PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Communication (page 2 of 11)

Komunikasi

KOLABORATOR MEMBUAT STRUKTURAL DAN INTERPERSONAL BERADA DALAM FREKUENSI YANG SAMA

[wpdevart_youtube]UawlGpqsFe4[/wpdevart_youtube]

“Kolaborasi merajut kekuatan internal menjadi sangat kuat dan bergerak bersama solusi untuk pencapaian terbaik.”~Djajendra

Kolaborasi adalah dasar untuk mengeksekusi sebuah proyek dengan tepat. Kolaborasi berarti semua orang bersatupadu di dalam kerja sama yang terikat untuk mencapai tujuan. Tidak ada kepentingan apapun selain kepentingan pencapaian tujuan. Oleh karena itu, kolaborasi mampu mengatasi konflik, mengatasi kepentingan pribadi atau kelompok, serta mampu mengatasi ego individu dan ego sektoral. Kolaborasi yang baik dapat meningkatkan pencapaian dan mengurangi potensi kegagalan.

Organisasi bisnis memiliki berbagai fungsi dan peran yang dibutuhkan untuk menjalankan strategi. Walaupun setiap fungsi dan peran memiliki perbedaan orientasi pekerjaan, tetapi harus menyatu melalui kolaborasi untuk mencapai tujuan inti bisnis. Setiap perbedaan harus menyatu dan mengalir dengan sempurna di dalam aliran kolaborasi.

Kolaborasi meningkatkan kecepatan, mengoptimalkan kapasitas dan memperbanyak peluang. Ketika orang-orang sudah mengalir sempurna di dalam kolaborasi, mereka menjadi pabrik penghasil ide-ide terbaik yang dapat diimplementasikan dengan sempurna. Tidak akan muncul kesulitan saat semua orang bersatupadu secara ikhlas di dalam aliran kolaborasi yang produktif.

Dalam aliran kolaborasi; semua bakat, pengetahuan, wawasan, pengalaman dan energi positif menyatu untuk menghasilkan kinerja. Kolaborasi merajut kekuatan internal menjadi sangat kuat dan bergerak bersama solusi untuk pencapaian terbaik. Semua masalah dan tantangan selalu dapat dituntaskan di tempat munculnya masalah tersebut, sehingga semua rintangan dan tantangan dapat dimatikan sejak dia masih kecil.

Kolaborasi membuat organisasi bergerak dengan cepat, efektif, lincah, produktif, kreatif dan selalu berbagi di dalam kerjasama yang solid. Kolaborasi menjadikan setiap individu dan tim sebagai mitra berharga yang saling membantu dengan ikhlas untuk mencapai tujuan.

Karena kolaborasi menyatukan semua energi organisasi untuk fokus pada tujuan dan kepentingan organisasi, maka semua orang harus mendapatkan kejelasan dan kepastian. Tidak boleh ada kebingungan di dalam kolaborasi, semua orang harus tahu dan sadar tentang pentingnya hubungan kerja dengan etos yang menjadikan semua orang cepat dan produktif.

Kolaborasi harus diikuti dengan tanggung jawab penuh. Setiap bantuan, kontribusi, informasi, pengetahuan, wawasan, pengalaman dan aliran kerja harus di dalam rasa tanggung jawab yang tinggi. Tanggung jawab yang tinggi mengurangi konflik, dan juga mengurangi ketergantungan.

Bisnis membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Bisnis membutuhkan waktu dan tempat yang tepat untuk meraih keuntungan. Bisnis membutuhkan momen yang paling tepat untuk mengeksekusi strategi. Bisnis yang hebat selalu memiliki tindakan yang membuat pesaing tidak berkutik. Oleh karena itu, kolaborasi harus menjadi kekuatan yang memastikan keberhasilan dari semua ketidakpastian di dalam organisasi. Setiap kolaborator harus cerdas mengidentifikasi semua potensi risiko dan menyiapkan energi bersama untuk mengambil langkah-langkah tepat bagi pencapaian terbaik.

Kolaborasi berarti secara struktural dan interpersonal harus berada dalam frekuensi yang sama, sehingga jarak organisasi dan jarak relasional sangat dekat, serta menyatu di dalam soliditas bersama yang produktif.

Para kolaborataor yang cerdas selalu siap berkeringat untuk sukses yang lebih baik daripada menangis selama kegagalan. Menyatukan dan mengalirkan proses bisnis dengan sempurna, serta mengatasi hambatan dan perbedaan untuk sebuah hasil akhir terbaik.

Tujuan utama kolaborasi adalah menguatkan keyakinan dan meminimalkan keraguan. Kolaborator terbaik selalu sadar untuk menyatukan jiwanya di dalam misi organisasi. Mereka menyiapkan dirinya untuk bisa hidup bahagia di dalam satu visi dan satu budaya. Mereka membangun strategi bersama untuk mencapai hasil akhir dengan kecepatan tinggi. Mereka menyatu ke dalam kelompok berenergi positif dan mengalir dengan produktif di setiap batas wilayah proses kerja. Mereka menjadi kekuatan yang mempercepat aliran bisnis dan membersihkan semua penyumbat dengan segera.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TUGAS MANAJER ADALAH MENERJEMAHKAN VISI PEMIMPIN

DJAJENDRA“Visi membutuhkan logika untuk membuat pekerja berpikir secara benar, dan membutuhkan emosi positif untuk mendorong mereka bertindak menciptakan kinerja.”~Djajendra

Visi ditetapkan oleh pemimpin dan manajer yang menerjemahkan visi kepada pekerjanya. Manajer harus menemukan strategi yang tepat agar pekerja dapat bekerja secara optimal. Manajer harus menjaga motivasi pekerja dan mengkomunikasikan visi perusahaan secara jelas dan benar. Manajer tidak boleh menetapkan visi, sebab visi adalah urusan pemimpin. Tugas manajer hanyalah menerjemahkan visi dan mengarahkan pekerja supaya dapat bekerja sesuai visi, nilai-nilai, tujuan dan misi perusahaan.

Pemimpin fokus pada hal-hal besar dan umum, manajer fokus pada hal-hal kecil dan detail. Manajer harus cerdas mengkomunikasikan visi dilevel pekerja, dan memotivasi pekerja agar menjadi lebih produktif bersama visi yang dikerjakan. Nilai-nilai di dalam visi harus dirinci dan dijadikan etos kerja. Intinya, jangan pernah mengabaikan nilai-nilai dan energi yang terdapat di dalam visi. Manajer harus betul-betul memahami dengan hati tentang energi dan nilai yang terdapat di dalam visi.

