MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Kepribadian (page 2 of 49)

KEBAHAGIAAN ADALAH GAYA HIDUP

“Kebahagiaan kita itu pilihan dari kesadaran hidup kita.”~Djajendra

Kebahagiaan bukanlah tujuan hidup atau pencapaian. Kebahagiaan adalah gaya hidup yang menciptakan kenyamanan emosional dan keadaan pikiran, yang selalu merasa nyaman dengan segala keadaan dan situasi hidup. Intinya, kalau ingin bahagia tidak menunggu sesuatu atau tergantung kepada sesuatu. Kebahagiaan adalah gaya hidup yang mengalir dari dalam diri melalui pikiran dan emosional yang merasa nyaman di sepanjang proses hidup. Pikiran dan emosi tidak akan menanggapi tantangan hidup secara serius, tetapi kesadaran dimunculkan untuk menjaga diri agar selalu bahagia dan damai hidupnya. Untuk bisa membangun kesadaran, kita harus terbiasa berdialog dengan diri sendiri, memiliki waktu satu atau dua jam sehari untuk mengenal diri sendiri secara mendalam. Mengenal diri sendiri dan memelihara kesadaran murni diri adalah realitas yang diperlukan untuk memiliki kebahagiaan sebagai gaya hidup.

Ketika pikiran kita terjebak dalam stres, ketakutan, marah, kesal, atau khawatir; maka kita merasa tidak nyaman. Keadaan emosional yang tidak nyaman ini akan mengambil kebahagiaan kita dan menciptakan penderitaan bagi hidup kita. Kita ketahui bahwa dalam hidup ini kita sebagai manusia tidak mungkin menjalani hidup yang mulus-mulus saja. Kadang situasi sulit harus kita hadapi dan sering sekali kita merasa tidak berdaya. Perasaan tidak berdaya dalam situasi sulit pasti membuat pikiran dan emosional tidak nyaman dan tidak aman. Persoalan-persoalan seperti: krisis keuangan, penghinaan, pengkhianatan, cemburu, penyakit, kemarahan, hubungan yang saling bertentangan, ketidakmampuan, tidak ada pengertian, ancaman, dan berbagai situasi yang membawa energi negatif ke dalam hidup kita pasti akan membuat pikiran dan emosional menjadi tidak nyaman. Jelas, semua situasi negatif ini akan membuat hidup kita tidak bahagia dan penuh penderitaan.

Ketika kita memutuskan bahagia sebagai gaya hidup kita, maka kita harus menjaga diri kita agar tidak dimasuki oleh kekuatan negatif dari sumber mana pun. Kesadaran dan mental yang terlatih untuk menerima berbagai situasi dan persoalan hidup, serta tidak membiarkannya masuk ke dalam pikiran dan emosional menjadi kunci kebahagiaan hidup. Tugas kesadaran kita adalah menjaga kebahagiaan hidup kita, sehingga situasi yang tidak baik dan orang-orang yang membawa energi negatif ke dalam hidup kita harus diblokir. Semua berita, persoalan, tekanan, masalah, dan kemarahan yang bersumber dari luar diri; tidak boleh memasuki pikiran dan emosional kita. Karena kita sudah memilih kebahagiaan sebagai gaya hidup; maka, kita tidak boleh membiarkan emosi kita khawatir, terluka, takut, marah, gelisah, atau stres. Semua perasaan dan realitas di dalam diri kita adalah ciptaan kita, pilihan kita. Jadi, kebahagiaan hidup itu adalah pilihan kita sendiri, bukan bersumber dari luar diri kita.

Dalam keadaan yang paling menantang, dalam situasi yang paling sulit, jangan membiarkan rasa takut menguasai diri. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa kita sebagai manusia sesungguhnya tidak memiliki kemampuan apa-apa tanpa bantuan dari Tuhan. Jadi, minta tolonglah sama Tuhan, tidak perlu berharap pertolongan dari siapa pun. Hanya Tuhan yang bisa menolong kita saat kita berada dalam situasi yang sangat sulit. Ketika kita sudah menyerah pada kehendak Tuhan dan menerima apa pun keputusannya, maka pikiran dan emosional kita bisa berdamai dengan realitas hidup. Kebahagiaan tidak bersumber dari harta, uang, hubungan, jabatan, kekuasaan, kesenangan; tetapi, bersumber dari keyakinan kita yang mendalam bahwa Tuhan selalu membantu hidup kita, sehingga kita tidak perlu khawatir atau takut dengan keadaan hidup yang sulit.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

TIDAK PERLU GELISAH TENTANG MASA DEPAN

“Hidup kita adalah perjalanan diri sejati bersama potensinya untuk dipersembahkan kepada kehidupan.”~Djajendra

Sikap tidak sabar dan terburu-buru sering merugikan diri sendiri. Ketika kita tidak sabar semuanya terasa lama. Keinginan untuk mendapatkan sesuatu dengan lebih cepat menjadikan kita kurang berhati-hati, sehingga sebuah kesalahan akan membuat keinginan tersebut lebih lama lagi didapatkan. Sikap tidak sabar dan terburu-buru akan menjadi sumber penderitaan bagi siapa pun. Kita perlu berguru kepada alam semesta yang tidak pernah terburu-buru dan selalu tenang, tetapi mencapai segalanya melalui proses yang dilalui.

