INSPIRASI DAN MOTIVASI

028Anda tidak bisa mengendalikan apa yang terjadi di luar diri Anda, tetapi Anda bisa memilih cara untuk menafsirkan dan berinteraksi dengan semua kejadian dari luar diri Anda. Selama Anda berpikir positif, beremosi cerdas, dan mampu memaafkan semua hal yang tak menguntungkan ataupun yang tak menyenangkan Anda, maka Anda selalu akan damai dan nyaman dengan semua hal dari luar diri Anda. ~ Djajendra

Tidak ada seorang pun dalam hidup Anda yang mampu menyakiti diri Anda, kecuali Anda sendiri yang membiarkan persepsi dan cara berpikir Anda untuk menyakiti diri Anda sendiri. ~ Djajendra

Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk menciptakan kehidupan diri yang ideal, di mana dirinya ingin memiliki semua kebahagiaan, kedamaian, kebebasan, kenyamanan, keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan. Dan, tidak ada seorang pun yang menginginkan penderitaan ataupun ketidaknyamanan dalam hidupnya. Untuk kehidupan yang ideal diperlukan kebiasaan hidup yang melihat di sekitar diri dengan cinta, mencari sesuatu dengan cinta, bertindak dengan cinta, dan memperbaiki apa pun dengan cinta. Artinya, bila seseorang hidup dalam cinta, maka dia pasti memiliki kehidupan ideal yang dia impikan.~ Djajendra

Praktik pengampunan adalah kontribusi kami yang paling penting untuk penyembuhan dunia. ~ Marianne Williamson

Semua bunga sebelumnya adalah biji yang tumbuh menjadi pohon. Semua orang sebelumnya adalah bayi yang tumbuh menjadi orang-orang sukses. Semua kehidupan sebelumnya adalah benih yang tumbuh menjadi sesuatu buat kehidupan. Semuanya tumbuh dan terus berkembang, jadilah pribadi yang terus tumbuh dan berkembang bersama kebaikan. ~ Djajendra

Kebahagiaan bukanlah tujuan … itu adalah produk sampingan dari kehidupan yang dijalani dengan baik. ~ Eleanor Roosevelt

Perubahan Bertujuan Untuk Membuat Anda Semakin Siap Dan Berani Menghadapi Hal-hal Yang Belum Pernah Anda Alami. ~ Djajendra

Cinta akan menghapus rasa kesepian, iri hati, khawatir, dan rasa takut. Cinta selalu menghadirkan sukacita, kasih sayang, peduli, dan semua hal baik lainnya. Cinta dapat dimiliki saat diri memiliki kasih, toleransi, empati, peduli, dan semua kebaikan untuk kemanusiaan dari kelimpahan kasih sayang Tuhan. ~ Djajendra

Ketika Anda menyembunyikan kebenaran dari kesadaran diri Anda sendiri, maka Anda akan kehilangan kepribadian asli dalam kehidupan Anda. Padahal, di dalam diri Anda sudah ada semua hal yang Anda butuhkan untuk menciptakan kehidupan yang Anda inginkan, Anda hanya perlu untuk masuk ke dalamnya melalui kesadaran dan kejujuran diri sejati Anda. ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INSPIRASI DAN MOTIVASI

Segala sesuatu akan datang, akan ada, dan akan pergi. Tidak ada sesuatu yang akan bertahan dalam wujud yang sama di sepanjang zaman. Kecuali matahari, bulan, bintang-bintang, langit, dan alam semesta; maka semua yang lain akan ada dan akan tiada. Kehidupan mengajarkan kepada kita semua untuk melepaskan beban, dan meningkatkan kebijaksanaan, agar kita bisa sukses melewati semua momen kehidupan dengan bahagia, nyaman, dan damai. ~ Djajendra

Bangun, berdoa, mandi, berinteraksi dengan keluarga, sarapan, bekerja, berinteraksi di tempat kerja, makan siang, pulang, berinteraksi dengan keluarga, berinteraksi dengan diri sendiri, berinteraksi dengan Tuhan, dan berinteraksi dengan kehidupan, adalah sebuah pola kehidupan dari kebanyakan orang. Selama semua hal di dalam pola kehidupan sehari-hari berjalan sesuai dengan prioritas hidup, maka segala sesuatu akan berjalan dengan baik untuk mengantar diri ke jenjang kehidupan yang lebih sukses dan lebih bahagia. ~ Djajendra

Kerugian terbesar dalam hidup adalah saat kebahagiaan dan kenyamanan hidup hilang. Sayangnya, tidak ada satupun lembaga atau orang di dunia ini bisa menggantikan hilangnya kebahagiaan dan kedamaian Anda. Hanya diri Anda sendiri yang dapat menggantikan hilangnya kebahagiaan dan kedamaian di dalam hidup Anda, dengan cara menciptakan kebahagiaan dan kedamaian ke dalam hidup Anda. ~ Djajendra

Sukses selalu akan terhubung dengan sukses yang lain. Sukses tidak diciptakan untuk terisolasi dari realitas kehidupan, tapi untuk terhubung dalam realitas kehidupan, dan selalu siap dengan perubahan melalui kreativitas dan inovasi. Orang-orang sukses secara pribadi suka terhubung dengan orang-orang sukses lainnya dalam jaringan energi sukses. Anda yang sukses selalu memiliki segalanya dalam hidup yang Anda inginkan. Karena, Anda terhubung dalam jaringan energi sukses, dan hal ini akan menjadi faktor yang selalu membantu Anda, untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan dari orang-orang lain ataupun dari kekuatan diri Anda sendiri. ~ Djajendra

Saat Anda memutuskan untuk membangun impian dan mempekerjakan para arsitek terbaik yang tersedia di dalam pikiran dan emosi cerdas Anda, maka Anda akan terus berkembang bersama sukses dan reputasi. Miliki desain atas mimpi dan harapan Anda, lalu perindah mimpi dan harapan Anda itu dengan semangat, motivasi, disiplin, dan kerja tanpa pernah menyerah oleh alasan apapun. ~ Djajendra

Tidak ada orang yang ditakdirkan untuk hidup biasa-biasa saja, semua orang ditakdirkan untuk hidup sesuai dengan mimpi dan harapan masing-masing. Untuk bisa hidup sesuai mimpi dan harapan, Anda harus fokus dengan disiplin dalam menjalankan setiap proses menuju sukses dengan wawasan, pengetahuan, keterampilan, kualitas, sepenuh hati, dan totalitas. ~ Djajendra

Kehidupan dibangun dengan nilai-nilai yang membuat diri terus tumbuh dan berkembang dalam sukses. Bila Anda memiliki kesadaran dan kekuatan untuk tumbuh dalam perubahan, dan tidak sekadar bertahan hidup, maka kesuksesan Anda akan terus maju bersama wawasan kehidupan Anda yang lebih luas dan kaya.~ Djajendra

Hidup tanpa wawasan seperti hidup terisolasi dari peradaban dan kemajuan. Walaupun diri hidup dalam zaman baru, tapi bila pikiran dan perilaku masih hidup dalam zaman lama, maka diri akan kehilangan realitas peradaban, dan kemunduran akan tumbuh untuk menjadikan diri tertinggal zaman.~ Djajendra

Hindarkan diri dari godaan untuk saling berbagi ketidaksukaan. Sebab, saat Anda dengan rekan-rekan menghabiskan waktu untuk membedah kelemahan kepribadian orang lain, maka saat itu gosip akan menurunkan moral kerja. Sangatlah bijak bila setiap orang dengan kesadaran diri sendiri mampu menjaga ucapan, emosi, dan pikiran yang tidak menghakimi atau menilai orang lain dengan cara berpikir masing-masing. Perlu diingat bahwa bergosip dapat merusak moral, dan sikap menghakimi kekurangan orang lain dapat mempengaruhi kebahagiaan diri sendiri. Semakin sering seseorang menceritakan kekurangan orang lain, maka semakin cepat dirinya akan dikuasai energi negatif, dan membuat dirinya tidak nyaman dan bahagia dengan realitas. ~ Djajendra

Hubungan kerja yang tidak nyaman bukanlah untuk dikeluh-kesahkan, tapi untuk dipahami dengan empati dan toleransi, agar keluh-kesah Anda itu tidak menjadi energi negatif yang menurunkan kinerja dan kualitas kerja. ~ Djajendra

Setelah semua mimpi dan keinginan sudah didapatkan, bila sudah tidak memiliki keinginan, maka tantangan akan hilang dan beban akan terhapuskan. Diri pun akan hidup dalam zona istirahat dan spiritual. ~ Djajendra

Keseimbangan hidup dan kerja akan menciptakan tubuh, jiwa, pikiran, dan emosi yang terhubung dengan semua tanggung jawab dalam sukacita kehidupan. Artinya, orang-orang yang seimbang dalam kerja dan kehidupan, akan memiliki perasaan dan pikiran bahwa apa yang sedang dikerjakan itu merupakan permainan yang sangat disukai atau dicintai. ~ Djajendra

Etos kerja yang berkualitas dihasilkan dari kemampuan diri, untuk menjalani kehidupan dengan keseimbangan hidup yang kuat. Ketika keseimbangan dalam pekerjaan dan kehidupan berada ditingkat kepuasan yang tinggi, maka saat itu etos kerja akan menjadi lebih berkualitas, untuk memberikan kontribusi dan pelayanan terbaik. ~ Djajendra

“Segala sesuatu yang terjadi pada Anda adalah refleksi dari apa yang Anda yakini tentang diri Anda sendiri. Anda tidak bisa mengalahkan harga diri Anda sendiri. Anda tidak bisa menarik diri Anda lebih daripada yang Anda pikir Anda layak “~ Iyanla Vanzant

