MOTIVASI DAN INSPIRASI

Semakin tinggi ketidakpastian di dalam kehidupan Anda, semakin Anda berpotensi untuk meningkatkan kualitas hidup di semua dimensi kehidupan Anda. Semakin tinggi kepastian hidup Anda, semakin Anda berpotensi kehilangan gairah untuk hidup dalam kreativitas dan inovasi. Biasanya, bila semuanya ada, semua yang diinginkan bisa dengan mudah didapatkan, maka kreativitas diri akan lenyap.~Djajendra

Bahasa seseorang memperlihatkan siapa dia sesungguhnya. Kata-kata dan bahasa seorang pemimpin mengekspresikan siapa dia sesungguhnya. Dalam alam demokrasi sangatlah mudah untuk memilih yang terbaik dari yang baik. Sebab, mata hati rakyat mampu memilih pemimpin terbaik dari cara pemimpin itu berucap, berkata, bersikap, bertindak, dan berbuat. Pemimpin jujur yang tanpa ambisi pribadi pastilah dipilih ramai-ramai oleh mata hati rakyat.~Djajendra

Kehidupan diciptakan di dalam keberagaman dan bukan di dalam penyeragaman. Setiap upaya penyeragaman berpotensi merusak rasa aman dan damai di dalam kehidupan sosial. Hidup itu warna-warni yang saling menghormati, bukan satu warna yang melarang warna-warna lain. Buktinya, lihatlah bumi yang menghidupi kita, lihatlah alam semesta yang kita huni, sangat berwarnakan?~ Djajendra

Keyakinan bukanlah sesuatu yang dapat dipaksakan untuk diyakini secara bersama-sama. Sebab, keyakinan hidup di wilayah yang sangat pribadi dalam ruang yang sangat rahasia. Keyakinan seseorang dengan Tuhannya berada di ruang yang sangat rahasia, sehingga tidak seorangpun yang mampu memahami keyakinan seperti apa yang tumbuh dan hidup di dalam jiwanya. ~ Djajendra

Cinta itu suka hilang di dalam sikap serakah. Cinta itu suka hilang di dalam kesombongan. Cinta itu suka hilang di dalam dendam. Tidak ada yang lebih berharga daripada cinta. Sebab, hanya cinta yang bisa menerima dan mengizinkan apapun. Dan, hanya cinta yang bisa membuka jalan menuju perdamaian, keamanan, kebaikan, kebahagiaan, kemanusiaan, ketenangan, kesejahteraan, kemakmuran bersama,…..~Djajendra

Bangunlah jembatan penghubung yang kuat untuk menyatukan dirimu dengan orang-orang baik. Dan, bangunlah dinding yang kuat untuk memisahkan dirimu dengan orang-orang tidak baik. Orang baik pasti membawa keberuntungan untukmu, orang-orang tidak baik pasti membawa persoalan di dalam hidupmu.~Djajendra

Ketika seseorang ingin memanfaatkan dirimu dengan murah, maka dia pasti akan memberikan pujian – pujian yang berlebihan kepada dirimu. Sanjungan dan pujian yang luar biasa akan menempatkan dirimu diposisi yang luar biasa terhormat. Tetapi, setelah dirimu sudah tidak dibutuhkan lagi, maka hilanglah semua pujian tersebut, dan dirimu berpotensi dijadikan musuh atau orang yang tidak berguna baginya. Berhati-hatilah dengan pujian dan sanjungan yang kelewat batas, karena itu semua hanyalah alat atau biaya termurah untuk mendapatkan dirimu.~Djajendra

Aku pasti mempunyai kebutuhan, keinginan, ambisi, impian, cita-cita,…….; tetapi, tujuan hidupku sesungguhnya dikendalikan dan ditentukan oleh Tuhan.~Djajendra

Ketika dirimu harus meninggalkan sebuah realitas, maka realitas yang lain sudah menunggu kedatanganmu. Hidup itu perubahan, jangan takut untuk berubah dan mengambil risiko yang lebih dari sebelumnya.~Djajendra

Orang-orang hebat adalah produk dari ujian yang hebat. Orang-orang hebat tidak muncul dengan cara-cara mudah; mereka muncul dari proses perjalanan hidup yang dijalani dengan ikhlas, syukur, rendah hati, dan seturut kehendak Tuhan.~Djajendra

Diri yang terlalu berambisi dan terlalu menginginkan sesuatu, adalah diri yang paling mudah mengalami rasa takut. Diri yang ikhlas dan menjalani hidup sesuai kehendak Tuhan, adalah diri yang sangat sulit takut.~Djajendra

Ketika uang menjadi Raja di dalam kehidupan Anda, maka Anda pasti menjadi budak yang setia melayani maunya uang. Tetapi, ketika Anda menjadi Raja yang mengatur uang, maka uang akan menjadi budak yang patuh dengan perintah dan maunya Anda.~Djajendra

“Kebebasan finansial sejati tidak hanya memiliki uang, tetapi memiliki kekuasaan atas uang itu juga.” ~ Suze Orman(“True financial freedom is not only having money, but having power over that money as well.”~ Suze Orman)

Hidup menjadi sangat indah bila kita melaluinya dengan karya-karya yang berguna untuk kehidupan. Berurusanlah untuk hal-hal terindah dan kebaikan, jangan pernah berurusan dengan hal-hal yang menyebabkan kerusakan dalam hidup.~Djajendra

“Jika Anda cukup berani untuk mengucapkan selamat tinggal, hidup akan membalas Anda dengan halo yang baru.” ~ Paulo Coehlo (“If you’re brave enough to say goodbye, life will reward you with a new hello.” ~Paulo Coehlo)

Manusia itu beragam, bukan seragam. Keragaman menghasilkan sistem keyakinan yang ramai dan beragam juga. Jadi, sistem keyakinan yang beragam itu akan menghasilkan persepsi yang beragam di dalam kehidupan. Hidup itu tercipta untuk ramai dalam warna-warni, sehingga hidup itu tetap hidup dalam kreativitas.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN PENGEMBANGAN PRIBADI DAN ETOS KERJA 2 HARI 16 JAM

cropped-DJAJENDRA-CORPORATE-MOTIVATOR.jpgPELATIHAN PENGEMBANGAN PRIBADI DAN ETOS KERJA PROGRAM 2 HARI 16 JAM

MENGUATKAN KEPRIBADIAN DAN ETOS KERJA KARYAWAN

DESKRIPSI

Karyawan adalah aset yang harus dirawat dengan bijak di dalam budaya perusahaan yang kuat. Ada dua aspek yang harus dirawat dengan rajin agar karyawan menjadi aset produktif perusahaan, yaitu:aspek kepribadian dan aspek etos kerja. Bila kepribadian dan etos kerja karyawan dilatih dan disempurnakan secara terus-menerus, maka karyawan secara konsisten mampu bekerja dengan lebih profesional.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk menguatkan kepribadian dan etos kerja karyawan. Hal-hal yang dikuatkan melalui pelatihan ini mencakup aspek kepribadian yang terfokus pada penguatan emosi, komunikasi, kepemimpinan diri sendiri, dan rasa percaya diri. Selanjutnya, dari sisi etos kerja meliputi perilaku kerja yang tidak produktif, boros, dan tidak efektif; rendahnya disiplin untuk mematuhi aturan kerja; ketidakmampuan mengatur waktu kerja; serta rendahnya kualitas perilaku untuk kolaborasi dan kerja sama tim.