Sikap tidak sabar akan diikuti perasaan gelisah dan khawatir tentang hal-hal yang ingin dicapai. Padahal, tidak seorang pun mampu memastikan bahwa dirinya akan mencapai hasil seperti yang diinginkan. Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang tidak berdaya, tetapi pikiran manusia menganggap dirinya berdaya untuk segala hal bagi hidupnya. Pikiran dan perasaan yang tidak sadar akan selalu gelisah tentang masa depannya. Kegelisahan dan kekhawatiran yang berlebihan akan menguras energi, sehingga kita tidak mampu fokus untuk menyelesaikan hal-hal penting bagi kebaikan kita.

Kecerdasan kehidupan ada di dalam diri kita. Kecerdasan kehidupan ini membutuhkan pikiran dan perasaan yang tenang, damai, dan tidak pernah stres agar bisa menyelesaikan semua hal dengan tepat; termasuk hal-hal di dalam diri kita. Kecerdasan kehidupan di dalam diri kita inilah yang mengatur tubuh, jiwa, dan pikiran agar berkembang untuk memenuhi harapan. Intinya, kita tidak perlu khawatir atau gelisah tentang masa depan kita. Sebab, kecerdasan kehidupan di dalam diri kita mampu menjadikan kita lebih produktif dan berkualitas untuk menangani setiap tantangan dengan solusi terbaik. Semakin tenang, damai, dan bahagia diri kita dengan kehidupan yang kita jalani; maka, semakin mampu kita menemukan cara terbaik untuk masa depan yang gemilang.

Jadilah diri sendiri apa adanya dan tidak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain. Mungkin orang-orang di sekitar kita terlihat sangat sukses dalam berbagai bidang kehidupannya. Dalam hal ini, kita harus bahagia tentang orang-orang di sekitar kita tersebut, tetapi kita tidak boleh ingin seperti mereka. Kita harus fokus dengan ketenangan dan kedamaian hati untuk melakukan hal-hal yang sedang menjadi tugas kita dengan berkualitas. Fokus pada potensi diri sendiri. Fokus pada tujuan hidup diri sendiri. Jangan tergoda dengan hal-hal hebat yang terlihat dari orang lain. Kita tidak tahu apa tujuan hidup kita yang dikehendaki Tuhan. Doa, rasa syukur, dan ketenangan pikiran di setiap situasi akan mengantar kita ke jalan hidup yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

“Hidup kita adalah perjalanan diri sejati bersama potensinya untuk dipersembahkan kepada kehidupan.”~Djajendra

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KALAU ANDA STRES ARTINYA ANDA BELUM KAYA

“Orang yang paling kaya adalah orang yang hidupnya tenang dan damai.”~Djajendra

Ketenangan hidup adalah kekayaan sejati. Orang yang paling kaya adalah orang yang tidurnya paling nyenyak, tubuhnya paling bugar, jiwanya paling damai. Sangat keliru jika kekayaan diukur dari jumlah uang dan banyaknya fasilitas yang dimiliki. Harta kita yang sesungguhnya adalah yang sedang kita nikmati pada momen ini, yang lainnya adalah titipan Tuhan kepada kita dan belum tentu milik kita. Hidup ini bukan tentang untung dan rugi, tetapi sebuah wisata untuk menikmati maha karya Tuhan dengan penuh sukacita. Jika kita masih stres, maka  itu artinya kita belum mengenal siapa diri kita dan untuk apa kita ada dalam kehidupan ini. Hilangnya rasa syukur, ikhlas, terima kasih, dan sabar dari karakter kita akan menjadi jalan bagi stres untuk merusak kedamaian hati kita.

Stres adalah bukti bahwa jiwa kita masih sangat miskin. Jika kita masih stres oleh berbagai realitas hidup, maka itu artinya jiwa kita masih sangat miskin. Orang stres tidak mampu merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Dunia yang indah dan kehidupan yang warna-warni tidak dapat dinikmati oleh orang-orang stres. Ambisi dan nafsu untuk memiliki segala sesuatu dalam hidup menjadi pemicu stres. Kompetisi dan persaingan membuat kita takut kehilangan apa yang kita miliki atau takut tidak mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita juga menjadi stres karena harus terus-menerus meningkatkan kekayaan materi agar tidak kalah dengan yang lain. Perasaan ingin terlihat lebih hebat dari yang lain adalah sumber stres. Jelas, tanpa mengenal diri sendiri dan sangat berambisi untuk memiliki materi sebanyak mungkin adalah jalan termudah untuk mendapatkan stres.

Memang betul kita semua hidup dalam sistem dan budaya yang mengajarkan bahwa kekayaan itu berarti memiliki banyak uang, rumah mewah, mobil mewah, jet pribadi, pekerjaan berpenghasilan tinggi, jabatan, kekuasaan, dan semua yang bersifat menghebatkan diri diantara yang lain. Sudah menjadi budaya kehidupan untuk mendapatkan pengakuan dari orang-orang di sekitar. Karena ambisi dan keinginan untuk dihargai dan dihormati oleh orang-orang di sekitar, kita pun berlomba-lomba mencari uang dengan segala cara sampai tidak sadar untuk memperhatikan ketenangan diri sendiri. Memiliki banyak kekayaan materi berarti selalu dihormati dan didengarkan oleh orang lain telah menjadi mindset kehidupan kita saat ini.

