MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Communication (page 2 of 12)

Komunikasi

KOMUNIKASI YANG BURUK MENGURAS ENERGI DAN KEKUATAN DIRI SENDIRI

“Komunikasi negatif menguras energi, komunikasi positif menghemat energi. Komunikasi positif membuat Anda selalu tenang ketika berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai karakter atau jenis orang.”~Djajendra

Komunikasi yang profesional dengan pemikiran positif menghasilkan kekuatan bagi diri sendiri. Semakin disiplin dan tekun Anda mempersiapkan diri untuk berkomunikasi secara positif dengan siapa pun, semakin Anda menjadi pribadi berkarakter yang kuat dan unggul di persepsi orang lain. Semua ini dapat dimulai dari sebuah prinsip yang tidak mengganggu orang lain dengan pemikiran negatif dan kata-kata buruk, dan tidak membiarkan siapa pun mengganggu Anda dengan pemikiran negatif dan kata-kata buruk. Perlu Anda pahami bahwa ketika Anda menciptakan pemikiran negatif dan kata-kata buruk, maka hidup Anda akan dihabiskan dalam interaksi dan komunikasi yang menghilangkan kebahagiaan dan kedamaian hidup Anda. Pemikiran negatif dengan kata-kata buruk ditambah niat tidak baik dari dalam diri Anda akan menjadi racun kehidupan yang mengganggu ketenangan hidup Anda dan orang lain. Realitas ini akan membuat Anda gagal dalam komunikasi dan interaksi dengan orang lain.

Komunikasi menghasilkan energi baik dan energi buruk. Komunikasi dengan energi negatif akan membuat Anda merasa terkuras, lelah, sulit tidur, marah, kesal, muak, bosan, tidak bahagia, cemas, tidak tenang, gelisah, serta bermacam-macam dampak buruk yang akan Anda rasakan. Intinya, komunikasi dengan energi negatif sama sekali tidak menguntungkan hidup Anda. Jadi, Anda harus memiliki kesadaran untuk setiap hari meningkatkan kualitas komunikasi positif. Caranya melalui pemikiran positif terhadap segala sesuatu yang Anda hadapi. Anda juga harus melatih diri sendiri agar ucapan, kata-kata, bahasa, dan nada komunikasi Anda selalu menghasilkan kesejukan dan ketenangan bagi siapa pun. Semakin Anda terlatih untuk menghemat energi dalam setiap interaksi dan tetap positif dalam menyikapi berbagai perbedaan yang Anda hadapi, maka Anda pun akan tumbuh semakin kuat dan tenang dalam segala situasi.

Perubahan untuk berkomunikasi dengan pemikiran positif dan kata-kata positif dimulai dari dalam diri sendiri. Jangan pernah membiarkan energi negatif atau pengaruh komunikasi buruk orang lain membuat Anda berkomunikasi buruk. Kendalikan diri sendiri, kendalikan pemikiran Anda, kendalikan sikap Anda, dan kendalikan perasaan Anda. Ingat, satu-satunya orang yang dapat mengubah cara Anda berkomunikasi adalah diri Anda sendiri. Oleh karena itu, Anda harus berani dan percaya diri, serta mulai melatih dan menyiapkan diri Anda untuk dapat berkomunikasi dengan sejuk dan tenang. Jadilah sumber energi positif yang memberikan ketenangan dan kedamaian kepada siapa pun saat berkomunikasi.

Komunikasi yang baik dimulai dari ketulusan hati untuk menerima perbedaan orang lain. Bila Anda sudah mampu menerima orang lain apa adanya mereka, bukan sesuai kemauan atau kepentingan Anda, maka Anda sudah memiliki benih yang hebat untuk berkomunikasi dengan positif. Di samping itu, komunikasi yang baik dimulai dengan kemampuan untuk terhubung atau menjangkau orang lain tanpa prasangka dan praduga. Dalam hal ini, Anda tidak perlu berharap orang lain berperilaku dengan cara tertentu sesuai dengan pemikiran Anda. Sebab, bila Anda berkomunikasi dengan mengharapkan perilaku atau cara tertentu dari orang lain, dan saat orang lain itu tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda menjadi marah dan kesal terhadap orang tersebut. Jadi, komunikasi yang baik itu terjadi ketika energi positif diri Anda kuat dan tidak berharap sebuah perilaku tertentu dari orang yang Anda ajak berinteraksi atau berkomunikasi.

Tampilkan gaya komunikasi Anda yang tenang, penuh senyum, sikap yang baik, berempati, bertoleransi, tidak berdebat, santai, berpikir positif atas semua yang ditampilkan oleh orang lain tersebut. Intinya, ketika Anda berkomunikasi, Anda memberikan waktu dan kebaikan bagi orang lain. Berikan perhatihan, kepedulian, kegembiraan, dan perasaan positif yang penuh percaya diri untuk orang lain. Ingat, semua itu dimulai dari pemikiran positif Anda. Jadi, komunikasi positif itu ada di pikiran Anda.

Berdamai dengan diri sendiri dan tidak melihat orang lain dari konflik batin Anda. Bila Anda stres atau batin Anda penuh konflik dan prasangka, maka Anda tidak mungkin bersikap nyaman dan tenang saat berkomunikasi. Batin yang penuh prasangka buruk sangat mudah tersinggung dan marah. Ketahui keadaan diri Anda sebelum berkomunikasi dengan orang lain. Bila diri Anda sendiri belum damai dan masih banyak prasangka terhadap orang lain, maka perilaku sosial Anda pun akan terlihat buruk. Hal ini, jelas akan membuat Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Ketika Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik, maka Anda akan menghabiskan energi dan waktu untuk hal-hal yang buruk. Dampaknya, Anda tidak akan bahagia dan tenang saat berkomunikasi dengan orang lain. Dan, pikiran negatif Anda pun akan semakin menguat, kemudian dia akan meguras semua tenaga Anda untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi hidup Anda.

