“Ketika kita ikhlas dengan kegagalan, maka kegagalan tidak akan menyakiti kita. Ketika kita rendah hati dengan kesuksesan, maka kesuksesan tidak akan membuat kita lupa diri.”~Djajendra

Perjuangan dan kerja keras menghasilkan realitas yang harus kita terima dengan rendah hati. Tugas kita adalah berjuang sampai titik energi terakhir, tetapi kesadaran kita harus mau menerima takdir atau keputusan akhir dari perjuangan tersebut. Jika kita sudah berupaya dengan sangat fokus untuk menuju hasil terbaik, tetapi hasil terbaik itu belum kita dapatkan, maka kita harus menerimanya sebagaimana adanya. Kita tidak bisa melakukan apa-apa terhadap realitas yang hadir. Sikap kita yang tenang, percaya diri, dan mau menerima apa pun realitas yang hadir akan menguatkan perjuangan kita.

Ketika semua hal-hal baik hadir di sepanjang perjuangan dan kerja keras kita, jangan tinggi hati, perlihatkan kerendahan hati dan semakin sadar untuk membangun pondasi bagi masa depan. Kesuksesan dan kegagalan efeknya hanya sementara. Tidak perlu bersikap berlebihan terhadap hal-hal yang bersifat sementara. Intinya, ketika mengalami kegagalan dan kesulitan tidak perlu mengeluh atau merasa kesakitan. Sebaliknya, ketika sedang mengalami kesenangan atau keberuntungan tidak perlu merasa hebat. Sebab, keberuntungan dan kegagalan tersebut bersifat sementara. Kehidupan akan terus berputar dan kita pun harus mengalami hal-hal baru, yang mungkin menyenangkan dan juga mungkin tidak menyenangkan. Begitulah cerita hidup semua orang, setiap saat harus bersedia mengalami senang dan sulit, setiap saat harus bersedia mengalami keberuntungan dan kerugian. Dan, semua itu hanya bersifat sementara.

Jika kita sudah menemukan kesadaran tertinggi, maka kita akan mendapatkan pengetahuan bahwa semua hal yang terjadi dalam hidup kita merupakan kehendak Tuhan. Menggantungkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan adalah kebijaksanaan tertinggi. Hal ini bukan berarti kita duduk dan menunggu kehendak Tuhan itu datang untuk kita. Kita tetap harus bekerja keras dan berjuang dengan totalitas, melalui etos terbaik kita dalam segala sesuatu yang kita lakukan. Kita harus aktif dan energik untuk mencapai tujuan dan hasil terbaik dalam hal apa pun yang kita lakukan. Mungkin kita harus mencapai kesuksesan setelah menghadapi kesulitan besar. Mungkin juga kita harus melalui proses yang tidak pasti, menghadapi kesulitan yang tidak kita pahami, dan kemudian baru menemukan jalan menuju pencapaian.  

Ketika kita mampu menerima kegagalan dan kesuksesan sebagai pengalaman yang indah, maka ikatan duniawi kita akan berkurang, sehingga dalam situasi gagal dan sukses, kita mampu merasakan kebahagiaan sejati. Kesadaran kita bahwa tidak ada yang permanen, dan tidak ada hal yang tidak dapat diubah, menjadikan kita selalu termotivasi untuk bangkit kembali dengan lebih kuat.

Tidak ada faktor dari luar diri kita yang menentukan hidup kita. Kita hanya mampu tumbuh dari dalam dan memancarkan kebaikan ke luar diri kita. Kesuksesan dan kegagalan kita disebabkan dari dalam diri kita, bukan dari luar diri kita. Ketika kita tampil kuat dari dalam diri, segala pertolongan dan bantuan akan hadir untuk membimbing jalan hidup kita. Diri kita adalah penguasa jalan hidup kita. Diri kita adalah penguasa nasib kita sendiri, sehingga kita harus berkonsentrasi penuh untuk membangun semua kebutuhan dan keinginan dari dalam diri kita sendiri.

Semua persoalan dalam hidup dapat dibebaskan melalui pengetahuan dan kebijaksanaan. Pengetahuan yang benar akan memberikan sikap dan perilaku yang benar untuk bertindak. Setiap orang adalah jiwa yang unik, berbeda, dan memiliki kemampuan untuk bertindak dengan kreatif. Jika kita tetap di dalam diri kita, berpikir untuk meningkatkan kualitas diri kita sendiri, serta tidak mengurusi diri orang lain; maka, kita mampu menemukan bakat dan potensi terbaik kita untuk dipersembahkan bagi kehidupan. Hidup kita adalah ilmu pengetahuan dalam ketenangan dan kedamaian yang mengalir menciptakan realitas. Semua keputusan haruslah dipikirkan dengan baik, semua komunikasi haruslah jelas dan tepat, semua sikap dan perilaku haruslah etis dalam aliran tanggung jawab.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com