Budaya kehidupan sangat menggantungkan kita pada barang-barang yang terus-menerus dipromosikan agar kita membelinya. Akibatnya, kita tergoda dan merasa sangat membutuhkan barang-barang tersebut, sehingga waktu dan tenaga kita habiskan hanya untuk mencari uang sebanyak mungkin agar bisa membeli semua yang kita inginkan. Realitas ini menciptakan kompetisi dan tantangan yang tidak mudah, sehingga setiap hari stres hadir ke dalam hidup, dan kita pun tak berdaya menemukan solusi untuk menghilangkan stres. Realitas ini telah menjadi sebuah lingkaran kehidupan yang menyulitkan diri kita untuk merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Padahal sifat jiwa yang sejati adalah tenang, damai, bahagia, dan selalu bergembira dengan hidupnya. Nafsu kita sendiri yang telah membuat hidup kita selalu dalam stres dan kemudian membuat kita menderita di sepanjang hidup. Kita gelisah, takut, khawatir, dan kadang marah karena tidak menjadi diri sendiri, tetapi lebih suka berusaha untuk memenuhi gengsi kita dalam realitas hidup yang kita hadapi.

Hidup ini menjadi perjalanan yang indah ketika kita sadar bahwa diri kita bukan siapa-siapa, bukan apa-apa, kita ini tidak penting, kita ini tidak pernah sempurna, dan kita ini tempatnya kesalahan. Oleh karena itu, kita berusaha bersama jiwa yang tenang dan damai untuk memberikan yang terbaik bagi kehidupan tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri. Jelas, hal ini merupakan produk kesadaran diri, bukan produk budaya kehidupan. Ketika kita sadar bahwa diri kita ini dari tidak ada menjadi ada dan kembali menjadi tidak ada, maka itu artinya kita tidak akan menggantungkan hidup pada apa pun selain kepada Tuhan. Semua pemikiran ini baru bisa dilaksanakan jika kesadaran diri memimpin realitas hidup kita. Persoalannya, tidak semua orang bisa mendapatkan kesadaran di dalam hidupnya. Ya, kita harus banyak belajar dari jiwa yang kaya integritas untuk mendapatkan kesadaran.

Menjadi orang yang kaya berarti dimulai dari kesederhanaan dalam hidup. Kekayaan sejati akan kita miliki ketika kita sudah tidak bergantung kepada apa pun dan siapa pun kecuali hanya bergantung kepada Tuhan. Artinya kita sadar bahwa dunia bukanlah untuk kita miliki, tetapi untuk kita nikmati keindahan dan kebaikannya. Apalagi waktu kita di dunia ini sangat singkat, sehingga sangat sayang jika tidak dirasakan dalam sukacita yang mendalam. Stres hanya bisa dikurangi jika kita menemukan kesadaran untuk hidup setiap detik dengan sukacita yang mendalam dan perasaan kaya atas kehidupan yang kita miliki. Sebaliknya, jika kita tidak sadar tentang siapa diri sejati kita, terobsesi untuk mengumpulkan segala hal dari dunia materi, tidak menemukan keseimbangan jiwa dalam sukacita; maka, hal ini akan menjadi kutukan bagi diri kita untuk setiap saat merasakan stres dan penderitaan.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGELOLA STRES DENGAN KESADARAN HATI

“Stres terjadi karena ego berada di bawah tekanan.”~Djajendra

Setiap orang pernah mengalami stres. Stres terjadi karena ego berada di bawah tekanan. Semakin tinggi ambisi, keinginan, harapan, persaingan, dan upaya untuk mencapai impian; maka, semakin mudah kita berada dalam keadaan stres. Semakin tinggi jabatan, kekuasaan, dan tanggung jawab akan meningkatkan potensi stres. Stres merupakan emosi yang selalu menyertai perjalanan karir dan ambisi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Stres juga muncul dari pikiran yang tidak terkendali dan terlalu banyak berangan-angan. Pengendalian pikiran dan kesadaran untuk meminimalkan stres dengan energi positif adalah pilihan terbaik.

Mungkinkah kita terhindar dari stres? Jawabannya tidak mungkin. Stres pasti muncul ketika tantangan mendorong potensi kita hingga batasnya untuk mencapai tujuan yang kita perlukan bagi hidup kita. Kita hidup untuk tumbuh dan berkembang dalam banyak hal. Kita mungkin sedang berusaha untuk mencapai sesuatu yang tidak mudah dicapai. Biasanya, peristiwa ini akan diiringi oleh energi stres. Dalam hal ini, kita tidak boleh terjebak dalam stres, tetapi menggunakan stres untuk lebih berusaha dalam mencapai tujuan yang sangat kita butuhkan tersebut.

Jika kita lari dari kenyataan hidup, maka stres akan menjadi sahabat abadi kita. Kita adalah bagian dari realitas kehidupan dan realitas kehidupan adalah bagian dari kita. Keyakinan dan pengertian kita yang berbeda dengan kenyataan hidup akan menjadi sumber stres yang merugikan hidup kita. Jika kita ngotot agar kehidupan berjalan sesuai dengan keyakinan dan keinginan kita, maka setiap hari kita akan menerima stres dari realitas hidup. Jika kita ingin mengelola stres, maka kita harus ikhlas dan sabar terhadap realitas hidup yang tidak sesuai dengan keyakinan dan keinginan kita.

