JANGAN TERPENGARUH DENGAN PERILAKU KACAU ORANG LAIN

“Siapapun bisa berperilaku kacau dan bertindak diluar kendali, tetapi hanya orang-orang hebat yang tetap tenang saat berhadapan dengan para pengacau.”~Djajendra

Kita hidup melalui berbagai perilaku manusia, sangat banyak perilaku negatif dari orang lain bisa merusak kebahagiaan kita. Seperti kita ketahui; hidup adalah sebuah drama dengan berbagai perilaku, sikap, kebiasaan, dan karakter yang diperankan oleh masing-masing orang. Kalau ada perilaku baik, juga ada perilaku tidak baik. Menghadapi perilaku baik pastinya sangat membahagiakan hati, tetapi saat menghadapi perilaku buruk pastilah tidak menyenangkan hati. Perilaku buruk, seperti: licik, curang, memusuhi, menciptakan kekacauan, fitnah, dan lain sebagainya, selalu membuat orang-orang di sekitarnya tidak nyaman dan tidak damai.

Bagi orang baik, perdamaian adalah lebih baik daripada kekacauan. Sebaliknya, bagi orang tidak baik, kekacauan adalah lebih baik daripada perdamaian. Dua mindset yang bertolak belakang ini adalah sesuatu yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Intinya, ketika Anda berhadapan atau berurusan dengan seseorang yang berperilaku buruk, maka hati Anda pasti tidak bahagia, mungkin Anda marah ataupun sangat kesal. Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan diri yang hebat dan bijak agar tidak terpengaruh dengan energi negatif dari para pengacau.

Melalui tulisan ini kita mencoba membangun diri yang kuat dan hebat saat berhadapan dengan perilaku negatif.

Ketika berurusan dengan orang-orang negatif janganlah terpengaruh perilaku buruk mereka. Jangan biarkan pikiran Anda tidak menerima sikap dan cara mereka yang buruk. Tetaplah tenang dan biarkan mereka berbicara atau berkomentar. Bernafaslah dalam-dalam sambil mengatakan kepada diri sendiri bahwa mereka bukan siapa-siapa, dan Anda tidak perlu menanggapi apapun. Biarkan hal-hal terjadi seperti seharusnya terjadi, jangan komentar, tenangkan diri dan tetap tersenyum santai. Ingat, walau mereka bukan orang baik, Anda harus menunjukkan sikap baik, dan jangan melayani energi negatif mereka.  

Jangan menganggap remeh dengan energi negatif orang lain. Bila Anda terpengaruh dengan energi negatif orang lain, maka perilaku buruk mereka akan merangsang emosi negatif Anda. Dalam hal ini, pikiran negatif Anda dengan kreatifnya membangkitkan ego untuk membalas perilaku buruk tersebut. Singkatnya, akan terjadi konflik antara Anda dengan orang yang berperilaku buruk tersebut. Di sini, Anda pasti marah ataupun kesal yang luar biasa. Ingat, situasi ini, tidak menjadikan Anda hebat, tetapi menjadikan Anda sama seperti orang yang berperilaku buruk tersebut. Intinya, Anda dan dia yang buruk tidak ada bedanya, keduanya menjadi sama-sama buruk dan negatif.

Orang-orang yang berperilaku buruk tidak memiliki etika dan etiket; mereka terbiasa untuk mengganggu, mengambil yang bukan haknya, berteriak dengan kata-kata kotor pada orang lain, membuat gerakan bahasa tubuh yang menghina orang lain, memutar balikan kebenaran, dan seribu satu ketidakbaikan dengan mudah bisa mereka perlihatkan. Intinya, mereka bukanlah orang yang baik untuk diajak damai. Sifat tidak baik sudah merupakan bagian dari hati nuraninya. Jadi, Anda yang baik harus mau memahami realitas dari orang tidak baik, sehingga bisa menghindari energi negatif mereka dengan bijak dan sadar.

Sebagai manusia normal, tentu Anda ingin mengeluarkan ide dan argumentasi kepada orang tidak baik tersebut. Tetapi, ingat, mereka bukan orang baik, mereka juga akan berargumentasi dengan hebat, walau semua itu tidak masuk akal atau jauh dari logika. Bagi orang tidak baik, apapun akan mereka katakan hanya untuk memenangkan situasi, mereka akan ngotot walau mereka salah, mereka akan memancing marah Anda dan membuat perasaan Anda kacau. Intinya, Anda tidak perlu berharap mereka berubah menjadi baik dan sopan.

Selalu tenang dan kendalikan diri di dalam energi positif saat berurusan dengan orang-orang berperilaku buruk. Tidak perlu bereaksi berlebihan dan berdebat dengan mereka. Bila sikap mereka keterlaluan, maka tenangkan pikiran dan tinggalkan mereka. Jangan marah, frustasi, kesal, stres, menangis, atau berargumentasi membela diri. Ikhlaskan sikap dan perilaku buruk mereka, tenangkan hati dan jaga kedamaian hati Anda.

Kebahagiaan Anda jauh lebih penting daripada perilaku tidak menyenangkan seseorang. Jadi, Anda harus selalu mengingatkan kepada diri sendiri bahwa Anda harus bisa mengendalikan diri sendiri agar tidak hanyut di dalam emosi negatif orang lain. Jangan biarkan pikiran Anda berpikir berlebihan menanggapi hal-hal yang tidak menyenangkan dari sikap dan perbuatan orang lain. Jangan biarkan emosi Anda menjadi tidak terkendali karena sepanjang hari memikirkan perilaku buruk seseorang. Jangan membenci siapapun, hadirkan ketenangan untuk menjaga hati dan pikiran di dalam damai. Jangan biarkan diri Anda menjadi tidak bahagia, hanya karena terpengaruh oleh perilaku dan perbuatan buruk seseorang terhadap Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGENDALIKAN PERILAKU EMOSIONAL DAN MENJALANI KEHIDUPAN TANPA BANYAK BERDEBAT

MOTIVASI 08072016“Hidup tidak perlu banyak berdebat, diperlukan banyak rasa syukur dan senyum.”~Djajendra

Emosi yang tidak terkendali adalah sumber penyakit dan sumber konflik. Kecerdasan emosional diperlukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kebahagiaan hidup. Bagi Anda yang cerdas emosional selalu muncul kesadaran untuk mengembangkan pola pikir dan pola rasa, yang menciptakan kedamaian dan kebahagiaan di sepanjang hidup. Hidup ini sementara, nikmati dengan sukacita, hindari perdebatan dan emosi negatif yang merugikan kebahagiaan Anda.

