MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: ARTIKEL MANAGEMENT AND ORGANIZATION (page 2 of 82)

MENJALANI HARI INI DENGAN SEMPURNA

“Hidup adalah sukacita dan kegembiraan harus dihidupkan di dalam diri.”~Djajendra

Masalah adalah bagian dari kehidupan. Kapan saja masalah bisa muncul untuk mengganggu ketenangan hidup. Ketika ketenangan terganggu, maka segala sesuatu sulit untuk dikerjakan dengan baik. Tidak mudah untuk menjalani kehidupan positif di tengah banyak masalah yang menumpuk. Menjalani momen ini dengan sempurna tanpa terganggu dengan masalah sangatlah penting. Pikirkan hal yang benar saat ini, nikmati saja apa yang tersedia pada hari ini. Besok adalah urusan besok, kita hidup hari ini dan pada momen ini, mungkin saja semua perasaan khawatir itu tidak nyata, serta perlu dikendalikan agar kita tidak cemas dan takut dengan masalah di depan.

Mungkin tidak semua masalah dapat dengan mudah diselesaikan, banyak halangan yang bisa membuat Anda sulit menyelesaikan sebuah masalah. Jadi, ketika Anda tidak dapat berbuat apa-apa, maka sadarlah untuk tidak menciptakan kekacauan di pikiran. Terimalah keadaan yang sedang dihadapi, berpikirlah yang positif, dan yakinlah bahwa segala sesuatu pasti bekerja sesuai kehendak Tuhan. Tugas Anda adalah memiliki niat yang tulus untuk segera menyelesaikan masalah tersebut, dan membiarkan segala sesuatu berproses untuk membantu Anda menyelesaikan masalah. Tidak perlu panik. Tidak perlu takut. Tidak perlu cemas. Terimalah keadaan dengan harapan bisa segera diselesaikan dengan baik.

Ketenangan dan kesabaran menjadi hal yang penting saat menghadapi masalah. Kuatkan energi positif di dalam diri agar dapat melemahkan semua energi negatif. Hidup adalah sukacita dan kegembiraan harus dihidupkan di dalam diri. Jangan membiarkan masalah membuat sukacita dan kegembiraan hilang. Jadilah ikhlas untuk menerima kehendak Tuhan. Semua masalah pasti berlalu pada waktunya. Alam dan kehidupan tidak akan membiarkan hidup Anda di dalam masalah yang terus-menerus. Mulailah dari dalam diri Anda sendiri untuk membangun keyakinan dan kekuatan agar bisa menyelesaikan masalah.

Jangan berpikir bahwa masalah Anda itu berat dan mengerikan. Berpikirlah bahwa Anda tulus dan serius untuk menyelesaikan masalah. Jangan membuat diri Anda mengalami kesengsaraan dan penderitaan oleh masalah. Jadilah bijak dan mulailah langkah-langkah untuk melewati masalah dengan baik. Selalu bertindak positif dan berniat baik atas semua hal yang Anda alami. Masalah ada agar Anda menjalani tes hidup yang menguatkan Anda. Jadi, kadang-kadang masalah yang tak terbayangkan perlu disikapi dengan pikiran positif dan menerimanya untuk diselesaikan dengan benar. Orang bijak mengatakan bahwa Tuhan tidak pernah memberikan masalah yang berada di luar kemampuan. Jadi, terimalah dan nikmati pengalaman dari masalah tersebut sebagai pelajaran yang menguatkan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

LAYANAN PELANGGAN ADALAH PEKERJAAN SETIAP ORANG

“Keberadaan setiap karyawan di tempat kerja adalah untuk membantu pelanggan dengan solusi, bukan mempersulit dengan prosedur dan kebijakan.”~Djajendra

Layanan pelanggan lebih dari sekedar menjalankan prosedur, aturan, dan kebijakan. Layanan pelanggan adalah tentang cinta dan memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Hanya orang-orang yang mencintai pekerjaan dan peduli untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, mampu memberikan layanan terbaik. Jadi, sangat jelas di sini bahwa menjalankan bisnis itu tidaklah mudah. Tidak cukup proses bisnis bergerak atas dasar prosedur, aturan, dan kebijakan. Bisnis yang baik membutuhkan kepemimpinan yang melayani dengan cinta dan kepedulian untuk membahagiakan pelanggan. Tujuan dari layanan pelanggan yang berkualitas adalah untuk memudahkan dan melancarkan setiap urusan bisnis. Mulai dari urusan pemasaran, penjualan, pertumbuhan, pencapaian target, dan pendapatan menjadi lancar untuk mencapai yang terbaik. Layanan pelanggan dengan sikap baik dan profesionalisme menguatkan setiap aspek dari bisnis yang dijalankan. Oleh karena itu, setiap karyawan harus benar-benar terlatih dan menjadi profesional untuk memberikan pelayanan pelanggan terbaik.

