PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Social Intelligence (page 13 of 13)

Kecerdasan Sosial

MENGELOLA EMOSI EMPATI

“Jangan Hanya Ada Satu Sisi Yang Memberikan Empati, Sedangkan Sisi Lainnya Tidak Memiliki Empati.” – Djajendra

“Empati Adalah Untuk Memperkuat Komunikasi Yang Saling Memahami Dan Merasakan Sudut Pandang Orang Lain, Untuk Proses Kemanusiaan Dalam Integritas Kehidupan Sosial Positif.” – Djajendra

Apakah Anda termasuk pribadi yang mudah berempati? Bila ya, Anda harus mengelola emosi empati Anda hanya untuk berempati kepada hal-hal yang etis. Dan, tidak membuang percuma energi empati Anda untuk memahami perasaan orang-orang yang senang berkehidupan dengan cara melanggar etika, hukum, komitmen, tanggung jawab, dan integritas kehidupan.

Berempati tidak selalu harus benar-benar merasakan apa yang orang lain merasakan. Yang benar adalah, berempati untuk memperkuat komunikasi yang saling memahami dan merasakan sudut pandang orang lain untuk proses kemanusiaan dalam integritas kehidupan sosial positif.

Tujuan utama emosi empati adalah untuk mendorong kesadaran integritas pribadi, dalam memfasilitasi landasan kehidupan sosial bersama, untuk membangun solusi kemanusiaan.

Bila Anda memiliki empati, Anda pasti akan menawarkan dukungan, dan Anda juga pasti akan mendapatkan dukungan dari orang-orang yang Anda berikan perhatian dan kepedulian melalui energi empati Anda. Artinya, energi empati harus terhubung ke dalam dua hati yang saling memberikan cinta dan kepedulian untuk sebuah proses kemanusiaan. Jangan hanya ada satu sisi yang memberikan empati, sedangkan sisi lainnya tidak memiliki empati.

Empati meningkatkan keterhubungan melalui tindakan atas dasar cinta dan kepedulian. Empati memberikan kepada orang lain perasaan sukacita, karena mereka mendapatkan cinta dan perhatian yang sangat aktif. Empati memperkaya kepribadian seseorang dengan sikap dan perilaku untuk bertoleransi.

Bahaya dari emosi empati adalah dia sangat berkemampuan untuk  mengembangkan kepribadian yang kurang rasional dalam melihat perasaan orang lain. Oleh karena itu, gunakan akal sehat dalam setiap pemanfaatan energi empati Anda. Jangan sekedar berempati terhadap semua perasaan orang lain atau pun terhadap semua keadaan. Tapi, pahami dulu, apakah Anda berempati untuk kebaikan atau untuk keyakinan dari orang-orang yang melanggar proses kemanusiaan. Top of Form

Melalui emosi empati, Anda dapat mencoba membantu teman-teman Anda untuk mengatasi masalah atau waktu sulit yang sedang dihadapi. Anda dapat menggunakan keterampilan emosi empati Anda, untuk berkomunikasi dan mencarikan solusi yang menguntungkan. Melalui keterampilan emosi empati yang sempurna Anda pasti akan memiliki kecerdasan emosional untuk  menempatkan diri Anda dalam perasaan, pikiran, sikap, persepsi, asumsi, dan logika berpikir orang lain.

Emosi empati akan semakin terasa saat Anda memiliki kesamaan dalam pengalaman. Sebab, saat Anda memiliki kesamaan pengalaman, Anda dengan mudah bisa mengidentifikasi persoalan, dan tahu, apa dan bagaimana perasaan mereka.

Empati tidak sekedar untuk memahami perasaan penderitaan orang lain, tapi juga untuk memahami perasaan penderitaan diri sendiri. Pastikan Anda sudah memiliki kecerdasan emosional di semua aspek kehidupan diri sendiri dan kehidupan sosial. Lalu, temukan diri Anda yang berempati terhadap pengalaman kemanusiaan orang lain atas dasar etika dan nilai-nilai kehidupan yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan keadilan.