Walau visi perusahaan itu satu, setiap fungsi dan peran di dalam perusahaan memiliki kebutuhan yang berbeda. Manajer yang andal biasanya mampu mengkomunikasikan visi perusahaan sesuai kebutuhan dan perbedaan yang ada. Tugas pemimpin menerjemahkan visi dalam satu bahasa yang sama, tetapi manajer bertanggung jawab untuk menerjemahkan visi yang sama itu ke dalam pesan yang berbeda sesuai kebutuhan dari fungsi dan peran yang dikelola. Dan juga, visi harus dikomunikasikan dengan penalaran logis yang tepat agar dapat melayani realitas dengan sebaik-baiknya.

Setiap mengkomunikasikan visi perusahaan; maka, para manajer harus mampu memetakan sudut pandang, kepentingan, kebutuhan, tindakan seperti apa dan manfaatnya, termasuk mampu mendengarkan realitas di lapangan dengan sepenuh hati. Realitas bisa memicu perubahan sikap dari waktu ke waktu. Bisnis itu sangat dinamis, perilaku orang-orang di dalam bisnis itu sangat dinamis sehingga apapun bisa terjadi. Oleh karena itu, menjadi pendengar yang baik akan memberikan lebih banyak informasi kepada manajer. Dengarkan kebutuhan pekerja, dengarkan kebutuhan pelanggan, dengarkan kebutuhan setiap pemangku kepentingan dengan keterbukaan sikap. Dan, cerdaskan logika agar mampu mengkomunikasikan visi untuk setiap kebutuhan tindakan individu dan tim.

Sudut pandang yang tepat dan selaras dengan visi akan mengubah visi ke dalam tindakan yang produktif. Setiap tindakan tidak harus langsung mengarah ke tujuan akhir, tetapi memiliki tolak ukur dan tenggat waktu yang tepat. Langkah-langkah tindakan harus fisik, waktunya jelas, dan terukur untuk pencapaian kinerja. Manajer harus mampu bekerja di tingkat individu, dan menghubungkan satu individu dengan individu yang lain di titik produktif. Visi harus digambarkan sesuai kebutuhan dari fungsi dan peran. Fokus individu harus melibatkan emosi positif dan bergerak untuk bertindak sesuai rencana. Manajer harus memotivasi individu agar mencerdaskan logika untuk membuat mereka berpikir secara cerdas, serta mendorong emosi positif untuk bertindak secara produktif dan berkinerja.

Setiap individu dengan kompetensi yang andal adalah kekuatan yang mampu mengkontribusikan nilai tambah. Manajer yang andal mampu membantu individu untuk merasa bangga dan bahagia dengan pekerjaannya. Manajer yang andal mampu menerjemahkan visi pemimpin kepada setiap individu dan tim. Dan, mampu membuat mereka menjadi lebih profesional di dalam setiap tindakan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BEKERJA DI ORGANISASI YANG POLITIK ORGANISASINYA SANGAT GANAS DAN BERACUN

DJAJENDRA MOTIVATION“Politik adalah permainan dari orang-orang berkuasa. Mereka memiliki kekuatan untuk mempermainkan siapapun dan apapun demi kepentingan.”~Djajendra

Seperti kata Winston Churchill, “politik hampir menyenangkan seperti perang. Dalam perang Anda hanya bisa dibunuh sekali, tetapi dalam politik berkali-kali.” Artinya, jangan pernah takut mati berkali-kali dalam permainan politik kantor. Yang perlu Anda miliki di tempat kerja yang politik kantornya sangat tinggi, adalah keberanian untuk meningkatkan kualitas diri Anda, walau politik kantor sangat ganas dan beracun. Intinya, Anda harus survive dan menang, dan tidak boleh menyerah oleh ganasnya dan beracunnya politik kantor.

Politik di tempat kerja adalah sebuah kenyataan. Setiap orang hadir dan bekerja dengan bermacam maksud dan tujuan. Ada orang-orang berhati malaikat di tempat kerja, ada juga orang-orang licik yang sangat banyak taktik untuk menjegal kemajuan orang lain. Dunia kerja selalu memiliki kekuatan politik untuk memenangkan kepentingan.

Bagaimana cara Anda berkarir dan berkembang di tempat kerja yang berpolitik tinggi dan beracun? Kesadaran bahwa politik kantor adalah kenyataan yang harus dilayani dan disikapi, merupakan cara untuk tetap berkarir hebat di tengah ganas dan beracunnya politik organisasi.

Siapkan mental dan cerdaskan emosional. Jangan mengeluh atau menganalisis sikap dan perilaku masing-masing orang di tengah ganas dan beracunnya politik organisasi. Politik organisasi seperti perang dingin, jadi Anda harus selalu tampil dengan strategi dan taktik yang tepat. Kuatkan medan energi positif di dalam diri Anda. Kuatkan medan magnet kemenangan di dalam diri Anda. Jadi, layani permainan politik organisasi dengan menguatkan kekuatan internal diri Anda. Jangan sampai Anda menjadi barang mainan di tengah permainan politik organisasi. Jadilah kekuatan yang bersikap cerdas dan berperilaku untuk menang.

Politik organisasi merupakan cara masing-masing pihak untuk mensukseskan agenda di tempat kerja. Ambisi dan kepentingan masing-masing orang menjadikan politik organisasi sangat dinamis dan tak pasti. Saling bermusuhan secara diam-diam. Saling menyebarkan intrik dan gosip secara diam-diam. Saling mendukung dan bertengkar di setiap rapat. Saling memperlambat dan membuat proses kerja tak bergerak. Saling mensabotase pekerjaan, sehingga lawan menjadi gagal berkinerja baik. Intinya, politik organisasi sangat berwarna dan unik oleh kepentingan. Dalam hal ini, sangat tidak mudah untuk memastikan siapa yang paling bisa dipercaya atau siapa yang paling berbahaya. Biasanya, musuh terbesar itu pintar menyimpan permusuhannya, dia pintar menyembunyikan perasaan tidak senangnya, sehingga lawan bisa terkecoh oleh penampilan baiknya.

Di tempat kerja, setiap orang ingin mendapatkan panggung, ingin berkuasa dan menjadi bagian yang dominan dalam menjalankan proses organisasi. Ada yang bermain politik supaya mendapatkan promosi, kenaikan gaji, kenaikan pangkat, kenaikan jabatan, dan bermacam-macam kepentingan lainnya. Ada yang berpolitik supaya dapat menggarap proyek dan mendapatkan kepercayaan untuk mengelola sumber-sumber uang. Ada yang berpolitik supaya dekat dengan bos dan selalu mendapatkan perhatian dari bosnya. Segala kemungkinan dapat menjadi akar dari permainan politik kantor.

Politik adalah permainan kekuasaan untuk menguatkan kekuatan dan kekuasaannya. Artinya, akan ada pihak yang berseberangan dengan kekuasaan tidak mendapatkan keuntungan dari politik organisasi. Mereka yang tidak menguasai jaringan kekuasaan dan yang tidak mampu berkomunikasi, akan terpinggirkan dari kekuatan politik organisasi. Mereka yang tidak mampu menjadi penguat dalam setiap proses perebutan kekuasaan, ataupun persaingan diantara berbagai kepentingan, akan tersingkir dan terpinggirkan.