Perlakukan orang lain dengan hormat dan setara. Jangan pernah membuat orang lain itu lebih rendah dari Anda. Jangan pernah melihat orang lain itu tidak sederajat dengan Anda. Ketika Anda melihat orang lain itu lebih rendah atau tidak sederajat dengan Anda, maka Anda telah melenyapkan aliran energi positif. Hilangnya aliran energi positif dari komunikasi Anda akan mengundang energi negatif ke dalam diri Anda. Jelas, energi negatif di dalam diri Anda akan membuat Anda kekurangan bahagia dan damai. Intinya, interaksi dan komunikasi yang baik diciptakan dari aliran energi positif. Jadilah energi positif dalam setiap komunikasi dan interaksi Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

 

KITA HIDUP DI DUNIA PERBEDAAN

KITA HIDUP DI DUNIA PERBEDAAN

“Perjuangan terbesar dalam hidup adalah latihan kesabaran dan ketenangan. Bila kesabaran dan ketenangan sudah menjadi kebiasaan hidup, maka kemenangan selalu ada bersama kita.”~Djajendra

Sangat mudah hidup damai dengan orang-orang yang pandangannya mirip dengan kita. Memerlukan kualitas diri yang hebat dan tingkat kebijaksanaan diri yang lebih mulia agar dapat hidup damai dengan orang-orang yang berbeda pandangan dan keyakinan dengan kita. Hanya orang hebat dan hatinya yang mulia yang mampu hidup harmonis dengan tukang kritiknya, dengan orang-orang yang sangat berbeda pandangan dengan dirinya. Perbedaan adalah nyata dan sebuah fakta dari sang pencipta.

Dengarkan pendapat orang lain, karena kita hidup di dunia perbedaan. Tidak mungkin menyamakan semua orang seperti yang kita pikirkan, seperti yang kita yakini, atau seperti yang kita inginkan. Tuhan yang Maha Kuasa yang menciptakan perbedaan dan berharap kita semua berjiwa hebat untuk hidup damai di dalam perbedaan tersebut. Kehendak Tuhan adalah perbedaan, dan hal itu tampak jelas di Bumi yang kita huni ini. Mengabaikan perbedaan sama saja seperti melawan kehendak Tuhan. Orang-orang yang melawan kehendak Tuhan adalah orang-orang kalah, yang tidak akan pernah perjuangannya menang di sepanjang kehidupan.

Semakin tinggi pengetahuan kita, semakin terpelajar diri kita untuk bersikap rendah hati dengan pendapat orang lain. Ketika pikiran dan emosi kita mampu mendengarkan dengan sabar dan tenang, maka kita pun mampu menyumbangkan energi positif bagi kehidupan yang bergerak di dalam perbedaan tersebut. Kita harus mampu menampilkan karakter dan perilaku yang diharapkan kehidupan dari kita. Kehidupan dalam perbedaan mengharapkan karakter dan perilaku yang penuh empati, toleransi, memahami, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di dalam perbedaan yang kita lakoni masing-masing.

Kita hidup di dunia perbedaan. Perilaku hidup yang rendah hati dengan kesadaran bahwa hidup di dunia ini saling bergantung satu sama lain dengan semua ciptaan Tuhan, adalah jalan yang akan membawa kita menuju kemenangan abadi. Orang-orang terbaik dan terhormat adalah orang-orang yang hidup damai dan harmonis dengan orang-orang yang memiliki pandangan berbeda atau dengan orang yang suka mengkritik mereka. Mereka hidup bahagia di dalam perbedaan. Mereka hidup damai di dalam perbedaan. Mereka tidak menghakimi benar atau salah seseorang, sebab mereka yakin bahwa hanya Tuhan yang memiliki kemampuan untuk menilai seseorang sebagai benar atau salah, bukan oleh manusia.

Ketika pikiran dan hati nuranimu selalu melihat perbedaan sebagai sesuatu yang buruk, maka dirimu sedang menciptakan musuh-musuh tangguh untuk melawanmu dan merusak kedamaian hidupmu. Oleh karena itu, jika Anda bermimpi ingin hidup damai, maka satu-satunya jalan adalah tunduk pada kehendak Tuhan, yaitu: bersatu dan hidup damai dalam perbedaan. Selama Anda melawan perbedaan dan keragaman, Anda tidak akan pernah damai dan menang di dalam hidup yang berbeda ini. Intinya, hidup di dunia ini, persatuan dan kesatuan di dalam perbedaan dan keragaman adalah mutlak, kalau Anda mau hidup damai dan tenang. Tidak mungkin memaksakan kesatuan tanpa perbedaan. Sebab, perbedaan adalah sifat dunia yang tercipta sesuai kehendak Tuhan. Jadi, rahasia untuk mencapai kedamaian hidup adalah toleransi terhadap perbedaan dan menerima realitas hidup dengan ikhlas.

Orang-orang yang melawan perbedaan dan keragaman akan menjadi orang-orang bermasalah bagi kehidupan yang damai dan harmonis. Jangan bertabrakan dengan perbedaan dan keragaman. Sebab, kehidupan di bumi ini terbentuk dari perbedaan dan keragaman. Perbedaan dan keragaman itu terlalu kuat dan solid sebagai pembentuk kehidupan di bumi ini, sehingga pikiran-pikiran yang ingin mengalahkan perbedaan dan kergaman hanya akan merasakan kesulitan dan ketidakberdayaan di sepanjang hidupnya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA KRITIK DENGAN PIKIRAN POSITIF

“Kritik adalah kekaguman yang diungkapkan dengan bahasa dan kata-kata yang tidak enak untuk didengar.”~Djajendra

Berbahagialah saat Anda menerima kritikan, karena Anda diperhatikan. Ketika seseorang mengkritik Anda itu artinya orang tersebut sangat memperhatikan Anda, dan juga mungkin sangat mengagumi Anda. Semakin Anda positif dan tenang menerima kritikan, semakin kuat Anda untuk mendapatkan keberhasilan. Bila Anda marah dan terlalu memikirkan kritikan orang lain, maka Anda akan masuk ke dalam jebakan atau permainan dari pengkritik Anda. Jadi, terimalah kritikan dari manapun dengan sikap positif. Kata orang bijak bahwa kritikan adalah kekaguman yang tersembunyi. Mungkin pengkritik Anda sangat kagum dan peduli kepada Anda, sehingga dia mau menghabikan waktu dan energinya hanya untuk memperhatikan Anda.

