MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Character Building (page 2 of 10)

MENJALANI HIDUP DALAM SUDUT PANDANG POSITIF

“Cintai perbedaan, terima dengan ikhlas semua perbedaan, miliki rasa hormat terhadap perbedaan, hindari pemikiran dan keyakinan yang bertentangan dengan perbedaan.”~Djajendra

Hidup adalah perbedaan dan kita semua berhak untuk memilih sudut pandang. Keindahan akan terlihat saat kita memilih hidup dengan sudut pandang positif. Sudut pandang positif adalah sumber kebahagiaan. Setiap hari kita pasti menghadapi kenyataan hidup yang kadang kita suka dan juga kadang tidak kita sukai. Kebahagiaan hidup kita tergantung dari sudut pandang positif yang kita miliki dengan konsisten. Ketika keinginan, impian, ambisi, ego, keyakinan, dan cita-cita kita tidak mengendalikan sudut pandang kita; maka, kita akan memiliki empati untuk melihat semua peristiwa kehidupan yang kita hadapi dalam sudut pandang positif. Jika kita sadar bahwa tujuan hidup kita untuk menikmati sukacita dan kesejahteraan, maka sudut pandang kita selalu akan positif. Sudut pandang positif membuat kita tumbuh dan berkembang bersama nilai-nilai kehidupan yang positif.

Saat kita melihat semua hal yang bertentangan dalam sudut pandang positif, kita pun mampu menikmati keindahan dari hal-hal yang bertentangan dengan kita. Semua hal yang tidak nyaman akan hilang ketika kita melihatnya dalam sudut pandang positif. Cintai perbedaan, terima dengan ikhlas semua perbedaan, miliki rasa hormat terhadap semua perbedaan, hindari semua pemikiran dan keyakinan yang bertentangan dengan perbedaan. Perbedaan adalah ciptaan Tuhan yang wajib kita terima dan jalani dengan sukacita. Tidak ada gunanya melihat yang bertentangan dengan kita sebagai musuh. Sudut pandang yang banyak musuh akan merugikan diri sendiri. Sudut pandang yang suka melihat kekurangan pihak lain akan membuat hidup kita  tidak bahagia. Memiliki sudut pandang positif berarti telah memilih untuk hidup nyaman, santai, damai, bahagia, sejahtera, dan melihat semua hal begitu indah.

Ketika kita bersahabat dengan semua perbedaan dan setiap saat melihat semua peristiwa hidup dari sudut pandang positif, maka hidup kita akan mengalir dengan baik dan tidak perlu berjuang melawan hal-hal yang tidak sama dengan kita. Hidup kita pun selalu mendapatkan pencerahan dalam rasa santai, nikmat, bahagia, nyaman, dan penuh keindahan di setiap situasi kehidupan. Sudut pandang positif membuat kita selalu memiliki pilihan untuk membahagiakan hidup kita. Kita tidak akan memilih jalan hidup yang membuat kita sengsara. Kita tidak akan memiliki keraguan untuk melihat semua hal sebagai bagian terindah dari kehidupan yang kita jalani. Pikiran, jiwa, dan emosi tidak akan terpecah dalam keraguan. Semuanya terhimpun secara solid dalam satu sudut pandang yang positif. Diri sejati kita mampu memimpin semua indera kita untuk melihat segala sesuatu dari keindahannya.

Semua energi negatif di dalam diri akan hilang ketika sudut pandang positif menguasai jalan hidup kita. Sudut pandang positif adalah sesuatu yang paling ideal untuk membuat hidup kita bahagia. Sudut pandang positif mampu menarik energi positif dari luar diri kita. Dalam hal ini, kesadaran kita selalu menghasilkan realitas yang lebih baik untuk kehidupan sehari-hari kita. Itu bisa memberi kita keindahan dan kebaikan dari apa pun yang kita kerjakan atau berikan perhatian. Jalan hidup kita pun selalu dalam terang dan kejernihan pikiran. Kita tidak pernah merasa menderita, kita selalu ikhlas menerima apa pun yang terjadi dalam hidup kita. Sudut pandang positif mampu membuat kita melihat kebaikan dan keindahan dalam semua peristiwa hidup kita. Kita akan membiarkan diri sejati kita untuk tidak melawan semua yang tidak nyaman bagi hidup kita. Sudut pandang positif yang akan menemukan keindahan dan kebaikan untuk membuat kita nyaman dari hal-hal tidak nyaman.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJADI PRIBADI YANG PRODUKTIF

“Miliki tujuan hidup dan jadilah pribadi yang sangat produktif untuk mewujudkan tujuan hidup tersebut.”~Djajendra

Anda harus produktif pada tujuan hidup, bukan pada orang atau barang. Kepuasan dan kebahagiaan akan Anda rasakan ketika tujuan hidup Anda terpenuhi. Untuk bisa sampai ke tujuan hidup, Anda harus betul-betul menjadi pribadi yang produktif. Produktif di sini tidak terbatas pada kemampuan menyelesaikan sebuah tugas dalam waktu yang singkat. Produktif di sini adalah tentang kemampuan manajemen diri untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita dengan etos terbaik. Hal ini sangat terkait dengan semangat hidup atau motivasi yang Anda miliki di dalam diri. Mulailah dengan menggunakan waktu untuk tujuan hidup secara produktif. Lakukan sesuatu yang memberikan nilai tambah bagi kehidupan Anda. Jangan membiarkan waktu berlalu dalam perasaan buruk atau pun dalam angan-angan yang tidak menyelesaikan apa pun. Jadilah cerdas dalam memahami hidup. Jadilah produktif untuk menyelesaikan semua proses yang dibutuhkan dalam mewujudkan tujuan hidup Anda.