“Empati Adalah Emosi Yang Sangat Rentan Terhadap Pengaruh Emosi Negatif. Oleh Karena Itu, Ajari Emosi Empati Anda, Untuk Memiliki Akal Sehat Dan Logika, Melalui Kecerdasan Kehidupan Sosial.” – Djajendra

DJAJENDRA

MENGELOLA EMOSI UNTUK KEBAIKAN DIRI SENDIRI

“Kesadaran Diri Untuk Tidak Kehilangan Kendali Emosi Positif, Saat Diri Harus Terhubung Dengan Energi Dan Emosi Negatif, Merupakan Kunci Sukses Dalam Pengelolaan Emosi Baik.” – Djajendra

“Jangan Pernah Membiarkan Keadaan Dari Luar Diri Anda, Menjadi Mampu Mengelola Diri Anda, Dan Membuat Suasana Hati Anda Menjadi Kurang Damai Atau Kurang Bahagia.” – Djajendra

Bila emosi diri terkelola dalam kecerdasan emosional yang konsisten, maka diri akan selalu hidup dalam perasaan bersyukur; dalam perasaan berterima kasih kepada realitas; dalam perasaan yang memuji dan memberi kepercayaan diri kepada orang lain; dalam perasaan sukses untuk suasana hati bahagia; dalam doa dan renungan hidup yang selalu mengingat keterbatasan diri dan kebesaran pencipta.

Mengelola emosi diri sendiri seharusnya menjadi kebiasaan sehari-hari, dan tidak boleh terhenti oleh tantangan kehidupan yang dihasilkan dari perilaku kehidupan sosial yang selalu pasti tidak cerdas emosional.

Biasanya, seseorang sangat rajin dan bekerja keras untuk mengelola emosi positif. Tapi, saat dia mulai lagi berinteraksi dengan energi negatif yang ada di berita atau tayangan  tv, koran, radio, majalah, internet, dan juga dari teman-teman pembawa berita negatif. Maka, pada akhirnya, dia tidak dapat mengendalikan pengaruh energi negatif. Kondisi ini akan membuat emosi negatif di dalam dirinya semakin berkuasa dengan cara menenggelamkan energi emosi positif.

Kesadaran diri untuk tidak kehilangan kendali emosi positif, saat diri harus terhubung dengan energi dan emosi negatif, merupakan kunci sukses dalam pengelolaan emosi baik.

Kita semua pasti sangat memahaminya bahwa tidaklah mungkin diri kita terhindarkan dari kekuatan emosi negatif, dan juga dari kekuatan energi negatif kehidupan. Karena, kehidupan ini secara umum, di dunia bagian manapun, kelihatannya lebih suka membicarakan dan mendengarkan hal-hal negatif, yang cendrung mengundang energi negatif ke dalam kehidupan.

Orang-orang lebih suka berdebat atau membicarakan setitik kekurangan secara berlebihan, daripada membicarakan segudang kebaikan. Saya sendiri tidak pernah dapat memahami hal ini, tapi realitas sosial memperlihatkan seperti itu. Oleh karena itu, saya berpikir bahwa perilaku kehidupan sosial sangatlah tidak mungkin menjadi cerdas secara emosional. Apalagi, dalam perilaku kehidupan sosial, kehidupan manusia sudah terkotak- kotak, melalui nilai-nilai keyakinan, yang kadangkala menimbulkan ketidakcerdasan emosional sosial.

Melihat realitas kehidupan sosial yang ada, maka diri kita ini harus memiliki kesadaran yang sangat sungguh-sungguh, untuk mengelola kecerdasan emosional diri sendiri melalui tanggung jawab diri untuk kehidupan yang lebih baik.

Jangan pernah membiarkan keadaan dari luar diri Anda, menjadi mampu mengelola diri Anda, dan membuat suasana hati Anda menjadi kurang damai atau kurang bahagia. Anda harus bangkit melalui kesadaran diri Anda, untuk memimpin kehidupan Anda, melalui nilai-nilai kehidupan yang membuat Anda cerdas emosional.

Mengelola emosi untuk kebaikan diri sendiri haruslah dimulai dari kemauan diri, untuk meningkatkan kemampuan manajemen diri melalui kesadaran diri sendiri. Oleh karena itu, mulailah dengan tenang dan penuh percaya diri, pilihlah nilai-nilai kehidupan yang Anda butuhkan. Lalu, jadikan nilai-nilai yang Anda pilih tersebut untuk menemani Anda dalam melakukan semua proses manajemen diri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SUNGKAN MENEGUR ORANG PANUTAN

AKU SUNGKAN MENEGUR ORANG PANUTAN YANG BERBUAT SALAH

Pertanyaan.

Seorang guru, seorang sesepuh, seorang yang dihormati, yang disegani dalam masyarakat kebanyakan, mereka menjadi panutan, menjadi contoh. Tapi, bila seorang guru dan sebagainya itu melakukan suatu kesalahan , bagaimana kita menyapanya , menegurnya, dan mengingatkannya, bahwa apa yang dilakukannya salah. Karena kita pasti akan terbentur dengan rasa sungkan , tidak enak, karena jelas mereka selalu merasa benar. Dan pasti akan ada akibatnya jika kita menegurnya…??

