HIDUP ADALAH PERJALANAN, BUKAN TUJUAN, PERJALANAN YANG SEDANG DILALUI

djajendraHidup adalah perjalanan, bukan tujuan, perjalanan yang sedang dilalui.~Djajendra

Mental pemenang adalah mental yang memiliki keunggulan dalam hal kedisiplinan, ketelitian, kesungguhan, kejelasan, perencanaan, kerja keras, tekad, motivasi, ketekunan, terlatih, serta kebiasaan-kebiasaan hidup yang produktif dan efektif.~ Djajendra

“Kita tidak bisa naik lebih tinggi dari pikiran kita tentang diri kita sendiri.” ~ Orison Swett Marden (“We cannot rise higher than our thought of ourselves.”~ Orison Swett Marden)

Ketika diri yakin dan percaya diri dalam menghadapi ketidakpastian, maka di dalam ketidakpastian tersebut, diri akan menemukan kepastian dengan cara yang sangat mudah.~Djajendra

Mengkritik karena cinta selalu membangun, mengkritik karena benci selalu menghasilkan musuh.~Djajendra

“Ini adalah hak dasar kita untuk menjadi orang yang bahagia, keluarga bahagia, dan akhirnya sebuah dunia yang bahagia. Itu harus menjadi tujuan kita.”~ Dalai Lama (“It is our basic right to be a happy person, happy family, and eventually a happy world. That should be our goal.”~ Dalai Lama)

Orang-orang yang tidak bersyukur pasti mengalami perasaan-perasaan negatif, seperti: ketakutan, marah, benci, curiga, dendam, dan lain sebagainya. Artinya, orang yang tidak bersyukur sedang menghukum dirinya sendiri, dan menjadikan dirinya tidak bahagia. Seseorang yang selalu bersyukur dengan hidupnya, dia pasti menikmati indahnya hidup. Sebaliknya, seseorang yang tidak bersyukur dengan hidupnya, dia pasti menikmati pedihnya hidup ini.~Djajendra

Orang-orang bersyukur adalah orang-orang yang taat atas takdir dan perjalanan hidup yang tidak dapat dihindari. Siapapun boleh berencana dan bermimpi sesuai keinginan, tetapi jalan hidup pastilah sudah ditentukan Tuhan. Jadi, rasa syukur adalah bukti bahwa diri mencintai kehendak Tuhan yang Maha Kuasa.~Djajendra

Ketika rasa syukur mengisi jiwa dan pikiran, maka diri hanya mampu memproduksi kebaikan, dan juga selalu akan berterima kasih dengan realitas kehidupan.~Djajendra

Bila hari ini masih mengurusi terlalu banyak tentang hari kemarin, maka hari ini diri tidak mencapai sebuah kemajuan. Hidup itu harus terus berjalan di jalur yang sudah dipilih, isi setiap hari dengan sesuatu yang baik, dan tuntaskan segala sesuatu pada akhir hari agar besok tidak membawa beban hari ini.~Djajendra

Jika hal-hal negatif memasuki pikiran, fokuskan perhatian pada hal-hal indah di sekitar diri Anda. Jangan biarkan sesuatu yang negatif membuat Anda kehilangan hidup yang indah.~Djajendra

Diri yang bahagia hanya mengeluarkan hal-hal baik dari dalam dirinya. Pikiran baik, emosi baik, hati nurani baik, semua yang dihasilkan dari dalam diri hanya kebaikan. Bila kebaikan sudah dihasilkan secara konsisten dan berkualitas; maka, diri pasti jauh dari depresi, stres, sakit hati, dan selalu segar bugar bersama hidupnya yang bahagia.~Djajendra

Semua orang pasti ingin hidup lebih bahagia dan lebih baik. Persoalannya, dalam hidup ada aliran energi negatif yang berpotensi merusak bahagia dan baik. Energi negatif jarang baik, dan selalu fokus untuk merusak bahagia dan keindahan hidup. Bila ingin bahagia, siapkan diri untuk menjauh dari energi negatif. Energi negatif hidup di dalam jiwa orang-orang negatif.~Djajendra

