MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Integrity at Work (page 10 of 11)

Integritas

WORK LIFE BALANCE DITENTUKAN OLEH KUALITAS INTEGRITAS PRIBADI DAN INTEGRITAS ORGANISASI

“Diri yang jujur bercermin di depan integritas, akan menjadi diri yang membantu dirinya sendiri untuk keseimbangan kehidupan kerja yang berkualitas.” ~ Djajendra

Walau keseimbangan kehidupan kerja (Work Life Balance) merupakan sebuah konsep untuk kesejahteraan kehidupan karyawan dan peningkatan kinerja organisasi, tetapi keseimbangan kehidupan kerja bukanlah sesuatu yang dapat memuaskan semua orang. Diperlukan kesadaran dari masing-masing individu, untuk lebih bersyukur dan lebih bertanggung jawab atas kehidupan kerja, lalu melengkapi diri masing-masing dengan integritas pribadi yang konsisten.

Keseimbangan kehidupan kerja bukanlah sesuatu yang dapat dijalankan secara sepihak. Kesadaran pihak perusahaan, karyawan, dan pemangku kepentingan lainnya, sangatlah menentukan keberhasilan dari pelaksanaan keseimbangan kehidupan kerja. Jadi, tidak ada satu model tunggal yang tepat untuk semua orang, dan tidak ada satupun pendekatan yang tepat bagi siapa saja untuk seumur hidup. Sebab, perubahan dalam segala bentuk dari segala aspek berpotensi hadir, untuk menguji daya tahan keseimbangan kehidupan kerja yang sudah dimiliki oleh sebuah organisasi.

Kehidupan yang tidak dijalankan dalam kesederhanaan dan rasa syukur, akan menjadi kehidupan yang sangat rumit dan sulit, untuk menemukan kebahagiaan dari hal-hal yang dikerjakan. Keseimbangan kehidupan kerja mensyaratkan kepribadian yang sangat terlatih dan terbiasa untuk hidup dalam rasa syukur, berterima kasih, pembelajar, rendah hati, toleransi, empati, tahu diri; dan memiliki pola pikir untuk melayani organisasi dengan dedikasi, loyalitas, totalitas, termasuk dengan  kontribusi yang berkelanjutan.

Bila persyaratan di atas tidak terpenuhi, maka tidaklah mungkin organisasi dan karyawan dapat menciptakan kesepahaman dalam menjalankan konsep work life balance. Work life balance sangat ditentukan oleh kesadaran dari kehidupan pribadi yang ingin hidup bahagia bersama pekerjaan yang dicintai, dan juga kesadaran organisasi untuk mempersiapkan tata kelola dan budaya organisasi agar tercipta lingkungan kerja untuk kehidupan keseimbangan kerja.

Implementasi konsep work life balance di tempat kerja bukanlah pekerjaan tunggal dari organisasi, ataupun pekerjaan tunggal dari karyawan. Tetapi, merupakan hasil akumulasi dari semua aspek kehidupan yang bersumber dari dalam dan luar organisasi. Termasuk, pola kehidupan keluarga, tata kelola negara, pemerataan dan pertumbuhan ekonomi, budaya kuat yang optimis, keyakinan dalam wawasan luas dan terbuka, serta pola pikir masyarakat yang positif di lingkungan kehidupan karyawan. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan keikhlasan yang luar biasa dari batin karyawan dan organisasi, untuk memperkuat soliditas dan loyalitas dengan integritas organisasi dan pribadi.

Keseimbangan kehidupan kerja biasanya dinyatakan dalam berbagai cara untuk pemenuhan pertumbuhan kebahagiaan dan kesejahteraan pribadi. Dalam hal ini, setiap pribadi harus mempersiapkan pola pikir dan kecerdasan emosional, untuk hidup berdamai dengan diri sendiri dan berdamai dengan realitas kehidupan sehari-hari. Kebahagiaan dan kesejahteraan hanya akan dinikmati saat kepuasan dan ketenangan batin mampu berdampingan dengan pola pikir yang selalu positif.

Organisasi yang menjalankan konsep work life balance pastilah bertujuan agar para karyawan benar-benar bugar, dan penuh energi positif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari. Kesadaran organisasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang  cerdas mengembangkan kekuatan integritas dan akuntabilitas dari kesadaran pribadi, akan menjadikan organisasi memiliki bakat-bakat sejati dalam gairah kontribusi dan dedikasi yang luar biasa.

Kualitas integritas pribadi dalam perilaku keseimbangan kerja yang profesional, akan menciptakan batas yang jelas antara kehidupan kerja dan kehidupan keluarga, ataupun pribadi. Walau batas antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi itu sangat tipis, tetapi batas itu dapat menjadikan seseorang lebih mengenal jati dirinya, dan sadar akan peran dirinya atas kehidupan yang harus dijalani dengan tanggung jawab.

Keseimbangan kehidupan kerja tidak hanya membutuhkan umpan balik yang jujur dari orang lain ataupun organisasi. Tetapi, juga harus didasarkan dari kesadaran pribadi untuk selalu bercermin diri dengan jujur. Diri yang jujur bercermin di depan integritas, akan menjadi diri yang membantu dirinya sendiri untuk keseimbangan kehidupan kerja yang berkualitas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INTEGRITAS ADALAH AKAR KARAKTER POSITIF

DJAJENDRA PROFILE“Integritas bukan saja sebuah perilaku, tetapi merupakan akar dari kesejahteraan. Bila integritas berkuasa dalam perilaku kehidupan setiap orang, maka kesejahteraan dan keadilan akan mencapai pemerataan dalam kehidupan sosial.” ~ Djajendra

Setiap orang yang memiliki integritas terhadap pekerjaannya akan memiliki karakter untuk meraih sukses tertinggi. Integritas akan menjadikan seseorang sangat jujur dan bertanggung jawab terhadap apa yang ditugaskan kepadanya, juga menjadikan dirinya sebagai pribadi yang dapat dipercaya dan diandalkan untuk mentuntaskan semua rencana dengan berkualitas.