Djajendra Menjawab

Ya, pasti akan ada akibatnya jika kita menegur orang-orang terhormat yang selalu merasa benar dengan apa yang dia katakan. Apalagi, bila mereka memiliki kekuasaan dan pengaruh di tengah masyarakat, serta menjadi panutan orang banyak.

Pemimpin yang berbahaya adalah dia yang menjadi panutan dan contoh, dengan memiliki pengaruh dan kekuasaan di tengah masyarakatnya, dan memimpin masyarakatnya melalui persepsi dan logika berpikir sempit, tanpa memperdulikan etika umum kehidupan.

Dalam realitas kehidupan di tengah masyarakat, sangat banyak orang-orang seperti yang Anda sebutkan di atas, selalu memelihara ego dan kesombongan atas setitik ilmu pengetahuan yang mereka miliki. Akibatnya, mereka berwawasan sangat sempit dan berpikiran sangat picik.

Bila Anda mengingatkan atau menegur atas kesalahannya, mereka pasti akan memusuhi Anda. Oleh karena itu, pahami mereka dengan cara mencerdaskan emosional sosial Anda. Belajarlah ilmu pengetahuan tentang kecerdasan emosional yang mencakup kecerdasan sosial, kesadaran sosial, dan kecerdasan emosi untuk mencegah konflik batin dan konflik sosial atas realitas kepemimpinan yang berwawasan sempit.

Dan kalau memungkinkan, jauhi atau hindari orang-orang berkarakter seperti yang Anda sebutkan di atas. Karena, sampai kapanpun mereka tidak akan pernah mampu memberikan kebaikan melalui etika umum kehidupan. Mereka selalu akan berpersepsi dan berkeyakinan bawah apa yang mereka lakukan dan katakan adalah kebenaran. Kalau sudah begitu, susahkan?

DJAJENDRA

SAHABAT SEJATI

“Sahabat Sejati Adalah Tentang Hubungan Yang Abadi Dalam Keutuhan Di Setiap Kondisi Dan Situasi Kehidupan.” – Djajendra

Sahabat sejati adalah teman sejati yang mampu memahami dan menemani dalam situasi dan kondisi apa pun. Termasuk, memiliki empati yang sangat tinggi dan selalu merasa cocok satu sama lain di sepanjang kehidupan. Sahabat sejati tidak akan pernah memperbesar kekurangan dan kesalahan dari sahabatnya, tapi dia akan menjadi sahabat yang paling membantu dengan solusi yang hebat.

Sahabat sejati tidak pernah mencari kesempurnaan dari sahabatnya, tapi dia ada untuk mengasihi sahabatnya dengan tulus dan bijak. Sahabat sejati selalu memiliki hubungan dengan sahabatnya melalui kecerdasan emosional yang sempurna. Dia selalu berharap hubungan dengan sahabatnya tersebut akan baik dan damai selamanya. Dia akan belajar seumur hidup untuk menjadi energi positif agar persahabatannya selalu abadi dan tak tergoyah oleh hal apa pun.

Sahabat sejati tetap akan menjadi sahabat terbaik saat uang, jabatan, kekuasaan, nasib baik, ketenaran, dan kekayaan merubah keadaannya. Dia tidak akan memilih ulang persahabatannya dan menjaga jarak dengan sahabat-sahabat yang tidak selevel dengannya. Dia akan tetap bersikap rendah hati dan tidak akan berubah oleh teman-teman barunya yang selevel. Dia adalah pribadi cerdas yang memahami bahwa kehidupan selalu bisa berubah, tapi sahabat sejati selalu abadi untuk setiap keadaan.

Sahabat sejati selalu bersedia untuk belajar dari satu sama lain. Dia selalu melihat dirinya sendiri dalam cermin kehidupan, dan berupaya untuk menjadi sahabat yang lebih baik melalui sifat dan sikap baik. Sahabat sejati tidak pernah memanfaatkan persahabatannya untuk menguntungkan diri sendiri secara tidak adil, tapi selalu memberikan cinta dan kepedulian yang tinggi kepada sahabatnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KECERDASAN SOSIAL DALAM TOLERANSI

“Saat Pikiran Dan Perasaan Mampu Bertoleransi Terhadap Semua Keanekaragaman Kehidupan, Maka Jiwa Akan Hidup Dalam Kedamaian Abadi. “ – Djajendra

Kehidupan manusia sangat beragam, sangat berwarna, dan sangat terkelompok dalam berbagai keunikan dan perbedaan. Anda yang ikhlas, tulus, dan berjiwa besar untuk hidup dalam perbedaan nilai dan perilaku pasti mampu mengembangkan sikap toleransi dengan baik.

