MOTIVASI DAN INSPIRASI 30052016

MOTIVASI

Ucapan seperti bumerang, apapun yang diucapkan akan kembali kepada diri sendiri. Ucapkan yang baik agar mendapatkan yang terbaik.~Djajendra

Perdamaian tidak berasal dari tidak adanya konflik, tetapi dari kemampuan untuk mengatasinya.

Hidup akan mudah jika kita mengikuti empat jalan berikut: 1.Tampilkan diri, hadir dengan keempat kecerdasan mental, emosional, fisik dan spiritual. 2. Perhatikan apa yang memiliki hati dan makna.3. Katakan yang sebenarnya tanpa menyalahkan atau penilaian. 4. Jadilah terbuka untuk hasil, tidak melekat hasil.~Angeles Arrien

Perdamaian tidak dimenangkan oleh mereka yang keras menjaga perbedaan mereka, tetapi oleh orang-orang dengan pikiran yang terbuka dan hati mencari hubungan.~ Katherine Paterson

Memiliki mimpi itu mudah, siapa saja bisa memiliki mimpi; tetapi, hanya orang-orang yang rajin, tekun, disiplin, produktif, kerja keras, dan tidak pernah menyerah yang bisa mewujudkan mimpi-mimpinya.~Djajendra

Jangan terlalu berharap, bekerja dan belajarlah terus-menerus untuk mencapainya. Harapan dihasilkan dari tindakan, bukan dari angan-angan.~Djajendra

Mimpi masih di dalam pikiran, hanya dengan tindakan dan kerja keras, Anda dapat menciptakan realitas dari mimpi Anda.~Djajendra

Harapan manusia adalah rahasia Tuhan. Miliki harapan, bekerjalah tanpa lelah untuk harapan Anda, berdoalah agar Tuhan memberikan karunia dan mukjizat bagi harapan Anda.~Djajendra

Yang paling dapat Anda lakukan dalam hidup Anda adalah untuk mencari tahu apa yang Anda harapkan. Dan yang paling dapat Anda lakukan adalah hidup dalam harapan Anda itu. Tidak mengaguminya dari kejauhan tapi tinggal tepat di dalamnya, di bawah atapnya harapan Anda.~ Barbara Kingsolver

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENINGKATKAN KERJASAMA ANTAR DIVISI DI TEMPAT KERJA

“Ketika hati para pemimpin divisi dikuasai energi kegelapan, maka tidak ada terang yang bisa mengharmoniskan hubungan kerja. Nyalakan cahaya agar terang menemani kerja sama antar divisi untuk kinerja terbaik.”~Djajendra

Semua divisi dalam struktur organisasi bertanggung jawab untuk bergerak ke satu arah, yaitu ke arah visi yang sama. Walaupun fungsi dari masing-masing divisi berbeda, mereka tidak diciptakan untuk menjadi berbeda. Semua divisi diciptakan untuk bersatupadu melalui kolaborasi agar dapat menghasilkan kinerja terbaik. Intinya, tidak boleh ada penghalang untuk kolaborasi di tempat kerja. Setiap devisi harus memiliki kesadaran untuk beradaptasi dengan cara kerja masing-masing fungsi yang berbeda. Perbedaan masing-masing divisi sesungguhnya untuk memperkuat keamanan dan memperkecil resiko organisasi, bukan untuk menonjolkan ego sektoral atau ego fungsinya.  

Sebuah kenyataan bahwa semua divisi dibentuk untuk menjadi kekuatan eksekusi dalam mencapai kinerja terbaik. Ini adalah kenyataan yang harus bekerja di dalam organisasi, bukan setiap divisi saling menonjolkan ego dan melemahkan proses pencapaian kinerja. Produktivitas dan kinerja adalah dua hal yang harus dimiliki dan diperjuangkan secara bersama-sama oleh setiap divisi. Kesadaran para pemimpin divisi untuk bersatupadu di dalam kolaborasi yang solid dan kompak, adalah sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan integritas.

Manajemen difokuskan untuk menyatukan semua kekuatan divisi dalam mencapai produktivitas kerja yang tinggi. Saling mendukung, saling tolong menolong, proaktif, dan saling membantu menyelesaikan semua prioritas kerja, haruslah menjadi etos dari semua divisi. Kurangnya kerja sama dan empati antara divisi berdampak negatif terhadap pencapaian kinerja. Semua pimpinan divisi harus meninggalkan ego masing-masing, serta mampu mengalir di dalam kolaborasi dan koordinasi yang produktif bagi pencapaian terbaik.

