MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Social Intelligence (page 13 of 15)

Kecerdasan Sosial

JIWA YANG PENUH TOLERANSI ADALAH CAHAYA BUAT KEHIDUPAN

PROFILE 2“Untuk Memiliki Toleransi, Anda Harus Memiliki Hati Nurani Yang Baik, Tanpa Hati Nurani Yang Baik, Anda Tidak Akan Mampu Menghasilkan Perilaku Dan Pola Pikir, Yang Ikhlas Untuk Bertoleransi Dalam Perbedaan Kehidupan.”~ Djajendra

Semua orang pasti sadar bahwa dirinya hidup dalam keragaman dan perbedaan. Keragaman dan perbedaan merupakan hadiah dari Tuhan buat keindahan hidup. Tidak ada yang dapat mengingkari keragaman dan perbedaan, karena keragaman dan perbedaan adalah fakta yang ada sejak kehidupan itu ada.

Dalam realitas kehidupan, ada orang-orang yang memahami kebesaran Tuhan bersama ciptaannya dalam keragaman dan perbedaan, tapi ada juga orang-orang yang mengingkari keragaman dan perbedaan.

Orang-orang yang mencintai keragaman dan perbedaan selalu mengekspresikan energi toleransi di dalam kehidupan yang luas. Dan biasanya, mereka menjadi cahaya yang mampu menerangi kehidupan, untuk keharmonisan dan kedamaian bersama.

Pribadi-pribadi yang penuh toleransi tidak pernah tersesat dalam konflik perbedaan. Akal mereka sangat terang untuk melihat keindahan dari perbedaan, dan mereka mampu menjadikan dirinya sebagai sumber kebaikan hidup untuk siapapun.

Toleransi selalu tercipta dari hati nurani yang baik, serta memperkaya emosional dan mental, untuk menyatukan semua perbedaan dalam kekuatan cinta dan kemanusiaan.

Bila toleransi terlupakan dalam kehidupan sosial dan kemanusiaan, maka kehidupan akan terjebak dalam konflik yang saling menghancurkan. Setiap orang yang tidak cerdas emosional dalam memahami toleransi, akan menjadi energi negatif yang merusak kedamaian dan keharmonisan hidup.

Saat melarikan diri dari toleransi kehidupan sosial, maka diri akan berlari sambil membawa emosi negatif. Emosi negatif akan membuat hidup terkurung dalam kebenciaan, kesedihan, rasa sakit hati, kekecewaan, dan dendam.

Diri yang membiarkan hidupnya dalam kegelapan pikiran dan perasaan, akan menutupi cahaya kebaikan untuk diberikan kepada yang berbeda. Dan, persepsinya selalu akan hidup dalam kebenaran di dalam kegelapan, sehingga diri tidak mampu melihat kebenaran dari terangnya kehidupan, dan dari kecerdasan pengetahuan hidupnya.

Karena kehidupan itu sendiri adalah energi keragaman dan perbedaan, maka orang-orang yang anti keragaman dan perbedaan, akan selalu hidup dalam frustrasi. Mereka akan selalu berkonflik dengan kehidupan itu sendiri. Sebab, akal dan emosi mereka tertutup dalam kegelapan, dan hal ini tidak memungkinkan mereka untuk melihat realitas kehidupan.

Toleransi adalah cahaya untuk melihat keindahan dari keragaman dan perbedaan. Ketika seseorang mampu merangkul cahaya toleransi untuk menerangi pandangan hidupnya, maka dirinya akan tercerahkan dari kegelapan, dan jiwanya akan menjadi energi baik untuk menerangi kehidupan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TOLERANSI ADALAH ENERGI UNTUK KEHIDUPAN YANG ADIL DAN BERADAB

PEOFILE DMU 002“Kemanusian Yang Adil Dan Beradab Hanya Bisa Hidup Dalam Kebaikan Toleransi Untuk Keadilan Hidup Setiap Orang.” ~ Djajendra

Sekarang ini, kita hidup di abad ke-21, abad demokrasi dan kemanusiaan. Demokrasi dan kemanusiaan hanya akan berjalan dilingkungan kehidupan yang penuh toleransi dalam keadilan terhadap orang-orang dari berbagai latar belakang, usia, ras, orientasi seksual, sudut pandang, dan agama. Cara berpikir dan sikap yang bertoleransi terhadap perbedaan-perbedaan, akan menjadikan kehidupan lebih damai dan bahagia untuk semua orang.

Toleransi berarti memberikan hak kepada setiap manusia untuk menjadi diri sendiri; toleransi berarti menghormati kebebasan jati diri untuk hidup dalam perbedaan; toleransi berarti memberikan rasa adil, aman, dan nyaman kepada setiap orang dalam keragaman dan perbedaan; toleransi berarti menjaga hati nurani yang bersih saat berinteraksi dengan orang lain yang berbeda dengan Anda, dan memperlakukan setiap orang dengan hormat.