Orang-orang andal selalu bersikap profesional di tempat kerja dan menjadi pribadi yang dianggap aset untuk kemajuan perusahaan. Dan, dianggap oleh orang-orang di lingkungan kerja sebagai pribadi yang taat, pantas, juara, kompeten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir di dalam proses yang kerja perusahaan.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERSYUKUR DAN BERTERIMA KASIH ADALAH NIKMAT HIDUP

DJAJENDRA-DSCN0857“Orang-orang yang bersyukur adalah orang-orang yang taat atas takdir dan perjalanan hidup yang tidak dapat dihindari. Siapapun boleh berencana dan bermimpi sesuai keinginan, tetapi jalan hidup pastilah sudah ditentukan Tuhan. Jadi, rasa syukur adalah bukti bahwa diri mencintai kehendak Tuhan yang Maha Kuasa.”~Djajendra

Ketika rasa syukur mengisi jiwa dan pikiran, maka diri hanya mampu memproduksi kebaikan, dan juga selalu akan berterima kasih dengan realitas kehidupan.

Orang-orang yang bersyukur adalah mereka yang menikmati kehidupan dengan penuh terima kasih dalam perilaku hidup yang rendah hati. Syukur adalah rasa cinta kepada hidup yang diberikan Tuhan, dan hanya mereka yang berilmu syukur yang mampu menikmati kebaikan dari hidup.

Syukur adalah energi positif yang menciptakan sifat dan sikap terpuji. Siapapun yang hidup dalam syukur pasti menikmati kebaikan dan kebahagiaan. Kemauan dan kemampuan untuk menemukan kebaikan dari setiap peristiwa kehidupan, serta keikhlasan hati untuk belajar dan menambah ilmu dari setiap peristiwa kehidupan, akan menjadikan diri unggul dalam rasa syukur.

Energi syukur di dalam diri pasti menarik energi baik dari semesta, sehingga sikap dan sifat diri menjadi karakter unggul yang mengasihi kehidupan. Siapapun yang konsisten bersyukur dan berterima kasih kepada setiap peristiwa kehidupan, dan belajar untuk kehidupan yang lebih baik, pasti mendapatkan kelimpahan kualitas hidup di sepanjang perjalanan hidupnya. Jadi, walau rintangan dan cobaan mengiasi perjalanan hidup, rasa syukur akan menjadikan rintangan dan cobaan sebagai guru yang memperkaya kualitas hidup.

Orang-orang yang hidupnya penuh rasa syukur selalu menjadi contoh nyata dari energi positif. Jiwa yang bersyukur adalah jiwa yang memancarkan energi baik untuk kehidupan.

Orang-orang bersyukur adalah orang-orang yang taat atas takdir dan perjalanan hidup yang tidak dapat dihindari. Siapapun boleh berencana dan bermimpi sesuai keinginan, tetapi jalan hidup pastilah sudah ditentukan Tuhan. Jadi, rasa syukur adalah bukti bahwa diri mencintai kehendak Tuhan yang Maha Kuasa.

Ketika cobaan dan rintangan menghadang, maka ketenangan dan solusi yang harus digunakan. Ketika kesenangan hadir terus-menerus, sikap rendah hati dan rasa syukurlah yang harus digunakan. Hidup yang mengalir dalam aliran  rasa syukur pasti menjadikan diri berguna dan bermanfaat untuk kebaikan hidup.

Orang-orang yang tidak bersyukur pasti mengalami perasaan-perasaan negatif, seperti: ketakutan, marah, benci,  curiga, dendam, dan lain sebagainya. Artinya, orang yang tidak bersyukur sedang menghukum dirinya sendiri, dan menjadikan dirinya tidak bahagia. Seseorang yang selalu bersyukur dengan hidupnya, dia pasti menikmati indahnya hidup. Sebaliknya, seseorang yang tidak bersyukur dengan hidupnya, dia pasti menikmati pedihnya hidup ini.

Sikap hidup yang selalu bersyukur dan berterima kasih akan menjadi magnet untuk menarik aliran rejeki. Jadi, siapapun yang hidupnya selalu bersyukur, dan selalu meningkatkan kualitas dirinya, pasti mendapatkan aliran rejeki di sepanjang hidupnya.

