MANAJER HARUS CERDAS MENGELOLA EMOSI POSITIF KARYAWAN

DJAJENDRA PROFILE“Manajer yang andal pasti selalu sadar untuk mengelola emosi positifnya, serta mempengaruhi semua orang yang dikelola untuk beremosi positif dan cerdas.” ~ Djajendra

Manajer adalah orang yang mengelola orang dan pekerjaan. Harus ada keseimbangan dalam mengelola orang dan pekerjaan. Bila manajer gagal menciptakan keseimbangan antara mengelola orang dan pekerjaan, maka kinerja yang diharapkan sulit tercapai.

Untuk mengelola pekerjaan, biasanya tidak sulit, sebab sistem dan tata kelola yang profesional pasti memudahkan manajer untuk mengelola pekerjaan. Tetapi, untuk mengelola orang tidak sederhana, membutuhkan kecerdasan emosional untuk dapat memahami suasana hati dan pikiran dari orang-orang yang sedang dikelola.

Sering sekali, dalam rutinitas kerja, manajer terlalu fokus untuk mengurusi pekerjaan. Manajer menghabiskan waktu dan energi untuk mengoptimalkan performa pekerjaan. Dan, selalu kehilangan waktu dan energi, untuk mengelola suasana hati positif karyawan agar mereka bisa mengoptimalkan performa kerjanya.

Untuk mendapatkan kualitas kerja yang baik, tidak hanya ditentukan oleh sistem dan tata kelola yang profesional. Tetapi, sangat ditentukan oleh suasana hati yang positif, juga karakter kerja yang gesit dan kreatif. Intinya, semakin positif emosi karyawan, semakin hebat mereka merespon tanggung jawabnya dengan sepenuh hati dan totalitas.

Keberadaan seorang manajer adalah untuk membangun hubungan yang positif agar dapat terhubung secara berkualitas dengan semua pihak. Oleh karena itu, manajer haruslah selalu berada dalam suasana hati yang positif, lebih tenang dan lebih mampu menerima informasi secara efektif. Dan juga, lebih merespon dengan gesit, cepat, tepat waktu, produktif, dan kreatif. Manajer yang andal selalu sadar untuk mengelola emosi positifnya, serta mempengaruhi semua orang yang dikelola untuk beremosi positif dan cerdas.

Emosi positif adalah akar kinerja terbaik. Keterampilan dan kompetensi yang hebat saja masih belum cukup. Kemampuan untuk menguatkan kompetensi dan keterampilan dengan emosi positif yang cerdas, akan menjadikan manajer lebih andal dan produktif.

Tugas terpenting seorang manajer adalah membawa keluar performa terbaik dari orang-orang yang dipimpin dan dikelola. Bila ada pekerja yang kurang baik, maka manajerlah yang harus sadar diri untuk meningkatkan kualitas si pekerja. Menyalahkan pekerja yang tidak produktif dan efektif bukanlah solusi. Pekerja yang tidak berkualitas merupakan tanda tidak andalnya si manajer. Jadi, sekarang ini, bukan zamannya untuk menyalahkan orang-orang yang dikelola, tetapi harus meningkatkan kemampuan manajerial diri sendiri agar dapat mengelola orang-orang dengan lebih berkualitas.

Membangun sistem manajemen berkinerja tinggi haruslah dengan kemampuan untuk berinvestasi dalam sumber daya manusia. Manusia adalah elemen terpenting dalam pencapaian kinerja terbaik. Oleh karena itu, sangatlah penting buat perusahaan untuk melakukan investasi agar sumber daya manusianya menjadi lebih andal dan berkualitas. Khususnya, investasi diaspek peningkatan kualitas emosi baik, pikiran baik, dan perilaku kerja yang baik, supaya sumber daya manusia perusahaan dapat menjadi aset yang produktif.

Kecerdasan manajer untuk mengelola emosi positif pekerja akan menghasilkan kualitas moral kerja yang tinggi. Bila kualitas moral kerja mencapai titik optimal, maka perilaku kerja karyawan akan mengalir di dalam keterbukaan, akuntabilitas, integritas, dan loyalitas.

Manajer harus bertanggung jawab untuk membentuk kehidupan emosional positif di tempat kerja. Menjadikan tempat kerja sebagai energi positif, menghidupkan harapan setiap insan perusahaan untuk hidup bahagia di tempat kerja. Emosi baik yang menyebar dari setiap insan perusahaan, akan menjadikan perusahaan memiliki kekuatan positif, untuk menghasilkan kinerja dan karya terbaik.