Ketika ikhlas dan sabar sudah menjadi karakter diri, maka kita akan menjadi pribadi yang tangguh untuk menerima tantangan di sepanjang perjalanan hidup. Pribadi yang tangguh membangun kebiasaan positif untuk mengatasi stres dan mengelola situasi yang membuat stres. Dalam hal ini, kita mengambil tanggung jawab penuh atas pilihan kehidupan kita tanpa pernah melempar kesalahan kepada siapa pun. Ketika pilihan kita tidak sesuai dengan harapan, kita tidak akan menyalahkan siapa pun, tetapi berusaha memahami apa yang terjadi, kemudian mencoba menemukan hal-hal terbaik agar pilihan tersebut mampu memberikan yang terbaik bagi hidup kita. Intinya, stres harus diatasi dengan kesadaran diri untuk memiliki momen-momen bahagia di setiap peristiwa hidup.

Salah satu upaya untuk mengendalikan stres adalah dengan memperkuat energi spiritual. Caranya adalah membangun keyakinan bahwa diri kita ini sesungguhnya tidak berdaya dan tidak memiliki kemampuan apa-apa tanpa bantuan Tuhan. Sikap kita sehari-hari fokus pada momen ini untuk menikmati apa pun pemberian Tuhan dengan rasa syukur. Di samping itu, kita juga harus menggantungkan hidup kita hanya kepada Tuhan, bukan kepada pekerjaan atau pun kepada orang tertentu. Intinya, gaya hidup kita betul-betul menyerah kepada kehendak Tuhan, tetapi kita membangun etos dan karakter untuk mengatasi tantangan. Dalam hal ini, kita harus tetap optimis untuk mewujudkan impian dan rencana. Kita harus mampu memberi respons yang cepat dan memiliki kecerdasan adaptasi atas realitas yang kita hadapi. Tidak boleh ada keluh-kesah, semuanya di terima dengan rasa syukur.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGENAL DIRI SENDIRI UNTUK KEBAHAGIAAN HIDUP

“Setinggi apa pun pencapaian karir dan prestasi, jika belum mengenal diri sendiri dengan baik, maka selalu ada kekurangan di dalam hidup.”~Djajendra

Hal terpenting dalam hidup adalah mengetahui siapa diri kita yang sebenarnya. Tanpa mengenal diri sendiri, maka kita tidak mungkin bisa merasakan kesuksesan yang lengkap. Ketika kita mengetahui siapa diri sejati, maka diri sejati akan membantu kita untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga pemikiran dan pilihan hidup mampu menguatkan diri kita. Pengetahuan tentang yang benar dan yang salah hanya diketahui oleh diri sejati. Jika kita tidak mengenal diri sendiri dengan benar dan jujur, maka kita selalu dalam dilema antara benar dan salah. Dalam situasi tertentu, kita pun tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Ketika diri kita sudah tidak mampu membedakan yang benar dan yang salah, maka semua prestasi dan kesuksesan kita tidak akan memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi hidup kita.

Diri sejati atau jiwa kita yang asli selalu merindukan kehidupan yang damai, indah, bahagia, bugar, dan sejahtera. Sehebat apa pun pencapaian karir dan prestasi, jika belum mengenal diri sendiri dengan baik, maka selalu akan ada kekurangan di dalam hidup. Hidup menjadi tidak lengkap jika jiwa sejati belum dipahami dengan benar. Hidup menjadi palsu jika jiwa sejati belum ditemukan. Mengenal jiwa sejati dan menggunakannya sebagai alat untuk kehidupan sehari-hari adalah kesuksesan yang paling tinggi. Dalam perjalanan hidup kesadaran kita akan tumbuh untuk mencari sesuatu yang lebih tinggi. Sesuatu yang lebih tinggi hanya akan terhubung dengan jiwa sejati. Oleh karena itu, setiap saat kita harus berusaha dan berjuang untuk bisa memahami diri sendiri. Pahami diri sejati dan perkenalkan diri sejati tersebut melalui realitas hidup sehari-hari. Diri sejati hidup dan tumbuh di dalam kebaikan, keindahan, moralitas, etika, pelayanan, dan kasih sayang. Jadi, ketika kita menjalani kehidupan sehari-hari bersama diri sejati, maka realitas hidup kita mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah bagi hidupnya.

Diri sejati adalah sumber energi positif. Kebahagiaan selalu datang ke sumber energi positif. Kebahagiaan tidak akan pernah mendekat ke sumber energi negatif. Jadi, satu-satunya cara untuk menikmati kebahagiaan dalam hidup adalah mengenal diri sejati dengan jujur. Kita semua dilahirkan dengan diri sejati untuk merasakan kebahagiaan dan keindahan di sepanjang hidup. Jadi, jelas sekali, kebahagiaan tidak akan pernah kita rasakan jika kita tidak mengenal diri sejati kita. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran untuk memulai perjalanan penemuan diri sejati dengan integritas yang tinggi. Salah satu cara untuk mengenal diri sejati adalah dengan menjalani kehidupan yang sederhana. Tidak membiarkan keinginan dan angan-angan mengatur hidup kita. Fokuskan hidup untuk merasakan kebahagiaan dan ketenangan pada momen ini, tidak membiarkan diri khawatir tentang hari esok. Yakinkan diri sendiri bahwa segala kebaikan dan keindahan selalu tersedia untuk diri yang ikhlas menerima hidup apa adanya.