Pribadi yang produktif sangat efisien memanfaatkan hidup untuk kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Manfaatkan hari-hari Anda untuk fokus pada tujuan hidup dan melakukannya dengan etos terbaik. Lakukan hal-hal yang Anda sukai dan cintai dengan antusias. Kerjakan tugas dengan penuh semangat. Nikmati semua proses hidup dengan perilaku produktif. Kuatkan kesadaran diri untuk meningkatkan tenaga dan kebugaran Anda dengan olah raga yang rutin. Tenaga dan kebugaran Anda sangat diperlukan untuk membantu Anda hidup produktif. Jika Anda sakit, maka sulit bagi Anda untuk menjadi produktif. Semakin Anda merasa sehat, kuat, bahagia, sejahtera, dan termotivasi untuk fokus pada tujuan; maka, semakin mudah bagi Anda untuk mewujudkan tujuan hidup Anda. Jika setiap detik waktu Anda terisi dengan produktif, maka kepuasan hidup Anda akan meningkat dan hidup Anda menjadi bahagia.

Sejak bangun pagi miliki aktivitas-aktivitas yang memfokuskan hidup Anda secara produktif pada hal-hal peningkatan kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Jangan fokus pada orang dan barang, karena orang dan barang tidak akan memberikan kemajuan untuk hidup Anda. Fokus pada tujuan hidup yang Anda cita-citakan dengan percaya diri. Tujuan hidup tidak boleh dalam bentuk orang dan barang, tetapi dalam bentuk kata sifat untuk menjadi realitas kehidupan Anda. Lakukan semua hal sesuai dengan prioritas, jangan menunda-nunda yang harus segera diselesaikan, jangan mengejar sesuatu yang belum waktunya, bekerjalah dengan rendah hati dan penuh semangat.

Kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan adalah hasil dari perilaku produktif. Jika setiap hari kesadaran Anda menjaga kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan dengan perilaku yang sangat produktif; maka, Anda akan mewujudkan ketiga hal tersebut di dalam realitas kehidupan Anda. Berikan energi positif setiap hari pada kehidupan Anda dan pastikan Anda memiliki cukup tenaga untuk merawat produktivitas Anda. Dan, ketika kesehatan Anda meningkat dan semakin bugar, kebahagiaan Anda semakin menikmati indahnya kehidupan, kesejahteraan Anda semakin memenuhi semua kebutuhan dan keinginan dengan mudah; maka, itu berarti Anda sudah berada dalam tujuan hidup yang sebenarnya. Jika tujuan hidup Anda mulai tumbuh bersama kepribadian Anda yang sangat produktif, maka kehidupan sehari-hari menjadi sangat indah dan bahagia.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KECERDASAN EMOSIONAL MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KITA

“Kecerdasan emosional adalah perasaan yang membuat akal dan mental mampu memahami diri sendiri dan orang lain di dalam berbagai situasi dan peristiwa hidup.”~Djajendra

Kecerdasan emosional itu tidak kelihatan, tetapi melalui kesadaran ia mampu membantu kita untuk menjadi lebih produktif dan memiliki kinerja tinggi. Emosi kita yang cerdas membuat kita fokus pada proses dan konsisten bekerja menuju tujuan. Tidak akan ada keraguan, sebaliknya kita selalu memiliki motivasi untuk bekerja dengan melakukan segala sesuatu secara profesional. Akal dan mental kita terjaga dalam perasaan yang fokus untuk menghasilkan kinerja terbaik. Emosi kita yang cerdas mampu mengabaikan hal-hal yang tidak penting dan fokus pada hal-hal penting. Emosi kita yang cerdas memproduksi perasaan-perasaan positif untuk membantu kita menyelesaikan pekerjaan dengan produktif.

Kecerdasan emosional adalah perasaan yang membuat akal dan mental mampu untuk memahami diri sendiri dan orang lain di dalam berbagai situasi dan peristiwa hidup. Oleh para ahli kecerdasan emosional didefinisikan sebagai sebuah kemampuan pribadi untuk memahami dan mengekspresikan emosi, menyatukan emosi ke dalam pikiran, memahami dan logika berdasarkan emosi, termasuk mengatur emosi dalam diri sendiri dan orang lain. Semua ini pada dasarnya bertujuan agar kita tampil secara kuat dan positif di dalam kehidupan kita sehari-hari. Penampilan kepribadian dengan karakter yang kuat dalam kontrol diri, memiliki kesadaran sosial di semua lingkungan dan budaya tempat kita berada, menghormati etika dan etiket di lingkungan sosial saat kita berada di sana, dan mampu berkomunikasi secara bijak dalam berbagai peristiwa dan situasi.

Setiap hari kita harus memahami bagaimana emosi dan persepsi mampu memotivasi diri kita untuk menjalani pola hidup produktif. Fokus pada tujuan dan membagi tugas dalam porsi kecil sesuai prioritas. Pengendalian diri yang baik dan manajemen yang efektif untuk menuntaskan tugas. Setiap tindakan sesuai dengan tujuan dan tidak tergantung pada barang atau orang. Memiliki niat yang kuat untuk menyelesaikan tugas tepat waktu. Memberikan perhatian penuh pada setiap tindakan dan selalu bersikap teliti dalam menyelesaikan tugas. Bekerja dengan kesadaran dan pola pikir yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Emosi kita yang cerdas membawa diri kita selaras dengan nilai dan tujuan hidup kita. Emosi yang cerdas menguatkan niat untuk mencapai yang terbaik di dalam tujuan. Ketika emosi cerdas kita membuat kita melihat dan merasakan apa yang kita tuju, maka keberanian dan kepercayaan diri kita memiliki motivasi yang hebat untuk melakukan tugas dengan produktif.