Integritas pribadi tidak saja membuat seseorang menjadi lebih dipercaya, tetapi juga meningkatkan reputasi dirinya dihadapan stekeholders. Seseorang dengan integritas pribadi yang terpuji akan mengekspresikan karakter dan kepribadian yang mampu memberikan hal-hal terbaik kepada stakeholders.

Integritas pribadi merupakan salah satu akar pembentukan karakter positif. Sebagai akar karakter, integritas pribadi akan memperkuat jati diri dan menumbuhkan kepribadian positif dengan reputasi terpuji. Setiap orang yang dengan sadar mengembangkan integritas pribadinya, akan secara otomatis mengembangkan karakter positif untuk kehidupan yang lebih berkualitas.

Karakter seseorang terungkap dari perilaku dan kebiasaan sehari-hari. Seseorang dengan karakter yang diperkaya oleh integritas pribadinya, akan menjadi orang yang sangat jujur, dan selalu bertanggung jawab atas apapun yang dia lakukan atau putuskan.

Integritas pribadi hanya dapat dilihat dalam wujud karakter positif. Karakter positif menyediakan fakta dan kebenaran dari jati diri seseorang. Seseorang dengan karakter positif akan menjalankan semua peran dirinya dengan profesional. Dan, dia juga akan menjalankan semua tugas dan tanggung jawabnya tanpa melanggar etika.

Integritas adalah pengetahuan yang wajib diajarkan sejak usia muda. Setiap anak-anak sejak sekolah dasar seharusnya sudah dibiasakan memperlihatkan karakter yang dihasilkan dari integritas pribadi. Kehidupan rumah dan sekolah yang sederhana dan patuh etika, akan menjadi dasar yang baik untuk pengembangan karakter positif.

Orang tua dan guru di sekolah yang memperlihatkan keteladanan dari karakter positif, akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan karakter positif anak-anak. Integritas pribadi yang dipraktikkan sejak usia muda akan menjadi modal yang sangat menentukan kesuksesan di masa depan. Mengabaikan pendidikan integritas kepada anak-anak akan berdampak pada terciptanya generasi yang lemah, tidak jujur, dan kurang bertanggung jawab.

Pendidikan karakter yang baik adalah menjadikan integritas sebagai fondasi dari pendidikan tersebut. Bila setiap orang menyadari bahwa karakter positif hanya dapat diwujudkan dengan pendidikan integritas, maka di masa depan akan tersedia sumber daya manusia yang terbiasa menjalankan pola hidup dengan integritas pribadi. Hasilnya, bangsa dan negara akan mengalami kemajuan dan kesejahteraan yang luar biasa. Integritas bukan saja sebuah perilaku hidup, tetapi merupakan akar dari pemerataan kesejahteraan hidup.

Integritas mengajarkan untuk tidak berbohong, untuk tidak merusak, untuk tidak mengambil yang bukan miliknya, untuk tidak melanggar hukum, untuk tidak melanggar etika, untuk lebih bertanggung jawab atas tindakan, dan untuk selalu menjaga kata-kata agar tidak melukai kemanusiaan orang lain.

Integritas pribadi yang baik tidak akan membuat diri mudah tergoda untuk melakukan hal-hal yang tidak terpuji. Integritas pribadi akan menciptakan pola hidup yang berpikir dengan bijak, serta bertindak dengan cara-cara profesional, tanpa mementingkan rayuan ego atas semua kemudahan yang ada di sekeliling diri.

Kehormatan sejati bersumber dari integritas pribadi. Jadi, saat Anda bersikap dan bertindak berdasarkan integritas, maka kehormatan akan mencari Anda, dan menjadikan Anda sebagai pribadi terhormat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

AKUNTABILITAS PRIBADI

DJAJENDRA“Pribadi dengan akuntabilitas akan menjadi pribadi yang mendapatkan kepercayaan lebih.” ~ Djajendra

Akuntabilitas pribadi mengekspresikan keberanian dan kejujuran diri untuk mempertanggungjawabkan semua tanggung jawab pribadi dengan rendah hati.

Akuntabilitas pribadi menjelaskan sikap dan perilaku yang berani mengambil tanggung jawab, lalu bekerja dengan penuh dedikasi agar dapat mewujudkan tanggung jawab tersebut dengan sejujur-jujurnya.

Seseorang dengan akuntabilitas pribadi yang baik selalu akan bersedia untuk menjawab dan menjelaskan atas pilihan, keputusan, sikap, perilaku, dan tindakan yang dilakukan. Demikian juga di tempat kerja, seorang karyawan dengan akuntabilitas pribadi yang baik selalu akan bertanggung jawab secara pribadi atas semua sikap dan keputusannya, dan tidak akan menyalahkan orang lain bila ada kesalahan dalam tindakannya.

Seorang pemimpin dengan akuntabilitas pribadi akan menjadi lebih bertanggung jawab terhadap keputusannya, serta tidak akan pernah melempar kesalahan pada pihak lain. Dan juga, tidak akan diam dalam kepura-puraan, serta bersikap seolah-olah tidak bisa melakukan apa-apa tentang pekerjaannya.

Akuntabilitas mengeluarkan energi positif untuk mengambil tanggung jawab penuh atas apa yang dilakukan dan apa yang harus dilakukan. Untuk bisa memiliki energi akuntabilitas di dalam diri, maka diperlukan kepribadian yang kuat bersama integritas pribadi. Bila kepribadian seseorang sudah sangat kuat bersama integritas pribadi, maka akuntabilitas pribadi secara otomatis menjadi bagian yang memperkuat tanggung jawab pribadi.