Pekerjaan memberikan layanan terbaik bukan hanya urusan departemen customer service, tetapi merupakan pekerjaan setiap orang di perusahaan. Mulai dari pimpinan tertinggi sampai dengan setiap karyawan, apa pun bagian atau departemennya, haruslah menjadi pelayan yang hebat untuk memberikan layanan pelanggan terbaik. Dalam hal ini, pemimpin yang cerdas biasanya berdiri di garda paling depan untuk menjadi teladan dalam memberikan pelayanan terbaik. Pemimpin selalu berada di garda paling depan dengan motivasi dan antusiasme untuk memuaskan harapan pelanggan. Setiap karyawan di setiap departemen bekerja dengan pikiran dan emosi untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Peran setiap karyawan menjadi strategi dalam layanan pelanggan. Intinya, setiap karyawan harus terbiasa menjalankan peran terbaik untuk memberikan pengalaman yang indah bagi pelanggan. Dalam hal ini, membutuhkan disiplin dan tanggung jawab yang bersumber dari hati masing-masing karyawan. Tidak boleh ada niat yang lain selain niat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

Setiap pengambilan keputusan dengan pelanggan sebaiknya dilakukan atas dasar cinta dan kepedulian. Pelayanan yang diberikan harus mampu menghilangkan segala hambatan dan prasangka. Niat baik dan sikap baik merupakan kekuatan yang harus menggerakan pelayanan dari hati nurani setiap orang. Setiap respon pelanggan harus dilayani dengan niat baik dan sikap baik untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Jangan pernah sekalipun urusan dengan pelanggan terjebak dalam konflik dan tidak bergerak untuk menemukan solusi terbaik. Setiap urusan pelanggan haruslah dengan pikiran positif yang memberikan solusi terbaik bagi kebahagiaan pelanggan. Tidak boleh ada kata-kata yang mengecewakan pelanggan. Keberadaan setiap karyawan di tempat kerja adalah untuk membantu pelanggan dengan solusi, bukan mempersulit dengan prosedur dan kebijakan.

Perusahaan yang kuat selalu berdiri di atas fondasi pelayanan pelanggan yang kokoh. Semua ini dimulai dari kepemimpinan yang antusias untuk menguatkan budaya pelayanan berkualitas. Kepemimpinan yang tidak pernah puas untuk terus-menerus meningkatkan kualitas pelayanan di setiap aspek organisasi. Kepemimpinan yang mengembangkan karyawan dengan kualitas dan sikap terbaik untuk memberikan pelayanan pelanggan. Kepemimpinan yang selalu memperbaiki dan meningkatkan kualitas prosedur, aturan, dan kebijakan terbaik sebagai dasar yang unggul untuk memberikan pelayanan pelanggan terbaik. Kepemimpinan yang sangat memperhatikan disiplin dan tanggung jawab karyawan dalam mempraktikkan sikap baik di setiap situasi pelayanan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENEGAKKAN DISIPLIN DAN MENTAATI ATURAN UNTUK MENCAPAI PRESTASI TERBAIK

“Disiplin adalah alat untuk memperbaiki perilaku seseorang menjadi lebih berharga dalam meraih prestasi terbaik.”~Djajendra

Disiplin adalah fondasi untuk mengembangkan kepribadian yang unggul. Tidak ada prestasi dan kinerja yang hebat jika disiplin tidak dijalankan dengan sepenuh hati. Disiplin berfungsi sebagai alat untuk mengawasi diri sendiri, sehingga melalui kesadaran diri sendiri mampu memperbaiki kekurangan perilaku, serta memastikan kepatuhan terhadap prosedur dan aturan. Disiplin menjadikan orang-orang bertanggung jawab penuh dalam setiap penugasan

Orang-orang dengan disiplin yang tinggi mampu mengembangkan perilaku yang produktif untuk meraih prestasi terbaik. Disiplin dengan kerja keras dan motivasi tanpa henti akan mengembangkan seseorang menjadi pemenang. Disiplin adalah tentang perilaku yang dapat diterima untuk menyelesaikan sebuah MISI dengan prestasi terbaik. Disiplin adalah kekuatan yang diperlukan untuk bisa menyelesaikan VISI. Disiplin yang menyatu dengan energi dan waktu tidak dapat dikalahkan oleh kekuatan apa pun. Disiplin adalah kekuatan yang harus dimiliki agar di setiap saat mampu memanfaatkan momentum untuk mencapai kesuksesan. Disiplin dengan tekad, ketelitian, motivasi, antusiasme, dan totalitas upaya akan menjadikan seseorang unggul dalam bidang yang ditekuni.

Ketika orang-orang di tempat kerja kehilangan disiplin, maka perilaku tidak baik akan muncul untuk merugikan perusahaan. Perilaku dan perbuatan yang tidak dapat ditoleransi haruslah diperbaiki melalui disiplin yang tinggi. Menegakkan disiplin menjadi sangat penting untuk bisa memperbaiki perilaku. Hanya dengan disiplin seseorang dapat memperbaiki perilakunya menjadi lebih berharga dalam upaya meraih prestasi terbaik. Dalam hal ini, kepemimpinan harus fokus untuk menegakkan disiplin dengan aturan, dan membangun kesadaran setiap orang untuk menjadikan dirinya energi positif dari kekuatan disiplin. Disiplin yang tinggi secara otomatis akan menguatkan rasa tanggung jawab di setiap proses kerja dengan perilaku yang sesuai budaya kerja. Disiplin akan membuat setiap orang di tempat kerja memiliki etos dan kemampuan yang hebat untuk menciptakan prestasi yang lebih baik lagi.

Jika karyawan di tempat kerja selalu melakukan hal-hal yang tidak produktif dan merugikan perusahaan, maka manajemen harus tampil dengan tegas untuk menggunakan disiplin dalam memperbaiki perilaku buruk tersebut. Manajemen memiliki kekuatan dan kekuasaan sesuai aturan untuk memperbaiki perilaku-perilaku yang tidak diinginkan dengan menegakkan disiplin yang tegas. Membiarkan karyawan tanpa disiplin sama saja seperti membiarkan proses kerja berlangsung dengan melanggar aturan, prosedur, dan kebijakan. Manajemen yang berkualitas selalu sadar untuk menegakkan disiplin agar dapat menjalankan bisnis dengan tata kelola yang baik. Tanpa disiplin tidak dapat menjalankan integritas dan etika bisnis dengan baik. Tanpa disiplin tidak mungkin dapat mencapai target sesuai rencana. Tanpa disiplin tidak mungkin good governance dapat dijalankan dengan baik. Tanpa disiplin kepemimpinan menjadi tidak berharga di tempat kerja. Tanpa disiplin tidak mungkin perusahaan membangun budaya kerja yang unggul. Jadi, disiplin adalah fondasi untuk mencapai tata kelola usaha yang penuh prestasi dan kinerja hebat.