Program ini ingin meningkatkan keterampilan dan kualitas karyawan, khususnya di bidang self-leadership, kecerdasan emosional, komunikasi, produktivitas dan efisiensi, disiplin dan kepatuhan pada aturan kerja, manajemen waktu, motivasi diri dan peningkatan rasa percaya diri, serta kolaborasi dan kerja sama tim. Materi pelatihan berisi berbagai konten positif yang dapat digunakan untuk menguatkan energi positif di tempat kerja, serta menjadikan karyawan sebagai aset produktif yang unggul dan kuat.

TUJUAN

  1. Memaksimalkan kinerja dengan peningkatan kualitas etos kerja dan kepribadian positif
  2. Meningkatkan kolaborasi kerja dan kerja sama tim
  3. Menumbuhkan jiwa yang cerdas emosi dan cerdas komunikasi, sehingga mampu saling terhubung untuk melayani perusahaan dengan lebih baik
  4. Mengoptimalkan kualitas diri untuk lebih produktif, efektif, efisien, serta menghindari pemborosan
  5. Memperkuat kepercayaan diri dan motivasi kerja
  6. Patuh pada aturan kerja dan cerdas mengatur waktu kerja

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Studi Kasus, Icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Peserta mampu memimpin diri sendiri untuk melayani pekerjaan dengan berkualitas
  2. Peserta mampu meningkatkan kesadaran untuk meningkatkan kualitas emosi positif di tempat kerja
  3. Peserta mampu menjadikan potensi dan bakatnya sebagai aset untuk membantu perusahaan
  4. Peserta mampu berkomunikasi secara efektif dan produktif
  5. Peserta mampu bekerja dengan tingkat efisiensi yang tinggi, serta menghindari pemborosan
  6. Peserta mampu memperkuat disiplin diri dan patuh pada aturan kerja
  7. Peserta mampu mengelola waktu kerja dan memanfaatkannya secara produktif
  8. Peserta mampu bekerja dengan rasa percaya diri yang tinggi dan selalu termotivasi untuk menghasilkan kualitas terbaik
  9. Peserta mampu berkolaborasi, berkoordinasi, dan bekerja sama secara efektif dan produktif
  10. Peserta mampu menjadikan dirinya sebagai energi support untuk memaksimalkan energi sukses perusahaan

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 2 HARI 16 JAM

TEMA: MENGUATKAN KEPRIBADIAN DAN ETOS KERJA KARYAWAN

DAY 1/HARI 1

PK 08.00 s.d. 09.45 WIB. SESI 1: MENGUATKAN KEPEMIMPINAN DIRI SENDIRI AGAR DAPAT MENGALIRKAN KUALITAS KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami konsep kepemimpinan diri sendiri
  2. Memahami apa yang harus diperjuangkan di tempat kerja
  3. Memahami cara menyatukan visi perusahaan searah pada karir kerja
  4. Meningkatkan kesadaran untuk memimpin pekerjaan dan tanggung jawab
  5. Menguasai pekerjaan dan termotivasi untuk mengalirkan kualitas
  6. Memperjelas pengaruh kepemimpinan diri, termasuk nilai-nilai inti dan keyakinan
  7. Mengidentifikasi perilaku kerja untuk menciptakan energi positif di tempat kerja
  8. Memimpin diri sendiri untuk pertumbuhan lanjutan dan pengembangan diri

Pk 09.45 s.d. 10.00 WIB: COFFEE BREAK/ISTIRAHAT

PK 10.00 s.d. 12.00 WIB. SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS EMOSI POSITIF DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami kerangka emosi baik
  2. Kesadaran diri
  3. Manajemen diri sendiri
  4. Motivasi diri
  5. Kekuatan empati
  6. Kesadaran sosial
  7. Manajemen hubungan baik
  8. Penanganan reaksi
  9. Kecerdasan sosial
  10. Perhatian dan kepedulian
  11. Emosi verbal dan non verbal
  12. Pengaruh positif – pengaruh negatif
  13. Akting untuk kebaikan

Pk. 12.00 s.d. 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ISTIRAHAT

PK 13.00 s.d. 14.30 WIB. SESI 3: KOMUNIKASI POSITIF DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Gaya komunikasi positif
  2. Berinteraksi dengan bijak
  3. Teknik mempertanyakan sesuatu
  4. Mengatasi salah paham
  5. Komunikasi dengan empati dan toleransi
  6. Komunikasi dengan email, telepon, sms, media sosial
  7. Bahasa tubuh dan para bahasa
  8. Memahami cerita yang didengar
  9. Menganalisa niat seseorang
  10. Menghindari menyalahkan
  11. Menguasai perasaan dan mengendalikan ego
  12. Mengatasi percakapan sulit
  13. Menguasai permainan psikologis dalam komunikasi

Pk 14.30s.d.14.45 WIB: COFFEE BREAK/ISTIRAHAT

PK 14.45 s.d. 16.30 WIB. SESI 4: PRODUKTIF DAN TIDAK BOROS

Sub Bahasan

  1. Efisiensi dimulai dari mindset ke proses kerja dan hasil
  2. Mengoptimalkan semua potensi dengan cara yang efektif
  3. Bekerja efektif untuk kinerja terbaik
  4. Mengalirkan proses kerja yang efektif dalam sistem, prosedur, dan budaya
  5. Memanfaatkan fasilitas dan perlengkapan kerja dengan efisien
  6. Totalitas dan lebih produktif
  7. Melayani dan berkontribusi dengan sepenuh hati dan optimal
  8. Tidak menghambat dan menunda pekerjaan

DAY 2/HARI 2

PK 08.00 s.d.10.00 WIB. SESI 5: DISIPLIN DAN PATUH PADA ATURAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Memperkuat disiplin diri dan menjalankan tanggung jawab sesuai tata kelola
  2. Disiplin diri untuk fokus pada prioritas pekerjaan yang harus dilakukan
  3. Perilaku yang menyelesaikan dan menghindari penundaan tugas
  4. Disiplin diri untuk meningkatkan kualitas rutinitas pekerjaan
  5. Disiplin untuk mengembangkan kebiasaan efektif, efisien, kreatif, dan produktif di setiap dimensi pekerjaan
  6. Patuh pada aturan, prosedur, etika, dan tata kelola
  7. Membangun kebiasaan pola kerja yang taat aturan, peraturan, norma, dan sopan santun