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

Holistic Motivation

Ambisi, mimpi, cita-cita, dan keinginan adalah haknya setiap orang. Dalam hidup, setiap orang wajib berjuang untuk hak-haknya, wajib tunduk secara ikhlas untuk menerima kehendaknya (TUHAN). Siapapun berhak berjuang atau menghendaki apapun yang diinginkan, tetapi harus bahagia saat menerima kehendaknya, walau yang diterima itu bukan kehendak diri sendiri.~Djajendra

Segala kehormatan, keberkahan, kedamaian, kebahagiaan, kebaikan, kecerdasan, datang darinya (TUHAN). Siapapun yang mampu hidup dalam energi positif dan bersujud padanya (TUHAN) setiap saat, maka semua yang terbaik pasti mengalir dengan sangat mudah dan sangat cepat untuk kesuksesan diri.~Djajendra

Ketika kesombongan menutup mata hati, maka diri pasti kehilangan ingatan untuk bersyukur pada penciptanya(TUHAN). Kadang-kadang diri menganggap dirinya terlalu banyak tahu dan terlalu yakin mampu hidup tanpanya. Tetapi, akan selalu datang hari untuk membuat hati yang sombong tak berdaya dengan kemampuan tertingginya, dan terpaksa harus memohon bantuan darinya.~Djajendra

Segala puji bagi kebaikan, semakin menyatu di dalam kebaikan, dan semakin menjauh dari semua yang tidak baik. Bila niat terfokus pada jalan kehidupan positif, maka energi baik pasti hadir, untuk menunjukkan jalan yang indah menuju pencapaian.~Djajendra

Kebahagiaan adalah sebuah perasaan yang ingin dimiliki oleh semua orang. Persoalannya, tidak semua orang mengerti untuk memiliki rasa bahagia, sehingga sering sekali bahagia menjadi cita-cita, tanpa mengerti cara untuk mewujudkannya.~Djajendra

Ucapan dengan kata-kata yang buruk sangatlah merugikan diri sendiri. Sering sekali orang-orang tidak menyadari bahwa kata-kata negatif mereka sedang mengkhianati hidup mereka. Kata-kata buruk dan negatif akan menjauhkan diri dari aliran rejeki. Kata-kata yang diucapkan berulang-ulang adalah ekspresi jati diri. Berbahasa positif, berkata-kata positif, dan berucap positif, akan menjadikan diri selalu terhormat dan banyak rejeki.~Djajendra

Mukjizat dan keajaiban dalam hidup terjadi karena seseorang berjuang dan berdoa untuk mendapatkannya. Bila orang tersebut tidak berjuang dan berdoa, tetapi diam dalam keraguan, maka mukjizat dan keajaiban tidaklah akan pernah hadir untuk mewujudkan impiannya.~Djajendra

Hidup dalam keraguan adalah hidup dalam kekalahan. Siapapun yang terbiasa hidup dalam keraguan, dia sesungguhnya sedang berlatih untuk menjadi orang yang kalah dengan hidupnya.~Djajendra

“Jika keraguan menantang Anda dan Anda tidak bertindak, keraguan akan tumbuh. Tantang keraguan dengan tindakan dan Anda akan tumbuh. Keraguan dan tindakan tidak kompatibel.” ~ John Kanary (“If doubt is challenging you and you do not act, doubts will grow. Challenge the doubts with action and you will grow. Doubt and action are incompatible.”~ John Kanary)

Persaingan yang baik adalah persaingan dengan akal sehat dan tidak saling melecehkan. Pihak yang suka melecehkan yang jujur, akan dilecehkan oleh energi kehidupan yang luas. Pihak yang suka berjiwa besar, akan mendapatkan kepercayaan yang lebih dari kehidupan. Dalam setiap kompetisi kehidupan, bukan hanya energi manusia yang bersaing, tetapi juga ditentukan oleh energi suci TUHAN.~Djajendra

“Kebahagiaan adalah pilihan sadar, bukan respons otomatis.” ~ Mildred Barthel(“Happiness is a conscious choice, not an automatic response.” ~Mildred Barthel)

Jangan gunakan orang lain untuk membuktikan siapa Anda; jangan gunakan jabatan Anda untuk membuktikan siapa Anda; jangan gunakan kekuasaan Anda untuk membuktikan siapa Anda. Gunakan diri sejati Anda untuk membuktikan siapa Anda agar hidup Anda selalu terhormat.~Djajendra

Teman berkualitas tinggi adalah teman yang selalu bersama Anda saat Anda membutuhkannya. Teman berkualitas rendah adalah teman yang selalu datang kepada Anda saat dia membutuhkan Anda.~Djajendra

Emosi sangatlah penting untuk dijaga dan dirawat dengan kesadaran penuh. Emosi adalah ekspresi dari pikiran. Semua orang bisa dengan mudah memahami pikiran dan jati diri seseorang dari ekspresi emosinya. Bila ucapan, kata-kata, bahasa tubuh, parabahasa, dan perilaku tidak dikendalikan dengan emosi baik, maka diri akan dianggap atau dipersepsikan sebagai diri yang buruk atau berbahaya buat kebaikan hidup.~Djajendra

Jangan menekan emosi atau berpura-pura beremosi baik. Semakin pintar diri bersandiwara untuk menyembunyikan emosi negatifnya, semakin kuat emosi negatif tersebut di dalam pikiran bawah sadarnya. Pada akhirnya, emosi negatif tersebut akan menjadi racun (toksik), yang merusak kebahagiaan diri sendiri, termasuk kebahagiaan hidup orang lain.~Djajendra