Di tempat kerja, akuntabilitas dapat melampaui tugas-tugas pribadi yang sudah tercantum dalam uraian tugas. Setiap karyawan haruslah bekerja dalam tim ataupun melayani organisasi sesuai dengan strukturnya. Artinya, setiap orang akan bekerja dalam kolaborasi yang mengharuskan bertanggung jawab atas hasil kerja kolektif. Jadi, akuntabilitas pribadi dalam pekerjaan akan tergantung kepada akuntabilitas pribadi masing-masing individu yang ada di dalam organisasi.

Akuntabilitas pribadi tidak akan melalaikan tugas dan tanggung jawab oleh alasan apapun. Apapun situasi dan realitasnya, seseorang dengan akuntabilitas akan memiliki tanggung jawab dan tidak akan pernah melalaikan tanggung jawab. Dia akan bekerja lebih totalitas untuk memperbaiki setiap kekurangan dari tanggung jawabnya, dan dia juga tidak akan meninggalkan masalah sekecil apapun. Dia akan bekerja lebih fokus untuk menemukan solusi, dan mewujudkan harapan sesuai dengan tanggung jawabnya.

Akuntabilitas pribadi akan membangun hubungan yang lebih positif dengan semua pihak. Sebab, akuntabilitas pribadi tidak akan melempar tanggung jawab, tetapi selalu menjalankan tanggung jawab pribadi atas tindakan dan keputusan dengan penuh integritas.

Di tempat kerja, karyawan dengan akuntabilitas pribadi yang baik akan bekerja penuh tanggung jawab dan dapat menghemat waktu, energi dan uang. Akuntabilitas pribadi akan menjadikan dirinya produktif dan efektif. Dan, dia akan bekerja sesuai dengan ucapan dan pikirannya, serta selalu mencari solusi terbaik ketika ada masalah. Dia juga tidak akan membiarkan situasi merusak reputasi dan kredibilitas dirinya. Dia akan selalu berupaya dan meningkatkan kualitas dirinya agar dapat bertanggung jawab dengan lebih baik.

Akuntabilitas pribadi bukanlah sifat yang dibawah dari kelahiran, tetapi merupakan sifat yang dipelajari untuk memperlihatkan perilaku yang penuh tanggung jawab. Jadi, akuntabilitas muncul dari kesadaran untuk menjalankan peran dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi dengan penuh tanggung jawab. Artinya, seseorang harus tahu dulu tentang tanggung jawabnya, dan barulah dia bisa menjalankan tanggung jawab tersebut dengan energi akuntabilitas.

Di tempat kerja, karyawan yang tahu dan memahami dengan benar tugas-tugas dan tanggung jawab sesuai dengan uraian pekerjaan, haruslah menjalankannya dengan jujur agar akuntabilitas pribadi dapat menjadi energi dari sikap dan perilaku.

Akuntabilitas pribadi merupakan sikap yang tegas mengambil tanggung jawab, serta tidak menyalahkan orang lain ataupun membuat alasan atas kegagalan. Akuntabilitas pribadi akan selalu tampil untuk menjelaskan kegagalan ataupun kesalahan tanpa takut. Akuntabilitas pribadi merupakan bagian dari ekspresi integritas pribadi, sehingga kejujuran dan keberaniaan untuk mengakui kesalahan selalu menjadi tanggung jawab pribadi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INTUISI ADALAH RESPON CEPAT UNTUK SEBUAH KEPUTUSAN

PELATIHAN INTUISI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BISNIS 4 JAM

“Intuisi adalah akumulasi dari pengetahuan dan pengalaman hidup yang menyatu dengan jiwa. Intuisi yang ikhlas melayani integritas pribadi akan menjadi ilmu yang siap dipanen dengan suara hati. Intuisi adalah anugerah yang bisa memberitahu atau memutuskan apa yang harus dilakukan tanpa data dan informasi yang lengkap.”~ Djajendra

Setiap hari setiap orang pastilah harus membuat atau mengambil keputusan. Ada keputusan yang dapat dibuat secara rasional dengan kalkulasi perhitungan yang lengkap, tetapi banyak juga keputusan-keputusan yang harus dibuat dengan sangat cepat. Pengambilan keputusan yang sangat cepat biasanya akan menggunakan intuisi. Intuisi itu sendiri adalah anugerah dari akumulasi pengetahuan, pengalaman, penalaran, pengamatan, dan keterampilan yang sudah membatin oleh rutinitas dan kebiasaan sehari-hari.

Orang-orang yang cerdas melatih intuisinya akan memiliki keyakinan batin atau firasat yang sangat tajam, untuk mengikuti sebuah arah atau keputusan yang dibuat tanpa pikir dan tanpa memperhitungkan dengan konsep yang terukur risikonya. Intuisi tidak dapat dilihat, tetapi dapat diekspresikan melalui keputusan-keputusan yang cepat dan berharga saat dibutuhkan.

Para pemimpin visioner adalah orang-orang besar yang berbakat dengan intuisi mereka. Hal ini terjadi karena mereka telah terbiasa dengan pola pikir dan pola rasa terhadap inti pekerjaan mereka, sehingga penalaran atau analisis secara rasional sudah terjadi setiap hari di dalam imajinasi mereka. Oleh karena itu, pada saat dibutuhkan keputusan yang sangat cepat, mereka bisa segera memberikan keputusan dari suara hati dan pikiran cepat mereka. Keajaiban mereka tidaklah berasal dari proses instan, tetapi dari proses akumulasi yang sangat lama dan panjang dari pengalaman mengamati juga berpikir, dan semua pengamatan oleh batin itu mampu menyimpan pengetahuan, yang pada saat dibutuhkan dapat diekspresikan melalui intuisi.

