KEKUATAN PENGARUH DARI ORANG-ORANG DI SEKITAR DIRI ANDA

DJAJENDRA 17 07 2014“Hiduplah di tengah orang-orang baik yang penuh integritas, maka diri Anda selalu terselamatkan dan mendapatkan arah kehidupan yang terang.”~Djajendra

Pengaruh dari orang-orang di sekitar diri Anda sangatlah menentukan jadi apa Anda. Bila diri Anda dikelilingi oleh orang-orang yang berwawasan luas, berpengetahuan yang baik, penuh toleransi, penuh empati, bijaksana, penuh kejujuran dan sikap baik, serta memberikan contoh dan keteladanan untuk kehidupan yang damai dan nyaman; maka, diri Anda pun pasti tumbuh dan berkembang menjadi dewasa dengan energi baik.

Pilihlah orang-orang baik untuk mengelilingi diri Anda. Berhati-hatilah Anda agar tidak disusupi oleh berbagai pengaruh tidak baik dari orang-orang di sekitar Anda. Yakinkan diri Anda bahwa setiap orang hidup di dalam keragaman dan perbedaan yang wajib untuk dihormati. Pengaruh yang baik adalah pengaruh yang cerdas sosial, dan yang menghormati berbagai perbedaan dan keragaman dengan tulus dan ikhlas. Pengaruh yang paling buruk adalah yang menganggap dirinya atau kelompoknya yang paling benar, dan yang lainnya salah. Pengaruh yang baik adalah yang memiliki integritas dan akuntabilitas, untuk hidup di dalam energi toleransi dan empati yang konsisten.

Manusia sangat mudah terpengaruh dan meniru dari realitas sehari-hari yang mengelilingi dirinya. Di zaman informasi bebas seperti sekarang ini, haruslah berhati-hati untuk menerima sebuah kebenaran. Sering sekali orang-orang yang memiliki kepentingan sempit akan menggunakan pengaruhnya, untuk mempengaruhi orang-orang di sekitar dengan informasi dan kebenaran palsu, sehingga orang yang tidak berhati-hati berpotensi mendapatkan hal-hal tidak baik dan tidak benar. Informasi yang tidak baik dan tidak benar berpotensi menjadikan diri cemas dan tidak bahagia.

Ketika seseorang sangat terpengaruh, maka dia akan mengalami emosi yang sama dengan orang yang mempengaruhinya tersebut. Dia juga berpotensi meniru orang yang memberinya pengaruh tersebut, sehingga seolah-olah dirinya adalah hasil kloning dari pemberi pengaruh. Bila pengaruhnya baik, maka bersyukurlah, karena pasti meraih hal-hal baik dan positif. Sebaliknya, bila pengaruhnya negatif, maka bersedihlah, karena pasti meraih hal-hal tidak baik, yang merugikan kehidupan diri sendiri.

Pemberi pengaruh biasanya memiliki kepemimpinan diri yang hebat, termasuk memiliki argumen atau pendapat yang kuat. Dia mampu meyakinkan dan mensajikan fakta sesuai persepsinya kepada orang-orang di sekitar dengan penuh percaya diri. Dia sangat kuat dan berpotensi membuat orang-orang berwawasan dan berpengetahuan rendah, untuk terpengaruh dan meniru pendapatnya.

Pengaruh mampu berinteraksi secara otomatis. Komunikasi nonverbal, emosi, pola pikir, kata-kata, perilaku, dan sikap, sangatlah mudah untuk mengalir dalam proses otomatis pengaruh, sehingga orang-orang menjadi mudah terpengaruh, lalu mengikuti perilaku dan pola pikir dari yang mempengaruhinya.

Para pebisnis andal selalu cerdas memanfaatkan pengaruh untuk memasarkan produk-produknya. Mereka tahu mayoritas orang mudah dipengaruhi, sehingga diciptakanlah iklan untuk membiasakan pikiran dan emosi tergantung pada produk yang mereka jual. Strategi marketing yang hebat adalah membuat semakin banyak orang-orang terpengaruh secara emosional dengan produk-produk yang dijual, dan membuat emosi yang terpengaruh tersebut secara alami mengadopsi mentalitas tergantung kepada produk yang dijual.

Pengaruh adalah sebuah kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan kehidupan banyak orang, ataupun dapat dimanfaatkan oleh orang-orang untuk kepentingan pribadinya. Jadi, sangatlah penting untuk mengembangkan diri di dalam proses pembelajaran seumur hidup, sehingga diri memiliki kecerdasan untuk memilih informasi dan opini, yang bermanfaat bagi kemajuan hidupnya.

Kuatkan kesadaran diri agar tidak terburu-buru terpengaruh oleh berbagai informasi dan opini yang tidak jelas. Tingkatkan wawasan dan pengetahuan dengan kekuatan akal sehat, dan bukan dengan kekuatan persepsi atau keyakinan semata. Jangan sekedar menyalin opini dan informasi orang lain. Gunakan logika dan pengetahuan yang dapat dipertanggung jawabkan secara etika. Jadilah lebih profesional dengan integritas dan akuntabilitas diri yang konsisten. Jadilah cerdas dan kreatif dalam memahami berbagai informasi dan opini di sekitar kehidupan Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEANDALAN FRONTLINE MENINGKATKAN REPUTASI DAN KREDIBILITAS PERUSAHAAN

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL“Senyum, sikap baik, pelayanan dari hati, tanggung jawab, dan tindakan terpuji, merupakan perilaku utama dari para frontliner profesional.” ~ Djajendra

Frontliner bertugas untuk menyambut setiap stakeholders dengan sukacita dan penuh kebaikan. Sikap dan perilaku frontliner yang terkelola di dalam energi baik, menjadi syarat untuk peningkatan reputasi dan kredibilitas perusahaan.

Fungsi dan peran frontline sangatlah menentukan keberhasilan bisnis perusahaan yang berkelanjutan. Orang-orang yang bertugas sebagai resepsionis, satpam, customer service, penjual, customer care, customer relation, customer information desk, pelayan, dan semua bagian lain dari fungsi frontline merupakan pembawa citra baik perusahaan. Para frontliner sangat bertanggung jawab untuk menyambut, melayani, dan mengucapkan perpisahan dengan sikap baik.

Frontliner bertanggung jawab penuh untuk melayani stakeholders yang berkunjung langsung, ataupun yang dilayani melalui telepon, melalui email, termasuk yang dilayani melalui sosial media. Setiap interaksi dan pelayanan frontliner harus dengan cara-cara yang etis dan profesional. Karakter pelayanan yang penuh persahabatan, ramah, hangat, tulus, dan sepenuh hati merupakan kunci untuk meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan.

Orang-orang yang bertugas di frontline haruslah sangat terlatih untuk menggunakan kata-kata positif, terampil dalam memberikan pelayanan dan bantuan, termotivasi untuk memberikan yang terbaik, dan berenergi positif dalam setiap interaksi dengan stakeholders. Frontline yang bertanggung jawab pasti berfokus secara total dan sepenuh hati pada kebutuhan dan harapan pelanggan.