Disiplin yang tinggi membuat pelanggaran kerja menjadi rendah, keterlambatan kerja berkurang, kegagalan kerja menjadi kecil, pembangkangan di tempat kerja akan hilang, perilaku tidak etis dan kasar akan berkurang, ketidakjujuran akan hilang, kemalasan akan berkurang. Disiplin adalah akar dari kemajuan dan pencapaian terbaik. Disiplin adalah segalanya untuk bisa menjadi pemenang dengan prestasi terbaik. Disiplin adalah alat yang sangat penting untuk dikuasai dan dimiliki oleh orang-orang yang berambisi untuk mencapai impian.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMILIKI KESABARAN SAMPAI HASIL TERCAPAI

“Pencapaian terbaik membutuhkan kesabaran, ketelitian, ketenangan, kecintaan, dan kesungguhan sampai hasil terbaik tercapai.”~Djajendra

Kita semua pasti menginginkan hasil terbaik dalam pekerjaan yang kita lakukan.  Rahasia untuk mencapai hasil terbaik tergantung kepada kecerdasan kita dalam mengelola tindakan dan pikiran. Sebuah pencapaian membutuhkan tindakan dengan konsentrasi penuh pada setiap proses kerja. Perhatian yang konstan dan terfokus pada pekerjaan dengan ketekunan dan kesabaran menjadi kunci pencapaian. Pada waktu sedang bekerja persatukan pikiran dengan emosi positif, semangat, etos, dan tindakan ke dalam kualitas terbaik.  Bertindaklah dengan optimis dan lakukan pekerjaan sebagai alat dari pencapaian yang harus Anda dapatkan. Kendalikan ego agar Anda bisa rendah hati dan tanpa beban saat melakukan pekerjaan. Memelihara ego di setiap proses kerja berarti menyingkirkan bantuan orang lain dan berpikir bahwa saya dapat melakukannya sendirian. Padahal sebuah pencapaian adalah hasil dari proses kerja dalam kolaborasi dengan banyak orang.

Pada waktu sedang bekerja jangan terpengaruh oleh hasil yang harus dicapai. Fokuskan waktu dan energi untuk melakukan setiap tahapan pekerjaan dengan sempurna dan profesional. Kerjakan saja dengan tenang, sabar, dan penuh keyakinan. Lakukan sepenuh hati dengan disiplin dan tanggung jawab. Biarlah proses kerja yang sempurna pada waktu yang tepat memberikan hasil terbaik. Hubungkan jiwa Anda ke dalam pekerjaan dengan energi antusiasme dan optimisme. Buatlah agar pikiran berpikir bahwa keberhasilan ada bersama Anda. Kuatkan keyakinan kepada kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan profesional.

Kesabaran diperlukan karena di sepanjang proses pencapaian selalu ada cerita tentang tantangan, kesulitan, kegagalan, dan ketidakpastian. Jadi, kesabaran menjadi perilaku penting agar Anda tetap bekerja tanpa stres dan bebas dari perasaan tertekan. Kesabaran menjadikan Anda bijaksana dan tetap tenang dalam segala situasi. Misalnya, Anda sedang menuai kesuksesan, maka Anda tetap rendah hati dan bersyukur dengan pencapaian. Sebaliknya, saat Anda sedang menuai kegagalan, maka Anda tetap tenang dan tidak stres untuk menemukan jalan keluar terbaik.

Mulailah pekerjaan Anda dengan niat tulus untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Seperti pesan orang bijak bahwa saat Anda menabur, Anda akan menuai. Jadi, taburlah etos terbaik di setiap titik proses kerja agar Anda dapat menuai hasil terbaik. Jangan pernah memiliki niat yang kurang tulus saat bekerja, sebab hal ini akan mengakibatkan Anda menuai kinerja buruk. Misalkan: lingkungan kerja Anda berbudaya lemah, kepemimpinan yang kurang tegas, tingkat emosi negatif yang tinggi, sangat banyak aliran pikiran negatif, kemarahan, kecemburuan, kebencian, dam aliran energi negatif yang merusak suasana kerja. Walaupun situasi buruk tersebut sudah menjadi budaya di tempat kerja Anda, maka Anda harus sabar dan sadar untuk tidak terpengaruh dengan budaya tersebut. Untuk itu, setiap hari Anda harus sadar untuk mengisi energi positif ke dalam diri Anda. Ketiadaan energi positif dalam jangka panjang akan mengakibatkan budaya menjadi lemah dan perilaku kerja menjadi sangat buruk. Jadi, jangan terjebak ke dalam lingkungan kerja yang buruk, kuatkan niat baik Anda agar Anda mampu menjadi energi positif di tengah orang-orang negatif tersebut. Jangan menyerah oleh kesulitan saat menghadapi orang-orang negatif. Tetaplah optimis bersama kekuatan energi positif Anda.