Orang-orang bersyukur pastinya sangat berkualitas secara spiritual. Mereka sangat dekat dengan Tuhan yang menciptakan dirinya. Apapun yang ada dalam kehidupan, dan peristiwa apapun yang terjadi di sepanjang kehidupan, pasti disikapi sebagai kehendak Tuhan. Intinya, mereka yang hidup dalam energi syukur hanya mengenal kata indah, nikmat, damai, dan bahagia tentang dunia yang memberinya kehidupan. Mereka yang bersyukur tidak mengenal bahasa mengeluh atau rugi, mereka hanya mengenal bahasa terima kasih atau untung.

Apapun sikap dan perilaku tidak baik yang diterima, orang-orang bersyukur akan menjadikannya ilmu untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Oleh karena itu, mereka akan mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah memberikan pengetahuan baru. Tidak ada dendam dan benci di hati orang-orang yang hidupnya penuh syukur, hanya ada cinta dan peduli. Sebab, hati nurani mereka kuat dengan empati dan toleransi, sehingga jiwanya mampu mendengar, melihat, dan merasakan kebaikan di semua situasi dan peristiwa kehidupan yang dilalui.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PROGRAM PELATIHAN MIND MANAGEMENT AND RELIABILITY 4 JAM

DJAJENDRA - PT UNILEVER INDONESIA Tbk

MIND MANAGEMENT AND RELIABILITY

MENJADI KARYAWAN YANG ANDAL DAN PROFESIONAL

DESKRIPSI

Perusahaan sukses adalah yang mampu memfokuskan energi individu dan kolektif menjadi andal. Bila individu dan tim kerja sudah dapat diandalkan, maka proses kerja akan terfokus untuk meningkatkan kinerja. Keandalan di tempat kerja membutuhkan pikiran baik, sikap profesional, integritas, kualitas, dan kepercayaan. Seperti yang dipahami bahwa tujuan hanyalah titik koordinat semata, sedangkan proses adalah energi positif untuk kontribusi yang sesungguhnya. Oleh karena itu, setiap orang di dalam perusahaan harus sadar untuk menjadi bagian dari energi positif yang berkontribusi di dalam proses kerja dengan sepenuh hati dan totalitas. Di samping itu, diperlukan kedisiplinan yang konsisten. Sebab, kedisiplinan akan menciptakan kebiasaan dan perilaku yang otomatis dan konsisten. Kedisiplinan dimulai dengan menciptakan rutinitas, untuk membantu diri masing-masing, supaya dapat bergerak ke arah kinerja terbaik. Disiplin akan membuat setiap orang memiliki pola kerja yang andal di dalam rutinitas yang penuh tanggung jawab, tindakan, kualitas, kesadaran dan kemauan untuk melakukan pencapaian terbaik.

Orang-orang yang andal/reliable selalu hadir tepat waktu, menyelesaikan tugas tepat waktu dengan berkualitas, menyerahkan hasil akhir pekerjaan sesuai jadwal, dan selalu jujur untuk semua hal di tempat kerja.Orang-orang andal/reliable selalu bersikap profesional di tempat kerja dan menjadi pribadi yang dianggap aset untuk kemajuan perusahaan. Dan, dianggap oleh orang-orang di lingkungan kerja sebagai pribadi yang taat, pantas, juara, kompeten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir di dalam proses yang kerja perusahaan.

Pribadi andal/reliable adalah orang yang dapat dipercaya, serta selalu memberikan hasil yang konsisten dan meningkat. Mereka selalu memiliki kesanggupan, kekuatan, keberanian, kemampuan, dan kemauan yang tinggi untuk menyelesaikan tantangan. Pribadi andal/reliable selalu unggul dalam kompetensi, kejujuran, integritas, cerdas sosial dan menghormati orang lain, self-upgrade, menjadi positif, berkontribusi dan mendukung yang lainnya, selalu fokus pada pekerjaan, dan mendengarkan dengan hati-hati.

Program selama 4 jam ini akan memberikan motivasi dan inspirasi untuk meningkatkan produktivitas pribadi, tanggung jawab, komunikasi, saling percaya dan menghormati, hasil akhir yang optimal, pola pikir yang optimis, dan menjadikan peserta sebagai pribadi andal yang dapat dibanggakan oleh perusahaan.