Koordinasi dan kolaborasi adalah kekuatan yang tidak boleh diabaikan. Bila diabaikan, maka perusahaan berpotensi kehilangan produktivitas kerja. Akibatnya, proses kerja menjadi tidak efektif dan produktif; masalah akan menumpuk tanpa mendapatkan solusi yang tepat. Di samping itu, moralitas dan disiplin kerja akan turun, dan semua orang bekerja seadanya tanpa memiliki fokus dan gairah untuk mencapai target.

Mengembangkan sikap positif dan menciptakan budaya kerja yang fokus pada pencapaian terbaik. Untuk itu, setiap divisi harus dibukakan hati dan pikirannya agar mereka sadar tentang keberadaan mereka di tempat kerja. Semangat untuk selalu bekerja sama, melayani, berkontribusi, dan menyumbangkan ide-ide atau solusi yang tepat, haruslah menjadi perilaku kerja sehari-hari. Kebersamaan di dalam perbedaan fungsi kerja harus dijaga demi menciptakan budaya kerja yang unggul. Kesadaran untuk mengembangkan sikap rendah hati dan ikhlas melayani yang lain menjadi sesuatu yang penting.

Salah satu penyebab perusahaan menjadi tidak sehat karena rasa tinggi hati dari masing-masing pimpinan divisi terhadap pemimpin divisi yang lain. Saling berkompetisi untuk mendapatkan tempat istimewa di hati dewan direksi menjadikan kerja divisi kurang berkolaborasi. Bila hal ini terus-menerus berlangsung, maka perusahaan berpotensi menderita kerugian dan kehilangan peluang untuk mencapai kinerja terbaik. Oleh karena itu, peran direksi untuk mengkoordinasi semua divisi secara adil dan profesional, serta memotivasi semua pimpinan divisi untuk selalu bekerjasama dan berkolaborasi dengan baik, akan meningkatkan kinerja divisi.

Para pimpinan divisi harus saling percaya satu sama lain, dan menyatukan staf-stafnya di dalam hubungan kerja yang saling melengkapi. Semua pimpinan divisi harus bersama-sama bergerak secara efektif dan produktif untuk mencapai tujuan perusahaan. Hindari konflik sejauh mungkin, sebab konflik dari pimpinan divisi bisa mempengaruhi dan menarik karyawan dan manajemen ke dalam konflik. Dan harus diingat bahwa konflik hanya memperbesar masalah dan menyulitkan penyelesaian pekerjaan. Dampaknya, produktivitas akan turun dan etos kerja menghilang.

Hubungan kerja yang produktif tidak pernah dibangun dari hubungan antagonis; hubungan yang penuh cinta dan peduli di dalam perusahaan akan meningkatkan produktivitas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 26052016

Sebuah hubungan yang buruk seperti berdiri di atas pecahan kaca. Jika Anda bertahan dengan hubungan tersebut, Anda akan terus menyakiti. Jika Anda meninggalkan hubungan tersebut, Anda akan terluka, tapi Anda akan sembuh.~ Autumn Kohler

Ini adalah akar dari Diri. Anda bukanlah pikiran-pikiran Anda; Anda adalah kesadaran dari pikiran-pikiran Anda. Anda bukanlah emosi-emosi  Anda; Anda merasakan emosi-emosi Anda . Anda adalah makhluk yang sadar menyadari bahwa Anda menyadari semua hal dari dalam dan luar diri Anda.~ Michael Singer

Paradoks yang paling indah: segera setelah Anda memberikan semuanya, Anda dapat memiliki semuanya. Selama Anda ingin berkuasa, Anda tidak bisa memilikinya. Saat Anda tidak ingin kekuasaan, Anda akan memiliki lebih banyak kekuasaan dari yang pernah Anda impikan.~ Ram Dass

Kematian bukanlah kehilangan terbesar dalam hidup. Kehilangan terbesar adalah apa yang mati di dalam diri kita sementara kita masih hidup.~ Norman Cousins