Kesabaran dalam kerja keras yang optimis akan mendorong Anda untuk mengembangkan kreativitas, sehingga dalam tekanan seperti apa pun, Anda mampu memiliki pikiran yang mencerahkan di dalam kecerdasan kreatif. Kreativitas mampu menghilangkan ketidaktahuan dan menemukan jalan keluar terbaik. Anda pun mampu melakukan pekerjaan dalam kondisi sesulit apa pun. Anda selalu dapat melakukan tantangan  dengan kreativitas dan niat positif. Energi positif di dalam diri Anda akan mempertahankan ketekunan dan kedisiplinan untuk menuntaskan pekerjaan. Sikap rendah hati Anda menjadikan Anda mudah menerima gagasan baru, mau mendengarkan pendapat orang lain, terbuka untuk saran dan kritik, serta mudah menyatu dalam kerja sama dan kolaborasi. Pada akhirnya; pencapaian terbaik membutuhkan kesabaran, ketelitian, ketenangan, kecintaan, dan kesungguhan sampai hasil terbaik tercapai.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU ORANG-ORANG PRODUKTIF

“Orang-orang produktif tidak fokus pada melakukan lebih banyak tugas-tugas harian, tetapi mampu menyelesaikan banyak tugas dalam waktu yang singkat.”~Djajendra

Produktif berarti cerdas memanfaatkan waktu, tenaga, pikiran, pengetahuan, dan kemampuan untuk menghasilkan nilai tambah bagi kehidupan diri sendiri dan orang lain. Perilaku orang-orang produktif adalah sangat rajin, disiplin, tepat waktu, kreatif, tekun, dan mencapai target di tingkat tertinggi. Orang-orang produktif sangat antusias dan selalu gembira saat melakukan pekerjaan. Mereka tidak merasa terganggu dengan tantangan dan kesulitan. Mereka tetap bekerja dengan sepenuh hati ketika gangguan tersulit mencoba menghentikan kerja mereka.

Setiap pekerjaan dimulai dengan prioritas terpenting. Pekerjaan yang paling penting selalu diselesaikan dan semua tantangan dihadapi dengan gembira. Orang-orang produktif bukan berarti setiap waktu terlihat sibuk dengan apa yang dikerjakan, tetapi mampu mengelola tugas-tugasnya dengan efektif dan cerdas. Orang-orang produktif memiliki banyak waktu luang untuk mengevaluasi pekerjaan yang sudah dilakukan dan juga untuk selalu belajar hal-hal baru. Intinya, orang-orang produktif tidak terfokus pada melakukan lebih banyak tugas-tugas harian, tetapi mampu menyelesaikan banyak tugas dalam waktu yang singkat.

Orang-orang produktif tumbuh dari etos dan perilaku yang menempatkan pekerjaan sebagai sebuah peristiwa kegembiraan dan kesenangan. Pekerjaan dianggap sebagai sebuah permainan yang menyenangkan, sehingga mereka memiliki kebiasaan untuk totalitas terhadap tugas-tugas harian dan mingguan. Semangat dan motivasi yang tinggi selalu mendorong orang-orang produktif untuk berprestasi dan berkinerja. Mereka menjadi sangat produktif karena cinta dan kesukaannya terhadap apa yang dilakukan. Mereka tidak pernah merasa bosan dan lelah dengan semua situasi kerja yang dihadapi. Mereka selalu menikmati pekerjaannya seperti sedang menikmati liburan terindah.

Waktu kerja selama delapan jam betul-betul dimanfaatkan untuk menyelesaikan tugas dengan kualitas tinggi, dan juga untuk mengembangkan diri agar dapat beradaptasi dengan semua perubahan. Pola kerja dan rutinitas dalam etos yang hebat telah menciptakan kebiasaan kerja yang efektif dan efisien, sehingga bagi orang-orang produktif tidak membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan target harian. Mereka selalu fokus dan konsentrasi penuh untuk mencapai hal-hal yang segera harus diselesaikan pada hari ini. Jadi, tidak pernah ada kebiasaan untuk menunda tugas, semuanya diselesaikan tepat waktu dengan hasil akhir yang berkualitas tinggi.

Orang-orang produktif selalu sadar untuk menjaga kebugaran tubuh dan mental. Dengan tubuh yang bugar dan mental yang positif, mereka mampu berkarya dan berkontribusi dengan lebih berkualitas. Penampilan diri yang segar, sehat, dan bugar adalah prioritas terpenting. Oleh karena itu, orang-orang produktif sangat rajin berolahraga, menjaga pola makan yang seimbang, tidur yang cukup, serta mengendalikan pemikiran mereka agar selalu positif dan optimis.

Mengelola waktu dan energi dengan kualitas. Prinsip kerja orang-orang produktif adalah dengan waktu yang sedikit menghasilkan jumlah produk berkualitas tinggi yang banyak. Kebiasaan dan kecerdasan mereka mampu menghilangkan hal-hal yang tidak penting di sepanjang proses kerja. Mereka benar-benar efektif dan fokus pada apa yang harus dikerjakan. Sistem, prosedur, aturan, dan etos sudah bersatupadu dalam kebiasaan kerja sehari-hari. Setiap pagi saat memulai pekerjaan, orang-orang produktif fokus dengan tugas-tugas inti yang harus diselesaikan pada saat sekarang. Mereka tidak akan menghabiskan waktu dengan memeriksa email pribadi, ngobrol dengan teman, melayani percakapan di media sosial, baca berita, nonton youtube, dan hal-hal lain yang sifatnya bukan tugas kantor. Bagi orang-orang produktif, menyelesaikan tugas dan tanggung jawab adalah hal terpenting di tempat kerja. Mereka betul-betul menggunakan waktu pagi saat otak masih segar dan tubuh masih bugar untuk menyelesaikan pekerjaan yang paling menantang.

