PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Year: 2018 (page 1 of 30)

ETIKA DAN ETIKET TIDAK BOLEH DIPISAHKAN DALAM SETIAP HUBUNGAN BISNIS

“Etiket menjadikan Anda pribadi yang sopan dan penuh energi baik; etika menjadikan Anda taat dan teliti menjalankan aturan, prosedur, dan rencana dengan profesional.”~Djajendra

Etika dan etiket adalah fondasi dalam perilaku bisnis. Hubungan bisnis yang sehat dan profesional hanya terwujud jika etika dan etiket dijalankan dengan sepenuh hati secara bersamaan. Pelanggaran terhadap etika berkonsekuensi hukum. Biasanya, seseorang yang ketahuan melanggar etika di perusahaan berpotensi dipecat atau pun harus menjalani proses hukum. Jadi, pelanggaran etika ini sangat serius dan berdampak merugikan perusahaan, juga merugikan banyak pihak secara materi. Melanggar etiket dianggap tidak memiliki perilaku yang baik. Pribadi yang tidak memiliki etiket dianggap tidak mampu berkomunikasi, tidak memiliki empati, tidak memiliki toleransi, kasar, pemarah, egois, jorok, tidak berpakaian secara baik, bahasa tubuh yang buruk, sifat dan perilaku yang tidak tenang, dan sangat banyak hal-hal lain yang sifatnya kepribadian. Intinya, etika dan etiket haruslah menjadi satu paket dalam satu visi berbisnis yang baik. Keduanya sangat penting untuk dijalankan agar pelayanan bisnis menjadi lebih sempurna.

Etika diatur dalam sebuah panduan dan kode etik untuk dipatuhi oleh semua pihak di dalam perusahaan. Hal-hal seperti: menjaga informasi rahasia perusahaan; menjaga rahasia pelanggan; menjaga komitmen, tidak menerima suap, tidak menawarkan suap, mengatakan yang sebenarnya; tidak melecehkan; dan banyak hal-hal lain yang biasanya diatur dalam panduan etika bisnis. Etiket sendiri adalah tentang tata-krama atau sopan-santun saat berhubungan dengan stakeholder. Etiket di perusahaan sebaiknya dibuat dalam sebuah panduan agar setiap orang memahaminya dan sadar untuk menjalankannya dengan profesional. Hal-hal seperti: cara berpakaian; cara berkomunikasi, mendengarkan, berbicara, senyum, pilihan kata-kata, bahasa tubuh yang baik, dan sorot mata; tidak mengunyah sesuatu saat berbicara; tidak memainkan telepon atau hp saat berinteraksi dengan rekan kerja atau klien; selalu tampil bersih dan bugar; mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru; menghormati budaya orang lain; menghargai pemikiran dan pendapat orang lain; dan selalu menghormati realitas orang lain.

Jika etika dan etiket dijalankan sebagai bagian dari budaya kerja, maka semua proses kerja akan membawa ke arah yang lebih produktif dan kinerja tinggi. Tidak ada seorang pun yang sempurna. Manusia adalah tempatnya salah. Tetapi, dengan mematuhi peraturan etika dan etiket dengan serius dan rendah hati, maka ketidaksempurnaan tersebut bisa diatasi. Implementasi etika dan etiket yang konsisten di tempat kerja meningkatkan kualitas kerja di setiap bagian organisasi. Dampaknya, integritas dan tanggung jawab menjadi semakin menguat di dalam hubungan kerja dengan pihak mana pun. Semua interaksi kerja akan berproses di dalam perilaku etis dan sikap sopan-santun. Yang pasti, setiap orang suka bekerja untuk sebuah perusahaan yang sangat memperhatikan etika dan etiket. Hal ini akan menjadikan perusahaan berbudaya kuat dan selalu hebat saat menghadapi berbagai situasi dan ketidakpastian.

Pelanggan pasti lebih mencintai perusahaan yang melayani mereka dengan etika dan etiket yang baik. Kombinasi etika dan etiket menjadikan semua urusan bisnis berjalan di atas aturan dan sopan-santun. Tidak akan ada pelanggaran dan manipulasi dalam setiap hubungan bisnis dengan stakeholder. Setiap proses bisnis tunduk pada aturan, perjanjian, dan komitmen; serta pelayanan tunduk kepada sifat dan perilaku yang hormat, melayani, rendah hati, dan menghargai orang lain.