Keputusan dari intuisi tidaklah selalu sempurna atau berkualitas. Intuisi juga dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang salah, sehingga bukan solusi yang didapat, tetapi masalah baru yang mungkin muncul. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memperhatikan konteks persoalan dan jenis keputusan yang harus dibuat. Bila jenis keputusan membutuhkan perhitungan risiko yang sangat mendalam, karena memiliki dampak yang sangat luas, serta mempengaruhi banyak aspek kehidupan lainnya, maka keputusan secara intuisi tetaplah harus diuji dengan perhitungan secara rasional yang terhitung risikonya secara ilmiah.

Keputusan dengan intuisi tetaplah memiliki keterbatasan oleh ketidaklengkapan informasi dan data saat intusi membuat kesimpulan. Dan juga pengaruh dari emosi dan rasa percaya diri yang berlebihan berpotensi mengabaikan untuk mempertimbangkan berbagai potensi alternatif. Sering sekali keputusan dengan intuisi hanya didorong oleh rasa yakin dan percaya tanpa mempertimbangkan fakta, bukti, ataupun pendapat orang lain.

Jangan hentikan proses berpikir rasional walau intuisi Anda selalu memberikan keputusan dan pilihan yang paling tepat. Sebab, intuisi yang hebat tetaplah berasal dari akumulasi cara berpikir rasional yang berwawasan luas. Oleh sebab itu, setiap hari tingkatkan kualitas diri dengan menjadi pembelajar yang mau tahu banyak hal, dan terus-menerus membuka diri untuk menyerap berbagai macam pengalaman dan pengetahuan baru agar alam bawah sadar Anda kaya dengan berbagai informasi, data, pengalaman, kemampuan, dan kapasitas, yang siap digunakan dengan cepat saat Anda butuhkan.

Intuisi sangat cerdas untuk melihat pengetahuan dan pengalaman dengan jiwa dan emosi, lalu dengan secepat perasaan dapat memberikan keputusan yang dapat diterima secara rasional. Jadi, keputusan yang dihasilkan oleh intuisi bukanlah keputusan abstrak yang penuh teka-teki, tetapi keputusan yang dapat diterima secara akal sehat, dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

Intuisi adalah hasil dari integritas pribadi pada sebuah fokus yang didalami secara total. Jadi, intuisi akan selalu menghasilkan kebenaran yang diyakini oleh hati nurani terhadap hal-hal yang sangat ditekuni atau dipelajari secara maksimal.

Intuisi merupakan kekuatan berpikir yang paling jujur, tetapi dia hadir seolah-olah tanpa berpikir, dan seolah-olah hanya menggunakan firasat untuk memberitahu sesuatu yang sangat dibutuhkan.

Kesadaran untuk melatih intuisi dengan cara menjadi pembelajar yang terus-menerus; selalu rendah hati untuk belajar dari manapun dan tanpa menghakimi sumbernya, akan menjadikan diri Anda unik dan istimewa dengan kecerdasan naluri, yang dapat diandalkan dalam pembuatan keputusan penting dan cepat.

Intuisi adalah sahabat jiwa yang setiap hari harus dilatih bersama dialog batin untuk menjadikannya cerdas dan cepat. Jadi, saat Anda membutuhkan kontribusi atau pelayanan yang cepat dan tepat dari intuisi, maka dia akan menjadi sahabat yang paling jujur, dan cerdas memandu Anda untuk pembuatan keputusan yang benar.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGUATKAN INTEGRITAS PRIBADI DAN HIDUP JUJUR

PROFILE DJAJENDRA“Ketika menerima jabatan fokuskan untuk mengabdi; ketika menerima kekuasaan fokuskan untuk melayani; ketika menerima kehormatan fokuskan untuk rendah hati. Kuatkan integritas pribadi, lalu fokuskan jabatan dan kekuasaan untuk melayani dengan sepenuh hati, tanpa pernah menjadi rapuh oleh hal-hal yang bertentangan dengan integritas.” ~ Djajendra

Semua orang pasti suka dengan hal-hal yang jujur. Dalam kekuatan integritas ada kejujuran yang tidak akan terhentikan oleh hal apapun. Dalam kehidupan kerja, tidak ada yang suka bekerja dengan seseorang yang tidak jujur. Kejujuran adalah kunci untuk dipercaya. Hanya orang-orang tidak jujur yang akan bekerja dengan orang-orang tidak jujur, dan semuanya itu disebabkan oleh kepentingan bersama, untuk  memanfaatkan apa yang dimiliki, agar mendapatkan hasil dengan cara-cara tidak jujur atau tidak etis. Jadilah jujur, dan setiap hari tingkatkan kualitas diri, agar Anda selamanya mendapat rejeki yang berlimpah.

Kekayaan dan kesejahteraan yang dihasilkan dari kejujuran pastilah akan menjadi energi untuk menghadirkan kebahagiaan dan kedamaian ke dalam jiwa. Hidup jujur itu sehat; karena pikiran dan emosi selalu akan berada dalam zona positif; dan zona positif selalu akan menghadirkan sehat, senang, damai, bahagia, nyaman, dan nikmat.

Ketika Anda sadar untuk bersikap tegas dan jujur pada semua masalah kerja yang penuh risiko, Anda akan menemukan integritas dari sikap dan kesadaran Anda, sehingga Anda dapat bekerja dengan tenang, tanpa takut dengan sistem yang penuh kecurangan. Hadirkan diri Anda yang penuh integritas, lalu jadilah pemimpin yang memimpin diri sendiri untuk bertindak dalam kejujuran.