Pk 09.45 s.d. 10.00 WIB: COFFEE BREAK/ISTIRAHAT

PK 10.00 s.d. 12.00 WIB. SESI 6: MANAJEMEN WAKTU

Sub Bahasan

  1. Sikap dan mental yang menghargai waktu
  2. Waktu yang fokus untuk memaksimalkan produktivitas diri
  3. Pengorganisasian dan mengatur waktu dengan efektif dan produktif
  4. Mengelola hubungan kerja dengan efektif
  5. Menangani gangguan dan hal-hal yang tidak terduga
  6. Menentukan tujuan dan fokus pada penyelesaiannya
  7. Menghilangkan hal-hal yang tidak perlu dalam rutinitas kerja
  8. Merencanakan dan menjalankan rapat dengan efektif
  9. Meningkatkan kebiasaan efektif dan menghilangkan kebiasaan boros waktu
  10. Sistem dan pola kerja yang lebih otomatis
  11. Mengelola email, telepon, sms dengan efektif

Pk. 12.00 s.d. 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ISTIRAHAT

PK 13.00 s.d. 14.30 WIB. SESI 7: MOTIVASI DAN PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI

Sub Bahasan

  1. Membangun mental optimisme
  2. Meningkatkan keyakinan dan kepercayaan diri
  3. Mengoptimalkan potensi diri untuk menerima lebih banyak sukses
  4. Hukum tarik menarik, sebab akibat dalam hidup
  5. Cara menguatkan sugesti sukses dan meyakinkan diri
  6. Selalu bersemangat dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi
  7. Cara untuk keluar dari perangkap lingkungan pesimistis
  8. Berpikiran positif saat menghadapi tantangan dan peluang
  9. Membangun nilai-nilai kehidupan positif

Pk 14.30s.d.14.45 WIB: COFFEE BREAK/ISTIRAHAT

PK 14.45 s.d. 16.30 WIB. SESI 8: KOLABORASI DAN TEAM WORK

Sub Bahasan

  1. Menguatkan kebiasaan kolaborasi, koordinasi, komunikasi, dan saling membantu di tempat kerja
  2. Nilai-nilai dan mental yang dibutuhkan dalam kolaborasi
  3. Bekerja dalam tim yang berfungsi untuk peningkatan kinerja
  4. Siklus kehidupan di dalam kerja sama tim
  5. Menjalankan peran individu untuk menguatkan peran tim
  6. Kerja sama tim yang membagi beban kerja
  7. Saling membimbing dan mengarahkan dalam keharmonisan kerja
  8. Teknik brainstorming dalam kerja sama tim
  9. Strategi untuk mencegah tim dalam tim
  10. Cara memberdayakan tim
  11. Cara mengelola konflik di dalam tim
  12. Cara menengahi salah paham dan potensi tidak efektifnya tim

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105
Website:http://djajendra-motivator.com
E-mail:training@djajendra-motivator.com

HOLISTIC MOTIVATION AND INSPIRATION

DJAJENDRA-DSCN0857Ketika diri tidak ingin menjadi siapa-siapa dan apa-apa, disitulah benih merdeka akan menjadikan diri tumbuh di dalam kebebasan dan kemerdekaan sejati.~Djajendra

Tidak seorangpun yang mempunyai hak kepada kehidupan, semua orang hanya mempunyai kewajiban kepada kehidupan. Tapi, ego sering sekali membohongi realitas hidup, sehingga diri seolah-olah memiliki hak atas segala sesuatu di kehidupan ini.~Djajendra

Janganlah hidup untuk menyenangkan semua orang, sebab Anda pasti dijelek-jelekan oleh yang tidak senang. Hiduplah untuk menyenangkan diri sendiri, dan menyenangkan orang-orang yang merasa bahagia bila hidup di sekitar Anda. ~ Djajendra

Ketika mencoba mengendalikan segala sesuatu dalam hidup, yang ditemukan hanya beban berat. Ketika melepaskan segala sesuatu dan menikmati proses hidup dengan rasa syukur, yang ditemukan hanya bahagia dan rasa senang. Sikap dan reaksi positif diri terhadap realitas hidup menentukan seberapa damai dan bahagianya hidup.~Djajendra

Ketika logika berpikir menjadi majikan yang hebat, diri pasti tidak mempercayai kuasa Tuhan, dan menganggap dirinya sebagai pusat kehidupannya. Tetapi, saat logika dan akal sehat tidak mampu membantu diri, saat itulah kesadaran spiritual akan muncul, sehingga diri akan percaya pada kuasa Tuhan, dan mulai menggunakan doa untuk membantu kehidupannya.~Djajendra

Aku datang untuk menerima bahwa hidup akan membawaku di mana aku harus pergi. Aku hanya bisa melakukan yang terbaik dengan apa yang aku miliki. Aku tidak harus memaksakan diri untuk melakukan sesuatu yang bukan takdirku. Aku lebih suka mendengarkan suara tenang dalam diriku dan melihat di mana aku dibutuhkan.~Anonim

Jangan paksa suara hati untuk memberikan jawaban sekarang juga. Bersabarlah dan dengarkan kearifan batin. Tenangkan pikiran dan netralkan ego. Biarkan suara hati meyakinkan logika untuk jawaban yang ditunggu.~Djajendra

Karena dirimu berguna untuk kehidupan, makanya dirimu dilahirkan ke dunia. Bila dirimu tidak sadar-sadar bahwa dibutuhkan oleh kehidupan, maka dirimu menjadi sia-sia untuk kehidupan.~Djajendra

Ketika diri tercerahkan di dalam kesadaran bahwa diri adalah miliki Tuhan, karya Tuhan, dan ciptaan Tuhan untuk hidup di dalam keberuntungan, kebaikan, keberhasilan, ketenangan, cinta, kasih sayang, dan kecerdasan, maka diri akan selalu sukses hidupnya dengan semangat hidup yang penuh sukacita.~Djajendra

Perilaku takabur dan pamer harta menandakan jiwa yang tidak percaya diri. Jiwa yang tidak percaya diri tidaklah pantas diberikan kepercayaan. Bila diberi kepercayaan, maka dia pasti tidak punya kepercayaan diri untuk menjalankan komitmennya.~Djajendra

Jangan ngutang untuk membeli sesuatu yang bisa ditunda. Lebih baik bersabar dan menabung uang, dan bila uangnya sudah cukup barulah membeli. Membeli dengan utang pastilah merugikan, kecuali membeli rumah atau tanah.~Djajendra

“Ada banyak aspek keberhasilan, kekayaan materi hanya satu komponen …. Tetapi keberhasilan juga mencakup kesehatan yang baik, energi dan antusiasme untuk kehidupan, memenuhi hubungan, kebebasan kreatif, emosional dan stabilitas psikologis, rasa kesejahteraan, dan ketenangan pikiran.”~Deepak Chopra

Untuk Training hubungi www.djajendra-motivator.com

FOKUS PADA KEKUATAN PRODUK UNGGULAN

“Rawatlah produk unggulan dengan kreatif dan berkualitas, karena produk unggulan sudah pasti akan memberikan kehidupan pada perusahaan Anda.”~Djajendra

Temukan kekuatan di dalam bisnis Anda. Diantara produk-produk yang Anda miliki, mana yang paling kuat dan unggul? Jangan mengabaikan produk yang sudah kuat. Fokuskan kekuatan bisnis pada produk unggulan agar kinerja bisnis bisa lebih meningkat.