Toleransi harus menjadi sesuatu yang nyata dalam komunikasi dan pergaulan sehari-hari. Ketika Anda menjadi semakin toleran satu sama lain, maka Anda dapat menghilangkan energi benci dari kepribadian Anda. Dan bonusnya, hati Anda menjadi bersih dari sikap negatif, dan Anda secara otomatis akan menjadi pribadi bahagia dan damai dalam hidup.

Perbedaan persepsi, keyakinan, dan logika berpikir adalah sesuatu yang sangat mendasar dalam hidup. Bila Anda mampu untuk menemukan landasan kebersamaan, agar hal-hal yang sangat mendasar ini, bisa bersikap toleran terhadap satu sama lain; maka, kesadaran toleransi Anda, dapat membangun hubungan kepercayaan untuk menghormati satu sama lain, tanpa pernah menghakimi perbedaan-perbedaan, yang dihasilkan dari hal-hal yang sangat mendasar.

Toleransi sangat diperlukan untuk menghormati dan menghargai perbedaan. Di mana, hal-hal seperti perbedaan ras, etnis, agama, jenis kelamin, orientasi seksual, filosofi, sudut pandang, pakaian, sikap, pendidikan, keyakinan politik, jenis pekerjaan, latar belakang, nilai-nilai, kemampuan fisik, dan usia; adalah sesuatu yang harus diberikan toleransi dari hati nurani yang paling bersih. Sikap yang mempertentangkan semua perbedaan di atas, adalah sikap yang akan menciptakan kerusakan sosial, dan ketidakharmonisan dalam kehidupan nyata setiap pihak.

Toleransi mendorong peningkatan kualitas hidup untuk semua orang; toleransi membangun komunikasi yang terbuka dan jujur dari kekuatan empati; toleransi meningkatkan kreativitas dan inovasi; toleransi mendorong rasa hormat dan kepercayaan untuk saling terhubung dengan sikap baik; toleransi meningkatkan kerja tim dan kerjasama, serta mendorong hubungan kerja yang baik; toleransi menjadi sesuatu yang menciptakan kepedulian sosial dalam kehidupan yang lebih luas; toleransi menunjukkan pemahaman, empati, dan rasa hormat kepada seseorang yang berbeda dari Anda.

Hidup dalam budaya toleransi akan menghidupkan semua potensi kekayaan dari dalam potensi manusia. Mengingkari toleransi dan membuat toleransi tidak berdaya, sama saja dengan mengikat, memenjarakan, menghancurkan, dan memusnahkan potensi hebat dari diri manusia.

Toleransi dimulai dari kualitas moral yang mampu menghasilkan perilaku dan cara berpikir untuk membangun cinta, kepedulian, kemanusiaan, dan menghormati semua ciptaan Tuhan dengan rendah hati. Termasuk, cerdas memilih kata-kata, emosi, serta memahami konsekuensi, baik dan buruk atas setiap tindakan. Toleransi selalu menghapus diskriminasi, dan mengatasi perilaku buruk dari kebencian hati terhadap keragaman dan perbedaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEBENARAN

OLYMPUS DIGITAL CAMERA“Kebenaran Sejati Adalah Cinta Yang Membuat Semua Orang Di Sekitar Anda Menikmati Kebaikan Kepribadian Anda.”~Djajendra

Kebenaran dihasilkan dari interpretasi terhadap keyakinan yang dimiliki. Seperti diketahui, sangat beragam sistem dan nilai-nilai keyakinan dalam kehidupan. Dan hal ini, akan menciptakan banyak versi kebenaran sesuai dengan persepsi dan interpretasi atas hal-hal yang diyakini. Jadi, kebenaran bukanlah sesuatu yang dapat dimonopoli oleh seseorang atau kelompok. Ketika kebenaran dimonopoli akan ada yang menganggap dirinya yang paling benar dengan pikiran dan pendapat. Bila ada pihak yang sangat ngotot untuk memonopoli “kebenaran” menjadi milik dirinya dan kelompoknya, maka ketertiban umum dalam kehidupan sosial akan sangat terancam.

Dalam lingkungan kehidupan yang adil, setiap orang berhak untuk mengungkapkan pendapatnya, tapi tidak berhak untuk memaksakan pendapatnya. Kehidupan yang adil butuh kebijaksanaan hidup dalam kecerdasan sosial dengan empati dan toleransi, untuk tidak memonopoli kebenaran. Setiap orang boleh berpendapat dan pendapatnya tidak menyebabkan banyak konfrontasi emosional, serta mengeksplorasi kemarahan dalam kebencian yang menghancurkan hubungan baik.