Emosi sangat ditentukan oleh apa yang ada di dalam pikiran. Jadi, mengelola emosi dimulai dari akarnya, yaitu pikiran dan sistem keyakinan yang hidup di dalam pikiran tersebut. Bila diri sadar bahwa hidupnya adalah untuk mengasihi alam dan seisinya, untuk mengasihi Maha Agung Allah, maka diri secara otomatis akan menarik energi baik untuk menciptakan emosi baik di dalam dirinya.~Djajendra

Satu-satunya jalan untuk dapat menikmati bahagia, sehat, damai, sejahtera, dan kebaikan hidup, adalah emosi baik atau biasanya disebut emosi positif. Ketika Anda sudah terbiasa dan terlatih untuk hidup dalam emosi baik, maka apapun realitas tidak baik yang Anda dapatkan; Anda tetap dapat hidup di dalam kesadaran penuh, sehingga reaksi emosional otomatis Anda akan terfokus pada taktik dan strategi, untuk mengatasi realitas tidak baik tersebut dengan solusi yang cerdas akal. Jadi, reaksi emosional otomatis Anda tidak akan marah atau kesal, tetapi terarah di dalam kesadaran otomatis, untuk menemukan taktik yang tepat agar solusi yang Anda dapatkan, berpotensi meningkatkan kekuatan hidup Anda.~Djajendra

“Cukup tidur, cukup gizi, cukup akal sehat, cukup berolahraga, cukup berdoa, cukup sejahtera, dan cukup bahagia adalah cara untuk memiliki emosi yang baik.”~Djajendra

Pikiran negatif adalah sumber penghasil emosi buruk. Bila diri sudah dikuasai emosi buruk, maka karakter dan kepribadian akan menjadi budaknya emosi buruk, sehingga diri tidak sadar bahwa dirinya hidup di dalam energi negatif.~Djajendra

Siapapun yang melihat dirinya sebagai korban, maka hidupnya menjadi korban; termasuk selalu akan merasa kalah oleh berbagai realitas hidup. Sebaliknya, siapapun yang mampu melihat dirinya sebagai pemenang yang selalu menang di setiap momen kehidupan, dan selalu menjadi pahlawan untuk hidupnya sendiri, maka dia pasti selalu menikmati sukses. Dan juga, dia akan selalu berhasil, beruntung, menang, unggul, jaya, serta mencapai kebesarannya. Jadi, jangan sekali-kali memposisikan dirimu sebagai korban agar hidupmu tidak menjadi korban.~Djajendra

Bila kreativitas dan empati hilang dari kebutuhan, maka diri juga berpotensi kehilangan kualitas kerja, sehingga akhirnya menjadi beban perusahaan, dan mesin pun pasti diciptakan untuk menggantikan orang-orang yang tidak berkualitas.~Djajendra

Hidup adalah doa. Siapapun yang membiasakan dirinya untuk hidup dari doa-doa baik, maka hidupnya akan menghasilkan sifat dan perilaku baik. Niatkan doa dalam hati, dan mulailah hari setelah mengucapkan TUHAN MAHA BESAR….. Hiduplah di dalam kebesaran TUHAN, dan di dalam sifat rendah hati manusia.~Djajendra

Bila seorang pemimpin lahir dari kekuatannya TUHAN , maka tidak ada yang mampu membendungnya. Tidak ada kekuatan apapun yang bisa menghentikan kehendaknya TUHAN…..Tidak ada sebuah ide sehebat apapun yang bisa merubah kehendaknya TUHAN…..Hidup dan kehidupan hanya terjadi karena TUHAN..~Djajendra

“Kesadaran adalah dasar dari semua kehidupan dan lapangan dari segala kemungkinan. Alam adalah untuk memperluas dan membuka potensi penuh. Dorongan untuk berkembang demikian melekat pada hakikat kehidupan.” ~ Maharishi Mahesh Yogi (“Consciousness is the basis of all life and the field of all possibilities. Its nature is to expand and unfold its full potential. The impulse to evolve is thus inherent in the very nature of life.”~ Maharishi Mahesh Yogi)

Jangan biarkan hidup dalam pertempuran antara ego dan hati nurani. Damaikan ego dan hati nurani di dalam kekuatan energi positif. Bila membiarkan ego dan hati nurani selalu bertempur, maka jiwa akan kelelahan untuk menghadapi kenyataan hidup.~Djajendra

Ambisi dengan pikiran positif akan mendorong diri untuk meraih kemenangan dengan cara baik. Ambisi dengan pikiran negatif akan mendorong diri untuk meraih kemenangan dengan cara-cara yang tidak baik.~Djajendra

Energi serakah pasti merugikan diri sendiri. Ketika seseorang menggunakan energi serakah untuk mencapai sesuatu, maka dia sedang membuat dirinya untuk tidak dihormati oleh orang lain.~Djajendra