Kecerdasan emosional membiasakan kita untuk terkendali dan tenang dalam setiap situasi. Kondisi ini membuat kita mampu memberikan perhatian penuh saat menyelesaikan tugas. Kemampuan dan kebiasaan memberikan perhatian penuh menjadikan kita selalu fokus pada hal-hal yang harus segera kita selesaikan. Emosi yang cerdas membentuk kepribadian dan karakter yang kuat untuk melakukan tindakan sehari-hari dengan fokus pada tujuan. Emosi yang cerdas menyadarkan kita untuk tidak menaruh perhatian pada hal-hal negatif. Kecerdasan emosional selalu menghindarkan kita dari ketakutan, kecemasan, kekhawatiran, keraguan, kemalasan, kebencian, dan semua emosi negatif yang membuat kita lemah atau tak berdaya. Sebaliknya, mendorong kita untuk optimis dan mengembangkan perasaan-perasaan positif, sehingga membuat kita selalu kuat dan memiliki motivasi untuk menghasilkan yang terbaik. Kecerdasan emosional membangun perasaan-perasaan hebat untuk menjaga pikiran selalu optimis dan tubuh selalu bugar. Jadi, kecerdasan emosional sangat berperan untuk membawa kita ke puncak prestasi.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGUASAI ETOS TERBAIK UNTUK MELAYANI KEHIDUPAN YANG PRODUKTIF

“Etos yang baik menunjukkan kesungguhan hati dan niat untuk memberikan nilai tambah di setiap aspek kehidupan.”~Djajendra

Hidup kita harus produktif. Kita harus bekerja dengan kualitas terbaik di semua aspek kehidupan. Memiliki etos terbaik sebagai kekuatan dan kemampuan untuk melayani hidup akan meningkatkan kesejahteraan kita. Kita harus sadar untuk terus-menerus mengembangkan, memoles, memperbaiki, dan meningkatkan kualitas etos kita. Etos kita adalah harta kita yang paling produktif. Tanpa etos yang baik kita menjadi manusia yang tidak berdaya dalam persaingan hidup. Etos kita adalah alat yang membawa hidup kita menuju kemakmuran dan kesejahteraan. Etos kita adalah kebiasaan-kebiasaan berkualitas yang sudah bergerak melalui sikap, perilaku, dan karakter untuk melayani pekerjaan dan kehidupan yang terbaik.

Kita harus membenarkan atau meluruskan kehidupan kita dengan etos terbaik. Bagaimana mungkin kita menghasilkan karya atau prestasi terbaik tanpa memiliki etos yang baik. Sadarilah bahwa semua keberhasilan berasal dari etos terbaik dan pertolongan Tuhan. Etos yang baik menunjukkan kesungguhan hati dan niat untuk memberikan nilai tambah di setiap aspek kehidupan. Etos yang baik memberi kesejahteraan bagi semua orang, baik itu bagi diri sendiri atau bagi orang-orang lain. Etos yang baik memungkinkan kehidupan menciptakan kesejahteraan dan kebaikan bagi semua orang. Etos yang baik akan menghilangkan ketidaksempurnaan, menumbuhkan kekayaan, dan mengembangkan potensi untuk kemakmuran bersama. Etos yang baik mampu menjadi pelindung bagi diri sendiri dan orang lain.

Ada begitu banyak pemikiran dan sikap yang saling bertentangan. Ada orang yang merasa dirinya superior dan menunjukkan sedikit toleransi. Ada orang yang merasa paling tahu dan menunjukkan sedikit tanggung jawab. Ada orang yang merasa sangat berjasa dan setiap hari berkeluh-kesah dengan realitas hidupnya sehari-hari. Hidup ini memberikan ruang dan waktu untuk semua orang dengan berbagai perbedaan sikap dan perilaku. Semua orang yang berbeda ini memiliki tujuan yang sama ketika berada dalam satu visi di dalam organisasi. Agar semua perbedaan ini tidak saling menghancurkan satu sama lain, maka setiap orang harus sadar untuk memiliki etos terbaik dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan. Etos yang baik akan mengalahkan nafsu tidak baik, serta membentuk sikap dan perilaku untuk melayani pekerjaan dalam rasa kebersamaan.

Etos yang baik menjadikan manusia produktif untuk menciptakan kehidupan yang baik. Tidak ada guru yang hebat selain kesadaran diri sendiri dalam membangun etos terbaik. Tidak ada pemimpin yang mampu berbuat banyak untuk kesejahteraan dan kesuksesan sebuah organisasi, jika manusia tidak bekerja dengan etos terbaik. Setiap individu harus sadar dan termotivasi untuk membangun kualitas dirinya agar dapat melayani hidupnya dengan etos terbaik. Tidak cukup hanya mengucapkan kata-kata untuk memotivasi dan menyentuh jiwa agar dapat bekerja dengan etos terbaik. Setiap manusia haruslah bekerja dari dalam dirinya sendiri sehingga mampu membuat transformasi bagi pertumbuhan kualitas dirinya. Dan saat seorang individu membentuk etos terbaik dari dalam dirinya, dia akan memberikan getaran energi positif dari sikap dan perilaku kerja terbaik.