Pengkritik adalah orang yang sedang memberitahu Anda tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Bila Anda percaya diri dan mau memperbaiki diri, maka kritikan tersebut dapat Anda ambil sebagai dorongan untuk menjadikan Anda lebih hebat lagi. Persepsi dan pikiran Anda yang positif mampu menerima kritikan, mampu memahami kritikan, dan mampu menggunakan kritikan tersebut untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri Anda. Selama pikiran Anda terkendali, emosi Anda tidak rapuh, maka Anda mampu menampilkan kualitas diri yang hebat dalam menyikapi kritikan. Tidak perlu menanggapi kritikan dengan emosi negatif, tapi pahami kritikan tersebut untuk keuntungan Anda. Anda juga tidak perlu mengeluarkan kata-kata apapun untuk menaggapi kritikan tersebut, cukup menjawabnya melalui tindakan yang tepat, sehingga pengkritik akan lebih berhati-hati lagi untuk mengkritik Anda.

Kritikan dengan niat baik sangat membantu kemajuan Anda. Sebaliknya, kritikan dengan niat buruk dan mungkin sifatnya memfitnah haruslah disikapi dengan tegas agar tidak merusak reputasi Anda. Cerdaskan emosi dan kuatkan mental, sehingga semua kritikan tidak menyakitkan Anda. Anda yang cerdas emosi dan bermental hebat mampu mengambil manfaat dari semua kritikan yang dilemparkan kepada Anda.

Kritik yang Anda terima dapat membangkitkan Anda untuk keluar dari zona nyaman. Dalam hal ini, Anda tidak akan berpuas diri dengan apa yang sudah Anda capai. Anda pasti menjadi lebih kreatif dan inovatif. Anda pun selalu tampil lebih hati-hati dan lebih waspada, sebab kesadaran Anda selalu akan mengingatkan Anda tentang tukang kritik yang siang dan malam penuh perhatian kepada Anda. Oleh karena itu, terimalah kritikan dan ucapkan terima kasih di dalam hati kepada pengkritik Anda. Jangan terganggu oleh kritikan. Bila Anda merasa terganggu dengan kritikan, maka itu artinya Anda masih lemah dan belum memiliki kepercayaan diri yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

LEBIH BAIK DIAM DARIPADA MENGUCAPKAN HAL-HAL BURUK

“Orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan.”~Djajendra

Kata orang bijak, “DIAM ADALAH EMAS”. Diam adalah emas, berbicara hal-hal positif adalah berlian, dan lebih baik diam daripada berbicara hal-hal yang menyebabkan orang lain sedih. Ucapan dan pilihan kata-kata negatif yang menyerang orang lain adalah kekuatan buruk yang sedang diekspresikan dari dalam diri. Pikiran yang tidak baik dan suara hati yang penuh prasangka buruk adalah sumber terciptanya stres dalam kehidupan sosial. Pikiran buruk dan ucapan penuh kebencian adalah energi negatif yang sangat merusak keharmonisan hidup bersama.

Kata-kata positif yang penuh kasih sayang memiliki kekuatan untuk menenangkan, mendamaikan, menghibur, dan membuat orang-orang yang mendengar lebih bahagia atau damai hidupnya. Biasanya, orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan. Nada berbicara yang tinggi dengan pilihan kata-kata yang buruk memberi dampak negatif pada sistem saraf pendengarnya, sehingga pendengarnya berpotensi stres setelah mendengarkan hal tersebut. Jadi, kalau ingin memberikan rasa damai bagi kehidupan sosial, maka berucaplah positif di ruang sosial dengan pilihan kata yang membuat orang senang dan merasa damai.

Pikiran yang tidak terkendali dan niat buruk menciptakan getaran tidak menyenangkan bagi kehidupan. Energi negatif kehidupan yang bersumber dari niat buruk, pikiran negatif, emosi negatif, dan pilihan kata-kata negatif menyebabkan kekacauan di semua tingkatan kehidupan. Siapapun yang membiarkan energi negatif menguasai mental, emosi, niat, keyakinan, dan perilaku jiwanya hanya sedang menarik ketidakberuntungan ke dalam hidupnya. Pikiran positif membuat diri menarik keberuntungan dan kesejahteraan bagi hidupnya. Kata-kata positif yang penuh kasih sayang dan menghargai perbedaan menarik kedamaian bagi hidupnya. Niat tulus dan perilaku ikhlas untuk berkontribusi bagi keindahan dan ketenangan hidup menarik kebahagiaan di sepanjang hidup.

Ucapan dan kata-kata yang dipilih adalah cerminan dari kenyataan yang sedang terjadi di dalam diri. Di dalam jiwa yang positif selalu tersimpan kamus bahasa positif yang menyenangkan, menghargai, menyayangi, dan membantu jiwa untuk tumbuh lebih baik lagi. Sebaliknya, di dalam jiwa yang negatif tersimpan kamus bahasa negatif yang merusak, menghancurkan, merendahkan, memperburuk, dan melemahkan jiwa sehingga tidak bisa tumbuh kuat. Manusia tidak diciptakan untuk seratus persen sempurna, manusia pasti melakukan kesalahan, tetapi manusia diberikan kesadaran untuk mengendalikan kesalahan dan kekurangan. Manusia diberi akal dan kekuatan kreatif untuk memperbaiki dan melakukan segala sesuatu dengan lebih penuh kasih. Kebaikan, keindahan, kedamaian, kasih sayang, kepedulian, serta menghargai keragaman dan perbedaan adalah sumber kekuatan hidup. Ketika kebencian dan kemarahan menguasai jiwa, maka itu menjadi sumber ketidakberdayaan, dan diri pun menjadi lemah saat menghadapi realitas hidup.