Mungkin menurut Anda pilihan yang telah Anda buat tidak sempurna. Dalam realitas kehidupan, pilihan yang tidak sempurna sering sekali membawa seseorang ke tempat yang lebih tinggi. Jadi, apapun pilihan dan keputusan yang telah Anda buat sekarang ini, jalani saja dengan perasaan senang dan syukur, agar semuanya menjadi lebih baik.~ Djajendra

Sering sekali kita mendengar kata “memerangi kemiskinan”, banyak pemimpin suka mengucapkan kata memerangi kemiskinan. Miskin itu ada di dalam pikiran dan perasaan orang-orang tertentu. Bila miskin itu letaknya di dalam perasaan dan pikiran, maka tidaklah mudah untuk diperangi. Saat orang-orang cerdas mengembangkan rasa syukur dan berkecukupan dalam standar kualitas hidup yang tinggi, maka dia otomatis akan terbebaskan dari kemiskinan. Jadi, miskin itu bukan untuk diperangi, tapi untuk dibebaskan dari pikiran dan perasaan miskin.~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN LEADERSHIP IN CHANGE 1 HARI 8 JAM

COVER 2013

PELATIHAN PERUBAHAN DALAM KEPEMIMPINAN PROGRAM 1 HARI 8 JAM

LEADERSHIP IN CHANGE

PERUBAHAN KEPEMIMPINAN MENUJU SOLIDITAS KERJA YANG LEBIH UNGGUL UNTUK MENGHASILKAN KINERJA DAN PRESTASI

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

DESKRIPSI

Bila masa pensiun tiba maka pemimpin lama harus digantikan dengan pemimpin baru.Kekuasaan dan otoritas pemimpin dibatasi oleh waktu. Jadi, karakter, gaya, dan kepribadian seorang pemimpin bisa hadir dan pergi kapan saja. Jelas, hal ini merupakan sebuah tantangan di internal organisasi, apalagi bila selama ini karyawan telah terbiasa dengan gaya dan karakter pemimpin lamanya. Kehadiran pemimpin baru pastilah berdampak pada perubahan, sehingga setiap karyawan harus memahami dan membiasakan diri dengan gaya dan karakter dari pemimpin baru.

Kepemimpinan dalam organisasi memiliki sifat berkelanjutan dan tak boleh terhentikan oleh perubahan apapun. Siapa pun yang menjadi pemimpin wajib didukung oleh semua kekuatan di dalam perusahaan. Setiap manajer memiliki tanggung jawab dan peran untuk memberikan pengaruh positif dan optimis kepada setiap karyawan.

Perusahaan yang ingin tetap kompetitif di pasar yang terus berubah perlu selangkah lebih maju dengan menciptakan soliditas dalam budaya kerja yang efektif, kreatif, dan produktif. Kehadiran pemimpin baru wajib didukung dengan soliditas kerja yang lebih unggul untuk menghasilkan kinerja dan prestasi.

Kepemimpinan baru pasti hadir dalam proses mempengaruhi orang lain dan organisasi, melalui harapan dan perubahan, untuk mencapai hasil dan memenuhi visi atau tujuan. Setiap kompleksitas dari perubahan tidaklah boleh menciptakan ketidakstabilan ataupun ketidakpastian. Setiap orang di dalam perusahaan harus dengan kecepatan tinggi, menyesuaikan diri masing-masing dengan gaya dan karakter kepemimpinan baru. Dan setiap orang harus menyiapkan diri dan potensi, untuk melayani kepemimpinan baru dengan cara kerja berdasarkan semangat baru, dalam menciptakan pencapaian organisasi yang lebih berkinerja.

Program pelatihan selama 8 jam ini dirancang untuk membantu para peserta membiasakan diri dengan perubahan di dalam kepemimpinan baru, sehingga mereka dapat dipersiapkan untuk menangani harapan dan target dari program kerja kepemimpinan baru.

Program pelatihan ini berisi konten praktis tentang kepemimpinan dalam perubahan dan manajemen kerja yang efektif. Peserta akan belajar tentang kepemimpinan, manajemen perubahan, manajemen kerja, manajemen penyesuaian diri, dan manajemen kinerja. Ini semua kemudian dilengkapi dengan keterampilan komunikasi, kecerdasan emosi, persuasi, motivasi, perubahan diri, eksekusi, pencapaian tujuan, dan teknik mendukung program kerja kepemimpinan baru.

KONSEP DASAR

Membangun persepsi positif tentang kepemimpinan baru dan mensuport cara berpikir yang cerdas perubahan.Memotivasi untuk lebih memperkuat soliditas di internal organisasi, berkontribusi dan melayani kepemimpinan dengan sepenuh hati dalam totalitas kerja.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

·        Menjalankan perubahan di dalam kepemimpinan dengan tulus, ikhlas, dan sepenuh hati.

·        Menyatu ke dalam manajemen kepemimpinan yang baru.

·        Memimpin diri sendiri untuk memberikan kepemimpinan dan kerja sama yang kuat.

·        Mengoptimalkan peran unit kerja dalam menciptakan tata kelola yang unggul.

·        Bekerja dengan prinsip kehati-hatian dan memperkuat disiplin kerja.

·        Bekerja lebih efektif dan produktif untuk peningkatan kinerja.

·        Meningkatkan pencapaian target dan memiliki mindset untuk bekerja dengan orientasi target.

·        Termotivasi untuk bekerja dalam setiap keadaan, tantangan, dan ketidakpastian.

·        Bekerja dengan tujuan dan cerdas melakukan eksekusi atas tujuan.

·        Bekerja untuk membangun soliditas di internal organisasi.

·        Cerdas memahami perubahan dan menata diri untuk keluar dari zona kenyamanan.

MANFAAT PELATIHAN

·        Memahami perubahan dalam kepemimpinan sebagai momen untuk pencapaian prestasi yang lebih baik

·        Memahami cara menangani perubahan dan reaksi positif yang harus dimiliki

·        Memahami kepemimpinan sebagai faktor penentu keberhasilan pencapaian kinerja

·        Memahami mengapa orang takut perubahan dan menggunakan teknik perilaku untuk mengatasi penolakan terhadap perubahan

·        Mengidentifikasi kesenjangan dalam perubahan yang diperlukan melalui pendekatan holistik dan terstruktur

·        Mengevaluasi kinerja staf dan menciptakan cara bekerja yang fokus pada efektivitas, produktivitas, dan kinerja

·        Brainstorming tentang ide-ide untuk memindahkan hal-hal positif ke dalam proses perubahan menuju kepemimpinan baru yang lebih menginspirasi dan memotivasi

·        Meningkatkan pengetahuan bahwa bekerja itu harus dengan sepenuh hati, agar pekerjaan tidak menjadi sesuatu yang membebani hidup

·        Mengetahui cara berkolaborasi dan bersinergi dalam membangun soliditas di internal organisasi

·        Mengerti cara memiliki perilaku dan kebiasaan kerja dengan orientasi target

·        Mengerti cara memanfaatkan tujuan untuk mencapai target yang optimal

·        Mendapatkan sertifikat kehadiran

·        Mendapatkan Work Book yang berisikan pengetahuan inti tentang Leadership in Change

MATERI PELATIHAN

LEADERSHIP IN CHANGE

SUB BAHASAN

·        Memahami dan menanggapi perubahan dalam kepemimpinan

·        Dukungan untuk membangun kepercayaan terhadap kepemimpinan baru

·        Empat faktor kepemimpinan yang efektif

·        Prinsip-prinsip perubahan yang efektif
Mengelola dan menangani resistensi dalam perubahan
Membujuk dan menyatukan semua kekuatan SDM dalam satu visi kepemimpinan

·        Kepemimpinan dalam tim manajemen yang berkinerja tinggi

·        Motivasi individu dalam konteks kepemimpinan dalam perubahan
Kekuatan dan pengaruh kepemimpinan

·        Tujuhketahanankekuatan kepemimpinan untuk sukses dalam perubahan

·        Tantangan bagi para pemimpin yang ingin mempengaruhi perubahan mendasar

·        Perubahan kepemimpinan dalam kolaborasi dan soliditas karyawan

·        Sikap, disiplin, kontrol diri dan mind set untuk menerima realitas baru dalam kepemimpinan

·        Pemimpin baru pasti membawa gaya dan karakter kepemimpinan yang baru

·        Budaya kerja dan motivasi untuk menjadi lebih berkinerja

·        Berani berubah dan bahaya zona kenyamanan

·        Karakter kerja yang efektif dan produktif

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT. DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505 

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

COVER DSCN9191

SEMUA ORANG BISA SUKSES

DMU 003 2013

SEMUA ORANG BISA SUKSES

“Tidak ada seorang pun yang ditakdirkan untuk hidup biasa-biasa saja, semua orang ditakdirkan untuk hidup sesuai dengan mimpi dan harapan masing-masing. Untuk bisa hidup sesuai mimpi dan harapan, fokuskan diri dengan disiplin dalam menjalankan setiap proses menuju sukses dengan wawasan, pengetahuan, keterampilan, kualitas, sepenuh hati, dan totalitas.” ~ Djajendra

Saat Anda memutuskan untuk membangun impian dan mempekerjakan para arsitek terbaik yang tersedia di dalam pikiran dan emosi cerdas Anda, maka Anda akan terus berkembang bersama sukses dan reputasi. Miliki desain atas mimpi dan harapan Anda, lalu perindah mimpi dan harapan Anda itu dengan semangat, motivasi, disiplin, dan kerja tanpa pernah menyerah oleh alasan apapun.