Tidak peduli apa jenis kecerdasan yang Anda miliki, tidak pernah cukup untuk memahami sifat eksistensi.~SadhGuru

Rangkul dan bersahabatlah dengan diri sendiri yang jujur, diri yang tidak jujur kepada dirinya sendiri adalah sumber penderitaan hidup.~Djajendra

Aspek yang paling mendasar di jalan spiritual adalah menjadi seratus persen lurus dengan diri sendiri.~SadhGuru

Saya telah belajar bahwa orang akan melupakan apa yang Anda katakan, orang akan melupakan apa yang kamu lakukan, tapi orang-orang tidak akan pernah lupa bagaimana kamu membuat mereka bahagia. ~ Maya Angelou

Hidup adalah penyerahan diri kepada Tuhan, lalu menjalani rutinitas hidup dengan cerdas dan kerja keras. Terimalah hasil yang datang dan biarkan hasil yang tidak datang. Setelah Anda bekerja keras dengan doa dan disiplin tinggi tanpa pernah menyerah, Anda harus menyerahkan diri kepada Tuhan untuk menerima hasil akhir dengan rasa syukur. Saat itulah kemenangan dan kebahagiaan menjadi milik Anda.~Djajendra

Ambisi, keinginan, dan harapan boleh Anda miliki dengan sikap dan tindakan yang tak pernah menyerah untuk mendapatkannya. Tetapi, Anda juga harus membuka hati untuk menerima dengan ikhlas apapun yang Tuhan kirim ke Anda.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KECERDASAN EMOSIONAL MEMPERBAIKI PERILAKU DIRI SENDIRI

“Pikiran sangat cerdas dan banyak maunya. Bila pikiran tidak diimbangi dengan kecerdasan emosional, maka jiwa pun bisa dibuatnya menderita.”~Djajendra

Diperlukan penguatan kecerdasan emosional di dalam diri agar pikiran dapat terkendali searah maunya jiwa. Bila emosi sudah terlatih untuk cerdas emosional dalam setiap situasi dan peristiwa, maka diri mampu mengontrol keadaan dan memimpin realitas.

Kecerdasan emosional dimulai dari kesadaran diri untuk menerima realitas hidup dengan jujur dan bersikap baik terhadapnya. Intinya, orang yang cerdas emosional akan menerima semua fakta dengan ikhlas, lalu menganalisis dan memperbaikinya untuk kebaikan dirinya. Dalam hal ini, ego tidak akan menyalahkan ataupun merasa cemas atas peristiwa yang tidak disukai, tetapi menerima dan menanganinya dengan solusi yang tepat.

Kecerdasan emosional membuat pikiran dan hati tunduk pada satu prinsip, yaitu membuat hidup lebih bahagia. Seburuk apapun peristiwanya, orang yang cerdas emosional tidak akan cemas dan takut. Mereka tetap tenang menghadapi realitas terburuk dan selalu menguatkan dirinya dengan doa. Mereka yang cerdas emosional memiliki kesadaran bahwa kehendak Tuhanlah yang paling benar, bukan kecerdasan ataupun strategi manusia. Manusia hanya melakoni hidup, dan semua peristiwa hidup ada yang mengaturnya.

Orang-orang yang kecerdasan emosionalnya tinggi, tidak memiliki perilaku yang menyangkal, menyalahkan, mencari alasan, cemas, takut, marah, benci, atau reaksi negatif lainnya. Mereka memiliki mental positif dan tangguh dalam menghadapi situasi atau peristiwa yang tidak diinginkan. Mereka mampu menenangkan dirinya sehingga tidak menggoncangkan hatinya dan merangsang emosi negatif. Dengan tenang dan sabar, mereka mengatur dirinya sendiri dan mengelola peristiwa tersebut untuk mencapai yang terbaik bagi kebahagiaan hidupnya.  

Kecerdasan emosional menjadikan hati yang rapuh lebih tangguh; ego yang tinggi hati menjadi rendah hati; perilaku merusak menjadi perilaku membangun. Jadi, kecerdasan emosional menjadikan Anda menerima realitas dan mencari umpan balik dari manapun untuk kebaikan hidup Anda.