Etos terbaik akan memberikan perilaku berkualitas, seperti: kejujuran, kesederhanaan, disiplin, kerendahan hati, semangat tinggi, ketekunan, kebersamaan, keikhlasan, harapan, optimisme, tidak merebut prestasi orang lain, dan tidak bersaing secara tidak sehat untuk mencapai kinerja terbaik. Semangat kebersamaan selalu menjadi motif utama dalam setiap tindakan. Etos terbaik membangun kepercayaan diri dan mental untuk bekerja keras dalam mendapatkan prestasi. Tidak termotivasi mengambil jalan pintas untuk mendapatkan prestasi, tetapi selalu menghormati orang lain dan membangun diri sendiri yang unggul melalui proses kerja untuk hasil terbaik.

Etos kerja terbaik menyadarkan diri sendiri bahwa manusia itu tidak berdaya tanpa pertolongan dari Tuhan. Hal ini, akan membentuk kepribadian yang tidak sombong dan selalu rendah hati bersama etos terbaik. Sikap tidak sombong dan rendah hati di dalam etos kerja yang hebat akan menyatukan semua potensi organisasi untuk mewujudkan visi. Etos terbaik akan menyadarkan manusia bahwa kerja dengan ikhlas dan kualitas tinggi adalah ibadah yang sempurna. Kerja keras manusia dengan pertolongan dari Tuhan akan benar-benar menghasilkan kinerja dan prestasi yang membahagiakan semua orang.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TANPA NIAT BAIK TIDAK ADA KEINDAHAN

“Setiap niat baik kita adalah energi positif yang mewakili diri kita masing-masing untuk kehidupan yang damai, indah, dan sejahtera.”~Djajendra

Niat baik adalah sumber keindahan hidup. Hidup tidak sebatas logika, diperlukan niat baik dan hati yang luas untuk menikmati indahnya hidup. Peran logika sangat terbatas, yaitu: digunakan untuk mengumpulkan data, menganalisa, membuat persepsi, menyimpulkan, menggambarkan, dan membuat keputusan. Niat baik memiliki kemampuan untuk membangun kekuatan diri, kebijaksanaan, keseimbangan, kepedulian, perhatian, dan mengalirkan energi positif ke dalam setiap hubungan antar manusia. Niat baik mengantar kita untuk membangun kualitas hidup yang baik. Niat baik menciptakan keindahan batin dari cinta, kepedulian, kebaikan, kejujuran, dan kebijaksanaan.

Niat baik menghidupkan seluruh kekuatan baik dari dalam diri kita. Tentunya kekuatan baik dari dalam diri kita ini akan memberikan pelayanan dan etos yang berkualitas tinggi kepada kehidupan. Setiap niat baik kita adalah energi positif yang mewakili diri kita masing-masing untuk kehidupan yang damai dan indah. Niat baik kita menghasilkan kemanusiaan yang berkualitas tinggi dari dalam diri kita, sehingga kita bisa menyinari kehidupan dengan sikap dan perilaku yang bijaksana. Penampilan diri dengan fisik yang bugar dan jiwa yang diperkaya oleh niat baik mampu menyalakan kehidupan yang indah. Ketika setiap pribadi melayani hidup dengan niat baik yang bersumber dari kejujuran, kerendahan hati, kepedulian, cinta, kasih sayang, etos terbaik, kebaikan, dan sikap positif; maka, kehidupan di sekitarnya akan tampak indah dan damai.

Niat baik seperti benih dari pohon yang tersembunyi di dalam tanah, ia melakukan pekerjaannya untuk menjadi pohon secara diam-diam. Benih dari pohon di dalam tanah, tidak terlihat, namun ia tumbuh secara ajaib untuk tampil menjadi pohon yang besar dan kuat. Demikian juga, niat baik kita itu sama seperti benih pohon yang tersembunyi, niat baik kita tidak terlihat, tetapi secara ajaib setiap hari tumbuh untuk menampilkan kepribadian kita yang bijak dan kuat. Dengan menguatkan niat baik, kita mampu bergerak bersama tujuan hidup kita dengan tenang dalam semangat hidup yang terus-menerus menyala di dalam energi positif. Niat baik kita adalah sebuah benih yang akan menyelamatkan kita dari berbagai persoalan hidup.

Tanpa niat baik tidak ada keindahan dan kedamaian di dalam hidup. Jika kita tidak memiliki kesadaran untuk mengutamakan niat baik di semua aspek kehidupan, maka kekecewaan dan kekalahan akan menjadi bagian dari realitas hidup kita. Tanpa niat baik, kita akan terjebak dalam kekuatan energi negatif. Kehidupan kita di dalam energi negatif akan menjauhkan kita dari kebahagiaan, kedamaian, keindahan, keamanan, dan kebaikan. Oleh karena itu, mulailah benih niat baik ditabur dan ditumbuhkan dari dalam diri sejati. Ketika benih niat baik tumbuh, maka penciptaan pribadi yang bijak dan kuat telah dimulai, selama proses pertumbuhan tidak mungkin tanpa tantangan, tingkatkan kesadaran dan motivasi untuk menjaga agar benih niat baik tersebut siap menjadi pribadi yang berguna bagi kehidupan terbaik.