Bertoleransi berarti mampu menyesuaikan kehidupan dengan realitas yang ada.  Realitas menceritakan keadaan yang sebenarnya, sedangkan keyakinan menceritakan sebuah tanggung jawab kepada nilai-nilai kehidupan yang dipercaya. Bertoleransi berarti mampu mengenyampingkan semua kepentingan, keyakinan, dan nilai-nilai kehidupan pribadi demi untuk menghormati nilai-nilai kehidupan orang lain. Artinya, dari lubuk hati Anda yang paling suci, muncul perilaku yang mencintai dan menyayangi, sehingga Anda merasa terpanggil untuk peduli dan menghormati eksistensi orang lain.

Sikap bertoleransi akan memperkuat kekayaan sosial dan bisa mengurangi konflik di tengah perbedaan dan keragaman. Bertoleransi merupakan potensi yang sangat penting untuk menciptakan perdamaian dalam berbagai aspek kehidupan.

Toleransi merupakan energi yang mampu menciptakan kenyamanan dan keamanan kehidupan orang banyak. Toleransi berarti mampu menyatu dalam perbedaan dan mampu berkontribusi untuk memperkaya nilai-nilai kehidupan. Toleransi berarti mampu menciptakan kesetiakawanan dalam kehidupan. Toleransi berarti mampu memiliki empati terhadap semua keadaan dan kondisi. Toleransi berarti mampu memenangkan nilai-nilai kemanusian untuk hal apa pun.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SEMUA PERSOALAN MEMILIKI JAWABAN

“Hidup selalu terkendali dalam keseimbangan bersama jawaban dan solusi. Kekayaan pengetahuan dan wawasan akan menuntun untuk menemukan jawaban sesuai kebutuhan.”~ Djajendra

Kecerdasan untuk menyimak kehidupan akan memberikan pelita terang ke dalam jiwa. Kehidupan ada dalam warna-warni yang tidak harus dipahami, tapi harus dihormati, agar kehidupan mau menghormati Anda. Semakin Anda menjadi cerdas sosial, semakin kehidupan akan membangunkan jembatan yang menghubungkan Anda dengan realitas di luar diri Anda.

Anda harus memahami bahwa diri Anda tidaklah terbatas oleh perasaan dan pikiran Anda sendiri, tapi juga oleh pengaruh dari perasaan dan pikiran dari orang-orang di sekitar Anda. Walaupun Anda dilahirkan dari sebuah keluarga, tapi diri Anda telah terdidik sebagai produk sosial, yang dimulai dari sekolah, dan seterusnya dalam sekolah pengaruh kehidupan yang sangat luas, tergantung luasnya wawasan dan pengetahuan yang Anda temui.

Arahkan hidup menuju sukacita yang lahir dari pikiran jernih, dan jangan biarkan berbagai persoalan kehidupan dari luar diri membuat Anda tenggelam didalamnya, serta kehilangan arah untuk menemukan diri sendiri. Karena Anda ada untuk kebahagiaan diri Anda, dan untuk menjadi energi kebaikan buat kehidupan orang lain. Jadilah diri sendiri dengan kecerdaan sosial yang tinggi, untuk saling menghargai dalam kehidupan yang harmonis.

Anda tidak harus merasa terjebak di tengah-tengah sebuah situasi kehidupan. Karena setiap momen dalam kehidupan tercipta bersama solusi dan jawabannya. Tidak ada jurang gelap dalam kehidupan, yang ada hanya sinar terang yang selalu dengan setia menemani setiap orang. Jadi, Anda tidak perlu takut ditinggalkan atau tidak dibutuhkan oleh kehidupan. Kehidupan menghadirkan Anda dalam permainannya, agar Anda bisa mengeksplorasi dan menemukan semua potensi hebat Anda, untuk dihadirkan dalam permainan kehidupan. Oleh karena itu, jangan lumpuhkan jiwa Anda dengan konflik internal batin Anda. Siapkan karakter Anda untuk Anda pentaskan dalam keramaian kehidupan yang sangat berwarna-warni ini. Anda adalah sangat unik dan istimewa, dan selalulah rawat keunikan Anda dengan penuh percaya diri dalam kecerdasan sosial yang unggul.