Emosi negatif terjadi di setiap peristiwa yang tidak disyukuri. Emosi negatif bisa meledak dengan kemarahan, kebencian, dendam, kesal, dan semua ekspresi buruk lainnya. Emosi negatif memacu orang untuk mengekspresikan perilaku yang berbahaya bagi kehidupan yang damai. Emosi negatif bila dibiarkan akan tumbuh menjadi konflik yang merugikan diri sendiri dan hubungan baik dengan orang lain. Kendalikan emosi negatif dan arahkan semua energi pikiran kepada sukacita kehidupan.

Perilaku hidup dengan emosi meledak-meledak yang penuh dengan kemarahan dan kekesalan, adalah emosi yang menimbulkan masalah kesehatan. Mungkin hari ini Anda sehat-sehat saja, tetapi dalam jangka panjang, emosi negatif tersebut akan membuktikan kekuatan perusak untuk merusak kesehatan fisik dan jiwa. Jadi, kalau hari ini masih menjalani kehidupan dengan penuh emosi negatif, sadarlah bahwa emosi negatif Anda itu akan merusak kedamaian hati dan kesehatan Anda. Intinya, emosi negatif Anda tidak akan melukai orang lain, dia hanya akan melukai hidup Anda dan diri Anda.

Semua peristiwa ketidaksepakatan berpotensi memunculkan emosi negatif. Bila harapan dan keinginan tidak terpenuhi; maka reaksi negatif dalam bentuk marah, kecewa, dan lain sebagainya bisa menjadi pemicu konflik antar pribadi. Interaksi dengan emosi positif menjadikan Anda lebih sabar, tenang, santai, terkendali, dan berperilaku untuk menemukan solusi tanpa menyalahkan siapapun.

Perilaku berdebat yang meledak-ledak penuh emosional adalah perilaku yang membahayakan kesehatan. Intinya, tidak perlu marah dan ngotot berdebat sambil meninggikan emosi dan memperlihatkan perilaku buruk. Ekspresi wajah, bahasa tubuh, nada suara, dan gaya yang penuh emosi negatif hanya akan merugikan diri sendiri. Lebih baik santai, tenang, dan menggunakan akal sehat dalam semua urusan dan hubungan. Jangan terpancing oleh provokasi dari orang-orang yang sengaja ingin mengajak Anda dalam konflik. Jadilah cerdas emosional dalam menyikapi semua situasi dan kondisi.   

Emosi negatif adalah sumber stres. Bila hati dan pikiran Anda penuh dengan kemarahan, dendam, kesal, kecewa; maka, fisik Anda pun akan menderita, seperti: otot leher kaku, kepala nyeri dan sakit, meningginya asam lambung, tubuh lemas dan malas, serta banyak perilaku fisik yang membuat kesehatan Anda mundur. Jadi, mengendalikan perilaku emosional dan menjalani kehidupan tanpa banyak berdebat, adalah penting untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesehatan hidup Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TIDAK ADA KEBUTUHAN UNTUK MARAH

MOTIVASI 23062016

“Bila pikiran memancing hati untuk marah, maka positifkan pikiran dan kendalikan hati untuk tidak mengeluarkan kata-kata negatif.”~Djajendra

Ketika kebutuhan dan keinginan tidak terpenuhi, maka kemarahan keluar dari hati yang kecewa. Kemarahan terjadi karena Anda menilai dan menghakimi orang lain dari persepsi dan logika berpikir Anda. Ketika seseorang berbuat salah dan tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda bisa marah. Kemarahan muncul untuk menghukum mereka yang mengecewakan atau menyakiti hati Anda.

Marah adalah emosi yang wajar, tetapi kemarahan yang berlebihan dapat merusak kehidupan yang baik. Marah sifatnya agresif dan tidak peduli dengan perasaan orang lain. Marah tidak memiliki empati, hanya memiliki kepentingan atas keinginan. Marah bukanlah tegas, marah adalah ekspresi yang tidak mampu mengendalikan diri atas hal-hal yang tidak diinginkan. Kebiasaan marah berpotensi merusak hubungan, melukai hati, membatasi rejeki, mengurangi peluang, merusak kesehatan, menghilangkan rasa damai, dan mengurangi reputasi. Yang pasti, marah adalah perilaku atau emosi yang mengganggu suasana hati, dan menyebabkan banyak musuh.

Ketika seseorang merasa terancam atau mendapatkan ketidakadilan, maka marah dijadikan solusi. Kemarahan adalah respon otomatis atau respon sepontan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Marah merupakan kekuatan ego untuk mendesak agar kepentingannya jangan diganggu oleh siapapun.

Bagi orang-orang bijak, marah dijadikan sebagai alat untuk memperbaiki diri. Saat marah muncul, orang bijak mampu mengendalikannya, dan mengarahkan energi marah untuk memenuhi hal-hal baik bagi diri sendiri. Biasanya, mereka tidak mau menyalahkan orang lain, lebih suka belajar dari peristiwa tersebut dan fokus untuk kebaikan diri sendiri.