Para pemenang dalam kompetisi politik organisasi adalah mereka yang mampu menghindari pengaruh negatif politik organisasi. Mereka mampu mengeksplorasi kekuatan positif dari dalam diri mereka, lalu menjadikan dirinya bermental hebat untuk hidup dan berkarya di setiap keadaan politik organisasi. Mereka sadar bahwa berkeluh-kesah atau kehilangan motivasi kerja oleh ganas dan beracunnya politik organisasi, sama seperti bunuh diri. Oleh karena itu, mereka tidak akan membiarkan pikiran dan emosi tidak cerdas mempermainkan hidup mereka. Mereka akan fokus pada realitas dan memberikan pengaruh positif pada realitas yang ada, dan mereka sangat cerdas untuk membujuk situasi dan kondisi untuk berpihak pada mereka.

Politik organisasi haruslah dimanfaatkan untuk membangun hubungan kerja yang solid di tempat kerja. Permainan politik organisasi yang berlebihan atau terlalu asyik, dan lupa bahwa semua orang harus bersatupadu dalam mewujudkan kinerja terbaik, akan membuat kinerja organisasi turun, dan orang-orang yang sedang berkuasa pun akan kehilangan kinerja dan prestasi.

Walaupun terasa ganas dan sangat beracun suasana politik organisasi, tetapi para pemegang kekuasaan harus sadar bahwa membiarkan ganas dan racun terlalu lama, akan menjadikan kekuasaan mereka pudar dan kehilangan kekuatan. Tujuan berorganisasi atau berbisnis adalah untuk mendapatkan kinerja terbaik. Jadi, politik organisasi harus berorientasi kinerja dan prestasi, bukan saling merusak dan menghancurkan.

Politik organisasi yang sehat dan baik tidak akan membiarkan perilaku destruktif merusak budaya kerja. Bila perilaku destruktif berkuasa dan mempengaruhi kekuatan kerja, maka kerusakan yang besar pasti terjadi. Oleh karena itu, politik organisasi haruslah selalu berjalan dalam koridor moral dan etika. Membangun hubungan positif haruslah menjadi prioritas. Jauhkan perilaku tidak etis dari ruang politik organisasi. Hilangkan manipulasi, fitnah, pertikaian, permusuhan, korupsi, dan pembohongan dari politik organisasi. Jadikan politik organisasi sebagai cara mengelola kepentingan secara etis dan bermoral. Bila hal-hal tidak etis dipertontonkan secara terus-menerus oleh berbagai kepentingan di dalam organisasi, maka dapat dipastikan organisasi menjadi semakin lemah dan membuat orang-orang frustasi, stres, kelelahan, dan pada akhirnya mereka menjadi mesin yang efektif untuk menghancurkan organisasi dari dalam.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

“Sangat tidak mudah untuk memastikan siapa yang paling bisa dipercaya atau siapa yang paling berbahaya. Biasanya, musuh terbesar itu pintar menyimpan permusuhannya, dia pintar menyembunyikan perasaan tidak senangnya, sehingga lawan bisa terkecoh oleh penampilan baiknya.”~Djajendra

EMPATI MENYATUKAN HATI DAN MEMBUAT HIDUP LEBIH DAMAI

DJAJENDRAEMPATI MENYATUKAN HATI DAN MEMBUAT HIDUP LEBIH DAMAI

“Kita semua hanya sedang melewati hal-hal yang sudah pernah dilewati oleh orang-orang sebelum kita. Tidak ada yang baru dalam kemanusiaan. Manusia lahir, tumbuh, dan berakhir. Tidak ada yang baru di bawah matahari bumi. Semua kehidupan hanya mengulang dan sedang melewati yang sebelumnya.”~Djajendra

Tidak seorang pun hidup sendirian dengan pikiran dan perasaannya, di luar dirinya masih banyak orang yang berpikir dan merasakan hidup seperti dirinya. Intinya, apapun yang dirasakan oleh seseorang pasti pernah dirasakan yang lain. Merasakan dan memikirkan merupakan bagian inti dari kemanusiaan. Apapun yang sedang dialami seseorang mungkin pernah dialami yang lain. Hidup tidak membuat seseorang berdiri sendiri. Semua orang memiliki hati, pikiran, dan emosi yang sama.

Bila manusia hidup dalam keterpisahan, maka disitulah kesepian dan kesengsaraan akan lahir. Kasih sayang menyatukan manusia. Kepedulian menyatukan manusia. Dan yang paling penting, manusia membawa hadiah terindah dari Tuhan di dalam potensi hebatnya, yaitu: empati. Empati membuat manusia bersatu, tidak tercerai-berai, tidak saling merusak, tetapi saling peduli dan saling menolong. Sayangnya, sangat sedikit orang-orang yang mampu memanfaatkan empati untuk kebaikan hidupnya. Ya, empati menyatukan hidup di dalam kemanusiaan dan kedamaian.

Rasa sakit, takut, malu, khawatir, berani, percaya diri, dan semua rasa-rasa yang lainnya bersifat universal. Artinya, pasti dirasakan oleh semua orang, tidak peduli apa sistem keyakinan dan nilai-nilai kehidupan. Semua perasaan itu pasti dialami atau akan dialami oleh siapapun, tanpa terkecuali. Apapun bisa terjadi pada siapapun. Setiap orang tidak mungkin bisa menghindari hadirnya realitas yang menguji daya tahan dirinya, menguji kehebatan dirinya, menguji kesabaran dan keikhlasannya.

Empati adalah sebuah kekuatan yang bisa memetakan dan memahami diri orang lain dengan sangat detail dan rinci. Tuhan memberikan anugerah khusus untuk orang-orang tertentu yang memiliki empati luar biasa, yang tidak mungkin bisa dimiliki oleh orang kebanyakan. Semua orang pasti memiliki potensi empati di dalam dirinya, tetapi ada orang-orang khusus yang sejak lahir kemampuan empatinya sudah sangat tinggi. Mempelajari kemampuan empati dari orang-orang khusus tersebut merupakan sebuah anugerah. Logika tidak mungkin dapat memahaminya. Sebagai orang kebanyakan, bukan orang khusus, kita masih bisa memanfaatkan potensi empati untuk membangun hubungan baik dengan orang lain. Minimal empati kita bisa sekelas TK, mungkin empati orang-orang khusus tersebut sudah sekelas S3. Jadi, benih empati tetap ada di dalam potensi setiap orang, dan tinggal dilatih menjadi lebih tajam.