Sangatlah berisiko bila perusahaan menempatkan orang-orang yang tidak siap di frontline. Karakter pelayanan dan interaksi yang andal di frontline menciptakan kesan pertama perusahaan yang hebat. Karakter frontline yang tidak profesional dan tidak etis, berpotensi mendatangkan perasaan tidak nyaman pelanggan, sehingga pelanggan menghindar untuk berhubungan atau menjalankan kerja sama bisnis dengan perusahaan. Intinya, perusahaan yang andal tercipta dari reputasi dan kredibilitas yang dibangun oleh para frontliner yang andal. Jadi, tempatkan orang-orang yang sangat terlatih dan bermindset positif untuk mewakili perusahaan di garis paling depan.

Frontliner adalah yang paling pertama bertemu dengan pelanggan. Dalam hal ini, setiap frontliner menjadi alat untuk mengekspresikan dan mengkomunikasikan reputasi, merek, kredibilitas, kualitas, dan karya-karya perusahaan. Frontliner berada di fungsi yang sangat sentral, dan merupakan energi yang menentukan rahasia sukses perusahaan. Semakin andal, berkualitas, dan tulus keramahtamahan pelayanan frontline perusahaan, semakin unggul perusahaan dalam menghadapi perilaku dan kebutuhan pelanggan.

Kekuatan empati frontline merupakan modal yang hebat untuk memberikan pelayanan sepenuh hati. Setiap karyawan di frontline harus terlatih untuk memanfaatkan pengetahuan empati, dalam memahami kebutuhan dan harapan pelanggan. Tujuan seorang karyawan frontline adalah untuk menciptakan kesan profesional dan kesan ramah-tamah perusahaan. Jadi, tidak ada alasan bagi para frontliner untuk tidak tersenyum dengan tulus, termasuk untuk memberikan pelayanan yang cepat, tangkas, dan berkualitas. Frontliner haruslah bekerja keras agar pelanggan dapat menikmati dan merasakan indahnya pengalaman dari pelayanan berkualitas perusahaan.

Tugas utama seorang frontliner adalah membuat pelanggan merasa terlayani dengan sikap baik, terlayani dengan berkualitas, dan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan hati mereka. Jadi, selain menguasai aspek teknis dan konsep dari pekerjaan, para frontliner juga wajib menguasai aspek sikap dan perilaku yang melayani dengan energi positif. Menciptakan kenyamanan pelanggan haruslah menjadi misi utama para frontliner. Oleh karena itu, setiap langkah dan orientasi kerja haruslah terfokus, untuk memberikan pelayanan yang etis dan profesional.

Pelayanan frontliner dilakukan dengan standar yang konsisten dan berkualitas tinggi. Tidak boleh ada perasaan sakit hati atau emosi negatif lainnya di frontline. Jiwa besar dan kepribadian yang beremosi stabil dan positif merupakan syarat untuk berada di frontline perusahaan. Emosi yang mudah melompat-lompat dalam jiwa yang tidak dewasa berpotensi merusak kualitas pelayanan. Menempatkan orang-orang berkepribadian positif dalam disiplin pelayanan, yang mematuhi tata kelola dan standar pelayanan, menjadikan frontline selalu andal dan unggul.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INSPIRASI DAN MOTIVASI 28 07 2014

Demokrasi berarti boleh berbeda, tetapi harus selalu bersatu dalam persahabatan. Berbeda itu indah, dan berbeda itu hanyalah sebuah persepsi. Biarlah kita semua memperkaya kehidupan dengan persepsi masing-masing. Persepsi bukanlah sebuah kebenaran, tetapi hanya mengekspresikan cara diri memandang sebuah realitas. Pilpres 2014 telah membuat perbedaan persepsi diantara para sahabat, sehingga menciptakan kesan memihak salah satu calon. Demokrasi mengharuskan berbeda, tetapi tidak membolehkan bermusuhan. Berbeda itu indah dan memperkaya wawasan kehidupan kita semua.~Djajendra

Di dalam mendengarkan hadir guru yang mencerahkan pikiran. Kemampuan untuk mendengarkan menjadikan diri lebih banyak tahu. Dengarkan dan gunakan empati untuk memahami apa yang Anda dengarkan. Dari yang Anda dengarkan, temukan pengetahuan dan kebijaksanaan untuk kebaikan hidup Anda.~Djajendra

Terjebak kekuatan semu. Orang-orang realistis selalu membangun kekuatan atas fakta dan data yang sebenarnya, sehingga mereka mampu membangun kekuatan nyata dan ada. Sedangkan, orang-orang yang penuh ambisi di dalam ketidakbenaran data dan fakta, termasuk suka hidup di dunia penuh imajinasi tanpa fakta, biasanya sangat mudah terjerumus ke dalam kekuatan semu, sehingga mereka gagal memahami dunia nyata dan yang ada. ~Djajendra

Jangan membiarkan pikiran menjadi autopilot dengan mengabaikan hati nurani. Jangan biarkan pikiran bertindak dan bereaksi dengan mengabaikan akal baik. Jangan biarkan pikiran menciptakan emosi-emosinya sendiri, tanpa berkonsultasi dengan hati nurani. Pikiran haruslah selalu dikendalikan agar tidak menciptakan sikap dan perilaku yang memicu reaksi tidak baik.~Djajendra

“Hidup ini terlalu singkat untuk membuang waktu menunggu persetujuan orang lain tentang bagaimana Anda menjalaninya.” ~ Steve Maraboli (“Life is too short to waste time waiting for other people’s approval on how you live it.” ~Steve Maraboli)

Semua prestasi besar membutuhkan waktu, dan harus melewati hal-hal yang tidak menyenangkan hati. Ketika sedang melewati hal-hal yang tidak menyenangkan hati, maka diperlukan rasa syukur, perasaan tidak membuang-buang waktu, dan termotivasi untuk melakukan sesuatu secara berkualitas dengan sepenuh hati.~Djajendra

Jangan terlalu ngotot dan penuh ambisi terhadap sesuatu yang tak mungkin. Lebih baik, tersenyumlah, bernapaslah, bersyukurlah, dan pergilah perlahan-lahan agar orang-orang mengagumi Anda.~Djajendra

Jauhkan diri dari obsesi yang berlebihan untuk sebuah hasil yang sempurna. Wasit yang mengawasi pertandingan selalu memiliki hak penuh di lapangan, sehingga diperlukan sikap dewasa dan kemampuan untuk menerima ketidaksempurnaan di lapangan. Jangan menjadikan diri kalah oleh ketidakdewasaan diri dalam menerima realitas permainan. Jadilah energi positif yang segera mengucapkan selamat kepada lawan tanding, serta dengan sangat antusias dan bahagia menjabat tangan lawan dan mengatakan, “saya membantu Anda”. Katakan, “ kompetisi sudah berakhir, sekarang Anda adalah sahabat saya, saya siap 100% dengan sepenuh hati untuk membantu mengisi kemenangan Anda”.~Djajendra

Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita beriman pada Tuhan. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita rendah hati dan mensyukuri jalan Tuhan. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita tunduk pada kehendaknya. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita telah berkontribusi untuk kemenangan. Menerima kekalahan dengan ikhlas adalah bukti bahwa kita menjadi energi positif untuk kebaikan semua orang. Menerima kekalahan dengan senyum tulus adalah bukti bahwa kita bahagia dengan siapapun pemenangnya. Menerima kekalahan dengan rasa syukur dan penuh empati merupakan bukti bahwa kita adalah kompetitor yang menciptakan pemenang yang berkualitas. Para pemenang adalah mereka yang sangat terampil menerima kekalahan dengan perasaan menang. Para pemenang adalah mereka yang sukses mengalahkan ego dan ambisi pribadi yang berlebihan. Para pemenang selalu memiliki etika untuk berjabat tangan dengan pesaingnya, lalu mengucapkan selamat kemenangan untuk pesaing yang menang. ~Djajendra

Ketika seseorang tidak ikhlas menerima kekalahan dari sebuah pertandingan yang terbuka dan terukur dengan aturan, maka dia sedang menciptakan monster amarah yang membuat dirinya kalah oleh dirinya sendiri. Ikhlas dan bersabar adalah jalan berikut untuk meraih kemenangan. Tidak ikhlas dan penuh kebencian adalah jalan berikut untuk menuju kekalahan. ~Djajendra

Pemenang sejati pasti tersenyum dan bahagia saat tahu dirinya belum berhasil. Sebab, dia sadar bahwa perlu persiapan yang lebih berkualitas agar kemenangan sejati dapat diraih dengan penuh kejujuran.~Djajendra

Jangan menantang kemauan Tuhan. Walau sudah merencanakannya dengan sangat hebat, walau sudah menciptakan tujuannya dengan sangat hebat, walau sudah membuat keputusan-keputusan yang luar biasa. Tetapi, hasil akhirnya tergantung sama Tuhan. Bila masih ngotot untuk melawan rencana Tuhan, maka semakin hilanglah dirimu di dalam ambisi dan ketidaksadaranmu.~Djajendra

Kalau sudah terjun ke dalam pertandingan, maka tuntaskan. Apapun realitasnya hadapi dengan penuh keyakinan. Jangan lari dari pertandingan. Jangan menyerah di tengah jalan. Sekali menarik diri dari pertandingan yang sedang berlangsung, maka hilanglah kredibilitas dan reputasi untuk pertandingan berikutnya. Para pemenang tidak mungkin menarik diri di tengah pertandingan. Para pemenang pasti berjuang secara total walau pada akhirnya harus kalah, dan pasti menerima kekalahan sambil mengucapkan selamat kepada yang menang. ~Djajendra

“Hidup ini bukan tentang menemukan diri sendiri. Hidup adalah tentang menciptakan dirimu sendiri. “~ George Bernard Shaw

Pemilu bukan sekedar mengejar skor seperti di sebuah pertandingan sepak bola. Pemilu merupakan alat dan mekanisme untuk mendengarkan dan memahami hati nurani rakyat. Saatnya yang menang dan yang tidak menang sama-sama merayakan kemenangan rakyat dengan penuh sukacita. Bersatulah Indonesia Raya dalam bahagia bersama. Bersamalah semua komponen bangsa dalam energi positif. Berkaryalah bersama-sama untuk Indonesia yang hebat. Siapkan kualitas diri untuk menerima gelombang perubahan. Siapkan mental hebat untuk mencapai keunggulan dalam setiap perubahan. ~Djajendra

Pujian-pujian yang berlebihan menjadikan diri kehilangan rem pengendali, sehingga diri hidup di dalam realitas semu.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INDONESIA BARU YANG HEBAT

“Indonesia hebat pasti terwujud. Orang-orang hebat, andal, cerdas, dan yang berpikiran positif jumlahnya mayoritas di Republik Indonesia. Indonesia ditakdirkan untuk menjadi bangsa besar, ditakdirkan untuk menikmati kemakmuran yang melimpah ruah. Cahaya penerang bagi bangsa Indonesia sedang hadir, Indonesia sedang dikuatkan oleh energi baik, sehingga pemilu 2014 ini menjadi fondasi untuk tumbuh dan berkembang dengan lebih berkualitas.” ~ Djajendra

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meletakkan fondasi yang hebat untuk demokrasi Indonesia. Kepemimpinan SBY selama 10 tahun telah memberikan keberanian kepada generasi muda, untuk berpartisipasi dalam demokrasi yang kuat dan bermental hebat. Kepemimpinan SBY selama 10 tahun telah memberikan keberanian kepada otoritas hukum untuk memberantas korupsi. KPK menjadi sangat kuat dan disegani di kepemimpinan SBY. Demokrasi Indonesia telah melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang hebat di kepemimpinan SBY. Sekarang Indonesia mempunyai pemimpin-pemimpin muda yang andal, cerdas, bersih, berani, tegas, melayani, berjiwa membela rakyat dan negara. Salah satu pemimpin muda yang hebat telah terpilih menjadi Presiden RI ke 7. Joko Widodo (Jokowi) lahir dari rahim demokrasi Indonesia di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden terpilih Joko Widodo adalah sejarah baru Indonesia, yang memulai karir pemerintahan dari tingkatan walikota, gubernur, dan sekarang Presiden terpilih. Indonesia memang hebat, rakyat Indonesia sangatlah cerdas, rakyat Indonesia sangatlah demokratis, dan inilah modal dasar yang kuat untuk Indonesia baru yang hebat.

Sangatlah bijak bila memiliki hati yang ikhlas, untuk menghormati warisan dan hasil kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam membangun iklim demokrasi yang sehat di Indonesia. Sangatlah bijak bila memiliki hati yang ikhlas untuk menghormati Rakyat Indonesia, partai-partai politik, para pemimpin informal, dan pegiat demokrasi Indonesia, yang telah berkontribusi untuk menciptakan Pemilu 2014 yang hebat, dan yang telah menciptakan kegembiraan di hati rakyat Indonesia.

Indonesia hebat pasti terwujud. Orang-orang hebat, andal, cerdas, dan yang berpikiran positif jumlahnya mayoritas di Republik Indonesia. Indonesia ditakdirkan untuk menjadi bangsa besar, ditakdirkan untuk menikmati kemakmuran yang melimpah ruah. Cahaya penerang bagi bangsa Indonesia sedang hadir, Indonesia sedang dikuatkan oleh energi baik, sehingga pemilu 2014 ini menjadi fondasi untuk tumbuh dan berkembang dengan lebih berkualitas.