Sesungguhnya, tidak selamanya marah itu buruk, kadang-kadang marah juga sesuatu yang baik. Kemarahan kecil yang bertujuan untuk memperbaiki hal-hal tidak baik sangat diperlukan. Tetapi, kalau bisa, selesaikan semua yang tidak baik itu dengan tegas, tanpa marah. Masalahnya, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk tegas, tanpa marah.

Ketegasan tanpa marah akan memberi energi positif untuk mengambil sikap yang tepat, tindakan yang benar, solusi yang jelas, pemecahan masalah yang terkalkulasi, dan penanganan situasi yang tepat. Intinya, dari pada membuang-buang energi melalui marah, lebih baik fokuskan diri untuk tenang dan bersikap positif agar persoalan dapat dituntaskan dengan baik.

Ketika harapan Anda tidak terpenuhi, akui bahwa Anda memiliki masalah. Lalu, jujurlah kepada diri sendiri dan temukan solusi yang tepat untuk menuntaskan masalah tersebut. Bila dengan marah menjadikan Anda puas, maka Anda tidak perlu marah ataupun kesal dihadapan orang yang Anda marah, karena saat Anda marah kepadanya, dia pasti sakit hati, dan hal itu tidak baik untuk sebuah hubungan. Keluarkan marah Anda di tempat yang sunyi yang tidak terlihat oleh siapapun, setelah kuatkan kesadaran Anda dan maafkan mereka yang membuat Anda marah.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SEMUA PERISTIWA KEHIDUPAN TERJADI KARENA SUATU ALASAN

MOTIVASI DJAJENDRA 22042016

“Kehidupan tidak terjadi sekaligus, tetapi sebuah rangkaian atau proses melalui berbagai peristiwa yang disukai ataupun yang tidak disukai.”~Djajendra

Hal yang disukai atau pun yang tidak disukai selalu datang ke dalam kehidupan siapa pun. Sikapi semua itu dengan cinta. Anda tidak perlu menyikapi yang tidak Anda sukai dengan kecewa, marah, dendam atau kesal. Semua itu terjadi karena suatu alasan. Dan uniknya, tidak seorang pun yang mengerti apa yang sesungguhnya terjadi oleh berbagai peristiwa kehidupan. Biasanya, bila kejadian-kejadian itu merugikan hidupnya, maka dia marah. Sebaliknya, bila kejadian itu menguntungkan hidupnya, dia senang. Padahal, hanya Tuhan yang paling tahu atas segala kejadian di dalam kehidupan seseorang.

Musibah belum tentu sesuatu yang merugikan di masa depan, bisa saja sebagai awal kemajuan. Keuntungan belum tentu sesuatu yang menguntungkan di masa depan, bisa saja sebagai awal kemunduran. Jadi, apa pun peristiwa kehidupan yang dialami, cobalah untuk tetap rendah hati dan memohon petunjuk Tuhan yang Maha Kuasa.  

Bila semua peristiwa disikapi dengan positif, maka hidup menjadi indah. Pikiran positif menarik energi positif ke dalam diri. Kehidupan tidak terjadi sekaligus, tetapi sebuah rangkaian atau proses melalui berbagai peristiwa yang disukai ataupun yang tidak disukai. Apapun yang Anda alami saat ini bukanlah sebuah akhir, bisa saja sebuah awal untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Jadi, kuatkan pikiran positif untuk menciptakan pengalaman indah bersama setiap peristiwa kehidupan.

Hidup ini adalah sebuah pengulangan peristiwa. Semua yang terjadi saat ini sudah pernah terjadi sebelumnya. Tidak ada sesuatu yang baru di dalam kehidupan. Semua hal yang terjadi pada Anda sekarang sudah pernah terjadi pada orang-orang sebelum Anda, atau mungkin sudah pernah terjadi pada Anda sebelumnya. Kenyataannya, walau peristiwa kehidupan selalu berulang-ulang, sangat sedikit orang yang mampu belajar darinya. Sangat sedikit orang yang sadar bahwa hidup itu hanya pengulangan peristiwa, sehingga mereka tidak mampu menemukan jawaban dari peristiwa yang sama sebelumnya.

Peristiwa baik dan peristiwa buruk adalah aliran energi kehidupan. Peristiwa baik dialirkan oleh energi terang, peristiwa buruk dialirkan oleh energi gelap. Kedua energi tersebut abadi di sepanjang kehidupan. Kedua energi tersebut selalu ada di setiap zaman. Anda hanya bisa menyikapi energi gelap dengan cara ikhlas dan berpikir positif. Anda tidak bisa menghapus energi gelap. Anda tidak bisa mengusir energi gelap. Anda hanya bisa berdamai dengannya melalui pikiran positif Anda yang kuat.

Hidup adalah tentang kebangkitan. Anda tidak boleh meragukan kemampuan Anda untuk bangkit dari realitas kehidupan yang tidak Anda sukai. Anda tidak boleh ragu bahwa gelap selalu kalah dengan terang. Anda harus yakin bahwa cahaya bekerja untuk menutupi kegelapan. Kejatuhan terjadi agar Anda bisa bangkit dengan lebih kuat. Kekalahan terjadi agar Anda menang dengan lebih hebat. Tidak ada penghukuman bagi orang lain atas jatuhnya Anda. Anda harus fokus untuk bangkit. Anda harus mampu memiliki cinta di sepanjang proses kebangkitan Anda. Anda tidak boleh menghakimi siapa pun sebagai penyebab kejatuhan Anda. Pilihlah jalan hidup untuk melihat terang, dan memulai langkah-langkah kecil untuk sampai pada terang.

Jangan biarkan emosi negatif membawa Anda semakin ke dalam kegelapan. Cerdaskan emosi agar emosi negatif tidak menyebabkan kehancuran kehidupan Anda yang lebih dalam. Terangi emosi dengan pikiran positif. Tenangkan emosi dengan jiwa besar dan ikhlas. Terangi semua wilayah batin dengan cahaya cinta.