Hidup haruslah dengan harapan dan mimpi yang terus diperbarui, agar diri tetap menjadi kreatif bersama hidupnya. Selanjutnya, perintahkan semua potensi diri Anda untuk selalu cerdas memanfaatkan semua sumber daya buat meraih sukses. Anda harus bisa memilih semua yang terbaik dari dalam diri Anda; Anda harus bisa memilih semua yang terbaik dari luar diri Anda; dan Anda harus bisa bekerja dengan mengikuti rencana yang telah Anda siapkan secara tepat dan profesional. Hidup Anda yang kreatif dan inovatif pasti menjadi aset produktif, yang terus-menerus menghasilkan nilai tambah untuk dikontribusikan kepada kehidupan yang lebih baik.

Siapkan diri Anda dan keluarga Anda untuk memiliki keyakinan bahwa semua orang bisa sukses. Lingkungan keluarga yang terdoktrin dengan keyakinan pasti bisa sukses, akan memiliki kebiasaan dan kegembiraan untuk berjuang dalam totalitas, serta mewujudkan mimpi dan harapan dengan penuh percaya diri.

Jadikan keluarga Anda sebagai kekuatan yang mampu mempengaruhi orang-orang lain, untuk memiliki kepercayaan diri dalam semangat meraih sukses, di lingkungan kehidupan Anda. Pengaruh positif yang tertular melalui sikap dan perilaku optimis, akan menjadi energi yang kuat untuk mensejahterakan orang-orang di luar diri Anda. Bila orang-orang di lingkungan kehidupan Anda sudah menjadi optimis dan berpikir sukses, maka pada akhirnya Anda akan memiliki lingkungan hidup yang dikelilingi dengan orang-orang optimis dan sukses. Hal ini akan menjadi energi yang menjaga diri Anda dan keluarga Anda, untuk tetap sukses dan unggul di sepanjang jaman.

Sukses selalu akan terhubung dengan sukses yang lain. Sukses tidak diciptakan untuk terisolasi dari realitas kehidupan, tapi untuk terhubung dalam realitas kehidupan, dan selalu siap dengan perubahan melalui kreativitas dan inovasi. Orang-orang sukses secara pribadi suka terhubung dengan orang-orang sukses lainnya dalam jaringan energi sukses. Anda yang sukses selalu memiliki segalanya dalam hidup yang Anda inginkan. Karena, Anda terhubung dalam jaringan energi sukses, dan hal ini akan menjadi faktor yang selalu membantu Anda, untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan dari orang-orang lain ataupun dari kekuatan diri Anda sendiri.

Semua orang bisa sukses bila semua orang terhubungkan dalam jaringan energi sukses dan menjadi aset untuk dirinya sendiri dan orang lain. Kesadaran untuk menjadikan diri aset yang berharga, dan kesadaran untuk membangun hubungan baik dengan orang-orang optimis dan positif, akan menjadikan diri Anda unggul. Apalagi bila Anda memiliki kepribadian yang suka menambahkan nilai-nilai positif kepada orang lain, dan menambahkan nilai tambah ke dalam kehidupan orang lain, maka diri Anda akan terbiasa untuk hidup dalam sukses yang berkelanjutan dan seumur hidup.

Sukses sejati selalu bersumber dari sikap murah hati Anda. Ketika Anda berada dalam lingkungan jaringan sukses Anda, Anda wajib bersikap murah hati. Sebab, apapun yang Anda kontribusikan melalui pelayanan Anda kepada orang lain, maka semua itu akan kembali kepada diri Anda dalam berbagai wujud nilai tambah ekonomi maupun yang lainnya. Jadilah positif, sopan, dan menyenangkan saat terhubung dengan orang lain. Semua sikap dan sifat positif Anda itu akan menjadikan Anda unggul dan lebih dipercaya. Hindari untuk terjebak dalam percakapan negatif. Siapkan diri untuk optimis dan positif dalam keunggulan diri yang produktif dan kreatif. Hiduplah dengan empati dan toleransi, dan jangan pernah menilai siapapun dari sikap ataupun pikiran negatif Anda.

Semua orang bisa sukses bila mereka semua tidak berdiri di sudut kehidupan masing-masing. Tetapi, mampu berkolaborasi di dalam energi sukses, dan mampu menjadi sumber yang dipercaya dalam mewujudkan sukses. Saat diri Anda sudah menjadi aset untuk sukses, Anda tinggal melengkapinya dengan kualitas diri yang membuat Anda sukses.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SIKAP TIDAK SUKA DENGAN REKAN KERJA MERUGIKAN DIRI SENDIRI

DMU 004 2013

SIKAP TIDAK SUKA DENGAN REKAN KERJA MERUGIKAN DIRI SENDIRI

“Hubungan kerja yang tidak nyaman bukanlah untuk dikeluh-kesahkan, tapi untuk dipahami dengan empati dan toleransi, agar keluh-kesah Anda itu tidak menjadi energi negatif yang menurunkan kinerja dan kualitas kerja.” ~ Djajendra

Di tempat kerja selalu saja ada karyawan yang merasa frustasi dan mengalami stres, karena dirinya harus melayani dan bekerja dengan orang yang tidak disukai. Sikap tidak suka pasti akan meningkatkan energi negatif dan mengurangi produktivitas. Sikap tidak suka pasti akan membuang-buang waktu dan energi. Sikap tidak suka akan membuat diri sulit bekerja sama dengan sepenuh hati.

Dalam sebuah unit kerja atau tim, pimpinan pasti akan menempatkan beberapa orang untuk saling bekerja sama dalam menghasilkan output kerja. Seorang supervisor pasti akan dipasangkan dengan beberapa orang staf, sebab tidak mungkin dia dapat bekerja sendiri, tanpa dibantu dengan yang lain. Orang-orang yang dipasangkan tersebut pasti harus memiliki keahlian yang sangat penting untuk pencapaian kinerja dan kualitas. Di sinilah diperlukan kecerdasan emosional untuk saling bekerja sama dan melengkapi satu sama lain, agar dapat dihasilkan kualitas atau output sesuai harapan.

Ketika seseorang bekerja dengan sikap tidak suka kepada kepribadian orang lain, maka dirinya akan terjebak dalam permainan emosi dan pikiran negatif. Akhirnya, emosi dan pikiran negatif tersebut akan menguras energi, dan membuat orang tersebut terperangkap dalam zona stres, yang berpotensi mengurangi produktivitas dan kontribusi dirinya kepada unit kerjanya.

Sikap positif akan meningkatkan hubungan kerja. Jiwa besar dalam kekuatan empati dan toleransi di tempat kerja, berpotensi menghasilkan sikap suka dan saling mendukung. Bila diri sudah mampu fokus pada pekerjaan secara objektif dan profesional, tanpa melibatkan diri ke dalam realitas kepribadian seseorang, maka pikiran jernih dan mental positif akan menjadi modal untuk menghasilkan kinerja, prestasi, dan kualitas kerja.

Kecerdasan emosi dari seorang pimpinan menjadi syarat penting untuk menciptakan keharmonisan di unit kerja. Bila seorang pimpinan, baik itu manajer ataupun supervisor, yang bertanggung jawab terhadap sebuah tim atau unit kerja, memiliki kecerdasan emosi, maka dirinya dapat menjadi pribadi yang memahami mengapa staf-stafnya berperilaku dengan cara yang mereka lakukan. Kemudian, sebagai pimpinan dirinya memiliki kekuasaan dan otoritas atas staf-stafnya. Hal ini akan membuat dirinya mudah untuk dapat menemukan waktu yang tepat, berbicara kepada masing-masing staf secara pribadi, mempertegas kebutuhan unit kerja, serta melakukan pembinaan untuk membantu staf, agar berubah perilaku dan memiliki tanggung jawab moral atas pekerjaan. Dalam hal ini, pimpinan juga harus cerdas memberikan pengaruh positif kepada staf dengan cara pencerahan dan kesadaran, agar setiap staf dapat memiliki perilaku kerja sesuai dengan kebutuhan unit kerja.

Sikap tidak suka selalu bersumber dari ketidakmampuan diri untuk menyukai perbedaan. Biasanya dalam pergaulan kerja, karyawan yang bekerja berasal dari berbagai latar belakang dan nilai-nilai kehidupan yang berbeda. Saat seorang karyawan tidak cerdas emosi, perbedaan yang seharusnya merupakan hal yang normal, namun karena emosinya tidak cerdas, dia akan kehilangan akal sehat untuk bergaul dengan semua perbedaan dan keragaman. Di sinilah peran kepemimpinan sebagai pemersatu setiap perbedaan harus menampilkan kearifan dan kebijaksanaan. Pemimpin pasti tahu bahwa semua orang sering kali hadir dengan memiliki nilai kerja dan kebiasaan yang berbeda, dan kadang-kadang bisa berbenturan, terutama ketika mereka yang berbeda itu harus saling melengkapi dalam sebuah sinergi dan kolaborasi kerja.

Sikap tidak suka dengan rekan kerja akan merugikan diri sendiri. Bila Anda selalu merasakan jengkel dengan perilaku rekan kerja, maka Anda harus interospeksi diri sendiri, lalu menemukan hal-hal positif daripada berusaha untuk menemukan sebanyak mungkin hal-hal yang menjengkelkan dari rekan kerja Anda. Saat Anda sudah terlatih dengan emosi cerdas, maka saat itu Anda tidak akan menciptakan persepsi negatif tentang rekan kerja Anda, dan Anda juga akan menjauh dari perasaan jengkel terhadap rekan kerja.

Budaya organisasi yang kuat selalu mampu menghadirkan lingkungan kerja yang membuat semua orang akrab bekerja dalam kolaborasi. Walaupun sikap suka dan tidak suka merupakan urusan pribadi, tapi di tempat kerja sikap suka dan tidak suka sangat mempengaruhi kinerja dan moral kerja. Setiap orang di dalam organisasi haruslah saling terhubungkan dalam perilaku yang saling memahami dan menghormati. Budaya organisasi dan kepemimpinan harus menjadi kekuatan yang mengelola setiap orang untuk saling berkontribusi dan melayani, dan juga saling memberikan umpan balik yang terukur dalam mencapai kinerja dan prestasi yang lebih baik.

