, perilaku, dan kebiasaan kerja untuk menghasilkan kinerja yang lebih unggul melalui kerja sama tim yang solid.

Peserta diperkenalkan dengan konsep peran tim dan mengeksplorasi berbagai cara, agar dapat mengenali kepribadian masing-masing anggota tim, dan membangun peran mereka dalam tim. Pelatihan ini memungkinkan peserta mampu mengelola peran dan tanggung jawab masing-masing dalam tim, dan menghindari kesenjangan atau tumpang tindih dalam peran kerja sesuai tugas dan tanggung jawab.

METODE PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker

TUJUAN PELATIHAN

  • Bertujuan membangun kesadaran untuk memiliki motivasi dalam kerja sama melalui aktifitas dan pembelajaran yang berkonsep role play.
  • Bertujuan untuk menunjukkan tentang kekuatan kerja sama dalam menghadirkan sukses individu, kelompok, dan organisasi.
  • Bertujuan untuk menyadarkan potensi reaksi perilaku dan reaksi emosional dalam mewujudkan kerja sama yang solid.
  • Bertujuan memotivasi untuk pemeliharaan hubungan yang konstruktif diantara individu; membuat individu menjadi visioner, inovatif, saling menghargai, terbuka dan jujur;  membuat individu mampu memelihara perasaan bangga kepada perusahaan; membuat individu bekerja atas dasar etika, loyalitas, integritas, dan selalu cerdas menjawab tantangan baru dengan sikap positif.

MANFAAT PELATIHAN

  • Memahami psikologis praktis, emosional, disiplin, dan motivasi sebagai dasar dalam membangun kerja sama tim.
  • Memahami tentang karakter orang-orang dalam kerja sama, hubungan antar pribadi, dan dinamika dalam kerja sama.
  • Memahami cara memiliki kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan parabahasa yang sempurna dalam teamwork.
  • Memahami cara meningkatkan kolaborasi, sinergi, dan koordinasi dalam kerjasama.
  • Memahami cara berkontribusi pada proses pemecahan masalah secara kreatif.
  • Memahami cara memberikan umpan balik yang konstruktif dan efektif.
  • Memahami cara memiliki empati, toleransi, dan kepedulian dengan sesama anggota tim.

JADWAL DAN MATERI PELATIHAN

PK.08.30 – 09.00 WIB. SESI: ENERGIZER

Sub Bahasan

  • Ice Breaking
  • Motivation
  • Yel-Yel
  • Melukis Bersama
  • Pembentukan Tim

PK. 09.00 – 10.30 WIB. SESI: TEAM BUILDING

Sub Bahasan

  • Peran Individu Dalam Tim Dan Kerja Sama.
  • Perilaku Individual, Orientasi Dan Pengaruhnya Terhadap Tim.
  • Membangun Kepribadian Dan Karakter Yang Siap Untuk Melakukan Kerja Sama.
  • Menjadi Bagian Dari Sistem Kerja Sama Yang Solid.
  • Membangun tim yang ideal.
  • Keuntungan bekerja dalam tim
  • Menjaga disiplin untuk kemajuan tim dari waktu ke waktu.
  • Gaya kepemimpinan yang ideal untuk sebuah tim yang ideal.
  • Peran setiap anggota tim dalam membangun tim yang unggul.
  • kombinasi dari peran yang dibutuhkan dalam sebuah tim yang ideal.
  • kepribadian yang ideal untuk kerja tim.

PK. 10.30 – 10.45 WIB. Coffee Break

PK.10.45 – 12.30 WIB. SESI 2: KECERDASAN EMOSIONAL  UNTUK TEAM BUILDING

Sub Bahasan

  • Memahami Hubungan Emotional Intelligence Dengan Teamwork.
  • Bermental  Positif Dalam Menghadapi  Tantangan Dan Risiko.
  • Memahami Bahaya Emosi Marah Dalam Kerja Sama Tim.
  • Mengatasi Takut Karena Konflik, Kehilangan Identitas, Kurangnya Keamanan.
  • Memanfaatkan Emosi Empati Untuk Memahami Orang Lain.
  • Memahami Penularan Dan Sinyal Emosional Dalam Kerja Sama
  • Mempermudah Kerjasama Dengan Komunikasi Verbal Dan Non Verbal.
  • Berkomunikasi Secara Persuasi Dengan Mengikuti Aturan Dan Etika.
  • Bahasa Tubuh, Sentuhan, Parabahasa, Penampilan Fisik, Warna, Simbol, Wawasan Dalam Memperkuat TeamWork.

Pk.12.30. 13.30 Wib. Makan Siang

PK. 13.30 – 16.30 WIB. SESI: MEMBANGUN TEAM BUILDING DENGAN AKTIVITAS GAMES, ROLE PLAY, DAN TEAM BUILDING SELF TEST. (INDOOR)

Sub Bahasan:

  • Aktivitas games team building indoor.
  • Role play untuk kolaborasi, sinergi, koordinasi, dan komunikasi.
  • Brainstorming.
  • Team building self test.
  • Diskusi dan tanya jawab.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT. DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com