Semua gangguan dari luar diri yang berpotensi menurunkan produktivitas kerja dapat diatasi dengan kecerdasan emosional. Emosi yang cerdas mampu meningkatkan kesadaran diri dan pengendalian pikiran, sehingga tidak jatuh ke dalam perangkap pengaruh dari luar diri. Sebagai pribadi yang produktif mampu merasa tidak terganggu untuk melakukan tugas-tugas prioritas dengan berkualitas. Tidak ada energi kemalasan yang mampu menghentikan tugas-tugas prioritas. Tidak ada pengalihan perhatian yang mampu menghentikan proses kerja. Tidak ada kebisingan yang dapat memecahkan fokus dan konsentrasi saat melakukan pekerjaan. Sistem dan budaya yang kuat tercipta dari perilaku orang-orang produktif. Orang-orang produktif itu sendiri adalah kekuatan di dalam perusahaan, sehingga perusahaan tidak mudah terganggu di sepanjang perjalanan untuk mencapai tujuan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

ETIKA DAN ETIKET TIDAK BOLEH DIPISAHKAN DALAM SETIAP HUBUNGAN BISNIS

“Etiket menjadikan Anda pribadi yang sopan dan penuh energi baik; etika menjadikan Anda taat dan teliti menjalankan aturan, prosedur, dan rencana dengan profesional.”~Djajendra

Etika dan etiket adalah fondasi dalam perilaku bisnis. Hubungan bisnis yang sehat dan profesional hanya terwujud jika etika dan etiket dijalankan dengan sepenuh hati secara bersamaan. Pelanggaran terhadap etika berkonsekuensi hukum. Biasanya, seseorang yang ketahuan melanggar etika di perusahaan berpotensi dipecat atau pun harus menjalani proses hukum. Jadi, pelanggaran etika ini sangat serius dan berdampak merugikan perusahaan, juga merugikan banyak pihak secara materi. Melanggar etiket dianggap tidak memiliki perilaku yang baik. Pribadi yang tidak memiliki etiket dianggap tidak mampu berkomunikasi, tidak memiliki empati, tidak memiliki toleransi, kasar, pemarah, egois, jorok, tidak berpakaian secara baik, bahasa tubuh yang buruk, sifat dan perilaku yang tidak tenang, dan sangat banyak hal-hal lain yang sifatnya kepribadian. Intinya, etika dan etiket haruslah menjadi satu paket dalam satu visi berbisnis yang baik. Keduanya sangat penting untuk dijalankan agar pelayanan bisnis menjadi lebih sempurna.

Etika diatur dalam sebuah panduan dan kode etik untuk dipatuhi oleh semua pihak di dalam perusahaan. Hal-hal seperti: menjaga informasi rahasia perusahaan; menjaga rahasia pelanggan; menjaga komitmen, tidak menerima suap, tidak menawarkan suap, mengatakan yang sebenarnya; tidak melecehkan; dan banyak hal-hal lain yang biasanya diatur dalam panduan etika bisnis. Etiket sendiri adalah tentang tata-krama atau sopan-santun saat berhubungan dengan stakeholder. Etiket di perusahaan sebaiknya dibuat dalam sebuah panduan agar setiap orang memahaminya dan sadar untuk menjalankannya dengan profesional. Hal-hal seperti: cara berpakaian; cara berkomunikasi, mendengarkan, berbicara, senyum, pilihan kata-kata, bahasa tubuh yang baik, dan sorot mata; tidak mengunyah sesuatu saat berbicara; tidak memainkan telepon atau hp saat berinteraksi dengan rekan kerja atau klien; selalu tampil bersih dan bugar; mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru; menghormati budaya orang lain; menghargai pemikiran dan pendapat orang lain; dan selalu menghormati realitas orang lain.

Jika etika dan etiket dijalankan sebagai bagian dari budaya kerja, maka semua proses kerja akan membawa ke arah yang lebih produktif dan kinerja tinggi. Tidak ada seorang pun yang sempurna. Manusia adalah tempatnya salah. Tetapi, dengan mematuhi peraturan etika dan etiket dengan serius dan rendah hati, maka ketidaksempurnaan tersebut bisa diatasi. Implementasi etika dan etiket yang konsisten di tempat kerja meningkatkan kualitas kerja di setiap bagian organisasi. Dampaknya, integritas dan tanggung jawab menjadi semakin menguat di dalam hubungan kerja dengan pihak mana pun. Semua interaksi kerja akan berproses di dalam perilaku etis dan sikap sopan-santun. Yang pasti, setiap orang suka bekerja untuk sebuah perusahaan yang sangat memperhatikan etika dan etiket. Hal ini akan menjadikan perusahaan berbudaya kuat dan selalu hebat saat menghadapi berbagai situasi dan ketidakpastian.

Pelanggan pasti lebih mencintai perusahaan yang melayani mereka dengan etika dan etiket yang baik. Kombinasi etika dan etiket menjadikan semua urusan bisnis berjalan di atas aturan dan sopan-santun. Tidak akan ada pelanggaran dan manipulasi dalam setiap hubungan bisnis dengan stakeholder. Setiap proses bisnis tunduk pada aturan, perjanjian, dan komitmen; serta pelayanan tunduk kepada sifat dan perilaku yang hormat, melayani, rendah hati, dan menghargai orang lain.