Hindarkan diri dari godaan untuk saling berbagi ketidaksukaan. Sebab, saat Anda dengan rekan-rekan menghabiskan waktu untuk membedah kelemahan kepribadian orang lain, maka saat itu gosip akan menurunkan moral kerja. Sangatlah bijak bila setiap orang dengan kesadaran diri sendiri mampu menjaga ucapan, emosi, dan pikiran yang tidak menghakimi atau menilai orang lain dengan cara berpikir masing-masing. Perlu diingat bahwa bergosip dapat merusak moral, dan sikap menghakimi kekurangan orang lain dapat mempengaruhi kebahagiaan diri sendiri. Semakin sering seseorang menceritakan kekurangan orang lain, maka semakin cepat dirinya akan dikuasai energi negatif, dan membuat dirinya tidak nyaman dan bahagia dengan realitas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

WORK LIFE BALANCE MENCIPTAKAN ETOS KERJA YANG UNGGUL

COMPANY PROFILE 3

WORK LIFE BALANCE MENCIPTAKAN ETOS KERJA YANG UNGGUL

“Etos kerja yang berkualitas dihasilkan dari kemampuan diri, untuk menjalani kehidupan dengan keseimbangan hidup yang kuat. Ketika keseimbangan dalam pekerjaan dan kehidupan berada ditingkat kepuasan yang tinggi, maka saat itu etos kerja akan menjadi lebih berkualitas, untuk memberikan kontribusi dan pelayanan terbaik.” ~ Djajendra

Keseimbangan kehidupan dan pekerjaan atau biasa yang disebut dengan Work Life Balance adalah cara bekerja dengan tidak mengabaikan semua aspek kehidupan kerja, pribadi, keluarga, spiritual, dan sosial.

Keseimbangan kehidupan dan pekerjaan baru dapat dimiliki seseorang, saat dirinya sudah memiliki perasaan cukup waktu dan energi, untuk melayani semua aspek penting di dalam hidupnya. Artinya, dia sudah cerdas untuk melayani dirinya sendiri, pekerjaan, keluarga, Tuhan, dan kehidupan sosialnya. Misalnya, dia merasa sudah memiliki banyak waktu dan energi untuk melakukan olah raga, berdoa, berkumpul dan makan bersama orang-orang yang dicintai, mengunjungi dan berjalan-jalan ke tempat yang dia suka, belajar untuk meningkatkan kualitas kerja, menikmati pekerjaan dengan sukacita, serta merasakan kehidupan dirinya yang sehat, sejahtera, bahagia, berkecukupan, dan berkembang.

Keseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan akan menghasilkan kemampuan di dalam diri, untuk bertanggung jawab penuh atas pekerjaan, keluarga, kehidupan pribadi, kehidupan sosial, serta membuat diri selalu siap dan berdaya tahan penuh, untuk melayani semua tanggung jawab dengan totalitas.

Keseimbangan hidup dan kerja ada dalam rutinitas yang cerdas melayani dan terhubung dengan semua kewajiban dan kepentingan diri, untuk mendapatkan kebahagiaan, kesehatan, kebaikan, kesejahteraan, kesenangan, dan pertumbuhan diri menjadi lebih baik.

Kemampuan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi, dalam mewujudkan komunikasi secara efektif dengan semua kepentingan diri, merupakan sebuah solusi yang cerdas dalam menjalani kehidupan yang seimbang. Perhatian dan kepedulian terhadap pekerjaan, keluarga, dan diri sendiri, akan menjadikan kehidupan selalu unggul bersama keharmonisan yang solid.

Di tempat kerja, bila semua karyawan mampu menciptakan keseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan, maka mereka akan menghabiskan jam-jam kerjanya dengan produktif. Hal ini akan membuat setiap karyawan memiliki kesadaran untuk berkontribusi dan memberikan pelayanan unggul. Mereka juga akan terhindarkan dari budaya mengeluh, yang biasanya menjadi racun yang merusak etos kerja. Kecerdasan untuk menciptakan keseimbangan dalam kehidupan kerja akan menciptakan kualitas kerja yang unggul, serta membuat lingkungan kerja sehari-hari lebih menyenangkan dalam disiplin dan gairah kerja yang terarah menuju prestasi puncak.

Etos kerja yang unggul akan muncul saat keseimbangan kehidupan dan pekerjaan karyawan mencapai titik puncak terkuat. Artinya, karyawan yang sudah mampu bekerja dalam keseimbangan hidup akan memiliki kesadaran, manajemen diri, motivasi diri, dan tanggung jawab yang sifatnya holistik, untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik.

Work life balance membutuhkan kecerdasan moral dan motivasi, untuk menciptakan diri yang berkualitas dalam integritas kehidupan. Saat moral mampu menghasilkan sikap positif dan optimis, untuk kemajuan diri, maka saat itu diri akan bekerja dengan lebih efektif.

Work life balance juga akan meningkatkan kesehatan diri karyawan, dan hal ini berarti mengurangi absensi, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja. Biasanya, karyawan-karyawan yang sehat, kuat, rajin, produktif, dan berkualitas, akan menjadi energi positif di lingkungan kerja, dan mampu menurunkan tingkat stres di tempat kerja, termasuk mampu meningkatkan semangat dan kebahagiaan di tempat kerja. Energi positif dari orang-orang yang cerdas menjalani keseimbangan kehidupan dan pekerjaan, akan meningkatkan hubungan antar pribadi yang saling melengkapi, untuk kemajuan organisasi dan pribadi masing-masing.

Work life balance menciptakan etos kerja yang unggul secara alami. Hal ini bisa terjadi, karena setiap orang yang sadar dan mampu menjalani kehidupan kerja yang seimbang, akan memiliki disiplin dan motivasi, untuk menjalankan atau mengerjakan semua tanggung jawabnya dengan totalitas dan penuh perhatian.

Keseimbangan hidup dan kerja akan menciptakan tubuh, jiwa, pikiran, dan emosi yang terhubung dengan semua tanggung jawab dalam sukacita kehidupan. Artinya, orang-orang yang seimbang dalam kerja dan kehidupan, akan memiliki perasaan dan pikiran bahwa apa yang sedang dikerjakan itu merupakan permainan yang sangat disukai atau dicintai.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INSPIRASI DAN MOTIVASI

030Kritik itu umpan balik atas apa yang seseorang lakukan. Saat Anda ditugaskan untuk memberikan kritik atau pendapat atas karya orang lain, maka jadilah cerdas untuk menyampaikannya dalam bahasa positif, yang membangkitkan semangat dan gairah untuk berkarya lebih baik. Jangan patahkan semangat dan gairah seseorang dengan memberikan dia berita buruk tentang karyanya. Jadilah orang positif yang menyampaikan berita baik, untuk peningkatan kinerja dan prestasi dari karya tersebut. Jadilah pribadi yang cerdas memberikan umpan balik dengan sikap yang menghormati kontekstual. Jangan menjadikan diri Anda sebagai tukang kritik, yang menghilangkan harapan orang lain dalam meraih sukses tertinggi. ~ Djajendra

Saat Anda berusaha keras untuk menciptakan kehidupan yang Anda inginkan, tapi realitas memutuskan sebaliknya; maka, Anda tidak perlu panik atau sedih, berusahalah dengan lebih keras dan cerdas, sambil berkompromi dengan realitas, dan mengarahkan realitas sesuai dengan impian Anda. ~ Djajendra

Hidup itu kadang-kadang harus berani mengambil langkah mundur, lalu mempersiapkan diri dengan kemampuan yang lebih baik, dan memberanikan diri maju kembali untuk mewujudkan yang diinginkan. Apalagi bila sesuatu yang tidak terduga datang untuk menghalangi perjuangan Anda, bertindaklah dengan cerdas, bukan bertindak dengan ambisi tanpa kalkulasi. ~ Djajendra

“Anda tidak dapat mengontrol semua peristiwa yang terjadi pada Anda, tetapi Anda dapat memutuskan untuk tidak dikurangi oleh mereka.” ~ Maya Angelou

Sikap rendah diri akan menghentikan perbaikan diri, sikap cemas akan menghentikan keberanian diri. Bila kecemasan dan rendah diri bersatupadu di dalam diri, maka diri akan kehilangan kekuatan untuk menjadi lebih baik. ~ Djajendra

Cinta memiliki kekuatan untuk menghargai, merangkul, dan melayani dengan sikap baik, serta fokus untuk membahagiakan yang Anda cintai.~ Djajendra

Diri Anda terlalu mulia untuk diabaikan. Jangan mengabaikan diri Anda dan membiarkannya hidup dalam ketidaktahuan. Jangan mengabaikan diri Anda dan membuatnya selalu memerangi diri sendiri oleh berbagai realitas yang tidak Anda kuasai. Hiduplah dalam kesadaran dan kecerdasan, agar diri Anda selalu terbangun untuk melengkapi yang belum lengkap. Jadikan diri Anda lebih sehat, lebih sejahtera, lebih dewasa, lebih bijak, dan lebih sukses. ~ Djajendra

Saat matahari pagi terbit, saat itu Anda terlahir bersama hari baru Anda. Setiap hari baru adalah kesempatan untuk memulai hidup baru dengan lebih baik. Jangan membiarkan diri Anda hidup dengan masa lalu yang kurang Anda sukai. Setiap hari Anda dilahirkan kembali untuk memulai sesuatu yang baru, dan gunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya.~ Djajendra