TUJUAN

Memahami cara menjadi pribadi andal dengan sikap profesional untuk mencapai kinerja/produktivitas pribadi

Meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, dan pola pikir optimis untuk pencapaian terbaik di tempat kerja

Menumbuhkan kepribadian positif dan optimis, sehingga mampu melayani perusahaan dan pemangku kepentingan dengan percaya diri dan sepenuh hati

Menciptakan hubungan kerja yang profesional dengan pemangku kepentingan dan mitra kerja

Memperkuat keyakinan dan fokus pada kekuatan untuk menghasilkan proses kerja berkualitas

Mampu membangun sikap dan perilaku positif sehingga mudah terhubung dengan semua pihak di dalam perusahaan

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Brainstorming, Icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

Peserta diharapkan mampu dan lebih andal untuk bekerja dengan mindset dan pola kerjayang lebih optimis dan positif, termasuk untuk pencapaian target dan kinerja terbaik. Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang andal untuk memaksimalkan energi sukses organisasi.Berkemampuan tinggi untuk bekerja sebagai individu, juga dalam tim kerja yang dinamis dan inovatif. Mampu meningkatkan kedisiplinan, menciptakan kebiasaan dan perilaku yang otomatis dan konsisten dalam meraih kinerja terbaik. Mampu menumbuhkan pola kerjayang lebih produktif dan memperkuat profesionalisme diri dengan integritas. Mampu mengelola diri sendiri dan terhubung dengan semua pihak dengan energi positif dan optimis. Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja. Mampu menguasai tujuan dan cerdas mengarahkan waktu dan sumber daya untuk pencapaian target. Mampu meningkatkan kualitas akuntabilitas di tempat kerja. Meningkatkan rasa tanggung jawab untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik, sehingga tujuan dan misi perusahaan dapat tercapai.

GARIS BESAR MATERI  PEMBAHASAN SELAMA 4 JAM

Tema: Mind Management and Reliability – “Menjadi Karyawan yang Andal dan Profesional

Sub Bahasan

Meningkatkan pikiran baik, sikap profesional, integritas, dan kepercayaan

Meningkatkan keandalan diri untuk menjadi lebih profesional di tempat kerja

Perilaku kerja yang hadir, menyelesaikan tugas, menyerahkan tugas tepat waktu dengan berkualitas

Menguatkan proses kerja dengan nilai, sistem, dan etos

Meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi untuk rutinitas di tempat kerja

Menjadikan keandalan diri sebagai aset yang dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan

Kompeten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir dalam proses kerja perusahaan

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI

DJAJENDRA-DSCN0857Kejujuran dan saling percaya adalah modal untuk meningkatkan hubungan kerja yang produktif. Dalam bisnis, hubungan yang lahir dari kejujuran dan saling percaya, merupakan aset produktif yang akan memperkaya masing-masing pihak.~Djajendra

Keberhasilan seorang manajer sangat ditentukan oleh tim dan para bawahan yang membantunya. Bila manajer cerdas mengkombinasikan bakat, potensi, keterampilan, energi, dan kemampuan setiap orang; maka, manajer dengan mudah dapat menghasilkan kinerja terbaik. Tanpa tim yang andal, tanpa bawahan yang produktif, manajer pasti sulit mencapai kinerja dan prestasi.~Djajendra

Jangan mengecilkan perbedaan; jangan menghindari perbedaan; jangan biarkan perbedaan menimbulkan ketakutan;perbedaan tidak dapat dihilangkan; perbedaan harus dapat diterima dengan jiwa besar.~Djajendra

Ciri orang positif adalah bekerja keras untuk mencari solusi daripada menempatkan kesalahan kepada siapapun; ciri orang negatif adalah sangat fokus untuk mengorek-ngorek kesalahan daripada mencari solusi. ~ Djajendra