Orang-orang yang cerdas emosional berwawasan luas dan menggunakan empatinya untuk memahami berbagai realitas. Pikirannya selalu terbuka dan tidak bereaksi untuk menghakimi sebuah keadaan, sebaliknya selalu berpikir positif dan merespon keadaan untuk kehidupan yang lebih baik.

Kesadaran untuk mendengarkan berbagai peristiwa dan fakta dengan integritas yang tinggi, serta tidak berasumsi atau beropini melalui interpretasi pribadi, adalah perilaku orang-orang yang cerdas emosional. Mereka mampu memisahkan emosi dari pikiran, serta memisahkan ego dari kepentingan.

Kebenaran selalu menjadi pedoman hidup dari orang-orang cerdas emosional, mereka tidak mau menutup-nutupi kebenaran dengan persepsi yang tidak benar. Kesadaran yang muncul dari integritas pribadi menjadikan mereka mendengarkan pesan dibalik setiap peristiwa.

Kecerdasan emosional mampu memperbaiki perilaku dan kebiasaan sehari-hari. Orang yang cerdas emosional selalu jujur dan bertanggung jawab terhadap peristiwa yang dihadapi. Bila salah, mereka selalu minta maaf. Bila benar, mereka selalu rendah hati dan bersikap bijak. Selalu tenang dan tidak menyerang. Selalu mendengar dan tidak bertengkar. Selalu mencari solusi dan tidak mencari alasan. Orang yang cerdas emosional menyadari bahwa dirinya hidup untuk bahagia. Jadi, apapun peristiwanya, mereka fokus menyelesaikannya untuk kebahagiaan dan kedamaian hidupnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADER

DESKRIPSI

“Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka keunggulan, bukan dari tindakan, tetapi dari kebiasaan.”~Aristoteles

Pemimpin selalu menginginkan untuk disukai dan didukung oleh semua stakeholders dengan konsisten. Pemimpin yang cerdas pasti sadar bahwa pekerjaan dan tanggung jawab besarnya selalu ditonton, dilihat, diawasi, didengarkan, diperhatikan, dikritisi, dan dituntut berkinerja tinggi. Jelas, semua ini membutuhkan kebiasaan sehari-hari yang unggul untuk menjawab harapan stakeholder.

Program pelatihan selama 8 jam ini bertujuan membentuk sikap, perilaku, karakter, dan kebiasaan sehari-hari sebagai kekuatan untuk memimpin. Kebiasaan untuk memberikan keunggulan dalam setiap tindakan yang produktif, termasuk untuk menumbuhkan kinerja yang unggul.

TUJUAN

  1. Membangun kesadaran dan motivasi untuk membekali kepemimpinan dengan kebiasaan-kebiasaan unggul dalam mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Mengembangkan kebiasaan-kebiasaan kepemimpinan yang  lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.

MANFAAT

  1. Merasakan dampak dari kebiasaan-kebiasaan unggul terhadap peningkatan kinerja dan kebahagiaan di tempat kerja.
  2. Meningkatkan hubungan dan komunikasi yang dipercaya.
  3. Menggerakan semua fungsi manajemen menjadi produktif dan terhubung dalam keharmonisan kerja.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

Jadwal dan materi pembahasan THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADERS selama 1 hari 8 jam

SESI 1: KEBIASAAN-KEBIASAAN “EXCELLENCE” PEMIMPIN UNTUK BEKERJA PRODUKTIF DAN HARMONIS DENGAN KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Karyawan adalah kekuatan dan tulang punggung pemimpin.
  2. Kesuksesan pemimpin ditentukan oleh kualitas dan keandalan karyawan.
  3. Membangun kepemimpinan yang kuat dan unggul melalui revolusi mental: integritas, etos kerja, dan gotong royong.
  4. Kebiasaan untuk merawat karyawan sebagai aset perusahaan yang paling penting.
  5. Kepribadian positif yang mudah berinteraksi dengan berbagai karakter karyawan.
  6. Mind set untuk melayani kepribadian karyawan yang berbeda.
  7. Kesadaran untuk memahami apa yang karyawan inginkan.
  8. Memahami cara memuaskan harapan dan kebutuhan karyawan.