Bisnis yang hebat lahir dari kemampuan untuk fokus pada peningkatan pelayanan dan kualitas. Sekecil apapun usaha yang Anda miliki, Anda pasti bisa menjadikannya lebih besar dan selalu sukses. Caranya adalah dengan memberikan perhatian yang lebih kreatif dan fokus terhadap produk unggulan. Siapkan strategi dan taktik yang tepat agar produk unggulan dapat secara terus-menerus menjadi sumber keuntungan usaha.

Produk unggul adalah kekuatan inti yang harus dimanfaatkan secara optimal. Konsentrasikan sumber daya perusahaan pada kekuatan inti, dan layani pasar dengan seoptimal mungkin agar produk unggulan dapat menjadi kekuatan yang menguasai ceruk pasar, serta berkemampuan untuk tumbuh dan menguasai pangsa pasar yang lebih besar.

Dunia bisnis adalah dunia kompetisi. Jadi, perusahaan yang mampu memiliki kredibilitas dan reputasi atas produk unggulannya, dipastikan dapat memenangkan kompetisi dan selalu memimpin pasar dengan sukses.

Dalam realitas bisnis, sering sekali produk yang sudah sukses kurang dirawat. Pebisnis lebih suka berinovasi untuk menciptakan produk-produk baru, sehingga perhatian pada produk baru menjadi lebih besar, sedangkan pada produk lama yang menjadi kekuatan inti bisnis suka diabaikan. Padahal untuk saat ini produk lama tersebutlah yang sedang memberikan kehidupan pada perusahaan.

Produk yang kuat dan unggul harus dirawat dengan hati-hati. Sebab, produk unggul tersebut sedang menjadi kekuatan inti perusahaan. Produk yang kuat inilah yang sedang memberi makan setiap insan perusahaan. Jadi, fokuskan sumber daya dan energi kolektif bisnis untuk menjadikan kekuatan inti perusahaan lebih maksimal.

Dalam strategi pemasaran, wilayah sukses dan wilayah keahlian adalah kekuatan. Jadi, bila sekarang ini produk unggulan tersebut sudah berada di wilayah sukses, serta sumber daya manusia perusahaan sudah menguasai wilayah keahlian di dalam pasar, maka perusahaan pasti mampu menangani setiap kebutuhan dan tantangan pasar. Miliki visi untuk membangun pasar yang memudahkan produk unggulan menjadi yang terbaik, serta sesuai dengan kebutuhan pasar.

Menjaga emosi positif dan mengelola harapan dengan bijak. Setelah produk unggulan menguasai wilayah sukses di pasar, perusahaan harus fokus menjaga produk tetap di wilayah sukses, dan pemimpin usaha harus mampu mengendalikan ambisi pribadi yang berlebihan, sehingga tidak menciptakan spekulasi yang merugikan posisi produk di wilayah sukses.

Walaupun produk unggulan tersebut sudah menguasai wilayah sukses di pasar, dan sumber daya manusia sudah memiliki keahlian untuk menjaganya. Tetapi, tetaplah diperlukan perbaikan dan perawatan tanpa henti. Setiap orang di perusahaan harus berkomitmen untuk kreatif dan fokus menangani perbaikan produk unggulan. Intinya, produk unggulan tidak dianggap sudah terlalu kuat dan hebat, tetap rendah hati untuk menjaga mutu, pelayanan, dan tuntutan pasar.

Sumber daya manusia adalah bagian terpenting yang menentukan keberhasilan produk unggulan dalam jangka yang lebih panjang. Perusahaan secara berkelanjutan dan terus-menerus wajib meningkatkan keahlian, wawasan, pengetahuan, dan keandalan sumber daya manusia agar mereka selalu siap untuk menjaga dan merawat produk unggulan.

Produk unggulan harus cerdas mengungkapkan kekuatan uniknya, sehingga tidak ada pesaing yang mampu menciptakan produk baru untuk mengalahkan produk unggulan Anda.

Bisnis yang hebat ada pada kekuatan produk unggulan, yang bila selalu disempurnakan kualitas dan pelayanannya dengan lebih kreatif, maka produk unggulan tersebut akan menjadikan perusahaan lebih kuat dan lebih kaya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SEKOLAH MOTIVATOR

Di mana sekolah untuk menjadi motivator? Motivator sejati belajar dari proses hidup, perjalanan hidup, dan merasakan semua yang ia katakan. Seorang motivator adalah murid sejati; dia setiap hari harus rendah hati untuk belajar dari kehidupan; untuk belajar dari alam semesta; untuk berdialog dengan Tuhan. Tidak ada buku atau sekolah dalam wujud fisik yang bisa menciptakan seorang motivator. Motivator sejati adalah produk dari proses dan perjalanan hidup yang dirasakan dan disyukuri.~Djajendra

Pekerjaan motivator adalah menyampaikan kekuatan, harapan, optimis, arah, dan cara. Di mana, semua yang disampaikan itu adalah sesuatu yang immaterial, wujudnya dalam kata-kata dan visi, tidak ada wujud fisik, hanya berwujud imajinasi. Memotivasi adalah pekerjaan untuk membawa orang-orang menjadi sangat kuat dan yakin dalam mewujudkan impian dan harapan.~Djajendra

Memilih kepala negara yang hebat adalah kewajiban setiap warga negara. Tetapi, janganlah suka mencari-cari kesalahan calon pemimpin yang tidak sepaham dengan dirimu. Percayalah bahwa hanya tangan Tuhanlah yang akan menentukan siapa kepala negara terpilih. Ucapkan kata-kata baik, baikkan pikiranmu, baikkan perkataanmu, baikkan perbuatanmu, baikkan emosimu, baikkan sikapmu agar dirimu tidak masuk ke dalam kelompok yang dikalahkan oleh Tuhan. Siapapun yang dengan sengaja menebar fitnah pastilah akan menikmati kekalahan.~Djajendra