Setiap hal dalam hidup sangat berharga. Semakin Anda memperincikan hidup melalui bagian-bagian terkecil dari setiap situasi, maka Anda akan semakin memahami untuk mengalir bersama realitas. Ketika Anda memperkuat kesadaran diri untuk memahami semua rincian hidup dari pikran jernih Anda, maka saat itu Anda akan sadar bahwa semua persoalan memiliki jawabannya sendiri. Jadi, Anda dengan ketenangan diri, dengan wawasan dan pengetahuan yang luas, dengan kesadaran diri yang tinggi, akan menemukan solusi dan jawaban untuk setiap keadaan dan tantangan yang Anda hadapi.

Hidup adalah rangkaian fakta dan imajinasi yang terarah kepada sebuah tujuan. Dan, Anda harus membuat tujuan Anda jelas dalam perencanaan yang baik. Bila tujuan Anda terjebak dalam kebingungan dan ketidakjelasan, Anda harus mampu menyederhanakan pola hidup, serta menyimak semua realitas kehidupan melalui kesadaran diri, yang dipertegas dengan wawasan dan pengetahuan yang benar, agar semua kebingungan dan ketidakjelasan tersebut dapat Anda temukan jawabannya dari realitas yang ada.

Anda tidak perlu takut untuk mencoba sesuatu yang baru dan menarik. Anda tidak perlu merasa panik ketika pertama kali mencoba sesuatu yang berbeda dan belum terbukti. Lakukan apa yang ingin Anda lakukan dengan tindakan berani dari gairah dan kemampuan Anda. Karena, semua yang ingin Anda lakukan itu sudah ada solusinya dari keyakinan dan kepercayaan Anda. Dan, semuanya tergantung kepada suara hati Anda, untuk meyakinkan pikiran dan energi sukses Anda, dalam mewujudkan yang Anda inginkan.

Pada saat Anda tidak menyimak masalah dengan pikiran jernih, secara rinci, akurat dan benar, maka Anda pasti akan menerima jawaban yang keliru dan tidak tepat sasaran. Tetapi, kalau Anda mampu menyimak realitas kehidupan dengan cara mendengar, melihat, merasa, berpikir, berempati, serta menghubungkannya ke dalam perasaan dan kecerdasan mental Anda; maka Anda akan menjadi pribadi yang berintegritas tinggi untuk melayani kehidupan Anda dan orang lain.

Pahami semua tantangan dan risiko sebelum mengeluarkan pendapat. Pahami semua hal dari berbagai dimensi kehidupan sebelum membuat keputusan. Pahami bahwa semua yang Anda lakukan dan kerjakan telah memiliki jawabannya sendiri untuk hasil akhir terbaik. Jadi,  pastikan Anda telah menyimak semua hal dengan sebaik mungkin, lalu memfokuskan semua energi dan pengetahuan Anda untuk menemukan kualitas terbaik dari apa yang Anda lakukan.

Saat Anda menjadi cerdas dalam menyimak kehidupan, maka potensi diri Anda akan berkembang menjadi lebih berkualitas. Dan, Anda akan menjadi pribadi cerdas yang kaya dengan pengetahuan dan wawasan yang luar biasa. Anda juga akan menjalani kehidupan yang lebih tenang dalam intensitas kesabaran diri yang tinggi. Sebab, setiap ingin melakukan apapun, Anda memulainya dengan pikiran bahwa telah tersedia solusi dan jawaban untuk hal yang Anda lakukan.

Kekayaan pengetahuan dan wawasan Anda tersebut akan menjadi pelita terang yang menuntun Anda untuk menghindari pikiran dan perasaan negatif. Dan juga akan menuntun Anda untuk menjadi orang bijak dan cerdas. Anda akan menjadi pribadi yang selalu terbuka dengan ide-ide besar; yang selalu mengerti tentang orang lain; yang selalu hidup dengan persepsi positif; dan yang selalu siap untuk mendapatkan kenyamanan, keamanan, kemudahan, dan kebahagian hidup dari perilaku dan cara berpikir Anda.

Hidup selalu terkendali dalam keseimbangan bersama jawaban dan solusi. Dan setiap hal yang dapat Anda pikirkan dengan imajinasi kreatif Anda, akan mendapatkan reaksi alami untuk dapat Anda wujudkan. Semua persoalan dalam hidup memiliki jawabannya sendiri, apakah itu persoalan yang bersumber dari dalam diri Anda, ataupun persoalan yang bersumber dari kehidupan sosial Anda. Pikiran, perasaan, keyakinan, dan sikap Anda adalah pasukan elit yang harus setiap hari Anda latih, untuk siap tempur memenangkan hidup Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Newer posts