SESI 2 : PERILAKU DAN KEBIASAAN PEMIMPIN UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Membawa nilai-nilai dan kebiasaan produktif ke lingkungan kerja.
  4. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  5. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.
  6. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  7. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  8. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

SESI 3: MEMIMPIN EKSEKUSI PENCAPAIAN KINERJA TERTINGGI DAN MENGAWAL TIM EKSEKUSI MENCAPAI PRESTASI TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan kebiasaan eksekusi sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi.
  2. Bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  3. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  4. Yakin bahwa kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  5.  Memudahkan pelayanan dan mempercepat proses kerja.
  6. Strategi dan eksekusi dalam satu nafas.
  7. Memfokuskan energi sukses setiap orang dalam eksekusi.
  8. Kebiasaan untuk menguatkan budaya perusahaan.
  9. Pemimpin dan karyawan adalah aset untuk meningkatkan kinerja.

SESI 4: KEKUATAN DARI KEBIASAAN INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS

Sub Bahasan

  1. Integritas menjadikan pemimpin jujur pada diri sendiri.
  2. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab.
  3. Integritas meningkatkan kepercayaan pasar pada perusahaan.
  4. Kebiasaan untuk menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  5. Menjalankan kebijakan dan prosedur dengan integritas.
  6. Integritas menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  7. Integritas membangun hubungan yang dipercaya oleh semua pemangku kepentingan.
  8. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.

Untuk training hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

MOTIVASI DAN INSPIRASI 21052016

MOTIVASI 22052016

Jika Anda memahami siapa Anda pada skala kosmik, Anda akan hidup dengan lembut. Biarkan semua yang Anda sentuh menjadi berkat.~SadhGuru

Ini adalah hak dasar kita untuk menjadi orang yang bahagia, keluarga bahagia, dan akhirnya dunia yang bahagia. Itu harus menjadi tujuan kita.~ Dalai Lama

Waktu berjalan terus, jangan sia-siakan hidup. Hargai hidup, hormati hidup, bersyukur dengan hidup. Hidup ini singkat sekali, hidup ada batasnya.~Djajendra

Hidup terjadi dalam gerak dinamis. Segala kemungkinan bisa terjadi dalam hidup, siapa yang bergerak dinamis dan mudah beradaptasi adalah pemenang.~Djajendra

Pikiran negatif menghasilkan tindakan yang merusak, pikiran negatif menghasilkan keputusan yang merusak.~Djajendra

Menyalahkan diri sendiri, menyalahkan orang lain, adalah perbuatan yang tidak memberikan manfaat positif bagi siapapun.~Djajendra

Orang menjadi benar-benar sangat luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa melakukan hal-hal. Ketika mereka percaya pada diri mereka sendiri mereka memiliki rahasia pertama dari sukses.~Norman Vincent Peale

Kita tidak bisa naik lebih tinggi dari pikiran kita tentang diri kita.~Orison Swett Marden

Ketidaktahuan Anda mungkin diketahui oleh yang lain, hidup itu tak terbatas bila semua orang saling mengisi, saling berbagi.~Djajendra

Ada tiga jenis kekerasan: satu, melalui perbuatan kita; dua, melalui kata-kata kita, dan tiga, melalui pikiran kita … Akar dari semua kekerasan dalam dunia bersumber dari pikiran, dan itulah sebabnya pikiran harus dilatih menjadi positif.~Eknath Easwaran

Pikiran selama di dalam diri adalah masalah pribadi, tetapi bila sudah ke luar dari diri Anda, dia menjadi masalah sosial.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KECERDASAN EMOSIONAL MENINGKATKAN KINERJA

“Kata hati dan kata pikiran Anda harus menjadi emosi positif yang bergerak dalam sikap dan tindakan Anda. Inilah namanya cerdas emosi.”~Djajendra

Emosi yang cerdas dihasilkan dari pikiran positif. Emosi yang cerdas membuat Anda lebih bersyukur dengan realitas dan lebih menguasai pekerjaan. Emosi yang cerdas membuat pikiran terfokus untuk mencapai kinerja terbaik. Emosi yang cerdas merupakan fondasi untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Kecerdasan emosional sangat penting untuk kinerja Anda di tempat kerja. Untuk itu, Anda harus menjadi pribadi yang berintegritas tinggi, pribadi yang jujur kepada diri sendiri, dan memiliki tindakan dari diri sendiri yang asli. Kecerdasan emosional tidak mungkin dimiliki oleh pribadi yang berpura-pura, atau pun yang membohongi diri sendiri. Kata hati dan kata pikiran harus menjadi emosi yang bergerak dalam sikap dan tindakan. Inilah namanya cerdas emosi.