Khawatir adalah manusiawi, tetapi khawatir menunjukkan sikap manusia yang belum yakin kepada rahasia atau tangan Tuhan. Bila sudah yakin dan percaya tentang rahasia Tuhan dan baiknya Tuhan, maka khawatir tidak akan pernah menjadi bagian yang mengganggu rasa damai dan bahagia. Bila hati masih suka khawatir itu artinya diri belum 100% percaya pada kebesaran Tuhan.~Djajendra

Hari ini adalah hadiah dari Tuhan. Kemarin sudah menjadi sejarah dan bukan milikku lagi. Besok masih di dalam ruang misteri, yang tidak dapat aku pastikan momen-momen hidupnya. Hari inilah saat yang paling tepat untuk bersyukur dan menikmati hidup dengan bahagia, sehat, damai, kreatif, sejahtera, gembira, melayani, dan berdoa.~Djajendra

Jangan biarkan diri hidup dalam penyangkalan, hidup dalam kemarahan, hidup dalam penyesalan. Sebab, itu semua akan menjadikan diri kehilangan peluang untuk mendapatkan hal-hal terbaik dari kehidupan. ~ Djajendra

Bergerak meninggalkan kemarin, bersyukur di hari ini, dan merencanakan yang lebih baik untuk esok hari. Tak seorangpun bisa memastikan sebaik apa atau apa yang harus dialami diesok hari, tetapi harapan dan visi dapat menjadi penunjuk arah untuk bergerak menuju ke depan. Masa depan itu ada di dalam ruang misteri, bukan di ruang pasti.~Djajendra

“Kemarin adalah sejarah, besok adalah misteri, dan hari ini adalah hadiah. Itulah mengapa kami menyebutnya sekarang. “~ Alice Morse Earle (“Yesterday is history, tomorrow is a mystery, and today is a gift. That’s why we call it the present.” ~Alice Morse Earle)

Biasakan untuk meninggalkan zona nyaman agar tidak kaget saat menghadapi sesuatu yang baru. Hidup itu selalu tidak akan sama, suatu hari hidup pasti berubah. ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TUHAN SELALU BEKERJA DENGAN SEMPURNA UNTUK MEMBANTU DAN MELINDUNGI ENERGI BAIK

DJAJENDRA PROFILETuhan selalu bekerja dengan sempurna untuk membantu dan melindungi energi baik. Sebab, hanya energi baik yang bisa menjaga kebaikan hidup. Oleh karena itu, bila diri sudah menjadi energi baik, maka diri pasti dilindungi dan dibantu Tuhan. Sebaliknya, bila diri menjadi energi tidak baik, walau setiap hari sudah berdoa dan memohon ampun, pastilah Tuhan tidak mau melindungi dan membantuhnya. Tuhan maha baik, maha penyayang, maha adil. Jadi, bila seseorang bersikap baik, adil, penyayang, jujur, dan rendah hati, maka dia pasti dilindungi Tuhan.~Djajendra

Fitnah adalah kebohongan yang dicoba dijadikan kebenaran. Biasanya, orang-orang berjiwa tidak baik menyukai rekayasa untuk menjadikan seseorang yang tidak bersalah menjadi bersalah. Dalam hal ini, diciptakanlah sebuah kebohongan, lalu disebarkan sambil mencuci otak yang mendengarkannya. Orang yang bisa menciptakan fitnah adalah orang yang hatinya penuh dengan dendam, dengki, jahat, ngiri, dan membolehkan segala cara tidak baik untuk membuat orang baik menjadi orang yang bersalah. Fitnah adalah perbuatan yang paling kejam, yang hanya mampu dilakukan oleh jiwa yang penuh dengan energi tidak baik. Orang-orang yang suka menebar fitnah pasti menuai hasil yang merugikan hidupnya dikemudian hari.~ Djajendra

Karma adalah hukum alam atau hukum kehidupan. Ketika seseorang berbuat salah atau curang, dan dia sangat pintar menyembunyikannya di dalam karakter dan perilakunya, sehingga tidak seorangpun yang mengetahuinya. Tetapi, dalam perputaran roda kehidupan, orang tersebut secara tidak sadar akan mempertontonkan ketidakbaikannya itu kepada dunia, sehingga dunia tahu bahwa dia sesungguhnya tidak memiliki integritas.~Djajendra

Ketika di dalam pikiran, perbuatan, perkataan, dan perasaan seseorang sudah memiliki kualitas empati, toleransi, keandalan, integritas, kejujuran, kesederhanaan, dan melayani; maka, alam semesta dan kehidupan akan menjadikan orang tersebut dicintai dan disayangi oleh mayoritas manusia. ~ Djajendra

Sahabat terbaik adalah pikiran positif. Ketika berpikir positif hati pasti bahagia. Ketika beremosi positif hati pasti damai. Bila hati masih belum bahagia dan damai, itu mengekspresikan bahwa pikiran positif belum menjadi sahabat jiwa. ~ Djajendra

Ketika diri memiliki sahabat dari dalam dirinya; ketika diri memiliki nilai-nilai kehidupan yang meramaikan hidupnya; ketika diri memiliki komitmen untuk hidup di dalam kesadaran diri sendiri, maka diri tidak akan pernah hidup dalam kesepian, walau diri sedang tidak di dalam kerumunan.~Djajendra

Rasa syukur adalah anugerah terindah. Ketika diri sudah terbiasa dan terlatih hidupnya di dalam rasa syukur; maka diri akan menikmati kehidupan yang tenang, optimis, yakin, percaya diri, dan bahagia. Rasa syukur adalah energi yang mengoptimalkan kualitas dan potensi diri, untuk fokus dan mengalir di dalam peningkatan dan kemajuan diri.~Djajendra

Orang-orang yang bersyukur adalah aset yang selalu menghasilkan yang terbaik untuk dirinya, organisasinya, dan stakeholdernya. Bersyukur menjadikan perilaku diri lebih positif dan lebih berkontribusi dengan sepenuh hati.~Djajendra

Pikiran buruk adalah monster yang memakan diri sendiri. Siapapun yang hidup di dalam pikiran negatif atau pikiran buruk pasti hidupnya tidak nyaman, tidak aman, tidak yakin, penuh benci, penuh dendam, penuh masalah, dan penuh beban hidup. Pikiran buruk hanya bisa menciptakan perasaan tidak menang di dalam diri sendiri. Pikiran buruk selalu menutupi kebenaran dan kebaikan, sehingga di dalam diri hanya penderitaan dan kekurangan yang hidup.~Djajendra

Tujuan hanya terwujud dengan tindakan. Kita harus bertindak untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan. Kadang-kadang, kita perlu menunggu, berharap, sabar, tenang sambil bekerja keras pada yang diinginkan. Ada proses yang harus dilalui, yaitu proses dari Tuhan dan proses dari diri sendiri. Semua proses tersebut membutuhkan kekuatan pikiran, perbuatan, spiritual, emosi, dan keberanian. Setelah semua proses tersebut menemukan wujud untuk bertindak, maka bertindaklah untuk mewujudkannya, dan jangan pernah menunda-nunda sesuatu yang sudah mampu diwujudkan.~ Djajendra