Etiket bisnis menciptakan lingkungan kerja yang bersih, peduli, saling menghargai, dan saling menjaga penampilan diri yang profesional. Etika bisnis menjadikan setiap orang tidak lagi janji berlebihan, tetapi sulit memenuhi janjinya. Komitmen yang diucapkan selalu dipertanggungjawabkan dengan baik. Setiap orang sadar untuk secara teliti menjalankan peraturan dan mengelola resiko dalam setiap pekerjaan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KEINGINAN DAN KEBUTUHAN ADA BATASNYA

“Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.”~Djajendra

Semakin mampu seseorang memenuhi kebutuhan dan keinginan, semakin naik lagi tuntutan terhadap kebutuhan dan keinginan yang baru. Manusia tidak pernah puas dengan sebuah keadaan. Selalu berusaha untuk mencapai yang lebih besar lagi. Hierarki kebutuhan terus meningkat dan berubah di sepanjang waktu sesuai motivasi diri masing-masing pribadi. Dan, semua ini berakhir pada saat manusia membutuhkan pencerahan untuk melenyapkan keinginan dan menyederhanakan kebutuhan hidup.

Pada awal pertumbuhan, setiap orang tumbuh dengan fokus materi, jiwa diabaikan, pikiran dibiarkan bebas tak terkendali untuk bermimpi tentang apa pun. Keinginan dan kebutuhan akan terus berkembang untuk meningkatkan keamanan, kesenangan, kepuasan, kebanggaan, kehormatan, kesehatan, kenikmatan, kekayaan, dan penampilan diri yang lebih baik. Ini semua adalah kebutuhan dasar dan menengah yang biasanya dialami oleh setiap orang.

Dalam proses mendapatkan kebutuhan dasar dan menengah, setiap orang selalu ingin menjadi pribadi luar biasa. Berkompetisi dan bersaing dengan orang lain adalah naluri dasar manusia. Semua orang menginginkan aktualisasi diri yang membuatnya terlihat lebih hebat. Kreativitas dan inovasi adalah kekuatan yang ada di dalam diri setiap orang untuk menjadi manusia luar biasa. Dalam tahap ini, stres menjadi bagian yang tak terhindarkan, tidak ada kesadaran untuk mengelola emosi dan pikiran, sulit menerima cahaya untuk membangun jiwa yang damai. Biasanya, pencerahan pun belum mampu dipahami, selalu dikalahkan oleh ego yang sangat menginginkan sesuatu yang lebih dari siapa pun atau apa pun.

Ketika semua keinginan dan kebutuhan dasar dan menengah itu terpenuhi secara berlebihan, maka terjadilah kekosongan di dalam diri, dan membutuhkan pencerahan untuk melenyapkan nafsu keinginan dan kebutuhan. Ada orang-orang yang mampu memasuki wilayah pencerahan dan menemukan cara untuk mengisi kekosongan di dalam diri, tetapi sangat banyak juga orang-orang yang tetap terperangkap dalam ego kebutuhan dan keinginan. Jiwa yang sangat terikat dengan kebutuhan dan keinginan biasanya sulit menerima pencerahan. Pencerahan adalah fondasi untuk memiliki jiwa yang terisi penuh dengan kebahagiaan dan keindahan hidup.

Kebahagiaan dan keindahan baru dapat dirasakan ketika seseorang melampaui sifat yang terikat pada kebutuhan dan keinginan. Ketika keinginan dan kebutuhan lenyap dari pikiran dan emosi, maka sejak itu seseorang akan memasuki wilayah kehidupan yang bergerak karena cinta dan kasih sayang. Rasa syukur dan terima kasih dengan keadaan diri sendiri menjadikan diri sejahtera dan kaya dengan indahnya kehidupan. Pencerahan yang membangkitkan kebaikan dari dalam diri akan membuat kekayaan materi dan pencapaian prestasi menjadi tunduk kepada kebaikan, bukan lagi pada keserakahan.

Ketika kebutuhan dan keinginan lenyap dari ego, maka sudah tidak ada lagi kebisingan di pikiran. Pikiran pun menciptakan emosi positif untuk bisa menikmati keindahan dan kebahagiaan. Sudah tidak ada lagi bisikan di kepala tentang uang yang lebih banyak, tentang rumah yang lebih besar, tentang nikmatnya fasilitas-fasilitas kehidupan, dan juga semua sifat rakus akan hilang digantikan sifat peduli, welas asih, serta kemampuan untuk menjalani hidup tanpa paksaan dan kekerasan.

Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANI HIDUP DI TENGAH ORANG-ORANG POSITIF DAN NEGATIF

“Kehidupan damai dan indah di tengah orang-orang positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian.”~Djajendra

Apakah semua orang bisa menyebarkan energi positif dalam kehidupan ini? Kita semua menjalani kehidupan dualitas, ada orang-orang yang membawa energi baik untuk kehidupan yang indah, ada juga orang-orang yang membawa energi buruk untuk merusak kehidupan yang indah dan damai. Hidup selalu abadi diantara kebaikan dan ketidakbaikan. Bersyukurlah ketika lingkungan kehidupan kita dikuasai oleh energi baik, sehingga kita semua bisa berkarya dan menjalani kehidupan yang indah dan damai.