“Jangan pernah melewatkan sukacita di dunia yang bermasalah … itu teori saya! … Kebahagiaan, seperti rahmat, dua kali diberkati: Itu memberkati mereka yang paling erat terkait dengan itu dan memberkati semua orang yang melihatnya, mendengarnya, sentuh atau menghirup atmosfer yang sama.”~ Kate Douglas Wiggin (“Never miss a joy in this world of trouble … that’s my theory! … Happiness, like mercy, is twice blest: it blesses those most intimately associated with it and it blesses all those who see it, hear it, touch it or breathe the same atmosphere.”~Kate Douglas Wiggin)

Ketika diri dalam suasana hati yang penuh sukacita dan empati, maka diri akan menjadi energi baik yang memberikan sukacita dan kegembiraan untuk orang-orang di sekitarnya.~Djajendra

“Anda hanya dapat tumbuh jika Anda merasa canggung dan tidak nyaman ketika Anda mencoba sesuatu yang baru.” ~ Brian Tracy (“You can only grow if you feel awkward and uncomfortable when you try something new.” ~Brian Tracy)

Ketika diri beroperasi secara autopilot, maka kesadaran diri sedang tidak berfungsi, dan diri berpotensi kehilangan arah hidupnya. ~ Djajendra

Siapapun yang mampu menekuni sebuah bidang pekerjaan dengan rasa cinta, maka dia berpotensi melahirkan seorang bintang yang menyinari kehidupan melalui pekerjaannya.~Djajendra

Setiap doa dan keinginan yang dilakukan dengan ikhlas pasti terwujud. Siapkan diri untuk menerima sukses yang dihasilkan dari terwujudnya doa dan keinginan. Sering sekali, saat doanya terkabul, mental dan emosinya belum siap, sehingga dia menjadi tinggi hati, dan secara berlebihan mengekspresikan rasa senang dengan menganggap dirinya paling tinggi. Bila diri sudah merasa paling tinggi, maka sukses yang sedang didapatkan akan segera menemukan titik penurunan.~Djajendra

Ketika Anda sangat menginginkan sesuatu dengan sepenuh hati dan totalitas, maka Anda sedang memerintahkan perhatian kehidupan, untuk melakukan hal-hal yang menjadikan keinginan Anda terwujud dengan mudah dan cepat.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI INSPIRASI WISDOM

DJAJENDRA 0988Bersembunyi di dalam energi negatif. Energi negatif pastilah menghasilkan segala sesuatu yang tidak baik untuk kehidupan. Walau berpenampilan seperti orang yang paling baik; berkata-kata seperti orang yang paling bijak; merasa diri yang paling teladan; dan memainkan peran diri seperti yang termulia. Tetapi, pancaran energi negatif yang dikeluarkan diri tidak mungkin bisa disembunyikan. ~ Djajendra

Kekuatan hidup ada di dalam diri orang-orang yang memiliki iman yang unggul. Orang-orang yang hidup di jalan Tuhan selalu percaya pada waktu ilahi, sehingga setiap detik berjuang dan menikmati proses hidup dengan bahagia. Apapun situasi dan kondisi yang hadir selalu dinikmati dengan rasa syukur, pahit dan manis tetap dinikmati dengan rasa syukur, dan dengan keyakinan untuk menjadi lebih baik di besok hari.~Djajendra

Lakukan sesuatu yang produktif dan baik pada hari ini. Jika hari ini tidak bisa melakukan hal-hal besar, lakukan saja hal-hal kecil dengan sepenuh hati. Isilah setiap detik dengan sukacita dan rasa optimis untuk meraih sesuatu yang lebih besar. Bersyukurlah dengan kehidupan sehari-hari, jauhkan diri dari rasa khawatir dan penyesalan.~Djajendra

Orang paling kaya selalu merasa bahwa uang tidak bisa membeli semuanya, orang paling miskin selalu hidup dengan pikiran bahwa uang adalah segalanya.~Djajendra

Hubungan kerja yang produktif di tempat kerja adalah cara untuk mencapai kinerja. Semakin kuat hubungan produktif di semua wilayah kerja, semakin tinggi potensi untuk pencapaian kinerja terbaik.~Djajendra