Pada akhirnya kita harus sadar bahwa ada pribadi yang baik di dalam pribadi yang tidak baik, dan ada pribadi tidak baik di dalam pribadi baik. Kita semua tidak sempurna. Kebaikan dan keburukan hidup berdampingan di dalam diri kita. Hanya niat baik kita yang mampu menjaga pribadi baik selalu unggul di dalam diri kita.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERASAAN TAKUT MENYATAKAN KITA TIDAK BERDAYA

“Tantangan, rintangan, dan kesulitan jangan dibiarkan membesar dalam rasa takut; tetapi, ringankan dalam optimisme dan keberanian untuk menyelesaikannya.”~Djajendra

Perasaan takut adalah tanda bahwa kita tidak berdaya. Dalam kehidupan sejati, tanpa pertolongan Tuhan, manusia tidak berdaya dan tak mampu berbuat apa-apa. Perasaan takut merupakan tanda bahwa kita harus lebih pasrah kepada Tuhan, kita tidak perlu ngotot dengan keinginan kita, tetapi membiarkan Tuhan yang membantu kita untuk menyelesaikan semua tantangan dalam hidup. Tugas kita adalah melayani kehidupan sehari-hari yang kita jalani dengan tanggung jawab dan kualitas terbaik. Tantangan, rintangan, dan kesulitan jangan dibiarkan membesar dalam rasa takut kita; tetapi, ringankan dalam optimisme dan keberanian untuk menyelesaikannya. Yakinkan diri bahwa Tuhan pasti membantu untuk mengatasi semua persoalan hidup. Bentuk kepribadian yang rendah hati dan percaya diri di dalam keyakinan bahwa tanpa bantuan Tuhan saya bukan apa-apa atau siapa-siapa. Kecilkan diri dihadapan Tuhan, jadilah pribadi yang sangat tergantung kepada Tuhan. Rasa takut akan berkurang banyak ketika kita merasa bahwa Tuhan sudah memimpin hidup kita dengan cinta dan kasih sayangnya.

Ketika kita mengabaikan kekuatan rohani untuk melengkapi kehidupan kita, maka perasaan takut akan muncul di segala sesuatu yang kita kerjakan. Sebenarnya, perasaan takut adalah sesuatu yang wajar, yang berfungsi agar kita lebih berhati-hati dan teliti. Ketakutan ini sebenarnya sebuah emosi atau perasaan yang muncul dari dalam diri untuk menghadapi bahaya. Tujuan perasaan takut ini adalah agar kita mampu menemukan cara untuk melindungi diri dari ancaman yang membahayakan hidup kita. Persoalan muncul ketika perasaan takut menjadi berlebihan, sehingga mengganggu mental dan fisik kita. Ketakutan, kecemasan, kekhawatiran; jika ketiganya bersatu dalam sikap dan perilaku, maka membuat kita tidak mampu menemukan solusi, tetapi terperangkap dalam stres yang melumpuhkan hidup kita sehingga kita sulit untuk menemukan solusi.

Perasaan takut tidak mungkin bisa dihilangkan dari diri kita, tetapi dapat dikelola secara holistik untuk membangun kesadaran tentang kehidupan yang kita jalani. Pada umumnya, perasaan takut membuat kita mencari perlindungan. Kita akan mencari sesuatu yang sangat kuat untuk melindungi hidup kita dari perasaan takut. Dalam hal ini, kesadaran kita untuk menguatkan kehidupan rohani dengan cara menyerahkan diri dan menundukkan hati dihadapan Tuhan mampu menghilangkan rasa takut. Tuhan adalah kekuatan yang tiada tandingan untuk melindungi hidup kita. Di jalan Tuhan, kita mampu mengurangi rasa takut, sehingga tidak menjadi berlebihan. Kita mampu mengendalikan diri di dalam perlindungan kekuatan Tuhan. Kita mampu menenangkan diri untuk menemukan solusi terbaik dari semua ancaman rasa takut tersebut.

Jika kita sadar bahwa hidup ini dan semua masalah hanya bersifat sementara, maka kita mampu bersikap ikhlas untuk segala sesuatu yang kita alami. Dalam hidup kita yang sementara ini, kita pasti melalui berbagai peristiwa kehidupan, baik yang kita sukai maupun yang tidak kita sukai. Semua peristiwa tersebut mengharuskan kita untuk respons dengan bijak agar kita tidak terjebak dalam rasa takut yang berlebihan. Intinya, rasa takut adalah sesuatu yang normal, tetapi jika sudah berlebihan rasa takutnya, maka dibutuhkan tindakan untuk menyelamatkan diri dari bahaya rasa takut itu. Sebab, jika rasa takut yang berlebihan dibiarkan, maka akan memicu proses kemunduran dan melumpuhkan diri sendiri, sehingga tidak mampu lagi bekerja untuk prestasi dan kinerja terbaik.

Temukan sumber rasa takut dan tingkatkan kepercayaan diri untuk menyelesaikannya. Hidup ini bukan pilihan kita, kadang kita harus menghadapi sebuah peristiwa yang tidak pernah kita inginkan dalam hidup kita. Jika kita memiliki keyakinan bahwa Tuhan yang memilih semua peristiwa hidup yang harus kita jalani, maka peristiwa yang tidak kita inginkan tidak akan menjadi sumber ketakutan. Kekuatan rohani kita mampu menciptakan keberanian untuk menghadapi semua peristiwa hidup dengan sabar dan tenang. Kita tidak akan menghindari tantangan apa pun, tetapi kita akan menguatkan optimisme dan keberanian untuk memanfaatkan tantangan bagi pertumbuhan hidup kita.