Kegelapan memiliki hak untuk eksis di dalam diri siapa pun. Diperlukan kesadaran untuk mengganti kegelapan dengan terang. Ketika kegelapan menguasai jiwa; maka, marah, benci, takut, khawatir, dan semua yang negatif akan menguasai kehidupan Anda.

Terang muncul dari cinta dan kasih sayang. Energi positif memancarkan terang dan mampu memfilter semua yang tidak baik. Ketika jiwa dipenuhi cinta dan kasih sayang, Anda mampu melihat semuanya dengan terang dan baik. Hidup yang baik memiliki tingkat energi positif yang paling tinggi. Hidup yang baik memiliki kemampuan untuk mengalirkan energi positif kepada orang lain. Hidup yang baik menyikapi semua peristiwa kehidupan dengan cinta dan kasih sayang.

Semua peristiwa kehidupan terjadi karena suatu alasan. Jadilah diri sendiri yang menemukan kebenaran dari energi positif kehidupan. Anda tidak perlu menemukan kebenaran hidup melalui orang lain. Anda cukup memiliki energi positif yang tinggi untuk dapat menemukan kebenaran hidup.

Berhentilah untuk menggantungkan hidup Anda pada orang lain. Berhentilah untuk mengejar pengakuan dari orang lain. Berhentilah untuk membuktikan pada orang lain. Anda adalah ciptaan Tuhan yang unik dan hebat. Bersyukurlah dan hormati jati diri Anda untuk kehidupan yang Anda pilih.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BELAJARLAH DENGAN RENDAH HATI AGAR SELALU MENEMUKAN SOLUSI TERBAIK

“Hidup itu sekolah, sangat banyak pelajaran dan ujian yang harus dilewati.”~Djajendra

Ketika masalah yang tidak diinginkan hadir, maka biasanya marah dan kecewa akan mendominasi hati. Selama Anda tidak belajar sesuatu dari masalah tersebut, Anda tetap akan marah dan kecewa. Selama luka hati belum disembuhkan, Anda tetap akan marah dan kecewa di dalam hati.

Marah dan kecewa adalah sesuatu yang wajar dan normal. Tetapi, bila terus-menerus dipelihara di dalam hati akan menjadi sumber penyakit. Belajarlah sesuatu yang baik dari setiap masalah hidup dan jangan biarkan diri tersakiti oleh pikiran negatif.

Kalau pikiran dan emosi negatif selalu mendominasi hati, maka hidup akan selalu terganggu dan mengalami kesulitan untuk bahagia. Apapun masalahnya tenangkan hati dan temukan titik terang untuk belajar. Belajarlah dengan rendah hati untuk menemukan solusi terbaik. Jangan menciptakan mekanisme pertahanan untuk ngotot mencari kebenaran dari masalah. Jadilah rendah hati, fokuskan untuk menemukan solusi, bukan fokus untuk menemukan kebenaran. Bila masing-masing pihak ingin mencari kebenaran, maka solusi sulit didapatkan, konflik akan semakin tajam. Jadilah rendah hati untuk belajar dan menemukan solusi terbaik.

Membiarkan emosi dan pikiran negatif di dalam jiwa, adalah seperti menggantung beban berat di kepala. Selamanya energi diri akan terkuras untuk hal-hal yang tidak penting. Kelelahan jiwa dan pikiran akan membuat Anda kehilangan kekuatan untuk menemukan solusi. Bila tidak rendah hati untuk belajar, maka setiap waktu marah akan meledak lagi, dan yang sudah sembuh pun akan terluka kembali.

Kuatkan keyakinan hati bahwa apapun yang terjadi, terjadi untuk kebaikan hidup Anda. Oleh karena itu, sembuhkan semua luka secepat mungkin, jangan menciptakan keraguan dalam diri. Fokuskan semua energi positif untuk meningkatkan daya tahan diri. Perlakukan diri Anda dengan energi positif. Jangan beri ruang sedikit pun untuk melihat kekurangan. Fokuskan hati untuk melihat yang lebih baik, dan tingkatkan rasa syukur terhadap realitas yang dihadapi.

Masalah yang hadir bukan untuk diperdebatkan tentang benar atau salah, tetapi untuk menemukan solusi terbaik agar masalah tersebut menghasilkan peluang. Belajarlah dengan rendah hati dan penuh ketenangan.Jangan menunggu atau mencari persetujuan dari orang lain.Tingkatkan keyakinan dan kemampuan untuk membuktikan bahwa Anda mampu menghadapi masalah dengan kemenangan.

Jadilah berharga untuk diri sendiri, perlihatkan nilai-nilai pribadi dengan konsisten dan berani. Jangan biarkan kerusakan suasana hati berlangsung terlalu lama. Apapun rasa sakit dari masalah yang Anda hadapi, tetaplah tenangkan diri untuk dapat bersatupadu dengan energi positif.

Hidup itu sekolah, hidup itu pelajaran, hidup itu hanya pengalaman. Nikmati dan hadapi semua situasi yang tidak menyenangkan dengan sikap untuk menemukan solusi, bukan dengan sikap untuk menemukan kebenaran. Bila Anda malas belajar, maka masalah apapun bisa datang berulang-ulang. Bila Anda belajar, maka masalah akan menjadi pengalaman dan pengetahuan agar tidak terulang dikemudian hari.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

RASA TAKUT ADALAH IMAJINASI PIKIRAN DAN EMOSI

EGO“Hidup ini sekali, kita semua sedang berwisata di kehidupan yang indah ini, jangan merusak wisata yang indah ini dengan rasa takut.”~Djajendra

Rasa takut selalu muncul dari masa lalu dan masa depan, tetapi peristiwanya tidak ada pada momen ini. Artinya, rasa takut hanyalah sebuah rasa atau emosi yang diatur oleh imajinasi pikiran, dan peristiwa yang ditakuti itu tidak ada saat rasa takut itu hadir untuk menakuti Anda. Jadi, rasa takut hanyalah sebuah ilusi atau imajinasi yang bermain di dalam emosi dan pikiran. Para pemberani selalu memfokuskan jiwanya di jalan yang lurus, di jalan spiritual, di jalan penuh keyakinan untuk menang. Mereka sadar bawah tidak ada kepastian dan keamanan dengan kehidupan. Kehidupan adalah sebuah perjalanan penuh tantangan dengan peristiwa-peristiwa yang tidak diduga sebelumnya. Oleh karena itu, mereka tidak takut oleh apapun, termasuk oleh kematian.