Empati menyatukan sebuah keluarga. Empati membuat anggota keluarga memiliki hati, dan tidak sekedar hidup dalam logika dan emosi. Empati tidak dapat diukur dengan logika, apalagi emosi. Empati hanya dapat diukur dengan hati nurani. Suatu ketika, saat sedang makan di sebuah tempat umum. Hadir dua orang pria yang badannya penuh tato, rambutnya acak-acakan, wajah terlihat sangat frustasi. Mereka berdua berkata, “bapak ibu semoga punya hati nurani, kami butuh makan.”  Kalau pakai logika dan emosi pasti kita menilai mereka malas, ataupun berbagai penilaian negatif dan menghakimi mereka sesuai logika atau emosi kita. Tetapi, kalau kita gunakan hati nurani, sesuai permintaan mereka, maka empati kita akan langsung memberikan bantuan agar mereka bisa makan. Empati menyatukan manusia dalam damai dan aman.

Empati membuat semua interaksi terhubung di dalam kebaikan. Empati memahami kebutuhan orang lain. Empati peduli pada keadaan orang lain. Empati selalu ramah dan baik hati, tidak akan melecehkan ataupun menghakimi. Empati mau mengurangi penderitaan orang lain. Empati mampu bekerja di ruang perasaan orang lain, dan tidak akan menggunakan logika untuk menilai atau menghakimi perasaan orang lain.

Dunia tanpa empati adalah dunia yang kacau dan tidak aman. Tuhan sudah memberikan hadiah sebuah empati untuk setiap orang. Tetapi, manusia suka mentuankan logika, dan merasa bahwa logikanya yang paling benar, serta tidak peduli pada perasaan orang lain, ataupun menganggap perasaan orang lain bukan urusannya. Empati menyatukan dan meningkatkan keamanan hidup di dalam damai dan keindahan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENDAMAIKAN HUBUNGAN

DJAJENDRA“Hubungan baik gagal karena hati nurani mati, lalu logika dan emosi mengatur segalanya.”~Djajendra

Hidup bukan untuk menang ataupun kalah. Hidup untuk damai. Hidup untuk bahagia. Hidup untuk sejahtera. Hidup untuk keindahan. Sering sekali keindahan hidup lenyap oleh hubungan yang tidak baik. Hubungan baik dan hidup dalam kedamaian pastilah sesuatu yang sangat indah. Tetapi, jiwa tidak baik, pikiran tidak baik, selalu menjadi akar konflik, sehingga hubungan baik itupun menjadi tidak baik. Damai dan baik tidak muncul secara spontan, dia muncul dari kesadaran empati dan toleransi.  Empati dan toleransi mampu menangani konflik dan menciptakan kehidupan yang damai.

Setiap orang bisa menjadi pemicu marah, benci, konflik, permusuhan, dan semua hal lain yang memisahkan hubungan baik. Hubungan baik gagal karena hati nurani mati. Hati yang mati mudah dikendalikan oleh pikiran negatif dan emosi yang penuh angkara murka. Hal ini menjadi kekuatan yang memisahkan, kekuatan yang menguatkan konflik dan kebencian. Hubungan baik hanya dapat dipertahankan dan ditingkatkan diantara jiwa-jiwa yang ikhlas dan penuh cinta. Hubungan baik tidak mungkin hidup diantara jiwa-jiwa yang serakah, palsu, frustasi, salah tapi merasa benar, merendahkan yang lain, menyakitkan yang lain, melelahkan yang lain, dan membuat perjuangan orang lain sia-sia.

Selama dendam dan benci menjadi keyakinan di dalam sebuah hubungan, maka selama itu kabut tebal menutupi hubungan sehingga tidak ada jarak pandang yang jelas untuk memulihkan hubungan tersebut. Hubungan baik butuh perjuangan, butuh keikhlasan, butuh niat baik, butuh berjalan di trek yang menyatukan. Nilai-nilai negatif membutakan hati sehingga hati tidak mampu melihat indahnya sebuah kebaikan. Komitmen untuk hidup dalam nilai-nilai positif, dan keikhlasan hati untuk menerima segala realitas, adalah jalan untuk menghidupkan hati.

Jiwa yang ikhlas mendamaikan hubungan. Jiwa besar mampu berekonsiliasi. Selama nafas belum berhenti damai pasti dapat diwujudkan asalkan memiliki niat baik. Membangun hubungan baik bukan berarti harus menerima perasaan orang lain, atau harus mengikuti maunya orang lain. Hubungan baik tercipta dari kesadaran semua pihak, bukan salah satu pihak saja. Kesadaran untuk menciptakan damai dan mengakui kesalahan, lalu memperbaiki kekurangan.

Kadang-kadang; konflik, kemarahan, kebencian, permusuhan, dan salah paham dapat berlangsung puluhan tahun, seumur hidup, bahkan turun-temurun. Hubungan tanpa niat baik untuk saling menghormati dan menyelesaikan akar masalah, akan menjadi permusuhan abadi. Diperlukan jiwa-jiwa baik untuk menyadari kenapa miskomunikasi itu terjadi. Diperlukan jiwa yang baik untuk menghentikan argumentasi dan menyadari kesalahan. Adil akan mendamaikan. Keseimbangan akan menghentikan konflik. Melepaskan keserakahan dan rasa paling benar akan mendamaikan. Jiwa yang jujur pasti mampu tumbuh dalam jiwa jujur yang lainnya. Jiwa yang jujur dan ikhlas akan menyatukan kebaikan dalam damai. Hidup ini tempat untuk saling berdampingan secara damai, dan tempat saling menghormati satu sama lain dengan peduli.

Mendamaikan hubungan dimulai dari hati yang bersih, hati yang hidup, hati yang mulia, hati yang berhenti berbohong kepada diri sendiri, hati yang ikhlas menerima apapun hasil akhirnya. Hubungan baik tidak mungkin bisa dibangun oleh hati yang penuh dusta, hati yang bersandiwara, hati yang selalu tidak jujur kepada dirinya sendiri, hati yang senang menampilkan kepribadian semu tanpa menguatkan karakter baiknya.

Hati yang jujur dan ikhlas adalah sumber kedamaian. Dia mampu membangun kepercayaan untuk hidup damai. Dia mampu mendengarkan dan merespon kehidupan dengan damai. Hati yang jujur dan ikhlas selalu memegang tanggung jawab untuk menjaga hubungan tumbuh dalam damai. Hati yang jujur dan ikhlas merupakan sumber kehidupan yang menciptakan rasa damai dan aman, yang menciptakan kehidupan bersama dalam keharmonisan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENDENGAR DENGAN HATI DAN MENJADIKAN PIKIRAN SEBAGAI PELAYAN HATI

DJAJENDRA-DSCN0857“Pikiran sangat cerdas, dia sumber kecerdasan, dan jiwa tidak mampu mengalahkannya dalam soal kecerdasan. Jangan sekali-kali mencoba menyerahkan jiwa kepada pikiran.  Bila jiwa dikuasai oleh pikiran, maka jiwa akan menjadi budak yang melayani pikiran. Budak yang pasti disiksa oleh pikiran di sepanjang hidup.”~Djajendra

Ketika sudah terbiasa mendengarkan dengan hati, dan mempersepsikan realitas dengan pikiran positif. Maka, pikiran menjadi semakin tenang. Apapun kejadian dalam hidup dapat diterima dengan tenang dan ikhlas. Semua kejadian dalam kendali. Jiwa semakin tenang dalam kesadaran yang tidak mungkin ditarik kesana-sini. Jiwa selalu tenang dengan intuisi yang melihat semua hal secara positif.