Jangan menyebarkan rasa takut kepada orang lain. Kendalikan diri dan selalu berpikir positif agar tidak menjadi pribadi yang suka menyebarkan rasa takut ke dalam kehidupan sosial. Kita harus sadar bahwa kita tidak berdaya dan kita semua bukan sebuah kekuatan tanpa pertolongan dari Tuhan. Kadang manajemen ketakutan digunakan untuk menguasai orang lain. Perilaku atau ucapan yang menciptakan rasa takut sangat merugikan pertumbuhan dan kemajuan dari sebuah masyarakat. Jika kita ingin membangun masyarakat yang sejahtera dan bahagia, maka jangan pernah menggunakan manajemen ketakutan untuk membuat orang-orang takut pada hal-hal tertentu. Ketakutan yang berlebihan membuat orang-orang kehilangan keberanian untuk melakukan sesuatu. Ketakutan yang berlebihan membuat orang-orang produktif menjadi malas dan tidak produktif. Aturan dan kebijakan yang mengancam kehidupan produktif akan menciptakan masyarakat yang rendah kinerja atau minim prestasi.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERASAAN SUPERIOR MERUGIKAN DIRI SENDIRI

“Perasaan superior merugikan diri sendiri. Rendah hati dan percaya diri menguntungkan diri sendiri.”~Djajendra

Sifat dan perilaku baik memberi perlindungan bagi diri sendiri dan orang lain. Sifat dan perilaku yang menunjukkan dirinya lebih tinggi dari orang lain akan merugikan hidupnya sendiri. Kesadaran bahwa ketidaksempurnaan melekat di dalam diri setiap orang akan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas diri. Jadilah pribadi yang baik terhadap setiap perbedaan. Jadilah pribadi yang menciptakan kedamaian dan keindahan untuk setiap perbedaan.

Perilaku yang menampilkan dirinya paling superior tidak akan menunjukkan toleransi. Kehidupan tanpa toleransi akan selalu kacau dan tidak pernah damai. Padahal manusia tercipta dengan berbagai perbedaan dari fisik maupun pemikiran. Tidak ada yang sama persis, setiap orang memiliki keunikannya masing-masing. Kehidupan ini untuk semua orang yang tidak persis itu, bukan untuk orang-orang tertentu yang merasa sama atau satu ide. Perbedaan dan keragaman ini semua sudah diciptakan Tuhan untuk dijalani bersama dalam sebuah kehidupan. Dan, tidak seorang pun yang berhak merasa paling tinggi atau pun paling baik. Kehidupan ini milik Tuhan dan kita semua bekerja untuk kehidupan yang Tuhan berikan kepada kita.

Bersatu dan saling tolong menolong adalah perilaku yang mampu mengantarkan kesejahteraan bagi semua orang. Perilaku tanpa toleransi tidak akan pernah menciptakan kesejahteraan bagi semua orang, hanya akan menciptakan permusuhan dan konflik sepanjang zaman. Saat setiap orang berperilaku baik dan saling menghargai perbedaan, maka kehidupan akan menerima getaran energi positif. Dan, getaran energi positif ini akan menghubungkan setiap kehidupan untuk saling peduli dalam perasaan bersatu. Perasaan terhubung dan bersatu dalam perilaku yang produktif akan menciptakan nilai tambah untuk kesejahteraan hidup semua orang. Hindari sikap malas, hindari menyalahkan orang lain, serta mengalir bersama kehidupan yang produktif dan kreatif di sepanjang hidup.

Perilaku baik menjadikan setiap orang  jujur, sabar, sederhana, tidak mengambil hak orang lain, dan selalu bersyukur dengan hidupnya. Perilaku baik menjadikan orang sabar dalam proses dan tidak tergoda dengan jalan pintas. Kesadaran untuk tumbuh bersama perbedaan dan keragaman adalah kunci kedamaian hidup. Termasuk, saat Anda menginginkan sesuatu; maka, bekerja keras untuk mendapatkannya, bersabar untuk mendapatkannya, tumbuh dengan kualitas yang lebih baik untuk mendapatkannya. Jangan menyalahkan orang lain atau apa pun atas kegagalan Anda. Fokus pada kerja keras Anda dengan rendah hati, jangan sia-siakan kerja keras Anda dengan kesombongan.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK PERLU MEMIKUL BEBAN HIDUP YANG TERLALU BERAT

“Kita hadir ke dunia untuk belajar dan mendapatkan pengalaman, bukan untuk memiliki dan mengumpulkan barang-barang.”~Djajendra

Beban hidup kita adalah keputusan dan pilihan kita sendiri. Bila kita ingin memiliki banyak hal dalam hidup, maka kita akan memikul beban yang cukup berat atas semua yang kita miliki. Membawa terlalu banyak hal-hal dalam hidup sebenarnya merugikan diri sendiri, tetapi keinginan dan nafsu yang bersatu dalam obsesi menjadikan kita siap memikul beban hidup. Di samping itu, beban hidup yang berat menghilangkan kekuatan kita, dan berpotensi membuat kita menyerah pada titik tertentu, sehingga kita terjebak dalam sebuah keadaan dan tidak mampu melanjutkan perjalanan hidup.

Beban hidup yang berat menjadikan kita tidak punya waktu untuk menjalani tujuan hidup yang sebenarnya. Tujuan hidup kita yang sebenarnya adalah untuk bersyukur atas semua kebaikan Tuhan dan menyadari bahwa tidak ada sesuatu apa pun yang kita miliki. Perasaan memiliki adalah tanda bahwa kita tidak jujur kepada diri sendiri. Kita semua dari tidak ada, menjadi ada, kemudian menjadi tidak ada lagi. Intinya, kita lahir untuk sebuah perjalanan yang penuh dengan pengalaman suka dan duka dari kehidupan, lalu kita pun pasti menghilang untuk selamanya dari kehidupan. Jadi, apa perlu memikul beban yang terlalu berat untuk sebuah perjalanan yang sifatnya hanya melintas dan bukan menetap?