Jangan terima jabatan yang menurunkan kualitas integritas pribadi Anda; jangan terima kekuasaan yang membuat diri harus kalah dari kebenaran; jangan terima kehormatan yang membuat Anda lupa pada pengabdian. Hidup adalah perjalanan untuk meninggalkan jejak kebaikan, jejak kontribusi, dan jejak kemanusiaan. Jadilah pribadi yang hidup untuk menang bersama kejujuran dan kebenaran, serta hindarkan diri dari berbagai jebakan yang membuat integritas pribadi rapuh.

Jadilah transparan tentang jabatan dan kekuasaan Anda. Bila Anda transparan, maka semua orang dapat memonitor atau mengawasi jabatan dan kekuasaan Anda. Dan hal ini akan menguntungkan Anda yang jujur. Sebab, Anda akan memahami semua potensi risiko dan semua potensi salah arah dari orang-orang jujur yang mengawasi jabatan dan kekuasaan Anda

Ketika Anda harus menjelajahi pola kehidupan yang penuh dengan ketidakjujuran, Anda harus benar-benar menguatkan diri, lalu siapkan diri Anda menjadi pribadi berkualitas, yang siap menciptakan pola hidup dengan penuh integritas dalam kejujuran.

Jangan biarkan Anda kalah oleh lingkungan yang tidak bersih. Jangan gara-gara lingkungan tidak bersih, lalu Anda pun belajar menjadi tidak bersih. Jadilah pribadi yang mengkontribusikan kejujuran dan kebenaran, agar Anda dapat menjadi kebaikan yang menginspirasi kehidupan yang lebih luas.

Setiap ketidakjujuran pasti akan mengkontribusikan energi negatif  ke dalam kehidupan. Kejujuran akan mengkontribusikan energi positif ke dalam kehidupan. Jadi, tinggal memilih, apakah dalam sisa hidup akan meninggalkan warisan buruk kepada generasi berikutnya, atau akan meninggalkan warisan baik.

Ketika Anda merasa sebagai orang yang penuh integritas dan jujur, tetapi situasi atau lingkungan kerja membuat Anda sulit untuk bekerja dengan penuh integritas; maka, segeralah berhenti dari pekerjaan tersebut. Kebenaran hidup ada dalam integritas pribadi. Semakin kuat integritas pribadi Anda, semakin Anda akan menemukan banyak cara atau jalan, untuk pengabdian dan pelayanan dalam hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KETENANGAN KARYAWAN ADALAH AKAR KEMENANGAN ORGANISASI

DjajSCN9599“Sabar dan tenang adalah kekuatan untuk meraih kemenangan. Bila Anda sabar dan lebih tenang dalam menghadapi hidup, maka Anda akan memiliki kekuatan untuk mencapai semua yang Anda inginkan. Walau semua itu harus berjalan sangat lambat, tetapi Anda yang terus bekerja tanpa henti, dalam situasi dan kondisi apapun, akan meraih yang Anda inginkan. Sabar dan tenang adalah kekuatan untuk menang.”~ Djajendra

Setiap kali kehilangan ketenangan, gelisah akan menguasai diri. Ketenangan adalah akar kemenangan. Semakin tenang menghadapi persoalan yang mengesalkan, semakin diri akan mencapai keseimbangan batin. Tenang adalah menang. Jadilah tenang, agar Anda menang dalam mengatasi semua persoalan hidup.

Organisasi yang kuat adalah yang dipimpin oleh orang-orang yang tenang dan sabar bersama rencana kerjanya. Sikap tenang pemimpin akan menular menjadi sikap tenang para bawahan. Bila setiap bawahan mampu bekerja dengan tenang dan sabar; maka produktivitas, kualitas, dan efektivitas kerja akan tercapai dengan sempurna.

Sikap tenang dalam kekuatan kompetensi dan sumber daya yang kuat, akan menjadi kekuatan yang tak tertandingi saat harus berhadapan dengan tantangan besar. Kemampuan untuk mempertahankan sikap tenang, akan menjadi jalan menuju kemenangan atas semua hal yang dihadapi.

Ketika pemimpin kehilangan ketenangan, maka hal ini akan menjadi kelemahan, dan sekaligus menjadi tantangan dalam menciptakan organisasi dengan kinerja terbaik. Dalam kepribadian yang tenang, sabar, dan cerdas ada kekuatan untuk mencapai kinerja terbaik.

Ketika karyawan kehilangan ketenangan di tempat kerja; maka organisasi berpotensi kehilangan efektivitas, moral, reputasi, kualitas, dan semua itu pada akhirnya akan mengurangi kinerja organisasi. Ketenangan di dalam organisasi adalah sesuatu yang wajib diciptakan, agar organisasi bisa meningkatkan kredibilitas dan reputasi kepada stekeholders.

Kesadaran untuk mengembangkan dan menciptakan energi tenang dalam organisasi, akan menguntungkan organisasi. Ketika setiap eksekutif puncak sadar untuk tidak kehilangan ketenangan, dan tetap unggul dalam pengendalian diri, maka organisasi akan terlihat kuat, dan para mitra organisasi akan menikmati kredibilitas organisasi.

Ketenangan tidak akan didapat ketika semua orang di dalam organisasi hanya mampu mengasihani diri sendiri. Ketenangan akan dicapai ketika setiap orang mampu mengembangkan kepribadiannya dengan kecerdasan emosional dan pikiran positif, kemudian bekerja dengan totalitas, dalam perasaan cinta pada tugas dan tanggung jawab.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KREDIBILITAS DIHASILKAN DARI INTEGRITAS PRIBADI YANG KONSISTEN

PROFILE DJAJENDRA“Kredibilitas menghasilkan kepercayaan yang menginspirasi orang-orang untuk lebih setia kepada Anda. Kredibilitas Anda akan menarik orang-orang untuk menghadiri hidup Anda. Kredibilitas Anda akan membuat orang-orang percaya pada Anda. Kredibilitas Anda akan membuat Anda selalu jujur dalam sikap, perilaku, dan juga jujur menjaga kata-kata yang Anda ucapkan.” ~ Djajendra

Pasti setiap orang ingin terlihat atau dilihat memiliki kredibilitas. Sebab, dengan memiliki kredibilitas, maka orang tersebut akan dipercaya atau menjadi layak untuk diberikan tanggung jawab lebih.

