“Komunikasi negatif menguras energi, komunikasi positif menghemat energi. Komunikasi positif membuat Anda selalu tenang ketika berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai karakter atau jenis orang.”~Djajendra

Komunikasi yang profesional dengan pemikiran positif menghasilkan kekuatan bagi diri sendiri. Semakin disiplin dan tekun Anda mempersiapkan diri untuk berkomunikasi secara positif dengan siapa pun, semakin Anda menjadi pribadi berkarakter yang kuat dan unggul di persepsi orang lain. Semua ini dapat dimulai dari sebuah prinsip yang tidak mengganggu orang lain dengan pemikiran negatif dan kata-kata buruk, dan tidak membiarkan siapa pun mengganggu Anda dengan pemikiran negatif dan kata-kata buruk. Perlu Anda pahami bahwa ketika Anda menciptakan pemikiran negatif dan kata-kata buruk, maka hidup Anda akan dihabiskan dalam interaksi dan komunikasi yang menghilangkan kebahagiaan dan kedamaian hidup Anda. Pemikiran negatif dengan kata-kata buruk ditambah niat tidak baik dari dalam diri Anda akan menjadi racun kehidupan yang mengganggu ketenangan hidup Anda dan orang lain. Realitas ini akan membuat Anda gagal dalam komunikasi dan interaksi dengan orang lain.

Komunikasi menghasilkan energi baik dan energi buruk. Komunikasi dengan energi negatif akan membuat Anda merasa terkuras, lelah, sulit tidur, marah, kesal, muak, bosan, tidak bahagia, cemas, tidak tenang, gelisah, serta bermacam-macam dampak buruk yang akan Anda rasakan. Intinya, komunikasi dengan energi negatif sama sekali tidak menguntungkan hidup Anda. Jadi, Anda harus memiliki kesadaran untuk setiap hari meningkatkan kualitas komunikasi positif. Caranya melalui pemikiran positif terhadap segala sesuatu yang Anda hadapi. Anda juga harus melatih diri sendiri agar ucapan, kata-kata, bahasa, dan nada komunikasi Anda selalu menghasilkan kesejukan dan ketenangan bagi siapa pun. Semakin Anda terlatih untuk menghemat energi dalam setiap interaksi dan tetap positif dalam menyikapi berbagai perbedaan yang Anda hadapi, maka Anda pun akan tumbuh semakin kuat dan tenang dalam segala situasi.

Perubahan untuk berkomunikasi dengan pemikiran positif dan kata-kata positif dimulai dari dalam diri sendiri. Jangan pernah membiarkan energi negatif atau pengaruh komunikasi buruk orang lain membuat Anda berkomunikasi buruk. Kendalikan diri sendiri, kendalikan pemikiran Anda, kendalikan sikap Anda, dan kendalikan perasaan Anda. Ingat, satu-satunya orang yang dapat mengubah cara Anda berkomunikasi adalah diri Anda sendiri. Oleh karena itu, Anda harus berani dan percaya diri, serta mulai melatih dan menyiapkan diri Anda untuk dapat berkomunikasi dengan sejuk dan tenang. Jadilah sumber energi positif yang memberikan ketenangan dan kedamaian kepada siapa pun saat berkomunikasi.

Komunikasi yang baik dimulai dari ketulusan hati untuk menerima perbedaan orang lain. Bila Anda sudah mampu menerima orang lain apa adanya mereka, bukan sesuai kemauan atau kepentingan Anda, maka Anda sudah memiliki benih yang hebat untuk berkomunikasi dengan positif. Di samping itu, komunikasi yang baik dimulai dengan kemampuan untuk terhubung atau menjangkau orang lain tanpa prasangka dan praduga. Dalam hal ini, Anda tidak perlu berharap orang lain berperilaku dengan cara tertentu sesuai dengan pemikiran Anda. Sebab, bila Anda berkomunikasi dengan mengharapkan perilaku atau cara tertentu dari orang lain, dan saat orang lain itu tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda menjadi marah dan kesal terhadap orang tersebut. Jadi, komunikasi yang baik itu terjadi ketika energi positif diri Anda kuat dan tidak berharap sebuah perilaku tertentu dari orang yang Anda ajak berinteraksi atau berkomunikasi.

Tampilkan gaya komunikasi Anda yang tenang, penuh senyum, sikap yang baik, berempati, bertoleransi, tidak berdebat, santai, berpikir positif atas semua yang ditampilkan oleh orang lain tersebut. Intinya, ketika Anda berkomunikasi, Anda memberikan waktu dan kebaikan bagi orang lain. Berikan perhatihan, kepedulian, kegembiraan, dan perasaan positif yang penuh percaya diri untuk orang lain. Ingat, semua itu dimulai dari pemikiran positif Anda. Jadi, komunikasi positif itu ada di pikiran Anda.

Berdamai dengan diri sendiri dan tidak melihat orang lain dari konflik batin Anda. Bila Anda stres atau batin Anda penuh konflik dan prasangka, maka Anda tidak mungkin bersikap nyaman dan tenang saat berkomunikasi. Batin yang penuh prasangka buruk sangat mudah tersinggung dan marah. Ketahui keadaan diri Anda sebelum berkomunikasi dengan orang lain. Bila diri Anda sendiri belum damai dan masih banyak prasangka terhadap orang lain, maka perilaku sosial Anda pun akan terlihat buruk. Hal ini, jelas akan membuat Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Ketika Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik, maka Anda akan menghabiskan energi dan waktu untuk hal-hal yang buruk. Dampaknya, Anda tidak akan bahagia dan tenang saat berkomunikasi dengan orang lain. Dan, pikiran negatif Anda pun akan semakin menguat, kemudian dia akan meguras semua tenaga Anda untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi hidup Anda.

Perlakukan orang lain dengan hormat dan setara. Jangan pernah membuat orang lain itu lebih rendah dari Anda. Jangan pernah melihat orang lain itu tidak sederajat dengan Anda. Ketika Anda melihat orang lain itu lebih rendah atau tidak sederajat dengan Anda, maka Anda telah melenyapkan aliran energi positif. Hilangnya aliran energi positif dari komunikasi Anda akan mengundang energi negatif ke dalam diri Anda. Jelas, energi negatif di dalam diri Anda akan membuat Anda kekurangan bahagia dan damai. Intinya, interaksi dan komunikasi yang baik diciptakan dari aliran energi positif. Jadilah energi positif dalam setiap komunikasi dan interaksi Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com