Beban hidup yang terlalu berat melemahkan mental dan fisik. Ketika fisik dan mental tidak mampu memikul beban kehidupan yang berat, maka stres dan marah akan menguasai hati. Apa lagi jika tanggung jawab semakin meningkat karena bobot beban kehidupan semakin berat, jelas hal ini akan menjadikan kita sulit mendapatkan ketenangan dan kedamaian hidup. Beban hidup yang berat menjadikan kita bekerja terlalu keras, makan berlebihan, kurang olah raga, kurang santai, kurang tenang, kurang tidur, dan pikiran terus-menerus mengalir tanpa kendali. Semua kondisi ini memberi dampak buruk untuk kehidupan yang berkualitas, termasuk menurunkan kualitas kesehatan kita.

Meringankan beban hidup adalah pilihan dari orang-orang yang paling cerdas. Orang yang cerdas sadar bahwa hidup tanpa memiliki iman kepada Tuhan akan mengeringkan sukacita di dalam diri. Jika kita tidak ingat Tuhan setiap detik, maka sukacita di dalam diri akan hilang dan digantikan oleh dukacita. Beban hidup menjadi ringan saat kita yakin bahwa Tuhan dengan cintanya selalu membantu dan melindungi diri kita, sehingga kita tidak perlu takut kehilangan apa pun. Sebab, sesungguhnya kita tidak memiliki apa pun di dunia ini, kita hadir ke dunia untuk belajar dan mendapatkan pengalaman, bukan untuk memiliki dan mengumpulkan barang-barang.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

INTEGRITAS TANPA MORALITAS BERBAHAYA

“Tindakan yang menunjukkan integritas dari keyakinan yang mengabaikan kemanusiaan dan moralitas menjadikan dirinya sebagai pribadi karakter buruk.”~Djajendra

Integritas adalah tindakan yang konsisten terhadap keyakinan yang dianggap paling benar. Jika keyakinan yang dianggap paling benar ini bertentangan dengan moralitas dan kemanusiaan, maka tindakannya menjadi sangat berbahaya bagi kehidupan orang lain. Integritas wajib dilengkapi dengan etika, moralitas, dan kemanusiaan. Seseorang yang merasa sudah sangat benar dalam membela keyakinan dan mampu membuktikan kebenaran yang dia yakini, maka integritas mendorong dirinya untuk bertindak dengan sungguh-sungguh. Dia tidak akan pernah merasa bersalah dengan tindakannya, selalu merasa tindakannya itu sesuai dengan tujuan dan perjuangan. Dia merasa tindakannya itu membela apa yang dia yakini. Jadi, sampai kapan pun tidak akan pernah ada penyesalan terhadap tindakannya tersebut, walau hal tersebut bertentangan dengan kemanusiaan dan kebenaran universal.

Integritas memunculkan keberanian dari keyakinan dan digunakan sebagai alat untuk melayani suatu tujuan. Oleh karena itu, semua organisasi sangat mendorong setiap individunya untuk memiliki integritas dalam melayani tujuan. Nilai-nilai dari keyakinan menjadi energi yang menciptakan karakter untuk bertindak. Biasanya, nilai-nilai organisasi menjadi keyakinan bersama untuk mencapai tujuan, di sinilah diperlukan integritas pribadi yang hebat untuk melayani tujuan organisasi. Jika dalam keyakinan organisasi tersebut miskin moralitas, etika, dan kemanusiaan; maka, tindakan dari para individu akan menghasilkan karakter buruk. Intinya, tindakan seseorang bisa saja menunjukkan integritas yang hebat, tetapi keyakinan yang mengabaikan kemanusiaan dan moralitas akan menjadikan dirinya sebagai pribadi karakter buruk.

Ketika sebuah organisasi ingin integritas menjadi sarana untuk melayani tujuan; maka harus dipastikan moralitas, kemanusiaan, dan etika sudah menjadi karakter dari masing-masing pribadi. Semua orang harus sudah memahami cara memilih antara benar dan salah. Semua orang harus sudah memahami bahwa kehidupan ini berlangsung dalam keragaman dan perbedaan. Semua orang harus sadar untuk berkompetisi dengan cara-cara positif dan jujur. Ketika integritas sudah dilengkapi dengan kemanusiaan, moralitas, dan etika; maka setiap pribadi mampu memiliki karakter positif untuk melayani tujuan organisasi. Tidak boleh ada perasaan paling benar dan orang lain salah. Integritas tanpa toleransi kepada pihak lain yang berbeda menjadi berbahaya bagi kehidupan sosial. Jika seseorang menganggap keyakinannya yang paling benar dan memiliki integritas untuk bertindak, maka tindakannya tersebut berpotensi menjadi ancaman bagi yang berbeda dengan dirinya.

Integritas sangat diperlukan untuk mencapai suatu tujuan. Seseorang dengan integritas mampu menjadi diri sendiri dan bertindak dengan jujur untuk mencapai hasil terbaik dari tujuan. Integritas membuat seseorang termotivasi untuk bertindak secara konsisten dalam mencapai visi. Integritas menjadikan seseorang sadar untuk menjadi diri sendiri yang jujur terhadap prinsip dan tindakannya. Apa pun situasinya, integritas menjadikan pribadinya konsisten dalam bertindak sesuai dengan prinsip untuk menuju tujuan. Ucapan, pemikiran, dan tindakan dari seseorang dengan integritas dapat dipercaya. Dia jujur dengan tindakannya. Dia berani bertindak dan menerima resiko dari tindakannya. Dia selalu membuat keputusan sesuai keyakinan dan nilai-nilai hidupnya. Intinya, integritas adalah alat yang sangat diperlukan untuk mencapai suatu tujuan atau visi dengan baik. Sebab, setiap orang yang memiliki integritas mampu tampil secara konsisten dengan semua potensi hebatnya, untuk membantu organisasi mencapai tujuan dan mewujudkan visi.