Mendengar dengan hati berarti mampu menjalani kehidupan yang penuh empati. Kehidupan yang dituntun dengan hati, hanya dapat dijalankan setelah mampu menghidupkan hati. Hati yang hidup selalu memiliki kepercayaan dan tingkat kontrol yang tinggi. Hati yang hidup mendengarkan tubuhnya; mendengarkan pikirannya; dan mampu membuat keputusan yang tidak merugikan tubuh dan pikiran.

Jangan biarkan pikiran mendikte jalan hidup. Bila tidak mendengarkan hati, dan membiarkan pikiran sebagai penentu realitas hidup. Maka, pikiran akan terpikat oleh ambisinya, oleh hitung-hitungannya, sehingga dia berpotensi merugikan ketenangan jiwa, merugikan keselamatan jiwa, merugikan keamanan jiwa. Pikiran tidak akan peduli tentang realitas jiwa, pikiran akan fokus untuk mendapatkan apa yang dia inginkan, dan segala cara akan dilakukan untuk mewujudkannya. Bila hati tidak kuat, maka jiwa akan menderita.

Pikiran paling berani mengambil risiko. Pikiran paling hebat kreatifnya. Pikiran paling pintar meninabobokan jiwa dalam zona nyaman. Pikiran paling  pintar menciptakan suara-suara di kepala untuk mendesak hati agar tunduk kepadanya. Pikiran paling pintar menghidupkan ego untuk membohongi hati. Pikiran bila tidak dikendalikan dengan hati, dia akan menjadikan hidupmu sangat dinamis dan tidak pasti.

Hidup harus membuat pilihan, harus membuat keputusan. Gunakan hati untuk membuat pilihan dan keputusan. Jadikan pikiran sebagai alat bantu hati nurani. Jangan pernah memberi sedikitpun ruang kepada pikiran untuk mengatur hati. Ingat, pikiran itu sangat cerdas, dia sumber kecerdasan, dan jiwamu tidak mampu mengalahkannya dalam soal kecerdasan. Jadi, jangan sekali-kali mencoba menyerahkan jiwa kepada pikiran.  Bila jiwa dikuasai oleh pikiran, maka jiwa akan menjadi budak yang melayani pikiran. Budak yang pasti disiksa oleh pikiran di sepanjang hidup.

Hidupkan energi empati dalam jiwa. Dengarkan suara-suara bijaksana dari hati nurani. Hidupkan hati dan sempurnakan energi empati dalam hati. Bila empati menjadi semakin sempurna, maka dia akan memiliki kekuatan untuk menolong jiwa dengan kebaikan, perhatian, kepedulian, kemanusiaan, cinta, kelembutan, kasih sayang, toleransi, kehangatan, kelonggaran, dan memperlakukan hidup dalam sukacita.

Empati adalah kekuatan yang membimbing pikiran pada jalan kehidupan yang penuh sukacita. Kekuatan hati yang penuh kasih akan membimbing pikiran untuk tetap jernih dan tenang. Hati yang hebat selalu menempatkan pikiran sebagai pusat kreativitas, sebagai pusat kecerdasan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Pikiran digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara  hati dan realitas kehidupan. Keseimbangan hidup yang harmonis antara hati, pikiran, tubuh, dan jiwa, adalah jalan kebenaran yang akan menciptakan kebaikan dan sukacita.

Mendengar dengan hati dan menjadikan pikiran sebagai pelayan hati. Dalam hal ini diperlukan kemampuan untuk mengerti. Mengerti dan memahami pola pikir, sifat mental Anda yang unik. Mengerti pola emosi Anda, dan mengerti cara untuk mencerdaskan emosi Anda. Mengerti sifat pikiran Anda.

Bila Anda mengerti sifat, kekuatan, kekurangan, kelemahan dari pikiran dan hati Anda. Maka, dengan mudah Anda bisa mengeluarkan masalah dari kepala Anda, dan dengan mudah dapat menemukan solusi terbaik. Sebaliknya, bila Anda tidak memahami atau mengerti tentang sifat pikiran dan hati Anda, maka Anda akan hidup stres oleh pertengkaran tanpa akhir antara pikiran dan hati Anda.

Mendengar untuk mengerti, bukan mendengar untuk menjawab. Pahami dan layani hati. Jadilah pendengar yang baik. Dengarkan suara hati dalam keheningan pikiran. Diamkan pikiran, dan dengarkan suara hati. Mendengar adalah awal dari memahami. Mendengar adalah awal dari mengerti. Semakin tenang jiwa, semakin jernih pikiran, semakin cerdas jiwa dan pikiran berkomunikasi dalam energi positif, maka semakin baiklah hidup Anda.

Kuasai keterampilan untuk berkomunikasi dengan hati, pikiran, jiwa, tubuh, dan emosi. Biasakan berkomunikasi dengan diri sendiri. Ciptakan kualitas komunikasi terbaik, supaya Anda dapat berkomunikasi dengan orang lain secara profesional dan penuh empati.

Mendengar dengan hati berarti memiliki keimanan yang sempurna. Keimanan yang sempurna berarti hati selalu yakin dengan sikapnya; hati selalu memiliki ketetapan dan kesungguhan; hati selalu memiliki keteguhan dan ketangguhan; hati selalu memperkuat intuisi agar dapat melihat dengan hatinya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHORMATI DIRI SENDIRI, ORANG LAIN, DAN SEMUANYA

djajendra“Hormati diri sendiri, hormati orang lain, hormati semua yang berbeda dengan dirimu. Maka, dirimu akan dihormati oleh kehidupan, dan nasib baikmu selalu mendatangkan keuntungan yang berlimpah.”~Djajendra

Dihargai, dihormati, disayangi, disopani, dibantu, dan diperhatikan, adalah anugerah terindah dalam hidup. Perilaku yang rendah hati, hormat, sopan, dan menunjukkan kebaikan dari dalam hati, adalah cara untuk mendapatkan lebih banyak kebaikan.

Mulailah dengan memberikan kebaikan kepada diri sendiri. Hiduplah setiap hari dengan penuh semangat, mengalir, menerima, bertindak secara profesional, terhubung secara etis, dan selalu peduli untuk menanam nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri. Bila engkau sudah menghormati dirimu dengan memberikan nilai-nilai positif, maka kesadaranmu akan menghasilkan perilaku yang sopan dan menghormati orang lain. Perilaku positif akan membantumu untuk berkarya dan bekerja dalam hubungan kerja yang penuh empati, toleransi, peduli, etis, dan profesional.