Tidak semua orang mampu menerima kebaikan sebagai landasan hidup. Ketika di dalam diri seseorang terkumpul keyakinan dan pemikiran negatif yang kuat, maka tidak mudah merubahnya untuk menjadi energi baik. Orang-orang negatif selalu yakin dan percaya tentang kebenaran yang mereka perjuangkan. Biasanya, di dalam kebenaran tersebut ada rasa benci terhadap pihak lain. Sifat dan perilaku yang anti toleransi, rendah empati, rendah cinta, dan suka memperlebar perbedaan sudah begitu menguat di dalam keyakinan dan pola pikir mereka, sehingga tidak mudah bagi cahaya kebaikan untuk memberikan kesadaran tentang hidup dalam kepedulian dan kasih sayang yang luas.

Suara hati dan pemikiran orang-orang negatif hanya melayani cinta dan kepedulian sebatas sumber keyakinannya. Karena keyakinan dan pola pemikiran yang terbentuk itu sempit, maka mereka tidak memiliki fondasi untuk menerima energi positif dari wawasan yang luas. Cahaya positif dari sumber yang luas dan universal sulit diterima akal dan logika orang-orang negatif. Mereka sudah terbiasa di dalam kotak sempit tentang kebenaran, dan menguatkan rasa benci terhadap perbedaan, sehingga tidak mampu melihat kebenaran dari wawasan yang luas.

Bila kita ingin hidup damai, maka kita harus menerima realitas bahwa kehidupan dikuasai oleh energi negatif dan energi positif. Artinya, dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu akan bertemu dengan orang-orang positif dan negatif. Orang-orang positif dan negatif itu bisa saja ada di dalam rumah kita, kantor kita, lingkungan kita, atau dimanapun. Kehidupan damai dan indah di tengah-tengah kekuatan positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian. Perilaku kita yang menghormati energi baik dan energi buruk dengan jiwa besar dan ikhlas akan menjaga kedamaian hidup kita.

Tidak perlu memberi pencerahan secara berlebihan untuk merubah orang-orang negatif. Sebab, keyakinan dan pemikiran yang begitu kuat menjadikan orang-orang negatif sulit menerima pencerahan oleh wawasan kehidupan yang luas. Ketika keyakinan dan pemikiran mereka tidak bertemu dengan kebenaran dari sumber lain, maka kebencian akan muncul untuk memperkuat ego dan pemikiran. Jadi, satu-satunya cara untuk memiliki kehidupan pribadi yang indah dan damai adalah memiliki empati dan toleransi dengan orang-orang negatif tersebut. Tidak perlu memusuhi mereka. Tidak perlu mencari-cari kekurangan mereka. Tidak perlu menilai mereka. Tidak perlu menghakimi mereka. Terimalah mereka semua apa adanya. Baik dan buruk sudah menjadi bagian dari kehidupan, dan tidak seorang manusia pun mampu menghilangkan yang buruk dari kehidupan ini.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 11102018

Kita semua berubah. Kita yang dulu berbeda dengan kita yang sekarang.~Djajendra

Teorimu gila, tapi itu tidak cukup gila untuk menjadi kenyataan.~ Niels Bohr

Apa yang saya inginkan dalam hidup saya adalah welas asih, aliran antara diri saya dan orang lain berdasarkan saling memberi dari hati.~ Marshall B. Rosenberg

Untuk mengetahui bahwa kita tahu apa yang kita ketahui, dan mengetahui bahwa kita tidak tahu apa yang tidak kita ketahui, itu adalah pengetahuan sejati.~Copernicus

Kita mencari sesuatu yang spektakuler sepanjang waktu. Sudah saatnya kita memahami aspek kehidupan yang paling indah terjadi secara perlahan, lembut, tanpa suara.~SadhGuru

Kehidupan yang benar tidak tercipta dari ego dan pikiran, tetapi tercipta dari kehendak Tuhan terhadap kerja keras kita.~Djajendra

Sekarang agar orang-orang bisa bahagia dalam pekerjaan mereka, ketiga hal ini diperlukan: Mereka harus cocok untuk itu: mereka tidak boleh terlalu banyak melakukannya: dan mereka harus memiliki rasa sukses di dalamnya – tidak meragukan akal, seperti kebutuhan beberapa kesaksian orang lain untuk konfirmasi, tetapi rasa pasti, atau lebih tepatnya pengetahuan, bahwa begitu banyak pekerjaan telah dilakukan dengan baik, dan dilakukan dengan berbuah, apa pun yang dunia katakan atau pikirkan tentang hal itu.~John Ruskin

Selalu bijaksana untuk mengajukan pertanyaan tentang asumsi yang paling jelas dan sederhana.~C. West Churchman

Manusia adalah makhluk mental dan fisik, keduanya harus kuat dan terlatih untuk menjaga daya tahan diri.~Djajendra