Etiket bisnis menciptakan lingkungan kerja yang bersih, peduli, saling menghargai, dan saling menjaga penampilan diri yang profesional. Etika bisnis menjadikan setiap orang tidak lagi janji berlebihan, tetapi sulit memenuhi janjinya. Komitmen yang diucapkan selalu dipertanggungjawabkan dengan baik. Setiap orang sadar untuk secara teliti menjalankan peraturan dan mengelola resiko dalam setiap pekerjaan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

BEKERJA DALAM TIM

“Membangun dan membentuk tim kerja yang kuat bukanlah pekerjaan satu kali, tetapi merupakan pekerjaan setiap hari yang harus dikoordinasikan oleh kepemimpinan yang kuat.”~Djajendra

Tidak mungkin kita bisa menyelesaikan sendiri sebuah pekerjaan. Kita membutuhkan orang lain untuk melengkapi apa yang kita kerjakan. Sudah menjadi takdir manusia untuk saling membutuhkan dalam pekerjaan yang dilakukan. Pekerjaan terbaik dihasilkan ketika kita mampu saling mempercayai satu sama lain dalam setiap proses kerja. Kehebatan individu membutuhkan kehebatan tim agar individu tersebut dapat menghasilkan prestasi terbaik.

Apa pun pekerjaan yang kita lakukan, kita harus memiliki kemampuan untuk bekerja bersama siapa pun dan dimanapun. Kita harus bisa mengatasi semua hambatan yang menghalangi kita untuk bekerja bersama banyak orang. Kita harus bisa beradaptasi untuk mendengarkan pengertian yang berbeda, persepsi yang tidak sama, kepentingan, dan dinamika tertentu saat kita bekerja bersama orang lain. Ketika kita mampu mendengarkan dan memahami orang lain, maka kita bisa selalu akur satu sama lain dan tidak akan pernah terjebak dalam konflik perbedaan.

Kekompakkan bersama dalam setiap proses kerja menciptakan iklim kerja yang menyenangkan. Iklim kerja yang menyenangkan berdampak positif pada peningkatan kualitas budaya organisasi dan produktivitas kerja setiap orang, sehingga semua target dan tujuan dapat dicapai dengan kinerja terbaik. Hal ini juga berdampak positif pada kebahagiaan kerja dan pencapaian kinerja terbaik.

Setiap individu di dalam tim harus memiliki keterampilan dan cara melakukan yang terbaik. Sebab, dalam sebuah tim yang unggul dibutuhkan keterampilan, pengetahuan, kemampuan, dan keunikan untuk saling melengkapi satu sama lain. Intinya, setiap anggota tim haruslah terdiri dari orang-orang cerdas dengan kualitas kerja yang tinggi, sehingga mereka bisa menjadi individu-individu yang hebat di dalam kerja bersama, untuk menyelesaikan tugas dengan cara yang kohesif.

Membangun dan pembentukan tim yang produktif haruslah dilakukan dengan sepenuh hati. Semua perbedaan dilebur ke dalam satu visi dan satu budaya kerja bersama. Ketika semua orang sudah dilebur ke dalam satu visi dan satu budaya kerja bersama, maka upaya untuk meningkatkan hubungan kerja yang saling pengertian antara anggota tim dapat dilakukan dengan mudah. Jelas, semua ini menjadi tanggung jawab dari kepemimpinan di perusahaan. Kepemimpinan secara kolektif harus sadar dan mau melakukan kegiatan pembentukan tim secara terus-menerus. Membangun dan membentuk tim kerja yang kuat bukanlah pekerjaan satu kali, tetapi merupakan pekerjaan setiap hari yang harus dikoordinasikan oleh kepemimpinan yang kuat.

Setiap anggota dalam tim kerja harus diberikan pemahaman yang jelas tentang peran mereka di dalam tim. Ketika setiap individu mengerti pekerjaannya dengan baik, maka mereka mampu memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan tim. Jadi, apa pun proyek atau tugas yang diberikan kepada sebuah tim, jika setiap anggotanya berkualitas hebat dan mengerti peran mereka masing-masing, maka tim tersebut akan menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik.

Kekompakkan tim haruslah didasarkan pada kualitas individu yang cerdas, kreatif, disiplin, bertanggung jawab, mampu melakukan perannya dengan baik, dan selalu menjadi satu kesatuan yang solid di dalam kerja tim. Setiap anggota wajib memiliki antusiasme yang tinggi untuk bekerja fokus pada tujuan dan kesepakatan bersama. Setiap anggota tim harus menjadi spesialis terhadap apa yang mereka kerjakan, dan merasa memiliki tanggung jawab penuh terhadap tujuan dari pekerjaan yang dilakukan. Setiap anggota tim harus sadar bahwa dirinya masing-masing merupakan bagian penting dari sebuah tim, sehingga mampu mengendalikan ego untuk bisa melebur dalam jiwa tim yang kuat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

 

MENERIMA KESALAHAN DAN MENGAKUINYA DENGAN RENDAH HATI

“Kehidupan kita akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan.”~Djajendra

Tidak ada seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari perjalanan hidup setiap orang. Kesalahan menunjukkan bahwa manusia memiliki sifat tidak sempurna, sehingga setiap saat harus sadar diri untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat. Kemampuan untuk mengakui kesalahan akan membuka ruang kreatifitas di dalam diri, sehingga dengan energi kreatif kita bisa menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki kesalahan. Menyembunyikan kesalahan hanya menjadikan diri sendiri tidak jujur kepada dirinya, sehingga hidupnya penuh prasangka di dalam ketidakdamaian jiwa.