Indonesia telah menjadi kekuatan demokrasi yang luar biasa di asia tenggara. Reputasi dan kredibilitas Indonesia di persepsi internasional sedang meningkat. Indonesia sedang dipuji oleh dunia internasional, karena mampu menjalankan perpindahan pemerintahan dengan cara damai, indah, bahagia, dan penuh persahabatan. Dunia melihat hubungan baik yang harmonis antara Presiden terpilih dan Presiden yang akan berakhir masa pengabdiannya. Dunia melihat masa transisi yang damai dan penuh kerja sama untuk Indonesia hebat. Dunia melihat rakyat bersatu membantu Presiden terpilih.

Di zaman internet yang sangat transparan ini, sangatlah tidak mudah untuk menjalankan praktik-praktik pemilu curang secara total. Dunia sudah dikecilkan oleh internet dan teknologi. Masyarakat demokrasi dunia memiliki berbagai teknologi dan kekuatan media sosial, untuk mengawasi kejujuran demokrasi. Demokrasi adalah suara rakyat, dan dipercaya bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan. Jadi, Tuhan sedang menyampaikan takdir sebuah bangsa melalui demokrasi yang jujur dan adil. Takdir Indonesia adalah menjadi bangsa yang kuat, kreatif, damai, aman, makmur, dan unggul.

Pemilu 2014 sudah selesai. Rakyat Indonesia telah menang. Negara Indonesia telah memperlihatkan kehebatannya. Dibutuhkan hati yang ikhlas dan positif, untuk membangun Indonesia Raya yang hebat, tanpa pamrih. Tidak perlu jabatan dan kekuasaan untuk berkarya, melayani, dan berkontribusi buat Indonesia hebat. Sekaranglah waktunya untuk menyiapkan kualitas diri dan kompetensi yang andal agar dapat menjadi aset bangsa yang produktif dan berkualitas.

Jadikan Indonesia sebagai tuan rumah yang ramah-tamah, untuk menerima investasi dari seluruh dunia. Indonesia harus membuka dirinya kepada dunia Internasional. Indonesia membutuhkan sangat banyak pembangunan dan pertumbuhan. Untuk itu, dibutuhkan modal yang sangat besar untuk menjadikan Indonesia hebat dan kuat. Birokrasi pemerintahan yang kreatif, cerdas, melayani, sehat, efektif, produktif, bersih, jujur, terbuka, akuntabilitas, dan penuh integritas, adalah syarat mutlak untuk Indonesia baru yang hebat dan kuat. Indonesia hebat haruslah dibangun oleh setiap individu dari bangsa Indonesia dengan hati yang ikhlas, jujur, penuh empati, dan penuh cinta negeri.

Terima kasih Presiden SBY, Anda telah membangun fondasi untuk Indonesia baru yang hebat. Saatnya semua pemangku kepentingan di Republik Indonesia, untuk dengan rendah hati dan penuh rasa syukur menerima Presiden terpilih dengan optimis dan bahagia. Lalu, semuanya bersatupadu dalam semangat membangun Indonesia baru yang hebat, tanpa pamrih, dengan hati yang ikhlas dan positif. Satukan langkah bersama Pancasila, dan internalisasikan nilai-nilai Pancasila untuk dijadikan sebagai perilaku utama kehidupan bangsa.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PEMENANG SEJATI PASTI IKHLAS MENERIMA KEKALAHAN

“Pemenang sejati pasti tersenyum dan bahagia saat tahu dirinya belum berhasil. Sebab, dia sadar bahwa perlu persiapan yang lebih berkualitas agar kemenangan sejati dapat diraih dengan penuh kejujuran.”~Djajendra

Kalah dan menang hanyalah persepsi dari sebuah hasil akhir. Ketika nilai-nilai sportivitas dan etika hidup di dalam jiwa, maka diri memiliki kekuatan untuk menerima kalah dan menang dengan penuh tanggung jawab dan senyum.

Ketika seseorang tidak ikhlas menerima kekalahan dari sebuah pertandingan yang terbuka dan terukur dengan aturan, maka dia sedang menciptakan monster amarah yang membuat dirinya kalah oleh dirinya sendiri. Ikhlas dan bersabar adalah jalan berikut untuk meraih kemenangan. Tidak ikhlas dan penuh kebencian adalah jalan berikut untuk menuju kekalahan.

Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita rendah hati dan mensyukuri jalan Tuhan. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita tunduk pada kehendaknya. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita telah berkontribusi untuk kemenangan. Menerima kekalahan dengan ikhlas adalah bukti bahwa kita menjadi energi positif untuk kebaikan semua orang. Menerima kekalahan dengan senyum tulus adalah bukti bahwa kita bahagia dengan siapapun pemenangnya. Menerima kekalahan dengan rasa syukur dan penuh empati merupakan bukti bahwa kita adalah kompetitor yang menciptakan pemenang yang berkualitas. Para pemenang adalah mereka yang sangat terampil menerima kekalahan dengan perasaan menang. Para pemenang adalah mereka yang sukses mengalahkan ego dan ambisi pribadi yang berlebihan. Para pemenang selalu memiliki etika untuk berjabat tangan dengan pesaingnya, lalu mengucapkan selamat kemenangan untuk pesaing yang menang.

Menerima kekalahan dengan ikhlas adalah karunia dari Tuhan. Tidak semua orang mampu untuk menerima kekalahan dengan ikhlas, hanya orang-orang yang hatinya disentuh sama Tuhan, yang mampu menerima kekalahan dengan perasaan ikhlas dan menang. Ketika Tuhan bersama diri kita, maka emosi dan pikiran kita pasti tunduk pada hati nurani yang baik dan ikhlas. Hati nurani yang ikhlas dan penuh empati memiliki energi positif yang berlimpah-limpah, untuk dikontribusikan kepada kehidupan yang lebih luas daripada sebatas ambisi dan ego kemenangan diri sendiri.

Kekalahan adalah kemenangan yang dirayakan bersama pesaing. Bila diri mampu mengadopsi sikap baik dan memperkuat energi positif ke dalam jati diri, maka kekalahan akan menjadi rahmat untuk memperbaiki kualitas diri.

Terimalah kekalahan sebagai kemenangan bersama. Belajarlah dari kekalahan dan siapkan kekuatan baik untuk kemenangan dalam pertandingan berikutnya. Fokuskan semua energi dan pandangan untuk kebaikan bersama. Jadikan diri sebagai panutan atau role model yang mencitrakan seorang pemenang sejati. Jangan pernah menjadikan diri yang kalah sebagai pengganggu kedamaian dan keamanan banyak orang.

Jauhkan diri dari obsesi yang berlebihan untuk sebuah hasil yang sempurna. Wasit yang mengawasi pertandingan selalu memiliki hak penuh di lapangan, sehingga diperlukan sikap dewasa dan kemampuan untuk menerima ketidaksempurnaan di lapangan. Jangan menjadikan diri kalah oleh ketidakdewasaan diri dalam menerima realitas permainan.