Dalam budaya bangsa Jepang, di sekitar abad 12-19, dikenal pasukan samurai. Pasukan samurai ini adalah para kesatria yang melayani kerajaan mereka pada masa itu. Mereka tidak mengenal rasa takut, mereka hanya mengenal rasa berani. Mereka berani menghadapi kesulitan apapun, dan siap mempertaruhkan nyawa demi memperjuangkan nilai-nilai keyakinan. Untuk mengalahkan rasa takut, mereka memiliki prinsip bahwa hidupnya tidak lebih berharga dari sehelai bulu. Para samurai ini merupakan contoh bagaimana rasa takut dapat dihilangkan dan keberanian dikuatkan untuk memenangkan kehidupan yang dicari.

Bila Anda memahami makna dari keyakinan samurai, maka Anda akan sadar bahwa hidup hanyalah sebuah perjalanan sementara bersama tubuh fisik dan tubuh mental. Di sepanjang perjalanan, Anda pasti mengalami berbagai pengalaman yang Anda suka ataupun yang tidak Anda suka. Kadang-kadang, cinta dan keinginan yang berlebihan dapat memunculkan rasa takut oleh halusinasi pikiran. Akibatnya, Anda takut kehilangan, takut gagal, takut tentang semua hal yang tidak Anda inginkan. Rasa takut inilah titik kelemahan yang dapat digunakan oleh orang-orang di luar diri Anda, untuk menguasai jalan hidup Anda. Bila orang lain sudah menguasai hidup Anda, maka Anda hanya menjadi bagian dari kepentingan mereka.

Anda berhak membuat rencana apapun pada hari ini, tetapi Anda belum tentu bisa hidup sesuai dengan rencana yang sudah Anda buat hari ini. Di sinilah Anda butuh keikhlasan dan jiwa besar. Kehidupan ini sudah diatur oleh Tuhan, dan kita semua hanyalah orang-orang yang di atur oleh kekuatannya. Intinya, menakutkan sesuatu yang kita sendiri tidak bisa mengaturnya adalah kebodohan terbesar.

Jangan takutkan apa yang akan terjadi selanjutnya, biarkan yang terjadi terjadilah. Fokuskan semua energi dan waktu untuk menikmati sukacita dan kebahagian dengan rasa syukur. Bila Anda masih takut atau khawatir tentang apa yang akan terjadi selanjutnya, maka itu berarti Anda menakutkan terhadap sesuatu yang tidak ada, terhadap sesuatu yang muncul dari asumsi Anda. Ingat, terlalu banyak berasumsi akan mengantar Anda pada penderitaan. Hidup itu bukan di wilayah asumsi, tetapi di wilayah nyata.

Rasa takut bisa membuat Anda kehilangan kepercayaan diri. Rasa takut bisa membuat Anda tersesat di jalan yang tidak Anda inginkan.Rasa takut bisa menjadi kelemahan Anda untuk dimanfaatkan oleh kekuatan tidak baik. Jika hidup Anda berakar pada kenyataan dan meyakini apapun peristiwanya untuk kebaikan hidup Anda, maka tidak akan ada rasa takut.

Biasakan hidup Anda dalam kekuatan integritas. Sebab, kekuatan integritas Anda akan meningkatkan kualitas perilaku yang etis, benar, jujur, ikhlas, bertanggung jawab, bermoralitas tinggi, beretiket, dan selalu menjunjung nilai-nilai positif. Di sini, rasa takut akan hilang karena integritas pribadi Anda selalu menguatkan jiwa berani Anda. Anda akan menjadi pribadi yang harmonis antara pikiran, perkataan dan perbuatan. Ego Anda pun akan bergerak sebatas integritas Anda, sebab integritas Anda itu akan menjadi identitas diri yang kuat.

Miliki keyakinan bahwa Anda lahir untuk mengalami kehidupan dan bukan lahir untuk menghindari kehidupan. Oleh karena itu, temukan sisi terbaik dari peristiwa terburuk, dan temukan makna yang bisa membuat hidup Anda semakin kuat dan berani di sepanjang perjalanan hidup Anda. Semakin Anda mampu mengalami hidup dengan berbagai pengalaman yang beragam, semakin Anda kaya dan tercerahkan oleh makna hidup. Jangan pernah menggunakan rasa takut sebagai alat untuk melindungi diri sendiri, tariklah nafas dan bergeraklah menuju masa depan dengan penuh keberanian.

Hidup ini hanya sekali, kita semua hanya sedang berwisata di kehidupan yang indah ini, jangan merusak wisata yang indah ini dengan rasa takut. Jadi, sebelum kematian menjemput untuk kembali ke dunia asal, nikmati hidup ini dengan penuh rasa syukur dan bahagia. Tidak ada satupun milik kita di bumi ini, kita hanya tamu yang sedang berwisata di sini, jangan terpesona dan menciptakan rasa takut untuk hal-hal yang tidak mungkin Anda miliki selamanya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EGO MENJAGA DAN MERAWAT IDENTITAS KEHIDUPAN ANDA

DJAJENDRA09“Ego memiliki strategi untuk menyembunyikan siapa Anda, dan menampilkan Anda yang diinginkan oleh kehidupan sosial.”~Djajendra

Tuhan sudah menciptakan kita dengan sangat sempurna. Salah satu alat yang diberikan Tuhan kepada kita adalah ego. Sangat banyak informasi yang menggambarkan ego sebagai sesuatu yang buruk, yang harus dimusnahkan dari diri kita. Sangat banyak nasihat untuk pengendalian ego. Ego selalu diasumsikan sebagai sesuatu yang kurang baik. Apakah benar pendapat yang demikian?