Ucapan buruk dan pemikiran negatif menguras semua energi baik dari dalam diri. Bila energi baik kalah jumlahnya dengan energi buruk di dalam diri, maka perasaan-perasaan negatif di dalam diri akan menguras kekuatan diri untuk hidup lebih produktif. Intinya, pemikiran negatif, niat buruk, dan kata-kata negatif tidak akan memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi diri. Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup hanya dimiliki oleh kekuatan positif yang produktif. Tidak perlu berucap kata-kata yang tidak diperlukan dalam menciptakan ketenangan dan kebahagiaan hidup. Tidak perlu berucap kata-kata yang memperburuk situasi dan harga diri. Semakin negatif dan buruk ucapan yang dikeluarkan, semakin merendahkan harga diri dan kehormatan diri sendiri. Jadi, ikuti nasihat orang bijak, yaitu: diam itu emas. Lebih baik diam daripada merendahkan diri sendiri dengan ucapan-ucapan yang tidak etis.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / Email: training@djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI YANG BURUK DAPAT MENGAKHIRI HUBUNGAN

“Komunikasi berarti Anda berbicara dengan orang lain, dan bukan berbicara dengan diri sendiri. Jadi, Anda harus memahami orang lain dan memiliki empati untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain.”~Djajendra

Komunikasi dimaksudkan agar Anda terhubung dengan orang lain. Tata bahasa, ucapan, dan bahasa tubuh yang baik dapat meningkatkan rasa percaya orang kepada Anda. Menggunakan kata yang tepat dan tata krama yang baik dapat meningkatkan  hubungan baik dengan orang lain. Menggunakan kata yang buruk dengan bahasa tubuh yang tidak menyenangkan akan merusak hubungan yang ada. Miliki konsentrasi dan kejelasan atas hal-hal yang Anda bicarakan. Tidak boleh berkomunikasi dengan bahasa yang tidak jelas dan berpotensi menimbulkan penafsiran yang berbeda dengan maksud. Jangan bicarakan percakapan yang tidak perlu. Jangan menyalahkan siapapun saat Anda berkomunikasi. Fokuskan ucapan Anda hanya untuk hal-hal yang ingin Anda komunikasikan.

Sopan santun dan tata bahasa yang positif akan membuat orang lain nyaman dan merasa senang saat berkomunikasi dengan Anda. Sikap baik, ucapan baik, dan cara menyampaikan dengan bahasa tubuh yang baik adalah untuk kepentingan orang lain. Intinya, komunikasi adalah untuk membuat orang lain senang dan nyaman dengan Anda. Komunikasi berarti Anda berbicara dengan orang lain, dan bukan berbicara dengan diri sendiri.Jadi, Anda harus memahami orang lain dan memiliki empati untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain. Anda harus menjadi pendengar yang bijak, sabar, dan tenang; serta, menjadi pembicara yang santun, tenang, percaya diri, dan selalu menggunakan kata-kata positif.

Menjaga ucapan selalu positif dengan bahasa yang rapi dan baik hanyalah bisa terjadi saat Anda mengendalikan pikiran dan suara hati Anda. Fokuskan diri Anda untuk membiasakan pikiran dan suara hati selalu terkendali dalam bahasa yang baik. Pikiran yang disiplin dan pikiran yang dikuasai oleh kesadaran Anda akan menjadi kekuatan, untuk menghasilkan ucapan dan bahasa tubuh yang positif saat Anda berkomunikasi dengan orang lain. Ketika Anda terlatih dan terbiasa untuk mengendalikan pikiran, maka Anda mampu menguasai setiap ucapan yang Anda keluarkan untuk orang lain. Anda tidak akan sembarangan berbicara dengan bahasa atau ucapan yang buruk. Pikiran dan kecerdasan Anda akan bersatu di dalam kesadaran murni Anda untuk mengendalikan ucapan, dan tidak akan pernah keluar ucapan atau kata-kata berkualitas rendah dari Anda yang mampu mengendalikan pikiran. Kata-kata atau ucapan yang tidak pantas diucapkan tidak akan pernah diucapkan.

Berkomunikasilah dengan bahasa dan pilihan kata-kata yang sesuai dengan orang yang Anda hadapi. Pastikan Anda memahami tingkat pemahaman orang lain atas pilihan kata-kata Anda. Ucapan dengan kata-kata yang paling mudah dimengerti akan membuat komunikasi lebih baik dan lebih berkualitas. Pilihan kata yang buruk dan bahasa tubuh yang tidak baik akan merusak hubungan yang sudah ada. Jangan gunakan kata-kata yang mencerminkan ketidakmampuan Anda dalam pengendalian emosi. Ucapan bernada kemarahan, kesombongan, dan ketidakpedulian hanya mencerminkan Anda lemah dan tak berdaya dalam hubungan komunikasi tersebut. Kata-kata positif menghasilkan sahabat, dan kata-kata negatif menghasilkan musuh.

Untuk seminar/training hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN HUBUNGAN BAIK DI SEPANJANG WAKTU DAN UNTUK SELAMANYA

“Hubungan baik itu tidak pernah terjadi saat Anda memberi dan berharap mendapatkan perilaku terima kasih. Hubungan baik terjadi dan terjaga di sepanjang waktu saat Anda memberi dan memberi terus, tanpa berharap untuk menerima apapun dari orang lain.”~Djajendra

Hubungan baik terjadi saat Anda fokus untuk memberi yang terbaik. Hubungan baik tidak akan terjadi saat Anda fokus untuk mencari, menginginkan, menuntut, meminta, menunggu, dan berharap. Ketika Anda ingin memiliki hubungan baik, Anda harus memiliki kesadaran untuk memberi yang terbaik kepada orang lain. Jika hubungan Anda didasarkan pada sebuah harapan dengan orang lain, maka hubungan itu akan mengecewakan Anda.