“Love is the absence of judgment.” ~Dalai Lama(“Cinta adalah tidak adanya penghakiman.” ~ Dalai Lama)

Apapun yang harus dilakukan dimulai dari pilihan. Kadang pilihan dapat dibuat dalam ketenangan dan kesadaran diri. Kadang pilihan dibuat oleh realitas yang tidak dapat ditolak atau ditunda. Pilihan harus tetap dibuat agar kehidupan yang diinginkan dapat dimiliki.~Djajendra

Setiap orang punya waktu untuk memenangkan impiannya. Siapapun dan apapun realitasnya hari ini tetaplah harus hidup dalam keyakinan dan harapan untuk mendapatkan impiannya. Impian pasti diraih oleh orang-orang optimis yang tetap berjuang dengan penuh semangat dalam kondisi dan situasi apapun. Impian itu hanya dimiliki oleh orang-orang bermental pemenang. Intinya, siapa yang paling kuat mentalnya dan paling siap menjalankan ide-ide hebatnya, maka dia sudah pasti hidup di dalam impiannya.~Djajendra

Alam semesta menyediakan segala kemungkinan untuk memperluas dan meningkatkan potensi penuh kehidupan diri siapa pun. Orang-orang kreatif diberi anugerah oleh alam semesta untuk menciptakan berbagai realitas dalam berbagai wujud kehidupan baru. Kehidupan adalah untuk mendorong diri dan kekuatan di luar diri agar dapat membuka potensi kehidupan yang belum terbuka. Intinya, kehidupan sudah menyediakan semua kebutuhan, keinginan, harapan, dan impian dari siapapun. Sekarang, hanya dibutuhkan dorongan untuk berkembang bersama kekuatan kreativitas dan doa.~Djajendra

Reputasi adalah modal yang paling murah untuk membangun bisnis yang paling menguntungkan. Jiwa yang jujur, cerdas, tulus, ikhlas, sepenuh hati, melayani, berkualitas, berwawasan, berpengetahuan, kreatif, akuntabilitas, dan yang termotivasi untuk bergerak bersama perubahan, adalah jiwa yang sangat cocok dalam membangun reputasi yang hebat.~Djajendra

Siapapun yang tidak bersyukur dengan hidupnya adalah dia yang sedang tidak bahagia dengan hidupnya. Hidup itu sangat indah. Hidup itu untuk mengalirkan kebaikan dari dalam diri, kebaikan dari dalam diri yang menciptakan kebaikan kumulatif di luar diri, sehingga energi baik tersebut mampu menjadi kekuatan, untuk menciptakan kedamaian dan kebaikan untuk kehidupan yang indah ini.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KERAGUAN ADALAH MUSUH KEHIDUPAN

DJAJENDRA-DSCN0857“Hidup dalam keraguan adalah hidup dalam kekalahan. Siapapun yang terbiasa hidup dalam keraguan, dia sesungguhnya sedang berlatih untuk menjadi orang yang kalah dengan hidupnya.”~Djajendra

Bila Anda diam dalam keraguan, Anda pasti kalah menghadapi realitas kehidupan. Bila Anda diam dalam keraguan, Anda akan kehilangan kesempatan untuk tumbuh menjadi diri yang sesungguhnya.

Hidup adalah perjalanan yang tidak boleh ditemani oleh energi keraguan, tetapi wajib ditemani oleh energi keyakinan dan optimis. Jadi, selama Anda yakin bahwa Tuhan selalu bersama Anda; selama Anda yakin Tuhan selalu membantu hidup Anda; selama Anda sangat yakin bahwa Tuhan selalu melindungi Anda; maka tidaklah boleh ada setitik keraguan di dalam hati Anda terhadap proses hidup dan perjalanan hidup Anda. Janganlah kalah dalam keraguan, sebab keraguan pasti mengantar Anda untuk kalah dan menjauhkan Anda untuk menang.

Bertindaklah dengan penuh keyakinan. Jangan takut dengan hasil akhir. Bertindaklah dan hapus energi ragu dari diri Anda. Keraguan bukanlah sahabat untuk kemenangan, keraguan adalah musuh dari kemenangan. Jauhkan diri dari keraguan.

Jadilah pembelajar yang selalu meningkatkan kualitas diri dan kompetensi diri. Jadilah pribadi yang selalu hidup di dalam kuasa Tuhan, di dalam cinta Tuhan, dan di dalam perlindungan Tuhan. Kehidupan diri yang penuh optimis dan positif di dalam kuasa Tuhan, akan menjadi kehidupan yang berarti dan berguna buat diri sendiri dan orang lain.

Keraguan adalah sumber stres. Bila keraguan dibiarkan tumbuh dan berkembang, maka keraguan akan merusak diri sendiri dengan tingkat stres yang tinggi, termasuk berpotensi membawa diri ke dalam dunia berbagai jenis penyakit mental.