Berikan hal-hal terbaik untuk diri sendiri, dan rawat diri Anda dengan konsisten untuk mendapatkan kehidupan yang lebih bahagia, sejahtera, sehat, dan menyenangkan. Jangan pernah membiarkan pola rutinitas Anda membuat aliran dan kebebasan untuk gerakan maju terhenti. Anda hidup untuk berkembang secara mental, emosi, spiritual, fisik, dan kejiwaan yang menikmati eksistensi Anda dalam rutinitas yang penuh syukur, terima kasih, dan bahagia.~ Djajendra

Menikmati rutinitas hidup membutuhkan gairah, disiplin, motivasi, dan sikap sebagai pembelajar untuk kemajuan diri. Sikap malas yang menyukai zona kenyamanan akan menjadikan Anda hidup nyaman di dalam kekurangan kualitas rutinitas hidup Anda. Jangan membiarkan diri Anda terdiam dalam sebuah tingkatan rutinitas. Teruslah belajar dan berkembang bersama perubahan yang berkelanjutan, untuk mendapatkan rutinitas hidup, yang selalu diperbarui dengan hal-hal yang lebih berguna dan lebih bermanfaat buat Anda dan orang lain. ~ Djajendra

Kecerdasan untuk menunjukkan rasa syukur, dan mengagumi keindahan kehidupan yang diberikan Tuhan, akan menjadikan diri Anda mampu menikmati kehidupan dengan bahagia. ~ Djajendra

Setiap hari menegaskan kembali atau mengingatkan kembali tentang peningkatan dari kualitas rutinitas. Rutinitas hidup bukan sekedar untuk dijadikan sebuah kebiasaan yang monoton dan tidak kreatif. Rutinitas wajib ditempatkan ke dalam kesadaran diri, dan pengetahuan yang mendorong diri, hidup dalam perubahan yang kreatif dan inovatif.~ Djajendra

Setiap keyakinan haruslah memperhitungkan risikonya. Ketika Anda sangat yakin terhadap sikap dan tindakan Anda, maka sebaiknya keyakinan Anda itu dipagari dengan kalkulasi risiko yang tepat. Sebab, keyakinan bukanlah fakta, tapi masih merupakan proyeksi dengan harapan dan kepercayaan untuk mendapatkan sesuatu. Jadi, keyakinan Anda bisa benar atau juga bisa salah, tapi selama Anda memagarinya dengan memperhitungkan semua risiko, maka keyakinan Anda itu masih dalam batas-batas yang dapat Anda jaga, sehingga keyakinan Anda itu tidak menciptakan penyesalan hidup. ~ Djajendra

Keterbatasan utama manusia adalah dirinya sangat mudah dikuasai dan dikendalikan oleh energi serakah. Bila serakah sudah mengendalikan ego dan ambisi, maka semua kekuatan di dalam diri akan berubah menjadi kelemahan. ~ Djajendra

Dunia ini penuh dengan orang-orang baik dan orang-orang tidak baik. Orang-orang baik selalu berhubungan dengan orang lain dengan niat baik dan penuh kejujuran. Orang-orang tidak baik selalu berhubungan dengan orang lain dengan niat tidak baik dan penuh kepalsuan. Setiap orang pasti akan berhubungan dengan yang baik dan yang tidak baik. Saat berurusan dengan orang-orang positif pasti membahagiakan hati, karena orang-orang positif selalu memancarkan energi baik kepada siapapun. Saat berurusan dengan orang-orang negatif, pasti akan tercipta rasa marah dan kecewa, sebab orang-orang negatif selalu akan memancarkan energi negatif kepada siapapun. Jadilah cerdas untuk memahami orang-orang di dalam pergaulan Anda, agar Anda dapat menyiapkan emosi dan mental saat berhadapan dengan yang baik dan yang tidak baik. Baik dan tidak baik adalah realitas kehidupan.~ Djajendra

Walaupun sesuatu yang Anda kerjakan pada hari ini terlihat sangat kecil. Tetapi, kalau Anda menikmatinya dan memiliki gairah untuk mengerjakannya dengan sepenuh hati, maka hal-hal kecil yang Anda kerjakan setiap hari itu, akan menjadi besar dan menghidupi Anda dan orang lain. ~ Djajendra

Kehidupan adalah sebuah perjalanan menuju takdir yang telah digariskan Tuhan. Walaupun semua orang berjalan menuju takdir, tapi takdir adalah rahasia Tuhan yang tidak mudah dipahami. Bila diri sudah mampu mempercayakan kepada Tuhan untuk menuntun arah perjalanan hidup, maka kekuatan Tuhan akan bekerja dalam diri. Dan, diri hanya perlu untuk menyiapkan dirinya dengan disiplin, ketekunan, kebijaksanaan, kearifan, kesabaran, ketenangan, dan motivasi. Kemudian, diri harus berpikir positif dan optimis untuk mengikuti suara hati menuju takdir dalam harapan atas kemudahan dan kebaikan Tuhan. ~ Djajendra

Dalam diri setiap orang ada perasaan atau emosional yang tak terkalahkan. Emosional atau perasaan ini sangat anti atau kebal dengan ancaman. Jadi, bila Anda memberikan umpan balik yang memojokkan dirinya, maka dia akan menanggapinya untuk membelah diri, dan bukan berterima kasih, lalu memperbaiki kekurangan menjadi lebih baik, ataupun berterima kasih lalu meningkatkan kualitas yang sudah baik menjadi lebih baik. Dan bila Anda terlalu memaksa untuk menunjukkan kekurangan ataupun kesalahan dirinya, maka hal itu berpotensi merusak hubungan Anda denganya, dan bisa juga menjadi dendam selamanya.~ Djajendra

Ketika Anda menjadi sangat enggan untuk memberikan umpan balik atau kontribusi kepada rekan-rekan kerja Anda di tempat kerja, maka setiap orang akan bekerja tanpa memahami untuk menjadi lebih baik. Umpan balik seharusnya menjadi sebuah budaya kerja, walaupun umpan balik itu menciptakan penilaian negatif, tapi bila ditanggapi dengan pikiran positif, maka umpan balik itu dapat menjadi awal untuk melakukan perbaikan.~ Djajendra

Setiap niat baik Anda akan mendapatkan umpan balik dalam jumlah yang lebih untuk kebaikan hidup Anda. Hidup Anda sangat ditentukan oleh apa yang sedang Anda lakukan, apa yang telah Anda lakukan, atau apa yang akan Anda lakukan. Semakin Anda melayani dan menangani semua hal-hal yang hadir ke dalam hidup Anda dengan niat baik, maka semakin hal-hal yang Anda layani dan tangani itu akan memberikan rasa nyaman untuk kehidupan Anda. ~ Djajendra

Ketika Anda mampu memberikan lebih banyak kepada apapun yang sedang Anda kerjakan atau lakukan, maka hal-hal yang Anda kerjakan atau lakukan itu akan memberikan kembali kepada Anda lebih banyak dari yang Anda berikan untuknya. Hiduplah dengan memberikan lebih, dan yakinlah bahwa Anda pasti mendapatkan lebih dari perhitungan Anda.~ Djajendra

Banyak sekali hal-hal hadir ke dalam hidup tanpa direncanakan. Ketika Anda menerima apa pun keadaan yang sedang Anda hadapi saat ini, dan Anda bahagia untuk menemukan solusi bersamanya, maka Anda akan menikmati hidup dengan sukacita. Menerima bagian dari takdir hidup adalah sesuatu yang baik, sebab takdir hidup akan membawa Anda ke jalan yang dikehendaki Tuhan. Jadi, jangan pernah tidak menerima sesuatu yang datang tanpa Anda inginkan, atau jangan pernah melawan takdir Anda. Bila Anda lawan, Anda akan kelelahan sendiri dengan hidup Anda.~ Djajendra

Orang-orang yang hidup bersahabat dengan ego yang selalu cerewet, menuntut, histeris, perhitungan, tidak mau mendengar, mau menang sendiri, dan berwawasan sebatas pikirannya saja. Maka, orang-orang tersebut selamanya akan berkontribusi energi negatif buat kehidupan. Dan, selamanya menjadi penghambat terciptanya kedamaian dan kenyamanan hidup di lingkungan rumah dan sosialnya.~ Djajendra

Perjalanan jiwa membutuhkan cinta dan perhatian. Cinta dan perhatian itu ada di dalam jiwa yang tercerahkan, untuk mengabdi dan melayani sumber kebaikan. Bila jiwa tidak bekerja untuk sumber kebaikan, maka jiwa akan mengalami rasa sakit di dalam hidupnya. Jiwa yang tercerahkan dengan mudah mampu melepaskan ilusi dari ego dan keyakinan diri, yang berpikir bahwa dirinya adalah yang paling benar. Saat diri terbiasa hidup sebagai yang paling benar, maka saat itu diri telah dikuasai oleh energi sombong dari egonya sendiri, sehingga jiwa selalu akan hidup dalam kekurangan dan rasa sakit. Hanya di dalam kerendahan hati dan empati, jiwa mampu menemukan cinta, dan menghapus energi ego dari dalam dirinya.~ Djajendra

Bila Anda menginginkan sesuatu bekerjalah untuknya. Berikan perhatian, cara kerja, fokus, pengabdian, dan cinta kepadanya. Tanamkan keyakinan di dalam diri Anda bahwa apa yang Anda inginkan itu, pasti dapat Anda terima dengan sukacita. Ingatkan selalu diri Anda bahwa apapun yang Anda inginkan dapat Anda miliki. Dan, perlihatkan kesungguhan dalam kerja keras yang totalitas, untuk menerima hal-hal yang Anda inginkan.~ Djajendra

Ketika Anda berurusan dengan orang-orang yang tidak jujur, maka perlihatkan kecerdikan Anda. Sebab, bila kejujuran yang Anda perlihatkan, maka energi tidak jujur dari mereka akan merusak kejujuran Anda. Orang-orang jujur dilingkungan yang tidak jujur sangat berpotensi menjadi tidak berdaya untuk jujur. Apalagi bila yang tidak jujur itu memiliki kekuatan atau kekuasaan atas kebutuhan Anda, maka semua kejujuran Anda akan dibuat tidak jujur oleh kekuatan dan kekuasaan yang tidak jujur tadi.~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENIKMATI RUTINITAS HIDUP

DMU 005 2013

MENIKMATI RUTINITAS HIDUP

“Walaupun sesuatu yang Anda kerjakan pada hari ini terlihat sangat kecil. Tetapi, kalau Anda menikmatinya dan memiliki gairah untuk mengerjakannya dengan sepenuh hati, maka hal-hal kecil yang Anda kerjakan setiap hari itu, akan menjadi besar dan menghidupi Anda dan orang lain.” ~ Djajendra

Setiap orang pasti memiliki rutinitas dalam hidup. Memiliki rutinitas hidup yang produktif dan menyenangkan, berpotensi menjadi sebuah aset produktif, untuk menghidupi diri sendiri dan orang lain. Dalam realitas, banyak juga orang yang menghabiskan rutinitas dengan hal-hal tidak produktif. Kemudian, menjebak hidupnya dalam pola hidup yang tidak memberikan nilai tambah buat masa depan dirinya.