Perjalanan spiritual adalah perjalanan jiwa yang tercerahkan dan sadar akan kodrat rohaninya. Jiwa spiritual adalah jiwa yang ikhlas pada kehendak penciptanya, dan menjalani kehidupan dunia dengan energi sukacita. Jiwa spiritual mengalir untuk menemukan bahagia, sejahtera, sehat, damai, dan menerima kehidupan dunia dengan rasa syukur. Jiwa spiritual selalu mengingatkan dirinya untuk hidup lebih berkualitas di dunia yang indah ini. Jiwa spiritual selalu berjuang dengan sepenuh hati untuk menikmati indahnya dunia.~Djajendra

Mendengarkan dengan bijak dan penuh empati adalah keterampilan komunikasi yang berkualitas tinggi. Siapapun yang mampu mendengarkan dengan bijak dan penuh empati, maka dia akan menjadi energi positif dalam aliran komunikasi tersebut. Pendengar yang buruk biasanya mendengar apa yang dikatakan, tetapi karena dia tidak bijak dan tidak memiliki empati, maka dia tidak mampu mendengarkan seluruh isi pesan. Ego diri di dalam sistem keyakinan yang kaku telah membatasinya untuk menjadi pendengar yang baik.~Djajendra

Ketika seseorang sedang berbicara, dengarkan dia; ketika seseorang membutuhkan jawaban, berbicaralah kepadanya. Jangan berbicara saat seseorang sedang berbicara, dan jangan diam saat seseorang mau mendengarkan pendapat Anda. Pahami seluruh pesan pembicaraan, jadilah lawan berbicara yang bijak dan penuh empati.~Djajendra

Kadang-kadang seseorang harus melalui kegagalan kecil untuk mendapatkan keberuntungan yang lebih besar. Jangan pernah menyerah saat kegagalan hadir, dan jangan pernah terlalu bergembira saat keberuntungan hadir. Tetaplah rendah hati dan optimis dengan realitas hidup.~Djajendra

Orang-orang optimis selalu bersikap bahwa kegagalan hanyalah guru yang mengajarkan dirinya untuk menjadi lebih baik. Biasanya, orang-orang optimis selalu belajar dan mampu menemukan sesuatu yang baik dari sebuah kegagalan. Jadi, untuk mereka, kegagalan hanyalah pengalaman untuk pembelajaran menuju kebaikan. Oleh karena itu, orang-orang optimis selalu menciptakan ruang dialog dengan diri sendiri agar dapat memahami makna kegagalan yang sedang dialami. Selanjutnya, mereka dengan berani mengambil tindakan untuk menghasilkan sukses dan prestasi dari pengalaman gagal tersebut.~Djajendra

Bila emosi tidak dikelola dan ditangani dengan baik, maka diri akan kehabisan energi untuk memajukan dirinya.~ Djajendra

Rasa bersalah adalah hukuman yang diciptakan oleh diri untuk menyakiti dirinya sendiri. Lepaskan rasa bersalah dengan memaafkan diri sendiri, kuatkan kualitas positif diri, untuk meninggalkan zona yang membuat diri disakiti oleh diri sendiri.~ Djajendra

Doa dan permintaan yang bersumber dari hati yang paling ikhlas dan tulus pasti dikabulkan. Siapkan kualitas dan kemampuan diri untuk menerima dan menjalani doa yang terkabul. Bila hanya pintar berdoa dan meminta, tetapi tidak pintar menyiapkan kualitas diri untuk menjalankan apa yang diminta tersebut, maka persoalan baru akan mengganggu jalannya kehidupan diri.~Djajendra

Manusia adalah makhluk rutinitas, makhluk kebiasaan. Diperlukan kesadaran dan kejernihan pikiran untuk memahami makna dari kebiasaan dan rutinitas. Bila rutinitas dan kebiasaan tidak membawa kebaikan untuk kemajuan diri sendiri, maka sebaiknya diperbaiki dan dibiasakan hal-hal baru, untuk menciptakan rutinitas yang lebih bermanfaat bagi kemajuan diri sendiri.~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENDENGARKAN ADALAH BAGIAN TERPENTING DARI SEBUAH KOMUNIKASI