Semua kekuatan ada di dalam diri sejati. Kesadaran dan pengertian tentang realitas hidup memungkinkan diri sejati memiliki intuisi yang melampaui pengetahuan yang ada. Tidak ada apa pun dalam kehidupan yang berada di luar jangkauan kesadaran jiwa sejati. Potensi dan kekuatan jiwa sejati tidak terbatas untuk mendapatkan pengetahuan bagi kebahagiaan dan ketenangan hidupnya. Mengenal diri sendiri berarti kebahagiaan dan keindahan hidup akan melekat dalam realitas sehari-hari. Mengenal diri sendiri dengan jujur dan baik mampu meningkatkan pengetahuan batin untuk memahami kenyataan hidup. Sebelum mengenal diri sejati setiap orang harus melalui proses pembentukan melalui jalan hidup yang tidak mudah dan penuh kesulitan. Mengenal diri sejati adalah sebuah proses dimana kita berkembang melalui banyak kesulitan. Sebagai manusia yang sadar untuk menjadi diri sendiri yang jujur, kecerdasan kita tentang arti hidup akan berkembang, kita pun akan berevolusi melalui berbagai peristiwa yang semuanya kita terima dengan ikhlas untuk kebaikan diri sendiri.  

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PIKIRAN BUKAN TONG SAMPAH

“Pikiran positif tidak pergi mencari kebahagiaan, tetapi kebahagiaan selalu datang ke pikiran positif. Jangan membiarkan siapa pun memasukkan kata-kata negatif ke pikiran Anda.”~Djajendra

Tidak perlu menyimpan sampah dalam pikiran. Maksud sampah di sini adalah hal-hal yang tidak berguna bagi kebahagiaan hidup. Pikiran adalah alat untuk menemukan pengetahuan dan meningkatkan kecerdasan agar kita dapat menjalani hidup dengan bahagia. Jangan membiarkan siapa pun mengirimkan sesuatu yang tidak berguna ke dalam pikiran. Jangan menyia-nyiakan pikiran dengan menjadikannya untuk menampung segala sesuatu yang tidak diperlukan. Bersihkan pikiran dari hal-hal yang membuat hidup tidak damai. Hidup ini singkat dan hanya untuk satu kali, sehingga sangat sayang jika dihabiskan untuk hal-hal yang tidak damai.

Setiap orang memiliki persepsi dan kebenaran sendiri tentang hidup ini. Tidak perlu memperdebatkan persepsi dan kebenaran yang diyakini oleh orang lain. Ketika kita memasukkan hal-hal yang bertentangan ke pikiran, maka hidup menjadi tidak damai. Jika membiarkan hidup kita dipengaruhi oleh sikap dan perilaku orang lain, maka kita tidak pernah menjadi diri sendiri untuk menemukan hidup yang diinginkan. Intinya, fokuskan perhatian untuk menemukan diri sejati, tidak perlu terpengaruh dengan orang lain, jadilah diri sendiri yang mampu menentukan kebahagiaan.

Boleh mendengarkan siapa pun, tetapi tidak perlu menyimpan hal-hal yang tidak berguna di dalam pikiran. Dalam kehidupan sosial setiap orang selalu ingin memasukkan sesuatu ke dalam diri kita, yang bisa kita lakukan adalah meningkatkan kesadaran untuk tidak menyimpan energi negatif di dalam diri. Kita harus membiasakan diri untuk tidak mengambil energi negatif dari orang lain. Energi negatif tersebut bisa dalam bentuk kata-kata, ucapan, tulisan, perilaku, sikap, keyakinan, karakter, kebiasaan, dan bahasa tubuh. Jika energi negatif ini berakumulasi secara kuat ke dalam pikiran, maka hidup kita akan mendapatkan stres yang tinggi. Oleh karena itu, harus mampu menjaga kualitas pemikiran. Jika ada pemikiran negatif mempengaruhi kita, maka segera hentikan dan fokuskan diri pada pemikiran positif.

Ketika pikiran sudah menjadi tempat yang menampung hal-hal terindah, bukan lagi sebagai tong sampah yang menampung hal-hal yang kotor, maka hidup menjadi bahagia dan penuh energi positif. Pikiran yang indah dan bersih memancarkan kebahagiaan dan kedamaian ke sekitarnya. Semua kebaikan dan keindahan pasti datang untuk menyatu ke dalam pikiran yang indah dan baik. Kebahagiaan hanya datang ke pikiran yang memiliki keindahan dan kebaikan tanpa batas.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU POSITIF SAMA PENTINGNYA DENGAN KOMPETENSI BERKUALITAS UNTUK MENGHASILKAN KINERJA TERBAIK

“Tanpa perilaku positif reputasi Anda menjadi buruk.”~Djajendra

Perilaku baik menjadi kunci keberhasilan dalam proses kerja. Pengetahuan dan kompetensi yang berkualitas membutuhkan perilaku baik agar dapat berkolaborasi dalam sistem kerja yang berintegritas. Perilaku baik tidak akan melanggar kebijakan kode etik perusahaan. Perilaku baik tidak akan melanggar prosedur kerja. Perilaku baik selalu sadar untuk menjaga keharmonisan dan kedamaian di tempat kerja. Tanpa perilaku positif reputasi Anda menjadi buruk. Perilaku positif dengan kompetensi yang berkualitas mampu meningkatkan reputasi diri Anda dan perusahaan Anda.