Ego diperlukan untuk pengembangan kepercayaan diri dan kebanggaan diri. Ego mengembangkan citra diri Anda. Ego memiliki strategi untuk menyembunyikan siapa Anda, dan menampilkan Anda yang diinginkan oleh kehidupan sosial. Ego sangat mencintai diri sendiri dan tanpa persetujuannya tidak ada seorangpun yang bisa mendekati Anda. Ego selalu hidup oleh dorongan rasa takut, khawatir, bangga, kompetisi, marah, tersinggung, ingin lebih hebat, rasa percaya diri, dan semua perasaan lain yang tumbuh untuk melindungi diri sendiri dari orang lain.  

Ego selalu hidup untuk mempertahankan identitas. Ego mampu mempengaruhi dan mengendalikan kecerdasan kita untuk melindungi identitas kita. Intinya, secerdas apapun seseorang, setinggi apapun sekolah dan pendidikannya, bila egonya tinggi, maka kecerdasan dan ilmunya itu hanya sebatas untuk mempertahankan atau membenarkan identitasnya. Karena ego perhatiannya fokus pada sesuatu yang sempit, yaitu diri sendiri, dan untuk melindungi kepentingan diri sendiri. Maka, ego selalu akan menghadapi tantangan di dalam realitas kehidupan sosial.

Jangan pernah menyingkirkan ego atau menjinakannya hanya oleh pengaruh dari seseorang. Ketika seseorang ingin mengambil hati Anda, ingin menguasai jiwa Anda, maka dia akan meminta Anda untuk mematikan ego. Ketika Anda sudah mematikan ego atau menjinakkannya, maka Anda akan menjadi pribadi yang mudah didoktrin dan dimasukin pikiran bawah sadar Anda oleh orang yang ingin menguasai dan mengendalikan Anda.

Ego adalah sahabat terbaik untuk melindungi dan menjaga diri Anda. Walaupun secara spiritual ego dianggap berdimensi rendah atau bagian dari diri yang rendah. Tetapi, ego diperlukan di dalam kehidupan duniawi, untuk bekerja menyelamatkan diri dari orang-orang yang berniat tidak baik terhadap Anda.

Dalam dimensi spiritual, manusia tunduk dan mengabdi hanya kepada Tuhan. Segala puji hanya bagi Tuhan. Segala arah menuju masa depan hanya atas kehendaknya. Segala nikmat kehidupan hanya atas pemberian Tuhan. Segala pertolongan hanya diminta kepada Tuhan. Intinya, dalam dimensi spiritual, ego harus mati demi Tuhan. Di sini, kita harus benar-benar seratus persen pasrah dan ikhlas di jalan kehendak Tuhan. Dan, ego harus tunduk dan mengabdi kepada Tuhan. Tantangannya, dalam dimensi spiritual, diperlukan kesadaran dan pengetahuan berwawasan sangat luas, untuk tidak terikat pada identitas apapun. Selama kekuatan identitas masih melekat di dalam diri Anda. Itu artinya, Anda belum masuk ke dalam dimensi spiritual, sehingga orang-orang yang ingin menguasai dan mengendalikan jiwa Anda mampu masuk dan menguasai hidup Anda. Jadi, selalu berhati-hatilah saat ingin mematikan fungsi ego. Ingat! Ego Anda adalah sebuah hadiah dari Tuhan untuk melindungi diri Anda dari sifat dan perilaku tidak baik orang lain.

Ketika kekuatan ego dalam kesadaran diri yang positif, maka ego akan menjadi pendorong untuk menguatkan energi positif di dalam diri. Ego yang cerdas emosi akan selalu membuat diri berpikir positif, dan menciptakan persepsi baik atas realitas hidup. Ego yang terlatih dan terbiasa di dalam kekuatan baik, akan menjadi alat untuk menyembuhkan semua energi yang lebih rendah dan menjadi utuh lagi dalam getaran energi positif yang lebih tinggi.

Ego selalu menyatu dengan pikiran sadar. Oleh karena itu, kesadaran diri yang tinggi mampu memanfaatkan ego untuk kemajuan diri sendiri di semua bidang kehidupan. Ego dalam pikiran sadar yang positif menjadi alat ampuh, untuk kebangkitan diri menuju perubahan dan transformasi ke arah yang lebih baik.

Ego paling takut kehilangan identitas. Ego akan melakukan segala hal untuk dapat mempertahankan identitasnya. Bila Anda bertransformasi menaiki tangga kehidupan spiritualitas, Anda secara perlahan-lahan akan kehilangan fungsi ego, Anda akan fokus untuk menjadi bukan siapa-siapa. Anda akan fokus menjadi debu yang siap ditiup oleh angin kehidupan. Anda akan memperluas kesadaran dan kehilangan identitas. Saat Anda sudah benar-benar kehilangan identitas berarti fungsi ego sudah mati. Artinya, Anda sudah tidak hidup dengan simbol apapun, Anda hanya menjadi manusia yang tidak dikenal sebagai apapun.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGATASI KEMARAHAN DENGAN KESADARAN

DJAJENDRA MOTIVATION“Kemarahan adalah dampak dari ilusi yang tidak menemukan realitasnya.”~Djajendra

Biarkan kemarahan bersandar pada kesadaran tertinggi, jangan menghentikannya. Kemarahan adalah akibat dari persepsi yang tidak sama dengan realitas. Kemarahan adalah ilusi yang tidak menemukan realitasnya. Kemarahan harus ditafsirkan melalui kesadaran. Bila kemarahan dibiarkan melalui pemikiran dan hati yang egois, maka dia akan melukai diri sendiri dan juga orang lain.

