MENGENDALIKAN EMOSI-EMOSI YANG MERUSAK KEHIDUPAN

“Jalani hidup Anda dengan rasa syukur dan kerja keras sepenuh hati. Cintai diri Anda sendiri dan jangan melukai diri sendiri dengan emosi iri hati.”~Djajendra

Sifat manusia digerakan oleh emosi. Emosi baik menggerakan sifat baik, sedangkan emosi negatif menggerakan sifat buruk. Semua sifat buruk merusak hidup, hanya sifat baik yang menuju perbaikan hidup. Emosi positif memfasilitasi diri untuk menuju kehidupan yang sehat dan bahagia. Emosi positif menggunakan segala sesuatu dari dalam diri sebagai alat untuk kesejahteraan diri.

Pikiran positif menciptakan jalan untuk emosi baik, pikiran negatif menciptakan jalan untuk emosi buruk. Untuk hidup dalam emosi baik, Anda harus membuang semua beban kehidupan, meringankan jalan hidup dan merasakan ketertarikan kepada emosi baik. Anda harus bersikap praktis dengan emosi baik, tidak sekedar menginginkannya saja, tetapi mau melakukan sesuatu yang praktis dalam hidup Anda bersama emosi-emosi baik. Dalam hal ini, Anda perlu bergerak terus-menerus menuju nilai-nilai positif yang membangun fondasi kehidupan Anda.

Tinggalkan semua emosi yang merusak hidup Anda. Tinggalkan semua emosi negatif yang menghilangkan kedamaian hati Anda. Anda berhak untuk hidup bahagia, damai, sehat, sejahtera, dan penuh sukacita setiap hari. Agar Anda bisa memiliki kehidupan yang indah dan lebih bahagia, Anda harus mengetahui dan memahami emosi mana saja yang membuat Anda kehilangan rasa damai dalam hidup.

Ketika hati dan pikiran Anda cemas, itu artinya Anda dikuasai emosi negatif. Jangan membiarkan perasaan tidak aman dan terancam tumbuh dan berkembang di dalam diri Anda. Kecemasan adalah hasil dari diri yang merasa tertekan, tak berdaya, ketakutan, khawatir, kurang percaya diri, dan kehilangan kesabaran untuk menemukan cara terbaik sebagai solusi. Jadi, saat emosi kecemasan merusak kedamaian hidup Anda, segeralah hentikan dan cari sumber penyebabnya, lalu dengan sabar dan tenang menemukan solusi terbaik.

Ketika sifat Anda menjadi sangat pencemburu, maka itu artinya emosi negatif sudah menguasai Anda. Berhati-hatilah dengan sifat pencemburu yang bila tidak dikendalikan dapat merugikan hidup Anda sendiri. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa perasaan cemburu harus dikendalikan dan dikontrol agar tidak melukai orang lain dan merugikan masa depan Anda.

Ketika perasaan Anda tidak mau menerima realitas hidup, maka emosi negatif akan tumbuh dan berkembang untuk merusak kedamaian hidup Anda. Terimalah tantangan hidup dengan rasa percaya diri, jangan menolak rintangan dan tantangan. Bila Anda ngotot dan keras hati menolak kenyataan hidup, maka itu menyebabkan kesulitan dan menghasilkan rasa sakit hati yang mendalam.

Ketika Anda merasa kecanduan atau bergantung kepada sesuatu di luar diri Anda, maka ini artinya emosi negatif sudah menguasai hidup Anda. Kecanduan dan ketergantungan adalah sinyal bahwa Anda belum menjadi diri sendiri yang asli. Kondisi ini akan membawa Anda ke dalam penderitaan hidup yang panjang. Oleh karena itu, Anda harus menjadi diri sendiri yang asli, yang tumbuh dan berkembang dari kekuatan dalam diri Anda sendiri. Intinya, jangan meragukan kemampuan Anda sendiri. Jangan merasa tidak aman dengan kualitas diri sendiri. Yakinkan kepada diri Anda bahwa semua kekuatan terbaik yang Anda perlukan sudah ada di dalam diri Anda, sehingga Anda tidak perlu bergantung kepada hal-hal di luar diri Anda, karena di dalam diri Anda sudah ada semua yang Anda butuhkan untuk menjalani kehidupan yang hebat.