Kecerdasan, kemampuan, dan pengetahuan tanpa dilengkapi perilaku positif menjadi tidak berguna. Bagi organisasi yang ingin memiliki tata kelola yang baik, maka salah satu syarat terpenting adalah mengelola masalah perilaku dengan sungguh-sungguh. Perilaku positif menjadi kunci untuk memastikan bahwa tata kelola yang baik sudah berjalan. Perilaku positif harus tunduk pada kode etika dan memiliki energi integritas dalam setiap tindakannya. Setiap orang, apa pun jabatan dan kekuasaannya, wajib memiliki perilaku positif dalam menjaga tata kelola yang baik. Membangun kesadaran secara terus-menerus untuk menguatkan perilaku positif harus menjadi pekerjaan dari kepemimpinan.

Perilaku positif harus tumbuh dari sisi optimisme. Setiap individu harus memiliki keyakinan dan kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas. Setiap dinamika dalam tim membutuhkan komunikasi yang etis. Setiap perbedaan dan ketidaksepakatan harus dilayani dengan perilaku positif. Perilaku positif tidak hanya menjadi tanggung jawab dari masing-masing individu, tetapi juga harus terlibat secara proaktif untuk mempromosikan perilaku positif di setiap situasi dan peristiwa.

Setiap pribadi harus menjadi teladan dan mencontohkan perilaku positif sesuai dengan nilai-nilai organisasi dan nilai-nilai etika yang bersifat universal. Etos yang hebat akan terbentuk ketika perilaku etis, kompetensi berkualitas tinggi, pengetahuan dalam wawasan luas, dan daya tahan fisik yang hebat selalu terjaga di dalam kondisi terbaik. Etos yang hebat dapat menciptakan kinerja seperti yang diinginkan. Jelas, semua ini fondasinya perilaku etis dan kompetensi berkualitas. Jadi, tidak pernah membiarkan perilaku buruk hadir untuk merusak semua potensi keberhasilan organisasi.

Perilaku positif selalu akan mendapatkan tantangan dari perilaku negatif. Positif dan negatif adalah kenyataan yang tidak bisa dihapus. Jadi, sebelum energi perilaku negatif berkuasa di lingkungan kerja Anda, maka kendalikan mereka dan kecilkan pengaruh mereka di dalam organisasi. Jika perilaku negatif dibiarkan, mereka pasti melukai organisasi dan menjadi penghambat untuk mencapai kinerja terbaik. Fokuskan semua perhatian organisasi untuk menguatkan perilaku positif. Lakukan promosi secara terbuka dan terus-menerus agar perilaku positif menjadi kuat dan menguasai setiap inci di lingkungan kerja. Jangan membiarkan perilaku negatif berkutik dan menemukan jalannya di dalam organisasi untuk tumbuh.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN FISIK, EMOSIONAL, DAN MENTAL YANG BERKUALITAS

“Jadilah pribadi yang tumbuh dan menikmati kesejahteraan di semua situasi dan peristiwa hidup.”~Djajendra

Kita harus jujur bahwa kita sangat membutuhkan fisik, emosional, dan mental dalam kondisi terbaik di setiap situasi kehidupan. Ketika kondisi fisik, mental, dan emosional dalam kondisi terbaik; maka kita mampu menggunakan ruang, waktu, dan materi untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup. Jadi, harta terpenting dalam hidup adalah fisik yang terbaik, mental dalam keadaan tenang dan cerdas, serta emosional yang selalu menggetarkan energi cinta dan kebaikan.

Setiap saat kita perlu menjaga suara hati mengeluarkan kata-kata positif yang kuat dengan energi untuk mengoptimalkan potensi kita. Keberadaan kita untuk bahagia. Untuk itu, kita perlu meningkatkan kesadaran agar apa pun yang kita lakukan mampu menciptakan kebahagiaan bagi hidup. Doa-doa kita harus fokus untuk membahagiakan hidup kita. Kata-kata dan ucapan kita haruslah fokus untuk membahagiakan hidup kita. Sikap dan perilaku kita harus fokus untuk membahagiakan kita. Kita secara sadar harus mampu membentuk diri kita untuk menjadi sumber kebahagiaan bagi diri kita dan orang lain.

Setiap hari hidup kita akan menggunakan fisik, mental, dan emosional sebagai alat untuk melakukan apa pun. Semua pikiran, tindakan, dan perasaan harus diarahkan oleh diri kita untuk menguatkan mental, fisik, dan emosional kita. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran dan kerendahan hati untuk mengikuti segala sesuatu tanpa mengabaikan realitas fisik, mental, dan emosional kita. Kita harus memiliki kekuatan untuk menerima hasil yang tidak sesuai dengan harapan. Kita harus memiliki keikhlasan untuk menerima apa pun yang terjadi. Intinya, jangan pernah meninggalkan doa dan kata-kata baik untuk menerima hasil apa pun. Tugas manusia adalah berusaha dengan sebaik mungkin, dan menerima hasil apa pun dengan sikap rendah hati.