Rutinitas yang tidak produktif akan menjadi kebiasaan hidup, yang tidak memberikan jalan kepada diri untuk menciptakan nilai tambah buat masa depan. Bangun, tidur, makan, olahraga, bekerja, berdoa, terlibat dengan orang lain dalam kehidupan sosial, dan hal-hal pengulangan yang rutin lainnya merupakan bagian dari kehidupan diri, yang seharusnya secara kreatif diperhatikan untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain.

Membuat aktivitas sehari-hari menjadi teratur dalam disiplin dan motivasi, untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, akan membuat hidup Anda selalu maju dan berkembang menjadi lebih baik.

Menyiapkan diri dengan emosi dan mental yang unggul, lalu menghidupkan kegiatan yang terjadi setiap hari dalam ritual, atau menciptakan parktek kehidupan sehari-hari yang bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain, akan mengubah hal-hal kecil di dalam rutinitas tersebut menjadi peluang untuk kehidupan Anda yang lebih sukses.

Kecerdasan untuk menunjukkan rasa syukur, dan mengagumi keindahan kehidupan yang diberikan Tuhan, akan menjadikan diri Anda mampu menikmati kehidupan dengan bahagia.

Setiap hari menegaskan kembali atau mengingatkan kembali tentang peningkatan dari kualitas rutinitas. Rutinitas hidup bukan sekedar untuk dijadikan sebuah kebiasaan yang monoton dan tidak kreatif. Rutinitas wajib ditempatkan ke dalam kesadaran diri, dan pengetahuan yang mendorong diri, hidup dalam perubahan yang kreatif dan inovatif.

Berikan hal-hal terbaik untuk diri sendiri, dan rawat diri Anda dengan konsisten untuk mendapatkan kehidupan yang lebih bahagia, sejahtera, sehat, dan menyenangkan. Jangan pernah membiarkan pola rutinitas Anda membuat aliran dan kebebasan untuk gerakan maju terhenti. Anda hidup untuk berkembang secara mental, emosi, spiritual, fisik, dan kejiwaan yang menikmati eksistensi Anda dalam rutinitas yang penuh syukur, terima kasih, dan bahagia.

Menikmati rutinitas hidup membutuhkan gairah, disiplin, motivasi, dan sikap sebagai pembelajar untuk kemajuan diri. Sikap malas yang menyukai zona kenyamanan akan menjadikan Anda hidup nyaman di dalam kekurangan kualitas rutinitas hidup Anda. Jangan membiarkan diri Anda terdiam dalam sebuah tingkatan rutinitas. Teruslah belajar dan berkembang bersama perubahan yang berkelanjutan, untuk mendapatkan rutinitas hidup, yang selalu diperbarui dengan hal-hal yang lebih berguna dan lebih bermanfaat buat Anda dan orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN EMOTIONAL INTELLIGENCE: MORAL HAZARD, SIKAP POSITIF, MENTAL DAN CARA MENGHADAPI ORANG LAIN DENGAN CERDAS EMOSI. PROGRAM 3 HARI 24 JAM

EMOTIONAL INTELLIGENCE TRAINING DJAJENDRA

PELATIHAN EMOTIONAL INTELLIGENCE: MORAL HAZARD, SIKAP POSITIF, MENTAL DAN CARA MENGHADAPI ORANG LAIN DENGAN CERDAS EMOSI. PROGRAM 3 HARI 24 JAM

PENINGKATAN KEPRIBADIAN KARYAWAN UNTUK MENGELOLA EMOSI CERDAS, INTEGRITAS,  MORAL HAZARD, SIKAP POSITIF, MENTAL, DAN CARA MENGHADAPI ORANG LAIN DENGAN CERDAS EMOSI

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

PAPARAN RINGKAS TENTANG EMOTIONAL INTELLIGENCE

Pelatihan selama 3 hari ini berfokus pada peningkatan kompetensi emotional intelligence personal skills dan emotional intelligence interpersonal skills. Peserta akan belajar cara mencerdaskan emosi diri sendiri untuk mengelola sisi dalam diri sendiri, dan juga mencerdaskan emosi diri sendiri untuk menghadapi orang lain dengan sikap baik. Materi untuk personal skills terdiri atas kompetensi untuk memahami diri sendiri, kesadaran diri, manajemen diri, motivasi diri, penanganan rasa takut,  peningkatan kualitas integritas diri, pembentukan kualitas moral positif, sikap positif, penanganan rasa marah, dan lain sebagainya yang terkait untuk mengelola sisi dalam diri sendiri. Materi untuk interpersonal skills terdiri atas kompetensi interaksi dan komunikasi dengan orang lain, kesadaran sosial, kecerdasan sosial, empati, toleransi, pengaruh, dan lain sebagainya yang terkait dalam berhubungan dengan orang lain.

EMOTIONAL INTELLIGENCE UNTUK PERSONAL SKILLS

Pelatihan Emotional Intelligence for personal skills Difokuskan Untuk Pengembangan Kepribadian Karyawan Dibidang Self-Awareness, Self-Management Self-Motivation, Anger Management,Handling Fear.

DESKRIPSI   EI – PERSONAL SKILLS

Orang-orang yang menguasai pengetahuan dan cara menjalankan kecerdasan emosional akan memainkan peran penting dalam kehidupan individu. Sejumlah tantangan kompetensi dalam kecerdasan emosional berhubungan dengan keterampilan pribadi. Kesadaran diri dan analisis diri secara signifikan dapat membantu Anda untuk memahami mengapa Anda melakukan apa yang Anda lakukan dan apa yang dapat Anda rubah dalam diri Anda untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Termasuk, kemampuan untuk merespon, berinteraksi, dan memahami orang lain dengan lebih baik.

Pelatihan Kecerdasan Emosional ini akan fokus pada keterampilan pribadi dengan menggunakan berbagai contoh, studi kasus, contoh percakapan dan teknik untuk menguasai setiap kompetensi kecerdasan emosional. Peserta akan belajar tentang cara menghormati diri sendiri, harga diri, siklus perilaku, berpikir positif vs negatif, penanganan ketakutan, mengelola perasaan marah, terbuka dan tidak menyimpan masalah dalam hati, tidak memelihara emosi dendam, motivasi, suara hati, firasat dan sebagainya. Tujuannya adalah untuk mengubah sudut pandang peserta yang mungkin telah terbiasa menggunakan perilaku tertentu tanpa menyadari efek positif dan negatif dari perilaku tersebut bila digunakan pada orang lain. Pelatihan ini akan meningkatkan kesadaran diri sendiri, dan membantu peserta untuk secara signifikan mengubah perilaku dengan menggunakan teknik yang sederhana namun efektif saat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

KONSEP DASAR  EI – PERSONAL SKILLS

Pelatihan  ini mengandung konten tentang bagaimana cara seseorang untuk menangani reaksi negatif diri sendiri dan membuat diri berkembang bersama emosional yang baik. Keluarga, teman dan rekan bisa menjadi penghambat atau pendorong  untuk menjadikan seseorang cerdas secara emosional. Tetapi, kemampuan diri sendiri untuk menangani reaksi dengan emosi baik akan membantu seseorang untuk tumbuh dengan menjadi lebih cerdas secara emosional.

TUJUAN PELATIHAN   EI – PERSONAL SKILLS

Membangun kompetensi kecerdasan emosional dari sisi keterampilan pribadi. Peserta akan mendapatkan cara melakukan perubahan perilaku untuk menunjukkan atau merawat emosional diri sendiri. Tujuan lain dari pelatihan ini adalah memungkinkan peserta untuk berpikir tentang interaksi masa depan mereka dengan cara baru, untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mereka dan mendapatkan lebih banyak keuntungan dari kehidupan.

MANFAAT PELATIHAN  EI – PERSONAL SKILLS

·         Peserta akan mempelajari bagaimana kompetensi kecerdasan emosional mampu meningkatkan kualitas hidup dan membantu peserta dalam meraih prestasi di tempat kerja.

·         Peserta akan belajar cara menganalisa perilaku diri sendiri, mengatur reaksi dari orang lain, dan menciptakan  perilaku yang seimbang dalam menjalani peran kehidupan.

·         Peserta akan belajar cara mengadopsi strategi untuk mencegah masuknya emosi negatif ke dalam diri dan cara mengganti pikiran yang merusak dengan pikiran yang kuat.

·         Peserta akan belajar cara mengubah pikiran dan mentalitas negatif untuk berpikir positif dan mengurangi kekhawatiran.

·         Peserta akan belajar  tentang hal-hal yang diperlukan untuk bisa percaya pada diri sendiri dan cara untuk mendapatkan motivasi.