Anda harus membangun diri Anda sedemikian rupa sehingga ketika peluang terbuka dalam hidup Anda, tubuh dan pikiran Anda tidak akan menahan Anda. ~ SadhGuru

Itu semua tergantung pada bagaimana kita melihat sesuatu dan bukan pada bagaimana mereka dalam diri mereka.~C.G. Jung

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

DAYA TAHAN

“Manusia adalah makhluk mental dan fisik, keduanya harus kuat dan terlatih untuk menjaga daya tahan diri.”~Djajendra

Kehidupan yang penuh tantangan membutuhkan daya tahan diri yang kuat. Jika daya tahan tidak kuat, maka rasa sakit dan rasa tak berdaya akan menjadi penghalang untuk meraih prestasi. Daya tahan mencoba memberi tahu kita tentang pentingnya kekuatan diri sendiri. Ketika tubuh lemah dan pikiran tak terkendali dalam stres, maka kita sedang mendapatkan pelajaran untuk belajar dari ketidakmampuan kita dalam menjaga daya tahan diri yang kuat.

Mengabaikan daya tahan diri akan memperburuk situasi hidup. Ketika kesulitan hadir ke dalam hidup, maka fokusnya adalah memperkuat daya tahan diri agar bisa menerima kesulitan dan menemukan solusi yang tepat. Pikiran positif sangat membantu untuk memperkuat daya tahan. Sebaliknya, pikiran negatif semakin melemahkan daya tahan diri. Manusia adalah makhluk mental dan fisik, jadi keduanya harus dibuat positif, sehingga daya tahan diri meningkat untuk menghadapi ketidakpastian dalam hidup.

Menyikapi semua peristiwa hidup tidak secara berlebihan. Segala sesuatu yang berlebihan berpotensi menghasilkan penurunan daya tahan diri. Ketenangan dan kebijaksanaan dalam menyikapi setiap peristiwa hidup mampu menjaga daya tahan diri. Kesabaran, kerendahan hati, harapan, keyakinan positif, dan fokus pada upaya memperbaiki akan meningkatkan daya tahan diri di dalam segala situasi hidup.

Tanpa kegagalan, manusia tidak akan terpancing untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Tanpa kegagalan, manusia tetap terperangkap dalam zona nyaman yang mematikan kreativitasnya. Kegagalan adalah sekolah yang mengajarkan kepada kita tentang perlunya daya tahan diri yang kuat untuk keluar dari kegagalan. Masing-masing orang memiliki pelajaran dan pengalaman untuk belajar dari kegagalan. Jadi, kegagalan masing-masing orang itu unik dan tidak bisa disamakan. Kegagalan memotivasi kita untuk berubah dan menemukan cara baru dalam menjalani hidup.

Daya tahan diri yang kuat mampu menghancurkan pesimisme. Seseorang dengan daya tahan mental dan fisik yang kuat memiliki keberanian untuk mengatasi apa pun yang perlu diperbaiki. Dan, selalu melangkah dengan percaya diri untuk menemukan penyebab yang harus dipelajari agar dapat ditemukan solusi terbaik. Sifat yang selalu melihat kekurangan dan mengabaikan kekuatan yang dimiliki berpotensi menurunan daya tahan diri. Jadi, ketika kerusakan terus berlanjut, jangan gunakan waktu dan tenaga untuk membahas kerusakan, tetapi tingkatkan daya tahan diri untuk membahas kekuatan-kekuatan yang dimiliki agar kerusakan dapat diperbaiki.

Daya tahan diri yang rendah akan memproduksi emosi dan pikiran negatif. Hal ini berdampak pada diri yang merasa tidak berdaya untuk menjalankan hidupnya. Akibatnya, jiwa menjadi lemah dan selalu mengeluh dengan kenyataan hidup yang tidak sesuai harapan. Jiwa dan kepribadiannya menjadi sangat lemah dan seolah-olah tidak berdaya melangkah satu inci pun menuju masa depan yang lebih baik. Jelas, dalam kondisi ini, jiwa sejati akan dikuasai oleh energy negatif, dan diri selalu menjadi mangsa dari berbagai macam kesulitan hidup. Jiwa menjadi semakin dangkal dan tidak mampu menguasai dirinya sendiri untuk kehidupan yang lebih harmonis dan damai.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

 

MENJALANI KEHIDUPAN SETELAH PENSIUN

“Bila diri kita memancarkan energi positif, maka energi positif kita akan menarik energi positif dari kehidupan di sekitar kita.”~Djajendra

Tubuh tidak selamanya kuat untuk melakukan pekerjaan. Setiap orang memiliki batas usia produktif, tubuh dan pikiran tidak bisa produktif untuk selamanya. Semuanya ada batas, tetapi setelah pensiun dari pekerjaan, misalnya pensiun di usia 58 tahun, maka harus berani menghadapi perubahan kehidupan setelah tidak bekerja di kantor. Pensiun itu perubahan besar yang harus dihadapi dengan ketenangan dan kesadaran yang tinggi.