Ketika sedang menghadapi kesulitan jangan membebankan pada fisik, emosional, dan mental. Kita semua tahu bahwa saat situasi yang sangat pedih dan sulit menerpa kita, maka tidak mudah untuk menyederhanakannya. Oleh karena itu, kita mengenal kata ikhlas, yang berarti kita mau lebih bersabar dan tabah menghadapi kesulitan tersebut. Jelas, sangat mudah untuk berada dalam perasaan khawatir, takut, marah, dan frustasi. Persoalannya, semua energi negatif tersebut tidak akan pernah memberikan solusi apa pun. Semua energi negatif tersebut hanya akan merusak kekuatan fisik, mental, dan emosional kita. Dan, hal ini akan membuat diri kita semakin lemah dan tak berdaya untuk menghadapi kehidupan yang kita jalani. Oleh karena itu, walaupun situasi tidak menguntungkan kita dan tidak bersahabat dengan kita, maka tumbuhkan sudut pandang untuk melihat hal-hal terbaik yang sedang kita miliki. Tampilkan sikap dan perilaku melalui kerendahan hati untuk melayani kehidupan dengan cinta dan kebaikan. Intinya, dalam situasi pedih dan sulit, jadilah energi positif yang hebat bagi diri sendiri dan orang lain. Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERCAYA DAN YAKIN KEPADA KEMAMPUAN DIRI SENDIRI

“Miliki keyakinan, kepercayaan diri, dan perilaku positif untuk bangkit kembali setelah dirobohkan oleh realitas kehidupan.”~Djajendra

Tidak ada kegagalan dalam hidup kita. Kita semua adalah keberhasilan dari kehidupan yang kita hadapi. Miliki keyakinan, kepercayaan diri, dan perilaku untuk bangkit kembali setelah dirobohkan oleh kehidupan. Jangan menyerah. Jangan berhenti. Tanamkan nilai-nilai positif dalam mind set. Jadilah energi positif yang selalu optimis dengan realitas hidup yang dihadapi. Tingkatkan kemampuan untuk berhasil melaksanakan tugas yang diberikan. Kita boleh mundur, tetapi tidak boleh menyerah untuk melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan sempurna. Jadilah produktif dalam etos kerja yang berkualitas tinggi.

Setiap hari kita harus menghadapi berbagai macam situasi dan peristiwa dalam pekerjaan dan kehidupan kita. Untuk itu, kita harus memiliki kepribadian yang kuat dan cerdas memahami situasi dan cara berperilaku dalam menanggapi berbagai situasi dan peristiwa tersebut. Kita tidak boleh dikalahkan oleh situasi dan peristiwa yang merugikan hidup kita. Tingkatkan terus-menerus kualitas sikap dan kemampuan untuk berhasil dalam menghadapi berbagai tantangan yang tidak mudah. Fokus pada tujuan hidup dan tidak memberikan perhatian berlebihan pada hal-hal yang bukan tujuan hidup. Jangan terjebak dalam sikap dan perilaku orang lain. Jangan terjebak dalam situasi dan peristiwa. Kita harus benar-benar fokus pada tujuan, bukan pada peristiwa dan situasi, apalagi pada orang dan benda.

Diri kita diciptakan untuk mencapai kemajuan yang lebih tinggi. Tingkatkan kemampuan dengan kerendahan hati dan penuh percaya diri. Belajar terus-menerus adalah kunci untuk meningkatkan kemampuan. Setiap hari miliki pemikiran dan perasaan untuk mencapai kemajuan. Tempatkan diri dalam kekuatan energi positif dan singkirkan semua kekuatan energi negatif dari diri kita. Jadilah pribadi positif dengan sikap dan perilaku yang melihat segala sesuatu sebagai peluang untuk mencapai yang lebih baik. Pikiran dan perasaan kita harus terpusat dan fokus pada hal-hal yang membawa hidup kita menjadi lebih bahagia, sehat, sejahtera, dan indah.

Jangan memberikan perhatian pada orang-orang pesimis di sekitar kehidupan kita. Jangan mengamati perilaku negatif orang lain. Biasakan untuk melihat keunggulan dan kehebatan orang lain. Biasakan untuk melihat keberhasilan orang lain dalam menyelesaikan tugas mereka dengan hebat. Miliki kehidupan yang mencintai kesuksesan di dalam diri siapa pun. Miliki motivasi untuk melakukan tugas dan pekerjaan dengan lebih baik. Setiap kebaikan dan kesuksesan yang kita perhatikan dengan sepenuh hati akan menjadi bagian dari kehidupan kita. Jadi, miliki kemampuan untuk menghargai dan menghormati kesuksesan dan keberhasilan yang ada di sekitar kita. Jadikan orang-orang sukses tersebut sebagai inspirasi dan motivasi untuk kemajuan hidup kita.

Hidup itu berjalan di dalam ketidakpastian. Tidak seorang pun yang tahu tentang apa yang akan terjadi besok. Hidup kita pada hari ini, pada momen ini. Singkirkan perasaan takut yang timbul dari keraguan dan ketidaktahuan kita. Perasaan takut dan keraguan adalah bahan yang akan menguatkan energi negatif dalam diri kita. Kita wajib mendeklarasikan semua mimpi, keinginan, dan cita-cita kita; tetapi, kita juga wajib menyerahkan diri kepada kehendak Tuhan dan mengatakan kepadanya bahwa sesungguhnya kita tidak berdaya dan tidak mampu berbuat apa-apa tanpa pertolongan dan bantuan Tuhan. Jadi, keyakinan dan kepercayaan kepada kemampuan diri sendiri haruslah tunduk pada kehendak Tuhan. Dan, kita sendiri tidak boleh memiliki sifat malas atau apatis. Kita harus termotivasi, bekerja lebih keras, disiplin, yakin, optimis, percaya diri, totalitas, gembira, dan menyerahkan hasil akhir pada kehendak Tuhan.