Menghormati diri sendiri berarti menjadikan diri sebagai pusat cinta, pusat kebaikan, pusat energi positif, dan pusat toleransi. Bila dirimu sudah menjadi sesuatu yang positif, maka secara otomatis dirimu akan menampilkan jati diri yang penuh persahabatan dan kebaikan. Hal ini menjadikan dirimu lebih pintar memilih kata-kata untuk diucapkan, lebih mengakui perbedaan, lebih menghormati pandangan orang lain, lebih mendengarkan, dan cerdas mengelola reaksi agar dapat memberikan respon terbaik.

Menghormati orang lain. Semua orang pasti hidup dalam keragaman. Manusia tidak hanya dibedakan dari karakteristik fisik, tetapi juga pikiran dan keyakinan. Gaya, penampilan, ambisi, atribut, cara bertindak, adalah hal-hal yang bisa menciptakan perbedaan. Menghormati orang lain berarti menghormati perbedaan.

Bersikap dan bertindaklah dengan cara dan kata yang menjadikan orang lain terhormat. Jadilah energi positif di lingkungan kehidupan Anda. Akui dan hargai potensi orang lain. Jadilah terorganisir dengan orang lain dalam kesadaran untuk mengoptimalkan potensi.

Berkomunikasilah dengan cerdas. Gunakan bahasa tubuh, kata-kata, mendengarkan, bersikap, mengalir, dan menempatkan rasa hormat atas komunikasi tersebut.

Mungkin reaksi orang lain terkesan tidak sopan; mungkin cara merespon orang lain tidak etis; mungkin kata-kata orang lain tidak tepat; mungkin bahasa tubuh orang lain berlebihan. Dalam hal ini, Anda tidak boleh marah atau frustasi. Anda harus tenang dan jernih pikirannya agar dapat mengelola reaksi dan respon Anda. Jangan biarkan diri Anda terjebak oleh kekuatan negatif orang lain. Jangan biarkan orang lain menekan tombol marah Anda, lalu menjadikan Anda marah dan menjadi pemicu konflik.

Ketika Anda sudah menghormati orang lain, maka belum tentu orang lain itu menghormati Anda. Dalam hal ini, Anda harus fokus untuk bertanggung jawab kepada baiknya diri Anda sendiri. Anda harus cerdas menahan diri, dan terampil untuk memberikan respon, tanpa menimbulkan potensi konflik. Miliki pendekatan komunikasi yang positif, selalu dengan pikiran tenang, lalu memberikan solusi yang menyelesaikan permasalahan.

Jangan biarkan diri Anda bentrok dengan persepsi yang tidak sama. Jangan biarkan diri Anda berdebat tanpa akhir. Miliki hati yang ikhlas untuk menerima ketidakberuntungan. Miliki keyakinan untuk mengalah demi meraih kemenangan dikesempatan yang lain. Jangan merusak hubungan dengan sikap ngotot dan bertindak sesuka pikiran Anda. Jangan mengandalkan persepsi dan keyakinan Anda sendiri. Ingat, Anda hidup dalam keragaman dan perbedaan, kebenaran bukan milik pribadi Anda. Kebenaran milik yang sedang menang persepsinya, dan hormati itu.

Hormati semuanya. Semua yang ada di alam ini adalah ciptaan Tuhan. Hormati semua perbedaan dan keragaman dalam hidup. Hargai budaya orang lain. Hargai cara berpakaian orang lain. Hargai makanan orang lain. Hargai pola kehidupan orang lain. Hargai bakat orang lain. Hargai warna kulit, jenis kelamin, ras, dan beragam perbedaan lainnya dengan tulus dan penuh cinta.

Menghormati semuanya dan menerima aliran kehidupan sebagaimana mestinya, adalah sebuah kebijaksanaan hidup yang menjadikan Anda bahagia. Kehidupan itu seperti taman bunga dengan jutaan warna yang indah dan mempesona. Miliki hati yang tulus dan penuh cinta, untuk menyayangi dan mengagumi jutaan warna tersebut.

Mengatur perilaku yang tepat dan terukur dalam sebuah pedoman. Perilaku yang menghormati diri sendiri, menghormati orang lain, dan menghormati semua ciptaan Tuhan, membutuhkan sebuah pedoman. Biasanya, di tempat kerja dinamakan kode etik, dan semua profesi pasti punya kode etiknya masing-masing. Tujuan kode etik adalah sebagai pedoman atau panduan untuk bersikap, berperilaku, bertindak sesuai kepribadian, yang diciptakan melalui nilai-nilai budaya organisasi.

Perilaku yang tepat sesuai panduan akan menciptakan lingkungan kehidupan yang terkendali perilakunya. Jadi, tidak akan ada perilaku yang merusak atau menciptakan konflik. Kode etik atau panduan perilaku akan menciptakan hubungan yang saling menghormati, terpercaya, saling bertanggung jawab, saling memelihara kebaikan, saling memperlakukan satu sama lain dengan cinta dan kepedulian.

Rendah hati bukan berarti memiliki harga diri yang rendah. Kembangkan dan kuatkan harga diri Anda. Miliki integritas dan akuntabilitas yang terpuji. Manfaatkan kekuatan pikiran positif dan rasa percaya diri, untuk meningkatkan harga diri.

Harga diri yang rendah menjadikan Anda sulit berkomunikasi dengan orang lain. Anda akan merasa malu, tidak yakin, tidak percaya diri, merasa tidak mampu, merasa tidak pantas, merasa tidak mungkin. Intinya, harga diri yang rendah menjadikan Anda tidak menghormati diri sendiri, tidak menghargai diri sendiri.

Tingkatkan keyakinan Anda, dan fokuskan kekuatan pikiran optimis untuk meningkatkan harga diri Anda. Hormati kehebatan diri sendiri. Hormati potensi dan bakat luar biasa yang tersimpan dalam diri Anda. Berbicaralah dengan diri sendiri, hidupkan hati, temukan kata hati yang memotivasi semangat sukses Anda, dan lihatlah dengan mata hati, tentang masa depan Anda yang cemerlang dan luar biasa indah.

Bangunlah rasa bangga Anda pada diri sendiri. Miliki keyakinan bahwa Anda dilahirkan untuk sukses, untuk hebat, untuk menjadi pemenang dalam setiap bagian-bagian dari perjalanan hidup Anda. Jadilah bintang yang terus bersinar terang bersama semangat dan kepercayaan diri yang tinggi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERSAHABAT DENGAN KEADAAN

DJAJENDRA“Masa depan milik orang-orang optimis. Masa depan pasti suram bagi orang-orang pesimis. Apapun keadaannya hari ini, bersahabatlah dengan keadaan, dan tetaplah optimis untuk mendapatkan yang terbaik.”~Djajendra

Jangan memusuhi keadaan. Jangan marah pada keadaan. Semakin Anda benci dan marah pada keadaan, semakin kehidupan Anda menjadi tidak berdaya. Biarkan keadaan menjadi dirinya sendiri, dan fokuskan energi Anda untuk kebahagiaan hidup Anda.