Hiduplah untuk bertindak dan berbuat sesuatu yang bermakna buat diri sendiri dan kehidupan. Jangan diam dalam keraguan. Jangan terhenti niat oleh keraguan. Hitunglah risikonya dan lepaskan keraguan agar Anda bisa bertindak dengan penuh percaya diri.

Ciptakan ruang mental untuk membangkitkan rasa berani dan percaya diri. Ciptakan ruang fisik untuk menjadikan diri mudah bergerak dan bertindak mewujudkan semua harapan dan kebutuhan. Jangan biarkan mental dan fisik terperangkap dalam ruang keraguan. Bertindaklah dengan penuh optimis dan penuh keyakinan agar diri bisa selalu mencapai hal-hal terbaik.

Mukjizat dan keajaiban dalam hidup terjadi karena seseorang berjuang dan berdoa untuk mendapatkannya. Bila orang tersebut tidak berjuang dan berdoa, tetapi diam dalam keraguan, maka mukjizat dan keajaiban tidaklah akan pernah hadir untuk mewujudkan impiannya. Oleh karena itu, bila menginginkan mukjizat dan keajaiban di dalam hidup, maka bertindaklah dengan penuh percaya diri, lakukan apa-apa yang diperlukan agar impian atau keinginan Anda bergerak di dalam proses mewujudkan.

Keraguan adalah musuh kehidupan. Keraguan akan membuat Anda tidak berkembang. Keraguan akan menghilangkan energi gagah berani Anda. Keraguan akan membuat Anda takut menghadapi pertempuran di dalam kehidupan. Keraguan bukanlah sahabat untuk memenangkan sesuatu di dalam hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EMOSI YANG BAIK DIHASILKAN DARI PIKIRAN, TUBUH, DAN JIWA YANG SEHAT

DJAJENDRA PROFILE“Cukup tidur, cukup gizi, cukup akal sehat, cukup berolahraga, cukup berdoa, cukup sejahtera, dan cukup bahagia adalah cara untuk memiliki emosi yang baik.”~Djajendra

Pikiran negatif adalah sumber penghasil emosi buruk. Bila diri sudah dikuasai emosi buruk, maka karakter dan kepribadian akan menjadi budaknya emosi buruk, sehingga diri tidak sadar bahwa dirinya hidup di dalam energi negatif.

Ingin memiliki emosi yang baik? Bila ingin, maka mulailah hidup dengan doa-doa positif; isilah hidup dengan olah raga, pikiran positif, cinta, kasih sayang, empati, toleransi, gizi, vitamin, tidur yang cukup, doa, afirmasi kata-kata positif, kemudian miliki jadwal rutinitas hidup untuk keseimbangan di semua aspek dan dimensi kehidupan Anda.

Emosi baik adalah sumber untuk dapat menikmati kebahagiaan dan kedamaian hidup. Emosi tidak baik adalah sumber yang paling produktif untuk menghasilkan marah, serakah, benci, dendam, dan segala sesuatu sumber energi yang sifatnya rendah;sehingga diri yang dikuasai emosi tidak baik pasti sulit untuk dapat menikmati kebahagiaan dan kedamaian.

Satu-satunya jalan untuk dapat menikmati bahagia, sehat, damai, sejahtera, dan kebaikan hidup, adalah emosi baik atau biasanya disebut emosi positif. Ketika Anda sudah terbiasa dan terlatih untuk hidup dalam emosi baik, maka apapun realitas tidak baik yang Anda dapatkan; Anda tetap dapat hidup di dalam kesadaran penuh, sehingga reaksi emosional otomatis Anda akan terfokus pada taktik dan strategi, untuk mengatasi realitas tidak baik tersebut dengan solusi yang cerdas akal. Jadi, reaksi emosional otomatis Anda tidak akan marah atau kesal, tetapi terarah di dalam kesadaran otomatis, untuk menemukan taktik yang tepat agar solusi yang Anda dapatkan mampu meningkatkan kekuatan hidup Anda.

Emosi sangat ditentukan oleh apa yang ada di dalam pikiran. Jadi, mengelola emosi dimulai dari akarnya, yaitu pikiran dan sistem keyakinan yang hidup di dalam pikiran tersebut. Bila diri sadar bahwa hidupnya adalah untuk mengasihi alam dan seisinya, untuk mengasihi Maha Agung Allah, maka diri secara otomatis akan menarik energi baik untuk menciptakan emosi baik di dalam dirinya.

Emosi baik biasanya diuji oleh realitas sosial. Oleh karena itu, emosi baik haruslah dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan kecerdasan sosial. Bila diri tidak terampil, tidak cerdas dan berpengetahuan keragaman sosial, maka emosi baik diri dengan mudah dapat dirusak oleh emosi negatif yang bersumber dari keragaman sosial tersebut. Jangan biarkan emosi Anda bertindak secara autopilot, kuatkan kesadaran positif dan kemudikan emosi di dalam energi positif.