Jadilah energi positif yang segera mengucapkan selamat kepada lawan tanding, serta dengan sangat antusias dan bahagia menjabat tangan lawan dan mengatakan, “saya membantu Anda”. Katakan, “ kompetisi sudah berakhir, sekarang Anda adalah sahabat saya, saya siap 100% dengan sepenuh hati untuk membantu mengisi kemenangan Anda”.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEMENANGAN RAKYAT KEMENANGAN INDONESIA

DSCN1167“Bersatulah Indonesia Raya dalam bahagia bersama. Bersamalah semua komponen bangsa dalam energi positif. Berkaryalah bersama-sama untuk Indonesia yang hebat. Siapkan kualitas diri untuk menerima gelombang perubahan. Siapkan mental hebat untuk mencapai keunggulan dalam setiap perubahan.”~Djajendra

Rakyat sudah memilih sesuai hati nurani dan keyakinannya. Rakyat sudah berpartisipasi dengan penuh semangat dalam menjalankan demokrasi. Sekarang tugas yang terpilih dan yang tak terpilih untuk berpartisipasi dalam menciptakan kedamaian, keamanan, ketenangan, kebahagiaan, dan kemenangan rakyat.

Demokrasi bertujuan untuk mendengarkan suara hati nurani rakyat. Tugas para pemimpin adalah untuk mendengarkan suara rakyat dan menciptakan suasana yang membahagiakan hati rakyat. Menerima hasil akhir pemilu dengan ikhlas dan jiwa besar sangatlah terhormat. Demokrasi tidak bermaksud memenangkan ataupun mengalahkan, tetapi hanya bertujuan untuk mendengarkan dan melayani suara rakyat dengan penuh integritas. Sportivitas dan etika haruslah menjadi energi dari sikap dan perilaku untuk menerima hasil pemilu. Jadilah pemimpin yang membahagiakan rakyat. Jadilah pemimpin yang menciptakan rasa aman dan damai untuk rakyat. Jadilah pemimpin yang bekerja sepenuh hati untuk kesejahteraan dan kebaikan rakyat.

Rakyat bukanlah angka. Rakyat bukanlah statistik. Rakyat bukanlah quick count. Rakyat adalah hati nurani yang ingin hidup damai, aman, bahagia, sejahtera, sehat, dan terlindungi. Jadilah pemimpin yang melihat dan mendengarkan suara hati nurani rakyat dengan empati. Jangan menjadi pemimpin yang sekedar melihat angka-angka real count, lalu merasa diri menang. Lihatlah hasil akhir maunya rakyat, lalu bersatulah yang menang dan yang tidak menang, untuk berkarya dan melayani rakyat dengan sepenuh hati. Hati nurani rakyatlah pemenangnya. Jadi, layani rakyat walau tidak terpilih jadi presiden. Sebab, setiap orang harusnya menjadi energi positif yang ikhlas melayani rakyat, bangsa, dan negara dengan sepenuh hati. “Itulah kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdaulat”.

Sangat banyak tantangan sedang menanti bangsa Indonesia. Sekaranglah saatnya untuk semua pemimpin berkolaborasi bagi kesejahteraan rakyat. Rakyat sudah menang, para pemimpin harus siap menjadi pelayan rakyat yang ikhlas dan berkarya. Jangan ada rasa tidak ikhlas dalam melayani rakyat. Jangan bebani diri dengan kepentingan kelompok dan kepentingan pribadi. Ikhlaskan diri untuk melayani kepentingan rakyat. Ingat! Pemilu yang demokratis adalah untuk mendengarkan suara rakyat, dan tidak sebatas memilih pemimpin dengan segala cara.

Tahun 2015 bangsa Indonesia terikat dalam perdagangan bebas di asia tenggara (AFTA). Sekarang sudah tahun 2014. Saatnya untuk bersatupadu dalam aliran energi kolaborasi. Semua fokus disatukan untuk menemukan kesamaan arah, dan tidak terfokus untuk menemukan perbedaan. Waktunya bagi para pemimpin untuk berbagi kebijaksanaan, dan menyiapkan diri untuk menjawab semua tantangan masa depan. Tingkatkan kualitas manajemen bangsa dan negara, kuatkan kepribadian dengan nilai-nilai dan etos untuk melayani kemajuan.

Pemimpin yang terpilih haruslah pekerja yang sangat rinci dan detail. Langkah-langkah kecil dan langkah-langkah besar haruslah saling menyatu untuk menghasilkan kinerja terbaik. Pikiran dan perbuatan kreatif haruslah menjadi kekuatan yang memperbaiki kualitas bangsa. Indonesia hebat haruslah mampu dieksekusikan secara etis oleh setiap energi bangsa dengan kreatif, efektif,dan reflektif.

Saatnya bangsa Indonesia memperdalam pengetahuan dan keterampilan hidup agar dapat memperluas karir dan peluang. Saatnya bangsa Indonesia berkolaborasi dengan lebih baik, untuk menciptakan nilai tambah di semua dimensi kehidupan bangsa. Waktunya untuk bangkit dengan lebih kreatif dan hebat. Jadikan kualitas diri andal dalam integritas, akuntabilitas, dan transparansi agar selalu beruntung dan membawa berkah bagi Indonesia Raya.

Pemilu bukan sekedar mengejar skor seperti di sebuah pertandingan sepak bola. Pemilu merupakan alat dan mekanisme untuk mendengarkan dan memahami hati nurani rakyat. Saatnya yang menang dan yang tidak menang sama-sama merayakan kemenangan rakyat dengan penuh sukacita. Bersatulah Indonesia Raya dalam bahagia bersama. Bersamalah semua komponen bangsa dalam energi positif. Berkaryalah bersama-sama untuk Indonesia yang hebat. Siapkan kualitas diri untuk menerima gelombang perubahan. Siapkan mental hebat untuk mencapai keunggulan dalam setiap perubahan.

Sekaranglah waktunya untuk para pemimpin mengembangkan potensi kreatif rakyat. Libatkan rakyat untuk memimpin Indonesia Raya. Kepemimpinan yang didukung dengan energi positif rakyat pasti menghasilkan kemajuan-kemajuan yang luar biasa. Pemimpin bisa berada di ruang formal dan informal, tetapi kolaborasi kepemimpinan dengan rakyat haruslah berada di semua dimensi kehidupan. Pemimpin yang cerdas selalu memahami peta kekuatan dan potensi baik bangsa, sehingga dia mampu mengikuti jaringan sukses bangsa untuk menjadikan negara dan bangsa hebat.