Marah adalah salah satu perasaan yang mudah meledak ketika Anda tersinggung. Marah bersumber dari jiwa yang tidak percaya diri. Marah haruslah dikelola dengan baik agar bisa disalurkan ke jalan emosi baik. Ketika kemarahan Anda muncul, itu artinya emosi buruk sudah menguasai Anda. Jadi, Anda harus waspada dan segera tenangkan diri. Sabarkan diri Anda. Fokuskan emosi Anda untuk melihat hal-hal baik dari penyebab kemarahan itu. Jangan biarkan kemarahan Anda menjadi kekerasan. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda adalah energi cinta. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda adalah orang yang baik hati. Maafkan dan temukan solusi di jalan yang penuh integritas dan tanggung jawab.

Perasaan iri hati adalah emosi buruk yang menjauhkan Anda dari kesejahteraan hidup. Kalau Anda ingin hidup sejahtera, maka jangan pernah membiarkan perasaan iri tumbuh dan berkembang di dalam batin Anda. Miliki perasaan senang dan bahagia saat melihat orang lain menjadi hebat dengan prestasinya. Miliki perasaan damai dan kagum ketika orang lain merayakan kesuksesan mereka. Jalani hidup Anda dengan rasa syukur dan kerja keras sepenuh hati. Cintai diri Anda sendiri dan jangan melukai diri sendiri dengan emosi iri hati.

Etika bertujuan agar Anda menjalani hidup tanpa berbuat kesalahan. Ketika Anda taat dan patuh dengan perilaku etis, serta menjalani kehidupan dengan sifat baik yang penuh kasih sayang, maka Anda bisa menghindari kesalahan. Perasaan bersalah adalah emosi negatif yang membuat hidup Anda tidak damai. Rasa bersalah yang muncul dari sebab-akibat emosional haruslah dikendalikan. Hiduplah dengan empati, toleransi, cinta, peduli, kasih sayang, perhatian, tidak menghakimi, tidak menilai, agar Anda terhindar dari rasa bersalah.

Bersyukur dan berterimakasih dengan hidup yang Anda miliki. Bila Anda tidak bersyukur, maka kesusahan hidup akan terus-menerus mengganggu Anda. Perasaan susah adalah emosi negatif yang membuat hidup Anda tidak sejahtera dan tidak bahagia. Perasaan susah adalah emosi negatif yang bisa melumpuhkan kekuatan Anda untuk meraih sukses. Jadi, kalau Anda merasakan susah dengan hidup yang Anda jalani, maka sadarlah segera bahwa itu emosi negatif yang sangat berbahaya bagi masa depan Anda. Dan juga, sangat berbahaya bagi kekuatan Anda saat ini untuk melakukan langkah-langkah hebat menuju sukses.

Semua peristiwa yang Anda alami dalam hidup adalah pelajaran. Berdoalah kepada Tuhan untuk meminta hikmah, hikmat, dan nikmat dari semua peristiwa hidup Anda. Jangan pernah menghadapi peristiwa apapun dengan rasa takut. Rasa takut adalah emosi negatif yang membuat Anda kehilangan keberanian dan kepercayaan diri. Jadi, seberat apapun peristiwa yang harus Anda hadapi, tetaplah tenang dan mintalah kepada Tuhan manfaat baik dari peristiwa itu. Hadapi rasa takut dengan ketenangan dan kepercayaan diri, lalu temukan solusi terbaik. Jangan panik oleh rasa takut. Selalu tenang dan sabar. Selalu yakin dan percaya diri bahwa Anda mampu menemukan solusi terbaik.  