Ketika Anda tidak bersahabat dengan keadaan, Anda sedang menyakiti diri sendiri. Walau belum bisa berbuat apa-apa terhadap keadaan, tetaplah fokus untuk menghasilkan sebuah kebaikan.

Ketika dirimu hidup dalam ketidakseimbangan, maka saat keadaan meninggikan dirimu; dirimu akan menjadi sombong, tinggi hati, senang dengan pujian. Sebaliknya, saat keadaan merendahkan atau melecehkan dirimu, maka dirimu akan putus asa, marah, benci, sedih, menolak, dan merasa tidak beruntung. Jagalah keseimbangan dirimu, rawat daya tahan dirimu agar engkau bisa tetap tenang, rendah hati, bersyukur dalam keadaan apapun.

Keadaan bisa seperti sahabat dan bisa juga seperti musuh besar. Bila engkau ingin memperkuat rasa damai dan bahagia dalam hidupmu, maka engkau harus menjadikan semua yang tidak nyaman sebagai guru yang menguatkan mentalmu, sebagai guru yang memberimu pengalaman untuk hidup secara bijak.

Keadaan membutuhkan kekuatan kebijaksanaan. Semakin bijaksana dan sadar hidupmu, semakin engkau menjadi harta bagi kehidupan. Semakin tidak seimbang hidupmu, semakin engkau menjadi beban bagi kehidupan. Jadikanlah dirimu harta yang bermanfaat bagi kehidupan, dan jangan sia-siakan hidup yang singkat ini, untuk hal-hal yang merugikan.

Keadaan bisa datang dari luar diri dan dari dalam diri. Keadaan dari luar diri haruslah diterima dengan ikhlas, karena dirimu tidak mempunyai kekuatan untuk merubahnya. Tetapi, keadaan dari dalam diri merupakan kekuatan mu, sehingga dirimu dapat merubahnya atau menyesuaikan dengan kebutuhan hidupmu. Terpenting, jangan biarkan energi negatif dari dalam diri, menjadikan hidupmu dalam bahaya. Jangan buat hidupmu menderita oleh sumber yang berasal dari dalam dirimu. Jadilah sadar dan cerdas.

Ketika keadaan menjadi sangat tak terkendali dan sulit, maka gunakan ilmu ikhlas. Ikhlas berarti tanpa pamrih, tanpa berharap, dan tidak menggunakan logika untuk mengerti. Tetapi, menggunakan hati untuk menerima keadaan, dan menyerahkan kuasa selanjutnya kepada Tuhan. Yakinlah, Tuhan selalu menjadi solusi terbaik, dan yang memperbaiki jalan hidup.

Keadaan yang tak pasti sedang menyampaikan pesan, bahwa kita bukanlah apa-apa atau siapa-siapa. Kita semua hanyalah yang terlahir, dan sedang berjalan dengan penuh dinamis, untuk bisa sampai pada akhir yang indah. Bersyukur, ikhlas, rendah hati, berjuang, bekerja keras, dan terhubung secara kreatif dengan segalanya di sepanjang kehidupan, adalah cara untuk menemukan akhir yang indah.

Bersahabat dengan keadaan adalah kebijaksanaan tertinggi. Ketika dirimu sudah cerdas bersahabat dengan keadaan, maka kebahagiaan selalu menjadi sahabatmu. Walaupun kesedihan menggoda dirimu, tetapi engkau tidak akan bersedih, atau menjadi sahabat dari kesedihan.

Ketika jiwamu bahagia dan damai saat bertemu dengan berbagai orang dalam berbagai keadaan, dirimu akan menjadi energi positif yang memberikan cinta bagi jiwa yang lain. Bahagia tidak akan pernah dihasilkan dari jiwa yang suka menyakiti, suka membenci, suka merugikan orang lain. Bahagia hanya dapat dihasilkan dari jiwa yang penuh cinta, berbagi, menolong, tidak merugikan, dan ikhlas dengan keadaan.

Masa depan milik orang-orang optimis. Masa depan pasti suram bagi orang-orang pesimis. Apapun keadaannya hari ini, bersahabatlah dengan keadaan, dan tetaplah optimis untuk mendapatkan yang terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENDENGAR UNTUK MEMAHAMI DAN MEMBERIKAN RESPON YANG TEPAT

DJAJENDRA“Kebanyakan orang tidak mendengarkan dengan maksud untuk memahami; mereka mendengarkan dengan maksud untuk menjawab. “~ Steven Covey

Kehidupan sosial yang baik membutuhkan komunikasi yang cerdas. Salah satu bagian komunikasi yang cerdas adalah mendengarkan. Mendengarkan diperlukan untuk memahami maunya orang lain. Mendengarkan merupakan strategi, untuk memperkuat diri dengan wawasan yang lebih luas.

Seorang pendengar yang aktif mampu mengumpulkan lebih banyak informasi, pengetahuan, data, wawasan, persepsi, dan logika; sehingga dia dapat membuat keputusan atau memberikan respon yang tepat dan tegas.

Pendengar yang baik mampu mendiamkan pikiran kreatifnya. Lalu, dengan cerdas membuka hatinya, untuk mendengar dengan empati. Pendengar yang baik mampu menyerap sangat banyak pengetahuan terhadap hal-hal yang dibicarakan, dan pikirannya hanya diam saat menerima informasi. Setelahnya, pikirannya mampu menyatu dengan hatinya, untuk membuat pilihan, atau jawaban yang menguntungkan percakapan tersebut.

Seorang pendengar yang baik memiliki kualitas hubungan yang sehat dengan orang lain. Seorang pendengar mampu mengerjakan pekerjaannya dengan efektif. Seorang pendengar yang baik menjadi lebih cerdas dan menguasai banyak pengetahuan. Mendengarkan adalah keterampilan yang sangat penting. Mendengarkan memiliki dampak yang besar untuk menghilangkan konflik.

Pendengar yang baik memiliki kemampuan untuk fokus dan berkonsentrasi penuh. Hatinya mampu mendengarkan, dan pikiran bawah sadarnya menerima informasi dari pendengarannya. Dia aktif mendengar, merenung, memahami pesan, dan memastikan apa yang didengar adalah benar. Bila apa yang didengar tidak benar, dia tidak akan memberikan respon otomatis. Tetapi, mencari kata-kata pilihan, untuk menghentikan percakapan tersebut.