Kuatkan energi positif kepemimpinan formal dan informal. Kuatkan energi positif kekuasaan di seluruh hirarki. Kuatkan distribusi energi positif ke seluruh jaringan kehidupan bangsa dan negara. Dan, jadilah bagian dari energi positif bangsa untuk kehebatan Indonesia Raya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INSPIRASI MOTIVASI WISDOM 21 07 2014

Pemilihan presiden bertujuan untuk membahagiakan rakyat. Jadi, siapapun yang ikut dalam kompetisi pemilihan presiden haruslah siap menang dan siap untuk tidak menang. Pemenang dan yang tidak menang sesungguhnya sama-sama menang, karena keduanya mempertunjukkan kehebatan cita-cita bangsa untuk kebahagiaan dan kesenangan rakyat. Berbahagialah dalam kemenangan bersama rakyat.~Djajendra

Tiada kekuatan apapun yang mampu merubah takdir yang telah ditulis. Jalani saja hidup dengan rasa syukur, terima kasih, dan penuh bahagia. Bergembiralah dan nikmati setiap realitas tanpa ngotot dengan ambisi berlebihan. Bila Tuhan sudah berkehendak, maka jadilah kehendaknya itu, dan tidak ada yang mampu menghadang ataupun merubahnya. Tuhan Maha Besar, Tuhan Maha Baik, jalan Tuhan lah jalan kehidupan yang sesungguhnya.~Djajendra

Mental pemenang dihasilkan dari kebiasaan diri untuk selalu berjuang dengan cara-cara sportif dan profesional. Kemenangan didapatkan dengan perjuangan yang penuh kejujuran dan dapat dipertanggung jawabkan. Kemenangan didapatkan dengan persiapan dan latihan yang penuh keringat. Mental pemenang tidak dihasilkan dari bantuan, pertolongan, kecurangan, dan kemudahan-kemudahan oleh sebuah keistimewaan. Mental pemenang hanya dapat dihasilkan dari kemampuan diri, untuk keluar dari segala situasi penuh risiko, dengan kreativitas dan daya tahan diri yang hebat. Mental pemenang adalah mental yang siap dan ikhlas menerima kekalahan, lalu berlatih kembali dengan cara-cara lebih hebat agar mampu memenangkan permainan dalam pertandingan berikutnya.~Djajendra

Setiap kata memiliki energi. Kata-kata baik memiliki energi baik. Kata-kata tidak baik memiliki energi tidak baik. Anda yang terbiasa dengan kata-kata baik pasti menarik energi baik dari kehidupan. Anda yang terbiasa dengan kata-kata tidak baik pasti menarik energi tidak baik dari kehidupan. Energi baik menciptakan Anda menjadi damai, beruntung, menang, bahagia, sukses, sejahtera, sehat, cerdas, dan kehidupan yang dipenuhi segala kebaikan. Sebaliknya, energi tidak baik menciptakan Anda menjadi tidak mendapatkan kebaikan dari kehidupan. Berhati-hatilah dalam mengucapkan kata-kata, semakin sering Anda mengucapkan kata-kata tidak baik, semakin hilang peluang Anda untuk mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan dari kehidupan.~Djajendra

Berubah itu mungkin tidak mudah, tetapi mengabaikan perubahan sangatlah tidak menguntungkan masa depan. Jadi, walaupun untuk berubah perlu disiplin yang luar biasa, tetapi bila ikhlas melakukannya, masa depan pasti cemerlang.~Djajendra

Hidup yang hebat adalah menetapkan tujuan hebat, lalu memulai dengan langkah-langkah kecil, merasa bahagia dengan hasil dan kinerja yang didapatkan, meningkatkan motivasi dan keterlibatan yang lebih hebat, memberikan penghargaan dan wisata kepada diri sendiri, serta menjadikan kegagalan sebagai guru untuk lebih baik.~Djajendra

“Ketika Anda kebal terhadap pendapat dan tindakan orang lain, Anda tidak akan menjadi korban dari penderitaan sia-sia.” ~ Miguel Ruiz (“When you are immune to the opinions and actions of others, you won’t be the victim of needless suffering.” ~Miguel Ruiz)

Bila Anda puas dan bahagia di zona nyaman Anda; maka, pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan kualitas Anda pasti stagnan. Artinya, Anda hanya berjalan di tempat, dan Anda kehilangan kemampuan kompetitif untuk mencapai sesuatu yang lebih.~Djajendra

Zona nyaman membuat hidup di dalam kebiasaan. Zona nyaman membuat kehilangan tantangan. Zona nyaman membuat kehilangan kreativitas, sehingga dari hari ke hari terjadi penurunan kualitas untuk menemukan peluang-peluang baru. Zona nyaman membuat hidup di dalam ruang terbatas, dan menjadikan potensi diri semakin kehilangan kemampuan untuk tumbuh dan berkembang.~Djajendra

“Dia yang mencapai keberhasilan hidupnya selalu lebih baik, sering tertawa, dan lebih banyak mencintai.”~ Bessie Anderson Stanley (“He has achieved success who has lived well, laughed often, and loved much.” ~Bessie Anderson Stanley)

Menjadi pemimpin tidak hanya tanggung jawab yang punya jabatan, wewenang, dan kekuasaan. Tetapi, merupakan tanggung jawab setiap individu agar mampu berpendapat, melayani, mendengarkan, bertanya, bekerja, dan hadir dengan kepemimpinan diri sendiri yang andal dan unggul.~Djajendra

Ketika kekalahan membuat diri malu dan kehilangan harga diri, maka kuatkan jiwa besar dan ikhlaskan. Bila masih ngotot dengan protes tanpa data, tanpa fakta, dan hanya berdasarkan perasangka ataupun rasa curiga, maka harga diri pasti semakin tercemarkan. Menerima kekalahan dengan ikhlas menjadikan diri lebih dihormati. Menolak kekalahan berdasarkan prasangka dan rasa curiga menjadikan diri kehilangan kepercayaan.~Djajendra

Siapapun yang ingin ikut kompetisi haruslah mempersiapkan mental yang ikhlas untuk kalah. Jadi, kalau tidak siap kalah jangan berkompetisi. Kompetisi hanya cocok untuk orang-orang yang siap kalah. Kalau sudah kalah jangan mengeluh dan mencari berbagai alasan. ~ Djajendra

Para pemenang adalah mereka yang siap menerima hal-hal yang melebihi kekalahan. Mereka mengambil sikap dan keputusan, lalu menciptakan karakter pemenang untuk mendapatkan kehormatan, dan tidak sekedar memperjuangkan untuk menang dengan segala cara. Mereka bertindak secara etis dan profesional, sehingga kemenangannya adalah kehormatan dari sebuah kompetisi, yang penuh integritas dan keikhlasan.~Djajendra

Tanamlah pohon-pohon di pekarangan rumah mu, maka burung-burung pun pasti hadir untuk memberikan nyanyian untuk mu. Berilah makan untuk burung-burung tersebut, maka semakin banyak burung warna-warni yang pasti menghibur mu dengan suara merdunya. Setiap kebaikan mu pasti mendapatkan berlipat kali kebaikan dari alam semesta.~ Djajendra