Hubungan yang baik membutuhkan kata-kata positif. Jangan pernah menggunakan kata-kata kasar. Jagalah bahasa lisan dalam keadaan positif. Lebih baik diam daripada mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati orang lain. Ucapan dan sikap negatif hanya menjadi racun yang berbahaya bagi hubungan baik. Oleh karena itu, etika dan tata krama haruslah dijaga dan dirawat di sepanjang waktu. Ucapan positif, pemikiran positif, dan emosi positif Anda mampu melakukan interaksi dengan orang lain secara hebat.

Dalam hubungan baik; energi kedamaian, kenyamanan, kebahagiaan, ketenangan, kasih sayang, rasa hormat, perhatian, dan kepedulian mengalir secara alami. Energi cinta dan ikhlas bisa menghilangkan semua potensi konflik, sakit hati, marah, kebencian, dan semua energi negatif lainnya. Hubungan baik merupakan sumber energi positif yang mampu menciptakan keharmonisan dan kedamaian hidup di sepanjang hidup Anda.

Sikap positif dan bahasa tubuh yang berlandaskan energi positif adalah kekuatan yang melampaui kata-kata dan ucapan. Perilaku positif dan energi positif yang dihasilkan dari pikiran dan perasaan yang positif adalah kekuatan untuk menjaga hubungan baik. Hindari pikiran yang menilai, menghakimi, dan mengkritisi, karena pemikiran seperti itu akan meretakkan hubungan baik yang sudah Anda miliki. Hindari semua getaran negatif yang dihasilkan oleh diri dari realitas yang tidak menyenangkan.

Jangan pernah meminta orang lain bertanggung jawab atas apa yang Anda rasakan. Semua perasaan negatif di dalam diri Anda adalah tanggung jawab Anda. Semua energi negatif yang bersumber dari luar diri Anda tidaklah boleh dibiarkan menjadi pemicu untuk menimbulkan energi negatif di dalam diri Anda. Jadi, ketika perilaku dan tindakan negatif orang lain melukai hati Anda, maka berikan respons positif dengan menerimanya secara ikhlas. Miliki kesadaran untuk tidak membiarkan rasa luka Anda itu semakin membesar. Sembuhkan segera rasa luka itu, jangan menciptakan dendam, maafkan orang-orang tersebut, dan fokuskan untuk menciptakan solusi dari rasa kasih sayang Anda.

Energi negatif di dalam diri hanya akan menghabiskan kekuatan diri sendiri. Jadi, ketika energi negatif dari orang lain masuk dan tersimpan di dalam diri Anda, maka Andalah yang akan menderita dan merasakan luka yang dalam. Oleh karena itu, setiap hari berikan perhatian untuk peningkatan energi positif di dalam diri Anda sambil membersihkan semua energi negatif yang dihasilkan dari pengaruh luar diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI: MENJAGA LISAN DAN KATA-KATA TERTULIS DALAM BAHASA POSITIF

“Komunikasi yang paling buruk dan paling merusak keharmonisan hidup adalah mengatakan sesuatu yang tidak benar dan tidak baik.”~Djajendra

Setiap lisan dan kata-kata tertulis kita selalu diingat oleh orang-orang di sekitar kita. Walau kita sudah tidak ada lagi dalam kehidupan dunia ini, tetapi lisan kita dan tulisan kita selalu diingat. Ucapan yang baik dan kata-kata yang baik sangatlah penting agar diri kita menjadi kenangan baik bagi siapapun. Bila kita berucap dan menulis hal-hal negatif, maka kita pasti meninggalkan kenangan buruk bagi orang-orang di sekitar kita.

Komunikasi yang baik selalu berbicara tentang kebaikan dan kebenaran. Kebaikan dan kebenaran disampaikan dengan kata-kata positif dan lisan yang penuh persahabatan. Setiap ucapan haruslah terukur dan memberi pesan yang sejuk. Setiap kata-kata haruslah tersusun untuk menghormati semua orang. Berbicaralah dengan kebenaran dan berbicaralah dengan positif untuk kedamaian hidup. Jadilah energi positif melalui lisan dan kata-kata tertulis bagi kedamaian dan keharmonisan bersama.

Semua urusan duniawi menjadi indah bila kita berucap dan berkata-kata positif. Berdoalah kepada Tuhan agar selalu diberikan niat baik dan pikiran positif sebelum berucap dan menulis. Mintalah kepada Tuhan agar lidah mengucapkan kata-kata positif yang memberi kebaikan bagi kedamaian hidup. Ucapan dan tulisan yang baik merupakan bagian penting dari keberadaan kita untuk menjalani kehidupan yang damai, sejahtera, bahagia, sehat, dan penuh persahabatan. Berbicaralah dan tulislah hal-hal baik melalui perasaan dan pikiran positif. Ucapan dan kata-kata yang Anda komunikasikan memberi tahu orang lain tentang siapa Anda; memberi tahu orang lain tentang niat, pikiran, dan perasaan Anda. 

Berbicaralah tentang hal-hal yang Anda ketahui secara benar. Jangan pernah berbicara tentang hal-hal yang Anda sendiri tidak mengetahui kebenarannya. Sesuatu yang Anda mendengarnya dari orang lain, tidaklah pantas untuk Anda bicarakan kepada siapapun. Sebab, Anda sendiri tidak mendengarnya langsung, tetapi mendengarnya dari orang lain, sehingga kebenaranya belum pasti. Komunikasi yang paling buruk dan paling merusak keharmonisan hidup adalah mengatakan sesuatu yang tidak benar dan tidak baik. Jangan pernah sekalipun menceritakan atau membicarakan sesuatu yang tidak berguna bagi hidup Anda. Berbicaralah dan menulislah hanya hal-hal baik yang berguna bagi hidup Anda dan orang lain. Jangan pernah mengatakan atau menuliskan sesuatu yang tidak benar, tidak baik, tidak bagus, tidak berguna, dan merusak kedamaian hidup.