Siapapun berpotensi menemukan realitas yang tidak sesuai dengan keinginan, ataupun realitas yang menyakitkan perasaan, dan saat itu rasa marah bisa muncul tiba-tiba dari batin terdalam. Bila rasa marah disikapi melalui pemikiran egois, maka rasa marah berpotensi menciptakan konflik ataupun kekerasan yang merugikan diri sendiri. Sebaliknya, bila rasa marah disikapi melalui kesadaran diri yang tinggi, maka rasa marah bisa menjadi energi yang membantu untuk bertransformasi ke dimensi spiritual yang lebih tinggi.

Anda tidak perlu berubah atau menjadi orang lain untuk bisa meredam marah. Anda harus tetap menjadi diri sendiri yang unik, lalu kembangkan kesadaran diri agar apapun situasinya Anda tetap dapat bersikap tenang dan damai. Marah tidak perlu ditahan, dihapus, ataupun dimusnahkan dari diri Anda. Ingat! Marah diperlukan untuk transformasi, untuk berkembang, untuk tumbuh dan untuk kreativitas. Rasa marah dalam kesadaran mengubah pengalaman buruk yang tidak memuaskan ego menjadi pengalaman indah, dan hal ini bisa dijadikan modal untuk memulai transformasi diri menuju lebih baik.

Ketika kesadaran menjadi majikan dari rasa marah, maka dia menjadi arena untuk latihan spiritual. Saat rasa marah memuncak, saat itulah kesadaran membangkitkan kecerdasan emosional Anda. Saat kecerdasan emosional menanggapi rasa marah, dia dengan mudah dapat menjadikannya sebagai energi untuk perbaikan diri sendiri.

Orang-orang bijak suka berterima kasih kepada bagian tersulit kehidupannya, termasuk pada rasa marah mereka. Mereka menjadikan momen tersulit untuk lebih memperkuat energi positif. Rasa marah dan bagian tersulit dari hidup juga sering dijadikan sebagai alat menguji daya tahan diri sendiri.

Pikiran selalu berfungsi untuk mengatur segalanya. Bila kesadaran tidak konsisten, maka pikiran akan mensabotase kesadaran. Dampaknya, marah menjadi tidak terkendali, dan ego akan menyibukkan pikiran untuk mengganggu kedamaian batin.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERBAHASA DENGAN KATA-KATA POSITIF

DJAJENDRA09“Bila ingin hidup bahagia, tetapi sehari-hari berbahasa dengan kata-kata kotor dan negatif, Anda tidak mungkin bisa bahagia.” ~Djajendra

Bahasa seseorang menunjukkan siapa dia. Orang-orang baik selalu berbahasa dengan kata-kata positif. Sebab, mereka sadar bahwa kata-kata yang diucapkan adalah doa. Setiap kata-kata positif yang diucapkan selalu menarik energi positif untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain.

Apapun situasi dan realitas hidup selalulah konsisten untuk berbahasa dengan kata-kata pilihan terbaik. Ketika berbicara gunakan bahasa bersih dan positif, jangan pernah menggunakan bahasa kotor yang bisa menyinggung perasaan orang lain.

Kata-kata adalah penarik energi dari alam semesta. Orang-orang yang memilih kata-kata negatif pasti menarik energi negatif, hal ini menjadikan hidupnya penuh persoalan. Orang-orang yang terbiasa memilih kata-kata positif selalu menarik energi positif, sehingga hidupnya sehat dan bahagia.

Jangan pernah menganggap kata-kata sebatas hanya kata-kata. Sebuah kata memiliki kekuatan untuk menciptakan energi. Misalnya, kata “SUKSES”, kata ini memiliki energi untuk membuat Anda mencapai impian. Jadi, pilihlah kata-kata sesuai dengan tujuan hidup Anda. Bila Anda bertujuan hidup sehat, bugar, kaya, damai, bahagia, senang, indah, maka pilihlah kata-kata positif di dalam bahasa sehari-hari Anda.

Ucapan dengan kata-kata yang buruk sangatlah merugikan diri sendiri. Sering sekali orang-orang tidak menyadari bahwa kata-kata negatif mereka sedang mengkhianati hidup mereka. Kata-kata buruk dan negatif menjauhkan Anda dari keberuntungan dan aliran rejeki. Kata-kata yang diucapkan berulang-ulang adalah ekspresi jati diri. Berbahasa positif, berkata-kata positif, berucap positif menjadikan diri selalu terhormat dan beruntung.

Hiduplah di dalam kesadaran diri yang tinggi. Kesadaran diperlukan agar bahasa yang Anda gunakan sehari-hari tidak mengkhianati hidup Anda. Bila Anda ingin hidup bahagia, tetapi sehari-hari berbahasa dengan kata-kata kotor dan negatif, Anda tidak mungkin bisa bahagia. Bahasa menunjukkan arah takdir. Bahasa merefleksikan diri terdalam. Bahasa mengekspresikan jati diri. Bahasa memperlihatkan kekuatan dan kelemahan diri. Bahasa yang baik mampu mengantar Anda ke tingkat yang luar biasa.

Setiap hari berlatihlah dengan sadar untuk memilih kata-kata berenergi positif di setiap pikiran, ucapan, tulisan, interaksi dan komunikasi Anda. Jadilah energi positif bersama kata-kata pilihan di setiap situasi sosial. Walaupun Anda mendengar kata-kata negatif dari orang lain, segeralah ubah kata-kata tersebut melalui persepsi positif Anda. Temukan makna positif dari kata-kata negatif agar Anda tidak tertular energi buruk dari kata-kata negatif tersebut.