Pelajari dan kuasai pengetahuan tentang jati diri Anda. Pahami siapa Anda sebenarnya. Lakukan pengidentifikasian tentang hal-hal yang dapat memicu pikiran negatif dan emosi buruk Anda. Bila Anda sudah mampu mengetahui jati diri asli Anda dengan jujur dan penuh tanggung jawab, maka proses untuk mengamati dan perbaikan emosi dapat Anda lakukan dengan mudah dan cepat.

Kuatkan intuisi dengan nilai-nilai positif. Semakin terbiasa intuisi membisikan hal-hal baik kepada diri sejati, semakin mampu diri untuk menggerakan semua kebutuhan, keinginan, dan harapannya di dalam aliran emosi baik.

Jangan menekan emosi atau berpura-pura beremosi baik. Semakin pintar diri bersandiwara untuk menyembunyikan emosi negatifnya, semakin kuat emosi negatif tersebut di dalam pikiran bawah sadarnya. Pada akhirnya, emosi negatif tersebut akan menjadi racun (toksik), yang merusak kebahagiaan diri sendiri, termasuk kebahagiaan hidup orang lain.

Emosi sangatlah penting untuk dijaga dan dirawat dengan kesadaran penuh. Emosi adalah ekspresi dari pikiran. Semua orang bisa dengan mudah memahami pikiran dan jati diri seseorang dari ekspresi emosinya. Bila ucapan, kata-kata, bahasa tubuh, parabahasa, dan perilaku tidak dikendalikan dengan emosi baik, maka diri akan dianggap atau dipersepsikan sebagai diri yang buruk atau berbahaya buat kebaikan hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENCIPTAKAN KOMPETENSI UNTUK BERADAPTASI

djajendra“Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Setiap detik, apapun bisa terjadi, sehingga diri harus menyiapkan mentalnya untuk menghadapi hal-hal yang tidak terduga atau yang mengejutkan diri.”~Djajendra

Orang-orang kreatif yang pembelajar dan rendah hati, adalah orang-orang yang paling mudah untuk beradaptasi dengan perubahan yang cepat dan mendadak. Perubahan memerlukan kompetensi untuk bisa beradaptasi. Siapapun yang cepat beradaptasi, dia adalah energi yang dapat bertindak dan mengeksekusi solusi.

Ketika harus membuat keputusan mendadak, untuk menjawab tantangan atau kebutuhan yang muncul tiba-tiba. Maka, saat keputusan dibuat, saat itu muncul kebutuhan untuk bertindak dan mengeksekusi. Di sini, dibutuhkan orang-orang yang siap dengan kualitas dan kompetensi agar mampu bertindak atau mengeksekusi dengan tepat dan benar. Kebutuhan kompetensi yang unik dan kreatif bisa saja terjadi. Oleh karena itu, diperlukan empati dan kolaborasi di dalam sikap profesionalisme kerja. Sebab, empati mampu merasakan kebutuhan dan mengupayakan solusi dalam bentuk kompetensi yang dilahirkan dari diri yang kreatif.

Dunia bisnis adalah dunia yang paling kreatif, yang sangat membutuhkan solusi untuk menghadapi risiko dan perubahan. Kemampuan untuk mengelola persepsi bersama dalam aliran kolaborasi, juga kesadaran bersama untuk memenuhi kualitas dan kompetensi agar dapat memenuhi kebutuhan, akan memudahkan semua pihak di dalam perusahaan untuk menciptakan kompetensi agar dapat beradaptasi dengan kebutuhan.

Perusahaan yang unggul selalu membangun sumber daya manusia yang penuh empati pada kebutuhan pasar. Dalam hal ini, tidak saja untuk memberikan pelayanan berkualitas dengan produk atau jasa sesuai impian pasar, tetapi juga karakter dan kepribadian pelayanan yang sesuai dengan impian pasar.

Kesadaran untuk menciptakan keterampilan dan kompetensi dari energi kreatif diri, akan menjadikan diri sebagai pribadi andal, yang selalu dibutuhkan oleh perusahaan. Demikian juga, perusahaan harus dengan konsisten dan berkelanjutan menggembleng setiap insannya dengan niat, untuk menjadikan mereka sebagai aset yang membangun kekuatan dan kekayaan.

Kemampuan para pemimpin untuk terhubung dengan para karyawan, terhubung dengan energi empati, sehingga pemimpin dan karyawan mampu terkoneksi batinnya di dalam kekuatan kolaborasi kerja, akan menjadikan hubungan kerja menjadi lebih produktif dan berkinerja penuh.

Setiap hubungan kerja yang terhubung dalam empati, kreatif, integritas, akuntabilitas, dan inovasi, pastilah akan menghasilkan energi atau kekuatan untuk beradaptasi dengan segala keadaan dan situasi.

Kompetensi untuk beradaptasi haruslah mampu dilahirkan oleh setiap insan perusahaan. Tidak perlu sampai harus menunggu seorang ahli atau pakar untuk menciptakan sebuah kompetensi. Jadilah pribadi kreatif yang mampu menghasilkan kompetensi baru untuk menjawab tantangan yang hadir dari berbagai perubahan.