Bahasa dan kata-kata baik adalah hadiah terindah dari Tuhan agar kita bisa membangun kehidupan yang damai dan bahagia di bumi ini. Tata bahasa, kata-kata, dan ucapan haruslah dikeluarkan dari diri kita setelah kita berdoa dan minta izin kepada Tuhan. Tuhan telah memberikan kita niat baik, pikiran positif, kata-kata baik, ucapan baik, emosi baik; sekarang, gunakan instrumen ilahi yang kita miliki ini dengan penuh hormat dan rendah hati.

Jangan pernah menyalahgunakan lisan dan kata-kata tertulis dalam bahasa negatif. Niat buruk, pikiran negatif, perasaan negatif, sifat buruk, dan rencana buruk, adalah instrumen dari kekuasaan gelap untuk kerusakan hidup. Energi negatif dari kekuasaan gelap selalu berkomunikasi dengan cara menyebarkan kebencian, menyebarkan kebohongan, menyebarkan gosip, menyebarkan fitnah, serta memiliki lisan dan tulisan untuk merusak kedamaian dan keharmonisan hidup.

Berbicaralah setelah berpikir dan merenung di dalam energi positif. Bahasa dan kata-kata negatif menghasilkan permusuhan, dendam, sakit hati, marah, konflik, dan hal-hal yang sulit disembuhkan untuk menjadi baik kembali. Jadi, tetaplah berkomunikasi dengan niat baik dan tidak pernah menyalahgunakan ucapan, sehingga kesucian kata dan bahasa tetap menjadi kunci untuk keharmonisan dan kedamaian hidup.

Bila tidak berguna, jangan diucapkan. Bila menyakiti orang lain, jangan dikatakan. Bila merusak keharmonisan sosial, jangan dibicarakan. Lebih baik tidak berbicara sama sekali daripada berbicara merusak kedamaian hidup. Diam itu emas. Berbicara buruk itu merusak. Berbicara baik dan positif itu membangun peradaban dan kemajuan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMAAFKAN MENJADIKAN ANDA MENANG

“Ketika Anda memaafkan orang yang sangat menyakiti hidup Anda, maka Anda menang dan bahagia.”~Djajendra

Perjalanan hidup kadang-kadang harus terbentur dengan hal-hal yang menyakitkan dan merugikan. Tidak selalu hubungan dengan orang lain berlangsung dengan baik dan damai. Ketika Anda mampu memaafkan orang-orang yang menyakiti dan merugikan hidup Anda, maka Anda menang. Semakin Anda terbiasa memaafkan dan tidak ambil pusing dengan perilaku tidak baik orang lain kepada Anda, maka semakin Anda menjadi lebih kuat dan merdeka dengan hidup Anda.

Kebencian, dendam, marah, dan sakit hati tidak akan memberikan masa depan terbaik bagi Anda. Walaupun Anda sudah berjuang dengan sangat keras, tetapi bila di hati masih melekat benci dan iri, maka Anda tidak pernah menang dalam hidup Anda. Para pemenang adalah orang-orang yang berjiwa besar, berempati, bertoleransi, memaafkan, dan ikhlas menerima realitas hidupnya dengan rasa syukur.

Harga diri dan kehormatan semakin tinggi ketika Anda semakin rendah hati. Sikap rendah hati membuat Anda semakin mudah memaafkan. Sikap tinggi hati membuat Anda sulit memaafkan. Memaafkan membuat Anda menemukan kedamaian dan keindahan dalam hidup.

Tanamkan nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri agar Anda bisa tumbuh lebih dewasa, lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih tenang. Semakin banyak aliran nilai-nilai positif ke dalam pikiran bawah sadar Anda, semakin mereka menyembuhkan semua luka hati Anda. Akhirnya, Anda menemukan kekuatan untuk melihat hidup dengan bijaksana dan menjadi pribadi yang mudah memaafkan.

Anda yang tidak bisa memaafkan selalu menghabiskan hari dan malam dengan menyiksa diri sendiri. Jika Anda dibesarkan dengan nilai-nilai negatif yang sudah terukir di dalam hati Anda dengan sempurna, maka Anda harus sadar untuk berjuang dengan sangat keras agar bisa melemahkan nilai-nilai negatif tersebut. Jangan membiarkan diri Anda untuk membenci orang lain. Kebencian kepada orang lain hanya menjadikan hidup Anda lebih buruk. Jagalah kata-kata Anda agar tidak menyakiti orang lain. Kendalikan diri untuk selalu berada di dalam kekuatan baik, dan jauhkan diri Anda dari kekuatan tidak baik.

Anda tidak perlu melupakan perbuatan tidak baik orang lain kepada Anda. Jadikan hal itu sebagai pengalaman yang mendewasakan hidup Anda. Intinya, Anda tidak perlu mengubah masa lalu, biarkan masa lalu itu seperti apa adanya, tetapi Anda harus memaafkannya agar Anda terlepas dari rasa sakit hati dan kemarahan.

Ketika Anda memaafkan orang yang menyakiti Anda, maka perbuatan Anda itu menguntungkan hidup Anda, dan belum tentu menguntungkan atau membawa kebaikan kepada orang yang menyakiti Anda. Jadi, memaafkan adalah tentang keuntungan dan kebaikan bagi diri sendiri.  

Orang bijak mengatakan bahwa memelihara kebencian di dalam hati seperti memberikan racun kepada diri sendiri dan mengharapkan orang lain yang mati. Artinya, bila Anda memelihara kebencian, maka Andalah yang tersiksa dan mati perlahan-lahan di dalam hidup, sedangkan orang yang Anda benci mungkin saja hidupnya lebih damai dan bahagia dari Anda.

Memaafkan tidak berarti Anda harus berbaik-baik dengan orang yang tidak baik dengan Anda. Anda cukup memaafkan dengan ikhlas dan tulus, lalu tidak perlu bertemu dan berhubungan dengan orang tersebut. Intinya, Anda tidak boleh sakit hati, membenci, dendam, dan marah kepada siapapun dalam waktu yang lama.