Kinerja terbaik dihasilkan dari etos kerja yang kaya integritas, akuntabilitas, kreatif, produktif, efektif, pikiran positif, dan emosi cerdas. Jadi, Anda harus bekerja, berpikir, bersikap, dan bertindak tanpa manipulatif; tetapi, dengan ketulusan hati untuk memberikan kontribusi dari kemampuan terbaik Anda. Semua ini akan terwujud bila Anda jujur kepada diri sendiri.

Kecerdasan emosional menuntun Anda untuk bekerja dengan tulus dan lebih produktif. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan dan kekaguman pemberi kerja kepada Anda. Sikap, tindakan, kata-kata, dan cara kerja Anda akan timbul dari hati yang tulus dan asli. Anda tidak mau lagi berbohong kepada diri sendiri. Sebab, Anda sadar bahwa bila berbohong, maka penderitaan akan merusak kinerja Anda. Emosi yang cerdas bergerak membawa potensi dan kompetensi diri dengan jujur dan penuh tanggung jawab.

Untuk mengetahui kualitas kecerdasan emosional, Anda dapat memeriksa hati nurani dan pikiran Anda. Bila hati nurani dan pikiran dalam satu energi positif, maka Anda akan memiliki perilaku asli yang cerdas emosi. Kecerdasan emosional adalah produk dari kesadaran dan manajemen diri di dalam integritas diri.

Kecerdasan emosional menyadarkan siapa Anda di tempat kerja, dan apa yang harus Anda lakukan untuk membuat pekerjaan Anda berkinerja tinggi. Emosi yang cerdas selalu berhati-hati dan bekerja melalui jalan yang benar. Emosi yang cerdas bersedia untuk membuat keputusan yang tidak populer, tetapi keputusan itu berintegritas dan dapat dipertanggung jawabkan secara profesional.

Anda yang cerdas emosi bekerja tanpa pernah putus asa walau kesulitan terbesar menghalangi kinerja Anda. Anda yang cerdas emosi tidak suka pamer, selalu rendah hati dan bekerja keras untuk hasil terbaik. Anda yang cerdas emosi memiliki pikiran yang terbuka, mudah didekati dan mau menerima ide-ide baru untuk kemajuan.

Anda yang cerdas emosi mampu menciptakan jalur sendiri. Memiliki hati nurani untuk mengikuti semua proses. Memahami siapa diri Anda, bekerja dengan prinsip dan nilai-nilai diri sendiri yang positif. Melakukan apa yang diyakini dan tidak terpengaruh oleh opini orang lain, selalu menjadi diri sendiri yang bersikap dan bertindak dengan disiplin.

Kecerdasan emosional membuat Anda murah hati dan melayani pekerjaan dengan sepenuh hati. Mampu mengalahkan ego dan lebih berempati dalam hubungan kerja. Anda selalu memperlakukan setiap orang dengan hormat. Anda mampu menghindari perilaku buruk saat orang lain berperilaku buruk kepada Anda. Anda selalu terkendali dan lebih tenang menghadapi orang-orang sulit.

Kecerdasan emosional menghasilkan kebahagiaan yang berasal dari dalam diri, serta mampu mengendalikan diri dari berbagai godaan. Integritas pribadi semakin berkualitas saat emosi cerdas. Diri Anda tidak mempan didorong oleh ego. Anda tidak mau membuat keputusan berdasarkan ego dan keinginan. Anda yang cerdas emosi tidak bisa dikendalikan oleh keinginan, hanya kebutuhan yang bisa mendorong Anda untuk membuat keputusan.

Kecerdasan emosional membuat Anda tidak menjadi pribadi munafik. Anda sadar untuk terus-menerus hidup berfondasikan integritas dan tanggung jawab. Pikiran dan hati Anda seperti mendapatkan cahaya untuk mengenali mana yang salah dan mana yang benar. Jadi, Anda tidak akan menjadi orang munafik yang selalu tidak mampu mengenali kesalahan dan kekurangan diri sendiri. Anda tidak akan buta terhadap kekurangan dan kelemahan diri sendiri. Anda selalu jujur kepada diri sendiri, untuk memperbaiki kekurangan dan kelemahan di dalam diri Anda.