Kesempurnaan hanya milik Tuhan, bukan milik manusia. Jadi, sangatlah merugikan diri sendiri bila terlalu ngotot dengan kebenaran diri sendiri. Kemampuan dan kesadaran untuk melihat kesalahan yang kita buat dengan jujur akan membuat hidup kita lebih baik. Kecerdasan dan integritas untuk memperbaiki kesalahan akan membuat kita semakin kuat dan tangguh dalam menghadapi proses hidup. Jangan takut mengakui kesalahan. Jangan putusasa dan sedih dengan kesalahan yang sudah dibuat. Terimalah kesalahan itu dan perbaiki agar kegembiraan tetap ada di dalam kehidupan. Jangan membiarkan pikiran negatif dan ego menjadi sangat kuat untuk tidak mengakui kesalahan.

Kehidupan akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan. Mungkin saja kesalahan yang kita buat luput dari hukuman negara, luput dari hukuman Tuhan, tetapi tidak akan pernah luput dari hukuman diri kita sendiri. Jadi, ketika semua hal tidak memberikan hukuman atas ketidakjujuran kita atas kesalahan yang kita buat, maka diri kita sendirilah yang akan memberikan hukuman terhadap ketidakjujuran kita tersebut. Pada akhirnya, semua kesalahan yang tidak kita akui dan tidak kita perbaiki akan menjadi sumber penderitaan bagi hidup kita. Sumber penderitaan itu akan muncul dari dalam diri sendiri untuk mengganggu keseimbangan pikiran, emosi, fisik, mental, dan jiwa. Jadi, daripada setiap saat mengalami depresi atau stres, lebih baik hidup dengan mengakui kesalahan dan menerima kesalahan untuk kebahagiaan hidup diri sendiri.

Mengakui kesalahan seperti membersihkan diri sendiri dari berbagai kotoran. Niat baik dan sikap yang penuh integritas akan menyelamatkan reputasi diri sendiri. Kepribadian dengan sikap yang selalu fokus untuk memperbaiki kesalahan akan bergerak menuju transformasi kehidupan terbaik. Perilaku yang mengakui kesalahan menjadikan proses hidup tanpa penyesalan dan tidak akan mencoba untuk menutupi kesalahan. Sebab, semua perilaku menutupi kesalahan hanya seperti menyimpan sakit di dalam diri sendiri.

Kita harus menjadi diri sendiri yang jujur terhadap semua niat dan tindakan. Bila sudah ada niat untuk tidak jujur, maka kesalahan pasti dibuat. Hal ini berakibat pada hidup kita yang selalu mengulangi kembali kesalahan demi kesalahan. Jelas, saat kita terus-menerus mengulangi kesalahan melalui niat dan perbuatan, maka kita tidak akan membuat perubahan apa pun untuk meningkatkan kebahagiaan dan kedamaian hidup kita. Dan, bila niat untuk melakukan hal-hal curang sudah menjadi bagian dari karakter diri, maka sampai tua pun kita akan menjadi pelaku curang yang tidak pernah bertransformasi untuk menikmati kedamaian jiwa. Intinya, bila kita selalu memiliki niat untuk berbuat curang, maka hal ini sama saja seperti kita sedang menjalani hidup membohongi diri sendiri dengan membenarkan perbuatan salah kita.

Pada dasarnya, setiap orang adalah orang baik. Namun, niat tidak baik menjadikan diri kita sering berbuat kesalahan, sehingga kita menjadi orang yang tidak baik. Kesalahan adalah jalan hidup yang tidak tepat. Jika kita tetap ngotot berjalan di jalan yang tidak tepat, maka kita akan menjalani hidup yang tidak kita ketahui, sehingga mudah jatuh ke lubang penderitaan. Stres dan berbagai persoalan hidup akan muncul saat kita tetap terbiasa di jalan hidup yang tidak tepat.

Menerima kesalahan dan mengakuinya dengan rendah hati adalah jalan untuk menikmati kehidupan yang damai dan bahagia. Semua kesalahan adalah milik kita sendiri, tidak perlu kita memaksa diri untuk berbagi kesalahan. Sikap kita yang masih menyalahkan orang lain atau mencoba berbagi kesalahan dengan orang lain, hanya akan membuat diri kita selalu mengulangi kesalahan yang sama. Memaafkan dan menerima kesalahan menjadikan kita lebih cerdas, sehingga tidak akan jatuh lagi ke dalam lubang kesalahan yang sama.

Hidup ini indah dan sangat berharga. Jangan disia-siakan di dalam kesalahan dan kecurangan. Niat yang baik dengan sikap rendah hati untuk selalu belajar dari kesalahan dan kekurangan menjadikan kita berguna bagi hidup yang indah ini. Sifat dan perilaku kita yang selalu belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan menjadikan kita tumbuh dan berkembang. Kesalahan yang dilakukan dengan ketidaktahuan adalah pelajaran yang harus segera diperbaiki untuk kebaikan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU MALAS MENGHILANGKAN KESEJAHTERAAN DAN KEBERUNTUNGAN

“Kehidupan kita menjadi lebih sejahtera jika kita produktif dan memiliki disiplin untuk menghasilkan prestasi terbaik.”~Djajendra

Kehidupan dihidupi dengan pekerjaan. Setiap makhluk harus bekerja untuk kelangsungan hidupnya. Seekor semut tidak pernah malas untuk bekerja keras mencari makan. Burung tidak pernah berdiam disarang dan menunggu makanan, tetapi dia terbang meninggalkan sarang untuk menemukan makanan. Semua kehidupan bekerja keras untuk menjalani hidup. Siapa pun yang malas akan mengalami kehidupan yang merugikan dirinya. Bekerja keras dengan kreativitas yang tinggi adalah jalan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera.