Rasa malu dan gengsi tinggi adalah emosi negatif yang bisa menghambat Anda menuju sukses. Bila ada orang yang mempermalukan Anda, maka tetaplah tenang dan penuh percaya diri. Jangan marah. Jangan tersinggung. Bila Anda marah dan merasa malu dengan perbuatan mereka, maka Anda yang rugi. Jadi, jangan takut dan tenang saja saat ada yang mempermalukan Anda. Benar dan salah sudah ada ukurannya dalam etika dan hukum. Anda tidak perlu panik dan marah saat dipermalukan. Perlu Anda pahami bahwa orang yang mencoba mempermalukan Anda adalah karena mereka salah dan merasa tidak aman, lalu mencoba memprovokasi Anda dengan cara tidak terpuji.

Stres dan depresi adalah emosi negatif yang sangat tidak baik untuk kesehatan dan kebahagiaan hidup Anda. Hidup ini tidak pasti dan sangat dinamis. Hidup ini bukan rencana kita, tetapi rencana Tuhan. Hidup ini bukan milik kita, tetapi milik Tuhan. Hidup ini bukan kehendak kita, tetapi kehendak Tuhan. Jadi, mengapa Anda harus stres dan merasakan depresi yang merugikan hidup Anda. Bersyukurlah dengan apapun yang ada untuk Anda. Terimalah semuanya dengan rendah hati dan teruslah melangkah dengan sabar untuk tujuan yang Anda inginkan.

Lelah, frustasi, dan merasa tidak kuat lagi, adalah emosi-emosi negatif yang sangat merusak hidup Anda. Frustasi dan kelelahan yang berlebihan akan membuat Anda selalu kesal, marah, dendam, dan tidak mampu mengendalikan hidup Anda. Jadi, sadarilah bahwa Anda tidak bisa mengharapkan semua orang sesuai keinginan Anda. Anda harus jaga diri Anda tetap tenang dan percaya diri di semua situasi. Santai saja, semuanya pasti jalan sesuai dijalannya.

Hidup ini tidak selalu seperti yang kita pikirkan. Kadang, kita berharap untung besar, tetapi kita harus menghadapi kerugian yang tidak kita perkirakan. Kadang, kita berpikir semuanya pasti lancar, tetapi ternyata ada tragedi besar yang harus kita hadapi. Hidup ini tidak selalu yang diharapkan datang, kadang yang tidak diharapkan pun mampu mengguncang batin kita. Oleh karena itu, apapun kejadiannya, tetaplah tenang dan tidak perlu sedih. Kesedihan yang berlebihan adalah tanda bahwa emosi negatif sudah menguasai diri Anda. Jadi, jangan bersedih atau pun merasa sakit hati atas peristiwa yang tidak diinginkan tersebut. Tetaplah tenang dan percaya diri agar Anda mendapatkan kendali atas hidup Anda. Fokuskan kepercayaan diri dan ikhlaskan peristiwa yang tidak menyenangkan itu.

Anda harus bisa mengendalikan emosi-emosi yang merusak kehidupan Anda. Anda tidak boleh membiarkan kecemasan dan ketakutan melampaui kekuatan diri sejati Anda. Ketahuilah bahwa Anda berada dalam bantuan tangan Ilahi. Tuhan tidak pernah lelah mengurus semua makhluk-makhluknya dengan penuh cinta. Tuhan selalu ada untuk semua orang dengan cinta dan kasih sayangnya. Tugas kita hanyalah memiliki niat baik, pikiran positif, emosi positif, perilaku baik, sikap baik, sifat baik, dan terus-menerus berdoa untuk mendapatkan pertolongan dari Tuhan.  

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Author: DJAJENDRA

Djajendra adalah praktisi, penulis, dan pembicara di bidang Manajemen Korporasi. Djajendra menulis dan berbicara untuk kehidupan kerja yang produktif, bahagia, kreatif, damai, tenang, berintegritas, melayani, bertanggung jawab, dan bersatu untuk mencapai kinerja terbaik.

Ingin Mengundang Djajendra?

Apabila perusahaan Anda ingin mengundang Djajendra untuk memotivasi dan menginspirasi karyawan dan pimpinan buat kesuksesan karier pribadi, bisnis dan organisasi.
Hubungi: PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
http://djajendra-motivator.com
Email: training@djajendra-motivator.com
Phone: 021 5701505
Mobile phone : 0812 131 888 99
Fax : 021- 5738105

Leave a Reply