Kebiasaan membentuk kepribadian. Kebiasaan dapat dibentuk dari kesadaran, dapat juga dibentuk dari ketidaksadaran. Ketika kebiasaan itu terbentuk dengan sangat kuat, maka kebiasaan itu akan mengatur diri, dan menjadikan diri seperti yang diinginkan oleh kebiasaan itu.~Djajendra

Tubuh selalu berbicara dengan diam-diam. Pikiran selalu berbicara dengan terang-terangan. Emosi selalu berbicara sambil memanfaatkan tubuh dan pikiran.~Djajendra

Ketika seorang pemimpin memiliki self-leadership yang kuat dan unggul, dia mampu menampilkan jati diri aslinya kepada publik, sehingga orang-orang mampu menyatu ke dalam hatinya, lalu mengikutinya dengan tanpa syarat. ~ Djajendra

Memimpin diri sendiri adalah awal untuk keteraturan dan disiplin kerja. Ketika diri sudah dipimpin oleh diri sendiri, maka setiap langkah-langkah kehidupan akan bergerak di dalam rencana dan disiplin. Tidak akan ada hal yang terburu-buru; tidak akan ada kepanikan; tidak akan ada pekerjaan tanpa perencanaan. Diri yang dipimpin selalu memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya. Diri yang dipimpin tidak akan membuang-buang waktu dan peluang. Diri yang dipimpin oleh diri sendiri selalu hidup dalam prioritas yang tersusun secara efektif dan produktif.~Djajendra

Ketika kebaikan ingin diberikan TUHAN, maka semua yang baik akan dimasukkan ke dalam satu ikatan, dipisahkan dengan yang tidak baik.~Djajendra

Siapapun yang ikhlas menerima kekalahan dengan jujur, maka dia berpotensi menjadi pemenang pada pertandingan berikutnya. Dan, siapapun yang tidak ikhlas atau tidak jujur menerima kekalahan, maka pada pertandingan berikutnya dia berpotensi semakin kalah.~Djajendra

Orang-orang produktif tidak akan terlalu berkompetisi, mereka fokus untuk meningkatkan kualitas dan keandalan cara kerjanya. Mereka sadar bahwa terlalu banyak kompetisi dapat menyebabkan stres, penurunan energi, dan membahayakan moral kolaborasi.~Djajendra

Jadikan dirimu sebagai aset yang produktif; jadikan dirimu unggul dan terampil; jadikan dirimu sebagai energi tanggung jawab; jadikan dirimu sebagai pembangkit motivasi di tempat kerja; jadikan dirimu sebagai energi kolaborasi yang saling bergandeng tangan untuk mencapai yang terbaik; jadikan dirimu sebagai potensi yang bekerja untuk standar dan kualitas tertinggi.~Djajendra

Negarawan adalah dia yang tidak memiliki ambisi dan kepentingan pribadi, dia adalah pribadi yang menyerahkan jiwa dan raganya secara spiritual untuk melayani negara dan bangsanya dengan sepenuh hati dan totalitas. Contoh negarawan asli berwujud dalam diri Mahatma Gandhi, Sukarno (Bung Karno), Nelson Mandela. Contoh negarawan palsu berwujud dalam diri energi negatif yang haus kekuasaan dan haus memerintah.~Djajendra

Orang baik tidak membutuhkan jabatan dan kekuasaan untuk memerintah dan berbuat baik. Sebab, dirinya tidak suka memerintah dan berkuasa, dirinya hanya ada untuk melayani dan mengalirkan energi baik untuk kebaikan semua orang. Orang tidak baik selalu tidak mampu melayani kehidupan, sehingga dia haus kekuasaan dan jabatan, dia haus untuk memerintah, dia tidak akan pernah mampu melayani. ~Djajendra

Tempat kerja adalah tempat orang-orang mengalirkan bakat, potensi, kecerdasan, kreativitas, sumber daya, dan kemampuan. Setiap orang yang mampu mengalir dengan keandalannya pasti menjadi orang yang produktif dan berprestasi. Tempat kerja adalah tempat orang-orang untuk melakukan pekerjaannya dengan sepenuh hati dan sepenuh tanggung jawab. ~ Djajendra

Kebutuhan dan keinginan adalah motivator yang menentukan siapa Anda. Kebutuhan untuk berprestasi, kebutuhan untuk sejahtera, kebutuhan untuk sehat, kebutuhan untuk damai, kebutuhan untuk bahagia, adalah motivator yang mampu membuat Anda semangat terus. Milikilah kebutuhan dan keinginan untuk menjadikan diri Anda semangat terus di dalam kehidupan Anda.~Djajendra

Ketika diri dibentuk dengan pikiran baik, emosi baik, perkataan baik, perbuatan baik, dan karakter baik; maka, diri itu dengan sangat cepat menemukan jalan hidup untuk melayani kebaikan. Ketika diri dibentuk dengan pikiran buruk, emosi buruk, perkataan buruk, perbuatan buruk, dan karakter buruk; maka, diri itu dengan sangat cepat menemukan jalan hidup untuk melayani ketidakbaikan. Orang baik dan orang tidak baik berada di kutub yang berbeda, tidak mungkin bisa disatukan. Masing-masing memiliki dunianya sendiri, dan selalu mencoba mempengaruhi kehidupan untuk menyatu dengan mereka. Orang yang cerdas dan berakal sehat pasti terpengaruh pada yang baik, sedangkan orang tidak cerdas dan kurang akal sehat pasti terpengaruh pada yang buruk. ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

RASA SYUKUR MENINGKATKAN KINERJA DAN PRESTASI

djajendra“Karyawan yang bersyukur adalah aset yang selalu menghasilkan yang terbaik untuk dirinya, perusahaannya, dan stakeholdernya. Bersyukur menjadikan perilaku diri lebih positif dan lebih berkontribusi dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Rasa syukur adalah anugerah terindah. Ketika diri sudah terbiasa dan terlatih hidupnya di dalam rasa syukur; maka diri akan menikmati kehidupan yang tenang, optimis, yakin, percaya diri, dan bahagia. Rasa syukur adalah energi yang mengoptimalkan kualitas dan potensi diri, untuk fokus dan mengalir di dalam peningkatan dan kemajuan diri.

Rasa syukur menjadikan diri tidak khawatir; selalu menyediakan berbagai solusi yang jelas; tidak menciptakan ketakutan; mampu menciptakan ketenangan dan ruang optimis untuk keberhasilan. Rasa syukur menjadikan diri bergerak dengan dinamis dan kreatif, sambil menyelesaikan segala sesuatu yang prioritas, serta tidak menunda-nunda yang bisa segera diselesaikan.