Setiap orang berhak untuk mendengarkan kebenaran, dan setiap orang harus sadar bahwa kebenaran itu hidup dalam keragaman dan perbedaan. Realitas kebenaran ada dalam kotak-kotak kehidupan sesuai versi dari sistem keyakinan, logika berpikir, persepsi, wawasan, dan pengetahuan yang dikuasai. Oleh karena itu, meskipun pendapat Anda sangat kuat dan seolah-olah paling benar, Anda tetaplah harus tunduk pada kekuatan cinta, agar perasaan paling benar Anda itu tidak melukai kedamaian dan kebenaran hidup orang lain.

Ketika memberikan pendapat atau saran, janganlah berpikir bahwa orang-orang datang untuk menemukan kebenaran dari Anda. Mereka datang hanya untuk mendengarkan wawasan dan pengetahuan dari Anda. Kebenaran adalah produk hati nurani, dan hati nurani adalah produk dari nilai-nilai yang terkandung dalam keyakinan hidup seseorang. Persepsi dan interpretasi dirinya terhadap nilai-nilai keyakinan hidupnya itulah yang akan menjadi kebenaran buat dirinya.

Ketika Anda menjadi pribadi yang sadar sosial dan cerdas sosial, Anda akan menyadari bahwa dengan menjadi sabar dan pengertian dalam keragaman dan perbedaan, Anda dapat menjalankan kebenaran Anda dengan menghindari konfrontasi emosional.

Sikap yang ingin benar sendiri adalah awal untuk konflik sosial. Memonopoli kebenaran adalah perilaku dan tindakan yang paling tidak cerdas, sebab kebenaran itu ada dalam hati nurani seseorang, dan tidak ada seorang pun yang dapat memerintah atau memaksa hati nurani, untuk bersepakat dengan sebuah kebenaran yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keyakinan diri.

Nilai-nilai keyakinan hidup adalah pembawa kebenaran dalam hidup seseorang. Nilai-nilai yang ditafsirkan sesuai pengetahuan dan wawasan diri, akan membawa diri ke dalam kehidupan, dan membentuk diri menjadi lebih kuat bersama kebenaran, yang diyakini dalam integritas pribadi yang solid.

Kebenaran sejati ada dalam kemampuan untuk berbagi cinta. Walaupun kebenaran terkotak-kotak dalam perbedaan sistem keyakinan diri, tapi kebesaran jiwa dan ketulusan hati untuk mendukungan siapa pun dengan kekuatan cinta, akan membuat kebenaran menjadi milik bersama dalam keharmonisan dan kekayaan kebahagiaan hidup.

Kebenaran tidaklah dihasilkan dari menghakimi orang lain yang berbeda dengan Anda. Kebenaran hanya dapat dihasilkan dari kemampuan Anda untuk menempatkan cinta dan kasih sayang terhadap perbedaan, keragaman, dan warna-warni kehidupan. Sebab, kebenaran itu sendiri adalah perbedaan, keragaman, dan warna-warni kehidupan.

Anda tidak mungkin mampu membuat hubungan kehidupan sosial Anda harmonis dengan semua pihak, bila Anda tidak berpikir positif pada warna-warni kehidupan. Pandangan Anda bahwa warna kehidupan Anda yang paling benar adalah awal dari lahirnya benih kerusakan sosial.

Jangan mudah untuk kehilangan kesabaran dengan orang lain, apalagi saat Anda harus merangkul perbedaan yang bertentangan dengan hati nurani Anda. Perkuat diri Anda dengan energi cinta, maka Anda akan menjadi pribadi yang sangat ikhlas dan tulus untuk hidup berdampingan dengan perbedaan. Kebenaran sejati adalah cinta yang membuat semua orang di sekitar Anda menikmati kebaikan kepribadian Anda.

Janganlah pernah terobsesi untuk memonopoli kebenaran hidup, nanti Anda kecewa seumur hidup, kuatkan diri Anda dengan sikap rendah hati, untuk dapat menerima realitas bahwa kebenaran itu hanya ada dalam cinta. Kebesaran jiwa Anda untuk mencintai warna-warni kehidupan, dan kedamaian hati Anda untuk hidup dalam keindahan warna-warni kehidupan, akan membuat Anda sangat berharga untuk dicintai.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENERIMA KRITIK DENGAN BAHAGIA

031“Hidup Adalah Perubahan, Dan Kritik Adalah Alat Yang Membantu Anda Untuk Berubah.” ~ Djajendra

Orang-orang berpikiran positif selalu menjadikan kritik sebagai guru yang mengajari mereka, untuk menghindarkan diri dari risiko dan tindakan yang salah. Mereka akan memahami isi dan makna kritik yang disampaikan. Lalu, meresapi, mengintrospeksi, serta menjadikannya sebagai energi perbaikan kualitas dan integritas diri. Sebaliknya, orang-orang berpikiran negatif akan menanggapi kritik dengan marah dan cara-cara tidak terpuji. Mereka tidak akan pernah punya nurani dan akal sehat, untuk dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab dalam memahami, meresapi, atau pun menjadikan kritik sebagai bahan renungan untuk memperbaiki sikap, perilaku, kebiasaan, moral dan mental.