Membangun kredibilitas bukanlah pekerjaan seketika, tetapi merupakan pertumbuhan karakter diri, yang mampu membuat orang-orang menjadi lebih percaya pada kejujuran dan kemampuan Anda. Apalagi bila Anda memiliki integritas untuk menginspirasi kepercayaan orang lain, dan selalu mengerjakan segala sesuatu dengan tegas, pasti, jelas, adil, jujur, terbuka, dan taat hukum; maka, kredibilitas Anda menjadi sesuatu yang sangat penting untuk kesuksesan Anda, termasuk untuk kesuksesan orang-orang yang Anda pimpin.

Seorang pemimpin yang kredibel akan menjadi pembangkit energi baik; serta menjadi jaminan untuk kehidupan yang terkelola dalam disiplin, etika, dan taat hukum. Pemimpin yang mampu menunjukkan kejujuran, kemampuan, ketegasan, dan integritas di semua hal yang ia kerjakan; akan menjadi pemimpin yang membangun kredibilitas dalam kehidupan sosial yang lebih luas.

Kredibilitas artinya menjadi ahli yang jujur pada pekerjaan, tanggung jawab, otoritas, kekuasaan, jabatan, dan sikap hidup yang lebih beradab dalam budaya integritas.

Ciri dari Orang-orang dengan kredibilitas adalah mereka yang bekerja dengan akal sehat, keahlian, transparan, profesional, patuh hukum, patuh etika, disiplin, berkomunikasi, beremosi cerdas, optimis, tidak pernah berhenti untuk berkontribusi dan melayani,  melakukan apa yang dikatakan dengan sepenuh hati, dan cerdas menghindari kepentingan untuk diri sendiri dan kelompok tertentu.

Anda yang kredibel tercipta dari kebiasaan sehari-hari yang hidupnya dari pagi hingga malam diisi dengan kejujuran, antusiasme, integritas, sikap, dan cara kerja yang cerdas memanfaatkan waktu, energi, sumber daya, dan kepercayaan yang diberikan; untuk melayani orang lain dengan sikap baik yang taat hukum.

Integritas adalah pondasi kredibilitas. Kalau Anda sudah memiliki integritas, Anda akan menjadi pribadi yang dipercaya. Bila Anda sudah menjadi pribadi yang dipercaya, maka Anda dianggap memiliki kredibilitas. Dan, kredibilitas Anda harus terlihat dari sikap tulus Anda, untuk melayani dan menularkan hal-hal baik ke dalam hidup orang lain, dengan bermodalkan kepercayaan dan penghargaan yang Anda miliki dari orang-orang yang sedang Anda layani.

Kredibilitas bukanlah sesuatu yang bisa dibeli seperti barang atau produk. Kredibilitas adalah sesuatu yang tercipta dari energi dan niat baik; yang sudah teruji dalam bentuk karakter, perilaku, sikap, dan pola pikir. Jadi, kredibilitas seseorang akan terlihat dari pancaran aura dirinya, dan hal ini tidak bisa direkayasa dengan iklan atau propaganda yang membuat seseorang seolah-olah memiliki kredibilitas. Kredibilitas adalah produk dari integritas pribadi yang telah teruji keahlian dan cara kerjanya.

Membangun kredibilitas membutuhkan nilai-nilai pribadi yang kuat dalam etika, pelayanan dari hati, kontribusi, sikap baik, dan toleransi; termasuk, membutuhkan waktu, energi, daya tahan, wawasan, pengetahuan, kesabaran, integritas dalam totalitas, dan konsistensi untuk membangun kredibilitas. Dan semua ini dimulai dari kesadaran diri untuk menyiapkan kepribadian dan karakter yang jujur dalam integritas pribadi. Di mana, kepribadian dan karakter tersebut mampu beradaptasi dalam setiap situasi, kondisi, dan perubahan. Termasuk, saat bertentangan dengan pendapat umum, tetap menegakkan kebenaran yang telah dibuat secara adil dalam bentuk hukum dan etika.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMULIHKAN INTEGRITAS PRIBADI DENGAN CINTA

DjajSCN9599“Ketika Anda mencoba untuk mengisi cangkir yang tidak bersih dengan air bersih, maka cangkir itu akan terisi penuh dengan air tidak bersih.” ~ Djajendra

Jangan pernah berhenti untuk hidup jujur; jangan pernah berhenti untuk melayani dengan hati; jangan pernah berhenti untuk mengabdi dengan kontribusi; jangan pernah berhenti untuk mencintai pekerjaan dan kehidupan Anda dengan totalitas. Sebab, sekali Anda berhenti, Anda akan kehilangan akal untuk melihat kebenaran hidup Anda.

Ketika Anda memperlakukan diri Anda dengan standar etika yang diperkuat integritas pribadi; ketika Anda menempatkan perilaku Anda dalam batasan sikap yang penuh integritas dalam komitmen untuk hidup jujur; maka, kehidupan Anda akan dimuliakan, dan semua orang akan menghormati standar integritas pribadi Anda.

Cinta adalah bahasa hati yang sangat jujur. Ketika Anda mencintai pekerjaan Anda, maka sikap tanpa pamrih akan menjadi kekuatan untuk melayani pekerjaan tersebut. Dan, Anda akan menjadi pribadi yang sangat ikhlas untuk melayani pekerjaan Anda.