DJAJENDRA 0968“Ketika seseorang sedang berbicara, dengarkan dia; ketika seseorang membutuhkan jawaban, berbicaralah kepadanya. Jangan berbicara saat seseorang sedang berbicara, dan jangan diam saat seseorang mau mendengarkan pendapat Anda. Pahami seluruh pesan pembicaraan, jadilah lawan berbicara yang bijak dan penuh empati.”~Djajendra

Komunikasi adalah cara untuk menampilkan diri secara utuh, baik secara verbal dan non verbal supaya dapat memahami maksud, pesan, dan kebutuhan seseorang atau banyak orang. Komunikasi mengalir dalam wujud berbicara, mendengarkan, menuliskan, merasakan, memahami, penampilan fisik diri, ekspresi emosi, ekspresi pikiran kreatif, ekspresi jiwa terdalam, dan kualitas untuk memberikan umpan balik yang bijak.

Salah satu bagian terpenting dari komunikasi adalah mendengarkan. Sering sekali orang-orang hanya pintar mendengar dan tidak pintar untuk mendengarkan. Mendengarkan berarti mampu memahami seluruh pesan dan makna dari kata-kata yang diucapkan dengan penuh empati. Sedangkan mendengar berarti masih belum memahami isi pesan secara keseluruhan. Jadi, kalau masih baru mendengar, janganlah mengambil kesimpulan atau keputusan. Kalau sudah mampu mendengarkan secara keseluruhan, maka barulah boleh mengambil kesimpulan dan keputusan.

Mendengarkan dengan bijak dan penuh empati adalah keterampilan komunikasi yang berkualitas tinggi. Siapapun yang mampu mendengarkan dengan bijak dan penuh empati, maka dia akan menjadi energi positif dalam aliran komunikasi tersebut. Pendengar yang buruk biasanya mendengar apa yang dikatakan, tetapi karena dia tidak bijak dan tidak memiliki empati, maka dia tidak mampu mendengarkan seluruh isi pesan. Ego diri di dalam sistem keyakinan yang kaku telah membatasinya untuk menjadi pendengar yang baik.

Seseorang yang tidak cerdas mendengarkan berpotensi kehilangan informasi penting dari sebuah pembicaraan. Dampaknya, dia hanya mampu merumuskan tanggapan sebatas pikiran dan kepentingannya, dan dia tidak mampu berempati untuk mendapatkan pengetahuan tentang realitas di sekitarnya.

Pendengar yang baik selalu mampu meningkatkan hubungan yang lebih baik, dan menikmati komunikasi yang lebih berkualitas. Biasanya, seorang pendengar yang baik mampu memahami apa yang dikatakan, menemukan solusi dengan mudah, serta menjadi lebih produktif dan efektif dalam setiap hubungan.

Pendengar yang baik selalu fokus pada percakapan penting, dan tidak membiarkan pikiran egonya menjadi energi pengganggu atau penghambat untuk menerima informasi baru. Perhatian penuh dan melayani pembicaraan dengan empati akan menjadikan percakapan lebih berkualitas. Di samping itu, bahasa tubuh dan nada suara akan menjadi semakin ramah, sehingga membuat percakapan tersebut mengalirkan energi baik yang menciptakan rasa nyaman.

Pendengar yang baik tidak akan mengganggu jalan pikiran seseorang, dan juga tidak mudah terganggu oleh pola pikiran dari lawan bicaranya. Dia selalu menempatkan empati untuk menyerap energi lawan bicaranya, sehingga dia memiliki informasi dan pengetahuan yang tepat untuk dikontribusikan dalam pembicaraan tersebut. Pendengar yang baik selalu menunggu lawan bicaranya untuk menyelesaikan apa yang ingin mereka katakan sebelum dia berbicara.

Pendengar yang baik tidak akan berdebat atau bereaksi secara spontan, dia akan merespon setelah mendapatkan seluruh isi pesan dengan baik. Dia juga tidak akan menghakimi atau mengkritik lawan bicaranya, tetapi dia akan merespon dengan akal dan pengetahuan yang tepat.

Pendengar yang baik selalu mampu mengenali emosi dari lawan bicaranya, dan memahami logika lawan bicaranya, sehingga dia mampu mendengarkan, lalu memberikan jawaban sesuai kebutuhan lawan berbicaranya. Kecerdasan empati dan pengetahuan empati yang dimiliki mampu menyelam ke dalam perasaan dan suara hati nurani lawan bicaranya.