Bahasa adalah bagian terpenting dari pengembangan soft skill seseorang. Semakin positif bahasa seseorang, semakin mudah dia mengoptimalkan soft skillnya di semua bidang kehidupan. Sebaliknya, semakin buruk bahasa seseorang, semakin sulit dia mengoptimalkan potensi soft skill untuk kebaikan dan kesehatan hidupnya.

Bahasa dengan kata-kata buruk menjadikan hidup kasar, keras, stres, pesimis, konflik dan banyak persoalan hidup yang tidak pernah tertuntaskan. Orang cerdas pasti menggunakan bahasa positif. Orang tidak cerdas tetap setiap dengan bahasa negatif. Hidup Anda adalah pilihan Anda sendiri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EMPATI MENYATUKAN HATI DAN MEMBUAT HIDUP LEBIH DAMAI

DJAJENDRAEMPATI MENYATUKAN HATI DAN MEMBUAT HIDUP LEBIH DAMAI

“Kita semua hanya sedang melewati hal-hal yang sudah pernah dilewati oleh orang-orang sebelum kita. Tidak ada yang baru dalam kemanusiaan. Manusia lahir, tumbuh, dan berakhir. Tidak ada yang baru di bawah matahari bumi. Semua kehidupan hanya mengulang dan sedang melewati yang sebelumnya.”~Djajendra

Tidak seorang pun hidup sendirian dengan pikiran dan perasaannya, di luar dirinya masih banyak orang yang berpikir dan merasakan hidup seperti dirinya. Intinya, apapun yang dirasakan oleh seseorang pasti pernah dirasakan yang lain. Merasakan dan memikirkan merupakan bagian inti dari kemanusiaan. Apapun yang sedang dialami seseorang mungkin pernah dialami yang lain. Hidup tidak membuat seseorang berdiri sendiri. Semua orang memiliki hati, pikiran, dan emosi yang sama.

Bila manusia hidup dalam keterpisahan, maka disitulah kesepian dan kesengsaraan akan lahir. Kasih sayang menyatukan manusia. Kepedulian menyatukan manusia. Dan yang paling penting, manusia membawa hadiah terindah dari Tuhan di dalam potensi hebatnya, yaitu: empati. Empati membuat manusia bersatu, tidak tercerai-berai, tidak saling merusak, tetapi saling peduli dan saling menolong. Sayangnya, sangat sedikit orang-orang yang mampu memanfaatkan empati untuk kebaikan hidupnya. Ya, empati menyatukan hidup di dalam kemanusiaan dan kedamaian.

Rasa sakit, takut, malu, khawatir, berani, percaya diri, dan semua rasa-rasa yang lainnya bersifat universal. Artinya, pasti dirasakan oleh semua orang, tidak peduli apa sistem keyakinan dan nilai-nilai kehidupan. Semua perasaan itu pasti dialami atau akan dialami oleh siapapun, tanpa terkecuali. Apapun bisa terjadi pada siapapun. Setiap orang tidak mungkin bisa menghindari hadirnya realitas yang menguji daya tahan dirinya, menguji kehebatan dirinya, menguji kesabaran dan keikhlasannya.

Empati adalah sebuah kekuatan yang bisa memetakan dan memahami diri orang lain dengan sangat detail dan rinci. Tuhan memberikan anugerah khusus untuk orang-orang tertentu yang memiliki empati luar biasa, yang tidak mungkin bisa dimiliki oleh orang kebanyakan. Semua orang pasti memiliki potensi empati di dalam dirinya, tetapi ada orang-orang khusus yang sejak lahir kemampuan empatinya sudah sangat tinggi. Mempelajari kemampuan empati dari orang-orang khusus tersebut merupakan sebuah anugerah. Logika tidak mungkin dapat memahaminya. Sebagai orang kebanyakan, bukan orang khusus, kita masih bisa memanfaatkan potensi empati untuk membangun hubungan baik dengan orang lain. Minimal empati kita bisa sekelas TK, mungkin empati orang-orang khusus tersebut sudah sekelas S3. Jadi, benih empati tetap ada di dalam potensi setiap orang, dan tinggal dilatih menjadi lebih tajam.

Empati menyatukan sebuah keluarga. Empati membuat anggota keluarga memiliki hati, dan tidak sekedar hidup dalam logika dan emosi. Empati tidak dapat diukur dengan logika, apalagi emosi. Empati hanya dapat diukur dengan hati nurani. Suatu ketika, saat sedang makan di sebuah tempat umum. Hadir dua orang pria yang badannya penuh tato, rambutnya acak-acakan, wajah terlihat sangat frustasi. Mereka berdua berkata, “bapak ibu semoga punya hati nurani, kami butuh makan.”  Kalau pakai logika dan emosi pasti kita menilai mereka malas, ataupun berbagai penilaian negatif dan menghakimi mereka sesuai logika atau emosi kita. Tetapi, kalau kita gunakan hati nurani, sesuai permintaan mereka, maka empati kita akan langsung memberikan bantuan agar mereka bisa makan. Empati menyatukan manusia dalam damai dan aman.

Empati membuat semua interaksi terhubung di dalam kebaikan. Empati memahami kebutuhan orang lain. Empati peduli pada keadaan orang lain. Empati selalu ramah dan baik hati, tidak akan melecehkan ataupun menghakimi. Empati mau mengurangi penderitaan orang lain. Empati mampu bekerja di ruang perasaan orang lain, dan tidak akan menggunakan logika untuk menilai atau menghakimi perasaan orang lain.

Dunia tanpa empati adalah dunia yang kacau dan tidak aman. Tuhan sudah memberikan hadiah sebuah empati untuk setiap orang. Tetapi, manusia suka mentuankan logika, dan merasa bahwa logikanya yang paling benar, serta tidak peduli pada perasaan orang lain, ataupun menganggap perasaan orang lain bukan urusannya. Empati menyatukan dan meningkatkan keamanan hidup di dalam damai dan keindahan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com