Demokrasi yang baik adalah yang mencerdaskan rakyat dan mengembangkan rakyat dengan energi kreativitas yang hebat. Demokrasi membutuhkan partisipasi rakyat dengan totalitas untuk berkarya, melayani, berkontribusi, dan menciptakan aliran kemajuan buat semua generasi. Demokrasi tidaklah boleh terjebak di wilayah status quo, tetapi harus terus-menerus mengalir di wilayah kreativitas, dan menemukan aset-aset produktif yang unik dan hebat untuk karya bangsa. Demokrasi haruslah tunduk dan menyatu dengan norma-norma hukum, moral, etika, dan nilai-nilai kehidupan yang menjadikan setiap orang sebagai energi positif untuk kebesaran bangsa dan negara. ~ Djajendra

Ditangan kaum otoriter kreativitas pasti mati. Sebab, kaum otoriter bersikap dan berbuat dalam satu hafalan, satu arah, satu dimensi, satu ukuran untuk semua orang, satu proses otoriter yang statis, informasi-informasi yang sudah direkayasa, dan segala sesuatu dengan tujuan untuk memperkuat kekuasaan kaum otoriter. Artinya, tanpa kreativitas dan inovasi sebuah bangsa pasti mundur dan menjadi terkebelakang, sehingga masa depan anak-cucu berada di zona suram. Dengan kreativitas yang hebat dihasilkan keputusan yang hebat, solusi yang luar biasa, dan pemecahan masalah yang menguntungkan.~Djajendra

Rakyat yang berpengetahuan dan berwawasan tidak luas berpotensi menjadi target garapan kaum otoriter. Kaum otoriter sangat pintar beretorika, sangat cerdas memakai kata-kata yang tepat dan efektif untuk targetnya, sehingga kata-kata yang bombastis, yang mudah mempengaruhi, akan menjadikan orang-orang berwawasan rendah terpengaruh secara emosional, dan mempercayai semua orasi dari kaum otoriter. Walaupun setelah berkuasa kaum otoriter akan fokus untuk memperkuat kekuasaannya, serta membungkam suara dan sikap yang mengancam kekuasaan mereka. ~Djajendra

Masa depan sebuah bangsa pasti membutuhkan perubahan. Di mana, setiap perubahan bertujuan untuk pembangunan ke arah yang lebih baik dan lebih mensejahterakan rakyat. Pemimpin yang hebat pasti cerdas merangkul semua potensi, dan memotivasi energi positif untuk pembangunan ke arah yang lebih berkualitas. Pembangunan menuju masa depan membutuhkan kualitas manusia yang cerdas berkolaboratif, mencair, mampu hidup dalam kontekstual yang diimpikan bersama, serta semuanya saling merangkul di dalam soliditas bersama, untuk menindaklanjuti kemajuan dan pembangunan.~Djajendra

Otoriter artinya berkuasa sendiri dan bertindak absolut dengan sesuka hatinya. Orang-orang dengan energi otoriter tidak mampu menerima kekalahan, serta tidak mampu berkompetisi dengan cara-cara etis dan profesional. Otoriter adalah musuh terbesar demokrasi. Otoriter bisa saja berpura-pura berdemokrasi hanya sekedar untuk memenangkan kompetisi. Setelah menang dan berkuasa, otoriter pasti bertindak dengan sesuka hatinya, dan mematikan demokrasi untuk selamanya.~Djajendra

Pemimpin yang hebat hadir untuk melayani, dan tidak pernah penuh ambisi untuk berkuasa. Pemimpin yang hebat selalu rendah hati dan tahu diri, sehingga tidak ngotot-ngototan untuk sebuah jabatan dan kekuasaan. ~ Djajendra

Demokrasi tidak pernah memaksakan segala cara agar bisa berkuasa. Demokrasi hanya mendengarkan suara rakyat dan harapan rakyat, lalu melayani rakyat dengan sepenuh hati. Demokrasi tidak cocok untuk mental yang mau menang sendiri. Demokrasi hanya cocok untuk mental yang mau menerima kehendak rakyat. ~ Djajendra

Demokrasi bukanlah untuk menentukan siapa menang dan siapa kalah, tetapi untuk memastikan bahwa hati nurani dan suara rakyat didengarkan dan dihormati. Para pemimpin yang berkompetisi dalam demokrasi bukanlah dimaksudkan untuk ngotot-ngototan, tetapi untuk jujur mengakui pilihan rakyat. Pada akhirnya, pemimpin yang dipilih melalui demokrasi haruslah siap dikritik dan diawasi oleh pilar-pilar demokrasi. Intinya, pemimpin yang dipilih melalui hati nurani dan suara rakyat haruslah mendengarkan dan melayani rakyat dengan penuh integritas, akuntabilitas, dan transparan.~Djajendra

Demokrasi itu rohnya adalah perbedaan. Orang-orang yang tidak suka perbedaan pastilah tidak mampu menjalankan demokrasi. Demokrasi itu suara rakyat, yang memerintahkan seorang pemimpin, untuk mendengarkan kebutuhan dan harapan rakyat. Demokrasi itu sebuah kegembiraan rakyat yang ditunjukkan melalui pilihan yang disukai rakyat. Jadi, siapapun yang dipilih rakyat adalah untuk memimpin dengan gembira, damai, dan melayani rakyat. Demokrasi tidaklah boleh digunakan untuk kepentingan kelompok atau golongan. Sebab, demokrasi itu suara rakyat, bukan suara golongan, bukan suara kelompok, bukan suara tim. Demokrasi itu sebuah cara untuk mendengarkan dan melayani rakyat dengan sepenuh hati. Demokrasi itu pesta rakyat, bukan pesta pemimpin dan kelompok pendukungnya.~Djajendra

Karma bisa hadir dalam berbagai wujud dan bentuk. Bila seseorang melakukan hal-hal tidak baik, maka dia pasti menerima karma yang sangat menyakitkan hidupnya. Jalan kebaikan adalah jalan yang menjadikan siapapun mendapatkan kebaikan. Jalan ketidakbaikan mengundang karma buruk untuk menghukum diri pada suatu hari nanti. ~Djajendra

Pengalaman adalah sekolah yang sangat penting. Apa yang telah Anda pelajari dari pengalaman? Bila Anda gagal memahami makna dari pengalaman Anda, maka pengalaman berikut berpotensi memberikan pelajaran yang lebih berat. ~ Djajendra

“Impian Anda tidak memiliki tanggal kedaluwarsa. Ambil napas dalam-dalam dan coba lagi. “~ KT Witten(“Your dream doesn’t have an expiration date. Take a deep breath and try again.” ~KT Witten)