·         Peserta akan belajar cara menangani perasaan takut, perasaan marah,  dan cara untuk meningkatkan harga diri.

·         Peserta akan belajar cara membantu orang lain dengan  meminimalkan konflik emosional dan mengelola hubungan.

·         Peserta akan belajar tentang manfaat kecerdasan emosional untuk kesehatan fisik dan mental.

EMOTIONAL INTELLIGENCE UNTUK INTERPERSONAL SKILLS

Pelatihan Emotional Intelligence For Interpersonal Skills Difokuskan Untuk Meningkatkan Kualitas Empati Melalui Interaksi Dan Komunikasi Sesama Karyawan, Pimpinan, Dan Kolega; Meningkatkan Kualitas  Komunikasi Verbal Dan Non Verbal, Perilaku Kerja Yang Etis Dan Berintegritas, Manajemen Konflik, Manajemen Politik Kantor, Pengaruh, Kesadaran Sosial, Kecerdasan Sosial, Dan Emosi Positif Untuk Saling Membantu Di Tempat Kerja.

DESKRIPSI  EI – INTERPERSONAL SKILLS

Apakah Anda pernah berpikir untuk menjadi pribadi panutan yang penuh empati dan bijak dalam interaksi kerja dan mampu menghadirkan perasaan damai dan nyaman di hati orang lain. Bila pernah berpikir seperti itu, maka pelatihan kecerdasan emosional program interpersonal skills ini sangat sesuai dengan kebutuhan Anda. Pelatihan ini akan membuat Anda mengetahui apa yang harus Anda lakukan, dan bagaimana berkomunikasi dengan orang lain melalui empati yang beretika. Anda akan dilatih untuk memiliki keterampilan emosional agar Anda dapat menjalani interaksi dan komunikasi dengan siapa pun dalam perasaan nyaman. Pengalaman hidup selalu memberikan bukti bahwa logika berpikir, persepsi, keyakinan, dan nilai-nilai kehidupan dari orang-orang yang ditemui selalu sangat beragam. Oleh karena itu,  Anda perlu mengetahui cara menavigasi secara efisien setiap interaksi dan komunikasi Anda dengan siapa pun. Dan, dalam pelatihan ini Anda akan mempelajari keterampilan dan nilai-nilai yang bisa membuat Anda selalu cerdas secara emosi dalam setiap interaksi di tempat kerja, baik dengan pimpinan, sesama teman kerja, bawahan, dan stakeholder lainnya.

Program pelatihan kecerdasan emosional ini akan fokus secara sangat spesifik pada keterampilan interpersonal, sehingga peserta dapat mengeksplorasi topik untuk meningkatkan kualitas kompetensi kecerdasan emosional melalui kecerdasan sosial dan komunikasi. Khususnya dalam aspek seperti empati, perhatian, keragaman, perbedaan, membangun hubungan baik, pengertian kepada persepsi orang lain, pengaruh, toleransi, kolaborasi, perilaku etis, integritas diri untuk saling menghormati, bertindak untuk kebaikan perusahaan, dan lain sebagainya. Peserta akan dilatih untuk mengeksplorasi berbagai metode untuk menangani situasi interaksi dan komunikasi sehari-hari ditempat kerja dan menemukan metode apa yang terbaik untuk mereka. Berbagai contoh seperti pertemuan bisnis, interaksi dengan teman, rekan kerja, manajer atau bahkan dengan para pesaing.

KONSEP DASAR EI – INTERPERSONAL SKILLS

Perilaku dan emosional manusia sangatlah beragam, diperlukan kompetensi kecerdasan emosional untuk memahami keragaman emosional dan perbedaan pola pikir dalam setiap interaksi. Berita baiknya adalah bahwa setiap orang bisa melatih kecerdasan emosionalnya untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain dalam kendali emosional baik.

TUJUAN PELATIHAN  EI – INTERPERSONAL SKILLS

Memberikan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran kepada karyawan untuk memiliki empati dan perilaku kerja yang etis dalam integritas diri yang diperkaya oleh kecerdasan emosional dari sisi interpersonal atau hubungan antar pribadi.

MANFAAT PELATIHAN  EI – INTERPERSONAL SKILLS

·         Peserta akan belajar tentang dasar-dasar kompetensi kecerdasan emosional interpersonal skills.

·         Peserta akan belajar untuk memahami pentingnya interaksi dan komunikasi positif dengan orang lain dan apa yang diperlukan untuk menjalin hubungan positif yang penuh empati.

·         Peserta akan belajar cara berkomunikasi dengan kekuatan empati dan memperkuat hubungan melalui tata krama yang etis dengan orang lain.

·         Peserta akan belajar cara mengakui orang lain dan meningkatkan kontribusi dalam setiap hubungan.

·         Peserta akan belajar untuk tidak mengecilkan harga diri orang lain.

·         Peserta akan belajar cara menggunakan perilaku positif  yang etis untuk menjalin hubungan kerja dengan teman dan atasan melalui sinyal langsung dan bawah sadar emosi positif.

·         Peserta akan belajar cara bertindak sesuai dengan target yang diinginkan dan menampilkan sisi karismatik diri secara berkualitas.

·         Peserta akan belajar cara mengendalikan pengaruh orang lain dan mengelola emosi pelarian atau emosi liar, serta memandu interaksi dan komunikasi untuk saling menghormati dan tidak saling menyakitkan.

·         Peserta akan belajar cara memonitor hubungan dirinya dengan orang lain dan menyadari konsekuensinya.

·         Peserta akan belajar cara mengendalikan politik kantor dan konflik.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Studi Kasus, Icebreaker.

JADWAL DAN MATERI PELATIHAN

HARI 1/DAY 1

SESI: ENERGIZER

Sub Bahasan

·         Ice breaking/yel-yel

·         Motivasi

·         Penjelasan tentang kegunaan dan manfaat pelatihan

·         Memahami konsep adult learning

MATERI PELATIHAN PERSONAL SKILLS

SESI 1: SELF-AWARENESS  

Sub Bahasan

·         Perilaku dan ciri orang dengan kesadaran diri

·         Siklus perilaku pikiran, perasaan dan implikasinya

·         Jujur dan akurat dalam mengukur kesadaran

·         Sadar untuk memahami nilai, tujuan, motif, emosi dasar

·         Memahami diri sendiri dan meningkatkan kualitas diri

·         Meningkatkan harga diri Anda

·         Menganalisis dan menyeimbangkan kehidupan untuk memastikan tidak ada yang diabaikan

SESI 2: SELF MOTIVATION

Sub Bahasan

·         Orang-orang sukses selalu lebih termotivasi daripada yang lain

·         Mentalitas untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan

·         Keberanian dan keunggulan orang-orang sukses dalam sejarah

·         Membuat diri Anda selalu termotivasi

·         Berani untuk keluar dari zona kenyamanan Anda

·         Berani bertindak untuk perubahan

·         Teknik dan cara memotivasi diri sendiri

·         Disiplin dan motivasi untuk sukses

SESI 3: SELF-MANAGEMENT

Sub Bahasan

·         Manajemen diri melalui prinsip dan nilai kehidupan positif

·         Mencegah masuknya nilai-nilai negatif ke pikiran bawah sadar

·         Meningkatkan kualitas diri melalui manajemen waktu

·         Work life balance

·         Manajemen kesehatan diri

·         Moral hazard

·         Manajemen sikap positif

·         Cara menggunakan mentalitas positif

·         Visualisasi dan internalisasi kata-kata positif

·         Manajemen hati nurani

·         Cara mengotomatisasi berpikir positif di dalam diri

·         Penanganan reaksi emosional

·         Akar penyebab reaksi dan artinya bagi Anda

·         Cara mencari dan memberikan dukungan

·         Strategi terbaik untuk menangani perlawanan orang lain untuk pertumbuhan Anda

SESI 4: ANGER MANAGEMENT

Sub Bahasan

·         Memahami bahaya emosi marah untuk kemajuan karir

·         Urutan peristiwa yang menyebabkan agresi atau marah

·         Cara mengontrol kemarahan

·         Permintaan maaf dan kekuatan pengampunan

HARI 2/DAY 2

SESI 5: HANDLING FEAR

Sub Bahasan

·         Mengatasi takut karena konflik, kehilangan identitas, kurangnya keamanan

·         Menggunakan rasa takut sebagai alat motivasi

·         Jenis ketakutan dan cara menanganinya

·         Mengelola emosional takut melalui kepercayaan diri

·         Akar penyebab takut dan artinya bagi kemajuan diri

·         Membangun ketahanan diri untuk mengatasi rasa takut

SESI 6: SPIRITUAL QUOTIENT ( SQ) DAN INTEGRITAS PRIBADI

Sub Bahasan

·         Kekuatan rasa syukur dan terima kasih

·         Melayani perusahaan dengan hati

·         Pengabdian dan kontribusi

·         Membangun rasa cinta kepada perusahaan

·         Kejujuran

·         Keterusterangan

·         Tanggung jawab

·         Kedewasaan

·         Kepercayaan

·         Kesetiaan

·         Kerja keras

·         Anti korupsi

SESI 7: SOCIAL INTELLIGENCE

Sub Bahasan

·         Memahami apa itu kecerdasan sosial

·         Mengendalikan sinyal emosional sosial dari stakeholders

·         Memahami penularan emosi sosial di tempat kerja dan dikehidupan sosial Anda

·         Emosi stakeholders dalam hubungan sosial dengan perusahaan

·         Memahami kegagalan komunikasi sosial

·         Kekuatan pengetahuan  etika sosial

·         Kesadaran emosional sosial

·         Diversity/ keragaman

SESI 8: SOCIAL AWARENESS

Sub Bahasan

·         Memahami apa itu kesadaran sosial

·         Cara membangun hubungan baik

·         Membebaskan emosi diskriminasi

·         Kehidupan yang saling bertanggung jawab

·         Cara mencapai perhatian bersama

·         Psikologis kontak mata

·         Perilaku etis adalah modal sosial

·         Cara bereaksi terhadap orang-orang yang mengekspresikan emosi negatif dan implikasinya

HARI 3/DAY 3

SESI 9: EMPATI DAN TOLERANSI DALAM PEKERJAAN

Sub Bahasan

·         Cara menampilkan empati dalam pekerjaan dan kehidupan

·         Cara menampilkan simpati dan toleransi

·         Menggunakan empati untuk kolaborasi kerja

·         Empati untuk memahami orang lain

·         Empati untuk melayani perusahaan

·         Empati untuk memahami keinginan orang lain

·         Disiplin dan integritas menghasilkan empati

·         Batas-batas empati dan toleransi di tempat kerja

·         Empati dan toleransi dalam memperkuat soliditas kerja

·         Empati untuk membantu staf, pimpinan, nasabah, dan stakeholders lainnya.