Pikiran positif yang fokus menekuni sebuah pekerjaan dengan sepenuh hati adalah cara untuk menjalankan kehidupan yang baik. Kita semua harus bekerja, harus menjadi produktif, harus kreatif dan inovatif. Kita semua harus memiliki disiplin dan tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas hidup. Kehidupan kita menjadi lebih sejahtera jika kita produktif untuk menghasilkan prestasi terbaik. Kehidupan yang baik dihasilkan melalui kerja. Teruslah bekerja, lakukan sesuatu bagi kehidupan, layani hidup ini dengan sepenuh hati, jangan membiarkan rasa malas menguasai hidup dan menghancurkan masa depan.

Setiap hari kita harus menyalurkan energi positif ke dalam kerja yang produktif. Menjadi bijak dan cerdas agar energi positif tidak dirusak dengan energi negatif. Perilaku pesimis, mengeluh, dan menyalahkan orang lain akan menguras energi positif dan akan mengarahkan diri menuju tujuan yang salah. Jadi, berhati-hatilah, jangan sampai energi kita terkonsentrasi menuju tujuan yang tidak kita inginkan.

Bekerja dengan jujur, ikhlas, dan sepenuh hati akan membuat kita berjalan di jalan kebenaran untuk menemukan kesejahteraan sejati yang membahagiakan hidup kita. Berikan cinta dan totalitas terhadap pekerjaan. Tawarkan dan persembahkan kualitas terbaik bagi setiap stakeholders. Jangan pernah bekerja dengan setengah hati. Sikap, etos, perilaku, dan karakter haruslah totalitas untuk membangkitkan energi sukses dari dalam diri. Jadilah ikhlas untuk menerima segala hal yang dihadapi. Terimalah masalah dengan sabar dan ikhlas, kemudian kuatkan energi positif untuk menemukan jalan kesejahteraan yang lebih baik.

Perilaku malas menghilangkan kesejahteraan dan keberuntungan. Oleh karena itu, jangan membiarkan pikiran dimasuki oleh virus-virus malas. Jangan membiarkan mental dan emosional menjadi malas untuk mengerjakan yang harus segera dikerjakan. Kuatkan energi penjaga hati dan pikiran agar selalu mengingatkan kita tentang tanggung jawab atas pekerjaan kita. Miliki niat dan kemauan untuk selalu mengendalikan segalanya dengan pikiran positif. Jadilah arsitek yang cerdas merancang etos kerja terbaik untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dengan sempurna.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HIDUP INI INDAH JANGAN MEMBIARKAN DIRUSAK OLEH MASALAH

“Setiap hari kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang membawa hidup kita menuju bahagia.”~Djajendra

Ketika kita tidak menerima masalah hidup, maka masalah hidup itu akan membuat kita kacau dan frustasi. Satu-satunya solusi terbaik saat menghadapi masalah adalah menerima masalah tersebut dan menjadi lebih kreatif agar dapat menemukan jalan terbaik. Bila kita tidak ikhlas menerima masalah dan ngotot mempersalahkan orang lain, maka kita akan terjebak dalam hal-hal negatif yang merusak hidup kita.

Masalah akan menjadi energi negatif yang merusak hubungan baik saat kita tidak mau mengakui kesalahan kita. Bila masalah itu muncul karena kesalahan atau tidak adanya sifat dan perilaku baik dari diri kita, maka kita harus sadar dan memiliki empati untuk menunjukkan kebaikan agar dapat menemukan solusi atas masalah tersebut.

Pikiran positif kita memiliki kekuatan untuk menyelamatkan semua masalah. Cinta dan kepedulian adalah dua kata kunci yang sangat diperlukan dalam menyelesaikan masalah. Selama kita ngotot dengan kebenaran yang kita yakini dan mengabaikan kebenaran orang lain, maka masalah akan selalu ada dan tidak pernah tuntas. Oleh karena itu, diperlukan cara-cara manusiawi yang memperhatikan realitas orang lain, termasuk mau berdamai dengan kebenaran yang diyakini semua orang adalah jalan terbaik untuk menuntaskan masalah.

Jangan membiarkan pikiran negatif semakin memperluas persoalan dari masalah yang muncul. Jangan membiarkan pikiran negatif menciptakan ketakutan dan pesimisme di dalam hidup kita. Buanglah masalah tersebut dari pikiran dan tempatkan masalah menjadi sesuatu di luar diri, kemudian gunakan kreativitas untuk menemukan solusi yang membuat hidup kita bahagia dan damai.

Setiap hari kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang membawa hidup kita menuju bahagia. Katakan pada diri sendiri sepanjang hari bahwa semua urusan terselesaikan dengan baik dan semua masalah berubah menjadi solusi yang indah. Lakukan afirmasi berulang kali bahwa hidup kita sangat indah dan semua urusan terselesaikan dengan sangat indah.

Tetaplah tersenyum saat masalah hadir ke dalam hidup, fokuskan diri untuk tetap tenang menghadapi semua hal. Lakukan dengan sepenuh hati untuk menuntaskan masalah dengan solusi yang mendatangkan kebahagiaan.

Sifat masalah itu sementara. Masalah datang dan pergi. Masalah adalah guru yang mengajarkan kita untuk lebih rendah hati dan mau mengendalikan diri. Miliki kesadaran untuk menguatkan fisik, emosi, mental, dan perilaku baik saat menghadapi masalah. Hanya diri kita sendirilah yang selalu menjadi solusi untuk menuntaskan masalah, jangan pernah berharap orang lain yang menuntaskan masalah kita.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

Older posts Newer posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