Memaafkan menjadikan Anda menang. Anda tidak perlu menyalahkan siapapun dalam perjalanan hidup Anda. Bersyukurlah dan terimalah segala sesuatu dengan rendah hati. Belajarlah dengan rendah hati untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan dari hal-hal yang tidak Anda inginkan. Jangan menghancurkan diri sendiri dengan kemarahan, kebencian, dendam, dan rasa sakit hati. Para pemenang tidak pernah menyalahkan orang lain, hanya orang-orang yang gagal yang suka menyalahkan orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ETIKA BERGAUL DI TEMPAT KERJA

motivasi-26092016

“Tempat kerja adalah tempat bergaul bagi perilaku produktif untuk menghasilkan kinerja terbaik.”~Djajendra

Ketika karyawan sudah terbiasa menjalankan etika bergaul di tempat kerja secara profesional; maka, hubungan kerja yang sehat, kuat, etis, produktif, dan menyenangkan, akan tercipta untuk membahagiakan semua stakeholders.

Hubungan kerja tidaklah selalu mudah. Pikiran dan kepentingan yang berbeda bisa menjadi rintangan dalam merawat hubungan kerja yang positif dan profesional. Oleh karena itu, setiap orang di tempat kerja harus memiliki tanggung jawab moral yang tinggi untuk menegakkan etika di semua aspek kerja. Dalam hal ini, sangat diperlukan hubungan kerja yang etis untuk mendorong pergaulan yang etis di tempat kerja. Ketika etika bergaul terimplementasi dengan baik di tempat kerja, maka setiap karyawan akan sadar untuk memiliki tanggung jawab dalam membentuk tempat kerja yang etis bagi semua pemangku kepentingan.

Etika bergaul di tempat kerja bersumber dari kemampuan karyawan untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dalam hal ini, karyawan memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk berperilaku sesuai kode etik dan etika bisnis perusahaan. Walaupun kode etik dan etika bisnis sifatnya normatif dan teori, tetapi bila karyawan sadar untuk menjadikannya sebagai perilaku, maka mereka akan terus-menerus berlatih dan membiasakan semua yang normatif tersebut menjadi perilaku nyata di tempat kerja.

Pergaulan etis membutuhkan dasar komunikasi yang bersumber dari pikiran dan emosi positif. Intinya, walaupun karyawan sudah menguasai cara berkomunikasi yang baik, tetapi tanpa kekuatan etika dan moralitas di dalam kepribadian dan karakter kerjanya, maka komunikasi yang baik tersebut tidak akan mampu menyentuh hati dan logika orang lain.

Berkomunikasi di tempat kerja berarti karyawan memahami kebutuhan proses kerja, serta mampu mengekspresikan etos kerja untuk melayani kebutuhan proses kerja dengan profesional. Komunikasi kerja yang etis dengan perilaku etis dapat melancarkan proses kerja di dalam integritas dan akuntabilitas yang tinggi.

Etika bergaul di tempat kerja dapat terimplementasi dan terinternalisasi dengan baik, bila pimpinan dan manajemen perusahaan mampu mengembangkan sistem dan budaya organisasi, untuk mengelola hubungan antar karyawan dengan perilaku yang etis. Jelas, dalam hal ini, perusahaan harus mengeksplorasi nilai-nilai terbaik yang diinginkan di dalam budaya organisasi. Nilai-nilai terbaik inilah yang nantinya akan menjadi perilaku, sikap, etos, dan karakter kerja karyawan. Di awali dari nilai-nilai pilihan, lalu nilai-nilai tersebut dijadikan sebagai standar perilaku kerja yang secara otomatis membangun perilaku organisasi dalam wujud budaya.

Etika pergaulan di tempat kerja haruslah menjadi budaya pergaulan di tempat kerja. Jadi, setiap karyawan harus sadar bahwa keberadaan mereka di tempat kerja adalah untuk memberikan kontribusi dan pelayanan yang etis dan produktif. Mereka berada di tempat kerja untuk bekerja dengan segala kemampuan bagi terciptanya kinerja terbaik. Oleh karena itu, tidak boleh ada perilaku yang merintangi atau menghalangi terciptanya kinerja yang produktif di tempat kerja.

Etika bergaul yang etis dengan integritas dan akuntabilitas dapat menciptakan energi positif di lingkungan perusahaan. Hal ini, menjadi kekuatan untuk memperbaiki masalah hubungan tidak harmonis antara karyawan. Bila perilaku etis sudah benar-benar terinternalisasi di dalam perilaku kerja karyawan, maka sangat mudah bagi manajemen untuk memperbaiki perilaku yang tidak pantas, serta mempromosikan tempat kerja yang terstruktur dalam budaya kuat dan produktif.

Pergaulan yang etis di tempat kerja menawarkan kenyamanan, kesenangan, kebahagiaan, kesehatan mental, dan kondisi kerja yang positif bagi setiap karyawan.

Etika pergaulan mendorong terciptanya perilaku berdasarkan nilai-nilai moralitas positif. Kondisi ini menjadikan tempat kerja berbudaya adil, terbuka, bertanggung jawab, tidak ada permusuhan, tidak ada diskriminasi, tidak ada pilih kasih, tidak ada pelecehan, tidak ada konflik kepentingan, tidak ada kebohongan, tidak ada perilaku dan tindakan yang merugikan stakeholders. Jadi, semua karyawan selalu merasa bahagia di tempat kerja sehingga benar-benar bisa fokus bekerja untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI DI TEMPAT KERJA

motivasi-23092016

“Serumit atau sesulit apapun sebuah situasi di tempat kerja, komunikasi yang cerdas dan etis harus menjadi senjata untuk menemukan solusi terbaik.”~Djajendra

Karyawan yang pintar mengkomunikasikan pekerjaan dan ide-ide di tempat kerja; karyawan yang pintar bergaul dan menjunjung tinggi etika komunikasi di tempat kerja; karyawan yang pintar bersikap rendah hati dalam hubungan kerja dengan atasan, kolega, bawahan, dan pemangku kepentingan lainnya; adalah karyawan yang mudah mendapatkan karir terbaik.