Anda yang cerdas emosi tidak suka membual atau bersikap berlebihan. Anda selalu rendah hati dan melakukan pekerjaan dengan prinsip kehati-hatian. Anda yang cerdas emosi tidak pernah membanggakan diri sendiri, tetapi selalu belajar dengan rendah hati, serta terus-menerus meningkatkan kemampuan untuk mencapai prestasi dan kinerja terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN MOTIVASI SALES AND MARKETING “MENJUAL DI SAAT KONDISI PASAR YANG SEDANG SULIT”

PELATIHAN MOTIVASI SALES AND MARKETING “MENJUAL DI SAAT KONDISI PASAR YANG SEDANG SULIT”

Deskripsi

Bagi orang-orang optimis tidak pernah ada masa sulit, semua kondisi dan situasi memberikan peluang untuk tumbuh dan mencapai hasil terbaik.

Seberapa sulit pun kondisi pasar, Anda harus menjual. Tanpa menjual, tidak ada bisnis. Bagi seorang penjual, menjual seperti bernafas. Dia harus menemukan cara untuk bisa menjual dalam situasi apa pun. Tidak ada kata sulit, tidak ada kata tidak bisa, tidak ada kata menyerah bagi seorang penjual. Seorang penjual sejati haruslah bermental pemenang, dan menjadi juara menjual, walau pasar sedang sangat sulit.

Menjual dalam kondisi pasar yang sulit membutuhkan mental optimis dan pendekatan yang lebih mempengaruhi pembeli. Ingat, pembeli selalu ada, jangan percaya semua yang Anda dengar tentang kondisi pasar yang sulit. Boleh saja media dan para pakar mengatakan ekonomi sedang buruk, tetapi bagi seorang penjual yang tangguh dan andal, tidak boleh ada kata sulit dalam menjual.

Pola pikir, mental optimis, dan emosi yang penuh keyakinan untuk bisa menjual, adalah modal terpenting dalam menyikapi pasar yang tidak bersahabat. Anda harus meningkatkan mental positif dan menjadi lebih berani untuk bergerak menuju target menjual Anda. Fokuskan waktu dan energi Anda pada tujuan utama Anda. Kuatkan keyakinan Anda dengan doa-doa dan afirmasi untuk mencapai sukses dalam menjual. Hal terpenting, bergaullah dengan orang-orang optimis, hindari untuk mendengarkan orang-orang pesimis. Dalam kondisi pasar yang tidak bersahabat dengan penjual, orang-orang pesimis seperti wabah penyakit yang akan melemahkan mental optimis Anda. Sebaliknya, orang-orang optimis seperti obat kuat yang menjadikan Anda lebih percaya diri untuk meningkatkan penjualan.

Program motivasi “Bagaimana Menyiasati Penjualan di Saat Kondisi Pasar Sedang Sulit” selama dua jam ini, memberikan semangat dan penguatan keyakinan agar peserta mampu beradaptasi dengan realitas pasar yang sedang sulit. Lalu, berani mengambil langkah-langkah yang optimis dan strategis untuk mencapai target penjualan mereka.

Tujuan Pelatihan

Memberikan motivasi untuk peningkatan rasa percaya diri, keberanian, ketekunan, keuletan, dan mental tidak pernah menyerah dalam menghadapi kondisi pasar yang sedang sulit.

Manfaat Pelatihan 

Mendapatkan pencerahan dan pengetahuan untuk memiliki mental optimis dan keyakinan pantang menyerah dalam mencapai target penjualan.

Garis Besar Materi Pembahasan

  1. Mindset untuk menjual dalam kondisi apapun
  2. Tetap ada pembeli dalam kondisi tersulit
  3. Merawat dan berkomunikasi dengan pelanggan
  4. Menggunakan media sosial untuk lebih dekat dengan pelanggan
  5. Memberikan presentasi terbaik dan lebih dekat dengan pelanggan Anda
  6. Menjadi lebih terlihat dan lebih sering berada di sekitar pelanggan
  7. Menyempurnakan keterampilan penjualan Anda
  8. Yakin bahwa pasar selalu berfluktuasi, dan Anda siap mengambil peluang dari fluktuasi pasar

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105