Membiarkan diri tenggelam di dalam zona kenyamanan, dan membiarkan diri pasrah tanpa solusi dan keterampilan baru, sama saja menjadikan diri sebagai sesuatu yang tidak berguna di tempat kerja.

Setiap insan perusahaan harus mengambil tanggung jawab dan mampu memberikan pertanggungan jawabnya dengan berkualitas. Tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas diri, menjadikan diri selalu berguna di tempat kerja, serta membuat diri sebagai energi kreatif yang selalu hadir dengan solusi dan keterampilan baru.

Perubahan di dalam dunia kerja membutuhkan kesadaran dan kemauan untuk menciptakan keterampilan baru, sehingga tidak ada manusia yang digantikan oleh mesin. Bila kreativitas dan empati hilang dari kebutuhan, maka diri juga berpotensi kehilangan kualitas kerja, sehingga akhirnya menjadi beban perusahaan, dan mesin pun pasti diciptakan untuk menggantikan orang-orang yang tidak berkualitas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

REPUTASI ADALAH MAGNET YANG MENARIK RASA PERCAYA PELANGGAN

DJAJENDRA-DSCN0857“Reputasi adalah modal yang paling murah untuk membangun bisnis yang paling menguntungkan.”~Djajendra

Reputasi bisnis yang baik pasti menjadi daya tarik pelanggan. Bila reputasi perusahaan memperlihatkan keandalan dan kehebatan di persepsi pelanggan, maka loyalitas pelanggan akan didapatkan dengan harga yang sangat murah.

Dalam dunia bisnis yang kompleks dan penuh persaingan ini, diperlukan kesadaran untuk mengembangkan strategi penguatan dan peningkatan reputasi perusahaan. Merek bisnis yang kuat dengan reputasi, dengan mudah dan murah pasti menguasai hati pelanggan. Kecerdasan manajemen perusahaan untuk menggunakan reputasi dalam memperkuat loyalitas pelanggan, dan juga untuk meningkatkan penjualan, akan menjadikan perusahaan selalu unggul dan menguat.

Sekarang ini, perusahaan-perusahaan yang menggunakan strategi reputasi untuk menguatkan daya saingnya, sedang mencapai suksesnya. Reputasi yang bersumber dari merek, nama perusahaan, ataupun nama pemilik perusahaan, telah menjadi daya tarik yang membuat konsumen percaya.

Reputasi dihasilkan dari persepsi stakeholders perusahaan. Ketika para stakeholders, seperti: karyawan, pelanggan, pemasok, investor, regulator, media, dan yang lainnya; memiliki persepsi positif atas bisnis yang dijalankan oleh perusahaan, maka rasa percaya akan menguat, dan reputasi secara otomatis akan meningkat.

Reputasi yang kuat secara otomatis membangun kepercayaan dan dukungan stakeholders untuk kemajuan perusahaan. Intinya, reputasi adalah modal yang bisa didapatkan secara gratis dari kekuatan persepsi positif stakeholders. Jadi, reputasi sebagai modal yang murah dapat dijadikan sebagai energi, untuk mengembangkan strategi bisnis dalam upaya peningkatan penjualan dan pendapatan perusahaan.

Saat reputasi perusahaan menguat, saat itu adalah waktu yang tepat untuk menghasilkan berbagai produk atau jasa yang lebih kreatif. Apapun bentuk dari hasil kreatifitas perusahaan, bila pelanggan melihatnya dari sudut reputasi perusahaan, maka produk baru tersebut pasti diminati oleh pelanggan.

Reputasi mampu berkomunikasi secara otomatis kepada pelanggan. Persepsi positif pelanggan kepada perusahaan dan produk-produknya, akan menjadikan perusahaan mudah untuk mengembangkan berbagai produk yang ingin dipasarkan. Reputasi adalah energi positif yang menciptakan persepsi di lingkungan bisnis yang sangat cepat perubahannya. Dunia bisnis yang bergerak dengan sangat cepat membutuhkan strategi untuk penguatan reputasi.

Sekarang ini, reputasi perusahaan dan merek-merek produknya dipertaruhkan dalam 24 jam setiap hari. Tidak ada hari libur untuk reputasi, setiap detik dari kehidupan selalu menguji kekuatan reputasi perusahaan. Hal ini disebabkan oleh dunia media yang beroperasional setiap detik, setiap hari. Intinya, konsumen atau pelanggan dapat melihat realitas dari reputasi perusahaan dan merek-mereknya, setiap detik, setiap hari, dan dimanapun. Teknologi internet dan komunikasi telah menjadikan aliran informasi muncul dalam hitungan detik, dan siapapun, dimanapun, pasti dapat memantau atau melihat apa yang sedang terjadi pada sebuah merek usaha.