Mungkin saja, dalam kehidupan kerja, Anda sangat dihormati, sering mendapat pujian, dicintai banyak orang, prestasi dan kinerja Anda cemerlang. Tetapi, semua kehebatan Anda di kantor dalam satu titik usia pensiun akan berakhir. Setelah pensiun Anda menghadapi kehidupan baru yang belum Anda kenal. Anda mungkin sudah tidak dihormati seperti sebelumnya, Anda mungkin sudah tidak dipuji oleh orang-orang di sekitar Anda, Anda bahkan sudah tidak boleh lagi masuk ke ruang kerja yang sangat Anda cintai. Pensiun adalah perubahan besar yang harus dihadapi dengan rendah hati dan sabar.

Uang dan kesehatan adalah fondasi yang sangat penting untuk dapat menjalani kehidupan pensiun dengan baik. Memiliki tabungan adalah prioritas. Jangan menggunakan semua uang pensiun untuk urusan bisnis. Sesungguhnya, dalam memulai sebuah bisnis tidak membutuhkan modal yang besar, yang dibutuhkan hanyalah produk dan pelayanan yang membuat Anda mendapatkan banyak pelanggan. Mulailah bisnis dari rumah dengan modal serendah mungkin, tetapi pelayanan yang menyentuh hati pelanggan. Jangan ambisius, jangan mudah terpengaruh dengan cerita sukses orang lain, jangan mudah tergiur untuk mendapatkan untung besar. Perjalanan bisnis adalah sebuah seni dan kreativitas diri sendiri untuk mengatasi kegagalan dan menyikapi kesuksesan dengan rendah hati. Jadi, siapkan mental yang tangguh untuk menerima proses yang harus Anda lalui ketika memulai bisnis di usia pensiun.

Kesehatan adalah kekayaan yang lebih bernilai dari harta apa pun yang Anda miliki. Kesehatan adalah sumber kesejahteraan dan kebahagiaan hidup. Mulailah memberikan perhatian yang lebih besar kepada diri sendiri. Kenali diri sendiri dan pahami tubuh sendiri. Miliki waktu untuk melakukan manajemen pikiran, fisik, mental, dan emosi. Lakukan aktivitas fisik, seperti olah raga. Pilih sebuah olah raga yang sesuai dengan kepribadian Anda, kemudian miliki disiplin dan tanggung jawab untuk berolahraga secara rutin dengan hati yang penuh kegembiraan.

Membangun pola makan yang lebih sehat. Tinggalkan makanan cepat saji, kurangi makan di luar rumah, mulailah memasak sendiri dengan bahan-bahan alami. Perhatikan nutrisi dari makanan Anda. Kurangi jumlah kalori dengan cara penyajian makanan yang lebih baik. Misalnya, makanan yang digoreng pasti kalorinya bisa 3 sampai 4 kali lebih besar dibandingkan makanan yang dikukus. Intinya, jangan kurangi jumlah porsi makanan, tetapi makanlah makanan rendah kalori sesuai kebutuhan tubuh Anda.

Tidak seorang pun yang tahu bagaimana kondisi kesehatan ketika usia mulai di atas 70 tahun. Banyak kisah orang pensiun yang harus berhadapan dengan penyakit alzheimer dan demensia. Ketika menjadi lansia, penyakit pikun berpotensi membuat kehilangan memori, sehingga untuk melakukan tugas-tugas sederhana pun menjadi tidak tahu. Oleh karena itu, setelah memasuki pensiun di usia 58 tahun, mulailah lebih memperhatikan diri sendiri dan lebih mendengarkan diri sendiri. Aktifkan pikiran dengan kreativitas yang terus menerus. Latih semua fungsi tubuh agar selamanya bisa difungsikan untuk menjalani kehidupan. Lebih dekatkan diri dengan kekuatan Tuhan dan memahami kekuasaannya yang maha besar. Kurangi ego dan tingkatkan kualitas cinta kepada kehidupan. Masalah mengurangi ego mungkin tidak mudah, sebab ego terkait dengan harga diri, tetapi setelah usia semakin lansia, maka sangatlah bijaksana untuk tidak memikirkan harga diri, tetapi lebih melayani cinta dan kepedulian agar jiwa bisa terhindar dari berbagai macam penyakit yang merusak kehidupan diri sendiri.