Cara berpikir memiliki pengaruh dalam menanggapi kritik. Cara berpikir yang  dihasilkan dari kualitas moral yang penuh integritas, akan berprinsip bahwa kritik itu hal terbaik dalam mengeluarkan diri dari zona kenyamanan, dan menjadikan kritik sebagai pendorong dalam membangunkan diri menuju perbaikan.

Kesadaran diri untuk mendengar suara-suara kritik dengan jiwa besar dan emosional cerdas, akan membuat diri mampu memantau pikiran dan perasaannya sendiri dalam menanggapi kritik. Mendengarkan kritik dengan bijak dan arif, akan menciptakan reaksi positif, untuk memotivasi diri buat memunculkan hal-hal terbaik, dan menghindarkan hal-hal tidak baik.

Keberanian untuk mengambil tanggung jawab, dan menempatkan kritik sebagai sesuatu yang dapat mengontrol atau mengubah, akan membuat diri menjadi semakin dewasa, dan dapat menghindarkan diri dari kesalahan persepsi atau keyakinan.

Setiap kritik bila mendapatkan pandangan positif dari suara batin positif, maka secara proaktif diri akan berkomitmen untuk berubah. Tanpa komitmen total sangat sedikit kemajuan yang dapat dibuat. Dan, tentu saja, orang-orang negatif pasti akan menjadikan kritik sebagai sesuatu yang menyakitkan hati mereka, dan pasti mereka tidak akan mau berkomitmen, apalagi untuk menjawab kritik dengan respon alami melalui tindakan nyata.

Kritik bukanlah sesuatu yang harus diakhiri sebatas adu mulut, dan saling mempermalukan. Kritik bukanlah sesuatu yang harus dihakimi, dan melupakan manfaat dari pelajaran yang diberikan oleh kritik. Kritik bukanlah sesuatu yang selalu datang dengan lembut dan penuh cinta dari seseorang yang mencoba untuk membantu. Tapi, kritik merupakan sebuah umpan balik yang harus di terima dengan pikiran positif, bila tidak, maka kritik hanya akan menjadi sesuatu yang saling menyakiti satu sama lain.

Menerima kritik dengan bahagia adalah awal untuk mengendalikan apa yang orang lain berkata kepada Anda. Saat diri Anda melepaskan beban kritik dan merangkulnya sebagai bagian dari opini yang harus di terima dengan senang hati, maka saat itu, Anda akan menikmati kritik untuk menciptakan kebesaran dan kesenangan dalam hidup Anda. Dengan menerima kritik dari perasaan dan pikiran positif, Anda bisa mengontrol kritik dengan cara memendamnya, menanggapinya, belajar darinya, melepaskannya dan melanjutkan dengan perbaikan.

Setiap orang memiliki kekurangan dalam ketidaksempurnaan perilaku dan cara berpikir. Dengan membuka hati nurani dan pikiran positif, maka proses penyempurnaan diri akan menjadi bagian yang indah dalam perjalanan hidup Anda. Hidup adalah perubahan, dan kritik adalah alat yang membantu Anda untuk berubah. Jika Anda mengakui kekurangan, dan mau bekerja keras untuk memperbaiki kekurangan menjadi kelebihan dalam kualitas prima hasil akhir; maka Anda akan mengalami kebahagiaan, kedamaian, kenikmatan, dan kesuksesan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KONFLIK BUKAN UNTUK SALING MEMBENCI

033“Konflik Selalu Akan Ada, Dan Selama Semua Pihak Ingin Menang Sendiri, Dan Menganggap Diri Paling Benar, Maka Jangan Pernah Berharap Konflik Akan Terkelola, Dan Kedamaian Akan Menjadi Hal Rutin Dalam Kehidupan Yang Saling Berbagi Senyum Dan Kebaikan.” ~ Djajendra

Hidup pasti ada konflik, mulai dari konflik batin hingga konflik dengan orang lain.

Di setiap lingkungan kehidupan pasti akan ada potensi konflik, dan hal itu merupakan sesuatu yang harus ditangani dengan emosi baik dan pikiran baik.

Konflik dengan orang lain muncul karena perbedaan kepentingan dan keragaman persepsi dalam keyakinan, yang tidak diterima dengan ikhlas dan jiwa besar. Konflik dengan diri sendiri muncul karena ketidakmampuan diri untuk menyeimbangkan atau menetralkan kepentingan dari pikiran positif dan pikiran negatif.

Benih dan potensi konflik pasti ada di dalam diri sendiri, di dalam rumah sendiri, di dalam kantor, di dalam lingkungan sosial, di dalam berbagai dimensi kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan bahkan juga spiritual.

Konflik bukan berarti buruk, tapi sebuah kenyataan yang harus disikapi dengan jernih, cerdas, manusiawi, terbuka, adil, dan penuh tanggung jawab untuk menjaga kedamaian dan ketenteraman hidup.