Pulihkan integritas pribadi dengan mencintai apa yang Anda lakukan. Satukan pikiran, emosi, sikap, perilaku, dan keputusan dalam integritas yang berbahasa cinta. Dan ingatlah selalu, bahwa integritas pribadi dan kekuatan cinta, akan menjadi penyelamat saat Anda jatuh dalam tantangan hidup. Miliki pemahaman yang jelas tentang integritas pribadi di dalam konsep diri Anda yang tegas. Siapkan konsep diri yang tegas ke dalam kehidupan dan pekerjaan Anda, yang totalitas dengan integritas dan cinta.

Buatlah keputusan untuk meninggalkan semua sikap dan perilaku yang kurang berintegritas. Jangan biasakan diri untuk mencari kehidupan dengan cara-cara yang merendahkan integritas pribadi Anda. Cintai diri Anda dan hormati harga diri Anda dengan sikap dan perilaku yang totalitas dengan integritas. Siapkan mental, emosional, dan fisik Anda untuk tumbuh dan berkembang dalam kekayaan integritas pribadi Anda. Tempatkan jati diri Anda dalam etika yang terukur risiko dalam pola kehidupan yang sehat dan jujur.

Jauhkan kepribadian Anda untuk menjadi terobsesi dengan kekuasaan, jabatan, kekayaan, dan fasilitas kehidupan yang didapatkan tanpa etika. Kuatkan integritas pribadi untuk dapat menjalankan etika dengan penuh cinta dan pengabdian. Jangan menjadi seorang pecandu korupsi yang melakukan semua taktik dan strategi untuk bisa korupsi. Pahami bahwa hidup itu sekilas dalam waktu yang tidak lama; dan jadilah berguna buat kehidupan bersama kekuatan cinta, etika, dan integritas pribadi yang konsisten.

Ketika kekuatan dari luar diri Anda mencoba mempengaruhi soliditas integritas pribadi Anda, maka Anda harus memiliki solusi yang kuat untuk menjaga integritas pribadi Anda. Jangan pernah membiarkan Anda kehilangan integritas dan etika hanya oleh desakan dari luar diri Anda. Tetaplah menjaga kehormatan diri dan tetaplah jalani hidup dengan jujur. Selama Anda jujur bersama integritas pribadi, maka Tuhan akan memiliki banyak cara untuk membuat hidup Anda sejahtera.

Bila integritas pribadi Anda sudah sangat kuat, Anda tidak mungkin lagi bisa terperangkap dalam pergolakan batin dan pikiran oleh lingkungan yang tidak etis dan tidak jujur. Tetapi, Anda bisa menjadi kekuatan yang menginspirasi lingkungan Anda untuk hidup dan bekerja secara etis bersama integritas pribadi masing-masing.

Kemampuan untuk memulihkan integritas pribadi dengan cinta, akan menjadi kekuatan yang tidak membuat Anda mudah untuk tergelincir kembali ke dalam pola pikir tanpa integritas. Ini karena, Anda akan sadar untuk memulihkan integritas, saat integritas menjadi lemah oleh realitas negatif kehidupan.

Lakukan pengembangan kepribadian dengan mengadopsi praktek-praktek kehidupan yang menghormati integritas diri sendiri. Jangan menghina atau mengecilkan diri Anda yang luar biasa itu dengan mental seorang koruptor. Tunjukkan otentisitas integritas pribadi Anda dalam semua bidang kehidupan dan pekerjaan Anda.

Integritas pribadi bukanlah untuk menjadikan Anda terobsesi hidup jujur. Tetapi, integritas haruslah menjadi kekuatan yang membebaskan diri Anda dari kekuatan tidak baik. Artinya, saat Anda sudah mampu hidup bebas dari pengaruh kekuatan tidak baik, maka hidup Anda selalu akan merdeka dalam sukacita kehidupan yang penuh cinta.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

LINGKUNGAN KERJA YANG POSITIF MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA

2013-04-221“Setiap orang suka dengan pujian, dan tidak suka dengan kritikan. Saat Anda harus memberikan tanggapan kepada seseorang, pastikan Anda merespon dengan positif. Bila ingin mengkritik, gunakan kata-kata positif dan jangan merendahkan dirinya.” ~ Djajendra

Lingkungan kerja yang positif akan membangun hubungan yang kuat dengan rekan kerja, bawahan, pimpinan, pelanggan, serta dengan semua pemangku kepentingan yang lainnya.

Perilaku kerja dengan tata kelola yang konsisten berdasarkan nilai-nilai organisasi yang kuat, akan memiliki dampak positif, untuk meningkatkan disiplin dan motivasi kerja setiap orang di dalam organisasi. Keberhasilan atau kegagalan di tempat kerja sangat ditentukan oleh soliditas di lingkungan kerja. Semakin antusias dan disiplin orang-orang melayani pekerjaan masing-masing, semakin kuat hubungan kerja yang akan terjalin di lingkungan kerja tersebut.

Setiap fungsi dan peran di tempat kerja tidaklah boleh saling menjauh, tetapi harus saling mengisi dengan berkomunikasi secara aktif, untuk mengumpulkan masukan sebelum mengambil keputusan. Perilaku kerja dalam kebebasan kreatif; dalam kemampuan untuk menahan diri; serta dalam kecerdasan untuk menghadapi tantangan dan risiko, akan menjadi modal yang kuat untuk menjaga lingkungan kerja selalu solid dan positif.

Setiap orang di tempat kerja harus mempersiapkan sebuah kebiasaan kerja yang fokus pada hal-hal penting dan prioritas. Sikap fokus pada prioritas ini akan membantu orang-orang untuk berkontribusi dan melayani tujuan dengan tepat sasaran. Membiasakan pola kerja dengan sebuah checklist, akan memudahkan dan membantu dalam menyelesaikan prioritas pekerjaan. Pimpinan harus selalu memperjelas harapan dan memastikan bahwa disiplin dan motivasi kerja yang tinggi selalu bersama perilaku kerja, dan tidak pernah bergeser ke arah negatif oleh alasan apapun.