Memelihara hubungan baik dengan sikap rendah hati sangatlah penting. Semakin lansia, semakin kita membutuhkan bantuan orang lain. Bila diri kita memancarkan energi positif, maka energi positif kita akan menarik energi positif dari kehidupan di sekitar kita. Mulailah melatih diri sendiri untuk berpikir positif, tidak menilai dan menghakimi orang lain, mulai menerima orang-orang di sekitar apa adanya mereka, serta tidak menciptakan harapan terhadap sikap dan perilaku orang lain. Jadilah diri sendiri yang tidak terganggu dengan sikap dan perilaku orang lain. Jadilah diri sendiri yang bahagia dan antusias dengan apa-apa yang ada di sekitar diri sendiri.

Memasuki usia pensiun membutuhkan keberanian untuk perubahan menuju kualitas hidup yang lebih baik. Tidak sekedar terjebak dalam kebutuhan dan keinginan hidup, tetapi mampu membangun kesadaran untuk menyiapkan kehidupan yang lebih bijaksana dalam menyikapi kenyataan yang harus dihadapi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 05102018

Misteri kehidupan bukanlah masalah yang harus dipecahkan tetapi kenyataan yang harus dialami.~Aart Van Der Leeuw

Bukan seberapa banyak yang kita berikan tetapi seberapa banyak cinta yang kita berikan.~Mother Teresa

Bila diri kita memancarkan energi positif, maka energi positif kita akan menarik energi positif dari kehidupan di sekitar kita.~Djajendra

Jika kita tidak memaafkan diri kita sendiri atas kesalahan kita, dan yang lain untuk luka-luka yang telah mereka lukai kepada kita, kita akhirnya dilumpuhkan dengan rasa bersalah. Dan jiwa tidak dapat tumbuh di bawah selimut rasa bersalah, karena rasa bersalah mengisolasi, sementara pertumbuhan adalah proses rekoneksi bertahap untuk diri kita sendiri, kepada orang lain, dan ke keseluruhan yang lebih besar.~Joan Borysenko

Kita menghormati hidup ketika kita bekerja. Jenis pekerjaan tidak penting: fakta pekerjaan. Semua pekerjaan memberi makan jiwa jika itu jujur ??dan dilakukan dengan kemampuan terbaik kita dan jika itu membawa sukacita bagi orang lain.~Matthew Fox

Prestasi dicapai melalui disiplin di sepanjang waktu yang dilakukan dengan sabar, tenang, lembut, perlahan, dan tanpa banyak bicara.~Djajendra

Telinga yang terbuka adalah satu-satunya tanda yang dapat dipercaya dari hati yang terbuka.~David Augsburger

Setelah Anda jelas tentang apa yang Anda lakukan dan mengapa, pendapat orang lain tidak akan menjadi masalah.~ Sadhguru

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 03102018

Selama seseorang terus mencari, jawabannya datang.~Joan Baez

Menangis berarti mengurangi kesedihan.~William Shakespeare

Ketika hati berduka atas apa yang telah hilang, roh bersukacita atas apa yang tersisa.~Epigram Sufi

Kehidupan kita akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan.~Djajendra

Bagi kebanyakan orang, cinta berarti, ‘Anda harus melakukan apa yang saya inginkan.’ Tidak, cinta berarti, mereka dapat melakukan apa yang mereka inginkan, dan kami tetap mencintai mereka.~ Sadhguru

Semua kebohongan yang Anda ciptakan akan merugikan diri Anda sendiri.~Djajendra

Kejahatan terbesar yang bisa menimpa manusia adalah dia harus datang untuk memikirkan dirinya sendiri.~Johann Wolfgang Von Goethe

Orang tolol melakukan hal-hal yang tidak mereka sukai. Orang yang cerdas melakukan apa yang mereka sukai. Orang jenius belajar melakukan apa yang dibutuhkan dengan penuh sukacita.~Sadhguru

Kehidupan spiritual adalah panggilan untuk bertindak. Tapi itu adalah panggilan untuk … tindakan tanpa keterikatan yang egois dengan hasilnya.~Eknath Easwaran

Kami tahu terlalu banyak dan merasa terlalu sedikit. Setidaknya, kami merasa terlalu sedikit dari emosi-emosi kreatif dari mana kehidupan yang baik muncul.~Bertrand Russell

Dengan hanya sedikit pendidikan dan latihan tentang bagaimana mengelola emosi Anda, Anda dapat pindah ke pengalaman hidup baru sehingga memberi imbalan bahwa Anda akan termotivasi untuk terus mengelola sifat emosional Anda untuk mempertahankannya. Imbalannya lezat dalam hal peningkatan kualitas hidup.~Doc Childre

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

BEKERJA DALAM TIM

“Membangun dan membentuk tim kerja yang kuat bukanlah pekerjaan satu kali, tetapi merupakan pekerjaan setiap hari yang harus dikoordinasikan oleh kepemimpinan yang kuat.”~Djajendra

Tidak mungkin kita bisa menyelesaikan sendiri sebuah pekerjaan. Kita membutuhkan orang lain untuk melengkapi apa yang kita kerjakan. Sudah menjadi takdir manusia untuk saling membutuhkan dalam pekerjaan yang dilakukan. Pekerjaan terbaik dihasilkan ketika kita mampu saling mempercayai satu sama lain dalam setiap proses kerja. Kehebatan individu membutuhkan kehebatan tim agar individu tersebut dapat menghasilkan prestasi terbaik.