Komunikasi di tempat kerja sangat penting bagi pencapaian kinerja terbaik. Setiap karyawan wajib menguasai cara berkomunikasi yang baik dan etis, seperti: menggunakan bahasa tubuh yang sopan dan pilihan kata-kata yang positif. Gaya komunikasi dengan penampilan dan ekspresi positif dapat menciptakan suasana kerja yang lebih rileks dan menyenangkan.

Setiap pekerjaan yang dilakukan karyawan memerlukan komunikasi dengan pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan yang lain. Jadi, di dalam perusahaan, komunikasi adalah cara untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, produktif, dan berkualitas tinggi. Melalui komunikasi yang etis, kolaborasi dan koordinasi dapat mengalir di semua aspek kerja dengan penuh kualitas.

Proses kerja yang produktif hanya dapat diwujudkan melalui komunikasi yang etis.Ketika karyawan mengkomunikasikan pekerjaan dan tanggung jawabnya dengan etis, maka semua fungsi dan peran di tempat kerja akan bergerak cepat dan produktif. Untuk itu, setiap karyawan harus memiliki kepribadian positif dengan moralitas yang tinggi, yang cerdas berkomunikasi dengan memahami apa yang boleh dikatakan dan apa yang tidak boleh dikatakan, bahasa tubuh apa yang boleh dan bahasa tubuh apa yang tidak boleh. Komunikasi dengan moralitas yang tinggi bersumber dari kepribadian yang berpikir positif dan cerdas emosional; sedangkan komunikasi yang etis bersumber dari kode etik, serta selalu menyampaikan informasi yang benar dan teruji integritasnya.

Mengkomunikasikan pekerjaan pastinya melalui sistem, prosedur, budaya positif, tata kelola yang terbaik, dan perilaku kerja yang etis. Serumit atau sesulit apapun sebuah situasi, komunikasi yang cerdas dan etis harus menjadi senjata untuk menemukan solusi terbaik.

Berkomunikasi di tempat kerja dimulai dari cara mengkomunikasikan pekerjaan berdasarkan data, fakta, informasi, dan logika yang masuk akal. Di sini, diperlukan kejujuran dan tanggung jawab untuk menjaga apa yang disampaikan dapat dipertanggung jawabkan dengan tepat. Jadi, bila Anda masih mengkomunikasikan pekerjaan berdasarkan persepsi yang bersumber dari keyakinan Anda, tanpa memperhatikan data dan fakta yang benar, maka Anda bisa kehilangan kepercayaan di tempat kerja.Intinya, berkomunikasilah dengan integritas yang tinggi melalui etika dan moralitas yang terpuji.

Setiap karyawan memiliki hak untuk menyampaikan ide dan gagasan. Apapun ide dan gagasan haruslah dikomunikasikan dengan baik agar dapat diterima dan diimplementasikan untuk kemajuan perusahaan. Dalam hal ini, mungkin Anda memiliki intuisi yang hebat, sehingga mampu memprediksi sebuah hasil terbaik tanpa data dan fakta. Tetapi, ingatkan diri sendiri untuk menguji intuisi tersebut dengan sebuah riset kecil sebelum Anda mengkomunikasikannya. Intinya, Anda harus selalu mengkomunikasikan ide dan gagasan Anda dengan prinsip kehati-hatian, tidak sembarangan ngomong atau sembarangan memberikan ide dan gagasan.  Ukurlah ide dan gagasan Anda dengan logika dan akal sehat. Hitunglah resiko dari ide dan gagasan Anda tersebut.

Sopan santun, etika, dan tatakrama adalah bagian penting dari gaya komunikasi di tempat kerja. Miliki kepribadian positif dengan moralitas yang tinggi agar Anda mudah bergaul dan berteman di lingkungan kerja. Dan juga, mudah bekerja sama dengan siapapun untuk menyelesaikan pekerjaan dengan efektif dan produktif.

Jadilah pribadi yang konsisten dengan pikiran positif, konsisten dengan sikap rendah hati, dan selalu berargumen dengan logika yang dapat diterima oleh akal sehat. Dan, tidak pernah mengkomunikasikan apapun yang bertentangan dengan akal sehat, walaupun Anda memiliki pengalaman pribadi tentang hal tersebut.

Semua yang Anda komunikasikan di tempat kerja haruslah dapat dipetakan ke data yang aktual dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Setiap persoalan yang kompleks dan hubungan yang kompleks dikomunikasikan dengan integritas dan tanggung jawab untuk mendapatkan solusi terbaik. Miliki jiwa besar dan empati untuk mengkomunikasikan hal-hal yang tidak pernah cocok atau sulit mengatasi realitas yang ada. Ingat selalu bahwa komunikasi yang efektif adalah kemampuan Anda untuk memberikan gambaran yang jelas dan terang, sehingga semua orang dapat membayangkannya dan menerimanya dengan akal sehat.

Miliki kemampuan dan kecerdasan untuk menceritakan data, informasi, dan fakta dengan logika yang masuk akal. Cara Anda menceritakan adalah bagian penting dalam mengkomunikasikan sesuatu di tempat kerja. Pastikan cerita Anda tidak abstrak atau samar-samar; pastikan cerita Anda tidak rumit dan sulit untuk dipahami. Berceritalah dengan kata-kata yang sederhana, alur yang sederhana, dan yang mudah dicerna oleh logika siapapun.

Komunikasi yang baik di tempat kerja terjadi karena adanya pastisipasi dari semua pihak. Terima dan layani semua komunikasi yang setuju, tidak setuju, yang meminta klarifikasi, yang menolok, yang percaya, ataupun yang tidak percaya. Pastikan semua kesalahpahaman data diluruskan dengan data dan fakta yang tepat. Jadilah pribadi yang selalu terbuka dan belajar dengan rendah hati untuk melancarkan komunikasi di tempat kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Older posts Newer posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