Rasa syukur menghambat stres dan menenangkan saraf. Rasa syukur menjadikan diri lebih tenang dan lebih ikhlas menerima realitas, sehingga pikiran bawah sadar tetap tenang dan positif, serta mampu meredakan semua potensi pemicu stres.

Budaya kerja dengan rasa syukur akan meningkatkan kualitas hubungan kerja dan rasa percaya diri karyawan. Bila setiap orang di tempat kerja mampu dibukakan pikirannya, dan mampu diberikan pencerahan tentang baiknya rasa syukur, maka sumber daya manusia perusahaan menjadi aset yang efektif dan produktif.

Rasa syukur meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Pikiran yang secara terus-menerus bersyukur dan optimis akan menjadikan diri kuat dan unggul.

Di tempat kerja, sangat diperlukan program untuk membiasakan dan melatih rasa syukur karyawan atas pekerjaannya. Sebab, rasa syukur menjadikan saraf dan pikiran tenang, sehingga karyawan dapat berkontribusi dengan berkualitas.

Rasa syukur adalah strategi mental untuk kemenangan. Sebab, rasa syukur membuat diri tidak merasa kalah; membuat diri selalu optimis dan yakin untuk memenangkan apapun yang diinginkan oleh diri. Rasa syukur adalah energi optimis, energi percaya diri di dalam sikap rendah hati. Rasa syukur selalu memperlakukan diri dengan hormat, dan memfokuskan diri untuk menang dengan tenang.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SELF- LEADERSHIP:MEMIMPIN DIRI SENDIRI DENGAN DISIPLIN

DJAJENDRA PROFILE“Ketika seorang pemimpin memiliki self-leadership yang kuat dan unggul, dia mampu menampilkan jati diri aslinya kepada publik, sehingga orang-orang mampu mengenal dan menyatu ke dalam hatinya, lalu mengikutinya dengan tanpa syarat. Sebab, mereka percaya pada jati diri aslinya yang penuh integritas dan akuntabilitas” ~ Djajendra

Memimpin diri sendiri adalah awal untuk keteraturan dan disiplin kerja. Ketika diri sudah dipimpin oleh diri sendiri, maka setiap langkah-langkah kehidupan akan bergerak di dalam rencana dan disiplin. Tidak akan ada hal yang terburu-buru; tidak akan ada kepanikan; tidak akan ada pekerjaan tanpa perencanaan. Diri yang dipimpin selalu memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya. Diri yang dipimpin tidak akan membuang-buang waktu dan peluang. Diri yang dipimpin oleh diri sendiri selalu hidup dalam prioritas yang tersusun secara efektif dan produktif.

Self-leadership adalah pengetahuan yang sangat menentukan keberhasilan karakter dan kepribadian seseorang. Melalui self-leadership seseorang memimpin pikiran, karakter, emosi, perkataan, perbuatan, sikap, perilaku, dan jati diri. Bila sudah mampu memimpin diri sendiri, maka orang tersebut tidak akan lagi seturut kehendak ego dan ambisi pribadi, tetapi ia akan lebih cerdas terhadap segala sesuatu yang ia lakukan melalui perencanaan berkualitas.

Ketika seseorang gagal memimpin diri sendiri, dia akan sulit menghadapi perjuangan hidup yang sedang ia hadapi; dia akan sulit menghadapi tantangan; dia akan sulit menghadapi pertempuran dengan akal sehat. Kegagalan memimpin diri sendiri berpotensi menjadikannya gagal memimpin orang lain, gagal memimpin pekerjaan, gagal memimpin kekuasaannya. Sebab, diri sendiri yang tidak dipimpin dengan disiplin dan tegas, akan menjadi diri yang tidak mampu melayani permainan kehidupan dengan tenang dan fokus. Dia cendrung menjadi lebih emosional dan juga tidak mampu mengendalikan ambisi, ego, dan pikiran negatifnya.

Diri sendiri adalah sumber awal kehidupan diri. Apapun yang terjadi di dalam kehidupan dan pekerjaan, diri harus selalu menguatkan dirinya. Diri yang kuat dan dipimpin dengan bijak oleh dirinya sendiri, adalah diri yang selalu mampu mengatur hidupnya dengan bijak. Diri yang dipimpin dengan energi baik pasti menikmati rutinitas kehidupan dengan penuh percaya diri.

Orang-orang dengan self-leadership yang unggul selalu hebat dalam pengaturan, kegiatan, kesehatan, kemampuan, rutinitas, penampilan, dan kepercayaan diri. Mereka sangat menikmati kehidupan sehari-harinya. Disiplin dan prioritas selalu dijadikan fondasi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka selalu tampak tenang dan santai menghadapi realitas hidup.

Self-leadership adalah fondasi leadership. Ketika seseorang cerdas memimpin dirinya sendiri, dia pasti unggul memimpin orang lain. Self-leadership menjadikan seorang pemimpin mampu memimpin dengan keaslian jati dirinya. Self-leadership menjadikan seorang pemimpin tampil berwibawa, berkarisma, dan mempengaruhi orang-orang untuk patuh padanya dengan ikhlas dan tanpa syarat.

Self-leadership yang unggul mampu menjadi alat untuk menonjolkan bakat dan potensi diri, sehingga diri mampu tampil kuat dan mandiri di dalam menghadapi.

Setiap diri dengan self-leadership yang unggul selalu cerdas mengawasi dirinya sendiri, sehingga diri sangat terarah pada visi hidupnya, tidak akan pernah kehilangan arah dan langkah di dalam perjalanan hidupnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ORANG-ORANG PRODUKTIF ADALAH ASET PENGHASIL NILAI TAMBAH

DJAJENDRA-DSCN0857“Jadikan dirimu sebagai aset yang produktif; jadikan dirimu unggul dan terampil; jadikan dirimu sebagai energi tanggung jawab; jadikan dirimu sebagai pembangkit motivasi di tempat kerja; jadikan dirimu sebagai energi kolaborasi yang saling bergandeng tangan untuk mencapai yang terbaik; jadikan dirimu sebagai potensi yang bekerja untuk standar dan kualitas tertinggi.”~Djajendra

Tempat kerja adalah tempat orang-orang untuk mengalirkan bakat, potensi, kecerdasan, kreativitas, sumber daya, dan kemampuan. Setiap orang yang mampu mengalir dengan keandalannya pasti menjadi orang yang produktif dan berprestasi. Tempat kerja adalah tempat orang-orang untuk melakukan pekerjaannya dengan sepenuh hati dan sepenuh tanggung jawab.