Pendengar yang baik mampu mengekspresikan diri sejatinya dan membuat orang merasa nyaman saat berbicara dengan dirinya. Dia sangat cerdas untuk memberi perhatian sepenuh hati, dan juga sangat cerdas memahami energi tubuh diri seseorang, sehingga mampu memahami unsur-unsur parabahasa maupun komunikasi nonverbal lainnya. Termasuk, mampu mendengarkan perspektif orang lain dengan jiwa besar dan penuh empati.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEGAGALAN TIDAK HARUS DISALAHKAN

DJAJENDRA-DSCN0857“Kadang-kadang seseorang harus melalui kegagalan kecil untuk mendapatkan keberuntungan yang lebih besar. Jangan pernah menyerah saat kegagalan hadir, dan jangan pernah terlalu bergembira saat keberuntungan hadir. Tetaplah rendah hati dan optimis dengan realitas hidup.”~Djajendra

Orang-orang optimis selalu bersikap bahwa kegagalan hanyalah guru yang mengajarkan dirinya untuk menjadi lebih baik. Biasanya, orang-orang optimis selalu belajar dan mampu menemukan sesuatu yang baik dari sebuah kegagalan. Jadi, untuk mereka, kegagalan hanyalah pengalaman untuk pembelajaran menuju kebaikan. Oleh karena itu, orang-orang optimis selalu menciptakan ruang dialog dengan diri sendiri agar dapat memahami makna kegagalan yang sedang dialami. Selanjutnya, mereka dengan berani mengambil tindakan untuk menghasilkan sukses dan prestasi dari pengalaman gagal tersebut.

Orang optimis selalu berprinsip bahwa kegagalan bukanlah akhir, tetapi awal untuk menemukan sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya, sehingga mereka tidak pernah menyalahkan siapapun atau apapun. Tetapi, selalu fokus dan memberikan perhatian yang lebih total kepada target yang harus dicapai.

Orang-orang pesimis paling suka mencari alasan untuk menutupi kegagalannya. Biasanya, orang-orang pesimis akan menyalahkan orang lain untuk ketidakmampuan dirinya. Intinya, orang-orang pesimis paling suka mencari alasan untuk menutupi kegagalannya.

Kehidupan berjalan di atas risiko dan ketidakpastian. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memiliki data dan informasi yang relevan, serta cerdas melakukan analisis yang tepat agar potensi kegagalan dapat diminimalkan. Jadi, sebelum membuat keputusan, pastikan bahwa keberuntungan dapat diraih sesuai rencana. Dan, jangan biarkan hal-hal kecil yang tidak terlihat menjadi energi yang melawan keberuntungan Anda.

Selain analisa dan pembelajaran dari data dan informasi, diperlukan juga untuk mengajukan banyak pertanyaan kepada diri sendiri sebelum mengambil sebuah tindakan. Pertanyaan kepada diri sendiri akan menemukan jawaban dari kualitas diri terdalam. Jadi, bila keyakinan diri sangat kuat untuk meminimalkan risiko ataupun potensi kegagalan, yang bersumber dari ketidakpastian tersebut, maka dampak negatif dari sebuah kegagalan dapat diminimalkan.

Pastinya tidak ada seorangpun yang mau mengalami kegagalan, dan semua rencana pasti dibuat dengan memperhatikan berbagai potensi risiko. Tetapi, dalam kehidupan nyata apapun bisa terjadi, ketidakpastian selalu berpotensi hadir dalam kondisi apapun. Tidak ada sebuah jaminan dalam hidup, yang ada hanyalah keyakinan dan optimisme untuk berhasil dan mencapai sukses.

Biasakan untuk melihat kegagalan sebagai jalan untuk pencapaian yang lebih. Dan, jangan menjadikan kegagalan sebagai alasan untuk membiarkan diri dalam kecemasan dan keraguan. Siapkan diri untuk menemukan jalan sukses dari realitas kegagalan yang sedang dialami. Temukan peluang dan proyeksikan kemenangan yang realistis.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com