Apa pun pekerjaan yang kita lakukan, kita harus memiliki kemampuan untuk bekerja bersama siapa pun dan dimanapun. Kita harus bisa mengatasi semua hambatan yang menghalangi kita untuk bekerja bersama banyak orang. Kita harus bisa beradaptasi untuk mendengarkan pengertian yang berbeda, persepsi yang tidak sama, kepentingan, dan dinamika tertentu saat kita bekerja bersama orang lain. Ketika kita mampu mendengarkan dan memahami orang lain, maka kita bisa selalu akur satu sama lain dan tidak akan pernah terjebak dalam konflik perbedaan.

Kekompakkan bersama dalam setiap proses kerja menciptakan iklim kerja yang menyenangkan. Iklim kerja yang menyenangkan berdampak positif pada peningkatan kualitas budaya organisasi dan produktivitas kerja setiap orang, sehingga semua target dan tujuan dapat dicapai dengan kinerja terbaik. Hal ini juga berdampak positif pada kebahagiaan kerja dan pencapaian kinerja terbaik.

Setiap individu di dalam tim harus memiliki keterampilan dan cara melakukan yang terbaik. Sebab, dalam sebuah tim yang unggul dibutuhkan keterampilan, pengetahuan, kemampuan, dan keunikan untuk saling melengkapi satu sama lain. Intinya, setiap anggota tim haruslah terdiri dari orang-orang cerdas dengan kualitas kerja yang tinggi, sehingga mereka bisa menjadi individu-individu yang hebat di dalam kerja bersama, untuk menyelesaikan tugas dengan cara yang kohesif.

Membangun dan pembentukan tim yang produktif haruslah dilakukan dengan sepenuh hati. Semua perbedaan dilebur ke dalam satu visi dan satu budaya kerja bersama. Ketika semua orang sudah dilebur ke dalam satu visi dan satu budaya kerja bersama, maka upaya untuk meningkatkan hubungan kerja yang saling pengertian antara anggota tim dapat dilakukan dengan mudah. Jelas, semua ini menjadi tanggung jawab dari kepemimpinan di perusahaan. Kepemimpinan secara kolektif harus sadar dan mau melakukan kegiatan pembentukan tim secara terus-menerus. Membangun dan membentuk tim kerja yang kuat bukanlah pekerjaan satu kali, tetapi merupakan pekerjaan setiap hari yang harus dikoordinasikan oleh kepemimpinan yang kuat.

Setiap anggota dalam tim kerja harus diberikan pemahaman yang jelas tentang peran mereka di dalam tim. Ketika setiap individu mengerti pekerjaannya dengan baik, maka mereka mampu memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan tim. Jadi, apa pun proyek atau tugas yang diberikan kepada sebuah tim, jika setiap anggotanya berkualitas hebat dan mengerti peran mereka masing-masing, maka tim tersebut akan menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik.

Kekompakkan tim haruslah didasarkan pada kualitas individu yang cerdas, kreatif, disiplin, bertanggung jawab, mampu melakukan perannya dengan baik, dan selalu menjadi satu kesatuan yang solid di dalam kerja tim. Setiap anggota wajib memiliki antusiasme yang tinggi untuk bekerja fokus pada tujuan dan kesepakatan bersama. Setiap anggota tim harus menjadi spesialis terhadap apa yang mereka kerjakan, dan merasa memiliki tanggung jawab penuh terhadap tujuan dari pekerjaan yang dilakukan. Setiap anggota tim harus sadar bahwa dirinya masing-masing merupakan bagian penting dari sebuah tim, sehingga mampu mengendalikan ego untuk bisa melebur dalam jiwa tim yang kuat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

 

MENERIMA KESALAHAN DAN MENGAKUINYA DENGAN RENDAH HATI

“Kehidupan kita akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan.”~Djajendra

Tidak ada seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari perjalanan hidup setiap orang. Kesalahan menunjukkan bahwa manusia memiliki sifat tidak sempurna, sehingga setiap saat harus sadar diri untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat. Kemampuan untuk mengakui kesalahan akan membuka ruang kreatifitas di dalam diri, sehingga dengan energi kreatif kita bisa menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki kesalahan. Menyembunyikan kesalahan hanya menjadikan diri sendiri tidak jujur kepada dirinya, sehingga hidupnya penuh prasangka di dalam ketidakdamaian jiwa.