Setiap orang di tempat kerja harus berjuang untuk mewujudkan potensi menjadi hasil akhir yang produktif. Mendorong pencapaian kinerja dan prestasi tertinggi, mengeksplorasi potensi dan sumber daya secara produktif, saling membantu untuk tumbuh dan berkembang, serta terbiasa bekerja cepat dalam kolaborasi.

Orang-orang produktif biasanya sangat bertanggung jawab dan sangat andal untuk melakukan pekerjaannya dengan sempurna. Mereka cerdas berkolaborasi dalam tim secara kreatif, efektif, dan produktif. Mereka cerdas berbagi kerja, cerdas mendelegasikan kerja, cerdas untuk tidak berebutan pekerjaan, dan cerdas untuk mengalir di dalam proses kerja.

Orang-orang produktif adalah pencapai kinerja dan prestasi tertinggi. Mereka fokus, berdisiplin, memiliki tujuan, memiliki cara, memiliki dorongan motivasi, memiliki kebutuhan, memiliki keinginan yang kuat untuk berprestasi, dan bekerja untuk mencapai yang terpenting melalui prioritas.

Orang-orang produktif sadar bahwa kebutuhan dan keinginan adalah motivator yang menentukan siapa dirinya. Kebutuhan untuk berprestasi adalah motivator yang mampu membuat dirinya semangat terus. Kebutuhan untuk menjadi pribadi produktif dan pencipta nilai tambah adalah motivator yang mampu membuat dirinya lebih sejahtera. Orang-orang produktif selalu memiliki kebutuhan dan keinginan untuk menjadikan diri mereka semangat terus di dalam proses kerja.

Orang-orang produktif tidak akan terlalu berkompetisi, mereka fokus untuk meningkatkan kualitas dan keandalan cara kerjanya. Mereka sadar bahwa terlalu banyak kompetisi dapat menyebabkan stres, penurunan energi, dan membahayakan moral kolaborasi.

Orang-orang produktif juga sangat kreatif. Mereka selalu memahami bahwa tidak ada batas untuk meningkatkan prestasi. Mereka tidak terjebak dalam batas prestasi dan kinerja. Mereka tidak terbatas oleh sebuah target. Mereka selalu meningkatkan kualitas dan potensi untuk mencapai lebih dari yang telah dicapai.

Orang-orang produktif adalah mereka yang bekerja dengan menggunakan manajemen dan hirarki yang efektif.

Orang-orang produktif bekerja di dalam kekuatan dan keunggulan. Mereka meminimalkan kelemahan dan menemukan cara untuk lebih produktif. Intinya, orang-orang produktif fokus untuk mendapatkan prestasi dan kinerja. Mereka selalu membangun kepercayaan diri dan motivasi untuk berhasil. Mereka tidak bekerja dalam keraguan dan ketidakjelasan. Mereka selalu menemukan keseimbangan kerja dan mencapai kinerja terbaik.

Orang-orang produktif selalu membangun dirinya dengan keahlian baru untuk dapat bekerja di dalam perubahan dan kreativitas. Mereka bekerja dengan menjadikan dirinya sebagai aset yang mampu menciptakan nilai tambah.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HOLISTIC INSPIRATION AND MOTIVATION

Ketika dirimu dengan sepenuh hati berdoa kepada TUHAN untuk meminta maaf atas dosa dan kesalahan yang telah diperbuat oleh pikiran, perasaan, perkataan, perbuatan, sikap, bahasa tubuh, dan perilaku; maka, jiwamu akan diperkuat oleh energi baik, yang menjadikan dirimu lebih damai dan tenang menghadapi kehidupan.~Djajendra

Mengeluh adalah perbuatan yang paling tidak cerdas. Mengeluh tidak akan menjadikan situasi lebih baik, tetapi berpotensi menjadi lebih tidak baik. Mengeluh hanya menguras energi baik dan mengisi energi tidak baik.Mengeluh tidak akan menemukan solusi. ~ Djajendra

Kepercayaan hilang oleh kebohongan. Semakin terbiasa seseorang menyebarkan kebohongan, semakin dirinya kehilangan kepercayaan dari kehidupan. Lebih banyak orang-orang yang berakal sehat di dalam kehidupan. Jadi, berita bohong hanya akan merendahkan kredibilitas si tukang bohong.~Djajendra

Menerima jalan hidup adalah cara yang paling bijak. Manusia berhak memiliki mimpi, kebutuhan, keinginan, harapan, cita-cita, dan apapun. Tetapi, TUHANLAH yang memiliki tujuan hidup seseorang, TUHANLAH yang menentukan jalan hidup (takdir) seseorang.~Djajendra

Tenanglah di dalam prinsip hidupmu. Ketika dirimu harus berhadapan dengan perdebatan, penilaian, penghakiman, dan tidak diberikan ruang untuk pikiranmu. Sebaiknya, tersenyumlah, dan berurusanlah dengan jiwa besar dan santun. Jagalah pikiranmu, perkataanmu, dan perbuatanmu agar tidak menjadikan dirimu energi negatif. Tetaplah tenang dan merasa menang di dalam prinsip hidupmu. Jangan tersinggung dan mudah marah oleh berbagai pendapat yang mencoba mengecilkan prinsip hidupmu.~Djajendra

Ketika engkau ikhlaskan dirimu seturut kehendak Tuhan, maka apapun peristiwa di dalam hidupmu pasti memperkuat jalannya hidupmu~Djajendra

Orang tua yang tidak sempurna membuat anak-anak kehilangan orang tuanya. Orang tua yang tidak sempurna adalah orang dewasa yang saling melukai. Orang tua yang terluka pasti saling menjauh, dan anak-anak menjadi kehilangan orang tuanya. Tidak ada yang sempurna dalam hidup. Tidak ada jaminan dalam hidup. Tetapi, selama etika, sopan-santun, empati, toleransi, kejujuran, dan kebaikan menyempurnakan ketidaksempurnaan yang ada; maka selama itu anak-anak masih bisa memiliki orang tuanya, walau seperti memiliki gelas yang sudah pecah dua.~Djajendra

Membangun kembali kepercayaan bukanlah persoalan mudah dan instan. Membangun kepercayaan adalah proses yang membutuhkan waktu dan integritas. Kepercayaan yang hilang tidak dapat ditemukan di jalan pintas, harus dibuktikan dengan integritas dan akuntabilitas.~Djajendra

Hobi menghakimi orang lain adalah penyakit mental yang merugikan diri sendiri. Selama diri suka menghakimi orang lain, selama itu diri berpotensi hidup dalam konflik dan permusuhan. Hanya orang-orang yang menerima orang lain dengan empati dan toleransi, yang dapat menjadi pribadi yang tidak menghakimi siapapun.~Djajendra

“Jika setiap dari kita menyapu di depan langkah kita sendiri, seluruh dunia akan menjadi bersih.”- Goethe(“If each of us sweeps in front of our own steps, the whole world would be clean.”~ Goethe)

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com