Bila intensitas konflik terus meninggi, maka kecerdasan emosional masing-masing pihak harus dikedepankan untuk menurunkan kembali intensitas yang sudah tinggi tersebut. Membiarkan intensitas konflik terus meningkat akan merusak berbagai dimensi kehidupan sosial dan kemanusiaan.

Konflik yang tidak dikelola dengan cara-cara manusiawi akan menghasilkan ketegangan yang merusak dan saling menyakiti.

Bila sebuah awal konflik dimulai dengan cara-cara destruktif, yang saling menyerang pribadi masing-masing, dan saling merusak ikatan kepercayaan diantara pihak-pihak yang berkonflik, maka konflik tersebut akan terus berkembang untuk tujuan memenangkan ego masing-masing.

Saat konflik sudah sangat merusak kepercayaan dan hubungan kehidupan sosial, maka saat itu diperlukan pemimpin berhati baik untuk mengelolanya dengan mencari akar masalah secara jujur, lalu menggunakan komunikasi persuasi, untuk mengingatkan orang-orang yang berkonflik, agar menyadari bahwa niat untuk memenangkan ego hanyalah perbuatan sia-sia, yang akan membuat hidup mereka semua selamanya tidak damai dalam konflik berkepanjangan.

Bila orang-orang yang berkonflik memiliki hati yang baik dan jiwa besar dalam kecerdasan pengetahuan, wawasan, dan emosi, maka mereka akan merubah konflik destruktif menjadi konflik konstruktif. Sebab, mereka sadar bahwa bila sebuah konflik sudah terbawa dari nilai-nilai keyakinan hidup, maka pilihan bijak adalah saling menghormati dan saling menjaga kepentingan masing-masing, tanpa memaksa pihak manapun untuk saling setuju dan menyetujui, tapi saling menghormati perbedaan untuk menjaga kedamaian dan keamanan bersama.

Konflik selalu akan ada, dan selama semua pihak ingin menang sendiri, dan menganggap diri paling benar, maka jangan pernah berharap konflik akan terkelola, dan kedamaian akan menjadi hal rutin dalam kehidupan yang saling berbagi senyum dan kebaikan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHAPUS KONFLIK DARI KEHIDUPAN SOSIAL

“Orang-Orang Yang Terdidik Untuk Menanam Benih-Benih Konflik Dalam Kehidupan, Adalah Mereka Yang Kehilangan Kesadarannya Untuk Hidup Dalam Kebaikan. Dan Mereka Juga Mungkin Tidak Menyadari Bahwa Perilaku Mereka Adalah Akar Dari Penderitaan Mereka.”~Djajendra

“Hidup Bertoleransi Berarti Memahami Kebenaran Adalah Milik Dari Sifat Baik, Yang Penuh Dengan Nilai-Nilai Kemanusiaan Untuk Keharmonisan Dan Kedamaian Hidup.”~Djajendra

Konflik adalah sesuatu yang sangat buruk dan sangat merusak kehidupan. Konflik muncul ketika orang menjadi tidak ramah satu sama lain; ketika orang melupakan kekuatan sifat baik dan cinta sebagai anugerah yang mengharmoniskan batin; ketika orang kehilangan empati untuk memaknai kehidupan orang lain; dan ketika orang terdidik untuk menghakimi keyakinan, pikiran, dan realitas orang lain.

Konflik muncul dari kekuatan kebencian. Kebencian itu sendiri adalah racun yang akan merusak diri sendiri dan orang-orang lain. Membiarkan kebencian tumbuh di pikiran dan perasaan, akan membuat jiwa dan raga rusak oleh racun kebencian. Dan pada akhirnya, energi kebencian akan mengkerdilkan batin, serta mematikan semua potensi sifat baik untuk digantikan dengan potensi sifat tidak baik.

Konflik akan ternetralkan oleh energi pengampunan. Bila Anda terlatih dan terdidik dengan sistem keyakinan dan nilai-nilai kehidupan, untuk menggunakan energi pengampunan di setiap keadaan dan kejadian, maka Anda selalu memiliki sebuah pilihan positif, untuk membuat konflik menjadi tidak konflik. Memiliki kepribadian yang mengampuni adalah kekayaan batin yang bernilai sangat mulia dan sangat tinggi.

Sifat dan perilaku yang suka mencari-cari kesalahan orang lain adalah perilaku yang berpotensi menciptakan benih konflik. Ketika benih konflik terakumulasi dan tumbuh menjadi sesuatu yang ingin saling menyakiti, maka penderitaan sosial akan menjadi hal yang tak terhindarkan. Orang-orang yang terdidik untuk menanam benih-benih konflik dalam kehidupan, adalah mereka yang kehilangan kesadarannya untuk hidup dalam kebaikan. Dan mereka juga mungkin tidak menyadari bahwa perilaku mereka adalah akar dari penderitaan mereka.