Kesempurnaan hanya milik Tuhan, bukan milik manusia. Jadi, sangatlah merugikan diri sendiri bila terlalu ngotot dengan kebenaran diri sendiri. Kemampuan dan kesadaran untuk melihat kesalahan yang kita buat dengan jujur akan membuat hidup kita lebih baik. Kecerdasan dan integritas untuk memperbaiki kesalahan akan membuat kita semakin kuat dan tangguh dalam menghadapi proses hidup. Jangan takut mengakui kesalahan. Jangan putusasa dan sedih dengan kesalahan yang sudah dibuat. Terimalah kesalahan itu dan perbaiki agar kegembiraan tetap ada di dalam kehidupan. Jangan membiarkan pikiran negatif dan ego menjadi sangat kuat untuk tidak mengakui kesalahan.

Kehidupan akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan. Mungkin saja kesalahan yang kita buat luput dari hukuman negara, luput dari hukuman Tuhan, tetapi tidak akan pernah luput dari hukuman diri kita sendiri. Jadi, ketika semua hal tidak memberikan hukuman atas ketidakjujuran kita atas kesalahan yang kita buat, maka diri kita sendirilah yang akan memberikan hukuman terhadap ketidakjujuran kita tersebut. Pada akhirnya, semua kesalahan yang tidak kita akui dan tidak kita perbaiki akan menjadi sumber penderitaan bagi hidup kita. Sumber penderitaan itu akan muncul dari dalam diri sendiri untuk mengganggu keseimbangan pikiran, emosi, fisik, mental, dan jiwa. Jadi, daripada setiap saat mengalami depresi atau stres, lebih baik hidup dengan mengakui kesalahan dan menerima kesalahan untuk kebahagiaan hidup diri sendiri.

Mengakui kesalahan seperti membersihkan diri sendiri dari berbagai kotoran. Niat baik dan sikap yang penuh integritas akan menyelamatkan reputasi diri sendiri. Kepribadian dengan sikap yang selalu fokus untuk memperbaiki kesalahan akan bergerak menuju transformasi kehidupan terbaik. Perilaku yang mengakui kesalahan menjadikan proses hidup tanpa penyesalan dan tidak akan mencoba untuk menutupi kesalahan. Sebab, semua perilaku menutupi kesalahan hanya seperti menyimpan sakit di dalam diri sendiri.

Kita harus menjadi diri sendiri yang jujur terhadap semua niat dan tindakan. Bila sudah ada niat untuk tidak jujur, maka kesalahan pasti dibuat. Hal ini berakibat pada hidup kita yang selalu mengulangi kembali kesalahan demi kesalahan. Jelas, saat kita terus-menerus mengulangi kesalahan melalui niat dan perbuatan, maka kita tidak akan membuat perubahan apa pun untuk meningkatkan kebahagiaan dan kedamaian hidup kita. Dan, bila niat untuk melakukan hal-hal curang sudah menjadi bagian dari karakter diri, maka sampai tua pun kita akan menjadi pelaku curang yang tidak pernah bertransformasi untuk menikmati kedamaian jiwa. Intinya, bila kita selalu memiliki niat untuk berbuat curang, maka hal ini sama saja seperti kita sedang menjalani hidup membohongi diri sendiri dengan membenarkan perbuatan salah kita.

Pada dasarnya, setiap orang adalah orang baik. Namun, niat tidak baik menjadikan diri kita sering berbuat kesalahan, sehingga kita menjadi orang yang tidak baik. Kesalahan adalah jalan hidup yang tidak tepat. Jika kita tetap ngotot berjalan di jalan yang tidak tepat, maka kita akan menjalani hidup yang tidak kita ketahui, sehingga mudah jatuh ke lubang penderitaan. Stres dan berbagai persoalan hidup akan muncul saat kita tetap terbiasa di jalan hidup yang tidak tepat.

Menerima kesalahan dan mengakuinya dengan rendah hati adalah jalan untuk menikmati kehidupan yang damai dan bahagia. Semua kesalahan adalah milik kita sendiri, tidak perlu kita memaksa diri untuk berbagi kesalahan. Sikap kita yang masih menyalahkan orang lain atau mencoba berbagi kesalahan dengan orang lain, hanya akan membuat diri kita selalu mengulangi kesalahan yang sama. Memaafkan dan menerima kesalahan menjadikan kita lebih cerdas, sehingga tidak akan jatuh lagi ke dalam lubang kesalahan yang sama.

Hidup ini indah dan sangat berharga. Jangan disia-siakan di dalam kesalahan dan kecurangan. Niat yang baik dengan sikap rendah hati untuk selalu belajar dari kesalahan dan kekurangan menjadikan kita berguna bagi hidup yang indah ini. Sifat dan perilaku kita yang selalu belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan menjadikan kita tumbuh dan berkembang. Kesalahan yang dilakukan dengan ketidaktahuan adalah pelajaran yang harus segera diperbaiki untuk kebaikan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

Older posts