Integritas seperti pisau yang dapat digunakan untuk kebaikan dan juga untuk ketidakbaikan. Oleh karena itu, moralitas dan kemanusiaan haruslah melekat di dalam diri setiap pribadi sebelum integritas menjadi bagian dari pribadi mereka. Integritas juga harus ditumbuhkan dari wawasan dan pengetahuan yang luas, tidak boleh dari sebuah keyakinan atau kebenaran yang sempit. Integritas harus mampu beradaptasi dengan ruang dan waktu yang selalu dalam perubahan. Integritas tidak boleh dari persepsi yang mengutamakan kepentingan buruk, tetapi haruslah berdasarkan kemanusiaan dan keadilan sosial. Integritas tidak boleh dikembangkan dari rasa takut, benci, dendam, marah, dan kecewa; tetapi, harus dikembangkan dari rasa cinta, kepedulian, perhatian, pertumbuhan, dan kemanusiaan. Integritas adalah sebuah alat yang hebat untuk mencapai tujuan, dan jangan sampai alat yang hebat ini disalahgunakan untuk kepentingan yang merugikan kehidupan orang banyak.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

JAGA UCAPAN DALAM KATA DAN NADA POSITIF

“Ucapan yang buruk dihasilkan dari pemikiran yang buruk. Ucapan yang buruk bisa melukai orang lain. Ucapan yang buruk bisa menciptakan banyak musuh. Jaga setiap ucapan dalam kata dan nada positif.”~Djajendra

Ucapan yang baik membantu kita mencapai keadaan damai dan bahagia. Ucapan kita yang baik menguatkan energi baik di alam kehidupan. Nada bicara yang sopan dan kata-kata positif menyatukan semua perbedaan. Bahasa bertujuan untuk membuat kita semua bersatu dalam pengertian dan kebersamaan. Komunikasi yang baik meningkatkan kualitas persaudaraan dalam kehidupan. Melalui nilai-nilai positif kita dapat memberikan pemikiran positif dan ucapan yang baik kepada orang-orang di sekitar kita. Kendalikan ego dan perasaan tinggi hati. Jangan mengganggu kedamaian hidup orang lain dengan kata-kata dan ucapan yang buruk.

Semua orang bisa berkata-kata dan berucap sesuka hatinya, tetapi jika tidak dikendalikan dengan etika dan moralitas, maka kekacauan dan ketidakamanan yang akan terjadi. Kesadaran untuk menjaga ucapan sangatlah penting. Ucapan yang baik bukan hanya milik orang bijak saja, tetapi haruslah menjadi budaya dan perilaku dari setiap orang. Ketika kita berucap dengan sopan dan berkata-kata positif, maka kita sudah berbuat baik untuk kedamaian hidup.

Walaupun kita memiliki pengetahuan yang tinggi, jika kita tidak mampu berucap dengan sopan dan berkata-kata positif, maka kita menjadi pribadi yang tidak berguna bagi kebaikan hidup. Pengetahuan yang baik memberikan pencerahan, sehingga kita memiliki kesadaran untuk menjalani hidup dengan energi positif. Kehidupan yang ideal dan harmonis tercipta dari kemampuan setiap orang untuk menjaga ucapan dan berkata-kata positif. Komunikasi dengan bahasa yang positif mengeluarkan energi positif di dalam kehidupan, sehingga perasaan damai dan tenang mampu meningkatkan kualitas hidup semua orang.

Walaupun ada perasaan berbeda, tetapi kemampuan menjadi toleran terhadap perbedaan sangatlah penting. Jiwa yang toleran mampu mengendalikan diri dan tidak akan berucap negatif tentang orang lain. Jiwa yang toleran selalu menyadari bahwa kedamaian batin dihasilkan dari kata-kata dan pemikiran positif. Jiwa yang toleran sangat menyadari bahwa kemanusiaan sifatnya abadi, sehingga tidak akan melukai siapa pun dengan ucapan dan kata-kata yang buruk.

Komunikasi yang baik tidak pernah merugikan siapa pun. Komunikasi yang baik mampu menjaga kebenaran selalu bersama kita semua. Komunikasi yang baik mampu mengubah pikiran negatif kita menjadi positif. Ucapan yang baik memberitakan perdamaian dan keharmonisan untuk hidup bersama. Ucapan dan kata-kata positif dapat membuat kita semua bahagia. Ucapan yang sopan dengan kata-kata positif membebaskan kita semua dari stres dan menciptakan kehidupan yang tenang. Ucapan yang sopan dan kata-kata positif memberikan efek positif pada kehidupan sosial.

Ketika seseorang terbiasa berucap tidak sopan dengan kata-kata negatif, maka dia sedang memisahkan dirinya dari kesatuan hidup. Dia sedang menciptakan realita untuk menjalani kehidupan yang tidak damai. Dia sedang menciptakan kehidupan yang membuatnya tidak pernah merasakan bahagia dengan kenyataan sehari-hari. Hidupnya selalu dengan prasangka buruk yang semuanya bersumber dari pemikiran buruknya. Jalan hidupnya selalu bertindak secara egois, sehingga dia terpisah dari orang lain.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

Older posts Newer posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