Mendengar mendapatkan informasi. Mendengar menjadikan diri memahami. Mendengar memperkaya wawasan dan pengalaman. Mendengar menjadikan diri rendah hati untuk belajar.

Pendengar yang baik mampu mempengaruhi, membujuk, bernegosiasi, menghindarkan salah paham, menghindarkan konflik, dan menjadikan hubungan lebih berkualitas.

Mendengar yang baik tidak sebatas mendengar kata-kata yang terucap, tetapi mampu menggunakan hati untuk mendengar hal-hal yang tidak terucap. Pesan tidak hanya dimunculkan lewat kata-kata, suara, dan ekspresi bahasa tubuh. Tetapi, pesan juga dimunculkan dari energi yang terekspresi dalam sebuah komunikasi. Kemampuan untuk memahami pesan yang dikirim dengan lengkap, membutuhkan fokus dan konsentrasi mendengar yang tinggi.

Dengarkan semua isi pembicaraan dengan utuh. Jangan biarkan pikiran mengintervensi proses pembicaraan. Dengarkan dengan baik, dan setelah mendapatkan informasi yang utuh, barulah gunakan pikiran positif, untuk memberikan respon.

Berkomunikasilah untuk memahami pesan. Buka hati dan buka pikiran. Dengarkan dengan aktif. Tanggapi pembicaraan agar semakin banyak informasi yang bisa Anda dapatkan. Berikan perhatian penuh pada pembicara. Tunjukkan sikap mendengar. Jangan pernah menghakimi pembicara. Biarkan pembicara berbicara, tugas Anda untuk mendengar dengan baik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHORMATI PERBEDAAN DAN MENCINTAI KERAGAMAN

DJAJENDRA“Perbedaan adalah sesuatu yang indah. Bila perbedaan tidak dihormati, keindahan hidup akan meredup dan menjadi tidak damai. Bila perbedaan dianggap tidak baik, maka kebaikan tidak akan pernah hadir. Hidup tak sempurna, perbedaan menjadikan hidup saling menyempurnakan.”~Djajendra

Hidup itu perbedaan. Siapapun yang tidak mampu hidup dalam perbedaan, akan disingkirkan oleh kehidupan. Kehidupan mencintai perbedaan; kehidupan memberikan kekuatan kepada perbedaan; kehidupan merawat perbedaan, dan menjadikannya sebagai sesuatu yang indah.  

Menghormati perbedaan membutuhkan jiwa besar, toleransi, empati, dan sikap baik. Sikap yang tidak menghormati perbedaan menjauhkan kehidupan dari rasa damai. Kehidupan yang beragam dan sangat warna-warni ini, bila dicintai, akan menciptakan sukacita dan keamanan.

Energi positif mampu menunjukkan pesan positif di dalam interaksi sosial. Kehidupan sehari-hari yang saling menghargai, saling menghormati, dan saling belajar dengan rendah hati, menjadikan kehidupan sosial indah dan damai.

Orang-orang yang cerdas sosial tidak akan menciptakan stereotip terhadap perbedaan. Mereka tidak akan menciptakan pesan-pesan negatif, atau pola pandang yang menghakimi perbedaan dan keragaman. Sebab, mereka tahu, menghakimi dan menciptakan stereotip, hanya akan menciptakan permusuhan dan saling membenci.

Perbedaan haruslah dilayani dan disikapi dengan cinta dan rasa hormat. Perbedaan tidak boleh diukur berdasarkan jumlah. Perbedaan merupakan cara Tuhan mengajarkan kepada kita, untuk memperlakukan orang lain yang berbeda dari kita, dengan cinta dan hormat. Bila seseorang menjadi tinggi hati, dan menganggap yang berbeda dengan dia lebih rendah. Maka, dia sedang mematikan hati nuraninya, dia sedang kehilangan pendengaran untuk mendengarkan suara Tuhan, dan dia sedang tak mampu melihat dengan mata hatinya.

Manusia adalah satu. Pria, wanita, cokelat, hitam, putih, asia, barat, warna, budaya, kelompok, keyakinan, dan  apapun wujud perbedaan, adalah sebuah hadiah dari Tuhan untuk kehidupan yang indah. Tidak boleh ada sebuah kelompok merasa lebih superior, dan membuat yang berbeda terisolasi, dibuat tak terlihat. Siapapun yang menciptakan diskriminasi terhadap keragaman dan perbedaan, dia akan disingkirkan oleh kehidupan, dan dia tak berdaya tahan lama dalam menghadapi kehidupan. Kehidupan hanya mengizinkan jiwa besar, empati, toleransi, cinta, kepedulian, dan perbedaan, untuk hidup damai di muka bumi.  

Melecehkan perbedaan merugikan kehidupan. Sikap dan perilaku yang anti perbedaan, akan mengundang kejahatan dan kerusakan ke dalam hidup. Orang-orang yang anti keragaman dan perbedaan merupakan sumber konflik. Perbedaan adalah kekuatan yang diberikan Tuhan agar kehidupan tumbuh dan berkembang di dalam energi kreatif. Jadi, bila ada yang anti perbedaan, dia sedang mematikan pertumbuhan, dan sedang membawa arah kehidupan mundur dari peradaban.

Perbedaan menciptakan banyak pengalaman. Hidup di dalam perbedaan dan keragaman menjadikan hidup itu kaya pengalaman. Setiap orang bisa saling belajar dan berbagi hal-hal baik. Setiap kelompok bisa berteman dengan kelompok lain, dan saling menghormati perbedaan yang ada. Menghormati sudut pandang, menghormati perbedaan ideologis, menghormati perbedaan fisik, menghormati perbedaan pengetahuan, menghormati keyakinan, menghormati kerumitan sebuah budaya, serta menjadikan diri lebih sederhana, dan rendah hati dalam menyikapi perbedaan.

Perbedaan tidak boleh dijadikan alat untuk menindas. Budaya kehidupan yang dilandasi integritas, cinta, peduli, perhatian, empati, toleransi, berbagi, dan saling melindungi, adalah budaya yang tidak akan menciptakan korban perbedaan. Meskipun jiwa manusia suka membedakan, suka memilih sesuai kemauannya, tetapi cinta harus selalu dihidupkan di dalam hati nurani, agar kebaikan hadir dari dalam hati, untuk menghormati perbedaan.

Perbedaan tidak boleh menciptakan dominasi yang membuat orang lain tidak berdaya. Perbedaan tidak boleh berniat membuat orang lain melarikan diri dari ketidakadilan. Perbedaan tidak boleh membuat orang lain mengalami prasangka buruk secara terus-menerus. Perbedaan tidak boleh menciptakan masyarakat yang selalu mengalami dinamika negatif. Perbedaan merupakan hadiah dari Tuhan kepada manusia, agar manusia bisa saling belajar, dan hidup beruntung di dalam damai dan bahagia.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Older posts Newer posts