·         Teknik verbal atau nonverbal yang cocok untuk menunjukkan empati

·         Berkomunikasi dengan empati dan membuat komunikasi itu empatik

SESI 10: KECERDASAN EMOSI DALAM KOMUNIKASI VERBAL DAN NON VERBAL

Sub Bahasan

·         Pemahaman dasar komunikasi verbal dan non verbal

·         Cara berbicara dengan emosi cerdas

·         Cara menulis surat atau email dengan emosi cerdas

·         Cara mendengarkan dengan emosi cerdas

·         Cara membaca dengan emosi cerdas

·         Cerdas emosi dalam mengatur alur, akting, karakter, ekspresi, dan sifat dalam komunikasi

·         Mempermudah proses penyampaian pesan inti dalam komunikasi

·         Cerdas berkomunikasi secara persuasi dengan mengikuti aturan dan etika

·         Bahasa tubuh yang cerdas emosi

·         Sentuhan komunikasi dalam tata krama

·         Memahami kekuatan parabahasa dalam interaksi dan komunikasi

·         Penampilan fisik

SESI 8: PENGARUH DARI LUAR DIRI DAN DAMPAKNYA DALAM MENGELOLA KECERDASAN EMOSI DIRI

Sub Bahasan

·         Memahami peran dan jenis pengaruh

·         Menentukan kekuatan pengaruh

·         Taktik persuasi untuk pengaruh

·         Memahami risiko pengaruh menular dalam kerumunan

·         Pedoman perilaku pengaruh

·         Menggunakan pengaruh untuk merubah perilaku

·         Menggunakan pengaruh untuk merubah risiko menjadi peluang

·         Karakteristik orang-orang berpengaruh

UNTUK TRAINING HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

BERIKAN DAN DAPATKAN UMPAN BALIK DENGAN CERDAS

DMU 006 2013

BERIKAN DAN DAPATKAN UMPAN BALIK DENGAN CERDAS

“Ketika Anda mampu memberikan lebih banyak kepada apapun yang sedang Anda kerjakan atau lakukan, maka hal-hal yang Anda kerjakan atau lakukan itu akan memberikan kembali kepada Anda lebih banyak dari yang Anda berikan untuknya. Hiduplah dengan memberikan lebih, dan yakinlah bahwa Anda pasti mendapatkan lebih dari perhitungan Anda.”~ Djajendra

Kehidupan memiliki energi umpan balik yang lebih besar dari yang Anda berikan. Bila Anda tekun dan memiliki disiplin yang tinggi, untuk berkontribusi dan melayani pekerjaan dan kehidupan; maka, semua kontribusi dan pelayanan Anda itu, akan mendapatkan umpan balik dalam wujud nilai tambah, yang perhitungannya bisa lebih dari yang Anda inginkan.

Setiap niat baik Anda akan mendapatkan umpan balik dalam jumlah yang lebih untuk kebaikan hidup Anda. Hidup Anda sangat ditentukan oleh apa yang sedang Anda lakukan, apa yang telah Anda lakukan, atau apa yang akan Anda lakukan. Semakin Anda melayani dan menangani semua hal-hal yang hadir ke dalam hidup Anda dengan niat baik, maka semakin hal-hal yang Anda layani dan tangani itu akan memberikan rasa nyaman untuk kehidupan Anda.

Ketika Anda menjadi sangat enggan untuk memberikan umpan balik atau kontribusi kepada rekan-rekan kerja Anda di tempat kerja, maka setiap orang akan bekerja tanpa memahami untuk menjadi lebih baik. Umpan balik seharusnya menjadi sebuah budaya kerja, walaupun umpan balik itu menciptakan penilaian negatif, tapi bila ditanggapi dengan pikiran positif, maka umpan balik itu dapat menjadi awal untuk melakukan perbaikan.

Berikan lebih banyak umpan balik dan dapatkan lebih banyak lagi umpan balik untuk kemajuan dan keberhasilan bersama. Umpan balik tidak boleh dipikirkan sebagai sebuah ancaman yang merugikan, tapi sebuah masukkan untuk perbaikan ataupun peningkatan kualitas menjadi lebih baik. Umpan balik sangat diperlukan, agar orang-orang tidak merasa nyaman dalam zona kenyamanan. Bila orang-orang sudah merasa sangat nyaman, maka setiap umpan balik akan dikira hadir untuk merusak rasa nyaman mereka. Umpan balik tidak hanya terhenti sebatas kata-kata, tapi harus bergerak menjadi tindakan atau eksekusi yang membawa hasil lebih.

Umpan balik yang Anda berikan tidak boleh mengasumsikan yang terburuk dalam diri orang lain. Tetapi, melihat potensi dan hal yang lebih baik, yang dapat dilakukan orang lain, dengan menjadikan dirinya lebih berkualitas dalam memberikan pelayanan dan kontribusi.

Dalam diri setiap orang ada perasaan atau emosional yang tak terkalahkan. Emosional atau perasaan ini sangat anti atau kebal dengan ancaman. Jadi, bila Anda memberikan umpan balik yang memojokkan dirinya, maka dia akan menanggapinya untuk membelah diri, dan bukan berterima kasih, lalu memperbaiki kekurangan menjadi lebih baik, ataupun berterima kasih lalu meningkatkan kualitas yang sudah baik menjadi lebih baik. Dan bila Anda terlalu memaksa untuk menunjukkan kekurangan ataupun kesalahan dirinya, maka hal itu berpotensi merusak hubungan Anda dengannya, dan bisa juga menjadi dendam selamanya.

Banyak organisasi penuh dengan orang-orang yang saling memberikan umpan balik yang relevan. Namun, perasaan atau emosional yang tak terkalahkan juga akan ada di dalam semua proses umpan balik tersebut. Jadi, setiap pihak di dalam organisasi harus sadar bahwa sikap saling ngotot dengan persepsi masing-masing, untuk membenarkan umpan balik yang diberikan, sangatlah berpotensi menjadi konflik, yang merusak hubungan baik kolegial di tempat kerja. Dan, bila hubungan kolegial rusak oleh konflik, maka semua orang akan terlibat dalam proses melemahkan organisasi dengan ide-ide yang saling menyalahkan.

Tujuan umpan balik adalah untuk perbaikan dan perubahan, bukan sebagai alat dalam menjalankan politik kantor. Umpan balik tidak boleh dijadikan sebagai bagian dari persaingan untuk saling menjatuhkan di dalam organisasi. Budaya organisasi harus menjamin bahwa umpan balik digunakan untuk kebaikan setiap orang dan organisasi, bukan untuk mengancam eksistensi siapapun. Oleh karena itu, keberadaan budaya umpan balik bukan untuk meminimalkan kekuatan siapapun, tapi untuk memaksimalkan kontribusi dan pelayanan dari setiap individu ataupun unit kerja kepada organisasi dan stakeholders.

Umpan balik merupakan bagian dari interaksi untuk saling meyakinkan atau saling mengingatkan tentang arah tujuan dan tanggung jawab atas pekerjaan yang dilakukan. Setiap orang pasti memiliki kekuatannya masing-masing untuk memberikan kontribusi kepada organisasi. Dan, kekuatan yang dimiliki akan semakin unggul saat semua orang dengan rendah hati dan jiwa besar mau menerima umpan balik, walaupun umpan balik itu menceritakan kekurangan cara kerja. Bila Anda tahu kekurangan cara kerja Anda, maka Anda dengan mudah dapat memperbaikinya untuk mendapatkan cara kerja yang lebih baik.

Setiap umpan balik bukanlah untuk dilihat sebagai interaksi negatif ataupun interaksi positif. Tetapi, merupakan alat untuk penguatan kualitas diri dan peningkatan kualitas cara kerja diri, termasuk untuk peningkatan rasa percaya diri dalam menghadapi dinamika kerja individu ataupun kelompok. Biasanya, para pembelajar di dalam organisasi selalu menempatkan umpan balik dalam posisi yang tinggi. Mereka selalu menghargai umpan balik, dan dijadikan sebagai alat untuk mencerdaskan dirinya secara berkelanjutan.

Lingkungan kerja yang unggul selalu bekerja bersama budaya kerja yang kaya dengan umpan balik. Setiap orang terbiasa untuk menerima dan memberikan umpan balik. Setiap orang secara naluriah memiliki sikap adaptif terhadap umpan balik, dan cerdas memanfaatkan umpan balik untuk kemajuan pribadi dan organisasi. Setiap orang tidak akan tenggelam dalam perasaan negatif saat menerima umpan balik yang kurang menguntungkan dirinya, tapi merasa beruntung mendapatkan umpan balik tersebut, lalu mendorong dirinya untuk menjadi lebih kolaboratif, dan menciptakan cara kerja seperti yang dibutuhkan organisasi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com