“Kebahagiaan kita itu pilihan dari kesadaran hidup kita.”~Djajendra

Kebahagiaan bukanlah tujuan hidup atau pencapaian. Kebahagiaan adalah gaya hidup yang menciptakan kenyamanan emosional dan keadaan pikiran, yang selalu merasa nyaman dengan segala keadaan dan situasi hidup. Intinya, kalau ingin bahagia tidak menunggu sesuatu atau tergantung kepada sesuatu. Kebahagiaan adalah gaya hidup yang mengalir dari dalam diri melalui pikiran dan emosional yang merasa nyaman di sepanjang proses hidup. Pikiran dan emosi tidak akan menanggapi tantangan hidup secara serius, tetapi kesadaran dimunculkan untuk menjaga diri agar selalu bahagia dan damai hidupnya. Untuk bisa membangun kesadaran, kita harus terbiasa berdialog dengan diri sendiri, memiliki waktu satu atau dua jam sehari untuk mengenal diri sendiri secara mendalam. Mengenal diri sendiri dan memelihara kesadaran murni diri adalah realitas yang diperlukan untuk memiliki kebahagiaan sebagai gaya hidup.

Ketika pikiran kita terjebak dalam stres, ketakutan, marah, kesal, atau khawatir; maka kita merasa tidak nyaman. Keadaan emosional yang tidak nyaman ini akan mengambil kebahagiaan kita dan menciptakan penderitaan bagi hidup kita. Kita ketahui bahwa dalam hidup ini kita sebagai manusia tidak mungkin menjalani hidup yang mulus-mulus saja. Kadang situasi sulit harus kita hadapi dan sering sekali kita merasa tidak berdaya. Perasaan tidak berdaya dalam situasi sulit pasti membuat pikiran dan emosional tidak nyaman dan tidak aman. Persoalan-persoalan seperti: krisis keuangan, penghinaan, pengkhianatan, cemburu, penyakit, kemarahan, hubungan yang saling bertentangan, ketidakmampuan, tidak ada pengertian, ancaman, dan berbagai situasi yang membawa energi negatif ke dalam hidup kita pasti akan membuat pikiran dan emosional menjadi tidak nyaman. Jelas, semua situasi negatif ini akan membuat hidup kita tidak bahagia dan penuh penderitaan.

Ketika kita memutuskan bahagia sebagai gaya hidup kita, maka kita harus menjaga diri kita agar tidak dimasuki oleh kekuatan negatif dari sumber mana pun. Kesadaran dan mental yang terlatih untuk menerima berbagai situasi dan persoalan hidup, serta tidak membiarkannya masuk ke dalam pikiran dan emosional menjadi kunci kebahagiaan hidup. Tugas kesadaran kita adalah menjaga kebahagiaan hidup kita, sehingga situasi yang tidak baik dan orang-orang yang membawa energi negatif ke dalam hidup kita harus diblokir. Semua berita, persoalan, tekanan, masalah, dan kemarahan yang bersumber dari luar diri; tidak boleh memasuki pikiran dan emosional kita. Karena kita sudah memilih kebahagiaan sebagai gaya hidup; maka, kita tidak boleh membiarkan emosi kita khawatir, terluka, takut, marah, gelisah, atau stres. Semua perasaan dan realitas di dalam diri kita adalah ciptaan kita, pilihan kita. Jadi, kebahagiaan hidup itu adalah pilihan kita sendiri, bukan bersumber dari luar diri kita.

Dalam keadaan yang paling menantang, dalam situasi yang paling sulit, jangan membiarkan rasa takut menguasai diri. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa kita sebagai manusia sesungguhnya tidak memiliki kemampuan apa-apa tanpa bantuan dari Tuhan. Jadi, minta tolonglah sama Tuhan, tidak perlu berharap pertolongan dari siapa pun. Hanya Tuhan yang bisa menolong kita saat kita berada dalam situasi yang sangat sulit. Ketika kita sudah menyerah pada kehendak Tuhan dan menerima apa pun keputusannya, maka pikiran dan emosional kita bisa berdamai dengan realitas hidup. Kebahagiaan tidak bersumber dari harta, uang, hubungan, jabatan, kekuasaan, kesenangan; tetapi, bersumber dari keyakinan kita yang mendalam bahwa Tuhan selalu membantu hidup kita, sehingga kita tidak perlu khawatir atau takut dengan keadaan hidup yang sulit.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com