Media sosial adalah alat masyarakat untuk mengekspresikan pikiran, perasaan, dan hati nuraninya. Orang-orang yang cerdas sosial pasti mencermati realitas media sosial, dan pasti sadar untuk tidak ngotot melawan pikiran masyarakat banyak.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEPEMIMPINAN BERENERGI OTORITER MERUSAK INDAHNYA DEMOKRASI

DSCN1167“Otoriter artinya berkuasa sendiri dan bertindak absolut dengan sesuka hatinya. Orang-orang dengan energi otoriter tidak mampu menerima kekalahan, serta tidak mampu berkompetisi dengan cara-cara etis dan profesional. Otoriter adalah musuh terbesar demokrasi. Otoriter bisa saja berpura-pura berdemokrasi hanya sekedar untuk memenangkan kompetisi. Setelah menang dan berkuasa, otoriter pasti bertindak dengan sesuka hatinya, dan mematikan demokrasi untuk selamanya.”~Djajendra

Kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kemajuan sebuah bangsa. Bila rakyat cerdas memilih pemimpin yang berkualitas melalui pesta demokrasi, maka rakyat telah berkontribusi untuk kebaikan masa depan anak-cucunya. Tetapi, bila rakyat hanya memikirkan dirinya sendiri dan mengabaikan masa depan anak-cucunya, maka mereka pasti tidak peduli siapa pemimpin yang dipilih atau yang terpilih.

Masa depan sebuah bangsa pasti membutuhkan perubahan. Di mana, setiap perubahan bertujuan untuk pembangunan ke arah yang lebih baik dan lebih mensejahterakan rakyat. Pemimpin yang hebat pasti cerdas merangkul semua potensi, dan memotivasi energi positif untuk pembangunan ke arah yang lebih berkualitas. Pembangunan menuju masa depan membutuhkan kualitas manusia yang cerdas berkolaboratif, mencair, mampu hidup dalam kontekstual yang diimpikan bersama, serta semuanya saling merangkul di dalam soliditas bersama, untuk menindaklanjuti kemajuan dan pembangunan.

Demokrasi bersumber dari suara rakyat dibantu dengan pilar-pilar demokrasi yang mengawasi kepastian untuk mendengarkan dan melayani rakyat. Suara rakyat dibutuhkan pada saat memilih pemimpin yang dikehendaki rakyat, lalu suara rakyat dibutuhkan untuk mengawasi kepemimpinan yang sedang dijalankan. Suara rakyat yang terfokus pada integritas, akuntabilitas, transparansi, dan keadilan pasti menjadi energi baik untuk kemajuan bangsa. Intinya, suara rakyat yang penuh integritas dan akuntabilitas menjadikan seorang pemimpin yang sangat demokratis mampu mengembangkan rakyat untuk memenuhi harapan dan kebutuhan masing-masing, sehingga tidak ada masyarakat yang menjadi korban.

Demokrasi itu indah bila rakyat dan kepemimpinannya bisa saling melayani dengan sepenuh hati. Demokrasi menjadi tidak indah bila rakyat memiliki perilaku kehidupan yang merusak demokrasi. Biasanya, kepemimpinan berenergi otoriter merusak indahnya demokrasi dengan cara membenturkan kepentingan antar kelompok di dalam sebuah masyarakat. Targetnya adalah menjadikan kelompok dan komunitas di dalam masyarakat saling curiga dan saling berprasangka tidak baik. Bila masyarakat sudah saling berprasangka buruk, maka sangatlah mudah bagi kaum otoriter, untuk menjalankan kekuasaan sesuka hatinya, dan juga mengkerdilkan semua pilar-pilar yang mengawasi demokrasi.

Rakyat yang berpengetahuan dan berwawasan tidak luas berpotensi menjadi target garapan kaum otoriter. Kaum otoriter sangat pintar beretorika, sangat cerdas memakai kata-kata yang tepat dan efektif untuk targetnya, sehingga kata-kata yang bombastis, yang mudah mempengaruhi, akan menjadikan orang-orang berwawasan rendah terpengaruh secara emosional, dan mempercayai semua orasi dari kaum otoriter. Walaupun setelah berkuasa kaum otoriter akan fokus untuk memperkuat kekuasaannya, serta membungkam suara dan sikap yang mengancam kekuasaan mereka.

Demokrasi bukanlah sesuatu yang baik untuk kaum otoriter. Oleh karena itu, di dalam sebuah negara demokrasi, kaum otoriter akan memanfaatkan ketidakcerdasan masyarakat untuk mempengaruhi mereka dengan retorika-retorika, yang nantinya pasti tidak mampu dijalankan. Tetapi, mereka sangat produktif untuk meyakinkan masyarakat dengan argumen-argumen yang masuk akal, walau belum tentu implementatif di dunia nyata.

Kepemimpinan berenergi otoriter merusak indahnya demokrasi. Masyarakat yang cerdas tidak akan terindoktrinasi oleh retorika. Tetapi, mereka selalu membuat dirinya terindoktrinasi secara sadar pada sistem, nilai, proses, teknik, cara, etika, budaya positif, dan perilaku-perilaku yang profesional. Kebutuhan masa depan haruslah disikapi dengan cerdas dan jujur pada hari ini. Kemajuan dan kehebatan hanya ada di dalam kreativitas dan inovasi. Untuk bisa berkreativitas secara bebas dan penuh tanggung jawab, maka demokrasi bisa menjadi ruang yang memudahkan semua orang untuk maju dan berkembang mencapai kebaikan masa depan.

Ditangan kaum otoriter kreativitas pasti mati. Sebab, kaum otoriter bersikap dan berbuat dalam satu hafalan, satu arah, satu dimensi, satu ukuran untuk semua orang, satu proses otoriter yang statis, informasi-informasi yang sudah direkayasa, dan segala sesuatu dengan tujuan untuk memperkuat kekuasaan kaum otoriter. Artinya, tanpa kreativitas dan inovasi sebuah bangsa pasti mundur dan menjadi terkebelakang, sehingga masa depan anak-cucu berada di zona suram. Dengan kreativitas yang hebat dihasilkan keputusan yang hebat, solusi yang luar biasa, dan pemecahan masalah yang menguntungkan.

Demokrasi yang baik adalah yang mencerdaskan rakyat dan mengembangkan rakyat dengan energi kreativitas yang hebat. Demokrasi membutuhkan partisipasi rakyat dengan totalitas untuk berkarya, melayani, berkontribusi, dan menciptakan aliran kemajuan buat semua generasi. Demokrasi tidaklah boleh terjebak di wilayah status quo, tetapi harus terus-menerus mengalir di wilayah kreativitas, dan menemukan aset-aset produktif yang unik dan hebat untuk karya bangsa. Demokrasi haruslah tunduk dan menyatu dengan norma-norma hukum, moral, etika, dan nilai-nilai kehidupan yang menjadikan setiap orang sebagai energi positif untuk kebesaran bangsa dan negara.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com