Ketika Anda hidup dalam rasa syukur dan memaafkan hal-hal yang tak menyenangkan hati, maka Anda akan menjadi energi positif untuk membawa kedamaian dan ketenangan di sekitar Anda. Pikiran, perasaan, emosi, dan kepribadian yang cerdas mengantisipasi konflik di masa depan, adalah pribadi yang dapat menghadirkan kedamaian, keamanan, dan kenyamanan dalam kehidupan sosial.

Namun, ketika Anda ngotot atau memelihara dendam dalam diri Anda, untuk tidak mau memaafkan, dan selalu berpersepsi tentang kebenaran dari sikap dan perilaku Anda; maka Anda akan terancang untuk menjadi energi negatif yang merusak kedamaian, keamanan, dan kenyamanan dalam kehidupan sosial.

Pahami cara untuk memaafkan orang lain, dan pahami juga cara untuk menjadi fakta dalam hidup toleransi. Hidup bertoleransi berarti memahami kebenaran adalah milik dari sifat baik, yang penuh dengan nilai-nilai kemanusiaan untuk keharmonisan dan kedamaian hidup. Anda yang tahu dan sadar untuk memaafkan orang lain adalah pribadi harmonis yang cerdas mengharmoniskan kehidupan sosial.

Kepribadian yang suka menghakimi dan suka menolak untuk mengampuni, adalah kepribadian yang akan menyebarkan racun kebencian di lingkungan sosial kehidupan. Bila racun kebencian mengkontaminasi kehidupan yang harmonis dan damai, maka semua pihak akan sulit untuk saling memaafkan, dan setiap hubungan kehidupan sosial akan terkendali dalam perilaku saling curiga dan saling dendam.

Pengampunan akan membuat benih konflik tak dapat tumbuh subur, dan juga setiap orang akan dibebaskan dari tanggung jawab atas perilaku negatif pembawa konflik.

Kecerdasan diri untuk memerankan karakter baik dalam hidup, akan menjadi energi positif yang menjauhkan setiap benih konflik dari kehidupan sosial. Semakin banyak karakter-karakter baik dalam kepribadian hidup yang cinta damai dan harmonis, maka semakin kuat akar kehidupan sosial untuk memfasilitasi kehidupan yang damai dan harmonis.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TEMAN DEKAT TIBA-TIBA BERHENTI BERBICARA DAN MENJAUH

“Anda Berhak Untuk Bersahabat Atau Tidak Bersahabat Dengan Siapa Saja, Tapi Saat Teman Baik Anda Diam-Diam Berhenti Berbicara Dengan Anda, Maka Sebaiknya Mencari Solusi Untuk Membuat Hubungan Anda Tetap Harmonis.” ~ Djajendra

Pertanyaan.

Apa yang harus aku lakukan, kalau teman dekatku tiba-tiba berhenti berbicara denganku, dan semakin hari semakin menjaga jarak dariku?

Djajendra Menjawab

Saat komunikasi memburuk miliki kecerdasan emosi untuk menciptakan keharmonisan komunikasi.

Ketika teman baik Anda tiba-tiba berhenti berbicara dengan Anda, maka itu merupakan sebuah sinyal yang kuat bahwa Anda sedang mengalami hubungan yang kurang baik dengannya. Dan mungkin saja teman Anda menyimpan perasaan buruk tentang Anda, dan berusaha untuk melepaskan diri dari Anda.

Saat menghadapi realitas bahwa teman terbaik Anda sedang menjaga jarak dengan Anda, maka jangan biarkan hubungan tersebut terluka dan menghilang, segera cari solusi untuk membuat hubungan tersebut dapat tumbuh dalam keharmonisan.

Apalagi bila hubungan tersebut menjadi sangat penting untuk Anda, maka saat pertama kali Anda menduga bahwa hubungan tersebut sedang memburuk, saat itulah Anda harus segera memperlihatkan kepedulian yang tinggi untuk membawa  ke permukaan, agar ada titik terang terhadap hubungan yang memburuk tersebut.

Memiliki kesadaran untuk memperbaiki hubungan, dan melihat apa yang dapat Anda kontribusikan untuk memperkuat hubungan tersebut, akan membuat Anda terlihat lebih dewasa dalam membangun keharmonisan dari hubungan tersebut.

Lakukan komunikasi persuasif tanpa perilaku reaktif atau defensif, temukan informasi yang membuat teman Anda menjauh dari Anda. Lalu, kompromikan informasi tersebut dalam kejelasan dan kepastian, kemudian pasanglah perisai kepercayaan yang kuat, agar hubungan tersebut selalu terlindungi oleh rasa saling percaya.

Setelah memahami sifat dari hubungan Anda dengan teman Anda, jadilah sadar untuk selalu mengekspresikan dan menghargai hubungan tersebut dengan sepenuh hati. Lalu, berikan kontribusi terbaik yang membuat teman Anda selalu merasa penting untuk memiliki hubungan baik dengan Anda.