Budaya kerja yang memberikan tanggapan positif  dengan toleransi untuk kemajuan bersama. Setiap orang di tempat kerja, apakah itu manajer, direksi, staf, dan semua pemangku kepentingan lainnya wajib untuk saling memberikan tanggapan positif.  Kesadaran masing-masing pihak untuk menyadiri kesalahan atau kegagalan yang disebabkan oleh dirinya atau unit kerjanya, akan membuat organisasi tumbuh sehat dan kuat.

Sikap saling salah menyalahkan hanya akan memperburuk hubungan kerja, dan pada akhirnya akan membahayakan keutuhan organisasi. Karena, konflik dari hubungan buruk tersebut dapat membuat setiap orang gagal merespon risiko dengan pengetahuan dan akal sehat.

Hubungan kerja yang saling memberikan informasi yang berguna, serta saling menjalankan manajemen risiko mulai dari pekerjaan masing-masing, akan menjadikan hubungan kerja tersebut lebih bertanggung jawab. Sikap rendah hati dalam kecerdasan emosional akan menempatkan setiap orang selalu bekerja dalam suasana hati yang bahagia. Sehingga, setiap kesalahan atau kelalaian akan dengan cepat dapat diperbaiki.

Lingkungan kerja yang positif dihasilkan dari energi kolaboratif  dan disiplin. Bila semua karyawan dan pimpinan dapat membangun hubungan yang harmonis, dan dapat bekerja dengan dukungan energi kolaboratif  tanpa pamrih, termasuk mendapatkan rasa hormat atas semua energi positif  yang mereka kontribusikan kepada organisasi; maka, lingkungan kerja tersebut akan menjadi sangat produktif, efektif, kreatif, efisien, dan penuh energi bahagia.

Pemimpin yang berkualitas pasti akan membantu setiap orang di tempat kerja untuk mendapatkan pola pikir yang benar. Mulai dengan bahasa komunikasi yang sopan dengan tatakrama yang etis, serta melakukan pengembangan kepribadian karyawan dengan konsisten dan berkelanjutan. Termasuk, mempersiapkan karyawan dengan pola berpikir yang dilengkapi kecerdasan emosional, untuk dapat mengatasi semua potensi konflik, akibat dari perbedaan persepsi yang ditimbulkan oleh perbedaan dari fungsi dan peran kerja masing-masing pihak.

Orang-orang yang bekerja dengan perasaan senang dan bahagia selalu berkontribusi lebih. Karyawan dan pimpinan yang bahagia dengan lingkungan kerja pasti bekerja lebih kreatif, menghasilkan hasil yang lebih berkualitas dan juga menjadi lebih produktif. Perasaan bahagia akan membuat hati ikhlas untuk bekerja ekstra, dan ikhlas untuk berbagi pengetahuan dengan yang lain.

Sikap positif dalam motivasi dan disiplin kerja yang tinggi akan menular; untuk menciptakan suatu lingkungan kerja yang kuat, unggul, terarah, dan melibatkan semua pihak dalam kolaborasi dan soliditas kerja yang produktif. Pimpinan dan tim manajemen harus mampu menjadi teladan yang memfokuskan semua energi organisasi ke arah positif. Lalu, mampu menjadi kekuatan yang membuat setiap individu di dalam organisasi bekerja menuju kebahagiaan, kesenangan, keterlibatan, dan masing-masing dapat memaknai pekerjaan dengan optimis.

Lingkungan kerja yang positif pasti membuat setiap orang menikmati hubungan kerja dan lingkungan tempat mereka bekerja. Setiap orang pasti mampu tertawa, bahagia, sehat, damai, dan merasakan energi positif di sekitar kehidupan kerja mereka. Dan hal ini, pasti akan memotivasi jiwa dan sikap ikhlas dari masing-masing hati, untuk mengisi peran kerja, yang sesuai dengan kompetensi dan keahlian masing-masing dengan antusias dan penuh optimistis.

Lingkungan kerja yang positif selalu dibangun dan dikembangkan dengan pengaruh positif dari kepemimpinan, budaya organisasi, dan manajemen. Sifat manusia tidak suka dipaksa atau didorong dengan ambisi, tetapi lebih suka dipengaruhi dan diyakinkan tentang manfaat dari terciptanya lingkungan kerja yang positif dan kuat. Jadi, ketika Anda memutuskan untuk membangun lingkungan kerja yang positif dan kuat, pastikan Anda sebagai pemimpin mampu menularkan pengaruh yang kuat, untuk mengajak setiap orang berkontribusi  dalam penguatan lingkungan kerja yang positif dan produktif.

Setiap penularan atau pengaruh akan merangsang terciptanya perubahan. Dalam perubahan orang-orang membutuhkan panduan dan bimbingan untuk mengubah perilaku, serta bimbingan untuk dapat beradaptasi dengan hal-hal baru dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif.

Pemimpin yang berkualitas selalu akan mendengarkan semua kebutuhan yang diperlukan selama masa adaptasi. Jadi, dia tidak akan sekedar berpidato berapi-api, lalu menyerahkan perubahan itu kepada masing-masing individu atau kelompok. Tetapi, dia akan terlibat di setiap momen untuk memahami, membantu, mendengarkan, belajar, menahan diri, dan menawarkan perbaikan-perbaikan yang cepat dan tepat sasaran. Dan, dia akan bekerja dengan totalitas untuk mewujudkan lingkungan kerja yang positif, serta selalu mengawal setiap kondisi dan situasi, agar para karyawannya mampu bekerja dengan disiplin dan motivasi yang tinggi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

VIDEO PELATIHAN BUDAYA ORGANISASI

Older posts Newer posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