“Fase kehidupan yang paling sulit dan paling gelap bukanlah tanda kegagalan, tetapi tanda bahwa Anda harus menjadi lebih hebat untuk menghadapi realitas yang menantang hidup Anda.”~Djajendra

Kehidupan adalah perjalanan menuju tujuan melalui ketidakpastian dan ketidaktahuan. Banyak situasi dan peristiwa yang tidak diduga atau tak disangka harus dilalui. Keyakinan dan pemikiran dengan pengetahuan dan pengalaman yang hebat belum tentu memberikan kepastian dalam perjalanan hidup. Tidak seorang pun tahu akan jadi apa masa depannya. Seperti apa kehidupannya setelah momen ini. Tidak seorang pun mampu memprediksi tentang hari esoknya. Hidup adalah sebuah misteri yang menciptakan tantangan agar kita tumbuh dan berkembang.

Peristiwa yang disukai dan yang tidak disukai pasti dilalui oleh siapa pun. Tidak ada jalan mulus bagi siapa pun. Setiap orang harus siap melewati ujian di setiap titik kehidupan. Di mana pun seseorang berada, maka kesenangan dan kesulitan pasti menjadi bagian dari kehidupannya. Orang-orang yang menerima hidup dengan rasa syukur dan terima kasih selalu menjadi lebih kuat dalam menjalani masa sulit. Sebaliknya, orang-orang yang rendah rasa syukur selalu menjadi lemah dan tak berdaya saat berhadapan dengan masa sulit.

Orang bijak mengatakan, “ ketika senang lihatlah ke atas, ketika sulit lihatlah ke bawah.” Di atas langit masih ada langit, di bawah bumi masih ada bumi yang lebih dalam. Jadi, jangan bersedih dan mengeluh ketika berhadapan dengan kesulitan, jangan terlalu berbangga diri ketika kesuksesan dan keberlimpahan hadir dalam hidup. Sikapi semua situasi dengan rendah hati dan belajar darinya untuk menjadikan diri tumbuh ke arah yang lebih baik lagi.

Setiap orang bisa kapan pun berada di titik kehidupan terendah, seolah-olah dirinya menjadi lemah tak berdaya untuk menatap kenyataan.  Pada titik terendah ini, jika disikapi dan dijalani dengan optimis, maka akan muncul kekuatan untuk bangkit dan tumbuh lebih hebat lagi. Semua prestasi dan keberhasilan selalu melewati titik terendah kehidupan. Jadi, saat berada di titik terendah kehidupan, janganlah merasa sudah gagal dan berhenti berjuang. Jadikan titik terendah sebagai perjalanan kebangkitan melalui perubahan. Tumbuhkan keyakinan di dalam diri bahwa Anda dapat keluar dari situasi buruk tersebut, dan mampu melakukan hal-hal yang tepat untuk tampil kembali ke atas.

Fase kehidupan yang paling sulit dan paling gelap bukanlah tanda kegagalan, tetapi tanda bahwa Anda harus menjadi lebih hebat untuk menghadapi realitas yang menantang hidup Anda. Fokuskan diri Anda untuk dikuatkan dengan energi positif. Mulailah dengan penerimaan terhadap kenyataan dan berdoalah mencari dukungan dari Tuhan. Tuhan selalu setia membantu kita yang sangat membutuhkan bantuannya. Jadi, berdoalah dan berdoalah sambil bekerja keras dengan strategi yang tepat.

Di masa sulit, jangan membiarkan kecemasan meningkat dan harapan berkurang. Fokuskan diri dalam doa dan kerja keras untuk membangun ketenangan dan kepercayaan diri. Miliki harapan dan cintai semua proses yang harus dilalui. Sembuhkan diri dari perasaan tak berdaya. Kuatkan mental dan fisik untuk melakukan pekerjaan yang diperlukan dengan antusias. Yakinkan diri sendiri bahwa fase terburuk dalam kehidupan adalah sekolah terbaik untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com