Latihlah diri Anda untuk bertanggung jawab terhadap persahabatan tersebut. Miliki empati dan simpati untuk memperkuat keharmonisan dari hubungan tersebut. Pastikan Anda menjadi orang penting yang memiliki pengaruh baik dalam hubungan tersebut.

Djajendra

PENGAMPUNAN AKAN MEMBUAT ANDA LEBIH SEHAT

“Pengampunan Adalah Obat Dari Dalam Diri Yang Mampu Membuat Diri Mendapatkan Kesehatan Hidup Secara Alamia.” ~ Djajendra

Saat Anda mampu merawat diri dalam kedamaian dan kebahagiaan hidup secara konsisten dan berkelanjutan, Anda akan sangat mudah membuat diri Anda hidup dalam kesehatan tubuh dan mental. Dan salah satu cara untuk membuat diri hidup dalam kedamaian dan kebahagiaan adalah menjadi pribadi yang ikhlas mengampuni kesalahan diri sendiri dan orang lain, lalu ikhlas melakukan perubahan untuk menjadi pribadi positif yang selalu menekankan pola kehidupan yang seimbang.

Pengampunan adalah obat dari dalam diri yang mampu membuat diri mendapatkan kesehatan hidup secara alamia. Gaya hidup yang suka memaafkan dan suka mencintai, akan menjadi energi yang membuat tubuh dan jiwa merasakan kekuatan untuk hidup dalam kesehatan abadi.

Kehidupan yang penuh benci dan dendam hanya akan membuat hidup Anda tidak hidup untuk kedamaian dan kebahagiaan. Bila hidup Anda sehari-hari sudah jauh dari kedamaian dan kebahagiaan, Anda pasti akan dekat dengan pikiran dan perasaan negatif, serta selalu akan melihat sisi kekurangan dan ketidaksempurnaan dalam hidup. Akibatnya, semua pengalaman hidup Anda akan mengarahkan Anda untuk sakit hati, dan tidak pernah sadar untuk melihat kebaikan yang begitu banyak di sekitar Anda. Dampaknya, jiwa dan raga Anda juga akan menjauh dari kesehatan abadi.

Anda memiliki hak untuk kehidupan yang lebih baik. Syaratnya, Anda harus melepaskan semua masa lalu yang tidak memuaskan batin Anda, Anda harus hidup dengan menghapus benci dan dendam kepada siapa pun dan apa pun, Anda hanya berhak untuk memiliki cinta dan pengampunan terhadap apa pun dan siapa pun. Sebab, hanya cinta dan pengampunan yang tulus dan ikhlas dari hati nurani yang paling bersih, akan menghasilkan kesehatan jiwa dan raga dari kekuatan diri sendiri, sehingga Anda akan lebih mampu untuk menikmati hidup Anda, lebih lama, bersama kesehatan, kedamaian, dan kebahagiaan yang tak tertandingi di setiap hari.

Kekuatan baik dari batin terdalam, dari hati nurani yang penuh cinta dan pengampunan, terhadap apa pun dan siapa pun, akan menjadi kekuatan yang menentukan diri Anda di dunia luar Anda. Anda adalah apa yang Anda pikirkan, rasakan, persepsikan, impikan, dan visikan. Anda dapat menentukan bagaimana hidup Anda menempatkan diri Anda di dalam kehidupan sosial Anda yang penuh cinta, damai, sejahtera, dalam keharmonisan, walaupun berbedah persepsi dan keyakinan hidup.

Jika Anda pernah merasa seperti korban keadaan, Anda harus segera menemukan cara untuk mengubah persepsi Anda, sehingga Anda dapat membangun harga diri melalui cinta dan pengampunan dari jiwa besar Anda, yang ikhlas dan tulus untuk memaafkan segala sesuatu demi kesehatan dan kebahagiaan diri Anda.

Mengontrol penafsiran atas persepsi diri sendiri terhadap semua kejadian di luar diri, yang bertentangan dengan logika berpikir dan nilai-nilai keyakinan diri Anda, akan menjadi hal yang sangat menentukan proses penciptaan rasa damai dan bahagia di dalam batin Anda. Bila Anda lebih suka hidup dalam persepsi, logika berpikir, dan keyakinan demi membangun harga diri Anda dengan tidak berempati pada harga diri orang lain, yang berbeda dengan Anda, maka Anda tetap akan terkurung dalam mind set yang akan menjauhkan Anda dari pengampunan dan cinta di setiap aspek kehidupan Anda.