Percaya dan yakin kepada kemampuan diri sendiri berarti berani menantang resiko dengan optimisme. Kita tidak dapat dihentikan oleh masalah yang sulit. Sebaliknya, setiap masalah yang sulit kita jadikan sebagai tugas yang harus diselesaikan dengan sukses. Kita harus meningkatkan semangat dan gairah untuk menemukan solusi terbaik dari semua tantangan yang kita hadapi. Kita harus merasakan tanggung jawab dan keyakinan terhadap keberhasilan atas pekerjaan yang kita lakukan. Kita adalah keberhasilan yang tidak pernah memberikan peluang satu inci pun kepada energi negatif. Tidak ada kekecewaan. Tidak ada kemalasan. Tidak ada kebosanan. Kita tahu untuk menjaga dan merawat energi positif di dalam diri kita saat harus menghadapi hal-hal yang tidak menguntungkan kita.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGUATKAN KEBIASAAN POSITIF

“Kebiasaan positif dihasilkan dari kesadaran untuk memiliki kehidupan yang indah, bahagia, sehat, sejahtera, berprestasi, dan menjauh dari energi negatif.”~Djajendra

Kebiasaan hidup adalah pilihan. Kita bisa memilih menjadi tenang, sabar, peduli, berani, terkendali, mencintai, melayani, ikhlas, rajin, disiplin, bertanggung jawab, bahagia, bersyukur, dan pilihan-pilihan lain yang bersumber dari energi positif. Kebiasaan positif membawa hidup kita menjadi lebih berkualitas untuk menikmati kebahagiaan dan kesejahteraan. Sebaliknya, kebiasaan negatif akan menyesatkan jalan hidup kita dan membawa kita ke dalam penderitaan. Intinya, hidup itu pilihan, kita boleh memilih hidup dengan kebiasaan-kebiasaan positif atau dengan kebiasaan-kebiasaan negatif. Semuanya tergantung kepada diri kita masing-masing. Dan, kita harus sadar saat menerima hasil dari pilihan yang kita buat, sehingga kita tidak menyalahkan siapa pun atau apa pun dalam kehidupan yang kita jalani.

Memilih kebiasaan hidup negatif, seperti: ketakutan, kekhawatiran, keraguan, kebencian, kemarahan, kecemburuan, keserakahan, iri hati, dengki, merasa paling benar, merasa paling baik, dan kebiasaan-kebiasaan lain yang bersumber dari energi negatif akan menjadikan hidup kita sia-sia dalam penderitaan. Jangan bermimpi hidup bahagia dan sejahtera jika di dalam hati dan pikiran masih banyak energi negatif. Jangan bermimpi hidup bahagia dan sejahtera jika dalam perilaku dan sikap masih banyak kebiasaan-kebiasaan negatif. Semua perasaan dan pikiran negatif menjadikan kita tidak berdaya dan kehilangan akal sehat untuk menemukan hidup yang kita inginkan.

Tidak mudah untuk menghilangkan kebiasaan-kebiasaan negatif di dalam diri kita. Tetapi, jika kita memiliki niat dan disiplin yang sangat serius untuk menghilangkan kebiasaan-kebiasaan negatif tersebut, maka kita akan mendapatkan kekuatan untuk meminimalkannya. Saat kebiasaan-kebiasaan negatif melemah di dalam diri kita, diri kita akan dikuatkan dengan energi positif untuk menciptakan kebiasaan dan keyakinan positif. Dengan semakin kuatnya kebiasaan-kebiasaan positif di dalam diri kita, maka energi positif semakin mengisi perilaku kehidupan kita, sehingga kita mampu memahami arti hidup dengan bijaksana. Energi positif akan menjadi fondasi untuk membangun karakter dan kepribadian yang membuat kita mampu melayani kehidupan dengan kebaikan, kepedulian, kasih sayang, cinta, perhatian, kerendahan hati, dan kebijaksanaan.

Menguatkan kebiasaan positif berarti setiap saat kita harus lebih fokus terhadap rasa syukur, keindahan, kebaikan, kebahagiaan, kebugaran, pencapaian terbaik, keikhlasan, kesabaran, ketenangan, dan sayang kepada diri sendiri. Intinya, kita harus mencintai diri kita dan tidak membiarkannya menderita oleh energi negatif. Kebiasaan-kebiasaan positif dihasilkan dari kesadaran untuk memiliki kehidupan yang indah, bahagia, sehat, sejahtera, dan berprestasi. Jika energi positif sudah sangat kuat di dalam diri, maka semua energi negatif akan pergi dan takut kembali. Ketakutan, kemarahan, kebencian, kekhawatiran, kemalasan, kebohongan, dan kebingungan akan pergi karena tidak mampu menghadapi kekuatan cinta, kepedulian, keikhlasan, kesabaran, ketabahan, rasa syukur, dan energi positif lainnya.

Kebiasaan positif adalah alat untuk menjadikan diri kita lebih berharga dan berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Ini seperti mengubah imitasi menjadi emas murni. Energi positif menjadikan diri kita selalu jujur kepada diri sendiri dan memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Daya tahan diri yang semakin kuat dan pemikiran yang semakin bijaksana akan menjadikan kita hebat dalam rutinitas. Semakin hari kita semakin kuat untuk mengalahkan semua tantangan. Semakin hari kita semakin kuat untuk menciptakan kinerja terbaik. Semua kebiasaan buruk adalah tanda kita gagal memahami hidup dan akang merugikan diri sendiri. Lakukan perubahan untuk membebaskan diri dari cengkeraman energi negatif. Tinggalkan energi negatif dan kejarlah energi positif untuk memperkaya hidup kita di dalam pangkuan kebahagiaan dan keindahan.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

Older posts Newer posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