Kecerdasan manajemen perusahaan untuk menguatkan fondasi bisnisnya dengan meningkatkan reputasi, berpotensi menjadikan perusahaan selalu unggul dan memimpin pasar. Reputasi yang kuat pastinya dihasilkan dari integritas, akuntabilitas, kreativitas, dan kemampuan untuk menyatukan persepsi bisnis ke persepsi pelanggan. Bila persepsi bisnis dan persepsi pelanggan terhubung dan saling mengikat, maka dengan sangat mudah perusahaan pasti dapat membangun reputasi yang kuat dengan pelanggan.

Reputasi akan menghemat uang dan mendapatkan hasil akhir yang lebih menguntungkan. Semakin kuat reputasi sebuah merek, semakin kuatlah potensi bisnis untuk menghasilkan pendapatan dan keuntungan yang lebih besar. Intinya, siapapun yang mampu bersikap jujur, profesional, berkualitas, dan melayani dengan hati, maka dia dengan mudah mampu membangun reputasi.

Reputasi adalah modal yang paling murah untuk membangun bisnis yang paling menguntungkan. Jiwa yang jujur, cerdas, tulus, ikhlas, sepenuh hati, melayani, berkualitas, berwawasan, berpengetahuan, kreatif, akuntabilitas, dan yang termotivasi untuk bergerak bersama perubahan, adalah jiwa yang sangat cocok dalam membangun reputasi yang hebat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENIKMATI INDAHNYA KEHIDUPAN

“Hidup itu indah, dan hanya orang-orang berhati indahlah yang bisa menikmati keindahan dan nikmatnya hidup ini.”~Djajendra

Siapapun yang tidak bersyukur dengan hidupnya adalah dia yang sedang tidak bahagia dengan hidupnya. Hidup itu sangat indah. Hidup itu untuk mengalirkan kebaikan dari dalam diri, kebaikan dari dalam diri yang menciptakan kebaikan kumulatif di luar diri, sehingga energi baik tersebut mampu menjadi kekuatan, untuk menciptakan kedamaian dan kebaikan untuk kehidupan yang indah ini.

Bila diri benar-benar jujur dengan dirinya sendiri, maka hal itu akan memudahkan diri untuk menciptakan karakter baik di dalam dirinya. Ketika karakter baik itu sudah tercipta di dalam diri sejati, maka diri dapat mengubah segala sesuatu untuk disatukan ke dalam kehidupan yang indah.

Jadikan dirimu magnet yang menarik energi baik, jauhkan dirimu dari segala sesuatu yang tidak baik, maka keindahan hidup akan menjadi milikmu. Semakin tinggi kesadaran diri untuk mengeluarkan kebaikan dari dalam dirinya, maka semakin indahlah karakter diri yang di lihat oleh banyak orang.

Memikirkan hal-hal baik akan menarik hal-hal baik ke dalam diri. Merasakan hal-hal baik akan semakin menarik keindahan hidup untuk masuk ke dalam diri. Pikiran baik dan emosi baik adalah tuan rumah, yang selalu bahagia untuk mengundang masuk hal-hal baik dan indah dari luar dirinya.

Jangan biarkan energi diri terfokus pada hal-hal yang negatif. Jangan biarkan diri terjebak dalam hal-hal yang dikendalikan oleh ego dan marah. Ego dan marah bukanlah alat untuk menemukan kebahagiaan dan keindahan hidup. Ego dan marah hanya menjauhkan diri untuk menikmati atau merasakan indahnya hidup ini.

Alam menyediakan potensi keindahan tanpa batas. Siapapun yang mampu bersyukur dan merangkul kebaikan dan keindahan jiwa alam semesta, maka hidupnya pasti mengalir dalam kegembiraan, jiwanya pasti melihat indahnya hidup, jiwanya pasti menikmati sukacita dengan rasa terima kasih.

Jangan pernah mengundang hal-hal yang tidak diinginkan ke dalam hidup. Apapun yang Anda rasakan dan lihat adalah produk dari pikiran Anda. Bila Anda sedang merasakan hal-hal tidak baik, hal itu berarti, pikiran Anda sedang terjebak dalam energi negatif. Bila pikiran sedang terjebak dalam energi negatif, tugas Anda adalah mengeluarkannya dan menghidupkannya di zona energi positif.

Semakin ikhlas hati Anda untuk bersyukur atas apapun yang sedang Anda miliki, semakin indahlah hidup Anda. Jika hidup sudah indah, maka kesenangan secara otomatis akan mengisi jiwa dan raga Anda.

Pastikan untuk menjalani hidup dengan rendah hati. Siapapun yang mengalirkan hidupnya dengan rendah hati, maka dia mampu melihat dirinya yang harus tumbuh dan belajar agar menjadi lebih baik. Intinya, jiwa yang rendah hati tidak akan merasa sudah terlalu hebat atau terlalu banyak tahu, tetapi selalu melihat dirinya masih kecil dan memiliki ruang untuk tumbuh menjadi lebih besar agar dapat melihat keindahan dan kebaikan hidup.

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com