Setiap hari miliki waktu untuk latihan menghilangkan emosi negatif seputar peristiwa masa lalu dengan siapa pun dan apa pun. Tingkatkan kualitas harga diri dan kesejahteraan hidup Anda dengan energi cinta dan pengampunan. Anda pasti dapat menemukan dan memiliki kekuatan dari batin Anda, untuk hidup dalam kesehatan dan kesuksesan kehidupan pribadi Anda, hubungan Anda, ataupun karir Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHORMATI BUDAYA LOKAL

“Ketika Budaya Lokal Menghargai Gaya Kepemimpinan Top-Down, Maka Sesuaikan Perilaku Kerja Yang Dapat Memberikan Arahan Yang Jelas. Jangan Lagi Berteriak Pada Karyawan Untuk Menjalankan Tugas Mereka Tanpa Arahan Yang Jelas.” ~ Djajendra

Ketika seseorang memutuskan bekerja secara global, maka dia harus menghormati dan memahami norma-norma budaya di tempat dia bekerja. Globalisasi telah menjadi alasan untuk semakin banyak pekerja dari mancanegara bekerja di perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Globalisai di dunia pekerjaan harus menjadi alat untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi pekerja lokal, tanpa merusak norma-norma dan nilai-nilai kehidupan pekerja lokal. Karena, bila norma dan nilai pekerja lokal terinjak atau direndahkan, maka konflik secara terus-menerus akan merusak hubungan antara pekerja global dan pekerja lokal.

Walaupun perusahaan sudah beroperasional dengan standar manajemen internasional, tapi bekerja di sebuah budaya asing haruslah tidak hanya mengandalkan standar operasional dan manajemen yang dianggap sudah berstandar global. Seorang pekerja global harus memodifikasi perilaku agar sesuai dengan norma-norma budaya lokal. Dimanapun tanah yang kita injak, kita harus dapat menghormati dan menyesuaikan perilaku terhadap kearifan dan norma-norma kehidupan yang berlaku secara lokal.

Perilaku etis terhadap norma-norma budaya lokal akan menjadi kekuatan yang membuat pekerja global dan pekerja lokal, dapat bersatupadu untuk berprestasi menghasilkan kinerja terbaik. Para pekerja global harus selalu dapat menunjukkan nilai-nilai dan etika dalam gaya interaksi dan tindakan yang mengharmoniskan kehidupan perilaku kerja lokal. Kemampuan untuk bekerja dan berkontribusi dengan memperhatikan etika dan nilai-nilai kehidupan lokal yang dominan, dapat menjadi jembatan untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik.

Bila seorang pekerja global gagal mengidentifikasi nilai-nilai perilaku kerja lokal, maka ketidakpercayaan dapat membuat dirinya sulit untuk berbagi nilai-nilai kerja terbaik, dalam upaya untuk menghasilkan kinerja terbaik. Pekerja global terbaik pasti dapat menunjukkan perilaku etis yang kuat, untuk mempengaruhi tindakan orang lain melalui tata kelola organisasi yang berkualitas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERSAINGAN USAHA DENGAN TETANGGA

Pertanyaan

Menjalankan usaha warung dan rental playstesen di rumah, dan bersaing dengan tetangga. Bagaimana menyikapi kecemburuan persamaan usaha?

Djajendra Menjawab

Tetangga biasanya merupakan orang-orang terdekat dalam pergaulan sosial di lingkungan tempat tinggal.  Oleh karena itu, sangat diperlukan empati dan kesadaran untuk berperilaku agar kecemburan yang ada tidak menyebabkan konflik dengan tetangga. Jalankan usaha Anda sehari-hari dengan gairah, keyakinan, keberanian, kemauan yang tinggi. Tapi, tetaplah bersikap rendah hati dan selalu tersenyum baik kepada tetangga, walaupun mereka merasa cemburu dengan bisnis Anda.

Jangan pernah mempengaruhi pelanggan untuk tidak menggunakan produk atau jasa yang direntalkan oleh tetangga. Berkompetisilah secara beretika dalam jiwa besar untuk berbagi rejeki dengan orang-orang lain. Jangan menginginkan semua pelanggan untuk bisnis Anda sendiri. Tapi, lakukan pelayanan terbaik dengan mutu prima, dan selanjutnya, biarkan pelanggan sendiri yang memutuskan mau rental di tempat Anda atau di tempat tetangga Anda. Berbisnislah dengan hati dan logika untuk melayani orang lain dengan kualitas dan kepedulian yang tinggi.

Jadilah pebisnis yang berwawasan luas untuk menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi. Untuk itu, sediakan waktu untuk melakukan penelitian pasar dan umpan balik dari para pelanggan tentang potensi lain yang bisa disinergikan atau dikolaborasikan dengan tetangga yang usahanya sama dengan Anda saat ini. Bila Anda mampu, maka tetangga-tetangga yang sekarang merasa tersaingi dan merasa cemburu oleh bisnis rental Anda, akan menjadikan Anda pemimpin informal dari bisnis dan kehidupan sehari-hari mereka. Oleh karena itu, pastikan Anda mampu menjadi pemimpin masa depan dengan ide-ide yang menguntungkan buat orang-orang di sekeliling Anda.

DJAJENDRA

Older posts Newer posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